Tag: keindahan

  • 4 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk dan Sepi Dekat Jakarta


    Jakarta

    Akhir pekan jadi waktu yang tepat untuk healing sendiri atau bersama keluarga. Tentunya, detikers harus mencari destinasi wisata yang tepat agar keterbatasan waktu bisa dimanfaatkan dengan baik untuk relaksasi. Salah satu pilihannya adalah mencari tempat wisata yang tidak jauh dari domisili.

    4 Rekomendasi Tempat Wisata Sepi dan Sejuk Dekat Jakarta

    Berikut pilihan destinasi wisata yang bisa ditempuh pulang pergi dari Jakarta

    1. Kawasan Sentul

    Lokasi: Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat


    Rekomendasi:

    Hutan Hujan Sentul

    Hutan Hujan Sentul menjadi alternatif warga untuk mengisi akhir pekan. Anda akan diajak trekking dengan pemandangan hamparan sawah dan hijaunya Hutan Pinus.Hutan Hujan Sentul Foto: Grandyos Zafna

    Selain pemandangan yang bikin mata segar karena melihat hijau-hijau, kamu juga bisa menikmati cuaca sejuk dan adem dikelilingi gemericik air. Di sini juga tersedia arena camping, trekking ke Goa Garunggang, atau sekadar jalan-jalan sambil makan siang.

    Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Pancar

    Camping ground Gunung PancarCamping ground Gunung Pancar Foto: Shutterstock

    Destinasi wisata ini sebetulnya sangat populer dan nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Namun dengan memilih kegiatan dan waktu pelaksanaan yang tepat, kamu bisa menikmati hawa sejuk dan TWA tidak terlalu ramai. Rekomendasi aktivitas di sini adalah trekking, glamping, atau menyeruput kopi.

    2. Kawasan Puncak

    Lokasi: Kabupaten Bogor, Jawa Barat

    Rekomendasi:

    Kebun Raya Cibodas

    Objek wisata di Cianjur.Kebun Raya Cibodas Foto: Ismet Selamet

    Lokasi wisata ini cocok buat detikers yang mencari hawa sejuk, adem, relaksasi di tengah rimbun pepohonan. Tempat wisata ini tentunya Instagramable, kamu bisa ambil foto di Kebun Sakura atau dekat bunga bangkai raksasa. Bagi pecinta trekking, kamu bisa jalan-jalan menikmati keindahan alam dan gemericik air di rute menuju Air Terjun Ciberureum.

    Telaga Warna

    Telaga WarnaTelaga Warna Foto: Luthfi Hafidz/detikTravel

    Destinasi wisata ini berada dalam kebun teh dan merupakan bagian dari kawasan wisata cagar alam Megamendung. Telaga Warna menyajikan pemandangan yang sangat indah, tenang, dengan air berwarna hijau-biru. Spot ini cocok untuk kamu yang ingin healing sambil menghirup udara segar dan menyantap kuliner lezat.

    3. Gunung Bunder

    Kemping di Gunung BunderKemping di Gunung Bunder Foto: Roberto Tambunan/d’Traveler

    Lokasi: Lecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

    Kawasan wisata ini dipenuhi pohon pinus yang bikin suasana rimbun, adem, dan sejuk. Area ini cocok buat penyuka trekking menuju wisata alam Curug Cadas, Curug Cihurang, Curug Ngumpet, Curug Cigamea, Curug Pangeran, dan Curug Seribu. Kamu juga camping bersama keluarga di tempat yang adem dengan udara segar.

    4. Kota Bogor

    Lokasi: Jawa Barat area Jabodetabek

    Rekomendasi:

    Prasasti Batutulis

    Prasasti Batutulis, Bogor peninggalan Kerajaan SundaPrasasti Batutulis, Bogor peninggalan Kerajaan Sunda Foto: 20Detik

    Kawasan wisata sejarah ini berada di seberang Istana Batutulis yang merupakan tempat peristirahatan Presiden RI 1 Ir Soekarno. Selain melihat bukti historis peninggalan Kerajaan Pajajaran, kamu bisa ambil foto sambil nambah ilmu.

    Scientific Tourism Garden

    Tempat wisata ini cocok buat kamu yang ingin relaksasi bareng keluarga sambil mengenal alam. Di sini juga ada aneka tanaman hias dan buah-buahan, berikut cara budidaya dan perawatan. Review google menyatakan destinasi wisata ini sangat rindang, sejuk, dan pastinya Instagramable.

    Rekomendasi tempat wisata yang telah disebutkan bukannya sepi tanpa ada pengunjung. Sebaliknya, rekomendasi wisata ini sangat dikenal masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Namun dengan pemilihan waktu dan jam berkunjung yang tepat, pengunjung bisa menikmati suasana lebih tenang.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 13 Wisata Kuningan untuk Healing, Destinasi Terbaik dan Instagramable

    Jakarta
    Kabupaten Kuningan di Jawa Barat bisa jadi alternatif liburan sendiri atau bersama keluarga. Di sini, detikers bisa menemukan wisata alam, sejarah, edukasi dengan hawa sejuk dan punya beragam wahana. Kuningan cocok buat detikers yang nyari tempat liburan untuk healing, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau jalan-jalan bareng teman.

    Wilayah Kuningan punya destinasi gunung hingga telaga yang cocok jadi rekomendasi wisata saat liburan, berikut rekomendasinya

    1. Taman Nasional Gunung Ciremai

    Taman Nasional Gunung Ciremai.
    Taman Nasional Gunung Ciremai (dok. Istimewa)

    Jam buka: setiap hari

    • 07.00-11.00 WIB untuk jam naik
    • 11.00-18.00 WIB untuk jam turun

    Tarif masuk:

    • WNI: Senin-Jumat Rp 10 ribu per orang Sabtu-Minggu dan hari libur nasional Rp 15 ribu per orang
    • WNA: Senin-Minggu, hari libur nasional Rp 150 ribu per orang

    Tarif belum termasuk pungutan jasa pendakian gunung, kemah, pengambilan foto dan video, dan penggunaan drone

    Alamat: Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl menyimpan pesona keanekaragaman flora dan fauna plus hawa yang sejuk. Traveler yang sudah berpengalaman atau dengan guide yang kompeten, bisa mencoba naik ke puncak. Bagi yang tidak muncak nggak perlu khawatir, Gunung Ciremai punya pesona lain yang sayang buat dilewatkan.

    Di Gunung Ciremai ada Telaga Remis yang menawarkan aktivitas memancing dan bermain sepeda air, cocok untuk liburan bareng keluarga. Selain itu ada Desa Wisata Cibuntu yang kental dengan budaya Sunda. Pesona Curug Putri Palutungan dan Curug Sawer dengan air yang bersih, sejuk, dan segar bisa jadi pilihan sambil trekking di Gunung Ciremai.

    2. Telaga Biru Cicerem

    Telaga Biru Cicerem.
    Telaga Biru Cicerem (dok. Bima Bagaskara/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 15 ribu belum termasuk biaya lain

    Alamat: Desa Kaduela, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan

    Danau berair biru ini adalah tempat wisata yang cukup populer bagi warga Kabupaten Kuningan. Namun dengan pemilihan waktu liburan yang tepat, kamu bisa menikmati suasana tenang telaga biru dengan airnya yang jernih, bersih, dan sejuk. Waktu paling cocok buat main ke telaga adalah pagi hari sebelum matahari bersinar terik selepas liburan sekolah.

    “Sangat menyenangkan Telaga biru Cicarem yang cantik ini terjaga rapi dan bersih. Pengelola di sini menyediakan fasilitas umum yang memadai. Jangan lupa ambil foto dengan gaya paling okey dikelilingi pemandangan alami danau. Tukang foto di sini sigap bantu ngarahin gaya lho,” tulis akun google review Maria Aghnatha.

    3. Kebun Raya Kuningan

    Kebun Raya Kuningan
    Kebun Raya Kuningan (dok. Erick Disy Darmawan/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Dewasa Rp 10 ribu
    • Anak-anak Rp 5 ribu
    • Motor Rp 5 ribu
    • Mobil Rp 10 ribu
    • Bus/truk Rp 15 ribu
    • Sepeda Rp 2.500

    Tarif ini belum termasuk layanan lain yang tersedia di Kebun Raya Kuningan.

