Tag: kuliah

  • 31 Universitas Siap Terima 222 WNA Lewat Beasiswa KNB 2024, Ada Kampusmu?



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) 2024. Pendaftaran dilakukan secara daring di laman https://knb.kemdikbud.go.id/.

    Bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), KNB 2024 memberikan kesempatan kepada 222 mahasiswa asing yang berasal dari 50 negara berkembang di dunia.

    Dikutip dari KNB Scholarship Guide, Kamis (8/2/2024) beasiswa KNB sudah digagas dalam Konferensi Kepala Negara Gerakan Non-Blok (GNB) kesepuluh pada 1-6 September 1992. Sejak saat itu, pemerintah RI menawarkan beasiswa kepada mahasiswa negara anggota GNB.


    Namun, eksklusivitas regional dicabut pada tahun 2002 dan resmi menjadi KNB. Penerimanya tidak lagi terbatas pada negara anggota GNB tapi juga negara berkembang lainnya di Asia, Pasifik, Amerika Selatan, Afrika dan Eropa Timur untuk mengenyam pendidikan jenjang Sarjana, Magister dan Doktor.

    Pada tahun 2024 Kemendikdbursitek menggandeng 31 perguruan tinggi sebagai tuan rumah dalam penerimaan 222 mahasiswa asing Beasiswa KNB. Kampus mana saja? Berikut daftar lengkapnya.

    31 Kampus Tujuan Beasiswa KNB 2024

    1. IPB University
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
    5. Universitas Airlangga
    6. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
    7. Universitas Diponegoro
    8. Universitas Gadjah Mada
    9. Universitas Hasanuddin
    10. Universitas Indonesia
    11. Universitas Katolik Parahyangan
    12. Universitas Muhammadiyah Malang
    13. Universitas Muhammadiyah Surakarta
    14. Universitas Negeri Malang
    15. Universitas Negeri Yogyakarta
    16. Universitas Padjadjaran
    17. Universitas Pendidikan Indonesia
    18. Universitas Sebelas Maret
    19. Universitas Telkom
    20. Universitas Islam Indonesia
    21. Universitas Brawijaya
    22. Universitas Negeri Semarang
    23. Universitas Negeri Surabaya
    24. Universitas Syiah Kuala
    25. Universitas Dian Nuswantoro
    26. Universitas Sanata Dharma
    27. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
    28. Universitas Jenderal Soedirman
    29. Universitas Sumatera Utara
    30. Universitas Negeri Jakarta
    31. Universitas Lampung

    Jadwal Seleksi Beasiswa KNB 2024

    • Pendaftaran: hingga 23 Februari 2024
    • Seleksi administrasi: 26 Februari-22 Maret 2024
    • Seleksi akademik, wawancara dan psikotes: 25 Maret-17 Mei 2024
    • Pengumuman: 10 Juni 2024
    • Daftar ulang: 11-21 Juni 2024
    • Pengurusan dokumen untuk visa pelajar: 8 Juli-9 Agustus 2024
    • Sampai di Indonesia: Agustus 2024
    • Pelaksanaan program BIPA: September 2024
    • Pelaksanaan perkuliahan: pertengahan Agustus 2024 atau sesuai kalender akademik universitas tujuan.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait KNB, kamu bisa melihatnya https://knb.kemdikbud.go.id/. Semoga berhasil detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap! Kemdikbud Umumkan KIP Kuliah Segera Dibuka, Ini yang Dibutuhkan


    Jakarta

    Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 akan segera dibuka pendaftarannya. Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek RI mengumumkan hal ini melalui akun media sosial resmi.

    “Yuk, bersiap-siap untuk pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024!” tulis Puslapdik, dikutip dari Instagram @puslapdik_dikbud, Rabu (7/2/2024).

    Bagi para calon mahasiswa baru yang akan mendaftar KIP Kuliah, ada beberapa data yang perlu dipersiapkan. Selain itu, Puslapdik Kemendikbudristek juga mengimbau untuk terus memantau laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id.


    Data untuk Daftar KIP Kuliah

    1. Nomor induk siswa nasional (NISN)
    2. Nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    3. Nomor induk kependudukan (NIK)

    Data-data di atas harus dipastikan valid sesuai yang tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbudristek.

    Syarat-syarat KIP Kuliah

    Syarat Penerima

    Saat ini Puslapdik Kemendikbudristek belum mengeluarkan informasi persyaratan KIP Kuliah. Namun apabila detikers hendak bersiap-siap lebih awal, merujuk pendaftaran tahun sebelumnya, berikut ini persyaratannya:

    • Lulusan SMA/SMK/ sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus dua tahun sebelumnya.
    • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dari jalur masuk apa pun di perguruan tinggi akademik atau vokasi di PTN/PTS pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat dalam sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, yang didukung bukti dokumen sah.

