Tag: lemak sehat

  • Kopi Campur Lemak Menyehatkan, Ini Paduan Bahannya


    Jakarta

    Minum kopi dicampurkan lemak ternyata tak seburuk yang dipikirkan. Lemak yang dimaksud tergolong sehat, seperti minyak kelapa yang bisa memberikan manfaat.

    Salah satu minuman yang dapat menyehatkan tubuh adalah kopi. Minuman ini juga sudah menjadi gaya hidup untuk sebagian orang.

    Kopi hitam menjadi racikan yang paling populer dan terkenal dengan manfaat sehatnya. Namun, racikan kopi lain juga tak kalah memberikan manfaat.


    Dilansir dari Mind Body Green (24/11), manfaat dari kopi juga dapat dirasakan ketika mencampuran lemak ke dalam racikannya. Lemak yang dimaksud tentu saja yang menyehatkan.

    Ahli gizi Amy Shah menyarankan untuk mengoptimalkan asupan kafein dengan memberikan sedikit efek dopamin. “Keajaiban sebenarnya di sini adalah mencampurkan kafein dengan lemak.” ungkapnya.

    racikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelaparacikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelapa Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemak di sini akan memperlambat pelepasan kafein yang pada akhirnya memperpanjang efek dopamin. “Apa yang dilakukan lemak adalah memperlambat penyerapan sehingga kamu bisa mendapatkan pelepasan kafein yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.

    Lemak sehat yang dapat ditambahkan, yaitu sesendok mentega atau minyak kelapa. Terutama pada minyak kelapa yang dapat menambahkan rasa lembut dan kaya pada secangkir kopi.

    Baca Juga:

    Tambahan minyak kelapa ke dalam kopi ini juga telah terbukti mengenyangkan. Dengan begitu dapat berpotensi mengurangi kebutuhan kalori seharian.

    Minyak kelapa juga disebutkan dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Manfaatnya dapat membantu dalam menyeimbangkan kadar gula darah.

    Selain lemak, cokelat juga bisa ditambahkan pada racikan kopi. Kamu bisa meraciknya menjadi mocha latte. Cokelat bubuk ini juga menawarkan peningkatan dopamin.

    Dopamin sendiri merupakan salah satu jenis hormon yang dapat menyampaikan rangsang ke seluruh tubuh. Jenis hormon ini dapat mengendalikan emosi hingga memengaruhi perasaan bahagia, jatuh cinta, dan lainnya.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Apa Sebelum dan Sesudah Lari? Ini Panduan Nutrisi biar Performa Maksimal

    Jakarta

    Makanan dibutuhkan untuk menyuplai energi dan menjaga daya tahan tubuh tetap optimal sebelum mulai berlari. Sebagai pelari, detikers perlu memilah makanan dengan kandungan nutrisi tertentu, agar lari dapat dilakukan dengan efektif dan tidak menimbulkan cepat lelah.

    Mengutip dari Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, performa atlet dipengaruhi oleh beberapa hal penting, mulai dari fondasi yang kuat dalam kondisi fisik, pengalaman, program latihan, hingga nutrisi.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum panduan nutrisi sebelum dan sesudah lari, agar energi tetap stabil dan otot dapat pulih lebih cepat. Yuk, simak sampai selesai!


    Makanan Sebelum Lari

    Melansir dari situs resmi Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, berikut nutrisi yang diperlukan sebelum berlari:

    2-3 Jam Sebelum Berlari:

    • Karbohidrat Kompleks: karbohidrat kompleks atau pati dibutuhkan sebagai penghasil energi utama dan menjaga daya tahan selama berlari. Detikers dapat memilih makanan seperti nasi merah, pisang, oatmeal, dan roti gandum.
    • Lemak Sehat: Lemak sehat dibutuhkan sebagai cadangan energi dan membantu penyerapan nutrisi. Beberapa makanan yang kaya akan lemak sehat yaitu buah alpukat, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
    • Protein: Protein dapat membantu pemulihan otot dengan cepat dan juga sebagai sumber energi. Protein yang baik yaitu protein tanpa lemak yang biasa terkandung pada telur rebus, dada ayam, dan ikan salmon.

    30 Menit – 1 Jam Sebelum Lari:

    • Camilan/Snack Ringan: Detikers dapat memilih camilan yang mudah dicerna untuk memberikan energi sebelum mulai lari, contohnya yoghurt, kacang, dan pisang.
    • Air Putih: Minum air putih membantu detikers tetap terhidrasi dengan baik selama beberapa jam sebelum mulai lari.

    Makanan Setelah Lari

    30 Menit-1 Jam Setelah Lari:

    • Karbohidrat dan Protein: Seusai berlari, tubuh masih dalam tahap pemulihan dan proses penyerapan nutrisi masih berlangsung. Untuk itu, detikers dapat mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan protein agar otot dapat pulih dengan cepat.
    • Minuman Elektrolit: Setelah berlari, tubuh dalam keadaan berkeringat. Detikers dapat menggantikan cairan dan mineral yang keluar dengan meminum minuman elektrolit yang kaya natrium, magnesium, hingga kalium.
    • Camilan Protein: Camilan ringan yang kaya protein dapat memulihkan otot dengan baik, beberapa di antaranya seperti yoghurt dan smoothies.
    • Pisang: Selain kaya akan potasium, pisang juga memiliki kandungan karbohidrat dan elektrolit yang membantu pemulihan otot.

