Tag: meta

  • Perusahaan Induk Facebook, Meta Ingin Rilis Aset Kripto “Zuck Bucks”?

    Meta Platforms Inc., Perusahaan induk Facebook dilaporkan akan kembali fokus mengembangkan mata uang digital, setelah sebelumnya gagal mengembangkan Libra yang kemudian berganti nama jadi Diem.

    CEO Meta, Mark Zuckerberg, sedang mencari cara untuk mengembangkan koin virtual yang dijuluki “Zuck bucks”. Koin untuk pengguna Facebook dan Instagram ini merupakan bagian dari rangkaian produk yang dirancang untuk mengurangi ketergantungan platform pada pendapatan iklan di Metaverse.

    Meta sedang mengembangkan berbagai produk virtual, termasuk token digital dan “koin kreator” untuk mendiversifikasi pendapatan dan merevitalisasi basis penggunanya yang semakin beralih ke pesaing baru, seperti TikTok.

    Ilustrasi koin virtual "Zuck Bucks". Foto: Susan Walsh/AP.
    Ilustrasi koin virtual “Zuck Bucks”. Foto: Susan Walsh/AP.

    Baca juga: Kenalan dengan Anak 12 Tahun Raup Cuan Rp 14 Miliar dari NFT

    Zuck Bucks” itu Aset Kripto atau Bukan?

    Dalam laporan Financial Times, Zuck Bucks yang tampaknya dinamai sendiri oleh Mark Zuckerberg, dikabarkan tidak mungkin menjadi aset kripto. Koin virtual itu akan berkonsep seperti token dalam permainan, namun tidak dapat diperdagangkan seperti layaknya aset kripto.

    “Sebaliknya, Meta cenderung memperkenalkan token dalam aplikasi yang akan dikontrol secara terpusat oleh perusahaan, mirip dengan yang digunakan dalam aplikasi game seperti mata uang Robux di game anak-anak populer Roblox,” menurut laporan tersebut.

    Meta belum sepenuhnya menjauhkan diri dari produk blockchain, karena perusahaan juga sedang mencari cara untuk mem-posting dan berbagi NFT di platform Facebook dan Instagram.

    Seperti Facebook dan Instagram, YouTube Disebut Akan Menerapkan NFT Ikut Twitter
    NFT akan datang ke platform Facebook dan Instagram.

    Baca juga: Mark Zuckerberg Berambisi Bawa NFT ke Instagram, Kapan?

    Kemungkinan besar fitur baru itu akan diuji coba pada pertengahan Mei mendatang. Meta akan menguji keanggotaan grup Facebook berdasarkan kepemilikan NFT dan satu lagi untuk mencetak atau minting NFT.

    Juru Bicara Meta, Lauren Dickson, dalam sebuah pernyataan kepada The Verge, belum bisa memberikan kabar terbaru soal kedatangan NFT di platform Facebook dan Instagram.

    “Kami terus mempertimbangkan inovasi produk baru untuk orang, bisnis, dan kreator. Sebagai perusahaan, kami fokus membangun metaverse dan itu mencakup seperti apa pembayaran dan layanan keuangan.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Metaverse adalah Gambaran Masa Depan? Begini Cara Kerjanya

    Metaverse adalah satu kata yang kerap diperbincangkan akhir-akhir ini. Pembahasannya pun tak lagi terbatas di dunia IT saja, tapi juga meluas ke bisnis dan bahkan pemerintahan. Diperkirakan, Metaverse inilah yang akan menjadi masa depan manusia. Namun, sebenarnya apa itu Metaverse dan bagaimana cara kerjanya? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut ini!

    Metaverse adalah Fenomena yang Lagi Booming

    Jika Anda melihat berita di TV atau mencari kabar terbaru lewat portal berita online dalam satu hari, Anda pasti menemukan pemberitaan seputar Metaverse. Mulai dari Metaverse sebagai pengganti media sosial, brand-brand besar yang mulai menjual produknya lewat Metaverse, hingga yang terbaru, kabar soal ibadah haji virtual melalui Metaverse.

    Sayangnya, semakin ramai pemberitaan seputar Metaverse justru tidak diikuti dengan pemahaman yang lebih baik mengenai Metaverse itu sendiri. Akibatnya, banyak bermunculan definisi yang salah dan cenderung melenceng dari aslinya. Agar lebih memahami seputar dunia Metaverse ini, berikut penjelasan lengkapnya.

    Apa Itu Metaverse?

    gambaran bermain di metaverse

    Metaverse adalah sebuah dunia virtual yang difokuskan pada hubungan sosial. Di dunia Metaverse, Anda akan diajak untuk berkomunikasi dengan orang lain layaknya di dunia nyata. Saat gagasan ini diciptakan, Metaverse bertujuan untuk mendobrak batas yang memisahkan antar negara.

    Metaverse memang naik daun setelah CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, mengubah Facebook menjadi Meta pada 2021 lalu. Namun, sebenarnya, penggunaan istilah Metaverse sendiri sudah ada sejak lama, tepatnya pada 1992. Kala itu, Metaverse adalah suatu ruang yang menjadi metafora dari dunia nyata. Bisa dibilang cukup mirip dengan Metaverse yang ada saat ini, ya.

    Baca juga: 5 kripto metaverse terbesar saat ini

    Apa Kegunaan Metaverse?

    Lalu, apa sebenarnya yang bisa dilakukan di Metaverse? Seperti yang telah disebutkan, Metaverse adalah suatu dunia virtual yang fokus pada hubungan sosial. Artinya, seluruh kegiatan sosial bisa dilakukan di Metaverse. Meski sekarang masih terbatas, di masa mendatang tentu akan banyak sekali hal yang bisa dilakukan di Metaverse. Untuk saat ini, berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan di Metaverse, yaitu:

    1. Bermain game

    game metaverse sandbox

    Di Metaverse, Anda bisa bermain game. Spesialnya, di Metaverse Anda bisa bermain game dengan banyak orang meski terpisah jarak dan waktu. Anda juga dapat berinteraksi langsung dengan gamers lainnya. Beberapa game yang bisa dimainkan antara lain Axie Infinity, The Sandbox, dan Decentraland.

