Tag Archives: tips seks

Bapak-bapak Merapat! Ternyata Segini Durasi Bercinta yang Didambakan Wanita


Jakarta

Banyak wanita memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk bisa mencapai puncak kenikmatannya di kala bercinta. Walhasil jika ingin memaksimalkan sensasi nikmat pada wanita, penting untuk pasutri memperhatikan durasi bercinta.

Tak jarang muncul pertanyaan, berapa lama sih durasi hubungan seksual yang ideal? Sebab seringkali beredar narasi, lamanya durasi hubungan seksual memiliki peran penting dalam mencapai tingkat kepuasan yang maksimal.

Dikutip dari Times of India, sebuah studi telah dilakukan pada 4.000 partisipan pria dan wanita di Amerika dan Inggris guna mengamati kebiasaan seksual dalam masyarakat. Partisipan dalam studi ini berusia antara 18 hingga 35 tahun. Studi ini bertujuan untuk mengungkap berapa durasi hubungan seks yang didambakan oleh pria dan wanita.


Hasil studi ini cukup menarik. Ternyata, wanita cenderung mendambakan hubungan seks berlangsung sedikit lebih lama daripada yang didambakan oleh pasangan pria mereka. Rata-rata durasi yang dianggap ideal oleh wanita adalah sekitar 25 menit 51 detik. Menariknya, pria yang menjadi bagian dari studi ini memiliki pandangan yang hampir serupa dengan rata-rata waktu yang diharapkan, yaitu 25 menit 43 detik.

Namun, saat ditelusuri lebih lanjut, terdapat perbedaan antara harapan dan kenyataan. Wanita yang terlibat dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa pasangan mereka cenderung tidak mampu bertahan lama di ranjang. Mayoritas wanita mengaku, pasangan mereka hanya mampu bertahan selama 11 hingga 14 menit dalam setiap sesi bercinta.

Di samping itu, pria melaporkan bahwa seiring bertambahnya usia dan pengalaman seksual, mereka cenderung mampu bertahan lebih lama di ranjang. Hal ini menunjukkan bahwa latihan dan pengalaman seksual memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan ketahanan serta performa seksual pada pria.

Selain mengungkapkan tentang durasi hubungan seksual, studi ini juga menyoroti perbedaan dalam gairah seksual antara pria dan wanita berdasarkan waktu. Wanita cenderung mengalami penurunan gairah seksual saat beraktivitas intim di malam hari. Mayoritas wanita dalam studi ini menyebut, mereka gairah seksual mereka lebih meletup-letup saat pagi hari.

Dengan demikian, studi ini memberikan pandangan menarik tentang perbedaan antara harapan dan kenyataan terkait durasi hubungan seksual yang diinginkan oleh wanita. Sekaligus, studi ini menyinggung pengalaman dan latihan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hubungan seksual pada pria.

Meskipun begitu, perlu diingat bahwa durasi seks ‘dambaan’ setiap orang bisa berbeda. Setiap pasangan suami istri pasti memiliki variasi yang unik untuk mencapai tingkat kepuasan. Studi ini hanya memberikan pandangan umum tentang preferensi wanita terkait durasi hubungan seks yang diharapkan.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Bercinta Jadi Tak Seru Lagi dan Terasa Gitu-gitu Saja? Bisa Jadi Ini Gegaranya

Jakarta

Tak bisa menutup mata, kualitas aktivitas seksual memegang peranan penting dalam menentukan kualitas hubungan pasutri. Sebab tak hanya perihal kenikmatan di ranjang, hubungan seksual yang baik juga bisa membangun keintiman antara pria dan wanita, yang terbawa ke aktivitas sehari-hari.

Namun pada beberapa kondisi, pasutri merasa bosan dengan aktivitas seksual yang terkesan begitu-gitu saja. Memang, rasa bosan itu wajar terjadi. Namun jika berlangsung terus-menerus, jelas salah satu risikonya adalah keintiman yang terganggu.

Seringkali, rasa bosan tersebut menandakan adanya permasalahan dalam kualitas hubungan. Namun perlu diingat, tidak seluruhnya rasa bosan dalam aktivitas seksual disebabkan oleh masalah dalam hubungan. Bisa jadi, rasa bosan itu timbul akibat kondisi fisik ataupun psikis.


Dikutip dari Best Healthmag berikut beberapa alasan pasangan suami istri bosan dalam melakukan aktivitas seksual:

1. Kelelahan

Kehidupan yang penuh dengan kesibukan dapat menyebabkan kelelahan yang berdampak pada gairah seksual seseorang. Setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari, seseorang mungkin merasa terlalu lelah untuk terlibat dalam hubungan seksual.

