Tag: kuliah

  • Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dibuka? Ini Perkiraan Jadwalnya



    Jakarta

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan bantuan pendidikan yang kerap ditunggu para calon mahasiswa baru. Lantas, kapan pendaftaran KIP 2025 akan dibuka?

    KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan khusus calon mahasiswa baru atau mahasiswa aktif yang berada dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya tunjangan hidup, serta pendampingan.

    Setiap tahunnya, KIP Kuliah membuka pendaftaran pada waktu-waktu tertentu. Penasaran? Berikut perkiraan jadwalnya.


    Perkiraan Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    Melansir dari Antara, pendaftaran KIP Kuliah 2025 diperkirakan dibuka pada 3 Februari 2025. Artinya, KIP Kuliah akan dibuka sehari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 pada 4 Februari 2025.

    Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri maupun secara online. Berikut persyaratan yang perlu disiapkan.

    Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    1. Siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
    2. Mempunyai nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan nomor induk kependudukan (NIK) yang valid.
    3. Berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dibuktikan melalui:
    4. – Kartu Indonesia Pintar (KIP)
      – Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
      – Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI
      – Menyerahkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
    5. Mempunyai potensi akademik yang baik, dengan dibuktikan melalui penerimaan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta di program studi (prodi) terakreditasi A atau B. Pada situasi tertentu, prodi terakreditasi C juga bisa dipertimbangkan.
    6. Tidak tengah menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang sumbernya dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Buka halaman resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Masukkan NISN, NPSN, nomor induk kependudukan (NIK), dan alamat email yang aktif.
    3. Sistem akan melakukan verifikasi data. Apabila data valid, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim melalui email.
    4. Login ke halaman KIP Kuliah dengan nomor pendaftaran dan kode akses.
    5. Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sebagaimana formulir yang tersedia.
    6. Unggah dokumen pendukung misalnya KIP, KKS, atau SKTM.
    7. Pilih jalur seleksi yang didaftarkan, apakah SNBP atau SNBT.
    8. Daftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum ikut jalur seleksi masuk yang diinginkan.
    9. Calon mahasiswa baru melakukan seleksi masuk perguruan tinggi sebagaimana jalur yang dipilih.
    10. Apabila diterima, kampus akan melakukan verifikasi data KIP Kuliah yang diajukan.
    11. Setelah verifikasi, calon penerima akan mendapat informasi mengenai status penerimaan KIP Kuliah.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset Dibuka, Cek Yuk!


    Jakarta

    Beasiswa Global Korea Scholarship for Graduate Degrees (GKS-G) 2025 dibuka Pemerintah Korea Selatan untuk program S2, S3, dan riset. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

    Ada dua jalur pendaftaran yang dibuka pada program ini. Jalur pertama yakni jalur kedutaan, dengan mendaftar ke Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia. Jalur kedua yakni jalur universitas, dengan langsung mendaftar ke salah satu universitas yang ditunjuk.

    Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2 dan S3

    Beasiswa Pemerintah Korea Selatan ini meliputi:


    • Tiket penerbangan kelas ekonomi
    • Biaya pendaftaran kuliah (ditanggung universitas) bagi peserta program gelar
    • Biaya kuliah (hingga 5 juta won) bagi peserta program gelar
    • Kursus bahasa Korea 1 tahun senilai 5,2 juta won bagi peserta program gelar
    • Uang saku:
      • – Kursus bahasa Korea: 14,16 juta won per tahun (Rp 160,19 juta per tahun)
      • – S2 dan S3: 15,72 juta won per tahun (Rp 177,84 juta per tahun)
      • – Program riset: 19,8 juta per won per tahun (Rp 224 juta per tahun)

    Periode Beasiswa

    • S2: 1 tahun belajar bahasa Korea, 2 tahun studi
    • S3: 1 tahun belajar bahasa Korea, 3 tahun studi
    • Riset: 6 bulan atau 1 tahun

    Kuota Beasiswa

    • Jalur kedutaan umum: 30 orang asal Indonesia
    • Jalur universitas:
      • – Umum: 9 orang asal Indonesia
      • – R-GKS: 59 orang asa Indonesia
    • Riset: 5 orang dari 157 negara/wilayah yang diundang (termasuk Indonesia)
    • R&D: 300 orang dari semua negara di dunia
    • Global Network: 80 orang dari semua negara di dunia