    2. Menonton konser

    Situasi pandemi membuat konser sulit diselenggarakan dengan cara konvensional. Nah, ternyata Metaverse bisa memberikan alternatif solusi. Caranya adalah dengan menggelar konser di dunia Metaverse. Di konser Meta, Anda bisa menyaksikan konser artis favorit bersama orang lain. Serunya lagi, artis pun akan hadir dalam versi Meta mereka berupa avatar, lho. Seperti yang dilakukan oleh Decentraland melalui festival musik yang diadakan pada Oktober 2021 lalu

    menonton konser di metaverse

    Source: https://www.instagram.com/p/CVSxspogMGk/

    3. Jual-beli karya seni lewat NFT

    jual beli karya seni nft di metaverse

    Source: https://www.adidas.com/us/metaverse

    Sudah pernah dengar soal NFT? Di Metaverse, Anda pun bisa melakukan jual beli NFT. Karya NFT yang sudah Anda beli nantinya bisa dipajang di rumah Metaverse Anda. Selain itu, Metaverse juga memberi peluang bagi Anda untuk terhubung dengan pihak yang ingin membeli dan mengoleksi NFT. 

    Umumnya, NFT yang tersedia di Metaverse berupa desain avatar yang bisa digunakan untuk berkeliling Metaverse, seperti yang dilakukan oleh brand olahraga ternama Adidas yang bekerja sama dengan Bored Ape Yacht Club. Selain karya seni, ada pula collectible item yang bisa diperoleh melalui NFT game.

    Baca juga: Apa Itu NFT Art? Yuk Kenali Istilah dan Manfaatnya

    bekerja lewat metaverse

    Source: https://www.oculus.com/workrooms/

    Selain untuk senang-senang, Metaverse nyatanya juga bisa dipakai bekerja. Lewat kantor virtual, nantinya Anda bisa berangkat kerja ke Metaverse. Hal ini sudah mulai diterapkan oleh Meta Platforms atau Facebook yang meluncurkan sebuah software khusus untuk meeting di Metaverse yang disebut Horizon Workrooms. Selain itu, ada juga Spatial yaitu wadah untuk pengguna Metaverse saling bertemu, membuat event, dan tentunya bekerja secara individual maupun lewat conference.

    Bagaimana Cara Kerja Metaverse?

    Wah, ternyata banyak juga ya yang bisa dilakukan di Metaverse! Namun, sebenarnya, bagaimana Metaverse bekerja hingga dapat menciptakan suatu dunia virtual?

    Pada dasarnya, Metaverse adalah hasil dari kombinasi kerja hardware sekaligus software. Seluruh komunikasi dan interaksi sosial yang terjadi di dunia Meta hanya mungkin terjadi karena adanya software yang mendukung. Software khusus akan menghubungkan Anda dengan orang lain dan membuat grafis khusus sehingga dunia Meta terasa nyata.

    Nah, agar Metaverse semakin hidup, Anda harus menggunakan hardware yang mendukung VR atau virtual reality. Saat ini, sudah ada banyak sekali perangkat VR yang dapat Anda pilih untuk menciptakan dunia virtual. Ditambah lagi, Anda juga bisa membuat avatar 3D yang mirip dengan Anda, lho! Umumnya pengguna merancang avatar menggunakan aplikasi seperti Ready Player Me untuk kemudian di-export ke Metaverse. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?

    Jika disimpulkan, Metaverse adalah suatu dunia virtual yang memungkinkan Anda untuk bisa berkomunikasi dan melakukan aktivitas sosial lainnya bersama orang lain tanpa peduli batasan jarak dan waktu. Menarik ya? Agar tidak ketinggalan informasi seputar Metaverse dan dunia kripto, jangan lupa cek update informasi di komunitas NFT TokoMall pada Discord dan Telegram serta kunjungi website  TokoMall sekarang, ya!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Raih Profit Lebih Mudah dengan Liquidity Provider Meteora

    Tim Research Tokocrypto kini membahas project kripto, Meteora yang banyak dibahas di komunitas. Meteora adalah protokol likuiditas terdesentralisasi di atas blockchain Solana yang berfokus pada pembuatan dynamic liquidity pools untuk penyedia likuiditas (LP), platform peluncuran token, hingga manajemen likuiditas proyek.

    Protokol ini memperkenalkan mekanisme inovatif seperti Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) dan Dynamic AMM (DAMM), yang memungkinkan LP menempatkan likuiditas dalam rentang harga tertentu serta menyesuaikan fee berdasarkan volatilitas pasar, sehingga modal lebih efisien dan reward lebih optimal.

    Core Technology Behind Meteora

    1. DLMM & DAMM

    Teknologi inti yang memungkinkan likuiditas bergerak secara dinamis. LP dapat:

    • Memilih rentang harga spesifik
    • Menggunakan struktur biaya yang menyesuaikan kondisi pasar
    • Mencapai efisiensi modal maksimal

    2. Dynamic Vaults

    Vault otomatis yang melakukan rebalancing dan mengalokasikan aset ke protokol lending seperti Kamino. Alhasil, LP mendapat dual yield:

    • Fee dari trading, dan
    • Bunga dari lending

    3. Alpha Vaults, Meteora Lock, dan M3M3

    Serangkaian fitur yang menghadirkan:

    • Anti-sniping
    • Mekanisme vesting transparan
    • Stake-to-earn untuk membangun kepemilikan jangka panjang

    Tokenomics MET

    • Total Supply: 1.000.000.000 MET (fixed, tanpa inflasi)
    • Circulating Supply: 480.000.000 MET (48% dari total supply, seluruhnya unlocked saat TGE)
    • Sisa 52% (520 juta MET) akan di-vest secara linear selama 6 tahun.

