Tag: tokomall

  • Netra Segera Rilis Royalty-sharing Music NFT di TokoMall

    Selain sebuah benda yang dianggap sebagian dari modern visual art, kini NFT mulai juga dikenal sebagai aset berharga bagi para musisi. Melalui tokenized music, NFT diharapkan dapat menjadi sumber revenue bagi musisi untuk mendapatkan full value atas jerih payah mereka dalam proses menciptakan musik. 

    Pada tahun 2020, total pendapatan industri musik rekaman mencapai 23,1 miliar dolar AS. Streaming mencapai 56 persen dari angka ini, menghasilkan $11,9 miliar secara global (Statista, 2021) Salah satu contoh ekstrem adalah lagu Mariah Carey “All I Want For Christmas Is You” telah diputar lebih dari 1,2 miliar kali di Spotify. Menurut kalkulator royalti, lagu ini menghasilkan lebih dari $2,5 juta, tidak termasuk dengan layanan lain seperti Apple Music, Youtube, Tiktok, dll.

    Tercatat bahwa industri musik bisa menghasilkan untung sebesar USD$42 miliar setiap tahunnya, namun hanya sekitar 12% dari nilai tersebut dapat benar – benar diterima dan dinikmati musisi dibalik hasil karya miliknya. Sejalan dengan misi untuk memberdayakan potensi kreator lokal Indonesia dalam berbagai bidang kreatif, Netra dan TokoMall bertujuan untuk menjadi solusi bagi masalah-masalah yang mengakar di industri musik hingga saat ini.

    Baca juga: Ketahui Serba-Serbi CryptoKitties, Salah Satu Pionir Game NFT

    Apa itu Netra?

    Netra adalah platform web3 bagi artis untuk berbagi kepemilikan musik dan pembagian royalti menggunakan Non-Fungible Token (NFT). Netra adalah NFT musik berbagi royalti pertama di Asia. Dengan adanya Netra, fans bisa ikut memiliki lagu karya artis favorit. Selain itu, Netra juga menawarkan sistem royalty sharing atau “listen-to-earn”, dimana pemegang NFT akan dibayar setiap kali ada yang mendengarkan lagu tersebut.

    Setiap NFT Netra, melambangkan bagian kepemilikan dari sebuah lagu karya musisi papan atas Tanah Air, seperti Titi DJ, Andra Ramadhan, Dewa Budjana, Indra Lesmana, dan masih banyak lagi. Setelah 3 bulan, pemilik NFT dapat mengklaim streaming royalty melalui dashboard di website Netra (https://netra.live/). Royalty tersebut akan dikumpulkan dari berbagai macam platform seperti Spotify, Apple Music, YouTube, dan lainnya.

    Dengan menerapkan prinsip desentralisasi, keuntungan yang diperoleh melalui streaming musik akan langsung ditransfer ke musisi dan penggemar yang memiliki NFT sebagai pemangku kepentingan tanpa intervensi pihak ketiga. Kemudian, dengan memanfaatkan teknologi blockchain, keamanan dan keaslian setiap transaksi serta fasilitas yang dijanjikan akan terjamin.

    Pembagian Royalti Musik Netra

    Pembagian royalti akan dimulai 3 bulan setelah tanggal rilis awal untuk setiap NFT. Setelahnya, setiap bulan akan ada pembagian royalti dari pendapatan streaming yang tersedia untuk diklaim di dasbor Netra.

    Nilai royalti yang dapat diklaim akan tergantung pada beberapa faktor:

    • Berapa kali lagu tersebut mendapatkan stream (didengarkan) dari layanan streaming seperti Spotify & Apple Music
    • Berapa nilai $ per stream lagu yang dibayarkan oleh layanan streaming kepada kami sebagai pemilik lagu.

