Tag Archives: tokomall

5 Game NFT Gratis yang Dapat Memberi Keuntungan

Game NFT adalah salah satu alternatif yang seru untuk mendapatkan keuntungan. Dengan modal bermain game saja, Anda punya kesempatan untuk mengumpulkan kripto sebanyak mungkin. Saat ini, banyak game NFT gratis yang dapat Anda mainkan untuk menghasilkan keuntungan. Apa saja? Simak kelanjutannya berikut ini!

Apa itu Game NFT ?

Game NFT adalah game digital yang menggunakan mekanisme, peraturan, dan interaksi antar pemainnya berdasarkan NFT. NFT sendiri adalah akronim untuk Non-Fungible Token, yaitu sertifikat keaslian yang unik pada blockchain sebagai bukti kepemilikan barang yang dapat dibeli dengan mata uang kripto. 

Bagaimana cara kerja game nft?

Cara kerja game NFT yaitu dengan mengombinasikan video game dengan teknologi blockchain, sehingga pemainnya bisa melakukan jual beli aset digital atau NFT mereka. Para pemain game NFT juga bisa memperoleh NFT lewat game-game tertentu yang biasa disebut Play-to-Earn atau bermain untuk dapatkan keuntungan. 

Singkatnya, game NFT memungkinkan para pemainnya untuk mendapatkan item yang diperoleh dari reward game sebagai aset NFT yang berharga.

Apa Itu Play to Earn Game?

Game NFT berbasis Play-to-Earn ini mampu menghasilkan keuntungan dalam bentuk koin kripto atau altcoin yang selaras dengan uang Rupiah. Para pemain harus mengumpulkan sejumlah item unik dalam game agar bisa diuangkan. 

Caranya adalah dengan menjual item tersebut ke bursa, pasar, atau rumah lelang yang sesuai dengan fanbase tertentu. Kisaran harga yang dispekulasikan akan tergantung dengan fluktuasi nilai item atau utilitas sebuah item dalam permainan NFT. 

Sebelum mulai bermain, Anda harus melakukan pendaftaran dan pembuatan akun terlebih dahulu. Jangan lupa juga untuk menghubungkan dompet kripto Anda. Biasanya, dompet kripto yang sering digunakan adalah MetaMask.

Baca juga: 7 Virtual Games NFT Menarik yang Akan Populer di 2022

5 Rekomendasi Game NFT Gratis

ilustrasi art nft

Setelah mengenal apa itu game NFT, pasti Anda mulai tertarik untuk mencobanya, bukan? Anda bisa mulai mengumpulkan keuntungan dengan memanfaatkan beberapa game Play-to-Earn NFT yang beragam jenisnya. Apalagi, sekarang juga banyak game NFT yang gratis yang sangat populer dan menguntungkan. Berikut ini adalah beberapa rekomendasinya.

1. AlterVerse

game nft alterverse

Source: AlterVerse Facebook Page

Suka dengan permainan bertema fantasi? Anda harus mencoba memainkan Alterverse karena game ini memadukan shooter dengan Sci-Fi. Game ini akan mengajak Anda menjelajahi luar angkasa untuk menyelesaikan misi menyelamatkan pesawat luar angkasa. 

Jika berhasil menyelesaikan quest, Anda akan mendapat reward berupa token dan NFT. Dengan NFT yang tertinggi, Anda akan bisa mengalahkan musuh terkuat, termasuk pemain-pemain lain di mode Deathmatch, untuk dapatkan semua reward-nya.

2. Eizper Chain

game nft gratis eizer chain

Source: Eizper Chain Facebook Page

Eizper Chain adalah game NFT gratis tipe ARPG (Action Role Playing Game) yang bisa dimainkan tanpa harus punya modal. Game berbasis teknologi blockchain ini menawarkan banyak misi dengan reward yang menarik. 

Anda bisa kumpulkan banyak karakter yang punya kemampuan khusus masing-masing, seperti menggunakan senjata, armor, dan eizper crystal skill. Selain menyelesaikan misi, game ini juga memungkinkan pemainnya untuk menjelajahi dunia yang bebas dan melakukan beragam aktivitas seru.

3. MIR4

game nft mira4

Source: MIR4 Facebook Page

Berikutnya, ada game MIR4 yang merupakan MMORPG open world dengan latar budaya Korea klasik dalam dunia fantasi. Game ini penuh dengan elemen-elemen laga antar klan yang menyebabkan perpecahan besar. MIR4 punya fitur penerjemah sehingga Anda bisa berkomunikasi dengan pemain-pemain lainnya. Kumpulkan koin kripto dan koin utilitas yang disebut DRACO agar bisa ditukarkan dengan darksteel (DS).

4. Thetan Arena

game nft thetan arena

Source: Thetan Arena Facebook Page

Game NFT selanjutnya adalah Thetan Arena, yaitu game MOBA berbasis blockchain yang menuntut Anda untuk bertarung dengan kelompok lain. Game ini akan memberi Anda tiga hero secara gratis untuk bertarung melewati 11 level permainan agar bisa menang. Setiap levelnya hanya bisa dibuka dengan piala khusus yang diperoleh setelah menyelesaikan quest

5. Tiny Colony

Source: Tiny Colony Linkedin Page

Game Tiny Colony punya konsep permainan yang cukup unik. Di sini, Anda akan bermain dalam sebuah koloni semut. Anda harus bisa membangun sebuah koloni semut yang canggih dan maju demi mendapatkan keuntungan yang melimpah. Anda juga dituntut untuk mempertahankan koloni Anda dari kekuatan gelap yang berkeliaran di bawah tanah. 

Baca juga: Mirip Animal Crossing, Begini Cara Main Game Alice Crypto

Keuntungan Bermain Game NFT Gratis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, NFT adalah sertifikat kepemilikan asli yang tidak bisa direplikasi. 

Jika Anda membeli in-game item NFT, maka item tersebut akan selamanya menjadi hak milik Anda. Anda pun bisa mengoleksinya atau menjualnya kepada gamers lain. 

NFT sangat terjamin keaslian dan kelangkaannya. Oleh sebab itu, uang yang dihasilkan dari transaksi NFT bisa cukup besar jika Anda pun kreatif dalam berbisnis.

Apalagi jika game yang Anda mainkan adalah game NFT gratis, maka Anda tidak perlu mengeluarkan modal sepeser pun. Anda hanya perlu bermain dengan tekun dan kreatif agar kripto terkumpul sehingga bisa hasilkan cuan. 

Anda juga bisa melakukan jual-beli aset NFT Anda di TokoMall untuk maksimalkan pendapatan. TokoMall adalah pelopor marketplace NFT di Indonesia. Anda dapat membeli atau menjual berbagai aset kreatif dan koleksi digital di sini! Jangan lupa juga bergabung ke komunitas Tokomall di Discord dan Telegram Tokomall sekarang juga!



Sumber : news.tokocrypto.com

Pahami Pengertian Ilustrasi Digital dan Perkembangannya dalam NFT

Aset kripto berupa non-fungible token atau yang biasa disingkat NFT sangat identik dengan karya seni yang dihasilkan melalui teknik ilustrasi digital. Berbagai karya seni NFT yang terkenal seperti Bored Ape Yacht Club, merupakan karya seni digital yang kemudian diproses menjadi aset kripto NFT melalui proses minting.

Lantas, apa yang dimaksud dengan ilustrasi digital? Bagaimana proses pertemuannya dengan NFT? Baca terus artikel ini, yuk!

Baca juga: Bored Ape, Monkey NFT yang Punya Harga Fantastis. Kenapa Mahal ya?

Apa itu Ilustrasi Digital?

ilustrasi digital adalah teknik menggambar yang memanfaatkan perangkat lunak komputer (software) untuk menghasilkan sebuah karya dalam bentuk gambar. Teknik ini berbeda dengan cara konvensional yang memanfaatkan media fisik seperti kertas dan cat kuas untuk menghasilkan sebuah ilustrasi.

Dengan adanya teknologi yang mendukung digitalisasi karya seni ilustrasi, para kreator dan artis mendapatkan banyak manfaat dan peluang baru untuk menjelajahi berbagai gaya baru dalam membuat karya mereka. Karya digital satu ini menghasilkan berbagai teknik baru dalam membuat karya seni yang mana memanfaatkan berbagai perangkat lunak dan perangkat keras komputer.

Ragam Gaya Karya Seni Ilustrasi Digital

Ilustrasi digital dengan teknik freehand memungkinkan para seniman untuk menghasilkan komposisi gambar yang lebih kompleks. Ada berbagai jenis gaya gambar yang digandrungi oleh banyak artis, yaitu:

1. Komikal

Sebuah buku komik terdiri dari beberapa adegan yang dibagi ke dalam panel-panel. Sebuah panel dilengkapi dengan teks narasi dan dialog yang ditampilkan dengan kontainer berbentuk balon. Komik dapat dibuat dengan teknik ilustrasi digital di mana adegan digambar dengan komposisi sesuai keinginan sang seniman komik atau biasa disebut komikus.