    Karena tidak ada inflasi, nilai MET sepenuhnya didorong oleh penggunaan protokol. Semakin besar volume dan aktivitas di ekosistem Meteora, semakin kuat pula permintaan terhadap MET—menjadikan model tokenomics lebih sehat dan berkelanjutan.

    Meteora vs Kompetitor — Apa yang Membuat Meteora Unggul?

    Fitur Meteora Uniswap / Orca Curve / Raydium
    Model Fee Fee dinamis, adaptif pasar Fee statis Fee terbatas
    Governance Community-first, bukan VC-led Lebih team-led Cenderung pro whale
    Integrasi Ekosistem Luas (Jupiter, Kamino, Hubble) Terbatas Terbatas
    Fitur Launch Token Alpha Vault & Dynamic Bonding Curve Tidak ada Tidak ada
    Efisiensi Modal Aset idle otomatis dipinjamkan untuk menghasilkan yield Aset idle tidak bekerja Sama, aset idle tidak menghasilkan

    On-chain Meteora Overview

    • LP fees Meteora tumbuh dari ~$10–15 juta (awal 2024) menjadi hampir ~$1,2 miliar di akhir 2025.
      DLMM menyumbang pendapatan terbesar, disusul DAMM-V1 dan DAMM-V2 yang mulai berkembang. Ini menunjukkan permintaan likuiditas yang terus meningkat di Solana.
    • DLMM menjadi sumber utama pendapatan Meteora, dengan fee naik drastis dari $0–10 juta di awal 2024 menjadi hampir $900 juta pada akhir 2025. Aktivitas paling tinggi berasal dari kategori:
      • Meme tokens
      • Project tokens
      • LST (Liquid Staking Tokens)

    Likuiditas tertinggi datang dari aset volatil dan berbasis komunitas—segmen di mana Solana tumbuh sangat cepat.

    Baca juga: Euler Finance: Protokol Lending Modular yang Siap Dominasi DeFi

    Cara Menggunakan DLMM dan Mendapatkan Profit

    1. Masuk ke DLMM Pools

    • Buka app.meteora.ag → DLMM Pools
    • Hubungkan wallet (Phantom, Backpack, Solflare, dll)
    • Pilih pool yang diinginkan (misalnya SOL/USDC atau memecoin)
    • Cek TVL, APR, dan fee tier sebagai indikator aktivitas

    2. Pilih Strategi Likuiditas

    DLMM menyediakan tiga strategi utama:

    • Spot – Likuiditas merata, cocok untuk pemula
    • Curve – Fokus sekitar harga pasar untuk fee stabil
    • Bid–Ask – Dua zona harga; ideal untuk DCA + auto take profit

    Pilih sesuai profil risiko dan target.

    3. Konfirmasi & Take Profit

    • Klik “Provide Liquidity” untuk membuka posisi
    • Fee otomatis masuk ke posisi LP
    • Jika harga bergerak sesuai strategi (terutama Bid–Ask), fee bisa semakin besar
    • Ambil keuntungan dengan Withdraw Liquidity kapan saja

    Conclusion & Outlook

    Conclusion

    • Meteora kini menjadi liquidity engine utama Solana berkat DLMM, DAMM, dan Dynamic Vaults.
    • Tokenomics MET yang tanpa inflasi membuatnya lebih terikat pada penggunaan protokol, sehingga lebih berkelanjutan.
    • LP fees melonjak dari ~$10–15 juta menjadi hampir ~$1,2 miliar—tanda adopsi yang sangat kuat.

    Outlook

    • DLMM berpotensi menjadi standar likuiditas Solana di masa depan.
    • Fitur-fitur seperti dynamic fees, auto-yield, dan launch tools memberikan keunggulan jangka panjang.
    • Lonjakan volume pada segmen memes, LST, dan project tokens kemungkinan terus mendorong peningkatan LP fees dan permintaan MET.

    Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meta Siap Comeback Stablecoin, Zuckerberg Bidik Peluncuran di 2026

    Meta, perusahaan induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram yang dipimpin Mark Zuckerberg, dilaporkan tengah merencanakan kembali masuk ke pasar stablecoin pada paruh kedua tahun ini. Langkah ini menandai upaya kedua raksasa teknologi tersebut setelah proyek Libra/Diem gagal diluncurkan beberapa tahun lalu akibat tekanan regulator.

    Menurut sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut, Meta telah mengirimkan request for product (RFP) kepada beberapa perusahaan pihak ketiga untuk membantu mengelola pembayaran berbasis stablecoin serta mengimplementasikan dompet digital baru.

    Gandeng Pihak Ketiga, Stripe Disebut Kandidat Kuat

    Dilaporkan Coindesk, salah satu sumber menyebut Stripe sebagai kandidat potensial untuk menguji coba integrasi stablecoin Meta. Stripe diketahui mengakuisisi perusahaan stablecoin Bridge tahun lalu dan memiliki hubungan lama dengan Meta. CEO Stripe, Patrick Collison, juga telah bergabung dengan dewan direksi Meta sejak April 2025.

    Model yang dipertimbangkan Meta kali ini melibatkan vendor eksternal untuk mengelola pembayaran berbasis stablecoin yang dipatok ke dolar AS. Pendekatan ini berbeda dengan upaya sebelumnya, di mana Meta mencoba mengembangkan dan menerbitkan stablecoin sendiri.

    Sumber menyebut Meta ingin menjalankan proyek ini “at arm’s length” atau menjaga jarak secara operasional, guna meminimalkan risiko regulasi dan reputasi.

    Baca juga: Tim Trump Bahas Stablecoin Dolar untuk Gaza, Solusi Ekonomi?

