Tag: teh hijau

  • Ahli Sebut 4 Jenis Teh Ini Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Konsumsi beberapa jenis teh ternyata dapat menurunkan berat badan saat diet. Kamu bisa mengonsumsi teh hitam hingga teh putih untuk merasakan manfaatnya pada tubuh.

    Teh menyimpan berbagai manfaat untuk tubuh karena kandungan zat antioksidan yang baik dalam menjaga imunitas. Selain itu, teh juga baik dalam metabolisme tubuh untuk pembakaran lemak yang dapat menurunkan berat badan.

    Dilansir Forbes (10/1/2024), ada beberapa jenis teh yang dapat diandalkan dalam menurunkan berat badan. Di antaranya teh hijau, teh hitam, teh oolong, dan teh putih. Keempat jenis teh ini diketahui mengandung senyawa polifenol.


    Sharon Palmer, seorang ahli diet di Ojai, California, menjelaskan manfaat yang didapatkan dari polifenol. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang membantu tubuh terlindung dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

    Kylie Churnetski, ahli gizi asal Dallas, Amerika Serikat ini juga menjelaskan bahwa jenis teh tertentu dapat membantu tubuh menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolismenya. Minum teh juga jauh lebih sehat dibandingkan mengonsumsi minuman soda dan berenergi.

    Berikut 4 jenis teh yang dapat menurunkan berat badan:

    1. Teh Hijau

    Ilustrasi teh hijauIlustrasi teh hijau Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh hijau umum dikonsumsi di Jepang, karena rasanya yang nikmat. Selain itu, manfaat yang terdapat di dalamnya juga banyak. Disebutkan oleh Churnetski kalau teh hijau mengandung kadar polifenol epigallocatechin-3 gallate (EGCG) yang tinggi.

    Senyawa tersebut dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker tertentu. Manfaat lainnya dapat meningkatkan termogenesis dan merangsang pembakaran lemak.

    Pada salah satu penelitian tahun 2018 di BMC Complementary and Alternative Medicine, ekstrak teh hijau terbukti meningkatkan kadar leptin dan mengurangi kolesterol LDL pada wanita yang memiliki banyak berat badan ekstra dan obesitas. Leptin adalah hormon yang terlibat dalam pengaturan nafsu makan dan keseimbangan energi.

    2. Teh Hitam

    Proses pembuatan teh hitam melalui beberapa tahapan hingga oksidasi penuh terhadap daun teh. Churnetski menjelaskan proses tersebut menghasilkan kadar kafein yang dapat mendukung penurunan berat badan dengan merangsang metabolisme secara alami.

    Efek mengonsumsi teh hitam dijelaskan dalam satu studi kecil pada 111 peserta. Selama periode tiga bulan, konsumsi teh hitam secara teratur ditemukan dapat menghambat penambahan berat badan dan mengecilkan lingkar pinggang.

    3. Teh Oolong

    Teh oolong merupakan teh tradisional China yang juga terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis. Teh ini sudah terbukti memiliki efek positif yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis dan penurunan berat badan.

    Dalam sebuah penelitian selama 6 minggu yang melibatkan 102 peserta obesitas dan berat badan berlebih menemukan efek mengonsumsi teh oolong dalam penurunan berat badan. Diketahui bahwa minum teh oolong setiap hari menghasilkan sedikit penurunan berat badan bagi sebagian besar peserta

    4. Teh Putih

    Manfaat teh putih untuk kesehatan kulit wajah.Manfaat teh putih untuk kesehatan kulit wajah. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh putih berasal dari pucuk teratas daun teh yang dikeringkan tanpa melalui proses sangrai atau oksidasi. Oleh karena itu, warnanya cenderung putih keperakan. Saat diseduh airnya bening berwarna kuning muda atau pucat.

    Jenis teh ini juga dapat memberikan manfaat pada penurunan berat badan. Teh putih umumnya memiliki kandungan kafein paling sedikit, tetapi banyak mengandung polifenol dan katekin. Senyawa tersebut dapat berpotensi untuk membantu penurunan berat badan.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Dokter Gigi Sarankan Minum Jenis Teh Ini Setiap Pagi


    Jakarta

    Tidak hanya untuk diet, tetapi jenis teh ini juga mampu atasi masalah gigi. Dokter gigi mengungkap manfaat minum jenis teh ini setiap pagi.

    Teh hijau merupakan salah satu jenis teh yang menawarkan berbagai khasiat kesehatan.

    Selama ini teh hijau lebih terkenal dengan khasiat membakar lemak dan membantu menurunkan berat badan. Padahal, di sisi lain, teh hijau juga baik untuk mengatasi masalah gigi.


    Meskipun fungsinya bukan untuk menggantikan sikat gigi atau menjadi pembersih gigi, tetapi secara tidak langsung konsumsi teh hijau secara teratur dapat memperkuat gusi dan mengurangi tartar (plak gigi yang mengeras).

    Tartar terbentuk ketika lapisan plak dibiarkan begitu saja dalam waktu lama. Plak umumnya diakibatkan karena bakteri, air liur, dan partikel sisa makanan yang mengumpul.

    Saat plak dibiarkan terlalu lama, plak bakal mengeras dan bersentuhan dengan mineral mulut. Alhasil terbentuk lapisan keras atau kekuningan di dasar gigi. Tartar pun tidak bisa dibersihkan hanya dengan sikat gigi. Perlu dibantu dokter dengan alat.

