Tag: pendidikan

  • Rahasia Fokus dan Percaya Diri Atlet Dunia


    Jakarta

    Mental juara menjadi salah satu aspek yang mendorong keberhasilan atlet di lapangan. Tidak hanya latihan fisik, keterampilan, dan taktik, namun mental yang positif juga harus dilatih untuk mendapatkan prestasi yang maksimal.

    Mengutip dari Jurnal Pendidikan Islam, persiapan mental yang tepat berfungsi sebagai pengendali, pengontrol, dan perintah untuk melakukan aktivitas motorik. Tingkat kinerja yang tinggi dapat diantisipasi dengan mental atlet yang positif.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum ulasan bagaimana cara membangun mental juara yang menjadi rahasia fokus dan percaya diri atlet dunia. Yuk, simak rangkumannya di bawah ini.


    1. Latihan Kekuatan Mental dan Konsistensi dengan Meditasi

    Para atlet dunia melakukan banyak strategi psikologis untuk membangun mental yang kuat demi mempertahankan performa yang baik di lapangan. Salah satu cara yang bisa digunakan yaitu melalui pelatihan kognitif. Latihan ini dilakukan dengan menghadapi tantangan melalui pikiran konstruktif. Pelatihan kognitif membantu atlet lebih tenang saat bertanding dan menghindari kesalahan akibat tekanan.

    Selain itu, meditasi juga diperlukan untuk menjaga ketenangan pikiran, baik sebelum maupun setelah bertanding. Dengan meditasi, para atlet dapat mengontrol emosi dengan baik sehingga dapat meningkatkan performa dalam pertandingan.

    2. Melatih Fokus dengan Visualisasi Mental

    Visualisasi mental menjadi salah satu teknik yang digunakan untuk melatih kepercayaan diri dan membangun motivasi. Para atlet percaya dengan membayangkan diri mereka berhasil memenangkan sebuah pertandingan, mencetak poin, atau melakukan permainan dengan sempurna. Pola pikir ini membantu para atlet dapat fokus dan tidak mudah goyah dengan tekanan atau kondisi yang buruk.

    3. Mengelola Stres dan Tekanan

    Tak jarang para atlet mendapat tekanan dari berbagai sisi, baik itu pelatih hingga para pendukung. Untuk itu, dibutuhkan keterampilan untuk mengelola stres dan tekanan agar kondisi tetap prima dan performa lebih baik.

    Dalam mengelola stres, hal yang perlu dilakukan yaitu melakukan refleksi seperti teknik pernapasan dalam atau mengambil sesi konseling dengan psikolog.

    4. Mental Juara di Luar Pertandingan

    Tak hanya di dalam pertandingan, mental juara para atlet juga harus tetap ditumbuhkan di luar arena. Seorang atlet perlu melatih kedisiplinan, keuletan, hingga kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari.

    Mental juara para atlet ini juga bisa kita terapkan, dapat dilihat dari kerendahan hati saat menghadapi kemenangan, hingga bagaimana cara atlet menerapkan target yang strategis dan terperinci.

    Mental juara merupakan fondasi yang kuat dalam mempertahankan prestasi atlet. Melatih fisik harus diimbangi dengan melatih mental yang positif, baik itu melalui visualisasi mental, strategi psikologis, hingga manajemen stres. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kamu ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gaji Rp 5 Juta Tapi Masih Nanggung Cicilan? Ini Tipsnya

    Jakarta

    Mengatur keuangan dengan bijak menjadi kunci agar penghasilan bulanan tak lewat begitu saja. Misalnya, jika kamu memiliki penghasilan Rp 5 juta per bulan namun masih memiliki cicilan, tentu butuh pengelolaan keuangan yang tepat untuk tetap hidup secara layak.

    Pada dasarnya, permasalahannya tidak selalu terletak pada besarnya penghasilan, melainkan pada cara seseorang mengatur pengeluaran hariannya. Di sinilah pentingnya perencanaan keuangan yang cermat dan disiplin.

    Hidup dengan gaji Rp 5 juta tetap bisa terasa cukup, bahkan memungkinkan untuk menabung, asalkan kita mampu menentukan prioritas dan menekan pengeluaran yang tidak perlu. Beberapa strategi ini dapat diterapkan agar kebutuhan tetap terpenuhi dan kewajiban cicilan tidak terabaikan.


    5 Tips Kelola Gaji Rp 5 Juta Meski Punya Cicilan

    1. Susun Rencana Pengeluaran

    Langkah pertama adalah membuat rencana pengeluaran dengan memprioritaskan kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, cicilan, sewa tempat tinggal, hingga asuransi dan tabungan. kamu juga bisa menghitung kebutuhan bulanan secara harian.

    Misalnya, sisihkan Rp100.000 per hari untuk mengamankan dana sewa kos di akhir bulan. Selain itu, gunakan cara seperti 40% untuk kebutuhan harian, 30% untuk cicilan, 20% untuk tabungan/investasi, dan 10% untuk sedekah.

    2. Tetapkan Pos Anggaran

    Begitu gaji diterima, langsung pisahkan sesuai pos-pos yang telah dibuat. Jangan menunda pembagian ini karena uang bisa saja terpakai untuk hal-hal di luar rencana. Disiplin membagi anggaran adalah langkah penting untuk menghindari kebocoran finansial.

    3. Tetap Siapkan Dana Darurat

    Pandemi mengajarkan pentingnya memiliki dana cadangan. Dana darurat ini bisa menyelamatkan saat masa-masa sulit, seperti kehilangan pekerjaan atau kondisi darurat lainnya. Idealnya, siapkan dana minimal enam kali pengeluaran bulanan.

    4. Catat Semua Pengeluaran

    Agar rencana pengeluaran tetap pada jalurnya, catat semua transaksi harian kamu. Dengan begitu, kamu bisa mengevaluasi mana pengeluaran yang perlu dikurangi atau dialihkan. Evaluasi rutin akan membantu mengontrol belanja dan merapikan arus kas setiap bulannya.

    5. Sisihkan untuk Tabungan dan Investasi

    Selain menabung, mulailah berinvestasi agar uang yang dimiliki bisa berkembang. Keduanya bertujuan untuk membangun masa depan finansial yang lebih stabil. Jika dana terbatas, pilih mana yang lebih mendesak, tabungan atau investasi.

    Misalnya, kamu bisa menyisihkan gaji bulanan dengan berinvestasi emas. Dengan konsisten dan disiplin menjalankan tips ini, keuangan akan lebih sehat dan siap menghadapi masa depan tanpa khawatir gaji habis di awal bulan.

    Hindari Beli Barang-barang Ini!

    Perencana Keuangan Risza Bambang berpendapat penting bagi pekerja dengan gaji Rp 5 juta untuk mengontrol gaya hidup, termasuk memilih barang-barang yang dibeli.

    “Banyak orang membuang dana untuk hal-hal yang sebenarnya bukan kebutuhan pokok contohnya merokok, jajan tidak terkontrol, pilihan tempat tinggal dan transportasi yang tidak efisien walau kelihatannya baik dan rekreasi berlebihan. Tanpa disadari hal-hal seperti di atas akan menghabiskan anggaran yang sudah cekak tersebut,” sambung Risza.

    Sebagai contoh alih-alih membeli kopi dari brand internasional dengan harga yang relatif mahal, yang bersangkutan dapat membeli kopi dari brand lokal dengan harga yang lebih terjangkau. Kemudian yang bersangkutan juga bisa membawa bekal dari rumah daripada membeli makan siang di luar, dan lain sebagainya.

    Risiko Jika Tak Atur Gaji dengan Baik

    Fungsi utama dari mengatur gaji Rp 5 juta atau setara UMP Jakarta adalah untuk ngebantu kamu supaya bisa mengambil keputusan-keputusan keuangan dengan lebih baik, termasuk juga keputusan untuk ke mana saja mengalokasikan uang yang kamu punya dalam jangka waktu tertentu.

    Dengan mengatur gaji atau kerap disebut sebagai personal budgeting kamu bisa menghindari berbagai persoalan finansial ke depan. Berdasarkan situs resmi gopay, berikut Hal-hal yang bisa terjadi kalau tak mengatur gaji dengan baik.

    1. Selalu Merasa Kekurangan

    Tanpa personal budgeting atau mengatur gaji bulanan, akan mudah sekali buat kamu kehilangan kepekaan terhadap pendapatan dan pengeluaran, dan membuat kamu selalu merasa kekurangan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Jika hal ini berulang, maka bisa menjadi penyebab stres yang berkelanjutan.

    2. Terlambat dalam Membayar Tagihan

    Mengelola jadwal pembayaran tagihan bisa menjadi tak terkontrol tanpa budgeting yang baik, dan bisa berimbas pada munculnya kewajiban untuk membayar denda keterlambatan pembayaran.

    3. Terjebak Dalam Utang yang Tidak Terkendali

    Karena sering mengalami kekurangan untuk memenuhi kebutuhan, banyak kemudian di antara kita yang akhirnya harus berutang tanpa disertai kemampuan untuk membayar sesuai kesepakatan. Jika dibiarkan terus menerus, maka siklus gali lobang tutup lobang menjadi sulit banget buat dihindari.

    4. Nggak Punya Tabungan Cukup untuk Keperluan Darurat

    Tanpa punya personal budgeting, keperluan mendadak seperti reparasi kendaraan, biaya berobat dan biaya mengantisipasi musibah, bisa membuat keuangan kamu goyang dengan mudah.

    5. Sulit Mencapai Tujuan-tujuan Keuangan

    Nggak akan terbayang gimana caranya untuk bisa mewujudkan tujuan-tujuan keuangan yang lebih besar seperti membeli kendaraan untuk keluarga, hunian, biaya pendidikan anak, ataupun dana persiapan pensiun, tanpa diawali kebiasaan mengelola personal budgeting.

    Tonton juga video: Kesulitan Bayar Cicilan Kendaraan

    (ily/fdl)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Mau Tahu Trik Atur Keuangan Biar Nggak Boncos? Yuk Daftar LPS Financial Festival


    Jakarta

    Peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat sektor keuangan di Indonesia. Tujuannya adalah agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan finansial di masa depan.

    Literasi keuangan juga berperan besar dalam menghindarkan masyarakat dari berbagai praktik kecurangan atau penipuan di bidang finansial.

    Sebagaimana diketahui, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 memperlihatkan adanya kenaikan indeks literasi keuangan mencapai 66,46% dan indeks inklusi keuangan 80,51%.


    Hasil SNLIK 2025 yang diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) ini lebih tinggi dibandingkan SNLIK 2024 yang mana indeks literasi keuangan ada di level 65,43% dan indeks inklusi keuangan 75,02%.

    Melihat hal itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pun hadir menjadi salah satu tulang punggung dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat Indonesia melalui berbagai inovasi dan inisiatifnya.

    Upaya ini sejalan dengan visi LPS untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang memiliki indeks literasi keuangan yang tinggi (well literate). Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan produk dan/atau layanan jasa keuangan secara bijak dan optimal.

    Seiring meningkatkan indeks literasi keuangan, LPS akan menggelar Financial Festival pada 6-7 Agustus di Dyandra Convention Center Surabaya, Jl. Basuki Rahmat No.93-105, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Acara ini menghadirkan beragam kegiatan mulai dari diskusi inspiratif, kelas bisnis, hingga hiburan.

    LPS Financial Festival hari pertama akan menghadirkan diskusi dengan Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Pendiri CT Corp Chairul Tanjung, dan Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun. Hadir juga Raffi Ahmad yang akan membagikan kisah inspiratif.

    Kemudian pada sesi kedua akan hadir narasumber Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono, Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Prof. Dr. Mohammad Nuh, dan Cak Lontong. Untuk kelas bisnis LPS Financial Festival hari pertama akan diisi oleh influencer Ellen May.

    Sementara pada hari kedua, menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dadak, Anggota Komisi XI DPR Wihadi Wiyanto, dan Presiden Direktur PT HM Sampoerna Ivan Cahyadi. Hadir juga Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang akan menyampaikan keynote speech.

    Untuk kelas bisnis LPS Financial Festival hari pertama akan diisi oleh influencer Cinta Laura. LPS Financial Festival di Surabaya turut dimeriahkan oleh Wali, Coldiac, Nassar, dan RAN.

    Melalui acara ini, para peserta diharapkan mendapatkan ilmu dari berbagai tokoh-tokoh penting di industri keuangan mulai dari LPS hingga praktisi keuangan.

    Jadi, jangan sampai ketinggalan untuk menghadiri LPS Financial Festival di Surabaya dan Medan. Yuk tunggu apalagi? Daftarkan diri segera, klik di sini.

    Selain itu ada pula kompetisi video Financial Literacy Competition, dengan tema lomba Jangan Tunggu Nanti, Rencanakan Keuanganmu Sekarang! Berminat ikutu lomba? Langsung daftar, klik di sini.

    Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis.

    Simak juga Video: KuTips Strategi Atur Keuangan 2025: Buat Prioritas hingga Berhemat!

    (hns/hns)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Besok LPS Financial Festival Digelar! Daftar Sekarang, Dapatkan Trik Jitu Atur Keuangan


    Jakarta

    Peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat sektor keuangan di Indonesia. Tujuannya adalah agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan finansial di masa depan.

    Literasi keuangan juga berperan besar dalam menghindarkan masyarakat dari berbagai praktik kecurangan atau penipuan di bidang finansial.

    Sebagaimana diketahui, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 memperlihatkan adanya kenaikan indeks literasi keuangan mencapai 66,46% dan indeks inklusi keuangan 80,51%.


    Hasil SNLIK 2025 yang diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) ini lebih tinggi dibandingkan SNLIK 2024 yang mana indeks literasi keuangan ada di level 65,43% dan indeks inklusi keuangan 75,02%.

    Melihat hal itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pun hadir menjadi salah satu tulang punggung dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat Indonesia melalui berbagai inovasi dan inisiatifnya.

    Upaya ini sejalan dengan visi LPS untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang memiliki indeks literasi keuangan yang tinggi (well literate). Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan produk dan/atau layanan jasa keuangan secara bijak dan optimal.

    Seiring meningkatkan indeks literasi keuangan, LPS akan menggelar Financial Festival pada 6-7 Agustus di Dyandra Convention Center Surabaya, Jl. Basuki Rahmat No.93-105, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Acara ini menghadirkan beragam kegiatan mulai dari diskusi inspiratif, kelas bisnis, hingga hiburan.

    LPS Financial Festival hari pertama akan menghadirkan diskusi dengan Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Pendiri CT Corp Chairul Tanjung, dan Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun. Hadir juga Raffi Ahmad yang akan membagikan kisah inspiratif.

    Kemudian pada sesi kedua akan hadir narasumber Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono, Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Prof. Dr. Mohammad Nuh, dan Cak Lontong. Untuk kelas bisnis LPS Financial Festival hari pertama akan diisi oleh influencer Ellen May.

    Sementara pada hari kedua, menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dadak, Anggota Komisi XI DPR Wihadi Wiyanto, dan Presiden Direktur PT HM Sampoerna Ivan Cahyadi. Hadir juga Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang akan menyampaikan keynote speech.

    Untuk kelas bisnis LPS Financial Festival hari pertama akan diisi oleh influencer Cinta Laura. LPS Financial Festival di Surabaya turut dimeriahkan oleh Wali, Coldiac, Nassar, dan RAN.

    Melalui acara ini, para peserta diharapkan mendapatkan ilmu dari berbagai tokoh-tokoh penting di industri keuangan mulai dari LPS hingga praktisi keuangan.

    Jadi, jangan sampai ketinggalan untuk menghadiri LPS Financial Festival di Surabaya dan Medan. Yuk tunggu apalagi? Daftarkan diri segera, klik di sini.

    Selain itu ada pula kompetisi video Financial Literacy Competition, dengan tema lomba Jangan Tunggu Nanti, Rencanakan Keuanganmu Sekarang! Berminat ikutu lomba? Langsung daftar, klik di sini.

    Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis.

    Simak juga Video Bos LPS Imbau Masyarakat Tak Takut Taruh Uang di Bank: Saya Jamin

    (hns/hns)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • LPS Financial Festival Berbagi Jurus Atur Keuangan buat Milenial, Yuk Daftar di Sini!


    Jakarta

    Pentingnya mengatur keuangan generasi muda jadi materi utama dalam acara hari pertama LPS Financial Festival 2025 yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya. LPS Financial Festival digelar mulai Rabu hingga Kamis, 6-7 Agustus 2025.

    Tokoh nasional, perbankan, pemerintah, pengusaha, hingga komedian sepakat mengatur keuangan harus dilakukan sejak muda. Nah, bagi yang belum pengin hadir, buruan yuk daftar, gratis kok. Langsung klik ini buat pendaftaran.

    Dalam sesi business talk pertama hari ini, menghadirkan pemangku kepentingan, pemerintah, serata pengusaha untuk membahas terkait peran penting merencanakan keuangan generasi muda. Dalam sesi tersebut, Chief Economist Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Muhammad Rifqi, Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak, hingga Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, menjadi pembicara.


    Pada kesempatan itu, Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung memberikan wejangan untuk generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa. Wejangan ini bisa menjadi bekal apabila ingin menjadi pengusaha sukses. Salah satunya, aktif berorganisasi, menyelesaikan jenjang pendidikan yang sedang ditempuh, hingga mencari penghasilan di sela kesibukan.

    Ia juga mengingatkan segala sesuatu tidak ada yang instan. Termasuk saat merintis usaha, karier, atau saat membangun ketangguhan keuangan.

    “Jadi untuk pesan ke adik-adik ya, satu hal saja yang paling penting. Tidak ada sesuatu yang too good to be true, sesuatu yang mudah tiba-tiba bisa dapat sesuatu yang luar biasa itu tidak akan pernah ada,” ujar Chairul Tanjung.

    Senada, Wagub Jatim Emil Dardak juga mengimbau agar para generasi muda tidak mudah terhasut dalam standar sosial atau bahkan merasa fear of missing out (FOMO). Menurut Emil, banyak yang terjerat pinjaman online (pinjol) hingga paylater tak lepas dari tidak pandainya mengatur pengeluaran.

    “Nah, contoh yang paling sering itu adalah ganti handphone belum waktunya gitu. Ngapain gitu kalau saya, saya mau ganti. Karena sebenarnya kalau kita lihat speknya itu kan masih nggak jauh-jauh beda gitu. Nah, anak sekarang FOMO. Kalau nggak pakai handphone ini rasanya saya gak belong gitu kan,” kata Emil dalam kesempatan sama.

    Emil pun mengingatkan agar generasi muda untuk sering menabung. Sebab, banyak manfaat yang dirasakan, salah satunya keuntungan finansial yang berlipat ganda.

    Chief Economist Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Muhammad Rifqi menilai menabung dapat menggairahkan perekonomian. Apalagi saat ini, menabung di bank sudah dijamin oleh LPS.

    Orang yang mempunyai uang berlebih dan menyimpannya di bank, maka uang tersebut akan diputarkan lagi untuk menggairahkan ekonomi. Misalnya disalurkan dalam bentuk kredit untuk kegiatan usaha hingga untuk kebutuhan konsumsi.

    “Dari yang kelebihan uang, mungkin teman-teman ada kelebihan uang, kemudian uangnya akan didistribusikan oleh bank kepada ekonomi dalam bentuk kredit. Ada yang buat pengusaha, ada yang buat konsumsi, segala macam,” tutur Rifqi.

    Pesan Cak Lontong dan Raffi Ahmad

    Dalam sesi business talk kedua, tidak hanya pemangku kepentingan yang menjadi pembicara, tapi juga diramaikan oleh sejumlah tokoh-tokoh terkenal, seperti Cak Lontong, dan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Periode 2009-2014) sekaligus Tokoh Nasional asal Jawa Timur Mohammad Nuh.

    Pada kesempatan itu, Mohammad Nuh menekankan pentingnya generasi muda dalam mengatur keuangan sejak duduk di bangku sekolah. Ia menekankan bahwa ilmu mengatur keuangan sangat penting dipelajari sejak muda, terutama akan bermanfaat bagi kehidupan ke depan.

    “Mohon betul teman-teman di mahasiswa, belajar betul tentang bagaimana caranya mengelola keuangan itu, karena memang keuangan ini menjadi bagian dari kehidupan itu,” ujar dia.

    Di era yang sudah serba maju ini, mudah bagi generasi muda untuk mengatur keuangan, terutama menabung. Apalagi perkembangan bank digital yang memudahkan nasabah dalam mengakses layanan keuangan.

    Direktur Utama (Dirut) Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan berbagai fitur digitalisasi perbankan terus berkembang. Hal itu juga akan beriringan dengan kebutuhan masyarakat ke depan. Untuk itu, pengembangan digitalisasi penting dilakukan terus demi mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.

    Masyarakat tidak perlu risau karena bank digital pun tetap dijamin LPS asalkan memenuhi persyaratan. Pertama, tercatat dalam pembukuan bank. Kedua, suku bunga bank tidak melebihi suku bunga penjaminan LPS yang berlaku. Saat ini suku bunga penjamin simpanan rupiah di bank umum sebesar 4%, untuk simpanan valas sebesar 2,5%, serta untuk BPR sebesar 6,5%.

    Fakta di lapangan, bank digital menawarkan suku bunga lebih dari 4%. Dia pun tidak mempersoalkan hal tersebut. Asalkan, perbankan tetap memberikan transparansi kepada nasabah bahwa tidak dijamin oleh LPS.

    “Nah kenyataannya kita lihat sendiri bahwa beberapa bank digital menawarkan suku bunga yang lebih dari 4%. Nah memang bisnis model dari bank digital itu memang begitu. Ada yang memang untuk menarik simpanan, dia menawarkan, tapi dia juga memberikan simpanan dari tadi, paylater, itu kan suku bunganya relatif tinggi, atau peer to peer lending,” tutur Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Didik Madiyono.

    Komedian Cak Lontong pun ikut memberikan pandangannya. Lewat gayanya yang santai, ia menilai masyarakat perlu terus diedukasi soal pentingnya menabung dan mempercayakan simpanannya pada lembaga keuangan yang aman.

    “Saya yakin naruh uang di bank. Tapi memang harus lebih sering edukasi ke masyarakat,” ujarnya.

    Terakhir, acara ini juga dihadiri oleh pengusaha muda sekaligus artis kondang Raffi Ahmad. Dalam sesi inspirational speech, Raffi berbagi tips merintis usaha buat pengusaha mulu.

    Pemilik RANS Entertainment hingga Rans Nusantara Hebat itu mengatakan hal paling pertama yang dilakukan sebelum membuka usaha adalah meyakinkan diri sendiri untuk bisa sukses. Menurutnya, pola pikir ini sangat diperlukan demi mengangkat kepercayaan diri saat menjalankan usaha.

    Dia juga menyarankan para pengusaha pemula agar tidak berekspektasi atau mematok target terlalu tinggi pada usahanya saat ini. Sebab segala sesuatu termasuk usaha harus dijalankan bertahap, tidak bisa langsung sukses dalam waktu singkat.

    “Misalnya, ‘ah emang bisnisku, aku uangnya mampunya segini’, ya sudah, segitu dulu. Jangan kita juga terlalu apa ya, maksudnya ya boleh mimpi setinggi-tingginya boleh. Mimpi itu gratis, tapi kan kita harus bisa berhadapan dengan kenyataan dan semuanya itu harus mulai dari bawah,” ucapnya.