    Buka Jalur Pembayaran untuk 3 Miliar Pengguna

    Jika terealisasi, integrasi stablecoin akan membuka jalur pembayaran digital langsung bagi lebih dari 3 miliar pengguna platform Meta. Skema ini berpotensi memangkas biaya transaksi perbankan tradisional dan memperkuat posisi Meta dalam sektor social commerce dan remitansi lintas negara.

    Langkah ini juga akan menempatkan Meta dalam persaingan langsung dengan platform seperti X milik Elon Musk dan Telegram, yang sama-sama mengembangkan fitur pembayaran internal untuk menjadi “super app”.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kembalinya Meta ke ekosistem stablecoin dengan pendekatan ‘arm’s length’ (menggunakan pihak ketiga) menunjukkan kedewasaan strategi perusahaan dalam menghadapi regulasi AS yang baru (GENIUS Act).

    “Dengan memanfaatkan infrastruktur pembayaran Stripe, Meta dapat secara instan mengubah WhatsApp dan Instagram menjadi raksasa perdagangan sosial global. Ini adalah ancaman serius bagi dominasi super-app lain, karena Meta memiliki basis pengguna terbesar untuk memicu adopsi massal pembayaran berbasis blockchain secara global,” jelasnya.

    Regulasi Lebih Ramah Dibanding Era Libra

    Pada 2019, Meta meluncurkan proyek Libra yang kemudian berganti nama menjadi Diem. Namun proyek tersebut menghadapi penolakan keras dari regulator AS dan akhirnya dibubarkan pada awal 2022.

    Kini, lanskap regulasi di AS dinilai lebih terbuka terhadap stablecoin. Pemerintahan Presiden Donald Trump melalui GENIUS Act telah membentuk dasar hukum bagi penerbit stablecoin di AS, meskipun aturan teknisnya masih dalam tahap penyusunan.

    Perubahan iklim regulasi ini dinilai membuka peluang baru bagi Meta untuk kembali mencoba, kali ini dengan pendekatan yang lebih hati-hati dan melibatkan mitra eksternal.

    Hingga saat ini, Meta, Stripe, dan Bridge belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut. Jika integrasi berjalan sesuai rencana, Meta berpotensi kembali menjadi pemain besar dalam infrastruktur pembayaran digital global, setelah kegagalan ambisi stablecoin sebelumnya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meta Borong Startup AI Moltbook, Rekrut Pendiri Platform Agen AI

    Meta Platforms resmi mengakuisisi Moltbook, sebuah platform jejaring sosial yang dirancang khusus untuk agen kecerdasan buatan (AI). Langkah ini memperkuat ambisi perusahaan teknologi tersebut dalam mengembangkan teknologi AI generasi berikutnya.

    Sebagai bagian dari akuisisi tersebut, dua pendiri Moltbook, Matt Schlicht dan Ben Parr, akan bergabung dengan unit riset AI milik Meta.

    Pendiri Moltbook Gabung Divisi AI Meta

    Dilaporkan The Guardian, Meta menyatakan bahwa Schlicht dan Parr akan bergabung dengan Meta Superintelligence Labs, divisi riset AI yang dipimpin oleh Alexandr Wang, mantan CEO Scale AI.

    Wang sebelumnya bergabung dengan Meta setelah perusahaan tersebut mengakuisisi Scale AI dalam kesepakatan senilai sekitar US$14,8 miliar. Namun, Meta tidak mengungkapkan nilai transaksi akuisisi Moltbook.

    Kedua pendiri Moltbook dijadwalkan mulai bekerja di Meta pada 16 Maret 2026.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dari sisi adopsi, langkah Meta memperkuat gagasan bahwa ekonomi agentic akan membutuhkan lapisan sosial, discovery, dan koordinasi sendiri.

    “Jika platform seperti Moltbook diintegrasikan ke ekosistem perusahaan besar, kompetisi untuk menjadi standar interaksi antar-agent bisa memanas sangat cepat,” jelasnya.

    Platform Sosial untuk Agen AI

    Moltbook merupakan platform yang dirancang seperti forum diskusi daring, mirip dengan Reddit, tetapi dikhususkan untuk agen AI.

    Di platform ini, bot berbasis kecerdasan buatan dapat saling bertukar kode, berdiskusi, bahkan “bergosip” mengenai pengguna manusia yang mengoperasikannya.

    Platform tersebut awalnya diluncurkan sebagai eksperimen kecil pada akhir Januari 2026. Namun dalam waktu singkat, Moltbook menarik perhatian luas karena menampilkan interaksi antar agen AI secara langsung.

    Baca juga: OpenClaw: AI Agent yang Bisa Trading, Monitoring, dan Jalan Sendiri

    Persaingan Perusahaan Teknologi di Bidang AI

    Akuisisi Moltbook mencerminkan semakin ketatnya persaingan di antara perusahaan teknologi besar dalam mengembangkan teknologi AI.

    Seiring perkembangan teknologi agen otonom—AI yang dapat menjalankan tugas secara mandiri—perusahaan teknologi berlomba untuk merekrut talenta dan mengakuisisi startup yang memiliki inovasi di bidang tersebut.

    CEO OpenAI Sam Altman sebelumnya menyebut bahwa platform seperti Moltbook mungkin hanya tren sementara. Namun ia menilai teknologi di balik proyek tersebut memberikan gambaran tentang arah masa depan pengembangan AI.

    Isu Keamanan Data Sempat Muncul

    Di tengah popularitasnya, Moltbook juga sempat menghadapi masalah keamanan data.

    Perusahaan keamanan siber Wiz menemukan celah yang memungkinkan akses terhadap pesan pribadi, lebih dari 6.000 alamat email, serta lebih dari satu juta kredensial pengguna.

    Menurut Wiz, kerentanan tersebut telah diperbaiki setelah mereka menghubungi pengelola platform.