    Baca juga: Penting dan Tak Boleh Terlewat, Inilah Cara Riset Pasar bagi Para Creator

    Simulasi Pembagian Royalti

    50% royalti akan disediakan untuk artis yang membuat lagu, dan 50% lainnya akan dibagi di antara pemegang Netra NFT. Misalnya, jika NFT #1 mewakili 1% dari total bagian royalti dalam lagu tersebut dan total royalti yang dibayarkan dari streaming adalah $100.000 pada bulan itu, artinya:

    Artis akan mendapatkan 50% = $50.000 Semua pemegang NFT akan mendapatkan total 50% = $50.000 Pemegang NFT #1 akan mendapatkan 1% x $100.000 = $1000

    Netra akan bekerjasama dengan Tokocrypto untuk menghadirkan NFT royalty-sharing di TokoMall. Langkah ini dilakukan untuk memperluas revolusi Decentralized Music di Indonesia.

    “Kami percaya teknologi web3 dan blockchain merupakan masa depan musik, masa depan yang lebih adil, masa depan yang lebih transparan. Teknologi ini memungkinkan suatu hal yang tadinya tidak mungkin, bagi publik untuk memiliki bagian dari legacy maestro musik Indonesia. Dengan bekerjasama dengan TokoMall, kami berharap dapat mempermudah akses dan memperluas gerakan revolusi decentralized music ini,” ujar team Netra.

    Jika kamu penasaran dengan Netra Decentralized Music, bisa lihat update-nya di komunitas telegram Netra t.me/netramusic dan situs https://netra.live/



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Duelist King Tawarkan Benefit Lebih Buat Penggemar Trading Card Game!

    Industri NFT game menjadi salah satu yang paling banyak diminati di 2021. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Duelist King. Didukung oleh Decentralized Autonomous Organization (DAO), Oracle dan Random Number Generator, Duelist King adalah NFT card game generasi pertama yang bertujuan untuk mengubah cara orang bermain, berpartisipasi, dan hingga mendapatkan penghasilan dalam permainan kartu melalui permainan game terbaik, aset desain dan advokasi untuk masa depan yang berkelanjutan dari Win2Earn.

    Duelist King merupakan NFT game pertama yang didukung oleh Dual Launch melalui OccamRazer IDO dan PancakeSwap IFO, Duelist King dibangun di atas BNB Chain dan Cardano serta didukung oleh Fantom, Polygon, dan Cronos (diberdayakan oleh crypto.com) untuk menyediakan platform pendukung lintas rantai untuk NFT dan token Duelist King kedepannya.

    Diluncurkan pada akhir 2021, Duelist King berhasil menjual 250,000 card game pada penawaran awal dan mendapatkan US$ 640M pada proses initial farming offerings (IFO).

    Keunikan dari NFT Game Duelist King

    Lalu, apa yang membuat Duelist King berbeda dari game berbasis blockchain lainnya?

    1. Gamer, kreator, kolektor, dan investor bisa bergabung dalam ekosistem Duelist King.
    2. Dengan konsep Win2Earn, Duelist King akan memberikan reward kepada pemenang permainan dalam bentuk kartu atau artefak dalam game. Setiap pemenang memiliki kesempatan untuk mendapatkan kartu dari berbagai level kelangkaan (rarity). Duelist King menjamin kelangkaan kartu karena setiap kartu unik dan diberi stempel waktu setiap dikeluarkan.
    3. Tidak ada replika atau edisi tambahan dari setiap kartu yang sudah dikeluarkan. Distribusi kartu dijamin adil, transparan, dan dapat dilacak melalui blockchain dan smart contract.
    4. Komunitas Duelist King akan memiliki hak suara terkait mekanisme permainan serta volume dan tipe kartu baru yang akan diluncurkan.
    5. Dalam ekosistem Duelist King, seluruh edisi kartu adalah unik dan final. Kolektor bisa dengan tenang melakukan pembelian dengan jaminan bahwa tidak akan ada penurunan nilai atas kartu yang dibeli di masa depan.

    Duelist King memiliki 20 design unik dari setiap fase peluncuran dengan total 5,000,000 card game. Ada enam tingkat kelangkaan (rarity) untuk kartu Duelist King NFT, diantaranya:

    • Legendary (1:2000 kartu) dengan nilai $10,000
    • Spesial Super Rare(1:200 kartu) dengan nilai $1,000
    • Super Rare (1:20 kartu) dengan nilai $100
    • Rare ( 1:10 kartu) dengan nilai $50
    • Uncommon (1:4 kartu) dengan nilai $2
    • Common (1:2 kartu) dengan nilai $1

    Baca juga: Kenalan Sama Onde NFT, Cukup Hold NFT-nya Langsung Dapet Passive Income

    Belum lama ini, Duelist King telah merilis game play Alpha 2.0 yang bisa diakses di link ini dan akan segera meluncurkan penjualan NFT Card V3 dalam waktu dekat! Denger – denger, Duelist King juga akan bekerjasama dengan TokoMall untuk peluncuran NFT Card ini! Wah, kira – kira ada program apa yang bakal dibuat?

    Stay tuned di media sosial Duelist King dan TokoMall untuk tau updatenya ya. Pokoknya buat kamu yang suka main card game kayak Yu-Gi-Oh, gak boleh lewatin kesempatan koleksi Duelist King yang nawarin banyak utilitas lainnya!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jual-Beli NFT Enggak Pakai Ribet di TokoMall

    NFT (non-fungible token) adalah sebuah token unik yang merepresentasikan kepemilikan aset digital seperti foto, video, lagu hingga meme yang disimpan di blockchain. Bisa dibilang NFT adalah sebuah sertifikasi kepemilikan terhadap sebuah file digital.

    NFT lagi rame banget jadi topik obrolan orang-orang akhir ini. Kehadiran NFT dirasa sebagai solusi terhadap permasalahan replikasi atau plagiasi konten yang sering menjadi permasalahan dalam dunia digital.

    Di Indonesia sendiri aset digital NFT masih tergolong baru, belum ada data lengkap mengenai tren pertumbuhannya. Namun, mengutip Dappradar, tren transaksi penjualan NFT secara global menyentuh angka US$ 25 miliar sepanjang 2021.

    Ada NFT marketplace lokal yaitu TokoMall sebagai platform seniman atau konten kreator membuat karyanya menjadi aset digital. TokoMall sebagai pelopor marketplace NFT pertama yang ada di Indonesia, sangat mendukung artis hingga kreator lokal.

    Baca juga: Miris! NFT Tweet Pertama Jack Dorsey Dijual Rp 689 Miliar, hanya Ditawar Tertinggi Rp 4 Juta

    Mereka bisa membuat konten dalam bentuk tokenisasi NFT mulai dari tiket konser hingga karya lainnya seperti image, video, audio, hingga opini itu bisa di-NFT kan. Hingga konten NFT itu bisa menjadikan pundi-pundi keuangan mereka.

    Penjualan NFT juga memberikan artis dan kreator lokal peluang untuk mendapat royalti setiap karyanya terjual kembali. Hal ini dianggap dapat memecahkan masalah lain dari karya seni digital, yakni kurangnya apresiasi terhadap seniman atas karya seninya.

    NFT juga memberikan sebuah pengalaman baru yang mendekatkan penggemar dengan artis atau konten kreator. Selain penggemar mengoleksi produk NFT (dari nilai estetika), mereka juga bisa mendapatkan benefit lain dari NFT yang mereka pegang. Ini juga bisa dimonetisasi lagi sehingga mendapatkan pemasukan baru.

    Simak video berikut jika ingin tahu lebih lanjut soal TokoMall.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tutorial Lengkap Cara Beli dan Minting NFT di TokoMall

    Memilih NFT marketplace yang tepat adalah suatu hal yang harus diperhatikan sebelum memulai investasi aset digital ini. Saat ini memang sudah banyak NFT marketplace lokal bermunculan. Salah satunya, TokoMall by Tokocrypto yang meluncur pada Agustus 2021.

    Belum genap setahun TokoMall telah memiliki lebih dari 10.000 kolektor, lebih dari 8.000 aset NFT, dan lebih dari 80 partner yang bekerja sama di platform seperti NeverTooLavish, SiJuki, DAMN! I Love Indonesia, Jakarta Metaverse, .TEMU dan lainnya.

    TokoMall punya banyak fitur seperti TokoSurprise, Mitra Unggulan, Collectibles, Marketplace dan Eksklusif NFT. Keuntungan menjual NFT di TokoMall ada beberapa benefit, yang pertama gas fee untuk minting karya lebih murah. Kreator bisa bekerja sama dengan TokoMall untuk membuat NFT yang punya benefit di dunia nyata, sejalan dengan visinya yaitu bridging digital NFT to reality.

    Baca juga: Jual-Beli NFT Enggak Pakai Ribet di TokoMall

    Keuntungan Lain dari NFT?

    Pertama, NFT memberi solusi terhadap masalah seniman atau konten kreator yang karyanya rentan diplagiasi atau duplikasi. Melalui blockchain, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan kehadiran enkripsi unik di masing-masing salinan NFT unik.

    Kedua, karya seni digital kini menjadi mudah diakses oleh semua kalangan. Sejak dulu, berinvestasi dalam karya seni dianggap hanya untuk kalangan atas saja.

    Ketiga, investasi di karya seni digital tidak membutuhkan biaya yang besar. Sebab, tidak perlu memikirkan akomodasi lainnya seperti transportasi maupun ruang pajang setelah membeli karya seni.

    Keempat, seniman bisa menjual hasil karya seninya secara langsung pada penikmatnya tanpa campur tangan pihak lain. Sehingga semua keuntungan dapat dimiliki penuh oleh kreator seni dan mendapat royalti.

    Simak tutorial lengkap cara beli dan minting di TokoMall di video berikut ini!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • TokoMall Hadir di Indo NFT Festiverse, Festival NFT Terbesar di Indonesia

    Kabar gembira bagi para pecinta seni dan NFT! Indo NFT Festiverse, festival NFT terbesar di Indonesia akan hadir di Yogyakarta secara hybrid mulai dari 9 April hingga 17 April 2022 di Galeri R.J. Katamsi, Institut Seni Indonesia (ISI). 

    Indo NFT Festiverse merupakan festival pameran non-fungible token (NFT) yang diadakan oleh Art Pop Up berkolaborasi dengan Galeri R.J. Katamsi dan Sewon NFT Club, untuk menjadi tempat bertukar pengetahuan dan pengalaman serta project para kreator NFT, kolektor NFT, pegiat, komunitas, dan pelaku industri teknologi. 

    Mengambil momen gelaran NFT terbesar ini, TokoMall sebagai leading NFT Marketplace di Indonesia turut ikut serta menampilkan beberapa karya dari creator seperti Si Juki, Yuki Kula, Earth Major, .Temu, Heyaprilliaa, Pedro Oscar, dan tentunya project collecibles AZN.

    “Partisipasi TokoMall di Indo NFT Festiverse merupakan salah satu cara kami untuk menggaet kreator-kreator lokal di Indonesia yang berbakat untuk terjun ke NFT dan menjadikan NFT marketplace lokal sebagai salah satu pilihan mereka berkarya,” ujar Thelvia Vennieta.

    Kurang lebih 200 kreator NFT akan berpameran melalui 80 layar tampil dan instalasi seni, dan terdapat 8 kolektor NFT yang akan turut memamerkan koleksi NFT-nya. 

    Baca juga: TokoCare Gandeng BeKind dan WeCare.id, Hadirkan “Kado Lebaran” di Bulan Ramadan

    Selain pameran NFT, kamu juga dapat menghadiri talkshow setiap harinya pada jam 19.00 – 20.00 WIB bersama 15 pembicara ahli di antaranya: Indra Aziz, Matter Mos, Sudjud Dartanto, Rain Rosidi, Rudi Hermawan, Dettytoski, Deathless Ramz, Sewon NFT Club, Monday Art Club, DagoDAO melalui kanal YouTube DailySocial langsung dari Galeri Katamsi. 

    Thelvia Vennieta selaku Head of TokoMall juga akan bergabung di salah satu sesi talkshow bersama Rain Rosidi yang akan membahas “The Future of Art On-Chain in Indonesia” pada Minggu, 17 April 2022 di kanal Youtube DailySocial.

    Tak hanya itu, 8 kreator NFT juga akan melelang karyanya yang dapat disaksikan melalui kanal Instagram DailySocial

    Catat tanggalnya ya! Jangan lewatkan deretan insight menarik sesi talkshow di Indo NFT Festiverse!

    Baca juga: Satu Tahun TKO: #SiapLebih Hadirkan Banyak Manfaat dan Utilitas Proyek Kripto Lokal





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • TokoCare Gandeng BeKind dan WeCare.id, Hadirkan “Kado Lebaran”

    Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang selalu dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Salah satu tradisi yang dilaksanakan adalah berbagi kebaikan kepada pihak – pihak yang membutuhkan. Mengambil momen ini, TokoCare kembali menggandeng BeKind dan WeCare.id untuk berkolaborasi dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan.

    TokoCare bersama BeKind dan WeCare.id menghadirkan program “Kado Lebaran” yang menargetkan pengumpulan donasi untuk dibagikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Pengumpulan donasi akan dibuka di beberapa channel seperti laman donasi BeKind Hub, laman donasi WeCare.id, juga melalui NFT Charity di laman TokoMall.

    Nanda Ivens, Chief Marketing Officer Tokocrypto, menjelaskan bahwa kerja sama dengan BeKind dan WeCare.id, sejalan dengan nilai kolaborasi sekaligus ingin memperkenalkan program CSR berbasis blockchain kepada masyarakat.

    “Donasi dengan memanfaatkan blockchain masih sangat baru, karena itu kami perlu edukasi bersama dan memberikan beberapa pilihan bagi masyarakat baik berdonasi melalui koleksi karya NFT di TokoMall atau melalui crypto wallet lewat BeKind. Pengalaman BeKind di bidang sosial menjadikannya partner tepat dalam menjalankan program ini,” kata Nanda.

    Ilustrasi berbagi terhadao sesama. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi berbagi terhadao sesama. Foto: Shutterstock.

    “Sementara itu, kami melihat masih banyak masyarakat yang mungkin ingin berpartisipasi tapi awam dengan NFT atau aset kripto, sehingga donasi melalui rekening bank atau e-wallet akan didukung penuh oleh WeCare.id. Termasuk bersama-sama memberikan rekomendasi pihak di lapangan yang membutuhkan bantuan ini.”

    Baca juga: Aturan Pajak Aset Kripto di Indonesia Resmi Terbit: Terlalu Berat Bagi Investor

    Cara Donasi Untuk Program Kado Lebaran

    Kolaborasi ini membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk berdonasi melalui laman yang sudah tersedia. Melalui program Kado Lebaran ini diharapkan dapat berbagi kebahagiaan kepada sesama kepada mereka yang membutuhkan. Donasi bisa dilakukan dengan cara:

    NFT Charity TKO Original di laman TokoMall 

    Para pengguna TokoMall yang membeli karya NFT di koleksi TKO Original akan secara langsung mendonasikannya ke TokoCare. Sejumlah NFT yang hadir di TKO Original ini merupakan karya eksklusif dari Tokocrypto. Selengkapnya silakan kunjungi situs TokoMall.

    Donasi Melalui BeKind Hub 

    Donasi melalui BeKind Hub merupakan pilihan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program ini dan melakukan donasi melalui crypto wallet. Selengkapnya silakan kunjungi situs BeKind.

    Fajar Jasmin, CEO BeKind, mengatakan, “BeKind berharap bisa menjadi partner strategis TokoCare untuk memberikan kontribusi nyata yang membantu anak-anak spesial di momen Ramadan, sekaligus mengedukasi masyarakat terkait pemanfaatan blockchain dan aset kripto untuk program sosial.”

    Donasi Melalui WeCare.id

    Donasi program Kado Lebaran juga dapat dilakukan melalui WeCare.id sebagai pilihan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui rekening bank atau e-wallet. Selengkapnya silakan kunjungi situs WeCare.id.

    Gigih Septianto, Co-Founder & CEO WeCare.id, mengatakan, “Kolaborasi bersama ini akan kami alokasikan dalam bentuk paket kesehatan dan sekolah anak-anak dengan kebutuhan khusus yang berada di Yayasan Biruku Indonesia. Semoga program ini menjadi bentuk kehadiran kita untuk anak-anak Indonesia.”

    Program donasi ini akan dimulai dari April 2022 dan donasi akan didistribusikan mulai dari 29 April 2022. Hasil donasi nantinya akan digunakan untuk anak-anak kurang mampu dengan kebutuhan khusus dan/atau kondisi medis khusus di area Pulau Jawa. Untuk informasi lanjut terkait program ini, bisa mengunjungi website TokoCare di care.tokoverse.io.

    Baca juga: Riset: Indonesia Jadi Negara Pengadopsi Aset Kripto Tertinggi di Dunia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NFT Jadi Ruang Ekspresi Seniman Perempuan Maksimalkan Karyanya

    Dunia non-fungible token (NFT) tidak hanya sekadar dikuasai oleh laki-laki. Perempuan juga membuat gelombang pertumbuhan secara signifikan di dunia aset digital tersebut.

    Banyak kreator, kolektor, dan inovator teknologi perempuan yang menjadikan NFT dapat diakses dan inklusif untuk semua. Misalnya, Devita Krisanti, seorang seniman perempuan yang juga NFT creator, sangat bersemangat memasuki dunia NFT dan berhasil menciptakan karya yang memukau dan cukup mencuri perhatian.

    “Dunia NFT itu walau didominasi oleh kreator laki-laki, tetapi mereka welcome with us (perempuan). Satu yang membedakan perempuan itu buat something (karya) consider-nya berbeda-beda. Perempuan buat yang mereka suka dan put feeling. Itu malah yang jadi sesuatu yang unik, part of us, itu yang buat kita berbeda dan menarik. Jadi keep doing it,” kata Devita dalam Instagram Live bersama Tokocrypto, Senin (7/3).

    Berkarya di NFT Tak Sekadar Cuan

    Lebih lanjut, Devita mengungkap bahwa NFT sebenarnya bisa menjadi ruang untuk seniman perempuan berekspresi dengan bebas, sekaligus mendapatkan keuntungan secara bersamaan. Ia sendiri pun mengakui belajar memulai NFT dari sekadar menonton video tutorial di YouTube dan mulai serius untuk mendalaminya.

    “Jadi sebenarnya ini kaya platform kita itu mengekspresikan diri juga sih. Jadi enggak secara langsung looking for cuan-cuan, no. kita ingin tahu seberapa kita bisa push karya seni kita di luar sana melalui NFT. Ketemu NFT, jadi something yang aku relate dan paham bisa dijadikan investasi,” ujar perempuan yang aktif bikin komik di platform Webtoon.

    Senada dengan Devita, Thelvia Vennieta, Head of TokoMall, juga menjelaskan NFT bisa menjadi tempat berkarya, namun secara bersamaan juga sebagai investasi. Terlebih di era digital, perkembangan NFT akan semakin tumbuh subur dan tidak hanya sekadar tren yang akan pudar.

    Baca juga: 5 Perempuan Hebat di Balik Industri Teknologi Blockchain Indonesia

    TokoMall Bantu Kreator Lokal Bikin NFT

    Thelvia menjelaskan saat ini pertumbuhan NFT, terlebih di Indonesia masih dalam tahap early stage. Para penggiat NFT masih memberikan awareness ke masyarakat tentang konsep dan keuntungan dari aset digital tersebut.

    “Saat ini masih pada tahap awareness atau belajar, masih awal dan perlu strategis untuk mencari peluang. Selama ada faktor exclusivity, community, ada faktor value dari karya seni, nantinya bukan sekadar tren lagi, tapi adoption untuk kebutuhan sehari-hari ke depannya,” ungkap Thelvia.

    Ilustrasi pameran karya NFT.

    Ilustrasi pameran karya NFT. Foto: Bloomberg.

    Berangkat dari proses pembelajaran, TokoMall, pelopor NFT marketplace di Indonesia punya visi untuk memajukan industri dengan menggandengn kreator-kreator lokal. Tak sekadar marketplace, TokoMall juga melakukan empower dari sisi edukasi dan men-support kreator lokal untuk memaksimalkan karya mereka.

    “Dunia NFT masih baru, teruslah belajar. Terus “haus” akan hal-hal baru, apalagi yang bisa kita bikin kamu gunakan dalam berkarya. Kalian yang tekun dan terus berkarya, saya yakin akan menemukan jalan yang diharapkan,” pungkas Thelvia.

    Baca juga: Perempuan Semakin Tertarik Investasi Kripto, tapi Minim Ilmu





    Sumber : news.tokocrypto.com