Tag: sulawesi

  • Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aneka Aktivitas Asyik di Faunaland



    Jakarta

    Destinasi wisata di Jakarta dengan konsep unik yang memadukan unsur satwa dan keindahan alam ada di Faunaland Ancol. Berikut daya tarik, harga tiket hingga aktivitas asyik di sana:

    Faunaland Ancol menawarkan pengalaman wisata edukatif bagi segala usia. Berlokasi di Ecopark, Ancol, Jalan Lodan Timur no 7, Jakarta Utara, destinasi isata ini menjadi rumah bagi beragam satwa, zona edukasi, hingga penjelajahan naik sampan di perairan amazon Jakarta.

    Faunaland merupakan sebuah kebun binatang di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektar, terdiri dari kombinasi daratan dan perairan. Dengan konsep yang mengangkat keindahan Papua, wisata ini dirancang untuk menciptakan keindahan flora, fauna serta seni dan budaya khususnya wilayah Indonesia.


    Para pengunjung dapat menikmati pesona keragaman alam, satwa-satwa langka dan budaya dalam satu kawasan yang unik.

    Saat berkunjung ke Faunaland Ancol, beberapa waktu lalu, detikTravel melihat antusiasme pengunjung yang menikmati beragam aktivitas seru yang membuat pengalaman wisata semakin berkesan.

    Tertarik mengunjungi Faunaland? Yuk, simak informasi lengkapnya di Bawah ini.

    Ada Apa Saja di Faunaland Ancol?

    1. Koleksi Hewan Unik

    Pengalaman wisata edukasi akan disuguhkan oleh pengunjung dengan pengalaman wisata mengenal hewan unik seperti kambing joget (nachi goat) yang berasal dari Pakistan, kura-kura Aldabra yang berumur 90 tahun, tapir, rusa putih, domba muka hitam yang memiliki ciri khas khusus, oriks arab satwa gurun dari Arab, binturong, kanguru pohon kelabu yang berasal dari Papua Indonesia, lemur ekor cincin, patagonian mara satwa mirip dengan capybara dan masih banyak lagi.

    Selain belajar tentang satwa-satwa unik yang ada di Faunaland, traveller bisa memberikan makan untuk satwa. Traveller bisa memberi makan satwa dengan harga satuan wortel, kacang panjang, dan makanan ayam seharga Rp 7.000, untuk kuda, kura-kura, keledai, unta dan tapir.

    Setiap zona dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai keunikan serta keanekaragaman fauna dari berbagai belahan dunia, sehingga selain berwisata, pengunjung juga dapat memperkaya pengetahuan tentang satwa-satwa yang jarang ditemui.

    2. Primata Langka

    Pengunjung dapat menemukan berbagai primata unik dan langka, seperti monyet ekor panjang, bekantan satwa berhidung panjang yang menjadi satwa langka sekaligus maskot taman hiburan Dufan, dan yang menjadi daya tarik utama lainnya adalah siamang putih, primata unik mirip sun go kong bernama Otong. Siamang putih ini satwa satu-satunya di dunia yang hanya ada di Faunaland.

    Keberadaan primata-primata yang sangat jarang ditemui di habitatnya tidak hanya memberikan daya tarik yang memukau, tetapi juga menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk mempelajari lebih dalam tentang kehidupan serta karakteristik satwa-satwa yang terancam punah, sekaligus menekankan pentingnya pelestarian satwa.

    3. Interaksi Secara Dekat dengan Singa Putih

    Di Faunaland Ancol, pengunjung akan mendapatkan kesempatan unik untuk melihat singa putih dari jarak yang sangat dekat melalui kandang yang terbuat dari kaca tebal.

    Dirancang dengan teknologi keamanan tinggi, kandang ini memungkinkan pengunjung untuk mengamati kekuatan hewan singa putih, tanpa halangan secara langsung dengan aman dan nyaman.

    Tidak hanya itu, pengunjung juga diberikan pengalaman interaktif untuk memberi makan singa putih melalui corong kecil yang tersedia di bagian kandang kaca. Semua aktivitas ini dilakukan di bawah pengawasan oleh penjaga.

    Selain itu, penjaga kandang singa putih juga akan memberikan edukasi tentang makanan dan pola perilaku dari satwa singa putih, sehingga pengunjung dapat memahami lebih mendalam tentang karakteristik, fisik, maupun kebiasaan satwa ini.

    Pengalaman ini menawarkan pandangan lebih jelas dan detail tentang singa putih, membuat pengunjung merasa seolah-olah berada dalam habitat alami satwa kuat ini.

    4. Menaiki Sampan Ramah Lingkungan di Amazon-nya Jakarta

    Faunaland tidak hanya menawarkan pemandangan pohon yang asri dan sejuk, tetapi menghadirkan pengalaman perairan yang memukau melalui fasilitas ramah lingkungan seperti River Cruise di perairan Faunaland. Perairan yang dijuluki sebagai Amazon nya Jakarta.

    River Cruise Fauland memiliki luas perairan sekitar 2 Hektar pengunjung dapat menikmati suasana eksotis, sambil mengelilingi perairan menggunakan sampan yang nyaman dan ramah lingkungan. Sampan dijalankan dengan menyerap sinar matahari untuk dorongan serapan menggunakan panel surya/solar sel.

    Faunaland AncolFaunaland Ancol Foto: Amalia Novia Putri/detikcom

    Pengunjung dapat mengelilingi Amazon Jakarta sekitar 15 menit, seharga Rp 30.000 untuk 1x naik dengan kapasitas, dewasa mix anak-anak 10 sampai 12 orang ditambah 1 driver.

    Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhkan pemandangan flora unik yaitu kunto bimo. Tanaman yang dikenal sebagai pengusir nyamuk alami, terdapat rainbow tree dengan warna batangnya yang berwarna dan tentunya juga ada tanaman bakau.

    Tidak hanya itu saja, pengunjung akan disuguhkan pemandangan siamang putih, di pulau amang pengunjung dapat menyaksikan primata siamang putih yang langka bergelantungan di pepohonan, ada ular dan biawak sebagai tambahan edukasi ekosistem kehidupan satwa, dan melihat satwa dari kandang belakang contohnya kandang macan tutul.

    Faunland menciptakan pengalaman yang mendekatkan mereka dengan keindahan alam sekaligus satwa-satwa unik. Dengan perpaduan antara daratan dan perairan yang harmonis, Faunaland memberikan pengalaman berwisata yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif dan penuh pesona alam.

    5. Melihat Bird Show

    Menyaksikan pertunjukan burung yang spektakuler pada pukul 11.00 dan 16.00 WIB, di mana berbagai jenis burung langka dari berbagai wilayah Indonesia diperkenalkan dengan atraksi memukau.

    Salah satu burung utama dari pertunjukan ini adalah burung elang Papua, yang dikenal dengan keindahan dan kekuatannya sebagai pemangsa langit. Selain itu, burung juang dari Sulawesi, dengan ciri khas bulu matanya yang lentik, turut menjadi sorotan, memukau penonton dengan penampilannya yang anggun dan unik.

    Tak ketinggalan, burung rajawali yang megah serta burung elang bondol, yang merupakan ikon dari Jakarta juga turut tampil dalam pertunjukan ini.

    Melalui pertunjukan ini, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan kemampuan terbang menakjubkan dari burung-burung tersebut, tetapi juga mendapatkan pengetahuan lebih dalam mengenai karakteristik, habitat, serta pentingnya pelestarian spesies-spesies burung yang luar biasa ini.

    6. Berfoto di Pulau Burung

    Mengunjungi Pulau Burung di Faunaland, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung yang ingin berinteraksi secara dekat dengan berbagai jenis burung.

    Di pulau ini, pengunjung dapat melihat langsung burung-burung yang bertengger di batang pohon, seperti burung hantu dengan sorot matanya yang tajam dan misterius.

    Selfie bareng kakatua di Faunaland, AncolSelfie bareng kakatua di Faunaland, Ancol Foto: Budiono/d’Traveler

    Selain itu, mereka juga dapat berfoto bersama beberapa spesies burung yang menakjubkan, seperti kakatua raja yang megah dengan bulu hitam mengilapnya, kasuari gelambir tunggal, burung makau dengan warna-warninya yang mencolok, serta si nuri bayan, burung indah berwarna hijau dan merah yang menjadi daya tarik tersendiri.

    Tidak hanya sekedar melihat, pengunjung juga diberikan kesempatan untuk memberikan makan burung-burung tersebut, menambah kedekatan dan interaksi yang menyenangkan.

    Dengan latar belakang keindahan alam serta beragam burung yang dapat diajak berfoto, Pulau Burung menawarkan momen yang tidak hanya edukatif, tetapi juga penuh kenangan bagi setiap pengunjung.

    7. Naik Kuda Pony

    Aktivitas menunggangi kuda pony aktivitas kesukaan untuk anak-anak ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat lebih dekat kehidupan kuda di sekitar kandang, sambil berkeliling dengan penuh keceriaan di bawah pengawasan ketat dari instruktur. Oh iya, untuk menunggangi kuda pony, traveller perlu membayar Rp 35.000 per orang.

    Kegiatan ini tidak hanya dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada dunia satwa, tetapi juga untuk melatih keberanian serta kepercayaan diri mereka dalam suasana yang aman dan nyaman, sehingga orang tua dapat merasa tenang karena keselamatan anak-anak mereka menjadi prioritas utama selama pengalaman berharga ini berlangsung

    8. Kental dengan Seni Papua

    Faunaland merupakan salah satu tempat wisata unik yang mengusung tema Papua, di mana pengunjung tidak hanya dapat menikmati keanekaragaman satwa endemik yang terinspirasi dari alam Papua, tetapi juga dapat belajar tentang seni dan budaya Papua melalui desain interior yang khas dan artistik.

    Dengan adanya iringan lagu-lagu tradisional Papua yang diputar di berbagai sudut area, pengunjung akan semakin merasakan suasana alami dan eksotis yang mencerminkan kehidupan di tanah Papua, sehingga menciptakan pengalaman wisata yang mendalam, edukatif, serta penuh dengan nuansa budaya lokal yang autentik.

    9. Santai di Bawah Pohon

    Menikmati momen bersantai yang menenangkan di bawah naungan rimbunnya pepohonan, pengunjung dapat merasakan kesejukan udara dan mendengarkan kicauan burung, menjadikan pengalaman berinteraksi dengan alam semakin mendalam dan memikat, serta menciptakan suasana yang teduh dan damai untuk bersantai bersama keluarga dan teman-teman.

    Cara Menuju ke Faunaland Ancol

    Lokasi Faunaland terletak sekitar 10 km dari pusat Kota Jakarta. Traveler perlu menempuh sekitar tiga puluh menit dari Pusat Kota Bundaran HI menggunakan roda dua maupun roda empat.

    Jika traveler ingin mengunjungi Faunaland tanpa menggunakan kendaraan pribadi, bisa banget. Traveller bisa gunakan transportasi umum menuju Faunaland Ancol, diantaranya Jak Lingko, Krl turun di stasiun Ancol, ojek online, serta bus transjakarta. Di dalam, Ancol pun menyediakan bus wara wiri untuk memudahkan pengunjung untuk cepat sampai ke Faunaland.

    Jam Buka Faunaland Ancol

    Pengunjung yang ingin menikmati keindahan dan keanekaragaman satwa di Faunaland Ancol dapat mengunjungi tempat ini setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul Senin sampai Minggu pukul 09.00 hingga 16.30 WIB, sehingga traveller memiliki cukup waktu untuk mengeksplorasi berbagai kegiatan edukatif yang ditawarkan di dalamnya.

    Harga Tiket Pengunjung

    Sebelum Anda memasuki Faunaland, traveller harus terlebih dahulu membeli tiket masuk ke kawasan Ancol dengan harga:

    Dewasa atau anak usia 2 tahun keatas dikenakan biaya : Rp. 30.000 per orang. Buka pukul 06.00 – 24.00 WIB.

    Tiket kendaraan mobil Rp 35.000, tiket kendaraan motor Rp 20.000 dan free khusus kendaraan mobil dan motor listrik.

    Setelah membeli tiket masuk Ancol, traveller dapat menikmati Faunaland dengan membeli tiket dengan harga:

    Dewasa dikenakan biaya Rp 80.000 di hari Senin – Jumat

    Dewasa dikenakan biaya Rp 90.000 di hari Sabtu – Minggu

    Untuk Rombongan dikenakan biaya di hari Senin – Jumat Rp 72.000 dan Sabtu – Minggu Rp 82.000 dengan minimal 25orang.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Patung Yesus Tertinggi di Dunia Ada di Indonesia, Tingginya 61 Meter



    Jakarta

    Ada banyak patung Yesus di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia. Menjulang begitu tinggi, patung-patung Yesus tidak hanya menjadi tempat ziarah bagi umat Kristiani, tapi juga menjadi daya tarik wisata global.

    Berbagai patung bahkan dikelilingi bentang alam yang begitu indah. Indonesia sendiri memiliki beberapa patung Yesus yang tersebar di beberapa daerah. Lantas di manakah letak patung Yesus tertinggi di dunia?

    Patung Yesus Tertinggi di Dunia

    Predikat Patung Yesus Tertinggi di dunia dimiliki oleh Patung Yesus Penyelamat di Sibea-bea, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Mengutip laman Indonesia Travel dari Kemenparekraf, patung ini memiliki ketinggian 61 meter.


    Patung Yesus Penyelamat dibangun menghadap ke Danau Toba. Bentuknya mirip dengan patung Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil yang memiliki ketinggian 38 meter.

    Pose patung Yesus ini membuka kedua tangannya seolah ingin merangkul area sekitarnya. Cat putih yang melapisinya membuat cahaya matahari memantul, seolah patung ini bersinar terang. Setelah pembangunan selama 4 tahun, Patung Yesus Penyelamat yang mulai dibangun di awal tahun 2020 diresmikan pada bulan September 2024.

    Patung Yesus Lainnya di Indonesia

    Selain di Sibea-bea, Samosir, ada beberapa patung Yesus lainnya di Indonesia. Berikut di antaranya:

    1. Patung Yesus Memberkati, Tana Toraja

    Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia!Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia! Foto: Kemenparekraf

    Patung Yesus yang berada di Buntu Burake, Kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini memiliki ketinggian 45 meter. Mengutip laman STAIN Sultan Abdurrahman, Patung Yesus Memberkati berada atas ketinggian 1.700 mdpl, tepatnya di atas puncak Bukit Buntu Burake.

    Dibuka sejak tahun 2015, Patung Yesus Memberkati menjadi destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi, khususnya umat Kristiani. Pengunjung bisa menikmati pemandangan dari ketinggian jembatan kaca di dasar patung Yesus.

    2. Patung Yesus Memberkati, Manado

    patung yesus memberkati di manadoPatung Yesus Memberkati di Manado Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

    Patung Yesus memberkati berdiri setinggi 30 meter di Manado, Sulawesi Utara. Dibangun pada tahun 2007, patung ini menjadi destinasi bagi wisatawan yang datang ke Manado.

    Patung Yesus Memberkati terbuat dari 25 ton serat logam dan 35 ton baja dengan ketinggian 30 meter. Dengan kemiringan 35 derajat, patung ini terlihat seperti melayang di udara. Kedua tangannya seperti sedang memberkati area sekitarnya.

    3. Monumen Kristus Raja, Maluku

    Di Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terdapat wisata religius yaitu momumen Kristus Raja. Yuk kita lihat.Di Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, terdapat wisata religius yaitu momumen Kristus Raja. Yuk kita lihat. Foto: Agung Pambudhy

    berdiri di atas bangunan tiga lantai yang dihiasi bentuk-bentuk salib di dindingnya. Ketinggian dari patung Yesus yang berlokasi di Desa Oilut Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Tanimbar, Maluku ini yaitu 25 meter.

    Monumen ini dibangun pada tahun 2004 dan diresmikan pada tahun 2006. Monumen Kristus Raja menghadap ke Laut Arafuru. Di kawasan ini, terdapat pula patung Yesus disalib dengan ketinggian 10 meter

    4. Patung Yesus Kristus, Papua Barat

    Patung Yesus selanjutnya ada di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat. Menghadap ke barat, patung ini berdiri tegak sambil membentangkan tangan. Tinggi patungnya mencapai 14,5 meter, sementara pilar penyangganya mencapai 15 meter.

    Patung ini terbuat dari lempengan baja, tembaga, kuningan, dan timah. Dari kota Manokwari, patung Yesus ini terlihat jelas berdiri tegak di antara pepohonan. Pada sisi kiri patung, terdapat patung perempuan memegang guci air setinggi 3 meter.

    5. Patung Yesus, Merauke

    Patung Yesus di Taman Doa Gerbang Hati Kudus Yesus, Merauke, Papua Selatan, ini memiliki tinggi 12 meter. Spot ikonik ini diresmikan pada 14 Agustus 2011, sesuai dengan periode masuknya Gereja Katolik di Merauke ratusan tahun lalu.

    Itulah informasi mengenai patung Yesus tertinggi di dunia dan yang ada di Indonesia. Semoga informasi ini membantumu ya.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Tips Mudik Pakai Mobil Listrik agar Aman dan Nyaman


    Jakarta

    Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat yang mulai pulang ke kampung halaman. Apabila kamu berniat mudik pakai mobil listrik, ada beberapa tips penting yang perlu diketahui.

    Mudik jadi salah satu tradisi yang dilakukan masyarakat Tanah Air. Ada yang memilih menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta api, dan pesawat, lalu ada juga yang mengendarai kendaraan pribadi.

    Bagi kamu yang berencana mudik dengan mengendarai mobil pribadi, khususnya yang bertenaga listrik, ada beberapa hal penting yang harus diketahui. Langkah ini agar tetap aman dan nyaman selama di perjalanan.


    Lantas, apa saja tips mudik pakai mobil listrik? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Tips Mudik Pakai Mobil Listrik

    Dilansir situs Wuling Indonesia, berikut sejumlah tips mudik pakai mobil listrik agar aman dan nyaman sampai di tujuan:

    1. Merencanakan Perjalanan

    Tips yang pertama adalah merencanakan perjalanan sebelum berangkat mudik. Sebagai pemilik kendaraan, kamu wajib tahu soal kapasitas baterai, jarak tempuh yang mampu dicapai saat kondisi baterai penuh, dan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai.

    Selain itu, detikers juga harus mengkalkulasikan jarak dan waktu perjalanan yang akan ditempuh selama mudik. Kamu bisa mengecek estimasi perjalanan di Google Maps, tetapi itu belum termasuk dengan waktu istirahat sejenak di rest area.

    2. Mengetahui Lokasi SPKLU

    Selain merencanakan perjalanan, kamu juga harus melakukan riset mendalam soal lokasi SPKLU pengisian baterai dengan jenis-jenis soket pengisian daya (port charging), seperti CHAdeMO, CCS, dan AC Charging.

    Pada umumnya, saat ini SPKLU terdiri dari empat kategori, mulai dari slow charging (≥ 7 kW), medium charging (≥ 25 kW), fast charging (≥ 50 kW), dan ultrafast charging (≥100 kW).

    3. Mengecek Kondisi Mobil

    Langkah yang paling penting sebelum mudik adalah mengecek seluruh kondisi mobil. Lakukan pemeriksaan terhadap tekanan ban, sistem pendingin, hingga kondisi baterai mobil listrik.

    Sebaiknya, lakukan pengecekan mobil listrik ke bengkel resmi yang terdekat dari rumah. Langkah ini guna memastikan bahwa mobil dalam kondisi prima, sehingga dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

    4. Perhatikan Gaya Berkendara

    Selama perjalanan mudik, perhatikan juga kecepatan dan gaya berkendara. Berbeda dengan mobil konvensional yang lebih boros energi saat melaju dalam kecepatan rendah, khususnya di jalanan macet, mobil listrik justru lebih boros energi ketika digunakan dalam kecepatan tinggi seperti di jalan tol.

    Soalnya, mobil listrik mendapatkan torsi secara instan dengan semakin besarnya hambatan udara yang dihadapi kendaraan. Maka dari itu, hindari menyetir mobil secara agresif dan jaga rata-rata kecepatan mobil tetap stabil di rentang 60-80 km per jam.

    Selain lebih hemat energi agar tidak bikin baterai cepat habis, langkah ini juga untuk memberikan rasa aman selama perjalanan.

    5. Istirahat jika Sudah Lelah

    Selama mudik, detikers akan menempuh jarak hingga ratusan kilometer untuk bisa sampai di tempat tujuan. Hal ini terkadang membuat tubuh cepat lelah sehingga mudah kantuk.

    Kalau sudah lelah, segera melipir sejenak ke rest area untuk beristirahat. Pastikan kamu mencari rest area yang juga menyediakan SPKLU agar mobil bisa diisi ulang baterainya.

    Ketika badan sudah segar, baterai mobil listrik juga sudah kembali penuh. Kini, detikers tinggal melanjutkan perjalanan menuju ke kampung halaman.

    Cara Cek Lokasi SPKLU saat Mudik Lebaran

    Pemudik yang akan mengendarai mobil listrik tak perlu khawatir soal ketersediaan SPKLU. Sebab, PLN sudah menyiapkan 1.000 unit SPKLU di sepanjang jalur mudik Trans Jawa-Sumatera.

    Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatera sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit dan Papua 26 unit.

    “Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyiagakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatera. Keberadaan unit ini juga penting khususnya dalam membantu pemudik EV jika sewaktu-waktu kehabisan daya di perjalanan,” kata Direktur Ritel dan Niaga PLN Edi Srimulyani dikutip Antara, Jumat (14/3/2025).

    Kini, detikers bisa mengetahui lokasi SPKLU dengan mudah dan cepat lewat aplikasi Google Maps di smartphone. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka aplikasi Google Maps
    • Di bagian sub menu, geser layar ke kiri untuk memilih kolom ‘Lainnya’ atau ‘More’
    • Geser layar ke bawah dan pilih opsi ‘Charging stations’ atau tempat pengisian mobil listrik
    • Setelah itu, akan muncul lokasi SPKLU yang terdekat dari lokasi kamu saat ini.

    Demikian lima tips mudik pakai mobil listrik agar aman dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Gunung Tertinggi di Indonesia yang Berjuluk ‘The Seven Summits’


    Jakarta

    Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak pegunungan. Bahkan, beberapa di antaranya memiliki ketinggian hingga lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Tanah Air.

    Sebagai informasi, total terdapat 629 gunung di Indonesia dan tujuh di antaranya memiliki puncak tertinggi yang paling fenomenal. Kemudian, ketujuh puncak gunung itu dijuluki sebagai The Seven Summits of Indonesia.

    Adapun sejumlah puncak gunung tertinggi di Indonesia yang menjadi favorit para pendaki, misalnya Gunung Semeru dan Gunung Kerinci. Selain itu, masih ada sejumlah puncak gunung tertinggi di Tanah Air yang tak hanya menarik minat pendaki lokal, tapi juga datang dari mancanegara.


    Penasaran, apa saja tujuh gunung tertinggi di Indonesia yang disebut sebagai The Seven Summits? Simak daftarnya dalam artikel ini.

    7 Gunung Tertinggi di Indonesia

    Mengutip laman Kementerian Kehutanan, tujuh gunung tertinggi di Indonesia merupakan puncak-puncak gunung tertinggi yang mewakili tujuh pulau besar dan wilayah kepulauan di Indonesia. Berikut daftar gunungnya:

    1. Gunung Jayawijaya

    Gunung Jayawijaya merupakan gunung tertinggi di Indonesia. Gunung ini memiliki beberapa puncak, salah satu yang tertinggi adalah Puncak Carstensz dengan ketinggian 4.884 mdpl. Puncak gunung ini tersusun dari karang (limestone) dan bagian puncaknya tertutup oleh salju abadi.

    Gunung Jayawijaya juga terdiri dari sejumlah puncak lainnya yang juga tak kalah tinggi, yakni Puncak Jaya (4.862 mdpl), Puncak Mandala (4.760 mdpl), Puncak Trikora (4.730 mdpl), Puncak Idenberg (4.673 mdpl), Puncak Yasmin (4.535 mdpl), dan Puncak Carstensz Timur (4.400 mdpl).

    Pada 1999, Gunung Jayawijaya menjadi bagian dari Indonesia Seven Summits, menyusul status World Seven Summits yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Gunung Jayawijaya sendiri terletak di Provinsi Papua,

    2. Gunung Kerinci

    Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia, sekaligus paling tertinggi di Pulau Sumatera. Gunung yang terletak di perbatasan Kerinci, Provinsi Jambi, dengan Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Solok Selatan, memiliki ketinggian mencapai 3.805 mdpl.

    Gunung Kerinci menyandang status sebagai World Heritage Site dengan kategori Tropical Rainforest Heritage of Sumatera. Gunung tersebut juga dinobatkan sebagai gunung berapi tertinggi di Indonesia serta Asia Tenggara.

    3. Gunung Rinjani

    Gunung Rinjani terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung yang memiliki ketinggian mencapai 3.762 mdpl ini termasuk salah satu yang jadi favorit banyak pendaki.

    Gunung Rinjani termasuk gunung berapi aktif dan memperlihatkan keaktifannya dari kepundan anak gunung yang muncul di tengah kaldera gunung, yaitu Danau Segara Anak.

    4. Gunung Semeru

    Gunung Semeru memiliki ketinggian mencapai 3.676 mdpl. Bagian puncak tertinggi dari gunung ini dikenal dengan nama Mahameru. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi keempat di Indonesia sekaligus gunung tertinggi di Pulau Jawa.

    Secara administratif, Gunung Semeru termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gunung ini tergolong gunung berapi aktif dan setiap kurang lebih 20 menit sekali mengeluarkan abu vulkanik berwarna hitam bercampur pasir dan batu-batu kecil.

    5. Gunung Latimojong

    Di daftar berikutnya adalah Gunung Latimojong. Gunung yang terletak di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, ini merupakan sebuah jajaran pegunungan yang terdiri dari beberapa puncak.

    Puncak tertinggi Gunung Latimojong bernama Rante Mario dengan ketinggian mencapai 3.430 mdpl, menjadikannya sebagai tempat tertinggi di Pulau Sulawesi. Sedangkan puncak kedua tertingginya bernama Nenekmori.

    6. Gunung Binaiya

    Gunung Binaiya merupakan gunung tertinggi di Kepulauan Maluku. Terletak di Pulau Seram, Kabupaten Maluku, puncak dari Gunung Binaiya memiliki ketinggian 3.027 mdpl. Gunung Binaiya termasuk gunung non-vulkanologi dan terdiri dari pegunungan karst.

    7. Gunung Raya

    Pulau Kalimantan juga memiliki gunung yang masuk dalam daftar The Seven Summits of Indonesia, yakni Gunung Raya. Gunung yang juga disebut Bukit Raya ini memiliki ketinggian 2.278 mdpl. Lokasi gunung ini berada di perbatasan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

    Sebenarnya, Pulau Kalimantan memiliki gunung tertinggi, yaitu Gunung Kinabalu. Namun, gunung tersebut berada di bawah kedaulatan negara Malaysia, sehingga tidak bisa dimasukkan dalam kategori Seven Summits Indonesia.

    Itu dia tujuh gunung tertinggi di Indonesia yang masuk dalam daftar The Seven Summits of Indonesia. Tertarik untuk mendaki salah satu gunung tersebut?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • 12 Geopark Indonesia yang Diakui UNESCO di 2025


    Jakarta

    Geopark (taman bumi) adalah bentang alam yang menyimpan jejak geologis berupa keragaman batu dan mineral, hayati, dan budaya serta diwariskan antar generasi. Geopark dapat dikelola masyarakat setempat dengan mempertimbangkan keseimbangan lingkungan, edukasi, dan ekonomi.

    Di dunia banyak geopark dengan luas, ciri, dan keragaman yang layak mendapat pengakuan dunia. Biodiversitas dan jejak kebumian (geologis) dalam geopark wajib dilindungi demi keberlanjutan kehidupan di dunia yang ramah lingkungan.

    Daftar 12 Geopark di Indonesia yang Diakui UNESCO

    Dikutip dari situs UNESCO, ada 12 geopark di Indonesia berstatus UNESCO Global Geopark (UGGp). Berikut daftarnya

    1. Geopark Batur

    • Lokasi: Gunung Batur, Bali
    • Lanskap: Kawasan kaldera Gunung Batur dan dinding luarnya yang membentuk bentang alam khas Bali serta danaunya.

    2. Geopark Gunung Sewu

    • Lokasi: Antar wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
    • Lanskap: Menampilkan bentang alam karst pada iklim tropis yang terbentuk jutaan tahun lalu melalui proses geologis.

    3. Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

    • Lokasi: Sukabumi, Jawa Barat
    • Lanskap: Jejak geologi sejak 65 juta tahun lalu dengan formasi batuan unik, air terjun, dan pantai.

    4. Geopark Rinjani-Lombok

    • Lokasi: Nusa Tenggara Barat
    • Lanskap: Mencakup Gunung Rinjani dengan kaldera, savana, dan hutan tropis.

    5. Geopark Kaldera Toba

    • Lokasi: Sumatra Utara
    • Lanskap: Terdiri dari 16 geosite dengan bentang alam air terjun, bukit, dan Danau Toba yang menyatukannya.

    6. Geopark Belitong

    • Lokasi: Kepulauan Bangka Belitung
    • Lanskap: Terdiri dari batu granit besar yang eksotis lengkap dengan kekayaan hayati di darat dan laut.

    7. Geopark Ijen

    • Lokasi: Jawa Timur
    • Lanskap: Kawah dengan danau asam terbesar di dunia serta fenomena api biru yang langka.

    8. Geopark Maros-Pangkep

    • Lokasi: Sulawesi Selatan
    • Lanskap: Susunan batuan kapur (karst) yang berasal dari zaman purba.

    9. Geopark Merangin Jambi

    • Lokasi: Jambi
    • Lanskap: Lokasi asal fosil tumbuhan berusia 296 juta tahun kurang lebih periode Permian Awal.

    10. Geopark Raja Ampat

    • Lokasi: Papua Barat
    • Lanskap: Biodiversitas laut lengkap dengan batuan tua dari era Silur-Devon.

    11. Geopark Kebumen

    • Lokasi: Jawa Tengah
    • Lanskap: Batuan purba, goa-goa karst, dan jejak geologis sejak jutaan tahun lalu.

    12. Geopark Meratus

    • Lokasi: Kalimantan Selatan
    • Lanskap: Warisan jejak kebumian tropis lengkap dengan kekayaan budaya dan masyarakat adat.

    Buat traveler yang ingin berkunjung, jangan lupa update informasi untuk memastikan ketersediaan layanan. Termasuk harga tiket, rute, dan transportasi terbaik menuju destinasi wisata pilihan.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kalegowa Destinasi Slow Travel Terbaik Kedua di Asia, Ada Apa di Sana?


    Jakarta

    Platform Agoda memasukkan Kalegowa dalam daftar rekomendasi slow travel 2025 bersama wilayah lain dari Asia Timur, Tenggara, dan Selatan. Kalegowa adalah wilayah di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

    Slow travel merupakan bentuk healing baru yang diminati masyarakat masa kini. Dikutip dari platform Revine, slow travel menekankan pentingnya keberlanjutan dan keterkaitan dengan warga lokal. Slow travel atau tourims juga sangat menghargai pengalaman selama perjalanan.

    Kalegowa mungkin belum banyak diketahui sebagai salah satu destinasi wisata Indonesia. Dengan adanya rekomendasi slow travel Agoda 2025, Kalegowa mungkin bisa masuk daftar wishlist healing detikers berikutnya.


    Fakta Kalegowa sebagai Top Agoda Slow Travel 2025

    Kalegowa adalah wilayah yang menyaksikan sejarah Indonesia mulai zaman kerajaan, penjajahan, hingga menjadi negara merdeka. Masyarakat Kalegowa mengarungi perjalanan Indonesia dengan tetap memegang teguh tradisi dan kearifan lokal.

    Sejarah Kalegowa

    Kalegowa atau Kale Gowa adalah lokasi benteng pertama kerajaan Gowa di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Fungsi benteng ini adalah sebagai lokasi pemukiman raja dan keluarganya, sehingga menjadi pusat dinamika kegiatan kehidupan kerajaan.

    Dikutip dari tulisan Benteng Kale Gowa Pada Masa Kerajaan Gowa (1510-1639) oleh Heri Setiani dari Universitas Negeri Makassar, benteng Kale Gowa tersebar di beberapa titik. Site tersebut adalah Kompleks Makam Sultan Hasanuddin, Sumur Bissu, Sumur Lompowa, Masjid Tua Katangka, Kompleks Makam raja-raja Gowa dan keluarganya, Batu Tallua, dan Batu pelantikan.

    Pesona Kalegowa

    Dikutip dari situs Travel and Tour World, Kalegowa menawarkan kekayaan alam dan budaya yang bisa dinikmati selama healing. Beberapa pesona tersebut adalah:

    • Sawah hijau dan pepohonan rindang.
    • Arsitektur khas Bugis yang masih lestari dan mengundang decak kagum.
    • Masyarakat yang hangat dan menawarkan hospitality simpel namun sesuai kebutuhan turis.
    • Pasar tradisional dan hidangan khas yang menggambarkan masyarakat lokal.

    Jarak dan Penginapan Kalegowa

    Kalegowa hanya berjarak sekitar 2 km dari Somba Opu dikutip dari google maps. Situs BMKG menjelaskan, Kalegowa adalah dataran rendah dengan suhu hangat hingga panas.

    Bagi detikers yang ingin berkunjung, detikers bisa pesan penginapan lebih dulu di platform wisata. Detikers juga bisa cari tahu akomodasi sesuai keperluan di media sosial atau berbagai situs wisata.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 6 Kota Favorit untuk Liburan Slow Travel di Indonesia


    Jakarta

    Slow travel jadi tren liburan terkini yang ingin lebih menikmati pesona destinasi wisata. Slow travel identik dengan kegiatan yang lebih mengenal (ngeblend) kebiasaan, kebudayaan, dan karakter masyarakat sekitar. Penikmat slow travel biasanya tinggal lebih lama di kota tujuan.

    Kota Favorit Slow Travel

    Destinasi wisata populer ternyata menjadi tujuan utama penikmat slow travel. Berikut rekomendasi kota tujuan slow travel

    Kalegowa, Sulawesi Selatan

    Lahan sawah di CirebonIlustrasi sawah Kalegowa (dok. Fahmi Labibinajib)

    Kota ini dinobatkan sebagai kota terbaik kedua untuk slow travel di Asia versi Agoda. Kalegowa terkenal dengan sejarahnya yang panjang sebagai lokasi pertama benteng kerajaan Gowa. Kota ini juga punya pesona sawah hijau, pohon rindang, arsitektur Bugis masih lestari, serta warga lokal yang hangat dan ramah.


    Yogyakarta, DI Yogyakarta

    Tahukah traveler ada yang unik jika berkunjung ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Setiap pengunjung yang datang akan diperlakukan selayaknya tamu raja.tempat penyambutan pengunjung Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Foto: Arawinda Dea Alisia

    Penikmat slow travel bisa memilih destinasi wisata dan lokasi menginap yang jauh dari pusat. Selain Yogya, kamu bisa memilih lokasi wisata di Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan daerah lagi di Yogyakarta. Untuk lokasi wisata, kamu sebaiknya memilih museum, candi, situs sejarah dan budaya lain yang bisa dinikmati tanpa harus buru-buru.

    Purwokerto, Jawa Tengah

    Wisata Baturaden, Baturraden, PurwokertoWisata Baturaden, Baturraden, Purwokerto Foto: Ari Saputra

    Ibu kota Kabupaten Banyumas ini kerap disebut mirip Yogya, namun tidak seramai kota tersebut. Purwokerto terkenal dengan hawa sejuk, adem, minim macet, masyarakat ramah, dan biaya hidup murah. Kendati begitu, Puwokerto tidak sulit diakses internet dan sangat adaptif pada perkembangan teknologi.

    Bandung, Jawa Barat

    Suasana Braga, Kota Bandung di momen libur panjang Waisak 2025.Suasana Braga, Bandung Foto: Rifat Alhamidi

    Kota Bandung secara umum adalah destinasi wisata populer karena dekat Jabodetabel dan mudah diakses. Namun, Bandung menyediakan tempat bagi penikmat slow travel yang ingin berlama-lama meniknati keindahannya. Kamu bisa memilih destinasi wisata alam, sejarah, dan budaya yang tidak terlalu ramai pengunjung.

    Raja Ampat, Papua Barat Daya

    Laguna berbentuk bintang di Raja AmpatLaguna berbentuk bintang di Raja Ampat Foto: Johanes Randy

    Potongan surga dunia ini sangat disayangkan jika tidak bisa dinikmati berlama-lama. Slow travel sangat direkomendasikan agar bisa menikmati keberagaman flora dan fauna Raja Ampat, hewan endemik, pasir putih, air laut biru hijau yang jernih. Selain itu, sungguh disayangkan jika harus meninggalkan Raja Ampat tanpa tahu kekayaan budaya dan sejarah masyarakatnya.

    Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

    Kapal-kapal wisata di perairan Labuan Bajo yang digunakan wisatawan kala berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT.Kapal-kapal wisata di perairan Labuan Bajo Foto: Ambrosius Ardin/detikBali

    Destinasi wisata ini adalah gerbang menuju habitat asli komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Di sini ada beragam spot wisata yang bisa kamu nikmati tanpa harus terburu-buru yaitu Goa Rangko, Air Terjun Cunca Rami, Bukit Sylvia, Sawah Lingko, dan Kampung Compang To’e Melo untuk mengenal budaya lokal Labuan Bajo.

    Sebelum memilih destinasi wisata untuk slow travel, pastikan kamu sudah menyusun itinerary yang tepat sehingga waktu liburan terasa lebih efisien.

    (row/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Raja Ampat Terancam Rusak, Ini Alternatif Tempat Diving


    Jakarta

    Indonesia tak pernah kehabisan wisata alam yang memancing jiwa petualangan pengunjung. Termasuk bagi penyuka diving dan snokeling yang mendamba keindahan bawah laut Indonesia, yang kaya keanekaragaman hayati.

    Alternatif 12 Tempat Diving

    Sebagai alternatif spot diving selain Raja Ampat yang kini sedang dalam polemik, berikut pilihannya

    1. Bali dan Lombok

    Keindahan Bali tak hanya yang terlihat di permukaan, tapi juga di bawah laut dengan biodiversity hewan dan tumbuhan. Spot menyelam di Bali dan Lombok dikutip dari situs Seacrush terdiri dari:


    Padangbai

    Spot Padangbai dengan air jernih biru memungkinkan penyelam melihat keindahan Padangbai dengan sangat jelas. Di sini juga ada kebun terumbu kerang dengan view yang sangat indah dan peluang mengasah kemampuan fotografi.

    USAT Liberty Wreck

    Di wilayah Tulamben, Bali bagian utara ada bekas kapal argo USA Army yang ditembak Jepang tahun 1942. Dengan kedalaman 5-30 meter, spot menyelam ini cocok dinimati pagi dan malam hari serta cocok bagi snorkeler. Buat yang sekadar ingin berenang, tentunya bisa juga menikmati spot ini.

    Amed Japanese Wreck

    Kapal ini dulunya adalah bagian dari patroli Jepang yang tenggelam tahun 1942. Kedalamanya adalah 2-12 meter yang lebih dangkap dibandung USAT Liberty Wreck. Spot menyelam in cocok bagi diver level 1.

    Pulau Menjangan

    Pulau ini terletak di pusat wilayah yang dilindungi di Bali bagian barat laut. Menjangan dengan kedalaman 20-30 meter ini menawarkan kekayaan kehidupan makro dibanding spot diving lain. Pulau Menjangan lebih cocok bagi penyelam profesional, dengan jumlah kunjungan lebih sedikit.

    Crystal Bay dan Manta Point di Nusa Penida

    Di sini, pengunjung bisa melihat ikan mola-mola pada pertengahan Juni hingga Oktober, atau ikan pari mantai di Manta Point. Spot Manta Point cocok bagi snorkeler.

    2. Taman Nasional Komodo

    Kawasan yang berstatus warisan dunia dan kekayaan biosfere dari UNESCO ini menawarkan pemandangan serta keanekaragaman hayati. Taman Nasional Komodo ini berlokasi di Selat Lintah dengan gelombang kuat, yang membawa banyak kehidupan. Spot menyelan di Taman Nasional Komodo adalah:

    Manta Alley

    Spot yang menjadi tempat ikan pari membersihkan diri ini adalah spot ikonik di Taman Nasional Komodo. Dengan kedalaman 20 meter dan gelombang kuat, spot ini lebih cocok penyelam berpengalaman yang nyaman dengan ombak.

    Castle Rock

    Site dengan kedalaman beragam 4, 20, hingga 24 meter ini punya ombak kuat. Namun site ini juga punya banyak keanekaragaman hayati yang sulit dilewatkan.

    Cystal rock

    Kawasan dengan ombak kuat ini sangat menarik bagi para raksasa penghuni laut. Hiu abu-abu, hiu sirip putih, dan giant trevally adalah beberapa contoh bagian dari ekosistem ini yang juga berkaitan dengan Castle Rock dan Gili Lawa Laut.

    Batu Bolong

    Dilihat dari atas, kawasan ini memang terlihat bolong tanpa ada yang istimewa. Namun di kedalaman 70 meter ada berbagai jenis ikan misal napoleon wrasse, giant trevallies, tuna, dan hiu sirip putih. Kawasan ini juga punya gelombang yang sangat kuat.

    Cauldron aka Shotgun

    Kawasan ini hanya untuk penyelam berpengalaman yang biasa dengan gelombang kuat. Penyelam bergerak sepanjang struktur seperti dinding laut yang kaya ikan dan terumbu karang. Selanjutnya, penyelam seperti tertembak air laut ke dalam mangkuk raksasa. Mangkuk dengan dasar pasir laut ini membuat penyelam seperti sedang naik rollercoaster.

    3. Taman Nasional Komodo dan Lembeh di Sulawei

    Wilayah yang berlokasi di Manado bagian utara Sulawesi ini menawarkan pengalaman wall dives dan peluang mengambil foto bawah laut yang lias biasa cantik. Taman laut ini terdiri atas Pulau Bunaken, Siladen, Mantehage, Nain, dan Manado Tua dengan kedalaman mencapai 600 meter.

    Lekuan 2

    Site di luar Bunaken ini punya dinding vertikal dengan banyak terumbu karang lembut dan keras, serta visibilitas luar biasa baik. Site ini juga terkenal dengan fotografi wide angle.

    Ron’s Point

    Berlokasi di ujung selatan Pulau Bunaken, site ini punya lembah dengan plateau besar dan kedalaman 35 meter. Di sini ada penghuni laut besar misal hiu, tuna besar, dan pari raksasa.

    Alternatif spot menyelam ini bisa jadi opsi dive dan snorkeling selain Raja Ampat.

    (row/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Pesona Batang Pele di Raja Ampat, Hutan Lindung yang Dikepung Tambang


    Jakarta

    Batang Pele atau kerap ditulis Batangpele adalah pulau kecil di kawasan Raja Ampat yang kaya nikel dan sumber daya alam hayati. Dengan luas hanya 2.000 hektare atau kurang lebih 20 km2, Batang Pele berperan penting dalam konservasi alam di Raja Ampat.

    Hutan Lindung Batang Pele

    Batang Pele yang termasuk pulau kecil bahkan sangat kecil ini hampir separuhnya adalah hutan lindung. Dikutip dari situs lembaga nonprofit Mongabay, hutan lindung Batang Pele punya spesies endemik dan yang dilindungi. Beberapa spesies tersebut adalah

    1. Pohon pelangi

    Tumbuhan dengan nama ilmiah Eucalyptus deglupta atau rainbow eucalyptus ini dikenal juga dengan nama pohon leda. Seperti namanya, kulit pohon ini berwarna seperti pelangi bukan coklat seperti pohon kebanyakan. Tanaman ini adalah flora endemik di Papua Niugini, Papua, Pulau Seram, Maluku, dan Sulawesi.


    2. Pohon trembesi

    Trembesi dengan ciri tajuk yang sangat lebar ini adalah penyerap CO2 paling baik dibanding pohon lain. Pohon dengan nama ilmiah Samanea saman ini dikenal juga sebagai pohon hujan atau kihujan. Daun trembesi otomatis menutup saat mendung atau hujan, sehingga air yang turun bisa langsung sampai ke lahan. Trembesi biasa ditanam di ruang publik karena butuh area yang luas.

    3. Pohon parijoto

    Parijoto dianggap sebagai tanaman hutan terindah dengan daun yang selalu hijau dan buah berwarna merah ungu. Saat masih muda, warna buah parijoto adalah merah muda sehingga terlihat sangat cantik dan kontras dengan batangnya yang berwarna coklat. Parijoto tumbuh liar di gunung hutan dan dibudidayakan sebagai tanaman hias.

    4. Cantigi gunung

    Flora dengan nama latin Vaccinium varingiafolium ini tumbuh di ketinggian 1.800-3.340 meter. Ukuran pohon ini memang kecil dengan tinggi hanya 2,5-5 meter dan diameter 50 cm, namun akar dan kayunya sangat kuat. Saking kuatnya, pendaki biasa berpegangan pada cantigi saat melewati lahan terjal. Cantigi dicirikan dengan daun hijau lonjong yang berwarna kemerahan saat muda.

    Batang Pele di Tengah Konsesi Tambang

    Kekayaan Batang Pele tersimpan juga di perut bumi berupa nikel. Data GeoRIMA ESDM menjelaskan potensi nikel Batang Pele sebagai berikut:

    • Bijih terukur: 5.378.000 ton
    • Logam terukur: 52.327,94 ton.

    Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batang Pele adalah PT Mulia Raymond Perkasa (MRP) melalui pemerintah daerah setempat. Padahal, Batang Pele sebagai pulau kecil tak seharusnya bisa dieksploitasi apalagi statusnya adalah hutan lindung.

    Pemerintah memang telah mencabut IUP yang diperoleh PT MRP, namun bukan tidak mungkin tambang kembali mengancam kelestarian hutan lindung Raja Ampat. Karena itu, masyarakat harus memastikan Batang Pele benar-benar terlindung dari keserakahan yang tidak bertanggung jawab.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pesona Patung Rp 53 Miliar di Baubau, Sulawesi Tenggara Ini Faktanya!


    Jakarta

    Media sosial TikTok belakangan ramai dengan unggahan patung seharga Rp 53 miliar di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sosok berkharisma yang diabadikan dalam patung ini ternyata adalah Sultan Himayatuddin Muhammad Saydi seorang Pahlawan Nasional. Pemberian gelar secara resmi tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 120/TK/2019.

    Dikutip dari Antara, bangunan ini disebut Patung Oputa Yii Koo yang merupakan gelar bagi Sulton Buton ke-20 dan ke-23. Total biaya ini memang sangat fantastis, bahkan situs Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara menyebut ongkos pembangunan mencapai Rp 60 miliar. Pembangunan dimulai sejak 2022 dengan APBD Provinsi Sultra.

    Fakta Patung Oputa Yii Koo Rp 53 Miliar

    Patung yang digadang-gadang menjadi ikon wisata terbaru di Baubau ini sudah selesai dibangun dan bisa dilihat secara utuh. Berikut beberapa fakta patung yang terlihat gagah ini


    1. Apakah Rp 53 miliar terlalu mahal?

    Pembangunan Patung Oputa Yii Koo di Baubau, Sulawesi TenggaraPembangunan Patung Oputa Yii Koo di Baubau, Sulawesi Tenggara (dok google maps September 2022)

    Anggaran Rp 53 miliar memang sangat besar, namun patung ini diharapkan bisa memberi dampak positif bagi masyarakat Sultra. Area terbuka sekitar patung dapat digunakan untuk kegiatan sosial, menambah ruang publik baru bagi masyarakat, sekaligus menarik kunjungan wisata ke Baubau.

    2. Lokasi patung di tepi pantai

    Patung Oputa Yii Koo berlokasi di Kotamara, Kelurahan Kaobula, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau. Bangunan patung berada di tepi pantai menjorok ke laut berpadu dengan warna air laut biru hijau. Hasilnya, patung terlihat sangat indah dan sangat eyecatching serta Instagramable.

    3. Patung terbuat dari perunggu dan tembaga

    Penampakan Patung Oputa Yii Koo di Baubau, Sualwesi TenggaraPenampakan Patung Oputa Yii Koo di Baubau, Sualwesi Tenggara Foto: google maps Juli 2024

    Bahan penyusun Patung Oputa Yii Koo adalah perunggu dan tembaga, sehingga menghasilkan warna merah orange yang khas. Patung dibangun setinggi 22-23 meter dengan pose jari telunjuk kanan menunjuk ke arah matahari terbenam di sebelah barat. Saat sunset, patung terlihat sangat indah dan epik sebagai latar foto.

    4. Area patung nyaris mencapai satu hektare

    Patung Oputa Yii Koo berdiri di layan seluas 8.897 m² atau 0,89 hektare. Pembangunan patung dilakukan dalam dua tahap dengan total dana Rp 17 miliar dan Rp 36 miliar. Tahap pertama fokus pada pembangunan pondasi di dalam laut, pemasangan plat, sekalian dengan dudukan patungnya. Selanjutnya adalah pembangunan patung hingga selesai.

    5. Patung belum diresmikan

    Bangunan Patung Oputa Yii Koo sudah selesai dibangun, namun belum diresmikan pemerintah setempat. Patung rencananya diresmikan pada 2024, namun belum dilaksanakan hingga kini. Selain menjadi ikon wisata, komplek Patung Oputa Yii Koo direncanakan punya museum dan ruang kantor.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com