Tag: minum air putih

  • Awas Bahaya! Ini 7 Tanda Terlalu Banyak Minum Air Putih


    Jakarta

    Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak bagus, termasuk minum air putih. Kenali 7 tanda terlalu banyak minum air putih berikut ini.

    Mencukupi kebutuhan minum air putih harian penting dilakukan agar tubuh terhidrasi. Dengan begitu, berbagai organ tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal.

    Namun hati-hati juga minum air putih kebanyakan. Kondisi overhidrasi ini juga dapat membahayakan kesehatan, layaknya dehidrasi.


    Seperti dilansir dari WebMD, terlalu banyak asupan air alias overhidrasi membuat Anda keracunan air atau gangguan fungsi otak.

    Sel-sel tubuh menampung terlalu banyak air termasuk sel otak. Sel-sel bisa membengkak dan memicu tekanan pada otak. Anda bisa sakit kepala, kebingungan, dan mengantuk. Bahkan peningkatan tekanan bisa memicu hipertensi.

    Tubuh yang overhidrasi akan menunjukkan sejumlah tanda sebagai berikut:

    1. Urine bening

    Ilustrasi wanita minum air putih atau mineralWarna urin bening bissa menandai kamu sedang overhidrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/seb_ra

    Warna urine menandakan kondisi hidrasi tubuh Anda. Dehidrasi ditandai dengan urine berwarna gelap, sedang overhidrasi ditandai dengan urine bening.

    Kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik justru menghasilkan urine berwarna kuning pucat.

    Kalau urine bening seperti air putih, sebaiknya kurangi asupan cairan.

    2. Terlalu sering buang air kecil

    Terlalu banyak air putih mendorong Anda untuk lebih sering ke toilet. Normalnya, orang buang air kecil 6-8 kali sehari. Kalau angka ini naik sampai 10 kali, Anda mengalami overhidrasi dan ini setara dengan orang yang rutin minum kafein dan alkohol.

    3. Kelelahan

    ilustrasi lelah/sakit leherKelelahan juga bisa menjadi tanda overhidrasi. Foto: Getty Images/Cecilie_Arcurs

    Sebaiknya kontrol asupan cairan agar tidak mengalami hiponatremia.

    Melansir dari Healthshots, hiponatremia ditandai dengan kadar natrium dalam darah yang rendah. Akibatnya, terjadi penurunan tingkat energi, mengantuk dan rasa lelah terus-menerus.

    4. Kebingungan

    Bingung dan hilang arah menandakan overhidrasi. Melansir dari Business Insider, kadar elektrolit tubuh turun termasuk natrium.

    Sebaiknya Anda hati-hati sebab dalam kasus ekstrem, kebingungan jadi tanda sel-sel otak bengkak. Dalam kondisi demikian, orang bisa kejang dan kehilangan kesadaran.

    5. Mual dan muntah

    Ini Sebabnya Beberapa Orang Mengalami Mual dan Muntah Usai NgopiSalah satu tanda overhidrasi yaitu merasa mual dan berujung muntah. Foto: Ilustrasi Getty Images/iStockphoto/

    Kadang tanda overhidrasi mirip dengan dehidrasi. Ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dan cairan mulai menumpuk. Anda pun bisa merasakan mual, muntah sampai diare.

    6. Sakit kepala berdenyut

    Sakit kepala terutama dengan sensasi berdenyut bisa menandakan overhidrasi dan dehidrasi.

    Sel-sel tubuh termasuk sel otak membengkak, kelenjar membesar dan otak pun menekan tulang tengkorak. Tekanan pun memicu sakit kepala berdenyut.

    7. Gampang kram

    Kondisi tubuh terlalu banyak cairan membuat kadar elektrolit tubuh rendah. Kondisi ini rentan menimbulkan kejang otot dan kram.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Tanda Kamu Terlalu Banyak Minum Air Putih”

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Hindari Minum Air Putih Langsung Usai Konsumsi Makanan Ini, Apa Benar?

    Jakarta

    Minum air putih adalah hal berperan penting dalam proses pencernaan dan kesehatan. Usai mengkonsumsi makanan, seseorang akan langsung minum air agar tidak serat.

    Umumnya kita melakukan itu. Namun ada klaim untuk menghindari konsumsi air putih setelah mengkonsumsi makanan tertentu, karena bisa menyebabkan rasa tak nyaman di perut.

    Hindari Minum Air Putih Setelah Konsumsi Makanan Berikut

    Dikutip dari laman Times of India, berikut merupakan beberapa makanan yang diklaim perlu hindari konsumsinya bersamaan dengan minum air putih:


    1. Makanan Pedas

    Konon minum air langsung usai konsumsi makanan yang sangat pedas, justru akan menyebarkan rasa panas ke sekitar mulut. Hal itu dianggap akan memperparah sensasi terbakar dan membuat perut kembung.

    2. Makanan Berlemak

    Minum banyak air usai konsumsi makanan tinggi lemak, dianggap akan menyebabkan rasa berat dan kembung. Sehingga, perut tidak nyaman secara tiba-tiba.

    3. Makanan Berat

    Setelah makan berat dan langsung minum air, konon bisa membuat rasa kenyang yang tak nyaman. Dianjurkan untuk minum air putih selama makan, dan tidak boleh berlebihan minum sesaat setelah makan makanan berat.

    4. Soda atau Minuman Berkarbonasi

    Minum soda atau air berkarbonasi setelah makan bisa menyebabkan kembung. Hal ini juga dianggap akan menyebabkan rasa kenyang serta gangguan pencernaan.

    Fakta Minum Air Putih Setelah Makan

    Walaupun ada klaim yang menyebutkan agar menghindari minum air putih setelah konsumsi makanan-makanan di atas, akan tetapi tidak ada penyertaan penelitian ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

    Artinya, larangan minum air putih setelah konsumsi makanan di atas tidak mutlak perlu dihindari.

    Dikutip dari laman Healthline, dijelaskan bahwa air baik dikonsumsi saat atau sebelum makan. Karena dalam proses pencernaan, cairan sangat berperan penting.

    Membahas tentang minum cairan saat makan, hal ini mungkin bisa didasarkan keputusan pribadi masing-masing.

    Apabila dirasa minum cairan bersama makanan akan terasa menyakitkan, sehingga membuat merasa kembung atau memperburuk refluks lambung, tapi tetaplah minum air sebelum atau di antara waktu makan.

    Tidak ada bukti bahwa kita harus menghindari minum saat makan. Faktanya, minum air putih setelah makan diperbolehkan maupun sebelum makan. Hal itu berguna dalam melancarkan pencernaan dan menghasilkan hidrasi yang optimal.

    1. Minum Air Putih Dianjurkan Setelah Makan

    Spesialis penyakit dalam dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD, pernah mengatakan bahwa minum air setelah makan itu tidak menyebabkan masalah pencernaan.

    “Tidak benar kalau habis makan terus minum (air putih) menimbulkan masalah,” ujar Prof Ari saat dimintai keterangan detikcom, Kamis (23/8/2023) lalu.

    Prof Ari juga mengatakan bahwa minum air putih justru dianjurkan. Pasalnya, hal ini akan membantu proses makanan di lambung yang kemudian diteruskan ke usus 12 jari.

    Senada, spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, mengungkapkan jika minum setelah makan sangat itu berguna untuk membantu metabolisme serta mencegah dehidrasi.

    “Metabolisme ini juga membutuhkan cairan, jadi buat kerja lambung dan kerja ginjal nantinya lebih optimal kalau ada cairan yang masuk,” kata dr Raissa saat dihubungi di waktu yang berbeda.

    2. Tidak Minum Setelah Makan Bisa Memicu Gangguan Pada Lambung

    Prof Ari membeberkan apabila seseorang tak meminum air setelah makan, justru dapat memicu gangguan pada lambung. Alasannya, hal ini akan membuat makanan sulit diproses di sistem pencernaan.

    Hal serupa juga diungkapkan dr Raissa, apabila seseorang tak minum setelah makan malah akan mempersulit proses pencernaan makanan itu. Di sisi lain, proses metabolisme juga akan ikut terganggu.

    Konsumsi segelas air atau sekitar 150-200 ml setelah makan. Yang terjadi jika tidak minum setelah makan tubuh jadi lebih sulit mencerna makanan tersebut,” tutur dr Raissa.

    3. Air Mampu Memeriksa Sinyal Kenyang

    Air juga memeriksa sinyal makan sehingga bisa membuat kenyang. Sehingga, dapat membantu dalam menurunkan berat badan.

    Studi tahun 2009 oleh Elizabeth A Dennis, dkk., dari Department of Human Nutrition, Foods and Exercise, Virginia, USA, menyebutkan bahwa dari penelitian selama 12 minggu menunjukkan, peserta yang minum air sekitar 500 ml sebelum makan telah menurunkan 4,4 pon (2 kg) berat badan lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak.

    Senada dengan hal tersebut. Penelitian lainnya pada tahun 2003 berjudul Water-Induced Thermogenesis yang dilakukan Michael Boschmann, dkk., Medical Faculty of the Charité, Jerman, juga mengungkapkan bahwa minum air membantu dalam mempercepat metabolisme tubuh. Setiap 500 ml air yang dikonsumsi dapat mencerna sekitar 24 kalori.

    Kesimpulannya, secara umum, minum air putih (tanpa tambahan kalori) saat makan dapat membantu mengontrol nafsu makan. Sehingga dapat mencegah makan berlebihan dan mendukung upaya penurunan berat badan.

    (khq/inf)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Setelah Makan Makanan Ini, Hindari untuk Langsung Minum Air Putih

    Jakarta

    Minum air putih memang penting dan menawarkan banyak manfaat bagi tubuh. Setelah mengkonsumsi makanan biasanya kita langsung minum air, bukan?

    Hal itu akan membantu tubuh dalam memproses makanan di pencernaan. Namun, ada klaim untuk menghindari minum air putih setelah mengkonsumsi beberapa makanan tertentu.

    Pasalnya, hal itu bisa menyebabkan rasa tak nyaman di perut. Lantas apa saja makanan yang dimaksud? Simak penjelasannya berikut ini.


    Hindari Minum Air Putih Setelah Konsumsi Makanan Ini

    Dilansir dari laman Times of India berikut merupakan beberapa makanan yang diklaim perlu dihindari konsumsinya bersamaan dengan minum air putih:

    1. Makanan Berlemak

    Minum banyak air setelah makanan makanan tinggi lemak, akan menyebabkan perut terasa berat dan kembung. Hal ini tentu membuat rasa tidak nyaman pada perut.

    2. Makanan Pedas

    Minum air langsung setelah makan makanan yang sangat pedas, konon akan menyebarkan rasa panas ke sekitar mulut. Sehingga, hal ini justru memperparah sensasi terbakar sekaligus membuat kembung dan ketidaknyamanan secara tiba-tiba.

    3. Soda atau Minuman Berkarbonasi

    Bagi sebagian orang, minum soda atau air berkarbonasi setelah makan akan menyebabkan kembung. Selain itu, konsumsi ini juga menyebabkan rasa kenyang dan gangguan pencernaan.

    4. Makanan Berat

    Minum air putih setelah makan berat akan membuat rasa kenyang yang tak nyaman. Lebih baik jangan berlebihan meminum air putih segera setelah memakannya.

    Apakah Baik Minum Air Putih Sebelum Makan?

    Walaupun ada klaim yang menyebut untuk menghindari minum air putih setelah konsumsi makanan yang disebutkan di atas, akan tetapi tidak ada penyertaan penelitian ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Sehingga, larangan tersebut tidak mutlak perlu dihindari.

    Dikutip dari laman Healthline, dijelaskan bahwa air baik dikonsumsi saat atau sebelum makan. Pasalnya, cairan berperan penting dalam proses pencernaan.

    Berbicara tentang minum cairan saat makan, sejatinya hal ini bisa didasarkan keputusan pribadi masing-masing.

    Jika dirasa mengkonsumsi cairan bersama makanan akan terasa menyakitkan, sehingga membuat merasa kembung atau memperburuk refluks lambung, namun tetaplah minum air sebelum atau di antara waktu makan.

    Sejatinya, tidak ada bukti bahwa kita harus menghindari minum saat makan. Sebaliknya, minuman yang dikonsumsi saat sebelum atau selama makan bisa melancarkan pencernaan dan menghasilkan hidrasi yang optimal.

    Selain itu, ia juga memeriksa sinyal makan sehingga bisa membuat kenyang. Sehingga membantu dalam menurunkan berat badan.

    Dalam studi tahun 2009 oleh Elizabeth A Dennis, dkk., dari Department of Human Nutrition, Foods and Exercise, Virginia, USA, hasil penelitian selama 12 minggu menunjukkan peserta yang minum 17 ons (500 ml) air sebelum makan, telah kehilangan 4,4 pon (2 kg) lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak.

    Penelitian bertajuk Water-Induced Thermogenesis tahun 2003 yang dilakukan Michael Boschmann, dkk., Medical Faculty of the Charité, Jerman, juga mengungkapkan bahwa minum air membantu dalam mempercepat metabolisme sekitar 24 kalori untuk setiap 17 ons (500 ml) yang dikonsumsi.

    Minum air (bukan minuman yang memiliki kalori) saat makan bisa membantu mengatur nafsu makan, mencegah makan berlebihan, serta mendorong penurunan berat badan. Sebagai catatan, air putih merupakan pilihan yang paling sehat.

