Tag: kolesterol

  • Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan


    Jakarta

    YouTuber ini bagikan video menarik seputar eksperimennya. Ia menyantap 1.000 telur dalam satu bulan untuk melihat perubahan di tubuhnya.

    Di YouTube kini banyak orang membagikan konten menarik yang berkaitan dengan eksperimen pola makan sampai gaya hidup sehat. Salah satunya YouTuber bernama Joseph Everett yang tinggal di Tokyo, Jepang.

    Dilansir dari DailyMailUK (12/02), YouTuber yang aktif membagikan video olahraga dan pola makan sehatnya ini melakukan eksperimen makan 1.000 telur dalam waktu sebulan.


    Ia ingin membuktikan apakah klaim seputar telur bisa meningkatkan dan membentuk otot di tubuh itu benar atau tidak. Karena banyak binaragawan yang menyebut bahwa mereka lebih suka makan telur dibandingkan menggunakan steroid yang berbahaya.

    Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur SebulanNekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan Foto: Site News

    Sebelum menerapkan pola makan telur ini, lebih dulu Everett mengukur berat badannya, termasuk data seputar performa olahraganya mulai dari angkat beban sampai squat. Ia juga melakukan tes darah, tes produksi testosterone, hingga kadar kolestrol.

    Setiap harinya ia mengonsumsi 30 butir telur dengan diimbangi beberapa makanan lain, seperti semangkuk nasi, daging sapi, yogurt porsi kecil, buah-buahan dan madu. Saat ingin ngemil, Everett lebih memilih menyantap protein bar.

    Everett memperkirakan total kalori yang dikonsumsinya mencapai sekitar 3.300 hingga 3.700 kalori per hari. Nilai ini jauh melebihi 2.500 kalori yang umumnya disarankan untuk pria.

    Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur SebulanNekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan Foto: Site News

    Telur memang dikenal sebagai sumber protein yang sangat baik untuk pembentukan otot. Selain itu, telur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti kalsium untuk kesehatan tulang, zat besi, zinc, dan kalium.

    “30 telur memberi saya 190 gram protein, memenuhi kebutuhan harian vitamin A, 120 persen dari kebutuhan vitamin D, serta banyak vitamin B,” ungkap Everett.

    Setelah menyantap 1.000 telur dalam waktu sebulan, ternyata data menunjukkan bahwa dia mengalami kenaikan berat badan dan massa otot sebanyak 6 kg dari berat badan awal 78 kg.

    Performanya saat olahraga juga meningkat pesat, Everett dengan mudah melakukan angkat beban di atas 20 kg dari sebelumnya. Untuk kesehatannya juga tak terganggu. Kandungan darah sampai kolestrolnya masih normal.

    Nekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur SebulanNekat! YouTuber Ini Eksperimen Makan 1.000 Butir Telur Sebulan Foto: Site News

    Selain itu, hasilnya juga menunjukkan penurunan kadar lemak berbahaya dalam darah yang disebut trigliserida, yang bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

    Walau hasil dari eksperimen ini memang cukup memuaskan untuk performa stamina dan ototnya, akan tetapi Everett menekankan bahwa ada risiko lonjakan kolestrol yang tinggi dari pola makan ini.

    Apalagi menurut National Health Service (NHS), pria dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 30 gram lemak jenuh per hari. Jumlah berlebih bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan penyakit terkait obesitas, seperti penyakit jantung.

    Everett sempat mengalami sembelit pada hari ke-20 eksperimennya ini. Ia sulit buang air besar hingga membuat perutnya kram. Untungnya masalah ini berangsur membaik setelah ia mulai mengonsumsi telur yang dimasak.

    Di akhir eksperimennya, Everett mengaku ia masih belum yakin apakah hasil makan telur ini lebih bagus dari suntikan steroid untuk otot. Namun ia menambahkan bahwa mungkin ia akan menerapkan pola makan ini lagi untuk menambah massa otot.

    Beberapa ahli kesehatan sebelumnya menyarankan untuk membatasi konsumsi telur menjadi 3 hingga 4 butir per minggu, berdasarkan penelitian yang menyarankan bahwa telur mengandung kadar kolesterol tinggi yang bisa memicu masalah jantung.

    Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi telur secara moderat, sekitar satu butir per hari, dalam diet yang seimbang tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Cara Menetralkan Tubuh Setelah Kebanyakan Makan Santan

    Jakarta

    Hidangan Lebaran identik dengan masakan bersantan, mulai dari rendang, opor ayam, hingga sambal goreng kentang. Tak jarang orang kalap menyantapnya sehingga khawatir kadar kolesterol darah meningkat.

    Makanan bersantan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak terlalu sering demi menjaga kesehatan. Jika sudah terlanjur kebanyakan konsumsi hidangan bersantan, simak cara menetralkan tubuh kembali setelahnya.

    Cara Menetralkan Tubuh Kembali Setelah Makan Santan

    Dilansir WebMD dan MedicineNet, berikut hal yang mesti dilakukan setelah banyak konsumsi makanan bersantan yang umumnya berlemak tinggi:


    1. Jangan Rebahan

    Mengantuk lazim terjadi usai kenyang makan. Walau begitu, hindari berbaring atau tidur setelahnya. Tetaplah berdiri atau duduk tegak agar makanan segera dicerna sehingga perut lebih cepat kosong.

    Rebahan dapat memperlambat pencernaan dan lebih mungkin menyebabkan refluks asam. Gejala penyakit gastroesophageal reflux (GERD) juga bisa terjadi lebih buruk. Hal ini karena berbaring memberi tekanan pada otot yang seharusnya menjaga asam lambung agar tak naik.

    2. Minum Air Hangat

    Young woman drinking pure glass of waterIlustrasi minum air hangat Foto: Getty Images/seb_ra

    Setelah konsumsi makanan berlemak, minumlah air putih terutama air hangat. Tidak perlu banyak-banyak dan cukup segelas air. Dilanjut meneguk beberapa gelas air sepanjang hari.

    Air bantu memecah nutrisi ke dalam bentuk yang mudah dicerna serta membawa sisa produk limbah dan kelebihan garam yang diperoleh dari makanan. Air yang diminum juga mencegah dehidrasi dan sembelit.

    3. Berjalan Sebentar

    Perut kembung dapat terjadi setelah mengkonsumsi makanan berat. Berjalan kaki setidaknya 10-20 menit bantu memperlancar pencernaan dan menyeimbangkan kadar gula.

