Guild of Guardians, game NFT berbasis teknologi Web3 kini mulai merambah dunia eSports. Langkah ini akan semakin memajukan game berteknologi Web3 agar bisa dinikmati semua kalangan.
Game Guild of Guardians telah bekerja sama dengan delapan organisasi eSports profesional terbesar dan paling terkemuka di dunia. Tujuan utama kemitraan ini akan membangun masa depan game Web3 dan hiburan digital, serta membuka pra-registrasi Guild of Guardians ke komunitas eSports terbesar di seluruh dunia.
Di bawah kemitraan ini, nama-nama besar eSports, termasuk Cloud9, Fnatic, Navi, Ninjas in Pyjamas, NRG, SK Gaming, T1, dan Team Liquid akan bergabung dengan dunia fantasi Guild of Guardians. BrandeSports mereka akan menjadi karakter yang dapat dimainkan sepenuhnya.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Guild of Guardians yang dikembangkan oleh Immutable Games Studio dan Stepico Games ini bisa melanjutkan misi mereka untuk memperluas pasar. Kemitraan bersama delapan organisasi eSports belum pernah terjadi sebelumnya, maka akan ada potensi eksposur jutaan penggemar mereka — selain lebih dari 250.000 pemain yang sudah terdaftar sebelumnya — untuk masa depan game web3.
“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk bekerja sama dengan beberapa nama yang paling menonjol dan dikenal di bidang eSports profesional,” kata Vice President and Game Director for Guild of Guardians, Derek Lau dikutip Venturebeat.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
“GOG adalah RPG tim mobile yang dibuat untuk pemain dan dirancang sebagai game yang sangat mudah diakses, menjadikannya pintu gerbang yang sempurna ke dunia Web3 untuk semua pemain.”
Penggemar eSports akan dapat mendukung tim dan pemain favorit mereka dengan cara baru dan bermakna, dengan mewakili tim favorit mereka dalam game, melalui aset digital, seperti kripto dan NFT.
Dengan kepemilikan aset digital yang sebenarnya, penggemar akan dapat membuat, memiliki, dan memperdagangkannya, selain bersaing dengan orang lain untuk mendapatkan hadiah.
Epic Games, pencipta di balik Fortnite, telah mendaftarkan game berbasis NFT pertama di toko mereka, Blankos Block Party. Game Web3 tersebut adalah game berbasis NFT pertama yang diluncurkan di platform marketplace, Epic Games Store.
Dikutip Watcher Guru, Mythical Games meluncurkan versi beta untuk Blankos Block Party pada tahun 2020. Menurut studio, game tersebut telah mengumpulkan lebih dari satu juta pemain hingga saat ini.
Tentang Blankos Block Party
Blankos Block Party berjalan di Platform Mythical studio, yang dibangun di atas protokol blockchain EOS.IO, tetapi memiliki jembatan ke jaringan NFT terkemuka Ethereum. Blankos Block Party akan tersedia di Epic Games Store pada 28 September mendatang.
Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.
Blankos Block Party memungkinkan pengguna bermain dan berkolaborasi dalam dunia online yang penuh warna, dan terinspirasi oleh budaya mainan desainer/vinil. NFT digunakan dalam game untuk mewakili item unik seperti desain dan aksesori avatar, yang dapat dibeli dan dijual melalui fitur marketplace di dalam game.
Sejak diluncurkan, game ini telah membawa sejumlah brand dan artis untuk edisi terbatas, termasuk Burberry, Atari, dan musisi Deadmau5. Namun, memiliki NFT tidak diperlukan untuk memainkan game. NFT adalah token blockchain yang mewakili kepemilikan suatu item, termasuk barang video game seperti karakter, senjata, dan tanah virtual.
Bukan Game NFT Terakhir Epic Games
Game ini tidak akan menjadi game berbasis NFT terakhir yang diluncurkan di Epic Games. Pengembang Gala Games sebelumnya mengumumkan bahwa game buatannya akan menjadi game NFT pertama di Epic Games. Namun, hingga saat ini belum tersedia.
Epic Games Store, yang mengklaim lebih dari 194 juta total pengguna pada akhir tahun 2021, telah mengambil pendekatan yang berbeda untuk game Web3 dari saingan utamanya, Steam Valve. Musim gugur yang lalu, Valve mengatakan bahwa pengembang tidak dapat mempublikasikan game di Steam yang menggunakan NFT atau aset kripto dengan cara apa pun.
Ilustrasi Epic Games yang mendukung NFT. Foto: Epic Games.
Sebagai tanggapan, pendiri dan CEO Epic Games Tim Sweeney men-tweet bahwa sementara studio sendiri tidak berencana untuk menggunakan teknologi NFT atau Web3, namun akan memungkinkan pembuat lain untuk menggunakannya selama mereka mematuhi aturan dan pedoman pasar.