    1-2 Jam Setelah Lari:

    • Makanan Berserat: Detikers dapat mengonsumsi makanan dengan serat tinggi untuk menggantikan nutrisi yang telah diserap selama berlari. Beberapa makanan tinggi serat yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan.
    • Air Putih: Banyak minum air putih setelah berolahraga membantu tubuh tetap terhidrasi.

    Demikianlah panduan nutrisi yang bisa detikers terapkan dalam menentukan makanan sebelum dan sesudah lari. Jangan lupa diterapkan dengan baik, ya!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • 5 Kesalahan saat Sarapan yang Tak Disadari Bikin Gampang Gemuk

    Jakarta

    Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Hal ini mungkin ada benarnya, karena sarapan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan sepanjang hari.

    Mengonsumsi makanan yang tepat saat sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya, menu yang buruk atau kebiasaan sarapan yang tidak sehat bisa menghambat diet.

    Dikutip dari The Sun, berikut kesalahan saat sarapan yang bisa menyabotase penurunan berat badan.


    1.⁠ ⁠Berlebihan Mengonsumsi Kalori Kosong

    Mengonsumsi makanan atau minuman berkalori, terutama yang mengandung kalori kosong, juga dapat mengganggu program diet. Ahli fisiologi dan gizi olahraga dr Mayur Ranchordas mengungkapkan makanan-makanan tersebut dapat membuat seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari, sehingga meningkatkan risiko penambahan berat badan.

    “Jika Anda minum latte atau cappuccino penuh lemak dengan muffin, Anda mungkin berpikir ‘Saya hanya minum kopi dan muffin untuk sarapan’. Tapi itu kalori tinggi, dan tidak ada nilai gizinya. Itu sama dengan 700-800 kalori saat sarapan,” ungkapnya.

    “Jika Anda kemudian makan sandwich ayam dan bacon saat makan siang, Anda bisa melebihi asupan kalori harian Anda sebelum makan malam,” sambung Ranchordas

    2.⁠ ⁠Tidak Mengonsumsi Cukup Protein dan Lemak Sehat

    Sarapan yang sehat mengandung tiga komponen utama, yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Sayangnya, banyak menu sarapan yang gagal menyertakan ketiganya, sehingga membuat seseorang cepat merasa lapar dan makan berlebihan.

    “Aturan umum bagi para atlet adalah apakah makanan tersebut memberi Anda lemak sehat, protein yang baik, mineral dan vitamin, serta karbohidrat dalam jumlah sedang? Jika jawabannya ya, 9/10 mungkin itu makanan sehat,” kata Ranchordas.

    3.⁠ ⁠Mengonsumsi Gorengan Berminyak

    Mengonsumsi gorengan saat sarapan juga menjadi salah satu kesalahan yang bisa menyabotase penurunan berat badan. Hobson mengatakan gorengan cenderung mengandung banyak lemak jenuh dan kalori, sehingga membuat tubuh merasa lesu.

    Tak hanya itu, mengonsumsi gorengan secara berlebihan juga dikaitkan dengan risiko kanker usus.

    “Jumlah yang lebih kecil tidak apa-apa. Namun, ada banyak kaitan antara daging olahan dan kanker usus. Bacon dan sosis, misalnya, juga penuh garam yang tidak baik untuk tekanan darah,” terangnya.

    4.⁠ ⁠Makan Sambil Jalan

    Rutinitas yang padat kerap memaksa banyak orang untuk sarapan sambil berangkat kerja atau beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa memberikan dampak buruk terhadap pengelolaan berat badan.

    “Ada kemungkinan Anda makan berlebihan jika tidak fokus pada makanan, dan jika terburu-buru, Anda berisiko mengalami gangguan pencernaan,” kata Hobson.

    Setiap orang memiliki waktu sarapan idealnya masing-masing. Beberapa orang mungkin sarapan sesaat setelah bangun tidur, sementara yang lain memilih menunggu 30 menit sampai satu jam setelah bangun tidur untuk sarapan.

    Hal itu sah-sah saja. Namun Hobson mengingatkan agar tidak menunggu sampai benar-benar merasa lapar untuk sarapan.

    “Menunggu hingga Anda kelaparan dapat membuat Anda mencari sesuatu yang tidak sehat,” pungkasnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Pejuang Diet Merapat, Ini 6 Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Agar Sukses Pangkas BB

    Jakarta

    Nutrisi merupakan unsur pembangun tubuh yang berperan penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Terlebih, kebutuhan nutrisi sangat penting dipenuhi oleh seseorang yang ingin menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Healthshots, terdapat beberapa jenis nutrisi yang berperan penting dalam penurunan berat badan, seperti protein, serat, dan antioksidan. Nutrisi ini tidak hanya membantu mengurangi asupan kalori dan menekan nafsu makan, tetapi juga mendukung laju metabolisme yang penting untuk menghilangkan kelebihan berat badan.

    Selain itu, terdapat beberapa nutrisi lainnya yang perlu dipenuhi bagi pejuang diet. Berikut penjelasannya.


    1. Protein

    Protein merupakan salah satu nutrisi makro yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, termasuk otot, organ, dan kulit. Lantas, apa kaitan antara protein dan berat badan?

    Protein adalah nutrisi yang lama dicerna dalam tubuh. Untuk mencerna protein, tubuh perlu membakar lebih banyak energi. Proses ini dapat meningkatkan metabolisme untuk sementara waktu, dan membakar lebih banyak kalori.

