Tag: kuliah

  • 12 Beasiswa yang Disediakan Unnes bagi Mahasiswa Baru, Tertarik?



    Jakarta

    Mau masuk Universitas Negeri Semarang (Unnes) tapi masih bingung karena biaya? Tak perlu khawatir, kampus negeri satu ini telah menyediakan beragam beasiswa bagi mahasiswa.

    Sebelumnya, calon mahasiswa yang ingin masuk Unnes harus tahu dulu jalur masuk kampus ini. Ada tiga jalur masuk yang dibuka yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.

    Untuk jalur SNBP dan SNBT pendaftarannya sudah ditutup. Bagi detikers yang belum sempat daftar atau gagal lewat jalur SNBP atau SNBT masih bisa mencoba Seleksi Mandiri.


    Khusus jalur Seleksi Mandiri, biasanya biaya pendidikan yang harus dibayar lebih mahal dibandingkan SNBP atau SNBT. Namun, detikers tak perlu khawatir karena Unnes telah menyediakan 12 beasiswa di tahun ini.

    Apa saja beasiswa tersebut? Melansir website resmi kampus, berikut di antaranya:

    Daftar Beasiswa Unnes 2024

    1. BBP-PPA

    Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BBP PPA) adalah beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

    Beasiswa ini disalurkan kepada kampus negeri maupun swasta. Sasaran beasiswa BBP-PPa adalah mahasiswa aktif dan berprestasi.

    2. PPA

    Beasiswa PPA juga diberikan oleh Kemendikbudristek bagi mahasiswa yang aktif berprestasi. Untuk mendapat beasiswa ini mahasiswa harus aktif secara akademik maupun dalam kegiatan kemahasiswaan.

    Mahasiswa yang mendapat beasiswa PPA akan dijamin biaya pendidikannya dan uang saku bulanan untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan hidup.

    3. KIP Kuliah

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah salah satu beasiswa yang populer di kalangan mahasiswa. Bagaimana tidak, beasiswa ini memang diperuntukkan bagi mahasiswa yang terbatas secara ekonomi tetapi punya potensi berprestasi.

    Cakupan pembiayaan KIP Kuliah antara lain biaya pendidikan selama 4 tahun dan biaya hidup per bulan yang besarannya disesuaikan dengan kategori wilayah kampus.

    4. ADik

    Beasiswa ADik juga salah satu program dari Kemendikbudristek, Beasiswa ini dikhususkan bagi mahasiswa yang mempunyai keterbatasan finansial dan berasal dari wilayah tertinggal, terluar, terdalam (3T).

    5. Yayasan Salim

    Yayasan Salim adalah mitra Unnes yang menggelontorkan beasiswa bagi mahasiswa. Bantuan dari Yayasan Salim akan disalurkan kepada mahasiswa S1 dalam bentuk bantuan uang saku Rp 500 ribu per bulan selama satu tahun.

    6. Bank Indonesia

    Bank Indonesia (BI) menyalurkan beasiswa kepada beberapa kampus salah satunya Unnes. Beasiswa BI memberikan bantuan untuk biaya pendidikan, tunjangan studi, dan biaya hidup.

    7. Bank BTN

    Beasiswa Bank BTN adalah jenis beasiswa ikatan dinas. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa semester akhir dengan kuota cukup terbatas.

    8. VDMS

    Beasiswa Van Deventer Maas Indonesia memberikan bantuan biaya hidup sebesar Rp 750 ribu per bulan. Penerima akan mendapatkan bantuan hingga masa akhir studinya yakni empat tahun untuk S1/D4 atau tiga tahun untuk D3.

    9. Supersemar

    Beasiswa Supersemar adalah bantuan yang disediakan oleh Yayasan Supersemar bagi pelajar dan mahasiswa. Penerima beasiswa ini akan memperoleh dana biaya pendidikan.

    10. Djarum

    Beasiswa Djarum menyediakan dana pendidikan bagi banyak universitas di Indonesia. Bagi detikers yang masuk Unnes, maka bisa juga mencoba daftar beasiswa ini.

    Selain mendapat bantuan dana, keuntungan dari awardee beasiswa ini adalah mendapatkan pelatihan character building, leadership development, dan nation building.

    11. Atlet

    Seperti namanya, beasiswa Atlet diperuntukkan mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga. Mahasiswa yang meraih prestasi nasional dan internasional bisa dibebaskan uang kuliahnya.

    12. Lazis

    Mahasiswa Unnes juga bisa berkesempatan mendapat beasiswa Lazis. Beasiswa ini disediakan oleh Rumah Amal Lazis bagi mahasiswa yang mempunyai hafalan Al-Quran minimal 20 juz.

    Itulah beberapa beasiswa yang disediakan Unnes. Detikers ingin coba beasiswa mana?

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Beasiswa Erasmus Mundus? Cek Komponen, Syarat, dan Jadwalnya di Sini



    Jakarta

    Beasiswa Erasmus Mundus merupakan salah satu beasiswa studi pascasarjana di Eropa. Apa saja komponen beasiswa yang ditawarkan?

    Sebelumnya, yuk pahami dulu apa itu Beasiswa Erasmus Mundus. Beasiswa Erasmus Mundus adalah salah satu program Erasmus Plus yang didanai oleh Uni Eropa. Program ini bertujuan untuk mengembangkan bidang pendidikan, pelatihan, pemuda, dan olahraga.

    Beasiswa ini dibagi atas Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) dan Scholar. Apa bedanya?


    2 Jenis Beasiswa Erasmus

    Beasiswa EMJM adalah program magister yang diselenggarakan oleh sebuah konsorsium universitas dari berbagai negara. Setelah lulus, mahasiswa akan mendapat gelar kesarjanaan bersama ataupun ganda dalam bidang studi pertanian dan kehutanan, bisnis dan manajemen, komunikasi dan informatika, pendidikan dan pengajaran, teknik, humaniora, hukum, dan lain-lain.

    Kemudian Beasiswa Scholar dibuka khusus untuk akademisi yang ingin melakukan penelitian dan kegiatan ilmiah di lembaga-lembaga yang turut serta dalam EMJM. Akademisi atau dosen menerima beasiswa ini hingga tiga bulan.

    Komponen Beasiswa Erasmus

    Beasiswa Erasmus Mundus Joint Masters

    • Biaya kuliah
    • Uang pangkal
    • Asuransi
    • Biaya perjalanan
    • Akomodasi dan tunjangan bulanan sebanyak 24000 Euro untuk pendidikan satu tahun dan 48000 Euro untuk pendidikan dua tahun.

    Beasiswa Scholars

    • Biaya hidup
    • Biaya perjalanan.

    Syarat Beasiswa Erasmus

    Beasiswa Erasmus Mundus Joint Masters

    • Tidak terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa mana pun
    • Telah menyelesaikan pendidikan tingkat kesarjanaan yang relevan.
    • Beasiswa Scholars
    • Dosen yang berasal dari perguruan tinggi di negara non-Uni Eropa mana pun
    • Tidak terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa
    • Dosen yang terdaftar di salah satu perguruan tinggi di Eropa yang merupakan mitra dari program kerja sama tersebut
    • Memiliki pengalaman akademik dan/atau profesional yang berprestasi

    Jadwal Beasiswa Erasmus

    Melansir dari Katalog Beasiswa Erasmus, detikers yang tertarik bisa mengajukan aplikasi langsung ke Konsorsium yang menawarkan
    program EMJM yang diminati. Periode aplikasi biasanya dibuka pada bulan September atau Oktober untuk tahun ajaran berikutnya.

    Kunjungi katalog online EMJM di bit.ly/ErasmusCatalogue untuk menemukan lebih dari 190 program magister yang menawarkan beasiswa Erasmus.

    Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Erasmus Mundus bisa dicek dalam laman http://ec.europe.eu/erasmus-plus atau email delegation-indonesia-erasmus-mundus-eeas.europe.eu

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP-K ITS yang Tak Tepat Sasaran Bisa Dilaporkan, Ditmawa: Data Pelapor Dijamin



    Jakarta

    Beberapa waktu kebelakang, media sosial ramai dengan polemik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang dinilai tidak tepat sasaran. Untuk itu, berbagai perguruan tinggi mulai menyoroti lebih serius terkait mahasiswa penerima KIP-K di kampusnya, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

    Dengan jumlah penerima lebih dari 4 ribu mahasiswa, ITS menyiapkan berbagai strategi untuk menghindari kejadian salah sasaran penerima. Salah satunya dalah dengan membuka layanan pengaduan penerima beasiswa KIP-K.

    Ketua Sub Bagian (Kasubag) Layanan Mahasiswa dan Kesejahteraan Mahasiswa, Direktorat Kementerian Mahasiswa (Ditmawa) ITS, Friana Ekawati menyatakan, formulir pengaduan bisa diakses lewat laman Instagram Ditmawa ITS (@ditmawaits).


    Setelah aduan masuk, Ditmawa akan segera menindak lanjuti dan dipastikan kebenarannya. Friana menjelaskan siapapun bisa melakukan pelaporan ini dan data pelapor akan dijamin kerahasiaannya.

    “Kami juga akan menjamin data pelapor tetap anonim selama penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya dikutip dari rilis di laman resmi ITS, Selasa (14/5/2024).

    Akan Ada Inspeksi Tiap Semester

    Tidak hanya membuka layanan pengaduan, ITS juga akan melakukan verifikasi data mahasiswa dan pemanggilan secara tatap muka.

    Verifikasi KIP-K merupakan langkah yang telah ditetapkan dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No 13 Tahun 2023 dan Peraturan Rektor ITS No 16 Tahun 2023.

    Verifikasi ini mengulas kembali apakah mahasiswa sudah sesuai dengan syarat penerima KIP-K. Termasuk terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Mahasiswa (DTKS), memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan bukti gaji orang tua yang valid.

    “Apabila ditemukan data yang meragukan, maka akan dilakukan inspeksi terkait kesesuaian data yang tertera di ajuan beasiswa KIP-K dan Sistem Pendataan Mahasiswa Baru (SIPMABA) ITS,” tutur Friana

    Proses inspeksi akan membandingkan data level uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa yang telah disetujui oleh kepala departemen dengan berkas yang diunggah di laman KIP-K. Setelah data keluar, pemanggilan tatap muka mahasiswa juga dilakukan untuk pemeriksaan yang menyeluruh.

    KIP-K Dicabut Jika Terbukti Secara Ekonomi Mampu

    Jika ternyata ada perubahaan ekonomi dan mahasiswa dinilai telah cukup mampu secara finansial, maka akan dilakukan validasi ulang keadaan ekonominya. Proses inspeksi ini akan dilakukan secara berkala setiap semester.

    “Bila terbukti telah mampu, maka mahasiswa tersebut diberikan pilihan untuk menggugurkan beasiswa tersebut atau ditanggalkan kesertaan beasiswanya oleh ITS,” tambahnya.

    Meski nantinya mahasiswa tidak menerima KIP-K, Friana meyakini ada berbagai macam beasiswa lain yang terbuka bagi seluruh mahasiswa. Terutama mereka yang kurang mampu secara finansial.

    Ia juga berpesan agar mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa untuk menggunakan dana dengan sebaik mungkin dan juga bijaksana.

    “Pada akhirnya, kebijaksanaan tersebut kembali pada kesadaran diri masing-masing mahasiswa,” tutupnya.

    Diketahui hingga tahun 2023, penerima KIP-K di ITS tercatat 3.689 mahasiswa. Sementara pada 2024 sendiri, kuota pembiayaan KIP-K telah mencapai 1.050 mahasiswa.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Viral Penyalahgunaan KIP-K Mahasiswa Undip, Kemendikbud: Sangat Disayangkan



    Jakarta

    Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek, Abdul Kahar angkat bicara terkait viralnya isu penyalahgunaan dana penerimaan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) oleh seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip).

    Ia menjelaskan, Puslapdik telah berkoordinasi dengan pengelola KIP-K di Undip. Hasilnya menjelaskan tidak ada kesalahan pada awal penerimaan karena mahasiswa yang diketahui sebagai CJM memenuhi kriteria penerima manfaat.

    “Kami (Puslapdik) sudah koordinasi dengan pengelola KIP Kuliah di Undip. Hasilnya tahun masuk mahasiswa itu betul memenuhi kriteria,” tuturnya kepada wartawan dalam acara Temu Nasional Penerima KIP Kuliah Tahun 2024 di Gedung D Kemendikbudristek, Jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta, Kamis (2/5/2024).


    Puslapdik Menyayangkan Tindakan Mahasiswa

    Lebih lanjut, Abdul Kahar menyatakan pada awal masuk kuliah keadaan ekonomi keluarga CMJ memang termasuk dalam kriteria penerima KIP Kuliah. Dari hidup bersama ibu tunggal dan memiliki tanggungan adik.

    “Tapi karena anaknya gigih dan mengingat bahwa adiknya masih ditanggung orang tuanya makanya dia cari pekerjaan sampingan awalnya. Memanfaatkan kemampuan dirinya, CMJ akhirnya menjadi selebgram dan mengambil endorsement,” tambah Abdul Kahar.

    Abdul Kahar memaklumi bila pekerjaan yang ditempuh CMJ memerlukan tampilan dan citra diri yang baik, sehingga apa yang ditampilkan di media sosial juga terlihat mewah. Namun, ia tetap menyayangkan tindak CJM. Karena berdasarkan regulasi KIP-Kuliah dijelaskan bila ekonomi mahasiswa atau keluarga mahasiswa membaik, mahasiswa diharapkan secara sukarela mengundurkan diri.

    “Kita sudah atur regulasi seperti itu. Seharusnya yang bersangkutan secara sukarela mengundurkan diri. Karena sudah tidak layak lagi menerima KIP Kuliah agar yang lainnya mendapat kesempatan. Itu yang kami sangat sayangkan,” katanya.

    Walaupun begitu, Abdul Kahar tetap tidak menyalahkan mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk memperoleh pekerjaan sampingan. Karena menurutnya bisa jadi KIP Kuliah belum menutupi biaya hidup mahasiswa saat berkuliah terlebih mereka yang ada di kota besar.

    “Nggak ada salahnya kalau mahasiswa penerima KIP Kuliah memperoleh pekerjaan sampingan. KIP Kuliah juga sebenarnya belum cukup apalagi yang hidup di kota besar. Masih ada kebutuhan lainnya. Tapi itu tadi bila dirasa sudah cukup, lebih baik melaporkan untuk mengundurkan diri,” pungkas Abdul Kahar.

    Update Terbaru dari Undip

    Manager Bagian Kemahasiswaan Undip, Muntafi menjelaskan CMJ telah mengundurkan diri dari program KIP Kuliah. Dijelaskan surat pengunduran diri akan diserahkan ke pihak Undip dalam waktu dekat.

    “Surat pengunduran diri sudah kami terima, cuma fisik yang asli belum kami terima. Suratnya kan harus diproses,” kata Muntafi dikutip dari CNN Indonesia.

    Terkait hal ini, pihak kampus mengapresiasi langkah yang diambil CMJ sehingga KIP-Kuliah nantinya bisa dialihkan ke mahasiswa yang lebih membutuhkan lainnya.

    “Sudah baik sebenarnya karena yang bersangkutan sudah merasa tidak layak dan mengambil keputusan untuk mengundurkan diri sebagai penerima KIPK karena sudah bisa mendapatkan penghasilan dari content creator,” pungkas Muntafi.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S1 Tunisia 2024 Buka Pendaftaran, Masa Studi Cuma 3 Tahun!



    Jakarta

    Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia membuka pendaftaran beasiswa kuliah S1 di Tunisia bagi siswa di Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2024.

    Ada sebanyak 9 pilihan universitas yang difasilitasi beasiswa ini. Pelamar bisa memilih salah satunya, sesuai dengan minat dan tujuan yang diinginkan.

    Pada laman resmi PPI Tunisia, telah dijelaskan gambaran singkat jika mengambil kuliah S1 di Tunisia. Mahasiswa dituntut mampu membuat makalah dengan cepat dan tepat dengan disertai data dan analisa yang kuat.


    Pembelajaran di Tunisia mengacu pada sistem di Prancis. Masa studi S1 bisa dijalani dalam waktu 3 tahun saja (tanpa mengikuti kelas persiapan bahasa) kecuali untuk jurusan kedokteran.

    Detikers tertarik kuliah di Tunisia? Begini syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bisa kuliah dengan beasiswa tersebut:

    Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

    • Mempunyai ijazah SMA/sederajat
    • Mempunyai transkrip nilai SMA/sederajat
    • Membayar biaya administrasi Rp 100 ribu
    • Mengirim dokumen pendaftaran dengan lengkap lewat email panitiacamabappitunisia@gmail.com, terakhir 30 Juni 2024
    • Mematuhi persyaratan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia
    • Pelamar diharapkan mengirim berkas dalam satu kali pengiriman dan tersusun rapi.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

    • Salinan ijazah SMA/sederajat yang telah dilegalisir
    • Salinan transkrip SMA/sederajat yang telah dilegalisir
    • Salinan akta kelahiran
    • Salinan laporan medis yang menunjukkan bahwa pelamar sehat secara medis dari RSUD terdekat
    • Salinan paspor (3 lembar pertama)
    • Salinan foto 3×4 dan 4×6 dalam formasi JPG dengan latar belakang merah putih
    • Salinan ijazah, transkrip, akta kelahiran, dan paspor diterjemahkan ke dalam bahasa Arab
    • Semua dokumen berformat file PDF

    Pilihan Universitas Tujuan

    1. Universitas Az Zaitunah
    2. Universitas Sousse
    3. Universitas 9 Avril
    4. Universitas Manouba
    5. Universitas Kairouan
    6. Universitas Tunis El Manar

    Untuk melihat macam-macam program studi yang tersedia, bisa dilihat di SINI ya.

    Alur Seleksi Beasiswa S1 Tunisia 2024

    1. Pendaftaran
    2. Verifikasi berkas pendaftaran
    3. Webinar bagi peserta
    4. Tes wawancara peserta
    5. Seleksi Kemendikti Tunisia
    6. Pengumuman hasil seleksi.

    Demikian informasi mengenai beasiswa S1 di Tunisia. Semoga bermanfaat ya!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat TOEFL LPDP 2024 Lengkap S2-S3 Dalam dan Luar Negeri, Mana Paling Tinggi?


    Jakarta

    Beasiswa LPDP Tahap 2 bakal dibuka pada 19 Juni. Sebagai persiapan, calon awardee wajib tahu syarat TOEFL LPDP 2024.

    TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah ujian kemampuan bahasa Inggris bagi penutur asing. Tes ini diperlukan untuk mendaftar masuk universitas atau beasiswa ke Amerika dan negara lainnya.

    Selain TOEFL, kamu juga bisa mendaftarkan sertifikat PTE Academic atau tes bahasa Inggris berbasis komputer, dan IELTS. Meski sama-sama merupakan ujian kemampuan bahasa Inggris, IELTS (International English Language Testing System) ditujukan bagi negara-negara persemakmuran, seperti Inggris dan Australia.


    Tak sekedar melampirkan sertifikat TOEFL, PTE Academic, atau IELTS, pendaftar juga wajib memenuhi skor minimum. Bagaimana syarat TOEFL LPDP 2024 dan ujian kemampuan bahasa Inggris lainnya? Simak berikut ini seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat TOEFL, PTE Academic, dan IELTS LPDP 2024

    Program Magister

    1. Skor Minimal Program Magister Dalam Negeri

    – TOEFL ITP 500

    – TOEFL iBT 61

    – PTE Academic 50

    – IELTS 6,0

    2. Skor Minimal Program Magister Luar Negeri

    – TOEFL iBT 80

    – PTE Academic 58

    – IELTS 6,5.

    Program Doktor

    1. Skor Minimal Program Doktor Dalam Negeri

    – TOEFL ITP 530

    – TOEFL iBT 70

    – PTE Academic 50

    – IELTS 6,0

    2. Skor Minimal Program Doktor Luar Negeri

    – TOEFL iBT 94

    – PTE Academic 65

    – IELTS 7,0

    Dokumen Pendaftaran LPDP 2024

    1. Biodata diri
    2. Kartu tanda penduduk
    3. Ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus
    4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi
    5. Transkrip nilai S1/S2
    6. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi indeks prestasi kumulatif (IPK) dari Kemendikbduristek
    7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
    8. Letter of acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku
    9. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi
    10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit

    Jadwal LPDP 2024 Tahap 2

    Pendaftaran: 19 Juni 2024

    Seleksi administrasi: 22 Juli 2024

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024

    Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024

    Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024

    Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024

    Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024

    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024

    Seleksi substansi: 10 September 2024

    Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Itu dia syarat TOEFL LPDP 2024 baik magister atau doktor dalam dan luar negeri. Apakah skor detikers sudah sesuai?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Akademi Kementerian Perdagangan Tutup 30 Juni, Jangan Terlewat



    Jakarta

    Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet) Kementerian Perdagangan membuka dua jalur beasiswa kuliah pada penerimaan mahasiswa baru 2024. Masa pendaftaran berlangsung sampai 30 Juni 2024.

    Mahasiswa Akademi Metrologi dan Instrumentasi mempelajari metrologi, instrumentasi, dan perdagangan. Lulusan D3 Metrologi dan Instrumentasi Akmet Kemendag RI menguasai cara-cara pengukuran dan kalibrasi, akurasi di bidang industri dan iptek, pengembangan peralatan, dan pengendaliannya.

    Sebanyak 100 penerima beasiswa 2024 akan mendapat gratis biaya pendidikan senilai Rp 5,1 juta per semester selama 6 semester. Sementara itu, calon mahasiswa dikenakan biaya pendaftaran Rp 205 ribu dan mahasiswa yang akan lulus dikenakan biaya wisuda 800 ribu.


    Beasiswa Akmet dibuka pada Jalur Beasiswa Prestasi Akademik dan Jalur Beasiswa Kurang Mampu. Bagi detikers yang tertarik mendaftar, simak syarat beasiswa Akmet 2024 berikut seperti dikutip dari pengumuman resminya.

    Syarat Jalur Beasiswa Akmet Kemendag 2024

    1. Lulusan SMA, MA, atau SMK.
    2. Usia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2024, atau maksimal kelahiran 31 Desember 2003, dikbuktikan dengan Akta Kelahiran.
    3. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari kepala sekolah.
    4. Khusus pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu.
    5. Khusus pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu, pendapatan kotor gabungan orang tua maksimal Rp 4 juta per bulan atau paling banyak Rp 750 ribu per bulan saat dibagi per jumlah anggota keluarga.
    6. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dan atau bantuan pendidikan yang berupa Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) tetap dan variabel dari lembaga lain.
    7. Menyertakan surat rekomendasi dari kepala dinas bidang perdagangan tingkat kabupaten/kota atau Provinsi DKI Jakarta bagi peserta dari jalur kerja sama, unduh format di sini (https://akmet.ac.id)
    8. Sertakan dokumen pendaftaran digital hasil scan (pindai) format JPG ukuran maksimal 100 KB atau PDF ukuran maksimal 2 MB berikut:
      – Pas foto terbaru dari 3 tahun terakhir format JPG
      – Foto calon mahasiswa bersama orang tua/wali format JPG
      – Scan KTP atau Kartu Pelajar format JPG/PDF
      – Scan Kartu Keluarga (KK) format JPG/PDF
      – Scan ijazah atau Surat Keterangan Lulus format PDF
      – Scan laporan pendidikan semester 1-5 format PDF
      – Surat pernyataan belum menikah format PDF
      – Surat permohonan beasiswa format PDF
      – Surat rekomendasi dari kepala sekolah format PDF
      – Surat keterangan tentang prestasi atau peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di kegiatan ekstrakurikuler yang dilegalisasi oleh kepala sekolah, format PDF
      – Surat rekomendasi dari kepala dinas yang membidangi perdagangan kabupatenm/kota atau Provinsi DKI Jakarta bagi peserta jalur kerja sama.
      – Surat keterangan tidak mampu yang sudah dilegalisasi hingga kecamatan dan dapat dibuktikan kebenarannya.*
      – Surat keterangan penghasilan orang tua/wali yang sudah dilegalisasi hingga kelurahan, atau slip gaji orang tua/wali yang sudah dilegalisasi oleh instansi.*
      – Salinan rekening listrik bulan terakhir/pembelian token terakhir dari orang tua/wali, jika tersedia aliran listrik.*
      – Salinan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan jika memiliki bukti pembayaran dari orang tua atau wali.*

    Perlu diperhatikan, syarat dokumen yang diberi bintang khusus untuk pendaftar Jalur Beasiswa Kurang Mampu saja.

    Jadwal Beasiswa Akmet 2024

    • Pembuatan akun PMB Akmet: hingga 30 Juni 2024 pukul 23.59 WIB
    • Unggah dokumen: hingga 30 Juni 2024 pukul 23.59 WIB
    • Verifikasi dokumen fisik: 13 Juli 2024 (bawa dokumen asli yang disyaratkan)
    • Tes Kemampuan Akademik: 14 Juli 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: 23 Juli 2024
    • Pendaftaran ulang: 1-2 Agustus 2024

    Lokasi tes dan daftar ulang calon mahasiswa yaitu di kampus Akmet, Jalan Bandung-Sumedang Km 25, Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa Akmet Kemendag RI bisa diakses di https://pmb.akmet.ac.id atau WhatsApp 081355000872. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka 1 Juli



    Jakarta

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) umumkan tanggal pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024. Jadi salah satu bantuan pendidikan dari pemerintah yang paling ditunggu, Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi siap membuka pendaftaran pada 1 Juli 2024 mendatang.

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek pada tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Unggulan masyarakat berprestasi terbuka dari jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

    Ada dua jenis beasiswa yang akan dibuka yakni Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi secara umum dan Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi disabilitas (khusus S2 dan S3).


    Nantinya peserta bisa memilih perguruan tinggi yang tersedia baik dalam (terbuka untuk negeri dan swasta) ataupun luar negeri. Komponen biaya yang akan didapat awardee Beasiswa Unggulan meliputi biaya pendidikan, biaya hidup dan biaya buku serta tambahan biaya pendamping bagi jenis beasiswa khusus masyarakat disabilitas.

    Lalu apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut syarat pendaftarannya dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, Jumat (21/6/2024).

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi

    Masyarakat Umum

    1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
    2. Mendapat rekomendasi minimal dari guru Bimbingan Konseling di Sekolah bagi pendaftar jenjang S1 dan dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
    3. Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
    4. Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
    6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.
    7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler
    8. Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program S1 atau minimal 3,25 pada program S2 dan S3.

    Masyarakat Berprestasi Penyandang Disabilitas

    1. Beasiswa Unggulan Penyandang Disabilitas hanya diberikan untuk jenjang S2 dan S3.

    2. Ragam penyandang disabilitas yang disyaratkan meliputi: disabilitas fisik, intelektual, mental, dan sensorik.

    3. Ragam penyandang disabilitas yang dialami secara tunggal, ganda atau multiple dalam jangka waktu lama.

    4. Penyandang disabilitas harus memenuhi persyaratan umum dan khusus seperti:

    • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional.
    • Mendapat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi asal untuk jenjang S2 dan S3.
    • Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun.
    • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
    • Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditas paling rendah B dan pada program studi terakreditasi paling rendah B serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan.
    • Memiliki surat penerimaan dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025
    • Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas bagi mahasiswa on-going.
    • Bagi mahasiswa on-going program S2 dan S3 yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 untuk S2 dan 3,40 untuk S3.
    • Menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa dirinya benar-benar termasuk dalam mahasiswa berkebutuhan khusus.
    • Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan judul/tema “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia” dengan ketentuan: jumlah kata 1.500-2.000 kata, esai berisi deskripsi diri, deskripsi karya yang pernah dihasilkan dan deskripsi karya yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi beserta manfaatnya bagi kemajuan Indonesia.
    • Berkomitmen untuk mempertahankan IPS minimal 3,25 selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan

    1. Pendaftaran: 1-14 Juli 2204
    2. Seleksi tahap 1: 15 Juli – 4 Agustus 2024
    3. Pengumuman hasil seleksi tahap 1: 9 Agustus 2024
    4. Seleksi tahap 2: 12 Agustus – 31 Agustus 2024
    5. Pengumuman hasil seleksi tahap 2: 10 September 2024
    6. Pembekalan dan penjelasan teknis: September 2024

    Informasi lebih lengkap tentang syarat khusus tiap jenjang studi bisa dilihat di sini. Yuk persiapkan diri detikers!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa JFLS 2024 buat Mahasiswa Dibuka, Pendaftaran Dimulai Hari Ini!



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan bantuan pendidikan bagi masyarakat salah satunya lewat penyaluran Beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS). Pendaftaran beasiswa dibuka mulai hari ini, 20 Juni 2024 hingga 20 Juli 2024.

    Beasiswa JFLS 2024 berlaku bagi masyarakat yang tengah menempuh pendidikan D3, D4, S1, S2, dan S3. Awardee nantinya akan menerima bantuan biaya pendidikan dan program pendampingan.

    Ada dua jenis kelompok penerima beasiswa ini, yakni yang mendaftar lewat jalur prestasi akademik dan non-akademik. Dikutip dari website resminya, ini informasi lengkap tentang pendaftaran Beasiswa JFLS 2024:


    Jenis Beasiswa JFLS 2024

    1. Beasiswa Prestasi Akademik

    • Beasiswa pendidikan D4/S1 penuh selama 4 tahun
    • Beasiswa pendidikan D4/S1 selama 4 tahun untuk prodi di luar kampus utama (PSDKU)
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 percepatan akses pendidikan tinggi selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan S2 selama 2 tahun
    • Beasiswa pendidikan S3 selama 4 tahun

    2. Beasiswa Prestasi Non-Akademik

    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi keagamaan selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi seni dan budaya selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi olahraga selama 1 tahun
    • Beasiswa pendidikan D3/D4/S1 prestasi aktivis selama 1 tahun

    Syarat Daftar Beasiswa JFLS 2024

    1. Beasiswa Prestasi Akademik

    D4/S1 Penuh

    • Berusia maksimal 25 tahun
    • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
    • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 80 (skala 100) atau 8,0 (skala 10)
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 13 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat atau perguruan tinggi akreditasi A di luar Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    D4/S1 PSDKU

    • Berusia maksimal 25 tahun
    • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
    • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 80 (skala 100) atau 8,0 (skala 10)
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di perguruan tinggi PSDKU yang dituju (khusus IPB Sukabumi, ITB Cirebon, dan Unpad Pangandaran) dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    S2

    • Berusia maksimal 35 tahun
    • Melampirkan transkrip nilai IPK S1 dengan batas minimal 2,75
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 65, TOEIC 600 atau IELTS 5,0
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 14 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    S3

    • Berusia maksimal 40 tahun
    • Melampirkan transkrip nilai IPK S2 dengan batas minimal 3,5
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP 500, TOEFL IBT 65, TOEIC 600 atau IELTS 5,0
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 12 perguruan tinggi akreditasi A di Jawa Barat dibuktikan surat keterangan diterima (LoA)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    D3/D4/S1 Percepatan Akses Pendidikan

    • Berusia maksimal 25 tahun (bagi mahasiswa on going)
    • Lulus dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir
    • Memiliki nilai rata-rata ujian sekolah minimal 70 (skala 100) atau 7,0 (skala 10)
    • Minimal IPK 3,0 dan maksimal sedang menempuh semester 7 (bagi mahasiswa on going)
    • Surat keterangan aktif kuliah (bagi mahasiswa on going)
    • Tidak berstatus sebagai PNS di Pemerintah Pemprov Jabar sedangkan PNS di kabupaten/kota dan sejenisnya diperbolehkan

    2. Beasiswa Prestasi Non-Akademik

    Syarat Umum

    • Bagi mahasiswa baru 2024, merupakan lulusan dari SMA/SMK/sederajat maksimal 3 tahun terakhir, memiliki nilai rata-rata ujians ekolah 70 (skala 100) atau 7,0 skala (10) dan memiliki surat keterangan diterima (LoA)
    • Bagi mahasiswa on going, usia maksimal 25 tahun, sedang menempuh pendidikan maksimal semester 7, memiliki surat keterangan aktif kuliah, dan berstatus mahasiswa aktif di perguruan tinggi

    Syarat Khusus

    • Pendaftar yang menggunakan prestasi keagamaan harus memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz dan IPK minimal 3,0
    • Pendaftar yang menggunakan prestasi olahraga, seni, dan budaya harus memiliki prestasi di bidang olahraga minimal tingkat nasional dalam 3 tahun terakhir dan IPK minimal 2,5 serta maksimal berada di semester 7 bagi mahasiswa on going
    • Pendaftar yang menggunakan prestasi aktivis memiliki prestasi di bidang organisasi sekolah maupun luar sekolah dalam 3 tahun terakhir dan IPK minimal 2,75 serta maksimal berada di semester 7 bagi mahasiswa on going

    Jadwal dan Alur Seleksi Beasiswa JFLS 2024

    1. Sosialisasi: 1 April – 20 Juli 2024
    2. Pendaftaran: 20 Juni – 20 Juli 2024
    3. Seleksi administrasi: 24 Juli – 9 Agustus 2024
    4. Seleksi perguruan tinggi: 14 – 23 Agustus 2024
    5. Seleksi Pemprov Jabar: 28 Agustus – 6 September 2024
    6. Pengumuman penerima beasiswa: 25 September 2024
    7. Launching dan sharing: 26 September 2024
    8. Pencairan dana: 31 Oktober – 30 November 2024

    Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pedaftaran di laman https://jfls-hub.jabarprov.go.id/. Jangan sampai ketinggalan ya!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS Kembali Dibuka 29 Juli, Ini Linknya!



    Jakarta

    Jadi salah satu yang terdampak serangan siber pada Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS2) sejak Kamis (20/7/2024), sistem Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terus melakukan proses pemulihan. Beberapa waktu ke belakang, publik dihebohkan dengan isu data pendaftar KIP Kuliah hilang tak bersisa.

    Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan data KIP Kuliah tetap aman di pusat data kementerian. Sistem KIP Kuliah tengah melalui proses pemulihan menggunakan data cadangan hingga paling lambat 29 Juli 2024 mendatang.

    Tidak hanya data cadangan, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi. Langkah ini dilakukan untuk menjamin hak mahasiswa penerima KIP Kuliah.


    “Koordinasi erat dengan perguruan tinggi juga terus kami lakukan untuk menjamin hak mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing dan pendaftar KIP Kuliah baru,” katanya dikutip dari rilis yang diterima detikEdu, Senin (1/7/2024).

    Pendaftaran KIP Kuliah 2024

    Sempat bermasalah, pendaftaran KIP Kuliah 2024 untuk jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) akan kembali berlangsung. Pendaftaran akan dibuka kembali mulai 29 Juli 2024 hingga 31 Oktober 2024.

    Proses seleksi tetap digelar pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Namun sistem belum bisa diakses per tanggal hari ini.

    Dengan jadwal pendaftaran yang mundur, Suharti meminta perguruan tinggi untuk bisa memundurkan tenggat waktu pembayaran uang kuliah bagi pendaftar KIP Kuliah yang diterima melalui jalur SNBP dan SNBT. Setidaknya sampai proses seleksi penerimaan KIP Kuliah selesai.

    “Hal ini disampaikan dalam surat bernomor Manual.065/A.J5/LP.01.01/2024, yang dikirimkan Kemendikbudristek kepada Pemimpin Perguruan Tinggi serta Kepala LLDIKTI Wilayah I s.d. XVII,” katanya.

    Diketahui, pendaftar KIP Kuliah 2024 mencapai 853.393 peserta sebelum sistem mengalami kendala. Seluruh peserta ini perlu melakukan klaim ulang (reclaim) akun KIP Kuliah masing-masing dimulai dari 29 Juli-31 Agustus 2024. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Akses laman KIP Kuliah yang baru bisa dibuka pada 29 Juli 2024 mendatang di tautan https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

    3. Unggah kembali dokumen dan data pendukung pendaftaran KIP Kuliah.

    Pencairan KIP Kuliah untuk Mahasiswa Ongoing

    Tidak hanya pendaftar KIP Kuliah terbaru, Suharti menyatakan mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing juga tidak perlu khawatir. Hingga saat ini, proses pencairan dana semester genap 2023/2024 sudah mencapai 98%.

    Sehingga masih ada 16.316 mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum diajukan pencairannya oleh perguruan tinggi atau sedang dalam proses pencairan. Walaupun begitu proses pencairan akan dilakukan sesuai jawal tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024.

    Hal ini bisa dicapai dengan bantuan perguruan tinggi untuk dapat segera melakukan identifikasi dan verifikasi data mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2024. Perguruan tinggi juga diharapkan terus berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek untuk memproses pencairan.

    “Tapi mahasiswa penerima KIP Kuliah tidak perlu khawatir. Karena selama proses pemulihan sistem ini semua proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima ongoing akan selesai sesuai jadwal dan tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024,” tegas Suharti.

    Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbudristek pada https://ult.kemdikbud.go.id/ atau telepon 177.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com