    Namun, kabar baiknya, masalah tersebut bisa diatasi dengan cara lain yang lebih mudah dan sederhana. Menurut El Universal, mengonsumsi teh hijau bisa jadi jawaban. Teh hijau dapat membantu menjaga kebersihan mulut dan mencegah pembentukan tartar, lapor mirror.co.uk (12/11/2024).

    5 Manfaat Teh Gyokuro, Teh Hijau yang Mahal dan  MenyehatkanTeh hijau juga disarankan oleh dokter gigi untuk diminum karena kandungan antioksidan dan senyawa lainnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/y-studio

    Para ahli sampai menyarankan untuk mengonsumsi teh hijau dua hingga tiga cangkir setiap hari, agar mendapat manfaat penuh. Teh hijau pun dapat mengatasinya karena memiliki sifat antibakteri dan antioksidan.

    Antioksidan dalam teh hijau juga beragam, mulai dari vitamin C dan E, fenolik, katekin, dan flavonoid. Kandungan ini tidak hanya mencegah penumpukan plak, tetapi juga membuat bakteri di mulut lebih mudah dibersihkan. Teh hijau membantu mengurangi risiko pembentukan tartar dengan mencegah plak bakteri mengeras dengan cepat.

    Namun, bagaimana cara kerja teh hijau untuk menunjang kesehatan gusi? Kandungan katekin dan flavonoid di dalamnya memiliki efek anti-radang yang bermanfaat bagi jaringan gusi. Membantu meminimalkan risiko pendarahan, dan mempercepat penyembuhan gusi setelah menyikat gigi.

    Senyawa ini juga menawarkan perlindungan anti-virus, yang berkontribusi pada mulut, sehingga bebas infeksi dan gusi lebih sehat.

    Ilustrasi teh hijauMinum teh hijau dapat membantu atasi masalah tartar di gigi. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Oleh karena itu, disarankan minum teh hijau setiap hari, dalam jumlah sedang. Teh ini dapat menjadi bahan tambahan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mulut.

    Meskipun berkhasiat untuk kesehatan gigi, tetapi minuman ini bukan berarti teh hijau bisa menjadi pengganti kunjungan rutin ke dokter gigi atau pengganti sikat gigi.

    Selain itu, menjaga kesehatan mulut setiap hari juga penting dilakukan untuk membuat gigi selalu bersih dan terhindar dari masalah gigi lainnya.

    World Of Dentistry juga menyoroti manfaat lain teh hijau untuk kesehatan mulut, mulai dari mengendalikan dan mencegah kerusakan gigi, sampai mengurangi produksi metil merkaptan, penyebab halitosis atau bau mulut.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minuman Cokelat Ampuh Bikin Tubuh Kembali Bugar Usai Stress


    Jakarta

    Saat stress seseorang cenderung ingin konsumsi makanan berlemak tinggi. Namun, penelitian ini menunjukkan jika stress bisa diatasi dengan minuman nikmat berikut.

    Pikiran yang sedang stress membuat seseorang cenderung memiliki keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak, termasuk makanan cepat saji yang digoreng atau tinggi gula. Namun, makanan cepat saji efeknya sangat tidak baik bagi tubuh, terutama ketika dimakan dalam porsi berlebih.

    Oleh karena itu, sebuah studi baru dilakukan untuk membuktikan apakah makanan mengandung flavonoid dapat meredakan stress yang kerap memicu keinginan makan berlemak.


    Asisten profesi ilmu gizi di Universitas Birmingham di Inggris, Catarina Rendeiro mengungkap bahwa makanan berlemak dapat menganggu pemulihan pembuluh darah tubuh dari stress.

    Untuk penelitian ini, sekelompok orang dewasa muda dan sehat masing-masing mengonsumsi dua croissant dengan salted butter, 1 1/2 iris keju cheddar, dan minuman kakao dengan kandungan flavonol tinggi dan rendah untuk sarapan, lapor nypost.com (18/11/2024).

    Khusus untuk minuman kakao, dibuat dengan melarutkan 12 gram bubuk kakao ke dalam secangkir susu murni.

    Per sajian terkandung 5.6 miligram flavonol pada bubuk kakao rendah flavonol. Sedangkan, ada 695 miligram flavonol pada bubuk kakao dengan kandungan flavonol tinggi.

    Pesan Milo Hangat, Ibu Ini Kaget Harganya Rp 30.000 per GelasMinuman cokelat tinggi flavonol disebut dapat meredakan stress. Foto: iStock

    Mengapa flavonol di dalam bubuk kakao ini menjadi hal penting? The Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan orang dewasa untuk mengonsumsi setidaknya 400 sampai 600 mg flavonol setiap hari.

    Menurut penjelasan Rosalind Baynham, flavonol merupakan senyawa yang tersedia dalam beberapa buah, sayuran, teh, beri, bahkan kakao yang belum diproses. Flavonol dikenal bermanfaat untuk mengatur tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan kardiovaskular.

    Para kelompok studi diperbolehkan untuk beristirahat setelah mengonsumsi sarapan tersebut sebelum mereka dihadapkan dengan ujian matematika yang menegangkan.

    Saat mereka mulai ujian dan menjawab sebanyak mungkin pertanyaan dalam delapan menit, para peneliti mengukur aliran darah dan kadar oksigen otak mereka serta menilai risiko penyakit jantung.

    Menurut Baynham, “Tugas yang menegangkan ini menyebabkan peningkatan signifikan pada detak jantung dan tekanan darah, mirip dengan stres yang mungkin dihadapi sehari-hari.”

    Cokelat yang Selalu Ada dalam Perayaan Ternyata Penuh MaknaPenelitian menunjukkan bahwa tingkat flavonol di kakao dapat membantu atasi masalah ini. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Tim mereka juga menemukan hasil bahwa konsumsi makanan tinggi lemak dibarengi dengan minuman rendah flavonol saat stress mental, dapat mengurangi fungsi sistem peredaran darah. Efeknya pun bertahan hingga 90 menit setelah masa stress usai.

    Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa aliran darah secara signifikan lebih baik setengah jam dan 90 menit setelah pemicu stress muncul ketika ada asupan kakao dengan kandungan flavonol lebih tinggi daripada kakao dengan flavonol rendah.

    Namun, flavonol pada kakao tidak meningkatkan pengiriman oksigen ke otak atau memengaruhi suasana hati.

    Cokelat yang terbuat dari biji kakao juga telah terbukti memiliki efek relaksasi pada sistem saraf hingga membantu menurunkan hormon stress, seperti kortisol dalam tubuh.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Hijau Bantu Cegah Efek Samping Konsumsi Makanan Berlemak


    Jakarta

    Peneliti di Inggris mengungkap temuan baru soal manfaat minum teh hijau. Minuman kaya flavonol ini bisa diandalkan untuk mengurangi efek samping konsumsi makanan tinggi lemak yang memengaruhi kesehatan jantung.

    Minum teh hijau selama ini dikenal dengan beragam khasiat sehatnya. Teh hijau mengandung senyawa seperti tanin, kafein, flavonol, flavonoid, hingga alkaloid.

    Mengonsumsinya secara rutin dapat bantu mengatasi suasana hati yang buruk, mencegah diabetes tipe 2, menjaga kesehatan otak, sampai menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Teh hijau juga kerap diandalkan sebagai minuman diet.


    Terbaru, tim peneliti di University of Birmingham, Inggris menemukan manfaat baru dari minum teh hijau. Sebelumnya, mereka melakukan penelitian terhadap partisipan yang terdiri dari orang dewasa muda sehat.

    Mengutip Food NDTV (23/11/2024), partisipan itu diberi makanan tinggi lemak, berupa 2 croissant butter dengan 10 gram mentega asin (salted butter), 1.5 iris keju cheddar, 250 mililiter susu murni saat sarapan, dan minuman mengandung flavanol seperti teh hijau dan minuman kakao.

    Tampilannya Mirip, Ini 5 Perbedaan Croissant dan CornettoEfek samping dari konsumsi makanan tinggi lemak bisa dikurangi dengan minum teh hijau. Foto: iStock

    Penulis utama penelitian, Rosalind Baynham menjelaskan, “Setelah periode istirahat (selama delapan menit), kami meminta para partisipan untuk menyelesaikan tes matematika mental yang kecepatannya meningkat selama delapan menit, memberi tahu mereka ketika mereka menjawab salah.”

    Selama periode tersebut, aliran darah di lengan bawah, aktivitas kardiovaskular, dan oksigen yang mencapai korteks prefrontal otak diukur. “Kami juga mengukur fungsi vaskular menggunakan dilatasi yang dimediasi oleh Aliran Brakialis (FMD), yang merupakan ukuran prognostik untuk risiko penyakit kardiovaskular di masa mendatang,” kata Baynham.

    Hasilnya, tugas yang menegangkan ini menyebabkan peningkatan signifikan pada denyut jantung dan tekanan darah. Kondisi ini disamakan peneliti seperti stres yang mungkin dihadapi sehari-hari.

    Tim peneliti lalu menemukan peran konsumsi minuman tinggi flavonol seperti teh hijau dalam kondisi tersebut. Mereka mengatakan ketika konsumsi makanan tinggi lemak disandingkan dengan minuman rendah flavanol saat stres mental, mengurangi fungsi vaskular dan bertahan hingga 90 menit setelah peristiwa yang menegangkan berakhir.

    Hobi Makan Gorengan? Bisa Netralisir Pakai Teh Hijau hingga BuahTeh hijau kayak akan flavonol yang punya beragam manfaat sehat. Foto: Ilustrasi iStock

    Temuan tersebut juga menunjukkan minuman tinggi flavonol efektif dalam mencegah penurunan fungsi vaskular setelah stres dan konsumsi lemak. Para peneliti sebelumnya menemukan bahwa makanan berlemak tinggi melemahkan pengiriman oksigen ke otak, selama stres.

    Namun, flavanol dalam teh hijau tidak meningkatkan kadar oksigen di otak atau memengaruhi suasana hati seseorang, kata para peneliti.

    “Penelitian ini menunjukkan bahwa minum atau makan makanan yang mengandung banyak flavanol dapat digunakan sebagai strategi untuk mengurangi dampak pilihan makanan yang buruk pada sistem pembuluh darah,” kata penulis Catarina Rendeiro, asisten profesor ilmu gizi di Universitas Birmingham.

    “Hal ini dapat membantu kita membuat keputusan yang lebih tepat tentang apa yang kita makan dan minum selama masa-masa yang penuh tekanan,” tutupnya.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Hijau Saat Perut Kosong, Ini Saran Ahli Gizi


    Jakarta

    Teh hijau banyak dikonsumsi saat pagi hari. Namun, apakah minum teh hijau saat perut kosong aman untuk kesehatan? Ini penjelasan ahli!

    Teh hijau merupakan teh yang umum dikonsumsi di Jepang dan China. Tak hanya karena rasa nikmatnya, tapi teh hijau juga menyimpan beragam manfaat untuk tubuh. Di antaranya menjaga imunitas tubuh hingga membantu penurunan berat badan.

    Dilansir dari Food NDTV (25/11), manfaat dari teh hijau ini disampaikan oleh pelatih kesehatan Ayurveda Dimple Jangda. Terdapat 3 manfaat yang dapat dirasakan dari mengonsumsi teh hijau:


    1. Rendah kalori

    Menurut ahli gizi Rupali Datta, teh hijau biasanya dikonsumsi dalam keadaan panas dan tanpa gula. Jadi, mengonsumsi 2-3 cangkir teh ini tidak akan memengaruhi asupan kalori sepanjang hari. Dalam 1 cangkir (240 ml) teh hijau mengandung kalori sekitar 3 kcal.

    2. Atasi Rasa Lapar

    Kalau sedang lapar, teh hijau bisa dikonsumsi untuk mengatasinya. Oleh karena itu, teh hijau baik dikonsumsi saat diet. Menurut Datta, minum teh hijau sama seperti mengonsumsi air, karena semakin banyak diminum akan semakin kenyang.

    3. Kaya Antioksidan

    Ilustrasi teh hijauIlustrasi teh hijau Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    Teh hijau juga mengandung zat antioksidan yang tinggi. Kandungan ini dapat meningkatkan kesehatan, salah satunya meningkatkan metabolisme dan menjaga pencernaan. Polifenol pada teh juga dapat mendetoksifikasi tubuh.

    Setelah melihat manfaat yang dapat dirasakan dari mengonsumsi teh hijau, apakah aman jika dikonsumsi saat perut kosong?

    Menurut ahli gizi Akanksha J Sharda, minum teh hijau saat perut kosong tidak disarankan. Hal ini dikarenakan teh hijau dapat menyebabkan dehidrasi dan merangsang pelepasan asam lambung.

    Jadi, kapan waktu terbaik mengonsumsi teh hijau?

    Pelatih kesehatan Ayurveda Dimple Jangda menyarankan waktu terbaik mengonsumsi teh hijau adalah di antara waktu makan. Setidaknya 2 jam sebelum dan 2 jam setelah makan.

    Kalau mengonsumsi di waktu yang tak biasa, ahli gizi menyarankan untuk menambahkan rempah. Seperti jahe dan kapulaga untuk meningkatkan khasiat sehatnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Teh Jahe vs Teh Hijau, Mana yang Lebih Bagus untuk Imunitas Tubuh?


    Jakarta

    Teh jahe dan teh hijau memang dikenal dengan khasiatnya yang mampu mendukung dan menjaga imunitas tubuh. Namun, di antara keduanya, mana yang lebih baik?

    Imunitas tubuh merupakan kemampuan tubuh dalam melawan bakteri dan virus penyebab penyakit. Jika imunitas tahan tubuh melemah, maka seseorang menjadi mudah terserang penyakit.

    Karenanya, sistem imunitas tubuh harus selalu dijaga. Berbagai cara bisa dilakukan untuk mencapai tujuan ini, termasuk menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan-makanan berkhasiat.


    Teh menjadi salah satu yang dikenal mampu meningkatkan dan menjaga imunitas tubuh karena kandungan antioksidan berupa polifenol mengurangi peradangan dalam tubuh. Antioksidan ini juga menjadi kunci utama dalam menjaga imunitas tubuh.

    Kandungan vitamin dan berbagai macam senyawa, seperti senyawa anti inflamasi dan anti mikroba di dalam teh juga mampu mendukung kinerja sistem imun tubuh hingga meningkatkan kekebalan tubuh.

    Di antara banyaknya jenis teh, ada dua jenis yang dikenal paling ampuh, yaitu teh jahe dan teh hijau.

    Meskipun begitu, banyak orang penasaran apakah teh hijau atau teh jahe yang lebih ampuh dalam menjaga imunitas tubuh. Berikut penjelasannya seperti dilansir Times of India (05/12/2024).

    Teh Jahe

    1. Teh jahe kaya antioksidan

    Ilustrasi teh herbalSalah satu manfaat teh jahe yaitu kandungan antioksidannya yang baik untuk imunitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/aaboikis

    Teh jahe yang dibuat dari air rebusan jahe segar ini mengandung senyawa bioaktif, seperti gingerol dan shogaol yang terkenal dengan sifat anti inflamasi dan antioksidan.

    Sifat antioksidan dari jahe ini dapat mengurangi peradangan di tubuh dan penting menjaga sistem kekebalan tubuh agar berfungsi dengan baik. Pasalnya, peradangan kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi bakteri, atau virus.

    Antioksidan pada teh jahe juga mampu menetralkan tubuh dari paparan radikal bebas, mengurangi stress oksidatif, dan melindungi sel dari kerusakan.

    2. Nutrisi lain dari teh jahe

    Teh jahe yang sehatkan pencernaanTeh jahe juga menawarkan beragam nutrisi dan manfaat lainnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Selain manfaat antioksidan, teh jahe juga terkenal dengan efek kehangatannya yang mampu mengatasi gejala sakit tenggorokan hingga nyeri tubuh.

    Kandungan vitamin C di dalam jahe juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sekaligus mencegah terjadinya infeksi.

    3. Waktu tepat untuk minum teh jahe

    Teh jahe cocok dikonsumsi ketika kamu mulai mengalami gejala flu dan batuk, seperti sakit tenggorokan atau masalah terhadap pencernaan.

    Teh jahe juga bisa diminum pagi untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Bisa juga diminum rutin sebelum tidur karena dapat meningkatkan kualitas tidur dan memperkuat sistem imun.

    Manfaat teh hijau dan mana yang lebih baik, bisa lihat halaman selanjutnya!

    Teh hijau

    1. Kandungan teh hijau

    5 Manfaat Teh Gyokuro, Teh Hijau yang Mahal dan  MenyehatkanKandungan dalam teh hijau juga tidak kalah bermanfaat untuk tingkatkan imunitas tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/y-studio

    Di sisi lain, teh hijau juga kaya akan nutrisi dan memiliki manfaat serupa untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh.

    Teh hijau dibuat dari daun Camellia Sinesis yang menjadi sumber katekin ideal, terutama kandungan antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG).

    Teh hijau juga menjadi sumber vitamin B2 dan vitamin E yang baik, hingga mineral, seperti zinc dan selenium.

    2. Manfaat teh hijau untuk sistem imunitas

    Ilustrasi teh hijauTeh hijau mengandung katekin untuk tingkatkan kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh hijau yang kaya akan kandungan katekin ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah kerusakan sel.

    Di dalamnya juga terkandung antivirus dimana teh hijau dapat menghentikan replika virus sehingga mengurangi risiko infeksi.

    Seperti halnya teh jahe, teh hijau juga mampu menghambat terjadinya peradangan, sehingga memberi respons baik terhadap sistem kekebalan tubuh.

    Teh hijau juga mampu meningkatkan metabolisme dan dapat berperan sebagai detoksifikasi alami. Meminumnya dapat menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko terjadinya masalah pada imunitas tubuh

    Teh hijau cocok diminum bagi mereka yang membutuhkan manfaatnya. Teh ini punya rasa lebih ringan dan segar serta bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

    Manfaatnya lebih efektif ketika teh ini diminum secara teratur. Kurang lebih 2-4 cangkir per hari. Namun, jumlah yang tepat bisa bervariasi, tergantung toleransi individu terhadap kafein dan kondisi kesehatan tubuh.

    Lantas, mana yang lebih baik?

    tehTeh hijau maupun teh jahe keduanya bisa diminum sesuai kebutuhan. Foto: Getty Images/Valentyna Yeltsova

    Baik teh hijau atau teh jahe sama-sama menawarkan manfaat baik bagi imunitas tubuh.

    Oleh karena itu, konsumsi teh hijau dan teh jahe bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing orang.

    Jika sedang berjuang melawan penyakit flu batuk atau sakit tenggorokan, teh jahe menjadi pilihan lebih baik karena sifatnya yang menghangatkan dan menenangkan.

    Sedangkan teh hijau menjadi pilihan tepat ketika mencari asupan antioksidan harian dan mencari perlindungan dari stres oksidatif.

    Untuk menjaga keseimbangan, kedua teh tersebut bisa diminum sehari dalam waktu berbeda. Misalnya, memulai hari dengan minum teh hijau dan minum teh jahe sebelum tidur untuk sekaligus meningkatkan kualitas tidur.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Teh Hijau Bagus untuk Kesehatan Otak, Tingkatkan Memori hingga Mood


    Jakarta

    Di antara banyaknya jenis teh, teh hijau dinobatkan sebagai salah satu jenis teh terbaik untuk tingkatkan kesehatan otak. Kenapa ya?

    Menjaga kesehatan dan keoptimalan otak merupakan salah satu hal penting. Pasalnya, otak bekerja cukup banyak dan bertanggung jawab atas pikiran, emosi, dan tindakan seseorang.

    Selain meningkatkan kekuatan fisik dan menjaga pola makan, kesehatan otak juga bisa dipelihara dengan mengonsumsi minuman ini. Teh rupanya memiliki dampak signifikan pada kesehatan otak. Teh juga dianggap memiliki potensi manfaat lebih dari itu.


    Di antara banyaknya teh, teh hijau mendapat lebih banyak perhatian karena khasiatnya untuk otak.

    Lantas, apa yang membuatnya lebih bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan otak? Melansir Eating Well (08/10/2024), berikut penjelasannya.

    1. Alasan teh hijau baik untuk otak

    teh hijauKandungan dalam teh hijau baik untuk tingkatkan kesehatan otak. Foto: Getty Images/kuppa_rock

    Teh hijau memiliki kandungan polifenol sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan otak. Salah satu jenisnya adalah epigallocatechin gallate (EGCG).

    Coleen Wysocki, pemilik Zest Nutrition meninjaunya dari sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis yang menunjukkan bahwa polifenol dapat mendukung kerja dan memori otak jangka panjang, terutama pada orang dewasa paruh baya.

    Maggie Moon, seorang ahli gizi juga menyebut bahwa kandungan flavonoid di dalam teh hijau membantu sel-sel otak baru tumbuh, menjaga sel-sel otak saat ini tetap sehat, dan membantu meningkatkan aliran darah ke otak yang memelihara pusat pengaturan emosi seseorang.

    Selain untuk otak, kandungan L-theanin sebagai asam amino alami di dalam teh hijau dapat meningkatkan suasana hati dan menunjukkan sifat anti-depresan dan anti-kecemasan.

    Namun, penelitian ini masih menjadi sebuah indikasi terhadap teh hijau. Jika punya masalah kesehatan lainnya, lebih baik langsung berkonsultasi ke ahli medis.

    2. Cara menikmati teh hijau

    cara meracik es teh hijauTeh hijau bisa diminum dalam keadaan panas atau dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tak hanya berkhasiat, teh hijau juga bisa dimanfaatkan dengan mudah. Bisa langsung diseduh begitu saja atau ditambah ke dalam resep makanan. Namun, usahakan memilih teh hijau berkualitas tinggi.

    Teh hijau bisa dinikmati panas atau dingin. Jika ingin menyeduhnya panas, kamu bisa menambah madu sebagai pemanis alami. Kombinasi ini cocok untuk meningkatkan kesehatan otak karena memiliki sifat anti-depresan yang meredakan stress.

    Teh hijau dan madu juga punya manfaat lain, mulai dari meningkatkan kesehatan kulit, meningkatkan kekebalan tubuh, sampai mengelola diabetes.

    Kamu juga bisa mengonsumsi teh hijau dalam kondisi dingin. Supaya lebih enak dan berkhasiat, bisa tambahkan daun mint. Kombinasi ini juga baik untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti gas, kembung, dan gangguan saluran cerna.

    Cara lain untuk meningkatkan kesehatan otak bisa dibaca di halaman selanjutnya!

    3. Cara lain meningkatkan kesehatan otak

    Selain minum teh hijau, banyak makanan lain yang juga bisa mendukung kesehatan otak. Jika ingin mendapat manfaat maksimal, bisa diimbangi dengan mengubah pola makan.

    Konsumsi makanan laut rendah merkuri, seperti salmon dan makarel. Jenis ikan ini menyediakan asam lemak omega-3 berupa DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid) yang telah dikaitkan dengan peningkatan kognisi.

    Konsumsi juga berbagai jenis buah beri karena dapat mencegah penurunan fungsi kognitif terkait usia. Buah beri juga dapat mendukung area tertentu dari fungsi kognitif dan kinerja memori.

    Cokelat hitam pekat atau dark chocolate juga menjadi salah satu camilan yang disarankan. Hal tersebut karena kandungan kafein terbukti mampu mengurangi kelelahan fisik dan mental. Seperti teh hijau, dark chocolate juga mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Namun, perlu memilih dark chocolate dengan kandungan kakao setidaknya 70%.

    Telur juga termasuk yang baik untuk dikonsumsi karena dikaitkan dengan pengurangan 47% dalam penyakit Alzheimer. Usahakan mengonsumsi kuning telur juga karena menjadi sumber kolin terbaik dan berkontribusi pada nutrisi lain yang dikenal dapat mendukung fungsi otak.

    Meskipun teh hijau dan makanan lain bermanfaat untuk kesehatan otak, tetapi konsumsinya tetap perlu dibatasi.

    Untuk teh hijau sendiri, lebih baik membatasi konsumsinya sebanyak 2-3 cangkir per hari. Jika berlebihan, bisa sebabkan sensitivitas kafein, kerusakan hati, sampai peningkatan tekanan darah.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Minuman yang Bikin Awet Muda, Bagus Dikonsumsi Tiap Pagi


    Jakarta

    Mengawali hari, kamu tak hanya bisa menyeruput kopi atau teh. Coba konsumsi minuman yang bikin awet muda ini. Ada jus tomat, air kelapa, sampai air lemon.

    Tampilan awet muda menjadi dambaan setiap orang, terutama wanita. Wajah akan terlihat kencang, cerah, dan tanpa keriput.

    Kondisi ini tak hanya bisa digapai dengan perawatan dari luar, tapi juga konsumsi makanan dan minuman bernutrisi tepat. Apa saja daftarnya?


    Berikut 10 minuman yang bagus dikonsumsi tiap pagi untuk tampilan awet muda:

    1. Teh hijau

    Mengutip Times of India, teh hijau kaya akan katekin atau jenis antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas sendiri bertanggung jawab atas kerusakan sel-sel kulit yang memicu penuaan dini, kerutan, dan kulit kusam.

    Senyawa antioksidan pada teh hijau melindungi kolagen dan meningkatkan elastisitas kulit. Senyawa ini juga dapat mengurangi peradangan dan mencegah stres oksidatif.

    2. Jus bit

    Jus bit kaya akan vitamin C, zat besi, dan nitrat. Nutrisi ini berkontribusi pada sirkulasi darah dan proses detoksifikasi yang lebih baik.

    Sirkulasi darah yang lebih baik menandakan lebih banyak oksigen yang didapat sel-sel kulit. Artinya, kulit bisa jadi semakin cerah dan sehat.

    Jus bit juga bisa meningkatkan produksi kolagen dan elastin yang bikin kulit tetap kenyal dan awet muda. Senyawa di dalamnya juga dapat mengeluarkan racun yang dapat membuat kulit Anda kusam.

    3. Jus delima

    Delima tak hanya cantik, tapi juga jadi salah satu ‘pejuang’ anti-aging yang paling ampuh. Kandungan punicalagin dan antosianin di dalamnya dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, mendukung produksi kolagen, dan mempercepat regenerasi kulit.

    Kandungan tersebut juga membantu menunda tanda-tanda penuaan seperti pigmentasi dan garis-garis halus. Radikal bebas pemicu penuaan juga bisa dihempas dengan segelas jus delima.

    4. Susu kunyit

    Susu kunyit merupakan minuman anti-inflamasi yang paling ampuh. Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit, membantu melawan peradangan kronis, yang merupakan salah satu pemicu terbesar penuaan.

    5. Jus tomat

    Ilustrasi jus tomatIlustrasi jus tomat Foto: Getty Images/iStockphoto/burakkarademir

    Kandungan antioksidan pada jus tomat seperti likopen, vitamin C, dan beta-karoten bisa mencegah penuaan kulit. Nutrisi ini membantu melawan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, dan melindungi sel-sel kulit dari penuaan dini.

    Likopen, khususnya, punya kemampuan untuk meningkatkan produksi kolagen dan bertindak sebagai tabir surya alami dari dalam. Likopen juga bisa mencegah kerutan, garis-garis halus, dan kulit kusam.

    Minum jus tomat secara teratur dapat membuat kulit tampak awet muda, mengencangkan pori-pori, dan memperbaiki tekstur kulit secara menyeluruh.

    6. Jus lidah buaya

    Mengutip Yahoo, kandungan antioksidan seperti vitamin C dan E, serta enzim dan polisakarida dalam lidah buaya dapat membantu meningkatkan produksi kolagen. Dengan begitu, elastisitas kulit bisa meningkat.

    Jus lidah buaya juga dapat membantu melembapkan dan menenangkan kulit, sekaligus mengurangi tanda-tanda penuaan.

    7. Jus wortel

    Antioksidan dalam jus wortel seperti vitamin C dan E dapat melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas serta mengurangi kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya.

    Jus wortel juga mengandung beta-karoten yang tinggi. Kandungan ini dapat meningkatkan kesehatan kulit dan memberikan cahaya alami.

    8. Air kelapa

    Kaya akan kalium dan elektrolit, air kelapa membantu menjaga hidrasi optimal yang penting untuk kulit dengan mengurangi garis-garis halus.

    Minuman ini juga dapat melembapkan kulit dan menyediakan nutrisi penting seperti kalium serta magnesium.

    9. Smoothie beri

    Semua jenis buah beri kaya akan vitamin dan antioksidan. Buah ini ampuh dalam melawan radikal bebas dan meningkatkan produksi kolagen.

    Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada buah beri juga membantu proses detoksifikasi tubuh. Hal ini dapat menghasilkan kulit yang lebih bersih dan bercahaya.

    10. Air lemon

    Air lemon kaya akan vitamin C dan dapat membuat kulit lebih bercahaya. Vitamin ini juga membantu proses detoksifikasi yang membuang racun untuk membuat kulit lebih cerah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “10 Minuman Ini Bisa Bikin Wajah Kamu Tetap Awet Muda Meski Menua”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ilmuwan China Ciptakan Teh Beras yang Berkhasiat dan Rendah Kafein


    Jakarta

    Sekelompok ilmuwan asal China berhasil menciptakan teh beras. Teknik fortifikasi nutrisi dari teh hijau membuatnya berkhasiat dengan kandungan rendah kafein.

    Teh sering menjadi minuman pengganti kopi gegara dinilai lebih rendah kafein. Namun bukan berarti teh benar-benar bebas dari kafein.

    Secara alami teh yang berasal dari tanaman Camellia Sinensis tetap memiliki kadar kafein. Misalnya, pada teh hijau yang populer khasiatnya. Dalam secangkir seduhan teh hijau 230 mililiter mengandung 30-50 miligram kafein.


    Hal ini membuat ilmuwan asal China tergugah menciptakan teh yang tak mengurangi khasiatnya, tapi tanpa kafein. Melansir South China Morning Post (2/6) sekelompok ilmuwan berusaha merekayasa beras dan biji-bijian yang difortifikasi dengan nutrisi dari teh hijau.

    Menikmati Teh Premium hingga Teh Ceremonial di Tea RoomIlmuwan di China mencoba merekayasa teh yang tinggi katekin namun tanpa kafein. Foto: Getty Images/OLENA SAKHATSKA

    Proses fortifikasi bertujuan menambahkan kandungan mikronutrien berupa katekin ke dalamnya. Mengingat katekin merupakan mikronutrien yang paling diincar dari konsumsi teh hijau tetapi banyak penggunanya yang juga khawatir dengan kandungan kafeinnya.

    “Katekin, sebagai komponen antioksidan kunci pada teh yang sangat tinggi, menawarkan banyak khasiat untuk kesehatan manusia,” tulis para peneliti pada jurnal Plant Biotechnology yang dipublikasi Maret 2025.

    Katekin flavonoid adalah salah satu jenis polifenol. Mikronutrien ini secara alami terbentuk pada tanaman tertentu, khususnya teh, selama proses penanaman.

    Mikronutrien tersebut memiliki komponen antibakteri, antiinflamasi, serta antikanker dan mampu melindungi kesehatan kardio. Jika dikonsumsi rutin dan tepat, katekin juga dapat mengendalikan tekanan darah agar lebih stabil.

    manfaat teh oolongTercetuslah teh dari beras dan biji-bijian yang difortifikasi dengan kandungan teh hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh hijau, sebagai jenis teh dengan kandungan katekin tertinggi, sering dimanfaatkan juga untuk membantu penurunan berat badan. Banyaknya khasiat yang ditawarkan membuat ilmuwan berusaha untuk menghadirkan katekin dalam versi lebih sehat.

    “Fitonutrien flavonoid esensial ini terkenal karena perannya dalam memberikan manfaat kesehatan yang unik dan konsumsinya hanya bisa didapatkan melalui teh,” lanjut para ilmuwan.

    Pada teh hijau kering kadar katekinnya akan mengisi 15-30% dari berat bersih. Alasan kelompok ilmuwan tersebut ingin menghilangkan kandungan kafein dan hanya mengambil katekinnya saja untuk meminimalisir beberapa efek samping.

    Sebagaimana diketahui bahwa kafein, bagi orang-orang yang sensitif terhadap asupannya, dapat mengalami insomnia hingga jantung yang berdebar. Sehingga menyampurkannya dengan beras dan biji-bijian dianggap akan menjadi media penyimpan katekin dengan kandungan kafein yang lebih netral.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Terlihat Sehat, Tapi… Teh Hijau Tidak untuk Dikonsumsi 5 Orang Ini


    Jakarta

    Teh hijau semakin banyak diminati oleh pelaku hidup sehat. Namun, tak semua orang cocok konsumsi teh hijau. Kenali kelompok orang yang berpotensi alami efek samping usai minum teh hijau.

    Teh hijau dikenal menyehatkan dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Rasanya yang cenderung ringan dan menyegarkan juga menjadi alasan lain teh hijau digemari.

    Teh hijau bahkan jadi minuman andalan para pelaku diet. Ini karena kandungan senyawa katekin dan EGCG yang dapat membantu meningkatkan metabolisme, membakar lemak, dan mengendalikan nafsu makan.


    Selain itu, teh hijau juga rendah kalori. Jadi, bisa menjadi alternatif minuman yang lebih sehat dibandingkan minuman manis seperti es teh, jus kemasan, atau minuman soda.

    Namun konsumsi teh hijau juga perlu diwaspadai. Minuman ini tak cocok untuk semua kelompok berkat efek samping yang mungkin ditimbulkan dari senyawa kafein, tannin, dan katekin di dalamnya.

    Dikutip dari Times of India (8/8/2025), inilah 5 kelompok orang yang tidak disarankan minum teh hijau, apalagi jika terlalu banyak dan diminum dalam kondisi perut kosong:

    1. Orang yang punya asam lambung

    Kalau kamu punya perut sensitif atau asam lambung, maka waspadai konsumsi teh hijau. Minum jenis teh ini bisa meningkatkan produksi asam lambung karena kandungan tannin-nya.

    Efek sampingnya yaitu perut kembung, sembelit, hingga gejala asam lambung yang parah. Terlebih jika teh hijau dikonsumsi saat perut kosong. Jadi, disarankan minum teh hijau setelah makan atau di antara waktu makan.

    2. Penderita anemia

    Ilustrasi teh hijauPenderita anemia tidak disarankan minum teh hijau. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh hijau bisa menghambat kemampuan tubuh menyerap zat besi nonheme yang kerap ditemukan pada makanan nabati, telur, dan olahan susu. Bagi mereka yang anemia atau sudah kekurangan zat besi, maka efeknya bakal lebih buruk.

    Untuk menghindari hal ini, sangat disarankan minum teh hijau di antara waktu makan. Jangan menjadikannya minuman pendamping saat makan. Jangan lupa tambahkan sumber vitamin C pada makanan untuk bantu penyerapan zat besi.

    3. Ibu hamil dan menyusui

    Ilustrasi Ibu Hamil SakitIbu hamil sebaiknya tidak minum teh hijau karena meningkatkan risiko keguguran. Foto: Getty Images/iStockphoto/chanakon laorob

    Saat hamil dan menyusui, konsumsi banyak teh hijau tidak disarankan. Sebab asupan kafein berlebih meningkatkan risiko keguguran hingga gangguan perkembangan bayi.

    Kemudian, kafein bisa ‘mengalir’ ke air susu ibu (ASI) hingga membuat anak mengalami stimulasi berlebih. Pakar menyarankan konsumsi teh hijau tidak lebih dari 2 cangkir per hari untuk para wanita yang sedang melalui fase ini.

    4. Orang yang sensitif kafein

    Beberapa orang mengalami kondisi sensitif akan kafein. Asupan kafein sedikit saja, bahkan bisa memicu gejala seperti jantung berdegup kencang, gelisah, hingga bergetar.

    Kelompok orang ini disarankan tidak minum kebanyakan teh hijau. Satu cangkir saja cukup atau beralih ke minuman tanpa kafein atau minuman herbal. Sebagai informasi, satu cangkir teh hijau bisa mengandung 20-45 mg kafein.

    5. Anak-anak

    Teh hijau tidak cocok dikonsumsi anak-anak. Kafein pada teh hijau dapat memicu stimulasi berlebih pada sistem saraf anak-anak. Lalu tannin pada teh hijau dapat menghalangi penyerapan nutrisi penting, seperti protein dan lemak, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak-anak.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com