2. Realisme

Realisme merupakan salah satu gaya ilustrasi digital modern yang cukup populer di kalangan para seniman. Ciri khas dari realisme adalah kecenderungan gambar yang sangat mirip dengan objek nyata dengan detail-detail dan komposisi kompleks, yang bertujuan untuk merepresentasikan keadaan dunia nyata dan bentuk manusia semirip mungkin.

3. Ilustrasi Flat

Gaya ilustrasi digital ini menduduki puncak tren desain di tahun 2020 seiring dengan kehadiran NFT dan masih bertahan hingga saat ini. Berbagai brand mengadopsi gaya ilustrasi flat hampir di setiap platform komunikasi visual mereka seperti logo, aplikasi, situs web, ilustrasi, dan lain-lain.

Memiliki ciri khas yakni gambar dua dimensi dengan detail yang sedikit, Para seniman ilustrasi digital flat lebih mementingkan perspektif yang menarik dan pergerakan yang unik untuk menciptakan gambar yang memiliki makna dan terlihat ‘hidup.’

Ilustrasi Digital dan Pasar NFT

Tidak sekadar menghasilkan karya, kehadiran teknologi ilustrasi digital juga memberikan kesempatan bagi para seniman untuk memasarkan karya seni mereka dengan cara baru. Sebab, NFT merupakan token digital yang tersimpan dalam jaringan blockchain yang menjadikan sebuah karya menjadi unik dan tidak dapat diduplikasi.

Ilustrasi digital cenderung digandrungi oleh para kreator dan artis yang ingin memasarkan karya seni mereka di pasar NFT karena output yang dihasilkan dari teknik menggambar ini berbentuk digital yang mana mempermudah proses minting

ilustrasi digital blake katryn

Source: OpenSea – Blake Kathryn

Secara global, sudah banyak nama-nama ilustrator yang berhasil menjual karya seni miliknya ke dalam bentuk NFT. Sebut saja Blake Kathryn, ilustrator yang menjual beragam ilustrasi digital dan seni visualnya dalam bentuk NFT. Saat ini, koleksi NFT miliknya mencatat floor price di angka 1,444 ETH yang senilai dengan 1630 USD, lho! Salah satu keping NFT termahal miliknya berjudul “Onye Nota Bust #4/25”.

karya ilustrasi digital e merlin murray

Source: E Merlin Murray – “Madame Sofia’s Oracle Of Wisdom”

Selain itu, ada juga seniman bernama E Merlin Murray yang juga berhasil menjadikan ilustrasi digital miliknya ke dalam bentuk NFT. Bahkan, ia telah merilis lebih dari satu proyek proyek NFT, lho! Antara lain “Madame Sofia’s Oracle Of Wisdom” yang terdiri dari 8888 keping, lalu “Space Goats On Acid”, dan terakhir ada “Satoshi Faces”. Masing-masing proyek tersebut memiliki ciri khas dan gaya ilustrasi yang berbeda dan unik, sukses menarik perhatian banyak penikmat seni.

Baca juga: Simak Panduan Cara Membuat dan Menjual NFT yang Mudah Berikut!

Bagaimana Cara Membuat NFT dari Ilustrasi Digital?

profil kreator nft dhany pratama

Source: TokoMall – Dhany Pramata

TokoMall melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa seniman dan ilustrator asal Indonesia yang saat ini juga terjun ke dunia NFT

Dhany Pramata adalah seorang seniman ilustrasi kartun asal Indonesia yang karyanya terkenal di media sosial Instagram dan Twitter. Dirinya menjelaskan bahwa riset pasar merupakan proses yang sangat krusial sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia NFT.

“Kita benar-benar harus tau siapa target pembeli karya-karya kita. Nah, banyak kasus beberapa kreator yang memulai NFT tanpa riset, akhirnya mereka stuck,” ungkap Dhany yang kerap disapa dengan ‘Bang Dhan’.

profil kreator nft heyapriliaa

Source: TokoMall – Heyapriliaa

Heyapriliaa, seorang ilustrator yang juga terjun ke dunia NFT dan memasarkan hasil karyanya di TokoMall memaparkan bahwa riset dapat dilakukan dengan memerhatikan jenis karya seni NFT yang laku di pasaran, serta memiliki kemampuan untuk memetakan karakteristik kolektor NFT.

Baca juga: Penting dan Tak Boleh Terlewat, Inilah Cara Riset Pasar bagi Para Creator

Setelah melakukan riset pasar, langkah selanjutnya adalah membuat karya seni yang nantinya akan dijadikan aset kripto berbentuk NFT. 

profil kreator nft isa panic monsta

Source: TokoMall – Isa Panic Monsta

Isa Indra Permana, seorang ilustrator yang mengusung tema musik, mitologi, dan kehidupan sehari-hari pada karyanya menuturkan proses eksekusi membuat karya seni langsung dilakukan tanpa perlu membuat sketsa karena ide akan mengalir dengan sendirinya seiring proses membuat karya. 

Namun, berbeda dengan karya bertema khusus, dirinya memulai proses awal yakni membuat checklist untuk keseluruhan karya yang akan menjadi sebuah series.

Seorang kreator harus memilih platform untuk memasarkan karya seni berbentuk NFT mereka. Dhany Pramata menjelaskan bahwa dirinya memilih pasar NFT lokal karena menyesuaikan jenis konten yang ia buat yang mana sangat berkaitan erat dengan kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia.

Promosi juga menjadi proses eksekusi yang penting bagi seorang kreator agar karya seni mereka dikenali oleh khalayak dan menjangkau pasar yang meminati karya mereka. Salah satu mekanisme promosi yang kerap dilakukan adalah melalui media sosial. Kolektor NFT biasanya memantau perkembangan seputar dunia NFT di Twitter atau Instagram.

Cara lain untuk mempromosikan diri dan karya seni NFT adalah melalui komunitas. Tidak sekadar mempromosikan karya seni, para anggota komunitas sering berdiskusi dan saling memberikan informasi terkait dunia NFT. Ada berbagai komunitas NFT yang mana terbuka bagi para kreator dan kolektor untuk bergabung.

Bagi kamu para kreator dan artis yang ingin menjual karyamu dalam bentuk NFT, yuk bergabung menjadi Official Partner (Kreator) dari TokoMall. Kalau kamu kolektor yang suka mengoleksi karya seni NFT, kamu bisa membeli NFT dari berbagai seniman NFT terkemuka di TokoMall dengan mendaftar sebagai Creator (Kolektor). Biar nggak ketinggalan berita seputar NFT, join juga komunitas Discord atau Telegram TokoMall, ya!





Sumber : news.tokocrypto.com

Immutable X, Marketplace NFT yang Bebas Gas Fee

Sebagai kolektor NFT, Creator pasti paham dengan biaya yang harus dibayarkan saat akan membeli aset digital baru atau disebut sebagai gas fee

Pasalnya, biaya ini bisa membuat harga aset NFT yang sudah mahal sebelumnya menjadi semakin mahal, belum lagi bila platform penyedia memiliki jaringan yang lambat karena dijalankan pada blockchain layer pertama, seperti Ethereum.

Namun, kini Creator tak perlu khawatir lagi sebab sudah ada marketplace NFT yang bebas gas fee, yakni Immutable X.

Kabarnya, marketplace ini didesain untuk menjawab semua persoalan marketplace NFT yang ada sebelumnya, yakni dengan biaya penjualan rendah dan proses transaksi yang cepat lantaran dijalankan di jaringan blockchain layer ke-2. Simak ulasan lengkapnya dibawah ini!

Apa Itu Immutable X?

Immutable X adalah platform jual beli NFT yang dijalankan di jaringan blockchain layer ke-2. Marketplace ini hadir untuk menjawab persoalan yang kerap dikeluhkan oleh para kolektor NFT sehubungan dengan kecepatan transaksi dan mahalnya gas fee

Sebagai platform yang berjalan di jaringan blockchain layer ke-2, platform jual beli nft satu ini tak perlu diragukan lagi kecepatan dan performanya.

Selain menjadi marketplace atau tempat jual beli aset digital NFT, Immutable X juga bisa jadi tempat bagi para pengembang gim dan aplikasi berbasis Ethereum agar dapat menjalankan misinya dengan lebih lancar. Marketplace ini awalnya diberi nama Fuel Games dan menjadi perusahaan gim berbasis di Australia.

Baca juga: Inilah 5 Deretan NFT Marketplace Buatan Indonesia!

Mengenal Token IMX

token immutable x imx

Tak hanya menjadi wadah bagi transaksi jual beli aset digital NFT dan para pengembang gim serta aplikasi, Immutable X juga mengeluarkan aset kriptonya sendiri dalam bentuk koin yang kemudian disebut sebagai IMX. Total token yang diedarkan berjumlah sekitar 2 jutaan IMX dan sempat mencapai harga tertingginya, yakni 9,50 USD pada 26 November 2021.

Meski sempat naik di harga 9,50 USD, harga token IMX saat ini merosot jauh dan dapat dikatakan sedang mencapai titik terendahnya. Harga token IMX berdasarkan CoinMarketCap per Jumat (10/6/2022) ada pada 0,9662 USD. Artinya, harga satu token IMX bahkan tidak mencapai 1 USD.

Lantas, apa kegunaan token IMX? 

Token IMX dapat digunakan untuk membayar seluruh transaksi yang terjadi di platform jual beli aset digital NFT, Immutable X. Sebagai token asli dari platform tersebut, IMX juga dijadikan untuk hadiah di “Staking Reward Pool” dengan jumlah tertentu dari keseluruhan pasokan.

Pada akhirnya, token IMX diadakan untuk menjawab persoalan-persoalan klasik seputar transaksi aset digital NFT yang terjadi di platform pendahulunya yaitu Ethereum. Upaya ini dilakukan dengan cara menjalankan platform di blockchain layer-2 agar transaksi lebih cepat, aman, dan murah.

Baca juga: Mengenal Standar Token ERC 20 hingga Cara Kerja dan Kegunaannya

Serba-serbi Marketplace Immutable X

Lantas, siapa orang di balik platform jual beli nft yang solutif ini? 

Dua orang yang berperan penting di marketplace ini adalah James Ferguson dan Robbie Ferguson. Sebagai sarjana Hukum dan Pemasaran, James Ferguson bertindak sebagai CEO (Chief Executive Operation) di Immutable X sejak 2018.

Sementara itu, Robbie Ferguson adalah co-founder dan pimpinan utama dari platform ini. Robbie Ferguson juga merupakan seorang lulusan kampus yang sama dengan James Ferguson, yakni University of Sydney. Bedanya, Robbie mengambil jurusan Computer Science dan Hukum untuk gelar sarjananya.

Itulah perkenalan singkat dengan Immutable X, platform jual beli aset digital NFT layer-2 yang menjadi solusi atas permasalahan marketplace yang dijalankan di jaringan blockchain layer-1. 

Tak hanya jadi wadah bagi aset digital, marketplace satu ini juga menjadi tempat bagi para pengembang gim dan aplikasi. Selain itu, ada juga token IMX yang dapat menjadi metode pembayaran atas seluruh transaksi yang terjadi di platform ini.Bagaimana, tertarik untuk bermain NFT, khususnya di Immutable X? Pastikan Creator selalu mengikuti info ter-update seputar NFT dengan bergabung di komunitas Discord dan Telegram TokoMall. Selain Immutable X, Creator juga bisa membeli koleksi NFT lewat situs web TokoMall yang bisa diakses pada link ini.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kawaii Island NFT: Mengenal Game Anime NFT di Metaverse

Saat ini, game Kawaii Island sedang booming sebagai permainan baru yang fresh. Game ini cukup populer, terutama di kalangan pecinta game Play-to-Earn karena dapat menghasilkan cuan lewat pengalaman bermain game yang berbeda. Memangnya, apa itu Kawaii Island NFT? Bagaimana pula cara memainkan game tersebut untuk menghasilkan uang? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Kawaii Island NFT?

Kawaii Island adalah game NFT yang dikembangkan oleh Imba Games Studio dan Orai Chain. Rilis dalam web version pada September 2021 dan mobile version pada 30 Maret 2022, game ini bisa mulai dimainkan dengan 1 akun Binance Smart Chain dan koneksi MetaMask Wallet Anda.

Game baru ini menawarkan dunia metaverse dengan gaya anime yang penuh warna-warni. Permainan yang ditawarkan oleh Kawaii Island ini berupa simulasi kehidupan di sebuah alam semesta fantasi berbentuk kepulauan di atas awan. Karakternya imut dan penuh warna, sesuai dengan namanya, kawaii, yang berarti imut.

Disebut sebagai game Anime Metaverse, Kawaii Island dirancang untuk dimainkan secara multiplayer. Anda akan memasuki dunia multiverse anime sebagai penduduk atau warga di sana, lalu ikut serta menjalankan berbagai aktivitas unik di pulau. Game ini memungkinkan Anda atau tim untuk ikut membangun pulau, membuat kerajinan, berkebun, hingga bersosialisasi dengan penduduk lainnya.

Sebelum mulai bermain, Anda harus mengisi pendaftaran terlebih dahulu. Setelah pendaftaran berhasil, Anda sudah bisa langsung bermain. Pada mulanya, Anda akan diberi sebidang tanah di pulau Anda untuk bercocok tanam. Elemen-elemen magis yang berhasil dipanen nantinya dapat digunakan untuk memberi makan makhluk magis, dijual, atau bisa juga disimpan. Semakin banyak hasil panen, maka semakin banyak pula item yang Anda dapatkan.

gameplay kawaii island

Photo Credit: KAWAII ISLANDS – Kawaiiverse via docs.kawaii.global

Gameplay NFT Kawaii Island

Kawaii Island adalah game NFT berbasis Play-to-Earn, yaitu permainan yang tidak sekadar untuk hiburan atau rekreasi, tetapi juga bisa menghasilkan keuntungan. Setiap pemain akan memiliki kesempatan untuk mengasah kreativitas berbisnis dan keterampilan bermain untuk memaksimalkan keuntungan.

Baca Juga: Pecinta Game, Yuk Cobain Thetan Arena untuk Cari Cuanmu di Dunia NFT!

Dilansir dari sumber terkait, game Kawaii Island sangat disukai karena menawarkan gameplay yang menarik, di antaranya seperti berikut ini.

Farming: 

  • Pemain dapat membangun bisnisnya sendiri secara on-chain berdasarkan kreativitas masing-masing dengan memanfaatkan avatar, tanaman, makhluk, dan item yang ada di pulau.
  • Mengelola sumber daya magis pulau yang berupa buah dan peliharaan ajaib.

Crafting:

Merancang dan membuat berbagai jenis furniture untuk rumah di Cloud. Nantinya, furnitur ini dapat dijual.

Social Club:

Bertemu, bergaul, dan menjalin relasi dengan penduduk Kawaii lain.

Selain farming, crafting, dan social club, pemain juga bisa menyelesaikan berbagai quest yang menantang untuk mendapatkan kekayaan dan prestige, home decorating, dan dress up karakter. Semua kegiatan punya peluang penghasilan dengan sistem Play-to-Earn.

Bagaimana Menghasilkan Keuntungan dengan Bermain Game Kawaii Island?

kawaiiverse

Source: https://kawaii.global/

Lantas, bagaimana cara mendapatkan penghasilan lewat game Kawaii Island? Apa saja keuntungannya? Nah, berdasarkan pengalaman bermain yang dilakukan Gesnef Okami-kun lewat channel YouTube-nya, 

Ia berhasil mengumpulkan uang mencapai Rp200 ribu bersama dua orang anggota timnya dalam sehari bermain. Dalam sehari tersebut, ia dan timnya berhasil mengumpulkan items dari bercocok tanam, menjual furniture, dan sebagainya. Items yang terkumpul itu bernilai Rp200 ribu jika diuangkan.

Apakah Anda tertarik untuk memainkan game ini? Berikut caranya:

  1. Anda bisa membeli kripto Kawaii Island NFT dengan kurs saat ini melalui MEXC, Hoo, dan PancakeSwap (V2). 
  2. Setelah menyiapkan akun dompet digital (MetaMask), Anda bisa mengunjungi laman resmi Kawaii Island atau memainkannya lewat Android dan iOS masing-masing untuk mulai bermain.
  3. Para pemain nantinya juga akan mendapat hadiah berupa token asli Kawaii yang disebut KWT untuk membeli NFT game yang bisa dipakai membuat dan menggabungkan item

Anda bisa menukar aset game dengan menjual NFT di TokoMall, pelopor marketplace NFT di Indonesia. Anda bisa membeli berbagai aset kreatif dan koleksi digital di sini! Yuk, bergabung!



Sumber : news.tokocrypto.com

Inilah Alasan Seniman NFT Memilih Aliran Kartun untuk Karyanya

Perbincangan mengenai Non-Fungible Token atau NFT masih terus hangat hingga sekarang. Tak bisa dipungkiri, hadirnya teknologi ini sangat memengaruhi banyak hal, tak terkecuali dunia kesenian. Kini, sering terdengar istilah ‘seniman NFT’ yang merujuk pada para seniman yang berkecimpung di dunia NFT. 

Para seniman NFT tersebut pun menekuni berbagai jenis dan aliran yang berbeda-beda. Mulai dari seni rupa, visual, hingga kartun. Sudah banyak ditemukan seniman NFT yang memilih aliran kartun untuk karyanya di marketplace NFT, lho. Dikarenakan masih tergolong jarang, sebenarnya apa alasan mereka memilih aliran kartun untuk karya seni NFT? Yuk, baca terus artikel ini untuk informasi selengkapnya!

Kenalan dengan Profesi Kartunis

Sebelum itu, mari berkenalan dengan profesi kartunis terlebih dahulu. Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kartunis adalah sebutan yang digunakan untuk seorang ahli dalam menggambar beraliran kartun, di mana berbentuk sebuah gambar yang memberikan kesan yang lucu dan berkaitan dengan peristiwa yang sedang terjadi.

