Tag: sol

  • Solana di Bawah Tekanan: Sulit Bertahan di Atas $200?

    Setelah mencatat reli kuat yang mendorong harga ke atas $200 untuk pertama kalinya dalam lima bulan, Solana (SOL) kini menghadapi tekanan besar dari investor yang mulai merealisasikan keuntungan. Sentimen ambil untung ini berpotensi menggagalkan upaya SOL mempertahankan level psikologis penting tersebut sebagai support.

    Keuntungan Solana Sentuh Titik Tertinggi 5 Bulan

    Dilaporkan BeInCrypto, data Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) menunjukkan bahwa sebagian besar investor Solana kini berada dalam posisi untung signifikan. Indikator ini mengindikasikan sentimen pasar berada di zona Optimisme, yang secara historis sering menjadi pemicu aksi jual besar-besaran karena investor tergoda merealisasikan keuntungan mereka.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 24 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 24 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Harga Solana Melonjak di Atas $200! 3 Meme Coin Ini Ikut Terkatrol

    Jika tren ini terus berlanjut, maka tekanan jual bisa meningkat secara signifikan, menyebabkan harga SOL terkoreksi lebih dalam.

    RSI di Zona Jenuh Beli, Koreksi Bisa Terjadi

    Tekanan tambahan datang dari indikator teknikal Relative Strength Index (RSI) yang saat ini berada di atas level 70, menandakan kondisi overbought. Dalam banyak kasus sebelumnya, level ini menjadi titik balik koreksi harga, karena pasar mulai kehilangan tenaga beli.

    Namun demikian, dalam tren bullish yang kuat, pasar bisa tetap berada di zona jenuh beli untuk beberapa waktu. Yang menjadi penentu saat ini adalah apakah sentimen investor akan tetap optimistis atau mulai bergeser menjadi lebih berhati-hati.

    Skenario Harga: Ke Mana Arah SOL Selanjutnya?

    Solana RSI. Sumber:  TradingView.
    Solana RSI. Sumber: TradingView.

    Solana telah menguat sekitar 21% dalam sepekan terakhir dan saat ini diperdagangkan di sekitar $199. Meskipun sempat menembus $200, altcoin ini belum mampu mengukuhkan level tersebut sebagai support baru.

    Jika tekanan jual terus meningkat, harga SOL berpotensi turun ke level support berikutnya di $188 atau bahkan $176. Penurunan di bawah level ini bisa menghapus sebagian besar keuntungan terbaru dan membuka kemungkinan tren bearish jangka pendek.

    Sebaliknya, jika pasar tetap mendukung dan investor mempertahankan kepercayaan, Solana bisa bertahan di atas $200 dan bahkan kembali menguji resistensi di $221. Level ini akan menjadi konfirmasi kembalinya momentum bullish untuk altcoin ini.

    Baca Juga: PENGU Naik 20%: Pudgy Penguins Jadi Primadona Meme Coin Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Melonjak di Atas $200! 3 Meme Coin Ini Ikut Terkatrol

    Solana (SOL) kembali menarik perhatian pasar kripto usai menembus level $200, dipicu oleh aktivitas pengembang yang melonjak dan momentum meme coin Solana yang tak terbendung.

    Lonjakan ini bukan hanya soal harga Solana semata. Komunitas dan trader juga mengincar peluang melalui meme coin berbasis Solana.

    SOL Melesat – Durasi Tren Naik Kian Menguat

    • Kenaikan SOL: +5.5% dalam sehari, +24.8% selama seminggu, dan +47.5% dalam sebulan.
    • Meskipun sering terjadi retest harga di $200, analis dari Santiment menilai ini wajar dan sehat, menandakan masuknya minat beli secara bertahap.

    Lebih lanjut, SOL kini mendapatkan pengakuan sebagai blockchain utama dengan aktivitas developer yang intens, mengokohkan fondasi jangka panjangnya.

    Baca Juga: Tembus Level $200, Solana Incar Puncak Baru

    Trader Unipcs: 3 Meme Coin Solana Berpotensi Ledak!

    Sementara itu, dalam sebuah unggahan di X, trader terkenal Unipcs merekomendasikan tiga meme coin di jaringan Solana yang dianggap siap ‘ikut terbang’ bersama SOL, antara lain:

    1. Bonk (BONK)
      BONK, meme coin utama Solana dengan komunitas besar dan mekanisme buy/burn yang otomatis. Unipcs melihat potensi breakout besar dengan pondasi komunitas yang solid.
    2. Useless Coin (USELESS)
      Token high-risk/high-reward baru. Meski kecil (kap pasca $300 juta), Unipcs percaya bisa tumbuh signifikan di tengah ledakan meme coin, mengingat ukuran pasar meme yang mencapai $88 miliar.
    3. Fartcoin (FARTCOIN)
      Token meme yang telah memiliki pengakuan publik. Potensinya disebut bisa mencapai valuasi di atas $10 miliar di siklus ini.

    Unipcs juga menyebut proyek seperti Peanut The Squirrel (PNUT) dan Pudgy Penguins (PENGU) sebagai nama-nama lain yang perlu diperhatikan karena bisa terdukung oleh aktivitas Solana yang kuat.

    Indikator On-Chain Mengesankan

    • TVL (Total Value Locked) di Solana mencapai $10.5 miliar, level tertinggi sejak Januari.
    • Menurut Coinglass, open interest derivatif SOL tembus rekor $11.8 miliar, naik +8.7% dalam satu hari.
    • Volume derivatif melonjak 64.7%, menunjukkan ekspektasi pertumbuhan berkelanjutan.

    Angka-angka ini menegaskan bahwa bukan hanya SOL, tapi juga ekosistem meme di Solana dilirik secara serius oleh pelaku pasar.

    Makna Bagi Investor

    Aspek Gambaran
    SOL Harga breakout, developer meningkat, infrastruktur kuat
    Meme Coins Bonk, Useless, Fartcoin & lainnya siap naik pararel
    Volatilitas Tinggi, DOMINASI spekulasi, cocok untuk high-risk bets
    Risiko Likuiditas kecil, volatilitas ekstrem, potensi rug pull

    Investor yang siap mengambil risiko bisa mengejar keuntungan lewat meme coin Solana, namun harus siap dengan volatilitas derastis. Sementara itu SOL masih cocok sebagai aset jangka menengah/ panjang karena dukungan institusi dan fundamental kuat.

    Baca Juga: Solana Melejit 10%, Harga $200 Semakin Dekat

    SOL bukan hanya konsisten naik, tapi juga memicu ledakan bersama meme coin Solana.

    Trader seperti Unipcs menyebut Bonk, Useless, dan Fartcoin sebagai nama-nama yang siap me-replicate kesuksesan SOL.

    Dengan indikator on-chain solid dan aktivitas developer yang tinggi, Solana sedang berada di “posisi penuh” untuk ekosistem yang lebih luas.

    Namun, game meme coin butuh strategi ekstra hati-hati karena potensi keuntungan tinggi sebanding dengan risiko jatuh tajam.

    So, apakah ini saatnya menempatkan taruhan di meme coin Solana, atau cukup fokus di core asset seperti SOL?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Boom! Solana Cetak Rekor Transaksi

    Dalam satu minggu terakhir, aktivitas di jaringan blockchain mencapai rekor tertinggi sepanjang masa: sekitar 342 juta transaksi, menurut data dari Dune Analytics dan dilaporkan oleh platform CryptoPotato pada Minggu (20/7).

    Peningkatan ini didorong oleh lonjakan volume transaksi yang luar biasa di beberapa jaringan utama, terutama Solana dan BNB Chain.

    Solana Mendominasi: 59,46 % dari Total Transaksi Mingguan

    • Solana (SOL) mendominasi transaksi mingguan dengan merebut 59,46% dari volume total.
    • Lonjakan ini terjadi seiring naiknya penggunaan token meme yang diluncurkan melalui launchpad seperti LetsBonk dan Pump.fun, yang menarik banyak pengguna baru dan memicu ribuan transaksi per menit.

    Dengan struktur arsitektur tinggi dan biaya transaksi rendah, Solana tetap menjadi magnet bagi ekosistem DeFi, NFT, dan token eksperimental.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    BNB Chain Kuasai 18,76 % Transaksi

    • BNB Chain menyumbang 18,76% dari transaksi mingguan.
    • Ekosistemnya kaya akan DApps — mencakup DeFi, GameFi, dan NFT — menjaga likuiditas dan komunitas pengguna terus aktif.
    • Setelah Maxwell Hard Fork, kecepatan block processing dikurangi menjadi 0,75 detik per block, meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas jaringan.

    Tron Ikut Serta: Surpass Ethereum dalam Volume USDT

    • Selain Solana dan BNB Chain, Tron memasuki jajaran tiga besar dengan volume transaksi besar dan aktifitas pengguna harian tinggi.
    • Minat retail dan dominasi whale di Tron juga sempat melampaui Ethereum dalam hal volume USDT.

    Apa Arti Semua Ini untuk Pasar Kripto?

    1. Peningkatan Adopsi Ekosistem
      Volume ini mencerminkan aktivitas nyata dari pengguna massal — bukan sekadar transaksi trading — yang menjadi indikator penting bagi kesehatan blockchain jangka panjang.
    2. Meme Token sebagai Magnet Baru
      Popularitas token seperti pada Solana mendorong banyak pengguna ritel untuk masuk ke pasar. Namun, pergerakan ini juga bersifat highly speculative yang risikonya bisa besar.
    3. Teknologi vs Likuiditas
      Keunggulan teknikal seperti speed block BNB dan throughput tinggi Solana menarik banyak developer. Aksi ini memberikan fondasi kuat bagi blockchain untuk tumbuh, namun tetap waspadai efek sentimen spekulatif.
    4. Era Baru GameFi & DeFi
      Aktivitas DApps di BNB dan Solana menunjukkan bahwa GameFi, NFT, dan DeFi bukan sekadar tren, tetapi fondasi dunia kripto berikutnya.

    Risiko di Balik Angka

    Meskipun volume transaksi tinggi cenderung positif, tidak semua transaksi merefleksikan nilai fundamental:

    • Volume sebagian besar berasal dari token meme yang “pump-and-dump”.
    • Aktivitas ini bisa volatil, sehingga investor perlu selektif dan hati-hati.
    • Jika tren bearish global muncul, aktivitas bisa turun drastis, memicu tekanan harga.

    Outlook Pasar: Momentum untuk Bull Season?

    Dengan aktivitas mingguan mencapai rekor 342 juta transaksi, ini bisa menjadi sinyal bahwa pasar kripto sedang bersiap memasuki fase bull season berikutnya.

    Ketergantungan pada ekosistem yang kuat, adopsi ritel, dan blokchain efisien menjadi pondasi menuju fase konsolidasi dan ekspansi jangka panjang.

    Blockchain Porsi Transaksi Kekuatan
    Solana 59,46% Throughput tinggi & meme token launch
    BNB Chain 18,76% DApps & speed/fork upgrade
    Tron Tiga besar Volume USDT & retail aktif

    Baca Juga: Liquid Staking Multi-Exchange Bisa Dorong Harga Solana Ke $185?

    Solana dan BNB Chain memimpin lonjakan aktivitas besar dalam satu minggu terakhir. Bukan hanya sebagai statistik, melainkan cerminan adopsi teknologi. Meski ada risiko spekulasi, potensi pertumbuhan jangka panjang sangat nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Liquid Staking Multi-Exchange Bisa Dorong Harga Solana Ke $185?

    Baru-baru ini, Solana (SOL) mengembangkan inovasinya dengan meluncurkan Liquid Staked SOL (LsSOL) yang kini tersedia di berbagai bursa ternama seperti Coinbase, Kraken, Galaxy, Anchorage Digital, dan Fireblocks.

    Konon, strategi ini dinilai mampu menarik minat institusional sekaligus mendongkrak harga Solana menuju kisaran $185 atau sekitar Rp 2,7 juta.

    Kenapa LsSOL Begitu Penting?

    Liquid staking memungkinkan investor tetap mendapatkan reward staking sekaligus mempertahankan fleksibilitas investasi yang bisa langsung dipakai di berbagai protokol DeFi, bukan hanya dikunci di staking.

    Kolaborasi dengan custodian besar menjawab kekhawatiran soal keamanan dan regulasi, membuka jalur bagi dana institusional yang mencari produk tersertifikasi.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 17 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Momentum ini juga dimanfaatkan menjelang potensi persetujuan ETF SOL berbasis spot di AS, menandakan kesiapan ekosistem Solana bermain di level global.

    Baca Juga: Proyeksi Gila Harga Solana Naik ke $331, Mungkinkah Terjadi?

    Sinyal Teknis: Terbukanya Jalan ke $185?

    • SOL sukses menembus pola inverse head-and-shoulders dan mengonfirmasi breakout di level $159 — menandakan tren naik kuat.
    • Indikator teknikal seperti EMA 20-hari naik ke $157 dan RSI mendekati area overbought, menunjukkan ruang gerak ke atas masih luas.
    • Jika bertahan di atas $168, target berikutnya adalah $185. Break kuat di atas level ini bisa membawa SOL menuju $210.

    Namun, sinyal kewaspadaan juga muncul: jika harga turun di bawah EMA 20 atau $166–$168, potensi koreksi ke $144 atau bahkan $137 bisa terjadi.

    Analisis Teknikal Tambahan

    Menurut AMBCrypto, SOL sedang merangkai pola cup and handle, dengan neckline sekitar US$166.

    Jika neckline support ini tertahan, SOL mungkin menuju target ekstensi Fibonacci 1,618 di sekitar $178, dan kemudian ke $185 bahkan $220.

    Faktor tambahan yang mendukung kenaikan ini antara lain:

    • Spot outflows besar (misalnya $7,6 juta pada 13 Juli), meminimalkan tekanan jual dari exchange.
    • Likuidasi posisi short besar ($555 ribu) memicu short squeeze, memberikan tambahan momentum bullish.

    Strategi Perdagangan dan Investasi

    Tipe Investor Strategi Disarankan
    Trader Aktif Beli break di atas $168 atau saat retest support ~$166. Gunakan stop‑loss <$166 dan target jual di $185–$210.
    Holder Jangka Panjang Akumulasi saat koreksi mendekati $157–$166, kemudian tahan untuk potensi jangka menengah menuai potensi upside hingga $220.

    Outlook: Momentum Baru di Solana

    Peluncuran LsSOL adalah game-changer bagi Solana — menggabungkan utilitas dan fleksibilitas dalam satu produk.

    Ditambah readiness menuju spot ETF SOL, ini bisa menjadi fase penting untuk adopsi institusional.

    Jika SOL mampu bertahan di atas $168, tekanan beli bisa membawa harga menuju $185, dengan potensi lanjutan ke $210–$220.

    Sinyal ini menjadi lampu hijau bagi investor yang siap memasuki fase penguatan berikutnya.

    Namun, semua potensi ini perlu diukur dengan manajemen risiko yang baik. Jangan abaikan sinyal bearish seperti break di bawah EMA atau pola teknikal gagal.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Terjun ke US$122, Tapi Bitwise Ramal Harga Cetak ATH di 2026

    Harga Solana (SOL) kembali melemah dalam 24 jam terakhir dengan penurunan sekitar 4 persen dan menembus level support penting US$130. Meski demikian, manajer aset kripto Bitwise tetap optimistis dan memprediksi Solana akan mencetak rekor harga tertinggi baru (all-time high/ATH) pada 2026.

    Dilaporkan Coingape, penurunan SOL terjadi seiring pelemahan pasar kripto secara umum. Data menunjukkan kapitalisasi pasar kripto global turun 1,5 persen dalam periode yang sama, memperpanjang koreksi mingguan hingga 7,5 persen.

    Proyeksi ATH Harga SOL

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 18 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Gagal Bangkit di $131, Harga SOL Berisiko Meluncur ke $124

    Dalam laporan proyeksi tahunan terbarunya, Bitwise Asset Management memasukkan Solana sebagai salah satu aset digital dengan prospek pertumbuhan kuat dalam jangka panjang. Bitwise menilai pertumbuhan jaringan, peningkatan adopsi institusional, serta aktivitas pengembang akan menjadi pendorong utama kenaikan harga SOL hingga mencetak ATH baru pada 2026.

    Sebagai catatan, Solana sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa di level US$294,33 pada 19 Januari 2025. Saat ini, SOL diperdagangkan hampir 58 persen di bawah level tersebut. Meski demikian, Bitwise menilai koreksi ini tidak mengubah prospek jangka panjang Solana.

    Optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas institusional di ekosistem Solana. Data SoSoValue mencatat produk ETF spot Solana membukukan arus dana masuk sebesar US$10,99 juta pada 17 Desember. Bitwise SOL ETF (BSOL) memimpin dengan arus masuk harian US$6,96 juta, sehingga total aset kelolaannya mencapai US$613 juta. Sementara itu, Fidelity FSOL ETF juga mencatatkan inflow sebesar US$2,89 juta.

    Selain dari sisi ETF, Solana juga terus mendominasi pendapatan aplikasi terdesentralisasi (DApp). Berdasarkan data Syndica, Solana menjadi jaringan dengan pendapatan DApp tertinggi selama 19 bulan berturut-turut. Hingga November 2025, Solana menguasai sekitar 31 persen total pendapatan DApp Web3, mengungguli jaringan lain seperti Ethereum, Base, dan Hyperliquid.

    ETF Jadi Pendorong

    Dari sisi teknikal, kondisi jangka pendek SOL masih berada dalam tekanan. Pada saat penulisan, harga SOL berada di kisaran US$122,95 dan bergerak dalam tren bearish pada grafik 4 jam. Level US$120 menjadi area support psikologis utama. Jika level ini ditembus, potensi penurunan berikutnya diperkirakan mengarah ke US$110 hingga US$100.

    Indikator MACD menunjukkan momentum bearish yang masih berlanjut, sementara RSI berada di level 36, mendekati area oversold. Untuk membalikkan sentimen menjadi bullish, SOL perlu kembali menembus dan mempertahankan level US$130 sebagai support. Penembusan di atas US$140 dinilai dapat membuka peluang penguatan lanjutan menuju US$150.

    Meski tekanan jangka pendek masih membayangi, Bitwise menegaskan bahwa fundamental Solana tetap kuat dan berpotensi mendorong harga ke level tertinggi baru dalam beberapa tahun ke depan.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Gagal Bangkit di $131, Harga SOL Berisiko Meluncur ke $124

    Harga Solana (SOL) kembali berada di bawah tekanan dalam perdagangan jangka pendek. Data pasar terbaru menunjukkan SOL/USDT gagal mempertahankan rebound sebelumnya dan kini bergerak dalam fase krusial, seiring pelaku pasar menilai ulang momentum dan risiko dalam waktu dekat.

    Berdasarkan grafik 4 jam, SOL saat ini diperdagangkan di bawah seluruh exponential moving average (EMA) utama, yakni EMA 20, 50, 100, dan 200. Kondisi ini mengonfirmasi momentum bearish jangka pendek yang masih mendominasi. Pola lower high dan lower low terus terbentuk, sementara indikator Supertrend tetap berada dalam mode jual.

    Analisis Teknikal Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Rabu, 17 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Coinedition, secara teknikal, area USD 127 menjadi penopang terdekat bagi harga Solana. Selama level ini mampu dipertahankan, peluang pemulihan jangka pendek masih terbuka. Namun, tekanan jual masih kuat selama harga berada di bawah zona EMA, dengan resistance terdekat di kisaran USD 131 dan USD 134. Penolakan dari area tersebut berpotensi mendorong SOL turun ke USD 124, bahkan menguji support penting di USD 121,7 jika tekanan berlanjut.

    Dari sisi derivatif, data Coinglass menunjukkan open interest futures Solana mengalami penurunan signifikan setelah sempat melonjak saat reli sebelumnya. Pendinginan open interest ke sekitar USD 7 miliar mengindikasikan fase deleveraging, di mana trader mengurangi eksposur setelah periode leverage tinggi. Meski demikian, level open interest masih relatif tinggi dibandingkan fase pasar sebelumnya, menandakan partisipasi derivatif tetap aktif meski dengan risiko yang lebih terkendali.

    Baca juga: Meski Minat Turun Tajam, Solana Tetap Jadi Raja Blockchain 2025

    Tekanan di Pasar

    Tekanan juga terlihat dari pasar spot. Arus dana Solana tercatat mengalami net outflow secara berulang, yang mengindikasikan distribusi alih-alih akumulasi. Pada 17 Desember 2025, SOL diperdagangkan di sekitar USD 127,9 dengan net outflow sekitar USD 3,5 juta. Kondisi ini memperkuat sinyal kehati-hatian, karena arus keluar spot biasanya sejalan dengan pelemahan harga.

    Dalam jangka pendek, level teknikal Solana masih menjadi penentu arah berikutnya. Resistance berada di USD 129,30, USD 131,10, dan USD 134,50. Breakout berkelanjutan di atas area ini dapat membuka peluang pemulihan menuju USD 140 hingga USD 142. Sebaliknya, support awal berada di kisaran USD 127,60–USD 127,00. Jika area ini gagal dipertahankan, risiko penurunan menuju USD 125–USD 124 hingga USD 121,70 semakin besar.

    Saat ini, Solana masih bergerak dalam channel menurun jangka pendek. Tekanan di bawah klaster EMA menunjukkan potensi pergerakan besar sedang terbentuk. Namun, hingga terjadi breakout yang jelas dan didukung oleh arus spot positif serta stabilisasi open interest, reli harga SOL masih dipandang sebagai koreksi sementara di tengah dominasi penjual.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meski Minat Turun Tajam, Solana Tetap Jadi Raja Blockchain 2025

    Solana kembali dinobatkan sebagai ekosistem blockchain paling populer sepanjang 2025, meski mengalami penurunan signifikan dalam minat global dibandingkan tahun sebelumnya. Predikat tersebut menandai tahun kedua berturut-turut Solana berada di puncak popularitas ekosistem blockchain.

    Dilaporkan Trading View, penetapan ini diumumkan CoinGecko pada Senin (16/12/2025) berdasarkan laporan analisis lalu lintas web global non-bot dari 1 Januari hingga 14 Desember 2025. Studi tersebut hanya memasukkan ekosistem blockchain yang memiliki koin aktif dan pangsa trafik tidak nol.

    Dari total 62 ekosistem blockchain yang dianalisis, 20 teratas menyumbang 95,60% minat global terhadap narasi blockchain. Solana tercatat menguasai 26,79% pangsa minat global, mempertahankan posisinya sebagai ekosistem blockchain terpopuler selama dua tahun berturut-turut.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Stagnan di $130, Level $147 Jadi Penentu Nasib Tren

    Solana Meraih Mahkota Popularitas

    Di posisi kedua, Base membukukan 13,94% minat global, meski mengalami penurunan sebesar 2,9% dibandingkan tahun 2024. Sementara itu, Ethereum menempati peringkat ketiga dengan 13,43%, mempertahankan posisinya dari tahun sebelumnya.

    Sui dan BNB Chain mencatat kenaikan signifikan dan naik ke peringkat keempat dan kelima. Sui menjadi ekosistem dengan pertumbuhan minat terbesar, melonjak 6,9% secara tahunan hingga mencapai 11,77%. Adapun BNB Chain mencatat kenaikan 4,9% YoY menjadi 9,05%, didorong oleh peluncuran Binance Alpha pada Mei yang meningkatkan volume perdagangan on-chain.

    Laporan tersebut juga mencatat XRP Ledger, Bittensor, dan Hyperliquid sebagai pendatang baru yang berhasil menembus 10 besar ekosistem blockchain terpopuler tahun ini.

    Meski memimpin peringkat, CoinGecko menyoroti bahwa pangsa minat Solana anjlok 12% dari 38,79% pada 2024. Penurunan ini dikaitkan dengan kesulitan Solana melepaskan citra kuatnya dari spekulasi meme coin, serta pergerakan harga SOL yang cenderung stagnan meski adopsi institusional meningkat, termasuk peluncuran ETF di Amerika Serikat.

    SOL Memecoins Keluar dari Narasi Utama

    Dampaknya, Solana keluar dari daftar narasi kripto terpopuler tahun ini. CoinGecko sebelumnya melaporkan bahwa meme coin menjadi narasi kripto paling dominan 2025 dengan 25,02% minat global, meski turun dari 30,67% pada 2024—mengindikasikan mulai meredanya euforia spekulatif.

    Narasi Solana tersalip oleh AI agents dan Made in USA, sementara sektor meme coin Solana juga terlempar dari lima besar setelah minat investor global turun 3,08% secara tahunan.

    CoinGecko menilai, masih perlu dilihat apakah Solana mampu menemukan katalis baru pada 2026 seiring memudarnya momentum kebangkitan yang sebelumnya mendorong popularitasnya.

    Sementara itu, hingga berita ini ditulis, harga SOL berada di level US$126, turun 2,61% dalam perdagangan harian.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Stagnan di $130, Level $147 Jadi Penentu Nasib Tren

    Harga Solana (SOL) bergerak dalam kisaran sempit seiring pelaku pasar mengevaluasi ulang risiko setelah reli sebelumnya gagal berlanjut. Hingga Senin (15/12/2025), SOL diperdagangkan stabil di area sekitar USD 130, mencerminkan kondisi pasar yang masih ragu, bukan panik.

    Data pasar menunjukkan tekanan jangka pendek mulai terasa, namun struktur menengah belum sepenuhnya rusak. Penjual belum menguasai pasar secara penuh, sementara pembeli juga belum menunjukkan keberanian untuk masuk agresif. Kondisi ini membuat perhatian tertuju pada area support utama dan perubahan perilaku leverage serta arus spot.

    Tekanan Jangka Pendek, Tapi Belum Runtuh

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: SOL Turun 55% dari Puncak, tapi ETF Solana Justru Panen Inflow

    SOL memasuki fase koreksi setelah gagal bertahan di atas area USD 147. Pada grafik empat jam, harga membentuk lower high dan kini bergerak di bawah exponential moving average (EMA) 20, 50, dan 100. Pola ini menegaskan adanya tekanan bearish jangka pendek.

    Meski begitu, harga masih bertahan di atas zona USD 121 yang sebelumnya menjadi dasar pantulan kuat. Oleh karena itu, prospek jangka menengah tetap netral dan belum berubah menjadi bearish penuh. Aktivitas jual melambat, namun minat beli juga masih terbatas.

    Dilaporkan Coinedition, indikator momentum mendukung pandangan tersebut. Chaikin Money Flow berada sedikit di wilayah negatif, menandakan arus keluar ringan tanpa adanya aksi jual besar-besaran. Investor cenderung mengurangi eksposur secara bertahap, bukan melakukan distribusi agresif.

    Level Teknis Jadi Penentu Arah

    Dalam jangka pendek, area USD 133,80–135,45 menjadi resistance awal yang krusial karena bertepatan dengan EMA utama dan zona pasokan sebelumnya. Di atasnya, area USD 142 menjadi hambatan yang lebih kuat setelah breakdown sebelumnya.

    Penembusan kembali ke atas USD 147 berpotensi mengubah sentimen secara signifikan dan menghidupkan kembali struktur bullish. Namun, sebelum itu, SOL harus mampu menembus resistance terdekat secara meyakinkan.

    Di sisi bawah, support awal berada di kisaran USD 131,40–130,90. Jika level ini jebol, harga berpotensi turun ke USD 127,70, sebelum menguji support utama di USD 121,70. Kehilangan area tersebut akan mengubah tren menengah menjadi bearish.

    Leverage Mendingin, Arus Spot Lebih Tenang

    Data derivatif menunjukkan leverage meningkat saat harga naik dan menyusut saat terjadi koreksi. Open interest sempat memuncak di dekat puncak harga lokal, menandakan posisi yang padat. Saat harga turun, open interest ikut menurun, mengindikasikan penutupan posisi, bukan pembukaan short baru.

    Belakangan, open interest stabil di sekitar USD 7,3 miliar ketika harga bergerak datar di area USD 130. Ini menandakan pendinginan leverage setelah volatilitas, meski minat trader masih terjaga.

    Arus spot menunjukkan pola serupa. Tekanan outflow mendominasi selama fase penurunan tajam, namun belakangan arus keluar mengecil. Hal ini mengindikasikan tekanan jual mulai mereda, meski belum terlihat akumulasi kuat.

    Outlook Harga Solana

    Pergerakan harga Solana masih terkonsolidasi ketat setelah penolakan di dekat USD 147. Kompresi harga antara support dan resistance utama membuka peluang terjadinya pergerakan besar saat salah satu level kunci ditembus.

    Level kunci:

    • Resistance: USD 133,80–135,45, lalu USD 141,95–142,00, dan puncak range di USD 147.
    • Support: USD 131,40–130,90, kemudian USD 127,70, dan support struktural utama di USD 121,70.
    • Pivot jangka pendek: USD 135,50. Penutupan kuat di atas level ini dapat memicu momentum naik, sementara penolakan berisiko mendorong harga kembali menguji support bawah.

    Ke Mana Arah SOL Selanjutnya?

    Arah harga Solana dalam waktu dekat bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan zona USD 130 dan merebut kembali resistance EMA. Konsolidasi saat ini mencerminkan kebimbangan pasar, bukan distribusi besar.

    Jika volume meningkat bersamaan dengan penembusan di atas USD 135,50, SOL berpeluang menguji kembali USD 142 hingga mendekati USD 147. Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas USD 130 membuka risiko penurunan lebih dalam menuju USD 127,70 atau bahkan USD 121,70.

    Untuk saat ini, Solana berada di fase krusial, dengan leverage yang mendingin dan arus spot yang lebih stabil, sementara trader menunggu konfirmasi arah berikutnya.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SOL Turun 55% dari Puncak, tapi ETF Solana Justru Panen Inflow

    Solana-linked exchange-traded funds (ETF) mencatat arus masuk dana selama tujuh hari berturut-turut, meski harga token SOL terus melemah dan pasar kripto secara umum berada dalam tekanan. Data Farside Investors menunjukkan sekitar US$16,6 juta mengalir ke ETF Solana pada Selasa lalu, menjadi hari terkuat dalam rangkaian inflow tersebut. Secara total, net inflow mencapai US$674 juta dalam tujuh hari.

    Dilaporkan Financial Feeds, ETF Solana mulai diluncurkan awal tahun ini. Produk pertama adalah ETF SOL staking milik REX-Osprey pada Juli, disusul ETF Bitwise BSOL yang meluncur pada Oktober. Analis ETF Bloomberg, James Seyffart, menyebut produk Bitwise sebagai salah satu peluncuran ETF paling menonjol sepanjang 2025.

    Arus Dana ETF Solana

    Arus dana yang berlanjut ini mencerminkan permintaan yang tetap kuat dari investor institusional dan keuangan tradisional, meski aktivitas onchain Solana dan performa harga tokennya melemah. Total value locked (TVL) di jaringan Solana tercatat menurun seiring koreksi pasar, sementara harga SOL masih jauh di bawah puncak awal 2025.

    Berdasarkan data Nansen, kapitalisasi pasar SOL turun lebih dari 2% dalam sepekan terakhir. Open interest pada perpetual futures berada di kisaran US$447 juta, menandakan partisipasi derivatif yang relatif stabil meskipun harga spot turun. Secara keseluruhan, SOL telah anjlok hampir 55% dari all-time high sekitar US$295 yang tercapai pada Januari, reli yang kala itu turut dipicu peluncuran memecoin Trump di jaringan Solana.

    Secara teknikal, SOL diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 365 hari sejak November dan masih sekitar 47% di bawah puncak lokal US$253 pada September. Sepanjang Desember, penjual konsisten mempertahankan area resistensi US$140–US$145, membuat harga berulang kali gagal menembus zona tersebut meski ETF AS telah hadir dan diskusi soal adopsi blockchain oleh regulator semakin intens.

    Analisis Harga Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analis menilai, arus dana ETF tidak selalu mencerminkan sentimen jangka pendek. Untuk Solana, inflow ini menunjukkan bahwa institusi membangun eksposur jangka panjang melalui produk teregulasi, alih-alih berspekulasi pada pergerakan harga harian. ETF memungkinkan investor mendapatkan eksposur SOL tanpa harus berurusan langsung dengan bursa kripto, kustodi, atau dompet mandiri.

    Momentum ini juga beriringan dengan meningkatnya perhatian terhadap integrasi blockchain dalam sistem keuangan. Pada Kamis lalu, Ketua SEC Paul Atkins menyatakan bahwa “pasar keuangan AS siap bergerak ke onchain,” mengindikasikan potensi adopsi infrastruktur berbasis blockchain dalam penyelesaian transaksi dan tokenisasi aset.

    Menjelang akhir 2025, Solana berada di persimpangan sinyal yang berlawanan. Di satu sisi, investasi melalui ETF terus meningkat. Di sisi lain, harga token dan aktivitas onchain masih melemah. Ketidakmampuan SOL menembus resistensi utama menjaga tekanan sentimen pasar.

    Namun, derasnya inflow ETF menunjukkan bahwa sebagian investor institusional memandang level harga saat ini sebagai peluang akumulasi jangka panjang. Dalam jangka dekat, pergerakan SOL akan sangat bergantung pada kemampuannya bertahan di area support serta pemulihan aktivitas DeFi, NFT, dan aplikasi konsumen di jaringan Solana. Untuk saat ini, ETF menjadi salah satu sedikit indikator positif di tengah fase pasar yang lemah.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas Jaringan Melemah, Mampukah SOL Bangkit ke US$190?

    Harga token asli Solana (SOL), terus berada di bawah tekanan setelah gagal bertahan di atas level US$145 selama empat pekan terakhir. Pelemahan ini terjadi seiring penurunan aktivitas jaringan, anjloknya total value locked (TVL), serta meredupnya minat trader terhadap memecoin yang sebelumnya menjadi pendorong utama ekosistem Solana.

    Berdasarkan data terbaru, TVL Solana turun lebih dari US$10 miliar dari puncaknya pada September yang mencapai sekitar US$15 miliar. Penurunan simpanan smart contract tersebut meningkatkan pasokan SOL yang siap dijual di pasar, sehingga memperburuk sentimen harga.

    Pendapatan aplikasi terdesentralisasi (DApp) di jaringan Solana juga mengalami penurunan signifikan. Dalam dua bulan terakhir, pendapatan mingguan DApp turun dari US$37 juta menjadi US$26 juta, mencerminkan berkurangnya aktivitas pengguna dan permintaan terhadap layanan berbasis blockchain.

    Tekanan Solana Besar

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 13 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Sabtu, 13 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Trading View, tekanan semakin besar setelah minat terhadap memecoin melemah pasca flash crash pasar kripto pada 10 Oktober, yang memicu likuidasi besar-besaran senilai US$19 miliar. Peristiwa tersebut menyoroti risiko leverage dan likuiditas di pasar altcoin kecil, membuat trader lebih berhati-hati terhadap platform decentralized exchange (DEX).

    Padahal, memecoin sebelumnya menjadi motor utama pertumbuhan Solana. Peluncuran memecoin Official Trump (TRUMP) pada Januari sempat mendorong volume DEX Solana mencapai US$313,3 miliar dalam satu bulan. Namun menurut data DefiLlama, volume tersebut kini telah turun sekitar 67%, sejalan dengan melemahnya pendapatan DApp.

    Meski demikian, penurunan aktivitas tidak hanya terjadi di Solana. Data Nansen menunjukkan biaya jaringan Solana turun 21% dalam 30 hari terakhir, lebih ringan dibandingkan BNB Chain yang anjlok 67% dan Ethereum yang turun 41%. Bahkan, jumlah transaksi di Solana masih naik 6%, sementara BNB Chain justru merosot 42%, mengindikasikan bahwa perlambatan ini bersifat lebih luas di pasar kripto.

    Baca juga: Geger! JPMorgan Terbitkan Surat Utang AS Pertama di Blockchain Solana

    Solana Tetap Berkembang

    Dari sisi derivatif, funding rate perpetual futures SOL menunjukkan lemahnya keyakinan bullish. Tingkat pendanaan tahunan berada di kisaran 6%, mencerminkan rendahnya permintaan leverage beli. Hal ini terjadi setelah harga SOL tercatat turun 46% dalam tiga bulan terakhir, membuat pelaku pasar cenderung menahan diri.

    Di tengah tekanan tersebut, Solana tetap mencatat sejumlah perkembangan penting. Pada Jumat, jaringan ini resmi meluncurkan Firedancer di mainnet, sebuah klien validator baru yang dikembangkan lebih dari tiga tahun di bawah arahan Jump Trading untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan jaringan. Pengembang melaporkan validator mampu melakukan sinkronisasi ulang dalam waktu kurang dari dua menit.

    Selain itu, Kamino, DApp terbesar kedua di Solana berdasarkan TVL, mengumumkan peluncuran produk baru seperti pinjaman berbunga tetap, kredit privat, hingga lini kredit institusional berbasis Bitcoin. Kamino mencatat US$69 juta pendapatan tahunan dengan imbal hasil simpanan rata-rata sekitar 10% per tahun, menandakan ekspansi ekosistem masih berjalan.

    Namun, pasar masih mempertanyakan apakah perkembangan teknis dan peluncuran produk baru cukup untuk mengembalikan kepercayaan investor. Kemampuan SOL untuk kembali ke level US$190, yang terakhir terlihat dua bulan lalu, dinilai masih belum pasti di tengah melemahnya partisipasi pengguna dan sentimen pasar yang berhati-hati.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com