“Epic Games Store akan menyambut game yang menggunakan teknologi blockchain asalkan mereka mengikuti undang-undang yang relevan, mengungkapkan persyaratan mereka, dan diberi peringkat usia oleh grup yang sesuai,” tweet-nya.
“Meskipun Epic tidak menggunakan kripto dalam permainan kami, kami menyambut inovasi di bidang teknologi dan keuangan.”
The Merge Ethereum akhirnya resmi selesai pada Kamis (15/9) siang lalu. Peristiwa itu membawa Ethereum ke era baru yang bisa memberikan dampak besar bagi market kripto dan NFT, khususnya soal gas fees.
Salah satu hal yang paling ditanyakan dan ditunggu adalah apakah The Merge akan menjadikan minting NFT bisa dapat gas fees yang lebih murah di jaringan blockchain Ethereum?
Ethereum sendiri kini telah pindah ke mekanisme verifikasi Proof-of-Stake (PoS), yang disebut-sebut menggunakan energi setidaknya 99 persen lebih sedikit daripada blockchain yang beroperasi di bawah mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW).
Ada bukti kuat dari blockchain yang beroperasi di bawah model PoS, yakni Tezos yang memberikan gas fees yang lebih murah untuk minting NFT. Dengan pergeseran Ethereum ke model PoS yang lebih efisien, beberapa pengguna mengharapkan keuntungan efisiensi blockchain NFT untuk menurunkan gas fees yang harus dibayar seseorang untuk setiap transaksi di jaringan.
Sayangnya, bukan itu masalahnya. The Merge hanya mengubah mekanisme keseluruhan. Peristiwa itu tidak memperluas kapasitas jaringan, sehingga tidak akan ada penurunan gas fees yang signifikan.
Ini adalah salah satu kesalahpahaman paling populer tentang The Merge. Peristiwa migrasi jaringan Ethereum telah mengubah keseluruhan algoritma konsensus dan tidak memperluas kapasitas jaringan.
Namun, ada beberapa solusi penskalaan yang akan diterapkan pada tahap selanjutnya untuk mengatasi tantangan khusus ini.
NFT pertama di Ethereum setelah The Merge. Foto: thetransition.wtf.
Untuk membukti seberapa besar gas fees yang dikenakan pasca The Merge, seseorang telah melakukan minting NFT ketika 17 detik setelah peristiwa tersebut.
Dalam kasus khusus ini, seorang pengguna menghabiskan 36 ETH senilai sekitar US$ 60.000 (Rp 895 juta) dengan tarif saat ini untuk mencetak NFT pertama di jaringan Ethereum berbasis PoS.
NFT tersebut menampilkan maskot panda Ethereum dan merupakan bagian dari koleksi 100 buah di pasar NFT OpenSea. Koleksi NFT diberi nama “The Transition.”
Terlepas dari label Edisi, NFT menunjukkan detail tentang The Merge Ethereum, seperti stempel waktu, nomor blok, dan tingkat kesulitan.
Perusahaan jaringan dan penyedia kopi, Starbucks akan meluncurkan platform NFT menggunakan Polygon, jaringan penskalaan Ethereum. Program yang dinamakan Starbucks Odyssey akan memberikan koleksi NFT kepada pelanggan dan karyawan, tetapi juga menjual item edisi terbatas.
DikutipDecrypt, Starbucks telah mengumumkan berencana untuk menawarkan reward atau hadiah NFT kepada pelanggannya melalui Polygon, jaringan blockchain penskalaan Ethereum. NFT akan membuka akses ke hal-hal, seperti produk kopi, makanan dan event khusus.
Program NFT ini yang akan diluncurkan akhir tahun ini, akan memungkinkan pelanggan dan karyawan di Amerika Serikat mendapatkan stempel digital berupa NFT sebagai hadiah, serta membeli dan memperdagangkannya untuk edisi terbatas.
Starbucks akan meluncurkan platform NFT menggunakan Polygon, jaringan penskalaan Ethereum. Foto: Getty Images.
Setiap stempel akan dicetak sebagai NFT, atau token blockchain yang mewakili kepemilikan untuk hal-hal seperti koleksi digital dan karya seni. Inisiatif ini disebut sebagai perpanjangan dari program Starbucks Rewards yang ada, dan akan memungkinkan pelanggan mendapatkan NFT dengan menyelesaikan tantangan dan bermain game interaktif melalui aplikasi.
Sementara itu, item NFT edisi terbatas akan dijual oleh perusahaan dan dapat dibeli dengan kartu kredit untuk mengeklaim program loyalitas yang menarik. Aplikasi web Starbucks Odyssey kemudian akan menampilkan second market untuk memungkinkan pemilik NFT membeli dan menjualnya sesuka mereka.
Akan ada insentif bagi pengguna untuk mengumpulkan prangko NFT ini, karena akan meningkatkan level loyalitas di aplikasi Odyssey dan menghasilkan hadiah eksklusif, seperti merchandise, akses ke event khusus, atau perjalanan ke Starbucks’ Costa Rican coffee farm. Sebagian dari hasil penjualan NFT akan mendukung program khusus yang tidak diungkapkan perusahaan.
Starbucks akan meluncurkan platform NFT menggunakan Polygon, jaringan penskalaan Ethereum. Foto: Getty Images.
Starbucks telah menggoda inisiatif Web3 selama berbulan-bulan, bahkan menuai kritik dari karyawan yang mencatat dampak lingkungan dari beberapa platform NFT. Sebagai jaringan Proof-of-Stake yang tidak menggunakan penambangan kripto, Polygon menggunakan energi yang jauh lebih sedikit daripada Ethereum.
Jaringan Ethereum, bagaimanapun, itu sendiri diatur untuk menjalani peningkatan ramah lingkungan yang disebut The Merge, yang akan mentransisikan jaringan utama Proof-of-Work ke Proof-of-Stake.
Menjelang Piala Dunia 2022, FIFA dengan senang hati mengumumkan FIFA+ Collect, platform yang diluncurkan untuk memberikan kesempatan kepada penggemar sepak bola di seluruh dunia untuk memiliki koleksi digital unik atau NFT dengan harga terjangkau.
FIFA+ Collect akan menyediakan koleksi NFT mulai dari momen permainan terhebat hingga FIFA World Cup paling ikonik dan FIFA Women’s World Cup. Langkah FIFA ini menegaskan bahwa industri blockchain memiliki potensi yang sangat besar.
“Fandom berubah dan penggemar sepak bola di seluruh dunia terlibat dengan permainan dengan cara baru dan menarik,” kata Chief Business Officer FIFA, Romy Gai.
Jaringan blockchain Algorand
Platform NFT FIFA ini dibangun di atas infrastruktur jaringan blockchain Algorand. Hal ini terjadi menyusul pengumuman keja sama antara FIFA dan Algorand pada bulan Mei lalu.
FIFA mengumumkan kemitraan dengan inovator blockchain Algorand. Foto: FIFA.
Algorand merupakan salah satu alternatif jaringan ekosistem Ethereum yang cukup populer di dunia NFT, utamanya berkat mekanisme konsensus proof-of-stake yang diusung. Menariknya, biaya transaksi yang relatif rendah. Algorand juga dipercaya untuk menjalankan ekosistem marketplace NFT LimeWire.
“Platform FIFA –melalui blockchain publik yang benar-benar terdesentralisasi dan terukur– adalah representasi nyata pertama dari kemitraan teknis yang baru-baru ini diumumkan antara FIFA dan Algorand,” kata W. Sean Ford, interim CEO of Algorand.
“Komitmen yang dibuat FIFA untuk menjembatani ke Web3 yang diaktifkan oleh Algorand, adalah bukti semangat dan keinginan inovatif mereka untuk terlibat secara langsung dan lancar dengan penggemar sepak bola di seluruh dunia.”
FIFA+ Collect Bisa Diakses Segera
Diluncurkan akhir bulan ini, FIFA+ Collect akan merilis serangkaian koleksi awal dan detail koleksi eksklusif dan edisi terbatas mendatang yang akan segera dirilis.
Aplikasi FIFA+, platform digital kelas dunia. Foto: FIFA.
FIFA+ Collect akan tersedia di FIFA+, platform digital kelas dunia yang dibuat untuk menghubungkan penggemar sepak bola di seluruh dunia lebih dalam dengan game yang mereka sukai. FIFA+ menyediakan akses ke pertandingan sepak bola langsung dari setiap sudut dunia, permainan interaktif, berita, informasi turnamen,
Sejak diluncurkan, FIFA+ Collect akan tersedia di semua web dan perangkat seluler dan dalam tiga edisi bahasa (Inggris, Prancis, dan Spanyol), dengan beberapa bahasa tambahan akan di tambahkan dalam waktu dekat.
Aktor Bill Murray harus menerima kenyataan pahit setelah sejumlah aset kripto miliknya dicuri oleh hacker. Padahal aset kripto tersebut akan digunakan untuk amal untuk keluarga veteran militer dan tenaga medis yang kurang mampu.
Dilaporkan Fortune, Bill Murray kehilangan aset kriptonya setelah beberapa jam penutupan lelang NFT yang mengumpulkan 119,2 ETH, sekitar US$185.000 atau Rp 2,7 miliar. Apesnya, dana kripto tersebut langsung dicuri oleh hacker sebelum disalurkan.
Peretas mulai menguras wallet kripto pribadi Murray sekitar pukul 19:00 ET pada hari Kamis (1/9), menurut data on-chain dari Etherscan dan detail dari tim Murray. Oknum yang tidak dikenal juga berusaha mengambil NFT dari koleksi pribadi aktor tersebut.
Ilustrasi peretasan kripto dan NFT. Foto: Shutterstock.
Hacker yang kemungkinan sudah memiliki kemampuan yang tinggi itu seperti menunjukkan bagaimana selebritas terkenal dapat menjadi korban peretas dan pencurian kripto. Namun, dalam kasus Bill Murray, aktor tersebut mendapat keuntungan dari tim keamanan platform wallet yang melindunginya dari insiden terburuk.
Tim keamanan wallet Murray dari konsultan NFT, Project Venkman, turun tangan untuk melindungi NFT sang aktor dengan memindahkan ketempat yang aman. Koleksi yang hampir dicuri itu, termasuk NFT Damien Hirst, dua NFT CryptoPunks, NFT Pudgy Penguin, NFT Cool Cat, dan beberapa NFT Flower Girls.
Hacker juga mencoba mencuri 800 NFT dari koleksi Bill Murray yang tersimpan di wallet, meskipun Project Venkman mengatakan upaya itu gagal dengan memindahkan NFT tersebut ke safehouse juga. Mereka mengatakan mereka menjalankan kode script untuk secara otomatis memindahkan NFT ke tempat yang aman.
Bill Murray kehilangan kripto Rp 2,7 M buat amal dari hasil lelang NFT. Foto: Blockworks.
Seorang perwakilan Murray mengkonfirmasi bahwa hacker yang mencuri 119,2 ETH melakukan transfer ke alamat wallet yang terkait dengan exchange kripto, Binance dan Unionchain.ai.
Meskipun ETH tersebut dinyatakan hilang, pemenang kedua dalam pelelangan yang meurpakan pengguna Coinbase, Mishap72, telah mengirim 120 ETH (sekitar US$ 187.500) ke Chive Charities untuk menggantikan kerugian yang hilang.
Tim Murray mengatakan telah mengajukan laporan polisi dan bekerja dengan perusahaan analitik kripto, Chainalysis untuk membawa penyerang ke pengadilan. Sejauh ini Chainalysis belum memberikan komentar lebih lanjut mengenai insiden ini.
Tezos, salah satu blockchainyang juga memprakarsai banyak marketplace NFT yang ada, hadir menjawab masalah umum blockchain yang tidak ramah lingkungan dengan CleanNFT. Ketertarikan pada dampak ekologis NFT telah memperkuat keunggulan relevan yang dimiliki Tezos dibanding jaringan lain, yaitu konsumsi energi yang jauh lebih rendah dan jejak ekologis yang lebih kecil.
Jaringan open-source Tezos adalah blockchain Proof of Stake yang mengonsumsi lebih dari dua juta kali lebih sedikit energi dibanding jaringan Proof of Work lain, seperti Bitcoin atau Ethereum. Rendahnya jejak karbon, berarti Anda dapat mengutamakan inovasi tanpa mengorbankan sustainability.
Properti yang up-to-date memungkinkan jaringannya tetap mampu mengikuti tren yang terus tumbuh dalam ekosistem blockchain, seperti optimasi gas dan NFT. Hal ini tentunya dilakukan untuk meminimalisir kemacetan yang disebabkan oleh kepadatan NFT yang ada di blockchain.
Sebelum membahas mengenai penerapan CleanNFT, kenalan dulu yuk dengan Tezos!
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Tezosmerupakanblockchain yang menggunakan teknologi open-source, di mana tujuannya adalah untuk mengeksekusi transaksi yang terjadi secara peer-to-peer dan juga untuk menerbitkan smart contracts yang salah satunya digunakan dalam dunia kripto. Sudah banyak marketplace NFT yang bergerak di atas blockchain Tezos, di antaranya adalah hic et nunc dan objkt.com.
Sistem blockchain ini didirikan sepasang suami istri, Kathleen dan Arthur Breitman di tahun 2014 ketika industri kripto dan bitcoin sudah mulai dikenal oleh khalayak ramai. Sistem ini dirancang dengan alasan agar bisa mendukung jaringan yang lebih luas.
Hal ini yang membuat Tezos berbeda dengan blockchain lainnya, yakni penerapan desentralisasi yang menyeluruh. Tiap pengguna sistem blockchain ini bisa berpartisipasi dalam pengembangan yang dilakukan dalam jaringan blockchain, melalui sebuah tahap yang disebut “Baking”. Tahap ini mengharuskan para penggunanya untuk melakukan stakingtoken, yaitu XTZ sebanyak 8000 keping.
Mengutip CoinMarketCap, harga XTZ saat ini tercatat berada di angka 3.15 USD per kepingnya dengan volume perdagangan sebanyak 93,942,251 USD per tanggal 21 April 2022.
Lalu, apa itu mekanisme CleanNFT yang diterapkan dalam blockchain Tezos?
Apa itu CleanNFT Tezos?
CleanNFT adalah upaya yang digalakkan oleh Tezos melalui NFT, dalam mengurangi konsumsi energi dan membuat praktik blockchain lebih ramah lingkungan. Dengan CleanNFT, energi yang digunakan validator berada di kisaran 60MWh di setiap tahunnya.
Hal inilah yang membedakan blockchain Tezos dengan blockchain lain, di mana pada Ethereum penggunaan energi tahunannya diperkirakan sekitar 26TWh. Jumlah ini setara dengan konsumsi energi tahunan Ekuador dengan penduduk 17 juta orang.
Selain itu, biaya bahan bakar yang rendah memberikan pengalaman pengguna yang mulus dan bebas kemacetan. Hal ini memungkinkan siapa saja untuk meng-host, mencetak dan memperdagangkan NFT dengan hambatan minim.
Berbeda dengan blockchain Ethereum yang banyak terjadi kemacetan akibat padatnya pasar NFT dalam beberapa waktu belakangan, aksesibilitas, dan biaya di blockchain Ethereum dan jaringan lain yang berkaitan. Hal tersebut sangatlah berpengaruh terhadap aplikasi, sampai-sampai merusak reputasi ekosistem secara keseluruhan.
Beberapa contoh proyek NFT yang telah menerapkan CleanNFT antara lain adalah Ziggurats oleh Mike Shinoda pada Desember 2021 lalu, McLaren pada bulan Januari 2022, hingga yang paling terbaru adalah NFT kepunyaan Papa John’s Pizza yang diluncurkan pada Maret 2022 kemarin.
Sosialisasi CleanNFT Tezos nampaknya membuahkan hasil. Sebab, tujuh dari sepuluh tempat jual-beli NFT di blockchain mengalami peningkatan dalam hal pengguna aktif. Tingginya peminat Tezos seiring diperkenalkannya CleanNFT tidak terlepas dari menariknya mekanisme yang ditawarkan, yakni pencetakan NFT yang ramah lingkungan serta biaya gas yang murah.
Mendukung pernyataan tersebut, terbukti dengan adanya dua marketplace NFT Tezos terkemuka, yaitu hic et nunc dan Kalamint, mengalami peningkatan cukup besar, kurang lebih hingga 380%, baik dalam dompet aktif yang terhubung dengan mereka maupun volume transaksi.
Selain itu, terjadi pula kenaikan paling signifikan yang dialami oleh marketplace FX Hash, dengan dompet aktif mengalami pertumbuhan lebih dari 14% mendekati angka 5.000.
Marketplace NFT Tezos lainnya, yaitu objkt.com pun berhasil menarik volume perdagangan terbanyak, lebih dari 10.000 dompet aktif yang menyelesaikan lebih dari 93.000 transaksi dengan volume 3,3 juta USD.
Apa Saja Kelebihan CleanNFT?
Berikut tiga kelebihan CleanNFT pada marketplace NFT Tezos:
Ramah lingkungan
Ramah lingkungan adalah kelebihan utama CleanNFT pada marketplace NFT Tezos. Sementara seluruh transaksi Ethereum butuh energi yang hampir sama dengan yang digunakan dua rumah tangga Amerika per hari, Tezos menggunakan mekanisme Proof of Stake sehingga bisa menghemat penggunaan energi. CleanNFT pada marketplace NFT Tezos paham bahwa sangat penting untuk menghindari bertambahnya emisi karbon demi menjaga lingkungan.
Murah
CleanNFT pada marketplace NFT Tezos juga bisa dibilang murah. Sebab, biaya transaksi atau gas feesekitar 0,0004 XTZ (sekitar 0,0023 USD). Dengan begitu, NFT dengan nilai berapa pun, tidak peduli besar atau kecil, sangat mungkin ditransaksikan dengan mudah dan murah. Kelebihan ini tentu sangat membantu bagi pemula yang NFT-nya mungkin hanya bernilai beberapa Dollar.
