Tag: transportasi

  • 5 Cara Berkendara Motor Biar Hemat Bensin



    Jakarta

    Ada beberapa trik yang bisa dipraktikan agar penggunaan BBM pada sepeda motor lebih irit. Berikut caranya.

    Sepeda motor menjadi salah satu alat transportasi yang hemat dalam penggunaan bahan bakar. Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa diterapkan agar konsumsi BBM bisa lebih hemat. Dengan begitu, biaya operasional kendaraan juga bisa direm.

    Nah berikut ini adalah 5 cara mengendarai motor agar lebih hemat bensin dikutip dari Directasia, Jumat (13/9/2024).


    Cara Hemat BBM Motor

    1. Pertahankan Kecepatan Stabil

    Mengendarai motor dengan kecepatan stabil adalah salah satu kunci utama untuk menghemat bahan bakar. Menggonta-ganti kecepatan secara mendadak atau sering melakukan pengereman akan memaksa mesin bekerja lebih keras. Hal tersebut tentunya menghabiskan banyak bensin. Usahakan untuk mempertahankan kecepatan konstan, terutama ketika berkendara di jalan raya atau jalan yang sepi. Idealnya, berkendara dengan kecepatan 40-60 km/jam bisa menjadi titik optimal untuk menghemat bahan bakar.

    2. Perawatan Rutin Kendaraan

    Perawatan motor secara berkala sangat penting agar mesin tetap dalam kondisi prima. Gantilah oli motor sesuai jadwal, bersihkan filter udara, dan pastikan kondisi busi tetap baik. Mesin yang terawat dengan baik akan bekerja lebih efisien, sehingga konsumsi bahan bakar bisa lebih hemat. Selain itu, pastikan tekanan ban selalu sesuai standar pabrikan. Hal ini dikarenakan ban yang kurang angin akan meningkatkan gesekan dan memaksa mesin bekerja lebih keras.

    3. Hindari Beban Berlebihan

    Motor yang membawa beban berlebih akan memaksa mesin bekerja lebih keras, yang berarti lebih banyak bahan bakar yang dikonsumsi. Pastikan untuk tidak membawa barang-barang yang tidak diperlukan selama berkendara. Jika memang harus membawa barang, usahakan distribusi berat barang di motor seimbang agar mesin tidak terbebani secara berlebihan.

    4. Matikan Mesin saat Berhenti Lama

    Jika Anda berhenti di lampu merah yang durasinya lama atau sedang menunggu dalam antrean yang tidak bergerak, matikan mesin motor. Mesin yang dibiarkan menyala tanpa bergerak tetap akan mengkonsumsi bensin. Dengan mematikan mesin saat berhenti lama, Anda bisa menghemat bahan bakar hingga beberapa persen setiap harinya.

    5. Pilih Rute yang Efisien

    Mencari rute perjalanan yang lebih pendek dan lancar bisa membantu mengurangi konsumsi bahan bakar. Hindari jalan yang sering macet atau penuh dengan lampu merah. Aplikasi navigasi pada ponsel dapat membantu Anda menemukan rute yang lebih efisien dengan menghindari kemacetan dan jalan berliku. Semakin lancar perjalanan Anda, semakin hemat pula konsumsi bensin.

    Itulah 5 cara mengendarai motor agar lebih hemat bensin yang bisa Anda terapkan. Dengan menerapkan kelima cara di atas, Anda dapat menghemat bahan bakar motor dalam keseharian. Selain lebih hemat, berkendara dengan cara yang lebih efisien juga dapat memperpanjang umur mesin.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara ke Mall Alam Sutera dengan Transportasi Umum dari Jabodetabek


    Jakarta

    Mall Alam Sutera bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Terutama bagi detikers yang tinggal di Kota Tangerang atau Tangerang Selatan, mal ini mudah dijangkau, yakni di Jalan Jalur Sutera Barat, Kecamatan Pinang, Tangerang, Banten..

    Bagi detikers yang tinggal di kawasan Jabodetabek, tidak usah bingung. Kalian bisa hangout ke Mall Alam Sutera naik transportasi umum. Cara ke Mall Alam Sutera dengan transportasi umum yang paling mudah adalah menggunakan kereta rel listrik (KRL).

    Dalam artikel ini akan kita ulas cara ke Mall Alam Sutera dengan transportasi umum KRL dari Jakarta, Bogor/Depok, dan Cikarang/Bekasi.


    Rute ke Mall Alam Sutera Naik KRL

    Jika naik KRL, detikers nantinya harus turun di Stasiun Tanah Tinggi atau Stasiun Rawa Buntu. Setelah itu dapat melanjutkan perjalanan naik angkutan umum lainnya.

    Ada beberapa opsi menuju ke sana, tergantung daerah asalmu. Berikut rute ke Mall Alam Sutera naik KRL dari berbagai daerah:

    1. Dari Jakarta Pusat (Tanah Abang)

    • Dari Jakarta Pusat, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Tanah Abang jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
    • Turun di Stasiun Rawa Buntu, yakni stasiun keenam setelah Stasiun Tanah Abang.
    • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
    • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

    2. Dari Jakarta Barat (Duri)

    • Dari Jakarta Barat, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Duri dengan jurusan Duri-Tangerang.
    • Turun di Stasiun Tanah Tinggi, yakni stasiun kesembilan setelah Stasiun Duri.
    • Dari Stasiun Tanah Tinggi, detikers bisa jalan kaki 450 meter ke Pasar Induk Tanah Tinggi, kemudian naik angkot B07 dan turun di Warung Mangga 2, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
    • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Tanah Tinggi dengan jarak sekitar 10 km.

    3. Dari Jakarta Selatan/Timur (Jatinegara/Manggarai)

    • Dari Jakarta Timur, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Jatinegara yang mengarah ke Stasiun Manggarai.
    • Jika kalian dari Jakarta Selatan, bisa langsung naik KRL dari Stasiun Manggarai.
    • Selanjutnya kalian bisa transit di Stasiun Tanah Abang naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
    • Turun di Stasiun Rawa Buntu.
    • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
    • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

    4. Dari Jakarta Utara

    • Dari Jakarta Utara, detikers bisa naik KRL dari Stasiun Tanjung Priok atau Ancol.
    • Turun di Stasiun Kampung Bandan, pindah ke KRL arah Manggarai.
    • Turun di Stasiun Duri, pindah ke KRL jurusan Duri-Tangerang.
    • Turun di Stasiun Tanah Tinggi.
    • Dari Stasiun Tanah Tinggi, detikers bisa jalan kaki 450 meter ke Pasar Induk Tanah Tinggi, kemudian naik angkot B07 dan turun di Warung Mangga 2, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
    • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Tanah Tinggi dengan jarak sekitar 10 km.

    5. Dari Bogor/Depok

    • Jika berangkat dari arah Bogor/Depok, detikers bisa naik KRL Lintas Bogor jurusan Bogor-Jakarta Kota.
    • Turun di Stasiun Manggarai, pindah ke KRL arah Tanah Abang. Turun di Stasiun Tanah Abang.
    • Selanjutnya kalian bisa naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
    • Turun di Stasiun Rawa Buntu.
    • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
    • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

    6. Dari Cikarang/Bekasi

    • Jika detikers berangkat dari arah Cikarang/Bekasi, maka naiklah KRL Lintas Cikarang jurusan Jatinegara-Manggarai, lanjutkan hingga Tanah Abang.
      Turu
    • n di Stasiun Tanah Abang, lanjutkan dengan naik KRL jurusan Tanah Abang-Rangkasbitung.
    • Turun di Stasiun Rawa Buntu.
    • Dari Stasiun Rawa Buntu, detikers keluar menuju halte Rawa Buntu untuk naik angkot B04 dan turun di Warung Mangga 1, kemudian naiklah ojek dengan jarak sekitar 2 km.
    • Jika tak ingin naik angkot, detikers bisa langsung naik ojek dari Stasiun Rawa Buntu dengan jarak sekitar 13 km.

    Nah, itulah tadi cara ke Mall Alam Sutera dengan transportasi umum KRL. Jangan segan bertanya kepada petugas KRL mengenai rute kalian untuk memastikan kalian tidak salah jalan.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Asyik Juga Keliling Taman Mini Naik Shuttle



    Jakarta

    Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bisa menjadi destinasi tujuan akhir pekan. Cek yuk akses ke sana.

    Setelah revitalisasi dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 September 2023, kini TMII tampil dengan wajah baru. Selain menyuguhkan kebaruan, TMII membuat kebijakan untuk mendorong pengunjung memanfaatkan moda transportasi umum sebagai pilihan utama.

    Kendaraan pribadi tidak bisa lalu lalang di dalam area TMII. Untuk berkeliling di dalam TMII, pengunjung bisa berjalan kaki, menggunakan kendaraan listrik, atau dengan fasilitas shuttle bus.


    Langkah itu tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung dalam menjelajahi berbagai wahana dan budaya yang ada di kawasan tersebut.

    Pada kunjungan detikTravel pada Selasa (5/11/2024), shuttle bus tidak sulit didapatkan. Merujuk liputan terdahulu, jumlah shuttle bus tidak sebanding dengan pengunjung harus rebutan. detikTravel menuju TMII dengan LRT.

    Traveler yang ingin berkunjung ke TMII, dengan memulai perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota, bisa memilih KRL jurusan jurusan Bogor, kemudian turun di Stasiun Cawang. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan LRT Cibubur Line (Harjamukti), lalu traveler turun di Stasiun LRT Taman Mini.

    Setelah turun dan menggunakan eskalator, traveler akan sampai di lobi, lalu traveler dapat belok kiri dan bertemu dengan staf TMII baju berwarna kuning yang menawarkan layanan shuttle bus gratis menuju TMII.

    Dengan membayar tiket masuk TMII sebesar Rp25.000 beroperasi setiap hari dari jam 07.00 hingga 19.00 WIB depan Travoy Hub LRT – TIC TMII, traveler dapat menaiki shuttle bus gratis berwarna kuning dengan tulisan “TMII,” yang akan mengantarkan traveler ke pintu utama Taman Mini Indonesia Indah dan mengantarkan kembali ke stasiun LRT Taman Mini, memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam menjelajahi destinasi wisata ikonik tersebut.

    “Kakak duduk sini aja membayar tiket 25.000 per orang nanti saya bantu scan untuk pembayarannya. Kakak duduk saja nanti tunggu sekitar kurang lebih 10 sampai 15 menit mobil akan menuju ke sini, untuk akses shuttle bus ini berangkat dan pulang ya ka tiketnya jangan dibuang, ketika sudah mau pulang kaka bisa tunggu di tempat shuttle bus kaka turun tadi,” kata salah satu staff TMII saat ditemui oleh detikTravel.

    Tidak hanya mengantarkan traveller dari stasiun ke pintu utama saja, shuttle bus gratis di TMII juga siap membawa traveler berkeliling untuk menikmati berbagai wisata menarik. Dengan shuttle bus udara terbuka (Angkling/Angkutan keliling) traveler akan disuguhkan pemandangan dan segarnya udara Taman Mini tanpa asap kendaraan, termasuk mengunjungi anjungan dari setiap rumah adat provinsi di Indonesia serta berbagai museum yang tersebar di dalam kawasan TMII.

    Dengan adanya fasilitas shuttle bus gratis ini, traveller dapat dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya tanpa harus khawatir mengenai transportasi, sehingga memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi kekayaan budaya, sejarah, dan keunikan setiap provinsi dengan nyaman dan praktis dalam suasana wisata yang lebih berkesan.

    Namun, traveller tidak perlu khawatir jika ingin berhenti di lokasi tertentu tapi tidak menemukan nama museum atau anjungan yang tertera di halte. Petugas yang ramah dan siap membantu selalu ada untuk memberikan informasi dan panduan, memastikan setiap pengunjung dapat mencapai tujuan mereka dengan mudah dan nyaman.

    Berikut Rute dan Halte Shuttle Bus Angkling yang tersedia di TMII:

    Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), berbagai halte shuttle bus gratis tersebar di seluruh area untuk memudahkan traveller menjelajahi fasilitas dan anjungan budaya yang ada. Beberapa halte utama dengan fasilitas menarik di antaranya:

    Rute Utara:

    1. Halte Museum Penerangan: Menyediakan akses ke Gedung Parkir, Museum Penerangan, serta informasi wisata. Dari sini, pengunjung juga bisa mengunjungi Anjungan Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Riau. Terdapat pula food and beverage.
    2. Halte Sky World: Menawarkan fasilitas seperti Ganara Art, Among Putro Skyworld, dan Museum Pemadam Kebakaran, dengan akses ke Anjungan Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.
    3. Halte Anjungan Terpadu: Akses ke Taman Konservasi Burung, Taman Burung Jagat Satwa, dan Istana Anak-Anak Indonesia, dengan Anjungan Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, Gorontalo, Maluku Utara, Banten, dan Bangka Belitung.
    4. Halte Taman Burung : terdapat fasilitas Community centre, Taman Burung Jagat Satwa, Indonesian Science Centre, Monumen Persahabatan, Negara-negara non blok, dengan Anjungan Bangka Belitung.
    5. Halte Utara: Fasilitas meliputi Museum Indonesia, Museum Contemporary, Art Gallery, Teater Tanah Airku, Tower Saujana, Taman Prasasti APEC, Sasono Adiguno, dan Gedung Pengelola, serta akses ke Anjungan Bengkulu, Sulawesi dan Jambi.
    6. Halte Anjungan Aceh: Fasilitas meliputi Plaza Malaka, Among Putro Skyworld dan Ganara Art, untuk Anjungannya yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh dan Kalimantan Barat.
    7. Halte Anjungan Kalimantan Barat: Memiliki fasilitas yaitu Plaza Arsipelago, Ganara Art, Museum Pemadam Kebakaran dan Taman Melati, untuk Anjungan yaitu Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
    8. Halte Community Centre: Fasilitasnya mencakup Community Center, Istana Anak-Anak Indonesia, untuk akses ke Anjungan yaitu Kalimantan Tengah, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Sulawesi Barat

    Rute Selatan:

    1. Gerbang TIC dan melewati berbagai halte dan tempat wisata menarik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dimulai dari halte Anjungan Jawa Timur, perjalanan berlanjut ke Halte Anjungan Sulawesi Tenggara, dan kemudian menuju Taman Burung.
    2. Selanjutnya, traveler akan melewati Halte PP IPTEK dan Museum Migas, tiba di Halte Museum Perangko, Halte Museum Transportasi, dan Halte Fresh Water Aquarium. Rute perjalanan ini berakhir di Taman Legenda Keong Emas.
    3. Beberapa wahana yang dilewati dalam perjalanan ini termasuk Kereta Gantung yang berhenti di Stasiun A, Istana Anak-Anak Indonesia, Fresh Water Aquarium, dan Museum Serangga. Selama perjalanan, pengunjung juga akan melewati berbagai museum dan taman, seperti Borobudur Mini, Museum Komodo, Museum Transportasi, Museum Keprajuritan, dan Museum Pusaka.
    4. Selain itu, perjalanan ini juga melintasi beberapa anjungan budaya yang mewakili berbagai provinsi Indonesia, di antaranya DKI Jakarta, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Tak ketinggalan, berbagai rumah ibadah juga dapat ditemukan di sepanjang rute, seperti Klenteng Kong Miao, Masjid Diponegoro, Gereja Santa Katrina, Gereja Haleluya, Pura Hindu Dharma, dan Wihara Budha dan Arya Sasana Adi Roso.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara ke Temanggung dari Jakarta Naik Kereta dan Stasiun Terdekatnya


    Jakarta

    Temanggung adalah salah satu kota/kab yang terletak di Jawa Tengah. Untuk bisa ke sana, kita bisa melakukan perjalanan dengan berbagai moda transportasi dari berbagai kota besar.

    Dari Jakarta untuk menuju Temanggung dengan kereta api, traveler bisa memulai perjalanan dari Stasiun Gambir atau Pasar Senen. Simak rute dan pilihan keretanya.

    Cara ke Temanggung dari Jakarta Naik Kereta

    Sayangnya, ssat ini tidak ada stasiun kereta aktif yang langsung berhenti di Temanggung. Berdasarkan informasi dari akun X @KAI212, stasiun terdekat dari Temanggung adalah Stasiun Weleri.


    Perjalanan ke Temanggung dari Jakarta bisa pilih rute Pasar Senen – Weleri. Selain itu, kamu juga bisa pilih kereta dengan tujuan Semarang.

    Dilihat detikTravel dari laman resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) (11/11/2024), berikut adalah daftar stasiun asal beserta stasiun tujuan dalam rute Jakarta ke Temanggung dari stasiun tujuan terdekatnya.

    1. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Stasiun Weleri (Kendal)

    • Kereta Api Dharmawangsa – Stasiun Weleri
    • Kereta Api Tawang Jaya – Stasiun Weleri
    • Kereta Api Tawang Jaya Premium – Stasiun Weleri
    • Kereta Api Kertajaya – Stasiun Weleri
    • Kereta Api Menoreh – Stasiun Weleri
    • Kereta Api Jayabaya – Stasiun Weleri.

    Perjalanan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Weleri ditempuh sekitar 5-6 jam. Harga tiket keretanya berkisar mulai dari Rp 104 ribu hingga Rp 500 ribuan.

    2. Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng

    • Kereta Api Dharmawangsa – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Tawang Jaya Premium – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Matarmaja – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Blambangan Ekspres – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Brantas – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Menoreh – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Majapahit – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Gumarang – Stasiun Semarang Tawang

    Perjalanan dari Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Semarang Tawang ditempuh sekitar 6-7 jam. Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen ke berkisar mulai dari Rp 180 ribu hingga Rp 500 ribuan.

    Sebagai informasi, biasanya kereta yang keberangkatan dari Stasiun Pasar adalah kereta-kereta kelas ekonomi sehingga harga tiketnya lebih terjangkau.

    3. Keberangkatan dari Stasiun Gambir (Jakarta) ke Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng

    • Kereta Api Argo Muria – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Argo Anggrek Luxury Sleeper – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Argo Bromo Anggrek – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Sembrani Luxury – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Sembrani – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Argo Merbabu – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Brawijaya – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Argo Sindoro – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Pandalungan – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Argo Muria – Stasiun Semarang Tawang
    • Kereta Api Brawijaya – Stasiun Semarang Tawang

    Perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun ditempuh sekitar 4-5 jam. Harga tiket kereta keberangkatan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Semarang Tawang berkisar mulai dari Rp 400 ribuan sampai Rp 1,4 jutaan.

    Kemudian, setelah tiba di stasiun traveler perlu melanjutkan perjalanan ke Temanggung menggunakan transportasi/angkutan umum atau kendaraan pribadi.

    Dilihat dari Google Maps, dari Stasiun Weleri ke Temanggung berkisar 60,2 km dengan waktu tempuh 1 jam 40 menitan. Sementara jika turun di Semarang Tawang berjarak 84,5 km dengan waktu tempuh berkisar 2 jam.

    Wisata Temanggung

    Mengutip situs Media Center Temanggung, berikut adalah beberapa pilihan destinasi wisata di Temanggung:

    • Candi Gondosuli.
    • Monumen Bambang Sugeng.
    • Taman Kartini Kowangan.
    • Water Park Pikatan.
    • Kledung Pass yang lokasinya diapit dengan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
    • Kawasan wisata alam Posong di Kecamatan Kledung.

    Itu tadi penjelasan rute ke Temanggung dari Jakarta naik kereta api beserta waktu tempuhnya. Semoga bisa membantu!

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Sehari Penuh Bertualang Menjelajahi Kota Tua Jakarta, Bisa Naik Transum Lho!



    Jakarta

    Akhir tahun adalah momen tepat untuk mengisi waktu dengan kegiatan seru bersama keluarga atau teman. Kota Tua Jakarta bisa jadi pilihan, bisa naik transum lho!

