Tag: Market Bullish

  • Tokocrypto Market Signal 20 Juli 2022: Aset Kripto Terus Optimis Terbang

    Pergerakan market aset kripto pada Rabu (20/7) siang membuat para investor tersenyum gembira. Cuaca cerah masih menyelimuti market kripto yang nilainya terus melesat tinggi.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap kompak bergerak optimis ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Bahkan, nilai Bitcoin (BTC) naik 5,86% ke US$ 23.393 per keping dalam sehari terakhir. Ini mampu melewati level resistance terdekatnya. 

    Sementara, nasib Ethereum (ETH) juga sama baik, meroket 1,31% ke US$ 1.545 di waktu yang sama. XRP, Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) juga mengalami kenaikan masing-masing 4,18%, 8,87%, 3,78 dan 3,72%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat investor kembali menyerbu market kripto lantaran kinerja dolar AS yang sedang melemah sehingga membangkitkan gairah aksi beli di instrumen aset berisiko, termasuk saham. Kinerja baik juga tercermin dari gerakan pasar saham AS.

    “Investor tampaknya tengah mengabaikan potensi resesi ekonomi AS dengan indikator nilai dolar AS yang terus melemah. Kemudian, mereka tak ingin kelewat fase bullish terhadap BTC yang akhirnya melakukan rentetan aksi beli. Namun, di sisi lain ada investor yang akhirnya tergoda untuk segera merealisasikan profit taking, sehingga gerakan market saat ini agak datar,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menerangkan investor juga tak mau terlampau optimis masuk ke market kripto karena lebih memilih untuk menanti hasil rapat bank sentral AS, The Fed, yang sedianya akan berlangsung pada 27 hingga 28 Juli mendatang. Kendati demikian sejauh ini, tampaknya The Fed bakal konsisten dengan komitmennya yang bakal mengerek suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin pada bulan ini.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Baca juga: Bitcoin Tetap Berpeluang Bersaing Ketat dengan Emas

    Sentimen Positif Penyebab Market Bullish

    Secara umum Afid menjelaskan reli kencang aset kripto tengah pekan ini disebabkan oleh beberapa faktor penting. Pertama, sepinya sentimen makroekonomi dan ketegangan geopolitik, membuat investor memanfaatkan untuk melakukan aksi beli.

    Investor merasa bahwa kinerja keuangan beberapa emiten keuangan di pasar saham AS yang di atas ekspektasi menjadi indikasi bahwa ekonomi AS sebenarnya terbilang solid. Terlebih nilai dolar AS juga melemah sehingga membangkitkan gairah market.

    Hal kedua, dari faktor ekosistem kripto. Investor menyambut positif pengumuman mengenai tanggal upgrade jaringan ETH, The Merge yang dijadwalkan selesai pada 19 September 2022. Alhasil market ETH dan Ethereum Classic (ETC) mengalami short squeeze selama beberapa hari belakangan.

    Selain itu, ada juga kabar baik mengenai jaringan Polygon, misalnya niatan Walt Disney yang mendukung pengembangan Web 3 Polygon dan rencana peluncuran pembaruan jaringan yang digadang bernama Hermez.

    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum.
    Ilustrasi aset kripto, Bitcoin dan Ethereum. Foto: Jaap Arriens | NurPhoto | Getty Images.

    Faktor ketiga secara teknikal, harga BTC yang menembus di atas level psikologis US$ 22.000 membuat pelaku pasar tergerak melakukan aksi akumulasi. Alhasil, kini nilai kapitalisasi pasar kripto sukses kembali tembus di atas US$ 1 triliun.

    Selain itu dari indikasi dari Fear and Greed Index, volume perdagangan Bitcoin tampaknya berjalan normal setelah lonjakan besar-besaran dicatat pada bulan Juni lalu. Saat ini, sentimen cukup membaik walaupun masih dalam status “Extreme Fear” di dalam pasar kripto.

    BTC saat ini memiliki titik support terdekat di level US$ 22.000 dengan target kenaikan terdekat ke US$ 23.600 hingga US$ 24.500. Bitcoin (BTC) berjuang untuk level US$ 24.000 karena penembusannya dapat menyebabkan kenaikan lebih lanjut. Namun, dalam kasus tekanan bearish dan pengembalian di bawah US$ 22.000 bisa menekan harga lebih dalam.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Juli ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish 

    1. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum (ETH) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat nilai ETH telah meroket sekitar lebih dari 50% selama tujuh hari terakhir karena sentimen positif kabar tentang proses The Merge atau atau perpindahan dari jaringan Proof-of-Work ke Proof-of-Stake yang dijadwalkan selesai pada 19 September 2022. 

    “Merge akan mengubah protokol dari model Proof-of-Work saat ini ke model Proof-of-Stake yang hemat energi dan ramah lingkungan. Mulai dari akhir Juli hingga September nanti Ethereum akan memulai proses The Merge. Hal ini disambut positif oleh investor, sehingga mengerakan market secara keseluruhan,” kata Afid.

    Kenaikan ETH yang sedang berlangsung juga datang dari event Ethereum Community Conference (EthCC) yang akan berlangsung tanggal 19-21 Juli 2022 di Paris dengan lebih dari 250 pembicara, salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin. Acara tersebut akan menjadi ajang berkumpulnya komunitas kripto yang besar untuk membahas penggantian protokol proof-of-work dengan proof-of-stake untuk ETH.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar ETH masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 1.705 atau naik 15% dari harga US$ 1.500 dalam beberapa hari ke depan. Namun, diperkirakan akan terlebih dahulu pengujian di zona US$ 1.500 pada akhir minggu ini.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 189.654.182.613. Jumlah koin yang beredar 121.618.324 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Prediksi Titik Balik Kripto Momen Super Bullish

    2. Ethereum Classic (ETC)

    Analisis teknikal Ethereum Classic (ETC).

    Pergerakan ETH yang positif rupanya juga berdampak pada Ethereum Classic (ETC). Afid melihat ETC mencatat keuntungan signifikan yang sebagian didukung oleh aktivitas jaringan pada blockchain Ethereum utama, khususnya peningkatan The Merge yang dijadwalkan untuk bulan September. 

    “Faktor tersebut tampaknya mendorong harga ETH di samping mendorong penembusan harga ETC. Gerakan bull ETC telah dirasakan dalam tujuh hari terakhir, di mana harga Ethereum Classic telah memberikan momentum kenaikan yang kuat menandai fase konsolidasi,” ucap Afid.

    ETC menempati urutan ketiga di antara aset kripto berkinerja terbaik dalam tujuh hari terakhir di belakang Lido DAO (151,03%) dan Polygon (58,73%). Harga ETC kemungkinan besar akan kembali tembuh ke level US$ 28,12 atau naik 20% dari harga US$ 23,36.

    Ethereum Classic (ETC) sendiri adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

    Peringkat ETC di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #25, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.385.422.000. Pasokan yang beredar 135.898.262  koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

    3. STEPN (GMT)

    Analisis teknikal STEPN (GMT).

    STEPN (GMT) diperkirakan akan bullish pada pekan ini. Menurut Afid, ada beberapa faktor penyebab sentimen positif yang membuat harga GMT bisa naik. Salah satunya, pengumuman STEPN yang telah mengumpulkan keuntungan US$ 122,5 juta melalui biaya platformnya pada Q2 2022.

    “STEPN juga kabarnya berencana untuk menggunakan 5% dari keuntungan yang dihasilkan untuk memulai program buyback dan burn GMT. Proses program buyback and burn mungkin memakan waktu beberapa minggu untuk diselesaikan untuk menghindari memicu volatilitas harga yang tiba-tiba,” jelas Afid.

    Selain itu, Selain itu, platform juga akan mengalokasikan cadangan modal untuk meningkatkan fitur yang ada dan membangun tim. Tujuannya adalah untuk meningkatkan adopsi brand secara keseluruhan.

    Dalam 24 jam terakhir, token GMT sedang mengalami koreksi. Analisis teknikalnya, pola konsolidasi mengantisipasi bahwa begitu STEPN menembus resistance US$ 1,10 atau level support US$ 0,79, pergerakan kenaikan harga 29% mungkin akan mengikuti. Harga GMT bisa mencapai US$ 1,33.

    Peringkat GMT di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #69, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 643.629.277. Jumlah koin yang beredar 600.000.000 koin GMT dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin GMT.

    4. THORChain (RUNE)

    Analisis teknikal THORChain (RUNE).

    Selanjutnya adalah THORChain (RUNE) yang berpotensi bullish. Token RUNE dipengaruhi oleh sentimen positif dari THORChain yang akhirnya mengaktifkan program Killswitch yang secara progresif akan menghentikan dukungan varian token RUNE berbasis BEP-2 dan ERC-20. 

    Token BNB.RUNE dan ETH.RUNE akan semakin kehilangan nilainya selama 12 bulan ke depan, karena proyek ini bertujuan untuk mendorong adopsi varian RUNE yang terpadu sepenuhnya yang memungkinkan interoperabilitas lebih kuat.

    “Berdasarkan analisis teknikalnya, kenaikan signifikan terjadi hingga 32,6% dari harga RUNE menjadi US$ 3,3. Level resistance RUNE sendiri berada di US$ 3,28 dan US$ 3,88. Sedangkan, level support di US$ 1,77 dan US$ 1,28.

    THORChain sendiri adalah sebuah protokol blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna dengan mudah menukar aset kripto mereka dari berbagai jaringan, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), dengan token lainnya yang tidak berada di dalam jaringan yang sama, tanpa perlu pihak ketiga, seperti Coinbase atau Binance.

    Peringkat RUNE di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #53, dengan kapitalisasi pasar US$ 926.264.614. Pasokan yang beredar 330.688.061 koin RUNE dan maksimal pasokan 500.000.000 koin RUNE.

    5. Chainlink (LINK)

    Analisis teknikal Chainlink (LINK).

    Aset kripto potensi bullish terakhir pekan ini adalah Chainlink (LINK). Menurut Afid, nilai LINK digerakan oleh sentimen positif kabar Chainlink yang telah memberi tahu penggunanya tentang serangkaian integrasi. 

    “Bakal terjadi integrasi terutama terlihat di berbagai chain antara 11 Juli dan 17 Juli. Chainlink mencatat 16 integrasi dari empat layanannya di tujuh rantai yang berbeda. Ini termasuk Avalanche, BNB Chain, Ethereum, Ethereum Rinkeby testnet, Fantom, Optimism, dan Polygon,” jelas Afid.

    Di antara tanggal 11-17 Juli 2022, harga LINK telah tumbuh 5%. Selama periode tersebut, kapitalisasi pasar naik 4% dari US$ 2,88 miliar menjadi US$ 3,01 miliar. Reli bullish kemungkinan besar akan mendorong harga LINK ke US$ 7,66 atau naik sekitar 14% dari harga US$ 6,7.

    Peringkat LINK di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #22, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.480.997.928. Pasokan yang beredar 467.099.971 koin LINK dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin LINK.

    Baca juga: Bank Indonesia Mau Rilis CBDC, Apa Itu Rupiah Digital?

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish 

    1. Axie Infinity (AXS)

    Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

    Axie Infinity (AXS) membuka daftar aset kripto potensi bearish pekan ini. Menurut Afid, nilai AXS bakal dipengaruhi oleh sentimen negatif dari berita kekecewaan pada gamers dan komunitas soal platform game Axie Infinity yang tidak berfungsi optimal.

    “Setelah membuka kembali Ronin Bridge, platform AXS tampaknya mendapatkan permasalahan baru yang membuatnya proses transaksi setoran dari blockchain Ethereum tidak optimal. Hal ini kemungkinan besar akan mempengaruhi nilai AXS beberapa hari ke depan,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, saat ini pergerakan AXS dalam reli bullish yang singkat, namun rentan. Fase bearish dapat melakukan pemogokan pada pergerakan harga yang mungkin mencoba menarik token kembali ke kisaran harga yang lebih rendah. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 15,69 atau turun 11% dari US $ 17,77.

    Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #41, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.411.068.377. Pasokan yang beredar 82.475.674 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

    2. Celo (CELO)

    Analisis teknikal Celo (CELO).

    CELO masuk dalam fase bearish diakibatkan oleh jaringan blockchain Celo yang mengalami pemadaman pada Rabu (13/7). Peristiwa downtime tersebut telah menghentikan produksi blok baru di jaringan secara tiba-tiba. 

    “Efek dari downtime jaringan blockchain Celo dalam membuat penarikan harga CELO. Di indikator teknis, Celo menunjukkan momentum bearish. Saat ini level support-nya berada di titik US$ 0,75-US$ 0,68 dan resistance-nya di US$ 0,90-US$ 1. Alhasil, CELO bisa turun hingga US$ 0,92 dari harga US$ 1,03,” kata Afid.

    CELO sendiri adalah aset asli ekosistem blockchain Celo. Proyek ini bertujuan memperkenalkan kenyamanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) kepada pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening bank di seluruh dunia. Token CELO dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan proses tata kelola di platform.

    Peringkat CELO di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #82, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 463.177.924. Pasokan yang beredar 450.833.963 koin CELO dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CELO.

    3. Helium (HNT)

    Analisis teknikal Helium (HNT).

    Helium (HNT) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto bearish pekan ini. Afid melihat sentimen buruk HNT masih diselimuti oleh jaringan Internet of Things (IoT) blockchain Helium yang ditutup selama 4 jam pada pekan lalu.

    “Dampak dari pemadaman masih bisa menekan harga Helium. Dampak dari peristiwa tersebut adalah masih adanya gangguan pembagian rewards mining dan transfer token yang dibiarkan tertunda,” ungkap Afid.

    Dari analisis teknikalnya, nilai HNT kemungkinan besar bisa turun sebesar 9% dari harga US$ 11,13 ke US$ 9,89 dalam beberapa hari ke depan. Saat ini, level support HNT berada di US$ 9,20-US$ 9 dan level resistance-nya ada di US$ 9,70-US$ 10.

    Peringkat HNT di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #45, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.248.936.843. Jumlah koin yang beredar 122.175.058 koin HNT dan maksimal pasokan 223.000.000 koin HNT.

    Baca juga: Kenal Kripto Fio Protocol (FIO) dan RSK Infrastructure Framework (RIF)

    4. Voyager Token (VGX)

    Analisis teknikal Voyager Token (VGX).

    Selain HNT, Voyager Token juga masih betah dalam daftar kripto potensi bearish pekan ini. Afid mengungkap VGX akan mengalami penurunan pada pekan ini, akibat perusahaan yang tidak dikenal MetaFormLabs telah memulai kampanye untuk memompa VGX sebagai bagian dari paket penyelamatan Voyager.

    Token VGX Voyager sempat melonjak 178% mencapai tertinggi intraday US$ 0,891 sebelum jatuh kembali ke sekitar US$ 0,559. Kenaikan harga ini bertepatan dengan munculnya tagar Twitter yang disebut #PumpVGXJuly18 yang ramai pada Kamis (14/7) lalu.

    “VGX memang sempat meroket meskipun beberapa minggu yang bergejolak untuk broker kripto, Voyager Digital yang telah mengajukan perlindungan kebangkrutan. Dalam hal prediksi harga VGX dapat melihat harganya turun menjadi US$ 0,450 selama beberapa hari mendatang, karena ada penarikan yang kuat dan indikator pergerakan yang sudah overbought,” kata Afid.

    Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #163, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 137.314.481. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

    5. Tornado Cash (TORN)

    Analisis teknikal Tornado Cash (TORN).

    Tornado Cash adalah platform yang menyediakan solusi privasi non-kustodian terdesentralisasi yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum. Afid menerkan nilai TORN akan masuk ke fase bearish pada pekan ini.

