Tag: kopi

  • Apakah Boleh Minum Kopi Saat Intermitten Fasting? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Intermitten fasting banyak dijalani agar berat badan. Apakah saat menjalani diet tersebut tetap boleh mengonsumsi kopi? Berikut penjelasan ahli.

    Intermitten fasting merupakan pola diet yang dilakukan dalam bentuk puasa dan jendela makan. Mereka mengatur waktu makan dengan kurun waktu tertentu.

    Umumnya berpuasa selama 16 jam dan jendela makan selama 8 jam. Sebenarnya, tak ada aturan tertentu untuk makanan dan minuman yang dikonsumsi, tapi sebaiknya memilih yang bergizi seimbang.


    Beberapa sumber mencantumkan kopi hitam sebagai minuman yang aman dan baik dikonsumsi saat intermitten fasting. Namun, apakah benar seperti itu?

    Racikan kopi campur lada hitamRacikan kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dilansir dari The Manual (14/11), minum kopi setiap hari bisa memberikan manfaat yang menyehatkan. Mulai dari membantu seseorang tetap fokus, menambah energi, mengatur suasana hati, hingga menurunkan berat badan.

    Jadi, minum kopi saat intermitten fasting diperbolehkan. Jenis yang aman dikonsumsi adalah kopi hitam tanpa tambahan gula, krim, dan bahan lain yang mengandung kalori tinggi.

    Satu cangkir (240 ml) kopi hitam hanya mengandung sekitar 3 kalori, dengan sedikit protein, lemak, dan mineral. Jadi, 1-2 cangkir kopi pun tidak akan menyebabkan perubahan metabolisme.

    Kopi hitam ini dapat dikonsumsi untuk menekan nafsu makan. Kafein yang terkandung pada kopi hitam dapat meningkatkan metabolisme untuk membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Selain kopi hitam, sebagian orang juga mengonsumsi kopi dengan tambahan minyak kelapa saat intermitten fasting. Meskipun konsumsi ini bisa menambahkan kalori pada tubuh. Tetapi jenis lemak yang digunakan sehat dan tak akan berdampak signifikan pada kadar gula darah.

    Minuman lain yang perlu dihindari saat intermitten fasting adalah minuman yang memiliki kandungan kalori tinggi. Di antaranya bubble tea, minuman bersoda, milkshake, dan lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Alasan Mengapa Minum Kopi Baik untuk Otak dan Daya Ingat


    Jakarta

    Kopi tidak hanya menawarkan manfaat untuk kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga untuk kesehatan otak. Ini alasannya!

    Banyak orang minum kopi karena manfaatnya yang bisa meningkatkan energi serta membuat lebih terjaga. Terlepas dari manfaat ini, kopi juga memiliki manfaat baik lain termasuk meningkatkan kesehatan otak.

    Minum kopi dikaitkan dengan manfaatnya dalam menjaga fungsi otak dan meningkatkan daya ingat. Bagi sebagian orang, kopi dikenal menjadi sumber antioksidan nomor satu. Fitokimia antioksidan yang kuat di dalam kopi ini dapat membantu memblokir oksidasi otak dan meminimalkan efek penuaan.


    Terdapat beberapa komponen lain di dalam minuman ini yang memberi manfaat untuk kesehatan otak. Jika penasaran dengan senyawa-senyawanya, simak penjelasan berikut, seperti yang dirangkum dari foodnetwork.com (10/01).

    1. Asam klorogenat mengurangi risiko penurunan kognitif

    5 Cara Racik Kopi Jadi Lebih Sehat Untuk Usus, Pakai Bahan Ini!Asam klorogenat pada kopi menawarkan manfaat untuk mengurangi risiko penyakit otak, seperti demensia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Luis Echeverri Urrea

    Asam klorogenat (CGA) merupakan senyawa polifenol yang kuat dan protektif. CGA menjadi salah satu komponen utama kopi yang memiliki efek positif pada fungsi otak.

    Menurut sejumlah penelitian, seperti yang disebutkan Food Network, konsumsi kopi secara teratur dapat mengurangi risiko demensia dan penurunan kognitif di kemudian hari. Seperti studi yang dilakukan FINE dan CAIDE.

    Dalam studi CAIDE, para peneliti mengamati sekitar 1.400 orang dan menemukan bahwa minum 3 sampai 5 cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko demensia dan penyakit alzheimer di kemudian hari.

    Tinjauan dari 94 penelitian yang muncul di European Journal Nutrition juga menemukan, komponen anti-inflamasi pada CGA di kopi merangsang pembentukan neuron yang sehat dan mampu menghambat penumpukan kelompok protein amiloid di otak.

    Asam klorogenat pada kopi juga dapat mengontrol kadar gula darah lebih baik sehingga bisa menjaga aliran nutrisi ke otak tetap stabil. Itu juga membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah untuk menghindari stroke dan meningkatkan aliran darah otak.

    2. Kafein dapat meningkatkan serotonin

    Rutin Minum Kopi Dapat Cegah 5 Penyakit Kronis Ini, Apa Saja?Kafein pada kopi bisa bermanfaat pada kesehatan mental. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone

    Salah satu senyawa utama dalam kopi adalah kafein. Kafein dikenal dengan manfaat meningkatkan produksi hormon serotonin. Bahan ini mengatur banyak tugas otak, dan dosis harian serotonin dapat bermanfaat bagi kesehatan mental.