    Studi yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan konsumsi protein dapat mengurangi asupan kalori harian secara keseluruhan, serta meningkatkan rasa kenyang. Hal ini membantu dalam mengendalikan nafsu makan dan mencegah makan berlebihan. Asupan protein yang cukup juga dapat membantu menjaga massa otot, yang penting untuk meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan berat badan.

    2. Serat

    Makanan berserat memainkan peran yang signifikan dalam program diet. Ahli gizi dr Ronihi Patil mengatakan serat dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Tak hanya itu, serat dapat mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah yang dapat menyebabkan keinginan makan berlebihan.

    Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition juga menunjukkan konsumsi serat dapat membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya, pola makan yang kurang serat dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    3. Lemak Sehat

    Lemak sering dianggap sebagai pemicu berat badan meningkat. Padahal, beberapa jenis lemak dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

    American Heart Association mengungkapkan lemak merupakan nutrisi penting yang menyediakan energi, mendukung fungsi sel, dan membantu penyerapan nutrisi. Selain itu, lemak dapat membuat tubuh merasa lebih kenyang, yang kemudian berkontribusi dalam mengendalikan nafsu makan dan menurunkan berat badan.

    Daripada menghindari lemak sama sekali, cobalah untuk memasukkan sumber lemak sehat ke pola makan sehari-hari, seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berlemak.

    4. Antioksidan

    Antioksidan berperan penting untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Efek radikal bebas dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan serta meningkatkan risiko berbagai penyakit.

    Beberapa jenis antioksidan, seperti katekin dan flavonoid, dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Metabolisme yang efisien memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih optimal, sehingga mendukung upaya penurunan berat badan.

    Adapun contoh makanan yang kaya antioksidan antara lain teh hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, buah beri, kangkung, kubis merah, dan coklat hitam.

    5. Karbohidrat

    Karbohidrat juga sering dianggap sebagai pemicu berat badan naik. Faktanya, karbohidrat merupakan salah satu nutrisi terpenting untuk menurunkan berat badan.

    Terdapat dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks menyediakan sumber energi yang stabil dan nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, dan serat. Studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2019 menunjukkan konsumsi karbohidrat kompleks dikaitkan dengan risiko kenaikan berat badan yang lebih rendah.

    Berbeda dengan karbohidrat sederhana, karbohidrat kompleks dicerna lebih lama dalam tubuh. Hal ini mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah yang diikuti dengan penurunan secara drastis, yang dapat memicu keinginan makan berlebihan.

    6. Magnesium

    Magnesium adalah mineral yang bekerja dengan lebih dari 300 enzim berbeda dalam tubuh untuk menjalankan fungsi vital, seperti produksi energi, fungsi otot, hingga mencapai kualitas tidur yang lebih baik.

    Dalam hal penurunan berat badan, magnesium berperan penting dalam mengatur kadar gula darah dan insulin, yang dapat memengaruhi nafsu makan dan penyimpanan lemak.

    Selain itu, ulasan yang diterbitkan di jurnal Nutrients pada 2021 menunjukkan kekurangan magnesium lebih umum terjadi pada pengidap obesitas. Artinya, sangat penting mencukupi kebutuhan magnesium jika ingin menurunkan berat badan.

    Magnesium dapat diperoleh dari makanan seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan polong-polongan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Tips Pola Makan Sehat untuk Jaga Kesuburan Wanita di Usia 30 Tahun


    Jakarta

    Memasuki usia 30 tahun, banyak wanita mulai memperhatikan kesehatan reproduksi. Kesuburan bisa menurun secara perlahan jika pola hidup dan pola makan kurang tepat.

    Selain faktor genetik, gaya hidup dan nutrisi harian memengaruhi kualitas sel telur. Mengonsumsi makanan sehat jadi salah satu cara untuk mendukung hormon reproduksi.

    Stres dan kurang olahraga juga bisa memengaruhi peluang hamil. Aktivitas ringan seperti gerakan rukuk-duduk bisa membantu sirkulasi darah dan menyeimbangkan hormon tubuh.


    Mempertimbangkan pola diet sehat juga patut diperhatikan untuk menjaga kesuburan wanita. Berikut tips pola makan yang bisa membantu menjaga kesuburan di usia 30 tahun.

    1. Perbanyak Konsumsi Protein

    Pola makan sehat untuk kesehatan reproduksi.Tempe bangus untuk meningkatkan kualitas sel telur. Foto: iStock

    Kunci utama untuk meningkatkan kesuburan reproduksi di usia 30 tahun adalah dengan rutin mengasup protein, baik protein hewani maupun nabati, lapor hertilityhealth.com (2/1/24).

    Protein hewani seperti ayam, ikan, dan telur mendukung produksi hormon reproduksi. Protein nabati dari kacang-kacangan juga penting untuk keseimbangan tubuh.

    Pastikan setiap kali makan ada sumber protein, agar tubuh mampu membentuk sel telur sehat. Kombinasikan dengan sayuran hijau untuk vitamin tambahan.

    2. Pilih Lemak Sehat

    Lemak sehat dari alpukat, kacang, dan minyak zaitun membantu hormon reproduksi tetap stabil. Hindari lemak trans dari makanan olahan yang bisa mengganggu kesuburan.

    Omega-3 yang terkandung pada ikan salmon dan biji chia, misalnya, penting untuk kualitas sel telur. Konsumsi minimal 2-3 kali seminggu agar hormon tetap seimbang.