2. Stres

Pengaruh negatif dari berbagai sumber stres, seperti tuntutan pekerjaan, persoalan keluarga, atau masalah keuangan, bisa berdampak pada menurunnya minat seksual seseorang. Kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres, memiliki peran untuk mempengaruhi gairah seksual, yang mana dapat mengakibatkan berkurangnya ketertarikan pada aktivitas seksual.

Terutama pada pria, stres dapat mengganggu produksi hormon testosteron, hingga menyebabkan masalah disfungsi ereksi.

3. Kesehatan Mental

Kesehatan mental memiliki peran yang penting dalam mempengaruhi gairal seksual seseorang. Kecemasan dan depresi, dapat mengurangi minat dan kenikmatan dalam aktivitas seksual. Penggunaan antidepresan juga memiliki pengaruh terhadap tingkat libido, yang dapat menurunkan gairah seksual dan membuat orgasme lebih susah tercapai.

4. Komunikasi yang Tertutup

Mempertahankan komunikasi yang erat dalam hubungan suami istri adalah suatu hal yang sangat penting. Melakukan dialog terbuka mengenai perasaan dan kebutuhan satu sama lain memiliki potensi besar untuk mengatasi perbedaan dalam gairah seksual. Dengan melakukan diskusi terbuka, bukan hanya masalah-masalah saja yang dapat dipecahkan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hubungan.

5. Bosan dalam Hubungan

Setiap hubungan akan mengalami beberapa tahapan seiring waktu. Pada awal menikah, mungkin pasutri merasa penuh kebahagiaan dibarengi gairah seksual yang membara. Namun, gairah seksual akan mengalami fluktuasi yang alami seiring berjalannya waktu, dan dapat mengakibatkan berkurangnya intensitas daya tarik seksual.

Faktor-faktor seperti stres atau kewalahan merawat anak dapat menjadi pemicu dari menurunnya minat dalam aktivitas seksual.

6. Keinginan Seksual yang Berbeda

Keinginan seksual pada setiap orang bisa berbeda dan memiliki keunikan masing-masing. Terutama pada pria, umumnya mereka memiliki minat seksual yang lebih tinggi. Namun, tidak dapat diabaikan bahwa setiap orang akan mengalami perubahan dalam tingkat hasrat seksual, seiring dengan pertambahan usia. Hormon estrogen pada periode perimenopause dan testosteron dapat memengaruhi gairah seksual.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Nggak Perlu Semalaman, Peneliti Ungkap Durasi Ideal Bercinta buat Pasutri

Jakarta

Durasi dalam seks memiliki variasi yang berbeda-beda. Hal ini tentu berkaitan dengan preferensi kepuasan seksual setiap pasangan dalam bercinta. Akan tetapi, peneliti telah menemukan durasi ideal dan yang terlalu lama saat melakukan aktivitas seksual.

Menurut survei Society for Sex Therapy and Research, durasi normal seks vaginal biasanya berlangsung 3 hingga 7 menit. Pada kondisi lain, ketika seks berlangsung berlangsung hanya 1 hingga 2 menit dikategorikan sebagai yang “terlalu singkat”.

Kemudian, seks vaginal yang berlangsung 10 hingga 30 menit dianggap ‘terlalu lama’.


Bagi pasangan yang merasa kesulitan mempertahankan durasi saat seks, peneliti telah menemukan ‘taktik’ untuk mengoptimalkan seks agar lebih lama. Berikut cara menambah durasi seks menurut penelitian dari National Library of Medicine.

1. Teknik Memeras

Mulailah aktivitas seksual hingga merasa hampir siap untuk ejakulasi. Kemudian, mintalah pasangan untuk meremas ujung penis, pada titik di mana kepala (kelenjar) bergabung dengan batangnya. Tahan pemerasan selama beberapa detik. Dorongan untuk ejakulasi akan mundur. Teknik ini dapat dilakukan beberapa kali dalam satu sesi.

2. Metode Stop-Start

Metode stop-start dapat dilatih dengan pasangan atau saat melakukan masturbasi. Saat melakukan masturbasi dan merasa akan segera ‘datang’, berhentilah sampai keinginan untuk ejakulasi berlalu. Kemudian lanjutkan merangsang diri sendiri. Teknik ini seiring waktu akan mampu memperpanjang hubungan seksual.

3. Latihan Dasar Panggul

Latihan dasar panggul (Kegels) membantu memperkuat otot-otot dasar panggul yang mengontrol ejakulasi. Untuk mengidentifikasi otot dasar panggul, hentikan buang air kecil di tengah jalan. Untuk berlatih teknik ini, kencangkan otot dasar panggul, tahan kontraksi selama tiga detik, lalu kendurkan selama tiga detik dan ulangi.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

8 Cara Alami Tingkatkan Gairah Seksual Pria, Nggak Perlu Obat Kuat


Jakarta

Hubungan seks adalah hal yang penting untuk meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Apabila gairah seks tiba-tiba anjlok, tentu hal ini akan mengurangi kenikmatan dalam berhubungan intim.

Kurangnya gairah seksual pada pria bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari masalah hubungan, stres, obat-obatan, hingga rendahnya kadar testosteron pada tubuh.

Jangan khawatir, adapun berikut ini adalah beberapa cara alami yang dapat dilakukan pria dikutip dari beberapa sumber:


Coba Makan Cokelat

Cokelat sudah lama menjadi simbol hasrat, bukan hanya karena rasanya yang enak, namun juga manfaatnya untuk meningkatkan gairah seksual. Cokelat membantu pelepasan serotonin yang dapat menghasilkan efek afrodisiak dan peningkatan suasana hati.

Serotonin juga memiliki peran dalam pengaturan aliran darah ke jaringan genital yang bertanggung jawab atas besar tidaknya libido.

Konsumsi Seafood

Konsumsi makanan laut seperti oyster dan ikan salmon sangat baik untuk meningkatkan gairah seksual. Oyster merupakan makanan laut yang kaya akan zinc dan baik untuk meningkatkan aliran darah, khususnya ke organ seksual.

Pada sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2018, kekurangan zinc juga memiliki pengaruh pada tingkat testosteron.

Kelola Stres

Tingkat stres yang tinggi juga berperan pada menurunnya gairah seksual. Stres kronis dapat mempengaruhi sistem reproduksi seperti perubahan kadar testosteron, disfungsi ereksi, hingga menyebabkan penurunan keinginan seks.

Untuk mengelola stres, coba lakukan aktivitas fisik secara teratur, mencari dukungan sosial, tingkatkan kualitas tidur, dan coba teknik relaksasi seperti meditasi.

Berkomunikasi dengan Pasangan

Faktor mental dan emosional mungkin juga menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya gairah seksual. Berbicara dengan pasangan seksual terkait berbagai masalah dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi dan mengurang tekanan yang mungkin dirasakan.

Olahraga Teratur

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 20.700 pria di atas usia 40 tahun menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu mencegah disfungsi ereksi. Sementara kurangnya aktivitas fisik dapat berdampak negatif pada fungsi ereksi.

Olahraga dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis. Dalam penelitian tersebut, ahli meminta partisipan melakukan latihan aerobik selama 40 menit sebanyak empat kali dalam seminggu.

Hindari Makanan ‘Penurun’ Libido

Terdapat beberapa makanan inflamasi yang dapat menurunkan libido yang harus dikurangi ketika sedang mengalami masalah kurang gairah seksual. Adapun makanan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Lemak jenuh
  • Daging merah dan olahan
  • Tepung halus
  • Gula
  • Telur
  • Ikan putih
  • Soda
  • Biji-bijian olahan di roti, pasta, dan nasi putih

Eksplorasi Hal Baru

Melakukan eksplorasi hal-hal baru bersama pasangan dapat meningkatkan gairah seksual. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain menggunakan sex-toys, mencoba foreplay, dan ‘menjelajahi’ zona sensitif pasangan.

Batasi Alkohol dan Rokok

Studi pada tahun 2018 menunjukkan bahwa alkohol dapat menurunkan sensitivitas penis dengan menekan sistem saraf pusat dan memperlambat penyampaian informasi dari otak ke penis. Membatasi atau menghindari alkohol dapat meningkatkan fungsi ereksi.

Selain itu, rokok juga dapat mengurangi aliran darah ke penis dan meningkatkan kemungkinan disfungsi ereksi. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan memiliki kaitan dengan penyakit jantung.

(avk/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Sentuhan di 5 Titik Rangsangan Ini Bikin Gairah Wanita Meledak-ledak, Penasaran?


Jakarta

Berbeda dengan banyak pria, banyak wanita memerlukan waktu lebih lama agar gairah bercintanya bisa terbangun. Maka itu, penting untuk para suami memahami betul cara seperti apa yang paling disukai sang istri agar gairahnya terbangun.

Umumnya, pria tidak butuh proses yang lama untuk bisa terangsang. Bahkan sedikit sentuhan dari lawan jenis saja sudah cukup untuk membuat pria menjadi ‘on’.

Tapi bagi wanita, seks layaknya sebuah skema yang harus ditelusuri satu per satu untuk bisa membuat mereka terangsang dan akhirnya mencapai klimaks. Karena itu, pria harus mengetahui titik rangsangan pada wanita agar bercinta bisa mendatangkan kepuasan bagi kedua pasangan.


Pertanyaannya sekarang, di mana saja titik rangsangan tersebut? Dikutip dari Lovepanky, berikut titik rangsangan yang umumnya dimiliki oleh wanita.

1. Bibir

Seks biasanya dimulai dari sebuah kecupan. Karenanya, tidak heran bibir menjadi titik rangsangan yang bisa membuat wanita merasa ‘horny’ dan bergairah untuk bercinta.

Ini karena saat berciuman, otak akan mengeluarkan hormon oksitosin dan serotonin yang dapat memicu hasrat seksual. Oleh karena itu, sesi ciuman panas saat foreplay menjadi sebuah keharusan jika Anda ingin merasakan seks yang menggairahkan.

2. Paha bagian dalam

Banyak orang mungkin terbiasa melihat adegan film yang menunjukkan pria menyentuh paha bagian dalam wanita saat hendak bercumbu atau bercinta. Bukan tanpa alasan, karena ternyata paha bagian dalam ini merupakan salah satu titik yang ampuh untuk merangsang wanita.

Jika Miss V diibaratkan sebagai sebuah pintu, maka paha bagian dalam adalah ‘tombol’ yang dapat mengendalikan pintu tersebut. Dengan mengusap paha secara perlahan, dan meneruskannya ke arah vagina, bisa membuat wanita merasa bergairah dan lebih rileks menantikan ‘sesi’ yang berikutnya.

3. Telinga

Tahukan bahwa anggota tubuh yang ada di kepala rata-rata sensitif terhadap sentuhan? Tak terkecuali telinga, membuat bagian tubuh yang satu ini menjadi titik rangsang yang efektif pada wanita.

Suami bisa merangsang titik ini dengan memberikan belaian lembut, mencium, membisikkan kata-kata romantis, atau memberikan gigitan-gigitan kecil pada daun telinga pasangan wanita.

4. Puting payudara

Puting merupakan salah satu titik rangsang yang tidak pernah gagal menyulut birahi wanita. Ini karena puting payudara merupakan salah satu bagian paling sensitif pada tubuh wanita.

Bahkan, wanita bisa saja mengalami orgasme hanya dengan rangsangan pada puting. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, mulai dari menyentuh, mencubit, mencium, menghisap, hingga memberikan gigitan-gigitan kecil.

5. Klitoris

Jika kita berbicara soal titik rangsang yang paling ampuh, maka ‘mahkota’ tersebut akan jatuh pada klitoris. Meski begitu, setiap wanita memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda pada klitorisnya, sehingga dibutuhkan teknik yang mumpuni untuk bisa membuat wanita ‘nge-fly’ dengan rangsangan pada klitoris.

(ath/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

8 Makanan yang Bikin Miss V Lebih Kencang dan ‘Menggigit’


Jakarta

Kesehatan vagina adalah hal yang paling penting bagi setiap wanita. Selain menjaga kebersihan dan kesehatan secara umum, makanan yang dikonsumsi juga dapat mempengaruhi kesehatan organ intim seseorang.

Beberapa makanan mengandung nutrisi penting yang dapat membantu menjaga keseimbangan pH vagina, meningkatkan sirkulasi darah dan bahkan meningkatkan gairah seksual.

Kondisi vagina yang sehat, akan memberikan dampak yang sangat baik untuk kehidupan seksual wanita dan terhindar dari beberapa jenis infeksi di area reproduksi. Dikutip dari Healthline, ini 8 makanan yang dapat menjaga kesehatan vagina:


1. Ubi Jalar

Selain rasanya yang enak dan mudah ditemukan, ternyata ubi jalar memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan vagina. Ubi jalar mengandung banyak vitamin A dan beta-karoten, hal tersebut dapat mencegah timbulnya bakteri vaginosis (BV), yakni sebagai pemicu infeksi di vagina. Kandungan serat yang terdapat pada ubi jalar juga dapat mengatur kadar insulin pada orang yang mengalami kondisi sindrom ovarium polikistik (PCOS).

2. Yoghurt

Yoghurt merupakan makanan kaya probiotik yang mengandung bakteri baik lactobacillius, yakni memiliki manfaat untuk saluran pencernaan dan juga membantu meningkatkan pemulihan dari bakteri vaginosis (BV).

Lactobacillius yang terkandung pada yoghurt dapat membantu menjaga keseimbangan pH pada vagina. Penelitian menunjukkan bahwa makanan probiotik dapat mencegah infeksi dan meningkatkan pemulihannya. Konsumsilah yoghurt, agar vagina tetap sehat dan tidak mengeluarkan aroma yang tidak menyenangkan.

3. Makanan yang Mengandung Omega-3

Asam lemak omega-3 memiliki manfaat yaitu melancarkan sirkulasi darah, yang mana hal tersebut dapat meningkatkan gairah seksual. Olahan atau makanan yang mengandung omega-3 sangat berperan penting bagi kesehatan reproduksi wanita, seperti dapat mencegah kekeringan pada vagina dan membantu mengobati dismenore atau nyeri saat haid.

4. Jus Cranberry

Jus cranberry mengandung antioksidan dan senyawa asam, yakni dapat membantu mencegah bakteri menempel pada dinding kandung kemih. Bagi wanita yang sering mengalami masalah infeksi saluran kemih atau ISK, konsumsi jus cranberry yang murni. Lantaran kandungan senyawa asam pada cranberry mampu mengatasi ISK. Selain itu, kandungan vitamin E, vitamin C pada cranberry pun mampu meningkatkan kekebalan tubuh seseorang.

5. Kedelai

Manfaat kedelai yang jarang diketahui banyak orang, ternyata memiliki dampak yang sangat baik untuk kesehatan vagina. Kedelai mengandung fitoestrogen yang sangat bermanfaat bagi wanita dengan kadar estrogen rendah. Wanita yang sudah menopause, konsumsilah olahan kedelai, seperti susu kedelai, yang mana hal tersebut dapat membantu mengatasi kekeringan pada vagina.

6. Buah-buahan

Buah yang mengandung antioksidan seperti, delima, bluberry, raspberry, strawberry dan apel memiliki manfaat yang baik bagi wanita, salah satunya dapat meningkatkan kesuburan. Buah-buahan yang mengandung antioksidan juga dapat membantu mengurangi kemungkinan perkembangan mioma uterus dan meningkatkan aliran darah.

7. Alpukat

Buah alpukat mengandung lemak sehat, vitamin B6 dan kalium, yang bermanfaat untuk meningkatkan pelumasan pada vagina dan menguatkan dinding vagina. Alpukat kerap kali menjadi buah favorit banyak orang, lantaran rasanya yang enak dan dapat diolah dalam banyak variasi. Tak hanya itu, ternyata mengonsumsi alpukat juga dapat meningkatkan gairah seksual seseorang.

8. Sayuran Hijau

Sayuran hijau gelap seperti kale, daun kelor dan bayam memiliki manfaat sebagai pembersih darah dan meningkatkan sirkulasi berkat kandungan nitrates (nitrat makanan). Nitrates adalah vasodilator yang membantu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk vagina. Aliran darah yang meningkat ini dapat membantu mengurangi kekeringan vagina dan meningkatkan gairah seksual.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Sederet Manfaat Ajaib Mandi Bareng Pagi-pagi, Ampuh Bikin Pasangan Makin Bucin

Jakarta

Tak hanya bisa menjadi kesempatan untuk pasutri yang ingin mencari nuansa baru dalam bercinta, mandi bersama rupanya juga dapat memperkuat ikatan antara pasangan dengan tambahan sedikit keintiman.

Pasalnya, mandi bersama di pagi hari bisa membantu terbentuknya mood baik hari itu, sekaligus mengurangi risiko stres dalam beraktivitas seharian. Lantas, apa saja sih manfaat mandi bersama?

1. Meningkatkan keintiman

Keintiman tidak selalu terkait dengan hubungan seksual. Keintiman ini merujuk pada perasaan kedekatan, koneksi emosional, dan dukungan antara pasangan. Penelitian menunjukkan bahwa mandi bersama dapat meningkatkan kedekatan seseorang sebagai pasangan lebih dari hal lain, bahkan lebih dari sekadar tidur di tempat tidur yang sama atau berpelukan.


Mandi merupakan momen yang sangat pribadi dalam rutinitas harian seseorang. Saat berada dalam satu shower dengan pasangan, itu berarti seseorang memberikan kesempatan kepada mereka untuk berbagi waktu pribadi yang sangat berharga bersama, tanpa ada rahasia dan mengungkapkan segala cerita kehidupan. Selain itu, seseorang akan membuka hal-hal baru dan menemukan kedekatan yang mendalam dengan pasangan, baik secara sensual, fisik, maupun dalam hal lainnya.

