Tag: Pi Coin

  • Harga Pi Network (PI) Anjlok 42% Jelang Peluncuran Mainnet

    Harga Pi Network (PI) mengalami penurunan drastis sebesar 42% dalam 24 jam terakhir. Kabar yang cukup mengejutkan, bukan?

    Berdasarkan pengamatan Beincrypto, penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya skeptisisme terhadap peluncuran mainnet yang dijadwalkan pada 20 Februari 2025 ini.

    Hal tersebut memicu kekhawatiran investor semakin meningkat, terutama karena rumor yang menyebutkan Pi Network sebagai skema Ponzi.

    Sentimen negatif tersebut tentu saja menghambat pertumbuhan aset kripto ini.

    Tekanan Jual Meningkat, Sentimen Bearish Menguat

    Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan momentum bearish yang signifikan. RSI sempat memasuki zona overbought sebelum mengalami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir.

    Pergerakan ini menunjukkan potensi pembalikan harga yang lebih besar, seiring dengan meningkatnya tekanan jual. Saat ini, RSI masih berada di atas garis netral 50.0, tetapi kecenderungan bearish semakin terlihat jelas.

    Sehingga para investor mulai kehilangan kepercayaan, menyebabkan volume penjualan meningkat dan harga PI terus melemah.

    Indikator Chaikin Money Flow (CMF) Mengindikasikan Kelemahan Pasar

    Di sisi lain, indikator CMF, yang mengukur arus uang masuk dan keluar dari suatu aset, menunjukkan tren menurun sejak awal bulan Februai ini.

    Meskipun sempat mengalami kenaikan kecil, CMF belum mampu mempertahankan garis nol sebagai dukungan. Tren ini menandakan dominasi arus keluar dibandingkan arus masuk, yang menunjukkan rendahnya minat beli terhadap PI.

    Dengan lemahnya sentimen pasar dan kurangnya kepercayaan investor, harga PI kemungkinan akan terus mengalami tekanan dalam waktu dekat.

    Prediksi Harga PI dan Potensi Kerugian

    Saat ini, harga PI berada di kisaran $72 (Rp 1,1 juta) setelah mengalami penurunan besar. Kegagalan altcoin ini untuk mempertahankan level dukungan di $130 (Rp 2,1 juta) menjadi pemicu utama tekanan jual.

    Jika harga PI turun di bawah $63 (Rp 1 juta), kemungkinan besar akan terjadi penurunan lebih lanjut hingga ke level $47 (Rp 767 ribu) dalam beberapa waktu ke depan.

    Hal ini bisa menjadi pukulan besar bagi investor yang masih bertahan dengan aset ini dalam beberapa minggu terakhir. Namun, jika PI berhasil bertahan di atas level $63 (Rp 1 juta) dan mendapatkan dukungan pasar yang lebih kuat, ada peluang untuk mencoba kembali menembus level resistensi di $130 (Rp 2,1 juta).

    Jika berhasil, ini bisa menjadi tanda awal pemulihan harga. Namun, dengan kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian, skenario ini masih sulit untuk terjadi dalam waktu dekat.

    Pada dasarnya, penurunan harga Pi Network mencerminkan ketidakpastian dan kekhawatiran para investor menjelang peluncuran mainnet.

    Dengan meningkatnya tekanan jual dan lemahnya indikator teknis seperti RSI dan CMF, PI masih berisiko mengalami penurunan lebih lanjut.

    Untuk itu, investor perlu mencermati pergerakan pasar dengan hati-hati sebelum mengambil keputusan investasi pada aset ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Resmi Luncurkan Open Network

    Pi Network secara resmi mengumumkan bahwa Open Network akan diluncurkan pada 20 Februari 2025 pukul 08.00 UTC.

    Dengan jutaan pengguna yang telah terverifikasi melalui proses KYC dan ekosistem berbasis utilitas yang berkembang pesat, peluncuran ini menjadi langkah besar bagi komunitas Pi Network.

    Open Network akan memungkinkan para pengguna, yang disebut sebagai Pioneers, untuk menghubungkan Pi dengan sistem eksternal dan menggunakannya dalam berbagai aplikasi dunia nyata seperti belum pernah terjadi sebelumnya.

    Dalam pengumuman resminya melalui sosial media X, tim inti Pi Network mengapresiasi kerja keras komunitas selama enam tahun terakhir yang telah membawa proyek ini hingga tahap Open Network.

    Peluncuran ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pengguna untuk mengeksplorasi berbagai manfaat dari ekosistem berbasis blockchain ini.

    Dengan jutaan pengguna yang telah lolos KYC dan ekosistem yang berkembang, proyek ini menjadi salah satu yang paling dinantikan di dunia crypto.

    Namun, sebelum berinvestasi, ada beberapa fakta penting yang perlu Anda pahami. Total pasokan Pi Coin dibatasi hingga 100 miliar token dengan distribusi sebagai berikut:

    1Hadiah Penambangan (65%): Untuk pengguna yang berkontribusi melalui penambangan jaringan seluler, referensi, dan node.

    Pembangunan Ekosistem (10%): Untuk pengembangan dApps dan proyek komunitas.

    Pool Likuiditas (5%): Untuk mendukung transaksi dalam ekosistem Pi.

    Tim Inti (20%): Sebagai kompensasi tim pengembang dengan jadwal vesting tertentu.

    Saat ini, sekitar 562 juta Pi telah beredar. Sementara banyak pengguna memilih lock-up jangka panjang hingga tiga tahun.

    Kontroversi Kebocoran Data

    Sebelumnya, pada Mei 2021, muncul laporan kebocoran data 17GB yang mencakup informasi pribadi warga Vietnam. Pelaku mengklaim data tersebut berasal dari Pi Network, tetapi Pi Network membantah tuduhan ini.

    Proses KYC dilakukan oleh Yoti, penyedia layanan pihak ketiga, yang menyatakan bahwa mereka tidak menyimpan data tersebut.

    Investigasi internal juga tidak menemukan bukti kebocoran yang berasal dari Pi Network.

    Pi Network mendapat pengawasan ketat di China karena sistemnya yang menggunakan referensi untuk meningkatkan tingkat penambangan.

    Pada Juli 2023, Biro Keamanan Publik Kota Hengyang menyatakan bahwa Pi Coin adalah penipuan dan mirip dengan skema piramida. Pi Network merespons dengan membatasi perdagangan Pi Coin di beberapa wilayah, termasuk China daratan.

    Meski belum meluncurkan mainnet, Pi Network sudah memiliki lebih dari 3,7 juta pengikut di X (Twitter), lebih banyak dibandingkan Ethereum dan Solana.

    Aplikasi Pi Network juga sangat populer di Korea Selatan dan India, dengan lebih dari 100 juta unduhan di Google Play Store.

    Prediksi Harga Pi Network

    Saat ini, harga Pi dalam perdagangan OTC sekitar $2 (Rp 32 ribu) per token, sedangkan harga IOU di bursa seperti HTX mencapai $64 (Rp 1 juta).

    Dengan lebih dari 45 juta pengguna aktif dan banyak token yang masih terkunci, analis memprediksi harga Pi Coin akan berada di kisaran $30 (Rp 490 ribu) – $50 (Rp 817 ribu) saat mainnet diluncurkan.

    Peluncuran Open Network Pi Network menjadi momen penting dalam dunia crypto. Namun, dengan berbagai tantangan regulasi dan spekulasi harga, investor perlu memahami risiko sebelum berinvestasi. Pantau perkembangan terbaru untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

    Untuk informasi lebih lanjut, pengguna disarankan untuk mengunjungi aplikasi Pi Network dan membaca pengumuman resmi terkait Open Network.

    Peluncuran ini menandai era baru bagi Pi Network dalam mewujudkan visinya sebagai mata uang digital yang dapat digunakan secara luas di berbagai sektor industri.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Catat Rekor Minat Pencarian Jelang Peluncuran Mainnet

    Minat pencarian terhadap Pi Network melonjak drastis di Google Trends menjelang peluncuran Mainnet yang hanya tinggal dua hari lagi.

    Dikutip dari Beincrypto pada Rabu (19/2), fenomena ini menunjukkan meningkatnya antusiasme publik terhadap proyek blockchain yang semakin populer.

    Data Google Trends mengungkapkan bahwa skor pencarian “Pi Network” mencapai 57 pekan lalu, melampaui rekor sebelumnya sebesar 26 pada Maret 2024.

    Bahkan, pekan ini nilai parsialnya melonjak hingga 100, menandakan popularitas puncak. Selain itu, aplikasi Pi Network telah diunduh lebih dari 110 juta kali, dengan rata-rata 110.000 unduhan per hari dalam sebulan terakhir.

    Pada 17 Februari saja, lebih dari 540.000 pengguna baru bergabung. Aplikasi ini kini menempati peringkat keempat dalam kategori Sosial di Google Play Store, tepat di bawah Facebook dan Instagram.

    Ungguli BNB Chain

    Di platform X (sebelumnya Twitter), Pi Network berhasil melampaui jumlah pengikut BNB Chain. Bahkan, akun resmi Pi Network kini mengungguli Ethereum (ETH), menjadikannya salah satu proyek blockchain yang paling banyak diperbincangkan.

    Menurut analis crypto Kim H Wong, “Pi Network sedang berlomba mencapai puncak dalam jumlah pengikut di X di antara proyek crypto top, kecuali koin meme.”

    Curi Perhatian Elon Musk

    Komunitas Pi Network juga berupaya menarik perhatian tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk Elon Musk. Salah satu pengguna, Dr. Picoin, menyoroti keunggulan Pi Network dalam hal keberlanjutan, skalabilitas, dan aksesibilitas.

    “Hi Elon Musk, Anda mencari Web3 dan blockchain? Pi Network memiliki keduanya!” tulis Dr. Picoin dalam sebuah unggahan yang banyak dibagikan.

    Meskipun Musk belum memberikan tanggapan, inisiatif ini menunjukkan tekad komunitas dalam meningkatkan eksposur Pi Network di kalangan investor dan tokoh teknologi terkemuka.

    Di sisi lain, popularitas Pi Network juga semakin diperkuat dengan dukungan dari berbagai bursa kripto besar. Saat ini, Pi Network telah terdaftar di OKX, Bitget, HTX, Gate.io, dan MEXC.

    Teraktual, CoinW juga mengumumkan dukungannya terhadap koin ini.Selain itu, Binance membuka jajak pendapat komunitas untuk menentukan apakah akan memasukkan Pi Network dalam daftar perdagangannya. Jika berhasil, ini bisa menjadi langkah besar dalam adopsi lebih luas bagi Pi Network di ekosistem kripto global.

    Dengan peluncuran Mainnet yang semakin dekat, Pi Network terus menunjukkan pertumbuhan luar biasa, menarik perhatian pengguna baru, komunitas crypto, serta investor global.

    Baca juga: Tren Bitcoin 17-21 Februari 2025: Waktunya TP-TP By Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network: Antara Peluang Emas dan Risiko Penipuan?

    Pi Network sedang menjadi topik panas di dunia kripto. Dengan lebih dari 100 juta pengguna terdaftar dan peluncuran Mainnet yang dijadwalkan pada 20 Februari, proyek ini menarik perhatian besar—baik dari para pendukung maupun skeptis.

    Namun, apakah Pi Coin benar-benar memiliki masa depan yang cerah, ataukah ini hanya sebuah skema yang meragukan?

    Popularitas Besar dan Potensi Adopsi

    Menurut Coinpedia, Pi Network telah menarik lebih dari 100 juta pengguna terdaftar, dengan 65 juta di antaranya aktif. Sekitar 19 juta pengguna telah menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC), dan sekitar 10,5 juta pengguna telah menyimpan koin Pi mereka di dompet digital. Dengan blockchain yang cepat dan dapat diskalakan, Pi disebut-sebut siap memasuki era Web3.

    Keberhasilannya juga terlihat dari pencatatan Pi di beberapa bursa besar seperti OKX, Bitget, MEXC, dan Gate.io. Spekulasi mengenai pencatatan di Binance semakin meningkatkan hype dan mendorong harapan bahwa nilai Pi akan melonjak secara signifikan.

    Kontroversi dan Kritik terhadap Pi Network

    Di balik popularitasnya, Pi Network juga menghadapi banyak kritik. Salah satu isu utama adalah model penambangannya yang berbasis referral.

    Beberapa pihak menyamakannya dengan skema piramida, di mana hanya tim inti yang mendapat keuntungan dari data pengguna dan iklan dalam aplikasi. Hingga saat ini, belum ada laporan keuntungan signifikan bagi pengguna biasa.

    Seorang analis kripto bahkan menyarankan agar pengguna yang menerima airdrop segera menjual Pi mereka sebelum harga anjlok atau proyek ini terbukti tidak berkelanjutan.

    Selain itu, ada juga kontroversi terkait kebijakan KYC. Beberapa komunitas kripto menganggapnya bertentangan dengan prinsip desentralisasi blockchain.

    Namun, analis Kim H. Wong menegaskan bahwa transaksi Pi tetap terdesentralisasi, dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah diperlukan untuk adopsi kripto yang lebih luas.

    Tuduhan lain muncul pada 2021, ketika Pi Network diklaim terlibat dalam pelanggaran data yang berdampak pada ribuan pengguna di Vietnam. Meski pihak Pi telah membantah tuduhan tersebut, skeptisisme terhadap keamanan data di platform ini masih berlanjut.

    Dampak Pencatatan di Bursa Kripto

    Meskipun kontroversi terus mengiringi, Pi Network berhasil mendapatkan pencatatan di beberapa bursa utama. Bahkan, Gate.io kini menawarkan opsi staking bagi pemegang Pi, sementara Bitget membagikan airdrop sebesar 150.000 Pi untuk merayakan pertumbuhan proyek ini.

    Namun, penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini, belum ada satu pun bursa yang mengizinkan pelanggan di Amerika Serikat untuk memperdagangkan Pi, yang dapat membatasi likuiditasnya.

    Apakah Binance Akan Mencatatkan Pi?

    Salah satu spekulasi terbesar adalah apakah Binance, bursa kripto terbesar di dunia, akan mencatatkan Pi. Jika ini terjadi, Pi Network bisa mendapatkan legitimasi yang lebih kuat, meningkatkan likuiditas, dan menarik investor institusional.

    Beberapa analis bahkan memperkirakan harga Pi bisa melonjak ke kisaran $150–$200 dalam waktu dekat, dan mencapai $500 pada tahun 2030.

    Pi Network berada di persimpangan jalan. Jika peluncuran Mainnet berjalan sukses dan pencatatan di Binance terwujud, maka Pi bisa menjadi proyek besar yang benar-benar membawa revolusi dalam inklusi keuangan.

    Namun, jika kekhawatiran terkait model bisnis dan keamanan data terbukti benar, maka Pi bisa menjadi proyek yang mengecewakan bagi jutaan pengguna yang telah berpartisipasi.

    Saat ini, Pi Network tetap menjadi fenomena dengan pendukung yang optimis dan kritik yang tajam. Akankah Pi Coin memenuhi janjinya atau hanya menjadi hype sementara? Jawabannya mungkin akan segera terungkap setelah peluncuran Mainnet mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Fakta Pi Network: Tokenomics hingga Potensi Harga Peluncuran

    Peluncuran Open Network (mainnet) Pi Network pada 20 Februari 2025 telah menimbulkan banyak spekulasi mengenai potensi harga listing-nya. Ini menjadi salah satu peluncuran paling dinanti dalam sejarah crypto terbaru.

    Menjelang peluncuran mainnet, berikut adalah lima fakta penting tentang Pi Network yang perlu diketahui sebelum berinvestasi yang dirangkum oleh BeInCrypto.

    Tokenomics Pi Coin

    Total pasokan Pi Coin dibatasi hingga 100 miliar token dengan alokasi sebagai berikut:

    • Hadiah Penambangan (65%): Sekitar 65 miliar Pi dialokasikan untuk pengguna yang berkontribusi ke jaringan melalui penambangan seluler, referensi, dan menjalankan node.
    • Pembangunan Ekosistem (10%): Sekitar 10 miliar Pi dialokasikan untuk mendukung inisiatif komunitas, pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps), dan proyek lain yang meningkatkan ekosistem.
    • Pool Likuiditas (5%): Sekitar 5 miliar Pi disediakan untuk menyediakan likuiditas bagi transaksi dalam ekosistem Pi.
    • Tim Inti (20%): 20 miliar Pi dialokasikan kepada Tim Inti Pi sebagai kompensasi atas upaya pengembangan dan pemeliharaan jaringan. Alokasi ini tunduk pada jadwal vesting yang selaras dengan distribusi komunitas.

    Saat mendekati peluncuran mainnet, Tim Inti Pi belum mengungkapkan jumlah pasti token yang akan dibuka saat itu. Hingga Desember 2024, sekitar 562 juta Pi telah dibuka dan beredar.

    Banyak pengguna (Pioneers) yang memilih untuk mengunci token mereka dalam jangka waktu lama, bahkan ada yang memilih periode lock-up selama tiga tahun.

    Pi Network Dituduh Terlibat dalam Kebocoran Data

    Ilustrasi Pi Network.
    Ilustrasi Pi Network.

    Pada Mei 2021, laporan muncul mengenai kebocoran data besar yang melibatkan sekitar 17 gigabyte informasi pribadi dari sekitar 10.000 warga Vietnam. Data yang bocor mencakup kartu identitas, alamat rumah, nomor telepon, dan email.

    Pelaku yang bertanggung jawab atas kebocoran tersebut mengklaim bahwa data tersebut berasal dari Pi Network. Namun, Pi Network membantah tuduhan ini.

    Menurut proyek tersebut, proses KYC dilakukan oleh layanan pihak ketiga, Yoti, yang menyatakan bahwa mereka tidak menyimpan kartu identitas warga Vietnam di server mereka.

    “Pi Network atau penyedia KYC pihak ketiga kami tidak ada hubungannya dengan dugaan kebocoran data ID nasional Vietnam. Pi Network tidak pernah meminta atau mengumpulkan data tersebut, dan penyedia KYC pihak ketiga kami tidak menerima jenis dokumentasi ID ini,” kata Pi Network pada tahun 2021.

    Investigasi internal kemudian menemukan bahwa tidak ada bukti pelanggaran data yang berasal dari Pi Network atau Yoti.

    Pi Network Terlibat dalam Skema Piramida Terbesar di China

    Pi Network menghadapi pengawasan ketat di China, dengan tuduhan bahwa sistemnya menyerupai skema pemasaran berjenjang (MLM) atau skema piramida. Platform ini menggunakan sistem referensi yang memungkinkan pengguna meningkatkan tingkat penambangan mereka dengan mengundang orang lain.

    Pada Juli 2023, Biro Keamanan Publik Kota Hengyang, Provinsi Hunan, menyatakan bahwa Pi Coin adalah penipuan. Pihak berwenang menyoroti bahwa Pi Network mengandalkan mekanisme undangan hierarkis yang menciptakan lapisan peserta di mana perekrut mendapatkan keuntungan dari membawa anggota baru.

    “Pi Network tidak ada hubungannya dengan proyek nyata dan akan segera runtuh. Waspadalah karena ada pihak yang mencoba memanfaatkan merek Pi Network 2025,” tulis analis MASTR di X (sebelumnya Twitter).

    Model bisnis ini sesuai dengan karakteristik skema piramida, yang ilegal di China. Beberapa tokoh industri seperti Colin Wu dan AB Kuai.Dong telah memperingatkan tentang risiko hukum yang terkait dengan Pi Network di China.

    Sebagai respons, Pi Network telah menerapkan pembatasan perdagangan Pi Coin di beberapa wilayah, termasuk China daratan. Beberapa bursa seperti OKX mengonfirmasi bahwa Pi Network meminta metode listing yang terisolasi.

    Pi Network Termasuk dalam 5 Proyek Kripto Paling Populer

    Ilustrasi Pi Network.
    Ilustrasi Pi Network.

    Meskipun belum meluncurkan mainnet dan mengalami banyak penundaan, Pi Network saat ini menjadi proyek crypto ke-5 yang paling banyak diikuti di X (sebelumnya Twitter). Proyek ini memiliki 3,7 juta pengikut, lebih banyak dibandingkan Ethereum, Solana, dan jaringan blockchain populer lainnya.

    Pi Network juga termasuk di antara aplikasi crypto paling populer di Korea Selatan dan India. Aplikasi selulernya telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Google Play Store.

    Harga Peluncuran Pi Coin

    Harga Pi Network dalam perdagangan over-the-counter (OTC) saat ini sekitar $2 per token. Ini merupakan harga yang digunakan dalam transaksi peer-to-peer tanpa adanya listing di bursa resmi.

    Namun, harga IOU (I owe you) Pi Coin di bursa seperti HTX (sebelumnya Huobi) saat ini sekitar $64. Harga IOU merupakan spekulasi di mana pedagang memperkirakan nilai masa depan sebelum Pi benar-benar bisa diperdagangkan.

    Yang paling penting, Pi Network memiliki lebih dari 45 juta pengguna aktif, menjadikannya salah satu komunitas crypto terbesar. Aktivitas di media sosial dan tren pencarian menunjukkan minat ritel yang kuat.

    Saat ini, sebagian besar token Pi masih terkunci karena periode lock-up sukarela oleh pengguna. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, analis BeInCrypto memprediksi harga Pi Coin akan diperdagangkan di kisaran $30 – $50 saat peluncuran mainnet.

    Pi Network tetap menjadi proyek crypto yang kontroversial, dengan berbagai tantangan regulasi dan spekulasi harga yang tinggi. Bagi investor, memahami risiko dan potensi dari proyek ini sangat penting sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

    Baca juga: Tren Bitcoin 17-21 Februari 2025: Waktunya TP-TP By Hoteliercrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Terancam Anjlok? 2 Juta Token Banjiri Bursa Kripto

    Dunia mata uang kripto tak pernah sepi dari gejolak, dan kali ini, sorotan tertuju pada harga Pi Coin yang terus merosot.

    Aset digital yang dibangun di atas konsep penambangan melalui ponsel ini menghadapi potensi tekanan jual yang signifikan.

    Kabar terbaru yang beredar luas adalah masuknya sekitar 2 juta token Pi ke bursa kripto sentralistik (CEX), sebuah sinyal kuat akan adanya gelombang aksi jual yang berpotensi menekan harga Pi Coin.

    Indikasi Penjualan Besar-besaran dari On-Chain Data

    Menurut data on-chain terbaru, pergerakan token Pi dalam jumlah besar menuju bursa menjadi perhatian utama para analis dan investor.

    Dalam 24 jam terakhir saja, terdeteksi adanya perpindahan sekitar 4 juta Pi Coin ke bursa OKX.

    Angka ini mencengangkan, mengingat total aliran masuk ke bursa mencapai lebih dari 1,3 juta token secara keseluruhan.

    Perbedaan angka ini mungkin menunjukkan aktivitas perdagangan yang sangat terfokus atau transaksi besar yang melibatkan jumlah koin yang sangat besar.

    Aksi perpindahan token dalam jumlah besar ke bursa kripto sentralistik sering diinterpretasikan sebagai indikator niat para pemegang untuk menjual aset mereka.

    Investor umumnya memindahkan token dari dompet pribadi ke bursa ketika mereka berencana untuk menukarkannya dengan mata uang fiat (seperti Dolar AS atau Rupiah) atau aset kripto lainnya.

    Jika volume penjualan ini masif, pasokan token Pi yang tersedia untuk diperdagangkan di bursa akan meningkat secara drastis, dan jika permintaan tidak mengimbanginya, harga Pi Coin bisa mengalami tekanan penurunan yang signifikan.

    Posisi Pi Coin di Pasar Kripto

    Pi Coin telah menarik perhatian besar sejak kemunculannya, terutama karena model penambangan yang unik dan mudah diakses melalui aplikasi seluler.

    Ini memungkinkan jutaan pengguna di seluruh dunia untuk “menambang” Pi tanpa memerlukan perangkat keras khusus atau konsumsi energi yang tinggi.

    Namun, status “mainnet terbuka” Pi Network masih menjadi perdebatan, dan token Pi belum diperdagangkan secara luas di bursa-bursa besar dengan likuiditas tinggi seperti Bitcoin atau Ethereum.

    Beberapa bursa memang telah mencatatkan Pi Coin sebagai IOU (I Owe You) atau kontrak berjangka, yang berarti perdagangan yang terjadi adalah spekulasi nilai Pi di masa depan, bukan token Pi yang sebenarnya.

    Aliran 2 juta token ini kemungkinan besar merujuk pada token Pi yang telah “unlocked” atau yang siap untuk diperdagangkan di platform yang memiliki fasilitas untuk itu.

    Baca Juga: Harga Pi Coin Terjun Bebas di Bawah $0,58, Apa yang Terjadi?

    Dampak Potensial terhadap Harga Pi Coin

    Jika 2 juta token Pi ini benar-benar dijual secara aktif di pasar, beberapa skenario bisa terjadi:

    • Penurunan Harga Cepat: Peningkatan pasokan yang tiba-tiba di bursa tanpa diimbangi permintaan yang kuat dapat menyebabkan harga Pi Coin anjlok dalam waktu singkat.
    • Volatilitas Tinggi: Periode ini kemungkinan akan ditandai dengan volatilitas harga yang ekstrem, karena pasar mencoba menemukan titik keseimbangan baru antara penawaran dan permintaan.
    • Sentimen Negatif: Berita tentang aksi jual besar-besaran dapat memicu sentimen negatif di kalangan komunitas Pi Coin, yang bisa memperburuk tekanan jual.

    Apa yang Harus Dilakukan Investor?

    Bagi para pemegang Pi Coin, situasi ini menyoroti pentingnya untuk selalu mengikuti perkembangan dan memahami dinamika pasar.

    Mengingat status unik Pi Network yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan pasar kripto yang lebih luas, pergerakan token dalam jumlah besar menjadi sangat sensitif. Penting bagi investor untuk:

    • Melakukan Riset Mendalam: Pahami secara jelas status Pi Network, mekanisme penambangan, dan bagaimana token Pi dapat diperdagangkan (jika memungkinkan).
    • Waspada terhadap Spekulasi: Hindari mengambil keputusan berdasarkan desas-desus atau informasi yang tidak terverifikasi.
    • Pertimbangkan Risiko: Pasar kripto sangat fluktil, dan investasi di aset seperti Pi Coin, yang masih dalam fase pengembangan dan memiliki likuiditas terbatas, memiliki risiko yang lebih tinggi.

    Meskipun Pi Coin telah membangun komunitas yang sangat besar dan setia, tantangan untuk bertransaksi di bursa utama dan tekanan jual yang potensial dari token yang masuk ke CEX akan menjadi ujian penting bagi masa depan nilai aset ini.

    Perkembangan selanjutnya dari kasus ini akan sangat dinanti untuk melihat apakah Pi Coin dapat menahan tekanan atau menghadapi koreksi harga yang signifikan.

    Baca Juga: Tonggak Penting Pi Network: Peluncuran Futures di Kraken


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Hadapi Token Unlock Terbesar: Apakah Harga Akan Turun?

    Pi Network kembali menghadapi tekanan jual yang signifikan. Setelah sebelumnya sempat menyentuh $1,67, harga koin ini kini merosot ke sekitar $0,77.

    Sebelumnya, Pi sempat mencatat harga awal $3 saat pertama kali terdaftar, namun dengan cepat turun ke $0,60 dalam hari yang sama. Meskipun harga sempat pulih kembali ke $3 dalam waktu 34 hari, lonjakan tersebut memicu gelombang aksi ambil untung dari investor awal.

    Kini, Pi Coin menghadapi resistensi penting di level $0,94, $1,20, dan $1,66. Jika berhasil menembus batas tersebut, target jangka pendek berikutnya masih berada di $3. Sebaliknya, jika harga turun di bawah support utama di $0,65, potensi penurunan lanjutan sangat mungkin terjadi.

    Jadwal Token Unlock Dapat Picu Tekanan Tambahan

    Baca juga: Pi Network: Perjalanan Kripto Sosial Menuju Aksesibilitas Global

    Dalam waktu dekat, sejumlah besar token Pi akan dilepas ke pasar, yang dikhawatirkan akan menambah tekanan jual:

    • 26 Mei: 10 juta PI dibuka
    • 27 Mei: 12 juta PI dibuka
    • 28 Mei: 15 juta PI dibuka (pembukaan terbesar dalam 30 hari)

    Jumlah suplai baru ini berpotensi menambah pasokan di pasar dan meningkatkan risiko koreksi harga lebih lanjut jika banyak holder memutuskan menjual.

    Ekosistem Pi Tetap Tumbuh Pesat

    Meski harga mengalami volatilitas, pengembangan ekosistem Pi Network menunjukkan kemajuan signifikan. Menurut analis Kim Wong, lebih dari 100 aplikasi terdesentralisasi (DApps) berbasis Pi telah dikembangkan. Beberapa telah berjalan di Mainnet, sementara sisanya masih dalam tahap uji coba atau pengembangan.

    Dilaporkan Coinpedia, menambah sentimen positif, peluncuran Dana Ventura senilai $100 juta baru-baru ini diharapkan mendorong pertumbuhan lebih lanjut dalam ekosistem Pi. Dengan semakin banyaknya DApps yang aktif dan adopsi global yang terus meluas, prospek jangka panjang proyek ini tetap cerah.

    Pi Network kini telah mencatat lebih dari 70 juta pengguna global, termasuk 20 juta pengguna yang telah menyelesaikan proses KYC, serta memiliki 4,3 juta pengikut di platform X (Twitter). Pi Coin juga tercatat di beberapa bursa dan saat ini menempati posisi ke-26 berdasarkan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan.

    Baca juga: Tonggak Penting Pi Network: Peluncuran Futures di Kraken


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tonggak Penting Pi Network: Peluncuran Futures di Kraken

    Pi Network kembali menjadi sorotan setelah dua perkembangan signifikan: peluncuran kontrak futures perpetual untuk token PI di bursa Kraken dan pengumuman dua pembaruan utama dalam ekosistemnya.

    Langkah ini menandai kemajuan penting dalam upaya Pi Network untuk memperluas adopsi dan meningkatkan utilitas tokennya.

    Peluncuran Futures PI di Kraken: Akses Baru bagi Trader

    Pada 23 Mei 2025, Kraken mengumumkan peluncuran kontrak futures perpetual untuk token PI, memungkinkan trader untuk berspekulasi terhadap harga PI dengan leverage hingga 20x.

    Ini adalah pertama kalinya token PI tersedia di platform derivatif utama, memberikan akses baru bagi investor untuk mengambil posisi panjang atau pendek tanpa harus memiliki aset secara langsung.

    Futures perpetual ini tersedia di Kraken Pro, yang mendukung lebih dari 360 pasar perdagangan dan menawarkan lebih dari 40 opsi kolateral.

    Meskipun peluncuran ini meningkatkan visibilitas PI di pasar, harga token mengalami penurunan sekitar 5,33% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada $0,77.

    Dua Pembaruan Utama dalam Ekosistem Pi Network

    Bersamaan dengan peluncuran di Kraken, tim Pi Network mengumumkan dua pembaruan signifikan untuk memperkuat ekosistemnya:

    1. Integrasi Lima Aplikasi Komunitas Baru: Pi Network menambahkan lima aplikasi terdesentralisasi (dApps) ke dalam antarmuka ekosistem utama mereka, memperluas fungsionalitas dan memberikan lebih banyak utilitas bagi pengguna.
    2. Penyederhanaan Proses Pemulihan Akun: Proses pemulihan akun telah disederhanakan untuk meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi pengguna, memungkinkan pengguna untuk lebih mudah mengakses kembali akun mereka jika terjadi kehilangan akses.

    Pembaruan ini mencerminkan upaya berkelanjutan Pi Network untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas ekosistemnya.

    Baca Juga: Mengapa Harga Pi Network Berpotensi Mandek di Tengah Reli Kripto?

    Meskipun ada perkembangan positif, Pi Network menghadapi kritik terkait sentralisasi dan privasi data.

    Sekitar 60% dari total pasokan PI masih dikendalikan oleh tim inti, menimbulkan kekhawatiran tentang distribusi token yang adil.

    Selain itu, konsentrasi node validator di Vietnam, yang menghadapi regulasi kripto yang lebih ketat, menimbulkan pertanyaan tentang desentralisasi dan stabilitas jaringan.

    Kekhawatiran juga muncul terkait praktik privasi data Pi Network, dengan beberapa pihak menyoroti kurangnya transparansi dalam pengumpulan dan penggunaan data pengguna.

    Prospek Masa Depan PI

    Peluncuran futures PI di Kraken dan pembaruan ekosistem menunjukkan langkah maju bagi Pi Network dalam upayanya untuk memperluas adopsi dan utilitas tokennya.

    Namun, tantangan terkait sentralisasi, privasi data, dan regulasi tetap menjadi perhatian utama.

    Keberhasilan jangka panjang Pi Network akan bergantung pada kemampuannya untuk mengatasi kritik ini dan membangun kepercayaan di antara komunitas dan investor.

    Dengan langkah-langkah yang tepat, Pi Network memiliki potensi untuk memperkuat posisinya di pasar kripto yang kompetitif.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 11% Akibat Guncangan Pasokan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perjalanan Kripto Sosial Menuju Aksesibilitas Global

    Pi Network, sebuah proyek kripto yang bertujuan untuk membuat mata uang digital dapat diakses oleh semua orang melalui perangkat seluler, telah menarik perhatian global sejak peluncurannya pada tahun 2019.

    Dengan pendekatan inovatif dalam penambangan kripto yang ramah pengguna, Pi Network telah membangun komunitas besar yang dikenal sebagai “Pioneers.”

    Harga dan Kapitalisasi Pasar Terkini

    Menurut laporan Coinmarketcap pada Sabtu (24/5), harga Pi (PI) tercatat sekitar $0,787579 USD, dengan volume perdagangan harian mencapai $274 juta USD.

    Kapitalisasi pasar Pi saat ini berada di kisaran $5,69 miliar USD, menjadikannya salah satu dari 30 kripto teratas berdasarkan nilai pasar.

    Namun, harga ini masih jauh di bawah puncaknya pada Februari 2025 yang mencapai $2,98 USD.

    Model Distribusi dan Penambangan

    Pi Network mengadopsi model distribusi yang unik, dengan total pasokan maksimum sebesar 100 miliar PI.

    Sebanyak 65% dari total pasokan dialokasikan untuk hadiah penambangan komunitas, 10% untuk cadangan yayasan, 5% untuk likuiditas, dan 20% untuk tim inti.

    Penambangan dilakukan melalui aplikasi seluler, memungkinkan siapa saja untuk berpartisipasi tanpa kebutuhan perangkat keras khusus.

    Baca Juga: Mengapa Harga Pi Network Berpotensi Mandek di Tengah Reli Kripto?

    Perkembangan Terbaru dan Tantangan

    Pada April 2025, Pi Network mengalami penurunan harga sebesar 77% dari puncaknya, sebagian besar disebabkan oleh pelepasan 126,6 juta koin ke pasar.

    Meskipun demikian, proyek ini terus berkembang, dengan peluncuran mainnet terbuka dan partisipasi dalam acara seperti PiFest 2025 yang melibatkan lebih dari 125.000 penjual dan 58.000 pedagang.

    Langkah Menuju Adopsi Lebih Luas

    Pi Network telah mencatat sejarah dengan airdrop senilai $12,6 miliar USD, menjadikannya airdrop terbesar dalam sejarah kripto.

    Dengan peluncuran mainnet terbuka, Pi Network bertujuan untuk meningkatkan integrasi dengan sistem blockchain eksternal dan bursa terpusat, memberikan pengguna lebih banyak peluang untuk menggunakan token mereka dalam ekosistem yang lebih luas.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 11% Akibat Guncangan Pasokan

    Pi Network terus menunjukkan komitmennya untuk membuat kripto lebih inklusif dan mudah diakses.

    Meskipun menghadapi tantangan dalam volatilitas harga dan distribusi token, pendekatan inovatif dan komunitas yang kuat memberikan dasar yang solid untuk pertumbuhan di masa depan.

    Bagi para investor dan pengguna, Pi Network menawarkan peluang unik untuk terlibat dalam ekosistem kripto yang berkembang dengan pendekatan yang berbeda dari proyek kripto tradisional.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengapa Harga Pi Network Berpotensi Mandek di Tengah Reli Kripto?

    Harga token Pi Network berisiko tidak mengikuti tren kenaikan harga kripto yang sedang berlangsung. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran terkait penjualan token oleh Pi Foundation, sentralisasi kepemilikan, dan pembukaan kunci token yang masih berlangsung.

    Saat ini, harga Pi Coin diperdagangkan di sekitar 0,81 dolar, sedikit di bawah puncak mingguan di 0,86 dolar. Namun, harga ini masih turun signifikan, yakni 51% dari puncak bulan ini dan 73% di bawah harga tertinggi sepanjang masa.

    Sementara Bitcoin dan sebagian besar altcoin mengalami lonjakan dua digit, Pi Network justru menunjukkan tren penurunan. Hal ini terjadi meskipun peluncuran Pi Network Ventures, yang mengumumkan rencana investasi 100 juta dolar untuk startup teknologi yang membangun ekosistem Pi.

    Altcoin Pi Network

    Grafik harga harian PI/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian PI/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Potensi Kenaikan Harga Pi Network Pasca Giveaway $1 Juta

    Dilaporkan Crypto News, masalah utama proyek seperti sentralisasi kepemilikan token, pembukaan kunci yang masif, dan kurangnya listing di bursa besar masih belum teratasi. Analis blockchain Dr. Altcoin mengungkap bahwa Pi Foundation memiliki sekitar 90 miliar token yang tersebar di 22.000 dompet, termasuk transfer token yang diduga dijual di Gate.io, salah satu bursa yang mencantumkan Pi Coin.

    Selain itu, jumlah token yang dibuka setiap hari terus meningkat, dengan 110 juta koin tersedia bulan ini, 254 juta pada Juni, dan 233 juta pada Juli, serta total 1,5 miliar token akan dirilis dalam setahun ke depan. Ini menimbulkan tekanan jual di pasar.

    Dari sisi teknikal, harga Pi Coin membentuk pola bearish. Setelah turun tajam dari 1,67 dolar minggu lalu ke kisaran 0,81 dolar saat ini, pola “bendera bearish” mengindikasikan kemungkinan penurunan lanjutan. Level support kunci ada di 0,66 dolar dan jika tembus, target berikutnya bisa turun ke sekitar 0,55 dolar.

    Konsentrasi kepemilikan token di tangan yayasan dan penjualan token secara internal menjadi risiko besar bagi stabilitas harga dan masa depan jaringan Pi.

    Baca juga: Harga Pi Network (PI) Naik 11% Akibat Guncangan Pasokan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com