    Syarat Ekonomi

    • Pemegang KIP Menengah
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan Kemensos RI, misalnya bansos Program Keluarga Harapan; Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, dan Bantuan Pangan Non Tunai.
    • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil 3 Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan.
    • Jika tidak memenuhi salah satu dari kriteria di atas, maka tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi syarat miskin/rentan miskin yang dibuktikan dengan bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
    • Bukti keluarga miskin dalam bentuk SKTM yang dikeluarkan dan dilegalisasi minimal tingkat desa/kelurahan.

    (nah/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Beasiswa Kuliah yang Dibuka UII Yogyakarta, Calon Mahasiswa Cek!



    Jakarta

    Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) yang menyediakan berbagai program beasiswa. Mulai dari beasiswa hafiz, santri, atlet & seni, hingga KIP.

    Lima di antara beasiswa yang disediakan UII Yogyakarta diseleksi melalui pola Penelusuran Siswa Berprestasi (PSB). Lima beasiswa tersebut adalah Beasiswa Hafiz, Beasiswa Santri, Beasiswa Dhuafa, Beasiswa Atlet & Seni, dan Beasiswa KIP.

    Dikutip dari situs resmi UII, PSB adalah pola seleksi yang dilakukan melalui penilaian rekam jejak prestasi (nilai rapor dan prestasi penunjang). Nilai rapor yang digunakan adalah nilai rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5, pada mata pelajaran sesuai ‘Tabel Pemetaan Mata Pelajaran’, yang bisa cek DI SINI.


    Pola seleksi PSB ini hanya dapat diikuti oleh peserta seleksi lulusan tahun 2023 (hanya bagi yang melakukan pengabdian di Pondok Pesantren) dan lulusan tahun 2024.

    Daftar Beasiswa Kuliah di UII Yogyakarta:

    1. Beasiswa Hafizah Hafiz

    – Biaya pendaftaran seleksi ini Rp 200 ribu untuk pilihan program studi nonkedokteran dan Rp 400 ribu untuk pilihan program studi kedokteran.

    – Seleksi berdasarkan nilai rapor dan kemampuan hafalan Al-Qur’an minimal 15 Juz

    – PSB Beasiswa Hafizah Hafiz terbuka untuk program studi kedokteran, hanya untuk lulusan/calon lulusan SMA/MA/pondok pesantren/SMK kesehatan (jurusan IPA) lulusan tahun 2023 atau 2024

    – Usia maksimal 21 tahun per tanggal 31 Agustus 2024.

    Jenis Beasiswa

    Terdapat dua jenis beasiswa yang dapat diterima, yaitu Beasiswa 30 Juz dan Beasiswa 15 Juz. Beasiswa 30 Juz adalah beasiswa yang meliputi pembebasan biaya Dana Catur Darma, pembebasan biaya uang kuliah, serta bantuan biaya hidup (bulanan).

    Beasiswa 15 Juz adalah beasiswa yang meliputi pembebasan biaya Dana Catur Darma dan pembebasan biaya uang kuliah.

    Syarat Dokumen

    1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

    2. Sertifikat/syahadah/surat keterangan hafalan Al-Qur’an (minimum 15 juz).

    3. Asesmen diri PSB Beasiswa Hafizah Hafiz (form dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh/)

    4. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

    5. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

    Jadwal unggah dokumen sendiri dimulai pada 15 sampai dengan 31 Januari 2024.

    2. Beasiswa Santri

    – Biaya pendaftaran untuk PSB Beasiswa Santri adalah Rp 200 ribu

    – Peserta dapat memilih hingga 3 program studi, kecuali program studi kedokteran.

    – Seleksi berdasarkan nilai rapor dan prestasi unggul dalam ilmu keagamaan, serta penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab yang baik.

    Cakupan Penerima Beasiswa

    Beasiswa yang dapat diterima adalah pembebasan biaya Dana Catur Darma, pembebasan biaya uang kuliah, serta akomodasi tempat tinggal di Pondok Pesantren UII (bebas biaya).

    Selain menempuh pendidikan akademik, peserta seleksi yang menerima beasiswa ini juga akan mengikuti pendidikan di Pondok Pesantren UII.

    Syarat Dokumen

    1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

    2. Asesmen Diri PSB Beasiswa Santri (dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh/)

    3. Esai/artikel singkat bertema “Peran Cendekiawan Muslim untuk Umat” (karangan sendiri).

    4. Esai/artikel singkat bertema “Capaian Prestasi Inspiratif dalam Hidupku” (karangan sendiri).

    5. Prestasi di bidang ilmu keagamaan (bisa lebih dari satu) tingkat provinsi, nasional, atau internasional. Prestasi yang dapat digunakan adalah prestasi yang didapat selama menempuh pendidikan di SMA/MA/pondok pesantren/SMK.

    6. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

    7. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

    Unggah dokumen dimulai pada 4 sampai dengan 20 Maret 2024.

    3. Beasiswa Dhuafa

    – Biaya pendaftaran untuk PSB Beasiswa Dhuafa adalah Rp 50 ribu

    – Diperuntukkan bagi peserta dengan prestasi akademik unggul yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

    – Peserta diperbolehkan memilih hingga 3 program studi, kecuali program studi kedokteran.

    Cakupan Beasiswa

    Beasiswa yang dapat diterima adalah pembebasan biaya Dana Catur Darma dan pembebasan biaya uang kuliah.

    Syarat Dokumen

    1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

    2. Asesmen diri PSB Beasiswa Dhuafa (dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh/)

    3. Keterangan tidak mampu yang dapat berupa (salah satu) kartu miskin, kartu Program Keluarga Harapan, Kartu Keluarga Sejahtera, dokumen keterangan tidak mampu, dokumen keterangan dari panti sosial/panti asuhan.

    4. Kartu Keluarga dan foto rumah tinggal (seluruh bagian luar rumah terlihat).

    5. Prestasi di bidang akademik (bisa lebih dari satu) tingkat provinsi, nasional, atau internasional. Prestasi yang dapat digunakan adalah prestasi yang didapat selama menempuh pendidikan di SMA/MA/pondok pesantren/SMK.

    6. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

    7. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

    Unggah dokumen dimulai pada 15 sampai dengan 28 Februari 2024.

    4. Beasiswa Atlet & Juara Seni

    – Biaya pendaftaran untuk PSB Beasiswa Atlet & Juara Seni adalah Rp 200 ribu

    – Diperuntukkan bagi peserta seleksi dengan prestasi unggul di bidang olahraga atau seni.

    – Peserta dapat memilih hingga 3 program studi, tetapi tidak termasuk program studi kedokteran.

    Cakupan Beasiswa

    Beasiswa yang dapat diterima adalah pembebasan biaya Dana Catur Darma dan pembebasan biaya uang kuliah.

    Syarat Dokumen

    1. Rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran sesuai dengan tabel pemetaan mata pelajaran.

    2. Asesmen diri PSB Beasiswa Atlet & Juara Seni (form dapat diunduh di laman https://pmb.uii.ac.id/unduh)

    3. Sertifikat pemenang/juara di bidang olahraga atau seni tingkat provinsi, nasional, dan internasional.

    4. Surat rekomendasi dari pelatih dan induk organisasi olahraga (khusus bidang olahraga).

    5. Surat rekomendasi dari pelatih/kepala sekolah/organisasi pembina (khusus bidang seni).

    6. Surat rekomendasi dari LPTQ wilayah (khusus prestasi bidang MTQ).

    7. Surat keterangan sehat dari dokter di rumah sakit, klinik, atau puskesmas.

    8. Surat keterangan pengabdian di pondok pesantren/sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2023.

    9. Karya gambar/sketsa buatan sendiri sebanyak 3 buah yang terdiri dari landmark kota tinggal, bagian dalam rumah sendiri, dan bagian luar rumah sendiri (khusus untuk pilihan program studi arsitektur).

    Unggah dokumen dimulai pada 15 sampai dengan 31 Januari 2024.

    5. Beasiswa KIP

    – Pendaftaran PSB Beasiswa KIP tidak dipungut biaya (gratis).

    – PSB Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) diperuntukkan bagi peserta seleksi dengan prestasi unggul dan membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

    – Nilai rapor yang digunakan adalah nilai rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 pada 4 nilai mata pelajaran (pengetahuan), yaitu agama, matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

    – Proses seleksi awal akan selenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia melalui Program Kuliah Merdeka.

    – Informasi seleksi awal dapat diakses melalui laman web kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui aplikasi KIP Kuliah mobile apps (berbasis android).

    6. Beasiswa Unggulan

    Selain beasiswa dengan pola seleksi PSB, terdapat juga beasiswa yang ditawarkan setelah para mahasiswa menempuh perkuliahan di Universitas Islam Indonesia, yaitu Beasiswa Unggulan.

    Seleksi Beasiswa Unggulan diselenggarakan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 dengan mengikuti jadwal akademik yang berlaku.

    Persyaratan Beasiswa Unggulan

    1. Terdaftar sebagai mahasiswa angkatan baru yang aktif pada program sarjana Universitas Islam Indonesia dan dibuktikan dengan fotokopi kartu mahasiswa

    2. Memiliki nilai rata-rata rapor selama SMA minimal 7,5 untuk skala 1-10, minimal 75 (tujuh puluh lima) untuk skala nilai 1 – 100, atau minimal 3,00 (tiga koma nol) untuk skala 1 – 4;

    3. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik (setara dengan skor 450 TOEFL), dibuktikan dengan sertifikat TOEFL (atau sejenisnya);

    4. Memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang benar dan hafal beberapa surat dalam juz amma, dibuktikan dengan hasil tes baca tulis Al-Qur’an (BTAQ) oleh tim penguji;

    5. Memiliki kepribadian dan karakter yang baik, dibuktikan dengan hasil wawancara psikologis oleh tim penguji;

    6. Memiliki prestasi akademik dan non akademik (olahraga, seni, penalaran) selama pendidikan sebelumnya, dibuktikan dengan sertifikat penghargaan; dan

    7. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lain baik internal maupun eksternal, dibuktikan dengan surat keterangan dari dekan fakultas.

    Untuk detail informasi mengenai proses seleksi Beasiswa Unggulan akan diumumkan di laman kemahasiswaan.uii.ac.id.

    Sementara untuk informasi keseluruhan terkait beasiswa di UII yogyakarta bisa akses di laman https://pmb.uii.ac.id/beasiswa/.

    (faz/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2025 Masih Dibuka, Tak Ada Batas Usia!



    Jakarta

    Pemerintah Australia tahun ini kembali menyediakan beasiswa bagi warga Indonesia melalui Australia Awards Scholarship. Pendaftaran beasiswa masih di buka hingga 30 April 2024 mendatang.

    Ayesha, Public Diplomacy Australia Awards Indonesia mengatakan salah satu keunggulan beasiswa Australia Awards adalah tidak dibatasi usia. Siapapun bisa mendaftar beasiswa ini sesuai dengan pilihan program yang tersedia.

    “Tidak ada batasan usia untuk mendaftar. Jadi teman-teman yang sedang menyelesaikan sarjananya dan sebentar lagi mau lanjut S2 atau di sini ada dosen masih bisa,” ujarnya, dalam acara #AUSSIEBANGET Campus Roadshow: Women in Foreign Policy and Governance across Southeast Asia, di Binus University, Selasa (27/2/2024).


    Selain itu, Ayesha menuturkan peserta yang sempat gagal mendaftar beasiswa ini sebelumnya dapat mendaftar kembali di tahun-tahun selanjutnya. Adapun beasiswa Australia Awards ini dibuka setiap satu tahun sekali selama Februari-April.

    “Lalu tidak ada batasan frekuensi untuk mendaftar. Jadi misalnya belum berhasil di kesempatan pertama, maka bisa coba dua-tiga hingga beberapa kali, tidak ada blacklist,” katanya.

    Terdapat dua jenis beasiswa yang disediakan oleh Australia Awards bagi warga negara Indonesia, yakni Master (S2) dan PhD (S3). Apa saja sebenarnya syarat mendaftar beasiswa Australia Awards? Berikut selengkapnya:

    Syarat Daftar Beasiswa Australia Awards 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Tidak menikah/bertunangan dengan warga Australia atau Selandia Baru atau penduduk tetap

    3. Tidak mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia

    4. Tidak melamar program beasiswa Australia Awards lainnya kecuali telah tinggal di luar Australia selama dua kali total lamanya berada di Australia (misalnya, penerima Australia Awards sebelumnya di Australia selama dua tahun tidak akan memenuhi syarat untuk melamar Beasiswa Australia Awards lainnya sampai tinggal di luar Australia atau kembali ke Indonesia selama empat tahun)

    5. Bukan personel militer yang bertugas saat ini

    6. Memenuhi persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT

    7. Mengisi formulir pendaftaran

    8. Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris

    Berkas Persyaratan Beasiswa Australia Awards 2025

    1. Ijazah/transkrip D3, D4 atau S1 untuk pelamar master

    2. Ijazah/transkrip S1 dan S2 untuk pelamar PhD

    3. Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE harus terkini (maksimal dua tahun terakhir)

    4. Menyerahkan dua referee report bagi pelamar PhD penelitian dan satu referee report bagi pelamar PhD kursus

    5. Menyerahkan dokumen Nominating Agency Declaration

    6. Berkas-berkas harus disahkan baik oleh lembaga/universitas terkait

    Manfaat Beasiswa Australia Awards 2025

    1. Biaya pendidikan Master/PhD

    2. Biaya akademik tambahan

    3. Biaya hidup

    4. Tiket pesawat pulang pergi

    5. Pelatihan bahasa Inggris sebelum memulai studi di Australia

    6. Tunjangan di Indonesia selama pelatihan prakeberangkatan

    7. Biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk syarat visa belajar

    8. Visa pelajar DFAT dan visa tanggungan pelajar

    9. Overseas Student Health Cover (OSHC)

    10. Pengembangan profesional dan jaringan

    Prioritas Penerima Beasiswa Australia Awards 2025

    1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)

    2. Penyandang disabilitas

    3. Perempuan dengan latar belakang ekonomi kurang mampu serta warga dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Dataran Tinggi, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung

    Demikian informasi tentang beasiswa Australia Awards 2025. Untuk informasi lebih lanjutnya, detikers bisa lihat di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBP Tutup 27 Februari, Buruan Sinkronisasi Data!



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) ditutup 27 Februari 2024 besok. Dengan demikian, siswa diharapkan untuk segera menyelesaikan pendaftaran baik KIP ataupun SNBP.