    Sambil santai, lakukan gerakan rukuk-duduk untuk meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh menyerap lemak sehat lebih efektif.

    3. Cukupi Asupan Zat Besi dan Folat

    Pola makan sehat untuk kesehatan reproduksi.Daging merah kaya akan zat besi. Foto: iStock

    Zat besi juga penting untuk meningkatkan kesuburan di usia 30 tahun. Nutrisi tersebut bisa didapatkan dari daging merah, bayam, dan kacang lentil.

    Zat besi berperan untuk mendukung siklus menstruasi yang sehat. Sementara itu, folat dari sayuran hijau penting untuk perkembangan sel telur.

    Kombinasi zat besi dan folat juga mencegah anemia yang bisa mengganggu kesuburan. Konsumsi harian sesuai rekomendasi dokter atau ahli gizi.

    4. Perbanyak Antioksidan

    Meningkatkan kesuburan reproduksi bisa dengan rutin mengonsumsi buah-buahan yang kaya antioksidan, seperti vitamin C dan vitamin E.

    Vitamin tersebut dapat meningkatkan kualitas sel telur. Kamu bisa mendapatkan asupan tersebut dari buah beri, jeruk, dan tomat.

    Makan buah segar setiap pagi atau sebagai camilan dapat menyeimbangkan hormon reproduksi. Variasikan warna buah agar nutrisi lebih lengkap.

    5. Pertimbangkan Karbohidrat Kompleks

    Pola makan sehat untuk kesehatan reproduksi.Rutin makan nasi merah untuk mengasup karbohidrat kompleks. Foto: iStock

    Penting untuk menghindari gula berlebih yang bisa mengganggu kesuburan. Gula bisa didapatkan dari mengasup karbohidrat.

    Karenanya pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks dari beras merah, gandum utuh, dan ubi jalar membantu hormon insulin stabil.

    Karbohidrat sehat memberi energi tahan lama dan mendukung metabolisme tubuh. Konsumsi 3-4 porsi per hari sesuai kebutuhan kalori.

    (raf/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Stop! 7 Mitos Populer Tentang Makanan yang Keliru dan Tak Perlu Dipercaya


    Jakarta

    Tak semuanya mitos seputar makanan dan nutrisi benar adanya. Banyak mitos yang menyesatkan dan justru membawa efek samping untuk tubuh.

    Dilansir dari DailyMailUK (24/07/2025), menurut Lynne Murphy, ahli gizi dari Nutri Lean Inggris, banyak orang terus-menerus dibanjiri informasi makanan dan nutrisi yang saling bertentangan. Sayangnya banyak mitos makanan populer yang justru keliru dan sering membuat orang terkecoh.

    “Tidak ada rumus yang cocok untuk pola makan semua orang. Apa yang berhasil bagi satu orang bisa berdampak buruk bagi yang lain,” jelasnya. Faktor usia, aktivitas, kondisi kesehatan, hingga genetik, semuanya mempengaruhi respons tubuh terhadap makanan.


    Jadi pola makan jangka panjang seperti apa yang sebaiknya diikuti? Murphy menyarankan untuk kembali ke dasar, perbanyak makan sayur, hindari makanan olahan dan perhatikan bagaimana tubuh merespons makanan.

    Murphy juga mengungkap tujuh mitos seputar makanan yang sering dipercaya oleh banyak orang. Mulai dari mitos jangan makan lemak dan karbohidrat saat diet, sampai mitos seputar gula dan jus buah.

    Berikut ini 5 mitos makanan yang tak lagi perlu dipercaya:

    1. Lemak Itu Buruk

    Homemade Mexican chicken burrito bowl with rice, beans, corn, tomato, avocado, spinach. Taco salad lunch bowlMenu makanan dengn Lemak sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/sveta_zarzamora

    Banyak orang masih percaya lemak adalah musuh utama dalam menurunkan berat badan. Namun menurut Murphy, anggapan ini tidak hanya keliru tetapi juga bisa membahayakan kesehatan.

    “Menghindari semua jenis lemak justru salah satu hal terburuk untuk tubuh” jelasnya. Lemak sehat yang berasal dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun sangat penting.

    Lemak sehat memberikan energi lebih banyak daripada karbohidrat dan protein, serta mendukung fungsi otak. Pada wanita, lemak sehat juga membantu produksi hormon yang sehat.

    Murphy menekankan yang perlu dibatasi adalah lemak trans dan lemak jenuh berlebihan, seperti yang ditemukan dalam kue, gorengan, dan makanan olahan.

    “Jenis-jenis lemak inilah yang meningkatkan kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung serta stroke,” jelasnya.

    2. Makanan Bebas Gluten Lebih Sehat

    Ada kecenderungan orang untuk membeli semua produk makanan bebas gluten karena dianggap lebih sehat. Namun Murphy mengingatkan bahwa anggapan ini bisa menyesatkan dan berdampak buruk bagi berat badan.

    “Kecuali seseorang memiliki penyakit celiac atau alergi dan sensitif pada gluten, makanan bebas gluten tidak otomatis lebih sehat,” ujarnya. Produk pengganti gluten sering kali justru mengandung lebih banyak gula, kalori dan bahan tambahan untuk meniru rasa serta tekstur makanan normal.

    Murphy menambahkan, “Saya sering melihat orang beralih ke biskuit gluten-free karena merasa itu pilihan yang sehat, padahal justru mengandung lebih banyak kalori dan gizi yang lebih rendah daripada versi biasa. Kalau tidak perlu, tetap konsumsi yang biasa saja, itu lebih baik untuk tubuh dan berat badan.” tuturnya.

    3. Jus Membantu Detox

    Healthy habit. Balanced diet and nutrition. Cropped shot of man holding fresh fruit juice glass. Organic banana, nectarine drink.Banyak orang menjadikan jus buah sebagai alasan ‘detoks’ atau untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Foto: Getty Images/golubovy

    Banyak orang menjadikan jus buah sebagai alasan ‘detoks’ atau untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Sayangnya ini adalah kesalahan umum yang sering dilakukan banyak orang.

    “Hati dan ginjal seseorang sudah sangat efektif membersihkan tubuh dari racun. Orang-orang tidak perlu menghabiskan uang untuk membeli jus mahal,” jelas Murphy.

    Selain itu yang lebih merugikan, proses juicing atau jus justru menghilangkan serat bermanfaat dari buah dan sayur, belum lagi kandungan gula tambahan di dalamnya.

    “Saat seseorang membuat jus apel, yang diminum pada dasarnya adalah air gula rasa apel, tanpa serat yang biasanya memperlambat penyerapan gula,” kata Murphy.

    Akibatnya terjadi lonjakan gula darah yang drastis, yang jika terjadi berulang dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

    4. Karbohidrat Bikin Gemuk

    Banyak orang menjalani diet ketat dan menyingkirkan semua jenis karbohidrat seperti roti dan pasta. Padahal menurut Murphy, ini adalah kesalahpahaman besar.

    “Karbohidrat bukanlah musuh. Penambahan berat badan terjadi ketika seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak daripada yang dibakar, tidak peduli apakah kalorinya berasal dari karbohidrat, protein, atau lemak.” jelasnya.

    Tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi, terutama saat aktivitas fisik meningkat. Masalahnya bukan pada karbohidrat itu sendiri, melainkan pada jenis dan jumlah yang dikonsumsi.

    “Pilihlah karbohidrat utuh seperti roti gandum, bukan versi roti putih yang sudah jadi makanan olahan. Selain memberi energi, Anda juga akan mendapatkan manfaat serat, pencernaan yang lebih baik, dan kadar kolesterol yang lebih stabil,” katanya.

    5. Gula Alami Lebih Baik daripada Gula Biasa

    Raw honey atau madu mentahGula alami dari madu. Foto: Getty Images/iStockphoto/mars58

    Banyak orang berpikir bahwa gula alami dianggap lebih sehat dari gula atau pemanis tambahan. Menurut Murphy, pernyataan itu menyesatkan.

    “Memang sumber gula alami sering disertai serat dan nutrisi tambahan, tetapi tubuh setiap orang tetap memproses gula dengan cara yang sama, terlepas dari asalnya,” jelasnya.

    Baik gula alami dari madu maupun apel, semuanya tetap memicu kenaikan kadar gula darah seperti halnya gula putih.

    “Banyak orang berpikir mereka bisa makan pemanis alami sebanyak mungkin, padahal tubuh tidak bisa membedakan antara madu dan gula putih setelah dicerna,” katanya. ” Menurutnya kedua jenis gula ini tetap membawa risiko kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

    6. Pengaruh Pola Makan pada Metabolisme

    Beberapa orang meyakini bahwa makan dengan porsi sesikit tapi sering dapat menjaga metabolisme tetap aktif. Namun menurut Murphy, ini hanyalah mitos yang sudah lama dibantah secara ilmiah.

    “Gagasan bahwa makan sering bisa membuat metabolisme lebih aktif ini sudah terbukti keliru. Metabolisme Anda tidak akan melambat secara signifikan hanya karena seseorang tidak makan setiap beberapa jam sekali ,” lanjutnya.

    Faktanya beberapa orang justru merasa lebih baik dengan pola makan yang lebih jarang namun lebih besar porsinya.

    “Tubuh seseorang mampu bertahan beberapa jam tanpa makan tanpa mengalami penurunan fungsi metabolisme. Yang penting adalah makan saat benar-benar lapar dan menikmati makanan yang bernutrisi dan gizi seimbang,” saran Murphy.

    7. Makanan Rendah Lemak Lebih Sehat

    Ini 5 Menu Sarapan Rendah Kalori dan Cocok Untuk DietMenu Sarapan Rendah Kalori dan Cocok Untuk Diet Foto: Ilustrasi iStock/Site Recipe

    Seperti anggapan tentang gluten-free, banyak yang mengira produk makanan rendah lemak selalu lebih sehat. Padahal Murphy menyebutkan ketika lemak dihilangkan dari makanan, produsen seringkali menambahkan gula, garam, atau bahan buatan agar tetap terasa enak.

    “Ini bisa membuat makanan versi rendah lemak justru lebih buruk daripada versi aslinya,” jelasnya. “Yoghurt rendah lemak yang penuh dengan gula tambahan justru tidak memberikan manfaat seperti yoghurt penuh lemak tanpa pemanis.” sambungnya.

    Intinya tidak semua label makanan rendah lemak berarti lebih sehat. Namun yang perlu dilakukan adalah membaca label dengan teliti sebelum membelinya.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Anti Stres! Rutin Konsumsi 5 Makanan Ini Bikin Lebih ‘Happy’


    Jakarta

    Tahukah kamu bahwa makanan juga bisa mempengaruhi suasana hati? Pilihlah makanan yang mengandung lemak sehat dan vitamin yang bisa membuat bahagia.