    Cukup jalan santai dan tidak berlebihan. Olahraga terlalu berat setelah kenyang makan dapat mengarahkan aliran darah ke kaki atau lengan, dan bukan ke usus. Alhasil bisa memperlambat pencernaan.

    4. Konsumsi Probiotik

    5 Perbedaan Yoghurt dan Greek Yoghurt, Mana Lebih Sehat?Ilustrasi yogurt Foto: Getty Images/iStockphoto/tashka2000

    Probiotik seperti yogurt, kombucha, dan kefir bagus dikonsumsi usai menyantap hidangan berlemak. Makanan ini baik untuk pencernaan dan bantu meredakan nyeri ulu hati setelah makan berat. Bakteri probiotik Lactobacillus membantu mencegah keasaman dan melancarkan buang air besar.

    5. Hindari Sajian Dingin

    Makanan penutup dingin seperti es krim memang paling nikmat disantap setelah kenyang makan. Sayangnya, itu akan berdampak buruk bagi organ hati, lambung, dan usus.

    Hidangan yang dimakan akan sulit dicerna dan saluran pencernaan akan mengalami tekanan berlebihan. Gangguan pencernaan dan perut kembung yang parah pun akan terjadi.

    Setelah makan besar juga sebaiknya tidak mengkonsumsi minuman berkarbonasi. Minuman ini mengandung gas yang akan memenuhi pencernaan dan membuat perut lebih kembung.

    6. Berolahraga

    Ilustrasi angkat beban atau sleeper buildIlustrasi olahraga angkat beban Foto: Getty Images/kazuma seki

    Setidaknya 3-4 jam setelah makan besar, berolahragalah seperti mengangkat beban. Hal ini akan membakar sebagian kalori ekstra yang masuk ke tubuh.

    Berolahraga juga bantu memulai proses metabolisme dan mencegah sembelit. Lakukan juga olahraga secara teratur untuk mengendalikan rasa lapar berlebih.

    7. Makan Hidangan Tinggi Serat

    Untuk santapan berikutnya, pilih makanan kaya serat seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Makanan tinggi serat bantu membersihkan usus dan memulihkan kerusakan yang disebabkan oleh sajian berlemak yang banyak dikonsumsi sebelumnya.

    Hidangan kaya serat juga bantu membuat kenyang lebih lama dan melepaskan energi lebih lambat.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tinggi Serat Ini Bisa Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil


    Jakarta

    Kadar kolesterol tinggi bisa membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penting menjaga kadar kolesterol agar stabil. Salah satu caranya dengan konsumsi makanan tinggi serat ini.

    Kolesterol sebenarnya sangat dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Namun, kadarnya tidak boleh berlebihan.

    Ketika kadar kolesterol darah tinggi, dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang serius. Kolesterol tinggi dapat menghasilkan timbunan lemak di pembuluh darah.


    Akhirnya endapan tersebut menumpuk dan membuat darah sulit mengalir ke arteri. Endapan lemak ini juga berisiko pecah tiba-tiba dan membentuk gumpalan yang berbahaya untuk jantung.

    Karenanya, penting untuk selalu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.

    Dalam hal ini, pola makan sehat merupakan hal penting. Salah satunya dengan memperkaya asupan serat yang memiliki kemampuan alami menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Menurut penelitian yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition, makanan kaya serat menurunkan kadar kolesterol melalui dua cara.

    Pertama, kandungan serat larut seperti pada makanan, seperti kacang dan apel bersifat seperti spons dalam saluran pencernaan.

    Jenis serat ini mengikat kolesterol dan menghalangi penyerapannya ke dalam aliran darah. Kondisi ini menyebabkan penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

    Selain itu, bakteri pada usus mencerna beberapa serat larut yang kemudian menghasilkan asam lemak rantai pendek. Alhasil, pembentukan kolesterol di hati dapat dicegah.

    Kedua, konsumsi serat tidak larut yang terkandung dalam biji-bijian utuh dan sayuran, sifatnya meningkatkan volume tinja.

    Jenis serat ini mampu mendorong pergerakan usus yang teratur dan membantu menyingkirkan kolesterol dalam tubuh.

    Lantas, makanan tinggi serat apa saja yang baik untuk menjaga kadar kolesterol? Melansir Helathshots.com (02/02/2025), berikut daftarnya!

    1. Kacang-kacangan

    tumis buncisKacang-kacangan seperti buncis bisa mengurangi kadar kolesterol jahat. Foto: Instagram

    Berbagai jenis kacang-kacangan baik untuk mengatasi masalah ini,

    Pilihlah kacang yang tinggi serat, seperti kacang polong atau kacang buncis yang dikemas dengan serat larut dan memainkan peran penting dalam mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).

    Kacang-kacangan juga sangat kaya akan protein nabati sehingga menjadi pilihan baik untuk diet seimbang.

    Kacang ini bisa dimakan begitu saja, atau supaya lebih enak bisa dicampurkan ke dalam racikan salad atau sup.

    2. Apel

    Portrait of smiling beautiful young asian woman holding red apple. close upKandungan pektin dalam apel juga bisa menurunkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/Pratchaya

    Buah apel juga kaya akan serat yang baik untuk menurunkan kolesterol.

    Sebab, kandungan pektin di dalamnya bekerja mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan. Mencegah penyerapannya sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

    Apel baik dimakan utuh atau diiris dan dimasak dengan bahan makanan lain.

    Makanan tinggi serat untuk kolesterol lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Buah citrus

    Mana Lebih Dulu, Buah Jeruk atau Warna Oranye? Ini Kata AhliBuah citrus, seperti jeruk juga punya kandungan untuk membantu turunkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    Jeruk dan tanaman citrus lainnya tidak hanya menyegarkan, tetapi juga efektif untuk mengelola kadar kolesterol dalam darah.

    Menurut ahli gizi Gauri Anand, di dalam buah-buahan citrus terkandung pektin, berupa serat larut yang berperan penting mengurangi kadar kolesterol jahat dengan mengikat kolesterol di saluran pencernaan.

    Selain pektin, kandungan vitamin C dan antioksidan lainnya juga baik untuk kesehatan jantung dan mendukung manajemen kolesterol.

    4. Alpukat

    AlpukatBuah super ini juga baik untuk menurunkan kolesterol. Foto: Getty Images/ASMR

    Buah super ini selain lezat juga merupakan sumber serat yang baik untuk menurunkan kolesterol.