    Proses pendaftaran KIP Kuliah dibuka sepanjang proses seleksi penerimaan mahasiswa baru 2024, tepatnya hingga 31 Oktober 2024. Namun, ada penetapan buka-tutup pendaftaran KIP Kuliah, yakni setiap H-1 dari jadwal setiap jalur seleksi.

    Dengan demikian, setiap H-1 pembukaan pendaftaran di setiap jalur baik SNBP, SNBT, dan mandiri, maka seleksi KIP Kuliah juga dibuka. Sedangkan H-1 penutupan pendaftaran di setiap jalur masuk perguruan tinggi menjadi waktu penutupan pendaftaran bagi KIP Kuliah pada jalur tersebut.


    Sony Hartono Wijaya, Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud menyarankan siswa untuk mendaftar seleksi KIP Kuliah sesuai periode pendaftaran setiap jalur seleksi. Setidaknya paling lambat satu hari agar mempermudah perguruan tinggi dalam melakukan sinkronisasi data.

    “Disarankan ikut seleksinya sama seperti ikut seleksi nasional. Jadi tolong diisi, dipilih, selambatnya h-1 jadwal seleksi nasional karena pada hari-hari lain itu sistem untuk SNBP itu akan dilakukan proses sinkronisasi,” jelas Sony pada Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, dikutip Senin (26/2/2024).

    Ketika siswa mendaftar KIP Kuliah di luar jalur seleksi atau setelah pengumuman, tidak ada jaminan bila perguruan tinggi meluluskan aplikasi peserta. Alasannya karena kampus tidak punya pertimbangan.

    Pendaftaran KIP Kuliah dan SNBP Harus Tersinkronisasi

    Untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah dan SNBP, pastikan kedua data tersebut telah tersinkronisasi. Berikut langkah-langkahnya dikutip dari Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, Pedoman Pendaftaran SNBP 2024 dan Youtube Dibidikmisicom.

    1. Melakukan pendaftaran KIP Kuliah

    • Pendaftaran akun secara mandiri dilakukan melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.
    • Klik tombol Login Siswa di pojok kanan atas website.
    • Masukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses yang didapatkan dalam proses pembuatan akun.
    • Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah.
    • Pada dashboard peserta akan terdapat berbagai menu berdasarkan status akun kelayakan yang telah divalidasi sebelumnya.
    • Jika status akun tertera ≤ 4, maka peserta perlu mengisi data seperti biodata, keluarga, prestasi, dan rencana tinggal ketika kuliah serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
    • Namun bila status tertera > 4 atau status akun “Belum Terdata DTKS”, maka kamu akan mengisi data seperti biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi dan rencana tinggal serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan.
    • Pilih jenis jalur penerimaan yang tengah ditempuh peserta yang terlihat pada menu Seleksi, lalu klik “Daftarkan Seleksi” pada kolom SNBP 2024.
    • Sistem akan memunculkan Konfirmasi Pilihan Seleksi, untuk diperhatikan proses ini hanya bisa diisi satu kali dan tidak dapat diubah. Sedangkan pilihan perguruan tinggi dan program studi terlihat pada pendaftaran SNBP.
    • Centang bagian Pakta Integritas.
    • Klik “Simpan Seleksi” untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah.

    2. Menyelesaikan pendaftaran SNBP

    • Pendaftaran dilakukan pada laman https://snbp-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ ataupun https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.
    • Login di menggunakan email dan password yang telah didaftarkan pada akun SNPMB.
    • Setelah login, siswa akan dialihkan pada halaman Profil. Cukup isi “Data Orang Tua” bagian jumlah tanggungan orang tua.
    • Pendaftaran SNBP dilakukan dengan isi pilihan prodi yang dipilih pada halaman Pilihan.
    • Unggah portofolio di halaman Portofolio jika prodi yang dipilih mensyaratkan adanya dokumen portofolio.
    • Isi prestasi di halaman Prestasi. Tahapan ini bersifat tidak wajib, namun jika ingin mengunggahnya peserta dibatasi maksimal 3 prestasi.
    • Lakukan finalisasi pada halaman Finalisasi jika sudah memeriksa semua data dan yakin tidak ada yang salah. Pastikan semua data sudah benar karena tidak bisa dibatalkan atau diubah.
    • Unduh dan cetak kartu peserta SNBP serta simpan dengan baik untuk keperluan lain seperti daftar ulang nantinya.

    3. Proses sinkronisasi

    Bila kedua proses pendaftaran telah selesai, maka secara otomatis data KIP Kuliah dengan SNBP 2024 akan tersinkronisasi.

    Untuk memastikan hal ini bisa dilihat di laman KIP Kuliah, pastikan di menu seleksi bagian SNBP tertera keterangan “Sudah Terdaftar”. Selain itu ada menu tambahan dalam sistem yakni “Cetak Kartu Peserta” dan “Cetak Formulir”.

    Jika diterima, peserta harus melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka 2024.

    Itulah informasi terkait pendaftaran KIP Kuliah 2024 yang tutup pada 27 Februari 2024 esok hari. Jangan sampai terlewat jadwal ya detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah Gratis di Universitas Terbuka? Coba Daftar 4 Beasiwa Ini



    Jakarta

    Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) masih dibuka hingga 7 Agustus 2024. Selain punya banyak cabang kampus, UT juga memiliki beragam beasiswa bagi mahasiswa baru.

    UT mempunyai jenis beasiswa baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Pada beberapa tahun sebelumnya, alumni UT juga turut memberikan beasiswa bagi adik-adik mahasiswa.

    Tahun 2022, UT telah menyalurkan beragam beasiswa kepada 11.473 mahasiswa. Jumlah tersebut meningkat 16% karena pada 2021 jumlah penerima beasiswa hanya 9.825 orang.


    Mengutip laman UT, berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang disediakan UT bagi mahasiswa baru:

    Jenis Beasiswa di UT bagi Mahasiswa Baru

    1. KIP Kuliah

    Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. KIP Kuliah tersedia di beberapa PTN juga PTS termasuk UT.

    Dulu, nama lain dari bantuan ini adalah Bidikmisi. Dana yang diperoleh mahasiswa lewat beasiswa ini berupa pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup per bulan.

    Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri PTS masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Bagi yang ingin mendapatkan KIP Kuliah di UT, maka bisa mendaftarkan diri pada saat registrasi kampus.

    2. Beasiswa CSR

    Beasiswa CSR atau Corporate Social Responsibility adalah bantuan yang berasal dari perusahaan bank mitra dari UT. Adapun beberapa bank mitra UT antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

    Penerima beasiswa ini akan memperoleh pembebasan UKT dan dana untuk bahan ajar atau modul. Untuk biaya hidup, beasiswa ini tidak meng-covernya.

    Syarat bagi calon mahasiswa UT yang ingin dapat beasiswa CSR yakni masuk 10 besar kelas saat SMA/sederajat, mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan surat keterangan tidak mampu ekonomi dari pemerintah kelurahan/desa.

    3. Beasiswa PPA

    Jenis beasiswa lain di UT adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Bantuan ini ditujukan kepada mahasiswa D3, D4, dan S1 yang disediakan oleh Kemendikbudristek.

    Besaran beasiswa PPA ini Rp 400 ribu per bulan. Pemberian dana dilakukan per semester atau enam bulan sekali.

    Sama seperti dua beasiswa sebelumnya, beasiswa PPA mensyaratkan mahasiswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini bisa dicoba bagi mahasiswa dengan kondisi demikian, tetapi memiliki IPK yang cukup bagus.

    4. Bantuan UKT

    Jika detikers punya prestasi nonakademik di bidang olahraga atau seni, bisa mencoba bantuan UKT ini. Mahasiswa yang baru menorehkan prestasi bidang tersebut di kancah nasional, bisa mengajukan bantuan UKT.

    Bagi peraih juara 1 tingkat nasional, akan diberikan pembebasan UKT selama tiga semester. Kemudian untuk juara 2 selama dua semester, dan juara 1 selama satu semester.

    Cara Daftar Beasiswa di Universitas Terbuka

    1. Cari tahu syarat lengkap beasiswa yang ingin dicoba pada laman https://www.ut.ac.id/ atau lewat postingan media sosial UT
    2. Siapkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
    3. Bagi pendaftar KIP Kuliah, pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftarkan diri di jalur mandiri UT
    4. Ketentuan daftar beasiswa setiap cabang UT berbeda sehingga informasi lengkapnya harus ditanyakan langsung ke bagian kemahasiswaan UT daerah masing-masing
    5. Pendaftar KIP Kuliah akan diverifikasi oleh UT pusat, lalu akan disampaikan kepada UT daerah

    Demikian informasi seputar beasiswa yang disediakan Universitas Terbuka bagi mahasiswa baru. Coba yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 42% Alumni KIP Kuliah Raih IPK Cumlaude



    Jakarta

    Hasil tracer study kepada ribuan alumni Bidikmisi atau KIP Kuliah menunjukkan bahwa 42% alumni meraih IPK Cumlaude. Seperti apa sebarannya?

    Seperti diketahui, Bidikmisi adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah untuk siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Pada 2020, Bidikmisi bertransformasi menjadi KIP Kuliah dan pada 2021 kembali disempurnakan menjadi KIP Kuliah Merdeka.

    Untuk melihat keluaran program Bidikmisi/KIP Kuliah, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek melakukan tracer study pada periode April hingga September 2023. Dari tracer study tersebut, banyak alumni yang meraih IPK Cumlaude.


    42% Alumni KIP Kuliah Raih IPK Cumlaude

    Dari 20.706 alumni Bidikmisi/KIP Kuliah yang mengisi kuesioner, 42 persen di antaranya mampu mencapai IPK antara 3.50 sampai 3.75 sehingga berhak berpredikat Cumlaude. Bahkan, sebanyak 28 persen alumni yang mengisi kuesioner mampu mencapai IPK 3,75 sampai 3,99.

    Di Indonesia, lulusan yang memiliki IPK 3,8 hingga 3,9 berhak menyandang predikat Magna Cumlaude atau dengan kehormatan besar. Kemudian ada sebanyak 2,3 persen persen alumni di jenjang D2 yang mampu mencapai IPK 4,00.

    Melanjutkan Pendidikan

    Tingginya IPK ini berbanding lurus dengan keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ada sebanyak 2.884 orang jenjang S1 yang melanjutkan pendidikan ke pendidikan profesi, 3.118 orang sampai jenjang master dan ada 76 orang yang setelah lulus S1, lanjut magister dan kemudian ke jenjang doktor.

    Data pada alumni penerima Bidikmisi/KIP Kuliah di jenjang D1, menemukan jika ada sebanyak 9 alumni penerima yang lanjut pendidikannya ke jenjang S1 hingga magister, bahkan ada yang melanjutkan ke jenjang doktoral.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Universitas Al Azhar Mesir dari PBNU, Cek Syaratnya di Sini



    Jakarta

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membuka pendaftaran beasiswa S1 ke Universitas Al-Azhar Mesir. Program beasiswa ini merupakan beasiswa fully funded atau pembiayaan pendidikan secara penuh hingga akhir masa studi.

    Selain biaya pendidikan, beasiswa ini juga mencakup biaya transportasi dan biaya tempat tinggal. Adapun seluruh rangkaian pendaftaran beasiswa ke Mesir ini gratis alias tidak dipungut biaya apapun.

    Penanggung jawab seleksi beasiswa Al-Azhar PBNU, Mukhlis Yusuf Arbi, mengatakan program beasiswa ini mengakomodasi baik ilmu keagamaan (Adabi) maupun jurusan non-ilmu keagamaan seperti kedokteran, psikologi, dan teknik.

    “Ada dua penjurusan. Kuliah adabi untuk agama seperti ushuluddin, syariah, aqidah, dakwah dan lughah. Juga ada kuliah ilmu untuk jurusan umum seperti kedokteran, psikologi, kimia, fisika, teknik,” kata Arbi dalam NU Online, Kamis (4/7/2024).

    “Seluruh proses pendaftaran adalah free,” ujar Wakil Ketua Badan Khusus Pengembangan Administrasi Keorganisasian dan Kader PBNU itu.

    Tahapan Seleksi Beasiswa S1 Universitas Al Azhar Mesir dari PBNU

    Seleksi beasiswa akan terbagi menjadi tiga tahap, yakni seleksi administrasi, tahap seleksi tertulis, dan tahap seleksi wawancara. Semua rangkaian mulai dari pendaftaran hingga seleksi akan dilaksanakan secara daring (online).

    Kemudian rangkaian seleksi beasiswa akan dimulai pada tanggal 1 Juli 2024 sebagai masa sosialisasi. Barulah pendaftaran beasiswa dibuka pada Jumat, 5 Juli 2024.


    Setelah pendaftaran ditutup, berkas pendaftaran akan melalui seleksi administrasi pada 8 Juli hingga 12 Juli 2024. Hasil seleksi berkas akan diumumkan pada tanggal 13 Juli 2024.

    Peserta yang dinyatakan lolos pada tahap seleksi administrasi, akan diminta mengikuti seleksi tertulis yang akan dilakukan secara online pada tanggal 16 Juli 2024.

    Selanjutnya, bagi peserta yang dinyatakan lolos tahap seleksi tertulis, akan mengikuti tahap ketiga yaitu wawancara pada tanggal 21 Juli 2024. Nama-nama 30 santri penerima beasiswa akan diumumkan pada 23 Juli 2024.

    Syarat Beasiswa S1 Universitas Al Azhar Mesir dari PBNU

    Peminat beasiswa wajib memenuhi ketentuan pendaftaran seleksi sebagai berikut:

    1. Pendaftaran dilakukan oleh pesantren
    2. Memiliki ijazah Madrasah Diniyah Ulya/Madrasah Aliyah/Pendidikan Diniyah Formal/Surat keterangan lulus. Umur ijazah maksimal 3 tahun (2022)
    3. Berumur 18-25 tahun
    4. Menandatangani surat pernyataan bersedia mengabdi kepada NU
    5. Bersedia mengikuti tahapan seleksi dan segala ketentuan yang berlaku

    Informasi lebih lengkap mengenai beasiswa S1 Universitas Al Azhar Mesir bisa dicek dalam laman NU Online.

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Cari Beasiswa Kuliah Singkat di AS Tanpa TOEFL? Nongkrong di Sini Yuk!



    Jakarta

    detikers mau mencari peluang beasiswa kuliah singkat ke AS tanpa syarat TOEFL? Sini-sini kumpul!

    Ada program beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship ke Amerika Serikat (AS) 2024. Program beasiswa ini memungkinkan detikers merasakan kuliah singkat di kampus-kampus AS selama lima pekan.

    Buat detikers yang berusia 18-25 tahun cocok nih menjadi kandidat pendaftar program YSEALI. Jangan khawatir, beasiswa ini tidak mensyaratkan nilai Test of English as a Foreign Language alias TOEFL, lho!


    Kalau detikers lolos dalam program ini, nantinya kamu akan belajar di perguruan tinggi AS untuk membahas lebih dalam satu dari tiga tema yang tersedia, yaitu Civil Engineering, Isu Lingkungan serta Kewirausahaan dan Pembangunan Ekonomi. Komponen pembiayaan beasiswa ini sangatlah menarik dari biaya hidup, visa, tiket pesawat, asuransi hingga biaya lain yang berkaitan dengan kegiatan akademik.

    Nah, penasaran nggak nih gimana cara mendaftarnya, tips and trick-nya, serta bagaimana pengalaman alumni YSEALI dalam program ini? Tongkrongin aja live di Instagram detikEdu (@detikedu) dan Kedubes AS Jakarta (@usembassyjkt) pada Kamis, 28 Maret 2024 pukul 14.00-15.00 WIB besok!

    detikers bisa puas mendengar penjelasan dari Putra Aditya, Koordinator YSEALI dari Kedubes AS Jakarta dan alumni YSEALI Jannisa Vavaza, yang kini berprofesi sebagai Analis Data di Forum Konservasi Leuser. Lontarkan semua pertanyaan dan rasa penasaranmu pada mereka seputar program beasiswa YSEALI besok ya!

    Setelah itu, silakan gercep beraksi melamar program beasiswa YSEALI karena pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga 18 April pukul 10.00 WIB.

    Sampai jumpa di forum IG live besok, detikers!

    (nwk/pal)





    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Adaro 2024 untuk D3 hingga S1 Dibuka, Ayo Cek Syarat-syaratnya!


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Adaro 2024 dibuka hingga 1 Juni 2024. Beasiswa ini diberikan oleh Yayasan Adaro untuk mahasiswa berprestasi, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

    Perlu dicatat, Beasiswa Adaro 2024 tersedia hanya untuk PTN yang bermitra dengan Adaro. Penerima beasiswa Adaro akan memperoleh beasiswa bulanan sebesar Rp 800 ribu mulai Agustus 2024 dan berakhir Juli 2025.

    Dikutip dari Ditmawa UGM, beasiswa akan diberikan langsung oleh universitas dan diberi setiap 3 bulan atau triwulan sebelumnya. Ada dua kategori Beasiswa Adaro Foundation yaitu beasiswa reguler untuk mahasiswa sarjana dan beasiswa vokasi untuk mahasiswa D3 atau D4.


    Hanya ada beberapa fakultas yang diizinkan mengikuti beasiswa ini yakni fakultas teknik, matematika, ilmu alam, pertanian, kehutanan, dan kedokteran.

    Syarat Beasiswa Adaro 2024/2025

    Berikut ini persyaratan untuk mendaftar Beasiswa Adaro 2024:

    • Mahasiswa berkebangsaan Indonesia
    • IPK terakhir D4/S1: 3,0 dan D3: 2,85
    • Berasal dari keluarga dengan penghasilan marjinal dengan melampirkan surat keterangan penghasilan orang tua dan/atau surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.
    • Tidak tengah menerima beasiswa dari instansi lainnya.
    • Mengisi formulir permohonan Beasiswa PT Adaro Indonesia dan diserahkan ke direktorat kemahasiswaan serta dikirim secara kolektif ke Yayasan Pelayanan Kasih A & A Rachmat maksimal 1 Juni 2024. Formulir beasiswa bisa didapat melalui https://ditmawa.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1212/2024/04/formulir.pdf
    • Beasiswa diberikan minimal semester 3 atau tahun ajaran kedua sampai semester 6 (D3) dan semester 8 (D4/S1). Beasiswa ini diberikan secara langsung setiap 3 bulan di muka dan dikirim melalui perguruan tinggi masing-masing.

    Pada formulir pendaftaran, nantinya mahasiswa perlu mengisi sejumlah data, di antaranya data perguruan tinggi, data mahasiswa yang bersangkutan, data pendidikan, data keluarga, kegiatan peserta, prestasi, dan data beasiswa yang pernah diajukan.

    Sebelum mengirimkan aplikasi beasiswa, pastikan kalian sudah memenuhi semua syarat, tak terkecuali IPK dan data keluarga. Bagaimana detikers, tertarik mendaftarkan diri?

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com