Solana mencatatkan aliran dana tertinggi minggu lalu sebesar US$16 juta, melampaui Ethereum. Altcoin seperti XRP, Litecoin, dan Chainlink juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam arus dana. Perkembangan Solana menunjukkan potensi untuk melanjutkan tren bullish menuju level resistensi $243,11.
1. Solana Ungguli Ethereum dalam Aliran Dana Mingguan
Solana (SOL) berhasil mencatatkan aliran dana sebesar US$16 juta minggu lalu, jauh melampaui Ethereum yang hanya memperoleh US$2,8 juta.
Berdasarkan data Coinshares 25 November 2024, Solana menjadi aset kripto dengan arus masuk tertinggi minggu lalu, menunjukkan minat yang meningkat dari investor institusional.
Grafik menunjukkan harga SOL berada di $241,55, dengan kenaikan moderat sebesar 0,57% dalam 24 jam terakhir, mencerminkan respons pasar yang positif terhadap perkembangan ini.
2. Altcoin Lainnya Ikut Menarik Perhatian Investor
XRP, Litecoin, dan Chainlink juga mencatatkan aliran dana yang signifikan minggu lalu, meskipun berada di bawah Solana.
Sumber data: Coinshares
XRP memperoleh US$15 juta, Litecoin US$4,1 juta, dan Chainlink US$1,3 juta, menunjukkan diversifikasi investasi di kalangan investor institusional.
Meskipun angka tersebut signifikan, volume perdagangan dan minat pasar tetap lebih terkonsentrasi pada Solana.
3. Perkembangan Solana ke Depannya
Dengan performa mingguan yang mengesankan, Solana diproyeksikan tetap menjadi pilihan utama investor jika tren ini berlanjut.
Harga Solana saat ini, yang naik dari level terendah $221,80 pada minggu sebelumnya, menunjukkan pemulihan yang stabil menuju resistensi $243,11.
Berdasarkan perkembangan Solana minggu ini, dukungan pasar yang terus meningkat dapat mendorong harga untuk menembus level resistensi kunci.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Untuk pertama kalinya, aplikasi di jaringan Solana menghasilkan pendapatan lebih besar daripada aplikasi di jaringan Ethereum. Pada Oktober 2024, pendapatan agregat aplikasi Solana mencapai 109% dari pendapatan aplikasi Ethereum.
Pertumbuhan Pesat Pendapatan Solana dalam Setahun Terakhir
Sejak Oktober 2023, pendapatan aplikasi Solana hanya berada di angka 1% dari Ethereum. Namun, seiring berjalannya waktu, Solana terus menunjukkan pertumbuhan signifikan:
April 2024: Pendapatan Solana mencapai 36% dari Ethereum.
Juli 2024: Pendapatan Solana menyentuh 73%.
Oktober 2024: Pendapatan Solana melonjak hingga 109%, melampaui Ethereum.
Faktor Pendorong Kesuksesan Solana
Kenaikan ini menunjukkan bahwa ekosistem aplikasi di Solana semakin kuat, yaitu karena:
Biaya Transaksi Rendah: Solana menawarkan transaksi yang lebih murah daripada Ethereum.
Kecepatan yang Lebih Tinggi: Solana menarik banyak developer dan investor yang menginginkan jaringan cepat.
Peluang Besar Bagi Investor dan Developer
Dengan tren positif ini, Solana menjadi pilihan menarik bagi para developer dan investor yang ingin masuk ke dunia aplikasi terdesentralisasi. Solana menawarkan potensi keuntungan yang besar dengan biaya yang lebih efisien.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Pada tanggal 12 November 2024, Solana (SOL) menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan beberapa aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar lainnya.
Berdasarkan data hari ini, harga Solana mengalami kenaikan sebesar 7.18% dalam 24 jam terakhir, menjadikannya salah satu dari sedikit koin yang mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi.
Koin dengan kapitalisasi pasar terbesar seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) juga mengalami pertumbuhan positif, masing-masing sebesar 10.59% dan 10.20%.
Apabila dilihat dari nilai kapitalisasi pasar, Bitcoin dan Ethereum jauh melampaui Solana, dengan BTC mencapai Rp 27.903 triliun dan ETH sebesar Rp 6.443 triliun, sementara kapitalisasi pasar Solana tercatat sekitar Rp 1.655 triliun.
Kenaikan harga yang lebih kecil dibandingkan Bitcoin dan Ethereum menunjukkan bahwa Solana masih menjadi pilihan yang cukup stabil bagi investor yang mencari alternatif selain BTC dan ETH.
Selain itu, dalam 24 jam terakhir, harga Solana tertinggi tercatat di Rp 3.550.000, sedangkan harga terendahnya berada di Rp 3.255.000. Volume perdagangan Solana mencapai 10.103 miliar, menandakan minat yang cukup tinggi dari para trader dalam transaksi harian Solana.
Kenaikan ini menambah optimisme di antara komunitas Solana, yang terus mengharapkan pertumbuhan jangka panjang.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Harga Solana (SOL) saat ini menunjukkan pergerakan positif dengan peningkatan harga sebesar 5,48% dalam 24 jam terakhir, mencapai level Rp3.115.424,31 per SOL atau setara dengan 198,59 USDT.
Data dari grafik harga SOL/USDT di Tokocrypto memperlihatkan peningkatan signifikan dalam volume perdagangan, mencapai 4,35 juta SOL atau sekitar 847 juta USDT dalam satu hari.
Dalam beberapa hari terakhir, SOL mengalami kenaikan yang cukup konsisten, dengan level tertinggi dalam 24 jam berada di 201,00 USDT dan level terendah di 185,96 USDT.
Harga pembukaan pada 8 November 2024 tercatat di 196,36 USDT dan ditutup pada 198,59 USDT, yang berarti terdapat kenaikan 1,14% dari harga pembukaan hari ini.
Analisis teknikal dari pola candlestick menunjukkan sinyal penguatan dengan terbentuknya kenaikan bertahap di harga SOL selama beberapa hari terakhir.
Amplitudo harga sebesar 2,73% menunjukkan adanya volatilitas yang tidak terlalu tinggi, sehingga cenderung menarik minat para investor yang lebih menyukai pergerakan harga yang stabil.
Selain itu, order book pada harga 198,59 USDT memperlihatkan adanya pesanan beli yang cukup besar di level ini, yang mengindikasikan minat beli yang tinggi dari investor.
Jika momentum ini terus berlanjut, SOL berpotensi untuk menembus level resistance 201 USDT dalam waktu dekat.
Namun, bagi para investor yang ingin mengambil posisi, penting untuk memperhatikan level support di sekitar 195 USDT.
Jika harga kembali turun ke bawah level ini, ada kemungkinan harga SOL akan terkoreksi sebelum melanjutkan kenaikan berikutnya.
Secara keseluruhan, prospek jangka pendek SOL terlihat bullish dengan potensi kenaikan lebih lanjut, namun tetap berhati-hati terhadap fluktuasi harga yang mungkin terjadi.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Artikel ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Solana (SOL) telah menunjukkan pergerakan harga yang dinamis pada paruh kedua tahun 2024, dengan beberapa pencapaian besar yang mendorong sentimen pasar.
Pada bulan November, harga Solana sedikit terkoreksi sebesar 3,08%, dari US$168,763 menjadi US$163,559. Namun, bulan Oktober dan September mencatatkan kenaikan berturut-turut sebesar 10,56% dan 12,77%, menunjukkan respons positif pasar terhadap berbagai inovasi dan pencapaian baru Solana.
Di tengah volatilitas harga, Solana mencapai beberapa milestone signifikan di kuartal III 2024 yang menambah daya tarik ekosistemnya:
130+ Produk Unggulan di SolanaConf: Acara tahunan SolanaConf menjadi sorotan dengan lebih dari 130 produk baru yang diperkenalkan, memperlihatkan inovasi dan potensi besar ekosistem ini.
