Tag: pemerintah

  • Disparekraf Gelar Jakarta Illumination Island Festival di Pulau Pramuka



    Jakarta

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Festival ini menjadi salah satu rangkaian acara unggulan yang mengangkat tema keindahan alam bawah laut Jakarta dalam bentuk instalasi cahaya yang memukau.

    Melalui dekorasi lampu tematik berbentuk biota laut dan ornamen bawah laut lainnya, pengunjung akan diajak merasakan suasana magis seolah-olah berada di dalam laut DKI Jakarta, yang kaya akan keanekaragaman hayati dan keindahan alam bahari.

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 - 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Foto: Disparekraf DKI

    Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan Jakarta Illumination Island Festival merupakan sebuah inovasi baru Pemprov Jakarta dalam mempromosikan wisata unggulan Kepulauan Seribu.


    “Festival ini bukan hanya menjadi atraksi wisata malam hari, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan inovasi dalam mempromosikan destinasi unggulan Jakarta, khususnya Kepulauan Seribu,” ujar Andhika dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

    Selama satu pekan penyelenggaraan, pengunjung akan diajak menikmati instalasi seni cahaya di berbagai titik Pulau Pramuka, diiringi pertunjukan musik, aktivitas budaya, kuliner lokal, serta edukasi lingkungan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut Jakarta.

    Diharapkan Jakarta Illumination Island Festival ini dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif serta pariwisata berkelanjutan di Jakarta.

    Jakarta Illumination Island Festival bukan hanya sekadar tontonan visual, melainkan sebuah langkah konkret dalam mempromosikan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan di Jakarta. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, komunitas lokal, dan masyarakat Pulau Pramuka dalam menyemarakkan ulang tahun Kota Jakarta dengan penuh makna.

    (ega/ega)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Surga Kuliner Murah dan Pesta UMKM



    Depok

    Lebaran Depok bukan cuma soal tradisi tetapi juga surga kuliner murah meriah yang ditunggu warga tiap tahun. Ratusan UMKM tumpah ruah di Alun-alun Timur GDC, jadi motor penggerak ekonomi lokal dalam satu festival rakyat yang penuh cita rasa.

    Berbagai macam UMKM ditawarkan, mulai dari jajanan, makanan berat, minuman sampai fesyen. Yang paling menonjol adalah yang Betawi banget, di antaranya dodol dan kerak telor.

    Ya, Lebaran Depok memang menjadi arena untuk melestarikan kekhasan Betawi Depok.


    Wali Kota Supian Suri di Lebaran Depok 2025Wali Kota Supian Suri di Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    Wali Kota Supian Suri mengatakan bahwa pemkot telah melakukan pendataan pada perajin atau orang-orang yang masih melestarikan makanan khas Depok, termasuk dodol Betawi. Ia mengaku telah memberikan support kepada mereka dalam sisi pemasaran.

    “Juga, kita akan men-support orang-orang yang selama ini belum perhatian terhadap ini untuk juga perhatian terhadap makanan-makanan yang memang menjadi kekhasan kita,” kata Supian pada Kamis (15/5).

    Dodol adalah produk yang memiliki biaya produksi mahal tapi tidak mudah dipasarkan, katanya.

    “Makanya kita pemerintah harus hadir di sana dan insya Allah mudah-mudahan dengan kehadiran kita pemerintah mendorong UMKM bisa tumbuh sehingga kita bisa dua hal kita dapatkan,” ujar dia.

    Menyinggung programnya, UMKM Naik Kelas, Supian akan memberikan support sesuai kebutuhan UMKM, seperti pemasarann, packaging, atau di perizinannya.

    “Ini yang kita coba dorong untuk kita bisa, prinsipnya event-event seperti ini menjadi ajang mereka menunjukkan produksi-produksinya,” kata dia.

    Sebagai putra Betawi Depok, Supian menunjukkan kebolehannya untuk mengaduk dodol dalam wajan kayu besar di dalam booth UMKM Haji Satibi. Dia mengatakan bahwa pekerjaan itu memang butuh keahlian khusus.

    Wali Kota Depok Supian Suri di Lebaran Depok 2025Wali Kota Depok Supian Suri di Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    Haji Satibi mengaku sangat senang dengan kunjungan wali kota. Ia tak pernah ketinggalan untuk muncul tiap tahun di Lebaran Depok.

    “Omzetnya terbilang bagus, ngangkat budaya lokal,” kata pria berusia 53 tahun itu.

    Dodol yang paling laris adalah rasa original dan wijen. Yang kecil dibandrol dengan harga Rp 20 ribu, dan besar Rp 35 ribu. Biasanya, dagangannya laku keras di hari terakhir. Digelar Sabtu, pengunjung ramai dari pagi hingga malam.

    “Tahun kemarin tembus 35 juta di satu titik,” kata dia.

    Haji Satibi menambahkan informasi bahwa dia membuka lebih dari satu booth di Lebaran Depok itu.

    Yang suka ngemil, mungkin bisa mampir ke Dimsun Kuy milik Ibu Deva (25). Meski dalam keadaan mengandung, ia tetap melayani pembeli dengan sumringah.

    Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    “Tiap tahun ikut, sama kaya tahun kemarin ramenya di weekend,” kata dia.

    Dimsum seharga Rp 20 ribu itu ramai peminat saat cuaca bersahabat. Tapi di kala hujan, Deva mengaku sangat sedih karena sepi.

    “Kalau weekend biasanya sampai tembuh di atas Rp 1 juta,” katanya.

    Jajanan seperti bakso goreng, crab, yakitori, pizza, tumpah ruah di sana. Tak perlu takut kehabisan, ada sekitar 250 UMKM yang berjualan di sana dengan harga yang dijamin murah meriah. Apalagi makanan-makanan berkuah panas seperti soto, bakso, dan mie kocok.

    Lebaran Depok 2025Lebaran Depok 2025 (Rifkianto Nugroho)

    Mie Kocok Geulis berada di booth bagian depan, dekat jembatan. Ibu Fitri, yang menjaga lapak, mengaku bahwa pagi adalah waktu yang paling ramai selain weekend.

    “Kalau ramai tembuslah Rp 2 juta,” jawabnya sambil menyiapkan semangkuk mie kocok khas Sukabumi yang menggugah selera di saat hujan.

    Dengan harga Rp 25 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati kuah panas gurih dengan campuran mie, tulang rangu, bakso dan sayuran. Meja makannya pun disediakan di dalam booth, jadi jangan khawatir soal panas atau hujan.

    Ibu Fitri datang dengan anak dan cucu-cucunya. Cucunya yang bernama Aril (2), tampak gembira memegang balon dengan lampu LED. Meski belum lancar berbicara, ia menggut-manggut senang saat ditanya tentang perasaanya bermain di sana.

    “Sering ke sini bawa cucu kalo weekend, senang dengan acara ini,” kata dia.

    (bnl/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Desa Cikaso, Potret Sukses Desa BRILiaN yang Bangkit dari Sawah hingga Wisata



    Jakarta

    Berada di Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Desa Cikaso memiliki pesona tersembunyi dan segudang potensi alam dengan hamparan sawah yang memanjakan mata. Cek di sini destinasi wisata yang bisa disinggahi.

    Berada di wilayah dataran rendah yaitu sekitar 500 mdpl, Desa Cikaso memiliki lahan subur yang banyak dimanfaatkan masyarakat menjadi lahan pertanian. Di bawah naungan BUMDesa Sangga Emas, Desa Cikaso memiliki sederet unit usaha masyarakat unggulan yang membuatnya menjadi desa mandiri.

    Berbekal potensi utama lahan pertanian seluas 107 hektare dan lahan hortikultura seluas 42,5 hektare, warga pun berupaya melakukan pengolahan berbagai hasil bumi.


    Desa itu juga sudah memiliki pabrik untuk menggoreng bawang dan pabrik pengolahan padi. Pabrik itu sejalan dengan program untuk menciptakan ketahanan pangan dari pemerintah sehingga kebutuhan beras untuk warga bisa diproduksi sendiri hingga 6 ton per bulan di lumbung desa.

    Pertanian bawang juga menjadi salah satu hasil bumi unggulan yang berhasil dikelola dengan baik oleh masyarakat setempat. Tanaman bawang diolah menjadi bawang goreng dipasarkan ke toko-toko setempat, pasar, dan secara online.

    Desa Cikaso juga memiliki budi daya jamur tiram juga menjadi hasil pertanian unggulan di Desa Cikaso. Dikelola oleh kelompok usaha para petani yang juga di bawah naungan BUMDesa, hasil panen jamur tiram ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Kuningan saja, tapi juga dikirim hingga ke kota lain seperti Brebes dan Jakarta.

    Banyaknya warga Desa Cikaso yang mayoritas hidupnya berasal dari sektor pertanian membuat kebutuhan akan pupuk pertanian jadi hal yang sangat penting. Untuk memenuhi kebutuhan itu, kelompok tani memproduksi pupuk hayati secara mandiri.

    Selain hasil pertanian, BUMDesa Sangga Emas dengan cerdik menangkap peluang sektor pariwisata yang ada di Desa Cikaso. Sawah Lope menjadi salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat di sekitar.

    Destinasi itu dikembangkan justru saat wabah Covid-19 melanda, yakni pada 2019. Saat itu, mobilitas warga desa terbatas dan ada imbauan untuk berjemur. Nah, kebutuhan itu dipenuhi dengan membentuk Sawah Lope.

    Sawah Lope dibuat dengan konsep wisata pertanian yang dekat dengan alam. Dalam prosesnya Sawah Lope itu berkembang dengan memiliki membangun gazebo, restoran, permainan anak, dan kolam renang.

    Seluruh potensi, potensi pertanian dan wisata yang dibangun warga tak hanya bermanfaat bagi desa, namun juga berhasil mendapatkan prestasi luar biasa. Salah satunya adalah Desa Cikaso berhasil menjadi runner-up Nugraha Karya Desa Brilian 2023.

    Saat menerima penghargaan Ketua BUMDesa Sangga Emas Saparudin mengatakan bantuan dari BRI berperan penting dalam pengembangan dan pembangunan Desa Cikaso yang lebih maju. Apresiasi pengembangan desa dari BRI sebesar Rp750 juta dialokasikan untuk mengembangkan bumi perkemahan seperti membangun villa dan gazebo, serta pembuatan kolam renang di Sawah Lope.

    “Sampai saat ini kami juga tetap mendapatkan pendampingan dan pelatihan dari BRI untuk menambah ilmu. Bagi saya, ini merupakan bantuan yang tak ternilai,” kata Saparudin.

    Selain itu, ada juga bantuan sarana prasarana dari BRI untuk pengembangan BUMDesa dan klaster usaha di desa. Berkat seluruh bantuan ini, Desa Cikaso sudah mulai bertransformasi dalam dunia digital dengan membuat website desa CIKASO.GODESA.ID. Digitalisasi dalam keuangan juga didukung penuh oleh BRI dengan kehadiran agen BRILink dan agen UMi yang membantu transaksi keuangan warga.

    Direktur Utama BRI Sunarso dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025 pada 30 Januari menyampaikan telah memberikan pendampingan dan pembinaan kepada desa-desa potensial produktif melalui Desa Brilian. Sebanyak 4.327 Desa Brilian di Indonesia sejauh ini telah didorong untuk mengoptimalisasi keunggulan yang dimiliki dan menumbuhkan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

    Desa Brilian merupakan program inkubasi desa yang diselenggarakan oleh BRI bekerjasama dengan pihak ketiga sebagai komitmen perusahaan dalam mengembangkan potensi desa binaan BRI.

    (fem/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 5 Tempat Nongkrong di Pasar Santa, Kulineran Enak Ramah Kantong


    Jakarta

    Pasar Santa telah bertransformasi menjadi salah satu tempat bagi para pencari tempat nongkrong. Lokasinya ada di Jl. Cipaku I, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Walaupun tidak seramai dulu, pasar yang terletak di kawasan Jakarta Selatan ini masih bisa dieksplor. Di area sekitar sana, selain berbelanja kita juga bisa kulineran, menemukan barang-barang vintage, menikmati musik live, hingga berburu buku.

    Rekomendasi Tempat Nongkrong di Pasar Santa

    Berikut adalah beberapa tempat di Pasar Santa yang bisa dijadikan pilihan tempat nongkrong:


    1. Kopi Tuku

    Kedai kopi ini berlokasi di lantai dasar Pasar Santa tepatnya Kiosk 176-177. Tempat ini jadi tempat favorit para pecinta kopi atau mereka yang ingin nongkrong santai.

    Selain menikmati kopi dan teh, traveler juga bisa memesan donat, kukis, hingga bolu yang lezat. Harganya pun cukup terjangkau, menu kopi paling murahnya berkisar Rp 25 ribu saja lho.

    2. Mini Resto Jepang Kaifuku

    Ketika ingin kulineran di Pasar Santa, kamu bisa ke Kaifuku, mini resto berkonsep Jepang. Dari catatan detikTravel, Nanban, Katsudon, Gyoza, dan Teriyaki Aburi adalah menu best seller yang ditawarkan mini resto ini.

    Enaknya, kamu juga bisa langsung melihat proses pembuatannya. Pasalnya, makanan akan dibuat dadakan sesuai pesanan pelanggan. Buka Selasa sampai Minggu, dengan jam operasional ada di pukul 11.00-21.00 WIB dan untuk weekend tutup pukul 22.00.

    Lokasi Kaifuku sangatlah strategis, yakni dekat tangga. Mini resto ini dominasi cat warna putih dan merah khas Jepang.

    3. Kemenkan

    Toko kue bebas gluten, Kemenkan, juga jadi salah satu hidden gem di Pasar Santa. Lokasinya ada di luar Pasar Santa Lt. 1 Blok BKS 57.

    Berdasarkan laman Instagramnya @kemenkan.co, toko kue ini buka setiap Selasa sampai Minggu pukul 11.00-20.00 WIB.

    Di sini, kamu bisa menikmati aneka brownies, tiramisu, kue stroberi, hingga cheesecake. Semuanya homemade dan fresh from oven. Harganya mulai dari Rp 25 ribuan aja.

    4. Juicible

    Nah, kalau kamu ingin yang seger-seger Juicible bisa jadi pilihan tempat nongkrong di Pasar Santa. Lokasinya ada di lantai 1.

    DI sini, kamu bisa pesan aneka jus buah. Mulai dari pisang, melon, stobori, hingga buah bit. Toko jus ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 sampai 19.00 WIB. Sementara, untuk weekend tutup di pukul 20.00-21.00 WIB.

    5. Rama Ramen

    Buat kamu yang mau ngerasain halal authentic ramen, Rama Ramen bisa jadi pilihannya. Lokasinya ada di basement Pasar Santa.

    Di sini, kamu bisa pesan ramai dengan rasa gurih, creamy, dan pedas dengan topping yang melimpah. Kedai ramen ini buka setiap Selasa-Minggu, mulai dari pukul 10.00-20.00 WIB.

    Sejarah dan Perkembangan Pasar Santa

    Didirikan sejak tahun 1971, dulunya Pasar Santa hanyalah pasar tradisional dengan tata letak tidak teratur dan becek. Pada 2002, pertama kalinya pemerintah melakukan pemugaran pada pasar ini.

    Barulah setelah itu, Pasar Santa disulap menjadi pasar modern (Santa Modern Market) yang lebih teratur dan bersih.

    Di lantai basement khusus untuk para penjual sembako, sayur mayur, beras, ikan, daging, dan kopi. Di lantai dasar lebih, tempatnya aksesori, jam tangan, toko emas, dan toko pakaian. Sementara di lantai satu, berbagai spot kreativitas anak muda berkumpul.

    Pada tahun 2014-an, Pasar Santa sangat populer di kalangan remaja kala itu. Tempat ini banyak didatangi komunitas yang menggabungkan budaya, musik, dan makanan. Hal ini juga mendorong tarik wisatawan lokal bahkan asing.

    Sekarang, Pasar Santa memang tidak seramai di masa jayanya pada 2014. Namun, pasar ini masih bisa hidup dan bertahan setelah pandemi COVID-19.

    Semoga informasi terkait tempat nongkrong di Pasar Santa tadi bisa referensi buat detikers ya.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Sepele, tapi Hal Ini Bisa Bikin Helm Hancur!



    Jakarta

    Helm merupakan peranti penting saat berkendara sepeda motor karena melindungi kepala saat terjadi peristiwa yang merugikan. Meski memiliki peran penting, perawatan helm kerap diabaikan. Padahal, minimnya perawatan bisa membuat helm rusak.

    “Helm kalian akan hancur kalau ngelakuin 1 kesalahan ini. Kesalahan ini sebenarnya simpel banget sob, yaitu kesalahannya males. Males merawat helm, males merawat motor, dan masih banyak males lainnya… Saat kotoran helm menumpuk itu sangat sulit dibersihkannya,” ucap dalam media sosial Hybroponic Lab.

    Dijelaskan perawatan khusus juga diperlukan dalam merawat helm kesayangan, agar tidak kotor, tidak bau yang menyebabkan penyakit, tidak ada lagi warna pudar, tidak ada baret-baret kecil dan tetap aman saat digunakan.


    “Treatment coating akan membuatnya terlihat lebih fresh dan terbebas dari baretan yang mengganggu, siap untuk melindungi kepalamu,” lanjut dalam media sosial tersebut.

    [Gambas:Instagram]

    Dalam kesempatan yang sama Hydrophobic Lab yang selama ini telah dikenal sebagai bengkel perawatan motor dan helm, kini membuka peluang kerjasama usaha dalam bentuk kemitraan untuk layanan produk Paint Protection Film atau PPF khusus untuk sepeda motor.

    “PPF selama ini yang banyak orang tahu untuk melindungi bodi mobil, dan seiring berkembangnya inovasi teknologi maka sekarang Hydrophobic Lab meluncurkan produk PPF dengan merek Masterpiece yang khusus dan bisa dipasang untuk di bodi motor, yang fungsinya untuk memberikan perlindungan agar bodi motor tidak kusam warna cat-nya akibat paparan sinar UV, agar terhindar dari goresan atau lecet dan juga melindungi dari kontaminasi polusi yang dapat merusak tampilan cat pada motor. Seperti kita ketahui bodi mobil dan bodi motor itu berbeda, bodi mobil dari besi atau baja sedangkan bodi motor dari plastik. Untuk PPF merek Masterpiece ini juga dapat dipasang di speedometer dan lampu motor,” ujar CEO Hydrophobic Lab, Christopher Sebastian.

    Produk Paint Protection Film atau PPF khusus untuk sepeda motor.Produk Paint Protection Film atau PPF khusus untuk sepeda motor. Foto: Pool (Hydrophobic Lab)

    Sebagai catatan Hydrophobic Lab saat ini melayani beberapa jasa perawatan untuk motor dan helm seperti cuci, detailing, coating bahkan anti karat, dengan adanya tambahan produk PPF ini tentunya akan semakin memanjakan konsumen motor atau para bikers yang ingin tampilan motor nya selalu prima dan kinclong.

    “Untuk mendukung program pemerintah agar memperbanyak jumlah entrepreneur atau pengusaha di Indonesia, maka kami membuka kesempatan bagi yang ingin menjadi pengusaha di bidang otomotif bisa bergabung menjadi mitra Hydrophobic Lab yang saat ini merupakan satu-satu nya dan yang pertama untuk usaha kemitraan Paint Protection Film atau PPF untuk sepeda motor,” imbuh Christopher.

    Penggunaan PPF untuk motor ke depan akan semakin banyak seperti saat ini untuk di mobil, karena konsumen akan semakin menyadari akan penting nya dan manfaat PPF untuk melindungi motor kesayangannya.

    “Ini tentu nya menjadi sebuah peluang usaha yang menarik karena prospek nya sangat bagus, selain itu juga investasi kemitraan nya terjangkau, dan mitra Hydrophobic Lab akan mendapatkan training agar dapat melakukan pemasangan PPF pada motor dengan hasil yang rapi,” kata Christopher.

    Di Hydrophobic Lab juga menyediakan produk VPF atau Vinyl Protection Film, ini untuk alternatif bagi konsumen yang ingin produk dengan harga lebih terjangkau dari PPF.

    (lth/dry)





    Sumber : oto.detik.com

  • Harga Tiket, Jam Buka, dan Aktivitas Seru


    Jakarta

    Di Jombang, Jawa Timur, kamu bisa nongkrong sekaligus makan di tengah sungai yang berada di bawah pepohonan rindang lho. Tepatnya di kawasan Wisata Sumber Biru.

    Kafe sungai menjadi ikon dari Wisata Sumber Biru. Pengunjung ramai datang ke sana karena ingin merasakan sensasi unik makan di sungai itu. Lokasinya yang terletak di tengah hutan rimbun pun menawarkan panorama alam asri dan suasana tenang yang pas untuk healing tipis-tipis.

    Makin penasaran dengan tempat makan berkonsep alam ini? Temukan info selengkapnya mengenai Wisata Sumber Biru Jombang di bawah.


    Aktivitas Seru di Sumber Biru Wonosalam

    Sejumlah kegiatan seru yang dapat traveler lakukan di Sumber Biru Jombang, yaitu:

    1. Nongkrong di Tengah Sungai

    Di kawasan wisata ini terdapat banyak warung yang dikelola oleh penduduk lokal. Sejumlah kedai ini menawarkan menu yang beragam, mulai dari nasi goreng, penyetan, bakso, tahu tek, pop mie, teh tarik, hingga kopi khas wilayah setempat. Harga menunya termasuk terjangkau ya.

    Setelah memesan hidangan, kamu dapat mencari spot untuk makan. Tempat duduk di tengah sungai merupakan yang paling banyak dicari karena pengunjung tentunya ingin merasakan pengalaman makan yang unik tersebut.

    Traveler dapat melepas alas kaki dan duduk di atas bangku yang tersedia di tengah sungai dengan kaki terendam di air. Airnya bersih jernih serta arusnya tidak terlalu deras. Kamu perlu ekstra hati-hati karena dasar sungai dipenuhi bebatuan kecil.

    2. Piknik di Bawah Pohon

    Tempat duduk di aliran sungai selalu diburu para pengunjung. Karena itu, sebagian pengunjung lain tidak kebagian tempat di sana. Tapi tenang, sebenarnya kamu bisa kok menyantap makanan sembari nongkrong di spot mana saja. Traveler dapat menggelar tikar untuk duduk seperti sedang piknik di pinggir sungai atau bawah pohon teduh.

    3. Makan Durian

    Wonosalam dikenal sebagai wilayah penghasil durian di Jombang, Jawa Timur. Di tempat wisata ini, kamu dapat menikmati lezatnya buah durian lokal yang tiada banding. Soal harga tentunya traveler tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

    4. Berenang di Kolam

    Di objek wisata ini juga terdapat kolam renang. Kolamnya hanya satu dan tidak berukuran besar. Tapi kolam ini cocok banget kalau mau merasakan sensasi berenang di tengah hutan dengan suasana yang sejuk nan menyegarkan.

    5. Berfoto di Alam Terbuka

    Berada di alam terbuka dengan pemandangan asri tentu saja tidak boleh lupa untuk berfoto. Viewnya yang alami terawat ini bisa banget dijadikan background foto yang menawan. Kamu dapat berfoto atau berselfie ria di tengah aliran sungai saat makan, di tepi sungai ketika bermain air, atau di banyak spot bagus yang tersebar di Wisata Sumber Biru Jombang ini.

    Wisata Sumber Biru beralamatkan di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Letaknya berada di kaki Gunung Anjasmoro, karena itu objek wisata ini sangat kental dengan hawa sejuk pegunungan.

    Dari Alun-Alun Jombang, lokasi tempat wisata ini berjarak sekitar 33 km. Traveler dapat menjangkaunya dengan mobil atau motor melalui Jalan Anjasmoro lanjut ke Jalan Raya Mojowarno. Kalau masih bingung, bisa cek rutenya di online maps ya.

    Mendekati lokasi, akses jalan cukup berliku-liku dan curam tapi medannya telah diperbagus oleh pemerintah setempat. Lebar jalan juga terbilang kecil yang muat satu kendaraan. Jadi, pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima.

    Waktu Operasional Sumber Biru Wonosalam

    Wisata Sumber Biru Jombang buka setiap hari dari jam 08.00-17.00. Traveler dapat berkunjung ke sini pada pagi hari. Selain karena udara paginya masih sangat sejuk, kamu bisa mendapatkan tempat duduk di tengah sungai.

    Hal ini lantaran pengunjung semakin banyak berdatangan menjelang siang. Sehingga nantinya mungkin kamu tidak dapat duduk di spot ikoniknya itu.

    Harga Tiket Masuk Sumber Biru Wonosalam

    Untuk masuk ke kawasan Wisata Sumber Biru dikenakan tiket. Harga tiket masuknya sebesar Rp 5.000-10.000. Pengunjung yang menggunakan kendaraan dikenakan biaya parkir sekitar Rp 3.000 (motor) dan Rp 10.000 (mobil).

    Nah, itu tadi info lokasi, jam buka, hingga harga tiket masuk Wisata Sumber Biru Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. Jadi, apakah traveler tertarik berkunjung ke sini?

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Desa Cikaso di Kuningan, Desa BRILiaN dengan Segudang Potensi Alam



    Jakarta

    Berada di Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Desa Cikas mungkin belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, desa ini memiliki pesona tersembunyi dan segudang potensi alam dengan hamparan sawah yang memanjakan mata.

    Berada di wilayah dataran rendah yaitu sekitar 500 mdpl, Desa Cikaso memiliki lahan subur yang banyak dimanfaatkan masyarakat menjadi lahan pertanian. Di bawah naungan BUMDesa Sangga Emas, Desa Cikaso memiliki sederet unit usaha masyarakat unggulan yang membuatnya menjadi desa mandiri. Berbekal potensi utama lahan pertanian seluas 107 hektare, mereka pun berupaya melakukan pengolahan berbagai hasil bumi.

    “Berangkat dari potensi pertanian, kita bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat untuk mengelola lahan. Kebetulan waktu itu kita dipercaya mengelola lahan hortikultura seluas 42,5 hektar. Setelah itu, dari Dinas Pertanian kita juga mendapat bantuan berupa pabrik untuk menggoreng bawang dan pabrik pengolahan padi,” kata Ketua BUMDesa Sangga Emas Saparudin dalam keterangan tertulis, Jumat (30/8/2024).


    Saparudin mengatakan pabrik pengolahan padi ini juga sejalan dengan program untuk menciptakan ketahanan pangan dari pemerintah sehingga kebutuhan beras untuk warga bisa diproduksi sendiri hingga 6 ton per bulan di lumbung desa. Pertanian bawang juga menjadi salah satu hasil bumi unggulan yang berhasil dikelola dengan baik oleh masyarakat setempat.

    “Hasil dari tanaman bawang itu diolah menjadi bawang goreng yang kita kemas dengan menarik agar meningkatkan daya jual. Lalu dipasarkan ke toko-toko setempat, pasar, dan secara online. Untuk produk bawang goreng kami ini ada pilihan rasa, yaitu original, pedas dan udang sehingga berbeda dari bawang goreng kebanyakan,” tutur Saparudin.

    Lebih lanjut, Saparudin menjelaskan budi daya jamur tiram juga menjadi hasil pertanian unggulan di Desa Cikaso. Dikelola oleh kelompok usaha para petani yang juga di bawah naungan BUMDesa, hasil panen jamur tiram ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Kuningan saja, tapi juga dikirim hingga ke kota lain seperti Brebes dan Jakarta.

    Banyaknya warga Desa Cikaso yang mayoritas hidupnya berasal dari sektor pertanian membuat kebutuhan akan pupuk pertanian jadi hal yang sangat penting. Hal ini yang juga kemudian dimanfaatkan oleh kelompok petani dalam memproduksi pupuk hayati secara mandiri.

    “Tadinya itu kita sempat mengalami kesulitan karena pupuk dan obat pertanian itu mahal. Tapi kemudian ada inisiatif dari kelompok petani melakukan uji coba membuat pupuk hayati bersama Dinas Pertanian dan ternyata berhasil. Jadi kami punya produk pupuk penyubur, fungisida dan insektisida yang tak hanya digunakan para petani Desa Cikaso saja tapi juga petani lain dari desa sekitar,” jelasnya.

    Pengembangan Sektor Pariwisata untuk Memaksimalkan Potensi Desa

    Tak hanya terbatas pada pengolahan hasil pertanian, BUMDesa Sangga Emas turut menangkap peluang sektor pariwisata yang ada di Desa Cikaso.Sawah Lope menjadi salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh masyarakat di sekitar.

    “Waktu pandemi 2019, mobilitas warga di desa kami kan terbatas. Akhirnya orang-orang banyak yang berjemur dan mencari hiburan di kawasan sawah itu. Dari situ kami berpikir kreatif untuk dijadikan wisata dan akhirnya terbentuklah Sawah Lope. Konsepnya wisata pertanian yang dekat dengan alam, sekarang sudah semakin dikembangkan dengan membangun gazebo, restoran, permainan anak dan kolam renang juga ada,” ungkap Saparudin.

    Seluruh potensi, potensi pertanian dan wisata yang dibangun warga tak hanya bermanfaat bagi desa, namun juga berhasil mendapatkan prestasi luar biasa. Salah satunya adalah Desa Cikaso berhasil menjadi Juara 2 dalam ajang Nugraha Karya Desa BRILiaN Tahun 2023.

    Saparudin mengatakan bantuan dari BRI berperan penting dalam pengembangan dan pembangunan Desa Cikaso yang lebih maju. Apresiasi pengembangan desa dari BRI sebesar Rp750 juta dialokasikan untuk mengembangkan bumi perkemahan seperti membangun villa dan gazebo, serta pembuatan kolam renang di Sawah Lope.

    “Sampai saat ini kami juga tetap mendapatkan pendampingan dan pelatihan dari BRI untuk menambah ilmu. Bagi saya, ini merupakan bantuan yang tak ternilai,” ungkap Saparudin.

    Selain itu, ada juga bantuan sarana prasarana dari BRI untuk pengembangan BUMDesa dan klaster usaha di desa. Berkat seluruh bantuan ini, Desa Cikaso sudah mulai bertransformasi dalam dunia digital dengan membuat website desa CIKASO.GODESA.ID. Digitalisasi dalam keuangan juga didukung penuh oleh BRI dengan kehadiran agen BRILink dan agen UMi yang membantu transaksi keuangan warga.

    Sementara itu, Kepala Desa Cikaso Hidayat Noor menambahkan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif BUMDesa dan pemberdayaan masyarakat.

    “Kami membangun desa wisata ini dari nol secara mandiri. Kuncinya adalah mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat untuk mengelola desa. Pemberdayaan itu juga semuanya kembali dinikmati oleh masyarakat karena sampai saat ini ada sekitar 90-an orang yang ikut dipekerjakan mengelola BUMDes, sehingga membantu ekonomi masyarakatnya juga,” kata Hidayat.

    Di sisi lain, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa Desa BRILiaN terbukti mendongkrak aktivitas ekonomi yang berada di desa-desa. Program Desa BRILiaN ini telah diinisiasi oleh BRI sejak 2020. Desa BRILiaN merupakan program inkubasi desa yang bertujuan untuk menghasilkan role model dalam pengembangan desa. Hingga Juni 2024, program Desa BRILiaN telah diikuti sebanyak 3.602 desa yang aktif berinisiatif serta berkomitmen maju melalui program-program yang telah direncanakan.

    “Dengan dilakukan pembinaan melalui program Desa BRILiaN nasabah penabung meningkat drastis. Tak hanya itu, masyarakat desa yang semula belum berani mengambil kredit juga mendapatkan pembinaan dalam program ini. Dari sana, wirausaha yang ingin mengembangkan usahanya mulai sadar untuk merapikan administrasi dan mengembangkan kewirausahaannya agar layak mendapatkan kredit dari perbankan,” tutup Sunarso.

    (prf/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kisah Pulau Babi, Pernah Tenggelam ‘Ditelan’ Tsunami



    Sikka

    Di sebelah utara pulau Flores, ada pulau bernama unik. Namanya pulau Babi. Tak banyak yang tahu pulau ini pernah tenggelam ‘ditelan’ tsunami.

    Pulau Babi merupakan sebuah pulau kecil yang berlokasi di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pulau ini menyajikan berbagai keindahan alam yang belum banyak dieksplorasi orang.

    Lokasi Pulau Babi

    Pulau Babi berlokasi di desa Parumaan, kecamatan Alok Timur, kabupaten Sikka. Meski seperti tak berpenghuni, namun Pulau Babi ternyata ditinggali oleh 30 kepala keluarga.


    Kebanyakan dari mereka bekerja mengolah lahan perkebunan dengan bertani, beternak, dan juga bekerja sebagai nelayan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.

    Pulau Babi Ditelan Tsunami Dahsyat Tahun 1992

    Pada 12 Desember 1992, pulau Babi pernah tenggelam akibat bencana tsunami dan gempa bumi dahsyat yang terjadi di pulau Flores bagian timur.

    Akibat bencana alam tersebut, 263 orang meninggal dari 700 penduduk di pulau tersebut. Pasca bencana tsunami terjadi, pemerintah pun mengosongkan pulau tersebut.

    Seluruh warga pulau Babi lantas dipindahkan ke desa Nangahale, kecamatan Talibura. Namun banyaknya lahan kosong di pulau Babi, membuat beberapa warga akhirnya kembali menghuni pulau itu.

    Masyarakat yang kembali tinggal di pulau Babi akhirnya membangun kembali rumah mereka yang letaknya tidak jauh dari pesisir pantai.

    Namun sekarang, mereka membuat rumah tempat tinggal dengan bentuk rumah panggung sebagai ciri khas masyarakat Bajo. Rumah itu dibangun menggunakan bahan-bahan lokal.

    Daya Tarik Wisata Pulau Babi

    Bencana tsunami dan gempa bumi yang melanda Pulau Babi pada 1992 silam merusak kehidupan laut di daerah tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, laut pun mulai pulih kembali.

    Patahan laut di perairan Pulau Babi akibat bencana alam tersebut mulai ditumbuhi terumbu karang dan hidup ikan-ikan yang indah. Sehingga pulau Babi sekarang menjadi salah satu destinasi menyelam yang menakjubkan di Kabupaten Sikka.

    Berikut 3 Daya Tarik Wisata Pulau Babi:

    · Akibat bencana alam gempa bumi dan tsunami, tercipta patahan yang berbentuk jurang dengan panjang 100 meter dan kedalaman 10 hingga 20 meter. Patahan ini bisa dilihat jelas dari atas perahu motor

    · Keindahan alam bawah laut, di mana pada dasar laut terdapat koral-koral berwarna, serta biota laut menarik lainnya.

    · Pulau ini sangat cocok bagi penggemar olahraga air karena Anda bisa melakukan kegiatan snorkeling dan diving. Dengan jernihnya air laut dan kekayaan bawah laut, tentunya menjadikan tempat ini populer di kalangan wisatawan

    Pesona bawah laut Pulau Babi juga pernah menjadi lokasi pengibaran bendera pada peringatan HUT RI yang ke-75, dengan melibatkan 22 penyelam lokal yang bersertifikat.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikBali.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rawa Talanca, Cocok Dikunjungi si Mancing Mania di Sukabumi



    Sukabumi

    Buat kamu si Mancing Mania, saatnya agendakan perjalanan ke Sukabumi. Di sana ada Rawa Talanca yang asyik untuk dikunjungi para pehobi mancing.

    Terik matahari siang itu menyengat kulit di Kampung Talanca, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Lokasinya yang tak jauh dari pesisir pantai Loji, membuat hawa panas terasa wajar.

    Namun, di balik hawa panasnya yang hot, terdapat pemandangan menakjubkan. Sebuah rawa tenang yang membentang sejauh mata memandang. Sebagian permukaan airnya dihiasi oleh tanaman eceng gondok yang menjadi hiasan alami tempat tersebut.


    Rawa ini dikenal sebagai Rawa Talanca, sesuai dengan nama kampung tempatnya berada. Rawa Talanca terbentuk akibat pendangkalan sungai yang kemudian menjadi kali mati.

    Tanah yang timbul dari pendangkalan ini secara perlahan dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk bertani, sementara air yang terjebak di sana berubah menjadi rawa.

    “Sejak saya kecil sudah ada Rawa Talanca ini. Dulu ada dua cabang sungai, satu langsung ke muara, satunya lagi ke daerah Talanca sini. Nah, aliran sungai kecil ini mati karena pendangkalan, sampai akhirnya berubah jadi rawa,” cerita Ponso, seorang warga Simpenan, kepada detikJabar.

    Kini, Rawa Talanca menjadi sumber penghidupan bagi warga setempat. Air dari rawa ini dialirkan ke irigasi untuk mendukung area pertanian warga.

    Pesona Rawa TalancaPesona Rawa Talanca Foto: Syahdan Alamsyah

    Selain itu, rawa ini juga menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan. Cocok banget dikunjungi buat kamu-kamu yang hobi tarik ulur joran untuk menangkap ikan.

    “Rawa Talanca ini memang spot mancing yang tidak ada duanya. Ikan di sini besar-besar, dan jenisnya juga beragam. Saya pernah dapat ikan nila yang beratnya sampai 2 kilogram,” ujar Ponso dengan mata berbinar.

    Bagi warga setempat, Rawa Talanca bukan hanya sekadar tempat mencari nafkah, tetapi juga bagian penting dari kehidupan mereka sehari-hari.

    Sejumlah warga bahkan sengaja membuat warung lengkap dengan spot mancing. Namun seiring berjalannya waktu, lokasi itu tak lagi ramai dikunjungi pemancing.

    “Sengaja bikin bale, untuk yang mancing. Dulu itu sehari bisa sampai belasan orang mancing sampai malam menginap di bale, namun katanya ikan-ikan di sini sudah tidak seperti dulu lagi jadi malas nyamber umpan pemancing. Hanya beberapa saja yang masih rutin mancing tidak seramai dulu,” tutur Raram, pemilik warung di Rawa Talanca.

    Raram menceritakan, ikan di rawa Talanca bebas dipancing asal tidak menggunakan jala, setrum dan racun.

    “Dulu itu ada spanduk larangan. Hanya sudah rusak, jadi tidak terlihat,” lirihnya.

    Aktivitas Raram kini hanya mengelola apa yang tersisa. Bekas-bekas kayu yang biasa digunakan untuk memancing pun kini sudah mulai terlihat lapuk.

    “Sebenarnya kalau saja pemerintah mau, lokasi ini dijadikan tempat wisata pasti bakalan ramai. Lebih ditata lagi, dibuat cantik lagi. Karena pemandangan di sini memang bagus, banyak mangrove juga,” pungkasnya.

    ——

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nggak Usah Buru-buru, Siapkan Waktu Lebih



    Jakarta

    Libur Natal dan Tahun Baru ini dimanfaatkan banyak orang untuk bepergian. Tak jarang mereka yang bepergian untuk liburan akhir tahun memanfaatkan kendaraan pribadi. Catat kunci aman berkendara saat liburan dari ahlinya.

    Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan dan Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo) Erreza Hardian membeberkan beberapa cara aman untuk berkendara saat libur Nataru.

    “Tentunya liburan Natal dan Tahun Baru kali ini akan banyak mobilitas dilakukan. Terima kasih pemerintah sudah melakukan persiapan dan kolaborasi luar biasa lintas sektoral pula. Pemerintah sudah melakukan tugasnya, pemangku kepentingan lain juga sudah, tinggal kita sebagai masyarakat berperan aktif dan turut andil dalam Libur Nataru berkeselamatan,” kata Reza dalam keterangannya kepada detikOto.


    Menurut Reza, pengendara akan sangat bijaksana dan berkeselamatan jika tidak menggunakan kendaraan roda dua pada situasi cuaca, kepadatan lalu lintas dan arus liburan kali ini. Sebab, kendaraan roda dua lebih berisiko mengalami kecelakaan. Apalagi, berdasarkan data Korlantas Polri, sebanyak 78 persen kecelakaan melibatkan sepeda motor.

    “Pembatasan angkutan barang pada waktu tertentu malam hari akan mengubah dimensi lalu lintas jalan non-tol. Para pengemudi logistik harus kembali adaptif dengan waktu yang berubah. Bukan tidak mungkin akan bersama dengan para pemotor ini,” ujarnya.

    Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk berkeselamatan? Yang terpenting, kata Reza, adalah mematuhi rambu dan petugas di lapangan. Juga tidak perlu buru-buru dan siapkan waktu lebih.

    “Istirahat cukup sebelum berkendara, prepare waktu lebih panjang agar ketika situasi di perjalanan begitu dinamis tidak diburu oleh waktu seperti layaknya sedang bekerja sehari-hari. Persiapan fisik dan mental juga perlu diperhatikan untuk yang sudah melakukan registrasi dan ikut program mudik Nataru yang difasilitasi pemerintah. Tinggikan tolerasi karena semua orang berusaha sebaik mungkin melayani tapi bersiap untuk segala kemungkinan lebih baik untuk berkeselamatan,” ucapnya.

    Menghindari konflik di jalan adalah salah satu cara terbaik berkeselamatan. Persiapan asuransi yang kini dapat dilakukan dengan mudah dan dengan berbagai klausul pilihan juga menjadi cara antisipasi kerugian yang terjadi baik untuk kendaraan sendiri maupun hal yang dapat saja terjadi di jalan.

    “Hindari no viral no justice yang menjadi budaya baru di Indonesia padahal ada roh utama bangsa ini adalah komunikasi dan toleransi. Mind wandering atau pikiran melayang adalah kondisi ketika pikiran tiba-tiba memikirkan hal-hal menarik secara acak. Hal ini merupakan hal yang umum terjadi saat mengemudi apalagi bersama anggota keluarga, kecendrungan lebih rileks dan tidak tegang di jalan juga cara berkeselamatan dalam libur kali ini,” ujarnya.

    Perlu dicatat, tidak semua pengguna jalan sedang melakukan liburan di momen ini. Banyak juga yang melakukan pekerjaan dan mobilitas dalam rangka mencari nafkah bahkan mencari keuntungan berlebih pada situasi ini. “Berikan prioritas, senyuman dan komunikasi terbaik untuk mereka-mereka tersebut di atas. Adaptif dan empati terhadap situasi pengguna jalan lain di suatu wilayah,” sebutnya.

    “Selamat menikmati Libur Nataru, selamat bertugas kepada para pemangku kepentingan dan selalu ada risiko ketika melakukan mobilisasi. Cuaca sedang tidak baik-baik saja, lingkungan jalan akan bertambah tinggi intensitas dan tekanannya termasuk pengguna jalan lain, itu di luar kontrol dan kewenangan kita, maka yang bisa kita kontrol adalah kita dan keluarga terdekat kita. Bahaya akan selalu ada dan tinggal kita perkecil risikonya untuk berkeselamatan bersama,” pungkas Reza.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com