Tag: keindahan

  • Indahnya Wisata Alam di Wakatobi, Hidden Gem buat Healing & Nyantai



    Jakarta

    Kondisi kelelahan mental, fisik, dan emosional dapat terjadi akibat kelelahan yang tidak dirasakan sehingga dapat kehilangan motivasi dalam hidup. Keadaan seperti ini membuat sebagian Gen Z membutuhkan suasana baru untuk mengembalikan motivasi dalam hidupnya.

    Tak heran jika tren traveling untuk reconnect dengan alam kian populer di kalangan anak muda. Berbagai kegiatan saat traveling seperti snorkeling, diving, hingga hiking pun banyak dilakoni Gen Z sebagai sarana healing.

    Di antara sekian banyak destinasi, Wakatobi hadir sebagai hidden gem Indonesia yang menawarkan keindahan alam bawah laut, budaya lokal yang hangat, dan ketenangan yang sulit ditemukan di destinasi wisata mainstream.


    Terletak di Sulawesi Tenggara, Wakatobi bukan hanya surga bagi para penyelam dunia, tapi juga tempat sempurna untuk Gen Z yang ingin menjauh sejenak dari hiruk pikuk kota dan menemukan kembali versi terbaik dirinya. Melalui eksplorasi alam yang autentik dan interaksi dengan budaya lokal yang masih lestari, perjalanan ke Wakatobi bisa menjadi pengalaman transformatif yang menyegarkan jiwa.

    Keindahan alam Wakatobi akan dieksplor lebih jauh dalam serial mini 3 episode yang akan dikembangkan Tolak Angin. Kemegahan alam bawah laut, budaya, hingga alam Wakatobi akan disorot melalui mini series berjudul ‘Angin Angan’ yang akan hadir dengan gaya bercerita.

    Mini series tersebut menceritakan seorang pembawa berita cuaca TV nasional berusia 28 tahun di Indonesia, Andi Wan Tyupaan, yang juga dikenal sebagai Awan yang tampan, cerdas, dan berasal dari keluarga kaya tetapi masih lajang.

    Meskipun banyak wanita yang tertarik padanya, tidak ada yang bertahan lama. Alasannya? Setiap kali seseorang berbicara kepadanya untuk pertama kalinya, dia selalu membalas dengan ‘Hah?!’ bukan hanya sekali, tetapi tiga kali. Baru setelah itu, dia menjadi pria yang sangat normal. Itu adalah kebiasaan aneh yang membuat orang menjauh.

    Suatu hari, Awan mendengar dari seorang teman bahwa dia mungkin dapat ‘menyembuhkan kebiasaan aneh ini’ di Wakatobi. Tetapi mengapa Wakatobi? Apa yang ada di tempat ini yang menjadi kunci perubahannya? Bisakah Awan akhirnya pulih dan menemukan cinta yang selama ini dicarinya?

    [Gambas:Youtube]

    Adapun, lokasi untuk pengambilan gambar dari mini series ini akan dilakukan di Pulau Wangiwangi, Underwater Pulau Tomia, Kampung Bajo Sampela, dan Desa Pajam.

    Bagaimana tertarik untuk mengunjungi Wakatobi? Jangan lupa bawa Tolak Angin untuk menjaga kehangatan tubuh dan mencegah agar tidak masuk angin. Tolak Angin bisa kamu beli di mana saja mulai dari toko, minimarket serta secara online di www.sidomunculstore.com atau di Sido Muncul Official Store di berbagai marketplace.

    Tonton juga “Tak Ada Pelangi di Jalan Andrea Hirata Selamatkan Bahasa Belitung” di sini:

    (prf/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisatawan Dipalak di Pantai Air Manis, Pokdarwis Langsung Dibekukan



    Padang

    Beberapa waktu lalu viral aksi pungutan liar terhadap wisatawan Malaysia dan wisatawan lokal di Pantai Air Manis, Padang, Sumatra Barat. Dinas Pariwisata Kota Padang langsung membekukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Air Manis.

    Pembekuan itu karena Pokdarwis melakukan pungutan liar terhadap wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Batu Malin Kundang tersebut.

    “Pengumuman..!. Pokdarwis Air Manis Banned dari segala aktivitas dan dalam batas waktu yang tidak ditentukan. Stop Pungli,” demikian terpampang dalam akun resmi Dispar Padang, dilihat detikSumut, Senin (16/6/2025) malam.


    Kepala Dinas Pariwisata Padang, Yudi Indra Sani membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, langkah banned atau pembekuan terpaksa dilakukan, karena banyaknya laporan yang masuk berkaitan dengan aktivitas illegal di tempat wisata tersebut yang dilakukan Pokdarwis.

