Tag: tarif trump

  • Trump Ancam Rusia dengan Tarif 100% untuk Kesepakatan Damai

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan mengenakan tarif sekunder sebesar 100% terhadap Rusia, jika dalam waktu 50 hari ke depan tidak tercapai kesepakatan damai terkait perang di Ukraina.

    Dilaporkan Coincu, pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Washington, sebagaimana dilaporkan oleh beberapa media internasional pada Minggu (14/7).

    Ancaman tarif ini juga ditujukan kepada negara atau entitas lain yang masih menjalin kerja sama dagang dengan Rusia. Trump menegaskan bahwa sanksi ekonomi tersebut akan menjadi “sangat parah” jika tidak ada kemajuan dalam penyelesaian konflik.

    Rusia Rampungkan RUU Kripto Sebagai Alat Pembayaran
    Ilustrasi bendera Rusia.

    Baca juga: Trump Umumkan Tarif Baru untuk 8 Negara Mulai 1 Agustus 2025

    Peringatan Tarif 100% Trump dan Dampak Geopolitiknya

    Selain itu, ia mengonfirmasi bahwa AS dan negara-negara anggota NATO akan mengirimkan bantuan sistem pertahanan udara, termasuk rudal Patriot, ke Ukraina. Pendanaan untuk pengiriman senjata ini akan didukung oleh sejumlah negara Eropa seperti Jerman, Belanda, Denmark, Swedia, Norwegia, dan Kanada.

    Meski begitu, hingga saat ini belum terlihat dampak langsung terhadap pasar aset digital, khususnya mata uang kripto. Harga Bitcoin dan Ethereum masih bergerak stabil dalam rentang normal.

    Reaksi Pasar Kripto

    Menurut data CoinMarketCap, Ethereum (ETH) mencatat kenaikan sebesar 1,03% dalam 24 jam terakhir dan melonjak 87% dalam tiga bulan terakhir, dengan harga saat ini berada di kisaran US$3.024. Volume perdagangan ETH mencapai US$31,90 miliar dengan dominasi pasar 9,70%.

    Para analis menilai bahwa meski pasar belum bereaksi secara signifikan terhadap ancaman ini, ketegangan geopolitik semacam ini secara historis dapat memicu volatilitas jangka pendek. Oleh karena itu, investor tetap disarankan untuk berhati-hati dan mengandalkan data ekonomi aktual dalam mengambil keputusan di tengah ketidakpastian global yang terus berkembang.

    Baca juga: Bitcoin Anjlok ke $117.000 Akibat Ancaman Tarif Trump ke Rusia


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BTC Tertekan Tarif AS Buat Rusia

    Pasar kripto menghadapi tekanan baru setelah Presiden AS, Donald Trump mengancam tarif terhadap Rusia, mendorong harga Bitcoin turun ke $119.000. Tekanan jual mulai tampak dengan meningkatnya open interest BTC futures dan sinyal profit-taking di level $123.000.

    Sementara itu, investor global tengah mengantisipasi sejumlah data ekonomi penting dari AS—yakni CPI (15 Juli), PPI (16 Juli), dan klaim pengangguran (17 Juli)—yang diprediksi akan menjadi pemicu volatilitas berikutnya di pasar Bitcoin. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

    Harga BTC Bereaksi Setelah Ancaman Tarif Trump ke Rusia

    • Bitcoin turun ke $119K pasca ancaman tarif Trump terhadap Rusia.
    • Open interest BTC futures naik 3,87% menjadi $87,95 miliar (data Coinglass).
    • CryptoQuant melihat kenaikan arus bersih bursa sebagai sinyal profit-taking di $123K.

    Sinyal Ekonomi AS Dapat Gerakkan Bitcoin Minggu Ini

    • Data CPI AS 15 Juli pengaruhi Bitcoin: inflasi tinggi tekan BTC, rendah dorong penurunan suku bunga.
    • PPI 16 Juli tunjukkan tren inflasi, PPI tinggi ketatkan likuiditas, berdampak pada Bitcoin.
    • Klaim pengangguran (17/7) tunjukkan pasar tenaga kerja: klaim naik berpotensi naikkan Bitcoin karena ekspektasi pemotongan suku bunga Fed.