    Eksperimen Pengembangan AI Berbasis “Vibe Coding”

    Pendiri Moltbook, Matt Schlicht, dikenal sebagai pendukung konsep “vibe coding”, yaitu pendekatan pengembangan perangkat lunak yang memanfaatkan AI untuk menulis sebagian besar kode program.

    Schlicht bahkan menyatakan bahwa ia hampir tidak menulis kode secara manual saat membangun Moltbook, melainkan menggunakan asisten AI pribadinya yang ia sebut Clawd Clawderberg.

    Akuisisi Moltbook menandai langkah terbaru Meta dalam memperluas investasi di bidang kecerdasan buatan, yang kini menjadi salah satu fokus utama industri teknologi global.

    Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Lagi Ngegas, Ahli Finansial Ingatkan Tetap Kelola Risiko


    Jakarta

    Kondisi pasar kripto pada November 2024 menunjukkan peningkatan optimisme. Tercatat, hingga 13 November 2024, Bitcoin menyentuh All Time High (ATH) baru, hampir menyentuh angka US$90,000. Didorong oleh kemenangan Donald Trump dan penurunan suku bunga The Fed, kapitalisasi pasar kripto mulai mendekati level ATH $3 triliun.

    Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha mengatakan kenaikan Bitcoin dalam seminggu terakhir ini menunjukkan performa positif yang mendorong kapitalisasi pasar BTC.

    “Bitcoin tercatat telah naik 24% selama tujuh hari terakhir dan melesat hampir 100% secara Year to Date (YTD). Performa positif ini sekaligus mendorong kapitalisasi pasar BTC sempat mencapai $1,768 Triliun, sekaligus melampaui Meta (Ex-Facebook) dan Silver,” ujar Panji dalam keterangan tertulis, Kamis (14/11/2024).


    Di tengah euforia pasar saat ini, investor tetap harus mengelola risiko investasi dengan lebih bijak agar terhindar dari FOMO atau investasi yang mengikuti trend semata. Investor perlu mewaspadai adanya penurunan yang didorong aksi profit taking.

    “Di tengah euforia bull run, investor harus tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking) yang bisa memicu koreksi harga. Meski tren positif sedang terjadi, pasar kripto cenderung volatil. Dengan strategi yang tepat, investor bisa menghindari kehilangan profit yang sudah diraih,” tambah Panji.

    Untuk itu, Panji memberikan beberapa strategi bijak investasi kripto di tengah bull run market. Berikut tiga strateginya.

    Cara Mudah Identifikasi Waktu untuk Beli dan Jual

    Beberapa indikator dapat memberi gambaran tentang kinerja suatu aset dan kondisi pasar secara keseluruhan. Hal ini tentunya bisa membantu memprediksi arah pergerakan pasar.

    Terdapat banyak indikator untuk kripto yang dapat digunakan, namun beberapa yang paling populer adalah melihat level Fear and Greed Index. Selain itu, bisa juga menggunakan indikator teknikal RSI (Relative Strength Index).

    Indikator ini dapat membantu untuk mengenali momen yang tepat untuk masuk dan keluar pasar. Dengan demikian, investor bisa menangkap awal tren bullish dan mengambil keputusan dengan lebih cermat.

    “Saat ini, Fear and Greed Index di level 84 zona extreme greed investor dapat mempertimbangkan take profit bertahap. Ketika indeks menunjukkan ekstrem, ini bisa menjadi sinyal untuk lebih berhati-hati. Selain itu, indikator seperti RSI dapat membantu mengidentifikasi apakah aset dalam kondisi overbought atau oversold memberikan gambaran waktu yang tepat untuk jual atau akumulasi,” jelas Panji.

    Hindari FOMO (Fear of Missing Out)

    Euforia pasar bisa membuat investor fomo dan sering kali mendorong mereka untuk membeli aset saat harga sudah terlalu tinggi. Namun, ini bisa berisiko jika harga tiba-tiba terkoreksi. Jika indikator teknis seperti Fear and Greed Index berada di zona extreme greed, ini adalah sinyal untuk tetap tenang dan menghindari keputusan impulsif.

    “Jangan terburu-buru masuk pasar hanya karena tren sedang naik. Bersikaplah rasional dan fokus pada analisis daripada mengikuti emosi,” tutur Panji.

    Take Profit Secara Berkala

    Take profit secara berkala dengan memanfaatkan sell limit orders. Dengan begini, Anda bisa secara otomatis menjual kripto Anda ketika mencapai harga tertentu di pasar.

    “Melakukan take profit secara berkala memungkinkan investor untuk mengunci keuntungan secara bertahap,” kata Panji.

    “Ini juga membantu menghindari godaan untuk terus menahan posisi tanpa rencana jelas yang bisa merugikan jika pasar tiba-tiba berbalik arah dari bullish ke bearish,” tutup Panji.

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi.Ajaib Kripto membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli aset kripto. Harga aset kripto berfluktuasisecara real-time. Harap berinvestasisesuai keputusan pribadi.

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • 5 Cara Menghadapi Modus Penipuan Pinjol yang Meneror Meski Tak Pernah Pinjam

    Jakarta

    Penipuan dalam layanan pinjaman online (pinjol) semakin marak dengan modus yang kian beragam. Tak jarang, orang-orang yang bahkan tidak pernah mengajukan pinjaman juga jadi korbannya.

    Dari tagihan palsu hingga ancaman menyebarkan data pribadi, para pelaku memanfaatkan celah keamanan dan kelalaian untuk menipu korban. Situasi ini membuat masyarakat perlu lebih waspada dan memahami cara menghindari serta menangani modus-modus penipuan pinjol.

    Salah satu ancaman terbesar adalah kebocoran data pribadi yang dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Akibatnya, seseorang bisa saja menerima tagihan atau bahkan intimidasi, meskipun tidak pernah mengajukan pinjaman.


    Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat banyak kasus penagihan palsu, berasal dari pinjol ilegal yang tidak terdaftar secara resmi. Berbeda dengan pinjol legal yang diawasi oleh OJK, pinjol ilegal kerap menggunakan cara-cara yang melanggar hukum, seperti mengintimidasi dan menyebarluaskan data pribadi.

    5 Cara Menghadapi Teror Pinjol Padahal Tidak Pinjam

    Kejadian seperti ini biasanya terjadi akibat kebocoran data pribadi. Data tersebut kemudian dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengajukan pinjaman online atas nama orang lain.

    Akibatnya, mereka yang sama sekali tidak terlibat dalam pinjaman online justru menerima tagihan dan ancaman dari pinjol. Bila menghadapi situasi ini, penting untuk tetap tenang dan tidak panik. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan, dikutip dari laman Instagram Diskominfo Depok dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI):

    1. Periksa Legalitas Pinjol

    Pastikan apakah pinjol yang menghubungi Anda terdaftar di OJK. Informasi ini dapat diperiksa melalui tautan bit.ly/daftarfintechlendingOJK atau dengan menghubungi layanan OJK di nomor 157.

    2. Jangan Gunakan ‘Uang Kaget’

    OJK mencatat dari kebocoran data tersebut, pinjol ilegal bisa sewaktu-waktu mentransfer sejumlah uang dengan sengaja. ‘Uang kaget’ ini, tak pernah diajukan oleh korban, tapi jadi dimaknai sepihak bahwa telah menggunakan uang pinjol.

    Nantinya, tiba-tiba ada tagihan mengatasnamakan korban, lalu ada debt collector yang menghubungi, padahal korban tidak pernah mendaftar pinjol sama sekali.

    Bagi masyarakat yang terkena modus tersebut, maka hal itu perlu diadukan ke penyelenggara pinjol dan melapor ke OJK. Selain itu, jangan gunakan ‘uang kaget’ tersebut.

    3. Blokir Kontak Penagih

    Jangan memberikan tanggapan kepada penagih. Blokir nomor atau kontak yang menghubungimu. Jangan berkomunikasi dengan debt collector.

    4. Laporkan ke Pihak Berwenang

    Jika mendapatkan ancaman atau intimidasi, segera laporkan kasus tersebut ke kepolisian terdekat dan bisa juga ke pihak OJK. Jika laporannya terbukti, maka perusahaan yang bersangkutan akan ditangani Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) dengan melakukan pemblokiran pada aplikasi rekening, nomor handphone terkait oknum dan website perusahaan pinjol ilegal tersebut.

    5. Lindungi Data Pribadi

    Maka cara mencegahnya di kemudian hari, dilarang mengklik tautan mencurigakan yang dikirimkan melalui SMS, WhatsApp, e-mail, atau media komunikasi lainnya dari sumber yang tidak jelas.

    Jika kamu tidak memiliki utang atau tidak pernah menggunakan pinjol, abaikan tagihan tersebut dan jangan merasa takut. Untuk pinjol legal yang melakukan penagihan tidak sah, OJK akan memanggil kedua belah pihak untuk mediasi.

    Namun, jika pinjol yang terlibat adalah ilegal, kasus tersebut akan ditindaklanjuti oleh Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI). Dalam penanganannya, OJK bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan Penyelenggara Saluran Elektronik seperti Google dan Meta.

    Itulah tadi 5 cara menghadapi teror pinjol, meski kita tak meminjam dananya. Sebaiknya selalu berhati-hati dan jaga keamanan data dirimu agar tak disalah gunakan.

    (aau/fds)



    Sumber : finance.detik.com

  • Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Beri Promo Biaya Transaksi 0%


    Jakarta

    Ajaib Alpha, bagian dari Ajaib Group resmi meluncurkan fitur investasi saham perusahan Amerika Serikat (AS). Peluncuran ini bertepatan dengan kondisi pasar saham AS yang sedang mengalami momentum positif.

    Selain investasi di berbagai saham Amerika Serikat, investor juga dapat berinvestasi di aset global lainnya, termasuk kripto dan futures dalam satu aplikasi investasi global. Hal yang menarik, Ajaib Alpha menghadirkan promo biaya transaksi 0%.

    “Setelah menjadi pilihan jutaan investor saham Indonesia dan aset kripto, Ajaib kini menghadirkan akses investasi ke pasar saham Amerika Serikat sebagai bagian dari produk derivatif keuangan melalui aplikasi investasi global Ajaib Alpha. Dengan fitur ini, investor dapat mengakses saham-saham perusahan terkemuka di dunia seperti NVIDIA, Tesla dan Google. Hal ini sesuai dengan misi Ajaib untuk menyambut generasi baru ke layanan keuangan modern,” kata Co-Founder dan CEO Ajaib Group Anderson Sumarli dalam keterangan tertulis, Selasa (4/2/2025).


    Anderson menambahkan Ajaib Alpha melalui berbagai program edukasi yang dijalankan, akan terus berupaya meningkatkan literasi keuangan dan investasi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Selain Ajaib Alpha, Ajaib Group juga menyediakan akses investasi ke instrumen seperti reksadana, saham dan obligasi melalui aplikasi Ajaib. Harapannya, dengan akses investasi yang semakin lengkap serta didukung layanan aman serta program literasi, generasi muda Indonesia semakin dekat dalam mewujudkan impian finansial mereka

    Sementara itu, Financial Expert Ajaib Ratih Mustiko memaparkan sepanjang tahun 2024, Indeks Nasdaq naik +29%, S&P 500 menguat +23%, dan Dow Jones Industrial Average +13%. Hal ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan.

    “Kebijakan ekonomi Presiden Trump, seperti tarif impor, insentif pajak hingga suku bunga rendah, juga turut mendorong optimisme pasar kedepan. Oleh karena itu, ini saat yang tepat bagi investor Indonesia untuk mempertimbangkan investasi di saham AS. Diversifikasi ke pasar saham AS juga membantu investor meningkatkan potensi keuntungan dan mengelola risiko,” terangnya.

    Ajaib Alpha menawarkan berbagai keunggulan untuk investasi saham AS, antara lain:

    • Biaya Transaksi 0%: Nikmati kemudahan berinvestasi saham AS dengan promo biaya transaksi 0%.
    • Tersedia Lebih Dari 600+ Pilihan Saham: Ajaib Alpha menyediakan akses ke lebih dari 600 saham perusahaan-perusahaan terkemuka di AS, termasuk Meta, Amazon dan Apple. ● Investasi Mulai Dari 1 USD: Investor dapat memulai investasi dengan modal yang terjangkau, mulai dari 1 dolar AS.
    • Aman dan Berizin: Ajaib telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, sehingga keamanan dana dan aset investor terjamin.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan investasi saham AS di Ajaib Alpha, pengguna dapat mengunjungi situs web resmi Ajaib Alpha atau unduh aplikasi Ajaib Alpha melalui Play Store dan App Store.

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Aplikasi Saham Terbaik di Indonesia 2025


    Jakarta

    Tahun 2025 menghadirkan banyak peluang baru bagi para trader dan investor. Walaupun sempat diwarnai isu tarif serta kebijakan makro yang dapat menekan pasar, bursa Amerika Serikat (AS) dan Indonesia tetap menunjukkan performa yang solid.

    Hingga 3 September 2025, S&P 500 telah mencatat pertumbuhan 8,68% sejak awal tahun, sementara IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) melonjak 10,86%. Namun, jika melihat lima tahun terakhir, pasar saham AS masih mendominasi. S&P 500 tumbuh +83,4%, sedangkan IHSG +50,5%, menandakan reli Wall Street yang konsisten dalam jangka panjang.

    Kinerja positif tahun ini sebagian besar ditopang oleh saham-saham teknologi dan AI seperti Nvidia (NVDA), Meta (META), Microsoft (MSFT), dan Google (GOOG) yang semuanya mencatat pertumbuhan dua digit-bahkan Nvidia naik lebih dari 25%. Meski momentum tahun ini begitu kuat, daya tahan pasar sangat bergantung pada kedalaman likuiditas.


    Perbedaan skala sangat terasa: kapitalisasi 50 emiten terbesar Indonesia hanya sekitar US$405 miliar, jauh di bawah kapitalisasi Nvidia yang sudah menembus US$4 triliun (Companies Market Cap). Skala yang berbeda ini berpengaruh pada kemudahan eksekusi dan daya tarik bagi dana global.

    Dari sisi kebijakan, sentimen positif turut menguat seiring ekspektasi penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 bps pada 17 September 2025-dari kisaran 4,25% – 4,50%-dengan probabilitas sekitar 89,7% (CME FedWatch Tool, data 3 September 2025). Penurunan suku bunga ini umumnya dipandang sebagai katalis bagi aktivitas bisnis dan kenaikan valuasi aset berisiko, sehingga membuka peluang bagi investor untuk memanfaatkan momentum yang ada.

    Dalam situasi dinamis seperti ini, aplikasi saham dengan fitur perdagangan real-time, notifikasi harga, akses data pasar, biaya transaksi rendah, dan kemudahan pemantauan portofolio menjadi sangat penting. Pilihan aplikasi saham di Indonesia pun semakin beragam, masing-masing menawarkan keunggulan dan kekurangan.

    Pembahasan berikut akan mengulas lima aplikasi saham teratas agar pembaca dapat membandingkan fitur, biaya, dan aspek keamanan sebelum memilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya investasi mereka.

    1. Pluang

    Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi saham terbaik di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.

    Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.

    Fitur & Keunggulan

    • Pelopor Saham AS & ETF: akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.

    • Saham fraksional asli: kepemilikan riil atas nama pribadi investor (bukan CFD) dengan hak atas dividen.

    • Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.

    • Rating 4.8 di Google Play Store.

    • Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF.

    • USD Yield hingga 4,13%.

    • Options: 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE.

    • Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi.

    Dari sisi keamanan, Pluang beroperasi melalui PT PG Berjangka untuk saham AS, ETF, dan Options. PT PG Berjangka berizin dan diawasi oleh OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek

    Catatan Risiko

    Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko: harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.

    2. IPOT (Indo Premier)

    IPOT adalah platform investasi yang menghadirkan perdagangan saham dan instrumen pasar modal lewat web dan aplikasi seluler.

    Fitur & Keunggulan

    • Web & Mobile Trading: Real time execution dengan otomatisasi RoboTrading.

    • Tools: Charting, indikator teknikal, auto-orders, serta fitur chat.

    • Full support: saham, ETF, reksa dana, dan obligasi.

    Platform ini cocok untuk investor maupun trader yang menginginkan ekosistem dari grafik real-time dan kalender aksi korporasi.

    Catatan Risiko

    Meskipun PT Indo Premier Sekuritas berizin dan diawasi regulator, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar (fluktuasi harga saham/ETF dan risiko suku bunga obligasi), serta meninjau biaya transaksi dan kewajiban pajak yang berlaku sebelum bertransaksi.

    3. Mandiri Sekuritas (Growin’)

    Growin’ adalah platform investasi dari Mandiri Sekuritas yang mendukung transaksi saham Indonesia, serta akses ke reksa dana dan obligasi dalam satu ekosistem digital.

    Fitur & Keunggulan

    • Mendukung penuh perdagangan saham Indonesia melalui ekosistem Growin’ (aplikasi mobile, web, dan integrasi di Livin’ by Mandiri).

    • Trade Now, Pay Later: bisa meminjam hingga 2,8× dari net cash dan 1,81× dari nilai portofolio.

    Platform ini sangat cocok untuk investor ritel yang menginginkan pengalaman trading cepat dan informatif-mulai dari data pasar real-time dan riset di aplikasi, tampilan Pro View untuk trader aktif, hingga akses via Livin’ by Mandiri untuk kemudahan setoran/penarikan.

    Catatan Risiko

    Investasi saham memiliki risiko pasar (harga dapat berfluktuasi). Penggunaan fasilitas margin Trade Now, Pay Later menimbulkan kewajiban pembiayaan dan tunduk pada syarat & ketentuan-nasabah perlu memahami ketentuan serta profil risikonya sebelum menggunakan fasilitas tersebut.

    4. Semesta (Semesta Online Trading)

    Semesta Online Trading adalah fasilitas perdagangan saham daring yang tersedia di mobile dan desktop untuk memudahkan investor bertransaksi dan memantau pasar.

    Fitur & Keunggulan

    Platform ini cocok untuk investor maupun trader yang membutuhkan akses perdagangan saham BEI lewat aplikasi dan web dengan informasi pasar yang komprehensif dan pemantauan portofolio

    Catatan Risiko

    Meskipun PT Semesta Indovest Sekuritas berizin dan diawasi regulator, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar seperti fluktuasi harga saham, serta meninjau biaya transaksi dan ketentuan pajak yang berlaku sebelum bertransaksi.

    5. Ajaib (Saham)

    Ajaib adalah platform investasi saham dan reksa dana di Indonesia yang tersedia melalui aplikasi dan web untuk memudahkan pembukaan rekening dan transaksi ritel.

    Fitur & Keunggulan

    • Produk: akses ke seluruh saham yang tercatat di BEI dan produk reksa dana.

    • Web & Mobile Trading: transaksi saham BEI & reksa dana via aplikasi & web.

    • Tools: auto-order (take profit/stop loss), dan price alerts.

    Platform ini cocok untuk investor maupun trader yang mencari akses penuh ke saham BEI dan reksa dana dengan antarmuka aplikasi/web yang ringan.

    Catatan Risiko

    Meskipun PT Ajaib Sekuritas Asia berizin dan diawasi regulator, investasi pasar modal tetap mengandung risiko-harga saham/NAV reksa dana dapat berfluktuasi-serta biaya dan ketentuan pajak yang perlu diperhatikan sebelum bertransaksi.

    Tips Memilih Aplikasi Saham

    • Pastikan aplikasi beroperasi melalui perusahaan sekuritas berizin dan diawasi OJK.

    • Pertimbangkan biaya transaksi (fee beli/jual), minimum setoran RDN, dan fitur yang Anda butuhkan.

    • Pilih aplikasi dengan keamanan data dan dana yang jelas.

    • Manfaatkan materi edukasi untuk memahami cara kerja pasar dan fitur aplikasi sebelum berinvestasi riil.

    • Sesuaikan pilihan dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda (dividen, pertumbuhan, atau trading aktif).

    Kesimpulan

    Dalam dinamika pasar 2025 dan percepatan adopsi teknologi finansial, setiap aplikasi saham menghadirkan nilai tawar yang berbeda-baik dari sisi ragam produk, keunggulan fitur, maupun struktur biaya yang ditawarkan. Penting bagi investor untuk membandingkan aspek-aspek tersebut secara menyeluruh, serta memastikan kepatuhan regulasi, khususnya untuk aplikasi global yang belum memiliki izin resmi dari regulator.

    Sepanjang 2025, Pluang terlihat menonjol sebagai salah satu aplikasi saham terdepan berkat akses ke 650+ Saham AS dan ETF, USD Yield hingga 4,13%, serta options dengan 650+ underlying-ditopang rating tinggi di Google Play Store (saat ini tercatat 4,8/5). Dari sisi keamanan, Pluang berizin dan diawasi OJK dan Bappebti.

    Pada akhirnya, keputusan tetap bergantung pada tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Pastikan untuk memanfaatkan materi edukasi sebelum mencoba fitur berisiko tinggi seperti leverage dan options, cermati biaya serta implikasi pajak, dan pilih aplikasi yang paling sesuai dengan strategi investasi Anda.

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Mudah Ubah Ukuran Chat WhatsApp di iPhone dan Android


    Jakarta

    Bagi sebagian orang, tulisan chat di WhatsApp terkadang terlalu kecil, sehingga kurang nyaman. Namun, pengguna sebenarnya bisa mengubah ukuran huruf yang muncul di chat.

    Baik pengguna iPhone maupun ponsel Android sudah dapat mengatur ukuran huruf sesuai preferensi masing-masing. Dengan demikian, pengalaman menggunakan aplikasi WhatsApp milik Meta ini bisa menjadi lebih nyaman.

    Untuk pengguna iPhone, pengaturan ini bisa dilakukan melalui aplikasi ‘Settings’ pada ponsel, sedangkan untuk pengguna Android, pengaturan dapat diakses langsung melalui aplikasi WhatsApp.


    Berikut adalah cara mengganti ukuran huruf WhatsApp di iPhone dan HP Android:

    Cara Ubah Ukuran Huruf WhatsApp di iPhone

    1. Buka aplikasi ‘Settings’ di iPhone.
    2. Masuk ke menu ‘Display & Brightness’.
    3. Pilih opsi ‘Text Size’.
    4. Geser tombol di bagian bawah untuk menyesuaikan ukuran teks. Geser ke kiri untuk ukuran lebih kecil, dan ke kanan untuk memperbesar ukuran teks.

    Cara Ganti Ukuran Huruf WhatsApp di HP Android

    1. Buka aplikasi WhatsApp.
    2. Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas.
    3. Masuk ke menu ‘Settings’.
    4. Pilih menu ‘Chat’.
    5. Pilih ‘Ukuran Font’.
    6. Terdapat tiga opsi yang bisa dipilih, yaitu Kecil, Sedang, dan Besar.

    Itulah cara mudah mengganti ukuran huruf di chat WhatsApp. Semoga bermanfaat!

    [Gambas:Youtube]

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.


    (fay/asj)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt