Tag: ripple

  • SEC Beri Sinyal Positif, ETF XRP Segera Disetujui?

    Persetujuan ETF XRP oleh SEC semakin nyata setelah regulator keuangan Amerika Serikat tersebut mengakui pengajuan Bitwise untuk spot ETF XRP seperti dikabarkan oleh Ambcrypto.

    Ini merupakan pengajuan ketiga yang diakui setelah aplikasi dari Grayscale dan 21Shares. Saat ini, hanya pengajuan dari Canary Funds dan Wisdom Tree yang belum mendapat lampu hijau dari SEC. Lantas, apakah SEC akan mencabut gugatan terhadap Ripple?

    Dalam sebuah podcast terbaru, analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, mengutip Scott Johnson yang menyebut bahwa perkembangan ini bisa menjadi sinyal bahwa SEC akan mencabut gugatan terhadap Ripple.

    Johnson, seorang pengacara keuangan ternama, berpendapat bahwa SEC tidak bisa menyetujui ETF XRP jika mereka masih menganggapnya sebagai sekuritas.

    Peluang Persetujuan ETF XRP Meningkat

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut platform prediksi Polymarket, peluang persetujuan ETF XRP pada akhir 2025 mencapai 78%. Persentase tersebut menunjukkan optimisme yang tinggi dari pasar terhadap masa depan ETF XRP.

    Dengan semakin banyaknya pengajuan yang diakui, SEC tampaknya mulai melunak terhadap regulasi aset kripto seperti XRP.

    Saat ini, XRP menjadi salah satu altcoin dengan performa terbaik, mempertahankan kenaikannya pasca pemilu AS. Harga XRP naik 416% sejak November lalu dan mencapai $2,5 (Rp 40 ribu) pada saat berita ini ditulis.

    Pasokan XRP di Bursa Menurun

    Sementara itu, rasio pasokan di bursa mengalami penurunan dari 0,032 menjadi 0,028, menandakan tekanan jual yang lebih rendah.

    Namun, meskipun XRP bertahan di zona bawah dari channel naiknya, tekanan jual lebih lanjut atau penurunan harga Bitcoin bisa mendorong XRP ke level support $2 (Rp 32 ribu).

    Momentum bullish juga belum terlalu kuat, dengan indikator RSI harian yang masih berfluktuasi di sekitar level netral. Persetujuan ETF XRP oleh SEC bisa menjadi momen bersejarah bagi Ripple dan ekosistem kripto secara keseluruhan.

    Jika ETF XRP benar-benar disetujui, hal ini dapat memberikan sentimen positif yang lebih luas di pasar dan meningkatkan legitimasi aset kripto di mata investor institusional.

    Namun, investor tetap harus mencermati perkembangan regulasi dan pergerakan harga Bitcoin sebagai faktor yang dapat memengaruhi pergerakan XRP ke depannya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Mengakui Pengajuan ETF XRP Bitwise, Tantangan Besar Menanti

    Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) baru saja mengakui pengajuan ETF XRP dari Cboe BZX yang diajukan oleh Bitwise.

    Namun, meskipun ini menjadi langkah awal yang positif, banyak analis menilai bahwa ETF XRP mungkin akan menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat kinerjanya di pasar.

    ETF XRP Bitwise di Akui oleh SEC

    Dilaporkan FX Street, pada hari Selasa, SEC secara resmi mengakui aplikasi ETF XRP yang diajukan oleh Bitwise melalui Cboe BZX Exchange. Dengan pengakuan ini, publik memiliki waktu 21 hari untuk memberikan komentar sebelum SEC mengambil keputusan lebih lanjut. Selain itu, SEC memiliki batas waktu 240 hari untuk menyetujui atau menolak ETF tersebut.

    Pengakuan ini menambah daftar ETF XRP yang telah diajukan sebelumnya, seperti yang diajukan oleh Grayscale dan 21Shares. Sementara itu, aplikasi dari WisdomTree dan Canary Capital masih menunggu pengakuan dari SEC.

    Potensi Tantangan bagi ETF XRP

    Meskipun pengajuan ETF ini diakui, beberapa faktor bisa menghambat kinerja ETF XRP di masa depan. Unchained Crypto melaporkan bahwa altcoin seperti XRP kemungkinan tidak akan mendapat respons besar dari investor institusional, yang saat ini masih berfokus pada ETF Bitcoin dan Ethereum.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT). Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT). Sumber: Tokocrypto.

    Dari sisi fundamental, pendapatan XRP Ledger pada tahun 2024 hanya mencapai $1,15 juta, jauh lebih kecil dibandingkan Ethereum yang mencatatkan pendapatan lebih dari $1 miliar dari biaya transaksi.

    Selain itu, tekanan jual yang berasal dari kepemilikan besar Ripple Treasury sebesar 4,485 miliar XRP serta 38,9 miliar XRP dalam escrow dapat menjadi faktor negatif bagi harga XRP.

    Namun, ada optimisme yang tersisa. Analis Bloomberg, James Seyfarrt dan Eric Balchunas, memperkirakan ETF XRP memiliki peluang 65% untuk mendapatkan persetujuan dari SEC. Hal ini terjadi di tengah pertarungan hukum yang masih berlangsung antara SEC dan Ripple.

    XRP Berpotensi Mengalami Koreksi Jika Support Gagal Dipertahankan

    Dari sisi teknikal, XRP mengalami tekanan jual yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Dalam 24 jam terakhir, XRP mencatatkan likuidasi berjangka senilai $10,91 juta, dengan $8,70 juta berasal dari posisi long dan $2,21 juta dari posisi short.

    Penurunan ini terjadi setelah XRP gagal menembus batas atas pola segitiga simetris, menyebabkan harga turun hampir 10% dalam tiga hari terakhir. Akibatnya, harga XRP telah melewati Simple Moving Average (SMA) 50 hari dan Exponential Moving Average (EMA) 14 hari, menandakan momentum bearish yang semakin kuat.

    Jika garis batas bawah segitiga simetris gagal bertahan, XRP bisa mengalami penurunan lebih dalam hingga ke level support di $2,17. Jika level ini juga tidak mampu menahan tekanan jual, XRP berpotensi turun lebih jauh ke $1,96.

    Indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) dan Stochastic Oscillator juga menunjukkan sinyal bearish, yang semakin memperkuat kemungkinan tren turun dalam waktu dekat. Namun, jika XRP berhasil mempertahankan support segitiga simetris dan kembali naik, resistensi utama berada di level $2,72.

    Pengakuan ETF XRP

    Meskipun pengakuan ETF XRP oleh SEC menjadi kabar baik bagi komunitas crypto, tantangan besar masih membayangi potensi kesuksesan produk ini. Kurangnya minat institusional, tekanan jual besar dari escrow Ripple, serta pendapatan jaringan yang relatif kecil menjadi hambatan utama.

    Dari sisi teknikal, XRP masih dalam posisi rentan dengan kemungkinan penurunan lebih lanjut jika level support utama gagal bertahan.

    Keputusan akhir SEC terkait ETF ini akan menjadi faktor penting yang menentukan arah harga XRP dalam beberapa bulan mendatang. Investor diharapkan untuk tetap waspada terhadap perkembangan regulasi dan analisis teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Unggul dalam Volume Perdagangan, Mengalahkan Altcoin Lainnya

    Dalam dunia kripto yang terus berkembang, XRP mencetak pencapaian luar biasa dengan volume perdagangannya yang mengalahkan mata uang kripto lainnya.

    Menurut laporan Crypto Valley Journal, Dengan pasar yang mulai pulih ke kondisi sebelum runtuhnya FTX dan adanya peluang ETF spot altcoin, likuiditas aset menjadi faktor utama dalam menentukan kekuatan pasar sebuah token.

    Mengapa Likuiditas Itu Penting?

    Banyak investor masih menggunakan kapitalisasi pasar sebagai acuan utama dalam menilai sebuah aset. Namun, kasus token FTX (FTT) yang pernah mencapai valuasi hampir $10 miliar tetapi tidak memiliki likuiditas yang cukup membuktikan bahwa kapitalisasi pasar bukan satu-satunya indikator yang akurat.

    Oleh karena itu, Kaiko memperkenalkan peringkat likuiditas aset yang lebih mencerminkan seberapa mudah sebuah aset diperdagangkan.

    Dari peringkat ini, hanya beberapa token besar seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan XRP yang memiliki tingkat likuiditas yang sejalan dengan kapitalisasi pasarnya. XRP bahkan menunjukkan performa lebih baik dibandingkan altcoin lainnya, dengan volume perdagangan yang terus meningkat.

    Faktor yang Mempengaruhi Likuiditas

    XRP melampaui pesaingnya seiring melonjaknya permintaan. Sumber: Kaiko Research.
    XRP melampaui pesaingnya seiring melonjaknya permintaan. Sumber: Kaiko Research.

    Peringkat likuiditas Kaiko didasarkan pada lima faktor utama:

    1. Kedalaman pasar pada level 1% dan 0,1%
    2. Jumlah bursa yang menawarkan likuiditas tinggi
    3. Selisih bid-ask (spread)
    4. Volume perdagangan
    5. Keberadaan pembuat pasar di bursa

    Menariknya, meskipun XRP, PEPE, dan LINK memiliki spread bid-ask yang lebih lebar dari peringkat likuiditasnya, DOGE, RNDR, dan token bursa seperti BGB (Bitget) serta GT (Gate.io) justru menunjukkan performa lebih stabil.

    Struktur biaya di masing-masing bursa serta kompetisi antar penyedia likuiditas juga menjadi faktor yang mempengaruhi penyebaran likuiditas di berbagai platform.

    Pasar Kripto Semakin Terdesentralisasi

    Secara umum, peningkatan volume perdagangan menarik lebih banyak pemain ke pasar, menciptakan efek berkelanjutan yang memperkuat likuiditas. Meskipun Bitcoin masih mendominasi volume perdagangan, XRP dan SOL menunjukkan tren kenaikan signifikan, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak lagi terkonsentrasi hanya pada segelintir aset utama.

    Namun, lebih dari separuh dari 50 token teratas masih kesulitan mencapai rata-rata volume harian di atas $200 juta, yang menunjukkan bahwa pasar altcoin belum sepenuhnya stabil. Jika volume perdagangan meningkat lebih cepat daripada likuiditas, hal ini bisa menyebabkan volatilitas harga yang lebih tinggi.

    Lonjakan Volume XRP di Bursa AS

    Salah satu kejutan terbesar datang dari laporan keuangan Coinbase yang menunjukkan bahwa XRP menyumbang 14% dari pendapatan perdagangan mereka, melampaui Ethereum (ETH) untuk pertama kalinya. Lonjakan ini terjadi seiring dengan meningkatnya minat investor terhadap ETF spot XRP dan momentum pasar yang menguat sejak pemilu AS.

    Di sisi lain, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah menerima pengajuan ETF XRP minggu lalu. Dengan waktu maksimal 240 hari untuk memberikan keputusan, potensi persetujuan ETF ini bisa menjadi katalis besar bagi harga dan volume perdagangan XRP di masa depan. Jika kita berkaca pada ETH yang mengalami lonjakan harga setelah ETF-nya disetujui, XRP berpotensi mengikuti tren yang sama.

    Dampak Global: Korea Selatan Bersiap Mencabut Larangan Perdagangan Institusional

    Di luar AS, Korea Selatan juga mulai melonggarkan aturan perdagangan kripto bagi investor institusional. Negara ini, yang dikenal dengan dominasi perdagangan altcoinnya, tengah mempertimbangkan pencabutan larangan bagi lembaga nirlaba, universitas, perusahaan publik, dan investor profesional untuk memperdagangkan aset digital pada tahun 2025.

    Saat ini, lebih dari 80% volume perdagangan kripto di Korea didominasi oleh altcoin. Meskipun pangsa pasar Bitcoin mengalami peningkatan secara global, di Korea trennya justru berlawanan, dengan volume perdagangan BTC di bursa lokal mencapai titik terendah sejak pertengahan 2023. Jika regulasi baru diterapkan, pasar kripto di Korea Selatan bisa mengalami lonjakan aktivitas yang lebih besar.

    XRP Bersiap Menjadi Pemain Utama?

    Pergerakan XRP/USDT. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan XRP/USDT. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan lonjakan volume perdagangan yang mengesankan, prospek ETF yang menjanjikan, serta perkembangan regulasi di berbagai negara, XRP semakin menunjukkan potensi sebagai salah satu aset kripto paling dominan.

    Meskipun volatilitas pasar tetap menjadi tantangan, tren yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa XRP sedang menuju fase pertumbuhan yang lebih besar dalam ekosistem kripto global.

    Ke depannya, investor perlu memperhatikan perkembangan likuiditas dan regulasi yang bisa menjadi pemicu pergerakan harga yang signifikan. Dengan semakin banyaknya bursa yang mengadopsi XRP dan meningkatnya minat institusional, masa depan XRP terlihat semakin cerah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kritik Jason Calacanis Terhadap XRP

    Investor terkenal, Jason Calacanis, menganggap XRP menjadi “Centralized Controlled Security” seperti diungkapkan oleh U Today.

    Sekadar informasi, Centralized Controlled Security merupakan sistem keamanan yang terpusat dan terkontrol untuk mengelola akses dan keamanan jaringan.

    Menurut Jason, XRP berlawanan dengan Bitcoin karena dianggap terlalu terpusat dan dikendalikan oleh Ripple. Calacanis bahkan menyebut bahwa potensi persetujuan ETF XRP bisa menyebabkan ketidakstabilan di pasar.

    Calacanis mengungkapkan kekhawatiran bahwa peluncuran ETF (Exchange-Traded Fund) XRP dapat mengganggu stabilitas pasar keuangan.

    Ia berpendapat bahwa proyek semacam ini seharusnya hanya dapat diakses oleh investor berpengalaman yang memahami risikonya.

    XRP sendiri telah lama menghadapi kritik terkait sentralisasi. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, mengakui bahwa perusahaan memiliki sekitar USD 100 miliar (Rp 1,6 kuadriliun) dalam bentuk token XRP.

    Hal ini semakin memperkuat anggapan bahwa jaringan XRP lebih terpusat dibandingkan Bitcoin.

    Meskipun menghadapi kritik, XRP tetap memiliki peluang besar dalam industri aset kripto.

    Berdasarkan data Polymarket, peluang ETF XRP disetujui pada tahun ini mencapai 78%. Hal ini menunjukkan minat besar dari pasar terhadap aset ini, meskipun masih ada perdebatan mengenai legalitas dan pengaruhnya terhadap regulasi sekuritas di Amerika Serikat (AS).

    Sistem Validator XRP Ledger

    Sementara itu, XRP Ledger (XRPL) menggunakan sistem validator yang disebut Unique Node Lists (UNLs) untuk memproses transaksi.

    Saat ini, terdapat 187 validator terdaftar dalam jaringan ini. Namun, beberapa pihak masih mempertanyakan apakah sistem ini benar-benar terdesentralisasi, mengingat adanya kontrol signifikan dari Ripple.

    Kekhawatiran terhadap jaringan XRP semakin meningkat setelah XRPL mengalami penghentian produksi blok dalam waktu singkat awal bulan ini.

    Insiden ini memberikan amunisi tambahan bagi para kritikus yang menyatakan bahwa sistem XRP tidak seaman dan seandal jaringan blockchain lainnya, seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Dengan demikian, meskipun XRP tetap menjadi salah satu aset kripto yang paling banyak diperdagangkan, kritik terhadap sentralisasi dan potensi dampaknya terhadap regulasi terus menjadi perdebatan.

    Dengan peluang tinggi persetujuan ETF XRP, masa depan aset ini bisa menjadi lebih kompleks, baik dari sisi hukum maupun kepercayaan investor.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa di $3.4, Apa Selanjutnya?

    XRP telah mencatatkan rekor baru dengan mencapai harga tertinggi sepanjang masa sebesar $3,4, melewati pencapaian sebelumnya pada tahun 2018. Altcoin Ripple ini mengalami kenaikan lebih dari 15% dalam sehari dan 40% sepanjang bulan Januari, menjadikannya salah satu aset kripto dengan performa terbaik di awal tahun ini.

    Kapitalisasi pasar XRP kini hampir menyentuh angka $193 miliar, menjadikannya mata uang kripto terbesar ketiga setelah berhasil melampaui Tether, Solana, BNB, dan lainnya.

    Klarifikasi Rekor Harga XRP

    Meskipun sering dikutip bahwa harga tertinggi XRP adalah $3,84, CTO Ripple, David Schwartz, menjelaskan bahwa angka tersebut tidak mencerminkan kenyataan di pasar. “Angka $3,84 sering dilaporkan sebagai harga tertinggi sepanjang masa, tetapi sebenarnya tidak ada transaksi nyata yang terjadi di harga itu. Angka tersebut mencakup nilai tukar resmi yang digunakan untuk pasar Korea Selatan, yang dikenal sebagai ‘Kimchi Premium’,” ujar Schwartz.

    Kimchi Premium adalah fenomena di mana harga kripto di pasar Korea Selatan diperdagangkan dengan premi signifikan dibandingkan pasar global akibat kontrol modal dan inefisiensi pasar di negara tersebut. Jika angka-angka ini dimasukkan dalam rata-rata global tanpa penyesuaian, maka akan terjadi distorsi pada harga tertinggi.

    Seorang analis dan influencer kripto, Ash Crypto, menambahkan, “XRP baru saja mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $3,38 setelah berkonsolidasi selama tujuh tahun. Ini adalah terobosan besar, dengan target harga baru di kisaran $5-$10.”

    Kembalinya XRP ke Puncak

    Grafik Harga Bulanan XRP. Sumber: TradingView.
    Grafik Harga Bulanan XRP. Sumber: TradingView.

    Selama enam tahun terakhir, performa XRP tertinggal dibandingkan Bitcoin, Ethereum, dan Solana, yang berhasil mencatatkan rekor tertinggi berturut-turut. XRP bahkan kesulitan untuk menembus angka $1 sejak tahun 2021 akibat gugatan hukum yang diajukan oleh SEC. Gugatan ini menuduh Ripple melanggar undang-undang sekuritas dengan menjual XRP tanpa pendaftaran yang sesuai.

    Namun, kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden 2024 memberikan dorongan baru bagi XRP. Trump telah berjanji untuk merombak peraturan SEC, yang dinilai menghambat perkembangan perusahaan kripto di AS. Selain itu, Gary Gensler, ketua SEC yang selama ini memimpin gugatan terhadap XRP, akan segera digantikan oleh Paul Atkins, seorang pemimpin pro-kripto.

    Ripple juga diketahui memberikan dukungan finansial kepada kampanye dan komite pelantikan Trump, yang memperkuat posisi perusahaan dalam pemerintahan baru. “Dengan kebijakan pro-kripto yang diantisipasi, Ripple dapat memperoleh keuntungan besar, dan hal ini tercermin dalam optimisme pasar terhadap XRP,” tulis Santiment.

    Potensi Kenaikan Lebih Lanjut

    Kemarin, SEC mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan distrik yang menyatakan bahwa penjualan XRP kepada investor ritel tidak termasuk dalam kategori sekuritas. Namun, komunitas kripto melihat langkah ini sebagai upaya terakhir regulator sebelum peralihan kepemimpinan di SEC.

    Dengan ekspektasi bahwa gugatan akan dibatalkan di bawah kepemimpinan Paul Atkins, para analis memperkirakan potensi kenaikan lebih lanjut bagi XRP. Untuk saat ini, pencapaian harga tertinggi sepanjang masa menjadi momen bersejarah bagi altcoin ini dan memberikan harapan baru bagi komunitasnya.

    Baca juga: Tren Bitcoin 13-17 Januari 2025: Kapan TP? By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa XRP Hari Ini (16/1) : Tembus $3 Pertama Kali Sejak 2018

    Hari ini (16/1) XRP, salah satu kripto terpopuler, berhasil mencetak rekor baru dengan menembus harga $3 pertama kalinya sejak tahun 2018. XRP mencapai $3 tak lama setelah muncul laporan bahwa SEC dari pemerintahan Trump yang baru akan melonggarkan tuntutan hukum aset digital tertentu.

    Data dari platform analitik kripto menunjukkan kapitalisasi pasar XRP naik menjadi $171,5 miliar, memperkuat posisi Ripple sebagai aset digital terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar. Bitcoin (BTC), dengan kapitalisasi pasar $1,9 triliun, dan Ethereum (ETH) pada $402 miliar tetap menjadi satu-satunya mata uang kripto yang lebih besar.

    Penyebab Lonjakan Harga XRP

    Harga XRP melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir, dipengaruhi oleh beberapa faktor signifikan.

    • Rumor tentang kebijakan baru SEC: Menurut Reuters Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat akan melonggarkan regulasi terkait cryptocurrency, memberikan dampak positif pada pasar XRP.
    • Dukungan volume perdagangan tinggi: Volume perdagangan XRP dalam 24 jam terakhir mencapai lebih dari $3 miliar, menandakan minat besar dari investor.

    Performa XRP dalam Pasar Kripto

    Selain lonjakan harga, XRP juga menunjukkan performa luar biasa di pasar kripto.

    • Market cap mencapai $171,5 miliar: XRP kini menjadi cryptocurrency terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar.
    • Kenaikan harga signifikan: Dalam 24 jam terakhir, harga XRP naik sebesar 7% dan mencapai puncak $3,2 sebelum stabil di angka $3,023.

    Analisa Grafik Harga XRP

    Analisa Harga XRP Hari Ini 16 Januari 2025
    Analisa Harga XRP Hari Ini 16 Januari 2025. Sumber : Tokocrypto

    Melihat grafik harga XRP, ada beberapa hal menarik yang bisa disimpulkan.

    • Tren bullish yang kuat: Grafik menunjukkan lonjakan tajam dari level $2,7 ke $3,2 dalam kurun waktu singkat.
    • Volume pembelian tinggi: Lonjakan harga ini didukung oleh volume pembelian yang sangat besar, menunjukkan kepercayaan investor pada XRP.

    Apa Selanjutnya untuk XRP?

    Dengan performa terbaru ini, XRP memiliki peluang untuk terus menarik perhatian investor.

    • Peluang kenaikan lebih lanjut: Jika rumor terkait kebijakan SEC benar, harga XRP dapat terus meningkat.
    • Potensi volatilitas: Namun, investor harus tetap berhati-hati karena harga kripto sering kali berfluktuasi tajam.

    Analisa XRP hari ini memberikan gambaran optimis bagi para investor yang ingin mengambil langkah strategis dalam portofolio mereka. Dengan fundamental yang kuat dan momentum pasar, XRP memiliki potensi besar untuk melanjutkan tren positifnya.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERArtikel ini hanyalah informasi bukan ajakan membeli atau menjual suatu aset kripto. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Mendekati Level ATH: Hanya 17% di Tengah Akumulasi Whale

    XRP kembali menarik perhatian sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik di pasar. Pada Rabu pagi, token pembayaran lintas batas ini mencapai titik tertinggi intraday sebesar $2,87 selama sesi perdagangan di Asia, menandai kenaikan lebih dari 13% dalam satu hari.

    Dengan harga ini, XRP hanya berjarak sekitar 17% dari level tertinggi sepanjang masa (ATH) yang dicapai tujuh tahun lalu, meskipun terjadi penurunan kecil ke $2,80 pada saat penulisan.

    Selama dua minggu terakhir, XRP telah mencatatkan lonjakan harga sebesar 33%, kontras dengan kinerja mayoritas altcoin lainnya yang justru mengalami penurunan. Tren ini mengindikasikan adanya momentum bullish yang kuat, didukung oleh beberapa faktor fundamental yang mendukung reli harga.

    Akumulasi Paus XRP

    Salah satu pendorong utama kenaikan harga XRP adalah akumulasi besar-besaran oleh investor whale. Data dari Santiment pada 15 Januari mengungkapkan bahwa dompet yang memegang antara 1 juta hingga 10 juta XRP telah meningkatkan saldo mereka lebih dari 37% dalam dua bulan terakhir. Akumulasi ini setara dengan penambahan sekitar $3,8 miliar dalam bentuk XRP sejak dimulainya tren akumulasi pada 12 November.

    Optimisme terhadap XRP juga didorong oleh potensi penggunaannya dalam transaksi perbankan dan keuangan. Selain itu, spekulasi mengenai kemungkinan persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) yang berbasis XRP telah meningkatkan sentimen pasar, dengan ekspektasi bahwa hal ini dapat menarik investasi institusional dalam jumlah besar.

    Saat ini, kapitalisasi pasar XRP mencapai $160 miliar, menjadikannya aset kripto terbesar ketiga di dunia setelah Bitcoin dan Ethereum. Namun, XRP tetap menghadapi tantangan dari regulator, terutama Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC).

    Pertarungan Hukum dengan SEC

    Meskipun berhasil mempertahankan momentum harga, XRP masih berada di bawah bayang-bayang pertempuran hukum yang sedang berlangsung antara Ripple dan SEC. Lembaga tersebut baru-baru ini mengajukan upaya banding atas putusan yang sebelumnya merugikan mereka. Namun, Kepala Bagian Hukum Ripple, Stuart Alderoty, mengkritik langkah ini sebagai “pemborosan waktu dan uang pembayar pajak.”

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, juga menyatakan pandangan serupa. Ia menyebut bahwa ketua SEC, Gary Gensler, tetap konsisten dengan pendekatan “regulasi dengan penegakan” yang dianggap gagal. Namun, Gensler diperkirakan akan mengundurkan diri dalam waktu dekat, yang bisa membawa angin segar bagi XRP dan industri kripto secara umum.

    Altcoin Lain yang Berkinerja Positif

    Sementara XRP mendominasi perhatian, beberapa altcoin lainnya juga mencatatkan kinerja positif. Dogecoin (DOGE) mengalami kenaikan 5% hingga mencapai $0,36, sementara Cardano (ADA) melonjak 6% ke level $1. Stellar Lumens (XLM), yang sering disebut sebagai “saudara” XRP, mencatat kenaikan 8% dan diperdagangkan pada $0,47.

    Token yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) juga mendapat dorongan signifikan dari laporan terbaru Franklin Templeton. Laporan tersebut memperkirakan bahwa agen AI akan merevolusi pembuatan konten media sosial pada tahun ini, menambah optimisme terhadap sektor tersebut.

    XRP menunjukkan potensi besar untuk kembali mencapai ATH dalam waktu dekat, didukung oleh akumulasi whale, optimisme pasar, dan fundamental yang kuat. Namun, tantangan regulasi dari SEC tetap menjadi hambatan utama yang perlu diatasi. Dengan momentum saat ini, XRP tidak hanya menjadi sorotan tetapi juga simbol ketahanan di tengah dinamika pasar kripto yang terus berkembang.

    Baca juga: Tren Bitcoin 13-17 Januari 2025: Kapan TP? By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Strategi DCA XRP, Mari Belajar dari Pengalaman

    Tepat setelah bull run 2017, performa XRP terlihat tertinggal dibanding dengan aset kripto lain seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Bahkan pada saat bull run 2021 XRP masih belum bisa mencapai ATH yang pernah dibuat sebelumnya.

    Namun nampaknya XRP kembali menunjukan performa yang luar biasa pada akhir 2024 dengan mencatat kenaikan 300% dari $0.5 ke $2 hanya dalam kurun waktu yang singkat.

    Banyak investor kripto yang merasa tertinggal dan kecolongan gara-gara kenaikan yang begitu cepat ini, padahal jika kamu melakukan Dollar Cost Averaging terhadap aset kripto yang menurut kamu memiliki fundamental dan potensi yang tinggi, tentunya kamu bisa mendapat keuntungan dari kenaikan ini.

    Belajar dari pengalaman ini, yuk pelajari strategi Dollar Cost Averaging agar tidak tertinggal potensi koin yang ‘slow moving’ seperti XRP!

    Apa itu DCA?

    Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) adalah strategi dimana kamu melakukan pembelian berkala aset kripto dalam tempo waktu tertentu yang memungkinkan kamu mengurangi risiko volatilitas pasar.

    Strategi DCA cocok untuk kamu terapkan baik untuk aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi atau slow moving seperti XRP. 

    Pada aset dengan volatilitas tinggi, DCA membantu kamu untuk menghindari risiko membeli di harga puncak dan memanfaatkan momen koreksi untuk menurunkan harga rata-rata pembelian, sehingga mengurangi juga tekanan emosional saat menghadapi fluktuasi tajam karena investor tidak perlu menebak waktu yang tepat untuk masuk pasar.

    Sementara untuk aset slow moving seperti XRP, DCA memungkinkan investor melakukan akumulasi secara bertahap selama fase konsolidasi dan memanfaatkan periode harga rendah untuk membangun posisi. Pendekatan ini berpotensi memberikan keuntungan signifikan ketika terjadi breakout harga, menjadikannya ideal untuk strategi investasi jangka panjang.

    Tips Melakukan Sebelum Melakukan Dollar Cost Averaging (DCA)

    Sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian berkala (DCA) kamu bisa mempertimbangkan beberapa tips berikut:

    • Tentukan Jumlah Investasi: Tentukan jumlah uang yang akan diinvestasikan secara berkala. Pastikan jumlah ini sesuai dengan kemampuan finansial dan tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari.
    • Jadwal Pembelian: Tentukan jadwal pembelian yang konsisten, misalnya setiap minggu atau setiap bulan, baik di tanggal yang sama atau menunggu saat koreksi untuk memaksimalkan keuntungan.
    • Perhatikan Siklus Market: Dengan memperhatikan siklus pasar, kamu dapat mengoptimalkan strategi DCA. Misalnya, kamu bisa meningkatkan jumlah investasi selama fase akumulasi dan mengurangi pembelian selama fase distribusi.
    • Pantau dan Evaluasi: Meskipun DCA adalah strategi jangka panjang, penting untuk tetap memantau dan mengevaluasi kinerja investasi secara berkala.
    • Hindari Emosi: Tetap disiplin dengan jadwal pembelian dan hindari keputusan impulsif berdasarkan fluktuasi pasar jangka pendek.

    Skenario Jika Kamu Melakukan DCA XRP Secara Konsisten

    Sebagai pembelajaran, kamu bisa melihat seberapa besar keuntungan jika kamu melakukan DCA koin XRP dari tanggal 1 Januari 2024 sampai 1 Desember 2024.

    Bulan Harga XRP (USD) Investasi (IDR) XRP Didapat Total XRP Valuasi (USD) Valuasi (IDR)
    Jan 0.5033 1,000,000 128.53 128.53 64.69 1,002,695
    Feb 0.586 2,000,000 110.4 238.93 140.01 2,170,155
    Mar 0.6291 3,000,000 102.75 341.68 214.95 3,331,725
    Apr 0.5004 4,000,000 129.27 470.95 235.66 3,652,730
    May 0.5175 5,000,000 124.92 595.87 308.36 4,779,580
    Jun 0.476 6,000,000 135.85 731.72 348.3 5,398,650
    Jul 0.6231 7,000,000 103.75 835.47 520.57 8,068,835
    Aug 0.5663 8,000,000 114.18 949.65 537.82 8,336,210
    Sep 0.6116 9,000,000 105.73 1,055.38 645.47 10,004,785
    Oct 0.5095 10,000,000 126.87 1,182.25 602.36 9,336,580
    Nov 1.9488 11,000,000 33.18 1,215.43 2,368.63 36,713,765
    Dec 2.0328 12,000,000 31.81 1,247.24 2,535.41 39,298,855

    Berdasarkan data simulasi investasi XRP selama tahun 2024 dengan total investasi sebesar Rp 12,000,000 bisa mendapatkan 1,247 XRP. Simulasi ini dilakukan secara bertahap setiap bulan dengan nilai Rp 1,000,000 per bulannya menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA). 

    Harga rata-rata pembelian XRP berada di level $0.7670 atau sekitar Rp 9,621 per koin. Dengan pergerakan harga XRP cenderung stabil di paruh pertama tahun dengan rentang $0.47-$0.62, namun mengalami lonjakan signifikan di akhir tahun mencapai $2.0328. 

    Peningkatan harga dramatis ini menghasilkan valuasi akhir portofolio sebesar Rp 39,298,855, memberikan kamu keuntungan total Rp 27,298,855 atau ROI sebesar 227.49%.

    Melihat potensi yang cukup besar ini, sayang rasanya jika kamu kehilangan kesempatan untuk mendapat return dari XRP di tahun-tahun berikutnya. Metode Dollar Cost Averaging (DCA) bisa menjadi strategi investasi yang tepat untuk memulainya.

    Lalu bagaimana cara membeli XRP dengan metode Dollar Cost Averaging (DCA)?

    Cara Melakukan Pembelian Bitcoin dengan Dollar Cost Averaging (DCA)

    Cara untuk melakukan pembelian XRP dengan Dollar Cost Averaging (DCA) cukup mudah. Kamu hanya perlu mengikuti beberapa step berikut:

    1. Masuk ke menu “DCA”
    2. Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
    3. Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
    4. Atur pembelian berkala harian, Mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
    5. Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.

    Dengan menerapkan strategi DCA ini, kamu bisa mengurangi risiko volatilitas harga sambil tetap membangun portofolio kripto secara konsisten, mengingat pergerakan XRP yang cukup lambat pada saat fase akumulasi.

    Perlu di ingat, bahwa strategi DCA tidak menghilangkan risiko investasi dan volatilitas yang ada, melainkan membantu mengelola risiko dengan cara yang lebih sistematis.

    Selalu teliti dalam berinvestasi dan pertimbangkan setiap keputusan pembelian dengan cermat.


    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Menguak Potensi Menarik XRP di 2025

    XRP merupakan salah satu aset kripto yang paling sering diperbincangkan di akhir tahun 2024 karena kenaikan harga hingga lebih dari 200% dalam waktu yang singkat, hal ini salah satunya disebabkan oleh meningkatnya harapan optimis investor terhadap XRP setelah Donald Trump memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat.

    Kemenangan ini membangkitkan harapan baru di kalangan investor, karena Trump telah berjanji untuk mendorong regulasi yang lebih mendukung terhadap industri kripto.

    Lalu bagaimana potensi XRP di 2025?

    Pada artikel ini, akan menggali faktor-faktor yang bisa membuat XRP menjadi investasi yang menarik bagi kamu di tahun 2025, mulai dari keputusan regulasi yang lebih mendukung hingga inovasi teknologi yang diusung oleh Ripple, perusahaan di balik XRP.

    Lepasnya XRP dari Jerat SEC

    Pengumunan Donald Trump melalui akun Truth miliknya.

    Dalam beberapa tahun terakhir, XRP tidak menunjukkan kinerja yang kurang baik, terutama karena terjerat dalam pertarungan hukum dengan U.S. Securities & Exchange Commission (SEC).

    Namun, ketidakpastian ini diperkirakan akan segera hilang setelah Donald Trump kembali terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat yang akan dilantik pada Januari 2025.

    Presiden terpilih Donald Trump sendiri telah menunjuk Paul Atkins menggantikan Gary Gensler, yang digadang-gadang akan mundur 20 Januari nanti, setelah Donald Trump dilantik.

    Pergantian kepemimpinan SEC ini membawa angin segar karena, berbeda dengan Gary Gensler yang dikenal sebagai sosok yang mendukung regulasi ketat terhadap aset kripto, termasuk XRP.

    Paul Atkins dikenal karena pandangannya yang mendukung inovasi kripto dan regulasi yang adil. Di bawah kepemimpinannya, SEC kemungkinan akan mengadopsi pendekatan yang lebih ramah terhadap kripto, yang dapat mendorong pertumbuhan dan adopsi lebih lanjut.

    Christopher Giancarlo, mantan komisioner CFTC, mengungkapkan bahwa pergantian kepemimpinan ini menjadi penting karena Paul Atkins dinilai dapat Paul Atkins dapat menghentikan kasus hukum yang sedang berlangsung melawan Ripple segera setelah ia mengambil alih kepemimpinan dari Gary Gensler.

    Chart XRP oleh Raul Pal Founder/CEO Global Macro Investor

    Jika XRP benar-benar bisa lepas dari jerat SEC pada tahun 2025, bukan tidak mungkin jika XRP bisa melanjutkan pattern wedge-nya dan memberikan keuntungan di 2025 nanti. 

    Peluncuran RLUSD

    Peluncuran stable coin XRP yakni RLUSD diperkirakan akan memberikan dampak yang cukup berpengaruh terhadap pergerakan harga XRP. Rumor peluncuran ini juga membawa sentimen positif yang dapat mendorong harga XRP naik, terutama jika RLUSD berhasil diadopsi secara luas dan digunakan dalam berbagai aplikasi keuangan.

    Menurut The Crypto Basic, peluncuran RLUSD tidak hanya menciptakan hype, tetapi juga berpotensi meningkatkan harga XRP. Hal ini terjadi karena penggunaan stablecoin seperti RLUSD memungkinkan pengguna untuk mendapatkan keuntungan dari staking.

    Ketersediaan fitur ini meningkatkan minat investor terhadap aset kripto XRP dan RLUSD, yang pada gilirannya meningkatkan daya tarik XRP di pasar.

    Selanjutnya, integrasi RLUSD ke dalam ekosistem DeFi diharapkan akan menarik lebih banyak modal, yang akan mendorong permintaan dan menaikkan harga XRP karena stok XRP yang ada di exchange akan ditarik untuk di-staking di DeFi dan mengakibatkan kelangkaan yang meningkatkan kenaikan harga.

    Persetujuan ETF Spot XRP

    Rumor yang beredar menyatakan bahwa XRP mungkin segera mendapatkan persetujuan untuk menjadi subjek dari sebuah Exchange-Traded Fund (ETF) setelah suksesnya ETF Bitcoin dan Ethereum di tahun 2024.

    Keputusan ini diharapkan dapat membawa validasi lebih lanjut bagi XRP sebagai aset keuangan di mata investor dan institusi keuangan besar. 

    Baru-baru ini, pada 2 Desember 2024, WisdomTree, salah satu perusahaan manajemen aset terbesar, telah mengajukan permohonan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) untuk ETF XRP.

    Langkah ini menunjukkan bahwa ada ketertarikan dan kepercayaan yang tumbuh dari pihak institusi keuangan terhadap potensi XRP sebagai alat investasi yang berkelanjutan. Jika ETF XRP disetujui, ini akan menandai langkah yang bisa membawa harga XRP kembali meroket.

    Keberhasilan XRP untuk Mendapat Peran di CBDC

    Beberapa negara nampaknya mulai tertarik untuk membuat uang digital atau CBDC. Central Bank Digital Currency (CBDC) adalah bentuk digital dari mata uang fiat yang diterbitkan oleh bank sentral suatu negara.

    CBDC dirancang untuk menjadi representasi digital dari uang tunai yang dapat digunakan untuk transaksi sehari-hari, mirip dengan uang kertas dan koin, tetapi dalam bentuk digital.

    XRP sendiri pernah mengungkapkan beberapa negara yang ikut bekerja sama dengan mereka untuk mengembangkan proyek CBDC seperti: Bhutan, Republik Palau, Montenegro, Georgia, dan Kolombia.

    CEO Ripple Labs, pernah memberikan pernyataan bahwa XRP dapat berfungsi sebagai aset jembatan yang netral untuk memfasilitasi pergerakan nilai yang lancar antara Central Bank Digital Currencies (CBDCs) dan mata uang lainnya. 

    Dengan kata lain, XRP dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai CBDC dan mata uang tradisional, memungkinkan transaksi lintas batas yang cepat dan efisien tanpa hambatan. Hal ini akan membantu mengurangi kompleksitas dan biaya yang terkait dengan pertukaran mata uang, serta meningkatkan efisiensi sistem pembayaran global.

    Jika XRP berhasil mendominasi proyek CBDC yang ada dan narasi CBDC kembali populer di tahun 2025, bukan tidak mungkin XRP mencapai prediksi para analis yang menyebut bisa mencapai $10.

    Tertarik untuk Membeli XRP?

    Jika kamu ingin memulai investasi XRP, bisa memanfaatkan Fitur Beli/Jual di aplikasi Tokocrypto. Dengan fitur ini, kamu bisa membeli dan menjual aset kripto tanpa dikenakan biaya trading. Sehingga aktivitas investasi atau trading kamu bisa jadi lebih menguntungkan.

    Jangan lupa untuk selalu teliti dalam berinvestasi dan pertimbangkan setiap keputusan pembelian dengan cermat, ya!


    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas Jaringan XRP Anjlok 95%: Apa yang Terjadi?

    Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan komunitas kripto, aktivitas jaringan XRP mengalami penurunan drastis sebesar 95% dalam enam bulan terakhir.

    Data dari XRP Scan menunjukkan bahwa jumlah akun baru harian yang dibuat di jaringan XRP turun dari puncaknya sebanyak 30.641 akun pada 2 Desember 2024 menjadi hanya 1.822 akun pada 25 Mei 2025.

    Penurunan Aktivitas Jaringan

    Penurunan signifikan dalam pembuatan akun baru ini mencerminkan berkurangnya minat pengguna terhadap ekosistem XRP.

    Meskipun ada perkembangan positif seperti kemajuan dalam kasus hukum antara Ripple dan SEC serta antisipasi persetujuan ETF spot XRP pada tahun 2025, aktivitas jaringan tetap lesu.

    Baca Juga: Harga XRP Tetap Anjlok Meski Ada Kabar Positif: Apa yang Terjadi?

    Analisis Harga XRP: Stabilitas atau Ancaman?

    Pada saat artikel ini ditulis, harga XRP berada di kisaran $2,28, mengalami penurunan 2,87% dalam 24 jam terakhir dan lebih dari 6% dalam sepekan.

    Secara teknikal, rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 50 hari XRP berada di $2,24, sementara SMA 200 hari berada di $1,91, menunjukkan tren jangka panjang yang masih bullish.

    Namun, konsolidasi harga di sekitar SMA jangka pendek dapat mengindikasikan fase konsolidasi atau bahkan koreksi lebih lanjut. Analis pseudonim RishHad mencatat bahwa XRP menunjukkan kekuatan baru, mengisyaratkan potensi breakout di atas level $3.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

    Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi penurunan aktivitas jaringan XRP meliputi:

    • Ketidakpastian Regulasi: Meskipun ada kemajuan dalam kasus hukum Ripple vs. SEC, ketidakpastian yang berkelanjutan dapat menahan minat investor baru.
    • Persaingan dari Proyek Lain: Munculnya proyek-proyek blockchain baru dengan fitur-fitur inovatif dapat mengalihkan perhatian pengguna dari XRP.
    • Kurangnya Inovasi: Kurangnya pembaruan atau fitur baru yang menarik dalam ekosistem XRP dapat menyebabkan stagnasi minat pengguna.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 26 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Apa yang Harus Diperhatikan Selanjutnya?

    Investor dan pengamat pasar disarankan untuk memperhatikan beberapa indikator kunci:

    • Level Dukungan Kritis: Level $1,91 telah menjadi dukungan horizontal yang kuat secara historis. Penurunan di bawah level ini dapat membatalkan struktur bullish dan menandakan kondisi bearish.
    • Perkembangan Kasus Hukum: Setiap perkembangan dalam kasus Ripple vs. SEC dapat mempengaruhi sentimen pasar secara signifikan.
    • Persetujuan ETF: Persetujuan ETF spot XRP oleh SEC dapat menjadi katalis positif bagi harga dan aktivitas jaringan.

    Penurunan aktivitas jaringan XRP sebesar 95% merupakan sinyal peringatan bagi komunitas dan investor.

    Meskipun ada faktor-faktor positif di horizon, seperti potensi persetujuan ETF dan penyelesaian kasus hukum, ketidakpastian yang berkelanjutan dan kurangnya inovasi dapat terus menekan minat pengguna.

    Pemantauan ketat terhadap indikator teknikal dan perkembangan regulasi akan menjadi kunci dalam menentukan arah selanjutnya bagi XRP.

    Baca Juga: VolatilityShares Luncurkan ETF Futures XRP Pertama di AS



    Sumber : news.tokocrypto.com