Tag: rwa

  • Tokenisasi Emas hingga Nvidia Meledak! Inilah Daftar RWA Terpanas

    Pasar Real-World Assets (RWA) kembali mencuri perhatian. Kapitalisasi pasar tokenisasi aset dunia nyata saat ini tercatat mencapai $2,52 miliar, naik tipis 0,01% dalam 24 jam terakhir.

    Namun yang mengejutkan, volume perdagangan justru melesat tajam hingga 44,63% ke angka $143,24 juta, menandakan aktivitas investor di sektor ini semakin panas.

    Top Token RWA Hari Ini

    Menariknya, daftar Top Token RWA hari ini didominasi oleh aset-aset raksasa dari emas hingga perusahaan teknologi global. Berikut jajaran teratasnya:

    1. Gold (GOLD) – Menjadi raja RWA dengan harga rata-rata $3.766,50 per token. Kapitalisasi pasarnya menyentuh angka fantastis $25,37 triliun dengan volume $103 juta. Lonjakan minat terhadap emas tokenisasi menunjukkan investor mencari lindung nilai di tengah volatilitas kripto.
    2. Nvidia Corp (NVDA) – Raksasa chip AI ini masuk daftar dengan harga token $177,90 dan market cap lebih dari $4,32 triliun. Volume perdagangan mencapai $4,18 juta, menandakan tingginya minat investor pada sektor AI yang kini di-tokenisasi.
    3. Microsoft Corp (MSFT) – Dengan harga $508,37 per token, Microsoft mencatat kapitalisasi lebih dari $3,79 triliun. Volume harian $89 ribu memang relatif kecil, namun daya tarik Microsoft sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar tetap menjadi magnet investor.
    Ilustrasi Microsoft. SUmber: Getty Images.
    Ilustrasi Microsoft. SUmber: Getty Images.

    Baca juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

    1. Apple Inc. (AAPL) – Sang raksasa iPhone hadir dengan harga token $255,56 dan market cap $3,79 triliun. Volume tokenisasi Apple tercatat lebih dari $5,1 juta, menunjukkan minat kuat terhadap saham Apple dalam bentuk aset blockchain.
    2. Alphabet Inc. Class A (GOOGL) – Perusahaan induk Google tak ketinggalan dengan harga $246,44 per token. Kapitalisasi mencapai $2,98 triliun dan volume harian $1,69 juta, mempertegas posisi Alphabet sebagai salah satu primadona di sektor RWA.

    Fenomena RWA

    Fenomena ini menunjukkan bahwa tokenisasi aset nyata bukan lagi wacana, melainkan tren yang sedang booming. Dari emas hingga saham raksasa teknologi, investor kini bisa mendapatkan eksposur langsung melalui blockchain.

    Dengan melonjaknya volume perdagangan hari ini, sektor RWA semakin dipandang sebagai pintu masuk adopsi kripto secara massal.

    Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

    Pasar kripto mungkin sedang lesu dengan koreksi lebih dari 5% dalam sepekan terakhir, tetapi ada satu sektor yang justru unjuk gigi: Real World Asset (RWA). Kapitalisasi pasarnya tetap solid di kisaran US$49,8 miliar, menandakan minat investor tetap kuat meski tekanan pasar makin berat.

    Menariknya, sejumlah altcoin RWA justru tampil menggila, mencatat kenaikan harga signifikan dan akumulasi whale yang bikin investor semakin penasaran. Menjelang September, ada tiga altcoin RWA yang layak banget dipantau karena momentum mereka makin panas.

    1. Maple Finance (SYRUP): Lonjakan Whale Bikin Harga Meledak

    Maple Finance (SYRUP)
    Maple Finance (SYRUP)

    Maple Finance adalah protokol pinjaman DeFi yang fokus pada pembiayaan dunia nyata. Minggu ini, harga SYRUP naik 31%, bahkan 25% hanya dalam sehari!

    Data on-chain memperlihatkan:

    • Kepemilikan whale melonjak 26,25% dalam 24 jam terakhir.
    • Wallet smart money meningkat 22,57%.
    • Saldo di exchange anjlok 16%, tanda tekanan jual berkurang.

    Saat ini, SYRUP diperdagangkan di sekitar US$0,60. Jika berhasil menembus resistance US$0,65, potensi kenaikan berikutnya bisa menuju US$0,74.

    2. Zebec Network (ZBCN): Penggajian Kripto Makin Hype

    Dilaporkan BeInCrypto, berbasis di Solana, Zebec Network fokus pada programmable cash flow yang ideal untuk payroll dan langganan. Tak heran, token ini jadi rebutan investor.

    Dalam seminggu terakhir:

    • Harga ZBCN melesat 44,3%.
    • Whale menambah kepemilikan hingga 487,98 juta ZBCN (+1,52%).
    • Smart money juga ikut masuk, naik 7,84%.

    Saat ini harga berada di US$0,0042, dengan resistance terdekat di US$0,00478. Jika tembus, targetnya bisa mencapai US$0,0055–US$0,0063.

    3. OriginTrail (TRAC): Transparansi Rantai Pasok On-Chain

    OriginTrail memanfaatkan Web3 dan AI untuk melacak aset dunia nyata. Proyek ini makin relevan dengan kebutuhan transparansi supply chain global.

    Fakta menarik:

    • Harga TRAC naik 2,1% saat pasar lain merah.
    • Akumulasi whale melesat 323% dalam seminggu!
    • Saldo di exchange turun 4,24%, tanda suplai makin ketat.

    TRAC kini berada di level US$0,50. Jika mampu melewati US$0,53, target berikutnya bisa melesat ke US$0,69.

    Di tengah pasar kripto yang penuh tekanan, sektor RWA justru menjadi primadona baru. Tiga altcoin: Maple Finance (SYRUP), Zebec Network (ZBCN), dan OriginTrail (TRAC), menunjukkan momentum luar biasa. Dengan akumulasi whale yang kuat dan tekanan jual yang mereda, mereka bisa jadi game changer di bulan September.

    Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Token RWA Paling Panas! Dari AVAX hingga MKR, Mana Cetak Cuan?

    Pasar aset kripto terus diguncang oleh tren Real World Assets (RWA) yang semakin menarik perhatian investor global. Token RWA dirancang untuk membawa aset dunia nyata ke blockchain melalui tokenisasi, membuka akses kepemilikan fraksional, likuiditas yang lebih tinggi, hingga efisiensi berkat smart contract.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $25,73 miliar dan volume perdagangan harian $1,58 miliar, sektor ini jelas sedang menjadi magnet baru di ekosistem kripto. Berikut daftar 5 token RWA terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar yang wajib masuk watchlist kamu!

    1. Avalanche (AVAX) – $10,52 Miliar

    Harga AVAX saat ini berada di $25,09 dengan kenaikan +2,07% dalam 24 jam terakhir. AVAX terus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu blockchain tercepat dengan biaya rendah, menjadi pilihan favorit untuk proyek tokenisasi aset dunia nyata.

    2. Ondo (ONDO) – $4,44 Miliar

    Dengan harga $0,9184 dan kapitalisasi $4,44 miliar, Ondo mencatat pertumbuhan stabil +1,27%. ONDO dikenal sebagai pionir dalam membawa instrumen keuangan tradisional ke dunia DeFi, termasuk obligasi dan produk hasil tetap.

    3. Internet Computer (ICP) – $2,58 Miliar

    Internet Computer (ICP).
    Internet Computer (ICP).

    Baca juga: 5 Koin RWA Teratas yang Bikin Heboh Dunia Kripto

    ICP diperdagangkan di harga $4,84 dengan kapitalisasi $2,58 miliar. Proyek ini fokus membangun internet yang sepenuhnya terdesentralisasi, sekaligus mendukung integrasi aset dunia nyata ke dalam sistem blockchain yang lebih luas.

    4. VeChain (VET) – $2,04 Miliar

    VeChain berada di harga $0,02394 dengan kenaikan +1,79%. Dengan kapitalisasi $2,04 miliar, VET menonjol di bidang rantai pasok (supply chain), membantu tokenisasi aset fisik dan melacaknya secara transparan melalui blockchain.

    5. Maker (MKR) – $1,47 Miliar

    Meski harganya tertekan -4,42% menjadi $1.640,10, Maker tetap menjadi salah satu pemain besar dengan kapitalisasi $1,47 miliar. Sebagai motor di balik DAI stablecoin, MKR punya peran krusial dalam ekosistem DeFi sekaligus menjadi bagian penting dalam narasi RWA.

    Tren token RWA semakin menunjukkan potensi besar dalam mengubah cara aset dunia nyata dikelola. Dari real estat, obligasi, hingga rantai pasok, semua bisa ditokenisasi untuk menghadirkan likuiditas global.

    Dengan kapitalisasi pasar yang terus tumbuh, sektor ini bisa jadi salah satu kunci adopsi massal kripto di masa depan. Pertanyaannya: apakah AVAX, ONDO, ICP, VET, atau MKR yang akan jadi bintang utama berikutnya?

    Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Koin RWA Teratas yang Bikin Heboh Dunia Kripto

    Pasar kripto terus berevolusi, dan salah satu narasi yang paling menarik saat ini adalah Real World Assets (RWA). Token RWA merevolusi cara kita memandang aset, mengubah properti, obligasi, dan aset berharga lainnya menjadi token digital yang dapat diperdagangkan di blockchain. Dengan total kapitalisasi pasar yang mencapai $64.4 Miliar, sektor ini menarik perhatian serius dari investor ritel hingga institusi besar.

    Artikel ini akan mengupas lima koin RWA teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menjelaskan peran unik mereka dalam ekosistem ini, dan mengapa mereka menjadi sorotan utama.

    1. Chainlink (LINK)

    Chainlink
    Chainlink (LINK)

    Posisi teratas dalam daftar ini mungkin mengejutkan, karena Chainlink (LINK) bukanlah tokenisasi aset secara langsung. Namun, perannya sangat krusial. Chainlink adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data dunia nyata, seperti harga obligasi, nilai properti, atau data pasar lainnya, ke dalam smart contract.

    Mengapa Penting?

    • Keandalan Data: Smart contract RWA memerlukan data akurat dan terverifikasi untuk berfungsi. Bayangkan sebuah pinjaman yang dijamin dengan properti; smart contract memerlukan data real-time tentang nilai properti tersebut.
    • Jembatan Keterhubungan: Chainlink bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan blockchain dengan data dan sistem di luar rantai, memastikan bahwa token RWA merepresentasikan nilai yang benar-benar ada di dunia nyata.

    Tanpa layanan Chainlink, sebagian besar protokol RWA tidak akan dapat beroperasi dengan aman dan efisien.

    2. Figure Heloc (FIGR_HELOC)

    Figure Heloc.
    Figure Heloc.

    Figure Heloc (FIGR_HELOC) mewakili tokenisasi aset yang paling konkret: pinjaman berbasis jaminan real estat. Proyek ini berfokus pada Home Equity Line of Credit (HELOC).

    Bagaimana Cara Kerjanya?

    • Pinjaman Terdesentralisasi: Pemilik rumah dapat menokenkan ekuitas properti mereka dan menggunakannya sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman digital.
    • Likuiditas Instan: Proses ini jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan proses pinjaman tradisional yang memakan waktu berbulan-bulan.

    FIGR_HELOC menunjukkan potensi besar tokenisasi dalam membuka likuiditas dari aset yang sebelumnya tidak likuid, yaitu properti, dan memberikannya kepada pemiliknya dengan cara yang lebih efisien.

    3. Stellar (XLM)

    Stellar Lumens (XLM)
    Stellar Lumens (XLM)

    Stellar (XLM) adalah platform blockchain yang terkenal dengan kecepatan transaksinya yang tinggi dan biaya yang sangat rendah. Meskipun Stellar tidak secara eksklusif fokus pada RWA, jaringannya telah menjadi pilihan populer untuk tokenisasi aset.

    Mengapa Digunakan untuk RWA?

    • Biaya Transaksi Rendah: Mengirim dan memperdagangkan token RWA di jaringan Stellar jauh lebih murah dibandingkan di jaringan lain.
    • Fokus pada Interoperabilitas: Stellar dirancang untuk memfasilitasi transfer nilai lintas batas dengan mudah, menjadikannya ideal untuk tokenisasi aset global seperti obligasi atau mata uang digital.

    Banyak proyek telah menggunakan Stellar untuk menokenkan berbagai aset, mulai dari stablecoin hingga instrumen keuangan lainnya, membuktikan utilitasnya sebagai fondasi untuk ekosistem RWA.

    4. Ondo (ONDO)

    Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.
    Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.

    Ondo (ONDO) adalah salah satu pemain paling menonjol yang secara langsung menjembatani instrumen keuangan tradisional ke dalam blockchain. Proyek ini berfokus pada tokenisasi obligasi pemerintah AS dan instrumen pasar uang.

    Apa yang Ditawarkan?

    • Akses ke Imbal Hasil Riil: Investor kripto sering mencari sumber imbal hasil yang stabil. Ondo menyediakan produk yang ditokenkan, seperti USDY, yang merupakan token hasil dari investasi obligasi jangka pendek AS.
    • Jembatan untuk Institusi: Ondo menarik investor institusional dengan menawarkan instrumen keuangan yang sudah mereka kenal dalam format yang dapat digunakan di DeFi.

    Ondo menunjukkan bagaimana tokenisasi dapat memberikan investor kripto akses ke aset yang aman dan menghasilkan imbal hasil di dunia nyata tanpa harus meninggalkan ekosistem blockchain.

    5. BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL)

    BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL)
    BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL)

    Meskipun baru, BUIDL adalah sinyal paling kuat dari pergeseran institusional menuju tokenisasi. BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, meluncurkan dana likuiditas digital yang ditokenisasi ini di jaringan Ethereum.

    Mengapa Ini Penting?

    • Adopsi Institusional: Peluncuran BUIDL secara efektif melegitimasi pasar RWA di mata lembaga keuangan global. Hal ini menunjukkan bahwa institusi tradisional tidak lagi menganggap tokenisasi sebagai eksperimen, melainkan sebagai bagian dari masa depan keuangan.
    • Kepercayaan dan Skala: Kehadiran BlackRock membawa tingkat kepercayaan dan skala yang tak tertandingi ke pasar RWA, membuka jalan bagi lembaga lain untuk mengikuti.

    BUIDL adalah bukti nyata bahwa tokenisasi RWA bukan lagi sekadar narasi, melainkan sebuah realitas yang sedang dibangun oleh pemain-pemain terbesar di dunia keuangan.

    Baca juga: Enam Alasan Harga Chainlink Bisa di Atas $20


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Proyek RWA Teratas yang Patut Dipantau di Agustus 2025

    Tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) tengah menjadi salah satu tren paling menarik di industri kripto. Dengan menghubungkan aset nyata seperti properti, obligasi, hingga instrumen keuangan tradisional ke dalam blockchain, RWA membuka peluang baru bagi investor global.

    Keunggulan RWA Dibandingkan Aset Tradisional

    Salah satu alasan utama mengapa RWA semakin diminati adalah karena menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan aset tradisional, di antaranya:

    • Likuiditas Lebih Baik: Aset dunia nyata yang sebelumnya sulit diperdagangkan kini dapat ditransaksikan dengan mudah di blockchain.
    • Transparansi Tinggi: Semua transaksi tercatat di blockchain sehingga mengurangi risiko manipulasi maupun penipuan.
    • Akses Global: Investor dari seluruh dunia bisa ikut serta tanpa terkendala batasan geografis.
    • Efisiensi Biaya: Peran perantara seperti bank dan notaris dapat dieliminasi, sehingga biaya transaksi lebih rendah.

    Dengan manfaat tersebut, tak heran RWA kini menjadi sorotan besar di dunia kripto.

    Baca juga: Harga Chainlink Meroket Berkat Sistem Cadangan Baru dan Adopsi RWA

    Tantangan dalam Adopsi RWA

    Meski menjanjikan, adopsi RWA tidak lepas dari berbagai tantangan yang harus diselesaikan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang:

    • Regulasi: Aturan mengenai tokenisasi aset berbeda di setiap negara. Proyek RWA harus memastikan kepatuhan terhadap regulasi lintas yurisdiksi.
    • Keamanan Smart Contract: Walau blockchain aman, kontrak pintar yang dirancang buruk bisa menjadi celah bagi peretasan. Audit keamanan menyeluruh menjadi hal wajib sebelum peluncuran.
    • Edukasi Investor: Banyak orang belum memahami konsep tokenisasi aset dunia nyata. Edukasi yang tepat diperlukan untuk mempercepat adopsi.

    5 Koin RWA Teratas yang Perlu Dipantau di 2025

    Daftar token Real World Assets (RWA) Sumber: CoinGecko.
    Daftar token Real World Assets (RWA) Sumber: CoinGecko.

    Seiring meningkatnya adopsi, ada sejumlah proyek RWA yang diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan pada 2025. Berikut lima di antaranya:

    1. MANTRA (OM): Platform DeFi berbasis komunitas yang menawarkan staking, lending, dan governance. Fokusnya pada transparansi dan keterlibatan komunitas membuat MANTRA menonjol di sektor RWA.
    2. ONDO (ONDO): Menyediakan solusi tokenisasi aset dunia nyata, memungkinkan investor meraih imbal hasil tinggi melalui DeFi. ONDO menjadi penghubung antara aset tradisional dan ekosistem DeFi.
    3. Quant (QNT): Dengan teknologi Over Ledger, Quant mengintegrasikan blockchain dan sistem keuangan tradisional. Solusi interoperabilitasnya menjadikan Quant pemain penting dalam adopsi RWA.
    4. XDC Network (XDC): Blockchain hybrid yang berfokus pada pembiayaan perdagangan dan tokenisasi aset keuangan dengan efisiensi tinggi. XDC membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi di sektor trade finance.
    5. Maker (MKR): Melalui MakerDAO, proyek ini menggunakan RWA sebagai agunan untuk stablecoin terdesentralisasi DAI. MakerDAO sering dijuluki sebagai “bank terdesentralisasi” yang membuka jalan integrasi RWA ke dalam DeFi.

    Dengan semakin matangnya teknologi dan meningkatnya adopsi, peluang investasi di sektor RWA terbuka semakin lebar. Keunggulan dalam hal transparansi, likuiditas, serta akses global menjadikan RWA bukan hanya relevan untuk investor ritel, tetapi juga bagi institusi besar yang mencari instrumen investasi yang lebih efisien dan aman.

    Baca juga: Top 3 Token RWA dengan Prospek Cerah di Kripto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • China Serius Garap Stablecoin-RWA, Ubah Peta Aset Digital Global

    Upaya China dalam membangun ekosistem stablecoin berbasis Real-World Assets (RWA) semakin menguat, menandakan transformasi signifikan dalam sektor aset digital negara tersebut.

    Dalam laporan terbarunya, Minsheng Securities menyoroti langkah-langkah strategis China untuk menambatkan stablecoin dengan aset domestik berkualitas tinggi, membuka jalan bagi inovasi keuangan digital yang lebih terstruktur dan teregulasi.

    Membangun Fondasi dengan Aset Nyata

    Menurut Coincu, Fokus utama inisiatif ini adalah pengembangan stablecoin yang didukung aset nyata (RWA), seperti energi baru dan sumber daya domestik lainnya. Perusahaan-perusahaan besar seperti Ant Digital, Longxin Group, dan GCL Energy menjadi pelopor dalam proyek tokenisasi ini. Dengan mendigitalisasi aset berwujud, China berupaya memperkuat fondasi ekonominya dalam ranah Web3.0, sekaligus mendorong nilai tambah bagi sektor keuangan dan teknologi finansial (fintech).

    Minsheng Securities menyebut bahwa langkah ini berpotensi merevaluasi nilai perusahaan pialang dan fintech domestik secara signifikan, terutama jika mereka memperoleh lisensi untuk mengelola stablecoin berbasis RWA. Efek lisensi ini bisa menjadi keunggulan kompetitif utama dalam ekosistem yang semakin teregulasi dan kompetitif.

    rwa crypto

    Baca juga: Stablecoin Tumbuh Pesat, Lampaui Fintech Lain Berkat Ethereum

    Strategi Diam-Diam, Tapi Penuh Ambisi

    Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pemerintah atau pelaku industri, laporan tersebut mengindikasikan adanya gerakan strategis yang terencana. Hal ini mencerminkan sensitivitas terhadap regulasi yang ketat di China, namun juga menunjukkan betapa seriusnya negara tersebut dalam membentuk ulang lanskap aset digitalnya.

    Langkah China ini juga sejalan dengan tren global tokenisasi aset. Sebelumnya, platform seperti Robinhood telah menunjukkan model tokenisasi saham yang teregulasi, dan kini China ingin melangkah lebih jauh dengan memanfaatkan keunggulan domestiknya.

    Ethereum Jadi Tolok Ukur Global

    Tokenisasi dan ekosistem stablecoin-RWA tidak bisa dilepaskan dari Ethereum (ETH), yang hingga 26 Juli 2025 memiliki harga $3.749,10 dengan kapitalisasi pasar mencapai $452,56 miliar. Ethereum mendominasi 11,65% pasar kripto global dan mengalami kenaikan sebesar 5,29% dalam 7 hari terakhir, menurut data CoinMarketCap. Dengan pasokan beredar sebanyak 120,7 juta ETH, Ethereum menjadi infrastruktur utama bagi pengembangan stablecoin dan proyek-proyek tokenisasi di seluruh dunia.

    Potensi Akselerasi Ekosistem Digital China

    Menurut tim riset Coincu, dorongan China terhadap stablecoin-RWA menunjukkan ambisi negara tersebut untuk menjadi penentu standar baru di ranah aset digital. Dukungan terhadap aset on-chain, infrastruktur teknologi yang terus berkembang, dan potensi pertumbuhan adopsi teknologi membuat ekosistem digital China sangat menjanjikan.

    Dengan arah kebijakan dan kemitraan strategis yang terencana, China tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi justru berpotensi memimpin dalam era ekonomi digital berbasis aset nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Top 3 Token RWA dengan Prospek Cerah di Kripto

    Tokenisasi aset dari dunia nyata atau Real‑World Assets (RWA) merupakan destinasi investasi baru yang menghubungkan aset fisik seperti saham, emas, uang pasar uang, hingga obligasi ke blockchain.

    Berdasarkan data CoinGecko pada Minggu (27/7), total kapitalisasi pasar kategori RWA telah mencapai lebih dari $51,7 miliar, naik sekitar 2,9% dalam 24 jam terakhir.

    Berikut ini tiga token RWA paling populer dan menjanjikan yang kini layak jadi sorotan pada tahun 2025:

    1. Stellar (XLM)

    • Market Cap: ± $14 miliar
    • Volume 24 jam: ± $356 juta

    Stellar adalah platform blockchain yang dirancang untuk mempermudah transfer uang lintas batas.

    Kini XLM sering digunakan sebagai jembatan likuiditas sekaligus bagian dari tokenisasi fiat dan aset kas di benua seperti Afrika dan Asia Tenggara.

    Stellar berhasil menarik minat karena kemudahan integrasi dan scalable hingga puluhan ribu transaksi per detik.

    Dengan dominasi pasar di kategori RWA, XLM tetap menjadi pemain utama karena adopsi luas dalam proyek stablecoin dan proyek tokenisasi likuiditas.

    2. Chainlink (LINK)

    • Market Cap: ± $12,8 miliar
    • Volume 24 jam: ± $474 juta

    Chainlink memainkan peran penting dalam ekosistem tokenisasi sebagai penyedia data real-world ke smart contract.

    Sebagai orakel terdesentralisasi, Chainlink memungkinkan protokol RWA mengakses nilai pasar real-time untuk saham, komoditas, atau obligasi yang dijadikan jaminan token digital.

    Dengan volume tinggi dan pertumbuhan stabil, LINK menjadi salah satu token krusial untuk memastikan akurasi dan keamanan ekosistem RWA.

    3. Ondo (ONDO)

    • Market Cap: ± $3,3 miliar
    • Volume 24 jam: ± $133 juta

    Token ONDO milik protokol Ondo merupakan contoh nyata tokenisasi produk keuangan tradisional, yaitu uang pasar uang (money-market).

    Melalui kemitraan dengan Goldman Sachs, BlackRock, dan BNY Mellon, ONDO mewakili akses ke token digital yang direpresentasikan reksa dana pasar uang.

    Token ini memudahkan investor institusi atau ritel untuk bertransaksi dengan aset berkualitas tinggi secara luas dan efisien.

    Protokol RWA seperti Ondo memimpin tokenisasi produk finansial tingkat tinggi serta mendorong penggunaan blockchain di pasar modal tradisional.

    Baca Juga: Token RWA Tetap Lebih Aman daripada Bitcoin Selama Tarif AS Berlaku

    Mengapa Ketiganya Layak Diperhatikan?

    Token Fokus RWA Keunggulan Utama
    XLM Tokenisasi stablecoin / fiat Likuiditas global & adopsi luas
    LINK Data real-time untuk smart contracts Membantu keamanan & akurasi harga aset
    ONDO Tokenized money-market funds Token regulatif dengan backing institusi

    Tren & Momentum RWA Saat Ini

    Pasar RWA diproyeksikan tumbuh dari puluhan miliar menuju $2 triliun pada 2028, dipicu tokenisasi saham, obligasi, real estate, serta instrumen keuangan lainnya.

    Goldman Sachs dan BNY Mellon telah meluncurkan token uang pasar uang melalui platform LiquidityDirect, menandakan adopsi institusional yang nyata dan regulatif.

    Hal ini membuka pintu tokenisasi lebih luas di kalangan asset manager besar seperti BlackRock dan Fidelity.

    Sementara itu, protokol tokenisasi seperti Securitize telah mengeluarkan lebih dari $4 miliar aset on‑chain, termasuk US Treasury token terbesar milik BlackRock, menunjukkan dominasi infrastruktur tokenisasi modern.

    Baca Juga: Pasar RWA di Sektor Real Estat Diprediksi Mencapai $4 Triliun pada 2035

    Risiko & Tantangan yang Harus Diwaspadai

    • Fragmentasi peraturan antar negara tentang token digital dapat memperlambat adopsi massal.
    • Likuiditas token terbatas, terutama untuk token real estate dan saham—beda dengan stablecoin.
    • Risiko operasional & audit karena tokenisasi aset memerlukan transparansi tinggi dan legitimasi hukum.

    Proyeksi Masa Depan

    Token XLM, LINK, dan ONDO adalah representasi paling matang dan menjanjikan dalam ruang tokenisasi RWA saat ini.

    Stellar mempermudah akses finansial global, Chainlink menyediakan kepercayaan data, dan Ondo membawa aset finansial institusi ke blockchain publik.

    Dengan fondasi teknologi kuat, dukungan institusional, serta perkembangan regulasi positif seperti Genius Act AS, sektor RWA berpeluang menjadi kompetitor utama dalam ekosistem crypto jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kapitalisasi Tokenized US Treasurys Naik Lebih dari $1 Miliar, Ada Apa?

    Pasar tokenized US Treasurys mencatat lonjakan signifikan sejak awal 2026. Kapitalisasi pasar instrumen surat utang pemerintah AS yang ditokenisasi naik dari sekitar $8,9 miliar pada 1 Januari menjadi lebih dari $10,8 miliar, atau bertambah lebih dari $1 miliar dalam waktu kurang dari dua bulan, berdasarkan data RWA.xyz.

    Tokenized US Treasurys merupakan surat utang pemerintah AS yang diterbitkan sebagai aset dunia nyata (real-world assets/RWA) dan direpresentasikan dalam bentuk token di blockchain. Instrumen ini memungkinkan investor mengakses eksposur obligasi pemerintah melalui infrastruktur kripto.

    Tumbuh 50 Kali Lipat Sejak 2024, Didukung Produk BlackRock

    Pertumbuhan pasar ini disebut telah melonjak sekitar 50 kali lipat sejak 2024, menurut data Token Terminal. Salah satu pendorong utama adalah peluncuran USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL) oleh BlackRock pada Maret 2024.

    Produk tersebut kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $1,2 miliar dan menjadi salah satu contoh integrasi institusi ke dalam ekosistem tokenisasi aset berbasis blockchain.

    Menariknya, kenaikan pasar tokenized Treasurys terjadi di tengah tekanan luas di pasar kripto sejak Oktober 2025, meningkatnya utang pemerintah AS, serta ketidakpastian makroekonomi global. Indeks ketidakpastian global bahkan mencapai level tertinggi sepanjang masa pada 2025, berdasarkan data Federal Reserve Bank of St. Louis.

    Baca Juga: Stablecoin vs Altcoin Apa Bedanya? Pelajari Perbedaannya Sebelum Membeli

    DTCC Siap Luncurkan Layanan Tokenisasi Surat Utang

    Momentum ini juga diperkuat oleh rencana Depository Trust and Clearing Corporation (DTCC) untuk meluncurkan layanan tokenisasi aset, dimulai dari US Treasurys. Pengumuman tersebut disampaikan pada Desember 2025.

    DTCC, lembaga kliring terbesar di dunia yang menyelesaikan transaksi senilai $3,7 kuadriliun pada 2024, berencana memperluas layanan tersebut ke berbagai kelas aset lain, termasuk exchange-traded funds (ETF) dan saham.

    Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa tokenisasi aset tradisional semakin diterima dalam infrastruktur keuangan global.

    Surat Utang AS Jadi Fondasi, Blockchain Jadi Infrastruktur Baru

    Dilaporkan Cointelegraph, US Treasurys selama ini dianggap sebagai tulang punggung sistem keuangan global karena likuiditasnya yang tinggi. Banyak korporasi dan institusi menggunakan obligasi jangka pendek—berdurasi satu tahun atau kurang—sebagai pengganti kas fisik.

    Dengan tokenisasi, surat utang tersebut kini dapat diterbitkan dan diperdagangkan di jaringan blockchain. Pendukung teknologi ini menilai tren tersebut berpotensi membawa arus pendapatan baru bagi jaringan blockchain tempat aset tersebut diterbitkan.

    Lonjakan kapitalisasi tokenized US Treasurys menunjukkan bahwa di tengah volatilitas kripto dan ketidakpastian ekonomi global, investor tetap mencari instrumen yang dianggap aman—namun kini melalui jalur digital berbasis blockchain.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, RWA (Real World Assets) membuktikan diri sebagai sektor yang tahan banting (resilient). Kenaikan M dalam dua bulan di tengah pasar yang volatil menunjukkan bahwa institusi lebih memilih keamanan Treasury AS yang efisien secara on-chain. Ini adalah fondasi bagi integrasi triliunan dolar aset tradisional ke ekosistem blockchain.

    Baca juga: Tren RWA: Altcoin Utilitas Mulai Mandiri dari Bitcoin


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tren RWA: Altcoin Utilitas Mulai Mandiri dari Bitcoin

    Kapitalisasi pasar sektor Real World Assets (RWA) di blockchain tercatat melonjak empat kali lipat sejak Februari 2023, menurut laporan Coin-Turk pada Rabu (18/2).

    Pertumbuhan agresif ini mempertegas bahwa integrasi antara keuangan tradisional dan teknologi blockchain bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan transformasi struktural yang sedang berlangsung.

    Lonjakan tersebut juga memicu spekulasi bahwa sejumlah altcoin utilitas mulai menunjukkan tanda-tanda decoupling atau pelepasan korelasi dari Bitcoin, yang selama ini menjadi barometer utama pergerakan pasar kripto.

    “Divergensi pasar semakin nyata; altcoin dengan fundamental kuat seperti Ethereum, Solana, dan Chainlink mulai mengukir narasi sendiri di luar volatilitas Bitcoin,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Baca Juga: Stablecoin vs Altcoin Apa Bedanya? Pelajari Perbedaannya Sebelum Membeli

    RWA Jadi Motor Pertumbuhan Baru

    RWA merujuk pada tokenisasi aset dunia nyata, seperti obligasi pemerintah, surat utang korporasi, saham, komoditas, hingga instrumen pasar uang—ke dalam bentuk token di blockchain.

    Model ini memungkinkan penyelesaian transaksi yang lebih cepat, transparan, dan efisien dibanding sistem tradisional.

    Sejak awal 2023, sektor ini mengalami pertumbuhan eksponensial.

    Beberapa pendorong utama antara lain masuknya institusi besar ke pasar tokenisasi obligasi; permintaan terhadap produk yield berbasis aset riil; efisiensi settlement lintas negara; dan regulasi yang semakin jelas di sejumlah yurisdiksi.

    Pertumbuhan empat kali lipat ini menandakan bahwa blockchain mulai berfungsi sebagai lapisan infrastruktur finansial, bukan sekadar instrumen spekulatif.

    Ethereum, Solana, dan Chainlink Memimpin

    Dalam ekosistem RWA, sejumlah jaringan blockchain dan infrastruktur pendukung memainkan peran krusial.

    Ethereum menjadi platform dominan untuk penerbitan token berbasis RWA berkat kematangan smart contract dan ekosistem DeFi yang luas.

    Solana menawarkan kecepatan tinggi dan biaya transaksi rendah, menjadikannya alternatif menarik untuk tokenisasi skala besar.

    Sementara itu, Chainlink menyediakan layanan oracle yang menghubungkan data dunia nyata dengan smart contract—elemen penting dalam memastikan validitas aset yang ditokenisasi.

    Ketiganya mulai menunjukkan pola pergerakan harga yang tidak selalu mengikuti arah Bitcoin, terutama saat terjadi arus masuk modal spesifik ke sektor RWA.

    Tanda-Tanda Decoupling dari Bitcoin

    Selama bertahun-tahun, altcoin cenderung bergerak selaras dengan Bitcoin. Namun, pertumbuhan utilitas riil melalui RWA membuka kemungkinan perubahan struktur pasar.

    Beberapa indikator yang mendukung perubahan arah pasar menuju decoupling dapat dilihat dari aktivitas on-chain yang meningkat di jaringan layer-1 non-Bitcoin.

    Penanda lainnya dipertegas dengan TVL (Total Value Locked) sektor RWA yang terus bertumbuh; arus modal institusional lebih terfokus pada use-case spesifik; hingga diversifikasi produk keuangan berbasis blockchain.

    Jika tren ini berlanjut, altcoin dengan fundamental kuat berpotensi memiliki katalis pertumbuhan independen, terlepas dari volatilitas jangka pendek Bitcoin.

    Implikasi bagi Investor Kripto

    Lonjakan RWA menunjukkan bahwa pasar kripto mulai memasuki fase yang lebih matang dan berbasis utilitas nyata.

    Investor kini dihadapkan pada dua pendekatan utama, yakni menjadikan Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital dan indikator makro pasar; atau mengalokasikan sebagian portofolio ke altcoin utilitas yang mendapat manfaat langsung dari adopsi institusional.

    Meski demikian, penting dicatat bahwa dalam kondisi pasar ekstrem, Bitcoin masih sering menjadi penggerak sentimen global.

    Decoupling bukan berarti pemisahan total, melainkan pengurangan ketergantungan struktural.

    Awal Era Baru Pasar Kripto?

    Pertumbuhan RWA yang konsisten memperlihatkan bahwa integrasi TradFi dan blockchain semakin meluas.

    Jika tren ini berlanjut, pasar kripto berpotensi mengalami pergeseran dari siklus spekulatif menuju siklus berbasis fundamental dan adopsi nyata.

    Divergensi antara Bitcoin dan altcoin utilitas bisa menjadi ciri khas fase baru ini, di mana performa proyek ditentukan oleh utilitas, inovasi, dan arus modal institusional, bukan semata-mata sentimen makro.

    Baca Juga: 5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan

    Kapitalisasi pasar RWA yang melonjak empat kali lipat sejak Februari 2023 menandai babak baru dalam evolusi industri kripto. Ethereum, Solana, dan Chainlink berada di garis depan transformasi ini.

    Potensi decoupling dari Bitcoin semakin terbuka, terutama jika adopsi institusional terus meningkat.

    Namun, investor tetap perlu mencermati dinamika makro dan pergerakan BTC sebagai indikator sentimen global.

    Apakah ini awal siklus kripto berbasis fundamental? Pasar tampaknya mulai bergerak ke arah tersebut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETHZilla Rilis Token RWA Mesin Jet: Investasi Aviasi via Blockchain

    Industri kripto kembali menghadirkan inovasi di sektor Real World Asset (RWA).

    Kali ini, ETHZilla meluncurkan token berbasis Ethereum yang dijamin oleh mesin jet komersial sewaan (leased commercial jet engines).

    Menurut laporan Cryptodotnews, langkah ini menjadi terobosan baru dalam tokenisasi aset dunia nyata, khususnya di sektor kedirgantaraan.

    Peluncuran ini menandai evolusi RWA dari aset konvensional seperti obligasi, properti, atau surat utang, menuju aset bernilai tinggi yang sangat spesifik dan sebelumnya sulit diakses investor ritel.

    Baca Juga: Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

    Tokenisasi Mesin Jet: Konsep Baru di Dunia RWA

    Selama ini, mesin jet komersial merupakan aset bernilai jutaan dolar yang hanya bisa dimiliki oleh maskapai, perusahaan leasing aviasi, atau investor institusional besar. Likuiditas di sektor ini juga cenderung tertutup dan eksklusif.

    Melalui pendekatan tokenisasi, ETHZilla mendigitalkan kepemilikan mesin jet yang disewakan ke maskapai penerbangan.

    Artinya, nilai ekonomi dari aset fisik tersebut direpresentasikan dalam bentuk token di blockchain Ethereum.

    Investor dapat memiliki bagian kecil (fraksional) dari aset tersebut melalui pembelian token.

    Tim Research Tokocrypto menilai langkah ini sebagai bukti bahwa aset fisik yang sangat mahal dan spesifik kini dapat difraksionalisasi lewat blockchain.

    “Tokenisasi mesin jet membuktikan bahwa aset fisik yang sangat spesifik dan mahal pun kini bisa difraksionalisasi lewat blockchain. Ini membuka likuiditas baru di sektor aviasi yang selama ini tertutup bagi investor ritel,” ujar tim research Tokocrypto.

    Membuka Likuiditas Baru di Sektor Aviasi

    Sektor aviasi global merupakan industri bernilai ratusan miliar dolar, namun akses investasinya sangat terbatas. Mesin jet sendiri sering kali menjadi objek leasing jangka panjang dengan arus kas stabil dari kontrak sewa maskapai.

    Dengan tokenisasi, kepemilikan dapat dibagi menjadi unit kecil. Investor ritel juga bisa berpartisipasi tanpa perlu modal besar.

    Selain itu, aset menjadi lebih likuid karena dapat diperdagangkan secara digital. Hasilnya, transparansi ikut meningkat melalui pencatatan on-chain.

    Inovasi ini berpotensi menciptakan pasar sekunder baru untuk aset kedirgantaraan, sesuatu yang sebelumnya hampir tidak mungkin dilakukan secara efisien.

    Tren RWA Semakin Meluas

    Dalam dua tahun terakhir, narasi Real World Asset menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di industri kripto.

    Tokenisasi surat utang pemerintah, obligasi korporasi, hingga aset properti telah menarik minat investor global.

    Namun, tokenisasi mesin jet membawa konsep ini ke level yang lebih tinggi.

    Jika proyek ini berhasil, model serupa dapat diterapkan pada armada pesawat komersial, infrastruktur bandara, satelit komunikasi, dan aset industri berat lainnya.

    Hal ini menunjukkan bahwa blockchain tidak lagi terbatas pada aset finansial digital, melainkan mulai menyentuh aset fisik bernilai tinggi di dunia nyata.

    Potensi dan Tantangan

    Meski terdengar menjanjikan, tokenisasi aset aviasi tentu memiliki tantangan tersendiri.

    Beberapa faktor yang perlu diperhatikan investor antara lain risiko kredit maskapai penyewa, fluktuasi nilai aset mesin jet, regulasi sekuritas di berbagai yurisdiksi, hingga likuiditas pasar sekunder token.

    Selain itu, transparansi struktur hukum dan kustodian aset fisik menjadi aspek krusial dalam menjaga kepercayaan investor.

    Namun demikian, jika tata kelola dilakukan dengan baik, model ini berpotensi menjadi standar baru dalam pembiayaan aset bernilai tinggi.

    Dampak bagi Ekosistem Ethereum

    Karena token ini dibangun di atas jaringan Ethereum, peluncuran ini juga memperkuat posisi Ethereum sebagai infrastruktur utama tokenisasi RWA global.

    Semakin banyak aset dunia nyata yang masuk ke jaringan ini, semakin besar pula utilitas dan aktivitas on-chain yang tercipta.

    Hal tersebut dapat berdampak positif terhadap ekosistem DeFi, karena token berbasis mesin jet berpotensi digunakan sebagai jaminan (collateral), instrumen yield, atau produk derivatif di masa depan.

    Baca Juga: 3 Altcoin RWA yang Siap Bikin Kejutan Besar September Ini!

    Peluncuran token mesin jet oleh ETHZilla menjadi bukti bahwa batas antara aset fisik dan digital semakin kabur.

    Tokenisasi kini tidak hanya menyasar properti atau obligasi, tetapi juga aset industri bernilai jutaan dolar seperti mesin jet komersial.

    Jika adopsi terus meningkat, model ini dapat membuka era baru investasi berbasis blockchain, di mana investor ritel memiliki akses ke sektor-sektor eksklusif yang sebelumnya hanya dapat dijangkau oleh institusi besar.

    Industri RWA tampaknya baru saja memasuki babak berikutnya — dan aviasi kini menjadi bagian dari revolusi tersebut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com