    Syarat Umum

    • Pelamar dan orang tua pelamar tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali yang melamar program R&D, International Organization program
    • Minimal sudah lulus per 31 Juli 2025 pada jenjang berikut:
      • – Pelamar S2: Lulusan S1/sederajat
      • – Pelamar S3: Lulusan S2
      • – Pelamar Postdoctoral: Lulusan S3
      • – Pelamar exchange professor: Lulusan S2, wajib tengah menjadi dosen akademik
      • – Pelamar research program for education, science, culture, or international cooperation professionals: S2, Wajib merupakan profesional di bidang pendidikan, sains, budaya, atau international cooperation.
    • IPK satu jenjang pendidikan sebelumnya wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:
      • – Persentil skor minimal 80 persen, atau termasuk 20 persen teratas di angkatan
      • – IPK minimal setara dengan 2,64 dari 4,00 atau 2,80 dari 4,300 atau 2,91 dari 4,500 atau 3,23 dari 5,00
    • IPK dibuktikan dengan transkrip akademik yang mencantumkan IPK atau informasi peringkat, atau transkrip yang nilainya dikonversi ke skala di atas
    • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
    • Usia di bawah 40 tahun atau lahir setelah 1 September 1985
    • Khusus dosen akademik di wilayah penerima Official Development Assistance (ODA) dapat melamar jika berusia di bawah 45 tahun/lahir setelah 1 September 1980, cek daftar wilayah di www.oecd.org
    • Pelamar yang akan menyelesaikan program bahasa Korea IRTS per 2025 dapat melamar jika mendapat:
      • – Sertifikat skor TOPIK dari ujian ke-87 sampai ke-100
      • – Sertifikat skor TOPIK IBT Level 3 dari ujian ke-1 sampai ke-7
    • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
    • Sehat mental dan fisik untuk studi di Korea sepanjang durasi program.

    Batas waktu pendaftaran, cara pendaftaran, dokumen tambahan yang diperlukan, dan lain-lain bisa dicek dengan membaca laman resmi serta mengontak Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia dan universitas yang dilamar. Pihak kedutaan dan universitas akan melakukan seleksi tahap pertama.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset bisa dicek lebih lanjut DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 Dibuka, Lulusan SMA yang Mau Kuliah ke Jepang Merapat!


    Jakarta

    Beasiswa Mitsui-Bussan Scholarship Program For Indonesia 2025 kembali buka pendaftaran. Bantuan pendidikan untuk jenjang S1 ini memungkinkan calon mahasiswa asal Indonesia belajar bahasa Jepang selama 1,5 tahun dan kuliah di Negeri Sakura selama 4 tahun.

    Melansir laman resminya, beasiswa yang hadir sejak tahun 1992 ini telah mendapat persetujuan Kementerian Pendidikan Jepang dengan pendanaan dari Mitsui & Co Ltd. Di 2025, beasiswa ini juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

    Selama program berlangsung, calon mahasiswa akan mendapat tunjangan hingga 145.000 yen Jepang (JPY) atau sekitar Rp 15 juta per bulan untuk biaya hidup, transportasi, dan tempat tinggal.


    Penerima beasiswa juga akan mendapat tunjangan keberangkatan sebesar 50.000 JPY atau sekitar Rp 5 juta (per kurs 1 JPY= Rp 103,93) dan berbagai manfaat lainnya.

    Berminat mendaftar? Berikut informasi tentang syarat hingga jadwal pendaftaran Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 selengkapnya.

    Syarat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Berusia di bawah 20 tahun per 1 April 2025
    3. Belum menikah dan tidak akan menikah selama beasiswa berlangsung
    4. Lulusan SMA/Madrasah Aliyah program IPA atau IPS
    5. Bagi lulusan IPA, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
    6. Bagi lulusan IPS, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Geografi, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
    7. Lulusan SMA Bahasa dan SMK tidak diperkenankan mendaftar
    8. Harus bersedia mempelajari bahasa Jepang dan menerima pendidikan di kampus dalam bahasa Jepang. Setiap level skor JLPT (N1-N5) akan dihitung sebagai nilai tambah untuk seleksi.
    9. Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki penyakit menular.

    Program Studi Tujuan

    Berbagai program studi yang bisa dipilih calon mahasiswa adalah:

    1. Program Studi Sains dan Teknik

    • Matematika, fisika, kimia, ilmu komputer dan informasi, biologi, biofisika dan biokimia, geologi, dan lainnya
    • Teknik sipil, arsitektur, teknik urban, teknik lingkungan, dan lainnya
    • Teknik mesin, teknik presisi, dan lainnya
    • Teknik perkapalan dan kelautan, aeronautika, dan lainnya
    • Teknik elektro, elektronika, teknik komunikasi dan informasi, dan lainnya
    • Metalurgi, ilmu material, dan lainnya
    • Kimia terapan, teknik kimia, dan lainnya
    • Teknik industri, manajemen produksi dan pabrik, manajemen plant, dan lainnya
    • Teknik pertanian, ilmu kehutanan dan perikanan, kimia pertanian, agrobiologi, teknik pangan, dan lainnya

    2. Ilmu Sosial

    • Hukum perdata, hukum publik, ilmu politik, dan lainnya
    • Teori ekonomi, sejarah ekonomi, kebijakan ekonomi, dan lainnya
    • Manajemen perusahaan, akuntansi, pemasaran dan perdagangan, keuangan, asuransi, hubungan industri, ekonometrika, ekonomi internasional

    Masa Beasiswa

    Lama program Beasiswa S1 Mitsui-Bussan adalah 66 bulan atau 5,5 tahun dari Oktober 2025 hingga Maret 2031, dengan penjabaran:

    • Belajar bahasa Jepang: 1,5 tahun (18 bulan)
    • Studi di universitas: 4 tahun (48 bulan)
    • Total: 5,5 tahun (66 bulan).

    Manfaat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    • Biaya hidup: 145.000 JPY setara Rp 15 juta per bulan
    • Biaya pesawat
      • Pesawat Indonesia-Jepang sebelum keberangkatan
      • Pesawat Jepang-Indonesia 1 tahun setelah berakhirnya ketentuan beasiswa
    • Tunjangan kedatangan: 50 ribu JPY atau setara Rp 5 juta
    • Biaya kuliah di Pusat Bahasa Jepang dan universitas
    • Biaya tempat tinggal, transportasi, dan lainnya
    • Selama belajar bahasa Jepang, penerima beasiswa akan mendapat subsidi penginapan sebesar 5 ribu JPY atau sekitar Rp 500 ribu per bulan.
    • Ketika sudah kuliah, biaya tempat tinggal dinaikan sebesar 25 ribu JPY atau Rp 2,5 juta per bulan
    • Biaya buku sudah termasuk dalam program
    • Biaya makan, transportasi dan pengeluaran lainnya masuk dalam biaya hidup.

    Cara Daftar Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    1. Pendaftaran dilakukan melalui tautan https://www.mbkscholarship-id.com/, klik “Start Now”
    2. Gulir ke bawah hingga menemukan tombol “Register”
    3. Isi formulir pendaftaran sesuai yang ditentukan
    4. Unggah berbagai dokumen yang dibutuhkan seperti:
      • Fotokopi formulir pendaftaran yang berisi data dan tertera nomor registrasi pelamar
      • Pas foto ukuran 4 x 3 cm yang diambil dalam kurun waktu 6 bulan terakhir
      • Rapor kelas 10-12 SMA
      • Surat rekomendasi dari kepala sekolah dalam bahasa Inggris

    Jika lolos Seleksi 1, peserta harus menyertakan dokumen berikut untuk ikut Seleksi 2:

    • Salinan ijazah SMA dan nilai ujian akhir
    • Salinan KTP atau Kartu Pelajar
    • Surat persetujuan dalam bahasa Inggris, ditandatangani orang tua atau wali
    • Sertifikat TOEFL, TOEIC, IELTS, JLPT, atau sertifikat skor bahasa yang dikeluarkan institusi bahasa bereputasi internasional lain
    • Sertifikat prestasi atau penghargaan dari organisasi internasional bereputasi jika ada
    • Esai dalam bahasa Inggris

    Jadwal Seleksi Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    • Pendaftaran dan seleksi administrasi: Hingga 14 Februari 2025
    • Seleksi I (ujian tertulis matematika dan bahasa Inggris): 20 April 2025
    • Seleksi II (tes bakat): 7 Mei 2025
    • Seleksi II (pemeriksaan kesehatan): Paling lambat 20 Mei 2025
    • Seleksi III (wawancara): 17 Juni 2025
    • Pengumuman akhir: Diberitahukan kemudian

    Informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini bisa dilihat melalui laman https://www.mbkscholarship-id.com/. Jangan lupa daftar ya detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Khusus Kader Ulama Dibuka, Cek Infonya di Sini



    Jakarta

    Beasiswa LPDP tengah dibuka dalam beragam program beasiswa sesuai kebutuhan pelamar. Salah satunya yaitu Beasiswa LPDP 2025 Kader Ulama yang telah dibuka hari ini, Jumat (17/1/2025).

    Beasiswa LPDP Khusus Calon Ulama yang dikenal dengan Beasiswa Kader Ulama adalah beasiswa jenjang magister dan doktoral yang dikelola Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bekerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan pembiayaan LPDP yang diperuntukan bagi calon ulama.

    Dalam beasiswa ini, pelamar bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti perkuliahan di Institut PTIQ Jakarta pada program studi magister maupun doktor Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.


    Adapun pendaftaran dapat dilakukan melalui https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/. Tertarik mendaftar? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

    Manfaat Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025

    Melansir dari Panduan Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Tahun 2025 oleh LPDP, komponen Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025 terdiri dari:

    Dana Pendidikan

    Dana Pendaftaran
    Dana SPP/Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal
    Dana Tunjangan Buku
    Dana Penelitian Tesis/Disertasi
    Dana Seminar Internasional
    Dana Publikasi Jurnal Internasional

    Dana Pendukung

    Dana Transportasi
    Dana Asuransi Kesehatan
    Dana Kedatangan
    Dana Hidup Bulanan
    Dana Lomba Internasional
    Dana Tunjangan keluarga (khusus Doktor)
    Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Syarat Dokumen Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. Scan ijazah S1/D4/S2 (asli atau legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus)
    3. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi).
    4. Scan transkrip nilai S1/D4/S2 (bukan transkrip profesi)
    5. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendiktisaintek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan
    6. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan
    7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
    8. Letter of Acceptance (LoA) yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
    9. Surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidang keagamaan
    10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit
    11. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/Polri sesuai ketentuan
    12. Surat Kesediaan menjadi promotor dan/atau co-promotor bagi pendaftar jenjang Doktor (opsional)

    Jadwal Seleksi Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025

    Pendaftaran seleksi: 17 Januari-17 Februari 2025
    Seleksi administrasi: 18 Februari-6 Maret 2025
    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    Pengajuan sanggah: 8-10 Maret 2025
    Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    Seleksi bakat skolastik: 14 – 28 April 2025
    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    Seleksi substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
    Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2025

    Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025. Tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1, Pelamar Jangan Sampai Terlewat!



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 dibuka mulai hari ini Jumat 17 Januari 2025. Agar tidak terlewat, cek jadwal lengkap Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 berikut ini.

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) yang menawarkan bantuan pendidikan tinggi. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, tunjangan hidup, dan lain sebagainya.

    Beasiswa ini dibuka dua kali dalam setahun melalui beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Tahap pertama biasanya dibuka pada Januari, sementara tahap kedua akan dibuka pada bulan Juni.


    Setelah mendaftar, pelamar masih harus melalui tahap seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi. Apabila berhasil lolos semua tahap, maka pelamar berhak menjadi penerima manfaat Beasiswa LPDP 2025.

    Namun perlu diingat, periode pendaftaran Beasiswa LPDP di setiap tahapnya hanya dibuka selama 1 bulan. Oleh karena itu, penting bagi para pelamar untuk menyiapkan berkas pendaftaran dari jauh hari dan rutin mengecek jadwal pendaftaran.

    Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Melansir dari laman resminya, berikut jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1:

    Pendaftaran Seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
    Seleksi Administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 7 Maret 2025
    Pengajuan Sanggah: 8 – 10 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Sanggah: 24 Maret 2025
    Seleksi Bakat Skolastik: 14 – 28 April 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 2 Mei 2025
    Seleksi Substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 19 Juni 2025
    Periode Perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

    Program Beasiswa yang Dibuka pada Tahap 1 Tahun 2025

    Perlu dipahami jika tidak semua jenis Beasiswa LPDP 2025 dibuka dalam tahap 1 ini. Daftar program beasiswa yang dibuka yakni:

    Program Umum

    Beasiswa Reguler
    Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    Beasiswa Parsial

    Program Afirmasi

    Beasiswa Penyandang Disabilitas
    Beasiswa Putra-putri Papua
    Beasiswa Daerah Afirmasi
    Beasiswa Prasejahtera

    Program Targeted

    Beasiswa PNS, TNI, POLRI
    Beasiswa Kewirausahaan
    Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
    Beasiswa Doktor Praktisi

    Program Targeted – Beasiswa Bundling

    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Master in Venture Creation (MSVC) dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU MBA dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Business School Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UNSW Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-France Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-Tsinghua Master of Finance dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UST Korea Master Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-University of Dundee Doktor dan Non Prioritas

    Demikian jadwal beasiswa LPDP 2025 Tahap 1. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 Manaaki Selandia Baru Dibuka, Ada Gratis Tes Bahasa Inggris


    Jakarta

    Pemerintah Selandia Baru membuka beasiswa Manaaki New Zealand Scholarships untuk pemuda Asia Pasifik mulai 1-28 Februari 2025. Pelamar asal Indonesia diutamakan berasal dari sejumlah kawasan di Indonesia Timur.

    Setelah dinyatakan masuk daftar kandidat penerima beasiswa, peserta seleksi baru perlu menyertakan dokumen skor kemampuan bahasa Inggris IELTS, TOEFL, PTE Academics, atau Cambridge Academic English yang diperoleh dari 12 bulan terakhir.

    Jika belum punya sertifikat skor bahasa Inggris, pihak panitia beasiswa akan mengorganisir dan mendanai biaya tes bahasa Inggris kandidat penerima beasiswa. Khusus peserta yang memilih tes IELTS wajib memiliki paspor.


    Calon penerima beasiswa S2 dengan skor bahasa Inggris hampir memenuhi syarat dapat diberikan pelatihan bahasa Inggris di Indonesia maksimal 1 tahun.

    Berminat mendaftar? Simak syarat dan ketentuannya di bawah ini untuk pelamar asal Indonesia.

    Beasiswa S2 Selandia Baru Manaaki

    Beasiswa Pemerintah Selandia Baru ini meliputi:

    • Biaya tes bahasa Inggris
    • Pelatihan bahasa Inggris (bagi kandidat yang dinilai membutuhkan)
    • Biaya kuliah penuh
    • Tunjangan hidup
    • Tunjangan kedatangan (bisa untuk akomodasi, buku teks, dan bahan belajar lain)
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya bimbingan belajar jika diperlukan
    • Tiket pesawat PP
    • Asuransi perjalanan
    • Uang penggantian pengajuan visa dan immigration levy
    • Uang penggantian biaya pengecekan kesehatan imigrasi
    • Perjalanan pulang selama beasiswa jika menempuh pendidikan selama 1,6 tahun (1-2 kali perjalanan, tergantung durasi)
    • Tunjangan reintegrasi untuk biaya persiapan kembali ke negara asal
    • Bantuan biaya penelitian dan tesis

    Syarat Beasiswa Manaaki Selandia Baru

    • Usia minimal 18 tahun saat mulai menjalani program beasiswa
    • Usia maksimal diutamakan di bawah 40 tahun
    • Pelamar asal Indonesia diutamakan dari:
      – Maluku
      – Maluku Utara
      – Nusa Tenggara Barat
      – Nusa Tenggara Timur
      – Papua
      – Sulawesi
    • Wajib berkontribusi pada negara asal di bidang pembangunan sosial atau ekonomi selama minimal 2 tahun setelah merampungkan kuliah dengan beasiswa.
    • Wajib tinggal di Indonesia selama 2 tahun sebelum mendaftar beasiswa, kecuali:
      – Tengah bekerja untuk negara asal dalam tugas diplomatik
      – Tengah kuliah di luar negeri
    • Wajib memenuhi syarat akademik dan bahasa Inggris yang ditetapkan oleh kampus pilihan masing-masing
    • Memilih prodi yang sesuai ketentuan beasiswa sebelum mendaftar

    Syarat Pengalaman Kerja

    • Pelamar program pascasarjana wajib memiliki pengalaman kerja relevan, baik yang digaji, tidak digaji, atau sukarela (volunteer) dan memenuhi salah satu kriteria berikut:
      – Minimal 1 tahun kerja penuh waktu (30 jam per minggu atau lebih)
      – MInimal 2 kerja paruh waktu (hingga 29 jam per minggu)
    • Pelamar program pascasarjana diutamakan yang akan melanjutkan kerja di bidang/sektor relevan setelah rampung kuliah dengan beasiswa
    • Khusus pelamar yang sedang bekerja maupun yang dalam ikatan kerja tanpa gaji tidak dikenakan syarat pengalaman kerja relevan.

    Daftar Bidang Prodi

    Berikut daftar bidang prodi S2 yang dapat dilamar peserta seleksi asal Indonesia:

    1. Climate Change and Resilience

    Climate Change and The Environment

    • Civil engineering
    • Climate change
    • Climate change science
    • Environmental law
    • Environmental policy and planning
    • Natural resource management
    • Water management
    Disaster Risk Management
    • Disaster management
    • Emergency management
    • Geology
    • Geotechnical engineering
    Food Security and Agriculture
    • Agribusiness
    • Agricultural science
    • Agricultural technology
    • Aquaculture
    • Biosecurity
    • Farm management
    • Food technology
    • Supply chain management

    2. Good Governance

    Renewable Energy
    • Energy distribution systems and technologies
    • Energy management
    • Energy policy
    • Geothermal, hydroelectric, hydrothermal, solar and wind energy
    Governance
    • Cyber security
    • E-government
    • Government services: public policy, public service management
    • HR management
    • Human rights
    • International law
    • International relations
    • Peace and conflict studies

    Pendaftaran dapat ditutup lebih dini jika volume pendaftaran dari Indonesia tinggi. Informasi beasiswa S2 Selandia Baru Manaaki New Zealand Scholarship bisa diakses dengan klik https://www.nzscholarships.govt.nz/. Semoga bermanfaat!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Mendiktisaintek Sebut KIP Kuliah Akan Berganti Nama, Jadi Apa?



    Jakarta

    Pemerintah membuka pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025. Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro.

    “Dengan ini saya menyatakan pendaftaran program KIP-Kuliah tahun 2025 secara resmi saya buka,” katanya dalam siaran YouTube Kemendiktisaintek, Selasa (4/2/2025).

    Seraya membuka pendaftaran KIP Kuliah 2025, Satryo juga menyampaikan bahwa ada rencana perubahan nama program ini. Ia mengatakan perubahan nama ini karena harus sesuai dengan kabinet saat ini.


    “Dalam waktu yang dekat kami akan memberikan nama yang baru untuk program ini karena disesuaikan dengan kabinet sekarang yang sedang berjalan,” tuturnya.

    Ia menuturkan beasiswa KIP Kuliah memang mengalami perubahan setiap pemerintahan baru. Baik pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Jokowi.

    “Kita tahu bahwa KIP Kuliah ini dijalankan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi selama dua periode, pada sebelumnya program ini dinamakan Bidikmisi pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” tuturnya.

    Saat ini Satryo tengah mendiskusikan nama yang tepat bersama presiden. Ia berharap akan segera ada nama baru untuk program ini.

    “Untuk sekarang sedang kita diskusikan dengan Bapak Presiden, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat nama yang digunakan tentu sesuai dengan semangat memberi beasiswa untuk anak Indonesia,” katanya.

    Masa pendaftaran KIP Kuliah untuk tahun ini telah dibuka sejak 3 Februari 2025. Sementara waktu penutupannya yakni pada 31 Oktober 2025.

    Adapun seleksi dan penetapan penerima KIP Kuliah akan dilakukan mulai 1 Juli hingga 31 Oktober 2025. Bagi detikers yang akan mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maka bisa mendaftar KIP sehari sebelum pendaftaran seleksi tersebut.

    Bantuan KIP Kuliah 2025 mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup. Besaran bantuan pendidikan disesuaikan dengan biaya di masing-masing kampus.

    Sementara besaran biaya hidup dikelompokkan menjadi lima klaster yakni Rp 800.000, Rp 950.000, Rp 1.100.000, Rp 1.250.000, dan Rp 1.400.000 per bulan.

    “Dengan program ini pemerintah memiliki visi besar untuk memberikan kesempatan yang adil dan setara di seluruh Indonesia untuk dapat meningkatkan kompetensinya di bidang pendidikan tinggi,” katanya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah 2025 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Jadwal, hingga Cara Daftarnya


    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro resmi membuka KIP Kuliah 2025 pada Selasa (4/2/2025). Pada kesempatan ini ia mengungkap kebijakan ini akan berganti nama baru.

    Pergantian nama tersebut dikarenakan penyesuaian terhadap kabinet yang tengah berjalan.

    “Untuk yang sekarang sedang kita diskusikan dengan Pak Presiden, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita punya nama yang akan kita gunakan di sini. Tentu dengan semangat yang sama, yaitu memberikan beasiswa untuk anak-anak Indonesia yang berpotensi pintar untuk dapat berkuliah di perguruan tinggi di Indonesia,” kata Satryo.


    Bagi detikers yang hendak mendaftar KIP Kuliah, cek apa saja syarat hingga cara mendaftar KIP Kuliah 2025!

    Syarat KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023.
    • Lulus seleksi mahasiswa baru melalui semua jalur masuk, baik PTN atau PTS pada program studi (prodi) yang sudah terakreditasi resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

    Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
    • Berasal dari keluarga yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bansos Kementerian Sosial, yang lulus SNBP/SNBT/jalur mandiri PTN.
    • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTS.
    • Termasuk kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTN.
    • Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus seleksi mandiri PTS.
    • Berasal dari panti sosial/asuhan yang lulus melalui jalur seleksi mana pun di PTN maupun PTS.
    • Lulus seleksi melalui jalur masuk mana pun di PTN dan PTS dan memenuhi syarat miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, yang dibuktikan dengan:

    – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

    – Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan dengan disertai bukti dukung dan akan diverifikasi perguruan tinggi.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri atau didaftarkan oleh perguruan tinggi penerima. Artinya, kampus mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan registrasi ulang.

    Jika mendaftar secara mandiri, berikut ini tahap-tahapannya:

    1. Mendaftar

    Siswa mendaftar di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan memasukkan NISN, NPSN, NIK, dan alamat email.

    2. Validasi

    Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN ke Dapodik.

    3. Pengiriman Nomor Pendaftaran

    Apabila validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email yang didaftarkan.

    4. Finalisasi

    Siswa melengkapi berkas pendaftaran dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri).

    5. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

    Siswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP/SNBT/Mandiri).

    6. Verifikasi Perguruan Tinggi

    Calon penerima KIP Kuliah yang lulus masuk perguruan tinggi akan diverifikasi lebih lanjut oleh kampus sebelum diusulkan sebagai calon penerima.

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025

    Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Demikian informasi KIP Kuliah 2025 dari syarat hingga cara mendaftar. Semoga beruntung!

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Info Terbaru Pencairan Dana KIP Kuliah Semester Genap 2024/2025, Catat!


    Jakarta

    Ketua Tim Kerja Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Septien Prima Diassari menyampaikan informasi terbaru tentang telatnya pencairan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Terutama bagi mahasiswa on going di semester genap 2024/2025.

    Dias panggilan akrabnya menjelaskan penyaluran KIP Kuliah semester genap 2024/2025 saat ini masih menunggu struktur perbendaharaan program tersebut. Hal ini menjadi imbas dari pemisahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi tiga kementerian baru.

    “Kami belum dapat memproses penyaluran untuk (KIP Kuliah) genap 2024/2025. Masih menunggu struktur-struktur terkait untuk perbendaharaan penyaluran KIP Kuliah,” ujarnya dikutip dari tayangan YouTube Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025, Rabu (5/2/2025).


    Diusahakan Maret 2025

    Lebih lanjut Dias menjelaskan karena kini kementerian pendidikan terbagi menjadi dua yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), ada beberapa anggaran yang masih diblokir. Pemblokiran ini memerlukan waktu untuk bisa dibuka.

    “Butuh beberapa proses untuk bisa kita buka blokir anggaran. Di mana blokir adalah imbas dari pemisahan kementerian. Jadi semua bantuan masih diblokir,” tambahnya lagi.

    Setelah penyelesaian struktur dan perbendaharaan ini, Dias berharap KIP Kuliah bisa disalurkan kepada mahasiswa pada Maret 2025 mendatang.

    Menunggu waktu ini, ia meminta agar seluruh pimpinan perguruan tinggi memastikan seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah memiliki status aktif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Sehingga penyaluran bisa cepat dilaksanakan jika sudah waktunya.

    “Semua perguruan tinggi memastikan seluruh mahasiswa on going bisa distatuskan aktif di PDDikti. Sehingga dalam penyaluran nanti begitu dibuka kita bisa lancar dan bisa lebih cepat lagi (penyalurannya),” ungkap Dias.

    Kemendiktisaintek juga akan mengeluarkan surat edaran resmi terkait hal ini kepada perguruan tinggi dalam waktu dekat.

    Besaran Dana KIP Kuliah

    Seperti yang diketahui, penerima KIP Kuliah berhak menerima dua jenis bantuan dana. Yakni uang kuliah yang langsung dibayarkan ke perguruan tinggi dan batuan biaya hidup yang disalurkan ke rekening masing-masing penerima KIP Kuliah.

    Adapun besaran bantuan biaya hidup berbeda-beda berdasarkan indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan. Besarannya adalah:

    • Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
    • Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
    • Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
    • Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
    • Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

    Cara Melihat Progres Pencairan Dana KIP Kuliah

    Melansir laman resmi KIP Kuliah Kemendiktisaintek, mahasiswa penerima bantuan bisa melihat progres pencairan dana bantuan secara mandiri. Hal ini bisa dipantai pada sistem KIP Kuliah. Caranya yakni:

    1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

    2. Klik Login Siswa

    3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

    4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik nomor berapa, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

    5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur dan bisa diterima mahasiswa.

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Mahasiswa Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025, Kamu Termasuk?


    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 tengah dibuka bagi calon mahasiswa yang hendak kuliah tahun ini. Ada kelompok mahasiswa yang diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025.

    Ketua Tim Kerja Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Septien Prima Diassari menjelaskan, prioritas mahasiswa penerima KIP Kuliah yakni berdasarkan persyaratan ekonomi. Datanya antara lain diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

    “Jadi kita masih menggunakan data DTKS dan P3KE ya Bapak-Ibu untuk 2025 ini,” terang Septien dalam Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025, disiarkan di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Selasa (4/2/2024).


    Sebelum masuk jadi penerima prioritas, calon mahasiswa perlu memenuhi syarat umum KIP Kuliah dulu. Simak daftar syarat dan prioritas KIP Kuliah 2025 di bawah ini:

    Syarat Penerima KIP Kuliah

    Secara umum, berikut syarat penerima KIP Kuliah yang perlu dipenuhi semua pelamar:

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus pada 2025, 2024, atau 2023.
    • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) ataupun perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Syarat Ekonomi Penerima KIP Kuliah 2025

    Berikut syarat ekonomi penerima KIP Kuliah 2025 seperti dipaparkan Sony Hartono Wijaya dari Tim Teknis KIP Kuliah pada siaran pembukaan pendaftaran:

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk DTKS
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

    Mahasiswa Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    Lebih lanjut, berikut mahasiswa yang akan diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025 berdasarkan persyaratan ekonomi:

    1. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN
    3. Pemegang KIP SMA yang luus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS
    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS
    5. Termasuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS
    6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS
    7. Pelamar yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalurseleksidiPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
      • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      • – Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Komponen Bantuan KIP Kuliah

    1. Gratis Pendaftaran SNBT

    Kebijakan ini berlaku jika calon mahasiswa mendaftar ke perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek, sehingga pelamar kampus di bawah Kementerian Agama (Kemenag) seperti universitas Islam negeri (UIN) tetap perlu membayar biaya pendaftaran. Pelamar KIP Kuliah bisa mendapat gratis biaya pendaftaran SNBT 2025 termasuk:

    • – Siswa pemegang atau pemilih KIP SMA, SMK, atau yang sederajat
    • – Siswa dari keluarga yang terdata dalam DTKS atau penerima bansos yang ditetapkan Kemensos seperti peserta Program Keluarga Harapan (PKH) atau pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
    • – Masuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal pada desil 3 P3KE yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    2. Gratis Uang Kuliah

    Semua penerima KIP Kuliah akan mendapat gratis biaya pendidikan atau biaya kuliah (uang kuliah tunggal atau UKT/sumbangan pembinaan pendidikan atau SPP). Biaya UKT/SPP akan dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi mahasiswa bersangkutan.

    3. Bantuan Biaya Hidup

    Bantuan biaya hidup diberikan satu kali per enam bulan (per semester) secara langsung via rekening penerima KIP Kuliah masing-masing. Besarnya berbeda- beda berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan, yakni:

    • Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
    • Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
    • Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
    • Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
    • Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    • Registrasi/pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Alur Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    Berikut alur pendaftaran KIP Kuliah 2025:

    1. Siapkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat email
    2. Mendaftar/registrasi akun KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
    3. Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN calon pelamar ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen
    4. Jika validasi berhasil, cek email berisi nomor pendaftaran dan kode akses akun pada email yang didaftarkan
    5. Lengkapi berkas pendaftaran
    6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)
    7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur amndiri)
    8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.
    9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

    Semoga berhasil kuliah dengan KIP Kuliah 2025, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com