CleanNFT pada marketplace NFT Tezos juga memiliki dukungan komunitas kuat, seperti grup Hic Et Nunc Reddit dan Discord dengan 680 redditor dan saluran Discord dan channel Kalamint di Telegram. Dengan memiliki komunitas, khususnya di sekitar NFT, yang ramai dan ramah. Anda bahkan bisa mengajukan pertanyaan di Twitter dan mendapatkan jawabannya segera. Dengan begitu, Anda akan menjadi lebih paham mengenai Tezos dan NFT yang ada di platform.
Jadi, CleanNFT adalah istilah yang digunakan oleh komunitas seniman dari seluruh dunia untuk menggambarkan NFT dari platform yang menawarkan mekanisme Proof of Stake, yang telah diterapkan sebagai platform yang dirancang berkembang melalui mekanisme tata kelola on-chain. Anda tertarik juga terjun ke dunia NFT? Untuk Anda para kreator NFT, jangan lupa tawarkan karya-karya Anda di TokoMall sebagai Official Partner. Gabung juga Komunitas TokoMall di Discord dan Telegram!
Bagi Anda yang baru terjun ke dunia kripto, pasti akan sering mendengar istilah-istilah yang cukup asing. Salah satu istilah yang akan Anda dengar yaitu whitelist. Meski terdengar asing, Anda tak perlu khawatir! Yuk pelajari secara lengkap pengertian dan manfaatnya dibawah ini!
Whitelist Secara Umum
Bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, whitelist berarti daftar putih. Daftar putih biasanya erat kaitannya dengan istilah kepegawaian dan administrasi. Istilah ini merujuk pada seseorang yang dianggap memiliki kelakuan dan kinerja yang baik.
Artinya, daftar orang-orang ini bisa dipertimbangkan oleh perusahaan untuk diterima dan dipercaya. Istilah ini tak hanya erat kaitannya dengan kepegawaian, namun juga di dunia kripto. Akan tetapi dalam lingkup kripto dan NFT memiliki arti yang berbeda. Apa yang membedakannya?
Apa itu Whitelist Kripto?
Dalam kripto, Whitelist merujuk pada sebuah daftar peserta yang berminat mengambil bagian dan melakukan pembelian saat penawaran koin awal atau initial coin offering (ICO). Para peserta atau calon investor akan masuk dalam list milik perusahaan kripto. Calon investor, ini harus memasukkan informasi terlebih dahulu, misalnya alamat email. Setelahnya, calon investor baru akan terdaftar.
Jika dalam kripto mengacu pada daftar calon investor, Dalam NFT whitelist adalah alamat dompet kripto yang sudah disetujui untuk melakukan minting NFT pada waktu yang sudah ditentukan. Minting adalah proses yang mengubah karya seni digital menjadi aset digital di blockchain. Agar investor masuk dalam daftar whitelist, maka harus melewati berbagai proses yang ditentukan oleh tim proyek NFT.
Fungsi Whitelist NFT
Secara garis besar, ada dua fungsi dari whitelist NFT ini, yakni:
Memberi penghargaan
Para calon investor yang masuk dalam whitelist NFT akan mendapatkan privilege berupa harga relatif murah. Bahkan dalam beberapa kesempatan, mereka bisa mendapatkan NFT secara gratis. Merupakan sebuah penghargaan bagi mereka yang mendukung aset digital. Hal ini dilakukan agar investor mau berpartisipasi dalam proyek. Misalnya dengan mempromosikan proyek tersebut kepada kerabat terdekat.
Mencegah “Gas War”
Pernahkah Anda mendengar istilah gas war? Gas war merujuk pada terjadinya perang harga. Perlu Anda ketahui, harga aset digital ditentukan oleh besarnya permintaan orang terhadap aset tersebut. Semakin besar angka permintaan, maka semakin besar kemungkinan jaringan tersendat. Hal ini dikarenakan banyak pihak yang ingin mencetak secara bersamaan. Selain itu, jika banyak orang berusaha mencetak NFT sebelum terjual seluruhnya, maka harga pun bisa naik berkali-kali lipat.
Karenanya, proyek NFT memerlukan whitelist. Dengan memiliki sebuah list, akan terlihat daftar peserta sebelum peluncuran yang sebenarnya. Kelebihan lainnya adalah para peserta dapat menentukan sendiri waktu percetakan NFT.
Bagaimana Cara Mendapatkan Whitelist NFT?
Mendapatkan whitelist sebenarnya tidak sulit. Simak cara-caranya berikut ini:
Cari proyek NFT dengan status ‘pre-launch’
Pertama, Anda dapat memulainya dengan mencari proyek yang memiliki status pre-launch. Proyek yang belum rilis pasti akan memiliki whitelist. Untuk mendapatkan proyek yang belum dirilis, Anda bisa mengikuti para kreator. Dengan begitu, Anda bisa memantau karya digital yang akan dirilis.
Gabung di komunitas NFT
Pastikan juga Anda aktif dalam komunitas. Banyak Creator yang tergabung dalam Discord atau Telegram. Di sana, mereka akan saling membagi informasi dan berkomunikasi. Jika Anda berminat dengan karya Official Partner, Anda bisa bergabung dalam grup Discord atau Telegram. Informasi terkait karya digital yang akan rilis biasanya ada di kolom percakapan atau pemberitahuan.
Jika Anda sudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan, Anda harus taat dengan instruksi yang dibuat. Instruksi atau peraturan yang digunakan biasanya beragam dan tak selalu sama. Perhatikan baik-baik apa yang diminta oleh pihak kreator. Biasanya, Anda harus mengisi formulir atau mengundang teman. Ikuti instruksinya dengan benar dan Anda pun akan mendapatkan whitelist NFT.
Tertarik untuk bergabung dengan komunitas Discord dan Telegram yang akan memberi informasi whitelist NFT? Bergabunglah dengan grup Discord dan Telegram TokoMall! Bersama TokoMall, Anda bisa mendapatkan informasi lebih banyak tentang perkembangan NFT di Indonesia dan bahkan dunia.
NFT yang merupakan singkatan dari non-fungible token menjadi salah satu instrumen investasi yang kian diminati. Popularitas kripto di beragam belahan dunia turut mendorong hadirnya NFT menjadi sebuah aset unik yang memiliki nilai yang tinggi.
Sebelum melangkah jauh, kita harus memahami apa itu NFT dan bagaimana jenis aset ini berpotensi mendatangkan cuan bagi kita.
Sudah disebutkan di atas bahwa NFT adalah singkatan dari non-fungible token. Kunci dari NFT terdapat pada kata non-fungible. Fungible memiliki arti nilai suatu aset bisa tergantikan dengan benda lain yang memiliki satuan yang sama.
Berbeda dengan aset seperti mata uang atau aset kripto lainnya seperti Bitcoin dan Etherum yang semuanya bersifat fungible, alias bisa digantikan dengan aset lain dengan nilai satuan yang sama.
Yuk kita ambil contoh, satu unit iPhone 12 Pro Max semisal dijual di e-commerce dengan harga Rp 30 juta. Untuk membelinya kita bisa membayarkannya dengan mata uang rupiah, bisa juga dengan aset kripto. Katakan pada artikel ini ditulis Rp 30 juta setara dengan 0,047 bitcoin.
Sementara nilai 1 aset NFT yang dibeli dengan harga Rp 30 juta tidak bisa disamakan dengan sebuah iPhone 12 Pro Max dengan harga yang sama. Kenapa? karena sifat NFT yang merupakan non-fungible, alias tidak bisa tergantikan.
Setiap NFT memiliki keunikan dan mengandung detail informasi kepemilikan. Oleh sebabnya saat ini banyak NFT baru bisa digunakan dalam benda-benda yang biasa dimiliki oleh manusia. Seperti lukisan, kartu, benda langka atau benda-benda digital.
Tentunya kita masih ingat bahwa tweet pertama dari pendiri Twitter Jack Dorsey dibuat dalam bentuk NFT dan laku dijual dengan nilai US$ 2,5 juta.
Salah satu keunikan dari NFT adalah untuk satu aset hanya akan ada satu di dunia. Sisi eksklusif ini tentunya memiliki daya tarik khusus bagi para kolektor. Persis seperti barang-barang unik yang biasa dicari dan direbutkan oleh para kolektor.
Saat ini mekanisme pembelian aset NFT umumnya dilakukan dengan cara melelangnya di sebuah website. Cara ini disebut sebagai suatu cara yang paling efektif untuk memiliki aset digital tersebut.
Kebanyakan NFT dibangun di atas Ethereum blockchain, sehingga menjamin bukti kepemilikan, riwayat perpindahan NFT akan selamanya tercatat di Blockchain.
Pelajari juga tentang sejarah NFT, smart contract dan teknologi NFT dalam video ini:
Pemerintah Indonesia ingin menjalankan pelestarian warisan budaya melalui teknologi blockchain. Hal ini merupakan komitmen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) yang mendukung Quantum Temple sebagai Platform Web 3.0 dalam melestarikan warisan budaya Indonesia dalam bentuk NFT (Non-Fungible Token).
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan Quantum Temple telah memenangkan penghargaan “Awake Tourism Challenge” 2023 dari United Nations World Tourism Organization’s untuk kategori “Local community Involvement.” Platform ini yang nantinya akan menjadi jalan untuk meningkat pelestarian budaya Indonesia.
“Quantum Temple memperkenalkan kekayaan warisan budaya melalui Koleksi NFT yang memungkinkan para kolektor untuk menemukan, mempelajari, dan memberikan dampak sosial yang transparan bagi para praktisi warisan budaya dari seluruh dunia,” kata Sandiaga dalam situs resmi Kemenparekraf dikutip Jumat (21/4).
Quantum Temple dan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf telah melakukan penandatangan kesepahaman bersama dalam pengembangan ekonomi digital dan produk ekraf melalui teknologi blockchain. Koleksi NFT ‘Paths to Alangö’ telah diperkenalkan pada acara Soft Launch tanggal 10 Februari 2023 di Pura Tirta Empul, sebuah Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO di Bali.
NFT untuk Pelestarian Budaya
Ilustrasi project NFT Quantum Temple telah memenangkan penghargaan “Awake Tourism Challenge” 2023 dari United Nations World Tourism Organization’s untuk kategori “Local community Involvement.” Sumber: Kemenparekraf.
Project ini telah diperkenalkan secara resmi pada acara Official Launch Event of Quantum Temple ‘Paths to Alangö’ NFT Collection pada tanggal 21 Maret 2023 di L’Atelier des Lumières in Paris, Prancis sebagai Side Event Paris Blockchain Week 2023. Total ada 11 NFT yang diluncurkan dalam koleksi “Paths to Alango.”
Koleksi perdana ‘Paths to Alango’ menyajikan Bali dalam 11 film etnografis orisinal yang tersedia dalam bentuk NFT yang dapat dikoleksi. Setiap NFT mewakili aspek unik dari warisan budaya Bali, seperti tarian tradisional, kuil-kuil bersejarah, situs-situs warisan, serta filsafat yang ada di Bali. Semuanya difilmkan di lokasi dengan latar belakang lanskap budaya yang menakjubkan.
Dengan melibatkan masyarakat setempat, antropolog, dan ahli warisan budaya, “Path to Alango” menghasilkan NFT yang akurat dalam menggambarkan kekayaan budaya yang ada di Bali karena dirancang tidak hanya sebagai sumber pendapatan namun juga sebagai pemeliharaan warisan budaya, pelestarian, serta promosi pengetahuan dan komunitas leluhur Bali.
Dari 11 NFT yang diluncurkan, salah satu koleksi yakni “Royal Topeng” berhasil mencatatkan sejarah dengan menghasilkan transaksi sebesar 97 ribu dolar AS hanya dalam waktu 15 menit.
“Hal ini mengingatkan kita bahwa hubungan manusia melalui kesenian dan budaya dapat dirasakan di era digital,” ucap Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo.
CEO dan Founder Quantum Temple, Linda Adami, mengatakan dari total transaksi koleksi tersebut sebesar 40 persen akan diberikan kembali kepada masyarakat Bali dan diabadikan melalui penggunaan teknologi blockchain. Selain itu, 5 persen dari hasil lelang juga dialokasikan untuk dana dampak sosial guna membantu meningkatkan kesejahteraan komunitas.
Penyaluran royalti NFT dilakukan dengan transparan kepada para pemelihara budaya sebagai penghargaan nilai pekerjaan dan memberikan aliran pendapatan yang lebih adil bagi masyarakat setempat secara berkelanjutan.
“Kami sangat antusias dalam meluncurkan koleksi perdana NFT warisan budaya, ‘Paths to Alango’ yang menampilkan Bali, dalam lelang bersejarah NFT pertama, ‘Royal Topeng.’ Dengan mengabadikan tradisi budaya dan pengetahuan tentang blockchain, memungkinkan jalur baru bagi pengelolaan warisan budaya secara positif serta penyaluran manfaat sosial-ekonomi yang transparan bagi para praktisinya dan komunitas yang terlibat,” kata Linda.
Penyaluran royalti NFT yang transparan dan diberikan secara langsung kepada masyarakat Bali turut memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi komunitas setempat.
“Kami juga berharap hal ini memperbarui definisi nilai-nilai pariwisata budaya dan menghubungkan wisatawan yang gemar bepergian dengan masyarakat setempat di seluruh dunia,” kata Linda Adami.
Setelah peluncuran pilot project, rencananya akan dikembangkan konsep Artifact dan Travel Experience NFTs di Bali dan destinasi lain di Indonesia untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih berkesan dan inovatif.
NFT tidak hanya berdampak baik bagi para pelaku industri kreatif dari subsektor seni rupa saja. Tapi, NFT juga memiliki peran sangat besar dalam mengenalkan kekayaan budaya Indonesia secara luas. Hal ini terjadi apabila seniman NFT mengangkat budaya Indonesia sebagai tema utama dalam karyanya.