    CASHBACK DADAKAN IS BACK 100% Raih Rp10 Juta*

    Investor Kripto Beli Beberapa Aset Jelang Pengumuman CPI AS

    • Whale akumulasi 1INCH, LINK, dan CRV menjelang rilis CPI Juli.
    • Akumulasi terjadi antara 24 jam hingga 70 hari.
    • SPX6900 (SPX) juga alami arus masuk kecil, dukung narasi siklus super memecoin.

    3 Altcoin Teratas untuk Dicermati Selama AS Crypto Week

    • Sonic (S): airdrop 15-22 Juli, potensi naik $0,440, rawan turun pasca-airdrop.
    • Mantle (MNT): naik 7,2% jelang Sepolia 16 Juli, target $0,72, bisa ke $0,63 jika ada tekanan jual.
    • Trump (TRUMP): potensi naik dengan unlock 90 juta token, bisa capai $10,97, tapi di bawah $9,04 batalkan bullish.

    Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trump Umumkan Tarif Baru untuk 8 Negara Mulai 1 Agustus 2025

    Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, secara resmi mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap delapan negara, yakni Brasil, Filipina, Brunei, Moldova, Aljazair, Irak, Libya, dan Sri Lanka. Kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Agustus 2025 dan dikenakan tarif antara 20% hingga 50%.

    Dilaporkan Coincu, langkah ini merupakan bagian dari strategi proteksionisme ekonomi “America First” yang kembali digaungkan oleh Trump. Brasil menjadi negara yang paling terdampak dengan tarif sebesar 50%, sementara negara lain seperti Filipina dikenakan tarif 20%.

    “Tarif akan mulai dibayarkan pada 1 Agustus 2025. Tidak ada perubahan hingga saat ini, dan tidak akan ada perubahan. Tidak ada perpanjangan yang akan diberikan,” tegas Trump melalui surat resmi dan unggahan di media sosial.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 10 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 10 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Tarif Bea Masuk Baru Trump Berlaku 1 Agustus, Indonesia Terdampak

    Meskipun langkah ini memicu perhatian di sektor perdagangan global, reaksi pasar keuangan sejauh ini masih relatif tenang. Tidak terlihat dampak signifikan langsung terhadap pasar aset kripto, termasuk Bitcoin.

    Saat ini, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $111.512,27 dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,22 triliun. Volume perdagangan 24 jam terakhir tercatat sebesar $57,34 miliar, naik 28,69%, menurut data CoinMarketCap. Pasokan yang beredar mencapai 19,89 juta BTC dari total maksimum 21 juta.

    Tim riset dari Coincu menyebutkan bahwa kebijakan tarif ini mungkin berimplikasi terhadap kondisi ekonomi makro secara global, namun masih belum ada korelasi konkret dengan pergerakan harga aset kripto saat ini. Data on-chain pun belum menunjukkan indikasi keterkaitan langsung antara penerapan tarif dan investasi kripto.

    Meski begitu, para pengamat pasar terus memantau potensi efek domino terhadap perdagangan internasional dan potensi pergeseran arus investasi, termasuk ke dalam aset digital. Sejarah mencatat bahwa dalam ketidakpastian ekonomi, aset seperti Bitcoin kerap dijadikan sebagai lindung nilai alternatif. Namun, pengaruh kebijakan ini terhadap tata kelola aset DeFi maupun regulasi industri kripto secara lebih luas masih perlu dikaji lebih lanjut.

    Baca juga: RUU Pajak Trump Disahkan, Pasar Kripto Bakal Bergelombang?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tarif Bea Masuk Baru Trump Berlaku 1 Agustus, Indonesia Terdampak

    Presiden Donald Trump kembali memicu ketegangan dagang global dengan mengirimkan surat resmi kepada 14 negara terkait kebijakan tarif impor baru yang akan diberlakukan Amerika Serikat mulai 1 Agustus 2025. Dalam surat yang dipublikasikan langsung melalui platform Truth Social, Trump menyebut kebijakan ini sebagai langkah untuk “menyeimbangkan perdagangan” dan “membangun persahabatan yang kuat.”

    Dilaporkan Cryptopolitan, negara-negara yang menerima surat tersebut meliputi Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Kazakhstan, Afrika Selatan, Laos, Myanmar, Bosnia dan Herzegovina, Tunisia, Indonesia, Bangladesh, Serbia, Kamboja, dan Thailand. Surat tersebut mencantumkan tarif impor baru yang bervariasi antara 25% hingga 40%, tergantung pada hubungan dagang masing-masing negara dengan AS.

    Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak, dengan tarif bea masuk sebesar 32%. Sementara itu, negara-negara seperti Laos dan Myanmar dikenakan tarif tertinggi sebesar 40%. Trump memperingatkan bahwa jika negara-negara tersebut melakukan pembalasan tarif, maka tarif tambahan akan langsung diberlakukan.

    “Barang yang dikirim ulang untuk menghindari tarif juga akan dikenakan bea masuk lebih tinggi,” tulis Trump dalam suratnya. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini berlaku terpisah dari bea masuk sektoral lainnya.

    Baca juga: RUU Pajak Trump Disahkan, Pasar Kripto Bakal Bergelombang?

    Gedung Putih menyatakan bahwa tenggat waktu sebelumnya yang seharusnya berakhir pekan ini telah diperpanjang hingga 1 Agustus. Langkah ini memberi waktu tambahan bagi negara-negara yang dituju untuk menanggapi atau menyesuaikan kebijakan dagangnya.

    Karoline Leavitt, juru bicara Presiden Trump, mengonfirmasi bahwa lebih banyak surat akan dikirim dalam beberapa hari ke depan. Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan ini merupakan kelanjutan dari tarif “Hari Pembebasan” yang diumumkan pada April lalu, yang saat itu menetapkan tarif 24% untuk Jepang dan 25% untuk Korea Selatan.

    Defisit Perdagangan Amerika Serikat

    Trump menyebut defisit perdagangan sebagai alasan utama di balik langkah ini. Jepang tercatat memiliki defisit perdagangan sebesar $68,5 miliar dengan AS pada 2024, sementara Korea Selatan sebesar $66 miliar. Beberapa negara lain seperti Myanmar memiliki defisit yang jauh lebih kecil, yakni sekitar $579,3 juta.

    Meskipun menuai kritik dari kalangan ekonom dan tuntutan hukum, Trump bersikukuh bahwa kebijakan tarif ini dapat disesuaikan jika negara-negara tersebut menghapus hambatan tarif dan non-tarif terhadap produk AS. “Tarif ini bisa dinaikkan atau diturunkan tergantung hubungan kita dengan negara Anda,” tulis Trump, yang menutup setiap suratnya dengan kalimat, “Anda tidak akan pernah kecewa dengan Amerika Serikat.”

    Pasar merespons negatif terhadap pengumuman tersebut. Dow Jones turun 422 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing melemah 0,79% dan 0,92%. Meski begitu, tim Trump menyatakan tetap optimis dapat mencapai sejumlah kesepakatan dagang dalam waktu dekat, meskipun hingga kini baru ada kerangka awal dengan Inggris, Vietnam, dan China.

    Kebijakan ini juga menghadapi tantangan hukum. Pengadilan federal sempat memutuskan bahwa Trump tidak memiliki dasar hukum untuk memberlakukan tarif secara luas berdasarkan undang-undang darurat nasional. Namun, keputusan tersebut tengah dalam proses banding, sehingga tarif tetap berlaku sementara waktu.

    Baca juga: Bitcoin Tembus $107.000, Komentar Trump Dorong Permintaan Aset Keras


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 8 Juli 2025: Tarif Trump Tekan Bitcoin

    Pasar kripto hari ini, Selasa (8/7), dilaporkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump umumkan tarif 25% untuk Jepang & Korea Selatan mulai 1 Agustus, picu tekanan ke Bitcoin yang berisiko turun di bawah $108.000. Pemerintah AS juga transfer Ethereum ke Coinbase senilai $219 ribu, timbulkan spekulasi likuidasi.

    Sinyal ekonomi AS minggu ini—termasuk kredit konsumen dan risalah FOMC—bisa gerakkan harga BTC. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

    Trump Kenakan Tarif 25% untuk Jepang & Korea Selatan, Harga BTC Bereaksi

    • Trump memberitahu Jepang dan Korea Selatan soal tarif 25% melalui surat.
    • Tarif berlaku 1 Agustus, memberi waktu negosiasi.
    • Harga BTC turun dan berisiko di bawah $108.000.

    Pemerintah AS kirim Ethereum ke Coinbase, Picu Kekhawatiran Likuidasi

    • Transfer $219 ribu Ethereum oleh Pemerintah AS pertanyakan likuidasi mendatang.
    • Transfer pertama sejak Trump, sinyal potensi kebijakan kripto.
    • Kekhawatiran penjualan Ethereum dan dampaknya tetap ada.

    Undang Teman Dapat Cuan Raih Hadiah Rp30 Juta!

    Sinyal Ekonomi AS Bisa Gerakkan Bitcoin

    • Kredit konsumen (Selasa): Penurunan bisa dorong Bitcoin.
    • Risalah FOMC (Rabu): Pergeseran kebijakan Fed pengaruhi Bitcoin.
    • Klaim pengangguran & sidang pajak: Bisa ubah sentimen, klaim naik bisa picu Bitcoin.

    BONK Berpotensi Capai ATH

    • Didorong ETF 2x dan minat investor, BONK melonjak 81,1% dua minggu terakhir.
    • Hanya 61,8% dari ATH, BONK bisa kunjungi kembali rekor tertinggi.
    • Volume, holder, dan terobosan tren turun meningkat, sinyal BONK akan terus naik.

    Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BTC Koreksi Ditekan Kabar Tarif Trump

    Pasar kripto hari ini, Rabu (2/7) sedang terkoreksi setelah Trump menolak perpanjangan penundaan tarif, memicu ketidakpastian dan menekan harga Bitcoin, Ethereum, dan XRP.

    Di tengah tekanan ini, Hashflow (HFT) mencuri perhatian dengan lonjakan lebih dari 100%, didukung integrasi dan listing besar, meski reli ini menimbulkan pertanyaan karena dominasi whale. Lihat lebih banyak insight di bawah ini:

    Pasar Kripto Koreksi; Trump Tolak Perpanjangan Pelonggaran Tarif

    • Penolakan tarif Trump rugikan Bitcoin, Ethereum, XRP.
    • Batas waktu tarif 9 Juli dan dorongan Trump picu ketidakpastian pasar, harga kripto terpukul.
    • Ketegangan tarif Trump picu penurunan kripto; XRP -5,24%, Bitcoin -1,5%.

    Hashflow (HFT) Pimpin Token DEX, Melonjak 100%+

    • HFT melonjak lebih dari 100%, lampaui token DEX sejak Februari 2025.
    • Dukungan Binance dan integrasi Jupiter/Titan picu optimisme investor HFT.
    • Token unlock harian dan kepemilikan whale 70% timbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan reli tajam HFT.

    Cara Dapat Diskon 15% di ISMAYA

    Harapan Bitcoin Juli 2025: Prediksi harga BTC

    • ETF Bitcoin Kuat: ETF Bitcoin menarik $4,5 miliar di Juli, sinyal dukungan institusional.
    • Permintaan Bitcoin Kokoh: Zona permintaan $100.000-$103.000 kuat, tunjukkan ketahanan harga.
    • Potensi Reli Bitcoin: Tren Juli positif dan dukungan kuat bisa dorong Bitcoin ke $110.000.

    Prospek SOL: Bagaimana Performa Solana di Bulan Juli?

    • SOL/BTC Juni Turun: Solana melemah dibanding Bitcoin di Juni karena geopolitik dan penghindaran risiko.
    • Harga SOL Tertekan: Investor beralih ke Bitcoin/Ethereum, menekan harga Solana.
    • SOL Berpotensi Turun: RSI menunjukkan Solana bisa turun ke $142,59 jika pasar lesu.

    Baca juga: Tutorial Mudah Buat Jurnal Investasi & Trading + Template Google Sheet Gratis!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin $100K Saat Trump Isyaratkan Keringanan Tarif China?

    Harga Bitcoin melonjak tajam setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran tarif perdagangan terhadap China.

    Pada pekan ini, Bitcoin telah mencatat kenaikan lebih dari 12% dan saat ini diperdagangkan di atas level $94.000. Kenaikan ini mendorong spekulasi pasar bahwa Bitcoin dapat segera menembus ambang psikologis $100.000.

    Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menyebut bahwa tarif terhadap China kemungkinan akan “dipangkas secara besar dan substansial”, meskipun tidak akan turun hingga nol. Isyarat ini disambut positif oleh pasar, karena dianggap sebagai potensi meredanya ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.

    Lonjakan harga Bitcoin juga tercermin dalam meningkatnya minat investor terhadap aset kripto lainnya seperti Ethereum (ETH), XRP, dan Dogecoin (DOGE). Pergerakan harga yang agresif ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan terhadap aset-aset berisiko setelah berbulan-bulan ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik.

    Kapitalisasi Pasar Bitcoin Lampaui Alphabet dan Amazon

    Menurut data dari CompaniesMarketCap, kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai lebih dari $1,8 triliun, menempatkannya di posisi kelima sebagai aset global terbesar. Pencapaian ini menyalip nilai pasar Alphabet, induk Google, sebesar $12 miliar, serta Amazon dengan kapitalisasi $1,837 triliun. Valuasi Bitcoin bahkan kini mendekati perak yang selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai utama.

    Data dari K33 Research menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas investor di pasar berjangka. Open interest (OI) di CME Bitcoin Futures naik sekitar 5.000 BTC selama pekan Paskah, membawa total OI ke angka 140.000 BTC—level tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Selain itu, premi di pasar CME naik di atas 9%, tertinggi sejak Januari, menandakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan harga lebih lanjut.

    Peningkatan ini umumnya dikaitkan dengan masuknya pelaku institusional ke pasar. Meskipun volume leverage belum mencapai level ekstrem, tren ini menunjukkan adanya keyakinan bahwa harga Bitcoin masih memiliki ruang untuk menguat.

    Analis Soroti Potensi Pembalikan Siklus

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 24 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ki Young Ju, CEO dari CryptoQuant, menyatakan bahwa meskipun harga Bitcoin menunjukkan momentum positif, pergerakan pasar saat ini masih berada dalam rentang yang luas. Ia menyebut bahwa kenaikan tajam saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, dan masih diperlukan konfirmasi lebih lanjut untuk memastikan arah tren secara keseluruhan.

    “Jika harga Bitcoin benar-benar menembus $100.000 sebelum kuartal keempat, itu bisa menjadi sinyal bahwa kita sedang memasuki fase baru dalam siklus pasar kripto,” ujarnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dua Altcoin Menunjukkan Potensi Positif Pasca Penundaan Tarif Trump

    Penundaan kebijakan tarif selama 90 hari oleh pemerintahan Trump telah memberikan sentimen positif di pasar kripto, mendorong sejumlah altcoin untuk mencatatkan penguatan.

    Dilaporkan BeInCrypto, dari sekian banyak aset digital, dua altcoin yang mencuri perhatian investor adalah XRP dan ONDO, yang masing-masing didorong oleh katalis fundamental berbeda.

    XRP: Dorongan Regulasi di Tengah Tekanan Pasar

    Setelah mengalami tekanan signifikan selama beberapa minggu terakhir, XRP mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Aset ini sebelumnya sempat jatuh hingga 34% dan turun ke bawah level $1,70, harga XRP terendah sejak November 2024. Penurunan ini dipicu oleh kombinasi ketidakpastian makroekonomi dan tekanan dari sisi regulasi.

    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ripple (XRP/USDT) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, suasana berubah ketika Paul Atkins, tokoh yang dikenal mendukung inovasi kripto, dikonfirmasi sebagai Ketua baru Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Langkah ini dipandang sebagai sinyal positif oleh banyak pelaku pasar, mengingat regulasi menjadi salah satu hambatan utama bagi adopsi kripto skala institusional.

    Dengan latar belakang ini, XRP diperkirakan akan menguji ulang level resistensi di $2,17 dan $2,23 dalam waktu dekat. Jika mampu menembus kedua level tersebut, potensi kenaikan lanjutan menuju $2,50 terbuka lebar. Namun, analis menilai bahwa dukungan di level $1,96 harus tetap dijaga agar tren naik ini tidak kehilangan momentumnya. Jika dukungan ini gagal dipertahankan, harga XRP bisa kembali melemah ke bawah $1,70.

    ONDO: Menunggangi Tren Tokenisasi Aset Dunia Nyata

    Sementara itu, altcoin ONDO mendapatkan dorongan dari meningkatnya minat terhadap token Real World Asset (RWA) di tengah ketidakpastian ekonomi global. Permintaan terhadap instrumen digital yang merepresentasikan aset dunia nyata seperti obligasi, properti, dan ekuitas dipandang meningkat, terutama setelah lembaga besar seperti BlackRock dan Fidelity menunjukkan keterlibatannya dalam sektor ini.

    Pergerakan harga Ondo Finance (ONDO/IDR) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ondo Finance (ONDO/IDR) pada Jumat, 11 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    ONDO, sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem RWA, menunjukkan performa grafik teknikal yang positif. Aset ini hampir membentuk golden cross, sebuah sinyal teknikal yang biasanya menandai pergeseran ke tren naik yang lebih kuat.

    Apabila golden cross terkonfirmasi dan sentimen pasar tetap positif, ONDO diprediksi dapat menguat ke level resistensi di $0,90 dan $0,95, dengan potensi menembus ke atas $1 jika momentum berlanjut. Namun, risiko tetap ada. Jika harga ONDO jatuh di bawah support penting di $0,82, maka target koreksi berikutnya berada di sekitar $0,73, dengan kemungkinan penurunan lebih dalam menuju di bawah $0,70.

    Meski pasar kripto secara umum masih berada dalam fase konsolidasi, perkembangan makro dan kebijakan terbaru mulai membuka peluang bagi aset-aset tertentu. Dalam konteks ini, XRP dan ONDO menjadi dua altcoin yang layak dipantau, terutama jika faktor-faktor pendukung seperti regulasi pro-kripto dan pertumbuhan sektor RWA terus berkembang. Keberhasilan mereka untuk mempertahankan momentum akan sangat bergantung pada faktor teknikal dan keberlanjutan sentimen positif dalam beberapa minggu ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas Stablecoin Naik Drastis di Tengah Gejolak Perang Tarif Global

    Di tengah ketegangan geopolitik akibat perang tarif global, aktivitas stablecoin melonjak tajam, mencerminkan pergeseran preferensi investor dari aset kripto volatil ke aset digital yang lebih stabil.

    Lonjakan Aktivitas Stablecoin di Tengah Ketidakpastian Pasar

    Data dari IntoTheBlock menunjukkan adanya lonjakan besar dalam aktivitas stablecoin dalam 24 jam terakhir, dengan alamat aktif harian mencapai 300.000 dan volume transaksi on-chain melonjak ke angka $72 miliar.

    Hal ini merupakan level tertinggi sejak Februari 2025 dan terjadi setelah pasar mengalami penurunan signifikan akibat ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan sejumlah negara lain.

    Langkah investor beralih ke stablecoin dipandang sebagai bentuk perlindungan terhadap gejolak pasar, terutama setelah Bitcoin anjlok dari $81.000 menjadi $74.000. Altcoin lain turut menyusul dengan penurunan harga dua digit, memperburuk kondisi pasar kripto dalam beberapa pekan terakhir.

    Ketidakstabilan Pasar Dipicu Perang Tarif dan Berita Palsu

    Dikutip Cryptopolitan, gejolak pasar juga dipicu oleh laporan palsu yang menyebut AS akan menghentikan tarif selama 90 hari. Kabar tersebut sempat membuat harga kripto melonjak, namun segera kembali turun setelah Gedung Putih membantahnya. Dalam satu jam saja, volatilitas tinggi ini menyebabkan likuidasi senilai $200 juta dari posisi long dan short.

    Meski saat ini pasar mulai stabil, kapitalisasi pasar kripto tetap turun sebesar 1,38% dalam 24 jam terakhir, seiring dengan turunnya harga Bitcoin ke level $77.000.

    Aktivitas stablecoin meningkat di tengah perang tarif (Sumber: IntoTheBlock).
    Aktivitas stablecoin meningkat di tengah perang tarif (Sumber: IntoTheBlock).

    Sentimen Pasar dalam Kondisi “Ekstrem”

    Ketegangan yang terus berlangsung membuat sentimen pasar berada pada titik terendah. Indikator Fear and Greed Index dari CoinMarketCap menunjukkan angka 19/100, menandakan rasa takut yang ekstrem.

    Beberapa tokoh keuangan ternama ikut menyuarakan keprihatinan mereka. Bill Ackman, investor miliarder, menyebut perang tarif sebagai langkah yang tidak bijaksana. Sementara CEO BlackRock, Larry Fink, mengatakan bahwa AS mungkin sudah memasuki masa resesi.

    Stablecoin Tetap Tumbuh di Tengah Krisis

    Meski pasar kripto secara keseluruhan turun lebih dari 24% dalam 90 hari terakhir, sektor stablecoin justru menunjukkan pertumbuhan. Total pasokan stablecoin yang beredar mencapai $234 miliar, meningkat 13% sepanjang 2024 hingga awal 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penerbitan Circle USDC dan Tether USDT.

    Beberapa proyek baru turut mendorong ekspansi stablecoin, seperti World Liberty Financial (WLFI)—proyek DeFi yang didukung oleh tokoh politik AS—yang berencana meluncurkan stablecoin bernama USD1 dan akan didistribusikan melalui airdrop kepada pemegang token WLFI.

    Regulasi Dipercepat untuk Mendukung Ekosistem Stablecoin

    Regulasi untuk stablecoin kini menjadi fokus utama sejumlah negara. Kenya baru saja mengusulkan RUU untuk mengatur industri ini, dengan memberikan kewenangan pada Bank Sentral Kenya (CBK) dan Otoritas Pasar Modal (CMA).

    Di sisi lain, Amerika Serikat dan Inggris juga tengah mengembangkan kerangka hukum stablecoin—dengan Inggris memasukkan regulasi ini dalam peta jalan hingga 2026.

    Meskipun regulasi dianggap penting untuk meningkatkan kredibilitas, penerbit stablecoin seperti Tether turut mencermati dampak aturan terhadap operasional global mereka. CEO Tether, Paolo Ardoino, menegaskan bahwa pihaknya siap beradaptasi dengan membuat stablecoin yang berbasis di AS jika dibutuhkan, demi memenuhi ketentuan lokal.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Riset Kripto: Efek Domino Tarif Trump, Tekanan Global, Aksi Jual Lokal

    Pengenaan tarif besar-besaran oleh Presiden Trump terhadap negara-negara mitra dagang memicu sentimen global risk-off yang signifikan. Dampaknya menyebar dari koreksi tajam di Wall Street hingga pelemahan rupiah dan panic selling di IHSG.

    Dalam riset yang dilakukan oleh Tim Research Tokocrypto, disoroti bahwa bagi pelaku pasar Indonesia, terutama di sektor kripto, penting untuk mengadopsi strategi defensif dan mengutamakan lindung nilai terhadap volatilitas eksternal.

    1. Kebijakan Tarif Trump & Tujuannya

    ​Pada 2 April 2025, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif baru yang dikenal sebagai “Reciprocal Tariffs,” yang mencakup:

    • Tarif dasar 10% untuk semua barang impor ke AS.
    • Tarif tambahan spesifik untuk negara-negara dengan praktik dagang yang dianggap tidak adil: China (34%), Vietnam (46%), Indonesia (32%), Uni Eropa (20%), India (26%), dsb.

    Sumber: bbc.com

    Sebagai perkembangan terbaru, pada 8 April 2025, AS menaikkan tarif terhadap barang impor asal Tiongkok menjadi 104% sebagai bentuk pembalasan atas tarif 34% yang sebelumnya diberlakukan oleh Beijing terhadap produk-produk AS. 

    Tujuan utama penerapan Tarif

    • Mengurangi defisit perdagangan AS.​
    • Mendorong produksi manufaktur dalam negeri.
    • ​Menanggapi praktik perdagangan yang dianggap tidak adil oleh mitra dagang.​

    Kebijakan ini memicu reaksi keras dari berbagai negara, termasuk ancaman pembalasan tarif, yang meningkatkan ketegangan dalam perdagangan internasional.​

    2. Respon Global

    Kebijakan tarif Trump langsung memicu respons keras dari negara-negara mitra dagang utama:

    • Uni Eropa: Menyebut tarif ini sebagai “serangan terhadap prinsip perdagangan internasional”, dan berjanji akan mengambil langkah balasan terkoordinasi, termasuk kemungkinan tarif pembalasan dan tindakan hukum di WTO.
    • Jepang, Korea Selatan, India: Menyuarakan kekhawatiran atas ketegangan dagang dan mempertimbangkan untuk memperkuat aliansi dagang intra-Asia.
    • Kanada dan Meksiko: Mengindikasikan bahwa mereka akan menyesuaikan hubungan perdagangan mereka dengan AS, dan mempertimbangkan respon terukur terhadap tarif.
    • China: Sebagai respons awal atas tarif 34% dari AS, China menerapkan tarif balasan dengan persentase serupa terhadap produk Amerika, mencerminkan meningkatnya frustrasi Presiden Xi Jinping terhadap tekanan perdagangan dari Washington. Setelah AS menaikkan tarif menjadi 104% pada 8 April, China memperingatkan bahwa mereka akan “melawan sampai akhir” jika AS terus memaksakan kebijakan tersebut

    3. Respon Indonesia & Dampak terhadap Market Domestik

    Tarif 32% terhadap Indonesia memicu kekhawatiran dalam negeri:

    • Presiden Prabowo menyatakan komitmen terhadap hubungan dagang yang adil dan akan kirim delegasi negosiasi ke AS.
    • Rencana peningkatan impor dari AS (kapas, gandum, migas) sebagai langkah kompromi.
    • Rupiah
      • Spot (onshore): Melemah ke Rp16.864/USD (Bloomberg, 8 April), atau turun 4,43% YTD dari Rp16.132 pada akhir 2024.
      • NDF (offshore): Menyentuh Rp17.006/USD, mencerminkan pelemahan 11,15% dari level estimasi awal tahun (Rp15.300/USD), dan mencatat rekor terlemah sepanjang sejarah rupiah.
      • Gap ini mencerminkan tekanan ekspektasi investor global terhadap stabilitas makro Indonesia.
    • IHSG anjlok hingga -17,21% dari ATH 2025 dan memicu trading halt pada 8 April 2025.
    • BI: Siapkan intervensi agresif untuk menstabilkan rupiah dan menjaga likuiditas

    4. Dampak terhadap Market

    Ketegangan global akibat tarif Trump dan pelemahan mata uang negara berkembang memicu aksi jual di berbagai kelas aset. Mayoritas indeks saham utama dunia dan Bitcoin mengalami koreksi signifikan dari level tertinggi tahun 2025.

    Asset / Indeks ATH 2025 Posisi 8 Apr 2025 Penurunan (%)
    S&P 500 $ 6,144.15 $ 5,062.25 -17.61%
    NASDAQ $ 20,056.25 $ 15,603.26 -22.20%
    Bitcoin (BTC) $ 106,788.72 $ 79,774.50 -25.30%
    Gold Spot ($/Oz) $ 3,134.17 $ 3,001.24 -4.24%
    Nikkei 225 ¥ 40,833.30 ¥32,836.54 -19.58%
    FTSE 100 (UK) £ 8,634.80 £7,702.08 -10.80%
    Hang Seng (HK) HK$ 24,771.14 HK$20,124.16 -18.76%
    CSI 300 (China) ¥ 4,010.17 ¥3,611.34 -9.95%
    IHSG (Jakarta) Rp 7,257.13 Rp6,008.48 -17.21%

    Source:Bloomberg

    Insight:

    • Koreksi terbesar terjadi di Bitcoin dan NASDAQ, mencerminkan pelarian modal dari aset-aset spekulatif.
    • Pasar Asia mengalami tekanan berat, terutama Hang Seng dan Nikkei, akibat ekspos besar terhadap perdagangan internasional.
    • IHSG terkena kombinasi tekanan global dan faktor domestik seperti pelemahan rupiah (offshore Rp17.000/USD).
    • Emas menguat sebagai pelindung nilai, menunjukkan rotasi investor ke aset defensif.

    5. Next Potential Market Action

    Dalam kondisi makro yang menantang dan depresiasi nilai tukar, pelaku pasar kripto secara global terlihat cenderung menghindari aset berisiko dan mengambil pendekatan defensif. Berikut adalah gambaran dinamika yang dapat dipertimbangkan oleh pelaku pasar kripto di Indonesia:

    1. Short-Term Pain: Volatilitas Tinggi Masih Berlanjut
    • Bitcoin terkoreksi lebih dari 25% dari ATH ($106.788 → $79.774)
    • Tekanan jual masih berlangsung, terutama jika support $75.000 tidak bertahan
    • Altcoin menunjukkan performa lemah, dengan volume perdagangan menurun

    Strategi yang dapat di pertimbangkan:

    • Fokus sementara terhadap aset mayor seperti Bitcoin
    • Pendekatan DCA (Dollar Cost Averaging) dapat dipertimbangkan di level support
    • Eksposur terhadap altcoin spekulatif sebaiknya dihindari saat kondisi pasar belum stabil.
    1. Penguatan USD & Pelemahan Rupiah Tekan Aktivitas Lokal
    • USD/IDR spot naik ke Rp16.864 (+4,43% YTD), dan offshore sempat menyentuh Rp17.006
    • Hal ini berdampak pada penurunan daya beli investor domestik di pasar kripto.
    • Arus modal lokal menunjukkan kecenderungan menuju stablecoin

    Strategi yang dapat di pertimbangkan:

    • Diversifikasi sebagian IDR ke USDT/USDC dapat berpotensi sebagai lindung nilai.
    • Eksplorasi produk staking melalui platform CEX terpercaya berpotensi membantu menjaga cash flow.
    • Penting untuk memperhatikan risiko nilai tukar sebelum menambah eksposur.



    Sumber : news.tokocrypto.com