    (khq/inf)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Minum Air Putih Sebelum Ngopi Bisa Cegah Dehidrasi dan Sakit Kepala


    Jakarta

    Sebelum menikmati secangkir kopi di pagi hari sebaiknya minum dulu air putih. Hal ini bisa mencegah dehidrasi, sakit kepala sampai linglung dampak dari minum kopi.

    Minum air putih sebelum minum kopi penting untuk dilakukan. Karena banyak manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh dan melindungi dari efek samping kopi.

    Walau cukup sehat dan banyak manfaatnya, kopi harus tetap diminum sesuai anjuran dan tidak boleh berlebihan. Karena kopi ini mengandung kafein yang bisa memberikan efek samping pada tubuh jika dikonsumsi terlalu sering.


    Untuk mencegahnya memang ada beberapa cara. Seperti mengurangi asupan kopi, menghindari minum kopi dalam perut kosong, dan yang terakhir adalah minum air putih sebelum ngopi.

    1. Mengurangi Rasa Haus di Pagi Hari

    Hidrasi Tubuh Tak Hanya dengan Air Mineral, Bisa dengan 2 Minuman IniIlustrasi air putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/YSedova

    Sebagian orang meminum banyak kopi di pagi hari karena mereka merasa haus. Kopi sendiri justru akan memicu rasa haus. Untuk mengurangi rasa haus, biasakan meminum air putih di pagi hari untuk menghindari konsumsi kopi yang berlebih.

    Jika Anda tidak terbiasa meminum air putih di pagi hari, Anda bisa memulainya secara perlahan. Bisa konsumsi satu gelas air putih, lalu jika sudah terbiasa bisa menambah takaran gelas.

    Untuk takaran air putih, setidaknya laki-laki membutuhkan sekitar 2 liter air putih per hari. Sementara untuk wanita sekitar 1,6 liter untuk asupan cairan harian.

    2. Air Putih Melindungi Tubuh

    Ilustrasi minum air putihIlustrasi minum air putih Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Di pagi hari, tubuh sering kekurangan cairan. Kalau langsung minum kopi, pastinya bisa meningkatkan risiko sakit perut atau masalah pencernaan lainnya. Karena perut memproduksi asam hydrochloric yang bisa diperparah dengan konsumsi kopi dalam perut kosong.

    Untuk itu pastikan minum air putih sebelum ngopi. Selain untuk mencegah kekurangan mineral, bisa mencegah masalah sistem pencernaan dan masih banyak lagi.

    Air putih berguna juga untuk melindungi gigi dari noda kopi. Karena kopi mengandung tannin, sejenis senyawa kimia yang biasanya meninggalkan noda di gigi. Dengan minum air putih 15 menit sebelum ngopi, bisa mengurangi noda ini.

    3. Mencegah Dehidrasi dan Efek Samping Lainnya

    Minum kopi sebabkan kepala pusingMinum kopi sebabkan kepala pusing Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dehidrasi merupakan masalah kesehatan yang serius, dan sering dikaitkan dengan gejala tubuh seperti merasa lelah, sakit kepala, pusing, linglung, susah fokus, sampai kesulitan bergerak. Karena fungsi otak ini akan berkurang sebanyak 1-2% ketika tubuh dehidrasi.

    Sebelum minum kopi, sebaiknya minum air putih dulu agar tubuh tetap terhidrasi. Sebagaimana yang diketahui sebelumnya, kafein pada kopi memiliki sifat diuretik yang membuat orang mudah buang air kencing.

    Saat tidur tubuh berpuasa dari cairan selama berjam-jam, dengan minum air putih di pagi hari, bisa mencegah efek samping dari kebiasaan ngopi ini.

    Minimal minum air putih sebanyak 500 ml atau setara dengan dua gelas air putih, sebelum minum kopi. Atau minum cairan apapun di pagi hari.

    4. Mendorong Metabolisme Tubuh

    Sedang Kurangi Ngopi? Ini 5 Cara Hindari Ngantuk Tanpa KopiMinum kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    Secara umum, air putih memang bagus untuk kesehatan serta metabolisme tubuh. Ketika seseorang minum kopi, kandungan kortisol di tubuh tentu akan meningkat, sehingga membuat orang lebih melek dan tidak gampang ngantuk.

    Tapi efek samping kortisol ini bisa memicu stress hingga kecemasan. Ditambah tingkat kortisol paling tinggi di pagi hari, untuk mengurangi efeknya, dan mendorong metabolisme tubuh. Sebaiknya minum beberapa gelas air putih di pagi hari.

    Terutama 30 menit pertama setelah bangun tidur. Selain membuat tubuh lebih sehat, minum air putih juga bisa membuat otak lebih fokus dan berenergi karena otak manusia terdiri dari 75% air.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson