Tag: pulau

  • Tempat-Tempat yang Bikin Tenang Total



    Jakarta

    Healing bisa makin maksimal saat dilakukan di tempat wisata yang tenang, apalagi tanpa sinyal. Di mana saja?

    Liburan tanpa gangguan bisa terlaksana dengan banyak pilihan. Salah satunya, menjauhkan HP dari genggaman.

    Tetapi, kini HP sudah menjadi salah satu perangkat untuk menjadi kamera sekaligus. Nah, akan lebih maksimal andai traveler memilih destinasi tanpa sinyal. HP dibuat mode flight atau memang menuju destinasi tanpa sinyal seluler.


    Tempat healing tenang total tanpa sinyal:

    1. Pantai Pasir Perawan

    Wisatawan menikmati keindahan Pantai Pasir Perawan yang terletak di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (16/12). Hamparan pasir yang lembut akan ditawarkan oleh 'Pantai Pasir Perawan' yang ada di Pulau Pari. File/detikFoto.Wisatawan menikmati keindahan Pantai Pasir Perawan yang terletak di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu (Agung Pambudhy)

    Pantai Pasir Perawan berlokasi di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Seperti namanya, pantai ini memiliki pasir putih yang sangat cantik, hutang mangrove yang masih alami, air lautnya sebening kaca dan cocok untuk berenang karena berarus tenang.

    Tak begitu jauh dari Jakarta, namun melipir ke pantai ini membuat sinyal ponselmu hilang dari peredaran dan kamu bisa liburan tanpa gangguan!

    2. Kampung Adat Baduy Dalam

    Kawasan Baduy Dalam di Desa Kanekes, Lebak, Banten resmi menjadi wilayah blank spot internet sejak September 2023. Pemutusan sinyal internet ini adalah permintaan dari para tetua adat Baduy dan dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Saat itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo, Usman Kansong, membenarkan bahwa sinyal internet di Baduy Dalam sudah diputus. Pemutusan sinyal internet dilakukan pertengahan bulan September.

    Saat itu, tetua adat Baduy Dalam meminta agar wilayahnya dijadikan titik tanpa sinyal internet atau blank spot. Tetua adat tak ingin masyarakat Baduy terpengaruh oleh konten negatif dari internet.

    Permintaan itu dilayangkan melalui surat kepada Pemerintah Kabupaten Lebak. Suratnya berisi dua permintaan yaitu Pertama, menghapus sinyal atau mengalihkan sinyal internet di wilayah tanah Ulayat Baduy. Kedua, permintaan membatasi atau menutup aplikasi yang berisi konten negatif yang bisa mempengaruhi moral dan akhlak generasi muda Baduy.

    3. Trekking di Sentul

    Cover Gif Curug Ciburial, Sentul, BogorCover Gif Curug Ciburial, Sentul, Bogor (Rachman_punyaFOTO)

    Trekking di Sentul bisa menjadi pilihan untuk sepi tanpa sinyal seharian. Banyak pilihan rute dan curug yang bisa dituju. Operator tur juga tersedia cukup banyak.

    Di sini, traveler bisa trekking di dalam hutan dengan sebagian jalur sawah. Juga, melintasi sungai.

    Destinasi yang dituju bisa ke Curug Leuwi Asih, Curug Leuwi Hejo dan Leuwi Lieuk, Curug Putri Kencana, Curug Cibingbin, Bukit Paniisan, Goa Garunggang, Curug Leuwi Asih, Curug Cibaliung dll.

    4. Hutan Mangrove PIK

    Libur Lebaran kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Di PIK, kawasan ekowisata berbasis hutan mangrove ini cocok untuk libur Lebaran.Libur Lebaran kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Di PIK, kawasan ekowisata berbasis hutan mangrove ini cocok untuk libur Lebaran. (Pradita Utama)

    Taman Wisata Angke (TWA) memperkenalkan Hutan Mangrove PIK sebagai salah satu tempat wisata asri di pinggir ibu kota. Hutan mangrove memang tidak memiliki sinyal telekomunikasi yang baik karena tempatnya yang terpencil dan vegetasi yang lebat.

    Aktivitas wisata yang bisa dilakukan di Hutan Mangrove adalah hunting foto, belajar menanam mangrove, menikmati sunset dari menara pandang dan menyusuri rimbunnya bakau dengan perahu. Tiket masuknya mulai dari Rp 30 ribu di hari biasa dan Rp 35 ribu di akhir pekan.

    5. Kebun Teh Gambung Ciwidey

    Kebun Teh CiwideyKebun Teh Ciwidey (Muhammad Iqbal/detikTravel)

    Kebun teh Gambung di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu wisata perkebun teh antimainstream. Cantik dan mempesona, kebun teh ini belum seramai di Rancabali.

    Kebun Teh Gambung juga terkenal sebagai pusat pengembangan teh, sehingga suasanannya tenang karena menjadi area penelitian. Tempat ini sangat cocok untuk mereka yang mau mencari suasana tenang dan sunyi.

    6. Telaga Sunyi

    telagaTelaga Sunyi Baturaden (Brigida Emi Lilia/d’Traveler)

    Tempat wisata ini terkenal dengan suasana sunyi dan pemandangan indah. Ya, Telaga Sunyi di Baturradem, Banyumas, Jawa Tengah. Destinasi ini berada di area pegunungan yang dikelilingi oleh hutan pinus.

    Berjarak dari 2,5 km dari pusat wisata Baturraden, wisatawan bisa menjangkaunya dengan mudah. Aktivitas di sini tentu saja berenang, berfoto, bersantai dan menikmati keindahan alam. Harga tiketnya Rp 10.000-15.000 per orang.

    7. Taman Literasi Martha Tiahahu

    Kalau kamu sedang jalan-jalan ke kawasan Blok M, jangan sampai melewatkan satu spot keren ini: Taman Literasi Christina Martha Tiahahu.Kalau kamu sedang jalan-jalan ke kawasan Blok M, jangan sampai melewatkan satu spot keren ini: Taman Literasi Christina Martha Tiahahu. (Grandyos Zafna)

    Kalau yang lainnya berada di alam, yang satu ini bisa ditemukan di tengah kota, Taman Literasi Martha Tiahahu. Berlokasi di Blok M, Jakarta Selatan, Taman Literasi menjadi salah satu tempat wisata tenang, cocok bagi si kutu buku.

    Masuk ke perpustakaannya, pengunjung akan diminta tenang tanpa boleh berbicara selama berada di sana. Tak perlu khawatir lapar, taman ini dikelilingi dengan taman yang menyediakan kawasan kuliner pilihan.

    (bnl/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Mengenal Menara Doa Sinatapan, Tempat Menikah dengan Latar Danau Toba



    Samosir

    Pesona danau Toba memang tiada duanya. Traveler yang mau menikah dengan latar danau cantik ini bisa mencobanya di Menara Doa Sinatapan.

    Menara Doa Sinatapan adalah destinasi wisata yang relatif baru di Samosir, Sumatera Utara. Dari spot ini, traveler bisa mengadakan acara pernikahan dengan berlatarkan kecantikan danau Toba.

    Menara Doa Sinatapan dibangun pada 20 Desember 2017. Menara ini berfungsi sebagai tempat doa sekaligus destinasi wisata rohani dengan pemandangan menakjubkan Danau Toba dari ketinggian.


    Lokasi tepatnya berada di desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Kata ‘Sinatapan’ sendiri berarti ‘melihat’ atau ‘menatap’ dalam bahasa Batak.

    Bangunan sederhana nan cantik ini pun sarat akan makna religius, serta mencerminkan tempat untuk merenung sambil menatap kebesaran ciptaan Tuhan.

    Menara Doa Sinatapan lantas semakin dikenal luas berkat pesona alam Danau Toba yang dapat dinikmati dari menara setinggi 10 meter.

    Keindahan pulau Samosir yang tampak jelas ditambah dengan hamparan bukit hijau, menjadikan kawasan ini destinasi rohani sekaligus wisata alam yang banyak dikunjungi.

    Salah satu pasangan yang melangsungkan acara pernikahan di Menara Doa Sinatapan adalah Hendry Donald Hanesty Sinurat, B.Eng., M.Sc dan Efriska Ginasti Mayangsari Br. Nadeak, S.KPm., M.Si.

    Mereka memilih Menara Doa Sinatapan sebagai lokasi pernikahan karena kedekatan emosional terhadap tanah leluhur.

    Meskipun keduanya bukan berasal dari Samosir, tapi rasa kedekatan itu mendorong keputusan mereka untuk menggelar acara pernikahan di sana.

    “Ini adalah wujud syukur kami sekaligus bentuk kepedulian untuk ikut melestarikan keindahan alam dan budaya Samosir. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang juga mencintai tanah leluhur,” ujar Efriska.

    Fenomena pernikahan dengan latar nuansa alam diyakini akan terus berkembang dan jadi tren, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya dan alam.

    Lokasi-lokasi yang menawarkan nilai spiritual serta keindahan panorama menjadi pilihan yang banyak dipertimbangkan pasangan muda. Terlebih ketika tempat tersebut sarat makna bagi sejarah dan budaya keluarga mereka.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Itinerary Mode Hemat ke Karimunjawa 3 Hari 2 Malam



    Jakarta

    Karimunjawa bisa menjadi destinasi berikutnya untuk dijelajahi. Ikuti itinerary ini untuk liburan mode hemat di taman nasional yang dijuluki The Paradise of Java atau Java Carrebean Sea.

    Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mempunyai banyak pulau cantik dan pesona taman laut yang sudah semestinya masuk dalam wishlist traveler. Tidak harus mahal, liburan ke Karimunjawa bisa dilakukan dengan paket wisata murah dengan bergabung dalam open trip.

    Baru pertama kali ke Karimunjawa atau mau bernostalgia dengan keindahannya yang tak berubah? Intip itinerary 3 hari 2 malam berikut ini.


    Itinerary Mode Hemat 3 Hari 2 Malam

    Hari 1

    07.00: Berangkat dari Pelabuhan Kartini Jepara menuju Karimunjawa menggunakan kapal feri.
    09.00/12.00: Tiba di Karimunjawa dan check-in di penginapan. Makan siang di warung lokal.
    14.00-15.30: Treking di Hutan Mangrove Karimunjawa
    16.00: Berenang dan berburu sunset di Pantai Ujung Gelam
    18.30: Makan malam di warung-warung lokal dan menikmati suasana malam di Karimunjawa.

    Hari 2

    07.00: Sarapan di warung lokal. Persiapan tur hoping island menuju Pulau Cemara Kecil, Pulau Cemara Besar, dan Pulau Geleang.
    16.00: Pantai Laendra Sunset Beach untuk melihat sunset.
    18.30: Kembali ke penginapan dan makan malam di warung lokal.

    Hari 3

    07.00: Sarapan di warung lokal dan persiapan pulang dengan kapal ke Jepara.

    Jadwal dan Tarif Kapal dari Jepara ke Karimunjawa

    Jadwal kapal Express Bahari

    Jepara – Karimunjawa

    Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat: 09.00 – 11.00
    Sabtu: 11.00 – 13.00

    Karimunjawa – Jepara

    Rabu, Minggu: 11.00 – 13.00
    Kamis, Senin: 13.00 – 15.00
    Jumat, Sabtu: 07.00 – 09.00

    Tarif kapal Express Bahari

    Jepara – Karimunjawa

    VIP Rp 230.000
    Eksekutif Rp 200.000
    * Harga sudah termasuk asuransi & pass pelabuhan.

    Karimunjawa – Jepara

    VIP Rp 230.000
    Eksekutif Rp 200.000
    * Harga sudah termasuk asuransi & pass pelabuhan.

    (bnl/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 5 Pantai Sepi tapi Indah di Selatan Jawa, Cocok Buat Kabur



    Jogja

    Menikmati deburan ombak dan jauh dari keramaian, sepertinya cocok banget untuk melepas lelah di hari kerja. Traveler bisa nih berkunjung ke pantai-pantai yang ada di selatan Jawa.

    detikTravel telah merangkum pada Jumat (11/7/2025) pilihan pantai yang masih sepi yang bisa kamu kunjungi.

    1.Pantai Madasari


    Pantai Mandasari PangandaranPantai Mandasari Pangandaran Foto: Aldi Nur Fadillah

    Pantai Madasari di Kabupaten Pangandaran adalah salah satu pantai andalan Provinsi Jawa Barat. Pantai ini terkenal memiliki sejumlah spot menarik dengan aktivitas asyik, seperti berkemah hingga surfing.

    Harga tiket Pantai Madasari dibedakan menjadi beberapa macam, antara lain tiket masuk, sewa camping ground, sewa tenda, hingga paket wisata. ‘Jika kamu ingin berkemah, maka ada biaya tambahan untuk menyewa camping ground seharga Rp 25 ribu. Dengan harga ini, kamu harus membawa tenda sendiri.

    2. Pantai Wediombo

    Pantai Wediombo berlokasi di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Apabila berangkat dari Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 70 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan.

    Daya tarik utama yang memikat dari Pantai Wediombo adalah luasnya hamparan pasir yang berbatasan langsung dengan jernihnya air. Pantai Wediombo dikelilingi oleh batu karang, sebab dulunya memang terbentuk dari bekas kawah gunung api.

    Dengan debur ombaknya yang cukup tinggi namun stabil, Pantai Wediombo kerap dimanfaatkan untuk tempat berselancar. Di sana juga disediakan penyewaan alat surfing dengan tarif sekitar Rp 100.000. Agar bisa masuk ke Pantai Wediombo, pengunjung wajib membayar tiket seharga Rp 5.000 per orang.

    3. Pantai Pulau Merah

    Pesona Pantai Pulau Merah BanyuwangiPesona Pantai Pulau Merah Banyuwangi Foto: Istimewa

    Pantai Pulau Merah adalah sebuah pantai yang terletak di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai ini disebut sebagai ‘Pantai Kuta-nya’ Jawa Timur.

    Pantai ini sering kali menjadi tempat berselancar karena ombaknya ideal untuk para pemula. Selain itu, jalan kaki epanjang pantai ini juga menjadi kegiatan yang menyenangkan.

    Jika traveler hanya ingin bersantai, ada kursi pantai yang tersedia untuk disewa bersama payung yang telah diatur di tepi pantai. Jika masih ingin mengabadikan momen bersama orang-orang di pantai Pulau Merah, ada opsi untuk naik ke pandang setinggi 3 meter.

    4. Pantai Watu Kodok

    Pantai Watu Kodok adalah pantai pasir putih cantik yang ada di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penamaan Pantai Watu Kodok diambil dari kedua tebing yang bentuknya mirip seperti kodok.

    Oleh sebab itu, masyarakat setempat menamai pantai ini dengan sebutan Pantai Watu Kodok. Watu Kodok sendiri merupakan kata bahasa Jawa yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Batu Kodok’. Untuk masuk ke Pantai Watu Kodok, pengunjung perlu membayar sekitar Rp 10.000 per orang.

    Banyak daya tarik pantai ini. Mulai dari pasir putihnya, suasana asri, keindahan sunset dan sunrisenya, dan area camping. Menjelang weekend, banyak pengunjung yang bersantai sambil camping di area ini. Bila tidak punya tenda, kamu bisa menyewa tenda di sana untuk camping.

    5. Pantai Sendiki

    Pantai SendikiPantai Sendiki Foto: (Sanisaa/d’Traveler)

    Pantai Sendiki terletak di daerah Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur. Traveler bisa menikmati keindahan panitia ini mulai dari Rp10.000 per orang di hari biasa dan Rp15.000 saat hari libur.

    Pantai Sendiki termasuk pantai yang masih belum banyak dikunjungi orang. Salah satu alasannya yaitu karena akses menuju lokasi yang masih cukup sulit dilalui. Namun, percayalah, pantai ini cocok banget untuk yang ingin mencari ketenangan.

    Nikmati sunset pantai yang memukau ini ya.

    (sym/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 5 Tempat untuk Self Retreat, Bisa Sendirian, Murah, Dekat Jakarta


    Jakarta

    Self retreat cocok buat kamu yang ingin me time setelah sibuk dengan berbagai kegiatan setiap hari. Kesempatan self retreat memungkinkan kamu menyediri, healing, dan recharge diri sendiri sebelum kembali produktif dengan kesibukan harian.

    5 Tempat untuk Self Retreat

    Berikut adalah rekomendasi tempat untuk self retreat yang murah dan bisa sendirian

    1. Hutan dan Taman Kota

    Ngabuburit jadi waktu melepas penat menjelang buka puasa. Hutan Kota GBK di Jakarta bisa jadi salah satu pilihan lokasi ngabuburit.Hutan Kota GBK Foto: Andhika Prasetia

    Rekomendasi tempat: Hutan Kota GBK, Hutan Kota Srengseng Sawah, Taman Suropati


    Tempat yang banyak pohon, tenang, dan sejuk memungkinkan kamu untuk jalan-jalan santai atau sekadar cuci mata. Pengunjung juga bisa joging cari keringat setelah beberapa hari sebelumnya sibuk bekerja tanpa sempat olahraga. Kegiatan menenangkan pikiran ini tentunya low budget alias murah.

    2. Gunung

    Glamping Sabda Alam, menawarkan sensasi menginap mewah, di kaki Gunung Guntur Garut.Glamping Sabda Alam di kaki Gunung Guntur, Garut. Foto: Hakim Ghani

    Rekomendasi tempat: glamping di Lembang dan Puncak di Jawa Barat

    Glamour camping (glamping) adalah aktivitas pilihan yang memungkinkan kamu berinteraksi langsung dengan alam, tanpa herus repot membawa peralatan kemah. Pengelola biasanya menyediakan paket glamping, sehingga penyunjung cukup memilih seusai kebutuhannya masing-masing. Kamu bisa melihat view super indah sambil recharge energi selama self retreat.

    3. Curug

    Wisata Trekking Curug Leuwi HejoWisata Trekking Curug Leuwi Hejo Foto: Instagram @whatraveltrekkingclub

    Rekomendasi tempat: Curug Leuwi Hejo, Leuwi Asih, Leuwi Lieuk, Bidadari

    Air terjun tidak hanya indah dipandang, menyediakan hawa sejuk, dan adem cocok untuk duduk-duduk santai atau cuci mata. Kamu bisa trekking di jalur yang telah disediakan sambil lebih banyak melihat yang ijo-ijo. Hasilnya, kamu bisa self treatment sambil olahraga sebelum kembali ke rutinitas harian.

    4. Pantai

    Pulau PariPulau Pari Foto: shutterstock

    Rekomendasi tempat: Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan di Kepulauan Seribu

    Kamu bisa nyebrang sendiri atau ambil paket liburan di Kepulauan Seribu. Pantai dengan air biru-hijau, tenang, ombak kecil, dan angin sejuk memungkinkan kamu relaksasi sambil menjauhkan diri dari kesibukan harian. Pantai juga cocok bagi penyuka sport activity misal renang, snorkeling, yacht, dan kegiatan lainnya.

    5. Staycation

    Ilustrasi staycationIlustrasi staycation Foto: Shutterstock

    Rekomendasi tempat: hotel, apartemen, atau flat di Jakarta misal W Home Plan dan Chic Quarter

    Hotel ini cocok bagi yang pengan liburan satu hari dalam suasana tenang, meski tidak jauh dari Jakarta. Di sela staycation kamu bisa jalan-jalan ke taman, museum, pusat perbelanjaan, atau sekadar makan enak hingga tiba hari kembali pada rutinitas.

    Dengan rekomendasi ini, kamu bisa self retreat meski tidak lama untuk liburan sebelum kembali beraktivitas.

    (row/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Raja Ampat Terancam Rusak, Ini Alternatif Tempat Diving


    Jakarta

    Indonesia tak pernah kehabisan wisata alam yang memancing jiwa petualangan pengunjung. Termasuk bagi penyuka diving dan snokeling yang mendamba keindahan bawah laut Indonesia, yang kaya keanekaragaman hayati.

    Alternatif 12 Tempat Diving

    Sebagai alternatif spot diving selain Raja Ampat yang kini sedang dalam polemik, berikut pilihannya

    1. Bali dan Lombok

    Keindahan Bali tak hanya yang terlihat di permukaan, tapi juga di bawah laut dengan biodiversity hewan dan tumbuhan. Spot menyelam di Bali dan Lombok dikutip dari situs Seacrush terdiri dari:


    Padangbai

    Spot Padangbai dengan air jernih biru memungkinkan penyelam melihat keindahan Padangbai dengan sangat jelas. Di sini juga ada kebun terumbu kerang dengan view yang sangat indah dan peluang mengasah kemampuan fotografi.

    USAT Liberty Wreck

    Di wilayah Tulamben, Bali bagian utara ada bekas kapal argo USA Army yang ditembak Jepang tahun 1942. Dengan kedalaman 5-30 meter, spot menyelam ini cocok dinimati pagi dan malam hari serta cocok bagi snorkeler. Buat yang sekadar ingin berenang, tentunya bisa juga menikmati spot ini.

    Amed Japanese Wreck

    Kapal ini dulunya adalah bagian dari patroli Jepang yang tenggelam tahun 1942. Kedalamanya adalah 2-12 meter yang lebih dangkap dibandung USAT Liberty Wreck. Spot menyelam in cocok bagi diver level 1.

    Pulau Menjangan

    Pulau ini terletak di pusat wilayah yang dilindungi di Bali bagian barat laut. Menjangan dengan kedalaman 20-30 meter ini menawarkan kekayaan kehidupan makro dibanding spot diving lain. Pulau Menjangan lebih cocok bagi penyelam profesional, dengan jumlah kunjungan lebih sedikit.

    Crystal Bay dan Manta Point di Nusa Penida

    Di sini, pengunjung bisa melihat ikan mola-mola pada pertengahan Juni hingga Oktober, atau ikan pari mantai di Manta Point. Spot Manta Point cocok bagi snorkeler.

    2. Taman Nasional Komodo

    Kawasan yang berstatus warisan dunia dan kekayaan biosfere dari UNESCO ini menawarkan pemandangan serta keanekaragaman hayati. Taman Nasional Komodo ini berlokasi di Selat Lintah dengan gelombang kuat, yang membawa banyak kehidupan. Spot menyelan di Taman Nasional Komodo adalah:

    Manta Alley

    Spot yang menjadi tempat ikan pari membersihkan diri ini adalah spot ikonik di Taman Nasional Komodo. Dengan kedalaman 20 meter dan gelombang kuat, spot ini lebih cocok penyelam berpengalaman yang nyaman dengan ombak.

    Castle Rock

    Site dengan kedalaman beragam 4, 20, hingga 24 meter ini punya ombak kuat. Namun site ini juga punya banyak keanekaragaman hayati yang sulit dilewatkan.

    Cystal rock

    Kawasan dengan ombak kuat ini sangat menarik bagi para raksasa penghuni laut. Hiu abu-abu, hiu sirip putih, dan giant trevally adalah beberapa contoh bagian dari ekosistem ini yang juga berkaitan dengan Castle Rock dan Gili Lawa Laut.

    Batu Bolong

    Dilihat dari atas, kawasan ini memang terlihat bolong tanpa ada yang istimewa. Namun di kedalaman 70 meter ada berbagai jenis ikan misal napoleon wrasse, giant trevallies, tuna, dan hiu sirip putih. Kawasan ini juga punya gelombang yang sangat kuat.

    Cauldron aka Shotgun

    Kawasan ini hanya untuk penyelam berpengalaman yang biasa dengan gelombang kuat. Penyelam bergerak sepanjang struktur seperti dinding laut yang kaya ikan dan terumbu karang. Selanjutnya, penyelam seperti tertembak air laut ke dalam mangkuk raksasa. Mangkuk dengan dasar pasir laut ini membuat penyelam seperti sedang naik rollercoaster.

    3. Taman Nasional Komodo dan Lembeh di Sulawei

    Wilayah yang berlokasi di Manado bagian utara Sulawesi ini menawarkan pengalaman wall dives dan peluang mengambil foto bawah laut yang lias biasa cantik. Taman laut ini terdiri atas Pulau Bunaken, Siladen, Mantehage, Nain, dan Manado Tua dengan kedalaman mencapai 600 meter.

    Lekuan 2

    Site di luar Bunaken ini punya dinding vertikal dengan banyak terumbu karang lembut dan keras, serta visibilitas luar biasa baik. Site ini juga terkenal dengan fotografi wide angle.

    Ron’s Point

    Berlokasi di ujung selatan Pulau Bunaken, site ini punya lembah dengan plateau besar dan kedalaman 35 meter. Di sini ada penghuni laut besar misal hiu, tuna besar, dan pari raksasa.

    Alternatif spot menyelam ini bisa jadi opsi dive dan snorkeling selain Raja Ampat.

    (row/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Tips Bikin Foto yang Lebih Bercerita ala Sandy Wijaya


    Jakarta

    Sandy Wijaya, seorang fotografer profesional ternama di Indonesia, menjelajahi keindahan eksotis Sumba, hanya berbekal Xiaomi 15T Pro.

    Dalam ekspedisi ini, Sandy membuktikan bahwa kamera Xiaomi 15T Pro benar-benar mampu menghasilkan “masterpiece” layaknya kamera profesional, mengabadikan setiap emosi dan detail budaya di pulau tersebut.

    “Xiaomi 15T Pro ini sangat cocok bukan hanya untuk fotografer profesional, tapi juga bagi siapa saja yang serius ingin memaksimalkan kemampuan kamera di smartphone mereka,” kata Sandy, dalam keterangan yang diterima detikINET.


    Menurutnya, fitur telephoto menjadi “kartu as” yang membuat pengalaman memotret menjadi lebih fleksibel dan profesional.

    “Dengan smartphone, kita bisa lebih leluasa mendekat ke subjek tanpa membuatnya merasa terintimidasi, seperti saat menggunakan kamera besar. Dengan mendekat ke objek, kita bisa mengabadikan detail-detail foto yang mungkin tidak terlihat dari jarak jauh,” tambahnya.

    FItur tele foto lewat lensa Leica 5x Pro Telephoto 50MP yang ada di Xiaomi 15T Pro ini ini menemani lensa kamera utama 50MP dan ultra-wide 12MP, yang memberikan rentang focal length dari 15mm sampai 230mm.

    “Kehadiran Xiaomi 15T Series ini menjadi bentuk komitmen Xiaomi untuk menghadirkan teknologi terkini dan memudahkan penggunanya dalam menghasilkan mahakarya hanya dengan menggunakan smartphone. Dengan begitu, tren mobile photography bisa lebih menyebar lagi, dan semua orang bisa menyalurkan kreativitas masing-masing serta cara mereka dalam melihat dunia di sekitarnya,” kata Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, dalam keterangan yang sama.

    Kemudian Sandy pun membagikan tiga tips untuk membuat foto yang lebih bercerita. Menurutnya, tiga tips ini esensial untuk pecinta fotografi mobile yang mau membuat “Masterpieces far closer” menggunakan Xiaomi 15T Series.

    3 Tips Menciptakan Foto yang Lebih Bercerita

    Jangan Takut Bereksperimen dengan Perspektif

    Hasil Kamera Xiaomi 15T ProHasil Kamera Xiaomi 15T Pro Foto: Dok. Xiaomi Indonesia

    Sering kali, objek yang sama bisa menghasilkan cerita yang berbeda hanya dengan mengubah lensa atau sudut pandang (angle). Sehingga, jangan hanya terpaku pada lensa utama. Lensa Telephoto pada Xiaomi 15T Series, khususnya Leica 5x Pro Telephoto di versi Xiaomi 15T Pro, dapat memberikan perspektif yang unik dan dramatis, menonjolkan subjek serta menciptakan latar belakang yang indah.

    Manfaatkan juga fitur-fitur pendukung yang membuat eksplorasi jadi lebih menyenangkan, seperti Master Portrait yang hadir dengan efek bokeh baru, dan efek Wide atau Bubbles, serta Leica Street Photography Mode untuk mengubah pilihan focal length secara instan dari 28mm, 35mm, 50mm, 75mm, hingga 135mm.

    Ciptakan Efek Dramatis dengan Memaksimalkan Cahaya

    Hasil Kamera Xiaomi 15T ProHasil Kamera Xiaomi 15T Pro Foto: Dok. Xiaomi Indonesia

    Jangan batasi diri pada area yang terang benderang. Foto paling dramatis justru sering tercipta dari kontras antara terang dan gelap. Lensa Optik Leica Summilux pada Xiaomi 15T Pro memiliki aperture yang sangat besar, mencapai ƒ/1.62. Secara sederhana, ini berarti kamera mampu menangkap cahaya jauh lebih banyak dibandingkan kamera smartphone biasa.

    Dengan kemampuan ini, jangan ragu untuk mengeksplorasi area-area yang lebih “gelap”. Kamera akan tetap mampu menangkap detail, tekstur, dan kontras yang hidup, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Eksplorasi bayangan (shadow) dan cahaya yang masuk (highlight) dapat mengubah suasana foto secara total, menjadikannya sebuah masterpiece yang penuh kedalaman.

    Dekati Subjek dengan Optical Zoom

    Hasil Kamera Xiaomi 15T ProHasil Kamera Xiaomi 15T Pro Foto: Dok. Xiaomi Indonesia

    Semakin dekat kita dengan objek atau subjek yang difoto, maka kita bisa mengabadikan detail-detail yang mungkin luput dari jauh, seperti tekstur kain atau warna mata. “Di Ratenggaro, saya bertemu banyak warga Sumba. Saya senang bisa memotret ekspresi dan aksinya. Menurut saya, dengan berada lebih dekat dengan subjek foto, saya bisa semakin menghidupkan cerita yang ingin saya bagikan, dan Xiaomi 15T Pro menjadikan setiap detail foto terasa lebih sinematik,” tutur Sandy.

    Jika kondisi kurang memungkinkan untuk mendekati subjek secara fisik, kemampuan Optical Zoom Xiaomi 15T Pro adalah kunci untuk mewujudkannya.

    “Gunakan zoom untuk memenuhi frame Anda dengan subjek. Dengan mendekatkan objek, misalnya dengan 5x Optical Zoom, Anda tidak hanya menangkap gambar, tetapi juga emosi yang lebih intim, tekstur detail, dan cerita yang lebih dalam. Ini adalah cara paling efektif untuk membuat foto Anda lebih personal, dan lebih ekspresif, karena Anda fokus pada esensi subjek tanpa kompromi kualitas,” tutupnya.

    (asj/asj)



    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Pantai Tersembunyi di Jawa Barat yang Bisa Disambangi Seharian


    Jakarta

    Jawa Barat mempunyai banyak pantai yang bisa menjadi pilihan untuk liburan. Beragam aktivitas yang bisa dilakukan, mulai berenang hingga naik ragam wahana seru. Yuk jelajahi.

    Jawa Barat tidak hanya dikenal dengan keindahan pegunungan, tetapi juga menyimpan deretan pantai menawan yang tersebar dari pesisir utara hingga selatan.

    Setiap pantai menawarkan daya tarik tersendiri, mulai dari ombak besar yang cocok untuk berselancar hingga pantai berpasir putih yang tenang dan nyaman untuk bersantai. Tak hanya pemandangan, beragam aktivitas seru bisa dilakukan, seperti berenang, bermain pasir, naik banana boat, hingga menikmati kuliner laut segar yang menggoda selera.


    Pantai-pantai seperti Pangandaran, Santolo, dan Ujung Genteng sudah lama menjadi favorit wisatawan, tetapi masih banyak surga tersembunyi seperti Pantai Karang Tawulan di Tasikmalaya atau Pantai Rancabuaya di Garut yang belum banyak dijelajahi.

    Dengan akses yang kini semakin mudah dan fasilitas wisata yang terus berkembang, pantai-pantai di Jawa Barat menjadi pilihan ideal untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam tropis tanpa harus jauh-jauh keluar pulau. Yuk, rencanakan liburanmu dan jelajahi pesona pantai Jawa Barat yang memikat!

    5 pantai di Jawa Barat pas buat liburan

    1. Pantai Pangandaran

    Walaupun menuju Pangandaran membutuhkan waktu yang cukup panjang, namun bagi traveler yang pecinta pantai pasti akan senang saat sampai di sana.

    Pantai Pangandaran terletak di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Lokasinya sekitar 92 km dari Kota Ciamis ke arah selatan. Rute menuju Pantai Pangandaran juga terbilang cukup mudah karena dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

    Untuk tiket masuk, terdapat beberapa kriteria di Pantai Pangandaran, mulai dari pengunjung pejalan kaki, hingga mobil berpenumpang. Bagi yang berjalan kaki Rp 6.000, sepeda motor Rp 15.000, kendaraan model sedan atau jeep Rp 35.000, kendaraan model carry Rp 65.000 dan mobil berpenumpang besar Rp 93.000.

    Beragam kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di sana, diantaranya menikmati pemandangan, mencoba ragam wahana bermain seperti ATV hingga surfing, belanja oleh-oleh hingga mencicipi racikan kuliner laut,

    2. Pantai Batu Karas

    Lokasi pantai ini tidak jauh dari Pangandaran dan menawarkan suasana yang lebih tenang dan cocok untuk berselancar, terutama bagi pemula. Tentu saja traveler bisa belajar selancar di sini.

    Pantai Batukaras berada di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Lokasinya bisa ditempuh sekitar 1 jam 14 menit menggunakan kendaraan dari Bunderan Marlin Pangandaran.

    Harga tiket masuk Pantai Batukaras tergolong ramah di kantong. Berikut ini daftar harga tiketnya:

    1. Orang Rp10.000
    2. Sepeda Motor Rp20.000
    3. Jeep/Sedan dan sejenisnya Rp60.000
    4. Minibus kecil dan sejenisnya Rp95.000
    5. Minibus Besar dan sejenisnya Rp135.000
    6. Bus Kecil dan sejenisnya Rp205.000
    7. Bus sedang dan sejenisnya Rp295.000
    8. Bus besar dan sejenisnya Rp 515.000

    3. Pantai Sawarna

    Pantai ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dan formasi batuan karangnya yang eksotis, seperti Goa Langir dan Tanjung Layar. Para pecinta fotografi harus banget sih ke sini.

    Pantai Sawarna berada di Desa Wisata Sawarna yang memiliki berbagai objek wisata. Pantai Sawarna terdiri dari beberapa pantai dengan panorama yang berbeda satu sama lain. Mulai dari Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

    Tiket masuk Pantai Sawarna adalah Rp 5.000 untuk weekdays dan Rp 15.000 untuk weekend.

    4. Pantai Santolo

    Pantai Santolo terletak di sebelah selatan pusat kota Garut. Berjarak sekitar 88 km dan dapat ditempuh dalam waktu 3,5 jam.

    Pantai ini dikenal dengan garis pantai yang panjang, memiliki pasir putih yang halus dan bersih. Serta pantai juga dikelilingi perbukitan hijau serta pemandangan tumpukan batu karang.

    Air di kawasan bibir pantai Santolo termasuk dangkal dan tenang jadi cukup aman untuk kamu yang ingin berenang. Meskipun dangkal, pantai selatan ini tetap berarus dan kamu harus hati-hati.

    Adapun kegiatan yang bisa kamu lakukan di Pantai Santolo diantaranya, berenang dan bermain air di pantai, kuliner, elajahi Pulau Santolo, menaiki banana boat, menikmati sunset dan sunrise, camping di pinggir pantai dan enikmati fenomena Cilauteureun.

    5. Pantai Rancabuaya

    Pantai Rancabuaya terletak di Kabupaten Garut. Pantai ini merupakan salah satu pantai paling dekat dari Kota Bandung, dengan durasi perjalanan kurang lebih 3 jam 50 menit via Jalur Ciwidey-Cidaun atau 4 jam via Jalur Pangalengan.

    Pantai Rancabuaya memiliki ciri khas batuan karang yang unik dan ombak yang besar. Cocok untuk menikmati deburan ombak, berfoto, atau sekadar bersantai menikmati suasana pantai.

    6. Pantai Ujung Genteng

    Terletak di ujung selatan Kabupaten Sukabumi, Pantai Ujung Genteng menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang masih alami.

    Pantai ini memiliki pembeda dengan garis pantainya yang panjang, air laut jernih, serta kombinasi pasir putih dan batu karang yang menawan. Meski akses ke lokasi memerlukan perjalanan cukup jauh dari pusat kota, rasa lelah akan terbayar tuntas saat mata disuguhi panorama laut lepas yang memukau.

    Pantai Ujung Genteng cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari keramaian dan menikmati suasana tenang. Ombaknya relatif tenang di beberapa titik, membuatnya aman untuk bermain air atau berenang.

    Di sisi lain, ada juga bagian pantai yang berbatu dan cocok untuk menikmati matahari terbenam dari balik karang. Salah satu daya tarik utama di kawasan ini adalah penangkaran penyu, tempat wisatawan bisa melihat proses pelepasan tukik ke laut-pengalaman unik yang jarang ditemukan di pantai lain di Jawa Barat.

    Selain itu, kawasan sekitar Ujung Genteng juga menyimpan pesona lain seperti Air Terjun Cikaso, Pantai Pangumbahan, dan spot-spot snorkeling yang belum banyak tersentuh wisata massal. Fasilitas penginapan dan warung makan tersedia dengan harga terjangkau, cocok untuk backpacker maupun wisatawan keluarga.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Dulu Ini Lokasi Tambang, Sekarang Jadi Surga Wisata



    Jakarta

    Pertambangan di Raja Ampat telah membuat masyarakat khawatir. Tak banyak yang tahu, ada tempat yang dulunya galian tambang menjadi surga wisata.

    Bangka Belitung (Babel) merupakan provinsi penghasil timah terbesar dunia. Di Pulau Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, terdapat bekas galian tambang yang kini jadi obyek wisata, namanya Danau Kaolin.

    Terletak di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, Danau Kaolin merupakan satu dari beberapa objek wisata bekas tambang timah yang ada di wilayah Babel. Namanya mencuat setelah viral di media sosial.


    Keindahan alamnya pun tak perlu diragukan lagi, danau ini pernah masuk dalam nominasi Destinasi Unik Terpopuler pada Anugerah Pesona Indonesia tahun 2019.

    Danau Kaolin sering disebut dengan istilah Camoi Aik Biru (kolam biru) oleh masyarakat setempat. Lokasi ini merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin yang telah ditinggalkan sejak 1971.

    Foto udara memperlihatkan wisatawan menikmati keindahan alam Danau Kaolin di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Minggu (9/7/2023). Danau Kaolin atau Camoi Aik Biru (kolam biru) itu merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin, saat ini dijadikan destinasi wisata unggulan di Bangka Belitung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Nibung Jaya Abadi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.Foto udara memperlihatkan wisatawan menikmati keindahan alam Danau Kaolin di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Minggu (9/7/2023). Danau Kaolin atau Camoi Aik Biru (kolam biru) itu merupakan bekas pertambangan bijih timah dan kaolin, saat ini dijadikan destinasi wisata unggulan di Bangka Belitung yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Nibung Jaya Abadi. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt. Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA

    Galian tambang yang berbentuk cekungan lambat laun terisi air hingga terbentuklah danau seperti saat ini. Ya, butuh waktu puluhan tahun agar alam mampu memperbaiki diri.

    Danau kaolin ini punya keindahan yang khas yaitu air danau yang berwarna biru toska. Warna biru berasa dari sisa mineral pertambangan timah dan kaolin.

    Wisatawan boleh mengeksplorasi keindahan danau yang berwarna biru toska ini. Meskipun bekas tambang namun kawasan ini memiliki udara yang sejuk dan segar. Tapi ingat, dilarang berenang di danau ini, karena ada efek radiasi logam radioaktif bekas penambangan biji timah dan kaolin.

    Jadi, aktivitas yang diperbolehkan hanya foto-foto. Biasanya, spot terbaik untuk mengambil foto adalah berada di titik tertinggi dengan background danau yang indah.

    Untuk menuju lokasi ini, wisatawan perlu menempuh perjalanan dari pusat kota Pangkalpinang sejauh 68,6 kilometer atau sekitar 1,2 jam. Tiketnya pun murah meriah mulai dari Rp 5-10 ribu.

    Tebing Breksi

    Tebing BreksiTebing Breksi Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom

    Contoh lain area tambang yang berubah menjadi tempat wisata yang mendatangkan cuan bagi warga sekitar adalah Tebing Breksi di Desa Sambirejo, Sleman, DI Yogyakarta. Dari catatan detikcom, bekas tambang yang satu ini begitu cantik dengan sentuhan seni.

    Tebing Breksi dulunya adalah tempat penambangan batu alam untuk material bangunan. Pada 2014, Pemerintah Kabupaten Sleman berinisiatif untuk menutupnya demi kelestarian lingkungan. Barulah setelah itu, tepatnya pada 2015, Tebing Breksi dikembangkan menjadi objek wisata.

    Ini untuk membantu perekonomian masyarakat yang dulunya bergantung pada tambang. Tahun 2021 lalu, yang awalnya jadi salah satu desa termiskin di Sleman ini bertransformasi menuju desa wisata berpenghasilan Rp 1 miliar.

    Sandiaga awalnya meninjau lokasi di Tebing Breksi yang memajang beberapa produk UMKM dari BUMDes Sambi Mulyo.Tebing Breksi. Foto: Kemenparekraf

    Saat ini, Tebing Breksi menjadi salah satu dari 5 tempat favorit yang dikunjungi wisatawan di Kabupaten Sleman selain Candi Prambanan, Jip Wisata Merapi, Kaliurang dan Kaliadem.

    Hal menarik dari Tebing Breksi adalah ukiran pada dindingnya. Terdapat berbagai jenis ukiran, mulai dari wayang hingga naga. Inilah yang kemudian menjadi magnet bagi wisatawan Yogyakarta dan luar daerah untuk datang ke sana.

    Selain melihat ukiran pada tebing, kegiatan favorit wisatawan di Tebing Breksi adalah melihat matahari terbenam alias sunset. Sunset dari Tebing Breksi ini sering disebut sebagai sunset terbaik di Yogyakarta. Kamu dapat menikmati pemandangan Kota Yogyakarta secara leluasa dari atas sana.

    Belitung dan Tebing Breksi adalah bukti nyata bahwa sebuah daerah bisa bangkit dan berbenah. Dari tanah yang dulu dikuras untuk hasil bumi, kini daerah bekas tambang ini menyambut dunia dengan pesona alam dan keramahan budaya. Sebuah metamorfosis luar biasa-dari pulau tambang menjadi surga wisata yang membanggakan Indonesia.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Spot Sunrise Terindah Dekat Jakarta untuk Weekend Adventure



    Jakarta

    Tren berburu sunrise menjadi aktivitas menarik di tempat wisata. Traveler yang mau mencari sunrise sambil jalan-jalan, bisa baca artikel ini.

    Apakah ada tempat berburu sunrise untuk area Jabodetabek? Mungkin pertanyaan ini pernah terlintas di pikiran traveler. Jawabannya, ada. Spot berburu sunrise terbaik ada di gunung dan pantai.

    Merangkum dari berbagai sumber, detikTravel memilih 5 tempat wisata berburu sunrise yang bisa dilakukan saat akhir pekan. Tak perlu ke luar kota, tempat wisata ini berada di sekitar Jakarta.


    1. Pantai Mekar

    Kawasan hutan mangrove Muara Jaya, Desa Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi objek wisata warga. Warga berwisata dan bersantai di kawasan yang sejuk ini.Kawasan hutan mangrove Muara Jaya, Desa Pantai Mekar, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi objek wisata warga. Warga berwisata dan bersantai di kawasan yang sejuk ini. Foto: Agung Pambudhy

    Tak banyak yang tahu bahwa Bekasi punya pantai. Inilah Pantai Mekar yang terletak di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Pada tahun 2022, pemerintah provinsi Jawa Barat melakukan penataan kawasan wisata guna mempercantik area tersebut.

    Punya wisata mangrove, wisatawan bisa menikmati keindahan sunrise di sepanjang pantai ini. Anti-mainstream dan masih underrated, Pantai Mekar Bekasi bisa jadi salah satu tempat wisata adventure di akhir pekan.

    2. Pantai Tanjung Pasir

    Sunrise di Pantai Tanjung PasirSunrise di Pantai Tanjung Pasir Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’treaveler)

    Pantai Tanjung Pasir termasuk kawasan pantai yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan. Pantainya yang luas memiliki pasir berwarna kecokelatan yang halus. Dari bibir pantai, pemandangan barisan pulau kecil di Kepulauan Seribu pun bisa terlihat.

    Di Pantai Tanjung Pasir, pengunjung bisa berenang atau sekadar bermain air di tepian pantai. Meski ombaknya cukup tenang, sebaiknya tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut untuk tetap memperhatikan keselamatan.

    Pantai ini identik dengan sunrise yang indah. Jika mengunjungi pantai ini, kamu tidak boleh melewatkan sunrise yang dramatis.

    3. Gunung Pancar

    Kawasan yang terkenal dengan hutan pinusnya ini terletak di Desa Karang Tengah, Bogor. Kawasan ini bersebelahan dengan sentul city.Gunung Pancar Foto: Al Fanny Panestika

    Selain pemandangan gunung, wisatawan akan disuguhkan dengan keindahan hutan pinus. Tempat wisata ini berlokasi di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan jam operasional dari Senin-Minggu. Jam bukanya full 24 jam sehingga cocok untuk dijadikan tempat berkemah.

    4. Bukit Alesano

    bukit alesanoBukit Alesano Foto: Bacalagers Media/d’travelers

    Masih di area Bogor, Bukit Alesano bisa menjadi tempat berburu sunrise bagi kamu yang suka kemping. Berlokasi di Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, tiket masuk ke tempat wisata ini Rp 10.000 per orangnya. Jika ingin kemping, kamu akan dikenakan biaya tambahan Rp 15.000 per orang.

    Buka 24 jam mulai dari Senin-Minggu, wisatawan bisa datang ke sini untuk melihat sunrise maupun sunset.

    5. Tebing Koja

    Tebing Koja saat sunriseTebing Koja saat sunrise Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’traveler)

    Tebing Koja atau Kandang Godzilla berlokasi Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten. Sekitar lima kilometer dari Stasiun Commuterline Cikoya melalui area perumahan warga, persawahan, dan jalan di perkampungan.

    Sekali masuk, wisatawan dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Sudah viral di media sosial bahwa tempat ini adalah spot foto sunrise terindah Tangerang. Bagaimana tidak, area bekas pertambangan ini memiliki area yang dikelilingi oleh tebing, perbukitan dan danau. Sangat cocok untuk pesepeda atau wisatawan yang ingin treking.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com