Tag: smk

  • Materi, Syarat Peserta, Jadwal, dan Cara Daftarnya


    Jakarta

    Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 resmi akan digelar pada November mendatang. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis pedoman resmi penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 95/M/2025.

    Perlu diketahui jikaTKA bukanlah penggantiAsesmen Nasional (AN). Keduanya juga mempunyai aplikasi dan materi yang berbeda.

    TKA adalah sistem evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman akademik siswa pada mata pelajaran tertentu. Adapun berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, TKA ini berlaku bagi siswa SD/sederajat, SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat tingkat akhir (kelas 6, 9 dan 12).


    Materi TKA 2025

    Mata pelajaran yang diuji pada TKA akan berbeda untuk siswa kelas 6, 9, dan 12. Berikut rinciannya:

    Materi TKA Kelas 6 SD/MI/Paket A/sederajat dan kelas 9 SMP/MTs/Paket B/sederajat

    Bahasa Indonesia
    matematika

    Materi TKA Kelas 12 SMA/MA/Paket C/SMK/MAK

    Bahasa Indonesia
    Matematika
    Bahasa Inggris
    Mata pelajaran pilihan, seperti:
    Matematika lanjutan
    Bahasa Indonesia lanjutan
    Bahasa Inggris lanjutan
    Fisika
    Kimia
    Biologi
    Sosiologi
    Geografi
    Sejarah
    Antropologi
    PPKn/Pendidikan Pancasila
    Bahasa Arab
    Bahasa Prancis
    Bahasa Jepang
    Bahasa Korea
    Bahasa Mandarin
    Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
    Ekonomi
    Bahasa Jerman.

    Sebagai informasi tambahan, siswa SMA/MA/Paket C/sederajat bisa memilih sebanyak 2 mata pelajaran pilihan. Adapun mata pelajaran pilihan SMK/MAK harus memenuhi syarat sebagai berikut:
    -Pilihan pertama mata pelajaran produk/projek kreatif dan kewirausahaan.
    -Pilihan kedua merupakan mata pelajaran pilihan lain.
    -Bentuk soalTKA adalah soal objektif yakni pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.

    Syarat Peserta TKA 2025

    Siswa jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) valid dan aktif pada satuan pendidikan.
    Siswa kelas 6 SD/MI/sederajat pada jalur pendidikan formal.
    Siswa kelas 6 program Paket A/PKPPS Ula/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
    Berada pada semester terakhir pada program pendidikan SD/MI/sederajat yang memiliki laporan hasil belajar kelas 5 dan kelas 6 semester gasal.
    Siswa kelas 9 SMP/MTs/sederajat pada jalur pendidikan formal.
    Siswa kelas 9 program Paket B/PKPPS Wustha/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
    Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMP/MTs.sederajat yang memiliki laporan hasil belajar setiap tingkat kelas.
    Siswa kelas 12 SMA/MA/sederajat pada jalur pendidikan formal.
    Siswa kelas 12 SMK/MAK pada program 3 tahun.
    Siswa kelas 13 SMK pada program 4 tahun.
    Siswa kelas 12 program Paket C/PKPPS Ulya/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
    Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK yang memiliki laporan hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 11 semester genap.
    Pada jenjang SMK program 4 tahun memiliki hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 12 semester genap.
    Siswa kebutuhan khusus dapat mengikuti TKA selama tidak memiliki hambatan intelektual.

    Mekanisme Pendaftaran TKA 2025

    Menyerahkan Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang ditandatangani oleh orang tua/wali siswa dan disimpan di sekolah.
    Surat pernyataan itu mencantumkan mata uji pilihan untuk jenjang SMA/MA/Paket C/sederajat dan SMK/MAK.
    Melampirkan pas foto terbaru 6 bulan terakhir dalam bentuk dokumen digital ke sekolah.
    Pendaftaran dilakukan oleh operator sekolah.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan Daftar Nominasi Sementara (DNS) untuk dilakukan verifikasi dan validasi data calon peserta TKA oleh sekolah.
    Calon peserta memverifikasi biodata pada lembar DNS.
    Calon peserta memverifikasi biodata dan mata uji pilihan untuk SMA/SMK/sederajat pada lembar DNS.
    Kepala sekolah menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermeterai dan stempel sekolah lalu diunggah ke laman TKA setelah DNS divalidasi serta tidak ada perubahan.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama memvalidasi SPTJM yang diunggah ke laman TKA.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama melakukan penomoran peserta setelah SPTJM divalidasi melalui laman pendataan.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama mendistribusikan Daftar Nominasi Tetap (DNT) ke sekolah setelah penomoran peserta selesai.
    Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan kartu peserta dan mendistribusikan kepada calon peserta TKA.
    Mekanisme pendaftaran calon peserta TKA akan diatur lebih lanjut dalam petunjuk teknis.

    JadwalTKA 2025

    Saat ini, jadwal TKA yang baru keluar adalah untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK pada 1-9 November 2025 sebagaimana diumumkan lewat unggahan Instagram @pusmendik, Kamis (10/7/2025). Sebelum ujian, siswa peserta TKA juga akan mengikuti simulasi ujian pada 6-12 Oktober 2025.

    TKA untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK akan berlangsung selama 2 hari dengan ketentuan:
    Hari pertama: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
    Hari kedua: Mata pelajaran pilihan.

    Sedangkan untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat adalah 1 hari.

    Waktu pengerjaan soal:
    SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat: Bahasa Indonesia (60 menit), Matematika (60 menit).
    SMA/SMK/sederajat: Bahasa Indonesia (45 menit), Matematika (50 menit), Bahasa Inggris (45 menit), mata pelajaran pilihan (60 menit).
    Setiap ujian dilengkapi dengan sesi latihan selama 10 menit.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa BCA PPBP dan PPTI Khusus Siswa Dibuka, Ada Uang Saku-Kesempatan Kerja



    Jakarta

    PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali membuka Beasiswa BCA Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) dan Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Pendaftaran dibuka hingga 22 September 2025.

    Program BeasiswaPPBP danPPTI merupakan program yang telah berjalan sejak 1996. Hingga akhir 2024, jumlah peserta aktifPPBP danPPTI mencapai 572 orang. Sebanyak 99 persen lulusan beasiswaPPBP danPPTI pada 2024 bergabung menjadi karyawan tetapBCA.

    Kali ini, kuota beasiswa yang dibuka adalah sebesar 195 orang. Para penerima Beasiswa PPBP dan PPTI akan menempuh pendidikan intensif selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute, Sentul, Jawa Barat.

    Penerima beasiswa PPBP akan dibekali pendidikan mengenai manajemen bisnis di sektor perbankan. Kemudian penerima PPTI akan mendapatkan pendidikan terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia perbankan.

    Gratis Plus Fasilitas Asrama

    Untuk memastikan program berjalan optimal, BCA tidak mengenakan biaya pendidikan. BCA juga memberikan fasilitas penunjang lainnya, seperti uang saku bulanan, asrama, makan siang, buku pembelajaran, hingga laptop (khusus penerima beasiswa PPTI).

    Tak hanya itu, para penerima beasiswa juga berkesempatan berkarier di BCA. Tertarik mendaftar? Berikut komponen dan syarat beasiswa BCA PPBP dan PPTI.

    Komponen Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026

    Pendidikan gratis

    Uang saku

    Fasilitas penunjang belajar yang lengkap

    Fasilitas dormitory

    Penawaran kerja diBCA

    Syarat Pendaftaran Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026

    Siswa SMA/SMK yang akan berkuliah di tahun ajaran 2025 an 2026

    Usia maksimal 19 tahun

    Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

    Nilai rata-rata rapor minimal 75

    Siswa yang tertarik mendaftar bisa mendaftarkan diri melalui laman resmi https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca. Semoga berhasil!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap II Dibuka, Cek Syarat & Jadwalnya!



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus 2025 Tahap II telah dibuka. Siswa bisa mendaftar pada hari ini, 30 Juli hingga terakhir 8 Agustus 2025.

    KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada siswa yang tinggal di Jakarta dan memiliki kondisi ekonomi yang kurang. Bantuan ini digelontorkan untuk menekan angka putus sekolah.

    KJP Plus berlaku bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Dana yang diterima siswa nantinya boleh dibelanjakan keperluan sekolah seperti tas, sepatu, buku, alat tulis, dan sebagainya.


    Bagaimana cara bisa jadi penerima KJP Plus? Mengutip unggahan Instagram @upt.p4op pada Selasa (30/7/2025) berikut penjelasan lengkapnya.

    Syarat Daftar Penerima KJP Plus 2025 Tahap II

    Syarat Umum

    • Siswa yang berusia 6-21 tahun
    • Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk DKI Jakarta
    • Berdomisili di DKI Jakarta
    • Terdaftar sebagai murid pada satuan pendidikan negeri atau swasta di DKI Jakarta
    • Mempunyai kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial.

    Syarat Khusus

    • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    • Anak panti asuhan sosial berdasarkan SK Kepada Dinas Sosial
    • Anak penyandang disabilitas dan anak dari penyandang disabilitas yang terdaftar dalam DTKS.

    Cara Daftar KJP Plus 2025 Tahap II

    Pengajuan penerima KJP Plus dilakukan oleh pihak sekolah baik itu guru atau kepala sekolah dengan cara berikut:

    1. Download aplikasi JakEdu
    2. Buka aplikasi dan buat akun sekolah
    3. Masuk menggunakan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    4. Masukkan kata sandi yang sebelumnya sudah dibuat
    5. Pilih menu “Bantuan Sosial KJP Plus”
    6. Klik “Pendaftaran”
    7. Isikan data siswa yang diajukan sebagai penerima KJP Plus
    8. Tunggu pihak Pemprov DKI memverifikasi data.

    Jadwal Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap II

    • 26-28 Juli 2025: Persiapan berkas persyaratan oleh orang tua/wali siswa
    • 30 Juli-7 Agustus 2025: Pendaftaran
    • 30 Juli-8 Agustus 2025: Verifikasi dan unggah SPTJM
    • 11-16 Agustus 2025: Verifikasi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
    • 18 Agustus-30 September 2025: Penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur

    Besaran Bantuan KJP Plus 2025 Tahap II

    1. SMA/MA

    Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

    2. SMK

    Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

    3. SMP/MTs

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

    4. SD/MI

    Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Itulah panduan daftar KJP Plus beserta syarat-syarat penerima yang harus dipenuhi siswa yang ingin mendaftar. Selamat mencoba dan semoga beruntung.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Grab 2025 Diperpanjang sampai 8 Agustus, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Grab 2025 diperpanjang sampai 8 Agustus 2025. Sebelumnya, pendaftaran hanya dibuka hingga 31 Juli.

    Beasiswa Grab 2025 merupakan beasiswa yang dibuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan mahasiswa S1 yang sudah terdaftar di sekolah atau perguruan tinggi di Indonesia. Warga umum maupun anggota keluarga mitra Grab bisa mendaftar.

    Beasiswa ini akan mencangkup biaya hidup serta biaya pendidikan. Seperti apa rincian Beasiswa Grab 2025? Cek ketentuannya.

    Komponen Beasiswa Grab 2025

    Dikutip dari laman Benih Baik, berikut komponen beasiswa Grab 2025 GrabScholar:

    Bagi siswa: Bantuan biaya pendidikan berupa uang tunai, diberikan 1 kali, dengan pencairan bertahap.

    Bagi mahasiswa: Uang kuliah tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester dan biaya hidup bulanan selama 4 tahun, jumlah ditentukan pihak penyelenggara beasiswa.

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK

    Siswa merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum.

    Siswa sudah terdaftar di SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA di Indonesia per Juli 2025.

    Rata-rata nilai rapor minimal 80

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang SD-SMA

    KTP calon penerima beasiswa, jika sudah punya KTP

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian administrasi sekolah

    Rapor siswa selama 2 semester terakhir

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Kuliah S1

    Pendaftar merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum

    Sudah terdaftar sebagai mahasiswa S1 semester 1 (bukan D3 dan bukan semester 2 ke atas) di universitas negeri maupun swasta di Indonesia untuk tahun ajaran 2025/2026 pada jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), bisnis, dan keberlanjutan (sustainability).

    Rata-rata nilai rapor minimal 90 semasa SMA/SMK.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang S1

    KTP calon penerima beasiswa

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian kemahasiswaan kampus

    Surat keterangan penerimaan mahasiswa atau letter of acceptance (LoA)

    Rapor SMA/SMK yang sudah dilegalisasi

    Ijazah SMA/SMK

    Surat keterangan lulus bagi lulusan Paket C atau homeschooling

    Motivation letter

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Grab 2025

    IPB University

    Universitas Indonesia

    Institut Teknologi Bandung

    Universitas Diponegoro

    Universitas Brawijaya

    Universitas Padjadjaran

    Universitas Sriwijaya

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang SD-SMA

    Pendaftaran: 1-31 Juli 2025

    Seleksi administrasi: 1 Agustus-13 November 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang Kuliah S1

    Pendaftaran: 1 Juli-8 Agustus 2025

    Seleksi administrasi: 9 Agustus-3 September 2025

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 September 2025

    Tes online: 8-26 September 2025

    Pengumuman hasil tes online: 10 Oktober 2025

    Wawancara: 13- 31 Oktober 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Grab 2025 dapat dicek melalui https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab/. Tertarik mendaftar?

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Grab 2025 Diperpanjang sampai 8 Agustus, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Grab 2025 diperpanjang sampai 8 Agustus 2025. Sebelumnya, pendaftaran hanya dibuka hingga 31 Juli.

    Beasiswa Grab 2025 merupakan beasiswa yang dibuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan mahasiswa S1 yang sudah terdaftar di sekolah atau perguruan tinggi di Indonesia. Warga umum maupun anggota keluarga mitra Grab bisa mendaftar.

    Beasiswa ini akan mencangkup biaya hidup serta biaya pendidikan. Seperti apa rincian Beasiswa Grab 2025? Cek ketentuannya.

    Komponen Beasiswa Grab 2025

    Dikutip dari laman Benih Baik, berikut komponen beasiswa Grab 2025 GrabScholar:

    Bagi siswa: Bantuan biaya pendidikan berupa uang tunai, diberikan 1 kali, dengan pencairan bertahap.

    Bagi mahasiswa: Uang kuliah tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester dan biaya hidup bulanan selama 4 tahun, jumlah ditentukan pihak penyelenggara beasiswa.

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK

    Siswa merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum.

    Siswa sudah terdaftar di SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA di Indonesia per Juli 2025.

    Rata-rata nilai rapor minimal 80

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang SD-SMA

    KTP calon penerima beasiswa, jika sudah punya KTP

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian administrasi sekolah

    Rapor siswa selama 2 semester terakhir

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Syarat Beasiswa Grab 2025 Kuliah S1

    Pendaftar merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum

    Sudah terdaftar sebagai mahasiswa S1 semester 1 (bukan D3 dan bukan semester 2 ke atas) di universitas negeri maupun swasta di Indonesia untuk tahun ajaran 2025/2026 pada jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), bisnis, dan keberlanjutan (sustainability).

    Rata-rata nilai rapor minimal 90 semasa SMA/SMK.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang S1

    KTP calon penerima beasiswa

    Kartu keluarga

    Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian kemahasiswaan kampus

    Surat keterangan penerimaan mahasiswa atau letter of acceptance (LoA)

    Rapor SMA/SMK yang sudah dilegalisasi

    Ijazah SMA/SMK

    Surat keterangan lulus bagi lulusan Paket C atau homeschooling

    Motivation letter

    Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Grab 2025

    IPB University

    Universitas Indonesia

    Institut Teknologi Bandung

    Universitas Diponegoro

    Universitas Brawijaya

    Universitas Padjadjaran

    Universitas Sriwijaya

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang SD-SMA

    Pendaftaran: 1-31 Juli 2025

    Seleksi administrasi: 1 Agustus-13 November 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang Kuliah S1

    Pendaftaran: 1 Juli-8 Agustus 2025

    Seleksi administrasi: 9 Agustus-3 September 2025

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 September 2025

    Tes online: 8-26 September 2025

    Pengumuman hasil tes online: 10 Oktober 2025

    Wawancara: 13- 31 Oktober 2025

    Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Grab 2025 dapat dicek melalui https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab/. Tertarik mendaftar?

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap 2 Ditutup Besok, Cek Cara Daftarnya di Sini



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus 2025 tahap 2 akan segera ditutup besok 7 Agustus 2025. Bagaimana cara pendaftarannya?

    Seperti diketahui,KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan yang diberikan Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta kepada siswa yang tinggal di Jakarta dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Tujuan bantuan ini adalah untuk menekan angka putus sekolah.

    KJP Plus berlaku bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Dana yang diterima siswa bisa dibelanjakan untuk keperluan sekolah seperti tas, sepatu, buku, alat tulis, dan sebagainya.

    Bagaimana cara menjadi penerima KJP Plus? Mengutip unggahan Instagram @upt.p4op pada Selasa (30/7/2025) berikut penjelasan lengkapnya.

    Syarat Daftar Penerima KJP Plus 2025 Tahap 2

    Syarat Umum

    Siswa yang berusia 6-21 tahun.
    Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk DKI Jakarta
    Berdomisili di DKI Jakarta
    Terdaftar sebagai murid pada satuan pendidikan negeri atau swasta di DKI Jakarta
    Mempunyai kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial.

    Syarat Khusus

    Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    Anak panti asuhan sosial berdasarkan SK kepada dinas sosial
    Anak penyandang disabilitas dan anak dari penyandang disabilitas yang terdaftar dalam DTKS.

    Cara Daftar KJP Plus 2025 Tahap 2

    Pendaftaran KJP Plus dilakukan oleh pihak sekolah baik itu guru atau kepala sekolah dengan cara:

    Download aplikasi JakEdu
    Buka aplikasi dan buat akun sekolah
    Masuk menggunakan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    Masukkan kata sandi yang sebelumnya sudah dibuat
    Pilih menu “Bantuan Sosial KJP Plus”
    Klik “Pendaftaran”
    Isikan data siswa yang diajukan sebagai penerima KJP Plus
    Tunggu pihak PemprovDKI memverifikasi data.

    Besaran Bantuan KJP Plus 2025 Tahap II

    1. SMA/MA

    Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

    2. SMK

    Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

    3. SMP/MTs

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

    4. SD/MI

    Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Jadwal Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap 2

    Persiapan berkas persyaratan oleh orang tua/wali siswa: 26-28 Juli 2025
    Pendaftaran: 30 Juli-7 Agustus 2025
    Verifikasi dan unggah SPTJM: 30 Juli-8 Agustus 2025
    Verifikasi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta: 11-16 Agustus 2025
    Penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur: 18 Agustus-30 September 2025

    Itulah informasi pendaftaran KJP Plus 2025 tahap 2. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan KJP Agustus 2025 Cair? Ini Info dan Cara Ceknya



    Jakarta

    Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) bulan Agustus akan cair secara bertahap. Lantas, kapan KJP Agustus 2025 cair?

    Melansir dariInstagram Dinas Pendidikan Jakarta,KJP yang cair pada Agustus adalahKJP bulan Juni yang mulai dicairkan mulai 5 Agustus 2025. Sebanyak 707.622 peserta didik akan menerima danaKJP ini.

    Dana KJP akan terdiri dari dana personal per bulan dan tambahan SPP untuk peserta didik di sekolah swasta per bulan. Dana personal dapat digunakan secara tunai maksimal Rp 100.000 per bulan. Sisanya dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik secara nontunai.

    Besaran KJP Plus Tahap 1 2025

    Berdasarkan pengumuman UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, berikut besaran dana KJP Plus dan jumlah penerimanya:

    Besaran KJP Plus SD, MI, SDLB

    Dana personal: Rp 250.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 130.000 per bulan

    Penerima: 341.879 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMP, MTs, SMPLB

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 170.000 per bulan

    Penerima: 189.437 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMA, MA, SMALB

    Dana personal: Rp 420.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 290.000 per bulan

    Penerima: 62.295 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMK

    Dana personal: Rp 450.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 240.000 per bulan

    Penerima: 111.315 peserta didik

    Besaran KJP Plus PKBM

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: –

    Penerima: 2.696 peserta didik

    Cara Cek Pencairan KJP Plus di ATM

    Untuk mengecek pencairan dana KJP berikut langkah-langkahnya:

    Masukkan kartu ATM rekening KJP Plus ke ATM

    Masukkan PIN

    Pilih cek saldo

    Jika dana sudah cair, siswa bisa lanjut menarik dana maksimal Rp 100.000 atau tekan keluar/exit untuk menarik kartu dari ATM.

    Gunakan dana KJP secara tunai atau nontunai di toko mitra KJP Plus.

    Cara Cek Penerima KJP Pakai NIK

    Buka https://kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php

    Isikan nomor induk kependudukan (NIK)

    Pilih tahun

    Pilih tahap penerimaan

    Klik Cek

    Muncul status penerimaan.

    Cara Pencairan KJP Plus Khusus Penerima Baru

    Khusus bagi penerima baru, berikut cara mencairkan dana KJP Plus:

    Datangi Bank DKI terdekat

    Sampaikan keperluan membuka rekening untuk pencairan dana KJP Plus, cetak buku tabungan, dan cetak kartu ATM, lalu menuju antrian teller bank.

    Bank DKI akan membukakan rekening dan cetak buku tabungan beserta kartu ATM.

    Pihak bank akan memberitahu penerima untuk mengambil buku tabungan dan kartu ATM jika sudah selesai diproses

    Dana KJP Plus ditransfer ke rekening penerima baru.

    Informasi mengenai pencairan dana KJP bulan Agustus bisa dipantau di akun Instagram @upt.p4op, @disdikdki, dan @jakonemobile. Bagaimana detikers, sudah menerima dana KJP?

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kalla 2025 untuk Mahasiswa D3-S1, Bantuan UKT hingga Rp7,5 Juta



    Jakarta

    AZ Hadji Kalla kembali membuka pendaftaran Beasiswa Kalla 2025-2026. Beasiswa ini disediakan untuk mahasiswa S1, D3, dan D4.

    Penerima beasiswa adalah mahasiswa yang memiliki prestasi akademik/olahraga/seni, seorang hafiz, aktif berorganisasi, dan penyandang disabilitas. Tak cuma membiayai UKT, Beasiswa Kalla memberikan kesempatan awardee mengembangkan diri.

    Apa saja syarat dan ketentuan mendaftar Beasiswa Kalla 2025? Mengutip panduan resminya, berikut ketentuan pendaftaran:


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Kalla 2025

    • Pembiayaan UKT sesuai kebutuhan hingga Rp7,5 juta per mahasiswa.
    • Pelatihan soft skills dan kepemimpinan melalui program “Kalla Youth Changemaker”.
    • Kesempatan magang di unit Kalla Group
    • Program pengabdian masyarakat di desa binaan melalui Program Desa Bangkit Sejahtera.

    Syarat Daftar Beasiswa Kalla 2025

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia
    • Berasal atau berdomisili di provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi tengah, dan Sulawesi Tenggara
    • Mahasiswa S1/D3/D4 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta
    • Mahasiswa aktif semester 1 atau 3
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis
    • Berasal dari keluarga pra-sejahtera
    • Bersedia mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan dan pengembangan diri
    • Bersedia mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas sosial.

    Syarat Khusus

    Jalur Akademik 1

    • Mahasiswa dari perguruan tinggi UI, UGM, ITB, Unair, IPB, ITS, Unpad, Undip, UB, dan Binus
    • Nilai rata-rata ijazah SMA/SMK/MA > 80 (skala 0-100)

    Jalur Akademik 2

    • Mahasiswa dari seluruh kampus di Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra
    • Nilai rata-rata ijazah SMA/SMK/MA > 80 (skala 0-100)

    Jalur Prestasi di Bidang Olahraga dan Seni

    • Memiliki prestasi di salah satu bidang seni atau olahraga dari tingkat lokal/ regional/ nasional/ internasional
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi prestasi yang telah diraih.

    Jalur Prestasi di Bidang Keaktifan Organisasi

    • Pernah memimpin organisasi intra/ ekstra di tingkat lokal/regional/nasional/internasional
    • Aktif di organisasi baik intra atau ekstra
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi dari lembaga terkait

    Jalur Disabilitas

    • Mahasiswa penyandang disabilitas
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi dari lembaga terkait.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Kalla 2025

    • Sosialisasi: 10-14 Juni 2025
    • Pendaftaran: 16 Juni-5 September 2025
    • Seleksi esai dan wawancara: 15 September-10 Oktober 2025
    • Finalisasi: 13-24 Oktober 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: 27 Oktober 2025.

    Jika detikers tertarik daftar, bisa melakukannya langsung pada laman https://form.yayasanhadjikalla.or.id/beasiswa_Kalla_2025_2026. Selamat mencoba!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Guru SMA-SLB Segera Dibuka! Dilatih Kampus Aussie-Jepang-China



    Jakarta

    Beasiswa pelatihan teknis bagi guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus segera dibuka! Bidang apa dan apa saja syaratnya?

    Dari laman akun Instagram @gtkdikmendiksus, Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dit Guru PMPK) segera membuka kesempatan untuk belajar bersama Universitas Luar Negeri Terbaik dari Australia, Jepang dan China.

    Sasarannya adalah guru Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).


    5 Bidang Pelatihan Teknis

    Ada 5 bidang pelatihan teknis yang akan dibuka, demikian dilansir dari laman GTK Dikdasmen, Rabu (20/8/2025).

    1. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang STEM

    Bertujuan untuk membantu guru dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga dapat melaksanakan pembelajaran berbasis STEM melalui penerapan PBL (Project Based Learning) bekerja sama dengan Monash University, Australia.

    2. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Bimbingan dan Konseling

    Topik Program Pembelajaran Profesional pada Layanan Bimbingan Konseling Sekolah untuk Mendukung Pengembangan murid Abad 21 bertujuan memberdayakan guru untuk secara efektif membimbing murid melalui kompleksitas kehidupan modern, memastikan murid tidak hanya cakap secara akademis tetapi juga tangguh secara sosial, emosional, dan psikologis melalui beasiswa Pelatihan Teknis bekerja sama dengan Monash University, Australia.

    3. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Literasi dan Numerasi

    Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi melalui penerapan strategi pengajaran yang inovatif dan kreatif. Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan praktis kepada guru, khususnya yang mengajar di SMA, SMK dan SLB, dalam mengembangkan metode pengajaran yang mampu meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung murid dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif yang bekerja sama dengan Flinders University, Australia.

    4. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Kecerdasan Artifisial

    Pelatihan ini untuk guru pendidikan menengah bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep dasar dari kecerdasan artifisial, pemanfaatannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, serta aspek etika serta implikasi sosialnya bekerjasama dengan Tianjin University China.

    5. Program Beasiswa Pelatihan Teknis Bidang Pendidikan Inklusif

    Dengan topik Pendekatan Inklusif dalam Mendukung Keberagaman Murid di Kelas dirancang untuk mengintegrasikan teori dan praktik pendekatan inklusif dalam konteks pembelajaran nyata di kelas, mencakup pemahaman mengenai konsep dasar pendidikan inklusif, keberagaman murid di kelas, pendekatan inklusif melalui pembelajaran yang akomodatif, dan kolaborasi dalam pendidikan inklusif bekerja sama dengan Hiroshima University, Jepang.

    Persyaratan Melamar Beasiswa

    Berikut persyaratan buat para guru SMA-SMK dan SLB yang hendak melamar beasiswa pelatihan teknis:

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Berusia maksimal 50 tahun pada 31 Desember 2025
    3. Memiliki kemampuan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
    4. Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 (dua) tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
    5. Sekurang-kurangnya memiliki kualifikasi akademik studi program strata satu (S1/DIV) jurusan matematika, fisika , kimia, biologi, teknik dan ilmu komputer;
    6. Mengisi formulir pendaftaran pada laman https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis;
    7. Mengunggah hasil pindai (scan) Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    8. Mengunggah hasil pindai (scan) Surat Keputusan Pengangkatan Guru ASN, atau Surat Keputusan Pengangkatan Guru tetap Yayasan;
    9. Mengunggah hasil pindai (scan) Ijazah dan transkrip nilai S-1/DI-V (IPK minimal 3,00 skala 4,00) yang telah dilegalisir;
    10.Mengunggah hasil pindai (scan) sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 450/TOEFL iBT 45/IELTS 5.0/Duolingo English Test 75/English Score 290 (Dikecualikan bagi peserta yang pendidikan sebelumnya menggunakan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Pengantar Utama dibuktikan dengan pindai (scan) ijazah yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun terhitung dari tanggal pendaftaran);
    11. Mengunggah hasil pindai (scan) surat pernyataan calon Peserta penerima Program Pelatihan Teknis (format lampiran 1).
    12. Mengunggah hasil pindai (scan) surat rekomendasi dari atasan (format lampiran 2);
    13. Mengunggah hasil pindai (scan) esai/personal statement (format lampiran 3); dan
    14. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan Surat Keterangan dari rumah sakit/puskesmas dan/atau surat keterangan berkebutuhan khusus bagi yang memiliki kebutuhan khusus.

    Alur Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Teknis

    Berikut alur pendaftaran Pelatihan Teknis GTKPG Kemendikdasmen:

    1. Pahami Syarat dan Siapkan Berkas Persyaratan Pelatihan Teknis

    Pastikan anda telah membaca dan memahami syarat, ketentuan serta menyiapkan berkas yang akan diunggah untuk mendaftar pelatihan teknis yang dituju.

    2. Daftar Pelatihan Teknis dan Lengkapi Profil

    Daftar pelatihan teknis melalui link yang tersedia dalam Portal Pelatihan Teknis GTKPG dan Lengkapi Profil Anda.

    3. Unggah Dokumen sesuai syarat Pelatihan Teknis yang dituju

    Unggah Semua Dokumen sesuai dengan informasi syarat pelatihan teknis yang dituju melalui Portal Pelatihan Teknis GTKPG.

    4. Tunggu Verifikasi dan Pengumuman Penerima Pelatihan Teknis

    Tunggu proses verifikasi dan pengumuman penerima pelatihan teknis yang akan dilakukan Kemendikdasmen

    Keterangan lengkap bisa dibaca di sini.

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Dana KJP Cair? Ini Jadwal dan Cara Ceknya



    Jakarta

    Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan cair secara bertahap. Lantas, kapan dana KJP 2025 cair?

    MenurutInstagram Dinas Pendidikan Jakarta,KJP yang cair pada Agustus adalahKJP bulan Juni yang mulai dicairkan mulai 5 Agustus 2025. Sebanyak 707.622 siswa akan menerima danaKJP ini.

    Dana KJP termasuk dana personal per bulan dan tambahan SPP untuk peserta didik di sekolah swasta per bulan. Dana personal dapat digunakan secara tunai maksimal Rp 100.000 per bulan. Sisanya dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik secara nontunai.

    Besaran KJP Plus Tahap 1 2025

    Berdasarkan pengumuman UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, besaran dana KJP Plus dan jumlah penerimanya adalah sebagai berikut:

    Besaran KJP Plus SD, MI, SDLB

    Dana personal: Rp 250.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 130.000 per bulan

    Penerima: 341.879 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMP, MTs, SMPLB

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 170.000 per bulan

    Penerima: 189.437 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMA, MA, SMALB

    Dana personal: Rp 420.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 290.000 per bulan

    Penerima: 62.295 peserta didik

    Besaran KJP Plus SMK

    Dana personal: Rp 450.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: Rp 240.000 per bulan

    Penerima: 111.315 peserta didik

    Besaran KJP Plus PKBM

    Dana personal: Rp 300.000 per bulan

    Tambahan SPP untuk swasta: –

    Penerima: 2.696 peserta didik

    Cara Cek Pencairan KJP Plus di ATM

    Untuk mengecek pencairan dana KJP, detikers bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

    Masukkan kartu ATM rekening KJP Plus ke ATM

    Masukkan PIN

    Pilih cek saldo

    Jika dana sudah cair, siswa bisa lanjut menarik dana maksimal Rp 100.000 atau tekan keluar/exit untuk menarik kartu dari ATM.

    Gunakan dana KJP secara tunai atau nontunai di toko mitra KJP Plus.

    Cara Cek Penerima KJP Pakai NIK

    Buka https://kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php

    Isikan nomor induk kependudukan (NIK)

    Pilih tahun

    Pilih tahap penerimaan

    Klik Cek

    Muncul status penerimaan.

    Cara Pencairan Dana KJP Khusus Penerima Baru

    Khusus bagi penerima baru, cara mencairkan dana KJP adalah:

    Datangi Bank DKI terdekat

    Sampaikan keperluan membuka rekening untuk pencairan dana KJP Plus, cetak buku tabungan, dan cetak kartu ATM, lalu menuju antrian teller bank.

    Bank DKI akan membukakan rekening dan cetak buku tabungan beserta kartu ATM.

    Pihak bank akan memberitahu penerima untuk mengambil buku tabungan dan kartu ATM jika sudah selesai diproses

    Dana KJP Plus ditransfer ke rekening penerima baru.

    Informasi mengenai pencairan dana KJP 2025 bisa dipantau di akun Instagram @upt.p4op, @disdikdki, dan @jakonemobile. Semoga membantu!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com