    “Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan dan ketentuan yang berlaku demi menjaga tata kelola pariwisata yang tertib, aman, dan berkualitas di Kota Padang. Sudah cukup banyak laporan yang masuk. Melakukan pungutan ilegal (kepada wisatawan),” kata Yudi.

    Menurut Yudi, banyak berita viral di media sosial berisi keluhan wisatawan tentang praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme di Pantai Air Manis.

    Pihaknya kemudian menggelar operasi gabungan di kawasan wisata tersebut pada Sabtu (14/6/2025) bersama satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polresta Padang serta Perumda PSM.

    “Operasi ini bukan sekadar penindakan. Tujuannya lebih besar, yakni menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua pengunjung Pantai Air Manis. Dengan kehadiran tim gabungan secara rutin, diharapkan suasana pantai semakin kondusif, sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan alam tanpa khawatir akan gangguan atau pungutan tidak resmi,” katanya sambil menekankan obyek wisata Pantai Air Manis tetap buka meski pokdarwis dibekukan.

    Artikel ini sudah tayang di detikSumut, baca di sini untuk selengkapnya.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Destinasi Wisata yang Sama Dinginnya dengan Kota Batu


    Jakarta

    Detikers yang suka dengan dinginnya Kota Batu sebagai tempat healing atau liburan, maka bisa jai kota berikut jadi favorit untuk me time atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Tak hanya dingin, kota ini juga menawarkan fasilitas dan layanan sesuai kebutuhan turis

    5 Kota yang Sama Dinginnya dengan Kota Batu, Jawa Timur

    Beberapa wilayah di Indonesia yang suhunya sama, lebih dingin, atau sedikit lebih rendah dibanding Kota Batu

    1. Malang di Jawa Timur

    Wisatawan memotret rekannya saat berkunjung di Agrowisata Bukit Kuneer, Wonosari, Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/4/2025). Wisata alam yang berada di tengah perkebunan teh dengan ketinggian 1.250 meter diatas permukaan laut (mdpl) tersebut setiap hari rata-rata dikunjugi sekitar 300 hingga 500 orang wisatawan. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nzWisata Bukit Kuneer Malang (dok. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz) Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO

    Daya tarik: Jatim Park, Kampung Warna-warni Jodipan, Alun-alun Malang


    Saat ini, Kota Batu dan Kota Malang tergabung dalam area Malang Raya yang sama-sama menawarkan hawa sejuk serta dingin bagi pengunjung. Wisata alam, budaya, dan sejarah bisa dinikmati selama liburan sendiri atau bersama keluarga.

    2. Lembang, Jawa Barat

    Puluhan ribu wisatawan memadati taman wisata alam (TWA) Tangkuban Parahu di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (dok. Yudha Maulana)

    Daya tarik: Tangkuban Perahu, Observatorium Booscha, Wisata Maribaya

    Bagi warga Jabodetabek, Lembang langsug terpikir sebagai tempat dingin sejuk yang pas untuk liburan. Apalagi Lembang relatif mudah diakses dengan kendaraan umum, online, atau pribadi. Lembang juga menyediakan banyak fasilitas dan sarana yang mudah diakses.

    3. Ciwidey dan Pangalengan, Jawa Barat

    Objek wisata Kawah Putih CiwideyObjek wisata Kawah Putih Ciwidey Foto: Yuga Hassani/detikJabar

    Daya tarik: perkebunan teh, Kawah Putih, Ranca Upas

    Ciwidey dan Pangalengan jadi pilihan lain bagi penyuka tempat wisata dengan hawa sejuk dan adem. Turis bisa ambil paket wisata atau datang langsung ke tiap spot yang dikehendaki. Turis bisa bermalam di berbagai fasilitas penginapan yang tersedia, supaya bisa lebih lama menikmati daerah Ciwidey dan Pangalengan.

    4. Dieng, Jawa Tengah

    The Heaven Glamping & Resto Wonosobo, tempat glamping dekat DiengThe Heaven Glamping & Resto Wonosobo, tempat glamping dekat Dieng Foto: Dok. Instagram @theheaven.wonosobo

    Daya tarik: lihat sunrise di Bukit Sikunir, Kawah Sikidang, Candi Arjuna

    Catatan: Dieng punya banyak pesona dan kelebihan selain hawa dingin dan sejuk. Tiap kali musim liburan, Dieng selalu kebanjiran pengunjung baik yang mau trekking atau datang ke salah satu spot wisata. Para turis bisa datang sendiri, bersama keluarga, atau tema-teman terdekatnya.

    5. Tawangmangu, Jawa Tengah

    Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Foto: Getty Images/iStockphoto/benito_anu

    Daya tarik: Grojogan Sewu, Sarangan Cemoro Sewu

    Berada dekat Gunung Lawu, kawasan Tawangmangu sudah lama terkenal dengan hawa sejuk dan dingin yang cocok untuk liburan. Untuk menikmati keindahan air terjun Grojogan Sewu kamu harus naik ribuan tangga sebelum sampai tujuan. Jika lelah, pengunjung bisa beristirahat di pos yang disediakan di sepanjang jalur tangga. Di pos juga ada beragam makanan dan minuman yang disediakan penduduk sekitar.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Spot Hidden Gem di Sumatra Barat yang Mirip Ubud



    Jakarta

    Sumatra Barat tak hanya terkenal dengan kulinernya yang beragam, namun di sana juga memiliki alam yang memukau. Bahkan suasana beberapa tempat wisata di sini tak kalah dengan Ubud, Bali lho.

    detikTravel telah merangkum nih pada Rabu (9/7/2025), 5 tempat wisata hidden gem di Sumatra Barat yang suasananya mirip seperti di Ubud, Bali. Berikut daftarnya:

    1. Alahan Panjang

    Alahan Panjang di Solok, Sumatera Barat (Foto: Instagram @alahanpanjang.stayvacation)Alahan Panjang di Solok, Sumatera Barat (Foto: Instagram @alahanpanjang.stayvacation)

    Alahan Panjang, Kabupaten Solok dikenal sebagai daerah terdingin di Sumatera Barat. Di sini kamu bisa menikmati hamparan kebun teh seluas mata memandang dengan latar Danau Kembar.


    Desa ini dijuluki juga dengan ‘Swiss-nya’ orang Sumatera Barat. Karena landscapenya yang memukau membuat wisatawan takjub, tak menyangka pemandangan seindah ini ada di salah satu desa di Sumatera Barat.

    2. Lembah Harau

    Lembah HarauLembah Harau Foto: Brigida Emi Lilia/d’Traveler

    Kamu yang ingin mencari suasana alam yang berbeda di Sumatra Barat datang saja ke Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota.

    Di sini kamu akan dibuat terpukau oleh tebing-tebing granit menjulang tinggi dan pemandangan sawah yang hijau. Lembah Harau sering disebut sebagai lembah terindah di Indonesia.

    Rasakan ketenangannya dengan menginap di salah satu glamping di Lembah Harau.

    3. Padang Panjang

    Padang Panjang dijuluki sebagai Serambi Mekkah dari Sumatera Barat. Di sinilah pusat sekolah agama dan pesantren ternama di Sumatera Barat.

    Tak hanya memiliki hamparan alam yang asri, Padang Panjang juga terkenal dengan hawa sejuk dan kulinernya yang beragam. Tak afdal rasanya bila datang ke kota ini tak mencicipi satenya.

    4. Sungayang, Kabupaten Tanah Datar

    Bila traveler ingin menikmati hamparan sawah dengan latar Gunung Marapi nan megah, salah satu tempat yang bisa kamu datangi adalah Sungayang. Desa ini berada di kawasan Kabupaten Tanah Datar yang bila ditempuh dari Bandara Minangkabau, butuh waktu 4 jam perjalanan.

    Bila kamu berkeliling Sungayang, kamu akan dibuat terpukau dengan terasering sawahnya, suasana sejuk di perbukitan dan kehidupan pedesaan yang tenang dan asri.

    5. Padang Mangateh

    Peternakan sapi Padang Mengatas, Sumbar, ternyata punya sejarah panjang. Peternakan ini adalah warisan Belanda yang sempat menjadi area peternakan terbesar se-Asia Tenggara.Peternakan sapi Padang Mengatas, Sumbar, ternyata punya sejarah panjang. Peternakan ini adalah warisan Belanda yang sempat menjadi area peternakan terbesar se-Asia Tenggara. Foto: Dikhy Sasra

    Bila kamu ingin menikmati hamparan alam bak luar negeri, datang saja ke Padang Mengatas (orang Minang menyebut tempat ini dengan nama Padang Mangateh). Ini adalah area peternakan yang hijau dan disebut-sebut mirip New Zealand.

    Lokasinya berada di Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Padang Mengatas merupakan bagian dari Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mengatas, yang dulunya merupakan peternakan terbesar di Asia Tenggara.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Trekking di Sentul, Berakhir dengan Pemandangan Indah



    Sentul

    Sentul kini naik pamor sebagai salah satu tempat liburan akhir pekan warga Jabodetabek. Aktivitas favoritnya, trekking!

    Tak perlu jauh-jauh ke Puncak untuk menikmati keindahan dan udara sejuk Bogor. Sentul mulai menjadi destinasi weekend getaway untuk mereka yang tak mau macet-macetan di Puncak.

    Masuk Kabupaten Bogor, Sentul diperkaya dengan alam asri yang menantang. Aktivitas liburan yang sedang naik daun adalah trekking.


    Traveler yang belum tau lokasi trekking di Sentul, wajib membaca artikel ini sampai habis.

    Lokasi Trekking Sentul

    1. Cisadon

    Cisadon viral sebagai tempat trekking baru di Sentul. Desa ini mudah dijangkau dan cocok untuk pemula. Keunggulannya terletak pada pemandangan sawah, bukit dan danau yang indah. Panjang jalur trekking sekitar 2-3 km dengan waktu tempuh sekitar 1-2 jam. Waktu terbaik untuk trrekking adalah pagi hari, di mana pengunjung bisa melihat matahari terbit dari balik kabut. Pemandangannya dramatis!

    2. Leuwi Hejo, Barong dan Leuwi Lieuk

    Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi Hejo Foto: (Luthfi hafidz/detikcom)

    Kamu yang butuh tantangan bisa memilih jalur trekking menuju Curug Leuwi Hejo. Biasanya para pendaki langsung menggabungkan rute ini menuju ke tiga lokasi sekaligus, yaitu Leuwi Hejo, Curug Barong, dan Leuwi Lieuk. Untuk bisa sampai ke tempat trekking ini kamu akan menempuh waktu selama 3-4 jam dengan perjalanan jauh sekitar 4-5 kilometer.

    3. Curug Ciburial, Kembar dan Hordeng

    Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya.Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya. Foto: Rachman_punyaFOTO

    Bagi kamu yang sudah berpengalaman ada rute trekking Sentul yang tak boleh ketinggalan untuk dicoba yaitu Curug Kembar, Ciburial, dan Hordeng.

    Rute trekking awal kamu bisa memulainya dari Curug Ciburial dan kamu akan dimanjakan dengan pemandangan indah dari lembah, hutan, dan jalur yang naik-turun.

    4. Bukit Paniisan dan Curug Cibingin

    Rute trekking yang satu ini disebut long track dan khusus untuk pendaki profesional. Bukit Paniisan dan Curug Cibingbin ini memiliki lembah hutan dengan jalur yang cukup ekstrim. Namun, rasa lelah dari jalur trekking yang ekstrim ini akan segera terbayar dengan pemandangan indah dari perbukitan sekitar.

    Setelah kamu mencapai ke tempat ini dalam waktu 2 jam, kamu akan sampai di puncak bukit Paniisan dengan ketinggian 846 m di atas permukaan air laut.

    5. Curug Cibaliung

    Wisata Petualangan di Bogor, ada off road di Sentul, panjat tebing di Ciampea, Curug Cibaliung dan Leuwi LieukCibaliung Foto: (My Trip My Adventure)

    Jalur trekking yang panjang namun berujung dengan lokasi wisata yang indah adalah Curug Cibaliung. Jarak pulang pergi sekitar 7 km dan tidak disarankan untuk keluarga. Di tengah perjalanan menuju trekking curug Cibaliung ini kamu akan melewati beberapa sungai, perbukitan indah, persawahan, Leuwi Hejo, Leuwi Benjol, dan Kebun Kopi.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • The Trans Resort Bali, Staycation Mewah dengan Harga Terjangkau



    Badung

    Sedang cari tempat liburan keluarga atau honeymoon romantis di Bali yang nyaman, mewah, tapi tetap hemat? The Trans Resort Bali menghadirkan solusi sempurna lewat program “Liburan Hemat”, penawaran eksklusif yang menggabungkan fasilitas bintang lima dengan harga yang bersahabat.

    Liburan Nyaman dan Terjangkau di Jantung Seminyak

    Berlokasi strategis di pusat Seminyak, Bali, The Trans Resort menjadi pilihan favorit untuk staycation keluarga maupun pasangan. Resort ini menawarkan pengalaman menginap dengan standar internasional, tanpa membuat kantong jebol.