    Banyak penelitian ilmiah yang telah menunjukkan bahwa nutrisi tertentu pada kandungan makanan bermanfaat untuk meningkatkan produksi serotonin dan dopamin.

    Keduanya merupakan hormon yang diproduksi otak untuk memberikan rasa bahagia dengan mengurangi gejala depresi dan membuat tubuh menjadi lebih rileks.


    Beberapa nutrisi yang dapat meningkatkan produksi hormon bahagia tersebut adalah lemak sehat, magnesium, vitamin, dan zinc yang terkandung pada makanan.

    Dikutip dari Your Tango (14/02/25) berikut 5 makanan yang bisa bikin bahagia:

    1. Seafood

    Fresh oysters from the sea at Coffin Bay on Eyre PeninsulaMakan seafood bisa bikin lebih bahagia. Foto: Site/Pool

    Sebuah studi dalam jurnal Nutrients tahun 2022 menunjukkan bahwa seafood atau makanan laut dapat meningkatkan suasana hati. Hal tersebut karena kandungan zinc, omega-3, dan triptofan di dalamnya.

    Nutrisinya akan membantu produksi serotonin, yakni hormon yang memberikan rasa bahagia. Selain itu, rutin makan seafood juga dapat mengurangi gejala depresi.

    Khususnya seafood yang mengandung asam lemak Omega-3, seperti ikan salmon dan tuna. Seafood dengan kandungan zinc juga dapat meningkatkan fungsi otak terkait dengan suasana hati.

    2. Daging dan Kentang

    Daging dan kentang terbukti dapat memberikan rasa bahagia. Hal tersebut sudah dibuktikan lewat sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders pada 2023.

    Peneliti mengungkap bahwa protein pada daging dan kentang berperan meningkatkan produksi dopamin dan serotonin.

    Kedua hormon tersebut dikenal sebagai hormon bahagia yang berperan mengatur emosi dan energi. Memenuhi asupan protein harian juga akan membantu tubuh lebih rileks.

    Makanan yang bisa bikin suasana hati jadi bahagia ada di halaman selanjutnya.

    3. Gandum utuh dan oat

    5 Perbedaan Oat Milk dan Almond Milk, Mana yang Lebih Sehat?Oat bisa bikin bahagia karena mengandung serat yang bisa menjaga kadar gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Natalia Lebedeva

    Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutritional Neuroscience tahun 2021, gandum utuh dan oat dapat meningkatkan suasana hati menjadi lebih tenang dan bahagia.

    Manfaat tersebut diberikan karena adanya kandungan karbohidrat kompleks yang akan memberikan energi stabil dan serat yang akan menjaga kadar gula tetap stabil.

    Selain itu, gandum utuh dan oat juga dikemas dengan folat yang mampu fungsi otak dan sistem saraf, juga magnesium yang berperan dalam relaksasi otot dan neurotransmiter yang berdampak menghilangkan stres.

    4. Herring dan Sarden

    Tak hanya ikan salmon, ikan herring dan sarden pun bisa membuat suasana hati lebih bahagia, seperti yang diungkap oleh sebuah penelitian di International Journal of Gastronomy and Food Science.

    Para peneliti menemukan bahwa makanan berlemak sehat seperti ikan herring dan sarden dapat mengurangi stres dan sekaligus meningkatkan hormon serotonin.

    5. Alpukat

    AlpukatAlpukat dikemas dengan lemak sehat yang bisa meningkatkan suasana hati. Foto: Getty Images/ASMR

    Alpukat merupakan sumber lemak sehat yang baik. Alpukat dikemas dengan lemak tak jenuh yang berkontribusi pada tingkat kecemasan yang lebih rendah.

    Menurut penelitian tahun 2020, rutin makan buah alpukat mampu mengatasi stres dan depresi. Alpukat juga dikemas dengan vitamin B yang berperan untuk meningkatkan suasana hati.

    Tak hanya itu, kandungan vitamin E-nya juga berperan sebagai antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi sel-sel dari radikal bebas.

    (raf/dfl)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Hati-hati! Makan Alpukat Kebanyakan Bisa Picu 4 Efek Samping


    Jakarta

    Alpukat menjadi buah favorit pelaku hidup sehat karena mengandung lemak baik dan rasanya creamy gurih. Namun hindari makan alpukat kebanyakan karena bisa memunculkan efek samping ini.

    Alpukat disebut pakar kesehatan sebagai salah satu sumber lemak sehat paling baik untuk tubuh. Alpukat mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal yang bagus untuk kesehatan jantung hingga tekanan darah.

    Teksturnya yang lembut dengan rasa creamy dan gurih juga menjadi kelebihan alpukat. Buah hijau ini mudah diolah menjadi aneka hidangan lezat, mulai dari dijadikan isian salad hingga topping roti panggang.


    Namun, bukan berarti Anda dapat mengonsumsi alpukat sebanyak mungkin. Batasi konsumsinya 1/2 atau 1 buah saja per hari. Mengonsumsi alpukat kebanyakan akan menimbulkan efek samping.

    Berikut 4 hal yang bakal terjadi jika kebanyakan makan alpukat:

    1. Perut tidak nyaman

    AlpukatAlpukat Foto: Getty Images/ASMR

    Jika mengonsumsi alpukat berlebihan, maka Anda bisa mengalami rasa tidak nyaman di perut. Tak jarang rasa tidak nyaman ini mengarah pada iritasi gastrointestinal.