Profesi yang satu ini seringkali dianggap sama dengan komikus. Padahal, keduanya sangat berbeda, lho. Sebab, komikus adalah istilah untuk ahli dalam menggambar komik, yang berbentuk cerita bergambar yang lucu dan umumnya dibagi ke dalam beberapa bagian.

Sekilas tentang NFT dan Seniman NFT

ilustrasi bentuk fisik non fungible token

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, saat ini sudah banyak seniman NFT yang memilih kartun sebagai aliran untuk karya seni yang dipamerkan hingga diperjualbelikan. Namun, kenali konsep NFT terlebih dulu, yuk!

Jadi, NFT adalah kependekan dari Non-Fungible Token yang merupakan sebuah aset digital berupa token yang unik, bisa dimiliki secara penuh oleh pemiliknya, dan dibangun di dalam blockchain. Pada tiap keping NFT, terdapat kode unik yang membuatnya berbeda dengan yang lain dan tidak bisa digandakan. Hal itulah yang membuat NFT istimewa dan eksklusif.

Sementara itu, seseorang yang membuat karya seni NFT biasa disebut dengan seniman NFT atau kreator NFT. Sedangkan, para pembeli atau pengoleksi NFT dikenal dengan sebutan kolektor NFT.

Sebelumnya, kami telah mewawancarai seorang kartunis dan komikus dalam negeri yaitu Dhany Pramata mengenai perjalanan karier sebagai seniman NFT di pasar NFT di Indonesia. Berdasarkan wawancara tersebut, ia menyatakan bahwa pasar NFT di Indonesia masih didominasi oleh NFT art. Jenis NFT art sendiri terdiri mulai dari lukisan, ilustrasi, sampai komik dan kartun yang bentuk akhirnya berupa digital.

Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

Sepak Terjang Kartunis sebagai Seniman NFT

Peran kartunis sebagai seniman NFT sendiri terus berkembang secara global. Banyak kartunis yang akhirnya berhasil menjual karya seni NFT miliknya dengan harga yang luar biasa tinggi. Berikut adalah sederet karya NFT dengan aliran kartun yang meraih kesuksesan, yaitu:

1. Dastardly Ducks – Thorne Merchel & Mandy Musselwhite

Karya seni NFT beraliran kartun yang pertama adalah Dastardly Ducks. Proyek NFT yang terdiri dari 10.000 koleksi gambar kartun seekor bebek ini merupakan hasil karya dua orang bernama Thorne Merchel dan Mandy Musselwhite. Masing-masing koleksinya disematkan kode unik yang menciptakan 100 karakter berbeda, membuat seluruh koleksinya tidak ada yang sama.

Selain karena keunikannya dalam memilih pendekatan kartun sebagai aliran karya seni, koleksi Dastardly Ducks ini juga digarap hanya dalam waktu dua minggu saja, lho. Tidak butuh waktu yang lama pula bagi proyek NFT ini untuk terjual. Enam jam setelah peluncurannya pada 19 Januari 2022, seluruh koleksi NFT ini terjual dan menghasilkan sekitar 120 ribu USD atau setara dengan Rp1.7 miliar. Sungguh fantastis, bukan? 

contoh ilustrasi seniman nft michael mandy dan maussel white

Source: OpenSea – Dastardly Ducks

Saat ini, koleksi Dastardly Ducks dengan harga termahal jatuh kepada “Dastardly Ducks #8538” seharga 8 ETH atau sekitar Rp209.4 juta.

2. MOAR – Joan Cornella

Kartunis sekaligus komikus besar asal Spanyol, Joan Cornella, juga berhasil meluncurkan koleksi NFT dengan aliran kartun yang menjadi ciri khasnya dengan nama MOAR. Proyek NFT yang terdiri dari 5555 keping NFT yang dilengkapi dengan lebih dari 180 fitur ini diluncurkan pada April 2022 lalu.

contoh ilustrasi seniman nft joan cornella

Source: OpenSea – MOAR by Joan Cornella

Sama seperti NFT Dastardly Ducks, masing-masing keping NFT MOAR juga tidak ada yang identik antara satu dengan yang lainnya. Proyek NFT ini menggambarkan sosok karakter perempuan dan laki-laki khas ciptaan Joan Cornella, dengan beragam ekspresi dan penampilan. Saat ini, koleksi “MOAR #4780” tercatat sebagai keping yang paling mahal harganya, yaitu 7777 ETH atau sekitar Rp203 miliar.

3. Jungle Freaks Motor Club – George Trosley

Terakhir datang dari kartunis ternama George Trosley. Bersama Jungle Freaks Motor Club (JFMC), ia meluncurkan proyek NFT bertajuk Jungle Freaks Motor Club pada 18-20 Maret 2022 lalu. Proyek NFT ini terdiri dari 8.888 keping yang diolah secara acak dari 350 kartun hasil gambar tangan George Trosley.

contoh ilustrasi seniman nft george trosley

Source: OpenSea – Jungle Freaks Motor Club

Koleksi NFT ini terdiri dari beragam desain mobil sport yang dilengkapi dengan karakter serta latar yang berbeda. NFT Jungle Freaks Motor Club ini sengaja dirilis dalam rangka mendukung pembuatan NFT P2E game oleh JFMC, di mana nantinya game tersebut merupakan game balap mobil yang berlatarkan Metaverse. Saat ini, titel NFT Jungle Freaks Motor Club termahal dipegang oleh “JFMC-7009” seharga 10 ETH atau sekitar Rp261.8 juta. 

Baca juga: Metaverse adalah Gambaran Masa Depan? Begini Cara Kerjanya

2 Alasan Seniman NFT Memilih Aliran Kartun untuk Karyanya

Bukan tanpa alasan banyak seniman NFT yang memutuskan untuk memilih aliran kartun dalam berkarya di dunia NFT. Ambil contoh Dhany Pramata atau yang lebih akrab disapa dengan “Bang Dhan”. Bang Dhan merupakan seorang kartunis sekaligus komikus yang dikenal luas berkat koleksi karyanya bertajuk #illustory. Saat ini, Bang Dhan juga aktif berkarya melalui medium NFT di marketplace NFT TokoMall.

Lewat wawancara bersama kami, Bang Dhan mengungkapkan alasan di balik karya seni NFT miliknya yang banyak menggunakan aliran kartun, yaitu:

Latar belakang yang mendarah daging

Alasan pertama akhirnya seorang kreator memilih aliran kartun dalam karya seni NFT miliknya adalah karena sesuai dengan latar belakang yang sebelumnya telah dimiliki. Mulai dari pengalaman, skill, juga industri yang sudah lama ditekuni para seniman.

Dalam wawancaranya bersama kami, Bang Dhan menyatakan bahwa ia memilih aliran kartun dikarenakan sebelumnya ia memang telah berkarier di dunia seni konvensional sebagai kartunis juga komikus. Hal ini didukung pula dengan menghasilkan karya-karya besar, seperti kartun tukang parkir hingga komik bertajuk Heart dan Walkman.

Kartun punya peminat yang banyak

Selain dikarenakan sudah berpengalaman dalam berkesenian dengan aliran kartun, alasan lainnya adalah peminat aliran kartun cenderung luas dan banyak. Sebab, gambar kartun sendiri umumnya mengacu pada peristiwa yang sedang berlangsung dan sifatnya universal.

Hal ini didukung dengan pernyataan Bang Dhan melalui wawancara bersama kami, di mana ia menyatakan bahwa penikmat dan pasar kartun serta komik sangat luas dan bisa berasal dari seluruh lapisan maupun kalangan masyarakat. Berkat hal tersebut, aliran kartun juga komik memiliki peluang yang bisa dimanfaatkan oleh seniman NFT.

Itulah penjelasan mengenai sepak terjang seniman NFT yang memilih aliran kartun dalam berkarya di dunia NFT. Apakah Anda tertarik untuk menyelami seluk-beluk dunia NFT? Saatnya daftarkan diri Anda di marketplace NFT Indonesia TokoMall sebagai Official Partner (Kreator) maupun Creator (Kolektor). Jangan lupa juga untuk gabung ke komunitas NFT TokoMall di Discord dan juga Telegram agar tidak ketinggalan berita seputar NFT, ya!



Sumber : news.tokocrypto.com

Si Juki, Berawal dari Webtoon hingga ke NFT

Bagi Anda pencinta komik atau karya visual, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kartun asli asal Indonesia bernama Si Juki. Karakter kartun ini mulai terkenal pada 2012. Berkat popularitasnya yang terus meningkat, karakternya pun terus berkembang dan banyak muncul di media atau platform lain. Contohnya kehadiran karya visual satu ini dalam bentuk film dan web series, serta yang baru-baru ini ramai adalah dalam bentuk NFT. 

Memangnya, siapakah kreator di balik karakter yang populer ini? Lalu, bagaimana kartun Indonesia ini berhasil menjadi NFT? Simak penjelasannya di bawah ini!