    Dengan paket Liburan Hemat, kamu bisa menikmati berbagai fasilitas premium seperti:


    • Kolam renang dengan pasir putih buatan yang cocok untuk anak-anak
    • Kids club seru untuk si kecil
    • Rooftop bar dengan pemandangan sunset yang menakjubkan
    • Shuttle gratis ke area Seminyak
    • Diskon spesial untuk layanan spa dan tiket Trans Studio Bali

    Fasilitas Lengkap untuk Semua Usia

    Bayangkan bangun pagi di kamar luas dengan balkon pribadi, sarapan gratis bersama keluarga, lalu bersantai di tepi kolam pasir putih. Saat sore menjelang, nikmati welcome mocktail di rooftop sambil menikmati keindahan matahari terbenam. Tak perlu repot transportasi, karena tersedia shuttle yang siap mengantar keliling Seminyak.

    Ingin relaksasi? Manjakan diri dengan layanan spa yang nyaman dan diskon khusus. Anak-anak juga bisa bermain sepuasnya di Trans Studio Bali, lengkap dengan potongan harga spesial bagi tamu resort.

    Pilihan Cerdas untuk Liburan Keluarga dan Pasangan

    “Promo ini kami hadirkan agar wisatawan domestik bisa menikmati pengalaman menginap yang nyaman dan mewah tanpa perlu menguras tabungan,” ujar Alexander Jovanovic, General Manager The Trans Resort Bali.

    The Trans Resort Bali menghadirkan solusi sempurna lewat program Kamar mewah di The Trans Resort Bali Foto: The Trans Resort Bali

    The Trans Resort Bali tak hanya menawarkan kamar mewah, tapi juga suasana tropis yang hangat, pelayanan ramah, dan fasilitas yang membuat tamu merasa dimanjakan sejak pertama datang.

    Booking Sekarang, Rasakan Liburan Berkesan

    Jika kamu sedang mencari hotel keluarga di Seminyak, resort romantis untuk honeymoon, atau staycation hemat di Bali, inilah saatnya untuk menikmati semuanya di satu tempat.

    Booking sekarang di transhotelgroup.com/detik, dapatkan harga spesial dan berbagai bonus menarik. Promo terbatas selama periode tertentu.

    Liburan impian kini tak lagi mahal. Nikmati kenyamanan, kemewahan, dan kehangatan di The Trans Resort Bali, dengan harga hemat dan pengalaman tak terlupakan!

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Tempat Wisata Pegunungan yang Bisa Ditempuh dengan Motor



    Semarang

    Traveler bisa kok menikmati keindahan ketinggian tanpa harus capek mendaki. Beberapa gunung ini bisa dituju dengan sepeda motor lho.

    detikTravel telah merangkum, Sabtu (12/7/2025) wisata pegunungan yang bisa ditempuh dengan sepeda motor. Apa saja? Berikut ulasannya:

    1. Gunung Telomoyo

    Gunung Telomoyo, Magelang, Minggu (4/9/2022).Gunung Telomoyo, Magelang Foto: Eko Susanto/detikJateng

    Gunung Telomoyo terletak di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang. Gunung ini kerap dijadikan sebagai destinasi Sunday morning riding (Sunmori) oleh para pesepeda motor. Di atas puncaknya, kita bisa menyaksikan pemandangan lautan awan.


    Selain itu, kita juga bisa menyaksikan gagahnya gunung-gunung lain.

    Harga tiket masuk untuk menuju puncak Gunung Telomoyo via Ardat Dalangan adalah Rp15.000 per orang. Selain itu, pengelola juga menyediakan persewaan sepeda motor dengan harga per unitnya sebesar Rp 70.000 hingga Rp 100.000 (khusus sunrise).

    Jika ingin merasakan sensasi yang berbeda ketika berkendara menuju puncak Gunung Telomoyo, detikers juga bisa memilih untuk menyewa Jeep. Harga sewa per unitnya adalah Rp400.000 yang bisa membawa lima orang penumpang.

    2. Dieng Plateau

    Traveler bisa menikmati suasana pegunungan di Dieng dan menjangkaunya dengan sepeda motor. Diantaranya yaitu Bukit Sikunir, Telaga Warna dan Telaga Pengilon, Kawah Sikidang, Candi Arjuna Compelx dan Dieng Plateau Theater.

    Namun perlu diperhatikan juga cuaca dan kabut yang menghalangi visibilitas di tengah jalan yang curam, menanjak dan licin.

    3. Gunung Ungaran

    Gunung Ungaran memiliki ketinggian 2.050 meter di atas permukaan laut. Ketinggian ini cocok bagi pendaki pemula yang mulai menggeluti hobi mendaki.