    Menurut Afid, penyebab penurunan harga bisa berdampak dari komunitas Tornado Cash yang telah memilih untuk menolak proposal untuk memperkuat perbendaharaannya. Proposal tersebut menentang untuk mengubah TORN menjadi ETH (wETH) untuk membantu mendiversifikasi perbendaharaan.

    “Lebih dari dua pertiga komunitas Tornado menolak proposal untuk menjual TORN-v-1 dengan diskon 20% agar mendapatkan ETH menggunakan agregator pertukaran terdesentralisasi 1inch. Nilai Tornado Cash kini lebih rendah 6,99% pada perdagangan 24 jam terakhir, menghasilkan harga saat ini Rabu (20/7) US$ 24,86. Pergerakan harga bisa turun hingga US$ 23,80 atau anjok 8%,” ungkap Afid.

    Peringkat TORN di CoinMarketCap pada Rabu (20/7) pukul 10.00 WIB adalah #542, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 27.264.765. Jumlah koin yang beredar 1.099.795 koin TORN dan maksimal pasokan 10.000.000 koin TORN.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 13 Juli 2022: ETH Siap Terbang

    Pergerakan aset kripto masih tak berdaya pada Rabu (13/7) siang. Bahkan, nilai Bitcoin (BTC) jatuh untuk hari kelima berturut-turut dan investor mulai khawatir dengan tekanan data inflasi AS yang diprediksi semakin tinggi.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB, 8 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap kompak terjerembab ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Hanya stablecoin Tether (USDT) dan Binance USD (BUSD) yang masih bergerak hijau.

    Nilai Bitcoin (BTC) anjlok 2,21% ke US$ 19.497 per keping dalam sehari terakhir. Sementara, nasib Ethereum (ETH) lebih buruk, turun 3,26% ke US$ 1.055 di waktu yang sama. Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) juga mengalami penurunan masing-masing 3,87%, 2,24% dan 2,85%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat banyak investor kripto yang kurang bersemangat untuk melakukan aksi beli. Secara umum, mereka tampaknya masih menghindari pasar kripto menyusul redupnya selera risiko investasi di aset berisiko. 

    “Sejak awal pekan lalu, banyak investor yang memilih jaga jarak dari market untuk mengantisipasi data inflasi AS pada Juni yang akan dirilis pada hari ini. Kemudian, penguatan nilai Dolar AS tampaknya juga masih menekan kinerja market kripto keseluruhan untuk beberapa hari mendatang,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Afid menerangkan kenaikan nilai Dolar AS tentu akan membuat investor merasa lebih untung untuk menyimpan uang tunai ketimbang mengoleksi aset kripto. Hasilnya, investor akan semakin getol melakukan aksi jual. Di samping itu, investor sepertinya bakal terus melirik ke Dolar AS setelah melihat paritas antara mata uang Euro dan Dolar AS kini sudah mencapai 1:1.

    “Kenaikan permintaan Dolar AS yang kencang tentu akan menghantam harga aset kripto. Apalagi, beberapa analisis menunjukkan bahwa laju Dolar AS kini punya korelasi negatif yang sangat kuat dengan laju harga aset kripto,” ujarnya.

    Selain itu, sentimen negatif lainnya juga datang dari pemerintah negara bagian AS, California, tengah menginvestigasi beberapa platform pinjam meminjam aset kripto menyusul aksi penghentian withdrawals dan transfer antar pengguna yang dilakukan secara sepihak. 

    Di samping perkara makroekonomi, kinerja pasar kripto juga terganggu oleh kabar buruk yang terjadi di sekitaran jaringan blockchain, seperti dari Uniswap yang melaporkan terjadinya serangan phishing.

    Baca juga: Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi di Indonesia

    Data Inflasi AS Bisa Hantam Market Kripto

    Awan mendung tampaknya masih akan menyelimuti market kripto sepanjang pekan ini. Salah satu faktor besarnya adalah perilisan data inflasi AS untuk bulan Juni yang diumumkan pada Rabu (13/7) waktu setempat.

    Sejauh ini, banyak analis yang memprediksi bahwa AS telah mencatat inflasi tahunan sekitar 8,7-8,8% pada bulan Juni lalu. Jika nantinya data inflasi AS pada Juni sesuai dengan prediksi tersebut, maka investor harus siap-siap melihat nilai Dolar AS yang semakin meroket dan kripto terpuruk. 

    “Data inflasi yang terus meninggi tentu akan direspons keras oleh The Fed dengan pengetatan suku bunga acuan. Peningkatannya bisa sangat agresif. Khawatirnya akan memukul market kripto dengan keras. Hal tersebut tentu akan membuat investor kabur dan memilih mengamankan asetnya ke aset safe haven seperti Dolar AS dan obligasi,” terang Afid.

    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.

    Di sisi lain, dua bank sentral di Asia Pasifik menaikkan suku bunga 50bps hari Rabu (13/7) ini. Bank Sentral Korea (BoK) menaikkan suku bunga 50bps ke 2,25%. Sementara Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) juga menaikkan suku bunga 50bps ke 2,5%.

    Sementara itu dari analisis pergerakan Bitcoin secara garis besar masih berada pada area konsolidasi dengan area harga US$ 23.268-US$ 17.557. Data ini belum mempertimbangkan imbas dari perilisan data inflasi AS bulan Juni nantinya.

    Saat artikel ini dibuat harga Bitcoin terkonfirmasi kembali bergerak dibawah EMA20 yaitu berada pada harga US$ 19.515. Apabila pada titik tersebut tidak dapat menahan laju penurunan harga Bitcoin, maka kemungkinan harga Bitcoin akan terkoreksi dan menyentuh support di kisaran harga US$ 18.605-US$ 17.305.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Juli ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish 

    1. Polygon (MATIC)

    Analisis teknikal Polygon (MATIC).

    Polygon (MATIC) membuka daftar aset kripto yang berpotensi bullish pada pekan ketiga Juli 2022 ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan sentimen positif yang menggerakan harga MATIC datang dari kabar bahwa ada lebih dari 48 proyek yang dulu berjalan di blockchain Terra telah dimigrasikan bersama ke ekosistem Polygon.

    “Langkah itu menarik. Karena Polygon bekerja sama dengan berbagai proyek Terra untuk membantu mereka bermigrasi dengan cepat ke jaringan blockchain mereka. Itu disambut baik oleh para pengembang dan komunitas,” kata Afid.

    Lebih lanjut, dari analisis teknikalnya pergerakan MATIC kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,55 masih terjaga, MATIC dapat naik hingga US$ 0,67 atau naik 23% dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 4.427.205.447. Jumlah koin yang beredar 8.006.803.853 koin MATIC dan maksimal pasokan 10.000.000.000 koin MATIC.

    2. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Selanjutnya ada Cardano (ADA) yang kemungkinan punya potensi bullish pada pekan ini. Kripto Cardano ada kemungkinan akan bersinar dengan Vasil Hardfork yang dijadwalkan untuk ditayangkan di mainnet sekitar akhir bulan ini

    Afid mengatakan Cardano masih memiliki kesempatan untuk mengambil kembali apa yang hilang dari kepercayaan para investor, asalkan Vasil benar-benar membawa perubahan.

    “Vasil Hardfork adalah update besar dalam jaringan Cardano yang akan berdampak pada stabilitas dan konektivitas jaringan secara keseluruhan. Hal tersebut akan meningkatkan sentimen positif pada pergerakan ADA dan mengembalikan kepercayaan investornya. Cardano juga tidak kehilangan popularitasnya berkat potensi besar dan peta jalan untuk pengembangan,” ujar Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,42 masih terjaga, ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,46 atau naik 11% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 14.329.294.670. Jumlah koin yang beredar 33.739.028.516 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

    3. The Sandbox (SAND)

    Analisis teknikal The Sandbox (SAND).

    Aset kripto metaverse, The Sandbox (SAND) kemungkinan besar akan bullish dengan pergerakan harga yang cukup signifikan. Afid melihat kabar The Sandbox yang menjalin kemitraan dengan bank Korea Selatan, Hana Bank, untuk masuk ke proyek metaverse sebagai mitra global bikin harga SAND merangkak naik.

    “Metaverse telah terbukti menjadi peluang yang sangat beragam bagi lembaga keuangan. Hal itu yang dilihat dari KEB Hana Bank untuk kerja sama dengan The Sandbox. Sebelumnya, Sandbox telah bermitra dengan taman hiburan terbesar di Korea Selatan, LOTTE WORLD,” tutur Afid.

    Dari analisis teknikalnya, pergerakan nilai SAND selama batas bawah pada $ 1 masih terjaga, kemungkinan besar konsolidasi akan berlanjut dan SAND dapat bergerak naik menuju US$ 1,24 atau naik 16 % dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat SAND di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #35, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.405.447.753. Jumlah koin yang beredar 1.258.626.081 koin SAND dan maksimal pasokan 3.000.000.000 koin SAND.

    4. Aave (AAVE)

    Analisis teknikal Aave (AAVE).

    Aave adalah protokol keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan orang untuk melakukan transaksi pinjam dan meminjam aset kripto. Sentimen positif untuk AAVE datang dari kabar bahwa Aave berencana untuk meluncurkan stablecoin yang akan menyaingi MakerDAO DAI. Menurut laporan, stablecoin baru Aave akan diberi nama GHO. 

    “Pergerakan AAVE bakal disambut baik oleh investor setelah adanya rencana merilis stablecoin baru yang didesentralisasi dan didukung jaminan, asli dari ekosistem Aave,” jelas Afid.

    Dari analisis teknikalnya, pergerakan nilai AAVE kemungkinan besar akan terkonsolidasi dan dapat bergerak naik menuju US$ 82,5 atau naik 22% dari harga US$ 70,6 dalam beberapa hari ke depan. 

    Peringkat AAVE di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #46, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 981.728.198. Jumlah koin yang beredar 13.915.774 koin AAVE dan maksimal pasokan 16.000.000 koin AAVE.

    5. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum menjadi satu-satunya kripto big cap yang diperkirakan akan bullish pekan ini. Afid melihat adanya event Ethereum Community Conference (EthCC) yang akan berlangsung tanggal 19-21 Juli mendatang. Acara tersebut akan menjadi ajang berkumpulnya komunitas kripto yang besar untuk membahas penggantian protokol proof-of-work dengan proof-of-stake untuk ETH.

    “Sudah jelas mungkin akan ada pembahasan untuk komunitas Ethereum, di mana semua mata tertuju pada penggabungan yang akan menggantikan protokol proof-of-work dengan proof-of-stake, yang memungkinkan pengurangan energi potensial sebesar 99,95%. Nilai ETH kemungkinan naik dengan “Buy the rumor, sell the news”,” ungkap Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar ETH masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 1.270 atau naik 19% dari US$ 1.060 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 128.851.877.834. Jumlah koin yang beredar 121.524.783 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Bali United Bakal Rilis Fan Token Kripto untuk Penggemarnya

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish 

    1. Voyager Token (VGX)

    Analisis teknikal Voyager Token (VGX).

    Voyager Token adalah broker yang memberi investor titik akses tepercaya dan aman ke perdagangan aset kripto. Voyager dibangun untuk melayani investor ritel dan institusional dengan solusi instan untuk memperdagangkan aset kripto.

    Afid mengungkap VGX akan mengalami penurunan pada pekan ini sehingga bisa dikatakan akan masuk fase bearish. Ini masih berkaitan dengan perusahaan pialang dan pemberi pinjaman kripto, Voyager Digital (VOYG) yang mengajukan proses kebangkrutan pada 6 Juli 2022 setelah dana lindung nilai yang sekarang tidak berfungsi, karena Three Arrows Capital (3AC) gagal membayar pinjaman senilai lebih dari US$ 650 juta. 

    “VGX telah mengikuti garis resistensi yang menurun. VGX telah jatuh sejak mencapai harga tertinggi sepanjang masa US$ 5,91 pada 23 November. Pergerakan ke bawah sejauh ini menyebabkan harga terendah sepanjang masa sebesar US$ 0,179 pada 6 Juli,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, pergerakan nilai VGX kemungkinan besar akan terkoresksi lebih lanjut dan dapat bergerak turun menuju US$ 0,300 atau anjlok 32% dari harga US$ 0,445 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #176, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 102.008.555. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

    2. REI Network (REI)

    Analisis teknikal REI Network (REI).

    REI Network dikembangkan untuk tren evolusi Blockchain, untuk mencapai kerangka kerja jaringan yang ringan, kompatibel dengan EVM, kinerja lebih tinggi dan tanpa biaya. Afid melihat REI relatif lebih fluktuatif daripada sejumlah aset kripto di market dalam beberapa hari belakangan ini.

    “REI punya potensi untuk bearish dalam pekan ini. Harga REI Network diperdagangkan mendekati resistance. Dengan dukungan pada US$ 0,03209 dan resistance ditetapkan pada US$ 0,03544. Ini memposisikan REI Network dengan potensi tekanan jual dalam waktu dekat ke depan,” terang Afid.

    Peringkat REI di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #352, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 50.149.309. Jumlah koin yang beredar 950.000.000 koin REI dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Helium (HNT)

    Analisis teknikal Helium (HNT).

    Helium (HNT) adalah jaringan blockchain terdesentralisasi untuk perangkat Internet of Things (IoT). HNT memiliki utilitas yang menarik. Afid melihat HNT punya potensi untuk bearish pada pekan ini.

    Menurutnya sentimen buruk dari kabar jaringan IoT blockchain Helium ditutup selama sekitar 4 jam karena pemadaman validator dari pembaruan software, sehingga menyebabkan finalitas transaksi tertunda.

    “Dampak dari pemadaman itu nilai Helium anjlok. HNT turun 4,1% selama 24 jam terakhir, diperdagangan pada US$ 8,66. Ini turun 84% dari tertinggi sepanjang masa saat ATH di November 2021 lalu,” ungkap Afid.

    Dari analisis teknikalnya, nilai HNT kemungkinan besar akan turun lagi sebesar 19% dari harga US$ 8,70 ke US$ 7,80 dalam beberapa hari ke depan. pergerakan HNT juga sudah menunjukan pola reserved cup and handle yang menjadi sinyal bearish.

    Peringkat HNT di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #44, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.057.694.969. Jumlah koin yang beredar 121.695.579 koin HNT dan maksimal pasokan 223.000.000 koin HNT.

    Baca juga: Binance Gratiskan Fee Trading Bitcoin, Pengguna: Pertahankan!

    4. Uniswap (UNI)

    Analisis teknikal Uniswap (UNI).

    Uniswap (UNI) potensi masuk zona bearish-nya pada pekan ini. Sentimen negatif datang, pasca laporan penipuan phishing yang menawarkan airdrop palsu berhasil merampok dana pengguna Uniswap hampir US$ 8 juta. 

    Penipuan phishing ini menjanjikan airdrop gratis sebesar 400 token UNI (senilai sekitar US$ 2.200). Pengguna diminta untuk menghubungkan dompet kripto mereka dan menandatangani transaksi untuk mengklaim airdrop berbahaya. Alhasil, sentimen buruk terus berlanjut. 

    “Analisis teknikal melihat harga UNI bisa terjun dari harga US$ 5,6 ke US$ 4,30 atau turun 16%. UNI belum bisa lepas dari tekan kabar miring mengenai token nativenya yang ternyata digunakan untuk penipuan,” ungkap Afid.

    Peringkat UNI di situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #19, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 4.106.521.469. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 734.135.451 koin UNI dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin UNI.

    5. WINkLink (WIN)

    Analisis teknikal WINkLink (WIN).