    Alamat: Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

    Taman wisata seluas 154.908 hektare ini tak hanya menyajikan koleksi 23 ribu spesies tanaman milik Nusantara. Tapi juga koleksi batu dari seluruh Indonesia, sehingga Kebun Raya Kuningan memiliki tema berbeda dengan destinasi wisata sejenis lainnya. Lanskap batu dan tanaman ternyata bisa dipadukan menjadi pemandangan indah, yang nyaman dipandang dan bisa memperbaiki mood.

    Pengunjung yang ingin melihat keindahan area Kebun Raya Kuningan lebih luas, bisa mencoba jalur trekking dengan datang lebih pagi saat matahari belum terlalu terik. Bagi pengunjung yang mau piknik, bisa datang ke dua area danau dengan hawa sejuk dan sangat luas. Pengunjung bisa cuci mata, jalan-jalan sekitar area danau, dan tentunya ambil foto. Nah buat yang mau eksplor dan lebih lama menikmati sejuknya kebun daya, bisa nginep di area camping atau guest house.

    4. Woodland

    WoodLand Cibubur menjadi destinasi baru untuk rekreasi dan kuliner keluarga. Ferris Wheel setinggi 31 meter siap jadi daya tarik utamanya.
    Woodland (dok. Hilalia Kani Juliana)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.00
    • Sabtu-Minggu 07.30-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 15 ribu per orang
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 20.000 untuk semua usia kecuali anak-anak usia 2-9 Rp 15 ribu.

    Tarif ini belum termasuk biaya lain selama liburan di Woodland

    Alamat: Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Destinasi wisata ini tidak hanya populer karena harga tiket terjangkau, tapi juga aneka wahana permainan. Didesain sebagai tempat liburan di area terbuka, Woodland juga menyediakan kolam renang bagi pengunjung. Semua wahana yang menguji fisik anak-anak ini tersedia di bawah pohon rindang, sehingga pengunjung tak perlu khawatir kepanasan.

    “Wahana permainan Woodland banyak ngasih tantangan, sehingga bagus untuk ngelatih keberanian dan ketangkasan anak kecil. Pilihan wahana juga lengkap, mulai dari flying fox dan permainan air. Selain itu tempatnya bersih, rapi, sejuk, dan hawanya segar,” kata salah satu pengunjung Resti asal Majalengka dikutip dari detik Jabar.

    5. Curug Putri Palutungan

    Curug Putri Palutungan di Kuningan
    Curug Putri Palutungan (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Jam buka: 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Jalan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Berada di kaki Gunung Ciremai, Curug Putri Palutungan cocok buat pengunjung yang mencari hawa sejuk dan adem selama liburan. Curug ini tidak terlalu tinggi dengan tinggi kolam cenderung dangkal, sehingga cocok bagi yang ingin main air bareng keluarga. Di depan area curug ada pancuran alami dengan kolam yang bisa digunakan untuk berendam.

    “Suasana curug segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” ujar pengunjung Ali yang menikmati destinasi wisata alami ini bersama keluarga. Fasilitas pendukung bagi pengunjung di sini juga tersedia lengkap misal kantin, musala, gazebo, dan toilet sehingga pengunjung tak perlu khawatir. Pengunjung juga bisa mencoba motor ATV dan area perkemahan di sekitar curug.

    6. Objek Wisata Cibulan

    Kolam Renang Cibulan di Kuningan.
    Objek Wisata Cibulan (dok. Mohamad Taufik/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Anak-anak Rp 20 ribu
    • Dewasa Rp 22 ribu

    Biaya ini belum termasuk fasilitas dan layanan lain yang digunakan pengunjung

    Alamat: Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Wisata kolam air dingin yang sudah berdiri sejak 1939 ini lekat dengan mitos ikan dewa dan keberkahan 7 sumur. Seiring waktu, pengelola memperbaiki berbagai fasilitas dan layanan sehingga salah satu destinasi wisata terbaik Kuningan ini tampil modern sesuai kebutuhan pengunjung.

    “Berenang dalam air yang sejuk bersama keluarga benar-benar menyenangkan. Di sini ada kamar bilas di area bagian depan dan belakang, serta pilihan menggunakan air hangat dengan membayar Rp 10 ribu. Pengunjung yang nggak bawa bekal bisa membelinya dari penjual makanan sekitar,” kata akun google Endang Antarwati.

    7. Sangkan Resort Aqua Park

    Waterparak di Sangkan Resort Aqua Park, Kuningan
    Sangkan Resort Aqua Park (dok. Instagram @sangkapanpark)

    Jam buka: setiap hari 09.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 35 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 45 ribu

    Alamat: Jl. Raya Bandorasa KM. 12, Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berlokasi di tempat strategis, Sangkan Resort adalah destinasi wisata air yang cocok untuk liburan keluarga. Selain kolam anak, dewasa, ombak, seluncuran, perosotan, dan berbagai wahana permainan, resort juga menyediakan hotel dan cottage yang bikin tamu bisa segera istirahat capek main air.

    Buat detikers yang mau liburan di Sangkan Resort wajib taat aturan umum di lokasi terkait. Tiket anak berlaku untuk usia 1-12 tahun, sehingga umur 13 tahun sudah wajib membeli tiket dewasa. Pengunjung juga dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Sangkan Resort.

    8. Museum Taman Purbakala Cipari

    Museum Taman Purbakala Cipari Kuningan
    Museum Taman Purbakala Cipari (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Jam buka: setiap hari 08.00-15.00

    Tarif masuk: Rp 2 ribu

    Biaya belum termasuk harga buku sebesar Rp 3 ribu dan layanan di dalam museum

    Alamat: Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lokasi wisata sejarah ini menyajikan berbagai peninggalan zaman purbakala yang disimpan dengan rapi dan sistematik. Salah satu koleksi paling terkenal adalah menhir yang digunakan untuk memberikan persembahan dan mengajukan permohonan pada lelubur. Selain itu, ada batu altar yang disusun berundak-undak dielilingi pepohonan.

    Museum Taman Purbakala Cipari yang sudah berumur puluhan tahun, dikelilingi taman terbuka dengan hawa yang sangat sejuk. Taman terletak di dataran tinggi sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan dan aktivitas penduduk di sekitar tempat wisata. Dengan suasana yang tenang dan sejuk, Museum Taman Purbakala Cipari cocok bagi detikers yang ingin healing sambil memperluas wawasan.

    9. Gedung Perundingan Linggarjati

    Suasana Gedung Perundingan Linggarjati Kuningan
    Gedung Perundingan Linggarjati (dok. Fahmi Labibinajib)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-16.00
    • Sabtu-Minggu 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 10 ribu

    Alamat: Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berdiri di lahan seluas 2 hektare, Gedung Linggarjati menyimpan fragmen sejarah Indonesia yang paling penting. Di sini pernah tercapai perjanjian dengan Belanda ketika Indonesia masih menjadi negara serikat bernama Negara Indonesia Serikat (RIS).

    Terlepas dari sejarahnya, Gedung Linggarjati berada di area kaki Gunung Ciremai yang sangat sejuk. Menurut salah satu pengunjung Saputro dikutip dari detik Jabar, suasana Gedung Linggarjati sangat asri dan adem. Suasana ini cocok bagi pengunjung yang ingin belajar sejarah atau sekadar memperluas pengetahuan bersama keluarga.

    10. Waduk Darma Kuningan

    Waduk Darma.
    Waduk Darma Kuningan (dok. Bima Bagaskara/detikJabar)

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.30
    • Sabtu-Minggu 08.00-18.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 17.500
    • Sabtu-Minggu Rp 20 ribu

    Alamat: Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan

    Danau buatan ini adalah salah satu wisata populer bagi warga Kuningan yang nyaris tidak pernah sepi, terutama saat musim libur. Di sini tersedia aneka wahana permainan anak, perahu untuk keliling waduk, serta bisa jadi spot memancing dan main air bagi pengunjung.

    Namun pada 2024, waduk ini jadi sorotan karena banyak eceng gondok yang tumbuh subur. Banyaknya eceng gondok menjadi penanda air yang kurang bersih, sehingga pengunjung tak lagi berenang di waduk tersebut. Pengunjung yang nekat berisiko mengalami gatal-gatal atau gangguan kesehatan kulit.

    11. Lembah Cilengkrang

    Lembah Cilengkrang, Kuningan.
    Lembah Cilengkrang (dok. Fahmi Labibinajib)

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Desa Pejambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan

    Cilengkrang adalah wisata alam yang cocok buat kamu penyuka trekking atau jalan kaki di alam menikmati angin sejuk, udara segar, dan aneka flora fauna. Wisatawan harus jalan kaki mulai dari area parkir hingga pusat lembah serta naik tangga sejauh 2,3 kilometer.

    Menurut salah satu pengelola tempat wisata Uung dikutip dari detik Jabar, jalan kaki selama kurang lebih 40 menit dijamin tidak bikin bosan dan capek. Sepanjang jalan, wisatawan bisa merasakan rindangnya pohon pinus dan suasana yang sangat adem. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat elang Jawa, monyet, lutung dan surili.

    12. Bukit Seribu Bintang

    Bukit Bintang Brebes
    Bukit Seribu Bintang di perbatasan Brebes dan Kuningan (dok. Imam Suripto/detikcom)

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk: –

    Alamat: perbatasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

    Bukit Seribu Bintang atau Bukit Bintang adalah area di kaki Gunung Ciremai yang cocok buat ngegalau. Sambil ngeliat taburan bintang tepat di atas kepala dan citylight Kuningan, kamu bisa menghabiskan malam sekadar ngobrol, cuci mata, atau menikmati kuliner yang dijual warga sekitar.

    13. Lamping Kidang Kuningan

    Lamping Kidang Kuningan
    Lamping Kidang atau lereng kijang dalam Bahasa Indonesia (dok. Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 25 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 30 ribu

    Alamat: Jl. Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lamping Kidang adalah area wisata di alam terbuka yang cocok untuk camping atau refreshing sambil minum kopi. Dengan pemandangan Gunung Ciremai yang langsung tampak di depan mata, pengunjung seperti melihat langsung bioskop keindahan alam. Mulai gerbang tiket hingga area utama, pohon yang tumbuh liar hingga perkebunan sayur milik warga siap menyambut pengunjung.

    Pengunjung juga bisa melihat kehidupan warga di sekitar Lamping Kidang dan pemandangan kota. Buat yang ingin ngecamp di Lamping Kidang, pengunjung bisa sewa tenda Rp 80 ribu. Di sini tersedia berbagai fasilitas pendukung untuk wisatawan misal kantin, kamar mandi, dan mushola.

    Halaman 2 dari 14

    Jam buka: setiap hari

    • 07.00-11.00 WIB untuk jam naik
    • 11.00-18.00 WIB untuk jam turun

    Tarif masuk:

    • WNI: Senin-Jumat Rp 10 ribu per orang Sabtu-Minggu dan hari libur nasional Rp 15 ribu per orang
    • WNA: Senin-Minggu, hari libur nasional Rp 150 ribu per orang

    Tarif belum termasuk pungutan jasa pendakian gunung, kemah, pengambilan foto dan video, dan penggunaan drone

    Alamat: Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl menyimpan pesona keanekaragaman flora dan fauna plus hawa yang sejuk. Traveler yang sudah berpengalaman atau dengan guide yang kompeten, bisa mencoba naik ke puncak. Bagi yang tidak muncak nggak perlu khawatir, Gunung Ciremai punya pesona lain yang sayang buat dilewatkan.

    Di Gunung Ciremai ada Telaga Remis yang menawarkan aktivitas memancing dan bermain sepeda air, cocok untuk liburan bareng keluarga. Selain itu ada Desa Wisata Cibuntu yang kental dengan budaya Sunda. Pesona Curug Putri Palutungan dan Curug Sawer dengan air yang bersih, sejuk, dan segar bisa jadi pilihan sambil trekking di Gunung Ciremai.

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 15 ribu belum termasuk biaya lain

    Alamat: Desa Kaduela, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan

    Danau berair biru ini adalah tempat wisata yang cukup populer bagi warga Kabupaten Kuningan. Namun dengan pemilihan waktu liburan yang tepat, kamu bisa menikmati suasana tenang telaga biru dengan airnya yang jernih, bersih, dan sejuk. Waktu paling cocok buat main ke telaga adalah pagi hari sebelum matahari bersinar terik selepas liburan sekolah.

    “Sangat menyenangkan Telaga biru Cicarem yang cantik ini terjaga rapi dan bersih. Pengelola di sini menyediakan fasilitas umum yang memadai. Jangan lupa ambil foto dengan gaya paling okey dikelilingi pemandangan alami danau. Tukang foto di sini sigap bantu ngarahin gaya lho,” tulis akun google review Maria Aghnatha.

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Dewasa Rp 10 ribu
    • Anak-anak Rp 5 ribu
    • Motor Rp 5 ribu
    • Mobil Rp 10 ribu
    • Bus/truk Rp 15 ribu
    • Sepeda Rp 2.500

    Tarif ini belum termasuk layanan lain yang tersedia di Kebun Raya Kuningan.

    Alamat: Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan

    Taman wisata seluas 154.908 hektare ini tak hanya menyajikan koleksi 23 ribu spesies tanaman milik Nusantara. Tapi juga koleksi batu dari seluruh Indonesia, sehingga Kebun Raya Kuningan memiliki tema berbeda dengan destinasi wisata sejenis lainnya. Lanskap batu dan tanaman ternyata bisa dipadukan menjadi pemandangan indah, yang nyaman dipandang dan bisa memperbaiki mood.

    Pengunjung yang ingin melihat keindahan area Kebun Raya Kuningan lebih luas, bisa mencoba jalur trekking dengan datang lebih pagi saat matahari belum terlalu terik. Bagi pengunjung yang mau piknik, bisa datang ke dua area danau dengan hawa sejuk dan sangat luas. Pengunjung bisa cuci mata, jalan-jalan sekitar area danau, dan tentunya ambil foto. Nah buat yang mau eksplor dan lebih lama menikmati sejuknya kebun daya, bisa nginep di area camping atau guest house.

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.00
    • Sabtu-Minggu 07.30-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 15 ribu per orang
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 20.000 untuk semua usia kecuali anak-anak usia 2-9 Rp 15 ribu.

    Tarif ini belum termasuk biaya lain selama liburan di Woodland

    Alamat: Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Destinasi wisata ini tidak hanya populer karena harga tiket terjangkau, tapi juga aneka wahana permainan. Didesain sebagai tempat liburan di area terbuka, Woodland juga menyediakan kolam renang bagi pengunjung. Semua wahana yang menguji fisik anak-anak ini tersedia di bawah pohon rindang, sehingga pengunjung tak perlu khawatir kepanasan.

    “Wahana permainan Woodland banyak ngasih tantangan, sehingga bagus untuk ngelatih keberanian dan ketangkasan anak kecil. Pilihan wahana juga lengkap, mulai dari flying fox dan permainan air. Selain itu tempatnya bersih, rapi, sejuk, dan hawanya segar,” kata salah satu pengunjung Resti asal Majalengka dikutip dari detik Jabar.

    Jam buka: 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Jalan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Berada di kaki Gunung Ciremai, Curug Putri Palutungan cocok buat pengunjung yang mencari hawa sejuk dan adem selama liburan. Curug ini tidak terlalu tinggi dengan tinggi kolam cenderung dangkal, sehingga cocok bagi yang ingin main air bareng keluarga. Di depan area curug ada pancuran alami dengan kolam yang bisa digunakan untuk berendam.

    “Suasana curug segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” ujar pengunjung Ali yang menikmati destinasi wisata alami ini bersama keluarga. Fasilitas pendukung bagi pengunjung di sini juga tersedia lengkap misal kantin, musala, gazebo, dan toilet sehingga pengunjung tak perlu khawatir. Pengunjung juga bisa mencoba motor ATV dan area perkemahan di sekitar curug.

    Jam buka: setiap hari 08.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Anak-anak Rp 20 ribu
    • Dewasa Rp 22 ribu

    Biaya ini belum termasuk fasilitas dan layanan lain yang digunakan pengunjung

    Alamat: Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

    Wisata kolam air dingin yang sudah berdiri sejak 1939 ini lekat dengan mitos ikan dewa dan keberkahan 7 sumur. Seiring waktu, pengelola memperbaiki berbagai fasilitas dan layanan sehingga salah satu destinasi wisata terbaik Kuningan ini tampil modern sesuai kebutuhan pengunjung.

    “Berenang dalam air yang sejuk bersama keluarga benar-benar menyenangkan. Di sini ada kamar bilas di area bagian depan dan belakang, serta pilihan menggunakan air hangat dengan membayar Rp 10 ribu. Pengunjung yang nggak bawa bekal bisa membelinya dari penjual makanan sekitar,” kata akun google Endang Antarwati.

    Jam buka: setiap hari 09.00-17.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 35 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 45 ribu

    Alamat: Jl. Raya Bandorasa KM. 12, Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berlokasi di tempat strategis, Sangkan Resort adalah destinasi wisata air yang cocok untuk liburan keluarga. Selain kolam anak, dewasa, ombak, seluncuran, perosotan, dan berbagai wahana permainan, resort juga menyediakan hotel dan cottage yang bikin tamu bisa segera istirahat capek main air.

    Buat detikers yang mau liburan di Sangkan Resort wajib taat aturan umum di lokasi terkait. Tiket anak berlaku untuk usia 1-12 tahun, sehingga umur 13 tahun sudah wajib membeli tiket dewasa. Pengunjung juga dilarang membawa makanan dan minuman dari luar Sangkan Resort.

    Jam buka: setiap hari 08.00-15.00

    Tarif masuk: Rp 2 ribu

    Biaya belum termasuk harga buku sebesar Rp 3 ribu dan layanan di dalam museum

    Alamat: Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lokasi wisata sejarah ini menyajikan berbagai peninggalan zaman purbakala yang disimpan dengan rapi dan sistematik. Salah satu koleksi paling terkenal adalah menhir yang digunakan untuk memberikan persembahan dan mengajukan permohonan pada lelubur. Selain itu, ada batu altar yang disusun berundak-undak dielilingi pepohonan.

    Museum Taman Purbakala Cipari yang sudah berumur puluhan tahun, dikelilingi taman terbuka dengan hawa yang sangat sejuk. Taman terletak di dataran tinggi sehingga pengunjung bisa melihat pemandangan dan aktivitas penduduk di sekitar tempat wisata. Dengan suasana yang tenang dan sejuk, Museum Taman Purbakala Cipari cocok bagi detikers yang ingin healing sambil memperluas wawasan.

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-16.00
    • Sabtu-Minggu 08.00-17.00

    Tarif masuk: Rp 10 ribu

    Alamat: Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan

    Berdiri di lahan seluas 2 hektare, Gedung Linggarjati menyimpan fragmen sejarah Indonesia yang paling penting. Di sini pernah tercapai perjanjian dengan Belanda ketika Indonesia masih menjadi negara serikat bernama Negara Indonesia Serikat (RIS).

    Terlepas dari sejarahnya, Gedung Linggarjati berada di area kaki Gunung Ciremai yang sangat sejuk. Menurut salah satu pengunjung Saputro dikutip dari detik Jabar, suasana Gedung Linggarjati sangat asri dan adem. Suasana ini cocok bagi pengunjung yang ingin belajar sejarah atau sekadar memperluas pengetahuan bersama keluarga.

    Jam buka:

    • Senin-Jumat 08.00-17.30
    • Sabtu-Minggu 08.00-18.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 17.500
    • Sabtu-Minggu Rp 20 ribu

    Alamat: Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan

    Danau buatan ini adalah salah satu wisata populer bagi warga Kuningan yang nyaris tidak pernah sepi, terutama saat musim libur. Di sini tersedia aneka wahana permainan anak, perahu untuk keliling waduk, serta bisa jadi spot memancing dan main air bagi pengunjung.

    Namun pada 2024, waduk ini jadi sorotan karena banyak eceng gondok yang tumbuh subur. Banyaknya eceng gondok menjadi penanda air yang kurang bersih, sehingga pengunjung tak lagi berenang di waduk tersebut. Pengunjung yang nekat berisiko mengalami gatal-gatal atau gangguan kesehatan kulit.

    Jam buka: setiap hari 08.00-16.00

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 20 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 25 ribu

    Alamat: Desa Pejambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan

    Cilengkrang adalah wisata alam yang cocok buat kamu penyuka trekking atau jalan kaki di alam menikmati angin sejuk, udara segar, dan aneka flora fauna. Wisatawan harus jalan kaki mulai dari area parkir hingga pusat lembah serta naik tangga sejauh 2,3 kilometer.

    Menurut salah satu pengelola tempat wisata Uung dikutip dari detik Jabar, jalan kaki selama kurang lebih 40 menit dijamin tidak bikin bosan dan capek. Sepanjang jalan, wisatawan bisa merasakan rindangnya pohon pinus dan suasana yang sangat adem. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat elang Jawa, monyet, lutung dan surili.

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk: –

    Alamat: perbatasan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

    Bukit Seribu Bintang atau Bukit Bintang adalah area di kaki Gunung Ciremai yang cocok buat ngegalau. Sambil ngeliat taburan bintang tepat di atas kepala dan citylight Kuningan, kamu bisa menghabiskan malam sekadar ngobrol, cuci mata, atau menikmati kuliner yang dijual warga sekitar.

    Jam buka: 24 jam

    Tarif masuk:

    • Senin-Jumat Rp 25 ribu
    • Sabtu, Minggu, hari libur Rp 30 ribu

    Alamat: Jl. Palutungan, Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan

    Lamping Kidang adalah area wisata di alam terbuka yang cocok untuk camping atau refreshing sambil minum kopi. Dengan pemandangan Gunung Ciremai yang langsung tampak di depan mata, pengunjung seperti melihat langsung bioskop keindahan alam. Mulai gerbang tiket hingga area utama, pohon yang tumbuh liar hingga perkebunan sayur milik warga siap menyambut pengunjung.

    Pengunjung juga bisa melihat kehidupan warga di sekitar Lamping Kidang dan pemandangan kota. Buat yang ingin ngecamp di Lamping Kidang, pengunjung bisa sewa tenda Rp 80 ribu. Di sini tersedia berbagai fasilitas pendukung untuk wisatawan misal kantin, kamar mandi, dan mushola.

    (row/fem)

    Simak Video “Video: Pria di Sumedang Tewas dengan Pisau Tertancap, Adik Ipar Jadi Tersangka
    [Gambas:Video 20detik]








    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Embun Es Arjuna Keindahan Alam Bak Negeri Dongeng di Jawa Tengah


    Jakarta

    Embun es Arjuna merujuk pada fenomena alam berupa embun yang membeku di kompleks Candi Arjuna berlokasi di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Peristiwa embun es ini juga bisa dilihat di area sekitar candi meliputi lapangan dan situs Dharmasala. Lokasi lainnya adalah lahan pertanaman kentang milik warga di desa Dieng Kulon dan Dieng Wetan.

    Fenomena di bulan kemarau ini mengubah sementara wajah Dieng yang biasanya subur dan hijau. Memasuki pagi hari, Dieng tak ubahnya suatu wilayah di Eropa Utara yang sangat dingin hingga air membeku. Sepanjang mata memandang, hanya dijumpai embun es yang menutupi seluruh area sekitar Candi Arjuna.

    Fenomena embun es di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (17/7/2023) pagi.Fenomena embun es di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah Foto: dok. Dhimas F

    Kesejukan Dieng berganti dengan cuaca dingin menggigit hingga bikin menggigil. Sensasi dingin pagi di kompleks Candi Arjuna seperti terasa hingga ke tulang, meski sudah berselimut baju hangat. Di bulan Juli-Agustus pada puncak musim kemarau, suhu bisa drop hingga minus derajat Celcius yang membuat air embun membeku.


    “Pagi ini, embun es di Dieng tepatnya area komplek Candi Arjuna terlihat lebih tebal. Embun di mobil yang diparkir di dekat loket candi itu embunnya beku. Biasanya suhu permukaan tanah lebih dingin tetapi pagi ini embun yang di atas pun beku,” ujar pembuat aplikasi suhu udara Dieng yang juga ASN di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Aryadi Darwanto, menjelaskan salah satu periode terdingin pada 20 Juli 2025.

    Dikutip dari detik Jateng, saat itu suhu mencapai -3°C hingga semua terlihat bening putih seperti warna es batu. Semakin dingin, maka embun es makin tebal dengan jangkauan makin luas meliputi bangunan dan tanaman yang lebih tinggi. embun tidak hanya di tanah atau rumput-rumput. Saking tebalnya, lapisan es ini bisa dikerok.

    Penampakan embun es yang menebal akibat suhu Dieng mencapai minus 3 derajat Celsius, Minggu (20/7/2025) pagi.Penampakan embun es yang menebal akibat suhu Dieng mencapai minus 3 derajat Celsius, Minggu (20/7/2025) pagi. Foto: dok. Aryadi Darwanto

    Fenomena embun es Arjuna atau embun upas ini menjadi salah satu daya tarik wisata Dieng. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Sri Utami, pengunjung harus datang pagi hari sekitar 05.30-07.00 WIB.

    “Biasanya jam tujuh matahari sudah terbit dan embun es cair. Tanda-tandanya bisa diamati mulai hari sebelumnya. Saat cuaca cerah di sore hingga malam, lalu suhu terus turun tanpa ada angin berhembus maka biasanya muncul es di pagi hari,” kata Sri.

    Sri mengatakan, embun es Arjuna ini mendongkrak jumlah pengunjung hingga 50 persen. Para wisatawan ramai-ramai jalan ke kompleks Candi Arjuna untuk menyaksikan sendiri embun es. Wisatawan selanjutnya melihat sendiri lapisan es mencair seiring matahari terbit.

    Tips Melihat Embun Es Arjuna

    Pengunjung yang tidak ingin kehilangan momen embun es Arjuna atau embun upas, berikut tips agar bisa melihat sendiri fenomena alam tersebut:

    • Pilih penginapan yang tidak jauh dari kompleks Candi Arjuna
    • Datang pagi hari sebelum matahari terbit
    • Gunakan pakaian hangat dan isi perut lebih dulu bila perlu
    • Pilih spot sekitar kompleks Candi Arjuna atau tidak jauh dari Bukit Sikunir
    • Pantau cuaca dan update terus perubahannya di media sosial.

    Kondisi cuaca sangat memengaruhi terjadi atau tidaknya fenomena embun es Arjuna, jangan sampai ketinggalan informasi ya detikers.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bertualang di Leuwi Hajo Wisata Alam Segar Dekat Jakarta



    Jakarta

    Traveler yang mencari ide kegiatan weekend tanpa perlu jauh-jauh dari Jakarta, datang saja ke Leuwi Hejo. Di sini kamu bisa menikmati alam dan healing sejenak.

    Lokasinya berada di Jalan Raya Jungleland Sentul, Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Suguhan beragam air terjun, seperti Curug Leuwi Hejo, Curug Leuwi Lieuk, Curug Leuwi Ciung, Curug Leuwi Cepet, dan Curug Leuwi Baliung bikin adem. Banyak yang memberikan predikat Green Canyon-nya Bogor untuk kawasan ini.

    Tak hanya menawarkan keindahan, akses menuju Curug Leuwi Hejo relatif mudah dijangkau. Trekking untuk menuju curug ini tidak jauh dan tidak terlalu naik turun.


    Selain itu, trekking menuju Leuwi Hajo karena kamu bisa menikmati hijaunya pemandangan sekitar. Nanti setelah sampai di curug, kamu bisa seru-seruan lagi dengan mandi di kolam aliran air terjunnya.

    Wah, kebayang segarnya!

    Wisata Trekking Curug Leuwi HejoWisata Trekking Curug Leuwi Hejo (Instagram @whatraveltrekkingclub)

    Air terjunnya tidak terlalu tinggi, sekitar 1,5 meter. Air yang jernih menjadi salah satu poin pemikat destinasi itu.

    Untuk bisa masuk ke lokasi, traveler hanya perlu membayar tiket sebesar Rp 15-25 ribu per orang. Urusan toilet tidak perlu khawatir, ada banyak toilet dan kamar mandi sini. So, usai basah-basahan traveler bisa berganti pakaian.

    Tips menuju Curug Leuwi Hajo

    Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain air di aliran Sungai Curug Leuwi Hejo (Luthfi hafidz/detikcom)

    Nah, sebelum datang ke curug, terdapat beberapa hal yang perlu traveler perhatikan nih supaya kunjungannya ke Leuwi Hajo nyaman dan aman.

    1. Pakailah alas kaki dan pakaian yang nyaman untuk trekking
    2. Datanglah saat cuaca cerah dan hindari musim hujan
    3. Bawalah baju ganti, sunblock, topi, minuman hingga makanan ringan
    4. Bila kamu belum pernah trekking, gunakanlah jasa pemandu atau ikut open trip
    5. Jaga kebersihan dan tertib selama berkegiatan
    6. Jangan lupa menikmati perjalanan dan abadikan dalam bentuk foto atau video sebagai kenang-kenangan

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Liburan Seru di PIK 2 Rekomendasi Spot Instagramable dan Kuliner Lezat



    Jakarta

    Traveler bisa menjadikan PIK 2 sebagai pilihan liburan di akhir pekan. Banyak tempat menarik dan instagramable yang bisa dikunjungi, mulai dari pantai hingga kafe-kafe estetik.

    PIK 2 menawarkan kebaruan dan suasana pantai plus beragam kuliner. Selain itu banyak spot instagramable yang bisa bikin traveler memaksimalkan kunjungan ke PIK 2.

    detikcom merangkum rekomendasi spot instagramable di PIK 2 untuk dikunjungi.


    1. Aloha

    Di Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant SquidWisata ALoha, pusat kuliner tepi pantai berpasir putih di PIK2 (detikcom)

    Spot berupa pantai dan restoran ini tak bisa dilewatkan saat berkunjung ke PIK 2, lho. Di sini kamu bisa menikmati pasir pantai putih bak di Hawaii, mencoba ragam kulinernya, bergabung dengan kelas olahraga dan memanjakan anak-anak di playgroundnya.

    Tidak ada biaya untuk masuk ke Aloha. Traveler hanya perlu membayar arena playground dan parkir.

    2. Dreamville Beach Club

    Rasakan keseruan di Dreamville Beach Club PIK 2, beach club pertama di Jakarta yang baru dibuka tahun 2024. Lokasi beach club ini sejajar dengan kawasan komersial Ginza Beachwalk.

    Infinity pool yang langsung menghadap ke Pantai Pasir Putih PIK 2, menjadi salah satu daya tarik tempat ini. Dreamville Beach Club buka setiap hari dari jam 10.00 – 04.00 WIB untuk Jumat-Sabtu. Sementara di Minggu-Kamis buka dari jam 10.00 – 00.00 WIB.

    3. La Riviera PIK 2

    La Riviera PIK 2 merupakan ruko yang bangunannya didesain seperti Eropa. Tempat ini sangat cocok untuk dinikmati saat sore hari.La Riviera PIK 2 merupakan ruko yang bangunannya didesain seperti Eropa. Tempat ini sangat cocok untuk dinikmati saat sore hari. (Agung Pambudhy)

    La Riviera merupakan wisata di PIK 2 yang mengusung konsep kawasan ala Eropa yang estetik. Ruko-ruko di kawasan mempunyai arsitektur Eropa dengan kanal-kanal yang membelah kawasannya.

    Jangan lupa abadikan foto di tempat ini dan naik peruahu di danaunya, karena vibesnya seolah kamu lagi jalan-jalan ke Eropa.

    Selain menikmati keindahan arsitekturnya, pengunjung juga bisa hunting makanan di sini. Masuk La Riviera PIK 2 itu gratis alias nggak dipungut biaya.

    4. Cove at Batavia PIK

    Cove at Batavia adalah salah satu tempat hits untuk nongkrong di PIK 2, yang dirancang sebagai ruang publik dengan konsep ritel ruang terbuka di Golf Island.

    Daya tarik dari tempat ini adalah lokasinya yang persis di pinggir laut dengan angin sepoi-sepoi. Kamu bisa pergi ke sini untuk jogging atau berjalan kaki, makan di restoran, sambil menikmati keindahan laut.

    Cove at PIK buka setiap hari dengan jam operasional Minggu-Kamis 10.00-23.00P WIB dan Jumat-Sabtu 11.00-23.00 WIB.

    5. Pantjoran PIK 2

    Pagoda di Pantjoran PIK 2Pagoda di Pantjoran PIK 2 (Weka Kanaka/detikcom)

    Pantjoran bisa jadi destinasi tempat makan di PIK 2 untuk kamu pecinta kuliner yang lokasinya ada di di Golf Island PIK.

    Pantjoran Chinatown punya konsep dan desain arsitektur khas budaya Tionghoa (kampung Cina). Hal tersebut juga yang menjadikan daya tarik tempat ini.

    Harga masuk Pantjoran PIK 2 gratis, dengan jam operasional Senin-Minggu pukul 07.00-23.00 WIB. Biasanya, weekend tempat ini ramai dipadati pengunjung berkisar dari waktu sore ke malam.

    6. Land’s End

    Daya tarik dari Land’s End adalah wisata tepi pantai dengan arsitektur bergaya rustic coastal. Di sini, tersedia juga restoran, retail hingga entertainment sports.

    Dari kejauhan, kita bisa melihat mercusuarnya di pinggir pantai. Kawasan ini juga unik dengan dominasi warna biru pada bangunan dan asesorisnya.

    Land’s End buka setiap hari mulai dari pukul 08.00-23.00 WIB.

    7. Urban Farm PIK

    Urban Farm PIK adalah marketplace yang konsepnya dikelilingi alam. Buat traveler yang suka tanaman, tempat ini memiliki banyak koleksi tanaman menarik. Di sini terdapat beberapa tenant fashion, lifestyle, bookstore, F&B, hingga fresh market.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Jam Buka, Harga Tiket & Daya Tariknya



    Jakarta

    Wisata ke Dieng kamu akan dimanjakan oleh destinasi alamnya yang memukau. Mulai dari hamparan hijaunya pegunungan hingga keindahan telaga yang menyegarkan.

    detikTravel telah merangkum, Kamis (31/7/2025) destinasi yang populer di Dieng yang bisa kamu kunjungi nanti bersama keluarga.

    1. Bukit Sikunir

    Bukit di Wonosobo, DiengBukit Sikunir di Wonosobo, Dieng Foto: (ahmadsabani18/d’Traveler)

    Bukit Sikunir menjadi salah satu destinasi wisata Dieng yang menawarkan panorama pegunungan yang berderet. Bukit Sikunir dengan ketinggian 2.263 mdpl ini berada di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.


    Pemandangan menakjubkan saat matahari terbit sering disebut dengan “Golden Sunrise Sikunir” oleh para wisatawan. Selain bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah, dari puncak bukit ini kamu juga bisa melihat pemandangan Telaga Cebong.

    Sama seperti bukit lain pada umumnya, Bukit Sikunir memiliki jam buka selama 24 jam. Harga tiket wisata Bukit Sikunir berkisar Rp 10.000.

    2. Candi Arjuna

    Di puncak pegunungan Dieng, kita bisa menemukan Candi Arjuna. Ini adalah candi bercorak Hindu yang terkenal di area wisatawan lokal hingga mancanegara.

    Karena letaknya ada di puncak gunung, hal ini julah lah yang menambah keindahan arsitektur candi ini.

    Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke-7 atau sekitar tahun 731 saka.Luas keseluruhannya mencapai 1 hektar. Kawasan candi ini terdiri dari beberapa bangunan candi yaitu candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.

    Harga tiket masuk wisata Candi Arjuna Rp 10.000 untuk wisatawan lokal, sedangkan wisatawan asing Rp 30.000.

    3. Gunung Prau

    Gunung PrauGunung Prau Foto: (Uje Hartono/detikcom)

    Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut. Bagi traveler yang suka mendaki, Gunung Prau akan sangat cocok dikunjungi. Gunung ini juga cocok untuk pendaki pemula.

    Puncak Gunung Prau menawarkan pemandangan sangat indah, berupa lautan awan, panorama matahari terbit hingga lanskap berbagai gunung di sekitarnya.

    4. Kawah Sikidang

    Kawang Sikidang termasuk kawah gunung berapi, namun masih jadi tempat wisata yang tidak berbahaya. Kawah ini juga dikenal dengan Kawah Telur Rebus, karena bau belerangnya yang cukup menyengat. kawah ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

    Kawah Sikidang memiliki warna kehijauan dan mengeluarkan asap putih. Pengunjung bisa melihat kawah ini di jarak aman. Disediakan akses berupa jembatan kayu, untuk mengelilingi Kawah Sikidang.

    Kawah Sikidang buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Harga tiket masuk Kawah Sikidang Rp 15.000 untuk lokal, dan Rp 30.000 untuk asing.

    5. Telaga Menjer

    Telaga Menjer adalah objek wisata Dieng yang memiliki pemandangan danau dengan keindahan Gunung Sindoro. Telaga ini ketinggian 1.300 mdpl yang terbentuk dari letusan vulkanik di kaki gunung Pakuwaja.

    Telaga Menjer menjadi telaga terluas di area Wisata Dataran Tinggi Dieng. Telaga ini memiliki luas sekitar 70 hektar dengan kedalaman 50 meter.

    Telaga Menjer buka setiap hari dari jam 08.00 WIB-17.00 WIB. Dan harga tiket masuk Telaga Menjer berkisar Rp 5.000.

    6. Telaga Warna

    Letak Telaga Warna ada pada ketinggian 2.000 mdpl dan luasnya sekitar 40 hektar dengan dikelilingi oleh panorama Gunung Prau. Telaga ini berada di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

    Harga tiket masuk ke Telaga Warna dikenakan biaya Rp 22.500 untuk wisatawan domestik, sedangkan wisatawan asing Rp 163.500.

    7. Telaga Dringo

    Telaga Dringo di BanjarnegaraTelaga Dringo di Banjarnegara Foto: (Randy/detikTravel)

    Telaga Dringo terletak pada ketinggian 2.202 mdpl dengan luas sekitar 10 hektar. Masyarakat sekitar menjuluki telaga ini sebagai Ranu Kumbolo. Pasalnya, penampakannya mirip dengan danau yang ada di Gunung Semeru. Wisatawan juga akan disajikan pemandangan hutan yang lebat. Tak heran, jika tempat ini sering jadi tempat camping.

    Dikutip dari akun Instagram @telaga_dringo, pengelola wisata alam dan camping Telaga Dringo memiliki jam cuka dari 05:00-23:00 WIB. Teruntuk harga tiket masuk ke Telaga Dringo Rp 5.000 – 15.000 per orang.

    8. Batu Pandang Ratapan Angin (Batu Pandang Telaga Warna)

    Batu Ratapan Angin merupakan objek wisata yang berada di Jalan Dieng KM.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Destinasi ini terkenal dengan dua buah batu bertumpuk di atas sebuah bukit di area Telaga Warna Dieng.

    Posisi batu yang tinggi dan dikelilingi pepohonan serta semak belukar, membuatnya menghasilkan bunyi yang unik. Bunyi gemerisik halus itu seperti suara siulan dan ratapan. Konon, dari bunyi itulah alasan kenapa Batu Pandang Telaga Warna disebut Batu Ratapan Angin.

    Batu Pandang Telaga Warna buka setiap hari dari jam 06.00-17.30 WIB. dan harga tiket masuk Batu Pandang Telaga Warna Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.000 bagi wisatawan asing.

    9. Sumur Jalatunda

    Objek wisata Dieng selanjutnya adalah Sumur Jalatunda. Sumur ini diameter sepanjang 90 meter dengan kedalaman berkisar 100 meter, terbentuk akibat dari letusan Gunung Prahu Tua.

    Konon, sumur ini sering dijadikan sebagai tempat untuk mengabulkan permohonan oleh para wisatawan.Masyarakat setempat percaya, barangsiapa yang mampu melempar batu sampai ke sisi seberang sumur dan melintasi permukaan sumur, permintaan orang tersebut akan terkabul.

    Masyarakat setempat juga percaya kalau bahwa sumur adalah pintu menuju Sapta Pratala (bumi lapis ketujuh).

    10. Gardu Pandang Tieng

    Gardu Pandang Tieng menawarkan keindahan pemandangan Gunung Sindoro dari dekat. Hamparan ladang dan pemukiman pegunungan dari atas ketinggian juga menjadi daya tarik destinasi wisata Dieng satu ini.

    Gardu Pandang Tieng bisa jadi tempat bersantai terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini Aktivitas Seru, Jam Buka, dan Harga Tiketnya



    Bandung

    Bandung punya destinasi seru buat liburan, Kiara Artha Park yang ramah anak dan keluarga. Ada beragam atraksi dan wahana seru yang bisa dicoba. Apa saja?

    Di tengah kota Bandung ada tempat rekreasi bernama Kiara Artha Park, sebuah taman kota berkonsep modern. Taman seluas 13 hektare ini selalu ramai didatangi wisatawan lokal maupun luar kota yang ingin bermain, rekreasi, atau sekadar melepas penat.

    Ada Apa Saja di Kiara Artha Park?

    1. Taman

    Kiara Artha Park merupakan taman tengah kota. Di sini ada pepohonan rindang yang teduh dan sebuah danau buatan. Traveler dapat bersantai di bawah pohon atau di tempat duduk yang tersedia sambil menikmati suasana.


    Pengunjung bisa jalan-jalan di sekitar danau atau mengelilingi taman dengan sepeda, skuter, atau bus trem. Area taman ini juga cocok banget untuk kumpul-kumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga, anak, teman, maupun pasangan.

    Selain itu, kamu dapat melakukan aktivitas olahraga seperti jogging atau lari di sekitar Kiara Artha Park.

    2. Playground

    Terdapat area bermain di Kiara Artha Park yang dilengkapi ayunan, papan seluncur, dan wahana lain. Traveler juga dapat bermain trampolin, mencoba wall dan pipe climbing, sampai menjajal wahana ninja warrior di Lollipops yang ada di Kiara Artha Park.

    Di Kiara Artha Park juga terdapat arena bermain gokart yang seru yaitu Fuku Kart. Untuk bermain di sini dikenakan tiket masuk tambahan ya.

    3. Air Mancur Menari

    Sejak dibuka 17 Agustus lalu, ruang publik Kiara Artha Park, Kota Bandung, selalu ramai dikunjungi. Begini keseruannya saat menikmati Kiara Artha Park di malam hari.Kiara Artha Park Foto: Rico Bagus

    Air Mancur Menari dapat disaksikan di danau Kiara Artha Park. Pertunjukan air mancur ini berlangsung setiap harinya pada jam-jam tertentu.

    Keindahan Air Mancur Menari bertambah pada malam hari dengan berhiaskan sorotan lampu berwarna-warni yang mempesona.

    4. Wisata Kuliner

    Deretan wisata kuliner dapat traveler temukan di Kiara Artha Park. Mulai dari gerai makanan siap saji, kedai kopi, kafe, hingga jajanan tenda. Menu makanan, minuman, dan camilan ringan yang disuguhkan bervariasi. Bukan hanya tenant-nya saja yang beragam, tetapi juga tersedia banyak tempat duduk. Jadi, kamu tidak usah bingung mau duduk di mana saat menyantap hidangan.

    5. Spot Photo

    Selain view Kiara Artha Park yang menawan bisa dijadikan lokasi foto, traveler dapat mengabadikan momen bersama teman maupun keluarga di spot yang berada di sana. Dengan merogoh kocek terjangkau, kamu sudah dapat berfoto sepuasnya dan membawa pulang hasil foto aesthetic berkualitas bagus.

    Jam Buka Kiara Artha Park

    Kiara Artha Park buka setiap hari dari jam 09.00-21.00 WIB. Taman tengah kota ini cenderung masih sepi pengunjung di pagi hari dan jadi spot yang pas jika ingin menikmati udara segar.

    Kalau mau menyaksikan suasana taman dan pertunjukan Air Mancur Menari yang dipenuhi lampu-lampu, traveler bisa datang ke sini pada sore menjelang malam hari.

    Lokasi Kiara Artha Park

    Kiara Artha Park beralamat di Jalan Banten, Kebonwaru, Kecamatan Batununggal. Dari Alun-Alun Kota Bandung, objek wisata ini berjarak 5-6 km dan dapat ditempuh sekitar 15-20 menit, tergantung kondisi jalan.

    Cara Menuju ke Kiara Artha Park

    Taman ini berjarak sekitar 8-9 km dengan waktu tempuh 17-23 menit dari Stasiun Bandung. Sedangkan dari Gedung Sate, jarak tempuhnya berkisar 4,5 km dan dapat menjangkaunya dalam waktu 10-13 menit.

    Akses menuju Kiara Artha Park sangat mudah. Destinasi wisata ini bisa dijangkau menggunakan sepeda motor, mobil, sepeda maupun transportasi umum. Kiara Artha Park memiliki tiga akses pintu masuk yang tersebar di Jl. Ibrahim Adjie, Jl. Jakarta, dan Jl. Banten.

    Harga Tiket Masuk Kiara Artha Park

    Untuk masuk ke Kiara Artha Park dikenakan tiket masuk dengan harga terjangkau, yaitu Rp 10.000 saja. Untuk menjajal wahana permainan atau menyewa kendaraan yang tersedia, traveler perlu mengeluarkan biaya lagi.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Primadona Baru Halmahera Tengah yang Memukau



    Halmahera Tengah

    Halmahera Tengah punya sebuah pulau cantik yang namanya mungkin belum pernah traveler dengar sebelumnya. Namanya pulau Moor. Mari mengenal pulau ini!

    Pulau Moor adalah sebuah pulau kecil yang berada tidak jauh dari Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Pulau ini luasnya hanya sekitar 3 kilometer persegi.

    Pulau Moor memiliki danau dan pantai yang cantiknya luar biasa, sehingga mata traveler seperti akan dimanjakan dengan kejernihan dan warna airnya yang menawan.


    Meski hanya pulau kecil, tapi pulau Moor memiliki pantai dengan pasir putih yang sangat halus. Pantai ini dijamin akan membuat betah mata wisatawan yang datang liburan ke sana.

    Pulau Moor dihuni oleh petani kelapa aktif yang melakukan aktifitas di sana. Jumlahnya kurang lebih 20 orang saja.

    Selain memiliki pantai yang indah, pulau Moor memiliki laguna atau danau air laut yang cantik sekali. Laguna ini memiiki air berwarna tosca yang hanya berjarak sepuluh meter dari bibir pantai.

    Bagi traveler yang hobi snorkeling dan diving, kalian dapat mengeksplorasi potensi bawah laut pulau Moor yang luar biasa cantik dan terawat dengan baik.

    Cara ke Pulau Moor

    Agar bisa menikmati keindahan pulau Moor, pengunjung bisa mengaksesnya melalui 2 jalur. Melalui jalan darat, lalu menyeberang dengan speedboat menuju ke pulau indah tersebut.

    Perjalanan menuju pulau Moor memakan waktu yang lumayan lama. Perjalanan dimulai dari Sofifi menuju ke desa Patani, Halmahera Tengah melalui jalur darat, yang bisa memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam perjalanan.

    Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor Foto: (dok. Istimewa)

    Setelah menempuh jalur darat, perjalanan akan disambung dengan naik speedboat ataupun kapal body menggunakan mesin selama kurang lebih 1 jam.

    Meski perjalanan yang ditempuh cukup jauh, perjalanan itu akan sepadan dengan pemandangan indah pulau Moor. Traveler tertarik buat main ke sini?

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kisah Mistis dan Keindahan Alam yang Memukau



    Kuningan

    Gunung Ciremai bukan hanya gunung tertinggi di Jawa Barat, gunung itu adalah perpaduan lengkap dari keindahan alam, sejarah, dan mitos lokal.

    Dijuluki sebagai atapnya Jawa Barat, Gunung Ciremai ini memiliki ketinggian 3.078 di atas permukaan laut. Gunung Ciremai sendiri terletak di antara Kabupaten Kuningan, Majalengka, dan sedikit di wilayah Cirebon.

    Gunung ini menjadi gunung favorit para pendaki jika ingin menikmati keindahan alam Jawa Barat dari ketinggian. Melansir laman resmi Taman Nasional Gunung Ciremai, bahkan sejak zaman kolonial Gunung Ciremai sudah mendapatkan perhatian penting.


    Di tahun 1930-an wilayah tersebut telah ditetapkan menjadi hutan lindung oleh Pemerintah Hindia-Belanda, kemudian di tahun 1978 menjadi hutan produksi. Dan di tahun 2004 ditetapkan menjadi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), kawasan tersebut kini dikelola langsung oleh Balai TNGC dengan luas sekitar 15.500 hektar.

    Pesona Alam dan Lokal

    Bagi pendaki yang ingin mencoba mengelan Gunung Ciremai lebih dalam, terdapat tiga jalur pendakian: Palutungan, Apuy, dan Linggarjati. Untuk jalur Palutungan dan Apuy punya medan yang cocok untuk pendaki pemula.

    Beda dengan jalur Linggarjati yang lebih menantang, tapi justru jalur ini yang jadi andalan para pendaki, karena menyimpan banyak cerita yang bisa jadi selingan pendaki saat berada dalam jalur pendakian.

    Di puncak Ciremai, traveler yang ke sini akan disuguhkan oleh dua kawah yang indah. Selain itu dari puncak gunungnya, akan terlihat indah city view yang megah nan mempesona.

    Taman Nasional Gunung Ciremai.Taman Nasional Gunung Ciremai. (Istimewa)

    Bukan hanya menyuguhkan pesona alam yang menakjubkan, Gunung Ciremai, khususnya masyarakat di sana juga masih melestarikan budaya lokal. Sehingga budaya ini menjadi daya tarik lain para pendaki yang hendak menuju ke puncak Gunung Ciremai.

    Seren Taun atau sebuah tradisi pasca panen sebagai wujud rasa syukur masyarakat Sunda terhadap hasil bumi yang diperoleh yang dilakukan secara tahunan. Dalam kegiatan tersebut biasanya akan ada arak-arakan dan keseruan lainnya yang menjadi daya tarik tersendiri.

    Mitos dan Mistis

    Tentunya di setiap daerah maupun setiap gunung punya mitos dan cerita mistis yang melekat, tak terkecuali di Gunung Ciremai ini. Konon katanya mitos di Gunung Ciremai ini tidak boleh membuang air seni ke tanah.

    Nantinya jika seseorang melakukan tersebut, maka musibah buruk akan menimpa kepada pelakunya. Oleh karenya di jalur pendakian kerap dijumpai plastik-plastik atau botol plastik berisikan air seni digantung di ranting pepohonan.

    Mitos lainnya yang ada di Gunung Ciremai ini adalah menghentakkan kaki sebanyak tiga kali. Cara tersebut diyakini dapat melindungi pendaki dari gangguan makhluk tak kasat mata dan juga melindungi selama pendakian.

    Gunung Ciremai.Gunung Ciremai. (Fathnur Rohman/detikJabar)

    Kemudian, ada juga mitos tentang harimau bermata satu, konon harimau bermata satu ini tinggal di antara gundukan ranting kering berbentuk gua di Gunung Ciremai.

    Nah dari cerita yang terus bergulir itu, harimau bermata tersebut merupakan binatang yang dimiliki oleh Nini Pelet. Nama tersebut adalah merupakan sosok yang memiliki kekuatan supranatural yang luar biasa.

    Dalam ceritanya Gunung Ciremai ini merupakan singgasana kerajaan Nini Pelet, sehingga gunung ini juga dianggap sakral dan punya magnet mistis yang kuat.

    Bukan hanya cerita tentang Nini Pelet, masih banyak lainnya, salah satunya cerita suara lantunan gamelan. Konon ketika pendaki mendengar suara gamelan itu, akan penasaran dari mana sumber suara tersebut, dan dari beberapa kejadian juga ada yang tersesat karena mencari keberadaan suara itu.

    Di luar cerita mitos dan mistis yang ada di Gunung Ciremai, atapnya Provinsi Jawa Barat ini secara lanskap alamnya begitu menakjubkan dan indah untuk dinikmati. Ia adalah saksi bisu dari perjalanan sejarah, wadah kekayaan alam, cermin budaya masyarakat, dan ruang spiritual yang dihormati.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menelusuri Taman Aglaonema Sleman, Surga Tanaman Hias di Lereng Merapi


    Jakarta

    Merapi dengan tanahnya yang subur, keindahan alam, dan hawa sejuk menyimpan pesona bagi siapa saja yang bertandang. Pesona inilah yang dikelola warga Desa Tridadi hingga mengundang wisatawan dari Yogyakarta dan sekitarnya untuk liburan. Salah satunya di Taman Aglaonema Sleman.

    Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar meresmikan Aglaonema Park di Tridadi, Sleman, Sabtu (22/6/2024).Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) 2019-2024 Abdul Halim Iskandar meresmikan Aglaonema Park di Tridadi, Sleman (dok. Jauh Hari Wawan/detikJogja)

    Dengan kurang lebih 90 ribu koleksi aglaonema, taman ini penuh keindahan daun tanaman yang berwarna-warni. Tanaman ini ditata rapi dalam pot di lahan seluar kurang lebih satu hektare. Tiap sudut Taman Aglaonema adalah spot foto Instagramable yang sangat cocok untuk update status medsos.

    “Surganya para pecinta keindahan alam terutama tanaman aglaonema. Di sini ada banyak nama dan jenis aglaonema juga yang pastinya menarik bagi hobiis tanaman hias, atau para pemula. Selain itu, ada berbagai patung lucu di sela kebun aglaonema yang tertata rapi,” tulis akun google review Puteri Linda yang mengunjungi Taman Aglaonema di awal Juli 2025.


    Sebanyak 209 spimen aglaonema adalah pemandangan yang bikin mata segar dan pastinya tidak merasa bosan. Aglaonema Park yang diklaim sebagai pertama dan terbesar di Indonesia ini bisa jadi alternatif liburan bareng keluarga ketika berada di Provinsi DI Yogyakarta.

    Jam Buka dan Harga Tiket Aglaonema Park

    Traveler yang ingin liburan dan jalan-jalan bareng keluarga di Taman Aglaonema bisa berkunjung di jadwal berikut

    • Senin-Jumat: 08.00-16.00
    • Sabtu-Minggu: 08.00-18.00

    Fasilitas dan layanan di destinasi wisata ini dapat diakses dengan harga tiket berikut:

    • Tiket Aglaonema Park: Rp 20 ribu
    • Andong: Rp 60 ribu
    • Naik kuda: Rp 30 ribu
    • Hand boat: Rp 15 ribu
    • Mobil AKI: Rp 25 ribu
    • Becak air: Rp 20 ribu

    Tiket terusan Rp 15 ribu untuk taman kelinci, kandang rusa, kebun kaktus, taman kuda, merak dan ayam pheasant. Tarif ini belum termasuk ongkos parkir motor, mobil, atau bus yang digunakan pengunjung.

    Sebelum berkunjung, jangan lupa update info lebih dulu di Instagram Aglaonema Park @aglaonemapark, untuk memastikan ketersediaan layanan. Sehingga, pengunjung benar-benar bisa memanfaatkan waktu bersama keluarga dengan menikmati layanan Taman Aglaonema Sleman.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com