    Tak hanya wisata alam, daya tarik Gunung Ungaran juga terdapat situs bersejarah yakni Candi Gedong Songo yang merupakan peninggalan Kerajaan Medang abad ke-9. Selain itu, sederet puncak Gunung Ungaran begitu mengesankan. Gunung ini memiliki tiga puncak yakni Botak, Gendol, dan Ungaran. Puncak Ungaran merupakan puncak tertinggi di gunung tersebut.

    Untuk mencapai puncak, pendaki bisa melalui jalur Medini serta Promasan atau Gedongsongo. Bila ingin cepat sampai ke puncak, kamu bisa motoran ke Basecamp Promasan dari Pasar Boja, Kendal.

    4. Kawah Putih Ciwidey

    Kawah Putih berada di Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat bisa juga dijangkau dengan sepeda motor kok. Kamu harus membayar tiket masuk dan restribusi motor.

    5. Puncak, Bogor

    Kawasan Puncak, Bogor sering menjadi destinasi liburan singkat warga Jabodetabek, salah satunya karena kemudahan bepergian ke sana. Puncak bisa dinikmati dengan sepeda motor.

    Banyak tempat wisata yang menawarkan pemandangan dari ketinggian dengan suasana yang sejuk. Serta jalannya yang berkelok dan menanjak menjadi tantangan tersendiri bagi pemotor.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Tempat Sunrise Tercantik Selain Bromo, tapi Masih Sepi



    Jakarta

    Banyak tempat cantik yang punya sunrise memikat yang tak kalah indah dari Bromo lho. Serta tempat-tempat ini juga tak ramai wisatawan.

    detikTravel telah merangkum, Sabtu (12/7/2025) destinasi yang memiliki sunrise memukau yang bisa jadi pilihan kamu berwisata.

    1. Gunung Prau, Dieng

    Lansekap Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terlihat sangat mempesona dari Gunung Prau. Momen matahari terbit pun seakan membuat nuansa menjadi romantisLansekap Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terlihat sangat mempesona dari Gunung Prau. Momen matahari terbit pun seakan membuat nuansa menjadi romantis Foto: Rifkianto Nugroho

    Gunung Prau terkenal dengan sunrisenya yang indah lho. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.565mdpl dengan trek relatif mudah dan cocok untuk pemula. Gunung Prau menawarkan pemandangan matahari terbit yang spektakuler dengan latar belakang perbukitan dan lembah yang hijau.


    2. Bukit Sikunir, Dieng

    Masih di Dieng, Jawa Tengah, Bukit Sikunir juga menawarkan pemandangan matahari terbit dengan golden sunrise di atas lautan awan dan pemandangan pegunungan di sekitarnya. Cukup ramai peminat sunrise di sini, jadi traveler harus berpandai-pandai mengatur waktu.

    3. Taman Nasional Baluran, Banyuwangi

    Terdapat beberapa spot sunrise cantik di Taman Nasional Baluran. Diantaranya Pantai Bama, Savana Bekol dan Pantai Pandean. Kamu tinggal pilih, apakah ingin menari terbit menyinari lautan atau sunrise berlatar padang savana.

    4. Danau Toba

    Bergeser ke Sumatera, sunrise cantik bisa kamu nikmati di Danau Tona. Terdapat banyak spot yang bisa datangi untuk menikmati sunrise dengan latar Danau Toba yaitu Bukit Beta di Samosir, Bukit Holbung, Menara Pandang Tele, Geosite Sipinsur, Bukit Tarabunga dan lainnya.

    5. Kawah Ijen, Banyuwangi

    Foto dokumen Kawah Ijen Kawah Ijen Foto: Ardian Fanani/detikJatim

    Menikmati sunrise di Kawah Ijen, indahnya seperti di dalam lukisan. Kamu bisa mendapatkan blue fire dan juga sunrise memukau bila datang ke sini.

    Adapun waktu terbaik datang ke Kawah Ijen supaya liburan mu maksimal adalah saat musim kemarau (April-Oktober). Saat itulah cuaca cerah, jalur kering, sunrise dan blue fire lebih jelas.

    6. Candi Borobudur, Magelang

    Candi Buddha terbesar di dunia ini juga punya pemandangan matahari terbit yang hangat dan memukau. Namun kamu hanya bisa menikmatinya jika menginap di Hotel Manohara dan mengikuti tur sunrise.

    Traveler harus tahu nih, sekarang telah ada pembatasan untuk naik ke stupa Borobudur.

