Tag: perguruan

  • Soal Nasib Mahasiswa KIP Kuliah Usai Serangan Siber, Ini Arahan Kemendikbudristek



    Jakarta

    Serangan siber ransomware pada Pusat Dana Nasional (PDN) berimbas pada data penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Bagaimana nasib para penerima beasiswa tersebut?

    Seperti diketahui, PDN diserang oleh serangan siber ransomware mengakibatkan lumpuhnya beragam layanan masyarakat. Salah satunya adalah data yang menyimpan ribuan penerima beasiswa KIP Kuliah.

    Kemendikbudristek dalam Surat Pemberitahuan Terkait Masalah PDN yang diunggah dalam laman resminya menyatakan pencairan dana KIP Kuliah mahasiswa ongoing pada semester genap 2023/2024 sudah mencapai 98,8 persen.


    Pada saat gangguan sistem KIP Kuliah mulai terjadi, masih ada 16.316 mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum diajukan pencairannya oleh perguruan tinggi atau sedang dalam proses pencairan. Bagaimana nasib dari 16.316 mahasiswa ini?

    Arahan Kemendikbudristek untuk Pencairan KIP Kuliah

    Meski sempat terhenti, Kemendikbudristek memastikan pengajuan dan pencairan KIP Kuliah bagi mahasiswa on going masih terus berlangsung. Proses pengajuan dan pencairan akan dibuka secara manual.

    Kemendikbudristek mengarahkan pihak perguruan tinggi agar segera:

    • Melakukan identifikasi dan verifikasi data mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2024
    • Berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek untuk memproses pencairan

    Kemendikbudrsitek menyatakan pihaknya memastikan agar semua proses pencairan KIP Kuliah masih sesuai dengan jadwal. Targetnya, KIP Kuliah cair paling lambat Agustus 2024.

    “Semua proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing semester genap 2023/2024 akan selesai sesuai jadwal dan tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024,” bunyi pengumuman resminya.

    Kemendikbudristek menegaskan akan terus memberikan kabar terbaru mengenai status layanan KIP Kuliah melalui kanal komunikasi resmi Kemendikbudristek.

    “Untuk informasi lebih lanjut harap menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud pada laman https://ult.kemdikbud.go.id/ atau pusat panggilan 177,” tutupnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah 2024 Jalur Mandiri PTN-PTS Masih Dibuka hingga 31 Oktober


    Jakarta

    Sempat tidak bisa diakses karena terdampak serangan Pangkalan Data Nasional Sementara (PDNS) 2, pendaftaran bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 masih berlanjut. Pendaftaran masih dibuka hingga 31 Oktober 2024 mendatang melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

    Setidaknya ada dua jalur seleksi tersisa yakni mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Meskipun kini beberapa kampus PTN sudah memulai masa orientasi mahasiswa baru, peserta tetap bisa mendaftar hingga batas waktu yang ditentukan.

    Namun jika pendaftaran sudah dilakukan pada periode Januari-Juni sebelum laman terdampak serangan PDNS 2, peserta diharuskan untuk melakukan reklaim akun.


    Dikutip dari Buku Panduan Proses Pemulihan atau Reklaim Akun Program KIP-K 2024, Minggu (11/8/2024) begini langkah-langkahnya.

    Cara Klaim Akun Pendaftar KIP Kuliah Periode Januari-Juni 2024

    1. Buka laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    2. Klik “Login Siswa” dan klik “klaim akun” di kolom Informasi Penting.

    3. Isi data-data yang dibutuhkan, seperti:

    • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    • Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
    • Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
    • Tanggal lahir
    • Nama Ibu Kandung

    4. Klik tombol “Verifikasi Data”. Akan muncul hasil verifikasi untuk klaim akun dengan informasi:

    • Nama pemohon
    • Asal sekolah
    • Tanggal lahir

    5. Masukkan email aktif lalu klik tombol “Kirim Rincian Akun”.

    6. Akan muncul notifikasi bahwa rincian akun telah berhasil dikirim ke alamat email yang telah dicantumkan. Pastikan untuk melihat konfirmasi pada email terdaftar.

    7. Periksa seluruh rincian data dan klik tombol “Masuk ke Akun” untuk melanjutkan proses seleksi.

    8. Setelah masuk ke akun, pastikan status di bagian kolom “formulir” dan “kelengkapan” sudah sesuai dan lengkap. Jika belum, unggah kembali dokumen atau data yang diperlukan.

    9. Proses seleksi mandiri PTN dan PTS di sistem KIP-K akan kembali dibuka mulai 31 Juli 2024.

    Cara Daftar KIP Kuliah Mandiri 2024

    Bila kamu belum pernah mendaftar KIP-K 2024 sama sekali, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

    • Buka laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
    • Membuat akun secara mandiri atau bisa didaftarkan perguruan tinggi tempat mahasiswa diterima.
    • Untuk mendaftarkan akun, mahasiswa harus mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
    • Kemudian, calon penerima memasukkan email aktif untuk mendapatkan informasi Nomor Pendaftaran dan Kode Akses.
    • Sistem KIP Kuliah Merdeka selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah Merdeka
    • Pendaftar menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah Merdeka sesuai jalur seleksi yang dipilih yakni jalur Mandiri.
    • Jika berhasil diterima di perguruan tinggi, maka bisa melakukan verifikasi lebih lanjut di perguruan tinggi tempat pendaftar diterima.

