Tag: ripple

  • Ripple dan SEC Ajukan Petisi Bersama untuk Revisi Putusan XRP

    Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengejutkan publik dengan langkah kolaboratif yang jarang terjadi. Keduanya secara resmi mengajukan petisi ke pengadilan untuk merevisi putusan yang selama ini membatasi Ripple dalam menjual mata uang digitalnya, XRP, kepada investor institusional.

    Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis yang berpotensi mengubah arah industri aset digital, khususnya bagi perusahaan blockchain yang tengah menghadapi tekanan regulasi di sektor kripto.

    Mengapa Putusan Ini Sangat Krusial?

    Menurut laporan Cointrackdaily, sejak diberlakukannya pembatasan oleh pengadilan, Ripple mengalami hambatan besar dalam mengakses dana dari investor institusional — sumber pendanaan yang vital untuk ekspansi dan inovasi. Tanpa adanya revisi putusan, Ripple berisiko kehilangan kekuatan finansial yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar global yang semakin padat.

    Seorang mantan pengacara SEC menyatakan bahwa pembatasan ini dapat menjadi penghalang serius bagi Ripple untuk mempertahankan kelangsungan operasional dan kapasitas inovatifnya. Ripple tidak hanya berjuang mempertahankan bisnisnya, tetapi juga harus mencari cara baru untuk bertahan di tengah lanskap kripto yang terus berubah.

    Stempel Komisi Sekuritas dan Bursa AS tergantung di dinding kantor pusat SEC di Washington, 24 Juni 2011. Sumber: REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo.
    Stempel Komisi Sekuritas dan Bursa AS tergantung di dinding kantor pusat SEC di Washington, 24 Juni 2011. Sumber: REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo.

    Baca juga: Penuh Ketidakpastian, ETF Spot XRP Molor Hingga Agustus?

    Petisi Ripple–SEC: Apa yang Dipertaruhkan?

    Petisi bersama ini menandakan adanya kesepahaman antara Ripple dan SEC terhadap urgensi situasi yang ada. Ripple menilai bahwa putusan pengadilan sebelumnya menghambat peta jalan strategisnya, dan jika tidak diubah, dapat mengancam stabilitas keuangan jangka panjang perusahaan.

    Menurut analis industri, jika pengadilan menolak revisi ini, bukan hanya Ripple yang terkena dampaknya. Putusan tersebut bisa menjadi preseden hukum yang mempersempit ruang gerak perusahaan blockchain lain dalam mencari dukungan modal dari institusi besar.

    Dampak Bagi Industri Kripto

    Hasil dari petisi ini bisa membawa implikasi besar bagi seluruh ekosistem aset digital. Jika pengadilan memutuskan untuk menghapus pembatasan, Ripple akan memiliki peluang untuk memperkuat struktur keuangannya, menjalin kemitraan strategis, dan memperluas jejaknya di pasar global.

    Namun, jika pembatasan tetap diberlakukan, hal ini dapat memperlambat pertumbuhan Ripple dan menciptakan batasan baru dalam lanskap regulasi, yang pada akhirnya membebani inovasi di sektor kripto. Lebih jauh lagi, hasil kasus ini berpotensi menjadi cetak biru regulasi dalam hal investasi institusional di dunia aset digital.

    Baca juga: Ripple dan SEC Ajukan Mosi Bersama, Upaya Akhiri Gugatan XRP


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Penuh Ketidakpastian, ETF Spot XRP Molor Hingga Agustus?

    Rumor dan spekulasi seputar persetujuan ETF Spot XRP di Amerika Serikat makin hangat seiring berjalannya kasus hukum antara Ripple Labs dan SEC.

    Berdasarkan laporan terbaru dari Coinpedia pada Selasa (17/6), terdapat beberapa poin penting yang perlu digarisbawahi:

    • Baik Ripple maupun SEC meminta penangguhan proses banding di Second Circuit Court hingga adanya keputusan dari pengadilan distrik.
    • Kedua pihak mengajukan laporan status berikutnya pada 15 Agustus 2025, setelah perundingan terkait pengurangan denda dan pelonggaran larangan penjualan XRP oleh institusi.

    Ini berarti potensi persetujuan ETF, seperti yang diajukan oleh Franklin Templeton, BlackRock, dan lainnya, kemungkinan akan tertunda sampai konteks hukum bagi XRP lebih jelas.

    Baca Juga: Pendiri Cardano Konfirmasi DeFi XRP dan Pembicaraan RLUSD

    Rincian Permintaan Penangguhan

    • Awalnya Ripple dijatuhi denda $125 juta, dengan larangan penjualan XRP ke institusi.
    • Kini, ada rencana penyelesaian baru berupa pengurangan denda menjadi $50 juta dan pengembalian sisa $75 juta ke Ripple, serta pencabutan larangan penjualan institusional.
    • Pengajuan koran akan menjelaskan bahwa permintaan ini adalah respons terhadap kebutuhan “exceptional circumstances” yang diminta oleh hakim Torres pada Mei 2025.

    Dampak Jangka Pendek terhadap XRP & ETF

    • Hasilnya, pengajuan ETF spot XRP di AS hampir pasti akan ditunda, termasuk aplikasi Franklin Templeton pada 17 Juni.
    • Praktisi ETF seperti Nate Geraci mengindikasikan bahwa BlackRock dan lainnya kemungkinan akan mengajukan setelah kasus hukum selesai, mirip pola yang dilakukan oleh pelaku spot Bitcoin dan Ethereum.
    • Menurut Polymarket, probabilitas persetujuan ETF XRP tahun ini masih tinggi (~88%) — namun struktur waktu bergantung pada tanggal hukum di Agustus .

    Sukses di Kanada: Little But Loud

    Di tengah penundaan di AS, ada kabar baik dari Kanada:

    • Purpose Investments mendapat lampu hijau final untuk meluncurkan spot XRP ETF di Toronto Stock Exchange pada 18 Juni, dengan ticker XRPP (CAD, CAD-hedged) dan XRPP.U (USD).
    • Ini merupakan rintisan sukses penting: memungkinkan investor Kanada memiliki akses ETF XRP secara langsung, meski pasar AS masih terkunci oleh regulasi.

    Prospeknya ke Depan

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 17 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 17 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    1. Agustus 2025 menjadi tanggal penting: keputusan final pengadilan distrik akan membuka jalan baik untuk settlement maupun memulai kembali proses banding di Second Circuit.
    2. ETF Spot di AS kemungkinan baru berjalan setelah November–Desember, mengingat SEC biasanya menggunakan periode maksimum 45 hari setelah pengajuan untuk review akhir.
    3. Di Kanada, dana ETF XRP akan mulai diperdagangkan dan dianggap sebagai langkah strategis sebelum gelombang institusi global benar-benar turun.

    Apa Yang Harus Dipantau Investor?

    • Timeline hukum: laporan terakhir dijadwalkan rilis pada 15 Agustus 2025.
    • Pergerakan harga XRP: jelang Agustus bisa volatil, terutama jika ada bocoran atau perkembangan kasus/resolusi.
    • Peluncuran ETF Kanada: bisa menjadi benchmark pengaruh jika fungsi likuiditas dan volume menarik bagi investor institusi.
    • Rencana pengajuan di AS oleh BlackRock & Franklin Templeton: kapan mereka akan submit setelah clear legal.

    Baca Juga: Akses US Treasuries di XRP Ledger dengan RLUSD dan OUSG

    Kasus hukum Ripple dan SEC sekarang sedang menempatkan proses ETF XRP di Amerika Serikat dalam masa tunda, dengan penantian berakhir pada pertengahan Agustus 2025.

    Namun, pasar Kanada telah membuka jalur alternatif yang bisa menjadi penanda perubahan sikap global terhadap XRP.

    Bagi investor, tawaran datang dari dua front: Kondisi hukum masih jadi hambatan utama, tapi ETF Kanada melihat peluang lebih cepat.

    Tetap update data hukum dan sentimen pasar, karena Agustus bisa menjadi pembuka jalan untuk era baru XRP.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Cardano Konfirmasi DeFi XRP dan Pembicaraan RLUSD

    Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, mengumumkan langkah besar integrasi XRP ke dalam ekosistem Cardano, termasuk dukungan penuh untuk dompet Lace Wallet, peluncuran fitur DeFi untuk XRP, serta pembicaraan lanjutan tentang stablecoin Real USD (RLUSD).

    Dalam pernyataannya, Hoskinson mengonfirmasi bahwa tim Cardano tengah menyiapkan “paket XRP lengkap” yang mencakup dukungan untuk Glacier Drop, airdrop lintas rantai dari proyek Midnight, serta fitur-fitur keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang terhubung dengan XRP.

    Baca juga: Akses US Treasuries di XRP Ledger dengan RLUSD dan OUSG

    Glacier Drop: Airdrop untuk Pemegang XRP

    Dilansir Coinpedia, Glacier Drop adalah program distribusi token multi-chain yang diperkenalkan dalam ajang Consensus 2025 di Toronto. Program ini akan membagikan dua token — NIGHT (untuk tata kelola) dan DUST (berfokus pada privasi) — kepada pengguna ritel yang memenuhi syarat di lebih dari 37 juta blockchain, termasuk XRP Ledger.

    Pemegang XRP dapat berpartisipasi dalam airdrop ini selama token mereka disimpan di dompet yang mendukung, termasuk Lace Wallet. Airdrop ini menandai salah satu kolaborasi pertama antara Cardano dan XRP di sektor DeFi.

    Dompet Lace Tambahkan Dukungan XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 16 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 16 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Hoskinson juga mengungkapkan bahwa dompet Lace, dompet multi-rantai ringan besutan Cardano, akan segera mendukung XRP. Pengguna akan dapat mengirim, menerima, dan menyimpan XRP bersama aset lain seperti ADA dan Bitcoin dalam satu aplikasi.

    Lebih lanjut, RLUSD — stablecoin Real USD milik Ripple yang saat ini berjalan di jaringan Ethereum dan XRP Ledger — juga sedang dalam tahap penjajakan untuk integrasi ke Cardano.

    Kasus Penggunaan DeFi dan Perubahan Sikap

    Dengan integrasi ini, Cardano berencana memperluas ekosistem DeFi-nya, memungkinkan pemegang XRP untuk mengakses layanan seperti peminjaman, pinjaman, dan instrumen keuangan lainnya secara langsung di jaringan Cardano. Langkah ini diperkuat dengan aktifnya jembatan Wanchain sejak Februari 2025, yang memungkinkan koneksi antara XRP asli dan jaringan Cardano.

    Pengumuman ini menjadi perhatian publik, mengingat hubungan Hoskinson yang sebelumnya sempat memanas dengan komunitas XRP. Namun, pernyataannya kali ini menunjukkan perubahan arah dengan fokus pada kolaborasi antar ekosistem blockchain.

    Hoskinson juga baru-baru ini mengusulkan diversifikasi cadangan ADA senilai $100 juta ke dalam stablecoin dan Bitcoin sebagai bagian dari strategi membangun perbendaharaan multi-aset dan mengintegrasikan BTC ke dalam DeFi Cardano.

    Baca juga: Ripple dan SEC Ajukan Mosi Bersama, Upaya Akhiri Gugatan XRP


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Usulkan Piagam Baru Keuangan Digital.

    Inisiatif baru tengah mengguncang dunia keuangan digital: sebuah piagam perbankan inovatif diusulkan untuk membuka jalan bagi perusahaan berbasis teknologi seperti Ripple agar dapat beroperasi sebagai bank sah.

    Dilaporkan Franknez, usulan ini tidak hanya menjadi terobosan dalam industri kripto, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk merevolusi sistem perbankan tradisional yang selama ini dianggap kaku dan eksklusif.

    Piagam Bank Baru untuk Dunia Digital

    Greg Kidd, politisi AS sekaligus mantan kandidat kongres yang kini dikenal sebagai investor teknologi dan pendiri Haka Yaka Ventures, mengumumkan usulan piagam bank tersebut dalam ajang konferensi XRP Las Vegas. Ia juga merupakan pemilik Vast Bank—salah satu bank pertama di AS yang mendukung aset digital. Kidd menekankan pentingnya menciptakan sistem perbankan yang secara khusus dirancang untuk perusahaan yang bergerak di sektor penyimpanan dan pembayaran digital.

    Alih-alih menuntut kantor fisik dan praktik pinjam-meminjam konvensional, piagam baru ini akan menyederhanakan proses lisensi bank dengan fokus pada efisiensi, keterbukaan, dan aksesibilitas bagi pelaku usaha berbasis teknologi.

    Baca juga: Ripple dan SEC Ajukan Mosi Bersama, Upaya Akhiri Gugatan XRP

    Ripple Semakin Dekat dengan Dunia Perbankan

    Ripple sendiri terus memperluas eksistensinya di sektor keuangan tradisional. Sejak Juni 2024, Ripple tercatat sebagai Anggota Platinum dari American Bankers Association (ABA). Status ini membuka akses Ripple ke jaringan perbankan dan regulator ternama, memperkuat posisinya sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan aset digital.

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, dalam pidatonya di konferensi Las Vegas menegaskan misi perusahaan: membantu bank memproses transaksi lintas negara secara lebih efisien tanpa kebutuhan perantara atau akun prapendanaan. Namun ia juga menekankan, Ripple tidak berniat menggantikan peran bank, melainkan menjadi mitra dalam transformasi digital industri keuangan.

    Sistem Perbankan Lama Dinilai Tidak Relevan

    Dalam wawancara dengan jurnalis Eleanor Terrett, Kidd mengkritik sistem perbankan yang ada saat ini. Menurutnya, hambatan regulasi terlalu berat untuk perusahaan-perusahaan baru yang ingin membawa inovasi. Ia menyoroti efisiensi XRP Ledger—yang hampir tidak memerlukan biaya transaksi—sebagai contoh bagaimana sistem modern bisa jauh lebih inklusif.

    “Perbankan harus berfungsi seperti utilitas publik—terbuka dan terjangkau untuk semua orang,” ujar Kidd.

    Visi Global dan Inklusi Keuangan

    Lebih dari sekadar Ripple, Kidd punya visi global untuk menciptakan sistem keuangan yang mengintegrasikan mata uang fiat seperti dolar, pound, dan euro ke dalam blockchain. Melalui akuisisi Vast Bank dan rencana investasinya di Bank of London, Kidd ingin memperkenalkan model perbankan on-chain 24/7 yang aman, transparan, dan didukung perlindungan regulasi.

    Ia membayangkan masa depan di mana transaksi tidak lagi terikat jam operasional bank, dan catatan keuangan tercatat secara real-time di jaringan blockchain, bukan di buku besar manual.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 14 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 5 Alasan Mengapa Harga BTC, ETH, XRP, dan Altcoin Turun Hari Ini

    Menuju Masa Depan Perbankan yang Inklusif

    Usulan piagam bank digital ini datang di tengah meningkatnya sorotan terhadap aksesibilitas dan praktik eksklusif dalam sektor perbankan saat ini. Kidd menyuarakan keprihatinan atas dominasi segelintir institusi besar, serta kurangnya persaingan yang sehat.

    “Kita butuh kembali ke lingkungan yang kompetitif, di mana inovasi dan inklusi menjadi prioritas,” ujarnya.

    Jika piagam ini berhasil diadopsi, Ripple bisa menjadi pelopor gelombang baru bank digital yang tidak hanya efisien, tetapi juga demokratis. Ini bisa menjadi langkah besar menuju sistem keuangan global yang lebih terbuka bagi semua pemain, dari perusahaan fintech hingga pengguna ritel biasa.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ripple dan SEC Ajukan Mosi Bersama, Upaya Akhiri Gugatan XRP

    Pertarungan hukum gugatan XRP antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) memasuki babak baru yang mengejutkan. Kedua pihak secara bersama-sama mengajukan mosi penting ke Pengadilan Distrik Manhattan untuk mengesahkan kesepakatan penyelesaian dalam kasus XRP yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

    Dilaporkan Cryptopolitan, mosi bersama ini bertujuan untuk mencabut perintah pengadilan terkait pembatasan penjualan XRP serta menurunkan denda perdata yang sebelumnya dikenakan kepada Ripple, dari $125 juta menjadi $50 juta. Jika dikabulkan, permintaan ini juga akan membebaskan dana senilai $125 juta yang saat ini ditahan dalam escrow.

    Arah Baru dalam Gugatan XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 13 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 13 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Menyala: Vaultro Finance Capai 15% Presale $VLT

    Langkah ini menunjukkan perubahan sikap signifikan, khususnya dari pihak SEC, yang selama ini mengambil pendekatan keras terhadap Ripple. Kedua belah pihak menyatakan bahwa “keadaan luar biasa” menjadi dasar mereka mengajukan mosi berdasarkan Peraturan 60, yang memungkinkan pengadilan untuk mengubah atau mencabut putusan jika terjadi perubahan kondisi yang substansial.

    Jurnalis Eleanor Terrett melalui unggahan di X (dulu Twitter) mengungkapkan bahwa Ripple dan SEC telah bekerja sama secara aktif dalam merumuskan mosi ini. Diharapkan, pengajuan resmi akan dilakukan paling lambat hari Senin, 16 Juni 2025, sesuai batas waktu laporan status ke Pengadilan Banding Sirkuit ke-2.

    Para analis hukum menilai bahwa mosi ini mencerminkan niat tulus dari kedua belah pihak untuk mengakhiri sengketa yang telah lama berlangsung. Mereka juga percaya bahwa upaya ini bisa mempercepat proses penyelesaian dan menghindari prosedur banding yang berkepanjangan.

    Hambatan IPO Ripple

    Salah satu dampak besar dari gugatan SEC terhadap Ripple adalah tertundanya rencana perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO). Dengan adanya pembatasan atas penjualan XRP, Ripple kesulitan untuk memenuhi syarat regulator guna melangkah ke bursa saham.

    Menurut sumber hukum, mencabut putusan pengadilan adalah langkah krusial agar Ripple bisa melanjutkan rencana IPO dalam beberapa tahun ke depan. Sebelumnya, SEC telah menolak permintaan berdasarkan Peraturan 62.1, namun kini tampaknya lebih terbuka berkat landasan baru yang disampaikan dalam Peraturan 60.

    Jika mosi ini dikabulkan, proses banding akan ditunda hingga 60 hari, memberikan waktu tambahan bagi kedua pihak untuk menyelesaikan penyelesaian secara menyeluruh dan menghindari eskalasi lebih lanjut.

    Baca juga: Akses US Treasuries di XRP Ledger dengan RLUSD & OUSG


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vaultro Finance Capai 15% Presale $VLT

    Vaultro Finance kembali mencetak tonggak penting dalam perjalanan perusahaan selama berkiprah di dunia kripto.

    Setelah melewati tahap 10 % alokasi presale token $VLT kemarin, kini proyek ini berhasil menembus ambang 15 % hanya dalam beberapa jam berikutnya, yang menunjukkan peningkatan kepercayaan dan antusiasme pasar yang tajam .

    Lonjakan Kilat Presale 10 % → 15 %

    Menurut keterangan resmi Globenewswire, Vaultro telah mengumpulkan 13.000  XRP dalam kampanye presale saat ini, yang mewakili sekitar 15 % dari hardcap yang ditetapkan.

    Keberhasilan ini datang hanya beberapa jam setelah target 10 % tercapai, menandakan adanya dorongan kuat dari investor dalam memburu alokasi token $VLT.

    Baca Juga: Harga XRP Anjlok 22% Pasca Hakim Tolak Kesepakatan Ripple-SEC

    Apa Itu Vaultro Finance dan Token $VLT?

    Vaultro Finance merupakan protokol dana indeks terdesentralisasi pertama di XRP Ledger (XRPL). Dengan visinya, pengguna dapat:

    • Membuat dan berinvestasi di portofolio token yang terdiversifikasi, misalnya AI, stablecoin, DeFi, langsung on‑chain melalui satu transaksi.
    • Memanfaatkan logika investasi tradisional (seperti reksa dana), tapi dalam ekosistem kripto terbuka tanpa izin.

    Token inti, $VLT, memberikan berbagai akses penting:

    1. Hak governance untuk menentukan listing dan arah protokol.
    2. Staking untuk memperoleh pasif yield.
    3. Biaya transaksi yang lebih rendah dalam aktivitas minting, burning, dan rebalancing portofolio.
    4. Keuntungan realisasi harga: Listing nanti akan dipatok sekitar 30% di atas harga presale, memberikan keuntungan bagi pembeli awal .

    Detail Presale & Peluang Investor

    • Harga presale: 1 XRP = 8 VLT
    • Harga listing: 1 XRP = 6,15 VLT ≈ 30 % premium
    • Hardcap: 80.000 XRP (~15 % sudah terjual)
    • Pembelian minimal: tidak dijelaskan—tapi momentum kuat menunjukkan tingginya minat.

    Artinya, investor yang membeli sekarang bisa langsung menikmati nilai ekstra saat token mulai diperdagangkan.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 11 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saatnya Domestik Adopsi Tokenisasi

    Momentum ini terjadi saat XRP sendiri melonjak di kisaran $2,30–$2,50, didorong oleh optimisme institusional dan prospek ETF .

    Dalam situasi tersebut, protokol yang menambah utilitas konkret, seperti Vaultro, mendapat perhatian lebih dari investor yang ingin “bermain dwarf” dalam ekosistem XRP.

    Catatan Risiko & Sumber Kewaspadaan

    • Perlu dicatat, ini adalah konten berbayar dari Vaultro, jadi harus dipandang sebagai promosi berpotensi menimbulkan kesan bias.
    • Investasi dalam kripto seperti ini penuh volatilitas—sangat mungkin nilai token berubah drastis dan bahkan presale gagal memenuhi hardcap.
    • Investor disarankan melakukan due diligence, memahami whitepaper, tim pengembang, dan roadmap Vaultro.

    Analisis Singkat & Rekomendasi

    Presale Vaultro Finance mengalami pertumbuhan cepat dari 10 menjadi 15 % alokasi, menunjukkan minat kuat dan kepercayaan investor. Hal ini tak lepas dari ekosistem XRP yang sedang hangat.

    Untuk investor:

    • Jika optimis terhadap XRP dan tokenisasi on‑chain, membeli di presale dapat memberikan potensi upside saat listing (premi 30 %).
    • Namun jangan lupa risiko tinggi. Strategi seperti membatasi dana dengan proporsi kecil dan menetapkan stop-loss fiskal sangat disarankan.

    Baca Juga: XRP Resmi Masuk Nasdaq Crypto US Settlement Price Index

    Vaultro Finance berhasil mencetak momentum dalam presale token $VLT: 15 % alokasi terjual hanya dalam beberapa jam setelah melewati level 10 %.

    Sebagai protokol dana indeks pertama di XRPL, proyek ini menawarkan nilai praktis melalui tokenisasi portofolio dan hak governance.

    Ke depan, yang perlu dipantau adalah:

    • Apakah hardcap 80.000 XRP bisa terisi penuh?
    • Kapan listing dan bagaimana likuiditas awal pasar?
    • Bagaimana Vaultro mewujudkan roadmap indeks terdesentralisasi-nya?

    Bila berjalan sesuai rencana, dengan listing harga premium dan platform yang solid, Vaultro bisa jadi batu loncatan baru dalam adopsi DeFi di XRPL.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • VivoPower Gelontorkan $121 Juta untuk XRP dalam Model Bitcoin

    Strategi diversifikasi kas perusahaan dengan aset kripto semakin meluas. Setelah Bitcoin dan Solana menjadi aset pilihan perusahaan-perusahaan besar, kini giliran XRP yang menarik perhatian korporasi global sebagai bagian dari model perbendaharaan (treasury model) modern.

    Selama beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan publik seperti MicroStrategy (terdaftar di Nasdaq) dan MetaPlanet asal Jepang telah mengadopsi Bitcoin sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang mereka. MicroStrategy kini bahkan memegang lebih dari 2% dari total pasokan Bitcoin yang terbatas, sementara MetaPlanet baru saja menjadi pemegang korporat Bitcoin terbesar kedelapan secara global.

    Dilaporkan Accessasiagroup, beberapa perusahaan pun mulai memperluas pendekatannya ke mata uang kripto lain seperti Solana, yang merupakan aset digital terbesar keenam berdasarkan kapitalisasi pasar. Kini, tren ini telah mencapai XRP, aset kripto terbesar keempat dan kunci dari XRP Ledger, blockchain yang dirancang khusus untuk pembayaran lintas batas.

    Dukungan Global dan Adopsi Teknologi

    Pergerakan harga Xrp (XRP/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 10 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Berpeluang Melambung: Optimisme ETF Kripto Semakin Kuat

    XRP belakangan ini mendapatkan dorongan besar setelah mengamankan kerja sama strategis di Uni Emirat Arab (UEA) untuk menghadirkan solusi pembayaran berbasis blockchain dalam pengiriman uang lintas negara. Langkah ini sangat penting mengingat UEA merupakan salah satu pusat transaksi lintas batas terbesar di dunia.

    Tidak hanya itu, teknologi XRP kini juga terintegrasi dengan ekosistem keuangan dari Apple, Amazon Web Services (AWS), serta jaringan perbankan di Timur Tengah dan Asia. Hal ini memperkuat posisi XRP sebagai infrastruktur penting dalam lanskap keuangan digital global yang terus berkembang.

    VivoPower Siap Borong XRP Senilai $121 Juta

    Perusahaan energi yang terdaftar di Nasdaq, VivoPower International (VVPR), baru saja mengumumkan rencana penggalangan dana sebesar $121 juta melalui penawaran modal swasta untuk membeli XRP sebagai bagian dari strategi kas perusahaan.

    Penawaran ini dipimpin oleh Pangeran Abdulaziz bin Turki Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi, yang juga menjabat sebagai Ketua Eleventh Holding Company, investor utama VivoPower. Dalam pernyataan resminya kepada SEC dan media, Al Saud menyebut bahwa keputusan ini terinspirasi dari pertemuannya dengan mantan Presiden AS, Donald Trump, dalam kunjungan ke Arab Saudi baru-baru ini.

    “Setelah bertemu dengan Presiden Trump dan kelompok kepemimpinannya, kami yakin waktunya tepat untuk meluncurkan aset digital dan teknologi blockchain di Kerajaan,” ujar Al Saud.

    Menuju ETF XRP Pertama di AS

    Langkah VivoPower ini muncul tak lama setelah Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengumumkan bahwa mereka sedang meninjau proposal dari WisdomTree terkait peluncuran ETF XRP spot. Jika disetujui, ini akan menjadi ETF XRP pertama di Amerika Serikat dan berpotensi menjadi katalis besar bagi adopsi XRP secara institusional.

    Solusi Nyata untuk Masalah Triliunan Dolar

    Menurut laporan di Binance Square, XRP kini berada di titik krusial dalam evolusi keuangan global:

    “Seiring dunia bergerak menuju tokenisasi, penyelesaian global instan, dan keuangan terdesentralisasi, XRP berada di persimpangan antara utilitas dan kebutuhan. Ini bukan lagi tentang spekulasi—ini tentang memecahkan masalah triliunan dolar.”

    Dengan momentum yang semakin kuat dari sisi regulasi, adopsi teknologi, hingga dukungan dari pelaku institusional, XRP berpotensi menjadi pilar penting dalam arsitektur keuangan masa depan.

    Baca juga: XRP Resmi Masuk Nasdaq Crypto US Settlement Price Index


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank-bank AS akan Adopsi Pembayaran Ripple, Pengaruhi Harga XRP?

    CEO Ripple, Brad Garlinghouse, baru-baru ini mengisyaratkan potensi adopsi XRP oleh bank-bank Amerika Serikat. Dalam video baru-baru ini, Ben Armstrong, seorang tokoh terkemuka di sektor blockchain, menegaskan bahwa adopsi XRP oleh bank-bank AS siap menjadi “kunci kesuksesan XRP.”

    Dilaporkan Coinedition, Ripple telah melewati masa sulit selama lebih dari dua tahun sejak Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) menggugat platform tersebut pada tahun 2020. Regulator menuduh Ripple dan eksekutifnya diduga mengumpulkan “lebih dari US$ 1,3 miliar melalui sekuritas aset digital yang tidak terdaftar dan berkelanjutan. menawarkan.”

    Meskipun Ripple membayangkan ekspansi global dan adopsi XRP yang lebih luas, tantangan hukum yang dihadapinya masih menjadi hambatan besar dalam perjalanannya. Namun, pada tahun 2023, keputusan penting Hakim Analisa Torres yang mengklasifikasikan XRP sebagai non-keamanan menandainya sebagai satu-satunya token dengan “kejelasan hukum.” Menurut Ben Armstrong, kemenangan Ripple melawan SEC mengisyaratkan Ripple mencapai visinya.

    Potensi Adopsi Ripple

    Armstrong menyelidiki lebih dalam sejarah XRP, mengungkap transisinya dengan peningkatan dan pembaruan. Dia mengidentifikasi “kelemahan fatal” dalam perangkat lunak Ripple yang telah menghambat adopsi XRP oleh bank-bank. Meskipun banyak bank telah menggunakan perangkat lunak Ripple untuk transaksi lintas batas, perangkat lunak tersebut sebelumnya tidak memerlukan penggunaannya sebagai persyaratan untuk memiliki XRP.

    Ilustrasi aset kripto Ripple (XRP).
    Ilustrasi aset kripto Ripple (XRP).

    Baca juga: Fakta-fakta Menarik Pertumbuhan Pasar Kripto di Tahun 2023

    Ketika Brad Garlinghouse mengatasi masalah ini, Ripple memperkenalkan RippleNet dan ODL (On-Demand Liquidity), menggantikan produk sebelumnya. Inovasi ini diharapkan akan mendorong adopsi yang lebih luas dari token XRP, karena sekarang memerlukan kepemilikan XRP untuk menggunakan blockchain Ripple. Armstrong menyebutnya sebagai “proposisi nilai sejati dari XRP.”

    Armstrong memiliki keyakinan bahwa pada hari Senin, komunitas XRP akan menerima berita tentang adopsi XRP yang lebih luas, sebagaimana yang diindikasikan oleh Garlinghouse. Dia juga menekankan bahwa CEO Ripple telah mengambil langkah-langkah strategis untuk mewujudkan misi ini.

    XRP Bersiap untuk Reli

    Ripple (XRP), meskipun merupakan salah satu koin kripto teratas, mungkin bukan yang paling menarik saat ini. Meskipun Anda mungkin merasa kehilangan sebagian besar aksi dengan menahan XRP, lanjutkan saja ke HODL. Menurut para ahli terkemuka, mata uang ini siap untuk reli yang kuat, sesuatu yang tidak ingin Anda lewatkan jika keluar dari pasar lebih awal.

    Dengan likuiditas yang akan segera memasuki pasar XRP, memposisikan diri Anda di depan FOMO (takut ketinggalan) yang akan segera terjadi adalah cara efektif untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan. Selain itu, dengan harganya saat ini, XRP sangat murah, menjadikannya kripto yang bagus untuk dibeli. Mengingat potensi kenaikannya yang sangat besar, ini adalah salah satu permainan altcoin yang harus Anda ikuti.

    Terhadap USDT, XRP telah mengalami penurunan sejak ditolak dari level resistance US$ 0,7. Harga telah terperangkap di dalam saluran menurun, gagal menembusnya ke atas beberapa kali.

    Rata-rata pergerakan 200 hari, yang terletak di dekat harga US$ 0,6, juga telah ditembus, dan pasar tampaknya lebih cenderung turun menuju batas bawah saluran dan bahkan area dukungan US$ 0,43 dalam beberapa minggu mendatang.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perkembangan Terbaru XRP dan Harapan di Mei 2025

    XRP menguat 7% dalam minggu terakhir April 2025, namun bulan Mei bisa menjadi titik balik dengan pergerakan yang lebih signifikan. Katalis utama mulai bermunculan, memperlihatkan optimisme yang kuat, namun juga diiringi dengan tanda-tanda peringatan yang perlu diwaspadai.

    Optimisme Meningkat, Tetapi Rumor ETF Menambah Volatilitas

    Laba/Rugi Bersih yang Belum Direalisasi (NUPL) untuk pemegang jangka panjang XRP saat ini berada di angka 0,73, menunjukkan kepercayaan yang tinggi meskipun pasar masih berada dalam fase “keyakinan-penyangkalan”. Nilai NUPL yang lebih tinggi dari 0,75 umumnya menandakan fase “euforia”, sementara angka antara 0,5 hingga 0,75 menunjukkan optimisme yang kuat namun tetap ada risiko penurunan jika momentum melemah.

    Meskipun nilai NUPL telah meningkat sejak bulan Maret lalu, pasar XRP menghadapi tantangan besar dari rumor tentang persetujuan ETF spot. Ketidakjelasan informasi terkait ETF ini menambah ketidakstabilan pasar. Meskipun ETF XRP Futures telah disetujui, ETF spot yang sesungguhnya belum mendapat persetujuan SEC, memunculkan kebingungan di kalangan investor dan menambah volatilitas yang berisiko.

    Dilaporkan BeInCrypto, beberapa analis memperkirakan bahwa jika ETF spot disetujui, arus masuk modal hingga $100 miliar ke XRP bisa terjadi, memberikan prospek positif dalam jangka panjang. Namun, untuk saat ini, spekulasi dan misinformasi tentang ETF tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar.

    Penurunan Aktivitas Pengguna XRP: Keterlibatan Jaringan Menurun

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Rabu, 30 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Altcoin Teratas untuk 2025: Apa yang Dorong Kenaikan Solana dan XRP?

    Jumlah alamat aktif XRP selama 7 hari terakhir turun signifikan menjadi 147.000, jauh dari angka tertinggi 1,22 juta yang tercatat pada Maret lalu. Penurunan ini mengindikasikan berkurangnya aktivitas di jaringan, yang merupakan sinyal penting untuk menganalisis kekuatan pertumbuhan harga XRP.

    Aktivitas jaringan yang menurun dapat mengurangi kemungkinan adanya reli harga yang berkelanjutan. Sebuah reli besar sering kali didorong oleh keterlibatan aktif pengguna, sehingga rendahnya aktivitas dapat menghambat potensi kenaikan harga.

    ETF Spot XRP Bisa Picu Kenaikan Signifikan, Namun Risiko Koreksi Tetap Ada

    Persetujuan ETF spot XRP dapat menjadi pendorong utama untuk pergerakan harga. Beberapa analis memprediksi bahwa persetujuan ETF ini dapat mengarahkan XRP ke level harga $3,40, naik sekitar 49% dari harga saat ini. Arus masuk modal dari investor institusional dan penerimaan pasar yang lebih luas dapat memperkuat tren bullish.

    Namun, jika momentum gagal berlanjut dan pasar mengalami koreksi, XRP bisa menghadapi penurunan signifikan, dengan support utama berada di sekitar $1,61, yang berarti penurunan 29% dari harga saat ini.

    XRP kini berada di persimpangan antara optimisme dan keraguan. Investor harus siap menghadapi potensi volatilitas yang dapat mengubah arah harga dengan cepat di bulan Mei mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Raksasa E-commerce Jepang Mercari, Tambahkan XRP ke Layanannya

    Mercari, salah satu platform e-commerce terbesar di Jepang, kini resmi menghadirkan fitur perdagangan XRP melalui aplikasi pertukaran kripto miliknya, Mercoin.

    Dalam siaran pers resminya, Mercari menyatakan bahwa pengguna kini dapat membeli altcoin seperti XRP menggunakan saldo Merpay, poin Mercari, maupun transfer bank langsung.

    Ekspansi Kripto Mercari Terus Berlanjut

    Dilaporkan Cryptonews, langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya ekspansi kripto perusahaan, yang sebelumnya telah menghadirkan fitur perdagangan Ethereum (ETH) kurang dari satu tahun lalu. Sementara itu, perdagangan Bitcoin (BTC) di Mercoin telah tersedia sejak Maret 2023.

    Mercari mencatatkan pencapaian signifikan pada akhir tahun lalu dengan lebih dari 3 juta pengguna yang telah memanfaatkan layanan kripto mereka. Perusahaan juga mengklaim sebagai platform dengan jumlah pembukaan dompet kripto baru tertinggi di antara bursa kripto domestik.

    Penambahan XRP ke dalam layanan Mercoin dilakukan pada 24 April 2025, dan pengguna bisa mulai bertransaksi hanya dengan setoran awal sebesar 1 yen (sekitar $0,007). Menariknya, sekitar 90% pengguna Mercoin disebut merupakan investor kripto pemula.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 25 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Persetujuan ETF XRP Diprediksi Akan Dorong Harga ke Level Tertinggi

    Strategi Kampanye dan Aktivasi Pengguna

    Mercari juga mengisyaratkan akan menyelenggarakan berbagai kampanye dan acara khusus bertema XRP dalam waktu dekat, guna meningkatkan popularitas XRP di kalangan masyarakat Jepang. Dalam pernyataannya, perusahaan menegaskan komitmen untuk menjadikan XRP sebagai aset digital yang lebih dikenal luas.

    Sebelumnya, pada Juli tahun lalu, Mercoin menggelar kampanye undangan yang memberikan insentif Bitcoin senilai 200 yen bagi pengguna yang berhasil mengajak teman atau kerabat untuk bergabung. Tidak ada batasan jumlah undangan dalam kampanye ini, yang berlangsung selama empat minggu.

    Ekspansi Bisnis Mercari yang Lebih Luas

    Mercari juga tengah memperluas cakupan bisnisnya. Pada Maret lalu, diumumkan bahwa perusahaan game Jepang, Gumi, yang memiliki hubungan dengan Mercari, akan membagikan hadiah Bitcoin senilai $106.000 kepada para pemegang sahamnya. Selain itu, pada bulan yang sama, Mercari menyatakan akan memasuki sektor telekomunikasi seluler, menunjukkan ambisi mereka untuk terus berkembang melampaui bisnis e-commerce.

    Dengan lebih dari 23 juta pengguna aktif bulanan, Mercari menunjukkan keseriusan dalam menjadikan platformnya sebagai pintu masuk utama bagi masyarakat Jepang menuju dunia kripto.

    Baca juga: Lonjakan 32% Open Interest Futures XRP: Sinyal Bullish atau Bearish?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com