    Sebuah penelitian seperti yang disebut Food Network menemukan lebih dari satu juta orang mengaitkan konsumsi kopi berkafein dengan penurunan risiko penyakit Parkinson pada pria. Studi dalam Journal of Alzheimer’s Diseases juga menemukan efek perlindungan lebih kuat dari kafein terhadap penurunan kognitif pada wanita dibandingkan pria.

    Namun, perlu diingat kafein dalam minuman lain tampaknya tidak memiliki manfaat kognitif yang sama dengan kafein di kopi. Perlu diingat juga, jika kafein membuat beberapa orang gelisah, cemas, dan menyebabkan insomnia, berarti manfaat kopi tidak lebih besar dari kerugiannya.

    3. Kafein dapat mempertajam daya ingat

    5 Cara Racik Kopi Jadi Lebih Sehat Untuk Usus, Pakai Bahan Ini!Kafein kopi juga diketahui mampu mempertajam daya ingat seseorang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Luis Echeverri Urrea

    Selain meningkatkan produksi hormon serotonin, kafein pada kopi juga dikenal dapat mempertajam daya ingat.

    Mengutip ottencoffee.co.id, sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan manfaat kafein yang dapat mempertajam daya ingat. Jika seseorang konsumsi kafein, 24 jam setelahnya, daya ingat mereka lebih tajam.

    Kafein dijelaskan dapat meningkatkan kualitas sirkuit memori di otak manusia. Sehingga, mampu bekerja dengan lebih maksimal dalam mengingat sesuatu.

    Senyawa kopi lainnya yang baik untuk kesehatan otak bisa dilihat pada halaman berikut ini!

    4. Senyawa anti-inflamasi dapat mengurangi stres di otak

    Peradangan dan stres oksidatif di otak dapat mengarah kepada kondisi depresi, kecemasan, hilang ingatan, dan ketidakmampuan fokus. Kopi mengandung sejumlah besar senyawa anti-inflamasi yang dapat menenangkan stres oksidatif akibat radikal bebas.

    Beberapa senyawa anti-inflamasi tersebut termasuk asam hidroksi sinamat. Senyawa ini berkeliaran di tubuh dan otak, mencari radikal bebas yang tidak stabil. Ketika senyawa fenol ini menemukan radikal bebas, mereka menetralkannya dengan menyumbang elektron. Sehingga, dapat mengurangi stres oksidatif di otak.

    5. Minum kopi tiap hari bagus untuk otak

    Minum kopi setiap hari memang dikaitkan dengan penurunan risiko demensia, penyakit Alzheimer, dan beberapa masalah kesehatan mental lainnya. Kopi juga dikaitkan dengan pencegahan penurunan kognitif.

    Namun, kopi juga tidak boleh dikonsumsi berlebihan. FDA atau Food and Drug Administration Amerika Serikat merekomendasikan untuk konsumsi kafein tidak lebih dari 400 miligram setiap hari.

    Cara paling sehat dan efektif mengonsumsi kopi yaitu dengan minum dalam jumlah lebih sedikit dan paling lambat pukul 14.00 siang.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Kopi Buat Kulit, Bisa Kurangi Selulit dan Jerawat


    Jakarta

    Kopi terkenal akan manfaatnya menambah energi, tapi sebenarnya kopi punya manfaat sehat lain, termasuk untuk kulit. Salah satunya bisa hilangkan selulit lho!

    Kopi banyak diandalkan sebagai minuman penambah semangat, fokus, dan energi yang dikonsumsi pada pagi hari. Hal ini karena kafein dan antioksidan yang terkandung di dalamnya.

    Selain itu, kopi juga punya manfaat untuk kulit. Mengutip Healthline (7/8/2018), kopi mengandung antioksidan bernama fenol yang berkhasiat melawan radikal bebas penyebab kerusakan kulit.


    Manfaat kopi untuk kesehatan kulit ini bisa didapat dari mengonsumsi dan mengaplikasikannya ke kulit. Berikut informasinya:

    1. Memberikan efek menenangkan

    Kopi terkenal dengan efeknya yang menstimulasi tubuh. Tak hanya itu, ketika diaplikasikan ke kulit, kopi juga punya efek positif yaitu sifatnya yang menenangkan. Hal ini karena kandungan antioksidan pada kopi.

    2. Manfaat anti-aging

    Tak cepat menua adalah dambaan setiap orang. Untuk mendapat manfaat anti-aging, kopi juga bisa jadi pilihan tepat. Caranya, oleskan langsung bubuk kopi ke kulit untuk menurunkan kemerahan, garis-garis halus, dan noda hitam akibat sinar matahari pada kulit.

    Sebuah penelitian juga menemukan adanya hubungan konsumsi kopi dengan penurunan efek photoaging. Jadi memanfaatkan kopi dari dalam dan luar bisa jadi pilihan tepat.

    3. Kurangi selulit

    makanan untuk atasi selulitFoto: iStock

    Selulit jadi masalah kesehatan banyak orang. Keberadaan selulit bisa dikurangi dengan menggunakan scrub kopi ke kulit. Kafein pada kopi berkhasiat melebarkan pembuluh darah di bawah kulit dan meningkatkan aliran darah secara keseluruhan. Kondisi ini dapat membantu mengurangi munculnya selulit.

    Menggunakan scrub kopi juga punya manfaat lain seperti menghaluskan kulit dan memberikan tampilan warna kulit yang merata.

    4. Vitamin B-3 untuk cegah kanker kulit

    Kopi kaya akan vitamin B3 (niasin), berkat pemecahan senyawa utama yang disebut trigonelline. Namun, trigonelin terurai menjadi niasin setelah biji kopi dipanggang.

    Menurut Skin Cancer Foundation, niacin mungkin berguna dalam mencegah kanker kulit nonmelanoma dan mungkin mencegah pertumbuhan kulit lainnya.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Kurangi inflamasi

    5 Khasiat Kopi Untuk Kulit, Membuat Awet Muda dan Kencang5 Khasiat Kopi Untuk Kulit, Membuat Awet Muda dan Kencang Foto: Getty Images/MundusImages

    Kopi memiliki efek antiinflamasi alias peradangan karena kandungan asam klorogenat (CGA) serta melanoidin dalam kopi. CGA juga dikaitkan dengan pengurangan hiperpigmentasi yang mungkin ada hubungannya dengan peradangan.

    6. Pengobatan jerawat

    Bagi yang punya jerawat, kopi juga bantu mengatasi masalah kulit membandel ini. Penggunaan scrub atau bubuk kopi secara teratur dapat membantu memerangi masalah akibat bakteri berbahaya.

    CGA dalam kopi memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Dikombinasikan dengan pengelupasan kulit alami dari mengaplikasikan bubuk kopi, semua manfaat ini secara bersamaan dapat melawan jerawat.

    7. Mengurangi lingkaran hitam

    Reflection in the mirror. Woman looks in the mirror noticing the first wrinklesFoto: ilustrasi/thinkstock

    Kopi juga dapat membantu mengatasi lingkaran hitam membandel di bawah mata, menurut Beverly Hills MD Cosmeceuticals. Pasalnya, kandungan kafein pada kopi diduga dapat membantu melebarkan pembuluh darah yang berkontribusi terhadap munculnya lingkaran hitam.

    Untuk mendapat manfaat itu, kamu bisa membuat masker kopi dengan cara mencampurkan bubuk kopi dan minyak zaitun. Setelah itu, tambahkan beberapa tetes air untuk membuat pasta kecil di tangan. Lalu oleskan ke bawah mata dan biarkan 5-10 menit. Terakhir, bilas dengan air atau usap masker dengan lembut menggunakan kain.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Racikan Kopi Ini Tiap Pagi dan Dapatkan 5 Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Banyak yang menyebut minum kopi setiap pagi dapat menyehatkan tubuh. Ternyata untuk mendapatkan khasiatnya jenis kopi ini yang disarankan untuk dikonsumsi.

    Perpaduan antara kandungan kafein dan antioksidan dalam kopi dipercaya dapat menyehatkan tubuh secara alami. Tetapi untuk mendapatkan manfaat sehat tersebut ada aturan yang berlaku dan bukan racikan kopi sembarangan.

    Menurut para ahli, kopi yang sehat dan boleh dikonsumsi secara rutin setiap pagi adalah seduhan kopi hitam. Tanpa gula, krim, atau tambahan perasa lainnya.


    Kopi yang sudah ditambahkan bahan pelengkap seperti krim atau susu justru menambah kalori dan lemak di dalam gelasnya. Sementara untuk kopi hitam sendiri dapat memberikan beberapa khasiat sehat yang berguna untuk tubuh.

    Baca juga: Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan Penyebabnya

    Berikut ini 5 manfaat rutin minum kopi hitam di pagi hari menurut NDTV:

    5 Tips Berhenti Minum Kopi Tanpa Sakit Kepala, Contek Yuk!Minum kopi hitam saat pagi hari efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/RECSTOCKFOOTAGE

    1. Menurunkan berat badan

    Kopi dapat menurunkan berat badan jika tidak mengandung kalori di dalamnya. Kopi hitam menjadi racikan kopi yang tidak memiliki kalori atau disebut juga sebagai minuman nol kalori.

    Tetapi ketika ditambahkan krim atau susu segelas kopi akan mengalami pertambahan nilai kalori di dalamnya. Sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi selama proses penurunan berat badan.

    Walaupun terkesan sedikit, asupan kalori dari segelas kopi di pagi hari juga dapat berpengaruh pada pola diet. Tak banyak yang menyadari kalori tersembunyi pada racikan kopi susu bahkan sekadar latte juga mengurangi jatah asupan kalori melalui makanan.

    2. Menurunkan risiko diabetes

    Banyak penelitian dari ahli gizi yang membuktikan bahwa kopi dapat menurunkan risiko seseorang mengidap diabetes. Diabetes atau kondisi di mana tubuh tak sanggup memproduksi insulin guna mencerna gula wajib diperhatikan.

    Risiko diabetes akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia seseorang. Konsumsi kopi hitam dapat menjadi salah satu asupan minuman yang menambah fokus tanpa campuran gula atau pemanis di dalamnya.

    Ketika minum kopi hitam tubuh akan dipicu untuk memproduksi insulin. Padahal kopi hitam tidak memiliki kadar gula sehingga hasil insulin yang diproduksi dapat mencerna kadar gula berlebihan di dalam darah.

    Manfaat minum kopi hitam lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Berperan sebagai antidepresan

    Ketika merasa cemas, khawatir, atau stress lebih disarankan untuk mengonsumsi kopi hitam. Kopi dapat berperan sebagai antidepresan dengan cara memproduksi hormon yang menciptakan rasa bahagia.

    Kopi hitam dapat memicu hormon serotonin dan dopamine di dalam otak sehingga ada perasaan yang lebih tenang. Tetapi kopi dengan tambahan krim atau pemanis justru berfungsi sebaliknya.

    Kadar lemak dan gula yang tinggi dalam segelas kopi dapat memicu produksi stres. Sehingga untuk mereka yang membutuhkan fokus atau perasaan yang lebih tenang lebih disarankan konsumsi kopi hitam yang murni setiap pagi.

    4. Menajamkan ingatan

    Racikan kopi campur lada hitamRacikan kopi hitam murni juga dapat menjaga ketajaman dan kesehatan fungsi otak. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Efek konsumsi kopi pada otak terbukti melalui berbagai penelitian dan pengamatan ahli. Kandungan kafein dan antioksidan dapat menjaga kesehatan dan ketajaman kognitif pada otak orang dewasa.

    Tak dapat dipungkiri jika otak manusia akan mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Beberapa gangguan yang biasanya timbul misalnya seperti Alzheimer, demensia, hingga penyakit Parkinson yang mengganggu.

    Efek kopi yang menajamkan ingatan dan menjaga kesehatan otak diperoleh dari kandungan antioksidannya. Asupan antioksidan tak hanya bermanfaat untuk mencegah penuaan pada kulit tetapi juga pada fungsi otak.

    5. Membersihkan perut

    Asalan kopi bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan bukan hanya karena kalorinya yang rendah. Kopi murni yang ditambahkan krim atau pemanis bersifat diuretik.

    Maka tak heran jika sebagian orang akan merasa ingin buang air setelah minum kopi. Buang air kecil dengan intensitas yang tinggi secara alami dapat membantu membersihkan perut.

    buang air kecil menjadi salah satu cara tubuh mengeluarkan racun atau toksin hingga bakteri yang bersembunyi di dalamnya. Sehingga pencernaan akan terjaga dan bakteri alami di dalam usus tetap hidup dengan sehat.

    Baca juga: Duh! Berdalih Hujan, Ojol Ini Tega Palak Ongkir Rp 166 Ribu

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Proffee Sedang Tren, Kopi Protein yang Bisa Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Menjadi tren kuliner, kopi dicampur dengan bubuk protein ternyata dapat menurunkan berat badan. Begini cara buatnya!

    Tak melulu susu atau krimer, kopi juga bisa diracik dengan menambahkan bubuk protein. Racikan tersebut belakangan tengah menjadi tren dan populer disebut proffee.

    Menurut ahli gizi yang terdaftar di Nebraska Medicine Kimmie Sharp, MMN, RDN, LMNT, LD, kopi dengan bubuk protein merupakan asupan yang rendah kalori dan mengenyangkan.


    1. Dapat membantu turunkan berat badan

    Khasiat proffeeProffee kini digadang-gadang dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: iStock

    Proffee kini digadang-gadang dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu, dengan menambahkan protein ke dalam seduhan kopi merupakan cara terbaik untuk mengurangi tambahan gula dan kalori.

    Pasalnya, selama ini, bahan campuran kopi kerap mengandung banyak gula dan kalori. Meski begitu, tidak disarankan untuk mengonsumsi proffee secara berlebihan.

    Ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi satu hingga dua cangkir dalam sehari. Ini cocok diminum di pagi hari, karena protein akan memberikan rasa kenyang lebih lama.

    2. Bisakah kopi protein menggantikan makanan?

    Khasiat proffeeMinum proffee juga bisa membangkitkan energi setelah bangun tidur. Foto: iStock

    Rasa kenyang karena mengonsumsi proffee akan bertahan lama, berbeda juga kamu sarapan dengan roti panggang atau nasi. Selain itu, minum proffee juga bisa membangkitkan energi setelah bangun tidur.

    Lantas, apakah proffee dapat dijadikan sebagai pengganti makanan untuk sarapan? Tentu saja bisa. Kamu bisa menjadikan proffee sebagai pengganti makanan.

    Ini adalah cara cepat untuk mengisiasupan tubuh di pagi yang sibuk. Namun, sebaiknya teliti memilih bubuk protein, pasalnya beberapa merek justru hanya sedikit mengandung vitamin, serat, dan lemak sehat.

    3. Bubuk protein terbaik

    Beberapa merek tersebut hanya berfokus pada kandungan proteinnya saja. Jika nutrisi lain rendah, justru ini bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

    Untuk memilih bubuk protein terbaik, carilah yang kandungan proteinnya sebanyak 20-30 gram per porsi, dan 5 gram atau kurang gula per porsi.

    Kemudian, hindari memilih merek yang mengklaim memiliki khasiat kesehatan secara berlebihan. Misalnya bisa membantu menyembuhkan penyakit. Menurut ahli gizi itu tidak memiliki reputasi baik.

    Selain itu, kamu bisa memilih sumber protein baik lainnya. Mulai dari susu skim, susu kedelai, telur, dan keju cottage.

    4. Cara membuat proffee

    Khasiat proffeeProffee Foto: iStock

    Cara membuat proffee pada es kopi sangatlah mudah. Caranya cukup mencampurkan bubuk protein tersebut ke es kopi. Begitu juga jika protein shakenya sudah berbentuk cair.

    Kamu bisa langsung mencampurkannya dengan kopi panas dan es batu. Namun, untuk mencampurkan bubuk protein pada kopi panas caranya sedikit lebih rumit.

    Itu tergantung dengan jenis bubuk proteinnya. Bubuk protein bisa mengental atau sedikit menggumpal jika kamu mencampurkannya ke kopi panas.

    Sebagai gantinya, campurkan bubuk protein dengan sedikit air hangat terlebih dahulu. Kemudian baru tambahkan kopi panas ke dalam bubuk protein yang sudah larut tadi.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tambahkan Bahan Ini pada Kopi agar Tak Sebabkan Asam Lambung


    Jakarta

    Bagi sebagian orang, minum kopi menyebabkan sakit perut. Dengan menambahkan bahan ini, kamu bisa terhindar dari rasa mulas setelah minum kopi, sekaligus mencegah asam lambung.

    Dengan kandungan kafein yang berperan sebagai antioksidan, minum kopi dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun, manfaat tersebut belum tentu dirasakan oleh semua orang.

    Pasalnya ada beberapa orang yang justru mengalami sakit perut setelah minum kopi. Biasanya itu dialami oleh mereka yang memiliki kondisi perut sensitif.


    Namun, kondisi tersebut sebenarnya wajar-wajar saja, seperti yang disampaikan oleh ahli gizi yang berbasis di Brooklyn, Maddie Pasquariello.

    Berikut fakta-faktanya!

    1. Kopi bersifat asam

    Racikan kopi campur lada hitamKopi bersifat asam yang bisa meningkatkan kadar asam lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Maddie menjelaskan bahwa kopi memiliki sifat asam yang bisa mengganggu perut sensitif. Menurutnya, sifat asam itu bisa merangsang produksi asam lambung.

    “Ini dapat memberikan efek seperti pencahar yang dapat menyebabkan sakit perut atau diare, jika kamu memiliki perut yang sensitif,” tutur Maddie, lapor Well + Good (07/09/23).

    Ia juga menambahkan bahwa minum kopi secara berlebihan berpotensi merusak lapisan usus besar, sehingga dapat menyebabkan peradangan hingga sakit maag.

    2. Takaran asupan kafein

    Namun, bagi orang yang tidak memiliki perut sensitif, minum kopi akan memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh, selama minum kopi tidak berlebihan.

    Food and Drug Administration (FDA) menyarankan asupan kafein dalam sehari adalah sekitar 400 miligram. Ini setara dengan empat hingga lima cangkir kopi standar.

    Perlu diperhatikan bahwa jumlah tersebut hanya berlaku untuk orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat dan dapat mentoleransi kopi dan kafein dengan baik.

    3. Tambahkan baking soda

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KueSoda kue ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Lebih lanjut, Maddie menjelaskan bahwa kopi mengandung asam malat, asam sitrat, dan asam asetat. Senyawa tersebut dilepas dari biji kopi saat kopinya diseduh.

    Senyawa itulah yang meningkatkan kadar asam lambung sehingga menyebabkan sakit perut. Namun, Maddie memiliki tips agar bisa minum kopi tanpa sakit perut.

    Tipsnya adalah menambahkan sejumput soda kue dalam seduhan kopi. Menurutnya, soda kue bisa membuat racikan kopi menjadi ramah perut.

    4. Manfaat soda kue pada kopi

    Intinya, obat perut sensitif bermuara pada kimia dasar. Kopi bersifat asam dengan pH sekitar 5, sehingga bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.

    Sementara soda kue bersifat basa dengan pH 8. Soda kue dapat membantu menaikkan pH keseluruhan kopi ke tingkat yang lebih netral sehingga kadar asam lambung tidak naik.

    Jadi, cukup menambahkan sedikit soda kue ke seduhan kopi. Kira-kira sekitar sejumput jari. “Kalau ragu, bisa mulai dengan sedikit soda kue,” tutup Maddie.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Kopi Bisa Cegah Paparan COVID-19 yang Kembali Naik


    Jakarta

    Kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Sebuah penelitian menemukan bahwa dengan minum kopi dapat menghambat paparan. Ini penjelasannya.

    Kasus positif COVID-19 di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia kembali melonjak. Di Indonesia sendiri tercatat ada 30-40 pasien dalam sepekan.

    Dalam periode 28 November – 2 Desember 2023 kemarin, tercatat ada 267 pasien yang terpapar COVID-19. Karenanya protokol kesehatan kembali digalakkan.


    Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa kopi dapat menghambat penyebaran COVID-19, seperti yang dikutip dari News.Medical.net (16/11/23).

    Berikut penjelasanya.

    1. Kandungan polifenol kopi

    Menggiling biji kopiKopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi dan mengandung polifenol, Foto: Getty Images/PeopleImages

    Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Cell and Bioscience, para peneliti menyelidiki apakah kopi memiliki efek penghambatan terhadap paparan COVID-19, tepatnya varian SARS-CoV-2.

    Laporan terbaru menunjukkan bahwa pola makan kaya polifenol dan aktivitas fisik dapat memicu respons imun aktif dan mengurangi risiko penyakit parah.

    Dan kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi dan mengandung polifenol, seperti asam caffeic dan asam klorogenat (CGA).

    Selain itu, juga ada kandungan antioksidan seperti trigonelin, melanoidin, dan kafestol.

    2. Penjelasan peneliti

    Dalam penelitian tersebut, para peneliti telah mengungkap bahwa konsumsi kopi setidaknya satu cangkir per hari dikaitkan dengan 10% lebih rendah risiko terpapar COVID-19.

    Hal tersebut telah terbukti setelah dilakukan penelitian dengan peserta Biobank di Inggris (UK). Meskipun demikian, mekanisme yang mendasarinya masih belum jelas.

    Pada studi kali ini, para peneliti menguji efektivitas kopi terhadap SARS-CoV-2. Mereka menggunakan uji pseudovirus SARS-CoV-2 untuk menilai efek kopi.

    Terlebih pada efek kopi terhadap masuknya virus ke dalam garis sel ginjal embrio manusia yang mengekspresikan enzim pengubahan giotensin 2.

    3. Efek pada jenis kopi

    5 Tips Berhenti Minum Kopi Tanpa Sakit Kepala, Contek Yuk!Efek kopi bubuk menunjukkan penurunan masuknya virus yang bergantung pada dosis. Foto: Getty Images/iStockphoto/RECSTOCKFOOTAGE

    Efek kopi bubuk menunjukkan penurunan masuknya virus yang bergantung pada dosis. Selanjutnya, mereka menguji efek dari beberapa produk kopi instan komersial.

    Sementara itu, produk kopi instan secara konsisten mampu menghambat masuknya SARS-CoV-2 tipe liar dan variannya (Alpha, Delta, dan Omicron).

    Kemudian, peneliti mengevaluasi bagaimana bahan tambahan dalam kopi. Mulai dari krim, gula, susu, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa zat aditif tidak berdampak pada efek penghambatan kopi.

    4. Kopi cegah paparan COVID-19

    Para peneliti melakukan uji imunosorben terkait enzim (ELISA) dan mengamati bahwa kopi bubuk dan kopi instan mengganggu interaksi lonjakan-ACE2.

    Jadi, temuan menunjukkan bahwa kopi dapat membatasi infeksi SARS-CoV-2 dengan menghambat interaksi spike-ACE2, TMPRSS2, dan CTSL.

    Selain itu, Kopi juga menurunkan kadar protein ACE2 dan TMPRSS2. Senyawa bioaktif dalam kopi, seperti CGA, isoCGA, dan kafein, menunjukkan efek penghambatan.

    Uji coba pada manusia menunjukkan bahwa serum dari konsumen kopi biasa dan tanpa kafein dapat menekan SARS-CoV-2, termasuk varian Omicron

    Secara keseluruhan, peneliti berpendapat bahwa asupan kopi bisa menjadi strategi pola makan yang potensial untuk mencegah infeksi di era pasca-COVID.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari


    Jakarta

    Sebelum menikmati secangkir kopi di pagi hari, sebaiknya perhatikan beberapa hal ini. Dari jenis kopi hingga takaran kopi.

    Sering disebut sebagai minuman pembangkit energi di pagi hari, kopi banyak dipilih orang, karena rasanya yang enak dan bikin mata melek. Banyak juga yang mengklaim bahwa meminum kopi di pagi hari, membuat pikiran mereka lebih fokus dan bekerja dengan cepat.

    Hanya saja semua yang berlebihan, tentunya tidak akan baik juga untuk kesehatan. Banyak studi atau penelitian tentang kopi, yang menuturkan bahwa konsumsi kopi berlebih dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Ada penelitian yang mengatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak kopi, dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung dan sebagainya.


    Untuk itu, ada beberapa aturan yang bisa diterapkan, agar kamu bisa menikmati kopi di pagi hari tanpa perlu khawatir berakibat serius terhadap kesehatan, seperti yang dilansir dari USA Today (12/12).

    1. Kandungan Tambahan

    5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari Foto: Site News

    Rutin minum kopi bisa menyehatkan hanya saja tambahan di dalamnya, yang membuat kopi menjadi kurang sehat. Kurangi tambahan gula dan krim ke dalam kopi. Gula sering disebut sebagai salah satu bahan makanan yang paling buruk untuk diet modern.

    Hal ini disebabkan karena gula mengandung fruktosa yang tinggi, sehingga paparan risiko untuk terserang diabetes dan obesitas juga meningkat. Tapi tak perlu khawatir, bagi kamu yang kurang suka dengan rasa pahit dan pekat dari kopi.

    Kamu masih bisa membuat kopi ini menjadi lebih enak, dengan tambahan kayu manis. Kayu manis merupakan remah yang kuat, sehingga ketika dipadukan dengan kopi, rasanya jadi berpadu sempurna. Selain itu kayu manis bermanfaat untuk menurunkan tekanan glukosa, hingga kolesterol. Cukup tambahkan sedikit kayu manis, jangan terlalu berlebihan.

    2. Pilih Kopi Organik

    5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari Foto: Site News

    Tentunya aturan selanjutnya agar minum kopi lebih sehat, yaitu dengan memilih jenis kopi. Hindari mengonsumsi terlalu banyak kopi instan, karena kopi instan biasanya mengandung lebih tinggi gula dan dicampur dengan pemanis buatan.

    Selain itu kualitas dari kopi sendiri sebenarnya berpengaruh dari proses dan metode penanaman kopi itu sendiri. Biji kopi biasanya ditambahkan dengan pestisida, dan kimia lainnya yang kurang sehat jika masuk ke dalam tubuh.

    Meski hingga sekarang belum ada penelitian lebih lanjut tentang bahaya pestisida dalam makanan. Namun, banyak ahli yang menyarankan untuk beralih ke kopi organik. Karena kopi organik bebas dari pestisida dan bahan kimia lainnya. Kini banyak produsen kopi yang menjual kopi organik.

    3. Takaran Kopi yang Berlebihan

    5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari Foto: Site News

    Membicarakan tentang porsi sehat minum kopi, tentunya mengundang banyak perdebatan di antara para ahli. Namun, menurut penelitian terbaru yang dikeluarkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2019. Mengonsumsi lebih dari enam cangkir kopi berukuran 6 ons sehari, dapat membahayakan kesehatan.

    Hal ini dijelaskan dalam ringkasan penelitian bahwa, mereka yang mengonsumsi lebih dari 6 cangkir per hari, memiliki risiko terkena serangan jantung 22% lebih tinggi dibandingkan orang lain. Penelitian ini meliputi 350.000 orang yang aktif meminum kopi.

    Selain itu penelitian serupa juga pernah dikeluarkan pada tahun 2013 oleh University of South Carolina. Para peneliti menemukan bahwa pria dan wanita, di bawah usia 55 tahun yang mengonsumsi lebih dari 28 cangkir kopi per minggunya. Memiliki kaitan yang erat dengan kematian.

    4. Anjuran Minum Kopi

    5 Khasiat Kopi Untuk Kulit, Membuat Awet Muda dan KencangAnjuran minum kopi. Foto: Getty Images/MundusImages

    Menurut Dokter Steven Nissen, selaku Chief Academic Officer di The Heart and Vascular Institute at the Cleveland Clinic, Amerika, mengatakan bahwa sebenarnya tak ada larangan atas konsumsi kopi dalam sehari. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

    Nissen menjelaskan bahwa mengonsumsi lebih dari empat atau lima cangkir kopi per hari, sebenarnya sudah melampaui asupan kafein yang direkomendasikan. Apalagi jangka kafein, yang bisa bertahan sekitar 7-9 jam.

    “Kafein bisa bertahan 7 hingga 9 jam. Jadi jika Anda meminum kopi di pagi hari, kandungan kafein ini akan hilang ketika waktu tidur Anda tiba. Namun, jika Anda mengonsumsi kopi secara berlebih, Anda akan terkena insomnia, di mana itu merupakan isu yang serius,” jelas Steven.

    5. Takaran Kopi Anak dan Remaja

    Bagi penggemar kopi yang masih berusia di antara 12 hingga 18 tahun, ada anjuran konsumsi kopi yang disarankan oleh para ahli gizi. Tentunya lebih ketat dan sedikit, dari anjuran konsumsi kopi orang dewasa.

    Menurut The American Academy of Pediatrics, mereka menyarankan bahwa anak-anak dan remaja yang berusia sekitar 12-18 tahun dianjurkan hanya boleh meminum satu cangkir kopi, atau paling banyak dua cangkir kopi. Jika lebih dari dua cangkir kopi, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

    Pada tahun 2017 lalu seorang remaja asal Carolina Selatan, harus kehilangan nyawanya setelah overdosis usai meminum cafe latte, dan minuman berenergi dalam waktu dua jam. Selain itu ada juga efek samping seperti rasa cemas, diare, hingga dehidrasi jika anak-anak terlalu banyak mengonsumsi kopi.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tambahkan Krimer ke Racikan Kopi Tak Naikkan Berat Badan, Ini 3 Faktanya!


    Jakarta

    Mengandung gula dan lemak, krimer pada kopi kerap dihindari. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa mencampurkan krimer pada kopi tidak bahayakan kesehatan.

    Krimer menjadi salah satu pelengkap populer untuk campuran kopi. Khususnya bagi mereka yang tidak menyukai kopi pahit. Menambahkan krimer bisa meningkatkan rasa dan tekstur.

    Namun, tak sedikit pula yang justru menghindari krimer lantaran mengandung gula dan lemak. Karena itulah banyak yang menganggap krimer dapat menghilangkan manfaat kopi.


    Namun, sebuah penelitian justru menemukan fakta sebaliknya. Dikutip dari Mind Body Greed (13/10/23) berikut penjelasannya!

    1. Krimer bikin berat badan naik?

    Penjelasan mengenai racikan kopi pakai krimerKopi pakai krimer tidak selamanya bahaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Menurut studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menambahkan krimer ke dalam kopi tidak serta merta bisa menaikkan berat badan seperti yang ramai disebutkan.

    Itu tergantung dengan jumlah gula yang terkandung pada krimernya dan tergantung berapa banyak mengonsumsinya. Peneliti telah mengamati tiga kelompok orang dari kebiasaan minum kopinya.

    Ditemukan bahwa minum kopi berkafein tanpa pemanis memang dikaitkan dengan penurunan berat badan. Dengan menambahkan 1 sdt gula ke dalam kopi setiap hari dikaitkan dengan penambahan berat badan ringan.

    Peneliti menegaskan bahwa menambahkan krimer baik dairy maupun non dairy ke dalam kopi, tidak membuat perbedaan berat badan. Begitu pula dengan minum kopi tanpa kafein dibandingkan dengan kopi berkafein.

    2. Berat badan bisa naik juga diminum rutin

    Temuan ini mematahkan anggapan bahwa menambahkan krimer ke dalam kopi secara otomatis menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan.

    Meskipun para peneliti menemukan bahwa kopi manis sedikit meningkatkan berat badan, tetapi itu terjadi ketika kopi diminum secara rutin dalam periode 4 tahun.

    Jadi, jika sesekali ingin menikmati kopi dan krimer tidak akan merusak gaya hidup sehat. Berhati-hatilah agar tidak menjadikan kebiasaan.

    Sebab, pola makan yang terlalu tinggi gula bisa meningkatkan obesitas, sindrom metabolik, dan berbagai penyakit inflamasi.

    3. Tips sehat bikin kopi pakai krimer

    Minum Kopi Pakai Tambahan Krimer, Apakah Aman Bagi Kesehatan?Pilihlah krimer yang kandungan gulanya rendah. Foto: iStock

    Kopi hitam adalah racikan kopi yang paling sehat. Namun sayangnya, tidak semua orang suka dengan rasanya. Ada beberapa tips untuk meracik kopi jadi enak tapi tetap sehat.

    Pertama, usahakan menggunakan pemanis alami, seperti madu, Stevia, ekstrak vanila, dan gula buah. Kemudian, perhatikan merek krimer yang kamu pilih.

    Pilihlah krimer yang kandungan gulanya rendah. Jika kamu tidak yakin dengan label kemasan, pilihlah susu biasa atau susu bebas pemanis.

    Terakhir kamu bisa menambahkan suplemen seperti bubuk protein. Tambahan ini akan menghasilkan kopi dengan tekstur yang lebih creamy.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopi Campur Lemak Menyehatkan, Ini Paduan Bahannya


    Jakarta

    Minum kopi dicampurkan lemak ternyata tak seburuk yang dipikirkan. Lemak yang dimaksud tergolong sehat, seperti minyak kelapa yang bisa memberikan manfaat.

    Salah satu minuman yang dapat menyehatkan tubuh adalah kopi. Minuman ini juga sudah menjadi gaya hidup untuk sebagian orang.

    Kopi hitam menjadi racikan yang paling populer dan terkenal dengan manfaat sehatnya. Namun, racikan kopi lain juga tak kalah memberikan manfaat.


    Dilansir dari Mind Body Green (24/11), manfaat dari kopi juga dapat dirasakan ketika mencampuran lemak ke dalam racikannya. Lemak yang dimaksud tentu saja yang menyehatkan.

    Ahli gizi Amy Shah menyarankan untuk mengoptimalkan asupan kafein dengan memberikan sedikit efek dopamin. “Keajaiban sebenarnya di sini adalah mencampurkan kafein dengan lemak.” ungkapnya.

    racikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelaparacikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelapa Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemak di sini akan memperlambat pelepasan kafein yang pada akhirnya memperpanjang efek dopamin. “Apa yang dilakukan lemak adalah memperlambat penyerapan sehingga kamu bisa mendapatkan pelepasan kafein yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

    Lemak sehat yang dapat ditambahkan, yaitu sesendok mentega atau minyak kelapa. Terutama pada minyak kelapa yang dapat menambahkan rasa lembut dan kaya pada secangkir kopi.

    Baca Juga:

    Tambahan minyak kelapa ke dalam kopi ini juga telah terbukti mengenyangkan. Dengan begitu dapat berpotensi mengurangi kebutuhan kalori seharian.

    Minyak kelapa juga disebutkan dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Manfaatnya dapat membantu dalam menyeimbangkan kadar gula darah.

    Selain lemak, cokelat juga bisa ditambahkan pada racikan kopi. Kamu bisa meraciknya menjadi mocha latte. Cokelat bubuk ini juga menawarkan peningkatan dopamin.

    Dopamin sendiri merupakan salah satu jenis hormon yang dapat menyampaikan rangsang ke seluruh tubuh. Jenis hormon ini dapat mengendalikan emosi hingga memengaruhi perasaan bahagia, jatuh cinta, dan lainnya.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com