    Ahli gizi mengungkap kalau alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sehat, serta banyak mengandung serat yang baik untuk menurunkan kolesterol.

    Lemak tak jenuh tunggal disebut dapat menurunkan kolesterol LDL (low-density lipoprotein). Sedangkan serat dapat mengurangi penyerapan kolesterol dalam saluran pencernaan.

    Alpukat bisa dimakan utuh begitu saja atau dijadikan topping pada roti gandum panggang.

    5. Sayuran hijau

    Konsumsi sayuran hijau memang dianjurkan untuk menunjang kesehatan tubuh.

    Namun, secara khusus sayuran hijau juga baik untuk membantu menjaga kadar kolesterol.

    Selain rendah lemak, sayuran berdaun hijau juga mengandung lutein yang bisa mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat).

    Ketika LDL tidak teroksidasi, kemungkinannya lebih kecil kolesterol menempel pada pembuluh darah. Akhirnya pembuluh darah pun lebih bersih.

    Sayuran hijau yang bisa dikonsumsi, seperti sawi, kangkung, brokoli, bayam, hingga seledri.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Jus Jeruk Tiap Pagi Bisa Turunkan Kolesterol dan Hipertensi


    Jakarta

    Jus jeruk dapat dikonsumsi rutin pada saat sarapan untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Jus yang asam segar ini bisa menurunkan kolesterol hingga hipertensi.

    Jus buah segar sering menjadi pilihan saat sarapan, karena asupan mudah dicerna oleh tubuh. Beberapa jenis buah baik dijadikan jus yang menyehatkan, termasuk jeruk yang mengandung antioksidan tinggi.

    Dilansir dari Express (6/4/2025), jus jeruk baik dikonsumsi untuk sarapan karena dapat meringankan dua masalah kesehatan. Hal ini diungkapkan dalam sebuah penelitian di Inggris.


    Dua masalah kesehatan itu adalah kadar kolesterol darah yang tinggi dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Keduanya dianggap sebagai faktor risiko serius pada penyakit kronis, seperti stroke dan serangan jantung.

    Masalah kesehatan tersebut sebenarnya dapat disembuhkan dengan mengganti pola makan yang lebih sehat. Cara terbaiknya dengan mengurangi asupan lemak jenuh dan garam yang tinggi.

    Pada penelitian ilmiah disebutkan bahwa jus jeruk berpotensi dalam menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Penelitian tersebut dimuat dalam publikasi jurnal berjudul ‘Lipids in Health and Disease’ pada 2023. Disebutkan minum 2 gelas jus jeruk segar setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol.

    konsumsi jus jeruk apakah aman jika setiap harikonsumsi jus jeruk Foto: Getty Images/iStockphoto

    Total ada 129 partisipan dengan rentang usia 18 – 66 tahun mengikuti penelitian tersebut. Hasil dari penelitian tersebut, sebanyak 41 persen orang yang mengonsumsi 2 gelas (480 ml) jus jeruk setiap hari selama 1 tahun memiliki kadar kolesterol yang jauh lebih rendah.

    Sementara mereka yang tidak minum jus jeruk hasilnya berbeda. Dalam meta-analisis terpisah juga disimpulkan bahwa konsumsi jus jeruk mungkin memiliki efek menguntungkan pada kadar lipoprotein densitas rendah (kolesterol jahat) dalam darah.

    Penelitian lain menjelaskan bahwa asupan jus jeruk yang dikonsumsi rutin dapat menurunkan risiko hipertensi. Hal ini dijelaskan pada publikasi jurnal European Journal of Nutrition pada 2021.

    Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa minum jus jeruk selama 12 minggu dapat menurunkan tekanan darah. Menurut peneliti hesperidin dalam jus jeruk dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan tekanan nadi setelah konsumsi berkelanjutan.

    Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Arya Atherosclerosis pada 2013 juga diketahui menguji dampak dari mengonsumsi jus jeruk pada tekanan darah selama 60 hari. Hasilnya menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan. Studi ini menjelaskan bahwa jus jeruk dapat menurunkan hipertensi, karena adanya kandungan flavonoid dan pektin.

    Manfaat lain dari mengonsumsi jus jeruk saat sarapan adalah dapat mengendalikan berat badan dan aktivasi metabolisme. Kandungan vitamin C pada jus jeruk ini dapat meningkatkan imunitas tubuh dan membangkitkan energi untuk aktivitas sehari, seperti dikutip dari Zummo.

    Perlu dicatat, jus jeruk yang dianjurkan adalah jus jeruk murni yang diperas dari jeruk segar tanpa tambahan pemanis dan bahan lainnya. Bukan jus jeruk kemasan yang umumnya sudadi ditambah pemanis dan zat lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Chamomile Bisa Bikin Kolesterol Turun, Apakah Benar?


    Jakarta

    Selain menenangkan, minum teh chamomile juga disebut dapat menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung jika dikonsumsi rutin. Apa benar?

    Teh chamomile dikenal dengan khasiatnya yang menenangkan dan menyejukkan tubuh. Kandungan nutrisinya juga disebut dapat memperbaiki pola tidur, mengurangi kecemasan dan tingkat stress, hingga meningkatkan pengelolaan berat badan yang baik.

    Terlepas dari manfaat-manfaat tersebut, para ahli kesehatan juga menyebut bahwa minum teh chamomile sebelum tidur dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, terutama kadar kolesterol jahat atau LDL (lipoprotein density). Minum teh chamomile dapat berkontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.


    Namun, apakah anggapan ini benar? Melansir Times of India (11/08/2024), berikut penjelasannya.

    1. Kolesterol dan dampaknya

    Kolesterol dari keturunanKolesterol jahat bisa memperparah kondisi seseorang dan memicu penyakit jantung hingga stroke. Foto: Getty Images/Six_Characters

    Kolesterol merupakan zat lemak yang ditemukan dalam darah dan diperlukan untuk berbagai fungsi tubuh. Mulai dari memproduksi hormon hingga struktur membran sel.

    Namun kadar kolesterol LDL (jahat) yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri. Penumpukan ini meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

    Sebaliknya, kadar kolesterol baik atau HDL yang tinggi dapat membantu mengurangi risiko dengan membuang kelebihan kolesterol pada aliran darah.

    2. Nutrisi dan manfaat teh chamomile

    Teh Oolong dan Chamomile. Teh oolong memiliki kandungan kafein yang sedang, satu cangkir teh oolong (240 ml) mengandung sekitar 37-55 mg kafein. Sementara teh chamomile biasanya dikonsumsi sebagai minuman yang menenangkan, namun juga mengandung kafein meski dalam jumlah kecil. Satu cangkir teh chamomile (240 ml) mengandung sekitar 2 mg kafein.Kandungan di dalam teh chamomile pun dianggap bisa mengatasi masalah kolesterol. Foto: Getty Images/ValentynVolkov

    Teh chamomile dibuat dengan menggunakan bunga kering dari tanaman chamomile, yang termasuk dalam keluarga bunga aster.

    Teh ini dikenal karena efek antiradang, antioksidan, dan efek menenangkannya.

    Di dalamnya juga terkandung flavonoid, seperti apigenin, yang memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu melawan stres oksidatif.

    Selain itu, ada juga senyawa asam klorogenat yang telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk efek anti-radang dan penurun kolesterol. Senyawa kumarin di dalamnya juga memiliki sifat anti radang dan memberi manfaat untuk pengenceran darah.

    Efek teh chamomile pada kesehatan jantung bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Efek teh chamomile terhadap kesehatan jantung

    Herbal tea with lemon slice on a white wooden table with chamomile plants and cinnamon.Terdapat beberapa efek yang datang dari teh chamomile untuk menyehatkan jantung. Foto: dok. detikFood

    Penelitian ilmiah yang secara khusus menghubungkan teh chamomile dengan penurunan kolesterol masih terbatas. Namun, beberapa penelitian yang disebut Times of India menunjukkan, senyawa dalam teh chamomile dapat berkontribusi secara tidak langsung pada kesehatan kardiovaskular lebih baik.

    Peradangan kronis merupakan risiko penyakit kardiovaskular dan dapat memengaruhi kadar kolesterol. Di sini teh chamomile memiliki sifat anti-radang yang dapat membantu mengurangi peradangan dan berpotensi menurunkan kadar kolesterol.

    Stress oksidatif juga dapat menyebabkan oksidasi kolesterol jahat. Hal ini merupakan kunci dalam perkembangan aterosklerosis yaitu penumpukan plak di arteri yang dapat mengarah pada penyakit jantung.

    Antioksidan dalam teh chamomile bisa membantu menetralkan radikal bebas, dan mengurangi stres oksidatif yang berpotensi melindungi kolesterol LDL dari oksidasi, dan mendukung kesehatan kardiovaskular.

    Teh chamomile yang dikonsumsi rutin juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi tekanan darah. Meskipun bukti langsung terkait penurunan kolesterol masih jarang ditemukan.

    4. Cara konsumsi teh chamomile

    Karena terkenal dengan efeknya yang menenangkan, pilihan terbaik untuk minum teh chamomile yaitu sebelum tidur.

    Teh chamomile juga bisa dipadukan dengan makanan sehat untuk jantung, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein rendah lemak untuk mendukung pengelolaan kolesterol secara menyeluruh.

    Namun, perlu diingat, meskipun teh chamomile mungkin menawarkan beberapa manfaat, teh ini hanyalah salah satu bagian dari pendekatan gaya hidup sehat yang lebih luas.

    Jangan lupa minum teh chamomile sambil diimbangi dengan olahraga teratur, melakukan pola makan seimbang, dan pemeriksaan medis rutin untuk membantu mengelola kolesterol.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kadar Kolesterol Naik? Konsumsi 8 Minuman Enak Penurun Kolesterol Ini


    Jakarta

    Tingginya kadar kolesterol darah bisa memicu beragam penyakit kronis. Konsumsi 8 minumsn berkhasiat ini bisa membantu turunkan kadar kolesterol darah.

    Kadar kolesterol yang tinggi atau hiperkolesterolemia dapat menyebabkan penyakit yang serius seperti jantung dan stroke. Salah satu cara yang efektif untuk menurunkannya adalah dengan mengatur pola makan, aktivitas fisik dan minum obat penurun kolesterol.

    Selain itu ada berbagai jenis minuman mengandung senyawa baik yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol atau menjaga kadar kolesterol darah tetap stabil.


    Berikut ini 8 minuman enak yang bisa dikonsumsi rutin untuk menurunkan kadar kolesterol darah secara alami.

    1. Teh Hijau

    Teh hijau mengandung katekin dan senyawa antioksidan lainnya yang membantu menurunkan kolesterol jahat.

    Dalam sebuah studi pada 2015, para ilmuwan memberi tikus air minum yang diresapi dengan katekin dan epigallocatechin gallate, antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau. Setelah 56 hari, para ilmuwan melihat kadar kolesterol jahat telah berkurang sekitar 14,4% dan 30,4% di dua kelompok tikus yang diberi diet tinggi kolesterol.

    Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk menyelidiki ini lebih lanjut.

    Teh hitam juga dapat berdampak positif pada kolesterol, tetapi pada tingkat yang lebih rendah daripada varian teh hijau.

    Healthy hazelnut drink (smoothie) - horizontalSusu kedelai yang kaya akan protein nabati. Foto: iStock

    2. Susu Kedelai

    Susu kedelai bisa jadi salah satu pilihan terbaik bagi mereka yang peduli dengan kolesterol. Pasalnya, satu cangkir (250 ml) susu kedelai mengandung 80 kalori dan hanya 2 gram lemak saja. Sumber susu kedelai yang berasal dari tanaman dapat membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol.

    Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram protein kedelai per hari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Akan lebih baik lagi mengonsumsi kedelai dalam bentuk utuh dan diproses minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak.

    3. Oat

    Susu oat atau oatmilk mengandung oat beta-glukan yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol normal.

    Sebuah tinjauan pada 2018 menemukan bahwa minuman oat, seperti susu oat, membantu mengurangi kolesterol yang lebih konsisten daripada produk oat semi-padat atau padat. Segelas 250 ml susu oat dapat menyediakan 1 gram beta-glukan.

    Susu oat, bila tanpa pemanis, bisa menjadi alternatif yang sangat baik untuk mencegah atau mengatasi kolesterol tinggi dan juga mengandung protein yang baik untuk kesehatan.

    4. Jus Tomat

    Tomat kaya akan senyawa likopen, yang dapat meningkatkan kadar lipid dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengolah tomat menjadi jus dapat meningkatkan kandungan likopennya.