2. Bersifat sensual

Mandi bersama mungkin menjadi salah satu pengalaman sensual terbaik dalam hidup seseorang. Melakukan aktivitas ini akan menambahkan kehangatan dalam romansa pasangan, yang akan meningkatkan kehidupan dan hubungannya. Hal ini dapat menjadi jembatan untuk menambahkan bumu-bumbu romantis di dalam hubungan seseorang.

3. Menghilangkan stres

Mandi bersama tidak selamanya bersifat seksual. Terkadang, aktivitas tersebut adalah pengalaman relaksasi untuk melepaskan diri dari kekacauan sehari-hari. Setelah menjalani hari yang panjang, sepasang suami istri mungkin merasa lelah atau frustasi dan tidak dalam mood untuk berbicara atau menghabiskan waktu romantis bersama.

Situasi yang penuh tekanan ini dapat menyebabkan ketegangan, perubahan suasana hati, atau kurangnya komunikasi antara pasangan. Mandi dikenal sebagai cara untuk merelaksasi diri dan mandi bersama memberikan efek yang lebih besar.

4. Memunculkan ide baru

Dopamin, sejenis zat pengirim kimia yang memberikan perasaan baik, dilepaskan dalam otak kita. Stimulus seperti mendengarkan musik dan mandi dengan air hangat meningkatkan aliran dopamin, yang membuat kita merasa rileks.

Saat kita rileks, kita lebih cenderung fokus pada diri sendiri dan memiliki kemampuan kreatif yang lebih baik. Inilah penciptaan ide dapat terjadi, saat mandi bersama, seseorang dapat melakukan diskusi akan ide-ide baru tersebut. Dapat berbagi pemikiran, merevisi strategi, dan mewujudkannya.

5. Dapat memperhatikan perubahan pada tubuh

Pasangan yang mandi bersama, tidak hanya melihat area sensitif atau sensual satu sama lain, tetapi juga perubahan pada kulit seperti bintik-bintik, infeksi, benjolan, atau pertumbuhan yang mungkin memerlukan perhatian medis karena bisa menjadi tanda kanker. Inilah salah satu alasan mengapa mandi bersama menjadi populer di antara pasangan.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Bukan gegara Terlalu ‘Semangat’, Ini Sederet Penyebab Miss V Sakit Habis Bercinta


Jakarta

Beberapa wanita mengeluh sakit di area Miss V setelah berhubungan seksual. Sebenarnya, apa sih penyebabnya? Benarkah ada kaitannya dengan ukuran Mr P yang terbilang terlalu besar?

Ada banyak alasan mengapa seseorang mengalami rasa sakit pada vagina atau vulva setelah berhubungan seks. Tentu saja, alasan yang snangat jelas adalah aktivitas seksual yang terlalu intens. Namun perlu diingat, rasa sakit pada vagina setelah melakukan hubungan seksual tak boleh diabaikan.

Alasan yang paling umum terkait vagina sakit setelah berhubungan seksual adalah terjadinya gesekan. Hubungan seks yang menyakitkan dapat dikenal sebagai dipareunia. Penting untuk memahami kapan dan di posisi mana seseorang merasakan sakit, pada saat berhubungan seks atau setelah berhubungan seks.


Selain itu penyebab lainnya adalah kurangnya pelumas hingga fluktasi hormon dan alergi lateks. Namun, ada faktor lain yang dapat menyebabkan vagina sakit setelah berhubungan seksual, meliputi:

1. Mengalami infeksi

Rasa sakit di sekitar vagina dapat disebabkan oleh infeksi, seperti infeksi menular seksual (IMS). Jika seseorang menglami rasa sakit setelah berhubungan seks, kunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

2. Hormon yang berubah

Perubahan kadar hormon dapat disebabkan oleh kondisi menopause, perimenopause atau kehamilan. Karena pada kondisi tersebut biasanya vagina sedang dalam tahap kering, dalam artian tidak menghasilkan pelumas yang cukup pada saat berhubungan seksual.

Untuk mengatasi hal ini, solusinya adalah gunakan pelumas. Jika seseorang membutuhkan bantuan untuk mengatasi gejala primenopause dapat mengunjungi dokter setempat.

3. Tidak terangsang

Jika seorang wanita tidak merasakan gairan seksual saat berhubungan, tidak akan menghasilkan pelumas yang cukup untuk menunjang aktivitasnya. Hal ini dapat membuat vagina seseorang kering dan menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seksual.

Jangan memaksa berhubungan seksual, jika tidak merasakan adanya dorongan. Karena kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada vagina setelah atau pada saat berhubungan.

4. Infeksi saluran kemih

Kondisi nyeri setelah seks, khususnya pada daerah punggung dapat disebabkan oleh penetrasi yang terlalu dalam atau infrksi saluran kemih. Hal ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman setelah berhubungan seksual.

jika kondisi tersebut disertai dengan rasa tidak sehat, demam, nyeri saat buang air kecil, mengandung darah pada urine atau frekuensi buang air kecil meningkat, sebaiknya segera mendatangi dokter untuk diberikan penanganan segera.

5. Alergi terhadap lateks

Jika seseorang merasakan gatal setelah berhubungan seksual, itu dapat disebabkan oleh alergi lateks, seperti alat kontrasepsi atau pelumas yang digunakan. Untuk mengetahui lebih lanjut bahwa seseorang mengalami alergi lateks atau tidak, sebaiknya lakukan tes alergi dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

6. Kondisi medis lainnya

Nyeri yang dirasakan dalam panggul dapat disebabkan oelh berbagai kondisi medis, seperti penyakit radang panggul dan endometriosis atau miom. Jika seseorang merasakan nyeri setelah berhubungan seksual atau pendarahan setelah berhubungan seksual, segeralah melakukan pengobatan ke dokter, agar dapat ditangani.

7.Berhubungan seksual secara berlebihan

Ternyata berhubungan seksual secara berlebihan dapat memberikan efek rasa nyeri pada area miss V setelahnya. Hal tersebut merupakan kondisi yang tidak nyaman dirasakan oleh seorang wanita dan dapat berlangsung setelah melakukan hubungan seksual.

Selain mengetahui penyebab rasa sakit yang timbul setelah berhubungan seksual, penting juga untuk memahami langkah-langkah mengatasi nyeri pada Miss V setelah bercinta. Apa saja?

1. Berendam dalam garam epsom

Garam epsom dapat membantu menyembuhkan tubuh, meredakan ketidaknyamanan dan mengurangi peradangan. Tuangkan garam epsom pada bak mandi dan berendamlah, gunakan garam epsom yang alami dan terbaik. Hindari penggunaan produk beraroma, lantaran ini dapat mengganggu pH pada vagina dan memicu iritasi di area tersebut.

2. Mengompres pangkal pada dengan es

Untuk meredakan nyeri, dapat dilakukan dengan kompres di area pangkal paha menggunakan air dingin untuk mengurangi peradangan atau pembengkakan. Namun, jangan mengompres es secara langsung pada vagina, karena hal ini dapat menyebabkan masalah lebih lanjut.

3. Menggunakan pelumas

Menggunakan gel pelumas selama berhubungan seks merupakan hal yang baik jika seseorang mengalami nyeri akibat gesekan, selain itu mengoleskannya pada vagina setelah berhubungan seks juga dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Pilihlah pelumas berbasis air dengan efek mendinginkan dan meredakan.

4. Gunakan pakaian dalam berbahan katun

Katun lebih menyerap dan lebih dapat bernapas dibandingkan dengan kain sintetis lainnya, jadi jika ketidaknyamanan seseorang disebabkan oleh infeksi, menggunakan pakaian dalam berbahan katun dapat membantu proses penyembuhan.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Kualitas Bercinta Anjlok Betulan Bikin Hubungan Retak, Begini Kata Psikoterapis


Jakarta

Wajar bila suatu hubungan menghadapi sejumlah konflik. Namun yang perlu pasutri ketahui, sering kali jika tidak ditangani dengan baik, konflik-konflik ini memicu memudarnya perasaan salah satu pasangan. Walhasil, penting untuk pasutri mengkomunikasikan konfliknya dengan baik.

Namun lain halnya dengan perasaan ketertarikan seksual. Seringkali orang percaya, seseorang yang sudah kehilangan ketertarikan seksual terhadap pasangannya mungkin akan kesulitan untuk kembali menjalin hubungan sehat.

Dikutip dari SheKnows, psikoterapis bernama dr Tina B. Tessina menjelaskan kondisi tersebut amat umum terjadi. Ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan daya tarik seseorang dalam berhubungan seksual. Faktor tersebut ialah kebutuhan dan harapan seksual pasangan tidak dapat terpenuhi serta hilangnya kepedulian terhadap penampilan.


Hal tersebut dapat membuat seseorang merasa tidak tertarik lagi dengan pasangannya. Selain itu juga jika seorang pasangan tidak tinggal bersama, dapat timbul pudarnya perasaan serta minat seksual mereka. Misalkan jika hal tersebut terjadi, momen-momen romantis tidak terjadi secara spontan, kehidupan sehari-hari tidak menarik, dan karir akan menjadi rutinitas.

Tidak hanya daya tarik atau penampilan fisik, dikutip dari SheKnows, ternyata seiring berjalannya waktu, hubungan setiap orang pasti akan berkembang dan dapat memicu pudarnya perasaan dan berkurangnya minat seksual.

Sebenarnya, daya tarik ini bisa dibangkitkan kembali. Setiap pasangan harus menyadari apa yang membuat daya tarik mereka pudar satu sama lain, misalnya salah seseorang sering mengabaikan pasangannya karena terlalu lelah bekerja.

Cara penyelesaiannya adalah berkomitmen untuk menghabiskan waktu bersama lebih lama. Penurunan daya tarik seseorang harus digantikan dengan kasih sayang, rasa humor dan komunikasi yang intim.

Penting juga untuk diingat bahwa seiring berjalannya waktu, seks tidak hanya lagi mencapai orgasme, namun sebaliknya fokuskan pada kenikmatannya. Buatlah jadwal untuk melakukan seks, berkomunikasi dengan pasangan dan mencoba hal-hal baru di kamar tidur untuk mencairkan suasana kembali.

Penting untuk diingat bahwa semua hubungan pasti akan mengalami pasang surut dan seseorang perlu mengingat apa yang menarik dari pasangannya saat awal jatuh cinta. Pikirkan mengapa seseorang tidak bisa memandang pasangannya dengan cara yang sama lagi dan komunikasikan hal-hal tersebut kepada pasangan dengan cara mendukung dan memberikan pengertian satu sama lain.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Stop! 5 Makanan Ini Pantang Dimakan Sebelum Bercinta, Bikin Gairah Nge-drop


Jakarta

Ada banyak yang dilakukan orang-orang untuk bisa meningkatkan performa dan gairah saat berhubungan seks. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa meningkatkan stamina, libido, dan lain sebagainya.

Namun, ternyata ada juga sederet makanan dan minuman yang perlu dijauhi sebelum bercinta. Pasalnya, makanan dan minuman ini bisa memengaruhi performa hingga menghilangkan gairah seks pasangan saat di ranjang.

Apa saja? Dikutip dari Health Shots, berikut makanan dan minuman yang pantang dikonsumsi sebelum berhubungan seks.


Alkohol

Banyak yang mengira alkohol bisa meningkatkan gairah bercinta. Tapi dugaan itu ternyata salah besar. Faktanya, alkohol malah bisa memadamkan gairah di ranjang loh.

Ini karena alkohol meningkatkan kadar melatonin dalam tubuh, yang dapat membuat seseorang merasa mengantuk. Tak hanya itu, kadar melatonin yang tinggi dalam tubuh juga bisa menimbulkan efek samping seperti keram perut, pusing, sakit kepala, hingga penurunan libido.

Makanan Asin

Tak sedikit orang yang suka makanan asin. Namun, mengonsumsi kudapan asin sebelum berhubungan seks ternyata sangat tidak dianjurkan.

Makanan asin atau tinggi garam gampang membuat kamu merasa kembung. Garam juga bisa memperlambat sirkulasi darah, sehingga membuat kamu kesulitan mencapai orgasme.

Minuman Berkarbonasi

Semua orang tahu kalau minuman berkarbonasi bukanlah sesuatu yang menyehatkan. Tapi jika dikonsumsi sebelum berhubungan seks, efek samping yang ditimbulkan bisa bikin kamu malu saat perform di ranjang.

Minuman berkarbonasi dapat meningkatkan gas lambung dan membuat kamu merasa kembung. Hal ini bisa memicu kamu semakin sering buang angin atau kentut. Tentunya suara dan bau kentut ini bisa menghilangkan hasrat bercinta dengan pasangan bukan?

Bawang

Bawang memang bisa menyebabkan napas bau, sehingga tak heran pantang dikonsumsi sebelum bermesraan dengan pasangan. Tapi apa kamu tahu bawang juga punya efek samping merubah aroma yang dikeluarkan tubuh?

Studi yang dilakukan Columbia University Health Services menunjukkan kalau makanan yang berbau tajam, seperti bawang, mengandung asam sulfat yang tinggi. Zat ini bisa membuat keringat yang keluar dari pori-pori tubuh memiliki bau yang menyengat. Pastinya tidak ada yang mau melakukan ‘momen panas’ dengan pasangan yang bau badan bukan?

Kedelai

Kedelai memang menyehatkan, tapi ternyata tidak dianjurkan dikonsumsi sebelum bercinta. Studi menunjukkan konsumsi kedelai yang berlebihan bisa mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon yang tidak seimbang ini bisa berimbas pada menurunnya libido dan performa ranjang yang loyo.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy