Tag: kopi

  • 10 Khasiat Kopi Pahit untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui

    Jakarta

    Kopi pahit seringkali menjadi minuman ‘wajib’ bagi sebagian orang di pagi hari. Tak hanya nikmat, kopi ini juga mengandung banyak manfaat untuk kesehatan.

    Seperti namanya kopi pahit tentu tidak mengandung gula. Sehingga cocok untuk dinikmati oleh orang-orang yang harus menjaga kadar gula darah. Apa saja khasiat dari kopi pahit?

    10 Khasiat Kopi Pahit

    Selain menjadi minuman yang biasa dinikmati di pagi hari, ada banyak khasiat dari kopi pahit. Berikut di antaranya:


    1. Meningkatkan Daya Ingat

    Meminum kopi hitam atau kopi pahit di pagi hari bisa meningkatkan fungsi otak. Mengutip Times of India, kopi ini membantu otak tetap aktif, sehingga meningkatkan daya ingat.

    Kopi pahit juga menjaga saraf tetap aktif dan pada gilirannya mencegah demensia. Selain itu, menurut Nature Neuroscience dan Johns Hopkins University, kopi pahit meningkatkan koneksi saraf di pusat memori.

    2. Menjaga Kesehatan Jantung

    Mengutip laman Medium, kopi pahit bisa meningkatkan metabolisme dan membantu menjaga arteri tetap bersih. Kopi ini berfungsi sebagai pelindung dari penyakit kardiovaskular.

    3. Memberikan Energi

    Salah satu manfaat terbesar dari kafein adalah memberikan energi yang besar pada tubuh. Perlu diketahui bahwa gula akan memberikan dampak negatif pada khasiat penting ini. Sebab, gula berkontribusi meningkatkan kadar insulin dan menyebabkan seseorang merasa lelah dan mengantuk.

    4. Melindungi Hati

    Mengutip laman Ponte Vecchio, organ tubuh lainnya yang mendapat manfaat dari asupan kopi adalah hati. Menurut beberapa penelitian, ada korelasi positif antara kesehatan hati dan asupan kopi. Minuman pahit ini dapat melindungi tubuh dari penyakit sirosis hati.

    Kopi pahit tentunya memiliki kandungan rendah kalori dan dapat membakar lemak. Hal ini dapat mengekang nafsu makan, mempercepat metabolisme dan memicu thermogenesis.

    6. Mengatasi Migrain

    Kafein dapat membantu mengatasi migrain. Bukan kareja kandungan vasokonstriknya yang memungkikan untuk menyempitkan pembuluh darah, namun juga karena sifat analgesiknya. Meski begitu, jangan mengkonsumsi kopi secara berlebihan. Sebab, hal tersebut bisa menyebabkan sulit tidur sehingga memperparah sakit kepala.

    7. Mengurangi Risiko Kanker

    Kopi mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengurangi peradangan. Peradangan sendiri menjadi salah satu faktor utama di balik berkembangnya sel kanker atau tumor. Penelitian menyebut bahwa mengkonsumsi kopi pahit bisa mengurangi risiko penyakit kanker tertentu, seperti kanker payudara, usus besar dan hati.

    Banyak studi yang mengatakan bahwa kafein dalam kopi bisa membantu menjaga kadar gula darah. Sebab, kafein bisa meningkatkan kinerja sel beta dalam pankreas yang berfungsi untuk memproduksi hormon insulin untuk mengatur kadar gula dalam darah.

    9. Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas

    Kopi kaya akan kandungan antioksidan. Sehingga, minuman ini dapat melindungi tubuh dari serangan oksidasi sel dan radikal bebas.

    10. Melancarkan Proses Pencernaan

    Jika kamu menderita gangguan pencernaan, kopi pahit dapat membantu. Salah satu khasiat terbesarnya adalah meningkatkan sekresi lambung yang diperlukan untuk memulai proses pencernaan.

    Itulah berbagai khasiat kopi pahit untuk kesehatan. Kamu pecinta kopi pahit atau yang manis?

    (row/row)



    Sumber : health.detik.com

  • Panduan Minum Kopi Buat yang Lagi Diet, Begini Anjurannya Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Sering mendengar bahwa rutin meminum kopi bisa membantu proses penurunan berat badan? Rupanya, hal tersebut dibenarkan oleh dokter lho. Namun perlu diketahui, ada cara tertentu agar minum kopi betulan bisa membantu penurunan berat badan. Seperti apa?

    Nyatanya, keberhasilan diet memang bergantung pada defisit kalori, yang diperoleh dari pembatasan asupan makan dibarengi olahraga teratur. Namun menurut sejumlah ahli, ada satu ‘alat’ yang bisa membantu proses penurunan berat badan secara alami, tanpa memerlukan aktivitas fisik tertentu. Tak lain, mengandalkan secangkir kopi.