    (rea/hns)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Jenahara, Desainer Putri Keenan Nasution yang Buka Suara Dukung Sang Ayah

    Jakarta

    Jenahara Nasution, anak Keenan Nasution, ikut menanggapi kisruh yang terjadi seputar lagu ‘Nuansa Bening’ yang melibatkan ayahnya dengan penyanyi Vidi Aldiano. Desainer hijab ternama ini menyatakan dukungan terhadap sang ayah untuk memperjuangkan hak cipta atas lagu karangannya.

    “Jadi Nuansa Bening itu adalah karya besar, mahakarya,” kata Jenahara di kawasan Cilandark, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2025).

    Dia menegaskan bahwa Gugatan yang dilayangkan sang ayah dan rekannya, Rudi Pekerti kepada pihak Vidi punya tujuan untuk menyadarkan penyanyi agar menghormati karya cipta orang lain.


    Mudah-mudahan dari klarifikasi hari ini jadi pencerahan juga buat orang di luar sana bisa membedakan,” tegasnya.

    Di luar kasus tersebut, Jenahara dikenal sebagai desainer dan pelaku kreatif yang tak asing di dunia fashion muslim Indonesia. Lahir pada 27 Agustus 1985 dari pasangan musisi Keenan Nasution dan artis-desainer muslimah legendaris Ida Royani, ia tumbuh di lingkungan yang sarat akan seni.

    Jenahara Menyukai Dunia Fashion Sejak Kecil

    Jenahara dan Keenan NasutionJenahara dan Keenan Nasution. Foto: dok. Instagram Story Jenahara

    Ketertarikannya pada dunia fashion tumbuh sejak kecil, yang membawanya menempuh pendidikan di Susan Budihardjo Fashion Design School pada 2013. Sebelum ke pendidikan formal, wanita 40 tahun ini telah memulai karier sebagai desainer dengan mendirikan brand JENAHARA pada 2011.

    Jenahara bisa dibilang merupakan salah satu pionir modest fashion dengan garis rancang khas: simple, edgy, dan monokromatik. Karya-karyanya menampilkan gaya minimalis yang lugas, bersih, dan berkarakter dengan siluet tegas.

    Tak lama setelah rilis, label JENAHARA langsung mendapat tempat di hati para hijabers urban. Gaya rancangannya tidak hanya memadukan nilai modesty dan trendi, tetapi juga memberi ruang untuk ekspresi diri. Ia merancang busana bagi wanita berhijab yang aktif, percaya diri, dan ingin tampil beda.

    Salah Satu Pendiri Hijabers Community

    JENAHARA NASUTIONJENAHARA NASUTION. Foto: instagram @jenaharanasution

    Tahun 2011 juga menandai lahirnya gerakan Hijabers Community, yang menjadi titik balik besar dalam sejarah gaya berhijab di Indonesia. Dalam komunitas inilah Jenahara aktif sebagai salah satu pendiri sekaligus Presiden pertamanya, bersama sejumlah influencer dan desainer hijab lainnya.

    Dari sekadar komunitas sosial, Hijabers Community menjelma menjadi kekuatan budaya yang menginspirasi ribuan wanita muda untuk tampil dengan gaya berhijab yang kreatif dan ekspresif.

    Proyek Kolaborasi dan Kiprah Internasional

    gaya hijab ke kantor jenaharaJenahara Nasution. Foto: Instagram/JenaharaNasution

    Anak kelima dari tujuh bersaudara ini kerap berkolaborasi dengan berbagai brand untuk menghadirkan koleksi yang segar dan relevan. Salah satunya adalah koleksi ‘Velvet Flora’ bersama Ensemble The Label, yang menampilkan permainan tekstur dan siluet yang dreamy namun tetap tegas.

    Jenahara juga pernah menggandeng brand Suqma, dalam koleksi bertema Djellaba yang terinspirasi dari busana tradisional Maroko. Rancangannya yang longgar dan fungsional dibuat tetap ringan dan tropis, mencerminkan fleksibilitas serta inklusivitas busana modest.

    Koleksi JENAHARA rutin tampil di panggung Jakarta Fashion Week, di samping show tahunannya. Dia bahkan sempat ikut serta di beberapa showcase internasional. Karya-karyanya pernah ditampilkan di Seoul Fashion KODE F/W 2019, juga tembus ke Hongkong Fashion Week.

    (hst/hst)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Kisah Inspiratif Nabila, Alumni Hijab Hunt Kini Jadi Desainer Modest Fashion

    Surabaya

    Mengawali langkah dari ajang pencarian bakat Hijab Hunt 2018 di Surabaya, Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila atau yang akrab disapa Nabila, membuktikan bahwa hijab bukan lah penghalang untuk tampil percaya diri dan berprestasi.

    Nabila kini sukses merintis karier sebagai desainer modest wear dengan karya yang telah tampil di ajang bergengsi Soerabaia Fashion Trend 2025. Yuk, kenal lebih dekat dengan Nabila!

    Berbincang kepada Wolipop, Nabila awalnya ikut audisi Hijab Hunt pada tahun 2018. Pada saat itu, Hijab Hunt sedang mencari muslimah yang memiliki potensi serta talenta yang menginspirasi.


    “Tahun 2018 audisi di Surabaya. Awal ikut Hijab Hunt karena ingin lebih mengembangkan diri dengan hobi modeling dan menunjukkan bakat diri,” ungkap Nabila kepada Wolipop.

    Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear.Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear. Foto: Dok. Instagram @lazuwaranabila.

    Pengalaman mengikuti ajang Hijab Hunt 2015 menjadi titik awal yang tak terlupakan bagi Nabila. Wanita 31 tahun ini berhasil menembus tahap semifinalis audisi Surabaya. Saat itu, dia mendapat kesempatan berharga untuk bertemu dengan para juri ternama seperti Terry Putri, sekaligus merasakan atmosfer kompetisi yang membangun.

    “Hijab Hunt memberikan panggung bagi saya wanita berhijab untuk menunjukkan bakat diri, saat audisi saya mendapatkan pengalaman berharga dalam pengembangan diri, seperti kepercayaan diri, public speaking dan banyak bertemu dengan teman baru dari berbagai daerah,” kenangnya.

    Mendapatkan berbagai ilmu dari para mentor, Nabila merasakan semakin percaya diri usai mengikuti ajang Hijab Hunt.

    “Usai ikut Hijab Hunt saya lebih percaya diri dan semakin fashionable walau dengan berhijab ,” ujarnya.

    Pengalaman itu menjadi titik baliknya Nabila untuk mengejar impian sebagai desainer. Ia percaya bahwa dunia fashion bisa menjadi ruang berekspresi bagi wanita berhijab, sekaligus wadah untuk menyebarkan nilai-nilai positif lewat karya.

    Nabila Jadi Desainer Modest Wear

    Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear.Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear. Foto: Dok. pribadi Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila.

    Perjalanan Nabila sebagai desainer tidak terlepas dari latar belakang pendidikannya. Dia merupakan lulusan Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana, Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

    Sejak duduk di bangku kuliah, ia mulai membangun bisnis fashion sendiri. Fokus utamanya adalah pada pembuatan custom kebaya muslimah dan busana modest yang elegan dan tetap syari. Perpaduan keahlian teknik menjahit, kreativitas desain, dan pemahaman tren membuat karyanya semakin diminati.

    Pada 18 Juli 2025 Nabila menampilkan delapan koleksi terbaiknya dalam ajang Soerabaia Fashion Trend 2025, yang diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Surabaya. Organisasi tersebut menaungi para desainer dan pelaku industri mode di Indonesia.

    Dengan persiapan kurang dari satu bulan, ia merancang setiap look dengan teliti mulai dari riset bahan, pembuatan mood board, teknik manipulating fabric, bordir, hingga aksesori hijab.

    “Ada delapan look modest wear di Soerabaia Fashion Trend 2025. Persiapan kurang dari satu bulan mulai dari riset bahan, mood board, pembuatan manipulating fabric, bordir, proses menjahit dan pembuatan aksesoris hijab. Alhamdulillah semua terlaksana dengan baik, ini pengalaman pertama karya saya mengikuti fashion show modest wear,” ucapnya haru.

    Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear.Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear. Foto: Dok. pribadi Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila.

    Ibu satu orang anak ini menuturkan inspirasi koleksinya bertajuk Enchanted Noir, dengan detail seperti bordir floral, permainan kerut, teknik pleats manipulating fabric, hingga taburan beads yang halus menciptakan tekstur dan dimensi yang memikat.

    “Enchanted Noir adalah perwujudan dari romansa yang tersembunyi dalam kegelapan, keanggunan yang muncul dari bayangan, dan daya pikat bunga yang mekar di tengah malam, menciptakan busana dan aksesoris yang misterius, dan tak lekang oleh waktu,” jelasnya.

    “Setiap desain dirancang untuk membangkitkan kekuatan dan daya tarik yang memikat, seolah-olah penggunanya adalah bunga yang mekar dalam cahaya rembulan, memancarkan pesona yang tak terlupakan. Enchanted Noir menjadi simbol keberanian untuk merangkul sisi gelap yang indah, dengan perpaduan dominan hitam dan burgundy, koleksi ini memancarkan aura kemewahan gotik modern yang romantis,” lanjutnya lagi.

    Wanita yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur ini ingin mengajak wanita muda lainnya untuk terus menggapai impian dan percaya akan potensi dalam diri. Ia juga membuktikan jika wanita berhijab bisa tampil stylish dan sesuai dengan nilai ajaran agama.

    “Wanita muslimah berhijab bisa tampil fashionable tanpa melupakan nilai-nilai kesopanan dan ajaran agama, tampil menarik dan stylist dengan sentuhan modern namun tetap menutup aurat dengan sempurna,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Profil Mahasiswi Kedokteran UI, Finalis Berhijab di Miss Universe Indonesia

    Jakarta

    Di tengah panggung perkenalan finalis Miss Universe Indonesia 2025, satu sosok berhijab tampil mencuri perhatian. Dia adalah Baraba, 23 tahun, mahasiswi kedokteran Universitas Indonesia yang membawa pesan kuat dari pendidikan hingga lingkungan.

    Setelah melalui proses audisi yang digelar secara offline pada 1 dan 2 Agustus 2025, Zetrix selaku pemegang lisensi resmi Miss Universe Indonesia mengumumkan Top 16 Finalis Miss Universe 2025 yang akan melaju ke babak berikutnya.

    Proses seleksi Miss Universe 2025 dilakukan dengan ketat oleh lima sosok profesional di bidangnya. Kelly Tandiono, selaku National Director sekaligus model dan aktris, turut menjadi juri dalam audisi. Ia didampingi oleh Andandika Surasetja (Creative Director & Fashion Designer), Bimo Permadi (Fashion Stylist & Creative Director), Ari Tulang (Choreographer & Performing Arts Director), serta Dini Widiastuti, aktivis kesetaraan gender dan pemimpin Plan International Indonesia.


    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Dari 16 finalis Miss Universe Indonesia 2025, Baraba tampil berbeda dan memukau dengan hijab. Wolipop berbincang dengan Baraba yang mengungkapkan awal mula dirinya mendaftar ke ajang Miss Universe Indonesia 2025.

    “Aku join Miss Universe Indonesia 2025, karena aku ingin menginspirasi wanita berhijab di seluruh Indonesia, bahkan seluruh dunia. Aku ingin mereka harus tahu bahwa hijab tidak menjadi batasan kita sebagai wanita untuk terus berkembang,” ungkap Baraba usai konferensi pers Top 16 Miss Universe Indonesia 2025 di La Moda Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

    Baraba saat ini telah menuntaskan masa koas. Memanfaatkan waktu libur dia mengeksplorasi hal-hal baru, salah satunya dengan mendaftarkan diri untuk menjadi finalis Miss Universe Indonesia 2025.

    “Informasi saya tahunya dari Instagram, saya mahasiswi kedokteran Universitas Indonesia yang baru saja menyelesaikan masa koas atau stase pre klinik di Universitas Indonesia,” jelasnya.

    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Dorongan untuk mengikuti Miss Universe Indonesia 2025, ia menuturkan karena ingin menginspirasi banyak wanita dan membawa hijab ke panggung internasional.

    “Di antara finalis lainnya, saya justru percaya diri, saya menjadi lebih ikonik dan autentik dengan hijab. Saya lebih stand out dengan hijab,” sautnya.

    Berhijab, Baraba mengucapkan tak ada merasakan kesulitan dan halangan baginya untuk mengikuti beragam rangakaian kegiatan Miss Universe 2025. Ia juga merasakan dampak positif saat mengikuti ajang Miss Universe Indonesia 2025.

    “Selama audisi, saya mengikuti banyak pelatihan. Mulai dari latihan catwalk, public speaking dan upgrade diri dengan mengikuti kelas dari pageant,” jelasnya.

    Advokasi Baraba di Miss Universe Indonesia 2025

    Baraba yang pernah mengikuti Federal Open Market Committee (FOMC) 2025 dan mempunyai organisasi Indonesia Youth Volunteer Association (IYVA), ini menjelaskan advokasi yang ia bawa di Miss Universe Indonesia 2025.

    “Aku punya organisasi bernama IYVA, aku memiliki empat bidang antara lain, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan pariwisata. Dimana kami itu, bergerak di desa terpencil di seluruh Indonesia,” tuturnya.

    Baraba melalui organisasinya tersebut sudah merambah daerah mulai dari Lombok, Jakarta dan Banda Neira untuk membantu warga setempat. Ia juga membantu pemerintahan untuk memperbaiki di empat bidang tersebut.

    “Alhamdulillah, di Lombok kami sudah memperbaiki dari segi stunting. Karena ternyata di balim kota Lombok yang indah. Ada salah satu pulau dengan angka stunting tertinggi. Alhamdulillah, kami sudah membantu untuk menekan angka stunting di Lombok,” tegasnya.

    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Lalu di bagian pariwisata, Baraba antusias menjabarkan telah menggali potensi di desa yang bisa ditonjolkan untuk menarik minat wisatawan.

    “Dari ekonomi kreatif, kita mengajak para pengrajin yang nantinya bisa meningkatkan ekonomi di desa tersebut,” lanjut Baraba.

    Dari sektor pendidikan, Baraba menuturkan sudah membangun Pojok Baca dan merenovasi kelas. Di Sumba, dia sudah berhasil memberikan satu SD tas baru dan bantuan dari donasi.

    Membawa misi yang kuat ke ajang Miss Universe Indonesia 2025, Baraba juga mengatakan strateginya. “Pastinya sebagai wanita berhijb satu-satunya di sini. Aku merasa sudah satu langkah mencuri perhatian karena berhijab. Itu yang harus aku pertahankan dengan mengikuti kelas public speaking dan catwalk, terus berlatih,” terangnya.

    Baraba, Miss Universe BerhijabBaraba, Miss Universe Indonesia 2025 Berhijab. Foto: Pradita Utama.

    Langkah Baraba di Miss Universe Indonesia 2025, mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Ia menjelaskan kedua orang tuanya terus menemani saat proses audisi dan menyebarkan informasi agar membantu vote.

    “Terpilih sebagai 16 besar, aku happy banget akhirnya bisa lolos. Menurut aku semua peserta sangat bagus, advokasi yang bagus,” terangnya.

    “Saya ingin menunjukkan bahwa masyarakat bahwa hijab bukan penghalang dan tetap bisa berkarya di dunia fashion. Targetnya saya bisa berkembang dan bisa terjun langsung ke dunia modest fashion di Indonesia selain membawa pulang gelar Miss Universe Indonesia 2025,” jelas Baraba.

    Di akhir wawancara, Baraba mengajak untuk seluruh muslimah Indonesia agar menggali potensi diri dan percaya dengan diri sendiri.

    “Untuk seluruh muslimah Indonesia bahkan seluruh dunia, menurut saya jangan pernah takut untuk mencoba hal baru, terutama masuk ke dunia beauty pageant karena itu menunjukkan identitas kita bahwa seorang muslimah bisa lho melakukan apa saja,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Pameran Seni Budaya China yang Menawan di Galeri Nasional



    Jakarta

    Pameran seni China digeber di Gedung D Galeri Nasional Indonesia, Jakarta mulai 6 September hingga 7 Oktober 2024. Beragam karya seni dipamerkan di sana.

    Pameran seni tradisional China itu diselenggarakan oleh Shanghai Art Collection Museum bersama Indonesia Heritage Agency (IHA), Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

    Pameran itu bertajuk ‘Irama Baru Jalur Sutra Maritim’. Sebanyak kurang lebih 80 karya dari sekitar 50 seniman asal China ambil bagian dalam pameran tersebut.


    detikTravel menilik satu per satu karya tersebut pada Rabu (11/9/2024). Karya seni yang dipajang di galeri itu bukan hanya lukisan, tetapi juga terdapat karya seperti patung, paper cut hingga kerajinan sulam.

    Gallery sitter, Divan, menjelaskan pameran di Galeri Nasional itu menjadi titik keempat yang disinggahi Shanghai Art Collection Museum. Dia mengatakan pameran itu untuk memperkenalkan lebih luas lagi seni asli yang berangkat dari tradisi di sana.

    “(Tujuannya) untuk mengenalkan seni rupa China kepada dunia terutama yang berangkat dari kerajinan atau keahlian asli dari China itu sendiri, terutama di Shanghai. Ini adalah pameran stop keempat setelah sebelumnya merek dari Mesir, Turki, dan Slovakia jadi ini adalah sebuah tur global besar,” ujarnya kepada detikTravel.

    Pameran Seni Budaya China di Galeri NasionalPameran Seni Budaya China di Galeri Nasional (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

    Sebanyak 80 karya yang dipamerkan di sana terbagi menjadi empat bagian. Divan menerangkan dari empat bagian tersebut memiliki keunikannya masing-masing, salah satunya distrik di Shanghai yang bernama Jinzhan.

    Warga di sana memiliki kebiasaan untuk melukis sehingga karya dari warga distrik tersebut mempunyai ciri khas tersendiri.

    “Bagian pertama ada karya-karya yang berangkat dari kerajinan China secara keseluruhan, kemudian karya dari Shanghai secara spesifik. Ada yang terinspirasi dari Peking Opera, dan karya dari salah satu distrik di Shanghai yaitu Jinzhan, di mana para petani di sana memiliki kebiasaan atau culture melukis,” kata dia.

    Pameran Seni Budaya China di Galeri NasionalPameran Seni Budaya China di Galeri Nasional (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

    Sembari berkeliling terdapat salah satu karya yang sangat indah dan berbeda, dari jauh terlihat seperti lukisan biasa. Namun ketika ditelisik lebih dekat lukisan itu tak menggunakan cat, melainkan disulam menggunakan benang di medium kertas.

    Divan menerangkan karya tersebut juga jadi satu dari beberapa favoritnya di pameran ini. Karya yang bergambar bunga teratai itu merupakan hasil tangan seniman bernama Gu Yuchun dan Gu Zipeng.

    “Menurut saya yang paling berkesan itu adalah karya berjudul ‘Bunga Teratai dan Embun’ karya Gu Yuchun dan Gu Zipeng, itu adalah keluarga marga Gu yang mengembangkan teknik menyulam di atas kertas,” ujarnya.

    “Jadi kertasnya mereka sudah buat sendiri dan mereka sudah tahu keahlian khusus yang dibutuhkan untuk membuat karya yang benar-benar masif dan berimbas,” dia menambahkan.

    Pameran seni tradisional China ini berlangsung sejak 6 September hingga 7 Oktober 2024 mendatang. Buka setiap hari dari jam 09.00 sampai 19.00 WIB. Untuk bisa menyaksikan pameran ini, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp 20.000 per orang.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mau Museum Date di Kebumen? Ini Hidden Gem yang Patut Didatangi



    Kebumen

    Traveler mau museum date di Kebumen? Tempat satu ini patut untuk didatangi karena bisa dibilang Hidden Gem. Penasaran?

    Di Kebumen, ada Roemah Martha Tilaar yang cocok dijadikan sebagai lokasi museum date. Seperti namanya, Roemah Martha Tilaar diambil dari sosok bernama Martha Tilaar yang merupakan pengusaha di bidang kecantikan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia.

    Roemah Martha Tilaar merupakan sebuah bangunan yang berwujud museum dan berisikan galeri hingga ruang terbuka yang bisa diakses oleh para pengunjung. Tidak hanya itu saja, ada berbagai daya tarik yang dapat ditemukan oleh pengunjung.


    Sejarah Roemah Martha Tilaar

    Dikutip dari laman resmi Museum Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Roemah Martha Tilaar pertama kali diresmikan pada 6 Desember 2014.

    Museum tersebut dimiliki oleh Martha Tilaar Group. Namun demikian, pengelolaan Roemah Martha Tilaar melibatkan Yayasan Warisan Budaya Gombong.

    Sebelum dijadikan sebagai museum yang berisikan galeri hingga ruang terbuka, Roemah Martha Tilaar merupakan kediaman milik keluarga besar Liam Siaw Law yang telah dibangun sejak tahun 1920 silam.

    Keluarga Liam Siaw Law atau yang lebih dikenal sebagai Baba Solam merupakan orang-orang yang menekuni bidang usaha. Bahkan keluarga tersebut dikenal sebagai pengusaha Tionghoa yang berhasil di wilayah Gombong, Kebumen.

    Rumah ini pun menjadi saksi Martha Tilaar untuk tumbuh sebagai pengusaha yang bergerak di bidang kecantikan. Tidak hanya itu saja, pengunjung juga dapat melihat lebih dekat berbagai pernak-pernik dan benda antik yang dipajang dengan kondisi baik di dalam museum ini.

    Memiliki Arsitektur Eropa

    Roemah Martha Tilaar menampilkan arsitektur Eropa yang kental yang dipadukan dengan gaya Jawa sekaligus Tionghoa. Inilah yang membuat Roemah Martha Tilaar terlihat sangat artistik dan klasik yang sangat cocok untuk diabadikan di dalam sebuah jepretan foto.

    Saat masuk ke dalam bangunan museum, mata pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai pernak-pernik hingga barang antik yang masih terjaga dengan baik.

    Sebut saja tempat tidur, lemari rias, toilet, hingga alat musik gramophone yang digunakan pada zaman dahulu. Tidak hanya itu saja, pada beberapa sudut ruangan juga dipajang beberapa foto keluarga Martha Tilaar dari masa ke masa.

    Ingin menikmati keindahan Roemah Martha Tilaar sembari makan maupun minum? Pengunjung tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa kafe yang dapat dijumpai di dalam bangunan ini.

    Oleh karena itu, pengunjung dapat berlama-lama untuk menikmati berbagai daya tarik yang ditawarkan oleh Roemah Martha Tilaar sembari menikmati minuman maupun makanan yang dapat dipesan di kafe.

    Harga Tiket dan Jam Buka Roemah Martha Tilaar

    Untuk mengunjungi Roemah Martha Tilaar, pengunjung hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Roemah Martha Tilaar tidak buka setiap hari.

    Museum ini buka pada hari Selasa hingga Minggu saja, sehingga hari Senin tutup. Jam buka Roemah Martha Tilaar mulai dari pukul 09.00 WIB dan tutup pada pukul 16.00 WIB.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com