    Studi menemukan bahwa konsumsi 280 ml jus tomat setiap hari selama dua bulan berhasil menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

    5 Tips Meracik Smoothie yang Ampuh Bantu Turunkan Berat BadanSmoothies berry yang kaya antioksidan. Foto: Getty Images/Olivka888

    5. Smoothie Berry

    Banyak buah beri yang kaya akan antioksidan dan serat. Keduanya dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.

    Buah beri yang dimaksud di sini adalah stroberi, blueberry, blackberry, raspberry dan jenis buah beri lainnya. Secara khusus, para ahli telah menemukan senyawa yang disebut anthocyanin yang merupakan antioksidan kuat. Senyawa tersebut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

    Buatlah smoothie berry dengan mencampurkan dua genggam atau sekitar 80 gram buah beri apa pun. Campurkan buah beri dengan 1/2 cangkir susu rendah lemak atau yogurt dan 1/2 cangkir air dingin.

    6. Minuman Mengandung Sterol dan Stanol

    Sterol dan stanol adalah senyawa kimia penting yang terdapat dalam membrane sel tanaman tertentu. Senyawa ini mempunyai molekul yang mirip dengan molekul kolesterol.

    Jadi saat sterol dan stanol masuk ke dalam saluran pencernaan, senyawa ini akan menghambat penyerapan kolesterol dalam usus.

    Sejumlah produsen diketahui telah menambahkan bahan kimia ini ke beberapa makanan dan minuman, termasuk minuman yogurt, susu, dan jus buah.

    FDA menyatakan bahwa kebanyakan orang harus mencoba mengonsumsi 1,3 g atau lebih sterol dan 3,4 g stanol per hari untuk mendapatkan manfaat maksimal penurunan kolesterol.

    7. Minuman Cokelat

    Minuman dari cokelat hitam alias dark chocolate mengandung kakao yang kaya antioksidan yang disebut flavonoid. Kandungan inilah yang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.

    Sebuah studi pada 2015 menemukan bahwa mengonsumsi minuman 450 mg yang mengandung flavanol kakao dua kali sehari selama 1 bulan menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik.

    Namun penting untuk diperhatikan, jika cokelat yang baik untuk tubuh tidak mengandung banyak gula. Pilihlah kakao atau cokelat hitam yang mengandung 75-80 persen lebih kakao untuk dikonsumsi agar bisa merasakan manfaatnya.

    8. Smoothie Susu Nabati

    Banyak jenis susu nabati mengandung bahan-bahan yang dapat membantu menurunkan atau mengontrol kadar kolesterol. Kamu dapat membuat smoothie yang cocok menggunakan susu kedelai atau susu gandum.

    Buat smoothie dengan mencampurkan 1 cangkir (250 ml) susu kedelai atau susu oat dengan buah atau sayuran penurun kolesterol seperti pisang.

    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Daftar 11 Makanan Mengandung Kolesterol Tinggi, Ada Favoritmu?


    Jakarta

    Makanan yang rutin diasup punya peran dalam kadar kolesterol darah. Jika kadar kolesterol darah kamu tinggi, sebaiknya hindari konsumsi 11 makanan enak ini.

    Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan di dalam tubuh manusia dan dalam produk hewani, seperti daging, telur, dan susu. Senyawa yang seperempatnya diproduksi oleh sel-sel hati ini berguna untuk membangun membran sel, menjalankan fungsi otak dan saraf, produksi hormon, penyerapan vitamin D, dan produksi empedu.

    Melansir dari Everyday Health, ada dua jenis kolesterol di dalam tubuh, yakni high-density lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik dan low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat. Kardiologis, Bruce Andrus mengatakan bahwa kolesterol penting bagi tubuh.


    “Kolesterol adalah hal penting bagi sel-sel tubuh manusia,” ujar Andrus, dikutip dari Everyday Health, Jumat (18/10/2024).

    Meskipun bermanfaat bagi tubuh, kadar kolesterol perlu dijaga. Sebab, kadar LDL yang tinggi dapat menimbulkan berbagai masalah penyakit, seperti risiko penyakit jantung, stroke, hingga memburuknya sirkulasi darah.

    Mengutip dari Healthline, setidaknya ada 11 makanan yang terbagi atas tujuh makanan sehat dengan tingkat kolesterol tinggi dan empat makanan yang wajib dihindari untuk mencegah melonjaknya LDL di dalam tubuh. Apa saja? Berikut daftarnya.

    1. Telur

    telur rebusTelur rebus menyehatkan tetapi mengandung kolesterol tinggi, sehingga tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak. Foto: Istimewa

    Telur adalah salah satu makanan andalan bagi banyak orang karena mengandung banyak protein dengan harga yang tergolong murah per butirnya. Namun, ternyata telur mengandung kolesterol tinggi meskipun kaya akan protein. Menurut FoodData Central, satu butir telur seberat 50 gram mengandung 207 mg kolesterol.

    Sebuah studi yang dipublikasikan Foods pada 2021 menemukan bahwa telur tidak meningkatkan kadar kolesterol dan memakan telur utuh dapat meningkatkan HDL. Namun, beberapa studi lain juga menemukan bahwa sering mengonsumsi telur juga bisa meningkatkan LDL.

    Jika kamu tidak memiliki kadar kolesterol tinggi, para ahli mengatakan bahwa makan satu butir telur per hari masih aman.

    2. Keju

    cara simpan keju yang benar agar tak berjamurKeju juga disebut mengandung 20 mg kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Food Data Central mengungkapkan bahwa satu lembar keju Swiss mengandung 20 mg kolesterol, kalsium, dan nutrisi lainnya.

    Sementara itu, studi selama 12 hari yang dipublikasikan The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi 80 gram keju berlemak penuh setiap hari tidak meningkatkan kadar LDL di dalam tubuh jika dibandingkan dengan jumlah keju rendah lemak.

    3. Kerang-kerangan

    Ilustrasi kerangKerang-kerangan juga mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Foto: Getty Images/EzumeImages

    Kerang-kerangan, termasuk remis, kepiting, dan udang merupakan sumber protein, vitamin B, zat besi, dan selenium yang baik. FoodData Central menemukan bahwa udang kalengan seberat 85 gram mengandung 214 mg kolesterol.

    Studi yang dipublikasikan Adv Food Nutr Res menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan laut dapat mengalami peningkatan kesehatan kognitif, visual, dan kardiovaskular.