Dua Ponsel Crypto-Native & Dua Perangkat Gaming: Solana memperkenalkan dua ponsel crypto-native serta dua perangkat gaming baru, yang menegaskan komitmennya dalam memperluas ekosistemnya di ranah teknologi mobile dan hiburan.
Total Value Locked (TVL) Mencapai $5,7 Miliar: TVL Solana mencapai $5,7 miliar, dengan 51% volume spot yang ditangani melalui Raydium Protocol, menegaskan kepercayaan pengguna pada platform ini.
29 Proyek Mengumpulkan $173 Juta: Dalam upaya mendukung pengembangan ekosistem, sebanyak 29 proyek berhasil menggalang dana hingga $173 juta, yang diharapkan akan memperkuat infrastruktur Solana ke depannya.
Kenaikan Market Cap PYUSD hingga 341% QoQ: Market cap PYUSD melonjak hingga 341% dari kuartal sebelumnya, menandakan meningkatnya adopsi stablecoin di jaringan Solana.
Rekor Baru Helium Mobile: Helium Mobile, proyek mobile di jaringan Solana, mencatatkan rekor penggunaan yang baru, menunjukkan pertumbuhan dalam adopsi teknologi berbasis blockchain di sektor telekomunikasi.
Peluncuran cbBTC, 4 Kartu Debit, ZK Compression, dan Lainnya: Solana terus berinovasi dengan menghadirkan cbBTC, empat kartu debit, dan teknologi ZK compression untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan.
Dengan berbagai pencapaian ini, Solana memperkuat posisinya sebagai salah satu blockchain terdepan di dunia. Meski volatilitas harga tetap tinggi, perkembangan teknologi yang pesat dan pencapaian baru Solana di Q3 2024 memberi optimisme bagi para investor dan pengguna.
Investor disarankan untuk memperhatikan perkembangan Solana ini seiring ekosistemnya yang terus berkembang pesat.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Harga Solana (SOL) menunjukkan potensi kenaikan yang menarik, dengan analisis grafik yang mengindikasikan bisa melesat hingga 70%. Pada bulan Agustus, harga SOL sempat merosot hingga $130. Namun saat ini, harganya telah naik menjadi $168, menandakan bahwa tren positif mungkin sudah dimulai.
Artikel ini menjelaskan bagaimana SOL dapat melampaui level ini sebelum akhir tahun.
Analisis grafik mingguan menunjukkan bahwa SOL membentuk pola yang dikenal sebagai cup-and-handle. Pola ini terlihat ketika harga mengalami pemulihan berbentuk huruf “U,” diikuti dengan fase konsolidasi yang menyerupai “handle.”
Sejak Maret, harga SOL telah berfluktuasi antara $127 dan $201, menunjukkan adanya keraguan dalam menentukan arah harga. Agar pola ini dapat dianggap valid, harga perlu menembus di atas garis leher utama.
Analisis Harga Mingguan Solana. Sumber: TradingView.
Jika harga berhasil menembus garis leher yang berada di $167, potensi kenaikan harga bisa setara dengan jarak maksimum antara bagian bawah cup dan garis leher. Dengan kata lain, SOL berpotensi mencapai harga $285, meningkat hingga 70%.
Kontrol Kekuatan Bull
Indikator Bull Bear Power (BBP) pada grafik menunjukkan bahwa pembeli (bulls) saat ini memegang kendali. BBP membantu menentukan apakah kekuatan pembeli lebih besar dari penjual (bears) atau sebaliknya. Pembacaan positif pada BBP mengindikasikan bahwa pasar optimis, dan ini bisa mendukung kenaikan harga SOL.
Adopsi Institusional Meningkat
Faktor lain yang bisa mendorong harga Solana adalah meningkatnya minat dari institusi. Baru-baru ini, perusahaan manajemen aset VanEck menambahkan staking untuk Solana Exchange Traded Note (ETN) di Eropa. Langkah ini menunjukkan bahwa Solana berpotensi menarik perhatian besar dari investor institusional, mirip dengan apa yang terjadi pada Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Prediksi Jangka Pendek: Potensi Reli ke $176
Melihat dari sudut pandang jangka pendek, harga Solana telah berhasil bertahan di atas level support $155. Jika harga turun di bawah level ini, bisa memicu penurunan signifikan, tetapi selama hal itu tidak terjadi, SOL memiliki peluang untuk terus bergerak naik.
Analisis Fibonacci retracement mendukung proyeksi ini. Jika permintaan terus meningkat, SOL bisa mencapai level Fibonacci retracement 78,6%, yang diprediksi akan membawa harga hingga $176,07. Ini bisa menjadi langkah menuju target selanjutnya di $194,08.
Namun, jika harga jatuh di bawah level Fibonacci 61,8%, prediksi kenaikan ini mungkin tidak tercapai, dan SOL bisa turun ke sekitar $142,06.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Solana adalah sebuah jaringan blockchain Layer-1 dengan performa tinggi yang fokus pada kecepatan transaksi dan biaya transaksi yang rendah. Solana mendukung aplikasi terdesentralisasi, dan mata uang kripto. Untuk mencapai ini, Solana menggabungkan konsensus Proof of History (PoH) yang meningkatkan skalabilitas dengan menandai waktu transaksi secara efisien. Solana dapat menangani ribuan transaksi per detik, membuatnya sangat skalabel dibandingkan dengan platform seperti Ethereum.
Token asli jaringan ini adalah SOL, digunakan untuk membayar biaya transaksi, staking dan berinteraksi dengan smart contract.
Latar Belakang
Masalah utama yang sering dihadapi oleh teknologi blockchain adalah masalah skalabilitas. Banyak jaringan blockchain mengalami batasan dalam hal kecepatan transaksi dan waktu konfirmasi. Solana hadir sebagai solusi yang bertujuan untuk mengatasi masalah ini tanpa mengorbankan keamanan atau desentralisasi.
Solana didirikan pada tahun 2017 oleh Anatoly Yakovenko dari Solana Labs. Solana memperkenalkan pendekatan baru dalam memverifikasi transaksi blockchain.
Bitcoin, Ethereum, dan sebagian besar proyek lain menghadapi tantangan terkait waktu transaksi yang lambat, biaya tinggi, dan konsumsi energi yang besar.
Solana menggunakan sejumlah inovasi, termasuk PoH dan paralelisasi, untuk memproses ribuan transaksi per detik (TPS) dengan efisiensi tinggi.
Beginilah Cara Solana Bekerja?
Solana adalah blockchain generasi ketiga berbasis proof-of-stake (PoS) yang mengadopsi berbagai inovasi unik untuk meningkatkan throughput tinggi, transaksi yang cepat, dan biaya rendah. Beberapa fitur kunci yang membentuk ekosistem Solana meliputi:
Proof of History (PoH): Metode verifikasi waktu yang tidak bergantung pada tanda waktu konvensional. PoH membantu menyusun urutan transaksi dengan cepat tanpa memerlukan waktu tunggu yang panjang.
Paralelisasi: Kemampuan untuk memproses lebih dari satu transaksi secara bersamaan, meningkatkan efisiensi jaringan.
Tower Byzantine Fault Tolerance (BFT): Versi yang dioptimalkan dari Practical BFT dengan integrasi PoH.
Turbine: Protokol pengiriman blok yang cepat.
Gulf Stream: Protokol penerusan transaksi yang tidak memerlukan mempool.
Sealevel: Kemampuan untuk menjalankan smart contract secara paralel.
Pipelining: Unit pemrosesan transaksi yang meningkatkan validasi.
Cloudbreak: Database akun yang dapat diskalakan secara horizontal.
Dengan kombinasi fitur-fitur tersebut, Solana berhasil menciptakan jaringan berkinerja tinggi yang memiliki waktu blok hanya sekitar 400 milidetik dan mampu memproses ribuan TPS. Perbandingannya dengan Bitcoin, yang memiliki waktu blok sekitar 10 menit, dan Ethereum, sekitar 15 detik, menunjukkan sejauh mana Solana berhasil mengatasi batasan-batasan tersebut.
Pemilik SOL dapat melakukan staking token mereka sebagai bagian dari mekanisme konsensus PoS blockchain. Dengan dompet kripto yang sesuai, Anda dapat melakukan staking token Anda dengan validator yang memproses transaksi di jaringan Solana. Dalam imbalannya, validator yang berhasil dapat berbagi reward dengan pemilik token yang melakukan staking. Mekanisme ini mendorong validator dan delegator untuk berperilaku sesuai dengan kepentingan jaringan.
Pada bulan Desember 2022, Solana memiliki 2.034 validator dengan koefisien Nakamoto sebesar 31.
Uniknya Solana
Solana memiliki beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari blockchain lain:
Proof of History (PoH): PoH memungkinkan Solana untuk melacak urutan transaksi tanpa memerlukan tanda waktu konvensional. Ini mengurangi waktu tunggu yang diperlukan untuk verifikasi transaksi.
Biaya Rendah: Biaya transaksi Solana sangat rendah, dengan rata-rata sekitar $0,00025 per transaksi. Biaya rendah adalah salah satu faktor penting dalam meningkatkan adopsi mata uang kripto.
Efisiensi Energi: Solana adalah salah satu blockchain yang paling hemat energi. Proses validasi transaksi yang lebih cepat dan efisien mengurangi konsumsi energi secara signifikan dibandingkan dengan jaringan proof-of-work (PoW).
Solana Foundation secara berkala merilis audit pihak ketiga mengenai dampak energi Solana dan membandingkannya dengan proyek blockchain lain serta penggunaan energi rata-rata. Laporan-laporan ini membuktikan efisiensi energi Solana yang tinggi.
Solana telah menjadi salah satu jaringan blockchain yang paling menonjol dan inovatif dalam hal kecepatan dan biaya transaksi yang rendah. Semakin banyak aplikasi dan proyek yang memanfaatkan keunggulan Solana dalam meningkatkan efisiensi dan adopsi blockchain.
Apa Itu SOL?
SOL adalah token utilitas yang menggerakkan ekosistem Solana, yang dikenal dengan tingkat deflasi yang dimilikinya. Dalam jaringan Solana, SOL digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi dan berinteraksi dengan smart contract. Selain itu, pemilik SOL juga memiliki kesempatan untuk menjadi validator dalam jaringan, sebagaimana yang diperbolehkan oleh platform Solana. Seperti Ethereum, Solana juga memungkinkan pengembang untuk membangun smart contract dan proyek-proyek berbasis blockchain.
SOL bekerja berdasarkan protokol SPL, yang mirip dengan standar ERC-20 di Ethereum. Token SOL memiliki dua peran utama:
Pembayaran Transaksi: Pengguna memerlukan SOL untuk membayar biaya transaksi yang muncul saat menggunakan jaringan Solana atau berinteraksi dengan smart contract.
Staking: Pemilik SOL dapat melakukan staking token mereka sebagai bagian dari mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS) yang digunakan oleh jaringan Solana.
Dalam ekosistem Solana, token SOL memiliki berbagai kegunaan, terutama dalam pengembangan aplikasi terdesentralisasi (DApp) yang memanfaatkan standar SPL.
Ekosistem Solana yang Berkembang
Ekosistem Solana telah mengalami perkembangan pesat sejak peluncuran mainnet-beta pada tahun 2020. Hingga bulan Desember 2022, tercatat lebih dari 21.255 repositori pengembang di GitHub yang menggunakan Solana, dengan dukungan dari lebih dari delapan juta pengguna aktif.
Perhatian dari Perusahaan Besar
Solana juga berhasil mendapatkan perhatian dari perusahaan-perusahaan besar di dunia ekonomi konvensional.
Misalnya, Discord memungkinkan pengguna untuk menghubungkan profil mereka dengan Solana Wallet.
Sementara ASICS menggunakan jalur pembayaran Solana Pay untuk memfasilitasi pembelian desain sepatu edisi terbatas.
Penggunaan Solana
Kecepatan transaksi yang tinggi dan throughput yang dimiliki Solana telah menjadikannya pilihan utama dalam ekosistem Web3. Beberapa penggunaan utama Solana mencakup:
Solana telah menghasilkan ekosistem NFT yang kuat berkat waktu transaksi yang cepat dan biaya yang rendah. Lebih dari 22,7 juta NFT telah diciptakan di Solana oleh lebih dari 150.000 kreator pada bulan Desember.
Banyak properti Meta, seperti Facebook dan Instagram, telah mendukung NFT Solana. Beberapa proyek NFT Solana yang terkenal mencakup Degenerate Ape Academy, Okay Bears, dan Solana Monkey Business.
Pembayaran
Solana Pay, protokol pembayaran Solana, memfasilitasi pembayaran dengan kecepatan dan efisiensi tinggi. Dalam pengumuman terbaru yang melibatkan Stripe, 11 dari 16 mitra peluncuran yang disebutkan menggunakan Solana untuk membangun proyek mereka.
Game
Hingga bulan Desember, ada 15 game aktif yang menggunakan Solana, dengan perkiraan akan ada 37 game pada bulan Maret 2023.
DeFi (Decentralized Finance)
Kecepatan transaksi Solana menjadikannya platform ideal untuk DeFi. Proyek-proyek DeFi Solana berhasil mengumpulkan lebih dari $150 juta pada tahun 2022, termasuk proyek seperti OpenBook dan Jupiter Aggregator.
DAO (Decentralized Autonomous Organization)
Solana telah menjadi basis yang subur bagi perkembangan organisasi otonom terdesentralisasi (DAO), dengan ribuan proposal dan voting yang telah terjadi dalam jaringan.
Seluler
Solana juga merambah ke dunia seluler dengan peluncuran perangkat Saga, ponsel pertama yang menggunakan Solana Mobile Stack. Perangkat Saga pertama akan tersedia untuk masyarakat umum pada tahun 2023, bersamaan dengan peluncuran Solana DApp Store, yang merupakan toko DApp bebas biaya.
Apa yang Akan Dilakukan Selanjutnya?
Konferensi Breakpoint 2022, yang diselenggarakan oleh Solana Foundation, telah mengungkapkan beberapa proyek menarik yang akan datang dalam beberapa bulan dan tahun mendatang. Ini mencakup proyek Firedancer yang akan meningkatkan throughput Solana dan peluncuran Saga untuk masyarakat umum.
Secara keseluruhan, Solana telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa sejak muncul di dunia blockchain pada tahun 2020. Kecepatan dan efisiensi jaringannya telah menjadikannya pilihan yang menarik bagi proyek-proyek dan pengguna, dan Solana tampaknya siap untuk terus berkembang ke depan.
Di tengah suasana pasar kripto yang sedang lesu, beberapa memecoin berbasis Solana justru mengalami kenaikan yang signifikan. Koin meme seperti Popcat (POPCAT) dan dogwifhat (WIF) melesat lebih dari 6,9% dan 5,2% dalam 24 jam terakhir, menurut data dari CoinMarketCap.
Mengapa Memecoin Solana Melonjak?
Kenaikan harga ini terjadi justru saat kripto utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mengalami penurunan masing-masing sebesar 2,45% dan 2,3%. Penyebab utama dari lonjakan harga ini adalah pola pergerakan harga yang bullish serta metrik on-chain yang mendukung.
Analisis Teknis Popcat dan Prediksi Harga
Analisis memecoin harga POPCAT. Sumber: TradingView.
Berdasarkan analisis teknis, POPCAT menunjukkan potensi besar untuk reli dalam waktu dekat. Setelah berhasil menembus zona konsolidasi pada level resistance, koin ini kembali menguji level tersebut dan membentuk pola candlestick bullish engulfing, yang sering kali menjadi tanda kenaikan harga lebih lanjut.
Menurut data terbaru, ada kemungkinan besar POPCAT akan naik 18% dan mencapai level $1,46 dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, minat terbuka (open interest) untuk POPCAT meningkat sebesar 4,9% dalam 24 jam terakhir, dan 6,25% hanya dalam 4 jam terakhir. Ini menunjukkan semakin banyak trader yang mengambil posisi long, atau bertaruh pada kenaikan harga.
Analisis Teknis Dogwifhat dan Prediksi Harga
Analisis memecoin harga WIF. Sumber: TradingView.
Sementara itu, WIF juga menunjukkan prospek yang cerah. Setelah berhasil menguji ulang level breakout di $2,30, jika WIF menutup perdagangan harian di atas $2,43, kemungkinan besar harga akan naik hingga 20% ke level $2,95 dalam beberapa hari mendatang.
Mirip dengan POPCAT, minat terbuka WIF juga melonjak, dengan kenaikan sebesar 8,35% dalam 24 jam terakhir dan 7,92% dalam 4 jam terakhir. Hal ini menunjukkan minat yang besar dari investor yang mengambil posisi long pada WIF.
Secara keseluruhan, meski pasar kripto utama sedang dalam tekanan, koin meme berbasis Solana seperti POPCAT dan WIF justru menunjukkan performa yang positif dan menarik perhatian investor.
Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.
DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.
Industri aset kripto tengah bergejolak pasca peretasan yang terjadi pada jaringan Solana. Pada Rabu (3/8) dilaporkan terjadi peretasan di jaringan Solana yang setidaknya ada lebih dari 8.000 crypto wallet terkena dampak dan total hampir US$ 7 juta telah diambil oleh hacker.
Banyak investor yang bertanya-tanya apakah peristiwa ini akan membuat market kripto anjlok, seperti yang terjadi pada kasus keruntuhan ekosistem Luna?
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan peretasan pada jaringan atau wallet yang berkaitan dengan Solana sudah sering terjadi. Namun, dampaknya untuk market kripto secara keseluruhan masih kecil dan perlu diketahui secara detail kejadian ini hanya mempengaruhi crypto wallet desentralisasi dan dibeberapa platform saja.
“Untuk Solana, hal ini merupakan kejadian yang sudah sering dialami di jaringan Solana. Investor menanggapi ini masih menjadi hal yang wajar terjadi dan mungkin tidak akan sebesar Terra LUNA nantinya,” jelas Afid.
Solana Hacker House in Miami (Danny Nelson/CoinDesk)
Peristiwa peretasan Solana sebagian besar berdampak khusus untuk pengguna crypto wallet di platform Phantom dan Slope. Sepertinya, ini adalah serangan yang direncanakan dan diperhitungkan sebelumnya. Jadi penyerang sepertinya seseorang yang sudah tahu tentang sistem dan polanya.
Kerentanan juga dilaporkan terjadi pada sistem private keys yang mampu dikompromikan. Jadi pada catatan itu beberapa orang benar-benar menjadi korban, seperti pada mereka yang menggunakan wallet untuk terhubung ke NFT ke layanan pihak ketiga lainnya. Hal semacam itu membuka pintu peretasan terjadi.
“Pakar keamanan siber telah menduga bahwa itu mungkin kerentanan dalam wallet software, bukan blockchain Solana itu sendiri, yang setidaknya akan melegakan bagi sebagian orang. Pembaruan terakhir wallet yang mungkin terdampak tidak terbatas pada Solflare, Trust Wallet, Phantom, dan Slope,” jelasnya.
Holder SOL di Centralized Exchange (CEX) dan cold wallet tidak terkena dampaknya, bahkan investor SOL yang menyimpan dana di DEX diimbau untuk memindahkan ke CEX. Investor perlu paham bahwa pasar kripto menjadi target populer bagi peretas. Lebih penting lagi bagi investor untuk melindungi dana mereka di lingkungan yang berisiko.
Keterkaitan terhadap harga dari koin Solana (SOL) tentu saja memiliki korelasi, sebab dengan adanya peretasan ini investor mulai mengurangi kepercayaannya terhadap jaringan Solana.
“Hal yang terjadi seperti pemadaman jaringan sebelumnya pada tahun 2021, impact ke koin SOL mengalami penurunan hingga puluhan persen dalam kurun waktu 24 jam. tapi setelah jaringan dinyalakan kembali, harga dan kepercayaan investor berangsur bertambah dan membuat harga SOL mengalami kenaikan setelahnya,” ungkap Afid.
Investor perlu wait and see untuk melihat pergerakan SOL lebih lama lagi, karena hingga saat ini geraknya masih naik-turun. Solana dengan cepat didorong kembali setelah harganya mencoba bergerak di atas resistance kunci di US$ 44. Harga sekarang jatuh menuju support kunci di US$ 35.
Ribuan crypto walletSolana dilaporkan telah diretas dan seluruh token di dalamnya dikuras dalam beberapa jam pada hari Rabu (3/8) lalu. Sejauh ini, dalam serangan itu total hampir US$ 7 juta telah diambil oleh hacker.
Setidaknya lebih dari 8.000 crypto wallet yang terkena dampaknya. Crypto wallet yang tidak aktif selama lebih dari 6 bulan menjadi target peretasan. Pengguna crypto wallet di platform Phantom dan Slope mengaku bahwa mereka telah kehilangan dana hingga jutaan dolar AS.
Diketahui, kerentanan keamanan pada ekosistem Solana dilaporkan menjadi penyebabnya. Jutaan dolar AS dana yang diambil terjadi di crypto wallet berbasis Solana. Hacker tampaknya menguras token SOL dan SPL dalam eksploitasi serangan mereka di jaringan Solana.
Ilustrasi peretasan jaringan Solana. Foto: Shutterstock.
Serangan yang menyakitkan ini dilaporkan mulai terjadi pada Selasa (2/8) malam, banyak pengguna dan platform Solana awalnya curiga bahwa wallet dieksploitasi melalui izin yang sebelumnya diberikan untuk smart contract. Namun, transaksi ditandatangani oleh wallet yang bersangkutan, menunjukkan private keys yang dikompromikan.
Pengembang Solana mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi akar penyebab peretasan: Private keys yang disusupi yang dibuat, diimpor, atau digunakan dalam aplikasi dompet seluler Slope. Dompet perangkat keras tidak terpengaruh.
Slope merekomendasikan agar penggunanya membuat dompet baru dengan seed phrase baru dan mentransfer dana ke dalamnya. Selain itu, dompet perangkat keras tidak terpengaruh oleh peretasan, dan juga direkomendasikan untuk menjaga aset tetap aman di tengah situasi eksploitasi yang berpotensi masih berlangsung.
Dengan Solana menjadi berita utama karena menyerah pada peretasan, CEO Centralized Exchange (CEX) terkemuka – termasuk Changpeng “CZ” Zhao dari Binance, Johnny Lyu dari KuCoin dan Jay Hao dari OKX – merekomendasikan agar investor Solana (SOL) memindahkan kepemilikan mereka ke platform mereka sebagai tindakan pengamanan segera.
Banyak penyelidik blockchain dan investor kripto menandai dugaan kompromi private keys yang tersebar luas, memungkinkan penyerang mencuri token SOL dan SPL yang kompatibel dengan Solana seperti USD Coin (USDC) dari wallet Phantom dan Slope.
There is an active security incident on Solana. Many (7000+ and counting) wallets are drained of SOL & USDC. Don’t know root cause yet. Maybe permissions granted to apps. For remediation, send the funds to a cold wallet or CEX like @Binance. https://t.co/nQrBXAgCbf
Namun, akar penyebab serangan tetap menjadi misteri karena semua pihak, termasuk Solana dan Phantom, menyangkal kesalahan pada akhirnya. Sikap resmi Phantom tentang masalah ini dibagikan dengan Cointelegraph:
“Kami bekerja sama dengan tim lain untuk mengetahui kerentanan yang dilaporkan di ekosistem Solana. Saat ini, tim tidak percaya ini adalah masalah khusus Phantom.”