Tag: ripple

  • XRP Bisa Ambruk ke $2,50! Investor Panik atau Siap Borong?

    XRP kembali jadi sorotan. Aset kripto ini kini melayang di level kritis $2,75, dengan tekanan bearish yang terus membayangi. Banyak analis memperingatkan bahwa XRP bisa turun lagi hingga 10% sebelum akhirnya rebound, tapi pertanyaannya, kapan investor akan turun tangan?

    Risiko Penurunan Menuju $2,50

    Saat ini XRP terkonsolidasi di dasar pola segitiga menurun, sebuah sinyal bearish klasik. Jika tekanan jual berlanjut, harga bisa jatuh ke kisaran $2,65–$2,45.

    Penurunan tersebut akan sejalan dengan celah nilai wajar (FVG) harian dan level Fibonacci retracement 0,50–0,618, yang kerap jadi magnet likuiditas sebelum pemulihan bullish.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 27 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Stuck di $2,84! Bisakah Tembus $3 Minggu Ini?

    Data Onchain Mengungkap Level Krusial

    Data URPD Glassnode menunjukkan ada klaster pembeli besar di zona $2,45–$2,55. Artinya, jika XRP turun ke level ini, kemungkinan besar pembeli akan bertahan agresif, menciptakan peluang rebound cepat.

    Struktur harga ini juga konsisten dengan pola fraktal sejak awal tahun. XRP sudah dua kali menguji support $2,65, namun sejarah menunjukkan masih ada peluang “sapu bersih” ke area likuid $2,50 sebelum reli berkelanjutan.

    Kompresi Likuiditas: Bom Waktu untuk Volatilitas

    Menurut Sistine Research, XRP kini berada dalam fase kompresi ketiga sejak November 2024. Selama 10 minggu terakhir, rentang harga yang makin sempit menekan order book, memperlebar jarak antar level. Kondisi seperti ini biasanya mendahului lonjakan volatilitas besar ketika “penumpukan energi” akhirnya dilepas.

    Namun, analis kripto Pelin Ay mengingatkan bahwa penjual masih dominan. Data CVD 90 hari menunjukkan volume pembeli belum cukup kuat untuk membalikkan tren.

    ETF: Katalis atau Jebakan?

    Analisis fraktal harga XRP Q1 dan Q3. Sumber: Cointelegraph/TradingView.
    Analisis fraktal harga XRP Q1 dan Q3. Sumber: Cointelegraph/TradingView.

    Dilaporkan Cointelegraph, faktor lain yang ikut memanaskan pasar adalah perkembangan ETF. Franklin Templeton menunda keputusan ETF XRP hingga 14 November, sementara produk baru XRPR REX/Osprey langsung mencatat volume hampir $38 juta di hari pertama.

    Meski demikian, analis memperingatkan euforia ETF bisa berbalik jadi jebakan “sell the news” jika optimisme terlalu cepat masuk harga.

    Kesimpulan: Ujian Terakhir Sebelum Reli?

    XRP saat ini berada di persimpangan jalan. Penembusan kuat di atas $2,90 bisa membatalkan skenario bearish, tapi tekanan pasar masih lebih condong pada penurunan menuju $2,50.

    Jika support historis ini bertahan, kita bisa melihat investor kembali masuk dan memicu fase ekspansi besar-besaran. Namun, jika jebol, XRP bisa memasuki periode ketidakpastian yang lebih dalam.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Stuck di $2,84! Bisakah Tembus $3 Minggu Ini?

    XRP masih terombang-ambing meski ada kabar besar: persetujuan Hashdex Nasdaq Crypto Index US ETF. Harga token ini diperdagangkan di $2,84, tepat di bawah level resistance $2,85 yang seakan jadi “tembok keras” penghalang kenaikan.

    Namun, di balik kelesuan pasar, ada sinyal menarik dari pemegang jangka panjang (LTH) yang bisa jadi kunci untuk mengubah arah harga XRP.

    Pemegang XRP Diam-Diam Akumulasi

    Dilaporkan BeInCrypto, data Glassnode menunjukkan indikator Liveliness XRP terus menurun dalam dua minggu terakhir, mencapai titik terendah dalam dua bulan. Artinya, alih-alih menjual, para LTH justru memilih menahan atau menambah posisi.

    Perilaku ini mengindikasikan kepercayaan diri investor jangka panjang, yang biasanya punya pengaruh kuat terhadap arah harga. Dengan menahan tekanan jual, mereka membantu mengurangi risiko koreksi tajam.

    Keaktifan XRP. Sumber: Glassnode.
    Keaktifan XRP. Sumber: Glassnode.

    NUPL Tunjukkan Ruang untuk Pulih

    Indikator Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) LTH juga memperlihatkan bahwa mayoritas investor belum merealisasikan banyak keuntungan di level harga sekarang.

    Sejarah menunjukkan LTH baru cenderung melepas aset ketika NUPL melampaui ambang 0,7–0,75. Karena XRP masih jauh dari level itu, peluang pemulihan tetap terbuka lebar tanpa ancaman aksi jual besar-besaran.

    Arah Harga XRP: Ke $3 atau Kembali Jeblok?

    Saat ini, semua mata tertuju pada level resistance $2,85. Jika XRP berhasil menembus dan menjadikannya support, target selanjutnya ada di kisaran $2,94 hingga $3,02. Breakout ini bisa memicu sentimen bullish yang lebih kuat.

    Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan LTH mulai berubah haluan, XRP berisiko turun lagi ke $2,75, bahkan bisa lebih dalam ke $2,64.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 26 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 26 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meski disetujui ETF yang seharusnya jadi pemicu, harga XRP masih bergerak lesu. Namun, akumulasi dari pemegang jangka panjang memberi secercah harapan. Pertanyaannya, apakah mereka cukup kuat untuk mengangkat XRP melewati $3, atau justru pasar akan menyeretnya lebih rendah lagi?

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi XRP Bisa Tembus $4,50 Sebelum Meledak ke Dua Digit!

    Pasar kripto kembali panas dengan prediksi terbaru untuk XRP. Seorang analis memperkirakan harga XRP berpotensi mencapai $4,50 dalam jangka pendek, sebelum akhirnya melesat hingga $9–$10 pada puncak siklus berikutnya, asalkan Bitcoin mampu menembus level psikologis $200 ribu.

    Menurut analis Virtual Bacon, kunci utama lonjakan harga XRP ada pada rasio XRP terhadap Bitcoin. Dalam siklus 2020, XRP gagal mengikuti reli besar BTC dan tidak mampu menyentuh level tertinggi tahun 2017. Namun, jika XRP berhasil kembali ke puncak rasio tahun 2020 di angka 0,000403 BTC, tren kali ini bisa berbalik arah secara dramatis.

    Efek ETF: Pemicu Besar Altcoin Season

    Tak hanya XRP, hadirnya ETF altcoin seperti Solana, Dogecoin, dan Litecoin disebut bisa mengejutkan pasar. ETF ini diprediksi akan memperkuat reli altcoin di tengah bull run Bitcoin yang sedang terbentuk. Meski altcoin saat ini belum menampilkan candle breakout kuat, banyak yang sudah mulai mengungguli Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 25 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 25 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga XRP Anjlok ke $2,70, Apakah Saatnya Rebound Besar?

    Dilaporkan Coinpedia, jika Bitcoin bergerak menuju $150.000 pada akhir 2025 atau awal 2026, analis memperkirakan XRP bisa mencapai $4,50. Level ini sangat bergantung pada kembalinya rasio XRP terhadap Bitcoin ke level historisnya, sekaligus pada momentum reli ETF yang tengah mengguncang pasar.

    Target Jangka Panjang: Menuju Dua Digit

    Lebih jauh, proyeksi optimis menyebut XRP dapat menembus $9 hingga $10 pada puncak siklus ini. Namun, untuk mencapainya, Bitcoin harus melampaui $200.000 dan altcoin harus mengulangi performa historis terbaiknya. Harga di atas $10 disebut sebagai “target optimis” yang hanya mungkin terjadi jika musim altcoin kali ini benar-benar meledak.

    Munculnya ETF altcoin dinilai sebagai katalis besar. Meski beberapa koin seperti Dogecoin dan Litecoin sering dikritik karena minim utilitas, status “veteran” mereka tetap memberi daya tarik tersendiri di mata investor. Persetujuan ETF untuk aset-aset ini bisa jadi kejutan yang mendongkrak pasar lebih tinggi.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga XRP Anjlok ke $2,70, Apakah Saatnya Rebound Besar?

    Harga Ripple (XRP) kembali jadi sorotan setelah terjun ke level $2,70 sebelum pulih tipis ke $2,85. Penurunan ini sempat membuat investor khawatir, namun di balik koreksi tajam tersebut justru muncul tanda-tanda bahwa XRP bisa siap untuk bangkit.

    Meski begitu, sinyal pasar juga memperingatkan bahwa risiko penurunan lebih lanjut belum sepenuhnya hilang.

    Sinyal On-Chain: XRP Undervalued, Tapi Belum Aman

    Rasio NVT XRP jatuh ke titik terendah dalam 5 bulan terakhir. Secara sederhana, ini menandakan bahwa nilai pasar XRP lebih rendah dibandingkan aktivitas transaksinya—suatu kondisi yang sering diartikan sebagai undervaluasi. Dalam tren historis, penurunan NVT biasanya diikuti dengan fase akumulasi diam-diam oleh investor sebelum harga melonjak.

    Selain itu, indikator STH NUPL (laba rugi bersih jangka pendek) juga mendekati zona kapitulasi. Artinya, banyak trader jangka pendek yang merugi, dan kondisi ini sering memicu aksi beli besar-besaran yang kemudian menjadi titik balik bullish. Namun, XRP belum benar-benar menyentuh fase kapitulasi penuh, sehingga ada kemungkinan harga masih bisa turun sedikit lebih dalam sebelum benar-benar rebound.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 24 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP di Ujung Jurang: Akankah Terjun ke $2,39 atau Rebound ke $3,22?

    Level Kritis yang Wajib Dijaga

    Saat ini, support utama XRP berada di $2,75. Jika level ini bertahan, XRP berpotensi melanjutkan pemulihan dan menguji kembali $2,85. Lebih jauh, tembusnya resistance ini bisa membuka jalan menuju $2,94 dalam waktu dekat.

    Namun, bila tekanan bearish masih dominan, kegagalan mempertahankan $2,75 bisa membuat XRP jatuh lebih dalam sebelum akhirnya menemukan momentum kuat untuk berbalik arah.

    Rebound Bisa Terjadi, Tapi Risiko Tinggi

    Dilaporkan BeInCrypto, bagi investor, kondisi XRP saat ini adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, indikator undervaluasi memberi sinyal peluang akumulasi. Di sisi lain, volatilitas dan tekanan bearish belum sepenuhnya reda. Dengan kata lain, XRP mungkin berada di ambang kebangkitan, tetapi kehati-hatian tetap diperlukan.

    Apakah ini saat yang tepat untuk masuk, atau justru menunggu penurunan lebih dalam? Pasar akan segera memberi jawabannya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Terbongkar! Kripto Ini Jadi Target Investasi Rp32 Triliun dari BlackRock

    Dalam dunia keuangan tradisional, BlackRock dikenal sebagai salah satu pengelola aset terbesar di dunia.

    Keputusan BlackRock untuk membuat dana ter-tokenisasi senilai $2 miliar melalui BUIDL fund mencerminkan tren yang semakin kuat: menggabungkan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.

    Hal yang menarik untuk dicermati adalah kemungkinan bahwa dana ini akan diperluas agar “hidup” di XRP Ledger (XRPL).

    XRPL, yang sejak lama dikenal dalam ekosistem Ripple, memiliki karakteristik cocok untuk aplikasi institusional: kecepatan transaksi, efisiensi biaya, dan stabilitas protokol.

    Integrasi BUIDL ke XRPL bisa menjadi titik balik sekaligus bukti bahwa blockchain semakin diterima di ranah keuangan arus utama.

    Baca Juga: Mantan Eksekutif Ripple di BlackRock Prediksi XRP, Bisa Tembus Berapa?

    RLUSD sebagai Jembatan Likuiditas

    Kunci dari alokasi ini adalah RLUSD, stablecoin berbasis dolar yang akan menjadi “mata uang pertukaran” di dalam ekosistem tokenized fund.

    Dalam skema yang direncanakan, investor yang memegang saham di dana tokenized (misalnya di BUIDL) dapat menukarnya ke RLUSD secara on-chain, 24/7, lewat kontrak pintar yang dijalankan di XRPL.

    Dengan demikian, perpindahan antara dana tradisional (tokenized fund) dengan aset digital (stablecoin) bisa dilakukan dengan likuiditas tinggi dan efisiensi.

    Integrasi ini juga memungkinkan modal institusional untuk “menaiki jembatan” dari finansial tradisional ke aset digital dengan gesekan minimal.

    Ripple dan Securitize sudah bekerja sama untuk mengaktifkan integrasi ini, memastikan bahwa sistem smart contract dan mekanisme likuiditas bisa berjalan lancar dalam ekosistem XRPL.

    Dampak Institusional & Kenaikan Adopsi RWA

    Jika BUIDL benar-benar diluncurkan di XRPL, dampaknya bisa sangat besar:

    1. Peningkatan Kepercayaan Institusi
      Kehadiran BlackRock di XRPL akan menjadi endorsement kuat terhadap kemampuan teknis dan keamanan jaringan ini. Banyak institusi lain mungkin akan mempertimbangkan XRPL untuk proyek tokenisasi mereka.
    2. Ekspansi Aktivitas RWA di XRPL
      XRPL sudah mulai menarik proyek-proyek RWA besar seperti Guggenheim, VERT, dan Dubai Land Registry. Integrasi BUIDL akan memperkuat posisi XRPL sebagai salah satu blockchain top untuk aktivitas aset dunia nyata.
    3. Likuiditas Tokenized Fund
      Dengan pertukaran ke RLUSD yang selalu tersedia, dana tokenized seperti BUIDL menjadi jauh lebih likuid daripada model tokenisasi tradisional yang mungkin masih terikat jam pasar.
    4. Penguatan Narasi “Bridge antara TradFi dan DeFi”
      Implementasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sektor keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi) dapat bersinergi.

    Tantangan dan Catatan Penting

    Meskipun rencana sangat menjanjikan, realisasi teknis dan regulasi menjadi tantangan utama. Integrasi kontrak pintar, keamanan protokol, dan kepatuhan regulasi akan menjadi aspek yang krusial.

    Ada risiko bahwa adopsi tidak langsung besar: institusi mungkin hendak “menunggu” dahulu bukti kerja XRPL yang sudah digunakan oleh dana sekelas BUIDL.

    Volatilitas nilai stablecoin RLUSD, kepatuhan terhadap regulasi AS atau global, serta kemungkinan hambatan likuiditas saat volume besar juga harus diperhitungkan.

    Implikasi Bagi Investor dan Komunitas XRP

    Bagi pemegang XRP dan komunitas XRPL, langkah ini bisa menjadi katalis penting.

    Potensi permintaan token, peningkatan penggunaan jaringan, serta reputasi institusional dapat mendorong apresiasi jangka panjang.

    Bagi investor di ranah kripto dan aset digital, ini menjadi sinyal bahwa institusi besar tidak lagi sekadar “mengawasi” blockchain, tapi mulai aktif berpartisipasi melalui alokasi modal nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP di Ujung Jurang: Akankah Terjun ke $2,39 atau Rebound ke $3,22?

    Harga XRP kembali terguncang setelah anjlok 6% hanya dalam sepekan terakhir, menandakan bahwa sentimen bearish semakin mendominasi pasar.

    Tekanan jual yang terus meningkat membuat token ini berisiko menguji level terendah dalam dua bulan terakhir.

    Sinyal Teknis: MACD Beri Alarm Bearish

    Dilaporkan BeInCrypto, grafik harian XRP/USD menunjukkan persilangan bearish pada indikator MACD, sebuah sinyal klasik bahwa tren turun baru tengah berlangsung. Kondisi ini menandakan momentum bullish yang sempat menopang XRP kini memudar. Menariknya, ini adalah pertama kalinya XRP membentuk pola teknikal seperti ini sejak awal September, memperkuat tanda bahwa para bear mulai mengambil kendali.

    Selain itu, XRP juga jatuh di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di $2,97, menambah tekanan resistensi yang mempersempit peluang pemulihan harga dalam jangka pendek.

    Bear Incar $2,39, Bull Berharap di $2,87

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 23 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 23 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Prediksi Gila: XRP Akan Naik ke $9,90, Lalu Terbang ke $20?

    Saat ini, XRP bertahan di dekat level support penting di $2,63. Jika level ini gagal dipertahankan, tekanan jual dapat menyeret harga menuju $2,39, titik terendah yang terakhir disentuh pada Juli lalu.

    Namun, jika buyer berhasil menguatkan posisi, potensi rebound menuju $2,87 masih terbuka. Penembusan ke atas EMA 20 hari bisa memicu reli lebih lanjut hingga ke $3,22, membuka peluang kembalinya tren bullish jangka pendek.

    Apa Selanjutnya?

    Pasar tengah berada di persimpangan jalan: apakah XRP akan jatuh lebih dalam mengikuti skenario bearish, atau justru memantul kembali dan mengejutkan para bear? Semua mata kini tertuju pada pergerakan di sekitar $2,63, level krusial yang akan menentukan arah XRP dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Gila: XRP Akan Naik ke $9,90, Lalu Terbang ke $20?

    XRP kembali menjadi pusat perhatian setelah dua analis kripto terkemuka melontarkan prediksi mengejutkan: harga token ini bisa melonjak lebih dari 226% hingga menembus $9,90, bahkan berpotensi menyentuh $20 di fase berikutnya.

    Sinyal Teknis Bullish: Breakout Besar di Depan Mata

    Analis Javon Marks membagikan grafik yang menunjukkan XRP tengah bersiap untuk lonjakan besar. Menurutnya, pola harga saat ini mirip dengan fase akumulasi sebelumnya yang diikuti reli spektakuler.

    “$XRP tampaknya sedang bersiap untuk Lonjakan +226% LAGI KE $9,90+ dan penembusan di atasnya dapat membawanya menuju $20 dan lebih tinggi!” tulis Marks.

    Senada dengan itu, analis populer Ali Martinez menegaskan bahwa indikator TD Sequential pada grafik 4 jam telah mengeluarkan sinyal BUY untuk XRP. Alat ini dikenal akurat dalam mendeteksi akhir tren konsolidasi dan awal reli baru.

    Baca juga: XRP di Ujung Breakout Besar: Target Analis Capai $10!

    Minat Institusional Meledak: ETF XRP & Dana Tokenisasi

    Dilaporkan Coingape, tak hanya faktor teknikal, katalis fundamental juga memperkuat posisi bullish XRP. Minggu ini, pasar dikejutkan dengan:

    • Peluncuran ETF XRP spot pertama di AS
    • Rencana dana tokenisasi di XRP Ledger (XRPL)

    Kehadiran produk keuangan teregulasi ini memperlihatkan lonjakan kepercayaan institusional pada XRP. Dengan dana tokenisasi, investor dapat memperdagangkan atau menyimpan reksa dana berbasis XRP dengan likuiditas tinggi serta penyelesaian lebih cepat.

    CME Group Siap Luncurkan Derivatif XRP

    Selain itu, CME Group dilaporkan akan meluncurkan opsi berjangka untuk XRP dan Solana. Langkah ini semakin menguatkan posisi XRP sebagai aset digital yang siap masuk arus utama keuangan global.

    Harga XRP Saat Ini: Stabil Tapi Menggoda

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 22 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saat artikel ini ditulis, XRP masih diperdagangkan di sekitar $3. Meski bergerak terbatas, analis menilai fase konsolidasi ini justru menyiapkan panggung untuk reli besar berikutnya.

    Dengan kombinasi sinyal teknis bullish, ETF XRP pertama, serta lonjakan minat institusional, tak heran jika banyak trader kini bersiap menghadapi potensi reli yang bisa membawa XRP ke level psikologis $10 — atau bahkan lebih tinggi.

    Pertanyaannya: apakah XRP benar-benar siap menuju $20?

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP di Ujung Breakout Besar: Target Analis Capai $10!

    Harga XRP kini diperdagangkan sedikit di bawah $3, namun sinyal pasar menunjukkan potensi besar untuk terobosan yang bisa membawa aset ini ke level yang jauh lebih tinggi.

    Para analis menyoroti sentimen bullish yang kian kuat, lonjakan volume perdagangan, serta pola teknikal yang mendukung kemungkinan reli besar. Beberapa bahkan menargetkan harga $10 sebagai tujuan jangka menengah.

    Sentimen dan Volume Dorong Optimisme

    Data terbaru memperlihatkan bahwa sentimen volume bersih XRP mendekati 70%, level yang dianggap sebagai sinyal aktivitas perdagangan yang sehat dan mendominasi sisi bullish. Analis Paul Barron menegaskan bahwa jika sentimen bertahan di atas 60%, biasanya diikuti oleh kenaikan signifikan.

    Dilaporkan Coinpedia, grafik 4 jam terakhir juga memperlihatkan volume perdagangan meningkat tajam, menguatkan pandangan bahwa XRP sedang mempersiapkan pergerakan eksplosif.

    Level Teknis Penting: $3,40 Jadi Kunci

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 21 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 21 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Naik 390% di Thailand, Tinggalkan BTC dan Emas Jauh di Belakang

    Secara teknikal, resistance krusial XRP berada di $3,40. Jika level ini berhasil ditembus secara meyakinkan, peluang terbuka lebar untuk reli ke $5, bahkan lebih tinggi.
    Beberapa analis melihat bahwa level terendah April menandai berakhirnya fase korektif, sehingga kini terbentuk pola gelombang impuls lima fase. Jika skenario ini valid, gelombang ketiga bisa membawa XRP menuju $3,84 sebelum koreksi singkat dan potensi reli lanjutan.

    Namun, sisi downside tetap perlu dicermati. Support utama XRP berada di kisaran $2,97–$3,20, dengan zona support lebih dalam di $2,79–$2,87. Penurunan di bawah $2,79 akan melemahkan momentum bullish dan menunda peluang breakout.

    Jalan Panjang Menuju $10

    Meski saat ini XRP masih berjuang melewati resistance terdekat, struktur gelombang jangka panjang dan sentimen positif memberi alasan kuat bagi investor untuk optimis. Jika momentum terus meningkat, XRP berpotensi menembus $5 dan melanjutkan reli menuju $10 dalam beberapa bulan ke depan.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Naik 390% di Thailand, Tinggalkan BTC dan Emas Jauh di Belakang

    XRP mencatat prestasi mengejutkan di Thailand tahun ini. Berdasarkan laporan terbaru Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand, altcoin ini berhasil mengungguli semua aset utama, termasuk emas, Bitcoin (BTC), dan Ethereum (ETH).

    Dilaporkan BeInCrypto, dengan volume perdagangan mencapai $8,2 miliar, XRP menorehkan lonjakan fantastis 390% year-on-year di bulan Agustus 2025.

    XRP Jadi Aset Paling Menguntungkan 9 Bulan Berturut-Turut

    Laporan resmi regulator mengungkapkan bahwa XRP telah memimpin sebagai aset paling menguntungkan di Thailand selama sembilan bulan berturut-turut. Kinerja ini menjadikannya lebih diminati dibandingkan BTC yang biasanya mendominasi pasar global.

    Tak hanya investor institusional, minat ritel juga melonjak drastis. Pada Agustus, 42% aktivitas perdagangan XRP berasal dari pedagang ritel—menunjukkan loyalitas kuat dari masyarakat Thailand, bahkan ketika pasar kripto global cenderung lesu.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 20 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 20 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin dan XRP Cetak Rekor ETF, Kenapa Harga Tak Bergerak?

    Kenapa Thailand Jatuh Hati pada XRP?

    Popularitas XRP di Thailand tak datang tiba-tiba. Pemerintah negara ini aktif mengembangkan ekosistem kripto dengan berbagai inovasi, seperti:

    • Meluncurkan platform pembayaran berbasis blockchain.
    • Melakukan tokenisasi obligasi utang negara.

    Kebijakan ini memperkuat kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi di aset digital, dengan XRP muncul sebagai bintang utama.

    Kontras dengan Pasar Amerika Serikat

    Menariknya, kondisi di Thailand sangat berbeda dengan AS. Meski ETF XRP baru bernama REX-Osprey sempat memicu hype besar di Amerika, dampaknya pada harga maupun volume perdagangan justru minim. Pasar di sana lebih didominasi oleh modal institusional, sementara di Thailand, loyalitas akar rumput dari investor ritel menjadi penopang utama.

    Efek Domino untuk Ripple dan Asia Tenggara

    Keberhasilan XRP di Thailand bisa menjadi sinyal penting untuk masa depan Ripple di Asia Tenggara. Dengan masyarakat yang lebih memilih menarik dana dari rekening bank tradisional untuk dialihkan ke XRP dibanding BTC atau ETH, tren ini dapat menciptakan efek domino di negara-negara tetangga.

    Jika Ripple mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang membuat XRP begitu populer di Thailand, strategi serupa bisa diterapkan di pasar lain demi memperluas dominasi globalnya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin dan XRP Cetak Rekor ETF, Kenapa Harga Tak Bergerak?

    Peluncuran ETF Ripple (XRP) dan Dogecoin (DOGE) mencetak sejarah baru di dunia kripto. Dalam hari pertama perdagangannya, kedua produk ini sukses membukukan volume perdagangan gabungan $54,7 juta.

    Namun, alih-alih meledak seperti Bitcoin dan Ethereum saat ETF spot mereka meluncur, harga XRP dan DOGE justru tetap adem ayem.

    Rekor Baru ETF Kripto

    Dilaporkan Yahoo FInance, ETF Ripple XRPR yang dikelola REX-Osprey menjadi sorotan utama. Produk ini membukukan $37,7 juta hanya dalam satu hari perdagangan – bahkan $24 juta sudah tercatat dalam 90 menit pertama. Menurut analis Bloomberg, Eric Balchunas, angka tersebut lima kali lipat lebih besar dibandingkan ETF berjangka XRP manapun di hari peluncurannya.

    Tak kalah mengejutkan, ETF Dogecoin DOJE juga berhasil mencatat volume $17 juta di hari pertama. Prediksi awal hanya sekitar $2,5 juta, namun kenyataannya, DOJE langsung tembus hampir $6 juta di jam pertama perdagangan.

    Harga Malah Lesu

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 19 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Siap Meledak ke $15? Pola Bull Flag dan ETF Spot Jadi Pemicu Utama

    Meski catatan volume perdagangan begitu mengesankan, harga XRP dan DOGE justru tidak bereaksi signifikan.

    • XRP turun tipis 1,82% dalam 24 jam terakhir ke level $3,04.
    • DOGE juga merosot 1,97% ke $0,27, meski masih naik 6,13% dalam sepekan.

    Bagi investor yang berharap efek “ETF Pump” seperti Bitcoin dan Ethereum, hasil ini tentu mengecewakan.

    Kenapa Pasar Datar?

    Ternyata, kuncinya ada di struktur produk. Baik XRPR maupun DOJE bukan ETF spot. Mereka tidak menyimpan aset kripto secara langsung, melainkan menggunakan instrumen turunan lewat regulasi Undang-Undang Perusahaan Investasi 1940.

    Artinya:

    • ETF ini tidak bisa memegang aset digital murni.
    • XRPR, misalnya, hanya berinvestasi melalui anak perusahaan di Kepulauan Cayman dan membeli saham di ETP asing yang melacak XRP.
    • Hal serupa juga berlaku untuk DOJE yang berbasis Dogecoin.

    Dengan mekanisme ini, wajar bila pasar kripto tidak memberikan respon euforia seperti pada ETF spot BTC dan ETH.

    Apa Selanjutnya?

    Meski tidak “mengguncang pasar”, pencapaian volume XRP dan DOGE ETF tetap menunjukkan tingginya minat investor pada altcoin besar. Ditambah lagi, antrian ETF spot XRP, DOGE, dan altcoin lain semakin menumpuk – yang kemungkinan besar bakal meluncur dalam waktu dekat.

    Apakah peluncuran ETF spot nanti akan membawa “ledakan harga” seperti yang terjadi pada Bitcoin dan Ethereum? Pasar sedang menunggu jawabannya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com