    Bukan lagi rahasia, kafein memang seringkali dijadikan teman diet dalam proses penurunan berat badan. Lantas agar rutin minum kopi ini efektif menurunkan berat badan, harus berapa kali minum kopi dalam sehari dan seperti apa triknya?


    Ahli gizi Tammy Lakatos dan kembarannya, Lyssie Lakatos, menjelaskan, umumnya, diperlukan asupan kopi sebanyak 200 hingga 400 miligram, atau setara dua hingga lima cangkir kopi, untuk membantu penurunan berat badan. Hal itu sejalan dengan hasil penelitian dari T.H Chan School of Public Health yang menyebut, konsumsi sebanyak empat cangkir kopi dalam sehari dapat menurunkan lemak tubuh hingga sebanyak sekitar empat persen.

    Lakatos menjelaskan, kopi mengandung kafein yang memiliki efek termogenik dan dapat mempercepat metabolisme. Karena itulah, konsumsi kopi diyakini dapat membantu proses pembakaran kalori.

    “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal ini dapat membantu menurunkan BMI, berat badan, dan lemak tubuh. Kopi juga dapat mengekang nafsu makan dan mengurangi rasa lapar,” terang Lakatos dikutip dari Mew York Post, Rabu (31/1/2024).

    “Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi sebelum makan dapat mengurangi kalori yang Anda makan pada waktu makan berikutnya, meskipun Anda meminum kopi hingga empat jam sebelum makan. Kopi juga mengandung asam klorogenat, yang terbukti meningkatkan pembakaran lemak dan membantu memperlambat penyerapan karbohidrat,” pungkas Lakatos.

    (vyp/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Ngopi Tanpa Meninggalkan Noda Kuning di Gigi, Begini Caranya


    Jakarta

    Minum kopi pagi hari memang sudah jadi kebiasaan para penggemar kopi. Namun kebiasaan ini seringkali membuat gigi menjadi kuning sehingga perlu cara untuk mencegahnya.

    Bagi penggemar kopi, rutinitas minum kopi setiap hari bisa membuat warna gigi menjadi kuning. Namun ada banyak cara untuk mengurangi gigi kuning dari konsumsi kopi.

    Minum kopi pagi hari atau saat sarapan seolah jadi hal wajib yang tidak bisa dilewatkan banyak orang. Pasalnya kopi dipercaya dapat menambah energi sehingga membuat tubuh lebih semangat di pagi hari.


    Namun efek samping dari kebanyakan minum kopi ini ternyata bisa membuat gigi menjadi kuning.

    Melansir Healthline (23/12), ada alasan mengapa kopi bisa membuat gigi menjadi kuning. Karena kopi mengandung senyawa tannins yang merupakan polifenol yang terurai dalam air.

    Tannins juga bisa ditemukan di minuman lain seperti wine dan teh. Tannins bisa menyebabkan munculnya komponen warna yang membekas di gigi. Ketika komponen warna ini tertinggal di gigi, tentunya perlahan akan muncul warna kuning pada gigi.

    Bahkan hanya butuh secangkir kopi sehari untuk membuat gigi menjadi kuning. Namun ada banyak cara untuk mencegah gigi menjadi kuning karena konsumsi kopi.

    Rutin ke Dokter Gigi

    Ngopi Tanpa Meninggalkan Noda Kuning di Gigi, Begini CaranyaNgopi Tanpa Meninggalkan Noda Kuning di Gigi, Begini Caranya Foto: Ilustrasi iStock

    Pertama dengan rutin ke dokter gigi untuk pembersihan gigi, misalnya sebulan sekali. Kamu juga bisa merawat gigi di rumah dengan cara sikat gigi menggunakan campuran bubuk baking soda sebanyak dua kali dalam sebulan. Tujuannya untuk mencerahkan warna gigi.

    Kamu juga bisa mengurangi noda kuning di gigi karena kopi dengan rajin menggunakan pasta gigi yang bersifat memutihkan gigi atau whitening. Sekarang banyak pasta gigi premium yang khusus memutihkan gigi dan aman untuk digunakan setiap hari.

    Pilih Jenis Sikat Gigi Khusus

    Ngopi Tanpa Meninggalkan Noda Kuning di Gigi, Begini CaranyaNgopi Tanpa Meninggalkan Noda Kuning di Gigi, Begini Caranya Foto: Ilustrasi iStock

    Selain itu, jenis sikat gigi juga berpengaruh terhadap warna gigi. Bagi penggemar kopi, disarankan untuk mengganti sikat gigi dari yang manual ke sikat gigi elektrik karena tekanan sikat gigi elektrik lebih stabil dalam membersihkan gigi.

    Terakhir wajib sikat gigi dua kali dalam sehari, minimal dua menit untuk hasil yang maksimal.

    Perlu diingat, kopi itu bukan air mineral. Karenanya kopi bisa menimbulkan bakteri tumbuh di dalam mulut yang bisa merusak kesehatan gigi.

    Hindari Krimer dan Gula Berlebihan

    Ngopi Tanpa Meninggalkan Noda Kuning di Gigi, Begini CaranyaNgopi Tanpa Meninggalkan Noda Kuning di Gigi, Begini Caranya Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi juga bisa membuat nafas jadi tidak sedap. Untuk menghindarinya bisa makan dulu sebelum minum kopi dan bersihkan lidah menggunakan sikat lidah atau tongue scraper usai sikat gigi atau setelah minum kopi untuk mencegah efek samping ini.

    Nah, bagi penggemar kopi sebaiknya kurangi asupan krimer dan gula karena bisa menambah noda kuning.

    Begitu juga bagi yang suka minum es kopi, sebaiknya minum es kopi menggunakan sedotan, agar noda kopi tidak menempel pada gigi.

    Terakhir tentunya minumlah kopi dalam porsi dan takaran yang wajar setiap harinya.

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Kopi Brown Sugar Lebih Sehat dari Kopi Gula Biasa? Ini Penjelasannya!


    Jakarta

    Sebagai alternatif gula putih, banyak orang akhirnya memasukkan brown sugar ke dalam racikan kopi mereka. Namun, apa brown sugar menjadi pengganti lebih sehat?

    Sebagian orang lebih suka menikmati kopi dengan tambahan gula. Namun, disebut-sebut menambahkan gula putih ke kopi bisa menghilangkan manfaat kopi, dan justru berisiko pada kesehatan tubuh.

    Oleh karena itu, beberapa orang mencoba beralih dari gula putih ke brown sugar. Gula yang terbuat dari tebu dan maltase dengan warna kecokelatan itu dikenal lebih baik daripada gula putih.


    Namun, apakah benar brown sugar bisa menjadi pengganti gula putih lebih sehat pada racikan kopimu? Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasan berikut ini yang dirangkum dari enjoyjava.com

    1. Mengenal brown sugar dan campurannya dalam kopi

    brown sugarBrown sugar merupakan jenis gula yang terbuat dari gula tebu dicampur molase. Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyGorulko

    Brown sugar berbeda dari gula merah, gula aren, maupun palm sugar. Mengutip islandsunindonesia.com, brown sugar berasal dari gula putih atau gula tebu yang ukuran butirannya halus, kemudian diberi sirup molase hingga warnanya kecoklatan. Brown sugar diketahui mudah larut dalam cairan.

    Dari segi rasa, brown sugar juga cukup berbeda dengan gula putih. Karena brown sugar mengandung molase, sehingga rasanya lebih pekat. Kamu bisa merasakan sedikit karamel atau toffee pada gula ini.

    Terlepas dari asal usul dan rasanya, brown sugar tentu bisa dimasukkan ke dalam racikan kopi. Gula ini memiliki rasa lebih kompleks dibandingkan gula putih. Diketahui, brown sugar juga mampu mempertahankan lebih banyak nutrisi, sehingga mungkin sedikit lebih sehat.

    2. Cita rasa kopi yang dicampur brown sugar

    Es kopi susu gula arenCita rasa kopi dengan brown sugar dikenal punya rasa manis gula alami. Foto: Instagram

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, brown sugar punya rasa lebih kompleks dibandingkan gula putih. Oleh karena itu, jika dicampur ke dalam kopi, cita rasa kopi akan berbeda.

    Jika membicarakan selera, lidah setiap orang mungkin akan berbeda ketika mengecap rasa brown sugar ini. Namun, kebanyakan orang merasa kopi dengan campuran brown sugar memiliki rasa gula yang lebih alami. Jika kopi ditambah gula putih, rasanya sedikit lebih ‘artificial’ atau manisnya seperti palsu.

    Beberapa orang juga menyebut brown sugar memberikan rasa yang manis legit seperti karamel. Oleh karena itu, sangat pas dipadukan dengan kopi pahit atau minuman lainnya.

    Kebenaran apakah kopi brown sugar lebih sehat atau tidak bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Apakah kopi dengan brown sugar lebih sehat?

    brown sugarKopi dengan brown sugar belum tentu lebih sehat karena kandungan yang tidak jauh berbeda dengan gulla putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyGorulko

    Brown sugar mungkin dianggap seperti lebih sehat dibandingkan gula putih, tetapi sebenarnya tidak. Brown sugar memang mengandung lebih banyak zat besi, kalsium, potassium, dan magnesium.

    Gula yang memiliki sisa molase di dalamnya akan memiliki lebih banyak mineral dibandingkan gula yang tidak memiliki sisa molase. Karena banyaknya mineral tersebut, hal ini tidak akan berdampak secara signifikan pada kesehatan tubuh seseorang.

    Dalam hal lain, seperti kalori dan karbohidratnya, brown sugar pada dasarnya serupa dengan gula putih. Sebagai perbandingan, satu sendok teh gula putih mengandung 16 kalori. Sedangkan, satu sendok teh brown sugar mengandung 11 kalori.

    Perbedaan tidak begitu banyak. Namun, brown sugar memang memiliki lebih banyak mineral karena molasenya. Mungkin sedikit berbeda dari gula putih, tetapi tidak juga jauh lebih sehat.

    Brown sugar tetap Bisa dicampur kan ke dalam racikan kopi untuk menambahkan rasa kopi. Penambahan brown sugar bahkan membuat kopi terasa manis alami dengan sentuhan rasa karamel yang cocok dengan kopi.

    Namun, perlu diingat dalam hal kesehatan, baik brown sugar dan gula putih tidak ada yang lebih baik. Keduanya memiliki kandungan nutrisi yang serupa karena pada dasarnya, brown sugar merupakan campuran dari gula putih atau gula tebu dengan molase. Hanya saja, brown sugar mengandung lebih banyak mineral.

    Dengan kandungan yang tidak jauh berbeda dari gula putih membuat jenis gula ini pun sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak. Konsumsi sewajarnya karena jika berlebihan, bisa menyebabkan masalah, seperti kenaikan berat badan hingga obesitas, meningkatkan risiko diabetes, hingga tekanan darah tinggi.

    (aqr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Ini Batas Asupan Kopi per Hari yang Aman Dikonsumsi


    Jakarta

    Penggemar kopi perlu mengetahui batasan asupan minuman ini yang aman dikonsumsi per hari. Karena jika terlalu banyak mengonsumsinya justru buruk bagi kesehatan.

    Kopi disebut dapat menyehatkan tubuh. Jenis kopi yang baik dikonsumsi adalah kopi hitam. Ada beberapa manfaat yang dirasakan tubuh, seperti meningkatkan imunitas hingga menurunkan berat badan.

    Namun, ada batasan aman mengonsumsi kopi per harinya yang perlu diperhatikan. Pasalnya, kebanyakan minum kopi justru bisa memperburuk kesehatan seseorang.


    Dilansir dari Mayo Clinic (9/12), kafein memiliki manfaat tersendiri yang juga dapat menimbulkan masalah. Benar adanya jika kafein bermanfaat untuk meningkatkan energi asalkan asupannya tepat.

    kopikopi Foto: Getty Images/iStockphoto/yktr

    Mayo Clinic menyebutkan kalau asupan kafein yang aman dikonsumsi per harinya hanya sampai 400 miligram atau sekitar 4 cangkir kopi. Jadi, masih aman mengonsumsi hingga 4 cangkir kopi per hari bagi penggemarnya.

    Jika dikonsumsi secara berlebihan dengan kadar kafein yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, bahkan memicu kematian. Pada orang dewasa efeknya bisa memicu sakit kepala, insomnia, timbul rasa cemas, sering buang air kecil, hingga jantung berdebar.

    Kalau sudah merasakan efek tersebut, sebaiknya berhenti minum kopi atau menguranginya. Sulit memang mengubah kebiasaan seseorang, tapi bisa dilakukan secara bertahap.

    Beberapa tips yang dapat dicoba untuk mengurangi asupan kopi per hari di antaranya adalah mulai memperhatikan berapa banyak kandungan kafein yang diperoleh dari makanan dan minuman.

    Lalu, menguranginya secara bertahap dengan minum lebih sedikit kopi setiap harinya. Bisa juga dengan menghindari minum kopi di sore hari, itu akan membantu tubuh terbiasa dengan asupan kadar kafein yang lebih rendah.

    Kamu juga bisa menyiasatinya dengan mengonsumsi kopi tanpa kafein. Misalnya beralih ke minuman kopi decaf.

    (yms/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Suka Sakit Kepala Usai Minum Kopi? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Beberapa orang pernah alami sakit kepala sehabis minum kopi. Kondisi ini merupakan salah satu efek konsumsi kafein. Untuk mengatasinya, coba lakukan cara ini!

    Kopi lekat dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan, sejumlah orang telah memasukkan kopi ke dalam rutinitas hariannya. Jika belum mengonsumsi minuman kafein itu dalam sehari, bisa-bisa kepalanya justru sakit.

    Namun, sakit kepala tidak hanya muncul ketika seseorang belum mengonsumsi kafein. Efek ini juga bisa muncul setelah mengonsumsi kafein.


    Menurut Mayo Clinic, pada dasarnya, sakit kepala terjadi ketika ada peningkatan aliran darah ke otak. Peningkatan aliran darah itu memberi tekanan pada darah sehingga menyebabkan rasa sakit.

    Mungkin kopi memang bisa mengatasi rasa sakit kepala tersebut. Karena pada dasarnya, kafein secara alami mempersempit pembuluh darah untuk waktu yang singkat. Memungkinkan meringankan sebagian aliran dan tekanan darah di kepala.

    Terlepas dari hal itu, adapun efek buruk dari kafein yang justru membuat sakit kepala. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi kafein.

    Menurut Dr. Crystal, pada dasarnya tubuh menjadi terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah tertentu. Jika berhenti mengonsumsinya, aliran darah mengalir kembali ke otak dan dapat menyebabkan tekanan dan rasa sakit menakutkan, lapor cosmplitan.com (19/11/2022).

    Ilustrasi sakit kepalaSetelah minum kopi, beberapa orang mungkin pernah mengalami pusing atau sakit kepala. Foto: Shutterstock

    Jika mengalami masalah sakit kepala atau pusing setelah minum kopi, kamu bisa mengatasinya dengan minum banyak air putih. Dehidrasi yang disebabkan oleh minuman berkafein dapat memperburuk sakit kepala.

    Obat lain yang disarankan yaitu dengan meminum secangkir teh peppermint. Teh peppermint terbukti mengurangi sakit kepala karena tegang, ujar ahli gizi, Chrissy Williams.

    Selain itu, jangan melewatkan waktu makan. Meskipun efek berdebar dan pusing di kepala membuat sedikit mual, tetapi seseorang tetap perlu makan dengan benar. Sebab, jika dibiarkan, efek itu bisa membuat dehidrasi dan sakit kepala menjadi semakin parah. Ketidakseimbangan gula darah juga membuat sakit kepala semakin parah.

    Lantas, apakah aman minum kopi jika sedang sakit kepala atau migrain? Chrissy William, MS, RD, LDN, seorang ahli menyarankan untuk secara perlahan mengurangi asupan kafein dari waktu ke waktu. Itu dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan asupan kafein yang semakin berkurang.

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariJika memang terjadi efek seperti ini, kamu bisa mengatasinya dengan minum air putih yang banyak dan tentu mengurangi asupan kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Seseorang yang terbiasa mengonsumsi kafein perlu mengurangi asupannya sampai 200 miliram saja sehari, atau bahkan kurang dari jumlah itu. Mengurangi kafein dari waktu ke waktu dapat mengurangi ketergantungan seseorang secara keseluruhan terhadap kafein. Terutama, jika kamu sering mengalami migrain, jelas Dr. Crystal.

    Dengan begitu, tubuh lebih terbiasa dan secara efektif kafein bisa memberikan manfaat lebih baik.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Tambahkan Susu Dalam Racikan Kopi, Dapat 3 Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Menambahkan susu pada kopi tak hanya meningkatkan karakter rasa, tetapi juga manfaat sehat. Paduan keduanya bisa mencegah risiko penyakit jantung.

    Susu merupakan bahan campuran kopi yang populer digunakan. Mencampurkan susu pada kopi bisa membuat teksturnya lebih creamy dan gurih rasanya.

    Baik susu maupun kopi masing-masing memiliki kandungan nutrisi penting. Jika nutrisi kopi dan susu dipadukan bisa memiliki efek lebih menyehatkan, seperti anti inflamasi


    Hal tersebut diungkap oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, lapor Medical News Today (06/02/23).

    1. Kandungan polifenol pada kopi

    Racikan kopi campur lada hitamKopi mengandung polifenol. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi mengandung polifenol, senyawa yang berperan sebagai antioksidan. Peneliti menjelaskan bagaimana pengikatan polifenol khusus ini dengan asam amino sistein memengaruhi efek penghambatannya terhadap peradangan pada sel.

    “Kami menemukan bahwa polifenol bereaksi dengan protein dalam berbagai jenis makanan, termasuk susu,” ujar Prof Marianne Nissen Lund.

    Menurut Prof Marianne, polifenol pada kopi memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingkan polifenol pada teh hijau.

    2. Peran polifenol pada susu

    Polifenol merupakan sumber antioksidan yang paling melimpah. Kandungan ini dianggap mampu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh yang terjadi secara alami.

    Namun, mereka juga berkontribusi melawan proses penuaan dan bersifat anti inflamasi. Efek ini terjadi karena polifenol mengurangi stres oksidatif.

    Proses tersebutlah yang membantu memperlambat peradangan dan penuaan. Kopi merupakan sumber polifenol, termasuk asam caffeic yang juga terdapat pada tepung bunga matahari.

    3. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

    Creamy! 5 Jenis Susu Untuk Campuran Kopi dengan Karakter UnikSusu untuk campuran kopi. Foto: Getty Images/alvarez

    Selain itu, kandungan tersebut juga berperan untuk menghambat oksidasi lipoprotein yang diyakini dapat menghambat efek sehingga mengurangi penyakit kardiovaskular.

    “Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa polifenol dapat membantu mengurangi respon imun pada orang yang sensitif terhadap susu,” ujar Dr. Adil Maqbool dari Allama Iqbal Medical College di Lahore, Pakistan.

    Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa menggabungkan polifenol pada susu membantu mengurangi respon imun pada orang yang intoleransi laktosa atau kafein.

    “Mekanisme pasti di balik interaksi ini belum sepenuhnya dipahami, namun diyakini bahwa polifenol dapat membantu mengurangi respons imun dengan mengurangi peradangan,” tambahnya.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Segini Jumlah Kopi yang Perlu Diminum untuk Bikin Otak Fokus


    Jakarta

    Kopi dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat seseorang lebih fokus. Agar manfaatnya maksimal, kamu perlu mengikuti takaran minum kopi yang tepat. Segini jumlahnya.

    Kopi digemari bukan hanya karena rasanya enak, melainkan juga karena manfaatnya. Salah satu manfaat minum kopi yaitu dapat meningkatkan fungsi otak, sekaligus membuat seseorang lebih fokus.

    Namun, hal ini hanya bisa dirasakan jika kopi diminum dalam jumlah yang tepat. Minum kopi dalam batasan wajar dapat memberikan manfaat, sekaligus mengurangi semua risiko penyakit.


    Jika ingin mendapatkan manfaat kopi untuk meningkatkan fungsi otak, kamu perlu memperhatikan takarannya. Jangan sampai berlebihan.

    Untuk mengetahui manfaat kopi bagi fungsi otak sekaligus takarannya, simak penjelasan berikut ini yang dirangkum dari beberapa sumber.

    1. Hubungan antara kopi dan otak

    5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap HariTerdapat keterkaitan antara minum kopi dengan fungsi otak. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. Kafein pada kopi dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dalam beberapa cara.

    Melansir healthline.com (25/08/2021), efeknya diyakini berasal dari cara kafein berinteraksi dengan reseptor adenosin. Adenosin adalah neurotransmitter di otak yang dapat mendorong seseorang untuk tidur. Adenosin biasanya menumpuk pada siang hari, dan akhirnya membuat seseorang mengantuk saat sudah jam tidur.

    Namun, karena adenosin dan kafein punya struktur molekul serupa, ketika kafein hadir di otak, ia akan bersaing dengan adenosin untuk berikatan dengan reseptor yang sama.

    Kafein tidak memperlambat kerja neuron seperti halnya adenosin. Ia justru mencegah adenosin memperlambat aktivitas saraf.

    Kafein juga menyebabkan peningkatan entropi otak. Entropi ini yang penting untuk fungsi otak. Peningkatan entropi menunjukkan kemampuan seseorang untuk memproses lebih tinggi. Kafein dapat meningkatkan fungsi otak dalam beberapa aspek, termasuk suasana hati, reaksi, kewaspadaan, dan perhatian.

    2. Seberapa banyak kopi bisa diminum?

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Kopi sebaiknya diminum 3 sampai 4 cangkir agar memberi manfaat efektif untuk meningkatkan fungsi otak. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Agar efek kafein dapat maksimal, kamu perlu minum kopi dalam takaran pas.

    Sebuah studi yang dibagikan mindbodygreen.com (18/11), mengatamati otak manusia berusia antara 45 dan 74 tahun. Studi tersebut membandingkan empat kelompok orang yang mengaku rutin minum kopi. Mulai dari yang suka minum kopi kurang dari satu cangkir per hari, 1-2 cangkir per hari, 3-4 cangkir per hari, hingga 5-6 cangkir per hari.

    Studi itu menemukan, mereka yang terbiasa minum kopi tiga sampai empat cangkir per hari, memiliki struktur otak paling kuat. Hal ini ditandai dari beberapa faktor termasuk ketebalan kortikal.

    Namun, penelitian ini masih belum sempurna. Para penulis mencatat, penelitian ini dilakukan pada kelompok yang relatif kecil dan homogen. Penelitian ini juga menunjukkan mereka yang minum lebih banyak kopi cenderung lebih sehat dan berpendidikan tinggi.