    Daftar makanan enak tinggi kolesterol ada di halaman beirkutnya!

    4. Daging Sapi Liar

    Pencinta Steak, Ini 10 Potongan Daging Sapi Paling Mahal di DuniaDaging sapi liar diklaim mengandung banyak protein tetapi kolesterolnya juga tinggi. Foto: Chef’s Pencil

    Daging sapi yang dibesarkan secara liar di padang rumput diklaim mengandung banyak protein, vitamin, dan zat mineral penting. Satu porsi daging sapi seberat 113 gram yang diternakkan di padang rumput mengandung sekitar 62 mg kolesterol.

    Meskipun kadar kolesterolnya lebih rendah daripada daging sapi yang diberi pakan, sapi dari padang rumput mengandung asam lemak omega-3 tinggi yang memiliki sifat anti-inflamasi.

    5. Jeroan

    Serangga hingga Jeroan Dianjurkan Ahli Nutrisi Untuk DikonsumsiJeroan termasuk sebagai makanan yang banyak mengandung kolesterol. Foto: iStock

    Jeroan, seperti jantung, ginjal, dan hati ternyata merupakan makanan yang mengandung banyak kolesterol dan sangat bergizi. Sebagai contoh, jantung ayam merupakan sumber antioksidan CoQ10 yang sangat baik, serta vitamin B12, zat besi, dan seng. Sebanyak 145 gram jantung ayam mengandung 351 mg kolesterol.

    Sebuah studi tahun 2017 yang melibatkan lebih dari 9.000 orang dewasa Korea menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi daging olahan dalam jumlah sedang, termasuk jeroan, memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsinya paling sedikit.

    6. Ikan Sarden

    Selain kaya akan nutrisi, ikan sarden merupakan sumber protein yang praktis. Satu porsi seberat 92 gram ikan kecil ini mengandung 131 mg kolesterol.

    7. Yogurt Penuh Lemah

    Yogurt diklaim mampu menyediakan 63 persen dari Nilai Harian (DV) untuk vitamin D, 137 persen dari DV untuk vitamin B12, dan 35 persen dari DV untuk kalsium.
    Yogurt kaya akan lemak adalah makanan kaya kolesterol yang kaya nutrisi. Satu cangkir seberat 245 gram yogurt penuh lemak mengandung 31,8 mg kolesterol.

    Penelitian mengaitkan peningkatan asupan produk susu fermentasi penuh lemak dengan penurunan kolesterol LDL dan tekanan darah, serta risiko stroke, penyakit jantung, dan diabetes yang lebih rendah.

    8. Gorengan

    GorenganTentu saja di dalam gorengan mengandung kadar kolesterol tinggi. Foto: Getty Images/SimpleImages

    Makanan yang digoreng mengandung kadar kolesterol tinggi dan sebisa mungkin harus dihindari. Sebab, makanan yang digoreng mengandung kalori dan lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit lainnya.

    9. Makanan Cepat Saji

    Ilustrasi makanan cepat sajiMakanan cepat saji juga berisiko karena kandungan kolesterolnya tinggi. Foto: Getty Images/arselozgurdal

    Makanan cepat saji adalah salah satu faktor risiko utama untuk berbagai kondisi kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

    Orang yang sering mengonsumsi makanan cepat saji cenderung memiliki kolesterol yang lebih tinggi, lebih banyak lemak perut, tingkat peradangan yang lebih tinggi, tekanan darah tinggi, dan gangguan regulasi gula darah.

    10. Daging Olahan

    Resep Sosis Bumbu Bawang BombaySosis maupund daging olahan lainnya menjadi makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Foto: Getty Images

    Daging olahan, seperti sosis, bacon, dan hot dog, merupakan makanan kolesterol tinggi yang harus Anda dibatasi dalam menu sehari-hari.

    Sebuah tinjauan besar yang melibatkan lebih dari 614 ribu peserta menyebutkan bahwa setiap tambahan 50 gram porsi daging olahan per hari membuka peluang risiko penyakit jantung sebesar 42 persen lebih tinggi.

    11. Dessert

    Furawa Cafe, kafe dessert di Gading Serpong yang tawarkan menu toast hingga kakigoriDessert memang enakm, tetapi hati-hati, makanan penutup ini mengandung kadar kolesterol tinggi. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kue, es krim, kue kering, dan makanan manis lainnya cenderung mengandung kadar kolesterol tinggi, gula tambahan, lemak tidak sehat, dan kalori.

    Sebuah studi telah mengaitkan asupan gula tambahan yang tinggi dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, penurunan mental, dan kanker tertentu. Ditambah lagi, makanan ini mengandung sedikit nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh kembang, seperti vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! 5 Makanan Sehat untuk Turunkan Kadar Kolesterol Pada Tubuh


    Jakarta

    Kadar kolesterol pada tubuh perlu dikontrol agar tidak mengganggu pada kesehatan. Salah satunya dengan rajin konsumsi makanan sehat.

    Menjaga kadar kolesterol dalam tubuh merupakan langkah penting untuk mempertahankan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk sel-sel baru, memproduksi hormon, dan menjalankan berbagai fungsi biologis lainnya.

    Namun, ketika kadar kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein) terlalu tinggi, lemak dapat menumpuk di dinding arteri dan membentuk plak yang menyumbat aliran darah. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.


    Makanan sehat berperan besar dalam mengatur kadar kolesterol karena mengandung nutrisi yang dapat menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL (high-density lipoprotein).

    Ada beberapa makanan sehat yang dipercaya bisa membantu menurunkan kadar kolesterol pada tubuh. Tentunya makanan-makanan ini mudah ditemukan dan rasanya juga tak kalah enak dari makanan lainnya.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima makanan sehat yang bagus untuk mengontrol kolesterol di tubuh:

    1. Alpukat

    Textured many fresh, organic and green avocado fruits in full-frame backgroundalpukat Foto: iStock

    Alpukat dikenal sebagai buah kaya lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Meski tidak secara langsung menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), alpukat berpotensi meningkatkan kolesterol baik (HDL), yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan kesehatan untuk tubuh.

    Penelitian menunjukkan bahwa mengganti sumber lemak jenuh, seperti produk hewani, dengan alpukat dapat membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida. Kandungan nutrisi dalam alpukat, seperti vitamin A, K, folat, kalium, dan magnesium, juga mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Mengonsumsi alpukat sebagai bagian dari pola makan sehat, tanpa tambahan gula atau lemak jenuh, dapat menjadi pilihan bagus untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil dan mencegah risiko terserang penyakit jantung.

    2. Sayuran Hijau

    View of Clear vegetable spinach served on white bowl Isolated on white backgroundbayam Foto: Getty Images/iStockphoto/Rahmah Hastuti

    Bayam dan kangkung termasuk sayuran berwarna hijau gelap yang berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan seratnya mampu mengikat asam empedu di saluran pencernaan, sehingga tubuh akan membuang lebih banyak kolesterol. Proses ini berkontribusi dalam menurunkan kolesterol jahat secara alami.

    Selain serat, bayam dan kangkung juga mengandung lutein, pigmen yang dapat mencegah kolesterol menempel pada dinding arteri dan membentuk plak. Dengan demikian, konsumsi rutin sayuran ini dapat membantu menjaga kelancaran aliran darah.

    Tak hanya itu, karotenoid dalam bayam dan kangkung berfungsi sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas, yang menjadi salah satu pemicu utama penyakit jantung. Mengonsumsi sayuran hijau secara rutin menjadi langkah sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan jantung.

    3. Kacang-kacangan

    Various kinds of vegan protein sources on beige background. Set of food supplements. Gluten free cereals as ground hemp seeds, quinoa. Nuts and legumes (green mung beans, chick-pea, red lentil, kidney bean, almonds, hazelnuts). Flat lay, top viewkacang-kacangan Foto: Getty Images/Tanja Ivanova

    Kacang-kacangan mengandung nutrisi, serat, dan antioksidan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol. Kacang-kacangan ini seperti kacang polong, buncis, kacang kedelai, edamame, kacang almon, dan kenari.

    Beberapa jenis kacang ini adalah sumber protein yang baik dan mengandung protein dan isoflavon yang terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat. Selain itu, kacang juga mengandung fitosterol, senyawa steroid dalam tumbuhan, yang dapat menghambat penyerapan kolesterol jahat dalam usus.

    4. Cokelat Hitam

    Cokelat hitam bisa menjadi pilihan camilan sehat yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Kandungan kakao di dalamnya terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Efek ini membuat cokelat hitam tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung.

    Namun, penting untuk memilih cokelat hitam dengan persentase kakao tinggi dan tanpa tambahan gula. Cokelat dengan gula berlebih justru berisiko meningkatkan kadar gula darah dan memicu penyakit lain seperti diabetes.

    Mengkonsumsi cokelat hitam dalam porsi secukupnya dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang yang mendukung pengelolaan kolesterol. Dengan begitu, menjaga kesehatan tidak selalu berarti menghindari makanan enak atau camilan favorit.

    5. Tomat dan Terong

    manfaat konsumsi terongmanfaat konsumsi terong Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Tomat dan terong dikenal sebagai sayuran yang dapat membantu menurunkan kolesterol secara alami. Tomat mengandung lycopene, senyawa antioksidan yang berperan dalam menekan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Tomat juga kaya vitamin A dan C yang mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

    Sementara itu, terong mengandung serat dan pektin yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol serta membantu mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah.

    Dalam satu buah terong seberat 94 gram, terkandung sekitar 2,4 gram serat, jumlahnya cukup untuk mendukung fungsi pencernaan dan menjaga profil lipid tubuh. Mengonsumsi tomat dan terong secara rutin dapat menjadi bagian dari strategi alami untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Kolesterol Tinggi? Coba Batasi Konsumsi Jenis Makanan Ini


    Jakarta

    Seorang ahli mengungkap manfaat jika menghindari konsumsi makanan ini di usia empat puluhan. Hal ini bantu atasi masalah kolesterol dan tekanan darah tinggi.

    Daging menjadi salah satu makanan dengan kandungan nutrisi beragam. Mulai dari protein, vitamin, serta mineral yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

    Mengonsumsi daging sapi berkualitas dalam takaran yang tidak berlebihan menawarkan berbagai manfaat, mulai dari mengoptimalkan produksi darah, mencegah anemia, mengoptimalkan kekebalan tubuh, sampai mengoptimalkan fungsi otot.


    Namun, tidak selamanya konsumsi daging menawarkan manfaat karena makanan ini juga bisa menimbulkan risiko bahaya dalam jangka panjang. Terlebih ketika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan risiko masalah pencernaan hingga meningkatkan kolesterol.

    Seorang ahli memberi saran untuk menghindari daging agar kadar kolesterol dan tekanan darah terjaga. Sarannya pun lebih fokus terhadap mereka yang sudah mulai menginjak usia empat puluh tahun.

    Menurut situs Getsurrey, makanan yang perlu dihindari adalah steak daging. Sebaiknya hidangan nikmat ini tidak dikonsumsi ketika seseorang masuk usia 40-an.

    Sebuah studi dari Stanford University di Amerika Serikat menemukan jika terdapat perubahan metabolisme lipid (sintesis dan degradasi lipid dalam sel yang melibatkan pemecahan atau penyimpanan lemak untuk energi) ketika seseorang memasuki usia 40 tahun.

    Berarti, perubahan metabolisme itu membuat seseorang tidak bisa memproses makanan, seperti steak ketika mereka sudah mencapai umur 40 an. Hal ini pun membuat kadar kolesterol menjadi lebih tinggi.

    Pencinta Steak, Ini 10 Potongan Daging Sapi Paling Mahal di DuniaDisarankan untuk menghindari konsumsi daging sapi terlalu banyak. Jika mau, makan daging sapi tanpa lemak. Foto: Chef’s Pencil

    The Telegraph juga melaporkan kondisi ketika tubuh tidak bisa mengontrol kolesterol, kolesterol akan menumpuk di sepanjang dinding arteri dan menyumbatnya. Hal ini akan menambah beban pada jantung dan tekanan darah meningkat.

    Ilmuwan yang disebut Getsurrey juga menyarankan seseorang yang sudah berusia 40 tahun harus mempertimbangkan untuk tak konsumsi lemak jenuh, makanan yang dipanggang, dan digoreng.

    Mungkin, menghindari steak sepenuhnya merupakan hal yang cukup sulit dilakukan oleh sebagian orang. Namun, Harvard Medical School tetap menyarankan untuk setidaknya mengurangi porsi steak.

    Jika tetap ingin mengonsumsi steak, disarankan untuk memilih daging berukuran sekitar 3 ons atau 300 gram. Sebaiknya pilih potongan daging tanpa lemak.

    Namun, tetap saja pilihan yang lebih baik untuk mengatasi kolesterol yaitu dengan beralih ke protein rendah lemak jenuh, seperti ayam tanpa kulit.

    Memasuki umur 40 tahun memang membuat seseorang perlu memerhatikan kembali makanan yang dikonsumsi. Namun, jangan hanya fokus menjaga kesehatan di umur ini.

    Para ilmuwan menegaskan bahwa seseorang juga memiliki momen penuaan yang berbeda ketika menginjak usia 60 tahun. Mereka menemukan bahwa proses penuaan memuncak ketika seseorang berusia 44 tahun dan 60 tahun.

    Makanan sehat yang bisa menunda penuaan sekaligus gempur lemak perut.Selain menghindari daging dan makanan berlemak, penting juga untuk berolahraga dan fokus pada makanan sehat lainnya. Foto: Getty Images

    Menurut para peneliti di Stanford, cara tubuh seseorang mengolah makanan juga berubah lebih banyak ketika sudah menyentuh usia empat puluhan. Sedangkan, di usia 60 tahun, massa otot akan berkurang, dan berarti seseorang harus mengalihkan fokus mereka bukan hanya pada makanan, tetapi juga latihan fisik, lapor Getsrrey.co.uk (27/10/2024).

    Meskipun demikian, banyak juga penelitian yang menemukan bahwa tulang seseorang melemah pada usia empat puluhan. Hal ini membuat seseorang disarankan untuk mulai melakukan banyak latihan beban. Selain menghindari daging dan berolahraga, perlu juga mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin D yang membantu memperlambat tanda-tanda penuaan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Buah Kaya Vitamin B12 Ini Bantu Turunkan Kolesterol


    Jakarta

    Kolesterol jahat yang jumlahnya terlalu tinggi bisa membahayakan kesehatan. Untuk menguranginya, coba konsumsi 5 buah kaya vitamin B12 ini.

    Secara alami kolesterol diproduksi oleh hati dan dapat ditemukan dalam beberapa jenis makanan, seperti telur, makanan laut, dan daging.

    Terdapat dua jenis kolesterol di dalam tubuh yaitu low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.


    Dalam jumlah sesuai, kolesterol sebenarnya dibutuhkan tubuh dalam membangun sel-sel baru hingga memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

    Namun, manfaat tersebut tidak akan dirasakan ketika kadar kolesterol terlalu tinggi. Ini justru akan menyebabkan berbagai macam penyakit dan komplikasi.

    Banyak faktor yang bisa menyebabkan kandungan kolesterol jahat meningkat, termasuk kebiasaan makan buruk, gaya hidup tidak teratur, merokok, dan lain sebagainya.

    Cara termudah untuk mengatasinya yaitu dengan mengubah pola makan menjadi lebih sehat, termasuk memasukkan sejumlah makanan yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Salah satu makanan yang disarankan adalah buah-buahan kaya akan vitamin B12.

    Melansir The Health Site (20/05/2024), berikut daftar 5 jenis buahnya!

    1. Pisang

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainKandungan vitamin B12 hingga potasium di dalamnya bermanfaat untuk menurunkan kolesterol cepat. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Pisang merupakan salah satu buah berwarna kuning yang kaya akan vitamin B12. Buah ini juga kaya akan potasium, serat, vitamin C yang semuanya baik untuk menjaga kesehatan jantung dan dapat melawan kolesterol. Kandungan zat inulin di dalamnya juga dapat membantu tubuh mengendalikan kadar kolesterol, sehingga tetap stabil.

    Pisang bisa dimakan langsung utuh, atau diolah menjadi jus. Jus pisang pun disebut menjadi penurun kolesterol paling cepat.

    2. Mangga

    Cara mengonsumsi mangga untuk dietMangga juga mengandung vitamin B12 yang bisa mengontrol tekanan darah. Foto: Getty Images/ArtRachen01

    Di dalam daging buah mangga berwarna kuning ini terdapat kandungan vitamin B12, vitamin A, vitamin C, dan serat yang baik untuk mengelola kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

    Kandungan kalium yang tinggi di dalamnya juga dapat menyeimbangkan sel cairan tubuh, mengontrol tekanan darah, hingga mengontrol detak jantung.

    Daftar makanan lain yang bisa turunkan kolesterol jahat ada di halaman selanjutnya!

    3. Apel

    apple isolated on wood backgroundBuah apel bisa menyerap kolesterol jahat dan mebawanya keluar dari tubuh. Foto: iStock

    Apel juga masuk ke dalam buah-buahan yang kaya akan vitamin B12 dan serat larut. Buah ini bekerja secara efektif untuk menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan menumbuhkan mikrobioma usus sehat.

    Kandungan serat pektin juga bisa menyerap kolesterol jahat yang ada di dalam usus halus, kemudian membawanya keluar tubuh melalui feses. Apel juga mengandung riboflavin atau vitamin B2 yang membantu tubuh menyerap energi dari makanan, hingga bertindak sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas.

    4. Nanas

    Fresh pineapple juice in the glasse,selective focusKandungan b12 di dalam nanas hingga antioksidannya bisa menurunkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/badmanproduction

    Jangan abaikan nutrisi di dalam nanas karena buah kuning ini kaya akan vitamin B12.

    Kandungan antioksidan flavonoid bersama dengan serat di dalamnya juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah.

    Enzim bromelain di dalam buah ini juga membantu pencernaan, meredakan peradangan, dan mendukung kesehatan jantung yang berkontribusi pada penurunan kolesterol.

    5. Lemon

    Meskipun lemon memiliki rasa asam kuat, tetapi buah ini menawarkan nutrisi untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

    Kandungan asam di dalamnya bisa mendetoksifikasi tubuh dan mengoptimalkan fungsi hati, dimana hal ini merupakan proses penting dalam menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Lemon juga kaya akan vitamin C yang berperan dalam mengontrol kadar kolesterol tinggi. Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk membuktikan bahwa kandungan lemon bisa diandalkan dalam penurunan kadar kolesterol.

    Jika ingin makan lemon, disarankan mengonsumsi air perasan lemon dicampur dengan bawang putih dan air. Konsumsi campuran tersebut setiap hari sambil memantau kadar kolesterol. Jangan lupa dibarengi dengan penerapan pola hidup sehat, terutama olahraga dan mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com