    WINkLink adalah proyek oracle terdesentralisasi yang berjalan di jaringan TRON, menyediakan data on-chain yang stabil dan andal ke berbagai ekosistem DeFi. WIN kemungkinan besar akan masuk fase bearish pada pekan ini.

    “WIN sudah membentuk overbought dengan kenaikan 15% dalam 24 jam terakhir. Titik jenuh ini akan membuat WIN harganya terkoreksi. Kemungkinan ada penurunan sekitar 10% dari harga US$ 0,0001239 ke US$ 0,0001198 dalam waktu dekat,” ungkap Afid.

    Peringkat WIN di situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #160, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 119.628.342. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 961.737.300.000 koin WIN dan maksimal pasokan 999.000.000.000 koin WIN.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 7 Juli 2022: Kripto Bergerak Hijau

    Pergerakan market aset kripto di tengah pekan ini, terlihat sumringah ada sedikit reli menimbulkan kenaikkan harga. Sejak awal pekan, market terus berjuang untuk tidak anjlok lebih dalam di tengah penguatan sinyal resesi.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap sukses melaju ke zona hijau dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) melambung 1,08% ke $ 20.505 per keping dalam sehari terakhir. 

    Sementara, nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) lebih baik, naik 3,28% ke $ 1.184 di waktu yang sama. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan Cardano (ADA) juga mengalami peningkatan masing-masing 3,28%, 1,69% dan 1%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan market kripto yang mengalami kenaikan singkat ini disebabkan karena investor yang mulai bersemangat, setelah melihat dinamika yang terjadi di indeks pasar saham AS. Investor melacak pasar ekuitas utama seperti, Nasdaq, S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average semuanya naik, meskipun sedikit.

    “Investor kripto ternyata sedikit bergairah melihat market saham AS yang juga mengalami kenaikan. Hal ini wajar saja, mereka selalu berkaca pada stock market AS, untuk melihat ketertarikan market secara keseluruhan terhadap aset berisiko secara umum,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Gerak Kripto dan Pasar Saham Makin Sejajar

    Laporan terbaru Coin Metrics menunjukkan, korelasi antara aset kripto dan indeks saham AS telah mencapai level terkuatnya di kuartal II 2022 sejak Maret 2020. Bisa dibilang Bitcoin dan ekuitas AS bergerak hampir sejajar.

    Meski demikian, reli singkat ini kemungkinan diprediksi hanya sementara. Menurut Afid, sentimen utama market kripto belum kondusif. Investor masih mencermati dinamika makroekonomi dan efektivitas pengetatan kebijakan moneter The Fed terhadap tingkat inflasi AS. Kemudian, kegagalan platform kripto, Three Arrows Capital (3AC) dan Voyager.

    “Kondisi market kripto saat ini yang belum kondisi. Masih ada banyak pukulan yang bisa menghantam lebih jauh, mulai dari ketidakpastian makroekonomi, agresivitas The Fed hingga kegagalan sistem ekosistem kripto itu sendiri. Investor menyakini tidak melihat harga naik dalam waktu dekat, kecuali perubahan tak terduga terjadi,” jelasnya.

    Afid melihat investor sangat menanti data inflasi AS yang sedianya bakal dirilis pekan depan. Data tersebut mungkin menunjukkan kebijakan moneter The Fed efektif atau tidak. Jika inflasi turun dan indikator ekonomi lainnya juga melanjutkan penurunan, investor mungkin merasa lebih yakin masuk ke market kripto.

    Khusus untuk pergerakan Bitcoin sendiri, Afid melihat saat ini masih cenderung konsolidasi dan ada potensi penurunan harga di kisaran US$ 18.000-US$ 20.000. Bitcoin telah ‘beristirahat’ di atas US$20.000 untuk hari ketiga berturut-turut.

    Adapun altcoin yang meningkat pesat adalah Storj (STORJ) yang nilainya melonjak 16,52% dalam 24 jam terakhir. Kemudian, ada THORChain (RUNE) dan Sandbox (SAND) yang masing-masing tumbuh 8,14% dan 7,62%.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Juli ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Pelaku Industri Kripto Optimis Badai akan Berlalu

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish 

    1. API3 (API3)

    Analisis teknikal API3 (API3).

    API3, membuka daftar aset kripto berpotensi bullish pekan ini. API3 sendiri adalah token Ethereum yang digunakan untuk mendukung project API3 yang dapat digunakan untuk staking dan menerima reward, serta berfungsi sebagai jaminan untuk keberlangsungan keamanan dalam jaringan. 

    Afid menilai API3 dalam pekan ini bisa dibilang sebagai token keuangan terdesentralisasi (DeFi) terbaik untuk berpotensi bullish. Pemicu sentimen positifnya adalah API3 mengadakan panggilan komunitas Livestream, di mana mereka memperkenalkan Communications Lead baru mereka.

    “Token API3 memiliki sentimen positif untuk masuk fase bullish. Meski akan sedikit alami penurunan terlebih dahulu diperkirakan capai harga US$ 8,4, tapi ada kemungkinan melonjak ke US$ 10,18 atau naik sekitar 18%,” kata Afid.

    Peringkat API3 di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #278, dengan kapitalisasi pasar US$ 76.505.405. Pasokan yang beredar 36.907.810 koin API3 dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Basic Attention Token (BAT)

    Analisis teknikal Basic Attention Token (BAT).

    Basic Attention Token (BAT) adalah token yang menggerakkan platform periklanan digital berbasis blockchain. Project kripto ini menarik karena dirancang untuk memberi reward yang adil kepada pengguna yang melihat iklan dan memberikan pengembalian yang lebih baik kepada pengiklan atas pembelanjaan iklan mereka.

    Afid menilai selama 30 hari terakhir BAT telah naik lebih dari 12,1%, sementrara dalam seminggu terakhir telah naik lebih dari 15,5%. Reli BAT sebagian besar tampaknya didukung oleh berita Komunitas BAT yang memperpanjang batas waktu pengiriman untuk BAT Meme Contest untuk airdrop Solana BAT NFT Brave yang akan datang di platform MagicEden. 

    “Ini menghasilkan minat besar dalam protokol, sehingga membawa RSI (Relative Strength Index) ke 57,53 selama sesi perdagangan intra-hari pada hari Rabu (6/7). Harga BAT bisa mencapai US$ 0,4904 dari titik support-nya US$ 0,4157 atau naik 18%,” jelas Afid.

    Peringkat BAT di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #64, dengan kapitalisasi pasar US$ 642.315.114. Pasokan yang beredar 1.497.691.558 koin BAT dan maksimal pasokan 1.500.000.000 koin BAT.

    3. iExec RLC (RLC)

    Analisis teknikal iExec RLC (RLC).

    iExec adalah platform terkemuka komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka, serta aplikasi dan bahkan kumpulan data.

    Afid menilai dari pergerakan harga RLC selama 7 hari terakhir perdagangan mengarah ke peringkat risiko rendah. Alasannya pergerakan harga baru-baru ini relatif terhadap volume perdagangan memberi alasan kepada investor untuk percaya diri pada manipulasi token.

    “Analisis teknikalnya memperlihatkan kenaikan secara bertahap. Titik support RLC saat ini ada di harga US$ 0,985. Lalu akan ada kemungkinan naik hingga harga US$ 1,273 dari US$ 1,046 atau melonjak 29%,” terangnya.

    Peringkat BAT di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #273, dengan kapitalisasi pasar US$ 80.834.709. Pasokan yang beredar 80.999.785 koin RLC dan maksimal pasokan 86.999.785 koin RLC.

    Baca juga: Bitcoin Turun Lagi, Justru Berpotensi Naik Drastis

    4. Cosmos (ATOM)

    Analisis teknikal Cosmos (ATOM).

    Cosmos (ATOM) memiliki proyek untuk membuat teknologi blockchain tidak terlalu rumit dan sulit bagi pengembang, berkat kerangka kerja modular yang terdesentralisasi. Afid melihat ATOM telah menembus dari garis support naik jangka panjang dan dari indikator RSI harian memiliki sinyal bullish.

    “Cosmos (ATOM) telah memulai sinyal pembalikan tren, menjadikannya salah satu token tren teratas. Melampaui penolakan sebelumnya di dekat EMA 50 bisa menjadi titik balik dalam proyeksi harga token ATOM. Harga ATOM berpotensi bisa menembus US$ 10,18 atau naik 18% dari level US$ 8,54,” kata Afid.

    Afid menjelaskan Cosmos telah digambarkan sebagai “Blockchain 3.0”, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa infrastrukturnya mudah digunakan. Untuk tujuan tersebut, kit pengembangan software Cosmos berfokus pada modularitas. Ini memungkinkan jaringan dibangun dengan mudah menggunakan potongan kode yang ada.

    Peringkat ATOM di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #22, dengan kapitalisasi pasar US$ 8.548.724.516. Pasokan yang beredar 286.370.297 koin ATOM dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    5. Loopring (LRC)

    Analisis teknikal Loopring (LRC).

    LRC adalah token kripto Loopring berbasis Ethereum, protokol terbuka yang dirancang untuk membangun pertukaran crypto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan jaringan terpusat dengan penyelesaian pesanan on-blockchain yang terdesentralisasi menjadi produk hybrid.

    Afid mengungkap LRC kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. “Dengan indikator RSI bergerak menuju wilayah overbought dan AO berkedip hijau, LRC mungkin dapat ditutup di atas US$ 0,47 pada akhir minggu ini mengingat posisinya saat ini di US$ 0,41,” tutur Afid.

    Peringkat LRC di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #70, dengan kapitalisasi pasar US$ 536.222.079. Jumlah koin yang beredar 1.330.088.530 koin LRC dan maksimal pasokan 1.374.513.896 koin LRC.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Convex Finance (CVX)

    Analisis teknikal Convex Finance (CVX).

    Convex Finance adalah protokol pengoptimal dan otomatisasi hasil yang dibangun di Curve Finance. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk menerima CRV dan reward mining likuiditas yang ditingkatkan dengan usaha minimal.

    Sementara, CVX adalah token asli Convex Finance untuk staking, mengeklaim biaya kinerja, dan voting tata kelola. Token ini menurut Afid berpotensi masuk ke fase bearish.

    “CVX juga diperdagangkan dengan volume yang sangat rendah. Harga token saat ini berada di US$ 5,64 setelah kenaikan harga 11,96% selama sehari terakhir. CVX juga diperdagangkan dengan volume yang sangat rendah. Harga CVX potensi turun ke US$ 4,33 dari US$ 5,90 atau anjlok 25%,” ungkapnya.

    Peringkat CVX di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #86, dengan kapitalisasi pasar US$ 362.694.639. Pasokan yang beredar 64.673.029 koin CVX dan maksimal pasokan 100.000.000 koin CVX.

    Baca juga: Apa Itu Metaverse? Masa Depan Dunia Virtual

    2. Harmony (ONE)

    Analisis teknikal Harmony (ONE).

    Pekan ini Harmony (ONE) tampaknya masih terjebak di fase bearish. Afid menjelaskan dampak dari kabar Bridge Horizon yang ada di jaringan Harmony Protocol mengalami peretasan masih terasa di market.

    “Investor harus menaikkan harga lebih dari US$ 0,019 untuk mencegah ONE turun di bawah US$ 0,014 sebagai tanggapan terhadap berita negatif. Penurunan tidak valid jika titik support US$ 0,023 dilanggar. Untuk menjadi bullish dalam waktu dekat, candle harga harian atau mingguan ONE harus ditutup di atas US$ 0,023,” tutur Afid.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #119, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 220.590.910. Pasokan yang beredar 12.295.022.547 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Lido DAO (LDO)

    Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

    Lido DAO (LDO) bernasib sama dengan Harmony (ONE) yang masih “nyaman” duduk di dalam daftar aset kripto yang potensi bearish pekan ini. Penurunan nilai LDO lalgi masih dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema tata kelola baru.

    “Kripto LDO masih tertekan dengan kesepakatan token tata kelola jaringan yang tak kunjung usai, membuat nilainya semakin anjlok. Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 37% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,680. Sementara level resistance-nya berada di angka US$ 0,947,” kata Afid.

    Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #139, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 177.261.211. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

    4. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Kyber Network Crystal v2 (KNC) harus terkoreksi dengan penurunan nilai yang cukup signifikan. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish, salah satu penyebabnya adalah karena exchange, Crypto.com pada 27 Juni lalu menghapus 15 altcoin termasuk KNC dari program Crypto Earn-nya.

    “Crypto.com tidak menawarkan klarifikasi apa pun tentang mengapa ia menghapus 15 koin ini dari program hadiah Crypto Earn, tapi membuat harga KNC anjlok. Harga KNC bisa turun hingga US$ 1,207 dari US$ 1,402 atau anjlok 14%,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #113, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 240.851.999. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Game GTA VI Bakal Pakai Sistem Rewards Kripto?

    5. Curve DAO Token (CRV)

    Analisis teknikal Curve (CRV).

    Curve (CRV) merupakan token native dari Curve DAO, pertukaran terdesentralisasi untuk stablecoin. Tujuan CRV adalah untuk berfungsi sebagai media tata kelola, struktur insentif dan metode pembayaran biaya, serta metode pendapatan jangka panjang untuk penyedia likuiditas.

    Afid melihat CRV telah menembus dari garis resistensi yang menurun, sehingga sudah ada sinyal bearish. CRV telah jatuh sejak mencapai tertinggi US$ 6,40 pada Januari. Pergerakan ke bawah sejauh ini telah menyebabkan rendahnya US$ 0,535 pada 18 Juni lalu.

    “Dari analisis teknikalnya, nilai CRV bisa turun 20% ke harga US$ 0,839 dari US$ 1,880,” pungkas Afid.

    Peringkat CRV di CoinMarketCap pada Kamis (7/7) pukul 09.00 WIB adalah #71, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 522.037.730. Pasokan yang beredar  537.372.111 koin CRV dan maksimal pasokan 3.303.030.299 koin CRV.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 26 Januari 2022: Prediksi Aset Kripto yang Cuan

    Memasuki akhir bulan Januari 2022, kondisi pasar aset kripto kembali mengalami koreksi. Sejumlah aset kripto mengalami tren penurunan nilai. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari isu pengetatan moneter oleh The Fed hingga Bank Sentral Rusia yang melarang  penggunaan dan penambangan kripto.

    Di kala pasar kripto sedang lesu, banyak investor beranggapan bahwa saat inilah waktu yang tepat untuk masuk. Namun, hal ini perlu diwaspadai oleh investor, mengingat volatilitas kripto yang masih cukup tinggi, sehingga harus paham risiko investasi aset kripto. Oleh karena itu pahami pasar kripto pekan ini di Tokocrypto Market Signal. 

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Harmony (ONE) 

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Harmony (ONE), membuka daftar aset kripto yang berpotensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, menjelaskan di awal bulan Februari, Harmony akan meluncurkan Bitcoin bridge dan Ethereum bridge yang akan meningkatkan nilainya.

    “Harmony (ONE) akan ada Bitcoin bridge di tanggal 7 Februari 2022. Di kripto ada istilah buy on rumor, sell on news. Jadi dengan ada berita tersebut, biasanya tiga hari atau seminggu sebelumnya sudah ada sentimen positif di market,” kata Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #48, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.200.526.345. Pasokan yang beredar 11.596.656.956 koin ONE dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    1. Reef (REEF)

    Ilustrasi REEF (REEF).

    Ilustrasi REEF (REEF).

    Reef (REEF) merupakan platform DeFi berbasis Polkadot yang mempunyai tujuan untuk menawarkan perdagangan lintas blockchain. Menurut Afid, Reef Finance yang akan meluncurkan debit card pada akhir Januari nanti meningkatkan sentimen positif pada nilainya.

    “Reef ini akan launching untuk debit card di akhir bulan Januari ini. tanggalnya belum bisa dipastikan, tapi estimasinya 31 Januari 2022 dan ini bisa menjadi sentimen positif di market,” ungkap Afid.

    Setelah diluncurkan, ini akan menjadi kartu debit di ruang DeFi. Reef Finance bekerja untuk membuat proses DeFi lebih efisien dan sederhana. Dengan cara ini, mereka percaya bahwa rata-rata pengguna akan dapat mengakses berbagai layanan DeFi tanpa harus mempelajari proses fintech yang rumit.

    Peringkat REEF di CoinMarketCap saat ini adalah #188, dengan kapitalisasi pasar US$ 169.133.595. Pasokan yang beredar 17.530.705.935 koin REEF dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    1. Axie Infinity (AXS)

    Ilustrasi Axie Infinity (AXS).

    Ilustrasi Axie Infinity (AXS).

    Axie Infinity (AXS) adalah token yang digunakan di dalam game dengan judul yang sama. Axie Infinity sendiri merupakan game NFT (Non-Fungible Token) yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum (ETH).

    “Axie Infinity ini akan mengalami sentimen positif karena game play-to-earn mereka akan rilis di IOS dan Android. Tanggalnya belum bisa dipastikan, namun rumornya akan hadir di awal Februari nanti,” jelas Afid.

    Game Axie Infinity saat ini baru tersedia di PC. Per Oktober 2021, game dikembangkan oleh startup asal Vietnam bernama Sky Mavis ini, memiliki 2 juta pengguna aktif harian. 

    Peringkat AXS di CoinMarketCap saat ini adalah #39, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.103.056.049. Pasokan yang beredar 60.907.500 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

    1. Cosmos (ATOM)

    Ilustrasi Cosmos (ATOM).

    Ilustrasi Cosmos (ATOM).

    Cosmos (ATOM) memiliki proyek untuk membuat teknologi blockchain tidak terlalu rumit dan sulit bagi pengembang berkat kerangka kerja modular yang terdesentralisasi. Rilisnya Cosmos SDK v0.45 akan membuat kripto ini akan memiliki sentimen positif dan meningkatkan harganya.

    “Cosmos (ATOM) akan merilis Cosmos SDK v0.45 yang akan meningkatkan kemampuan tata kelola jaringannya. Ini diperkirakan akan meluncur pada awal bulan Februari mendatang,” tutur Afid.

    Cosmos telah digambarkan sebagai “Blockchain 3.0”, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa infrastrukturnya mudah digunakan. Untuk tujuan tersebut, kit pengembangan perangkat lunak Cosmos berfokus pada modularitas. Ini memungkinkan jaringan dibangun dengan mudah menggunakan potongan kode yang ada.

    Peringkat ATOM di CoinMarketCap saat ini adalah #17, dengan kapitalisasi pasar US$ 10.368.617.177. Pasokan yang beredar 286.370.297 koin ATOM dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    1. Ethereum Classic (ETC)

    Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

    Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

    Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan ETC akan merilis mainnet baru bernama Mystique di awal Februari, sehingga mendorong kripto ini menjadi banyak peminat.

    “Mystique akan melihat ETC melakukan berbagai peningkatan kinerja yang telah digunakan pada blockchain Ethereum,” kata Afid.

    Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

    Peringkat ETC di CoinMarketCap saat ini adalah #38, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.178.376.014. Pasokan yang beredar 132.517.400 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

    Baca Juga: Pasar Kripto Akan Menguat Mengikut Pasar Modal

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. BTCUP (BTCUP)

    Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

    Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

    Masuk ke daftar aset kripto yang berpotensi bearish, Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, mengatakan BTCUP akan diproyeksikan mengalami penurunan. Menurutnya kondisi market kripto yang alami koreksi sekarang turut mempengaruhi BTCUP.

    “Penurunan market yang terkoreksi akhir-akhir ini menyebabkan BTCUP berpotensi bearish dan akan alami penurunan, berbanding terbalik dengan BTCDOWN,” kata Afid.

    BTCUP bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Sedangkan BTCDOWN bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2923, dengan kapitalisasi pasar US$ 3.178.376.014. Pasokan yang beredar 132.517.400 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

    1. ETHUP (ETHUP)

    Ilustrasi ETHUP (ETHUP).

    Ilustrasi ETHUP (ETHUP).

    Sama seperti BTCUP, ETHUP juga berdampak pada kondisi market kripto yang lesu. Afid mengatakan ETHUP berpotensi bearish karena mengikuti kondisi Ethereum (ETC) yang juga tengah menurun.

    “Tidak ada sentimen positif di ETHUP membuatnya aset kripto ini masuk ke daftar bearish,” kata Afid.

    Peringkat ETHUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2895, dengan kapitalisasi pasar langsung tidak tersedia. Pasokan yang bersirkulasi tidak tersedia.

    1. Binance Coin (BNB)

    Ilustrasi Binance Coin (BNB).

    Ilustrasi Binance Coin (BNB).

    BNB adalah aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

    Afid menjelaskan BNB berpotensi bearish karena altcoin terkonsolidasi, meskipun pasar telah mencapai wilayah oversold. “Binance Coin berada dalam koreksi ke bawah karena altcoin terkonsolidasi. BNB telah mencapai wilayah pasar oversold. Artinya downtrend kemungkinan akan mereda,” katanya.

    Peringkat BNB di CoinMarketCap saat ini adalah #4, dengan kapitalisasi pasar US$ 63.133.388.042. Pasokan yang beredar 165.116.761 koin BNB dan maksimal pasokan 165.116.760 koin BNB.

    1. Synthetix (SNX)

    Ilustrasi Synthetix (SNX).

    Ilustrasi Synthetix (SNX).

    Synthetix adalah protokol likuiditas derivatif pada Ethereum yang memungkinkan penerbitan dan perdagangan aset synthetic. Afid mengatakan untuk tren pasar Synthetix, prospek pembeli berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan sejak pertengahan September tahun 2021 lalu.

    “Permintaan harga untuk token Synthetix telah lama berada di bawah harga pasar. potensi bearish terus mendorong harga lebih rendah,” ungkapnya.

    Peringkat SNX di CoinMarketCap saat ini adalah #114, dengan kapitalisasi pasar US$ 493.407.749. Pasokan yang beredar 114.841.533 koin SNX dan maksimal pasokan 212.424.133 koin SNX.

    1. UMA (UMA)

    Ilustrasi UMA (UMA).

    Ilustrasi UMA (UMA).

    UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

    Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah sepanjang masa, memungkinkan penurunan lebih lanjut di bawah level support yang kuat. “Seiring dengan penurunan kripto global, UMA juga mengalami penurunan pasar yang intens sejak mencapai level tertinggi 6 bulan pada 15 November tahun lalu,” katanya.

    Peringkat UMA di CoinMarketCap saat ini adalah #133, dengan kapitalisasi pasar US$ 377.794.965. Pasokan yang beredar 65.109.549 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

    Baca Juga: 5 Kripto Metaverse Terbesar Saat Ini

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya, karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Aset Kripto Alami Tren Bullish, Apa Penyebabnya?

    Market aset kripto kembali reli dan masih punya energi untuk melaju hingga akhir pekan keempat bulan Maret ini. Situasi ini sudah mulai terjadi sejak awal pekan, sejumlah aset kripto berkapitalisasi pasar masih betah di zona hijau.

    Terpantau pada Senini (28/3) pukul 07.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) berada di angka $ 47.289 per keping alias tumbuh 2,45% dalam 24 jam terakhir. Meroketnya harga BTC juga mempengaruhi altcoin lainnya, seperti ETH naik 2,26%, XRP tumbuh 0,41%, Solana (SOL) naik 6,79%, dan Avalanche (AVAX) juga melonjak hingga 2,4%.

    Di samping aset kripto big cap, ada token lain yang terus mengalami pertumbuhan adalah dua token metaverse dan gaming, Axie Infinity (AXS) dan Enjin Coin (ENJ), Keduanya mendapat “berkah” setelah masing-masing nilainya melonjak 18,95% dan 15% dalam 24 jam terakhir. Nilai AXS bahkan melonjak setelah volume perdagangan koin tersebut ternyata melonjak 22% dalam sepekan terakhir.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Baca juga: Tokocrypto Raih Gold Winner Marketeers Youth Choice Award 2022

    Penyebab Market Kripto Bullish

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengungkap saat ini pasar kripto sedangan mendapatkan banyak sentimen positif, sehingga bisa melakukan pemulihan. Banyak investor kawakan yang melakukan aksi akumulasi sejak pertengahan pekan.

    “Selain itu, aksi beli juga didukung oleh kabar positif mengenai adopsi kripto dari Rusia. Duma Negara, yaitu Majelis Rendah Parlemen Rusia mengatakan bahwa negaranya siap menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin untuk transaksi minyak dunia dan sumber daya alam lainnya. Hal ini tentu disambut positif oleh pasar,” kata Afid.

    Sentimen positif lainnya yang membuat crypto bullish datang Goldman Sachs. Dilaporkan bahwa Goldman Sachs mulai mendukung kripto sebagai salah satu instrumen untuk pertumbuhan digitalisasi di industri keuangan.

    bitcoin bullish
    Ilustrasi market kripto bullish.

    Dukungan ini terlihat dari situs resminya yang telah berubah dengan menyatakan kripto dan Metaverse sedang mengubah perekonomian dunia. Perubahan situs ini dianggap menjadi sentimen positif karena Goldman Sachs adalah salah satu institusi terbesar di dunia keuangan.

    Dengan dukungannya, kemungkinan besar akan semakin banyak transaksi aset kripto secara global dan mendorong adopsinya lebih tinggi.

    Baca juga: Arus Keluar Bitcoin Besar-besaran dalam 7 Hari dari Bursa, Sinyal Mega Bullish?



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 30 Maret 2022: Pasar Kripto Terus Bullish?

    Pekan terakhir bulan Maret 2022, menjadi momen krusial bagi market kripto. Setelah reli panjang sejak pekan lalu, sejumlah aset kripto tampaknya mulai menjauh dari zona hijau.

    Terpantau dari CoinMarketCap, Rabu (30/3) pukul 08.00 WIB, hanya ada lima dari 10 aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap yang masih bertahan di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Ethereum (ETH), masih tumbuh 0,28%, Solana (SOL) naik 1,25% dan Avalanche (AVAX) meninggi dengan 0,34% dalam sehari terakhir. Sementara, Bitcoin harus meninggalkan zona nyaman dengan penurunan 0,47%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat saat ini para pelaku pasar sudah mulai beralih ke aset lain di akhir kuartal I 2022 ini. Pasar modal khususnya di Amerika Serikat sedang tumbuh, sehingga investor kripto di Negeri Paman Sam itu mulai beralih untuk dapat keuntungan lebih.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    “Selain itu anjloknya harga minyak dunia akibat ketegangan Rusia-Ukraina membuat pelaku pasar mulai kembali berani mendiversifikasikan aset berisikonya ke saham. Kemudian, banyak swing trader yang beberapa hari terakhir mengambil untung dengan menjual aset kriptonya, sehingga aksi beli berkurang dan mempengaruhi sentimen pasar,” kata Afid.

    Untuk prospek mendatang, Afid menyakini bahwa market kripto akan kembali tancap gas di bulan April mendatang. Menurutnya hal ini dipengaruhi oleh awal kuartal II 2022, akan banyak perusahaan yang mengeluarkan laporan keuangannya dan kemungkinan besar turut mempengaruhi market.

    “Dari pattern yang ada biasanya perusahaan-perusahaan besar itu, akan mengeluarkan laporan keuangan dan akan taking profit dari investasi yang dilakukan oleh mereka. Kemudian, April itu kan awal kuartal, banyak orang akan lebih agresif untuk investasi di instrumen apa pun itu, termasuk kripto,” jelas Afid.

    Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Apa itu Aset Kripto Status (SNT) & DigiByte (DGB), Bisa Datangkan Profit?

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Cosmos (ATOM) 

    Ilustrasi analisis teknikal Cosmos (ATOM).

    Cosmos (ATOM) memiliki proyek untuk membuat teknologi blockchain tidak terlalu rumit dan sulit bagi pengembang, berkat kerangka kerja modular yang terdesentralisasi. Trader Tokocrypto, Afid Tokocrypto, melihat dengan pembaruan jaringan ATOM yang bernama Theta pada akhir Maret ini, bisa meningkatkan harganya.

    “Cosmos (ATOM) akan meng-upgrade jaringan mereka ke Theta yang akan meningkatkan kemampuan tata kelola jaringannya. Ini diperkirakan akan meluncur pada akhir Maret ini. Dari analisis teknikalnya, sentimen positif ini sudah bisa meningkatkan harga ATOM hingga 11%,” kata Afid.

    Afid menjelaskan Cosmos telah digambarkan sebagai “Blockchain 3.0”, tujuan utamanya adalah memastikan bahwa infrastrukturnya mudah digunakan. Untuk tujuan tersebut, kit pengembangan software Cosmos berfokus pada modularitas. Ini memungkinkan jaringan dibangun dengan mudah menggunakan potongan kode yang ada.

    Peringkat ATOM di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #22, dengan kapitalisasi pasar $ 8.548.724.516. Pasokan yang beredar 286.370.297 koin ATOM dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    2. Axie Infinity (AXS)

    Ilustrasi analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

    Axie Infinity (AXS) adalah token yang digunakan di dalam game dengan judul yang sama. Axie Infinity sendiri merupakan game NFT (Non-Fungible Token) yang dibangun di atas jaringan blockchain Ethereum (ETH).

    Game Axie Infinity saat ini baru tersedia di PC. Namun, pada 31 Maret nanti, pengembang Axie Infinity akan merilis aplikasi game untuk smartphone Android dan iOS. Kabar ini turut membuat harga AXS melonjak tinggi.

    “Axie Infinity ini akan mengalami sentimen positif karena game play-to-earn mereka akan rilis di IOS dan Android. Jika dilihat dari roadmap-nya ini sudah sesuai dengan timeline yang ada. Analisis teknikal melihat nilai AXS bisa meroket hingga 21% dari harga $ 66,” jelas Afid.

    Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #42, dengan kapitalisasi pasar $ 3.912.514.485. Pasokan yang beredar 60.907.500 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

    3. VeChain (VET)

    Ilustrasi analisis teknikal VeChain (VET).

    VeChain (VET) adalah platform smart contract L1 yang serbaguna. VeChain bertujuan untuk menggunakan tata kelola terdistribusi dan teknologi Internet of Things (IoT) guna menciptakan ekosistem yang memecahkan rintangan data utama di berbagai industri global mulai dari medis, energi, makanan & minuman hingga sustainability.

    VET masuk dalam daftar kripto yang bakal bullish pekan ini. Afid mengatakan VeUSD, stablecoin asli pertama VeChain akan segera rilis di mainnet dan mengantarkan era baru bagi VeChainThor.

    “Dengan stablecoin, VeChainThor sekarang dapat menyediakan fungsionalitas DeFi yang serupa dengan jaringan seperti Ethereum, tetapi dengan arsitektur yang jauh lebih unggul. Setiap VeUSD yang dicetak akan sepenuhnya didukung oleh cadangan fisik uang fiat Dolar AS yang dapat ditukarkan dengan rasio 1:1 kapan saja,” katanya.

    Afid menambahkan dari segi analisis teknikalnya VET sudah mengalami koreksi harga dan kini sedang bergerak naik. Kemungkinan besar peningkatan harganya bisa mencapai 24% dari harga $ 0,07.

    Peringkat VET di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #37, dengan kapitalisasi pasar $ 4.639.083.524. Pasokan yang beredar 64.315.576.989 koin VET dan maksimal pasokan 86.712.634.466 koin VET.

    Baca juga: Bappebti: Aset Kripto Tidak Diatur Bisa Lemahkan Ekonomi Negara

    4. Chiliz (CHZ)

    Ilustrasi analisis teknikal Chiliz (CHZ).

    Chiliz (CHZ) adalah token ERC-20 yang berjalan pada blockchain Chiliz yang berbasis Ethereum. Token CHZ berfungsi sebagai mata uang yang memungkinkan pengguna untuk membeli NFT di pasar token penggemar (fan token market) Socios Chiliz.

    Pada pekan ini, CHZ berpotensi bullish karena ada perilisan pembaruan jaringan Chiliz 2.0, sehingga minat investor pada token ini tumbuh secara keseluruhan. Afid melihat sejak awal pekan lalu Chiliz naik hampir 12% dari segi analisis teknikal.

    “Chiliz telah menarik perhatian untuk peningkatan signifikan pada blockchain-nya. Pengembang menjanjikan bahwa jaringan yang disempurnakan akan memungkinkan perdagangan NFT dan aset digital lainnya bisa lebih murah dibanding Ethereum,” terang Afid.

    Afid menambahkan dari analisis teknikalnya nilai CHZ bisa melonjak hingga 24%. Namun, ia melihat akan ada sedikit koreksi sebentar, lalu akan rebound dari harga $ 0,28 bisa mencapai $ 0,35.

    Peringkat CHZ di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #64, dengan kapitalisasi pasar $ 1.757.330.030. Pasokan yang beredar 6.000.316.458 koin CHZ dan maksimal pasokan 8.888.888.888 koin CHZ.

    5. Elrond (EGLD)

    Ilustrasi analisis teknikal Elrond (EGLD).

    Koin EGLD kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini, karena sentimen positif dari pemberitaan MEXC Global bermitra dengan Elrond Network untuk meningkatkan adopsi Web3. MEXC Global sendiri adalah platform perdagangan aset kripto global terkemuka yang mendukung pengembangan Elrond Network. 

    Kemitraan ini akan membuat token asli dari Elrond (EGLD) yang digunakan untuk membayar transaksi, menjalankan smart contract, dan mengamankan jaringan melalui staking, akan terdaftar di MEXC Global.

    “Berita kemitraan EXC Global dan Elrond Network sukses meningkatkan harga EGLD. Dari segi analisis teknikal, nilai EGLD terus melonjak tinggi sejak awal pekan. Pada minggu ini diperkirakan akan ada lonjakan nilai hingga 20% dari harga $ 204 mencapai $ 234,” kata Afid.

    Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things (IoT). 

    Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #38, dengan kapitalisasi pasar $ 4.280.736.747. Pasokan yang beredar 21.717.669 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

    Baca juga: Muncul Aset Kripto Will Smith Inu, Berkat Aksi Tamparan di Oscar 2022

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Waves (WAVES)

    Ilustrasi analisis teknikal Waves (WAVES).

    Sejauh ini, Waves (WAVES) telah menjadi salah satu token dengan kinerja terbaik pada tahun 2022. Namun, pada pekan ini WAVES diperkirakan akan alami penurunan nilai. 

    Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, penyebabnya adalah WAVES sudah mengalami lonjakan nilai yang sangat tinggi bahkan 240% Monthly Gain. Menurutnya untuk menjaga stabilitas Waves akan mengalami koreksi karena sudah overbought.

    “WAVES juga sudah alami overbought. Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Dari analisis teknikalnya juga terlihat potensi penurunan sekitar 17 persen,” ujar Afid.

    Waves adalah sebuah platform blockchain dengan banyak kegunaan yang mendukung berbagai use case, termasuk decentralized application (DApp) dan juga smart contract. Selain itu, token ini juga dirancang untuk memudahkan para pengguna dalam membuat dan meluncurkan token kripto sesuai yang diinginkan pengguna.

    Peringkat WAVES di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #32, dengan kapitalisasi pasar $ 5.409.884.218. Jumlah koin yang beredar 107.866.006 koin WAVES dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Conflux (CFX)

    Ilustrasi analisis teknikal Conflux (CFX).

    Conflux adalah blockchain konsensus layer-1 yang menggunakan algoritma konsensus Tree-Graph yang unik, memungkinkan pemrosesan blok dan transaksi paralel untuk meningkatkan throughput dan skalabilitas. Conflux memberikan keuntungan unik untuk proyek yang dibangun dan diperluas ke Asia, menghubungkan ekonomi yang terdesentralisasi untuk memperkuat ekosistem DeFi global.

    Afid melihat CFX akan bearish pada pekan ini. Alasannya koin ini juga sudah overbought dengan lonjakan yang terlalu tinggi dengan cepat.

    “Dari segi analisis teknikalnya, CFX akan mengalami sedikit rebound, tapi akan tetap turun karena tidak bisa melewati level resistennya. Penurunan bisa terjadi hingga 17% dari harga $ 0,18 ke $ 0,15,” katanya.

    Peringkat CFX di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #187, dengan kapitalisasi pasar $ 270.812.803. Jumlah koin yang beredar 1.563.253.077 koin CFX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Anchor Protocol (ANC)

    Ilustrasi analisis teknikal Anchor Protocol (ANC).

    Anchor Protocol (ANC) masih terus terjebak dalam fase bearish yang kemungkinan akan berkelanjutan pada pekan ini. Kabar penolakan proposal pemotongan hasil oleh pemegang token ANC terus menekan harganya. 

    “ANC sulit untuk naik. Dari segi analisis teknikalnya ANC tidak ada harapan lagi untuk bullish. ANC akan terus turun bahkan bisa mencapai 24 persen. Penurunan harganya terjadi dari $ 2,8 hingga mencapai $ 1,9,” kata Afid.

    Anchor Protocol adalah protokol pinjam meminjam di blockchain Terra. ANC adalah token utilitas dan tata kelola asli protokol yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola, pinjam meminjam, dan mendapatkan bunga dengan aset digital mereka menggunakan model jaminan berlebih.

    Peringkat ANC di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #102, dengan kapitalisasi pasar $ 782.627.278. Pasokan yang beredar 270.462.648 koin ANC dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ANC.

    Baca juga: Puncak Harga Tertinggi 3 Bulan, Bitcoin Sentuh $ 46.500

    4.  Bitcoin DOWN (BTCDOWN)

    Ilustrasi analisis teknikal Bitcoin DOWN (BTCDOWN).

    Bitcoin DOWN (BTCDOWN) berpeluang mengalami penurunan pada pekan terakhir Maret 2022 ini. Menurut Afid, kondisi market kripto sekarang turut berpengaruh negatif pada BTCDOWN karena Bitcoin sedang bullish  yang saat ini sudah melewati harga $ 46.000.

    “Pergerakan BTCDOWN sudah menunjukan pattern bearish. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Dari analisis teknikalnya, BTCDOWN memang akan rebound dulu, lalu kemungkinan besar akan terus turun hingga 19%,” kata Afid.

    BTCDOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Sedangkan BTCUP bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    Peringkat BTCDOWN di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #2905, dengan kapitalisasi pasar $ 6.707.385. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    5. Loopring (LRC)

    Ilustrasi analisis teknikal Loopring (LRC).

    LRC adalah token kripto Loopring berbasis Ethereum, protokol terbuka yang dirancang untuk membangun pertukaran crypto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan jaringan terpusat dengan penyelesaian pesanan on-blockchain yang terdesentralisasi menjadi produk hybrid.

    Afid mengungkap LRC kemungkinan besar akan bearish pada pekan ini. Alasannya LRC tidak memiliki sentimen yang kuat untuk bangkit.

    “Analisis teknikal melihat LRC akan mengalami penurunan hingga 18%. Sebelum longsor, harga LRC akan terkoreksi dulu, lalu akan terus turun. Penurunan harga bisa dari $ 1,2 hingga $ 1,” tutur Afid.

    Peringkat LRC di CoinMarketCap pada Rabu (30/3) pukul 07.00 WIB adalah #67, dengan kapitalisasi pasar $ 1.701.406.017. Jumlah koin yang beredar 1.329.675.414 koin LRC dan maks. pasokan 1.374.513.896 koin LRC.

    Baca juga: Tokocrypto Raih Gold Winner Marketeers Youth Choice Award 2022

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 22 Juni 2022: Pasar Kripto Belum Melaju Optimal

    Kondisi market aset kripto sedikit kembali mengalami tekanan memasuki pertengahan pekan keempat Juni 2022. Walaupun, beberapa hari terakhir sebagian aset kripto kompak melaju ke zona positif dengan kenaikan yang sedikit menguntungkan

    Melansir CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB, sejumlah aset kripto kompak mengalami sedikit penurunan dalam perdagangan 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) turun 1,26% menjadi $ 20.513, sementara Ethereum (ETH) berada di posisi $ 1.103 atau turun 2,93%.

    Altcoin lainnya juga mengalami nasib yang sama, seperti Cardano (ADA), BNB, XRP yang masing-masing sedikit menurun sekitar 4%. Bahkan, Polkadot (DOT) anjlok dengan angka signifikan di atas 6%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan pergerakan market kripto cenderung sideways atau datar ini sudah diprediksi sebelumnya. Kenaikan atau reli singkat pada awal pekan lalu, bukanlah pertanda reversals.

    Banyak investor justru berpandangan bahwa bear market sejatinya belum usai, sehingga reli aset kripto kali ini kemungkinan berumur singkat. Investor  diprediksi akan melancarkan aksi jual, ketika sentimen buruk makroekonomi kembali meningkat.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    “Reli saat ini bisa jadi hanya bersifat jangka pendek. kenaikan kemarin mungkin terkait dengan investor besar atau whales yang membeli saat penurunan harga kripto akibat kebijakan The Fed, termasuk turbulensi ekonomi global dan tekanan resesi yang telah menjangkiti market kripto untuk masa depan,” kata Afid.

    Situasi reli singkat ini dimanfaatkan oleh beberapa trader yang menganggap shorting aset kripto terlihat menggiurkan selama bear market kali ini. Sementara, investor jangka panjang cenderung takut masuk ke market, meskipun lonjakan terjadi sesekali. Mereka memilih mengambil posisi bertahan sampai bukti kuat muncul bahwa ekonomi telah kembali stabil.

    “Banyak yang menyakini bear market tidak akan berakhir sampai resesi tiba. Maka dari itu, mungkin perjalanannya akan panjang untuk sampai ke sana, sehingga perdagangan kripto akan cenderung sideways,” jelas Afid.

    Baca juga: Nilai Pasar Metaverse Diramalkan Menjadi US$ 5 Triliun pada Tahun 2030

    Bitcoin Masih Nyaman di Level US$ 20.000

    Perdagangan Bitcoin (BTC) masih “melayang” di sekitar US$ 20.000, setelah sempat naik di level US$ 21.000. Aset kripto terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar itu kini nilainya 20% lebih tinggi dibandingkan dengan posisi terendah 2022 sekitar $ 17.000 yang dicapai selama akhir pekan lalu.

    Afid menjelaskan pergerakan ke bawah kali ini dipicu oleh likuidasi dan beberapa minners yang menjual BTC saat posisinya mencapai sekitar US$ 20.000 untuk masuk kembali dengan harga yang lebih rendah.

    bentuk koin bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin.

    Level support BTC masih berada di US$ 19.000. Untuk bull run, Bitcoin harus menembus resistensi di US$ 23.000. Namun, melihat sentimen saat ini hal tersebut sulit dilakukan dalam waktu dekat,” jelasnya.

    Investor tampaknya lebih fokus menjaga harga aset kripto di atas titik support-nya sebelum badai lainnya benar-benar menghantam market. Di BTC, misalnya, kini fokus perdagangan adalah mempertahankan level di atas US$ 20.000 di jangka pendek.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Membuka daftar aset kripto yang bullish pada pekan ini adalah Cardano (ADA). Kripto Cardano ada kemungkinan akan bersinar dengan rumor Hard fork atau peningkatan baru pada jaringan mereka yang kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat sekitar Juni-Juli.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat Vasil hard fork adalah update besar lainnya dalam jaringan Cardano yang akan berdampak pada stabilitas dan konektivitas jaringan secara keseluruhan. Hal tersebut akan meningkatkan sentimen positif pada pergerakan ADA.

    “Hard fork Vasil adalah pembaruan paling signifikan Cardano sejak hardfork Alonzo diluncurkan September tahun lalu. Peningkatan ini diharapkan akan memberikan peningkatan kinerja besar-besaran untuk Cardano dan platform smart contract-nya, Plutus,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,4655 masih terjaga, ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,5158 atau naik 15% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 15.813.271.656. Jumlah koin yang beredar 33.739.028.516 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    2. Axie Infinity (AXS)

    Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

    Aset kripto kategori metaverse, Axie Infinity (AXS) kembali masuk dalam daftar bullish pekan ini. Afid melihat nilai AXS memiliki peluang besar untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh hype terbaru tentang Lunacia Land Gameplay, yang akan segera diluncurkan oleh Axie Infinity.

    Secara singkat, Land Gameplay baru dari Axie Infinity ini memungkinkan pemain untuk mengambil kepemilikan sebidang tanah dan menggunakannya guna mengembangkan sumber daya yang dapat ditingkatkan nanti dalam game. Sebenarnya, Gameplay Land ini direncanakan untuk meluncur pada akhir Juni 2022.

    “Inisiasi Axie Infinity untuk Land Gameplay baru ini diantisipasi untuk memikat lebih banyak pemain ke dalam ekosistem. Ini menunjukkan betapa dapat dipercayanya Axie Infinity dalam mengembangkan ekosistemnya. Harga AXS pun berpeluang untuk naik,” jelas Afid.

    Dari analisis teknikalnya, pergerakan AXS akan perlahan naik, namun nanti sedikit koreksi, lalu melonjak kembali. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 17,77 atau naik 23% dari US $ 14,34.

    Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #44, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.177.667.722. Pasokan yang beredar 81.535.771 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

    3. Harmony (ONE)

    Analisis teknikal Harmony (ONE).

    Harmony (ONE) berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE dampak dari kabar peluncuran Mainnet Release 4.3.10 pada akhir Juni mendatang. Mainnet ini akan memperbaiki bugs dan tracer crash untuk memperuat ekosistem Harmony.

    “Mainnet Release 4.3.10 di jaringan Harmony sudah dinantikan untuk memperbaiki bugs yang muncul di ekosistem. Langkah pengembang Harmony ini memberikan sentimen positif untuk pergerakan harga ONE dalam beberapa hari mendatang,” tutur Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Analisis teknikal menyebutkan harga ONE bisa mencapai US$ 0,03188 atau naik 26% dari US$ 0,02634. Sementara level support-nya ada di US$ 0,02283 dan level resistance di US$ 0,03610.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #91, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 325.655.709. Pasokan yang beredar 12.193.193.319 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Si Juki: Berawal Dari Webtoon Hingga Ke NFT

    4. Solar (SXP)

    Analisis teknikal Solar (SXP).

    SXP adalah native crypto dari Solar network yang merupakan proyek blockchain berbasis komunitas terdesentralisasi yang berfokus pada penciptaan ekosistem.  SXP menjadi entitasnya sendiri ketika Binance mengakuisisi sisa saham Swipe yang beredar Desember 2021 lalu. SXP kemudian diganti namanya menjadi Solar, sebuah ekosistem dengan pengembang sumber terbuka dan keterlibatan komunitas.

    Afid melihat nilai SXP bisa naik dengan sentimen dari event Wallet Update yang kemungkinan besar akan diselenggarakan pada akhir Juni mendatang. Dalam Wallet Update itu SXP akan merilis perkembang Mobile Wallet, NFT Marketplace Beta, Solar in Space, Deploy SLP on Mainnet, Solar Metaverse Alpha hingga Whitepaper Update.

    “Sentimen SXP membaik menjelang akhir Juni ini karena akan ada event Wallet Update. Namun, pergerakan harga SXP akan sedikit koreksi terlebih dahulu, lalu bisa melonjak capai US$ 0,46 atau naik 25% dari US$ 0,370,” katanya.

    Peringkat SXP di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #121, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 197.238.878. Pasokan yang beredar 488.376.083 koin SXP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. COTI (COTI)

    Analisis teknikal COTI (COTI).

    COTI kembali masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish minggu ini. Afid menjelaskan COTI memiliki peluang untuk bergerak ke arah positif, karena peluncuran Djed Mainnet yang kemungkinan akan dilaksanakan pada akhir Juni nanti.

    “Seperti yang kita ketahui Cardano dan COTI telah bekerja sama untuk merilis Djed pada akhir Q2. Bertepatan dengan peluncuran Djed, COTI juga akan merilis koin cadangan algoritmik Djed, yaitu Shen,” kata Afid.

    Lebih lanjut Afid menjelaskan, momen ini akan digunakan para investor untuk meningkatkan kepemilikan aset COTI. Harga COTI bisa naik 17% dari US$ 0,0999 ke US$ 0,0846.

    Peringkat COTI di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #188, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 93.390.782. Pasokan yang beredar 1.048.141.495 koin COTI dan maksimal pasokan 2.000.000.000 koin COTI.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. TRON (TRX)

    Analisis teknikal TRON (TRX).

    TRON masih terjebak dalam fase bearish pada pekan ini. Afid melihat penurunan nilai TRX dampak dari  USDD, stablecoin algoritmik milik Tron yang masih di bawah rasio 1:1 dengan dolar AS. Menurut data CoinMarketCap, USDD mulai kehilangan pasaknya sejak 13 Juni 2022 lalu.

    Menurut pendiri Tron, Justin Sun, USDD mengalami depegging karena para short seller banyak mengincar token asli Tron, TRX, di bursa kripto Binance. Meski, Sun telah berkomitmen untuk menggunakan US$ 2 miliar dari Tron DAO Reserve guna melawan para short seller, USDD tetap berada di bawah US$ 1.

    “Dari analisis teknikal, penurunan TRX bisa mencapai 14% dari harga $ 0,06469 menuju $ 0,05447 dalam beberapa hari ke depan. Penurunan harga ini sudah tidak dihindarkan lagi, selama nilai USSD belum stabil,” ungkapnya.

    Peringkat TRX di CoinMarketCap pada Rabu (15/4) pukul 12.00 WIB adalah #60, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 704.714.918. Pasokan yang beredar 723.321.765 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Kenali Serba-Serbi Bitcoin Cash dan Perbedaannya dengan Bitcoin

    2. Lido DAO (LDO)

    Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

    Lido DAO adalah organisasi otonom terdesentralisasi (decentralized autonomous organization) yang diatur oleh pemegang LDO, token tata kelola DAO. Afid melihat penurunan nilai LDO dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema ‘Tata Kelola Ganda’ untuk mengatasi ketakutan sentralisasi Ethereum.

    Proposal yang diusulkan tersebut akan memperkenalkan mekanisme perselisihan dan penyelesaian untuk insentif yang tidak selaras antara pemangku kepentingan dan pemegang LDO. Pada akhirnya memicu kekhawatiran membuat token LDO hampir tidak berharga.

    “Beberapa komentator di forum tata kelola dan Twitter menyuarakan keprihatinan nilai/fungsi LDO. Proposal yang baru tersebut akan membatasi kekuatan yang dimiliki pemegang LDO atas protokol,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 25% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,515. Sementara level resistance-nya berada di angka US$ 0,947.

    Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (15/4) pukul 12.00 WIB adalah #141, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 161.949.538. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

    3. Reserve Rights (RSR)

    Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

    Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

    Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.

    Afid melihat pergerakan RSR akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, RSR sudah overbought dan membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. “Penurunan RSR bisa sampai $ 0,00650 atau sekitar 18% dari harga $ 0,00805.”

    Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #156, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 120.138.384. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

    4. Synthetix (SNX)

    Analisis teknikal Synthetix (SNX).

    Synthetix adalah protokol likuiditas derivatif pada Ethereum yang memungkinkan penerbitan dan perdagangan aset synthetic. Afid mengatakan untuk tren pasar Synthetix, prospek pembeli berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan sejak awal tahun 2022.

    “Permintaan harga untuk token Synthetix telah lama berada di bawah harga pasar. Potensi bearish terus mendorong harga lebih rendah. Nilai SNX diprediksi bisa anjlok menuju sekitar US$ 2,267 atau turun 27% dari harga US$ 3,243,” ungkapnya.

    Peringkat SNX di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #80, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 382.552.078. Pasokan yang beredar 114.841.533 koin SNX dan maksimal pasokan 212.424.133 koin SNX.

    Baca juga: Inilah Serba-Serbi Serta Keunikan dari Blockchain VeChain

    5. Reef (REEF)

    Analisis teknikal Reef (REEF).

    Reef (REEF) merupakan platform DeFi berbasis Polkadot yang mempunyai tujuan untuk menawarkan perdagangan lintas blockchain. Menurut Afid, Reef akan berpotensi mengalami penurunan harga pada pekan ini.

    “Dari analisis teknikalnya, Reef akan mengalami penurunan dengan grafik yang cukup tajam. Nilai REEF bisa anjlok dari $ 0,00380 atau turun 22% ke harga US$ 0,00297,” ungkap Afid.

    Peringkat REEF di CoinMarketCap pada Rabu (22/6) pukul 12.00 WIB adalah #293, dengan kapitalisasi pasar US$ 67.630.911. Pasokan yang beredar 19.626.597.518 koin REEF dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 29 Juni 2022: Kripto Bergerak Stagnan

    Pergerakan market aset kripto memasuki tengah pekan ini, masih terlihat stagnan, namun cenderung menurun. Sejak awal pekan, tidak banyak pergerakan market yang mengejutkan, baik naik maupun turun.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap kompak turun sedikit ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) merosot 2,13% ke US$ 20.284 per keping dalam sehari terakhir. 

    Sementara, nasib altcoin lain seperti Ethereum (ETH) tidak jauh berbeda turun 3,05% ke US$ 1.145 di waktu yang sama. Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) juga mengalami penurunan lebih dari 4%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, memprediksi pergerakan market kripto pada pekan ini masih terus bergerak sideways. Hal ini terjadi di bawah tekanan mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan. Di samping itu, volume trading market juga bergerak tipis sejak akhir pekan lalu. 

    “Dari pergerakkan market kripto masih datar saja. Ini diperkirakan akan terus berlangsung lama. Salah satu penyebab market terus sideways di antaranya,  investor khawatir mengenai inflasi dan potensi perlambatan ekonomi global ke depan,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Selera risiko investor kripto tengah lesu mengikuti kondisi yang terjadi di pasar saham. Sekarang dalam menentukan aksi jual-beli di market kripto, investor terkadang sering melihat kinerja indeks Wall Street sebagai acuan. Makanya, tak heran jika kini pergerakan pasar kripto berkorelasi dengan pasar saham AS.

    Selain itu, pelaku pasar juga mencerna data-data ekonomi terbaru dan komentar dari petinggi The Fed. Terakhir, pemegang kebijakan The Fed pada Selasa (28/6) kemarin berjanji segera menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menekan inflasi, sembari mencegah kekhawatiran biaya pinjaman yang lebih tinggi yang akan memicu penurunan tajam.

    “Investor bisa mencerna rentetan komentar pejabat The Fed tersebut sebagai sinyal bahwa The Fed masih bakal menaikkan suku bunga acuannya dengan agresif dan mengabaikan dampak negatifnya ke pasar saham dan kripto,” ungkap Afid.

    Baca juga: Bos Binance: Bearish Pasar Kripto Mungkin Segera Usai

    Belum Ada Momentum Bullish

    Afid berkeyakinan dalam beberapa waktu ke depan belum ada momentum yang baik untuk market bergerak bullish. Apalagi ekonom Wall Street meramalkan bahwa resesi ekonomi bisa terjadi dalam kurung waktu 12 bulan mendatang. Ramalan ini memberikan sinyal antisipasi bagi pelaku pasar, mengantisipasi efek samping kebijakan moneter agresif The Fed.

    Pergerakkan Bitcoin pun rupanya diramalkan belum bergerak bagus. Pasar kripto belum bisa menguat signifikan pekan ini, karena tidak ada momentum yang bisa mendorong BTC meninggalkan kisaran US$ 20.000 per keping.

    “Bitcoin akan menuju test support berkali-kali, di mana harganya bisa jadi akan berada di level US$ 19.800 hingga US$ 17.000 dalam beberapa waktu ke depan. Dari analis teknikal, prospek bullish belum bisa terihat. Untuk bergerak bullish, BTC harus melewati level resistance di titik US$ 23.000,” jelas Afid.

    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

    Jika dilihat dari sisi teknikal, BTC sendiri memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya sampai ke area US$ 22.000 dalam waktu dekat ini. Tanda kekuatan pertama adalah penembusan dan penutupan di atas rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari di level US$ 22.890. Kenaikan harga kripto yang terjadi nantinya hanya bersifat prematur, karena belum ada sentimen positif yang kuat.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Axie Infinity (AXS)

    Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

    Axie Infinity (AXS) membuka daftar aset kripto potensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat nilai AXS masih memiliki peluang besar untuk bergerak naik. Hal ini disebabkan oleh dibukanya Ronin Bridge dan peluncuran Land Staking pada minggu ini, yang merupakan skema lain untuk membantu menghasilkan hadiah bagi pemain yang telah menginvestasikan uang dalam permainan.

    Ronin Bridge, “jembatan” yang memungkinkan pengguna untuk mentransfer dana ke dan dari akun di game Axie Infinity, akhirnya telah dibuka kembali pada 28 Juni lalu, setelah insiden pencurian sebesar US$ 625 juta yang terjadi Maret lalu.

    “Harga AXS masih berpotensi untuk naik pada pekan ini. Sentimen positif datang dari dibuka kembali transaksi Ronin Bridge. Sky Mavis, grup pengembang di belakang Axie Infinity tampaknya telah menepati janjinya untuk memberi kompensasi kepada pemain yang terkena dampak pencurian,” jelas Afid.

    Dari analisis teknikalnya, pergerakan AXS akan perlahan naik, namun nanti sedikit koreksi, lalu melonjak kembali. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 17,77 atau naik 25% dari US $ 14,20.

    Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #40, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.263.171.869. Pasokan yang beredar 82.118.077 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

    2. MyNeighborAlice (ALICE)

    Analisis teknikal MyNeighborAlice (ALICE).

    MyNeighborAlice (ALICE) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto potensi bullish pada pekan ini. Pada dasarnya, My Neighbor Alice adalah salah satu game blockchain multipemain paling populer saat ini. Setiap pemain dapat membeli pulau virtual dan mulai bertani, mengumpulkan item dalam game dan bersosialisasi dengan pemain lain.

    Untuk memperdagangkan item dalam game, pemain menggunakan token ALICE. Aset kripto ini dapat digunakan untuk staking, buyback, dan menggunakan produk DeFi. Afid melihat rumor perilisan konten terbaru Alpha Season 1 pada 30 Juni nanti menjadi sentimen positif untuk token ALICE.

    “Mulai 30 Juni nanti, pemilik tanah virtual di My Neighbor Alice akhirnya dapat menikmati Alpha Season 1 yang telah lama dinanti-nantikan. Sebelum waktu peluncuran pengguna mungkin akan mengakumulasi ALICE, sehingga harganya bergerak naik,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ALICE masih dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 3,263 atau naik 29% dari harga saat ini US$ 2,568 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ALICE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #269, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 83.891.144. Jumlah koin yang beredar 30.600.000 koin ALICE dan maksimal pasokan 100.000.000 koin ALICE.

    3. Binance Coin (BNB)

    Analisis teknikal Binance Coin (BNB).

    Selanjutnya, ada Binance Coin (BNB) yang merupakan aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

    Afid menjelaskan BNB berpotensi bullish dampak dari sentimen positif kerja sama eksklusif antara Binance dengan pesepak bola, Cristiano Ronaldo. Melalui kemitraan ini, Binance akan meluncurkan promosi global yang bertujuan untuk memberikan pengenalan kepada penggemar Ronaldo ke Web3 dengan titik masuk yang menarik ke dunia NFT.

    “Pergerakkan harga BNB seketika mengalami kenaikan pasca pengumuman kerja sama Binance dan Cristiano Ronaldo. Tampaknya investor mulai mengakumulasi BNB untuk menantikan koleksi NFT Cristiano Ronaldo akan tersedia secara eksklusif di Binance NFT. Namun, Binance harus menjaga momentum ini, jika terlalu lama perilisannya, maka harga BNB bisa berbalik arah,” jelas Afid.

    Dari analisis teknikalnya, Afid menjelaskan BNB masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 236,1 atau naik 11% dari harga saat ini US$ 211,3 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat BNB di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #4, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 37.348.668.947. Pasokan yang beredar 163.276.975 koin BNB dan maksimal pasokan 165.116.760 koin BNB.

    Baca juga: Investor Aset Kripto di Indonesia Tembus Lebih dari 14 Juta Pelanggan

    4. Mines of Dalarnia (DAR)

    Analisis teknikal Mines of Dalarnia (DAR).

    Selain BNB, token kripto DAR juga kemungkinan besar akan kembali bullish pada pekan ini. Peningkatan nilai DAR masih berdampak dari kabar peluncuran Player Tournament yang kemungkinan besar terjadi pada 30 Juni mendatang. Keunikan dari additional content tersebut adalah adanya gameplay tambahan dengan storyline baru dan fitur in-game chat.

    “Mines of Dalarnia masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari rumor peluncuran Player Tournament pada 30 Juni mendatang. Analisis teknikal melihat akan ada peningkatan 13% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,30571 ke US$ 0,34184,” ungkap Afid.

    Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

    Peringkat DAR di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #309, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 63.882.600. Jumlah koin yang beredar 208.484.058 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

    5. Mina (MINA)

    Analisis teknikal Mina Protocol (MINA).

    Mina Protocol (MINA) adalah salah satu platform yang paling canggih di blockchain, karena dibangun di atas pondas teknologi blockchain yang kuat dan cocok untuk investasi jangka panjang. MINA mirip dengan Bitcoin, selain dari cara menangani transaksi, karena berfungsi sebagai koin utilitas dan alat tukar.

    Afid mengatakan kripto MINA berpotensi bullish pada pekan ini. Terhitung 25 Juni 2022, pergerakan nilai MINA sudah naik sekitar 19 persen. “Untuk MINA masih akan ada potensi kenaikan minggu ini ya, karena sentimen positif dari peluncuran Package crypto library yang dirilis 30 Juni nanti untuk meningkatkan kemampuan Mina Protocol,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, Afid mengatakan MINA masih akan koreksi terlebih dahulu, lalu dapat bergerak menuju harga sekitar US$ 0,600 atau naik 16% dari harga saat ini US$ 0,701 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat MINA di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #85, dengan kapitalisasi pasar US$ 372.163.161. Pasokan yang beredar 565.399.895 koin MINA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Harmony (ONE)

    Analisis teknikal Harmony (ONE).

    Pekan lalu, Harmony (ONE) masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish, namun pada pekan ini tampaknya akan berbalik arah. Afid menjelaskan sentimen positif ONE sudah berakhir dampak dari kabar Horizon Bridge yang ada di jaringan Harmony Protocol mengalami peretasan, dengan nilai kerugian sekitar US$ 100 juta atau lebih dari Rp 1 triliun.

    “Sentimen negatif yang menerpa Harmony Protocol membuat sebagian investor khawatir. Alhasil pergerakan harga ONE dalam beberapa hari mendatang kemungkinan besar akan terus turun, sehingga menimbulkan aksi jual yang lebih besar,” tutur Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Analisis teknikal menyebutkan harga ONE bisa mencapai US$ 0,01765 atau turun 13% dari US$ 0,02042. Sementara, level resistance di US$ 0,02708.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #114, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 247.772.502. Pasokan yang beredar 12.201.111.376 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Lido DAO (LDO)

    Analisis teknikal Lido DAO (LDO).

    LDO, token tata kelola di jaringan Lido DAO masih “nyaman” duduk di dalam daftar aset kripto yang potensi bearish pekan ini. Penurunan nilai LDO kali ini masih dipicu oleh kekisruhan Lido yang mengusulkan skema tata kelola baru.

    Setelah empat hari pemungutan suara, komunitas Lido tampaknya siap untuk menolak panggilan untuk membatasi pertumbuhannya sendiri. 99% suara yang diberikan mendukung Lido membatasi kepemilikannya di Ethereum. “Kekisruhan dalam penggunaan kripto LDO sebagai token tata kelola jaringan yang tak kunjung usai, membuat nilainya semakin anjlok,” kata Afid.

    Dari analisis teknikalnya, nilai LDO bisa turun 39% ke harga US$ 0,416 dari US$ 0,680. Sementara, level resistance-nya berada di angka US$ 0,947.

    Peringkat LDO di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #142, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 167.792.578. Pasokan yang beredar 312.951.154 koin LDO dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin LDO.

    Baca juga: Apa Itu Web3: Konsep Baru Internet di Masa Depan

    3. SuperRare (RARE)

    Analisis teknikal SuperRare (RARE).

    SuperRare adalah platfrom NFT yang menghubungkan karya seni digital dengan sebuah token. Setelah NFT berada di SuperRare, karya digital itu dapat dibeli, dijual atau bahkan bisa digunakan sebagai investasi jangka panjang. Token RARE digunakan sebagai utilitas di platform SuperRare.

    Afid melihat pergerakan RARE dari analisis teknikalnya kemungkinan besar akan mengalami penurunan harga pada pekan ini. “Analisis teknikal melihat akan ada penurunan 21% dari harga sekarang di kisaran US$ 0,240 ke US$ 0,189,” ungkap Afid.

    Peringkat RARE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #541, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 22.842.357. Pasokan yang beredar 101.756.228 koin RARE dan maksimal pasokan yang tersedia 1.000.000.000 koin RARE.

    4. Hive (HIVE)

    Analisis teknikal Hive (HIVE).

    Sama seperti RARE, HIVE juga kembali masuk ke daftar bearish pekan ini. Afid melihat berpotensi masih terus turun. Bahkan melebih penurunan minggu lalu yang berada disekitar 10 persen.

    “HIVE berpotensi masih terus turun. Kalo dilihat dari grafik, ia membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. Ia mungkin sedikit akan konsolidasi dulu, tapi akan ada penurunan sekitar 35 persen ke harga US$ 0,4471 dari US$ 0,6718,” ungkap Afid.

    Hive adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan buku besar keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). HIVE dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi berbasis waktu.

    Peringkat HIVE di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #98, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 295.733.505. Pasokan yang beredar 445.435.787 koin HIVE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Stratis (STRAX)

    Analisis teknikal Stratis (STRAX).

    Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan untuk perusahaan, termasuk meluncurkan private sidechains, running full nodes, developing dan deploying smart contracts, platform penawaran koin awal, dan aplikasi bukti identitas. Perusahaan juga menyediakan dompet kripto dan layanan konsultasi blockchain.

    STRAX menjadi token yang digunakan untuk membeli dan mengoperasikan layanan seperti mengeksekusi smart contracts, membayar sidechain dan lainnya. Afid menjelaskan nilai STRAX bisa mengalami penurunan hingga 28%. “STRAX akan konsolidasi dahulu ke harga US$ 1,190, lalu akan turun menuju US$ 0,850.”

    Peringkat STRAX di CoinMarketCap pada Rabu (29/6) pukul 12.00 WIB adalah #153, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 144.417.008. Pasokan yang beredar 138.379.149 koin STRAX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 15 Juni 2022: Kripto Bangkit, tapi Rentan “Sakit”

    Kondisi market aset kripto sedikit membaik memasuki pertengahan pekan. Walaupun masih belum mencapai titik imbal hasil yang tinggi, beberapa aset kripto perlahan mulai bangkit.

    Melansir CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB, sejumlah aset kripto kompak mengalami sedikit peningkatan dalam perdagangan 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) naik 3,16% menjadi $ 21.963, sementara Ethereum (ETH) berada di posisi $ 1.201 atau naik 9,12%.

    Altcoin lainnya juga sedikit melesat, seperti Cardano (ADA), BNB, XRP yang masing-masing melonjak di atas 5%. Bahkan, Solana (SOL) dan Polkadot (DOT) mentereng naik di atas 10%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan bangkit atau pullback market kripto ini bukan sebagai tanda akan terjadi bullish. Investor mengira penurunan sudah selesai dan mulai percaya akan pembalikan arah, tapi dari situ cuma space saja sebelum market melanjutkan penurunan. Kenaikan ini juga diakibatkan dari posisi short yang dilakukan oleh trader untuk sedikit mengambil keuntungan dan mencegah harga-harga aset kripto terjun bebas ke bawah titik support-nya. 

    Pullback atau koreksi sementara ini terjadi karena banyak trader yang mengambil posisi short sehingga transaksi sedikit terjadi. Mereka juga ingin mencegah harga kripto anjlok, karena sentimen The Fed nantinya. Jika itu terjadi, maka aksi jual besar-besaran diperkirakan tak terbendung,” kata Afid.

    Lebih lanjut Afid menjelaskan secara umum investor masih memilih untuk menahan aksi beli karena menunggu keputusan pasti kebijakan moneter The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuannya 50 basis poin di bulan ini. Namun, tidak menutup kemungkinan The Fed bakal mengerek suku bunga hingga 75 basis poin menyusul data inflasi AS Mei lalu yang ternyata cukup mengejutkan.

    “Kombinasi suku bunga AS yang tinggi dan ketakutan akan resesi sebagai faktor makro utama yang menyebabkan pasar penurunan kripto saat ini. Bear market akan terhenti, jika The Fed melonggarkan kebijakan moneter hawkish dengan menghentikan kenaikan suku bunga. Itu bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan,” jelasnya.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Baca juga: CEO Binance: Musim Dingin Kripto Potensi Baik untuk Bisnis

    Melihat Dampak Kebijakan The Fed

    Data inflasi AS yang terus meninggi menyebabkan Bitcoin diperdagangkan di bawah $ 22.000 atau turun sekitar 2% selama 24 jam terakhir. Penurunan tersebut merupakan kerugian hari kedelapan berturut-turut. Nilai BTC kini telah turun hampir 30% dari nilainya selama sebulan terakhir.

    Investor kripto masih gugup menunggu kenaikan suku bunga terbaru The Fed, yang sekarang diyakini oleh banyak pengamat akan menjadi 0,75 basis poin. Kenaikan yang tinggi ini bisa berpengaruh pada harga Bitcoin dan juga altcoin lainnya.

    “Ada kemungkinan jika The Fed menaikan suku bunga sebanyak 75 basis poin, kita bisa melihat BTC akan menuju ke harga $ 18.000. Namun, jika hanya menaikan 50 basis point, mungkin besar BTC hanya bergerak kekisaran ke $ 20.000. Titik bottom Bitcoin dari MA 20 dari cycle ini adalah $ 13.000. Secara historis, ini pernah terjadi di bulan Maret 2020,” ungkap Afid.

    Ke depannya investor tampak masih takut dengan pergerakan nilai Bitcoin, terlihat dari Bitcoin Fear & Greed Index yang masih melemah di posisi Extreme Fear, sehingga aksi beli sulit dilakukan. Jika harga BTC masih anjlok, hal yang sama pun akan terjadi pada altcoin lainnya.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. MyNeighborAlice (ALICE)

    Analisis teknikal MyNeighborAlice (ALICE).

    MyNeighborAlice (ALICE) adalah game berbasis blockchain dengan konsep pertanian dan pengembangan yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan token kripto dan NFT saat mereka bermain. Menariknya, token asli MyNeighborAlice (ALICE) sempat melonjak 60.000% dalam waktu 30 detik sejak terdaftar di Binance pada Maret 2021, dari $ 0,1 menjadi $ 60.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan ALICE kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. Sentimen positif datang dari perilisan full game yang kemungkinan akan diluncurkan pada 21 Juni mendatang.

    “Token ALICE kemungkinan besar akan melonjak harganya akibat sentimen positif tentang perilisan full game pada 21 Juni 2022. Investor pemegang ALICE meng-hold untuk mendapat profit ketika game tersebut berhasil dirilis,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ALICE masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 2,4 atau naik 27% dari harga saat ini $ 1,93 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ALICE di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #308, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 60.710.481. Jumlah koin yang beredar 30.600.000 koin ALICE dan maksimal pasokan 100.000.000 koin ALICE.

    2. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Di tengah banyak aset kripto berkapitalisasi besar yang lesu saat bear market, Cardano (ADA) kemungkinan besar akan bersinar. Afid melihat ADA memiliki potensi bullish pasca Cardano meluncurkan alpha sidechain Ethereum Virtual Machine (EVM) pada 12 Juni lalu dan menambahkan bahwa sidechain saat ini tersedia di testnet.

    “Peluncuran jaringan ini memungkinkan pengembang untuk membangun Solidity-based applications di Cardano. DApps yang kompatibel dengan EVM, dan token yang kompatibel dengan ERC20 akan mendapatkan banyak manfaat dari Cardano,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,42 masih terjaga, ADA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 0,54 atau naik 21% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #7, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 15.465.112.475. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    Baca juga: Mengenal Kripto Paris Saint-German Fan Token (PSG) dan Beam (BEAM)

    3. COTI (COTI)

    Analisis teknikal COTI (COTI).

    COTI adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi. COTI menyediakan fungsionalitas sekuat Paypal dan Alipay, sekaligus memungkinkan perusahaan yang menggunakan dapat membuat aturan unik mereka sendiri dan akhirnya memiliki sistem pembayaran mandiri untuk menghemat waktu, data, dan uang.

    Afid menjelaskan COTI memiliki peluang untuk bergerak ke arah positif pada Minggu ini karena peluncuran fitur Impermanent Loss Protection. Momen ini akan digunakan para investor untuk meningkatkan kepemilikan aset COTI. Harga COTI bisa naik 24% dari $ 0,0846 ke $ 0,1061.

    “Peluncuran fitur Impermanent Loss Protection menandai pencapaian besar menjadi ekosistem keuangan generasi berikutnya. Peluncuran ini menawarkan peluang baru bagi pengguna platform CVI Finance untuk perlindungan kerugian dalam transaksi on-chain multi-rantai,” ungkapnya.

    Peringkat COTI di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #173, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 92.358.944. Pasokan yang beredar 1.048.141.495 koin COTI dan maksimal pasokan 2.000.000.000 koin COTI.

    4. Hedera (HBAR)

    Analisis teknikal Hedera (HBAR).

    Hedera Hashgraph adalah jaringan terdistribusi terdesentralisasi (decentralized distributed network) yang secara struktural memiliki diferensiasi dari blockchain Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), tetapi melakukan fungsi yang setara.

    HBAR bertujuan untuk menyediakan platform yang stabil, efisien dan dapat dipercaya untuk aplikasi kelas perusahaan. Hedera didukung oleh governing council yang terdiri dari 39 organisasi dan perusahaan, seperti Google, Boeing, Deutsche Telekom, IBM, TATA Communications.

    Afid melihat HBAR memiliki potensi bullish diakibatkan sentimen dari kabar kemitraan Hala Systems dan Starling Lab yang mengeluarkan Pengajuan Kriptografis Bukti Kejahatan Perang di Ukraina ke Pengadilan Kriminal Internasional.

    “Kabar kemitraan tersebut membuat sentimen positif untuk token HBAR. Dari analisis teknikalnya nilai HBAR bisa melonjak hingga $ 0.0738 atau naik 21% dari harga $ 0,063,” kata Afid.

    Peringkat HBAR di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #34, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.328.067.623. Pasokan yang beredar 21.084.776.584 koin HBAR dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin HBAR.

    5. IOST (IOST)

    Analisis teknikal IOST (IOST).

    IOST adalah platform aplikasi blockchain yang dapat diskalakan, aman, dan terdesentralisasi. Infrastruktur TPS tinggi, terukur, dan aman memberikan kemungkinan tak terbatas bagi pengembang untuk membuat, berinovasi, dan membangun ide-ide besar berikutnya.

    Afid melihat IOST kemungkinan besar akan bullish pada pekan ini. Sentimen positif datang dari kemitraan yang dijalin oleh IOST dengan DeNet untuk mempromosikan pengembangan Web3. Harga IOST bisa naik 12% dari $ 0,1250 ke $ 0,1417.

    “IOST akan bekerja sama dengan DeNet dan berusaha untuk mengintegrasikan aplikasi on-chain IOST ke Web3.0 secara efisien, serta memanfaatkan solusi pertumbuhan pemasarannya. Investor pemegang token IOST senang dengan kemitraan ini,” kata Afid.

    Peringkat IOST di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #103, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 242.463.076. Pasokan yang beredar 18.588.745.668 koin IOST dan maksimal pasokan 90.000.000.000 koin IOST.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. UMA (UMA)

    Analisis teknikal UMA (UMA).

    UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

    Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah. Dari analisis teknikal UMA mungkinkan akan alami penurunan sekitar 13 persen. 

    “UMA sudah dalam kondisi hampir 100 persen overbought, sehingga investor disarankan untuk waspada karena harga sewaktu-waktu bisa menukik ke bawah alias turun. UMA bisa turun 26% dari harga $ 2,6 ke $ 1,9 dalam waktu dekat,” kata Afid.

    Peringkat UMA di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #125, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 173.258.195. Pasokan yang beredar 66.968.713 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

    Baca juga: Peningkatan Suku Bunga Fed Diisukan Segera Datang, Ini Dampak ke Bitcoin

    2. SKALE Network (SKL)

    Analisis teknikal SKALE Network (SKL).

    SKALE Network adalah sebuah solusi penskalaan Layer-2 yang mampu menciptakan lingkungan sidechain untuk mengurangi kemacetan di jaringan Ethereum. Afid menjelaskan SKL akan masuk fase bearish dalam waktu dekat.

    “Pergerakan SKL akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, SKL sudah membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. Penurunan SKL bisa sampai $ 0,0467 atau sekitar 15% dari harga $ 0,0556,” kata Afid.

    Peringkat SKL di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #115, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 196.412.740. Pasokan yang beredar 3.530.852.671 koin SKL dan maksimal pasokan 7.000.000.000 koin SKL.

    3. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Analisis teknikal Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Setelah sempat reli bullish pada pekan lalu, kini Kyber Network Crystal v2 (KNC) harus terkoreksi dengan penurunan nilai yang cukup signifikan. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish, karena sudah overbought dengan kenaikan harga yang tinggi sebelumnya. 

    “Pelaku pasar tampaknya sudah jenuh dengan KNC. Analisis teknikal KNC menunjukan nilai KNC bisa turun dari harga batas bawahnya $ 1,485 ke $ 1,139 atau turun 20%,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #100, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 251.714.769. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Litecoin (LTC)

    Analisis teknikal Litecoin (LTC).

    Litecoin adalah aset kripto yang di buat pada tahun 2011 dan software open source di bawah lisensi MIT/X11. Litecoin bisa dibilang aset kripto turunan Bitcoin Core QT yang berarti semua yang ada di dalam Litecoin tidak berbeda jauh dengan Bitcoin.

    Litecoin masuk fase bearsih karena sentimen negatif dari aksi Bithumb dan Upbit yang delisting LTC karena protokol baru yang dirilis. Litecoin melakukan upgrade MimbleWimble Extension Blocks yang tidak sesuai dengan peraturan AML (anti pencucian uang) Korea Selatan. 

    “Akibat delisting tersebut nilai LTC terus anjlok. Diperkirakan harga LTC bisa menyentuh $ 35,8 atau turun 17 dari $ 43,83 dalam beberapa waktu ke depan,” jelas Afid.

    Peringkat LTC di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #20, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 3.101.362.083. Pasokan yang beredar 70.506.969 koin LTC dan maksimal pasokan 84.000.000 koin LTC.

    Baca juga: CEO MicroStrategy Tepis Isu Margin Call saat Bitcoin Anjlok ke US$ 21.000

    5. TRON (TRX)

    Analisis teknikal TRON (TRX).

    Tron merupakan platform terdesentralisasi berbasis blockchain yang bertujuan untuk membangun sistem hiburan konten digital global gratis dengan teknologi penyimpanan yang terdistribusi. Jaringan Tron menggunakan aset kriptonya sendiri yang disebut Tron (TRX).

    Menurut Afid, TRX tidak lepas dari kondisi penurunan harga kripto akhir-akhir ini dipicu oleh rencana The Fed yang akan bakal menaikkan suku bunga dan memperketat kondisi moneter. “Dari analisis teknikal, penurunan TRX bisa mencapai 16% dari harga $ 0,05349 menuju $ 0,04616,” ungkapnya.

    Peringkat TRX di CoinMarketCap pada Rabu (15/6) pukul 12.00 WIB adalah #26, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 6.059.421.993. Pasokan yang beredar 101.801.366.578 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 8 Juni 2022: Pasar Kripto Comeback

    Market aset kripto pada tengah pekan kedua Juni 2022 bergerak lincah. Kinerja apik ditunjukan oleh 10 aset kripto berkapitalisasi besar atau big cap dalam 24 jam terakhir.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB, nilai Bitcoin (BTC) sukses tumbuh 5,79% dalam sehari terakhir dan kini berada di $ 31.131. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) naik 5,46% ke $ 1.826 di waktu yang sama.

    Altcoin lainnya, nilai XRP, Dogecoin (DOGE) dan Polkadot (DOT) kompak tumbuh di atas 2%. Selain itu, Cardano (ADA) bahkan sukses tembus peningkatan di atas 12% dalam 24 jam terakhir.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan salah satu sentimen positif yang mendorong kinerja kripto saat ini adalah pengajuan Rancangan Undang-Undang (RUU) dari dua Senator AS, Kirsten Gillibrand dan Cynthia Lummis, terkait regulasi aset digital. RUU tersebut menyiratkan bahwa dukungan perlindungan investor kripto.

    “RUU tersebut mencoba untuk mengatasi pertanyaan terbesar yang menggantung di atas aset digital. Ini akan menjawab ketidakpastian yang membuat sektor aset kripto yang masih muda ini bisa lebih matang dari sisi regulasi di AS,” kata Afid.

    Selain itu, event Austin Consensus 2022 yang digelar pada 9-12 Juni 2022 di Texas, AS bisa jadi alasan utama kenapa market melihat ke arah pullback. Di acara akbar itu, akan membahas perkembangan industri kripto, blockchain, web3 hingga metaverse.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Market Kripto bakal Pullback

    Afid juga mengungkap ke depan overall market akan ke arah pullback dalam jangka pendek. Sementara, jangka menengah masih melihat ke arah sideways. Acuannya dari Bitcoin masih kemungkinan besar akan diperdagangkan di range $ 28.800-$ 32.000.

    “Sentimen market sejatinya masih terpantau bearish. Pasalnya, kenaikan nilai aset kripto terbilang stagnan atau tidak signifikan. Kuat dugaan, investor masih enggan melakukan aksi beli, karena belum terlalu percaya diri di pasar kripto,” katanya.

    Namun, analisis firma investasi aset digital, Two Prime, melihat beberapa perusahaan manajemen investasi sengaja melakukan aksi beli di kondisi market saat ini, karena berharap harga aset kripto bisa menembus level resistance-nya. Mereka mau tak mau harus melakukan price actions yang kuat agar bisa mendulang cuan fantastis ketika bull market.

    Sentimen negatif yang memberatkan pergerakan market masih datang dari faktor pesimis investor adalah ketidakpastian makroekonomi ke depan. Bank Dunia baru-baru ini menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya di 2022 dari 4,9% ke 2,1%. Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, mengatakan di hadapan Senat AS bahwa inflasi AS bakal terus menanjak.

    Di samping itu, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Juni ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Gifto (GTO) dan Mithril (MITH)?

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Gala (GALA)

    Analisis teknikal Gala (GALA).

    GALA adalah token utilitas dari Gala Games, platform game blockchain yang berjalan di jaringan Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC). Gala Games sendiri diluncurkan pada 2019, kini telah berkembang menjadi 1,3 juta pengguna aktif bulanan, dan 26.000 NFT telah terjual, dengan item paling mahal senilai $3 juta.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan token GALA akan menunjukan potensi bullish pada pekan ini. Penyebabnya dari sentimen positif, bahwa Gala Games akan meluncurkan game GRIT di Epic Games Store. Ini akan menjadi salah satu pengenalan game Web3 besar pertama bagi jutaan gamer tradisional.

    “Peluncuran GRIT di Epic Games Store akan jadi babak baru game Web3 NFT untuk masuk ke market game tradisional. Dampaknya token GALA yang menjadi utilitas dalam ekosistem Gala Games bisa melonjak harganya,” kata Afid.

    Dari analisis teknikal, nilai GALA sudah mulai merangkak naik. Diperkirakan akan terjadi kenaikan sebesar 17% dari harga $ 0,082 ke $ 0,093 dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat GALA di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #80, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 549.130.129. Jumlah koin yang beredar 6.977.205.436 koin GALA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Cardano (ADA) 

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) menjadi salah satu aset berkinerja baik di 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar selama 2 hari terakhir. Harga ADA kemungkinan akan melonjak pada pekan ini hingga 16% dengan harga mencapai $ 0,68.

    Afid melihat kenaikan harga ADA didorong oleh sentimen positif di mana Cardano telah menarik perhatian investor institusi yang mengubah pandangan aset Bitcoin dan Ethereum. Mereka membuat para investor lebih baik memilih ADA karena percaya akan potensinya yang tinggi di masa depan.

    “Peningkatan minat pada ADA oleh whales ini telah memainkan peran dalam tren kenaikan baru-baru ini. Sementara itu, ADA juga memimpin kenaikan di antara 10 aset kripto terbesar dalam 2 hari terakhir,” jelas Afid.

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada $ 0,58 masih terjaga, ADA masih dapat bergerak menuju harga sekitar $ 0,68 atau naik 16% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 21.038.491.784. Jumlah koin yang beredar 33.934.048.406 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    3. Helium (HNT)

    Analisis teknikal Helium (HNT).

    Helium (HNT) adalah jaringan blockchain terdesentralisasi untuk perangkat Internet of Things (IoT). HNT memiliki utilitas yang menarik. Afid melihat HNT punya potensi untuk bullish pada pekan ini.

    Menurutnya sentimen positif yang didorong oleh pergantian proposal tata kelola HIP 51 untuk transisi dari struktur blockchain monolitik ke struktur blockchain modular. Arsitektur jaringan asli Helium dirancang untuk perangkat IoT dan protokol nirkabel LoRaWan.

    “Helium mulai berpikir tentang penskalaan di luar jaringan IoT dan menjadi platform terdesentralisasi yang dapat digunakan oleh semua jenis jaringan telekomunikasi lainnya, seperti 5G, WiFi, VPN, dan CDN. Peningkatan jaringan ini menjadi sentimen positif untuk nilai HNT,” ungkap Afid.

    Dari analisis teknikalnya, nilai HNT kemungkinan besar akan terjadi lonjakan sebesar 20% dari harga $ 10,41 ke $ 11,80 dalam beberapa hari ke depan. pergerakan HNT juga sudah menunjukan pola cup and handle yang menjadi sinyal bullish.

    Peringkat HNT di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #48, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.233.774.427. Jumlah koin yang beredar 119.278.318 koin HNT dan maksimal pasokan 223.000.000 koin HNT.

    Baca juga: Riset: Investor Kaya di Indonesia Banyak yang Mulai Investasi Aset Kripto

    4. Avalanche (AVAX)

    Analisis teknikal Avalanche (AVAX).

    Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan token native dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka. 

    Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, disebabkan keterlibatan Avalanche dalam acara Consensus 2022 by CoinDesk yang digelar 9-12 Juni 2022 di Texas, AS. Acara ini juga akan menjadi sentimen positif untuk market aset kripto secara keseluruhan.

    “Analisis teknikal AVAX memang dari jangka pendek telah terjadi penurunan. Namun, sudah ada pergerakan naik yang kemungkinan sebesar 10% dari $ 24,47 ke $ 26,87 bisa dicapai dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Afid.

    Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #15, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 6.843.227.253. Pasokan yang beredar 280.929.424 koin AVAX dan maksimal pasokan 720.000.000 koin AVAX.

    5. eCash (XEC)

    Analisis teknikal eCash (XEC).

    eCash (XEC) adalah aset kripto yang dikembangkan setelah hard fork dari blockchain Bitcoin Cash ABC. XEC juga merupakan rebranding dari Bitcoin Cash ABC (BCHA) dan memiliki teknologi dan fitur yang lebih baik. 

    Afid mengatakan XEC berpotensi bullish karena perbaikan dan peningkatan jaringan Electrum ABC 5.1.2. Jaringan ini dapat perbaikan bug, peningkatan, dan pembaruan pada header BIP71 yang membuat Electrum ABC kompatibel dengan dompet eCash lain seperti Badger Cash dan RaiPay.

    “Pergerakan XEC sudah perlahan naik. Kemungkinan besar Kemungkinan besar XEC dapat terus bergerak menuju harga $ 0.00006065 atau naik sekitar 13% dalam beberapa hari ke depan,” kata Afid.

    Peringkat XEC di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #53, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.062.706.558. Pasokan yang beredar 19.081.117.173.303 koin XEC dan maksimal pasokan 21.000.000.000.000 koin XEC.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum (ETH) jadi aset kripto big cap yang berpotensi bearish pada pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan gabungan faktor on-chain, fundamental dan teknis menunjukkan lebih banyak kerugian bagi Ethereum di masa depan.

    Lebih lanjut, Afid mengatakan dari data CoinShares pada 31 Mei lalu, terlihat investor telah menarik $ 250 juta dari dana investasi berbasis Ethereum pada tahun 2022. Arus keluar besar-besaran itu membuat harga ETH terus turun.

    “Penarikan dari dana Ethereum adalah tanda bagaimana crash di TerraUSD (UST) dan Terra (LUNA) telah mengurangi minat pada keseluruhan sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi),” kata Afid.

    Analisis teknis ETH mulai terlihat pola segitiga turun dan reverse cup and handle yang berisiko mengalami pergerakan bearish. Namun, ETH akan sedikit mengalami koreksi hingga harga $ 1.838, lalu turun sebesar 5% ke $ 1.731.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 219.884.038.658. Pasokan yang beredar 121.089.053 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: $750 Juta Posisi Short Rugi! Ethereum Kembali Pulih?

    2. STEPN (GMT)

    Analisis teknikal STEPN (GMT).

    STEPN (GMT) diperkirakan akan bearish pada pekan ini. Menurut Afid, ada beberapa faktor menyebab sentimen negatif yang membuat harga GMT turun.

    Salah satu yang palilng krusial peristiwa malang baru-baru ini yang terjadi pada STEPN membuat cibiran soal kegagalan game blockchain play-to-earn. STEPN mengalami 25 juta serangan DDOS yang dikirim ke server dalam waktu singkat. Hal ini menyebabkan beberapa pengguna dikeluarkan dari platform.

    “Dalam beberapa waktu terakhir STEPN, diamati ada banyak pemain menggunakan bot dan spoofing GPS untuk menggelembungkan jumlah token yang dihasilkan dengan menggunakan aplikasi. Jumlah pengguna yang terus meningkat adalah masalah utama yang dihadapi oleh game blockchain dengan model bisnis play-to-earn,” ujar Afid.

    Dalam 24 jam terakhir, token GMT telah mencatat penurunan. Analisis teknikalnya, harga GMT sudah turun secara perlahan, namun ada koreksi sesaat. GMT bisa alami penurnan harga hingga $ 0,90 atau turun 12% dari harga $ 0,97 selama beberapa waktu mendatang.

    Peringkat GMT di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #76, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 575.458.810. Jumlah koin yang beredar 600.000.000 koin GMT dan maksimal pasokan 6.000.000.000 koin GMT.

    3. Elrond (EGLD)

    Analisis teknikal Elrond (EGLD).

    Koin EGLD kemungkinan besar akan bearish pada pekan ini, karena sentimen negatif dari kabar Maiar, DEX utama yang menggunakan di Elrond Network telah dimatikan di tengah penyelidikan aktivitas mencurigakan.

    “Berita negatif dari adanya kemungkinan sabotase pada jaringan DEX, Maiar membuat harga EGLD tertekan. EGLD kemungkinan besar akan turun menuju harga $ 65,35 atau 11% dari $ 73,83,” kata Afid.

    Elrond sendiri adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi dan Internet of Things (IoT). 

    Peringkat EGLD di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #41, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 1.512.350.291. Pasokan yang beredar 22.381.068 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

    4. Reserve Rights (RSR)

    Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

    Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

    Token kedua adalah token Reserve Rights (RSR), yang digunakan untuk menjaga RSV stabil pada target harga $ 1 melalui sistem peluang arbitrase. RSR adalah sebuah token utilitas yang memungkinkan pemegang untuk memberikan hak suara atau voting pada proposal tata kelola.

    Afid melihat pergerakan RSR akan bearish pada pekan ini. Hal tersebut terlihat dari analisis teknikalnya, RSR sudah overbought dan membentuk pola reserve cup and handle sebagai sinyal bearish. “Penurunan RSR bisa sampai $ 0,00751 atau sekitar 16% dari harga $ 0,00899.”

    Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #175, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 138.151.544. Jumlah koin yang beredar 14.801.148.904 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

    Baca juga: The Economist: 37% Peserta Survei Ingin Bitcoin Dilegalkan

    5. BNBDOWN (BNBDOWN)

    Analisis teknikal BNBDOWN (BNBDOWN).

    BNBDOWN sedang mengalami penurunan pada pekan ini. Menurut Afid, kondisi pergerakan BNB yang mulai naik turut berpengaruh negatif pada BNBDOWN.

    BNBDOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga BNB turun. Sedangkan BNBUP bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga BNB naik. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    “Pergerakan BNBDOWN sudah bergerak naik signifikan, kemungkinan akan koreksi dalam. Dari grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Harga BNBDOWN bisa turun 11% mencapai $ 0,05578 dari harga $ 0,06277,” pungkas Afid.

    Peringkat BNBDOWN di CoinMarketCap pada Rabu (8/6) pukul 10.00 WIB adalah #2934, dengan kapitalisasi pasar langsung tidak diketahui. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com