    Penelitian lain yang diunggah BMJ Publishing Group Limited juga menyebut takaran yang baik untuk mendatangkan efek ini kurang lebih 200 sampai 400 mg kopi per hari.

    Kesimpulan terkait takaran kopi untuk meningkatkan fungsi otak bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kesimpulan

    Penelitian menunjukkan minum kopi dalam batas 3-4 cangkir per hari mampu memperbaiki struktur otak. Namun, jenis kopi dan waktu minum kopinya juga perlu diperhatikan.

    Pastikan mengurangi konsumsi kafein pada pagi hari karena bisa berdampak negatif pada kesehatan otak. Kamu juga perlu berhenti meminumnya jika sudah merasa gelisah, cemas, atau jantung berdebar dengan kencang.

    Kopi juga bukan satu-satunya hal yang bisa meningkatkan fungsi otak. Banyak cara lain yang bisa dilakukan sehari-hari untuk mendukung kesehatan otak. Misalnya dengan cukup tidur, tetap aktif, dan mempelajari hal-hal baru.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak Kulit


    Jakarta

    Segala hal yang berlebihan tentu tidak akan berujung baik, termasuk konsumsi kopi. Efeknya ternyata dapat merusak kesehatan kulit.

    Kopi secara alami memiliki beberapa komponen nutrisi dan mineral yang terkandung di dalamnya. Mulai dari antioksidan, kafein, dan masih banyak nutrisi lain yang dapat diserap ke dalam tubuh.

    Namun frasa segala yang berlebihan tidak akan baik, nampaknya cocok untuk menggambarkan pola konsumsi kopi masyarakat. Kopi yang dikonsumsi secara berlebihan tanpa takaran yang jelas justru akan menimbulkan efek samping dan merusak beberapa bagian tubuh tertentu.


    Salah satu yang dapat terdampak adalah kesehatan kulit yang sudah dirawat justru akan rusak karena konsumsi kopi. Ada beberapa alasan ahli kulit dan kecantikan yang menyebut kopi dapat merusak kesehatan kulit.

    Berikut ini 5 alasan kopi dapat merusak kulit menurut West Lake Dermatology:

    Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak KulitKafein yang bersifat diuretik dapat memicu dehidrasi pada kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/Lifehdfilm

    1. Menyebabkan dehidrasi

    Efek kafein yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak dapat berubah karakternya menjadi diuretik. Artinya kopi akan mengikat cadangan air di dalam tubuh dan membawanya keluar melalui air kencing.

    Cadangan air yang diserap oleh kopi termasuk air yang seharusnya melembabkan kulit. Ketika kulit kehilangan kelembabannya maka akan muncul beberapa gejala dan gangguan yang dapat terlihat.

    Biasanya tanda-tanda seperti kulit terlihat kusam dan kehilangan kekenyalannya menjadi tanda kulit yang dehidrasi. Selain itu kondisi dehidrasi juga dapat memicu timbulnya garis halus pada kulit wajah.

    2. Memicu stres

    Kandungan kafein yang ada di dalam kopi disebut banyak orang dapat membantu meningkatkan fokus otak mereka. Tetapi pada saat yang bersamaan kafein juga dapat memicu stres pada otak manusia.

    Kafein yang berlebihan dan diserap oleh darah yang dibawa masuk ke otak dapat merilis hormon kortisol. Ketika kadar hormon kortisol meningkat maka produksi sebum pada pori-pori dan permukaan kulit juga ikut meningkat.

    Dampak penyumbatan pori-pori seperti pertumbuhan komedo akan meningkat. Lebih parahnya lagi bagi kulit yang sensitif akan mudah berjerawat.

    Alasan kopi dapat merusak kulit lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Mengganggu kualitas tidur

    Sebagaimana diketahui bahwa kopi sering kali diandalkan untuk menahan kantuk, minum kopi secara berlebihan dapat menurunkan kualitas tidur. Orang yang terganggu jadwal tidurnya dapat mengubah fungsi kerja semua organ tubuhnya.

    Tidur yang tidak berkualitas juga dapat membantu memicu kortisol yang merupakan hormon stres. Tubuh yang kekurangan tidur akan kesulitan untuk memperbaiki sel kulit yang rusak.

    Alasannya karena kulit hanya dapat memperbaiki sel-selnya ketika tubuh tertidur. Sehingga mereka yang memiliki kualitas tidur rendah akan mendapatkan kondisi kulit yang rentan mengalami penuaan.