    Mengutip dari Style Craze, makan alpukat terlalu banyak juga bisa memicu sembelit atau diare. Anda bisa sembelit sebab kandungan serat pada alpukat tinggi.

    Di sisi lain, Anda bisa juga diare karena alpukat tinggi komponen air dan tubuh kesulitan menyerap kadar air akibat konsumsinya berlebihan.

    2. Risiko kekurangan asupan nutrisi lain

    Konsumsi alpukat memberikan rasa kenyang lebih dalam waktu lama karena kandungan lemak yang tinggi.

    “Kandungan lemak dapat menggantikan nutrisi lain dalam makanan karena Anda mungkin tidak merasa lapar untuk menghabiskan makanan Anda,” kata dietisien Shena Jaramillo, mengutip dari Eat This Not That.

    Lemak plus serat yang tinggi membuat Anda tidak ingin makan makanan lain sehingga berisiko kehilangan nutrisi tambahan. Padahal, Anda butuh variasi asupan untuk mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan tubuh.

    3. Peradangan meningkat

    Alpukat termasuk buah tinggi kalori dengan sebagian besar kalori terdiri dari lemak. Selain lemak tak jenuh tunggal, alpukat juga mengandung lemak jenuh. Sekitar 15 persen lemak pada alpukat adalah lemak jenuh.

    Dengan kata lain, efek samping makan alpukat terlalu banyak bisa mengarah pada peradangan arteri yang kemudian memicu risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kolesterol tinggi.

    4. Kenaikan berat badan

    Makan alpukat berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan. Alpukat memang menyehatkan, tapi jangan lupa bahwa buah ini tinggi kalori.

    Saat asupan kalori harian lebih tinggi daripada yang mampu dibakar, kelebihan kalori akan disimpan sebagai lemak. Meski lemak alpukat diberi label lemak ‘sehat’, tapi kelebihan konsumsi lemak sehat tidak memberikan manfaat tambahan buat tubuh.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Awas Kebanyakan, Ini 4 Efek Samping Makan Alpukat Berlebihan”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Sumber Lemak Sehat Ini Aman Dikonsumsi Saat Diet


    Jakarta

    Tak semua konsumsi lemak buruk untuk kesehatan. Ada sumber lemak sehat atau lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu penyerapan nutrisi.

    Lemak trans atau lemak jenuh dikenal sebagai ‘lemak jahat’ yang membahayakan kesehatan. Predikat tersebut tidak salah karena asupan lemak jahat meningkatkan kolesterol LDL dan risiko penyakit jantung.

    Namun, jenis lemak tidak hanya itu karena ada juga lemak sehat yang merupakan lemak tak jenuh (tunggal dan ganda).


    Lemak tak jenuh dianggap sebagai lemak sehat karena bisa menurunkan kolesterol jahat atau LDL dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL dalam tubuh.

    Lemak sehat tak jenuh ini justru direkomendasikan saat diet karena memberikan ragam manfaat. Mengonsumsinya dapat memberi energi bagi tubuh, mendukung pertumbuhan sel dan jaringan tubuh, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan membantu produksi hormon.

    Melansir thespicychefs.com, sumber lemak sehat bisa didapat dari konsumsi 5 makanan ini:

    1. Alpukat

    Avocado on old wooden table in bowl. Halfs of avocados fresh fruits healthy food.Buah alpukat mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan. Foto: iStock

    Alpukat menjadi salah satu buah yang direkomendasikan karena kaya akan lemak tak jenuh, terutama asam oleat yang dianggap sebagai lemak sehat.

    Dalam 30 gram alpukat, terkandung sekitar 30 gram total lemak, dengan 4,2 gramnya adalah lemak jenuh, hampir 20 gram lemak tak jenuh tunggal, dan 3,6 gram lemak tak jenuh ganda.

    Kandungan lemak tak jenuh itu memberikan banyak manfaat, terutama dalam mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan jantung.

    Alpukat juga kaya akan serat yang membuat perut kenyang lebih lama serta membantu mengelola berat badan.

    Meskipun padat kalori, tetapi mengonsumsinya dalam jumlah sedang tidak akan menyebabkan penambahan berat badan

    2. Ikan kaya lemak

    Salmon Sushi Bukan Asli Jepang, Ternyata Diperkenalkan oleh Negara IniMengonsumsi ikan kaya lemak seperti salmon atau tuna juga baik untuk diet. Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak

    Ikan kaya lemak, seperti tuna, salmon, hingga makarel juga direkomendasikan saat diet.

    Ikan salmon misalnya, mengandung sekitar 12,4 gram lemak tak jenuh dalam 120 gram fillet.

    Ikan-ikan ini juga mengandung omega-3 yang dapat meningkatkan metabolisme, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kesehatan jantung dan otak.

    Konsumsi ikan berlemak secara teratur dikaitkan dengan lingkar pinggang yang mengecill serta peningkatan sensitivitas insulin.

    Ikan ini juga menawarkan protein berkualitas untuk menjaga kesehatan otot.

    Jenis makanan sumber lemak sehat lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kacang-kacangan

    rekor walnutKonsumsi kacang walnut yang kaya akan lemak sehat juga baik. Foto: Istimewa

    Beberapa jenis kacang juga mengandung lemak sehat yang aman dikonsumsi saat diet.

    Selain lemak tak jenuh, kacang juga mengandung protein. Meskipun tinggi kalori, kacang tidak menyebabkan penambahan berat badan jika dimakan dalam jumlah sedang dan justru bisa menahan rasa lapar.

    Dalam 100 gram kacang walnut misalnya, terkandung sekitar 59 gram lemak total. Dari lemak tersebut, terdapat sekitar 35,077 gram lemak tak jenuh ganda dan 15,004 gram lemak tak jenuh tunggal.

    4. Telur

    tips masak telur rebus yang mudah dipraktekkanTelur juga mengandung lemak tak jenuh yang bisa meningkatkan rasa kenyang dan cocok untuk diet. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Telur juga menjadi sumber lemak tak jenuh yang menyehatkan tubuh. Lemak tak jenuh bisa ditemukan terutama pada bagian kuningnya. Ada sekitar 2 gram lemak tak jenuh pada telur rebus.

    Kandungan lemak tak jenuh dan protein tersebut dapat meningkatkan rasa kenyang yang dapat mengurangi asupan kalori berlebih.

    Manfaat lemak sehat lainnya yaitu dapat meningkatkan kesehatan jantung, mendukung perkembangan otak, dan mengurangi risiko penyakit kronis.

    5. Yogurt

    Greek Yogurt juga mengandung lemak sehat, probiotik, dan banyak protein yang bisa mendukung kesehatan usus dan metabolisme.

    Satu porsi 100 gram yogurt Yunani berlemak penuh mengandung sekitar 5 gram lemak. Setengahnya lemak jenuh dan sisanya lemak tak jenuh.

    Produk olahan susu penuh lemak ini juga efektif dalam mengendalikan berat badan karena bisa membuat perut kenyang lebih lama.

    Kandungan probiotik di dalamnya juga dapat menyehatkan pencernaan dan mengurangi kembung.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Manfaat dan Efek Samping Minum Kopi Campur Minyak Kelapa


    Jakarta

    Kopi dengan campuran minyak kelapa menjadi salah satu menu diet keto. Perpaduan ini termasuk rendah karbohidrat dan tinggi lemak sehat. Ini manfaatnya!

    Kopi dan minyak kelapa sama-sama mengandung nutrisi penting. Kopi mengandung kafein dan antioksidan, sementara minyak kelapa mengandung dengan lemak esensial yang dibutuhkan tubuh.

    Mencampurkan keduanya ternyata dipopulerkan oleh pelaku diet keto, karena bisa masuk ke dalam menu hariannya. Kopi dicampur minyak kelapa dapat menurunkan berat badan.


    Kopi campur minyak kelapa tergolong rendah karbohidrat, tinggi lemak sehat, dan protein. Tambahan minyak kelapa juga dapat meningkatkan cita rasa kopi dan membuat teksturnya jadi lembut.

    Dikutip dari berbagai sumber berikut fakta kopi dicampur minyak kelapa.

    1. Membantu membakar lemak

    racikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelapaIlustrasi minyak kelapa. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir Healthline (11/04/19), sebuah penelitian menemukan bahwa lemak sehat pada kandungan minyak kelapa dan kafein pada kopi dapat mempercepat proses metabolisme tubuh.

    Hal tersebut dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar dalam sehari. Kombinasi lemak sehat dan kafein juga bisa meningkatkan energi tubuh.

    Kafein bekerja dengan mengurangi rasa lelah, sedangkan lemak sehat bekerja sebagai sumber energi. Kedua nutrisi penting itu dapat membantu menstimulasi usus dan menjaga sistem pencernaan.

    2. Mampu menurunkan berat badan

    Minyak kelapa mengandung lemak sehat yang disebut sebagai trigliserida rantai menengah (MCT). Ketika dicampur ke kopi, maka akan membantu mencapai atau mempertahankan ketosis.

    Ketosis sendiri adalah suatu keadaan metabolisme tubuh menggunakan molekul dari pemecahan lemak sebagai bahan bakar, bukan glukosa atau gula darah.

    Kondisi tersebut dapat mendukung proses penurunan berat badan. Tak hanya itu, kombinasi kopi dan minyak kelapa juga bisa meningkatkan kontrol gula darah dan penurunan faktor risiko penyakit jantung.

    Manfaat dan efek samping kopi dicampur minyak kelapa ada di halaman berikutnya.

    3. Meningkatkan fungsi otak

    kopi dan minyak kelapakopi dan minyak kelapa Foto: iStock

    Kopi dengan campuran minyak kelapa disarankan diminum saat pagi hari sebelum beraktivitas. Dikutip dari MedicineNet, manfaat minum kopi dan minyak kelapa ini bagus untuk fungsi otak.

    Kafein merupakan stimulan yang dapat merangsang aktivitas otak dan sistem saraf pusat. Sebuah studi menemukan bahwa minyak kelapa juga dapat mencegah risiko penyakit Alzheimer.

    Selain itu, kopi juga dapat meningkatkan kewaspadaan mental baik dalam jangka pendek maupun panjang. Ini karena pesan dari asam lemak yang memperlambat pencernaan untuk penyerapan lebih baik.

    4. Efek samping kopi campur minyak kelapa

    Meskipun punya banyak manfaat kesehatan, kopi yang dicampur minyak kelapa ini juga memiliki efek samping. Salah satunya disebabkan karena kandungan kalori pada minyak kelapa.

    Jika berlebihan, justru akan menghilangkan manfaat menurunkan berat badan. Karenanya disarankan menggunakan minyak kelapa banyak 2 sendok makan atau setara dengan 242 kalori saja.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com