    7. Pantai Lovina, Bali

    Pantai Lovina tak hanya terkenal dengan lumba-lumbanya, tetapi juga merupakan salah satu spot menikmati matahari terbit dengan pemandangan laut yang luas. Jadi kamu dalam trip meilhat lumba-lumba bisa sekalian menikmati pesona sunrise tak kalah elok.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menjelajahi Keunikan Desa Wisata di Indonesia: Liburan Berbeda dari Biasanya

    Jakarta

    Ketika destinasi wisata populer di Indonesia sudah dirasa terasa terlalu ramai, mungkin inilah saatnya untuk mencari alternatif liburan yang lebih tenang, autentik, dan berkesan.

    Salah satu pilihan yang semakin diminati adalah mengunjungi desa wisata. Indonesia sebagai negara kepulauan yang kaya akan budaya dan keindahan alam memiliki ratusan desa wisata yang menyimpan sejuta cerita dan keunikan.

    Liburan di desa wisata bukan hanya sekadar bersantai, tetapi juga menjadi perjalanan penuh makna untuk mengenal akar budaya, tradisi lokal, dan kehidupan masyarakat yang masih sangat lestari.


    Desa wisata adalah suatu wilayah pedesaan yang memiliki potensi pariwisata dan dikembangkan untuk menjadi destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berbasis masyarakat, budaya, alam, dan kehidupan sehari-hari.

    1. Desa wisata yang sudah terkenal ke mancanegara

    Desa Wisata Penglipuran di Bangli, Bali, ramai pengunjung. Pada 2024 lalu, jumlah wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini mencapai 1.023.143 orang.
    Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF

    Beberapa desa wisata di Indonesia sudah dikenal hingga ke mancanegara karena keunikannya. Sebut saja:

    Desa Penglipuran, Bali: Dikenal sebagai desa terbersih di dunia, Penglipuran menyuguhkan arsitektur tradisional Bali yang masih lestari, budaya ramah tamah yang kuat, serta suasana yang damai dan asri.

    Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta: Terletak di kaki Gunung Api Purba, desa ini menawarkan wisata alam, agrowisata, dan edukasi dengan pemandangan luar biasa.

    Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO). Foto: Kemenparekraf

    Desa Wae Rebo, Flores: Terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut bernama Mbaru Niang, desa ini mengajak pengunjung merasakan kehidupan masyarakat Manggarai yang hidup selaras dengan alam.

    Kedamaian di Desa Wisata Wae ReboKedamaian di Desa Wisata Wae Rebo Foto: Yasmin Nurfadila

    Desa Sade, Lombok: Tempat terbaik untuk menyaksikan budaya Sasak yang masih kental, dari tenun tradisional hingga rumah adat beratap ilalang.

    Desa Sade di Lombok TengahDesa Sade di Lombok Tengah Foto: dok. Kemenparekraf

    2. Wisata alam

    Wisatawan melintasi kubangan air menggunakan mobil jip saat mengunjungi Desa Wisata Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (23/7/2025). Desa di kaki Gunung Semeru yang memiliki sejumlah potensi wisata dengan perpaduan pemandangan alam dan gunung tersebut dimanfaatkan oleh warga setempat untuk memberikan paket perjalanan wisata seperti  jelajah desa dan susur aliran sungai menggunakan jip, lokasi berkemah, agrowisata juga sajian hidangan kuliner khas setempat. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya
    Foto: ANTARA FOTO /Irfan Sumanjaya

    Desa wisata biasanya menawarkan wisata alam yang masih asri. Contohnya Desa Wisata Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur. Desa di kaki Gunung Semeru yang memiliki sejumlah potensi wisata dengan perpaduan pemandangan alam dan gunung tersebut dimanfaatkan oleh warga setempat untuk memberikan paket perjalanan wisata seperti jelajah desa dan susur aliran sungai menggunakan jip, lokasi berkemah, agrowisata juga sajian hidangan kuliner khas setempat.

    Wisatawan senang melintasi kubangan air menggunakan mobil jip saat mengunjungi desa wisata ini.

    Atau contoh lainnya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta adalah Bojafarm dan Farmstay di Bogor. Pengunjung desa ini akan dibuat lupa dengan internet.

    Selain aktivitas alam dan berkebun, di Bojafarm & Farmstay juga tamu akan diarahkan secara alami untuk banyak bersosialisasi entah dengan sesama ataupun lingkungan.

    Hal itu karena di wilayah penginapan ini tidak terdapat Wi-Fi dan memang sinyal cukup sulit dijangkau di kawasan tersebut.

    Fasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di BogorFasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di Bogor Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Halaman 2 dari 3

    Beberapa desa wisata di Indonesia sudah dikenal hingga ke mancanegara karena keunikannya. Sebut saja:

    Desa Penglipuran, Bali: Dikenal sebagai desa terbersih di dunia, Penglipuran menyuguhkan arsitektur tradisional Bali yang masih lestari, budaya ramah tamah yang kuat, serta suasana yang damai dan asri.

    Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta: Terletak di kaki Gunung Api Purba, desa ini menawarkan wisata alam, agrowisata, dan edukasi dengan pemandangan luar biasa.

    Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).Desa Wisata Nglanggeran, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO). Foto: Kemenparekraf

    Desa Wae Rebo, Flores: Terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut bernama Mbaru Niang, desa ini mengajak pengunjung merasakan kehidupan masyarakat Manggarai yang hidup selaras dengan alam.

    Kedamaian di Desa Wisata Wae ReboKedamaian di Desa Wisata Wae Rebo Foto: Yasmin Nurfadila

    Desa Sade, Lombok: Tempat terbaik untuk menyaksikan budaya Sasak yang masih kental, dari tenun tradisional hingga rumah adat beratap ilalang.

    Desa Sade di Lombok TengahDesa Sade di Lombok Tengah Foto: dok. Kemenparekraf

    Desa wisata biasanya menawarkan wisata alam yang masih asri. Contohnya Desa Wisata Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur. Desa di kaki Gunung Semeru yang memiliki sejumlah potensi wisata dengan perpaduan pemandangan alam dan gunung tersebut dimanfaatkan oleh warga setempat untuk memberikan paket perjalanan wisata seperti jelajah desa dan susur aliran sungai menggunakan jip, lokasi berkemah, agrowisata juga sajian hidangan kuliner khas setempat.

    Wisatawan senang melintasi kubangan air menggunakan mobil jip saat mengunjungi desa wisata ini.

    Atau contoh lainnya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta adalah Bojafarm dan Farmstay di Bogor. Pengunjung desa ini akan dibuat lupa dengan internet.

    Selain aktivitas alam dan berkebun, di Bojafarm & Farmstay juga tamu akan diarahkan secara alami untuk banyak bersosialisasi entah dengan sesama ataupun lingkungan.

    Hal itu karena di wilayah penginapan ini tidak terdapat Wi-Fi dan memang sinyal cukup sulit dijangkau di kawasan tersebut.

    Fasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di BogorFasilitas dan aktivitas di Bojafarm & Farmstay di Bogor Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    (ddn/ddn)

    Simak Video “Video: Rusunawa Marunda Kini Jadi Desa Wisata, Ada Apa Saja?
    [Gambas:Video 20detik]








    Sumber : travel.detik.com

  • Menelusuri Jalur Mural di Hutan Mangrove Muara Mundu



    Cirebon

    Udara segar, semilir angin laut, dan rimbunnya pohon-pohon mangrove kini menjadi suguhan utama di kawasan wisata Pantai Muara Mundu, Desa Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon.

    Keindahan alam pantai ini kian memikat, seiring dengan upaya serius pemerintah desa dalam menjadikannya destinasi andalan di kawasan pesisir.

    Hamparan jogging track yang membelah lebatnya hutan mangrove menjadi pemandangan unik sekaligus daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Jalur setapak sepanjang ratusan meter ini dihiasi mural-mural bertema laut, memberi nuansa estetika yang memperkuat karakter wisata alam sekaligus edukatif.


    “Wisata Muara Mundu ini terus kami benahi. Kami ingin jadikan tempat ini sebagai ikon wisata pesisir di Cirebon,” ujar Khaerun, Kepala Desa Mundu Pesisir, Senin (21/7/2025).

    Salah satu langkah besar yang tengah dirancang adalah menyambungkan kawasan Muara Mundu dengan destinasi Mangrove Kasih Sayang melalui tambahan jogging track sepanjang 200 meter. Koneksi ini diharapkan menjadi jalur wisata alami yang memungkinkan pengunjung menikmati keindahan hutan mangrove yang hijau, sejuk, dan menenangkan.

    Selain jalur tracking, pengunjung kini juga bisa menikmati beragam spot foto instagramable, mural warna-warni, dan kawasan kuliner yang mulai bergeliat. Meski beberapa fasilitas masih dalam tahap pengembangan, semangat masyarakat dan pemerintah desa untuk memajukan pariwisata sangat terasa.

    “Potensi wisata mangrove ini besar sekali. Tapi pengembangannya tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kolaborasi antara desa, pemerintah, dan dunia usaha,” tutur Khaerun.

    Artikel ini sudah tayang di detikJabar. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

    (iqk/ddn)



    Sumber : travel.detik.com