    Besaran Bantuan KIP Kuliah 2024

    1. Biaya Pendidikan

    • Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau Internasional maksimal Rp 8 juta dan khusus prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta.
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta.
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Biaya Hidup

    Biaya hidup per bulan diberikan pada mahasiswa berdasarkan 5 klaster wilayah, yaitu:

    • Kelompok 1: Rp 800 ribu
    • Kelompok 2: Rp 950 ribu
    • Kelompok 3: Rp 1,1 juta
    • Kelompok 4: Rp 1,25 juta
    • Kelompok 5: Rp 1,4 juta

    Sekali lagi pendaftaran masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Informasi lebih lengkap bisa dilihat di laman resmi KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • 101 Ribu Mahasiswa Baru Jalur SNBP-SNBT Terima KIP Kuliah 2024



    Jakarta

    Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2024 bagi mahasiswa baru memasuki masa-masa akhir seleksi. Pendaftaran masih dibuka untuk seleksi jalur mandiri di perguruan tinggi negeri maupun swasta hingga 31 Oktober 2024 mendatang.

    Namun, di luar jalur mandiri penetapan penerima KIP Kuliah sudah mulai dilakukan banyak kampus. Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Andhika Ganendra menjelaskan total kuota KIP Kuliah 2024 adalah 200 ribu mahasiswa.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 101 mahasiswa berasal dari mereka yang lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes-Ujian Tulis Berbasis Komputer (SNBT-UTBK).


    “Sisa kuota akan diberikan pada mahasiswa pendaftar KIP Kuliah yang lolos seleksi mandiri dan seleksi di perguruan tinggi swasta,” katanya dikutip dari rilis di laman resmi Puslapdik, Selasa (27/8/2024).

    Kriteria Penerima Prioritas KIP Kuliah

    Dengan jumlah tersebut, Andhika memastikan bila penerima KIP Kuliah adalah mereka yang terbukti kesulitan dalam masalah ekonomi. Namun memiliki kemauan yang kuat untuk masuk ke perguruan tinggi baik melalui jalur tes maupun prestasi.

    Kriteria penerima KIP Kuliah sendiri sudah ditetapkan pada pada Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Kartu Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi. Hal ini menjadi acuan penting perguruan tinggi untuk menjaring mahasiswa penerima KIP Kuliah.

    Selaras dengan peraturan tersebut, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Muhammad Sholeh menjelaskan pihaknya sangat memperhatikan Persesjen Nomor 13/2024 terkait penerimaan mahasiswa KIP Kuliah. Pada Persejen tersebut, dijelaskan bila ada beberapa kriteria yang diprioritaskan mendapat KIP Kuliah seperti:

    – Penerima KIP jenjang dasar dan menengah

    – Peserta yang terdaftar di Program Keluarga Harapan (PKH)

    – Peserta Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

    – Anak panti asuhan atau berstatus yatim piatu.

    Setiap tahunnya, Unesa membuka kuota 4-5 ribu bagi mahasiswa yang ingin mendaftar KIP Kuliah. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui mahasiswa agar bantuan pendidikan ini diberikan pada sasaran yang tepat.

    “Agar dipastikan tepat sasaran, kita juga akan survei kondisi di rumahnya, jika asal mahasiswa pendaftar masih di dalam provinsi Jawa Timur, tim survei dari kampus akan datang langsung ke lokasi. Jika di luar itu, survei dilakukan melalui panggilan video (video call). Setelah itu lalu kita peringkatkan,” ungkap sosok yang akrab dipanggil Sholeh ini.

    ‘Alat’ Mencapai Cita-cita

    Menjadi salah satu bantuan pendidikan paling besar dan ditunggu-tunggu setiap tahunnya, KIP Kuliah memang bak alat untuk mencapai cita-cita mahasiswa. Hal ini ikut dirasakan Syarifah Luthfiah Quraisy.

    Syarifah merupakan penerima KIP Kuliah dari Universitas Muhammadiyah Makassar. Ia kini mampu menggapai mimpi untuk berkuliah di fakultas kedokteran secara gratis tanpa biaya apapun.

    “Saya ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya fakultas kedokteran dan ingin meringankan beban ibu saya yang merupakan orang tua tunggal,” katanya.

    Selaras dengan Syarifah, Nizam Zulfi Zakaria penerima KIP Kuliah dari Universitas Brawijaya juga sangat merasa terbantu dengan program ini. Tak hanya melanjutkan kuliah, program KIP juga menjadi jembatannya untuk meraih gelar sebagai Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional.

    Nizam berharap program ini tak akan hilang meskipun kelak berganti pemerintahan. Bukan berkurang melainkan kuota penerimaan semakin ditambah.

    “Karena ini adalah langkah konkret pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan,” katanya.

    Ia juga berpesan kepada teman-teman lainnya yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi terhalang masalah finansial untuk tidak menyerah.

    “Karena di mana ada kemauan, di situ ada jalan,” tutupnya.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar 101 PTN Asal yang Terima KJMU, Ada Kampusmu?


    Jakarta

    Bantuan pendidikan pemerintah provinsi DKI Jakarta, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap 2 Tahun 2024 kembali membuka pendaftaran. Seleksi dilakukan secara daring melalui laman Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Jakarta pada tautan http://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

    Seperti namanya, KJMU ditujukan khusus kepada warga DKI Jakarta yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tetapi terkendala ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta tercantum di Kartu Keluarga (KK) DKI Jakarta.

    Sedangkan kendala ekonomi dibuktikan dengan terteranya mahasiswa di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), DTKS Daerah, dan/atau warga binaan sosial.


    Mahasiswa dari jenjang D3, D4, dan S1 diperkenankan mendaftar. Namun, mereka harus berasal dari 101 perguruan tinggi negeri (PTN) yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam KJMU.

    Dikutip dari laman resmi Kartu Jakarta Pintar (KJP), Rabu (28/8/2024) berikut ini 101 PTN yang bekerja sama dengan Pemprov DKI di program KJMU. Cek yuk!

    Daftar Kampus Penerima KJMU

    1. IAIN Bengkulu
    2. IAIN Bukittinggi
    3. IAIN Imam Bonjol Padang
    4. IAIN Metro
    5. IAIN Raden Intan Lampung
    6. IAIN Salatiga
    7. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    8. IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
    9. IAIN Surakarta
    10. IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    11. IAIN Tulungagung
    12. IPB University
    13. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
    14. Institut Seni Indonesia Surakarta
    15. Institut Seni Indonesia Yogyakarta
    16. Institut Teknologi Bandung
    17. Institut Teknologi Kalimantan
    18. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    19. Institut Teknologi Sumatera
    20. Politeknik Indramayu
    21. Politeknik Manufaktur Bandung
    22. Politeknik Negeri Bali
    23. Politeknik Negeri Bandung
    24. Politeknik Negeri Cilacap
    25. Politeknik Negeri Jakarta
    26. Politeknik Negeri Lampung
    27. Politeknik Negeri Malang
    28. Politeknik Negeri Medan
    29. Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
    30. Politeknik Negeri Padang
    31. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
    32. STAIN Batusangkar
    33. STAIN Datokarama Palu
    34. STAIN Jember
    35. STAIN Kediri
    36. STAIN Kudus
    37. STAIN Pekalongan
    38. STAIN Ponorogo
    39. STAIN Purwokerto
    40. STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
    41. Universitas Airlangga
    42. Universitas Andalas
    43. Universitas Bangka Belitung
    44. Universitas Bengkulu
    45. Universitas Brawijaya
    46. Universitas Cendrawasih
    47. Universitas Diponegoro
    48. Universitas Gadjah Mada
    49. Universitas Haluoleo
    50. Universitas Hasanudin
    51. Universitas Indonesia
    52. UIN Alauddin
    53. UIN Maulana Malik Ibrahim
    54. UIN Raden Fatah Palembang
    55. UIN Sumatera Utara Medan
    56. UIN Sunan Ampel
    57. UIN Sunan Gunung Jati
    58. UIN Sunan Kalijaga
    59. UIN Syarif Hidayatullah
    60. UIN Walisongo Semarang
    61. Universitas Jambi
    62. Universitas Jember
    63. Universitas Jenderal Soedirman
    64. Universitas Lambung mangkurat
    65. Universitas Lampung
    66. Universitas Malikussaleh
    67. Universitas Maritim Raja Ali Haji
    68. Universitas Mataram
    69. Universitas Mulawarman
    70. Universitas Negeri Jakarta
    71. Universitas Negeri Malang
    72. Universitas Negeri Manado
    73. Universitas Negeri Medan
    74. Universitas Negeri Padang
    75. Universitas Negeri Semarang
    76. Universitas Negeri Surabaya
    77. Universitas Negeri Yogyakarta
    78. Universitas Nusa Cendana
    79. Universitas Padjadjaran
    80. Universitas Palangkaraya
    81. Universitas Pattimura
    82. UPNV Jakarta
    83. UPNV Surabaya
    84. UPNV Yogyakrta
    85. Universitas Pendidikan ganesha
    86. Universitas Pendidikan Indonesia
    87. Universitas Riau
    88. Universitas Sam Ratulangi
    89. Universitas Samudra
    90. Universitas Sebelas Maret
    91. Universitas Siliwangi
    92. Universitas Singaperbangsa Karawang
    93. Universitas Sriwijaya
    94. Universitas Sulawesi Barat
    95. Universitas Sultan AgengTirtayasa
    96. Universitas Sumatera Utara
    97. Universitas Syiah Kuala
    98. Universitas Tanjungpura
    99. Universitas Tidar Magelang
    100. Universitas Trunojoyo
    101. Universitas Udayana

    Cara aaftar KJMU Tahap II Tahun 2024

    1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

    2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

    3. Upload kelengkapan dokumen usulan, seperti:

    • Surat permohonan kepada Gubernur
    • Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi
    • Scan KK
    • Scan KTP
    • Scan Kartu Hasil Studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)

    4. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak ada yang berstatus sebagai:

    • ASN (PNS/PPPK)
    • TNI/Polri
    • Anggota MPR RI
    • Anggota DPR RI
    • Anggota DPD RI
    • Anggota DPRD Provinsi
    • Anggota DPRD Kabupaten/Kota
    • Pegawai tetap BUMN
    • Pegawai tetap BUMD

    5. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai NJOP diatas Rp 1 miliar, serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter.

    6. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

    7. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima

    Jadwal Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024

    • Pendaftaran KJMU: hingga 3 September 2024
    • Verifikasi sekolah: hingga 4 September 2024
    • Verifikasi perguruan tinggi: hingga 6 September 2024
    • Verifikasi Dinas Pendidikan: 9-20 September 2024
    • Penetapan Kepgub penerima: 23 September – 31 Oktober 2024

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Bright Scholarship 2024 untuk Maba Buka Pendaftaran, Cek Daftar Kampusnya!


    Jakarta

    Pendaftaran Bright Scholarship dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN dibuka untuk batch 10 tahun 2024 hingga 15 September mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan https://brilianscholarship.id/bright/pendaftaran.

    Sebagai informasi, Bright Scholarship adalah beasiswa pendidikan yang ditujukan untuk mahasiswa baru jenjang D4 dan S1 dari perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung sebagai mitra dalam program ini. Sehingga sebelum mendaftar peserta harus memastikan apakah kampus asal termasuk dalam mitra program Bright Scholarship.

    Ada berbagai manfaat yang ditawarkan seperti biaya uang kuliah tunggal (UKT), uang saku bulanan, fasilitas asrama, pengembangan diri hingga dukungan pertukaran mahasiswa dan kompetisi internasional.


    Dikutip dari postingan Instagram Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN, Rabu (28/8/2024) berikut ini informasi pendaftarannya.

    Syarat Pendaftaran Bright Scholarship 2024

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Mahasiswa S1 atau D4 semester 1 dari kampus mitra
    • Memiliki dorongan berprestasi
    • Memiliki pengalaman berorganisasi
    • Dapat membaca Al Qur’an
    • Memiliki keterbatasan finansial
    • Bersedia menjalani pembinaan di asrama
    • Mengisi formulir pendaftaran.

    Syarat Dokumen

    1. Personal statement

    2. Scan/foto Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau slip pembayaran kuliah atau bukti data diri diterima menjadi mahasiswa di PTN Mitra

    3. Scan/foto Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan tentang susunan keluarga

    4. Foto rumah tampak depan dan ruang tengah/keluarga

    5. Scan sertifikat/penghargaan bila ada

    6. Scan atau foto salah satu dari dokumen berikut:

    – Surat keterangan penghasilan orang tua/wali

    – Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

    – Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH)

    – Kartu Peserta Program Indonesia Pintar

    – Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kepala desa, kepala dusun, instansi tempat orang tua bekerja, atau tokoh masyarakat, serta dapat dibuktikan kebenarannya

    Daftar Kampus Mitra Bright Scholarship

    1. Universitas Syiah Kuala (khusus putri)
    2. Universitas Sumatera Utara (khusus putri)
    3. Universitas Negeri Riau (khusus putra)
    4. Universitas Andalas (khusus putra)
    5. UIN Raden Fatah (khusus putra)
    6. Universitas Bengkulu (khusus putri)
    7. Universitas Negeri Jakarta (khusus putra)
    8. IPB University (khusus putri)
    9. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (khusus putri)
    10. Universitas Pendidikan Indonesia (khusus putra)
    11. Universitas Negeri Semarang (khusus putri)
    12. Universitas Gadjah Mada (khusus putra)
    13. Universitas Airlangga (khusus putri)
    14. Universitas Brawijaya (khusus putri)
    15. Universitas Mataram (khusus putri)
    16. Universitas Lambung Mangkurat (khusus putra)
    17. Universitas Hasanuddin (khusus putri)

    Itulah informasi tentang pendaftaran Bright Scholarship batch 10 tahun 2024. Tunggu apalagi, yuk buruan daftar detikers!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Perintis 2025 Dibuka, Alumni Gap Year Bisa Daftar!



    Jakarta

    Beasiswa Perintis 2025 sudah dibuka! Pendaftaran bisa dilakukan mulai 19 Agustus 2024 hingga 15 Oktober 2024.

    Beasiswa ini disediakan oleh Rumah Amal Salman. Bentuk beasiswanya berupa program pembinaan akademik dan soft skill yang didukung beasiswa uang kuliah tunggal (UKT) dan beasiswa pembinaan (living cost) bulanan.

    Peserta nantinya akan terpilih dalam learning camp terlebih dahulu untuk persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025. Jika peserta lolos di perguruan tinggi negeri yang dipilih, maka mereka akan mendapatkan uang beasiswa.


    Mengutip unggahan akun Instagram @beasiswaperintis, berikut informasi selengkapnya seputar Beasiswa Perintis:

    Jenis Beasiswa Perintis 2025

    1. Learning Camp

    Selama learning camp, peserta akan mendapatkan pendampingan materi dan latihan soal bersama mentor, asesmen minat dan bakat bersama psikolog, dan try out soal-soal UTBK.

    2. Perintis Leadership Program

    Jenis beasiswa ini diberikan kepada peserta yang diterima sebagai mahasiswa. Mereka akan mendapatkan uang biaya kuliah hingga tunjangan bulanan.

    Keuntungan Beasiswa Perintis 2025

    • Bimbingan intensif persiapan UTBK selama lima bulan
    • Kegiatan pengembangan diri, pelatihan, training motivasi, dan tes bakat
    • Relasi dengan peserta se-Indonesia
    • Beasiswa berupa dukungan biaya kuliah dan biaya hidup selama empat tahun (untuk peserta yang lolos ke PTN tertentu dan lolos seleksi lanjutan)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis 2025

    • Siswa/siswi SMA sederajat kelas XII atau alumni gap year 2023 dan 2024 yang masih memiliki kesempatan mengikuti SNBT 2025
    • Berdomisili di Indonesia dan berstatus sebagai warga negara Indonesia
    • Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu atau Kartu Indonesia Pintar (untuk jalur non prestasi)
    • Memiliki tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN di seluruh Indonesia
    • Follow instagram @beasiswaperintis
    • Pasang Twibbon yang sudah disediakan Beasiswa Perintis di feeds IG pribadi kemudian tag IG @beasiswaperintis
    • Share informasi Beasiswa Perintis ke Grup Whatsapp ataupun media sosial lainnya (minimal tiga grup)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis Fast Track 2025

    • Fast track adalah program yang bisa mempercepat peserta lulus seleksi langsung ke tahap ujian tulis 3. Syaratnya yakni:
    • Peserta sudah mendaftar Beasiswa Perintis (sudah submit atau sedang tahap verifikasi)
    • Wajib mengajak 20 teman untuk mendaftar Beasiswa Perintis
    • Wajib mengajak 10 teman untuk mensubmit pendaftaran
    • Tidak boleh mendaftarkan peserta yang sudah mendaftar dan submit sebelumnya

    Jadwal Seleksi Beasiswa Perintis 2025

    1. Pendaftaran: 19 Agustus – 5 Oktober 2024
    2. Seleksi berkas: 7 – 15 Oktober 2024
    3. Ujian tulis 1: 27 Oktober 2024
    4. Ujian tulis 2: 3 November 2024
    5. Ujian tulis 3: 10 November 2024
    6. Wawancara: 18 – 30 November 2024
    7. Learning camp I: 22 Desember 2024 – 5 Januari 2025
    8. P2P: 18 Januari – 17 Maret 2025
    9. Learning camp 2: 3 – 26 april 2025

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Segera isi datamu di https://bit.ly/DaftarFasttrackBP25

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Utama LPS 2024 Dibuka, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membuka pendaftaran Beasiswa Utama LPS 2024 bagi mahasiswa aktif. Masa pendaftaran sedang dibuka sampai 4 Oktober 2024.

    LPS adalah lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia. LPS bertanggung jawab pada presiden.

    Ada tiga jalur pada Beasiswa Utama LPS 2024, yaitu Berprestasi, Tidak Mampu dan 3T. Simak syarat dan jadwal seleksinya di bawah ini.


    Syarat Beasiswa Utama LPS 2024

    • Usia kurang dari 24 tahun saat pendaftaran
    • Sedang kuliah S1 semester 3-5
    • Sudah menempuh minimal 40 SKS
    • Surat rekomendasi dari kampus
    • Surat pernyataan tidak sedang memperoleh beasiswa lain

    Syarat Fakultas/Prodi Asal

    • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
    • Fakultas Hukum
    • Jurusan Teknik Elektro
    • Jurusan Teknik Industri
    • Jurusan Sistem Informasi
    • Jurusan Aktuaria
    • Jurusan Matematika
    • Jurusan Statistika
    • Jurusan Hubungan Internasional

    Syarat Khusus Jalur Berprestasi

    • Skor TOEFL minimal 500 atau yang setara
    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5
    • Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam bahasa Inggris

    Syarat Khusus Jalur Tidak Mampu

    • IPK minimal 3,25
    • Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam bahasa Indonesia
    • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) minimal dari desa atau kelurahan daerah asal

    Syarat Khusus Jalur 3T

    • IPK minimal 3,25
    • KTP atau Kartu Keluarga yang membuktikan pendaftar lahir atau tinggal di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sesuai Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020

    Komponen Beasiswa

    • Dana dukungan beasiswa Rp 1,5 juta per bulan selama 12 bulan
    • Pelatihan soft skill
    • Capacity building dan champion camp
    • Sosialisasi komunitas

    Jadwal Seleksi

    • Pengumpulan berkas administrasi: 17 September-4 Oktober 2024
    • Seleksi berkas: 7-11 Oktober 2024
    • Wawancara: 14-25 Oktober 2024
    • Pengumuman hasil akhir: 4 November 2024

    Berikut sejumlah link pendaftaran Beasiswa Utama LPS 2024 pada beberapa perguruan tinggi:

    • Universitas Brawijaya: https://s.ub.ac.id/beasiswautamalps2024
    • Universitas Sebelas Maret: https://sibea.integrasi.uns.ac.id/
    • Universitas Airlangga: https://bit.ly/BeasiswaUtamaLPS2024
    • Institut Teknologi Bandung; Email berkas dalam 1 file, format subjek Beasiswa Prestasi/Beasiswa Tidak Mampu/ Beasiswa 3T- Nama Mahasiswa, ke beasiswanonpemerintah@gmail.com
    • Universitas Sumatera Utara: Serahkan berkas pendaftaran ke Bagian Kemahasiswaan tiap fakultas
      Universitas Gadjah Mada: http://simaster.ugm.ac.id/ (surat rekomendasi dari wakil dekan akademik dan kemahasiswaaan, formulir pengajuan beasiswa unduh di sini)

    Informasi lebih lanjut terkait beasiswa LPS 2024 dapat ditanyakan lebih lanjut pada pihak kampus masing-masing dan akun Instagram @lps_idic.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025 Dibuka, Ini Syaratnya



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Chevening membuka beasiswa S2 ke Inggris bagi warga Indonesia. Beasiswa ini memberikan bantuan pendidikan bagi yang tertarik di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

    Beasiswa S2 Kominfo x Chevening ini cocok bagi Aparatur Pemerintah Pusat/anggota TNI/POLRI dan non-PNS dari Kementerian/LPNK/BUMN/Swasta dengan latar belakang pekerjaan bidang TIK.

    Nantinya peserta bisa memilih tiga prodi magister pada tiga perguruan tinggi di Inggris. Cakupan wilayahnya yakni Inggris, Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales.


    Pendaftaran telah dibuka sejak 3 September 2024 dan akan ditutup pada 5 November 2024. Adapun masa perkuliahan dimulai pada September 2025 mendatang.

    Detikers tertarik dengan beasiswa ini? Mengutip laman Beasiswa Kominfo, berikut informasi lengkapnya:

    Komponen Dana Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Dana pendidikan
    • Biaya hidup bulanan
    • Arrival allowance
    • Events and engagement travel allowance
    • Homework departure allowance
    • Tiket pesawat PP
    • Biaya visa
    • Biaya asuransi

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Diutamakan berusia di bawah 40 tahun
    • Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan
    • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, yang dapat berupa pekerjaan full-time, part-time, magang, atau kerja sukarela.
    • Lulusan S1/DIV
    • Belum memiliki gelar Magister/S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan Magister/S2
    • Memenuhi persyaratan akademik serta bahasa inggris seperti IELTS, TOEFL IBT, dan Pearson PTE Academic.
    • Peserta mendaftar ke 3 program studi yang berbeda pada satu perguruan tinggi, atau mendaftar ke 3 program studi serupa di
      3 perguruan tinggi berbeda. Peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada program studi yang terkait dengan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
    • Tidak pernah melakukan studi dengan menerima dana dari Pemerintah Inggris
    • Diutamakan bagi yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi di Inggris
    • Menyusun esai mengenai rencana studi dan kaitannya dengan bidang pekerjaan atau pengalaman profesional yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
    • Menyusun esai yang berisi mengenai career plan dan rencana kontribusi pasca studi khususnya kontribusi bagi pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
    • Menyertakan minimal 2 surat rekomendasi dalam bahasa inggris dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas
    • Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan
    • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, melampirkan:
      – Hasil penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
      – Hasil konversi IPK dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
      – Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kemendikbudristek atau Kemenag mengenai penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
    • Beasiswa ini tidak diperuntukan untuk Pegawai Kementerian Kominfo dan pelamar yang saat ini bekerja atau pernah bekerja dalam 2 tahun terakhir di Kantor Persemakmuran dan Pengembangan Luar Negeri, Kedutaan Besar Inggris, atau departemen terkait di Inggris, termasuk yang memiliki kerabat yang bekerja di sana

    Dokumen Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Scan KTP
    • Scan paspor hijau bagi masyarakat umum dan Paspor biru bagi PNS (jika telah tersedia)
    • Salinan SK PNS (bagi PNS)
    • Salinan SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi Karyawan Swasta) atau portofolio (bagi Wirausaha atau Pendiri startup);
    • Salinan ijazah S1/D4
    • Salinan transkrip akademik S1/D4
    • Scan sertifikat bahasa inggris: IELTS/TOEFL IBT/Pearson PTE Academic
    • Dokumen esai
    • Surat Izin Atasan (bagi PNS/anggota TNI/POLRI sesuai dengan format lampiran III) atau Surat Rekomendasi dari pimpinan, tokoh kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik.

    Cara Daftar Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    1. Pendaftaran beasiswa dilakukan secara paralel melalui laman https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/ dan laman https://beasiswa.kominfo.go.id/
    2. Daftar akun dan login pada laman tersebut
    3. Pilih menu dashboard dan isi data pendaftaran dengan benar dan lengkap
    4. Pilih beasiswa kemitraan – luar negeri, klik daftar baru dan pilih beasiswa Kominfo – Chevening
    5. Lanjutkan pendaftaran dan pastikan data pendaftaran sudah benar dan lengkap
    6. Submit aplikasi beasiswa dan tunggu informasi selanjutnya

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Masa pendaftaran: 1 September – 5 November 2024
    • Seleksi komite independen: November – Januari 2025
    • Pengumuman shortlisted interview: Januari/Februari 2025
    • Seleksi interview: 26 Februari – 25 April 2025
    • Pengumuman beasiswa: Juni 2025
    • Batas waktu offering dan upload Unconditional LoA: Pertengahan Juli 2025
    • Mulai studi di Inggris: September/Oktober 2025

    Demikian informasi soal Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025. Yuk segera daftarkan dirimu!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Dapat Beasiswa di University of Pennsylvania, Simak!



    Jakarta

    University of Pennsylvania (UPenn) sedang ramai dibahas di media sosial. Kampus yang terletak di Amerika Serikat ini memang termasuk ke dalam universitas top.

    Berdasarkan pemeringkatan QS WUR 2025, UPenn menjadi kampus terbaik di dunia urutan ke-11. UPenn mempunyai 52 program sarjana dan 15 program pascasarjana.

    Selain itu, kampus UPenn menyediakan berbagai beasiswa bagi mahasiswanya. Baik beasiswa dari pemerintah, organisasi, alumni, perusahaan, dan masing-masing negara asal (mahasiswa internasional).


    Lantas, bagaimana cara mendapatkan beasiswa di UPenn? Mengutip berbagai sumber, ini langkah-langkahnya:

    Lewat Beasiswa Dalam Negeri

    Cara lazim dicoba oleh mahasiswa untuk meraih beasiswa di UPenn adalah lewat bantuan yang disediakan Pemerintah Indonesia sendiri. Berikut beberapa beasiswa dalam negari dengan pilihan kampus UPenn:

    1. Beasiswa LPDP

    Beasiswa LPDP disediakan oleh pemerintah RI lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Jika detikers ingin meraih beasiswa pendanaan di UPenn bisa mencoba daftar beasiswa LPDP.

    Dikutip dari laman LPDP, kampus UPenn termasuk perguruan tinggi tujuan paling banyak dipilih. UPenn menduduki urutan ke-13 sebagai kampus luar negeri paling banyak dipilih dalam beasiswa LPDP.

    2. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) merupakan skema beasiswa yang disediakan oleh Kementerian Agama dan LPDP bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangakan karier, pengalaman, dan jaringan kampus di dalam dan luar negeri.

    Ada berbagai banyak pilihan program dalam BIB yakni S1, S2, S3, kemitraan, dan double degree. Pelamar beasiswa BIB bisa memilih UPenn sebagai pilihan kampus luar negeri.

    3. Beasiswa Indonesia Maju

    Beasiswa Indonesia Maju (BIM) juga menyediakan banyak pilihan kampus tujuan luar negeri bagi mahasiswa Indonesia. Salah satunya University of Pennsylvania.

    BIM bisa dicoba untuk beberapa kalangan seperti calon guru SMK, dosen, dan pelaku budaya. Salah satu syarat untuk mendapat beasiswa BIM adalah sudah diterima di UPenn dibuktikan lewat Letter of Acceptance.

    Lewat Beasiswa dari Pemerintah AS

    Pemerintah AS menyediakan dana pendidikan bagi mahasiswa internasional termasuk Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan lewat beasiswa Fulbright.

    Beasiswa Fulbright bisa dicoba bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi master maupun doktoral. UPenn pun termasuk ke dalam salah satu pilihan kampus di beasiswa ini lho.

    Lewat Beasiswa Langsung di UPenn

    Mengutip laman resminya, UPenn menyediakan berbagai beasiswa untuk mahasiswa sarjana hingga pascasarjana. Berikut beberapa beasiswa yang tersedia:

    1. Penn Grant

    Penn Grant ditujukan bagi mahasiswa sarjana. Beasiswa ini dapat membiayai kuliah mahasiswa hingga semester 8.

    2. Named Scholarship

    Beasiswa jenis ini dibiayai oleh para alumni UPenn. Named Scholarship berlaku bagi mahasiswa S1.

    3. Graduate Grants and Scholarships

    Beasiswa ini tersedia di 12 sekolah pascasarjana UPenn, tapi dengan kuota terbatas. Penilaian beasiswa berdasarkan pada prestasi akademis dan profesional. Informasi lebih lengkapnya bisa dilihat di https://srfs.upenn.edu/financial-aid/grants-and-scholarships ya.

    Itulah beberapa cara memperoleh beasiswa di University of Pennsylvania. Semoga membantu ya!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Awardee Beasiswa Pendidikan Indonesia Dilarang Kuliah Online!



    Jakarta

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT), Ratna Prabandari mengingatkan mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) untuk tidak melakukan pelanggaran. Salah satunya adalah melakukan kuliah secara online atau hybrid dalam waktu lama.

    “Walaupun pihak perguruan tinggi dimana mahasiswa berkuliah membolehkannya,” tuturnya dikutip dari rilis di laman pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Rabu (9/10/2024).

    Alasan mengapa hal ini tidak boleh dilakukan karena BPI memberikan pendanaan dalam bentuk living allowance atau biaya hidup bulanan. Sehingga penerima beasiswa diharuskan untuk tinggal dan berada di kota tempat perguruan tinggi berada.


    Aturan ini kembali ditegaskan karena pihak BPPT menyebutkan telah menemukan pelanggaran yang dilakukan mahasiswa penerima BPI. Di mana mahasiswa tersebut melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda dengan kota kampusnya dalam waktu sampai dua semester.

    “Kami menemukan adanya mahasiswa penerima BPI yang melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda kota dengan kampusnya dalam waktu satu sampai dua semester. Kami tegaskan itu tidak boleh dalam alasan apapun,” tambahnya.

    Dilarang Kerja-Double Funding

    Tidak hanya masalah kuliah daring, BPPT juga menemukan bila ada penerima BPI yang tidak dalam status tugas belajar. Artinya mereka masih bekerja ketika perkuliahan berlangsung.

    Ratna menyatakan aturan ini sudah tertera jelas ketika pendaftaran BPI berlangsung. Aturan tersebut menyebutkan bila penerima BPI harus dalam posisi tugas belajar.

    “Artinya cuti dari pekerjaannya, termasuk hal ini berlaku bagi mahasiswa yang diterima atau diangkat sebagai CPNS atau PPPK,” ucap Ratna.

    Mahasiswa memang diperbolehkan bekerja dan mengabaikan tugas belajar, tetapi dengan catatan tertentu. Yakni pekerjaan yang dilakukan harus menjadi bagian wajib dari studi, seperti teaching assistant dan research assistant.

    Selanjutnya Ratna menyoroti adanya pelanggaran yang dilakukan mahasiswa penerima BPI dalam pemalsuan dokumen akademik. Seperti, pemalsuan tandatangan promotor tesis atau disertasi, transkrip nilai akademik pada Kartu Hasil Studi (KHS).

    Terakhir, temuan menyatakan bila mahasiswa BPI masih ada yang menerima beasiswa untuk komponen pembiayaan yang sama atau double funding. Terkait hal ini, Kepala Sub Bagian-Tata Usaha Puslapdik, Mohammad Alipi mengakui bila double funding sulit dipantau bila berasal dari pemerintah daerah.

    Namun, bila berkaitan dengan program Puslapdik lainnya, contohnya Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah, dan juga Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) hal ini bisa terpantau dengan cermat.

    “Sebetulnya bila sesama beasiswa yang dikelola Puslapdik itu relatif bisa terpantau, yang agak sulit terjangkau adalah double funding dengan beasiswa sejenis dari pemerintah daerah,” tutupnya.

    Sanksi Mahasiswa yang Lakukan Kecurangan

    Kecurangan yang memiliki status berat bisa menyebabkan mahasiswa kehilangan statusnya sebagai penerima BPI. Hal ini telah tertera dalam Buku Panduan Pendaftaran BPI Tahun 2024, yang berbunyi:

    1. Penerima beasiswa yang diketahui melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi dan/atau tidak memenuhi pernyataan yang disampaikan pada surat pernyataan, maka ia akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BPPT.

    2. Bila penerima beasiswa ketahuan memberikan informasi atau dokumen yang tidak benar/palsu, maka akan dikenakan sanksi administratif berat. Berupa pemberhentian sebagai penerima beasiswa dan berkewajiban pengembalian dana studi yang telah diterima.

    3. Pelamar yang mengalami sanksi berat juga akan diblokir untuk mengikuti program BPPT di masa mendatang.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com