Tag: sol

  • Analis: Solana Berpotensi Naik dengan Pengurangan Inflasi dan ETF

    Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah seorang analis terkemuka menyampaikan pandangan optimis terhadap masa depan aset kripto ini.

    Dalam sebuah video terbaru, analis dengan nama samaran InvestAnswers mengungkapkan kepada 563.000 pelanggan YouTube-nya bahwa prospek bullish Solana semakin kuat berkat usulan pengurangan inflasi yang signifikan.

    Pengurangan Inflasi Hingga 80%

    Proposal yang sedang dipertimbangkan akan memangkas tingkat inflasi Solana dari sekitar 4,8% menjadi hanya 0,86%. Jika pemungutan suara ini lolos pada akhir Epoch 755, maka Solana akan menjadi salah satu aset layer-1 dengan inflasi terendah di industri kripto. Sebagai perbandingan, Bitcoin saat ini memiliki tingkat inflasi sebesar 0,85%.

    Dilaporkan Dailyhodl, Epoch sendiri merupakan periode tetap dalam jaringan Solana di mana berbagai keputusan penting seperti tata kelola dan peningkatan protokol dibuat. Jika pemangkasan inflasi ini disetujui, Solana akan semakin menarik bagi investor yang mencari aset kripto dengan pasokan yang lebih stabil dan tahan inflasi.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 14 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak Potensial ETF Solana

    Selain pengurangan inflasi, faktor lain yang dapat mendorong harga Solana lebih tinggi adalah potensi disetujuinya ETF spot Solana oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). InvestAnswers menyoroti bahwa jika ETF ini terealisasi, permintaan terhadap SOL bisa melonjak drastis.

    “Jika ETF Solana hadir, banyak yang akan dipertaruhkan. Dengan berkurangnya jumlah token yang beredar di bursa, kita bisa melihat lonjakan harga yang signifikan,” ujar InvestAnswers.

    Dampak pada Staking Rewards

    Salah satu kekhawatiran yang muncul dari pengurangan inflasi adalah potensi penurunan imbalan staking. Namun, InvestAnswers menilai bahwa apresiasi harga SOL akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan keuntungan staking jangka pendek.

    “Bayangkan apakah Anda lebih memilih SOL tetap di harga $120 dengan imbalan staking 6-8% per tahun, atau Anda ingin harga SOL naik dua kali lipat menjadi $240? Jawabannya tentu Anda ingin aset tersebut berlipat ganda karena itu akan memberikan keuntungan yang lebih besar,” jelasnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Franklin Templeton Ajukan ETF Solana, Langkah Besar Industri Kripto

    Franklin Templeton, salah satu manajer aset terbesar di dunia, kembali membuat gebrakan di industri kripto, khususnya untuk Solana. Hanya sehari setelah mengajukan Exchange-Traded Fund (ETF) untuk XRP, perusahaan ini kini resmi mengajukan ETF untuk Solana (SOL) kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada 12 Maret 2025. Jika disetujui, ETF ini akan menjadi salah satu pencapaian besar dalam evolusi investasi aset digital.

    Tren ETF Kripto yang Kian Meluas

    Dilaporkan The Street, ETF kripto adalah dana investasi yang mencerminkan kinerja aset kripto tertentu. Saham dari ETF ini diperdagangkan di bursa saham tradisional, membuatnya lebih mudah diakses oleh investor institusional maupun ritel yang ingin berinvestasi dalam kripto tanpa harus langsung membeli dan menyimpan aset digital tersebut.

    Sejak SEC menyetujui ETF Bitcoin dan Ethereum pada tahun lalu, gelombang pengajuan ETF untuk aset kripto lainnya terus meningkat. Di bawah pemerintahan baru yang lebih terbuka terhadap inovasi digital, beberapa altcoin seperti SOL, XRP, dan DOGE mulai mendapatkan perhatian lebih sebagai kandidat ETF berikutnya.

    Optimisme Pasar dan Tantangan Regulasi

    Meskipun SEC belum memberikan keputusan atas pengajuan ETF Solana dan XRP ini, para ahli tetap optimis. James Seyffart, seorang analis ETF terkemuka, menyebut bahwa penundaan ini adalah prosedur standar. Ia juga menegaskan bahwa peluang persetujuan ETF tersebut cukup tinggi, mengingat batas waktu keputusan terakhir SEC adalah Oktober 2025.

    Langkah Franklin Templeton ini juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam manajemen aset digital. Sebelumnya, perusahaan ini telah meluncurkan ETF Bitcoin spot pada Januari 2024 dan ETF Ethereum spot pada Juli 2024. Kini, dengan fokus pada altcoin seperti Solana dan XRP, Franklin Templeton semakin memperluas cakupan investasi kriptonya.

    Dampak bagi Industri Kripto

    Jika ETF Solana ini disetujui, bukan hanya Franklin Templeton yang akan mendapat keuntungan, tetapi juga seluruh ekosistem kripto. Persetujuan ETF ini dapat meningkatkan legitimasi dan kepercayaan terhadap Solana sebagai aset investasi, menarik lebih banyak investor institusional ke dalam pasar kripto.

    Selain itu, tren pengajuan ETF altcoin ini juga mencerminkan perubahan dalam lanskap regulasi kripto yang semakin matang. Dengan semakin banyaknya ETF berbasis kripto yang mendapatkan persetujuan, industri ini berpotensi berkembang lebih pesat dan menjadi bagian yang lebih besar dari sistem keuangan global.

    Dengan perkembangan ini, industri kripto kini memasuki babak baru yang menjanjikan, di mana investasi dalam aset digital semakin mudah, aman, dan diakui secara luas oleh pasar keuangan tradisional.

    Harga Solana (SOL) naik ke $124.44 atau sekitar Rp2,042,151.24, mencatat kenaikan +2.08% dalam 24 jam terakhir. Selama periode ini, SOL mencapai harga tertinggi $131.33 dan terendah $121.44. Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar 4,171,724.22 SOL atau setara $523,563,812.46 USDT.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sol Strategies Perluas Jaringan Validator, Apa Efeknya ke Harga Solana?

    Sol Strategies, perusahaan induk terkemuka yang berfokus pada ekosistem Solana, baru saja mengumumkan ekspansi besar dalam jaringan validatornya.

    Menurut laporan Crypto Economy, langkah strategis ini diwujudkan melalui akuisisi Laine, salah satu validator utama Solana, yang hampir menggandakan jumlah SOL yang dipertaruhkan oleh perusahaan. Dengan tambahan 1,5 juta SOL dari Laine, total aset yang kini dikelola Sol Strategies mencapai 3,3 juta SOL.

    Harga SOL Masih Stabil

    Dalam 24 jam terakhir, harga Solana (SOL) mengalami sedikit penurunan kurang dari 1%, dengan harga berada di level $122.49 atau sekitar Rp2.017.529,12 berdasarkan data dari Tokocrypto. Meski mengalami fluktuasi, fundamental Solana tetap kuat dengan pertumbuhan ekosistem yang terus berlanjut.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 12 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Michael Hubbard Bergabung Sebagai Chief Strategy Officer

    Akuisisi ini juga membawa perubahan penting dalam kepemimpinan perusahaan. Pendiri Laine, Michael Hubbard, yang dikenal luas di komunitas validator Solana, kini menjabat sebagai Chief Strategy Officer (CSO) Sol Strategies. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan wawasan strategis baru dan memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem blockchain Solana.

    Selain itu, Sol Strategies juga mengambil alih Stakwiz.com, sebuah platform data validator Solana yang banyak digunakan. Akuisisi ini semakin memperkuat peran perusahaan dalam lanskap staking Solana dengan akses terhadap analisis dan data validator yang lebih luas.

    Dampak Akuisisi terhadap Tata Kelola dan Pasar

    Langkah ekspansi Sol Strategies bertepatan dengan pemungutan suara tata kelola penting terkait proposal SIMD-0228. Proposal ini bertujuan untuk memperkenalkan mekanisme inflasi berbasis pasar guna mengoptimalkan imbalan validator dan menghindari pembayaran berlebih untuk keamanan jaringan. Dengan 72% validator Solana menyetujui proposal ini, kebijakan baru kemungkinan besar akan segera diimplementasikan.

    Meskipun kebijakan ini dapat mengurangi pendapatan validator, CEO Sol Strategies tetap optimis terhadap masa depan Solana. Ia menyoroti potensi persetujuan ETF Solana yang dapat menarik modal institusional baru ke dalam ekosistem, memberikan dampak positif jangka panjang bagi jaringan Solana dan perusahaan yang beroperasi di dalamnya.

    Prospek Masa Depan Sol Strategies

    Dengan ekspansi agresif dan akuisisi strategis yang dilakukan, Sol Strategies semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem blockchain Solana. Langkah-langkah ini tidak hanya memperbesar skala bisnis validator perusahaan tetapi juga memperkuat infrastruktur dan daya saingnya di pasar.

    Sebagai perusahaan yang diperdagangkan secara publik dan memiliki fokus besar pada ekosistem Solana, Sol Strategies terus memanfaatkan peluang pertumbuhan baik melalui strategi staking maupun ekspansi anorganik lewat akuisisi. Dengan strategi ini, perusahaan berada di jalur yang tepat untuk semakin memperluas dominasinya dalam dunia blockchain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana VanEck Terdaftar di Delaware, tapi Harga SOL Turun

    Solana semakin menunjukkan potensinya di dunia investasi tradisional! VanEck, salah satu perusahaan manajemen aset terbesar, baru saja mendaftarkan ETF Solana di Delaware.

    Dilaporkan Cryptotimes, langkah ini bisa menjadi titik awal bagi adopsi Solana yang lebih luas di kalangan investor tradisional yang ingin merambah dunia kripto, tidak hanya terbatas pada Bitcoin.

    ETF Solana: Langkah Maju untuk Adopsi Kripto?

    Dengan pendaftaran ETF ini, Solana berpeluang menjadi aset yang lebih mudah diakses oleh investor institusional.

    Sejak Januari 2024, ketika ETF Bitcoin spot pertama disetujui, semakin banyak aset kripto yang berlomba-lomba untuk mendapatkan pengakuan serupa. Setelah Ethereum menyusul dengan ETF-nya sendiri, kini Solana dan XRP menjadi pesaing utama dalam mendapatkan persetujuan serupa.

    Harga SOL Terjun Bebas, Ada Apa?

    Sayangnya, meskipun ada kabar positif dari pendaftaran ETF ini, harga SOL justru mengalami penurunan signifikan. Dalam 24 jam terakhir, harga SOL turun hampir 10%, diperdagangkan di bawah $120.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 11 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Pada saat penulisan, SOL berada di angka $116,78 dengan kapitalisasi pasar sekitar $59,44 miliar, menurut data CoinMarketCap.

    Penurunan ini sejalan dengan aksi jual besar-besaran di pasar kripto, yang juga mempengaruhi aset lain seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP yang mengalami penurunan sekitar 5%. Faktor lain yang turut mempengaruhi adalah kurangnya daya tarik dari rencana cadangan kripto Trump serta berita pembukaan token baru yang menambah tekanan pada harga SOL dalam sebulan terakhir.

    Perjalanan Harga SOL: Dari Puncak ke Volatilitas

    Sejak mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $294,33 pada 19 Januari, harga SOL telah anjlok lebih dari 60%.

    Volatilitas ini semakin diperparah dengan penurunan harga Bitcoin yang kini berada di bawah $80.000, kembali ke level sebelum pemilihan umum AS.

    Meski begitu, dengan meningkatnya minat investor institusional terhadap kripto dan peluang Solana untuk mendapatkan ETF spot, masih ada harapan bagi SOL untuk bangkit. Apakah langkah VanEck ini akan menjadi katalis positif bagi harga SOL ke depannya? Kita tunggu perkembangan selanjutnya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Tertekan: Penurunan Harga dan Dampak Meme Coin Mania

    Sejak awal tahun 2025, Solana (SOL) mengalami penurunan nilai hampir 29%. Meskipun berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan likuiditas dan memasukkan SOL ke dalam Daftar Cadangan Aset Digital AS, harga altcoin ini tetap tertekan.

    Menurut laporan Crypto Intelligence, kondisi ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh altcoin dalam menjaga kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar kripto.

    Cadangan Aset Digital AS: Pedang Bermata Dua?

    Presiden Donald Trump mengumumkan penyertaan Solana, Cardano (ADA), dan XRP ke dalam Cadangan Aset Digital AS sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi negara dalam ekosistem kripto.

    Langkah ini diharapkan meningkatkan daya tarik pasar Solana, tetapi dampak positif yang diantisipasi belum terlihat. Beberapa analis menilai bahwa pendekatan pasif pemerintah—mengandalkan aset yang disita alih-alih partisipasi aktif di pasar—membuat minat investor tetap rendah.

    Lonjakan Likuiditas Tak Mampu Dongkrak Harga SOL

    Sejak 1 Januari 2025, pasar kripto menerima suntikan lebih dari $9,5 miliar stablecoin USD Coin (USDC) untuk meningkatkan likuiditas.

    Sayangnya, aliran dana besar ini tidak berhasil mendongkrak harga Solana. Data menunjukkan bahwa sebagian besar likuiditas baru ini justru dialihkan ke memecoin, yang membatasi dampak positif pada SOL.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 10 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Memecoin Mania dan Dampaknya pada Solana

    Peluncuran token Official Trump (TRUMP) menciptakan gelombang baru dalam pasar kripto, tetapi dengan konsekuensi tak terduga bagi Solana.

    Sejak token TRUMP diperkenalkan, harga SOL anjlok 49% dari $261 pada 18 Januari menjadi $133 pada 9 Maret. Antusiasme terhadap token baru ini mendorong investor untuk menjual aset kripto lain, termasuk Solana, demi mendapatkan keuntungan dari tren baru. Pergeseran investasi ini memperburuk tekanan jual pada SOL.

    Investor Beralih ke Aset yang Lebih Aman

    Tidak hanya Solana yang tertekan, tetapi pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami penurunan. Sejak awal 2025, total kapitalisasi pasar turun hampir 17%. Solana mengalami arus keluar dana lebih dari $485 juta hanya dalam bulan Februari.

    Investor kini mengalokasikan modal mereka ke aset yang dianggap lebih stabil, seperti Ethereum, Arbitrum, dan Binance Smart Chain (BNB Chain). Tren ini menegaskan bahwa pelarian ke aset yang lebih aman menjadi strategi utama di tengah ketidakpastian pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Potensi Naik, Galaxy Digital Staking SOL Senilai $40 Juta

    Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah perusahaan investasi kripto, Galaxy Digital, melakukan staking token SOL senilai $40 juta.

    Menurut laporan Coingape, langkah ini diyakini dapat mengurangi tekanan jual dan membuka peluang bagi harga Solana untuk mengalami reli parabola.

    Galaxy Digital Taruh Kepercayaan pada Solana

    Dalam beberapa waktu terakhir, Solana mengalami tekanan jual yang cukup besar, terutama setelah adanya pembukaan aset FTX pada bulan Maret. Namun, Galaxy Digital menunjukkan kepercayaan mereka terhadap prospek jangka panjang Solana dengan mempertaruhkan 274.000 SOL senilai $39 juta.

    Data dari LookonChain mengungkapkan bahwa Galaxy Digital menarik token tersebut dari beberapa bursa besar, termasuk Coinbase dan Binance, sebelum melakukan staking.

    Staking adalah proses mengunci aset kripto untuk mendukung operasional jaringan blockchain dan mendapatkan imbal hasil. Aktivitas ini juga berpotensi mengurangi jumlah token yang tersedia di pasar, sehingga dapat mengurangi tekanan jual dan mendukung kenaikan harga.

    Dampak Staking terhadap Harga SOL

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 9 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saat artikel ini ditulis, harga Solana berada di angka $136 setelah mengalami penurunan 4,4% dalam 24 jam terakhir. Namun, dengan meningkatnya aktivitas staking, tekanan jual yang membebani SOL dapat berkurang, memungkinkan harga untuk pulih dan bahkan melonjak lebih tinggi.

    Menurut data dari Dune Analytics, aktivitas staking Solana sempat mengalami penurunan. Banyak pedagang dan institusi yang melepaskan token mereka ke bursa, menyebabkan peningkatan tekanan jual. Dengan adanya aksi staking skala besar seperti yang dilakukan Galaxy Digital, tren ini bisa berbalik arah, memberikan peluang bagi SOL untuk kembali menguat.

    Analisis Teknis: Solana Siap untuk Reli?

    Analis kripto, Ali Charts, mengamati bahwa SOL saat ini bergerak dalam pola segitiga siku-siku, yang menandakan kemungkinan pergerakan harga yang signifikan ke depan.

    Jika Solana mampu mempertahankan level support pada garis tren bawah dan berhasil menembus resistance di garis tren atas, maka harga dapat mengalami lonjakan besar.

    Analis lain, Satoshi Flipper, juga memberikan pandangan optimis. Menurutnya, SOL saat ini menguji resistance pada garis tren atas dari saluran paralel menurun. Jika berhasil menembus level ini, maka Solana bisa mendapatkan momentum bullish yang kuat dan berpotensi mencapai harga lebih dari $200.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Lampaui Ethereum Meski Volume DEX Koin Meme Turun

    Solana kembali menunjukkan ketangguhannya dalam ekosistem kripto. Menurut laporan terbaru dari VanEck, volume bursa terdesentralisasi (DEX) di jaringan Solana berhasil melampaui Ethereum, meskipun terjadi penurunan signifikan dalam perdagangan koin meme hingga 80%.

    Solana Tetap Perkasa di Tengah Pasang Surut Pasar

    Sepanjang tahun 2024, harga Solana (SOL) mengalami lonjakan drastis hingga 191%, sementara pendapatan on-chain meningkat 700%.

    Menurut laporan Cointelegraph, salah satu faktor utama yang membuat Solana tetap kompetitif adalah biaya transaksi yang sangat rendah, rata-rata hanya $0,05, jauh lebih murah dibandingkan dengan Ethereum yang mencapai $1,27. Efisiensi ini membuat jaringan Solana tetap mampu menangani volume perdagangan yang tinggi.

    Koin meme, yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama Solana, sebelumnya menyumbang sekitar 80% dari total pendapatan jaringan.

    Salah satu platform yang berkontribusi besar adalah Pump.fun, pembuat koin meme berbasis Solana, yang berhasil mengumpulkan lebih dari $577 juta dalam bentuk biaya dalam satu tahun terakhir.

    Namun, industri ini tidak terlepas dari tantangan. Salah satu insiden yang mengguncang pasar adalah kontroversi koin LIBRA yang diluncurkan pada Februari.

    Dugaan praktik perdagangan orang dalam dan manipulasi pasar menyebabkan harga koin tersebut anjlok tajam, membuat investor mengalami kerugian besar.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Imbas dari insiden ini, pasar koin meme mengalami kemerosotan yang signifikan. Pada Februari, transfer stablecoin di jaringan Solana menurun 80% dari level Januari. Selain itu, volume DEX turun 55%, pendapatan dari biaya transaksi anjlok 63%, dan aktivitas MEV (Miner Extractable Value) menurun 63%.

    Meski demikian, Solana tetap mempertahankan volume perdagangan yang bersaing dengan seluruh ekosistem Ethereum. Bahkan, sejumlah pembaruan protokol yang akan datang diharapkan semakin meningkatkan performa jaringan ini.

    Ethereum Menghadapi Tantangan dan Solusi yang Ditawarkan

    Di sisi lain, Ethereum juga mengalami penurunan dari segi pendapatan dan aktivitas jaringan. Dalam satu tahun terakhir, harga gas Ethereum anjlok 88%, menyebabkan pendapatan turun 93%. Pangsa pasar Ethereum dalam total pendapatan blockchain pun menyusut dari 55% pada Februari 2024 menjadi hanya 24% pada Februari 2025.

    Strategi Ethereum untuk mendorong pengguna beralih ke solusi Layer 2 (L2) ternyata turut mengurangi aktivitas di Mainnet. Akibatnya, proyek-proyek besar seperti Uniswap dan Ondo mulai mencari alternatif di luar ekosistem Ethereum.

    Dari segi performa, Ethereum juga tertinggal dibandingkan dengan Solana. Saat ini, throughput transaksi Ethereum hanya mampu mencapai 63 transaksi per detik (TPS), jauh di bawah Solana yang mampu menangani hingga 4.000 TPS.

    Untuk mengatasi masalah ini, Ethereum telah melakukan beberapa langkah perbaikan. Salah satunya adalah peningkatan batas gas sebesar 20% pada Februari lalu, yang meningkatkan kapasitas transaksi dari 30 juta menjadi 36 juta unit gas.

    Selain itu, upgrade Pectra yang dijadwalkan bulan ini akan membawa perubahan pada kapasitas blob L2, batas stake validator, dan proses staking. Tak hanya itu, Ethereum Foundation juga memperkenalkan fitur “Intents,” sebuah pembaruan perangkat lunak yang bertujuan meningkatkan efisiensi transaksi di seluruh jaringan Layer 2.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Solana Tolak Cadangan Kripto yang Dikendalikan Pemerintah AS

    Salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, menolak gagasan cadangan mata uang kripto yang dikendalikan oleh pemerintah federal. Menurutnya, langkah tersebut dapat mengancam prinsip desentralisasi dalam ekosistem kripto.

    Dalam unggahan di platform X, Yakovenko menyatakan bahwa pilihan terbaik adalah tidak memiliki cadangan sama sekali. “Jika Anda ingin desentralisasi gagal, serahkan saja kepada pemerintah,” tulisnya.

    Namun, jika cadangan harus ada, ia menyarankan agar dikelola oleh masing-masing negara bagian sebagai bentuk perlindungan terhadap kesalahan kebijakan bank sentral. Jika tetap dikelola oleh pemerintah federal, ia mengusulkan agar cadangan tersebut didasarkan pada persyaratan yang objektif dan terukur.

    Usul SOL Jadi Cadangan Kripto AS

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Benzinga, Yakovenko juga membantah bahwa dirinya mengusulkan SOL sebagai bagian dari cadangan mata uang kripto AS. “Tidak seorang pun bertanya kepada saya, dan saya tidak mengusulkannya,” tegasnya. Pernyataan ini merespons kabar bahwa Ripple mengajukan SOL untuk dimasukkan dalam cadangan nasional.

    Sebelumnya, pemerintah AS mengumumkan rencana pembentukan cadangan strategis yang terdiri dari Bitcoin, Ethereum, XRP, Cardano, dan Solana. Langkah ini memicu perdebatan, dengan CEO Coinbase Brian Armstrong menyatakan bahwa Bitcoin saja sudah cukup untuk cadangan nasional.

    Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mengisyaratkan bahwa Bitcoin mungkin mendapat status khusus dalam skema tersebut, sementara token lainnya akan diperlakukan secara berbeda.

    Sementara itu, harga SOL tercatat naik 13,61% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada harga $6,23. Pertemuan puncak kripto Gedung Putih yang dijadwalkan Jumat mendatang diharapkan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengapa Trump Lebih Memilih XRP, SOL & ADA daripada BTC & ETH?

    Sejak kembali ke Gedung Putih, Presiden Donald Trump menunjukkan pendekatan baru terhadap industri kripto. Ia fokus pada aturan yang lebih jelas dan membangun Cadangan Strategis Kripto.

    Namun, yang menarik perhatian banyak orang adalah kecenderungannya memilih aset tertentu seperti XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) dibandingkan dengan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

    Alasan Trump Mendukung XRP, SOL, dan ADA

    CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, menjelaskan bahwa pemerintahan Trump hanya mendukung aset kripto yang dapat melayani kepentingan nasional Amerika Serikat. Dengan kata lain, aset-aset ini dianggap sebagai bagian dari strategi dominasi pasar keuangan AS.

    Menurut laporan Zycrypto, dalam unggahannya di platform X, Young Ju menyebut bahwa industri kripto telah menjadi alat bagi Amerika Serikat untuk memperkuat posisinya di kancah global. Pilihan aset yang didukung ini bisa berkontribusi pada aliran modal asing ke dalam pasar kripto AS dan memberikan keunggulan bagi negara.

    Trump telah mengarahkan Kelompok Kerja Presiden untuk terus mengembangkan Cadangan Strategis Kripto dengan memasukkan XRP, SOL, dan ADA.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Awalnya, Bitcoin dan Ethereum tidak masuk dalam daftar, tetapi kemudian kedua aset tersebut juga ditambahkan. Namun, menurut Young Ju, langkah ini bukan keuntungan bagi Bitcoin dan Ethereum karena kedua aset ini lebih netral secara global.

    Kripto sebagai Senjata Ekonomi Amerika

    Kebijakan Trump menekankan bahwa aset yang mendukung kepentingan AS akan mendapatkan perlindungan dan dukungan regulasi. Sebaliknya, aset yang dianggap netral atau tidak menguntungkan bagi AS bisa menghadapi tantangan regulasi yang lebih besar.

    Hal ini terlihat dalam kebijakan yang lebih permisif terhadap proyek-proyek kripto yang sejalan dengan agenda nasional, termasuk penerbitan koin meme bertema Trump.

    “Sekarang, jika sesuatu menguntungkan Trump dan mendukung kepentingan nasional AS, itu tidak lagi dianggap ilegal,” kata Young Ju. Ini menandakan bahwa selama proyek kripto mengikuti arah kebijakan pemerintah, mereka akan mendapatkan dukungan.

    Dukungan dari Komunitas Kripto

    Meskipun ada perdebatan tentang pemilihan aset dalam Cadangan Strategis Kripto, banyak pemegang kripto yang menyambut baik kebijakan ini. Mereka melihatnya sebagai bentuk penerimaan yang lebih besar terhadap industri kripto di AS dan peluang untuk meningkatkan modal baru di pasar.

    Sejak dilantik kembali, Trump telah mengambil beberapa langkah strategis dalam dunia kripto. Ia membentuk gugus tugas khusus untuk merancang regulasi yang lebih jelas, serta mendorong beberapa negara bagian untuk mengesahkan RUU tentang Cadangan Bitcoin Strategis. Ini menjadi perubahan signifikan dibandingkan dengan pendekatan pemerintahan sebelumnya yang lebih ketat terhadap industri kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Alami Penurunan Pertumbuhan Token Drastis, Apa Penyebabnya?

    Solana, salah satu blockchain terkemuka di industri kripto, baru saja mencatat penurunan besar dalam pertumbuhan token bulanannya.

    Menurut laporan U Today, berdasarkan data terbaru dari Dune Analytics, jumlah token yang dibuat di jaringan Solana pada Februari hanya mencapai 330.000. Angka ini menurun drastis sebesar 88% dibandingkan dengan Januari, di mana lebih dari 2,3 juta token baru tercipta.

    Tingkat Pertumbuhan Terendah Sepanjang Sejarah

    Analis kripto terkemuka, Conor Grogan, mengungkapkan bahwa ini merupakan tingkat pertumbuhan terendah yang pernah tercatat untuk ekosistem Solana. Ia berpendapat bahwa penurunan tajam ini kemungkinan besar disebabkan oleh berkurangnya aktivitas pertanian bot (bot farming).

    “Sebagian besar token baru yang diciptakan berasal dari aktivitas bot dan praktik penipuan. Perlambatan ini bisa menjadi tanda bahwa investor ritel mulai lebih waspada terhadap skema penipuan, sehingga membuat praktik farming token menjadi kurang menguntungkan,” ujar Grogan.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak terhadap Ekosistem Solana

    Selain penurunan jumlah token, ekosistem Solana juga mengalami kemerosotan pada metrik lainnya. Menurut analis Solana, Miles Deutscher, jumlah alamat baru di jaringan ini turun drastis hingga 53% sejak awal tahun.

    Penurunan ini mirip dengan yang terjadi pada musim panas tahun lalu, yang menandai titik terendah jaringan Solana dalam beberapa indikator on-chain.

    Lebih lanjut, laporan dari U.Today juga menunjukkan bahwa kepemilikan oleh investor besar (whales) di Solana mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini berdampak negatif pada performa harga token SOL, yang telah turun sekitar 30% dalam sebulan terakhir, menurut data CoinGecko.

    Masa Depan Solana: Akankah Bangkit Kembali?

    Meskipun mengalami tantangan berat, beberapa analis meyakini bahwa Solana masih memiliki potensi untuk bangkit. Jika aktivitas on-chain dan kepercayaan investor kembali meningkat, ekosistem ini dapat kembali menunjukkan pertumbuhan yang lebih stabil.

    Para pengamat pasar kini menantikan langkah strategis dari tim Solana dan komunitasnya untuk mengatasi masalah ini. Apakah ini hanya penurunan sementara atau tanda dari tren yang lebih besar? Hanya waktu yang akan menjawabnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com