Beberapa dari Anda mungkin sudah mengenal tokoh kartun satu ini. Tokoh Si Juki merupakan seorang anak laki-laki yang terlihat cuek, usil, menyebalkan, tidak tahu malu, namun anehnya ia selalu dipenuhi keberuntungan. Bahkan, itulah asal mula namanya. Juki merupakan singkatan dari Juru Hoki. Maka, tidak salah jika karakter utama dari kartun ini sering beruntung.

Karakter yang seronok ini muncul pertama kali dalam komik online berjudul DKV4 pada akhir 2011. Kemudian, penerbit Bukune menerbitkannya dalam judul ‘Ngampus! Buka-bukaan Aib Mahasiswa’. Sebelum komik Si Juki naik cetak, sang kreatornya terlebih dahulu memanfaatkan media online. Komik yangi muncul melalui media sosial pada 2012. Bahkan sejak komik ini semakin terkenal di dunia online, sang kreatornya pun akhirnya membuka website serta menjual merchandise Si Juki.

Hingga 2021, sudah ada tujuh buku di mana Si Juki menjadi karakter utama dalam komik. Seri komiknya pun terdiri dari tiga macam. Seri pertama bercerita tentang kehidupan Juki sebagai mahasiswa, yang kedua bercerita saat Juki menjadi anak kelas tiga SMA, dan yang terakhir bercerita tentang Juki yang mencari kerja.

Dengan followers Instagram yang sudah mencapai 796 ribu, tak hanya muncul sebagai karakter komik, Karakter satu ini juga sudah muncul dalam sebuah film berjudul ‘Si Juki the Movie’ dan web series berjudul ‘Si Juki Anak Kosan’. Ketenarannya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi dalam dunia kartun Indonesia.

Saat ini, webtoon ini sudah mulai merambah dalam membagikan karya seninya di dunia NFT. Selain dengan menjalankan proyek NFT ‘Jukiverse NFT’, Si Juki juga aktif minting karya seni NFT di marketplace NFT dalam negeri yaitu TokoMall.

Sebelum membahas kiprah Si Juki di dunia NFT lebih dalam, kenalan dulu dengan orang di balik tokoh ini, yuk!

Sosok di Balik Kesuksesan Webtoon Ini

Bila berbicara tentang kesuksesan komik Si Juki, tak lengkap rasanya bila tidak mengetahui sosok di balik karakter tersebut. Kreator dari komik ternama ini dikenal dengan panggilan Faza Meonk. Faza adalah seorang desainer grafis yang lahir dengan nama asli Faza Ibnu Ubaidillah Salman.

Pria kelahiran 23 Agustus 1991 ini sudah bercita-cita menjadi komikus sejak SMP. Pasalnya, saat ia masih duduk di bangku SMP, Faza sangat senang membaca komik. Akhirnya, ia pun mengejar cita-citanya tersebut dengan melanjutkan ke jenjang pendidikan SMK di jurusan animasi. Setelah itu, ia mengambil jurusan DKV – Animasi di Universitas Bina Nusantara atau BINUS.

Pada saat ia berkuliah, banyak teman-temannya yang menyukai hasil karya yang Faza buat. Bagi mereka, komik buatan Faza sangat kreatif dan juga memiliki pesan yang menyentil pembaca. 

Saat ini, Faza sudah memiliki toko komiknya sendiri yang berdiri di kawasan komplek M Bloc Space, Melawai, Jakarta Selatan. Harga komiknya dibanderol dengan harga mulai dari Rp40.000.

Kartun Si Juki Merambah ke Dunia NFT

nft glass box

Sukses muncul sebagai komik, film dan juga web series, kini karakter Juki tampil dalam bentuk NFT. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, awal mula Si Juki terjun di dunia NFT adalah dengan mengadakan rangkaian pameran Jukiverse NFT. 

Sebelum mengadakan pameran NFT yang terdiri dari ragam koleksi ‘Lost in Jukiverse’, Si Juki mengawalinya dengan koleksi yang diberi nama ‘Jukiverse X’. Koleksi ini terdiri dari 34 keping NFT yang masing-masing memiliki ciri khas berbeda. Sebab, setiap kepingnya dibuat oleh seniman dalam negeri yang diajak untuk berkolaborasi. 

koleksi nft si juki

Source: OpenSea – #17 Owange Monkibot – Kong Andri

Sejumlah koleksi tersebut diperjualbelikan melalui marketplace NFT OpenSea dengan harga yang beragam. Keping NFT dari koleksi ‘Jukiverse X’ yang mencatat harga tertinggi saat ini adalah ‘#17 Owange Monkibot – Kong Andri’. NFT tersebut dibanderol harga senilai 9 ETH atau senilai lebih dari Rp150 juta, lho!

Dalam pameran Jukiverse NFT yang digelar pada 3-12 Juni 2022 lalu di Sarinah, Faza merilis sebanyak 3456 koleksi NFT berjudul ‘Lost in Jukiverse’. Hebatnya, koleksi tersebut habis terjual dalam hitungan menit saja. Luar biasa, bukan? Pameran Jukiverse NFT sendiri merupakan pameran NFT hybrid pertama di Indonesia. Artinya, pameran ini diselenggarakan offline dan di metaverse secara bersamaan.

Source: Jukiverse

Pameran ini merupakan upaya memperkenalkan karakter karya anak bangsa ke dunia internasional. Faza berharap keberadaan karakter buatannya semakin dikenal ke pasar yang lebih luas. Sang kreator juga mengungkapkan bahwa komunitas Jukiverse NFT sendiri sudah berkembang sangat pesat. Kini, pengikutnya di Twitter mencapai 90.000. Komunitas tersebut tentunya diisi oleh orang-orang dari berbagai negara seperti Amerika, Italia, Filipina, India, dan China.

Baca juga: Metaverse adalah Gambaran Masa Depan? Begini Cara Kerjanya

Popularitas dan kualitas karya anak bangsa tentu tidak perlu dipertanyakan lagi. Sekarang, media atau platform untuk memperkenalkan karya sudah semakin banyak dan mudah untuk dicapai, salah satunya lewat marketplace NFT seperti TokoMall. 

Bagi para Creator (Kolektor) dan Official Partner (Kreator) yang ingin membeli, mengoleksi atau memamerkan karya seni NFT seperti Si Juki, Anda dapat melakukannya melalui TokoMall. Gabung juga di komunitas TokoMall pada Discord dan juga Telegram agar tidak ketinggalan berita seputar dunia NFT!



Sumber : news.tokocrypto.com

Upland: Kenalan dengan Game NFT Jual Beli Properti Secara Virtual

Perkembangan teknologi yang semakin canggih telah mengubah berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali dunia game. Saat ini, pengembang game pun sudah beralih membuat permainan berbasis teknologi blockchain. Salah satu game tersebut yaitu Upland. Game NFT ini memungkinkan para pemainnya menjual serta membeli tanah virtual! Artinya, Anda bisa mendapatkan keuntungan hanya dengan memainkan game nft ini. 

Anda tertarik mencoba memainkan game yang satu ini? Simak terlebih dahulu penjelasan mengenai game nft satu ini serta cara bermainnya disini!

Apa Itu Game NFT Upland?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Upland merupakan game berbasis blockchain. Para pemain bisa melakukan aktivitas jual-beli properti virtual yang mereka miliki di dunia nyata. Upland adalah game real estate yang akan menjadikan pemainnya memiliki predikat pemilik tanah digital. 

Melalui game Upland, Anda bisa memiliki dan membangun properti yang diinginkan serta mendapatkan koin UPX. Game ini dibuat dan dikembangkan oleh Uplandme, Inc. Berkat menggunakan blockchain EOS, setiap properti di dalam game nft ini akan terikat dalam bentuk NFT.

Tak hanya membangun properti, Anda juga bisa memperdagangkan aset properti Anda dengan menggunakan koin UPX tersebut. Untuk mendapatkan UPX, Anda bisa melakukan investasi di properti yang memberi lebih banyak keuntungan.

Baca Juga: League of Kingdoms, Game NFT yang Bisa Bikin Cuan, Lihat Cara Mainnya di Sini

Fitur-fitur yang ditawarkan oleh game NFT Upland

tampilan game nft upland

Source: https://www.upland.me/

Dalam setiap game, pasti terdapat fitur-fitur menarik. Upland juga mempunyai fitur yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu sebelum memainkannya. 

1. Token

Fitur yang pertama adalah token. Cara melakukan penjualan aset adalah dengan token UPX. Pihak Upland akan merilis token tersebut setiap bulan, jadi para pemilik akan mendapatkan penghasilan bulanan yang dikirimkan pihak pengembang. 

Upland memberikan Anda kemungkinan melakukan perdagangan real estate. Jika Anda berhasil menjualnya, maka uang akan ditransferkan ke akun Paypal Anda secara nyata. Menarik, bukan? 

2. Property Hunting

Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan property hunting. Pengembang game ini mempunyai pasar bagi para pemain untuk membeli NFT real estate. Pemain juga diberikan sebuah robot penjelajah untuk menemukan area baru di game.

3. Uplander

Pemain game ini akan menjadi Uplander saat nilai token UPX serta real estate yang dimiliki sudah mencapai 10 ribu token UPX. Jika sudah demikian, NFT yang di peroleh baru bisa sepenuhnya Anda miliki.

Cara Kerja Game Upland

Cara kerja game ini sebenarnya tidak sulit. Karena Anda bisa memainkan game ini melalui PC atau bahkan ponsel pintar Anda. 

Aplikasi tersedia untuk ponsel dengan sistem operasi iOS dan juga Android. Jadi, Anda dapat menemukan game ini di App Store atau Google Play Store. 

Siapa saja bisa memainkan game ini dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu pada situs web mereka.

Langkah-langkah Bermain Game Upland

game nft upland

Source: https://www.upland.me/

Langkah-langkah bermain game Upland ini tak begitu sulit. 

  1. Anda dapat melakukan pendaftaran di situs Upland dan mengunduh game di ponsel Anda. 
  2. Setelahnya, Anda bisa membuat akun dan melakukan misi pertama, yaitu memilih Explorer atau Block Explorer. 
  3. Block Explorer merupakan kunci untuk membuka setiap fitur yang ditawarkan oleh game Upland, sedangkan Explorer akan menjadi peta Anda selama dalam permainan.
  4. Sesudah itu, Anda akan menerima sejumlah UPX untuk melakukan permainan. Anda bisa membeli, menukar, atau menjual aset digital yang Anda terima. 
  5. UPX bisa Anda dapatkan dengan membelinya atau mengumpulkannya melalui properti yang Anda miliki. 
  6. Untuk membeli properti, Block Explorer akan membawa Anda menjelajahi kota terpilih. 
  7. Properti yang tersedia untuk dibeli akan memiliki tanda hijau. Setelah melakukan pembelian, properti pun menjadi milik Anda.
  8. Anda bisa melakukan penjualan properti dengan mendaftarkannya di marketplace pilihan. Caranya sangat mudah, pilihlah properti yang ingin dijual dan pencet tombol ‘Sell’. Jangan lupa untuk memberikan harga yang Anda inginkan. 
  9. Anda juga bisa membuka kesempatan bagi pemain lain untuk menawar properti dalam bentuk UPX atau trade property.

Bagaimana? Bermain sebagai pemilik real estate di game Upland sangat mudah dan menyenangkan, bukan? Dengan game ini, Anda berpotensi memiliki keuntungan bahkan di dunia nyata! Tertarik untuk tahu lebih banyak tentang perkembangan Upland dan NFT? Yuk, Join Discord dan Telegram TokoMall agar Anda bisa mendapatkan informasi terkini tentang NFT!



Sumber : news.tokocrypto.com

Portofolio adalah Kumpulan Karya. Apa yang Perlu Diketahui Pemula?

Bagi para seniman, desainer grafis, dan artis visual, menunjukkan hasil kerja mereka sangatlah penting. Maka dari itu, untuk menunjukkan karya-karya yang telah mereka hasilkan, diperlukan portofolio. Pada dasarnya, portofolio adalah kumpulan hasil pekerjaan atau karya yang dilakukan oleh seorang pekarya. 

Kumpulan hasil karya atau portofolio ini bisa ditunjukkan melalui format daring maupun luring. Karena pesatnya perkembangan teknologi hari ini, menunjukkan karya seorang pekerja seni visual melalui platform online sangatlah perlu. Mengapa portofolio online begitu perlu bagi seniman hari ini? Yuk, kita bahas!

Apa itu Portofolio?

Sebelumnya, kita sudah menjelaskan mengapa para pekerja kreatif di bidang visual butuh menunjukkan karyanya melalui portofolio online. Hal ini dikarenakan, Portofolio adalah kumpulan hasil karya seseorang yang nantinya akan dijadikan pertimbangan bagi orang lain yang akan menggunakan jasa atau membeli karya mereka. Dengan portofolio ini, seorang pekarya tak hanya bisa menunjukkan hasil pekerjaannya, namun juga bisa menjadi salah satu cara untuk memiliki daya tawar terhadap klien atau orang yang akan menggunakan jasanya.

Apa Beda CV dan Portofolio?

Beberapa orang masih belum tahu apa perbedaan antara Curriculum Vitae atau CV dengan Portofolio. Pasalnya, keduanya sama-sama penting, terlebih untuk Anda yang ingin melamar pekerjaan atau ingin menunjukkan hasil kerja Anda. Ada beberapa perbedaan yang signifikan antara keduanya, di antaranya:

Isi atau Konten

Hal pertama yang membedakan antara CV dengan portofolio adalah dari segi konten atau isinya. Apabila portofolio adalah kumpulan hasil karya seseorang, Curriculum Vitae merupakan informasi yang diberikan oleh sang pemberi CV yang memberitahukan tentang pengalaman kerja, latar pendidikan dan juga pengalaman lainnya yang berhubungan dengan bidang yang ditekuni secara lengkap. Ditambah lagi, di dalam CV terdapat kontak berupa surel ataupun nomor ponsel. 

Fungsi 

Selain itu, yang membedakan CV dengan portofolio adalah fungsinya. Fungsi dari CV adalah untuk menarik minat para perekrut. Sedangkan, portofolio adalah untuk membuktikan bahwa seorang kandidat memiliki nilai di mata perekrut atau klien.

Kelengkapan Data

Perbedaan lain yang bisa kita lihat antara keduanya adalah dari kelengkapan datanya. Meski dalam CV para kandidat harus menunjukkan informasi secara lengkap, mereka harus menunjukkannya dengan singkat. Sementara itu, semakin banyak hasil karya yang ditunjukkan para pekarya dalam portofolionya, semakin tinggi peluang kerja atau diterima oleh klien.

Bagaimana cara membuat portofolio?

Tentu untuk menunjukkan hasil karya Anda, ada beberapa cara yang perlu Anda lakukan agar klien atau perekrut bisa tertarik dengan Anda. Berikut beberapa cara yang bisa Anda implementasikan untuk menunjukkan portofolio Anda.

Menggunakan media sosial

Seperti yang kita ketahui, media sosial kini semakin berkembang. Di sini Anda tak hanya bisa berinteraksi dengan orang lain, namun bisa menunjukkan karya Anda. Platform seperti Instagram memungkinkan Anda menunjukkan hasil karya seni visual dengan mudah. 

Menggunakan situs untuk portofolio online

Bagi para pekarya visual, Anda bisa menggunakan situs-situs seperti Behance untuk menunjukkan hasil karya Anda. Di samping itu, dengan mengunduh hasil karya Anda ke situs tersebut, klien atau perekrut bisa dengan mudah mencari hasil karya Anda.

Menggunakan situs marketplace NFT

Di era Web3 yang kini sedang berkembang, NFT bisa menjadi tempat untuk Anda yang ingin menunjukkan hasil karya Anda. Tak hanya itu saja, Anda bisa menjual secara langsung hasil karya Anda. 

Situs tempat membuat portofolio online

Selain itu, sudah banyak website yang bisa digunakan untuk para pekarya untuk menunjukkan karya mereka, seperti Instagram, Behance, dan masih banyak lagi. Ditambah lagi, di era Web3 di mana sistem blockchain sudah semakin berkembang, para seniman visual juga bisa menjadikan NFT sebagai portofolio untuk hasil-hasil karya mereka. Berikut situs untuk Anda yang ingin membangun portofolio online Anda:

1. Instagram

Siapa yang tidak kenal dengan media sosial satu ini. Tak hanya sebagai tempat orang-orang untuk memamerkan foto-fotonya, Instagram kini bisa menjadi tempat para pekarya atau seniman visual untuk menunjukkan hasil karyanya.

2. Dribble

Dribble merupakan salah satu situs yang memungkinkan para desainer grafis, ilustrator atau seniman visual bisa menunjukkan hasil karyanya. Terlebih lagi, Dribble menyediakan layanan portofolio online dengan gratis.

3. Tokomall.io 

Sistem blockchain tak hanya memungkinkan Anda untuk berinvestasi aset kripto, namun juga memudahkan Anda dalam menjual karya seni Anda melalui NFT. Salah satu tempat untuk menjual NFT Anda adalah Tokomall. Tokomall adalah marketplace NFT pertama di Indonesia. Dengan menjual hasil karya Anda di Tokomall, Anda tak hanya mendapatkan pundi-pundi dengan menjual hasil karya Anda, namun juga bisa dijadikan portofolio online.

4. Behance

Situs ini tidak asing lagi bagi para desainer ataupun ilustrator. Hal ini disebabkan oleh komunitas desainer yang besar di situs ini. Dengan demikian, Anda tak hanya bisa memamerkan hasil karya Anda, namun juga bisa berjejaring dengan seniman lainnya. 

Contoh Portofolio Desain

Portofolio Desain Grafis: 

contoh portfolio desain grafis

Source: Marta Gawin Behance Account

Anda ingin memperlihatkan hasil karya desain grafis Anda? Anda bisa menjadikan akun Behance dari seorang art director dan desainer grafis asal Polandia bernama Marta Garwin ini sebagai referensi Anda. Di situ ia menunjukkan berbagai hasil karya yang sudah ia kerjakan.

Portofolio Desain Interior atau Arsitektur

contoh portfolio artistektur

Source: Mojtaba Ashour Behance Account

Tak hanya desain grafis saja yang bisa Anda tunjukkan di Behance. Anda juga bisa memamerkan hasil karya desain interior Anda melalui situs ini seperti seorang desainer interior asal Turkey bernama Mojtaba Ashour ini. 

Portofolio Fotografi

contoh portfolio fotografi

Source: Andrea Jelić Dribble Account

Anda ingin bekarier sebagai fotografer profesional? Tentu dengan menunjukkan portofolio online, Anda bisa memamerkan hasil karya Anda di depan klien atau perekrut. Sebagai referensi, Anda bisa melihat akun situs Dribble seorang fotografer terkenal bernama Andrea Jelić ini. 

Portofolio Ilustrasi

contoh portfolio illustrator

Source: Si Juki Tokomall Account

Tokomall tak hanya bisa menjadi tempat Anda menjual karya dalam bentuk NFT, namun juga bisa Anda jadikan sebagai tempat portofolio online Anda, contohnya seperti Si Juki ini. Nah, Anda tertarik mencoba membuat portofolio online Anda melalui NFT? Maka dari itu, buat akun Tokomall Anda!

Baca Juga: Si Juki: Berawal Dari Webtoon Hingga Ke NFT

Mengapa Menggunakan NFT Menjanjikan sebagai Kreator?

Secara teknis, NFT adalah token digital yang tersimpan dalam jaringan blockchain yang mana hampir mustahil dapat diretas. Sehingga, pemilik karya digital menyimpan sebuah tautan berbentuk file digital pada jaringan blockchain sebagai bukti atas kepemilikan karya-karya tersebut.  

Karya seni yang terdigitalisasi menjadi NFT melalui proses minting, karya tersebut bersifat unik dan tidak dapat diduplikasi kembali. 

Sistem teknologi ini yang menguntungkan kreator karena tidak perlu khawatir karya-karya yang ditampilkan portofolio akan dicuri maupun dipakai tanpa izin.

ilustrasi konsep nft

Tak hanya itu, para kreator juga dapat menjual karya seni mereka dan berhak mendapat royalti atas penjualan kembali karya mereka sehingga dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan. 

Karya-karya yang dapat di-mint NFT tidak terbatas pada karya seni berupa gambar saja. Namun juga dalam bentuk karya seni dalam bentuk musik, sneakers, video, benda koleksi, hingga barang-barang dalam permainan (in-game item).

Beberapa kelebihan NFT Pada Dunia Karya Seni

1. Para kreator dan artis memiliki kendali atas karya mereka

Teknologi NFT mengizinkan artis untuk memiliki kendali atas karya mereka dengan kemampuannya menjadikan sebuah karya seni unik dan tidak dapat diduplikasi. 

Sebelum teknologi karya seni dalam bentuk NFT ada, para kreator dan artis memasarkan karya mereka di berbagai platform jual beli, namun orang dapat menyalin dan bahkan menjual kembali karya seni yang mereka pasarkan. 

Hal ini dikarenakan tidak adanya bukti atas kepemilikan karya yang menjadikan karya tersebut unik dan tidak dapat diduplikasi kembali.

2. Mengurangi praktik ‘calo’ karya seni

Dengan adanya platform jual beli NFT, para artis dan kreator tidak lagi perlu bertransaksi dengan para calo karya seni yang cenderung memainkan harga. 

Artis dan kreator dapat menjangkau para pembeli secara langsung melalui marketplace. Hal ini menguntungkan baik bagi kreator maupun kolektor dengan valuasi seni yang lebih adil.

Potensi Pasar NFT di Indonesia

contoh digital art nft

Bagaimana dengan potensi pasar NFT bagi para artis yang memiliki portofolio digital di Indonesia?

Berdasarkan riset internal Tokocrypto ke berbagai platform pasar NFT global, total kunjungan dari Indonesia telah mencapai 1 juta penjunjung pada tahun 2021. 

Data ini didukung dengan adanya 11 juta investor aset kripto di Indonesia per 2021.

Baca Juga: Masih Tentang Game NFT, Begini Fitur dan Cara Kerja Game Upland!

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat di Indonesia akan aset digital kripto, potensi pertumbuhan pasar NFT juga meningkat. 

Implementasi NFT ke dalam berbagai platform seperti Metaverse yang menjanjikan dunia virtual tanpa batas tentunya juga akan mendorong peningkatan permintaan aset digital yang menjadi peluang bagi para kreator untuk berkembang secara karya dan finansial.

Bagi kamu para kreator dan artis yang ingin menjual karyamu dalam bentuk NFT, yuk bergabung menjadi Official Partner dari Toko Mall. Kalau kamu kolektor yang suka mengoleksi karya seni NFT, kamu bisa membeli dan mengoleksi NFT dari berbagai artis terkemuka di Toko Mall.

Biar nggak ketinggalan berita seputar NFT, join komunitas Discord atau Telegram TokoMall.



Sumber : news.tokocrypto.com

Pahami Cara Main Game NFT Guild of Guardians

Perkembangan teknologi yang pesat sudah memasuki berbagai macam bidang, salah satunya adalah industri gaming

Saat ini, sudah banyak muncul game yang berbasis teknologi blockchain. Teknologi blockchain sendiri memang sangat berkembang dengan cepat beberapa tahun belakangan ini. 

Dengan banyaknya peminat teknologi blockchain, salah satu pengembang game pun mencoba melebarkan sayapnya. Game Guild of Guardians adalah contoh RPG (Role Playing Game) berbasis blockchain.

Game RPG ini berhasil menarik begitu banyak perhatian. Bahkan sebelum game ini resmi dirilis, tercatat ada sekitar 220 ribu pengguna yang berada dalam waitlist. Sebenarnya, seperti apa game yang sangat ditunggu oleh banyak orang ini? Lalu, bagaimana cara bermainnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Guild of Guardians?

guild of guardians

Source: Stepico

Guild of Guardians adalah game role playing fantasi berbasis blockchain di mana para pemain akan beradu dengan pemain lainnya. Dengan menggunakan karakter Guardian yang Anda pilih, Anda akan dihadapkan pada sebuah kompetisi untuk meraih kemenangan dan hadiah. 

Apakah Guild of Guardians sudah dirilis?

Saat ini, Guild of Guardians masih belum dirilis secara resmi dan rencananya akan tersedia dalam waktu dekat di tahun 2022 pada Android dan juga iOS. Meski begitu, pengembang secara rutin membagikan perkembangan dalam game dan beberapa kali mengadakan presale bagi para calon pemainnya untuk membeli in-game assets yang dijual dalam waktu dan jumlah yang terbatas. 

Melansir akun Twitter resminya, para pengembang baru saja menyelesaikan tahap Pre-Alpha Demo pada April lalu dan sedang mengembangkan game sesuai feedback yang diperoleh dari hasil ujicoba tersebut. Jangan khawatir, game blockchain yang satu ini nantinya bisa dimainkan secara gratis, lho.

Apa protokol yang digunakan untuk game ini?

Game blockchain yang satu ini beroperasi di bawah protokol Ethereum. Game ini dibentuk oleh Stepico Games asal Ukraina dan mendapatkan dukungan dari investor Animoca Brands, sebuah perusahaan pengembang game populer, serta Yield Guild Games, sebuah grup yang memiliki spesialisasi game berbasis blockchain. 

Apa yang menarik dari game Guild of Guardians?

Tujuan utama dari kemunculan game berbasis blockchain ini adalah agar memungkinkan jutaan pemain yang potensial untuk berpindah ke NFT. Mekanisme permainan ini sudah dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan dan menarik

Ada berbagai macam tantangan yang harus dihadapi dan memerlukan tingkat kewaspadaan tinggi. Pemain harus mengalahkan musuh dan memenangkan kompetisi yang dinamakan Guild

Karena Guild of Guardians berbasis blockchain, maka permainan ini dilengkapi oleh komponen perdagangan di mana para pemain bisa melakukan minting NFT. Lebih lanjut, game ini juga akan memiliki tokennya dan NFT-nya sendiri. Artinya, para pemain bisa mendapatkan hadiah berupa aset kripto untuk diperdagangkan.

Baca juga: 5 Rekomendasi NFT Game Gampang dan Seru Untuk Dimainkan di Android

Cara Bermain Guild of Guardians

Lantas, bagaimana cara mainnya?

Permainan ini akan memberikan kebebasan bagi pengguna untuk memilih Heroes mereka sendiri. Setiap karakter akan memiliki atribut dan peran yang berbeda. Misalnya, akan ada Heroes yang berperan sebagai healer. Setelah itu, pemain harus bergabung dengan guild, sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih pemain untuk mencapai tujuan dalam game. Untuk infomasi lebih lengkap mengenai cara mainnya, simak ketiga komponen penting dalam Guild of Guardian berikut ini!

1. Gameplay

Ada empat Guild yang bisa pemain masuki, yakni Adventures Guild, Warriors Guild, Legends Guild, dan Mythic Guild. Setiap Guild memiliki kapasitas anggota yang berbeda. Game ini nantinya akan menerapkan sistem peringkat dengan NFT atau hadiah token yang berfungsi sebagai mekanisme play-to-earn. Jadi, pihak pengembang akan mendistribusikan token pada pemain yang aktif bermain game.

https://www.youtube.com/watch?v=LipigeWbMZM

Baca juga: Hubungan Game Play to Earn dengan NFT dan 5 Game yang Potensial

2. Karakter

Dalam game ini, Anda akan bertemu dengan banyak karakter. Ada sekitar 35 karakter yang disebut dengan Heroes. Heroes adalah karakter unik yang bisa Anda pilih. Terdapat beberapa pembagian yang menjelaskan perbedaan tiap karakter, yaitu faction, class, dan element. Tentunya, Anda bisa mendapatkan seluruh karakter ini, namun perlu diingat bahwa hal itu tidak akan mudah karena beberapa karakter di antaranya sangat langka. 

konsep karakter guild of guardians

Source: Stepico

Pengembang Guild of Guardians menjelaskan bahwa berdasarkan rarities atau kelangkaan, karakter akan terbagi menjadi ke dalam beberapa kelompok, yaitu Legendary, Epic, Rare, dan Common. Untuk pembagian kelasnya, ada Mage, Ranged dan Melee. Sedangkan untuk factions, akan terbagi menjadi Horde, Glade, dan Empire.

3. Quest

Karakter yang Anda gunakan nantinya akan melakukan petualangan ke Dungeon dan bertarung menyelesaikan quest atau tugas. Ada beberapa cara untuk mendapatkan hadiah dari game ini, mulai dari membuat Guild, menggabungkan Heroes, menyelesaikan misi harian, hingga masuk dalam leaderboard.

Barang-barang yang dibuat dari Guild dapat dijual di pasar. Hasil penjualan dibagi oleh para pemain Guild yang berkontribusi. Menggabungkan Heroes dapat menguntungkan bagi Anda. 

Pasalnya, beberapa Heroes memiliki tingkat kelangkaan berbeda, maka dari itu menciptakan Heroes yang baru berpotensi menambah kekuatan dan nilai karakter. Daily quests dan aktivitas permainan lainnya juga dapat menghasilkan pendapatan, di mana pemain mendapatkan token GOG yang dapat dikonversi menjadi uang tunai.

Sekilas tentang Token GOG

token gog

Source: CoinMarketCap

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pengembang game blockchain yang satu ini memiliki governance token yang dikenal dengan kode GOG. Token GOG akan sangat diperlukan dalam permainan ini. Dengan token GOG, Anda dapat melakukan pembayaran dalam pembelian in-game assets serta melakukan minting NFT. 

Para pemain bisa mendapatkan token dengan cara memenangkan hadiah. Jika Anda mendapatkan token GOG, maka Anda akan memiliki hak ikut serta dalam tata kelola proyek baru dalam ekosistem Guild of Guardians. Token ini juga bisa untuk membeli aset atau melakukan staking. Berdasarkan CoinMarketCap, token GOG bernilai 0,101 USD per tanggal 15 Juni 2022.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang game Guild of Guardians yang berbasis teknologi blockchain. Dengan memainkan permainan ini, Anda berpotensi mendapatkan hadiah token GOG yang tentunya akan memiliki banyak fungsi bagi kebutuhan investasi Anda. Tertarik untuk tahu lebih banyak tentang dunia NFT? Yuk, daftarkan diri Anda di TokoMall sebagai Official Partner (Kreator) atau Creator (Kolektor) sekarang. Jangan lupa juga untuk join komunitas TokoMall di Discord dan Telegram, ya!



Sumber : news.tokocrypto.com

Game Olympus, Game P2E Bertema Mitologi Yunani

Jika bicara tentang game tower rush, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Clash Royale. 

Gim tower rush yang disajikan dalam bentuk tiga dimensi (3D) ini mempertemukan pemain dengan pemain untuk memperebutkan gelar pemenang. Clash Royale berhasil menjadi gim tower rush terbesar dengan unduhan aplikasi mencapai 500 juta pengguna.

Namun, gim tower rush bukan hanya Clash Royale saja, melainkan juga game Olympus. Berbeda dengan contoh sebelumnya, game Olympus merupakan salah satu permainan berbasis P2E (Play-to-Earn) yang memungkinkan pemain untuk memperoleh uang saat memainkannya. 

Lantas, seperti apa itu game Olympus, bagaimana cara memainkannya? Simak penjelasan berikut untuk mengetahui informasi lengkap seputar token Olympus!

Apa Itu Game Olympus?

Game Olympus adalah permainan berbasis P2E (Play-to-Earn) yang dijalankan di jaringan BNB. Meski berbasis P2E, pemain yang akan berpartisipasi dalam game ini juga bisa menikmatinya secara gratis dan tetap bisa berhadapan dengan pemain lainnya yang memilih kategori serupa. Sebab, pada dasarnya, Olympus adalah gim yang mempertemukan pemain dengan pemain atau disebut sebagai PvP (Player vs Player).

Sebagai salah satu game yang akan diluncurkan pada 2022, Olympus sedang dipersiapkan agar bisa tersedia di mobile dan desktop. Game ini juga telah digadang-gadang menjadi permainan NFT paling menjanjikan yang akan meluncur. Di samping itu, game ini menyuguhkan tema mitologi Yunani yang dapat memberikan keuntungan finansial pada para penggunanya. Sungguh menarik dan patut untuk ditunggu, bukan?

Baca juga: Pecinta Game, Yuk Cobain Thetan Arena untuk Cari Cuanmu di Dunia NFT!

Gameplay dan Cara Bermain Game Olympus

Bermain game Olympus tidak akan jauh berbeda dari Clash Royale. Intinya, Anda harus mempertahankan kuil Anda sembari melakukan penyerangan terhadap kuil musuh

Bagaimana caranya?

  1. Di awal permainan, Anda akan diberikan delapan kartu yang bisa dipakai untuk menyerang dan menghancurkan kuil lawan.
  2. Anda juga bisa memilih untuk berpartisipasi dalam permainan berbayar, sebagaimana yang ditawarkan oleh game Olympus yang merupakan gim P2E (Play-to-Earn). Jika Anda memilih hal ini, Anda harus mempunyai simpanan token Olympus, yakni $OLYMP. 
  3. Kemudian, bila menang, Anda juga berhak mendapatkan token berjumlah setara dengan level Anda. Semakin tinggi level yang Anda miliki, semakin besar pula keuntungan yang Anda peroleh.

Anda juga akan memperoleh peti setelah kemenangan keenam. Peti ini bisa berisi kartu yang dapat meningkatkan karakteristik Anda atau membuka kunci baru. Jika memperoleh kartu, Anda bisa menggunakan atau menjualnya dan memperoleh keuntungan dari sana. Kartu-kartu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menaikkan level Anda. Menarik, bukan?

Untuk pemain yang berada di ranah gratis, Anda tidak perlu khawatir, sebab Anda bisa meningkatkan permainan dengan cara meminjam kartu atau deck di pasar beasiswa Olympus. Dengan melakukan ini, Anda bisa berkompetisi bersama para pemain P2E lainnya. Biaya yang diperlukan untuk setiap token $OLYMP yang Anda pinjam adalah 10 persen dari harga koinnya.

Baca juga: League of Ancients: Game NFT untuk Penggemar Game MOBA

Token Olympus

logo token olympus

Seperti yang telah disebutkan di atas, Olympus juga memiliki token yang terdiri dari dua jenis, yakni $OLYMP dan $OLYMPG. Berikut penjelasan keduanya.

$OLYMP

Token $OLYMP digunakan untuk mengawali permainan yang dijalankan dalam jaringan BNB. Token ini juga bisa digunakan untuk berbelanja di pasar NFT dan mendapatkan hadiah taruhan.

$OLYMPG

Token berikutnya adalah $OLYMPG yang bisa Anda peroleh saat memenangkan pertandingan. Selain itu, token ini juga bisa didapat ketika ada pemain yang meminjam token pada Anda lewat program beasiswa dan berhasil memenangkan pertandingan.

Itulah perkenalan singkat dengan game Olympus, permainan berbasis P2E yang dijalankan di jaringan BNB dengan mempertemukan pemain dengan pemain atau PvP (Player vs Player). Tampaknya, tak hanya meluncurkan game, Olympus juga memfasilitasi dengan adanya token Olympus, yakni $OLYMP dan $OLYMPG.

Token $OLYMP nantinya bisa Anda gunakan untuk berbelanja di pasar NFT. Sebelum terjun ke pasar NFT, pastikan platform yang Anda pilih aman, seperti TokoMall. Ikuti juga informasi terkini seputar NFT di Indonesia maupun dunia dengan bergabung ke komunitas Discord dan Telegram TokoMall.



Sumber : news.tokocrypto.com