Tag: kampus

  • Siap-siap Beasiswa S2 di ETH Zurich, Kampus Terbaik Versi QS WUR 2025: Europe



    Jakarta

    Swiss Federal Institute of Technology Zurich atau ETH Zurich akan membuka beasiswa S2 dalam program Excellence Scholarship & Opportunity Programme (ESOP). Sebelum pembukaan pendaftaran secara daring pada 1-30 November 2024 mendatang, detikers bisa mulai menyiapkan persyaratannya.

    Beasiswa ESOP adalah beasiswa jenjang magister bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di ETH Zurich. Mahasiswa S2 on-going di kampus ini tidak dapat mendaftar.

    Beasiswa ESOP ETH Zurich meliputi biaya hidup dan studi CHF 12 ribu (Rp 216 juta) per semester, gratis biaya kuliah, mentorship, dan kesempatan berjejaring dengan ETH Foundation.


    Syarat Beasiswa S2 ESOP ETH Zurich

    1. Hasil akademik S1 yang memuaskan, dengan pendaftar merupakan 10 persen teratas di prodi (grade A).
    2. Dapat dikontek melalui kontak telepon yang disampaikan di CV, seleksi dapat termasuk wawancara via telepon atau video conference pada Februari.
    3. Pemilik gelar Master atau sedang kuliah S2 di ETH ZUrich tidak diperkenankan mendaftar beasiswa ESOP.
    4. Mendaftar pada masa pendaftaran pertama, yakni pada 1-30 November 2024.
    5. Menyiapkan dokumen preproposal tesis jenjang Magister.
    6. Preproposal tesis Magister wajib dikembangkan oleh pendaftar sendiri dan menggunakan tata cara pengutipan ilmiah yang berlaku.
    7. Tidak melakukan plagiasi, pengabaian, atau misinformasi secara sengaja; jika diketahui maka akan dikeluarkan dari proses seleksi atau ditarik dari program beasiswa apapun.
    8. Jika prodi tujuan tidak meminta dua tokoh referensi, sertakan data dan kontak 2 tokoh referensi (dosen) pada pendaftaran beasiswa ESOP.
    9. Tokoh referensi yang disertakan pada pendaftaran akan dikirim email oleh sistem dan wajib mengunggah surat referensi.

      Pendaftaran para calon penerima beasiswa akan ditinjau oleh Admissions Committees di tiap program Magister tujuan. Keputusan akhir pemberian beasiswa ESOP merupakan kewenangan rektor ETH Zurich.

    Informasi pendaftaran beasiswa S2 ETH Zurich 2024/2025 lebih lanjut dapat diakses di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Ada Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan-Kelautan Undip, Daftar di Sini



    Jakarta

    Universitas Diponegoro (Undip) membuka beasiswa untuk jurusan S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan. Terbatas, beasiswa hanya dibuka untuk 30 mahasiswa.

    Syarat untuk mendaftar beasiswa adalah pendaftar yang memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang. Bagi 30 peserta yang lolos ujian dan memenuhi persyaratan beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, biaya makan dan biaya penginapan selama kuliah.

    Rektor Undip, Prof Dr Suharnomo, menyampaikan bahwa Undip adalah kampus berkualitas dan menjunjung tinggi martabat sebagai institusi yang mengayomi dan bermanfaat. Kendati demikian, Undip memastikan jika masyarakat bisa memperoleh akses pendidikan.


    “Undip terus berkompetisi dalam perangkingan nasional maupun internasional, namun demikian Undip juga memberikan kesempatan dan dukungan bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan,” ucap Prof Suharnomo dalam laman Undip dikutip Selasa (16/7/2024).

    Mahasiswa jurusan S1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Undip akan mempelajari inovasi teknologi, manajemen industri, strategi bisnis, bioteknologi dan teknologi AIoT untuk menciptakan bisnis perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

    Adapun pendaftaran dibuka melalui UM Terbatas Undip mulai 12 hingga 16 Juli 2024.

    Tertarik mendaftar? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Syarat Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan dan UM Terbatas Undip 2024

    • Siswa laki-laki yang telah lulus SMA/SMK/MA atau sederajat, lulus ujian persamaan, atau setara lainnya (paket C) tahun 2022, 2023 dan siswa yang lulus tahun 2024
    • Usia saat mendaftar maksimal 22 tahun
    • Memiliki KIPK atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang

    Materi Tes UM Terbatas Undip 2024

    Potensi Skolastik: penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, dan pengetahuan kuantitatif.

    Tes Literasi: literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

    Tata Cara Pendaftaran UM Terbatas Undip 2024

    1. Membuat user pendaftaran menggunakan email
    2. Mengisi data diri
    3. Memilih jalur pilihan UM S1 Terbatas dan mengisi form isian
    4. Membayar biaya pendaftaran pada bank yang ditunjuk
    5. Mengunggah berkas administrasi dengan format pdf
    6. Mencetak kartu peserta dan mengikuti ujian sesuai jadwal

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan bisa dicek melalui pmb.undip.ac.id

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Mau Kuliah Pascasarjana di ITB? Ini 4 Jenis Beasiswa yang Bisa Dicoba



    Jakarta

    Menempuh pendidikan pascasarjana memang membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan vokasi atau sarjana. Pasalnya, mahasiswa pascasarjana dituntut sering melakukan riset.

    Oleh karena itu, kini sudah banyak beasiswa yang bermunculan bagi mahasiswa S2 dan S3. Baik yang berasal dari kementerian, lembaga, atau perusahaan swasta.

    Nah, bagi detikers yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di Institut Teknologi Bandung (ITB), tidak perlu banyak khawatir soal biaya pendidikan. Kampus ini sudah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk menyediakan beasiswa bagi mahasiswanya.


    Dilansir dari laman ITB, berikut adalah jenis-jenis beasiswa yang disediakan oleh ITB untuk mahasiswa pascasarjana:

    Jenis-Jenis Beasiswa ITB bagi Mahasiswa Pascasarjana

    1. Beasiswa LPDP

    Siapa yang tidak tahu beasiswa satu ini? Beasiswa LPDP adalah bantuan pendidikan bagi mahasiswa vokasi, sarjana maupun pascasarjana yang disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

    LPDP memiliki ragam pilihan kampus baik dalam maupun luar negeri. Selain itu, beasiswa ini juga bisa dicoba oleh penyandang disabilitas hingga mahasiswa yang berasal dari daerah pedalaman.

    Untuk mendaftar beasiswa LPDP di ITB, pastikan terlebih dahulu mahasiswa memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari ITB. Selain itu, perhatikan juga syarat-syarat lainnya.

    2. Beasiswa BPI Kemendikbudristek

    Sama seperti LPDP, beasiswa ini juga disediakan oleh pemerintah yakni Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Beasiswa Pendidikan Indonesia atau BPI ini bisa dicoba oleh mahasiswa S2 dan S3 ITB.

    Beasiswa ini secara khusus ditujukan bagi calon guru SMK, guru SD, guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. BPI pun menyediakan beasiswa asrama mahasiswa nusantara.

    Demikian juga bagi calon dosen S2 dan S3 bisa menerima beasiswa ini asalkan memenuhi kriteria yang ada sesuai Permendikbud Nomor 27 tahun 2022.

    3. Beasiswa BRIN

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setiap tahunnya menyediakan beragam beasiswa riset bagi mahasiswa magister dan doktoral. Beasiswa dari BRIN dibagi menjadi dua yakni degree by research dan doktor strategis.

    Untuk memaksimalkan riset, BRIN juga menggandeng LPDP membagikan beasiswa prioritas. Selain itu, BRIN juga sering mengadakan kompetisi hasil riset bagi mahasiswa S2 dan S3, tentunya dengan hadiah yang nominalnya jutaan rupiah.

    4. Beasiswa JFLS

    Detikers warga Jawa Barat? Maka bisa mencoba daftar beasiswa Jabar Future Leader Scholarship (JFLS). Cakupan beasiswa ini termasuk luas karena diperuntukkan bagi mahasiswa D3, D4, S1, S2, hingga S3.

    Bantuan berupa biaya pendidikan bagi mahasiswa yang berprestasi dan sesuai nama beasiswanya, memiliki jiwa kepemimpinan. Tak hanya dalam uang, bantuan JFLS juga berupa pendampingan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan soft skill lainnya.

    Keuntungan mahasiswa S2 dan S3 dalam mendaftar beasiswa ini adalah menjadi prioritas penerima. Syaratnya hanya perlu memiliki LoA dari ITB dan dokumen diri lainnya.

    Itulah beberapa beasiswa yang disediakan oleh pascasarjana ITB bagi mahasiswanya. Mau coba daftar yang mana nih?

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Diperpanjang di 6 PTN, Catat Jadwalnya!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 skema dalam negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diperpanjang untuk 6 perguruan tinggi negeri (PTN) berikut ini. Seleksi masih bisa dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Kominfo di tautan https://beasiswa.kominfo.go.id/.

    Beasiswa Kominfo ini bisa diikuti oleh PNS, anggota TNI/Polri dan masyarakat umum non-PNS khusus bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Calon awardee bisa memilih salah satu dari 10 kampus top Indonesia yang menjadi mitra sebagai PTN tujuan.

    Dari seluruh jumlah kampus mitra ini, 6 di antaranya melakukan perpanjangan pendaftaran. Sedangkan sisanya sudah menutup proses seleksi.


    Awardee nantinya akan mendapat komponen dana pendidikan (UKT dan Tunjangan Buku) dan biaya pendukung (Biaya operasional bulanan, bantuan seminar, biaya pendaftaran) jika dinyatakan sebagai penerima beasiswa.

    Untuk itu, yuk simak jadwal terbaru pendaftaran beasiswa Kominfo dikutip dari postingan media sosial resminya, Rabu (10/7/2024).

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Dalam Negeri Kominfo 2024

    Seperti beasiswa S2 lainnya, pendaftaran bantuan biaya pendidikan ini dilakukan secara paralel. Baik pada perguruan tinggi dan Beasiswa Kominfo. Adapun kampus yang memperpanjang masa pendaftaran beserta program studi (prodi) yang tersedia yakni:

    1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Teknik Elektro Konsentrasi Telematika (Pengelola TIK)

    2. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    3. Universitas Syiah Kuala (USK)

    • Pendaftaran: hingga 15 Juli 2024
    • Prodi: Magister Kecerdasan Buatan

    4. Universitas Sumatera Utara (USU)

    • Pendaftaran: hingga 16 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    5. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Pendaftaran: hingga 18 Juli 2024
    • Prodi: Magister Layanan Teknologi Informasi, Magister Teknik Elektro Rekayasa, dan Manajemen Keamanan Informasi

    6. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    Sedangkan empat kampus mitra lain yang sudah menutup pendaftaran yakni:

    • Universitas Andalas
    • Universitas Airlangga
    • Universitas Gadjah Mada
    • Universitas Indonesia

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar

    3. Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen

    4. Usia maksimal pada saat mendaftar:

    • Maksimal 35 tahun bagi masyarakat umum
    • Maksimal 37 tahun bagi PNS/TNI/Polri

    5. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2

    6. Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00

    7. Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    8. Menyusun Essay yang berisi Personal statement dan Rencana kontribusi pasca studi khususnya bagi pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    9. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

    10. Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

    11. Diutamakan bagi yang sudah memiliki LoA dari Perguruan Tinggi mitra Kominfo.

    12. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi diharapkan melampirkan dokumen yang telah ditentukan.

    13. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh mitra perguruan tinggi yang dipilih.

    Itulah informasi terkait perpanjangan masa pendaftaran beasiswa Kominfo. Yuk buruan selesaikan pendaftaran milikmu detikers!

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Kuota Beasiswa Al Azhar Kairo Ditambah untuk Pelajar RI



    Jakarta

    Jumlah mahasiswa asal Indonesia yang menjadi penerima beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo pada 2023 mencapai 200. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan kuota beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir bagi pelajar RI untuk tahun 2024 akan ditambah.

    Retno menjelaskan, kabar tersebut disampaikan dalam dialog antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Grand Syekh Universitas Al-Azhar as-Syarif Mesir, Ahmad Muhammad Ahmed Al Tayeb di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/7/2024).

    “Beliau mengatakan, untuk 2024, berarti tahun ini, Al Azhar akan menambah jumlah beasiswa yang akan diberikan kepada pelajar Indonesia,” kata Retno Marsudi, dikutip dari Antara News.


    Mahasiswa RI di Mesir Mencapai 13 Ribu

    Berdasarkan pernyataan Al Tayeb, ia menambahkan mahasiswa RI di perguruan tinggi Mesir tersebut hingga saat ini telah mencapai 13.000 mahasiswa.

    Jumlah tersebut dipandang besar, dibandingkan dengan jumlah mahasiswa asal negara lainnya. Para mahasiswa juga merupakan kelompok mayoritas Warga Negara Indonesia (95%) di Mesir.

    “Grand Syekh pada saat menyebut angka 13 ribu mahasiswa Indonesia itu, adalah persentase yang sangat besar dibanding secara total mahasiswa-mahasiswa yang belajar di Al Azhar,” ucapnya.

    “Grand Syekh mendapat pelajar Indonesia lebih dari 13 ribu orang dan beliau tidak pernah menerima keluhan dari mahasiswa Indonesia. Berarti, beliau mengatakan karakter mahasiswa Indonesia adalah baik,” sambungnya.

    Komitmen Indonesia-Mesir

    Retno mengatakan, Jokowi berkomitmen mendorong pembentukan Markaz Thathwair atau pusat pengembangan untuk cabang Al Azhar di Indonesia sebagai timbal-balik hubungan RI-Mesir.

    Sebelumnya pada Mei 204, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar uji kompetensi bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir asal MA dan pondok pesantren untuk kuliah tahun akademik 2024/2025.

    Placement test dan matrikulasi bahasa yang digelar pada 14-24 Mei 2024 tersebut merupakan syarat ikut kuliah dan ujian di kampus tersebut, dikutip dari laman Kemenag.

    Universitas Al-Azhar Mesir melalui Kedutaan Besar Mesir di Jakarta sebelumnya menyatakan setiap tahun menyediakan 20 kuota beasiswa untuk Indonesia.

    Sebanyak 20 penerima beasiswa penuh diajukan dari peraih hasil uji kompetensi terbaik. Kementerian Agama RI berwenang menyelenggarakan seleksi, baik untuk penerima beasiswa maupun nonbeasiswa.

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa S1-S3 MOE Taiwan 2024, Bantuan hingga Rp 20 Juta per Bulan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Taiwan menyediakan beasiswa MOE 2024 bagi warga Indonesia yang ingin kuliah di Taiwan. Pendaftaran beasiswa ini dibuka dari 1 Februari – 31 Maret 2024.

    Beasiswa MOE bisa untuk melanjutkan kuliah jenjang S1, S2, dan S2. Tunjangan dari beasiswa ini bisa mencapai Rp 20 juta per bulan.

    Pemberian beasiswa berlaku selama mahasiswa menempuh pendidikan semester awal hingga akhir (sesuai standar pendidikan masing-masing jenjang). Tertarik daftar beasiswa MOE Taiwan 2024? Berikut informasi selengkapnya:


    Tunjangan Beasiswa MOE Taiwan 2024

    1. Tunjangan hidup untuk S1 sebesar NT$ 15,000/bulan
    2. Tunjangan hidup untuk S2 dan S3 sebesar NT$ 20,000/bulan
    3. Biaya kuliah dan biaya akademik sebesar NT$40,000/semester

    Durasi Beasiswa MOE Taiwan 2024

    1. Program S1: Maksimal 4 tahun
    2. Program S2: Maksimal 2 tahun
    3. Program S3: Maksimal 4 tahun

    Persyaratan Beasiswa MOE Taiwan 2024

    • Warga negara Indonesia (tidak untuk warga Taiwan)
    • Belum terdaftar di universitas di Taiwan
    • Belum pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama
    • Sewaktu belajar di Taiwan, peserta bukan merupakan mahasiswa yang mengikuti pertukaran pelajar atau double degree program yang merupakan program kerja sama antar universitas.
    • Belum pernah menerima beasiswa dari pemerintah Taiwan total lebih dari 5 tahun.
    • Tidak pernah membatalkan/dibatalkan dalam program MoE Taiwan Scholarship atau program HES (Huayu Enrichment Scholarship).
    • Saat belajar di Taiwan di periode yang sama, peserta tidak menerima beasiswa lainnya dari pemerintah Taiwan atau beasiswa dari universitas

    Dokumen Persyaratan Beasiswa MOE Taiwan 2024

    1. Formulir pendaftaran Beasiswa Taiwan
    2. Fotokopi paspor dan kartu keluarga;
    3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang telah terbit
    4. Fotokopi atau scan bukti pendaftaran universitas yang menunjukkan bahwa peserta telah mendaftar ke universitas di Taiwan untuk semester Fall tahun 2024.
    5. Dua surat rekomendasi yang telah ditandatangani dan tersegel rapat dalam amplop
    6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL) dengan tingkatan hasil ujian minimal tingkat menengah (B1) atau sertifikat resmi TOEFL atau sertifikat bahasa Inggris (untuk prodi yang menggunakan bahasa Inggris)

    Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pendaftaran dengan cara mengirimkan dokumen syarat ke Kantor Taipei Economic and Trade Office Gedung Artha Graha Lantai 17, Jl. Jend. Sudirman kav 52-53, Jakarta Selatan, 12190. Untuk informasi resmi beasiswa MOE bisa dilihat di Instagram @tetotec_indonesia.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • Daftar Kampus Dalam Negeri Tujuan Beasiswa LPDP Penyandang Disabilitas 2024



    Jakarta

    Beasiswa LPDP tahun ini kembali menyediakan bantuan pendidikan bagi warga Indonesia penyandang disabilitas. Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 12 Februari 2024.

    Beasiswa LPDP jenis ini berlaku bagi penyandang disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, disabilitas sensorik, dan disabilitas ganda atau multi. Program yang bisa dipilih dalam beasiswa jenis ini yakni S2 dan S3 satu gelar (single degree/joint degree) atau dua gelar (double degree).

    Sama seperti jenis beasiswa LPDP lainnya, beasiswa LPDP penyandang disabilitas mempunyai tujuan kampus dalam dan luar negeri. Mengutip laman LPDP, berikut informasinya:

    Komponen Dana LPDP 2024

    1. Dana Pendidikan

    • Dana pendaftaran
    • Dana SPP/tuition fee/uang kuliah tunggal
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis/disertasi
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana lomba internasional
    • Dana tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
    • Biaya pendukung pendamping penerima beasiswa kelompok penyandang disabilitas

    Persyaratan Beasiswa LPDP Penyandang Disabilitas 2024

    • WNI
    • Menyelesaikan studi D4/S1 untuk pendaftar S2, menyelesaikan S2 untuk pendaftar S3 atau menyelesaikan D4/S1 untuk pendaftar langsung doktor
    • Lulusan D4/S1 yang daftar langsung doktor harus memiliki LoA dari kampus tujuan
    • Lulusan S2 tidak dapat daftar beasiswa S2, begitupun pada S3
    • Pendaftar jenjang doktor yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti IPK
    • Pendaftar yang sedang menempuh studi bisa daftar dengan ketentuan tertentu (baca di sini)
    • Melampirkan surat rekomendasi
    • Bagi PNS/CPNS wajib melampirkan surat rekomendasi minimal dari pejabat eselon II di tempat bekerja
    • Bagi anggota POLRI wajib melampirkan surat rekomendasi minimal dari yang membina SDM pada Mabes POLRI
    • Memilih kelas reguler (tidak berlaku untuk kelas eksekutif dan lainnya)
    • Menyetujui surat pernyataan pendaftaran
    • Menulis profil diri dan riwayat pendidikan
    • Menulis komitmen kembali ke Indonesia
    • Menulis proposal penelitian bagi pendaftar S3
    • Melampirkan hasil publikasi ilmiah/prestasi juara (jika ada)

    Daftar Kampus Tujuan Beasiswa LPDP Penyandang Disabilitas 2024

    1. IAIN Manado
    2. IAIN Curup
    3. IAIN Kediri
    4. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    5. ISI Denpasar
    6. ISI Surakarta
    7. ISI Yogyakarta
    8. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    9. Institut Teknologi Nasional Bandung (Itenas)
    10. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    11. Monash University Indonesia
    12. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
    13. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Semarang
    14. Politeknik Negeri Malang (UM)
    15. Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri)
    16. Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
    17. Sekolah Tinggi Manajemen PPM
    18. UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi
    19. UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
    20. UIN Sunan Ampel
    21. UIN Sunan Gunung Djati
    22. UIN Sunan Kalijaga
    23. UIN Syarif Hidayatullah
    24. UIN Walisongo Semarang
    25. Universitas Islam Sultan Agung
    26. Universitas Jambi (Unja)
    27. Universitas Jember (Unej)
    28. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
    29. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
    30. Universitas Katolik Parahyangan
    31. Universitas Katolik Soegijapranata
    32. Universitas Komputer Indonesia
    33. Universitas Kristen Duta Wacana
    34. Universitas Kristen Satya Wacana
    35. Universitas Lambung Mangkurat
    36. Universitas Lampung
    37. Universitas Mercu Buana
    38. Universitas Muhammadiyah Malang
    39. Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
    40. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
    41. Universitas Muhammadiyah Surakarta
    42. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    43. Universitas Mulawarman
    44. Universitas Multimedia Nusantara
    45. Universitas Muslim Indonesia
    46. Universitas Nasional
    47. Universitas Negeri Gorontalo
    48. Universitas Negeri Jakarta
    49. Universitas Negeri Makassar
    50. Universitas Negeri Medan
    51. Universitas Negeri Padang (UPD)
    52. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
    53. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
    54. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    55. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    56. Universitas Pancasila
    57. Universitas Pasundan
    58. Universitas Pattimura
    59. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
    60. Universitas Pendidikan Ganesha
    61. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
    62. Universitas Pertahanan (Unhan)
    63. Universitas Presiden
    64. Universitas Riau
    65. Universitas Sam Ratulangi
    66. Universitas Sanata Dharma
    67. Universitas Sebelas Maret
    68. Universitas Sriwijaya
    69. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    70. Universitas Sumatera Utara
    71. Universitas Surabaya
    72. Universitas Syiah Kuala
    73. Universitas Tadulako
    74. Universitas Tanjungpura
    75. Universitas Tarumanagara
    76. Universitas Telkom
    77. Universitas Terbuka
    78. Universitas Trisakti
    79. Universitas Trunojoyo
    80. Universitas Udayana
    81. Universitas Widyatama

    Daftar tersebut adalah kampus yang bisa dipilih pendaftar beasiswa LPDP untuk program S2. Informasi pilihan prodi S2 dan daftar kampus tujuan S3 bisa dilihat DI SINI ya.

    (cyu/nwk)


    Sumber : www.detik.com

  • UGM Jadi Kampus Teratas Tujuan Double & Joint Degree Beasiswa LPDP 2024



    Jakarta

    Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada (UGM), Wening Udasmoro mengatakan UGM menjadi kampus teratas tujuan penerima program double degree dan joint degree pada beasiswa LPDP 2024.

    “UGM jadi kampus tertinggi di Indonesia sebagai tujuan penerima beasiswa program double degree/joint degree LPDP. Ini menunjukkan bahwa antusiasme program studi dan mahasiswa UGM siap mengikuti program ini,” ujarnya dalam laman UGM, dikutip pada Kamis (19/1/2024).

    Menurutnya, program double degree dan joint degree ini dapat mendukung UGM juga Indonesia dalam akademik dunia. Dengan ini, ia berharap akan semakin banyak jumlah prodi UGM dan mahasiswa yang ikut serta dalam kedua program tersebut.


    “Di UGM ada sebanyak 85 prodi yang menjadi tujuan program double degree/joint degree bagi pendaftar beasiswa regular dan parsial. Lalu pada beasiswa targeted sebanyak 88 prodi dan beasiswa afirmasi ada sebanyak 92 prodi,” kata Wening.

    Skema Double/Joint Degree LPDP 2024

    Pada tahun ini, ada tiga skema dalam program double degree dan joint degree. Pertama adalah program afirmasi yang ditujukan bagi daerah afirmasi, putra putri Papua, penyandang disabilitas, dan prasejahtera.

    Kedua adalah program targeted yang mencakup PNS, TNI, dan Polri. Ketiga yakni program umum yang bisa diikuti siapa saja dengan bantuan bersifat reguler atau parsial.

    Masing-masing memiliki jumlah pilihan prodi yang berbeda. Untuk program afirmasi sebanyak 160, program targeted sebanyak 140, dan program reguler/parsial sebanyak 131 pilihan.

    Perbedaan Program Double dan Joint Degree LPDP

    Mahasiswa yang mengikuti program double degree akan mendapatkan dua gelar akademis sekaligus selama satu periode studi dari dua kampus dalam dan luar negeri. Sedangkan joint degree berupa kerja sama antara dua kampus dalam dan luar negeri untuk mendapatkan satu gelar dalam satu periode.

    Program double degree dan joint degree LPDP ini hanya berlaku bagi mahasiswa magister dan doktor. Sementara untuk S1 belum tersedia di LPDP.

    Adapun contoh dari program double/joint degree untuk beasiswa reguler/parsial yakni mahasiswa S2 Manajemen UGM bisa sekaligus menempuh studi di Master of Commerce, The University of Queensland, Australia.

    Contoh lainnya untuk double/joint degree beasiswa targeted adalah PNS/TNI/Polri yang merupakan mahasiswa S2 atau S3 Perencanaan Wilayah dan Kota UGM dan Master of Science in Environmental and Infrastructure, University of Groningen, Belanda.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kampus Favorit Pelamar Beasiswa Australia Awards, Ada Tujuanmu Tahun Ini?



    Jakarta

    Beasiswa Australia Awards saat ini masih membuka pendaftaran bagi warga Indonesia yang tertarik kuliah di Negeri Kanguru. Masa pendaftaran beasiswa tersebut dibuka hingga 30 April 2024.

    Dari sekian banyaknya kampus tujuan di Australia, Staf Unit Data Australia Awards, Marselinus Ulu Fahik mengatakan ada lima kampus yang paling banyak diincar pelamar beasiswa tersebut. Ia mengatakan kampus-kampus tersebut banyak dipilih lantaran merupakan institusi riset terbaik.

    “Kami memfasilitasi semua pilihan kampus di Australia, tapi pelamar kebanyakan pilih kampus ini yakni kampus-kampus top research di Australia,” kata Selus di Binus University, Jakarta Barat, Selasa (27/2/2024).


    Lima kampus paling banyak diincar pelamar beasiswa Australia Awards yakni University of Melbourne, University of Sydney, Australian National University, Griffith University, dan Monash University.

    “Jadi ada kampus utama yang menjadi pilihan, tapi kampus-kampus lain juga banyak sih yang dipilih karena fasilitas kampusnya,” tambah Selus.

    Kampus Terbaik di Australia Menurut QS World University Rankings

    1. The University of Melbourne
    2. The University of New South Wales (UNSW Sydney)
    3. The University of Sydney
    4. The Australian National University (ANU)
    5. Monash University
    6. The University of Queensland
    7. The University of Western Australia
    8. The University of Adelaide
    9. University of Technology Sydney
    10. Macquarie University (Sydney, Australia)
    11. RMIT University
    12. University of Wollongong
    13. The University of Newcastle, Australia (UON)
    14. Curtin University
    15. Queensland University of Technology (QUT)
    16. Deakin University
    17. La Trobe University
    18. Griffith University
    19. Swinburne University of Technology
    20. University of Tasmania

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah Gratis di Universitas Terbuka? Coba Daftar 4 Beasiwa Ini



    Jakarta

    Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) masih dibuka hingga 7 Agustus 2024. Selain punya banyak cabang kampus, UT juga memiliki beragam beasiswa bagi mahasiswa baru.

    UT mempunyai jenis beasiswa baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Pada beberapa tahun sebelumnya, alumni UT juga turut memberikan beasiswa bagi adik-adik mahasiswa.

    Tahun 2022, UT telah menyalurkan beragam beasiswa kepada 11.473 mahasiswa. Jumlah tersebut meningkat 16% karena pada 2021 jumlah penerima beasiswa hanya 9.825 orang.


    Mengutip laman UT, berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang disediakan UT bagi mahasiswa baru:

    Jenis Beasiswa di UT bagi Mahasiswa Baru

    1. KIP Kuliah

    Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. KIP Kuliah tersedia di beberapa PTN juga PTS termasuk UT.

    Dulu, nama lain dari bantuan ini adalah Bidikmisi. Dana yang diperoleh mahasiswa lewat beasiswa ini berupa pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup per bulan.

    Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri PTS masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Bagi yang ingin mendapatkan KIP Kuliah di UT, maka bisa mendaftarkan diri pada saat registrasi kampus.

    2. Beasiswa CSR

    Beasiswa CSR atau Corporate Social Responsibility adalah bantuan yang berasal dari perusahaan bank mitra dari UT. Adapun beberapa bank mitra UT antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

    Penerima beasiswa ini akan memperoleh pembebasan UKT dan dana untuk bahan ajar atau modul. Untuk biaya hidup, beasiswa ini tidak meng-covernya.

    Syarat bagi calon mahasiswa UT yang ingin dapat beasiswa CSR yakni masuk 10 besar kelas saat SMA/sederajat, mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan surat keterangan tidak mampu ekonomi dari pemerintah kelurahan/desa.

    3. Beasiswa PPA

    Jenis beasiswa lain di UT adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Bantuan ini ditujukan kepada mahasiswa D3, D4, dan S1 yang disediakan oleh Kemendikbudristek.

    Besaran beasiswa PPA ini Rp 400 ribu per bulan. Pemberian dana dilakukan per semester atau enam bulan sekali.

    Sama seperti dua beasiswa sebelumnya, beasiswa PPA mensyaratkan mahasiswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini bisa dicoba bagi mahasiswa dengan kondisi demikian, tetapi memiliki IPK yang cukup bagus.

    4. Bantuan UKT

    Jika detikers punya prestasi nonakademik di bidang olahraga atau seni, bisa mencoba bantuan UKT ini. Mahasiswa yang baru menorehkan prestasi bidang tersebut di kancah nasional, bisa mengajukan bantuan UKT.

    Bagi peraih juara 1 tingkat nasional, akan diberikan pembebasan UKT selama tiga semester. Kemudian untuk juara 2 selama dua semester, dan juara 1 selama satu semester.

    Cara Daftar Beasiswa di Universitas Terbuka

    1. Cari tahu syarat lengkap beasiswa yang ingin dicoba pada laman https://www.ut.ac.id/ atau lewat postingan media sosial UT
    2. Siapkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
    3. Bagi pendaftar KIP Kuliah, pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftarkan diri di jalur mandiri UT
    4. Ketentuan daftar beasiswa setiap cabang UT berbeda sehingga informasi lengkapnya harus ditanyakan langsung ke bagian kemahasiswaan UT daerah masing-masing
    5. Pendaftar KIP Kuliah akan diverifikasi oleh UT pusat, lalu akan disampaikan kepada UT daerah

    Demikian informasi seputar beasiswa yang disediakan Universitas Terbuka bagi mahasiswa baru. Coba yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com