    4. Menghambat aliran darah

    Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak KulitJika dikonsumsi berlebihan, kopi juga dapat membuat penyumbatan dalam pembuluh darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Lifehdfilm

    Walaupun kopi sering disebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler ternyata ada efek samping yang juga bisa ditimbulkan. Kopi yang berlebihan dapat memicu penyumbatan pembuluh darah.

    Kondisi yang disebut bernama vasoconstriction ini akan membuat darah kesulitan mengalir oksigen ke seluruh organ tubuh. Sementara kulit merupakan organ tubuh terbesar dari seorang individu manusia.

    Kulit yang sehat harus dijaga kecukupan hidrasi serta oksigennya. Kulit yang tidak mendapatkan pasokan oksigen cukup akan mengalami gangguan dengan tanda-tanda pengeriputan dini.

    5. Menyebabkan penuaan dini

    Para ahli kesehatan hingga ahli kulit setuju bahwa kopi yang sehat adalah kopi yang murni tanpa tambahan apapun. Penambahan susu dan gula ternyata tak hanya berdampak pada asupan lemak dan gula darah tetapi juga memiliki efek samping bagi kesehatan kulit.

    Bagi individu dengan kondisi kulit sensitif, konsumsi kopi dengan tambahan susu dapat memicu pertumbuhan jerawat. Pada kulit yang sudah berjerawat, asupan susu juga akan memperparah kondisinya.

    Sedangkan menambahkan pemanis seperti gula ke dalam kopi akan merusak kulit dengan masuknya radikal bebas. Efeknya produksi kolagen yang menjaga keelastisan kulit akan rusak dan terganggu.

    (dfl/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Terbukti! Rajin Minum Kopi dan Teh Perkecil Risiko Pikun dan Stroke


    Jakarta

    Kopi dan teh merupakan jenis minuman pagi populer. Penelitian terbaru menunjukkan ada manfaat dari rajin minum kopi dan teh untuk kesehatan otak dan jantung.

    Banyak orang tak bisa melewatkan hari tanpa mengonsumsi kopi dan teh. Dua minuman berkafein ini dianggap punya rasa nikmat sekaligus memiliki banyak manfaat.

    Terbaru, peneliti di China menemukan manfaat minum kopi dan teh untuk kesehatan. Melansir dari CNN International, para ilmuwan dari Tianjin Medical University di Tianjin, China meneliti lebih dari 360 ribu orang selama 10 hingga 14 tahun terkait dampak mengonsumsi teh atau kopi terhadap risiko demensia dan stroke.


    Adapun, data para subjek penelitian diperoleh dari database informasi kesehatan anonim dari sekitar setengah juta sukarelawan di Inggris, UK Biobank, yang dikumpulkan sepanjang 2006 hingga 2020.

    Melalui data-data tersebut, studi ini mengamati kesehatan para subjek penelitian yang berusia antara 50 dan 74 tahun. Para subjek tersebut juga telah mengakui bahwa mereka mengonsumsi kopi dan teh.

    Selama masa studi yang dipublikasikan di PLOS Medicine ini, sebanyak 5.079 peserta terkena demensia dan 10.053 mengalami stroke.

    Waspada! 5 Efek Konsumsi Kopi Berlebihan Ini Dapat Merusak KulitKonsumsi kopi rupanya bisa mengurangi risiko rendah stroke dan demensia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Lifehdfilm

    Hasilnya, orang yang mengonsumsi dua hingga tiga cangkir kopi, tiga hingga lima cangkir teh, atau kombinasi empat hingga enam cangkir kopi atau teh sehari memiliki risiko rendah stroke dan demensia.

    “Temuan kami menunjukkan bahwa konsumsi kopi dan teh dalam jumlah sedang secara terpisah atau dalam kombinasi dikaitkan dengan risiko stroke dan demensia yang lebih rendah,” kata peneliti studi, dikutip Kamis (9/11/2023).

    Secara rinci, orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi dan dua hingga tiga cangkir teh dengan total empat hingga enam cangkir memiliki risiko demensia 28 persen lebih rendah dan stroke 32 persen lebih rendah dibandingkan orang yang tidak minum keduanya.

    “Dalam penelitian ini, orang-orang yang dilaporkan minum kopi atau teh dalam jumlah sedang, lebih kecil kemungkinannya terkena stroke atau demensia dalam 10 tahun,” ujar para peneliti.

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Menurut penelitian, mereka yang minum kopi dalam jumlah sedang risiko demensia dan stroke lebih rendah. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Sementara itu, studi lain pada 2021 juga menunjukkan bahwa orang yang tidak didiagnosis penyakit jantung ternyata mengonsumsi kopi secara teratur, yakni 0,5 hingga tiga kopi sehari. Bahkan, jumlah tersebut dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung, stroke, dan kematian dini apapun.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Ahli:

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson