Tag: sol

  • DTCC Daftarkan ETF Solana Pertama, Sinyal Positif untuk Kripto?

    Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) baru saja mencatat sejarah dengan mendaftarkan ETF berjangka Solana pertama di platformnya.

    ETF ini mencakup Volatility Shares Solana ETF (SOLZ) dan Volatility Shares 2x Solana ETF (SOLT), yang menjadi langkah besar dalam adopsi aset kripto oleh institusi.

    Apa Arti Pencatatan Ini?

    Dilaporkan Cryptopolitan, DTCC adalah lembaga yang menyediakan layanan kliring, penyelesaian, kustodian, serta informasi pascaperdagangan.

    Dengan pencatatan ETF berjangka Solana di DTCC, itu berarti ETF ini memenuhi syarat untuk diperdagangkan dengan lebih efisien dan andal melalui platform mereka.

    Penting untuk dicatat bahwa pencatatan ini tidak serta-merta berarti ETF tersebut sudah aktif diperdagangkan. DTCC menegaskan bahwa ETF yang belum mendapat semua persetujuan regulasi tidak akan diproses lebih lanjut. Namun, langkah ini tetap dianggap sebagai sinyal positif bagi industri.

    Adopsi Institusional Solana Kian Meningkat?

    Mario Nawfal, Pendiri IBC Group, menilai bahwa pencatatan ini menandai meningkatnya adopsi institusional terhadap Solana.

    Setelah Bitcoin dan Ethereum sukses menarik minat investor institusional melalui ETF mereka, kini giliran Solana yang mulai dilirik sebagai aset potensial di pasar.

    Namun, analis Bloomberg Intelligence, James Seyffart, memperkirakan bahwa ETF Solana mungkin baru akan mendapatkan persetujuan penuh dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) setelah tahun 2026. Saat ini, belum ada ETF Solana di AS yang secara langsung memegang token SOL.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Proyeksi Nilai dan Dampaknya ke Pasar

    Prediksi dari JPMorgan menyebutkan bahwa jika ETF Solana spot disetujui, maka dana tersebut berpotensi menarik aset bersih sekitar $3 miliar hingga $6 miliar dalam tahun pertama. Ini tentu bisa berdampak signifikan terhadap harga dan likuiditas SOL.

    Di sisi lain, pasar juga cukup optimis dengan kemungkinan persetujuan ETF Solana spot pada 31 Juli, dengan estimasi peluang sekitar 39% menurut Polymarket.

    Sementara itu, Seyffart dan koleganya di Bloomberg, Eric Balchunas, memperkirakan kemungkinan persetujuan mencapai 70%, meskipun masih ada kendala regulasi yang perlu diatasi.

    Bagaimana dengan ETF Kripto Lainnya?

    Selain ETF Solana, DTCC juga baru saja mendaftarkan ETF Litecoin spot milik Canary Capital dengan ticker LTCC pada 20 Februari lalu. SEC sendiri sedang membuka kesempatan bagi publik untuk memberikan komentar mengenai proposal ETF Litecoin tersebut.

    Tak hanya itu, SEC juga sedang mempertimbangkan ETF berbasis XRP dari Bitwise. SEC telah meminta komentar publik dan memiliki waktu hingga pertengahan Oktober untuk memberikan keputusan akhir. Seyffart dan Balchunas menilai ada kemungkinan 65% bahwa ETF XRP akan disetujui pada 2025.

    Pendaftaran ETF berjangka Solana oleh DTCC menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekosistem kripto, terutama dalam menarik minat institusi ke aset digital di luar Bitcoin dan Ethereum. Meskipun proses persetujuan regulasi masih panjang, langkah ini menunjukkan bahwa Solana semakin mendapatkan tempat di pasar keuangan tradisional.

    Dengan semakin banyaknya ETF kripto yang diajukan dan dipertimbangkan, industri ini tampaknya menuju arah yang lebih matang dan terintegrasi dengan sistem keuangan global. Kini, pertanyaannya tinggal menunggu: apakah regulator akan mempercepat adopsi ini atau tetap berhati-hati dalam mengawasi aset digital yang berkembang pesat?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Naik Drastis Usai Sepakat dengan Regulator Dubai

    Solana Foundation baru saja mengumumkan kemitraan strategis dengan Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) Dubai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Langkah ini menandai upaya kolaboratif untuk memperkuat pengembangan ekosistem Solana sekaligus mendorong kejelasan regulasi di kawasan Timur Tengah. Merespons kabar tersebut, harga Solana (SOL) tercatat mengalami kenaikan, mencerminkan sentimen positif dari pasar.

    Kemitraan Strategis dengan VARA

    Dilaporkan The Coin Republic, nota kesepahaman ini menandai komitmen bersama untuk memajukan industri blockchain melalui berbagai inisiatif, termasuk:

    • Pengembangan program bakat dan pelatihan.
    • Berbagi informasi dan data ekonomi penting.
    • Menyelenggarakan lokakarya regulasi bersama.
    • Dukungan pembentukan Zona Ekonomi Solana di Dubai.

    Kerja sama ini sejalan dengan visi Dubai sebagai pusat inovasi aset virtual yang progresif dan teregulasi.

    Respons Pasar: Harga SOL Naik 4%

    Baca juga: Solana Attestation Service (SAS): Identitas Terdesentralisasi Web3

    Meski pasar kripto global masih dilanda tekanan, harga Solana menunjukkan performa positif. Setelah sempat menyentuh level rendah mendekati $150, harga SOL naik sekitar 4% dan diperdagangkan di kisaran $160 saat artikel ini ditulis. Kenaikan ini dinilai sebagai refleksi kepercayaan investor terhadap arah dan dukungan regulasi yang kini dimiliki Solana melalui kolaborasi dengan VARA.

    Sinyal Pembalikan Harga dari Analisis Teknis

    Dari sisi teknikal, indikator TD Sequential memunculkan sinyal beli bullish pada grafik 12 jam, menunjukkan kemungkinan pembalikan tren setelah fase penurunan. Sinyal ini muncul setelah penyelesaian pola sembilan candle merah, yang sering digunakan untuk mengidentifikasi kelelahan tren dan potensi titik balik harga.

    Data Rantai Mengindikasikan Kepercayaan Investor

    Data on-chain dari Glassnode menunjukkan bahwa tingkat liveliness jaringan Solana turun ke 0,76 — level terendah dalam dua minggu terakhir. Indikator ini menunjukkan bahwa sebagian besar pemegang SOL memilih menyimpan aset mereka daripada menjual, sebuah sinyal kepercayaan jangka menengah hingga panjang.

    Analis crypto populer Satoshi Flipper juga menyuarakan pandangan optimistis, memproyeksikan harga SOL bisa mencapai $200. Menurutnya, SOL sedang berada di level support utama dalam saluran tren naik, yang menjadi titik masuk strategis bagi para trader.

    Dorongan untuk Ekosistem Solana

    Baca juga: Solana Menguat: Staking $621 Juta, ETF di Persimpangan

    VARA dan Solana Foundation juga merencanakan inisiatif langsung untuk mendukung para pengembang dan startup blockchain di wilayah MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara). Ini termasuk:

    • Layanan konsultasi untuk proyek berbasis Solana.
    • Dukungan pertemuan dengan pendiri proyek.
    • Kebijakan pro-ekonomi untuk memperkuat adopsi blockchain.

    Zona Ekonomi Solana menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang untuk mempercepat inovasi teknologi di Dubai, sekaligus menjadikan kota ini pusat utama pengembangan dApps dan solusi Web3 global.

    Kemitraan antara Solana Foundation dan VARA Dubai menjadi titik penting bagi masa depan ekosistem Solana di kawasan strategis. Selain membuka peluang regulasi yang lebih jelas, inisiatif ini turut mendongkrak kepercayaan investor dan harga pasar SOL. Dengan dukungan dari pemerintah Dubai, Solana tampak siap memperluas pengaruhnya secara global—dimulai dari Timur Tengah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Solana Khawatir setelah Harga Anjlok 40%, Apa Selanjutnya?

    Harga Solana (SOL) mengalami penurunan drastis dalam sebulan terakhir, turun hingga 40%. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan investor, terutama karena faktor-faktor seperti ketidakstabilan pasar kripto dan isu internal ekosistem Solana. Namun, apakah SOL masih memiliki potensi untuk bangkit kembali?

    Tren Penurunan Harga dan Sentimen Investor

    Solana sempat mencapai harga tertinggi tahun ini di angka $264, tetapi sejak itu, harganya turun hampir 50%. Dalam sepekan terakhir, SOL kehilangan 15% nilainya, dan bulan ini turun hingga 40%, menyentuh level terendah dalam empat bulan di $134,69.

    Dalam laporan Coingape, saat ini, harga telah sedikit pulih ke $142,39 setelah kenaikan 1,5% dalam 24 jam terakhir. Namun, sentimen investor cenderung pesimis, dengan banyak yang mulai merasa takut akan penurunan lebih lanjut.

    Menurut analis kripto Ali Martinez, berdasarkan data dari Glassnode, metrik Laba/Rugi Bersih yang Belum Direalisasi menunjukkan bahwa investor SOL telah beralih dari sentimen optimis menjadi ketakutan. Hal ini juga tercermin dalam volume perdagangan yang turun 18% menjadi $13 miliar.

    Beberapa analis melihat peluang keuntungan jangka pendek, tetapi mereka juga mengingatkan bahwa jika harga turun lebih jauh, SOL bisa menuju $80.

    Apa yang Menyebabkan Penurunan Harga Solana?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Turunnya harga SOL tidak hanya disebabkan oleh anjloknya pasar kripto secara keseluruhan, tetapi juga oleh berbagai faktor internal.

    Salah satunya adalah maraknya penipuan terkait koin meme yang berbasis Solana, seperti token LIBRA. Fenomena ini semakin meningkat sejak kemunculan platform Pump.Fun, yang mendorong pertumbuhan pesat koin-koin meme bertema Solana.

    Sayangnya, intensitas skema pump-and-dump juga ikut melonjak, dan kasus LIBRA menjadi contoh paling mencolok. Akibatnya, kapitalisasi pasar dari koin meme Solana anjlok dari $25 miliar pada Januari menjadi hanya $8,6 miliar.

    Faktor lain yang berkontribusi terhadap ketidakstabilan harga termasuk:

    • Penurunan biaya transaksi (gas fee)
    • Turunnya volume perdagangan di DEX berbasis Solana
    • Menurunnya jumlah alamat aktif

    Hal-hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap ekosistem Solana sedang melemah.

    Faktor Teknis: Dampak Pembukaan Token

    Pada 1 Maret, sebanyak 11,2 juta token SOL akan dibuka (unlocking) sebagai bagian dari rencana distribusi FTX. Hal ini menambah tekanan jual di pasar karena peningkatan pasokan yang bisa memperburuk tren penurunan harga.

    Beberapa analis melihat kemungkinan pemulihan harga setelah pembukaan ini, sementara yang lain memprediksi fase konsolidasi lebih lanjut.

    Ke Mana Arah Harga SOL Selanjutnya?

    Para analis memberikan prediksi yang bervariasi terkait pergerakan harga SOL. Ansem, salah satu analis kripto ternama, menyatakan bahwa kisaran harga $120-$140 adalah level support penting yang harus dipertahankan. Jika harga tetap di atas level ini, ada peluang bagi SOL untuk naik kembali ke level resistance di $170.

    Namun, jika harga turun di bawah $120, kemungkinan besar SOL akan menguji level psikologis di $100.

    Saat ini, investor Solana tengah menghadapi ketidakpastian besar akibat penurunan harga yang tajam dan tantangan dalam ekosistemnya. Level support kunci berada di kisaran $120-$140, yang akan menentukan apakah SOL bisa kembali naik atau justru turun lebih dalam.

    Untuk itu, investor harus tetap waspada, memantau perkembangan pasar, serta melakukan analisis yang matang sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana dalam Sorotan: Sentimen Terendah dan Tantangan di Depan

    Sentimen terhadap Solana ($SOL) sedang berada di titik terendah sejak kejatuhan FTX. Dengan lebih dari 11 juta token yang dijadwalkan untuk dilepas ke pasar dan ekosistem yang masih bergejolak akibat skandal $LIBRA, banyak pihak mempertanyakan masa depan Solana.

    Lebih dari $1,5 miliar dalam bentuk $SOL tampak siap memasuki pasar. Namun, apakah ketakutan ini benar-benar beralasan, atau hanya sekadar FUD (fear, uncertainty, and doubt) yang berlebihan?

    Ancaman Bearish dan Pembukaan Token

    Menurut laporan Solanafloor, sepanjang Februari, Solana menjadi sasaran kritik dan pesimisme di media sosial serta komunitas kripto.

    Skandal $LIBRA yang belum mereda dan pembukaan aset dari FTX Estate semakin menambah ketidakpastian. Banyak yang berpendapat bahwa ini bisa menjadi pukulan terakhir bagi Solana.

    Namun, pembukaan token dalam jumlah besar bukanlah hal baru di dunia kripto. Data dari Messari menunjukkan bahwa pada 1 Maret nanti, sekitar 2,27% dari total kapitalisasi pasar $SOL akan dilepaskan ke peredaran. Sebagai perbandingan, aset kripto lain seperti Sui ($SUI), Ethena ($ENA), dan Aptos ($APT) juga rutin membuka pasokan mereka dalam jumlah besar setiap bulan tanpa dampak signifikan terhadap valuasi mereka.

    Berdasarkan data Cryptorank, $SUI membuka sekitar 2,57% dari kapitalisasi pasarnya setiap bulan, tetapi tidak mengalami penurunan nilai yang berarti. Ini menunjukkan bahwa pasar sering kali mampu menyerap suplai tambahan dengan cukup efisien.

    Volume Perdagangan Tinggi Jadi Tameng?

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 26 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 26 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu argumen optimis terhadap Solana adalah volume perdagangannya yang tetap tinggi. Selama tujuh hari terakhir, berdasarkan data dari Messari, volume perdagangan harian $SOL rata-rata mencapai $3,18 miliar. Dengan angka ini, tambahan pasokan $1,5 miliar bisa jadi bukan ancaman besar seperti yang dikhawatirkan.

    Namun, realitas di pasar tetap menunjukkan tekanan. Dalam sebulan terakhir, harga $SOL telah turun 45% dan saat ini diperdagangkan di kisaran $139,51. Penurunan ini dipicu oleh kondisi pasar kripto yang lebih luas serta ketidakpastian dari unlock yang akan datang.

    Strategi Lindung Nilai dan Efisiensi Pasar

    Pasar kripto telah menjadi jauh lebih efisien dibandingkan beberapa tahun lalu. Banyak investor institusional dan pemegang aset terkunci menggunakan strategi lindung nilai untuk mengantisipasi dampak unlock. Dengan melakukan short pada $SOL sebelum unlock terjadi, mereka dapat mengamankan keuntungan dan mengurangi risiko kerugian.

    Data dari Ranger Finance menunjukkan bahwa tingkat pendanaan tertimbang OI di pasar berjangka dan perpetual Solana telah berubah menjadi negatif. Ini berarti posisi short sedang menumpuk dengan ekspektasi harga akan turun lebih lanjut setelah unlock terjadi.

    Namun, setelah token terkunci dilepaskan, para pemegang posisi short harus membuat keputusan: membeli kembali $SOL untuk menutup posisi mereka atau tetap bertahan dan menghadapi risiko kehilangan potensi keuntungan yang telah dikunci sebelumnya.

    Masa Depan Solana: Masih Ada Harapan?

    Meskipun banyak yang skeptis, Solana masih memiliki beberapa katalis positif yang bisa menopang pertumbuhan jangka panjangnya. Salah satu faktor utama adalah meningkatnya minat institusional. Franklin Templeton, perusahaan dengan aset triliunan dolar, baru-baru ini mengajukan permohonan untuk ETF spot Solana, menandakan keyakinan terhadap prospek jangka panjang $SOL.

    Di sisi teknis, Solana juga terus mengalami peningkatan. Klien Firedancer dari Jump Crypto semakin mendekati peluncuran, yang diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan skalabilitas jaringan secara signifikan. Selain itu, Solana masih menjadi salah satu blockchain dengan aktivitas on-chain tertinggi, memiliki lebih banyak transaksi dan akun aktif harian dibandingkan banyak blockchain lainnya.

    Meskipun tekanan pasar dan unlock besar yang akan datang menimbulkan ketidakpastian, Solana masih memiliki fundamental yang kuat. Pasar yang lebih efisien, volume perdagangan tinggi, serta dukungan institusional dan pengembangan teknis yang berkelanjutan memberikan alasan untuk tetap optimis.

    Seperti halnya aset kripto lainnya, volatilitas adalah bagian dari perjalanan. Bagi investor, memahami dinamika ini adalah kunci untuk mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menghadapi gelombang ketidakpastian di pasar kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana dan Tren Meme Coin AI: Revolusi atau Spekulasi?

    Solana kembali menjadi sorotan dengan kemunculan berbagai proyek kecerdasan buatan (AI) yang memanfaatkan platform peluncuran token Pump.fun.

    Dilaporkan Decrypt, Fenomena ini menarik perhatian banyak spekulator dan influencer, yang meyakini bahwa kripto—terutama ekosistem Solana—akan berperan besar dalam evolusi AI. Namun, apakah benar Solana menjadi pusat inovasi AI, ataukah ini hanya sekadar tren spekulatif?

    Pump.fun: Ekosistem Token Meme di Solana

    Pump.fun telah menjadi alat utama bagi siapa saja untuk menciptakan dan meluncurkan token di jaringan Solana dengan mudah.

    Alon Cohen, salah satu pendiri Pump.fun, menyebut bahwa platform ini adalah “pasar perhatian terbesar di internet,” di mana siapa pun bisa membangun komunitas berbasis tokenisasi tanpa harus bergantung pada media sosial tradisional.

    Salah satu contoh fenomenal adalah Truth Terminal, proyek AI berbasis meme yang melahirkan berbagai koin seperti Goatseus Maximus (GOAT) dan Fartcoin (FARTCOIN). Dengan mekanisme yang cepat dan tanpa hambatan, ekosistem Solana memungkinkan proyek-proyek seperti ini mendapat sorotan besar dalam waktu singkat.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 25 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 25 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sukses Instan, Jatuh Seketika: Siklus Koin Meme di Solana

    Banyak token AI yang diluncurkan di Solana mengalami lonjakan harga drastis sebelum akhirnya jatuh dalam waktu singkat. Contohnya adalah Fartcoin, yang sempat bernilai $22 juta sebelum anjlok karena aksi jual besar-besaran.

    Kasus serupa juga terjadi pada DeepSeek (SEEK) dan DeepSeek (DEEPSEEK), dua token berbasis AI yang muncul di Pump.fun. Keduanya sempat mencapai kapitalisasi pasar puluhan juta dolar sebelum jatuh ke bawah $400.000 dalam hitungan hari.

    Menurut Dr. Petar Radanliev, peneliti AI dan blockchain dari Universitas Oxford, sebagian besar token AI ini tidak lebih dari sekadar koin meme tanpa nilai nyata. “Ini adalah gelembung spekulatif yang akan meledak di pasar beruang berikutnya,” tegasnya.

    Solana dan Masa Depan AI di Dunia Kripto

    Meskipun spekulasi besar terjadi, ekosistem Solana tetap menjadi tempat utama bagi inovasi tokenisasi AI. Kecepatan transaksi dan biaya rendah di jaringan ini memungkinkan proyek-proyek baru berkembang lebih cepat dibanding blockchain lain.

    Namun, tantangan besar tetap ada. Pump.fun dan platform sejenis juga memungkinkan individu anonim meluncurkan token tanpa hambatan, yang sering kali mengarah pada skema pump-and-dump. Tyler Stockfield, seorang trader kripto, melihat pola ini sebagai “tren berulang yang menguntungkan sekelompok kecil, tetapi merugikan banyak investor.”

    Sementara beberapa proyek seperti TruthChain mencoba memanfaatkan AI secara lebih inovatif, tetap saja ekosistem Solana masih dipenuhi dengan spekulasi besar.

    Kesimpulan: Apakah Solana Akan Menjadi Pusat AI?

    Solana telah membuktikan dirinya sebagai jaringan unggulan dalam dunia tokenisasi AI, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apakah ini akan membawa revolusi nyata atau hanya sekadar tren spekulatif.

    Sejauh ini, proyek AI besar seperti DeepSeek muncul dari penelitian independen, bukan dari ekosistem kripto.

    Jika tren ini berlanjut, masa depan AI di Solana mungkin akan berkembang lebih stabil, tetapi hanya jika model bisnis yang lebih berkelanjutan dapat ditemukan. Untuk saat ini, Solana tetap menjadi pusat perhatian, baik bagi inovator maupun spekulan di dunia kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Targetkan Harga $300 dengan Peluncuran ETP Staking Bitwise

    Pasar kripto saat ini tengah menghadapi tekanan, namun harga Solana (SOL) berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 1,74% dan diperdagangkan pada $217. Hal ini terjadi setelah pengelola aset Bitwise mengumumkan peluncuran produk ETP staking Solana di Eropa dengan kode saham BSOL.

    Pengumuman ini memunculkan kembali optimisme di kalangan investor Solana, terutama setelah harga SOL terkonsolidasi di sekitar $210 selama beberapa minggu terakhir.

    Prospek Harga Solana Menuju $300

    Harga Solana sebelumnya mencapai titik tertinggi di $263 pada 22 November sebelum bergerak menyamping selama beberapa minggu terakhir. Setelah menyentuh titik terendah di $203 minggu lalu, SOL menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Sentimen positif ini terjadi meskipun pasar cryptocurrency yang lebih luas mengalami tekanan koreksi, terutama dari penurunan harga Bitcoin.

    Analis cryptocurrency terkemuka, Crypto Jelle, menyoroti potensi teknis bullish yang sedang berkembang pada grafik Solana. “Banyak yang mengabaikan SOL, tetapi grafik menunjukkan hal yang berbeda,” ujarnya. Menurut Jelle, pola teknis bullish yang terbentuk di dekat level resistance utama yang kini berubah menjadi support mengindikasikan potensi kenaikan harga Solana. Dia optimis bahwa SOL dapat mencapai titik tertinggi baru sebelum akhir tahun meskipun ada skeptisisme di pasar.

    Grafik Harga Solana (SOL) 18 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto.
    Grafik Harga Solana (SOL) 18 Desember 2024. Sumber: Tokocrypto.

    Untuk mencapai target harga $300, Solana harus melewati dua level resistance penting, yakni $244 dan $265. Namun, jika pola “cup-and-handle” berhasil terbentuk, reli harga SOL bisa terus berlanjut hingga $400. Data dari Coinglass menunjukkan bahwa open interest Solana meningkat sebesar 2,25% menjadi $5,34 miliar, menambah bukti meningkatnya minat investor terhadap aset ini.

    ETP Staking Bitwise Solana Resmi Diluncurkan

    Bitwise, salah satu pengelola aset kripto terkemuka, resmi meluncurkan Solana Staking ETP (BSOL) pada Senin lalu. Produk ini diluncurkan dalam kemitraan dengan Marinade sebagai penyedia staking. Langkah ini terjadi hanya satu bulan setelah Bitwise mengajukan permohonan untuk spot ETF Solana di Amerika Serikat.

    Produk BSOL menawarkan keuntungan staking kepada investor, menjawab kritik yang sebelumnya dialamatkan pada produk ETP Solana Bitwise lainnya, ESOL, yang tidak menyertakan fitur ini. Saat ini, ESOL memiliki aset kelolaan senilai $24 juta, namun kurangnya hadiah staking membuatnya kurang menarik dibandingkan BSOL.

    Dengan peluncuran BSOL, investor kini dapat menikmati imbal hasil staking sebesar 6,48%, yang lebih tinggi dibandingkan dengan 5,49% yang ditawarkan oleh produk serupa dari 21Shares, salah satu ETP kripto terbesar di Eropa.

    Selain itu, BSOL hadir dengan biaya manajemen tahunan yang kompetitif sebesar 0,85%, jauh lebih rendah dibandingkan 2,5% yang dikenakan oleh 21Shares. Faktor-faktor ini menjadikan BSOL sebagai pilihan yang lebih menarik bagi investor yang ingin memaksimalkan potensi keuntungan dari Solana.

    Apa Berikutnya untuk Solana?

    Meskipun pasar cryptocurrency menghadapi tantangan, peluncuran ETP staking Solana oleh Bitwise memberikan angin segar bagi ekosistem Solana. Jika momentum ini terus berlanjut, ada kemungkinan harga SOL dapat mencapai atau bahkan melampaui target $300, terutama jika resistance utama berhasil ditembus.

    Dengan meningkatnya minat institusional dan pengembangan produk inovatif seperti BSOL, Solana tampaknya berada di jalur yang menjanjikan untuk menutup tahun ini dengan catatan positif.

    Baca juga: Trend Bitcoin 16-20 Desember 2024: FOMC Bocor By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Staking ETF Solana dan Ethereum Akan Hadir Lebih Cepat di Pasar AS

    Gelombang baru produk investasi berbasis kripto akan segera hadir di pasar keuangan Amerika Serikat. REXShares, salah satu manajer aset terkemuka, dilaporkan telah mengajukan permohonan untuk meluncurkan ETF (Exchange-Traded Fund) yang terkait dengan hasil staking dua aset kripto populer: Solana (SOL) dan Ethereum (ETH).

    Informasi ini pertama kali diungkap oleh analis ETF dari Bloomberg, James Seyffart, yang mencatat bahwa produk ini mengambil jalur regulasi yang tidak biasa dibandingkan ETF kripto sebelumnya.

    Dilaporkan Coindoo, alih-alih melalui proses pengajuan perubahan aturan 19b-4 yang umumnya diwajibkan oleh Securities and Exchange Commission (SEC) untuk ETF spot berbasis kripto, REXShares memilih menggunakan struktur dana yang diatur di bawah Undang-Undang Perusahaan Investasi 1940—lebih dikenal sebagai “Undang-Undang ’40”.

    Jalur Cerdas Hindari Hambatan Regulasi

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Anomali Pasar, Tren Bullish Solana di Depan Mata?

    Dengan memanfaatkan struktur hukum dari Undang-Undang ’40, REXShares mungkin dapat menghindari beberapa hambatan regulasi yang selama ini menjadi batu sandungan bagi ETF kripto lainnya, khususnya yang berkaitan dengan praktik staking. SEC sebelumnya menunjukkan kekhawatiran bahwa aktivitas staking bisa dikategorikan sebagai penawaran sekuritas tidak terdaftar.

    Namun dengan kerangka kerja yang lebih mapan dari Undang-Undang ’40, produk ETF ini berpotensi diluncurkan lebih cepat. Meski belum ada tanggal peluncuran resmi, Seyffart mengisyaratkan bahwa ETF staking ini bisa hadir dalam beberapa minggu mendatang.

    Akses Baru bagi Investor AS

    Jika disetujui, ETF ini akan membuka akses yang lebih mudah dan legal bagi investor AS—baik institusional maupun ritel—untuk mendapatkan hasil dari staking aset kripto melalui instrumen investasi tradisional. Ini menandai perubahan besar dalam pendekatan pasar modal terhadap kripto, sekaligus menegaskan meningkatnya minat terhadap produk berbasis hasil (yield-generating) di ekosistem kripto.

    Langkah REXShares ini juga dapat menjadi katalis bagi perusahaan manajemen aset lain untuk mengeksplorasi jalur serupa, membuka era baru bagi produk ETF berbasis kripto yang lebih beragam dan inovatif.

    Baca juga: Solana dan Jupiter: Kripto Menarik Perhatian Investor


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana: Jalan Keluar dari Narasi ‘Memechain’?

    Solana, yang selama ini dikenal sebagai rumah bagi berbagai memecoin, kini berada di ambang perubahan besar.

    Persetujuan ETF Solana yang diperkirakan akan terjadi tahun ini dapat menjadi titik balik bagi blockchain ini untuk lepas dari stigma “memechain” dan bertransformasi menjadi pemain utama dalam ekosistem keuangan digital.

    Dari Meme ke Blockchain Serius

    Ketika pertama kali diluncurkan pada tahun 2020, salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, membayangkan platform ini sebagai “Nasdaq on-chain,” sebuah blockchain yang mendukung pasar keuangan berskala besar.

    Namun, lima tahun kemudian, realitasnya sedikit berbeda. Solana lebih dikenal sebagai pusat perdagangan memecoin, dengan platform seperti Pump.fun yang telah melahirkan lebih dari 7,5 juta token dan menghasilkan lebih dari $550 juta.

    Meskipun popularitas memecoin membawa peningkatan infrastruktur dan menarik pengguna baru, potensi Solana jauh melampaui sekadar tren meme. Persetujuan ETF akan menjadi katalis penting yang dapat mengubah persepsi publik dan mengangkat kredibilitas Solana di mata investor institusional.

    Persetujuan ETF dan Peran SEC

    Dalam perkembangan mengejutkan, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) tampaknya bersiap untuk meloloskan ETF Solana pada tahun 2025. Hal ini ditandai dengan pengakuan aplikasi ETF SOL dari Grayscale dan pembukaan komentar publik terhadap empat produk investasi berbasis Solana.

    Dukungan terhadap Solana juga semakin menguat setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, memilih blockchain ini sebagai rumah bagi memecoin viralnya, TRUMP. Namun, persetujuan ETF membawa dampak yang jauh lebih besar karena memungkinkan investor mendapatkan eksposur ke SOL melalui instrumen keuangan yang teregulasi, tanpa harus berurusan dengan risiko kepemilikan token secara langsung.

    Saat ini, peluang persetujuan ETF Solana diperkirakan mencapai 85%, menurut para pedagang di Polymarket. Jika disetujui, ETF ini akan memberikan akses yang lebih luas kepada investor dan meningkatkan legitimasi Solana dalam ekosistem keuangan tradisional (TradFi).

    Kredibilitas yang Meningkat dan Masa Depan Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu efek terbesar dari persetujuan ETF adalah peningkatan kredibilitas Solana di sektor keuangan. Kita sudah mulai melihat perubahan ini dengan Franklin Templeton, salah satu manajer aset terbesar di dunia, yang meluncurkan dana pemerintah AS di atas Solana.

    Lebih dari itu, Solana memiliki potensi besar dalam sektor pembayaran dan pengiriman uang. Meski tidak sepopuler memecoin, sektor ini memiliki dampak besar pada ekonomi global. Industri pembayaran diperkirakan mencapai $20,37 triliun tahun ini—enam kali lipat dari total kapitalisasi pasar semua mata uang kripto yang ada saat ini ($3,23 triliun).

    Raksasa industri seperti PayPal, yang meluncurkan stablecoin PYUSD, serta X milik Elon Musk, yang bersiap menerima pembayaran kripto melalui X Payments, menunjukkan bahwa adopsi aset digital dalam sektor pembayaran semakin nyata. Solana, dengan biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi, berada di posisi yang tepat untuk memainkan peran utama dalam perubahan ini.

    Infrastruktur Solana untuk Masa Depan Keuangan

    Solana telah membangun infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung jaringan pembayaran ritel. Protokol Solana Pay, misalnya, memungkinkan pembayaran dalam kripto hanya dengan memindai kode QR melalui ponsel, menciptakan pengalaman e-commerce yang lebih efisien dan praktis.

    Namun, pembayaran hanyalah awal dari visi besar Yakovenko. Dengan peningkatan infrastruktur yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir, Solana kini siap untuk mendukung aplikasi keuangan yang lebih kompleks, seperti perdagangan tingkat lanjut dan peminjaman.

    Kesimpulan: Dari Meme ke Keuangan Global

    Persetujuan ETF akan menjadi titik balik bagi Solana untuk meninggalkan citra “memechain” dan menjadi platform blockchain yang lebih serius dan kredibel.

    Dengan basis pengguna yang besar, infrastruktur yang matang, dan potensi besar di sektor pembayaran serta keuangan tradisional, Solana siap untuk memasuki era baru sebagai blockchain yang lebih tangguh dan berorientasi jangka panjang.

    Lima tahun setelah peluncurannya, visi Yakovenko tentang “Nasdaq on-chain” akhirnya bisa terwujud. Yang dibutuhkan sekarang hanyalah kepercayaan institusional, dan ETF Solana bisa menjadi kunci yang membuka pintu menuju masa depan keuangan digital yang lebih besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kegilaan Memecoin Solana Mulai Meredup, Apa yang Terjadi?

    Demam pencetakan token di jaringan Solana tampaknya mulai mereda setelah sebelumnya mengalami lonjakan besar pada awal tahun ini.

    Fenomena ini terjadi seiring dengan meningkatnya pengawasan terhadap memecoin yang sering kali dikaitkan dengan spekulasi dan potensi penipuan.

    Penurunan Drastis Peluncuran Token

    Menurut data dari Solscan, jumlah peluncuran token harian di Solana mengalami penurunan tajam, dari rekor tertinggi 95.578 token pada 26 Januari menjadi hanya 49.779 token pada 19 Februari. Angka ini menjadi yang terendah sejak Tahun Baru 2025.

    Gelombang kegilaan memecoin ini sempat memuncak pada bulan Januari setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, meluncurkan sepasang token yang memicu tren memecoin yang didorong oleh tokoh politik. Namun, tren ini kini mulai kehilangan momentumnya.

    Skandal Memecoin dan Dampaknya

    Kegilaan memecoin mendapat pukulan besar setelah Presiden Argentina, Javier Milei, mencuit tentang token Libra (LIBRA) yang diklaim terkait dengan pertumbuhan ekonomi Argentina.

    Namun, hanya dalam hitungan jam, postingan tersebut dihapus, dan pencipta token tersebut menghadapi tuduhan perdagangan orang dalam serta penipuan terhadap investor senilai $251 juta. Menurut perusahaan data Nansen, 86% pedagang LIBRA mengalami kerugian minimal $1.000 akibat kasus ini.

    Pump.fun Tertekan, Pendapatan Anjlok

    Pump.fun, platform yang bertanggung jawab atas sekitar 60% peluncuran token di Solana, juga merasakan dampaknya. Pada 19 Februari, platform ini hanya mencatat 35.152 token baru, angka terendah sejak Natal 2024. Pendapatannya pun merosot menjadi $1,69 juta, terendah sejak awal November menurut data dari Dune Analytics.

    Dampak bagi Altcoin dan Langkah Regulasi

    Gairah memecoin yang berlebihan di kalangan investor ritel menimbulkan kekhawatiran di industri kripto. Beberapa analis mengkhawatirkan bahwa dana yang dialokasikan ke memecoin dapat membatasi pertumbuhan pasar altcoin secara keseluruhan.

    Cointelegraph melaporkan bahwa 24% dari 200 token kripto teratas saat ini diperdagangkan pada titik terendah dalam lebih dari satu tahun.

    Tokoh-tokoh industri juga mulai menyuarakan kekhawatiran mereka. Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, dalam sesi “Ask Me Anything” berbahasa Mandarin mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap tren kasino di dunia blockchain.

    Sementara itu, CEO Coinbase, Brian Armstrong, menilai bahwa beberapa memecoin telah “melampaui batas,” bahkan sampai melibatkan praktik perdagangan orang dalam.

    Sebagai respons terhadap maraknya kasus penipuan dan pelanggaran dalam ekosistem kripto, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 20 Februari mengumumkan pembentukan Unit Cyber dan Teknologi Baru. Unit ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas blockchain dan kripto dengan fokus utama pada perlindungan investor ritel.

    Gegap gempita memecoin di jaringan Solana yang sempat mencapai puncaknya kini mulai meredup. Tekanan regulasi, skandal penipuan, dan turunnya minat investor menyebabkan jumlah peluncuran token menurun drastis.

    Sementara industri kripto terus berkembang, tren ini menjadi pengingat bahwa kegilaan spekulatif tanpa dasar yang kuat dapat berujung pada konsekuensi besar bagi para pelaku pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Hadirkan Layanan Pengesahan, Dukung Internet Capital Markets

    Solana Foundation resmi meluncurkan Solana Attestation Service pada 23 Mei 2025. Layanan ini dirancang untuk menjadi elemen kepercayaan utama dalam mendorong lahirnya internet capital markets—sebuah konsep baru tentang pendanaan terdesentralisasi berbasis token.

    Sebagai layanan open-source, Solana Attestation Service memungkinkan penerbit yang telah diverifikasi untuk menghubungkan kredensial off-chain seperti hasil verifikasi Know Your Customer (KYC), batasan geografis, atau status akreditasi, langsung ke alamat dompet pengguna. Semua itu dilakukan tanpa mengorbankan privasi data pribadi di blockchain.

    Dengan sistem ini, kredensial pengguna akan tersimpan langsung di dalam dompet dan dapat digunakan di berbagai aplikasi. Proses verifikasinya cukup melalui panggilan API dari kit pengembangan perangkat lunak (SDK), sehingga tidak perlu lagi melakukan proses verifikasi berulang di setiap platform baru.

    Mendorong Kepatuhan dengan Kredensial Portabel

    Menurut Solana Foundation, layanan ini membantu pengembang memenuhi berbagai regulasi yang berlaku, seperti membuat penawaran terbatas untuk wilayah tertentu atau membangun sistem reputasi yang dapat mencegah serangan Sybil.

    Pengguna, misalnya, bisa memiliki semacam “paspor KYC” yang bisa digunakan ulang untuk berpartisipasi dalam penjualan token berikutnya. Di sisi lain, studio gim bisa memberikan lencana berdasarkan histori pemain yang tervalidasi, sementara platform aset dunia nyata dapat memastikan bahwa pembeli telah memenuhi syarat akreditasi sebelum menerima token sekuritas berbasis blockchain.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 27 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 27 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Kraken, Backed, dan Solana Hadirkan Saham AS Tokenisasi Global

    Dilaporkan CryptoSlate, layanan ini telah mulai diadopsi oleh sejumlah penyedia identitas dalam ekosistem Solana, dan beberapa perusahaan infrastruktur tengah mempersiapkan integrasi data pengesahan untuk keperluan penilaian risiko dan pemantauan transaksi.

    Protokol ini dikembangkan oleh Solana Identity Group, yang menyatakan akan merilis lebih banyak standar identitas dan mengundang komunitas pengembang untuk berkontribusi melalui repositori open-source.

    Munculnya Era Internet Capital Markets

    Peluncuran Solana Attestation Service terjadi di tengah meningkatnya minat terhadap internet capital markets, yakni ekosistem di mana proyek-proyek baru dapat memperoleh pendanaan dengan menerbitkan token yang berfungsi sebagai bentuk kepemilikan (ekuitas) dan memberikan hak atas keuntungan.

    Salah satu contoh utama dari konsep ini adalah aplikasi Believe, yang memungkinkan para pendiri proyek mencari dana langsung dari komunitas melalui unggahan di platform X (dulu Twitter). Aplikasi ini mendapat dukungan dari pengusaha teknologi seperti Benjamin Pasternak dan Nikita Bier.

    Seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap aplikasi ini, token asli platform tersebut, LAUNCHCOIN, mencatat lonjakan harga sebesar 4.500% antara 11 hingga 14 Mei. Hingga saat ini, token tersebut telah meningkat sekitar 2.800% sejak 11 Mei.

    Layanan pengesahan dari Solana kini menjadi komponen kunci dalam mendukung ekosistem internet capital markets ini—memungkinkan aplikasi terdesentralisasi untuk memverifikasi legalitas pengguna tanpa harus membangun ulang sistem basis data identitas tradisional.

    Baca juga: Kalshi Kini Terima Setoran Solana Setelah Tambahkan Dukungan Bitcoin


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com