Tag: sol

  • Inflasi Tahunan Solana Naik 30%: Apa Dampaknya?

    Token SOL dari jaringan Solana mengalami lonjakan harga hingga 30,5% setelah penerapan Proposal Peningkatan Solana (SIMD) 96 pada 12 Februari.

    Dilaporkan Cryptopolitan, perubahan besar dalam mekanisme pembakaran token ini memicu dampak signifikan terhadap ekonomi Solana dan insentif bagi validator serta pemegang token.

    Apa itu SIMD 96 dan mengapa penting?

    SIMD 96 adalah proposal yang mengubah cara distribusi biaya prioritas di jaringan Solana. Sebelumnya, sebagian biaya ini digunakan untuk membakar SOL. Namun, setelah implementasi SIMD 96, seluruh biaya prioritas kini diberikan kepada validator.

    Perubahan ini mengurangi jumlah SOL yang dibakar per hari dari 18.000 SOL menjadi hanya 1.000 SOL, yang berdampak pada peningkatan inflasi tahunan SOL dari 3,6% menjadi 4,7%.

    Proposal ini pertama kali diajukan oleh mitra Multicoin Capital, Tushar Jain dan Vishal Kankan, dengan tujuan menjaga keseimbangan antara inflasi SOL dan tingkat staking.

    Jika jumlah SOL yang dipertaruhkan turun di bawah 50% dari total pasokan, inflasi akan meningkat. Sebaliknya, jika staking melebihi 50%, tingkat inflasi akan dikurangi secara bertahap.

    Dampak bagi pemegang token dan validator

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 21 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sejak penerapan SIMD 96, persentase nilai ekonomi riil (REV) yang diterima oleh pemegang token menurun dari 72% menjadi 40,9% pada 16 Februari. Di sisi lain, komisi validator meningkat dari 25,1% menjadi 56,1%.

    Dengan kata lain, validator kini mendapatkan insentif lebih besar untuk menjaga keamanan dan efisiensi jaringan Solana.

    Menurut analis Blockworks, Carlos Campo, implementasi SIMD 96 menyebabkan penurunan jumlah SOL yang terbakar per minggu hingga level terendah sejak Oktober 2024, hampir setengah dari rasio minggu sebelumnya.

    Ia juga menyebut bahwa komunitas kini menantikan SIMD 228, proposal yang akan mengubah mekanisme inflasi SOL menjadi lebih dinamis berdasarkan jumlah SOL yang dipertaruhkan.

    Kontroversi dan tantangan

    Meski memberikan keuntungan bagi validator, SIMD 96 menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemegang token dan komunitas kripto.

    Beberapa pihak meminta Solana untuk menunda implementasi SIMD 96 hingga ada mekanisme pembagian biaya yang lebih adil antara validator dan staker.

    Salah satu kritik utama adalah potensi eksploitasi melalui “spoofing” biaya prioritas, di mana validator dapat dengan sengaja meningkatkan biaya ini untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan.

    Menurut laporan Blockworks Research, total biaya prioritas Solana mencapai sekitar $240 juta pada Januari 2024, yang menunjukkan betapa besarnya nilai yang dipertaruhkan.

    Solusi di masa depan: menunggu SIMD 123

    Untuk mengatasi masalah ini, komunitas Solana berharap pada SIMD 123, proposal yang memungkinkan validator berbagi biaya prioritas secara langsung dengan staker.

    Namun, menurut Tim Garcia, pimpinan hubungan validator di Solana Foundation, peluang SIMD 123 diimplementasikan dalam waktu dekat masih kecil. Hingga saat itu, staker harus bergantung pada niat baik validator untuk berbagi hadiah tambahan.

    Mert Mumtaz, CEO dari Helius, validator terbesar di Solana, mengatakan bahwa validator yang tidak membagikan hadiah ini hanya memberikan “kompensasi berlebihan” kepada diri mereka sendiri. Hal ini semakin menambah urgensi untuk segera mengimplementasikan sistem yang lebih adil.

    Penerapan SIMD 96 membawa dampak besar bagi ekosistem Solana. Di satu sisi, perubahan ini meningkatkan insentif bagi validator dan menjaga stabilitas jaringan. Namun, di sisi lain, pemegang token dan komunitas staker merasa dirugikan karena distribusi pendapatan yang kurang adil.

    Dengan adanya perdebatan ini, semua mata kini tertuju pada SIMD 123 sebagai solusi yang lebih berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan di ekosistem Solana.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masa Depan Solana di TradFi: Langkah Besar Menuju ETF Spot

    Di tengah berbagai berita buruk dan skandal yang mengguncang ekosistem on-chain, masa depan Solana di dunia keuangan tradisional (TradFi) justru semakin cerah.

    Dikutip Solana Floor, meskipuhttps://solanafloor.com/news/cftc-regulated-solana-futures-contracts-approved-sol-etfsn ekonomi memecoin di jaringan Solana sedang diterpa isu manipulasi pasar dan dugaan penipuan, perkembangan positif terus bermunculan.

    Salah satu yang paling signifikan adalah langkah Coinbase Derivatives LLC yang semakin mendekatkan Solana ke persetujuan ETF.

    Coinbase Perkenalkan Kontrak Berjangka Solana yang Diatur CFTC

    Pada 18 Februari 2025, Coinbase Derivatives LLC mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan sertifikasi dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) untuk menawarkan kontrak berjangka Solana.

    Langkah ini membuka akses lebih luas bagi investor institusional untuk menggunakan strategi perdagangan kripto dengan cara yang lebih aman dan sesuai regulasi.

    Meskipun belum ada tanggal resmi peluncuran, sertifikasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya menjembatani kesenjangan antara TradFi dan pasar kripto.

    Salah satu pendiri sekaligus Managing Partner Multicoin Capital, Tushar Jain, menyambut baik langkah ini. Ia bahkan menyebut kehadiran kontrak berjangka Solana di pasar tradisional AS sebagai perkembangan yang sangat dinantikan.

    Menuju Persetujuan ETF: Kendala Besar Teratasi

    Peluncuran kontrak berjangka Solana yang teregulasi di AS juga menjadi sinyal positif bagi upaya persetujuan ETF spot Solana. Sebelumnya, para analis menganggap absennya kontrak berjangka sebagai salah satu penghalang utama bagi SEC dalam menyetujui ETF Solana.

    Namun, dengan keberadaan kontrak berjangka ini, regulator kini memiliki kesempatan untuk mengamati bagaimana Solana beroperasi di pasar TradFi sebelum memberikan lampu hijau bagi ETF spot. Ini menjadi langkah maju yang sangat penting dalam perjalanan Solana menuju pengakuan lebih luas di sektor keuangan konvensional.

    Peluang Persetujuan ETF Meningkat Hingga 83%

    Prospek persetujuan ETF spot Solana kini terlihat lebih menjanjikan dibanding sebelumnya. Seiring dengan pemerintahan AS yang semakin pro-kripto, regulator mulai memberikan perhatian lebih terhadap pengajuan ETF Solana.

    Awal tahun ini, SEC yang sebelumnya cenderung menolak atau mengabaikan pengajuan ETF Solana, kini telah mengakui pengajuan 19b-4 dari berbagai lembaga besar seperti GrayScale, VanEck, 21Shares, Bitwise, dan Canary Funds.

    Analis Bloomberg, James Seyffart dan Eric Balchunas, memperkirakan bahwa peluang persetujuan ETF Solana mencapai 70% pada Oktober 2025. Sementara itu, di pasar prediksi kripto Polymarket, para pedagang bahkan lebih optimistis, memberikan peluang hingga 83% untuk persetujuan ETF Solana.

    Solana Tetap Kuat di Tengah Kontroversi

    Di luar berbagai kontroversi dan perdebatan sengit di komunitas kripto, Solana tetap menjadi salah satu blockchain berperforma terbaik. Ekosistemnya terus berkembang, menghadirkan inovasi dan solusi transformatif seperti DePIN, RWA, serta berbagai sektor lainnya dalam industri blockchain.

    Permintaan institusional terhadap Solana juga terus meningkat. Sertifikasi kontrak berjangka Solana yang diatur oleh CFTC menjadi bukti nyata bahwa minat terhadap aset ini tidak luntur, bahkan di tengah berbagai tantangan. Dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil, Solana tampaknya siap memasuki babak baru dalam dunia keuangan global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Anjlok 40%, Bisakah Pulih Sebelum Token Unlock di Maret?

    Solana (SOL) tengah mengalami tekanan besar di pasar kripto, dengan harga turun hingga 40% sejak Januari.

    Penurunan ini dipicu oleh beberapa faktor utama, termasuk dampak memecoin, menurunnya volume perdagangan di platform DEX (Decentralized Exchange), serta pembukaan 11,2 juta token yang akan terjadi pada 1 Maret.

    Apakah Solana bisa bangkit dari keterpurukan ini?

    Harga SOL Terus Tertekan

    Saat artikel ini ditulis, harga Solana berada di angka $169,03, mencerminkan penurunan drastis dari puncaknya pada Januari.

    Dalam satu minggu terakhir saja, SOL telah mengalami penurunan 10%, menandakan kepercayaan investor terhadap aset ini semakin melemah.

    Selain itu, volume perdagangan Solana di DEX juga merosot tajam. Volume perdagangan 24 jam terakhir mencapai $2,932 miliar, sementara total mingguan hanya $24,89 miliar—turun sekitar 20,57% dalam tujuh hari terakhir.

    Penurunan ini menunjukkan minat terhadap Solana mulai berkurang di kalangan investor dan trader.

    Pergerakan SOL/USDT. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan SOL/USDT. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak Skandal Memecoin LIBRA

    Salah satu faktor utama yang menekan harga SOL adalah skandal memecoin LIBRA. Token ini awalnya dipromosikan oleh Presiden Argentina, Javier Milei, dan sempat mencapai kapitalisasi pasar hingga $4,56 miliar.

    Namun, dalam hitungan jam, nilainya anjlok lebih dari 94% akibat dugaan “rug pull”—di mana pengembang menarik likuiditas dan meninggalkan investor dengan aset yang tidak berharga.

    Menurut laporan AMBcrypto, Kejadian ini telah memicu gugatan hukum terhadap Presiden Milei dan meningkatkan pengawasan terhadap proyek memecoin di pasar kripto. Ketidakpastian ini semakin memperburuk sentimen terhadap Solana, mengingat banyak memecoin berbasis di ekosistemnya.

    Pembukaan Token SOL di 1 Maret: Ancaman Tambahan?

    Salah satu peristiwa yang paling dinantikan—dan ditakuti—oleh investor Solana adalah pembukaan 11,2 juta token SOL pada 1 Maret.

    Token-token ini sebelumnya dijual dalam proses kebangkrutan FTX dan dimiliki oleh investor besar seperti Galaxy, Pantera, dan Figure.

    Ketika token-token ini akhirnya dibuka, ada kemungkinan besar akan terjadi aksi jual besar-besaran, yang dapat semakin menekan harga SOL.

    Dengan tekanan yang sudah ada dari memecoin dan penurunan volume DEX, pelepasan token ini bisa menjadi pemicu penurunan lebih lanjut bagi Solana.

    Apa yang Bisa Dilakukan Solana?

    Meskipun situasi saat ini tampak sulit, ada beberapa faktor yang dapat membantu Solana bangkit:

    • Adopsi DeFi yang Lebih Luas: Meskipun platform seperti Raydium dan Orca mengalami penurunan volume, Meteora mencatat peningkatan 23,75%. Jika proyek DeFi lain di ekosistem Solana dapat menarik minat pengguna, ini bisa membantu memperbaiki sentimen pasar.
    • Pemulihan Kepercayaan Investor: Solana perlu mengatasi dampak skandal memecoin dan membangun kembali kepercayaan komunitas kripto.
    • Strategi Pengelolaan Pasar: Jika investor besar memilih untuk menjual token secara bertahap daripada langsung, tekanan jual bisa diminimalkan.

    Namun, hingga ada perkembangan positif yang signifikan, Solana masih berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian.

    Apakah SOL bisa pulih sebelum 1 Maret? Semua bergantung pada bagaimana pasar merespons dan apakah ekosistemnya dapat menarik kembali investor.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Alasan Harga Solana Melonjak ke ATH Baru

    Harga Solana (SOL) kembali mencetak titik tertinggi sepanjang masa (ATH), didorong oleh berbagai faktor seperti pertumbuhan ekosistem, permintaan pasar yang meningkat, dan antisipasi persetujuan ETF berbasis Solana. Kenaikan ini menarik perhatian luas dari investor, baik individu maupun institusional, dan memantapkan posisi Solana sebagai salah satu aset kripto yang paling menarik di pasar saat ini.

    Faktor Pendorong Lonjakan Harga Solana

    1. Pertumbuhan Ekosistem dan Reli Koin Meme

    Dalam beberapa pekan terakhir, ekosistem Solana mencatat pertumbuhan signifikan, terutama di sektor koin meme. Salah satu katalis utama adalah koin meme Official Trump, yang diperkenalkan oleh Presiden terpilih Donald Trump, berhasil mencapai kapitalisasi pasar sebesar $5,5 miliar. Popularitas dan reli koin meme ini meningkatkan daya tarik ekosistem Solana secara keseluruhan, mendorong arus masuk investasi yang besar ke SOL.

    2. Infrastruktur Teknologi yang Unggul

    Keunggulan teknologi Solana, termasuk kecepatan transaksi yang tinggi dan biaya operasional yang rendah, terus menjadi daya tarik utama bagi pengguna. Dalam sepekan terakhir saja, jaringan Decentralized Exchange (DEX) Solana memproses transaksi senilai $36,2 miliar. Efisiensi ini tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna tetapi juga memperkuat kepercayaan investor terhadap ekosistem Solana.

    3. Antisipasi Persetujuan ETF Berbasis Solana

    Optimisme terhadap potensi persetujuan ETF berbasis Solana juga memainkan peran penting dalam lonjakan harga. Jajak pendapat Polymarket menunjukkan probabilitas persetujuan sebesar 77% berdasarkan kerangka regulasi saat ini. Jika ETF ini disetujui, diperkirakan dapat menarik arus masuk investasi institusional antara $3 miliar hingga $6 miliar. Likuiditas tambahan ini akan memperkuat kedalaman pasar dan mendukung kenaikan harga SOL lebih lanjut.

    Posisi Strategis Solana di Pasar

    Pergerakan harga Solana.
    Pergerakan harga Solana.

    Sebagai salah satu alternatif cepat dan murah untuk Ethereum, Solana terus memantapkan posisinya di pasar kripto. Selain itu, keterlibatan aktif dalam sektor NFT dengan volume penjualan bulanan yang signifikan menunjukkan daya tarik Solana yang beragam. Inovasi berkelanjutan dalam ekosistemnya menjadikan Solana sebagai platform yang menarik bagi berbagai jenis investor.

    Prediksi Harga Solana ke Depan

    Menyusul reli koin meme, analis memperkirakan harga SOL dapat mencapai $300. Penembusan dari pola descending wedge, sebuah indikator bullish, menjadi sinyal positif untuk kenaikan harga lebih lanjut. Analis juga mencatat dua pantulan support utama yang membantu SOL melewati level resistance $230. Volume perdagangan yang meningkat tajam mendukung sentimen bullish ini.

    Pada saat artikel ini ditulis, Solana diperdagangkan di harga $254,35, mencatat kenaikan mingguan sebesar 36,40%. Kapitalisasi pasar SOL mencapai $123,76 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam yang melonjak sebesar 295,32% menjadi $19,85 miliar. Data ini mencerminkan minat yang terus meningkat dari investor terhadap Solana.

    Dengan pertumbuhan ekosistem yang kuat, inovasi teknologi, dan sentimen positif dari potensi persetujuan ETF, Solana berada dalam posisi strategis untuk mempertahankan momentum bullish-nya. Jika tren ini berlanjut, SOL dapat segera mencetak rekor harga baru, memperkuat perannya sebagai salah satu aset kripto paling diminati di pasar.

    Baca juga: Tren Bitcoin 20-24 Januari 2025: Masuk Minggu Tenang by Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kraken, Backed, dan Solana Hadirkan Saham AS Tokenisasi Global

    Kraken resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan Backed dan Solana Foundation dalam peluncuran xStocks, sebuah inisiatif yang menghadirkan ekuitas AS dalam format tokenisasi berbasis blockchain. Melalui platform ini, investor global dapat mengakses saham-saham Amerika dalam bentuk token SPL di jaringan Solana.

    Langkah ini menandai upaya serius untuk membuka akses yang lebih luas terhadap investasi saham dengan memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan pengalaman perdagangan yang lebih terbuka, instan, dan efisien. Peluncuran xStocks ditargetkan terutama untuk pasar di luar Amerika Serikat, mencakup wilayah Eropa, Amerika Latin, Afrika, dan Asia.

    Transformasi Investasi Tradisional lewat Blockchain

    Menurut laporan Coincu, xStocks merepresentasikan pergeseran paradigma dalam cara masyarakat berinvestasi di saham. Dengan tokenisasi, saham-saham AS dapat diperdagangkan secara real-time, di luar sistem keuangan konvensional. Mark Greenberg dari Kraken menyatakan:

    “Kami membayangkan ulang bagaimana investasi ekuitas seharusnya berjalan dan merespons meningkatnya permintaan akan solusi alternatif dari para investor global.”

    Backed juga menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan langkah besar menuju adopsi massal sekuritas tokenisasi, yang dapat mendorong peningkatan volume transaksi dan likuiditas di ekosistem Solana.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 25 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 25 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: WalletConnect Perluas Ekosistem ke Solana: Luncurkan Token WCT

    Solana dan Masa Depan Aset Dunia Nyata dalam Blockchain

    Popularitas konsep tokenisasi terus meningkat karena memungkinkan kepemilikan fraksional dan peningkatan likuiditas, terutama di pasar yang sebelumnya sulit dijangkau.

    Dengan peluncuran xStocks, peran Solana semakin menonjol sebagai fondasi teknologi dalam tokenisasi aset dunia nyata. Hal ini mengingatkan pada upaya serupa yang pernah dilakukan oleh FTX dan Binance. Saat ini, token SOL diperdagangkan di harga $172,00 dengan kapitalisasi pasar sebesar $89,49 miliar. Meski turun 1,67% dalam 24 jam terakhir, SOL mencatatkan kenaikan 13,76% dalam 30 hari terakhir. Namun, volume perdagangan harian mengalami penurunan sebesar 55,57%, mencerminkan fluktuasi minat pasar.

    Menurut analisis Coincu, peluncuran xStocks diperkirakan akan memicu diskusi lebih lanjut mengenai regulasi sekuritas tokenisasi, khususnya terkait integrasi dengan dunia DeFi. Jika berhasil, ini bisa menempatkan Solana sebagai blockchain pilihan untuk penerbitan aset dunia nyata yang terregulasi—dan menjadi acuan bagi proyek serupa di seluruh dunia.

    Baca juga: Kalshi Kini Terima Setoran Solana Setelah Tambahkan Dukungan Bitcoin


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kalshi Kini Terima Setoran Solana Setelah Tambahkan Dukungan Bitcoin

    Platform pasar prediksi teregulasi, Kalshi, kembali memperluas jangkauan layanan kriptonya. Setelah sebelumnya menghadirkan opsi setoran Bitcoin pada awal April, kini Kalshi juga menerima setoran menggunakan Solana (SOL). Pengumuman ini disampaikan perusahaan melalui akun X resmi mereka pada hari Jumat.

    Menurut laporan Cryptobriefing, Kalshi, yang berada di bawah regulasi CFTC (Commodity Futures Trading Commission), memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak berdasarkan hasil dari berbagai peristiwa dunia nyata. Awalnya, Kalshi hanya menyediakan USD Coin (USDC) sebagai satu-satunya opsi setoran kripto.

    Namun, dengan bertambahnya dukungan terhadap Bitcoin dan kini Solana, Kalshi memperkuat upaya untuk menjaring pengguna yang lebih akrab dengan aset digital. Semua setoran kripto dikonversi ke dolar AS secara otomatis melalui layanan pihak ketiga, Zero Hash, yang juga menjamin keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 24 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Terhubung Lintas Rantai dengan Chainlink CCIP

    Volume Transaksi

    Penambahan aset ini juga diharapkan dapat mendorong volume transaksi dalam berbagai kontrak terkait kripto yang ditawarkan Kalshi. Platform ini menyediakan ratusan pasar prediksi di 12 kategori utama, termasuk lebih dari 50 pasar khusus kripto yang mencakup prediksi harga Bitcoin, kebijakan legislatif, hingga milestone adopsi teknologi blockchain.

    Langkah strategis Kalshi ini hadir seiring dengan kerja sama terbaru bersama World App, memungkinkan pengguna untuk mengakses pasar prediksi teregulasi langsung dari aplikasi tersebut serta melakukan pendanaan menggunakan token Worldcoin (WLD).

    Tak hanya itu, Kalshi juga menggandeng perusahaan AI milik Elon Musk, xAI, untuk menghadirkan fitur prediksi berbasis kecerdasan buatan. Melalui kemitraan ini, xAI akan menyediakan analisis berita dan data historis guna mendukung pengguna dalam mengambil keputusan pada kontrak berbasis peristiwa, seperti kebijakan bank sentral, pemilu, dan dinamika geopolitik global.

    Dengan berbagai inovasi ini, Kalshi semakin mempertegas posisinya sebagai pelopor pasar prediksi teregulasi yang terintegrasi dengan ekosistem aset digital.

    Baca juga: Solana Mobile Rilis Arsitektur dan Token SKR untuk Seeker


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Volume DEX Mingguan Tembus $22,39 Miliar

    Solana kembali mencatatkan pencapaian luar biasa di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dalam sepekan terakhir, blockchain ini memimpin semua jaringan dalam volume perdagangan bursa terdesentralisasi (DEX), dengan volume mingguan menembus angka fantastis sebesar $22,39 miliar.

    Dilaporkan The Defiant, angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam sembilan minggu terakhir dan menandai kebangkitan signifikan ekosistem Solana di tengah meningkatnya minat investor terhadap protokol DeFi berbasis kecepatan dan efisiensi.

    Selain mencetak rekor volume perdagangan DEX mingguan, Total Value Locked (TVL) di jaringan Solana juga melonjak tajam ke angka $9,44 miliar — level tertinggi sejak Februari. Lonjakan ini mencerminkan peningkatan aktivitas pengguna dan arus masuk modal baru, terutama dari investor besar (whale) yang kembali mengakumulasi token SOL.

    Baca juga: Momentum Altcoin: Peluang Menarik BNB dan Solana di Mei 2025

    TVL Solana Melonjak

    Harga SOL saat ini diperdagangkan di kisaran $172,88, mengalami penguatan seiring pertumbuhan signifikan pada volume transaksi dan TVL. Volume perdagangan harian di DEX Solana bahkan melampaui $2,8 miliar, menjadikan ekosistem ini sebagai salah satu yang paling aktif di pasar kripto saat ini.

    Menariknya, lebih dari 29% dari total nilai terkunci di Solana berputar setiap hari, mencerminkan tingkat efisiensi dan likuiditas yang luar biasa tinggi. Ini menjadikan Solana unggul dibandingkan blockchain lainnya dalam hal kecepatan rotasi modal dan daya tarik pengguna.

    Dengan capaian ini, Solana tak hanya mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor DeFi, tetapi juga menegaskan perannya sebagai motor penggerak dalam tren pertumbuhan DEX global di tahun 2025.

    Baca juga: Harga Solana Menuju $200 Setelah FOMC Pertahankan Suku Bunga


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Lepas Solana Senilai $17,7 Juta, Apa Dampaknya ke Pasar?

    Pergerakan mengejutkan terjadi di jaringan Solana, ketika seorang whale atau investor institusional besar melepas 103.040,6 SOL senilai sekitar $17,7 juta (setara Rp284 miliar) dari staking, setelah tidur panjang selama sebulan. Informasi ini diungkap oleh platform analitik blockchain, Onchain Lens.

    Dilaporkan Cryptopanic, langkah ini menyoroti bagaimana dinamika kepemilikan dalam aset kripto dapat berubah secara cepat, khususnya di kalangan investor skala besar. Meski telah menarik sejumlah besar SOL, entitas tersebut masih memegang sekitar 3,36 juta SOL dengan nilai estimasi mencapai $584,09 juta atau sekitar Rp9,5 triliun (mengacu pada kurs Rp16.500 per USD).

    Dominasi Whale di Ekosistem Solana

    Pergerakan ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan komunitas kripto. Apakah ini sinyal untuk distribusi atau hanya penyesuaian strategi investasi?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 13 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 13 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Solana Menuju $200 Setelah FOMC Pertahankan Suku Bunga

    Solana (SOL), sebagai salah satu jaringan blockchain layer-1 terkemuka, memang kerap menarik minat investor besar berkat kecepatan dan efisiensinya. Pada saat laporan ini ditulis, harga SOL berada di kisaran $175,88 (Rp2.929.311,30), dengan lonjakan 2,31% dalam 24 jam terakhir. Volume perdagangan 24 jam tercatat mencapai lebih dari 5,3 juta SOL.

    Apa Artinya bagi Pasar?

    Meskipun pelepasan aset dalam jumlah besar kerap diasosiasikan dengan potensi tekanan jual, fakta bahwa whale ini masih memegang lebih dari 3 juta SOL menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap ekosistem Solana.

    Investor ritel dan institusional akan terus mencermati pergerakan dompet besar ini, yang bisa menjadi petunjuk penting arah pasar dalam waktu dekat.

    Baca juga: Momentum Altcoin: Peluang Menarik bagi Investor BNB dan Solana di Mei 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Lonjakan Hingga 500% Bisa Terulang?

    Solana (SOL) kembali mencuri perhatian pasar kripto dengan lonjakan harga yang signifikan.

    Hal ini didorong oleh indikator teknikal yang menguat, peningkatan aktivitas DeFi, dan arus masuk likuiditas lintas rantai.

    Pergerakan ini mengingatkan pada reli besar sebelumnya yang menghasilkan kenaikan harga lebih dari 500% pada tahun 2024.

    Indikator Teknikal Menunjukkan Momentum Positif

    Dalam sepekan terakhir, harga SOL melonjak sekitar 18%, mendekati level penting rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50-minggu.

    Historisnya, penutupan harga di atas EMA ini telah memicu reli besar. Misalnya, pada Oktober 2023, setelah SOL menembus EMA 50 dan 100-minggu, harga melonjak 515% hingga Maret 2024.

    Saat ini, Relative Strength Index (RSI) juga menunjukkan tren serupa, mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 10 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Arus Masuk Likuiditas Meningkatkan Kepercayaan Jaringan

    Selama 30 hari terakhir, lebih dari $165 juta likuiditas telah dipindahkan ke jaringan Solana dari blockchain lain, termasuk Ethereum ($80,4 juta) dan Arbitrum ($44 juta).

    Arus masuk ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap ekosistem Solana dan memperkuat likuiditas jaringan.

    Baca Juga: Harga Solana Potensi Menguat Seiring Pump.fun Lampaui Ethereum

    Aktivitas DeFi dan DEX Meningkat

    Data dari DefiLlama menunjukkan bahwa volume perdagangan di decentralized exchange (DEX) Solana mencapai $3,32 miliar dalam 24 jam terakhir, menjadikannya yang tertinggi di antara jaringan lain dengan pangsa pasar 28,99%.

    Menurut laporan Cointelegraph pada Sabtu (10/5), peningkatan ini menandakan adopsi yang kuat dan efisiensi jaringan yang tinggi.

    Proyeksi Harga dan Potensi Kenaikan

    Jika tren saat ini berlanjut, dan SOL berhasil menembus resistensi di $180 serta mengubahnya menjadi level dukungan, analis memperkirakan potensi kenaikan harga menuju $250 hingga $350 pada September 2025.

    Beberapa analis bahkan memproyeksikan harga SOL dapat mencapai $500, didorong oleh faktor-faktor fundamental yang kuat.

    Dengan kombinasi indikator teknikal yang positif, arus masuk likuiditas yang signifikan, dan peningkatan aktivitas DeFi, Solana menunjukkan potensi untuk reli harga lebih lanjut.

    Investor dan pengamat pasar akan terus memantau perkembangan ini untuk mengidentifikasi peluang investasi yang menjanjikan.

    Baca Juga: SOL Strategies Jajaki Tokenisasi Saham di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SOL Strategies Jajaki Tokenisasi Saham di Blockchain Solana

    SOL Strategies Inc. resmi mengumumkan rencananya untuk mengeksplorasi tokenisasi saham melalui kemitraan non-binding dengan perusahaan teknologi keuangan Superstate. Langkah ini berpotensi menjadikan SOL Strategies sebagai perusahaan publik pertama yang mencoba pendekatan tersebut di jaringan Solana.

    Berkantor pusat di Toronto, SOL Strategies Inc. (CSE: HODL) (OTCQB: CYFRF), menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Superstate pada 25 April 2025. Kolaborasi ini bertujuan mengevaluasi platform “Opening Bell” milik Superstate—sebuah sistem yang dirancang untuk mendukung penerbitan dan perdagangan ekuitas publik berbasis blockchain dengan penyelesaian instan serta kompatibilitas dengan protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi).

    Kerja Sama Non-Binding untuk Uji Coba Tokenisasi Berbasis Blockchain

    Menurut Bitcoin.com, melalui kesepakatan ini, Superstate akan mengambil peran sebagai agen transfer junior yang menyediakan infrastruktur tokenisasi untuk saham biasa SOL Strategies. CEO SOL Strategies, Leah Wald, menyebut proyek ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi di sektor pasar modal.

    “Kami meyakini bahwa saham dalam bentuk token yang tercatat di bursa adalah evolusi logis pasar modal, dan jaringan Solana dengan performa tinggi menjadi fondasi ideal untuk masa depan ini,” ujar Wald. Ia juga menambahkan bahwa inisiatif ini berpotensi memperluas akses investor secara global.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 9 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 9 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Pergerakan Whale Senilai $17,55 Juta Mengguncang Harga Solana (SOL)

    Belum Ada Saham yang Ditokenisasi, Proyek Masih dalam Tahap Awal

    Saat ini, belum ada saham yang ditokenisasi, dan tidak ada rencana jangka pendek untuk mengonversi saham eksisting atau menerbitkan token derivatif.

    Eksplorasi ini sangat bergantung pada perkembangan regulasi, dan hingga kini, SOL Strategies belum melakukan koordinasi dengan otoritas sekuritas maupun Bursa Efek Kanada (CSE). Perusahaan menegaskan bahwa inisiatif ini tidak memengaruhi kegiatan operasional maupun status pencatatan mereka yang ada saat ini.

    SOL Strategies, yang sebelumnya dikenal sebagai Cypherpunk Holdings Inc., kini fokus membangun infrastruktur kelas institusi untuk ekosistem Solana. Di sisi lain, Superstate merupakan perusahaan yang berfokus pada modernisasi pasar modal melalui integrasi teknologi blockchain.

    Tidak ada tenggat waktu yang ditetapkan untuk proyek ini. Kedua pihak menyatakan bahwa langkah ini masih dalam tahap penjajakan dan belum tentu akan dilanjutkan ke tahap implementasi. SOL Strategies berkomitmen untuk memberikan pembaruan kepada para pemangku kepentingan seiring berjalannya proses evaluasi.

    Baca juga: Harga Solana Potensi Menguat Seiring Pump.fun Lampaui Ethereum


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com