    Kota Tua Jakarta, yang sarat dengan sejarah, seni, dan hiburan, menawarkan perjalanan sehari yang tak hanya mengasyikkan, tetapi juga penuh dengan pengalaman unik yang bisa menjadi kenangan tak terlupakan di setiap tahunnya.

    One day trip ini bisa dengan menggunakan transum (transportasi umum). Perjalanan dimulai dari Stasiun KRL Jakarta Kota, menjadi pintu gerbang menuju kawasan bersejarah dengan arsitektur kolonial ikonik.


    Bagi traveler yang memilih transportasi umum lain, perjalanan dapat dimulai dengan turun di Halte Transjakarta Kali Besar yang strategis depan restaurant rumah merah dan dekat dengan berbagai destinasi menarik.

    Dari titik ini, traveler akan langsung disambut oleh suasana klasik khas Kota Tua, di mana jejak masa lalu yang bersejarah berpadu harmonis dengan hiruk-pikuk kehidupan modern Jakarta, menciptakan pengalaman unik yang memikat setiap pengunjung sejak langkah pertama.

    1. Horor dan Adrenalin di Horror House Kota Tua

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Destinasi pertama dalam perjalanan ini adalah Horror House Kota Tua, atau yang dikenal dengan Rumah Hantu Kota Tua. Tempat ini menjadi pilihan sempurna bagi traveler yang ingin memacu adrenalin dan menguji keberanian.

    Sesampainya di lokasi, traveler akan langsung melihat bangunan megah berwarna putih dengan papan besar bertuliskan “Horror House Kota Tua.”

    Nuansa seram langsung terasa karena tepat di depan pintu sudah ada “hantu” yang siap menyambut dan mengawali pengalaman horor traveler.

    Setelah membeli tiket, traveler akan diarahkan untuk menaiki tangga dan mengikuti instruksi untuk menjelajahi wahana.

    Di dalam rumah hantu ini, traveler akan memasuki lorong-lorong gelap dengan atmosfer menyeramkan yang diperkuat oleh tata ruangan horror menyaramkan.

    Suara-suara menyeramkan yang menggema di setiap sudut menambah kesan mencekam. Selama kurang lebih 10 menit, traveler akan menyusuri bangunan ini dan menghadapi berbagai kejutan dijamin membuat bulu kuduk berdiri.

    Untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru, Horror House Kota Tua memberikan harga spesial tiket masuk sebesar Rp 40.000. Promo ini berlaku selama high season, yaitu dari tanggal 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    Jadi, jika traveler merasa cukup berani untuk menguji nyali, Horror House Kota Tua adalah destinasi yang wajib traveler coba. Siapkan mental traveler dan rasakan pengalaman horor yang tak terlupakan!

    2. Berswafoto di Magic Art 3D Kota Tua

    Setelah menantang nyali di Horror House Kota Tua, saatnya traveler mengalihkan suasana dengan pengalaman yang lebih santai namun tetap seru, yaitu berswafoto di magic art 3D Kota Tua Jakarta.

    Persiapkan gaya terbaik traveler, karena di sini traveler akan menemukan lebih dari 100 lukisan keren di 14 ruangan dengan konsep 3D yang memukau.

    Magic art 3D Kota Tua ini menghadirkan berbagai zona menarik, seperti Zona Lukisan yang penuh seni visual, Zona Satwa dengan gambar hewan realistis, Zona Laut yang menghadirkan sensasi berada di bawah air, hingga Zona Dinosaurus yang membawa traveler ke masa prasejarah.

    Tak hanya itu, ada juga Zona Petualangan yang cocok untuk pecinta tantangan, Zona Horror yang tetap menghadirkan nuansa seram, serta ruangan-ruangan unik seperti Labirin Kaca, Ruang Laser, Ruang Ilusi, Ruang Kaca, Ruang Penjara, Kursi Ilusi, dan Ruang Sulap, yang semuanya dirancang untuk menciptakan pengalaman foto yang unik dan kreatif.

    Selama periode Natal dan Tahun Baru, museum ini menawarkan harga promo tiket masuk sebesar Rp 45.000 mulai 1 Desember 2024. Untuk traveler yang ingin menikmati dua pengalaman sekaligus, tersedia paket bundling dengan Horror House Kota Tua, di mana harga tiket bundling hanya Rp 60.000 untuk Senin-Jumat dan Rp 65.000 untuk Sabtu-Minggu.

    Dengan begitu, traveler dapat menikmati dua aktivitas seru sekaligus dengan harga yang terjangkau. Jadi, jangan lupa siapkan kamera traveler dan abadikan momen tak terlupakan di magic art 3D Kota Tua ini.

    3. Belajar Seni di Museum Seni Rupa dan Keramik

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah merasakan ketegangan di Horror House dan berswafoto di magic art 3D, saatnya menenangkan diri di Museum Seni Rupa dan Keramik. Museum ini menampilkan berbagai koleksi karya seni mulai dari lukisan hingga keramik bersejarah yang indah.

    Ruangan-ruangan di museum ini dirancang dengan pencahayaan yang apik, membuat setiap karya seni terlihat semakin memukau. Selain itu, traveler juga bisa belajar tentang berbagai teknik seni yang digunakan para seniman pada masa lampau seperti lukisan karya Raden Saleh Sjarif Bustman, karya Hendra Gunawan yaitu Pejuang-pejuang III, karya lukisan S Sudjojono dan masih banyak lagi.

    Untuk menikmati berbagai koleksi seni yang ada di Museum Seni Rupa dan Keramik, harga tiket masuknya bervariasi tergantung hari dan kategori pengunjung. Pada hari Selasa hingga Jumat, tiket masuk untuk dewasa atau umum hanya Rp 10.000.

    Sedangkan untuk anak-anak, pelajar, atau mahasiswa Rp 5.000, dan wisatawan mancanegara dikenakan biaya Rp 50.000. Pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu, harga tiket untuk dewasa menjadi Rp 15.000, sementara untuk anak-anak, pelajar, atau mahasiswa tetap Rp 5.000, dan wisatawan mancanegara tetap Rp 50.000.

    Bagi rombongan grup minimal 30 orang, terdapat tarif khusus. Untuk dewasa pada hari Selasa hingga Jumat, harga tiket per orang adalah Rp 7.500, sedangkan pada Sabtu dan Minggu sebesar Rp 11.250. Untuk anak-anak, pelajar, dan mahasiswa dalam rombongan grup, tiket masuk hanya Rp 3.750.

    Museum Seni Rupa dan Keramik ini beroperasi di hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, sehingga memberikan cukup waktu bagi pengunjung untuk mengeksplorasi koleksi seni dan keramik yang ada.

    4. Menelusuri Sejarah di Museum Fatahillah

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Tak jauh dari Museum Seni Rupa dan Keramik, perjalanan berlanjut ke Museum Fatahillah, ikon utama Kota Tua. Museum ini berada di gedung bersejarah yang dulunya merupakan Balai Kota Batavia.

    Di sini, traveler bisa menyusuri berbagai ruang pameran yang memuat artefak, alat alat bersejarah, dan diorama tentang sejarah Jakarta sejak zaman kolonial dan masih banyak lagi. Dengan arsitektur bangunan bergaya Belanda, Museum Fatahillah menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang menyenangkan.

    Untuk tiket masuk sangat ramah dikantong Dewasa Rp 10.000 dan untuk mahasiswa pelajar atau anak-anak Rp 5.000 untuk wisatawan asing dikenakan biaya Rp 50.000. Jam operasional museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilla) buka pada hari Selasa hingga Minggu pada pukul 09.00 sampai 15.00 WIB.

    5. Keliling Naik Sepeda Ontel

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah mempelajari sejarah di museum Seni Rupa dan Keramik dan museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), traveler dapat melanjutkan petualangan dengan cara yang unik dan menyenangkan, yaitu berkeliling kawasan Kota Tua menggunakan sepeda ontel.

    Sepeda klasik ini tidak hanya menambah kesan vintage, tetapi juga menjadi cara santai untuk menjelajahi keindahan area sekitarnya.

    Traveler dapat menyewa sepeda ontel dengan tarif Rp 25.000 untuk durasi 30 menit, sambil menikmati suasana Kota Tua yang penuh cerita dengan latar gedung-gedung bersejarah yang megah.

    6. Santapan Klasik di New Batavia Café

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah berjalan-jalan, saatnya mengisi energi di New Batavia Café. Berlokasi di Gedung Pos bersejarah depan Museum Sejarah Indonesia (Museum Fatahilla), kafe ini menawarkan suasana kolonial yang kental dengan sentuhan modern.

    Traveler bisa menikmati beragam hidangan lezat, mulai dari makanan tradisional hingga menu internasional. Jangan lupa mencicipi nasi goreng new batavia dengan campuran sate ayam dengan ice lemon tea spesial yang cocok untuk menemani waktu bersantai dengan pemandangan kawasan kota tua dan gedung museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilla).

    7. Bersantai di Kali Besar Kota Tua

    Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Setelah kenyang menikmati hidangan, traveler dapat kembali berjalan kaki menuju Kali Besar, tempat menawarkan suasana malam Kota Tua yang memukau dengan gemerlap lampu-lampu cantik yang menghiasi sepanjang jalan dan jembatan, pemandangan lalu lalang bus transJakarta, suasana syahdu kawasan kota tua, melihat gedung-gedung tua, serta keramaian pengunjung yang menambah semarak kawasan ini.

    Dengan rute yang mudah dijangkau dan pengalaman yang beragam, one day trip di Kota Tua Jakarta adalah pilihan sempurna untuk mengisi libur natal dan akhir tahun traveler.

    Dari suasana menyeramkan di Horror House Kota Tua, berswafoto di magic art 3D kota tua, keindahan seni di Museum Seni Rupa dan Keramik, belajar sejarah di museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilla) hingga santapan lezat di New Batavia Café, semuanya berpadu menciptakan perjalanan yang tak terlupakan.

    Jadi, siapkan sepatu nyaman traveler, ajak orang tersayang, dan nikmati keajaiban Kota Tua dalam sehari!

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Tips Mudik Pakai Mobil Listrik agar Aman dan Nyaman


    Jakarta

    Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat yang mulai pulang ke kampung halaman. Apabila kamu berniat mudik pakai mobil listrik, ada beberapa tips penting yang perlu diketahui.

    Mudik jadi salah satu tradisi yang dilakukan masyarakat Tanah Air. Ada yang memilih menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta api, dan pesawat, lalu ada juga yang mengendarai kendaraan pribadi.

    Bagi kamu yang berencana mudik dengan mengendarai mobil pribadi, khususnya yang bertenaga listrik, ada beberapa hal penting yang harus diketahui. Langkah ini agar tetap aman dan nyaman selama di perjalanan.


    Lantas, apa saja tips mudik pakai mobil listrik? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Tips Mudik Pakai Mobil Listrik

    Dilansir situs Wuling Indonesia, berikut sejumlah tips mudik pakai mobil listrik agar aman dan nyaman sampai di tujuan:

    1. Merencanakan Perjalanan

    Tips yang pertama adalah merencanakan perjalanan sebelum berangkat mudik. Sebagai pemilik kendaraan, kamu wajib tahu soal kapasitas baterai, jarak tempuh yang mampu dicapai saat kondisi baterai penuh, dan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai.

    Selain itu, detikers juga harus mengkalkulasikan jarak dan waktu perjalanan yang akan ditempuh selama mudik. Kamu bisa mengecek estimasi perjalanan di Google Maps, tetapi itu belum termasuk dengan waktu istirahat sejenak di rest area.

    2. Mengetahui Lokasi SPKLU

    Selain merencanakan perjalanan, kamu juga harus melakukan riset mendalam soal lokasi SPKLU pengisian baterai dengan jenis-jenis soket pengisian daya (port charging), seperti CHAdeMO, CCS, dan AC Charging.

    Pada umumnya, saat ini SPKLU terdiri dari empat kategori, mulai dari slow charging (≥ 7 kW), medium charging (≥ 25 kW), fast charging (≥ 50 kW), dan ultrafast charging (≥100 kW).

    3. Mengecek Kondisi Mobil

    Langkah yang paling penting sebelum mudik adalah mengecek seluruh kondisi mobil. Lakukan pemeriksaan terhadap tekanan ban, sistem pendingin, hingga kondisi baterai mobil listrik.

    Sebaiknya, lakukan pengecekan mobil listrik ke bengkel resmi yang terdekat dari rumah. Langkah ini guna memastikan bahwa mobil dalam kondisi prima, sehingga dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

    4. Perhatikan Gaya Berkendara

    Selama perjalanan mudik, perhatikan juga kecepatan dan gaya berkendara. Berbeda dengan mobil konvensional yang lebih boros energi saat melaju dalam kecepatan rendah, khususnya di jalanan macet, mobil listrik justru lebih boros energi ketika digunakan dalam kecepatan tinggi seperti di jalan tol.

    Soalnya, mobil listrik mendapatkan torsi secara instan dengan semakin besarnya hambatan udara yang dihadapi kendaraan. Maka dari itu, hindari menyetir mobil secara agresif dan jaga rata-rata kecepatan mobil tetap stabil di rentang 60-80 km per jam.

    Selain lebih hemat energi agar tidak bikin baterai cepat habis, langkah ini juga untuk memberikan rasa aman selama perjalanan.

    5. Istirahat jika Sudah Lelah

    Selama mudik, detikers akan menempuh jarak hingga ratusan kilometer untuk bisa sampai di tempat tujuan. Hal ini terkadang membuat tubuh cepat lelah sehingga mudah kantuk.

    Kalau sudah lelah, segera melipir sejenak ke rest area untuk beristirahat. Pastikan kamu mencari rest area yang juga menyediakan SPKLU agar mobil bisa diisi ulang baterainya.

    Ketika badan sudah segar, baterai mobil listrik juga sudah kembali penuh. Kini, detikers tinggal melanjutkan perjalanan menuju ke kampung halaman.

    Cara Cek Lokasi SPKLU saat Mudik Lebaran

    Pemudik yang akan mengendarai mobil listrik tak perlu khawatir soal ketersediaan SPKLU. Sebab, PLN sudah menyiapkan 1.000 unit SPKLU di sepanjang jalur mudik Trans Jawa-Sumatera.

    Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatera sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit dan Papua 26 unit.

    “Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyiagakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatera. Keberadaan unit ini juga penting khususnya dalam membantu pemudik EV jika sewaktu-waktu kehabisan daya di perjalanan,” kata Direktur Ritel dan Niaga PLN Edi Srimulyani dikutip Antara, Jumat (14/3/2025).

    Kini, detikers bisa mengetahui lokasi SPKLU dengan mudah dan cepat lewat aplikasi Google Maps di smartphone. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka aplikasi Google Maps
    • Di bagian sub menu, geser layar ke kiri untuk memilih kolom ‘Lainnya’ atau ‘More’
    • Geser layar ke bawah dan pilih opsi ‘Charging stations’ atau tempat pengisian mobil listrik
    • Setelah itu, akan muncul lokasi SPKLU yang terdekat dari lokasi kamu saat ini.

    Demikian lima tips mudik pakai mobil listrik agar aman dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Ini Cara Pergi ke Dufan Naik KRL Lengkap dengan Rutenya


    Jakarta

    Dunia Fantasi atau sering disebut Dufan merupakan salah satu tempat rekreasi yang terkenal di Jakarta. Selain dapat diakses menggunakan kendaraan pribadi, travelers juga bisa pergi ke Dufan naik KRL Commuter Line Jabodetabek.

    Hadirnya KRL sangat membantu masyarakat yang ingin berpergian ke suatu tempat. Tak hanya warga Jakarta saja yang bisa ke Dufan, bagi kamu yang tinggal di Bogor, Depok, Tangerang, atau Bekasi juga bisa jalan-jalan ke Dufan dengan menaiki KRL.

    Namun, masih banyak masyarakat yang kebingungan saat menggunakan KRL karena tidak tahu rutenya. Jangan khawatir, simak cara pergi ke dufan naik KRL lengkap dengan rutenya dalam artikel ini.


    Cara Pergi ke Dufan Naik KRL

    Untuk bisa sampai ke Dufan naik KRL, detikers bisa turun di Stasiun Ancol. Namun, jarak dari stasiun ke Dufan masih sekitar 2,6 km lagi, sehingga detikers bisa melanjutkan dengan transportasi umum lain seperti taksi atau ojek online.

    Berdasarkan informasi yang didapat detikTravel dari akun X resmi KAI Commuter @CommuterLine (11/02/2025), berikut cara pergi ke Dufan naik KRL beserta rutenya.

    1. Pergi ke Dufan dari Bogor

    Bagi detikers yang ingin ke Dufan naik KRL dan berangkat dari Bogor, berikut caranya:

    • Dari Stasiun Bogor, naik KRL tujuan Bogor – Jakarta Kota
    • Setibanya di Stasiun Jakarta Kota, transit dengan menaiki KRL line Jakarta Kota – Tanjung Priok
    • Kemudian turun di Stasiun Ancol
    • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

    2. Pergi ke Dufan dari Bekasi

    Jika travelers berangkat dari Bekasi, simak rute KRL menuju Dufan di bawah ini:

    • Dari Stasiun Bekasi, naik KRL tujuan Cikarang – Jatinegara
    • Turun di Stasiun Kampung Bandan untuk transit naik KRL line Jakarta Kota – Tanjung Priok
    • Kemudian turun di Stasiun Ancol
    • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

    3. Pergi ke Dufan dari Tangerang

    Bagi kamu warga Tangerang yang ingin liburan ke Dufan, bisa menggunakan KRL Commuter Line dengan rute berikut ini:

    • Dari Stasiun Tangerang, naik KRL tujuan Tangerang – Duri
    • Turun di Stasiun Duri untuk transit KRL line Cikarang – Jatinegara
    • Lalu turun di Stasiun Kampung Bandan untuk transit kembali dengan naik rute KRL Jakarta Kota – Tanjung Priok
    • Kemudian turun di Stasiun Ancol
    • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

    4. Pergi ke Dufan dari Parung Panjang

    Masyarakat yang tinggal di sekitar Parung Panjang, Cisauk, dan Serpong, bisa mengandalkan KRL Commuter Line untuk bisa pergi ke Dufan. Berikut rutenya:

    • Dari Stasiun Parung Panjang/Cisauk/Serpong, naik KRL rute Rangkasbitung – Tanah Abang
    • Turun di Stasiun Tanah Abang untuk transit KRL line Cikarang – Jatinegara
    • Lalu turun di Stasiun Kampung Bandan untuk transit kembali dengan menaiki rute KRL Jakarta Kota – Tanjung Priok
    • Kemudian turun di Stasiun Ancol
    • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

    5. Pergi ke Dufan dari Nambo

    Bagi warga yang tinggal di Nambo, Cibinong, atau Pondok Rajeg, juga bisa menggunakan KRL untuk bisa pergi ke Dufan. Berikut rutenya:

    • Dari Stasiun Nambo/Cibinong/Pondok Rajeg, naik KRL tujuan Nambo – Jakarta Kota
    • Setibanya di Stasiun Jakarta Kota, transit dengan menaiki KRL line Jakarta Kota – Tanjung Priok
    • Kemudian turun di Stasiun Ancol
    • Lanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lain seperti ojek online atau taksi untuk bisa sampai di Dufan.

    Itu dia cara pergi ke Dufan dengan menaiki KRL Commuter Line. Semoga dapat membantu travelers yang ingin liburan di Dufan!

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rute Perjalanan Jakarta-Ciwidey Naik Kereta dan Transportasi Lain


    Jakarta

    Jakarta-Ciwidey bisa ditempuh dengan kereta lebih dulu menuju Bandung, lalu angkot dan transportasi online menuju kawasan wisata pilihan.

    Kawasan Ciwidey di Jawa Barat memiliki banyak destinasi wisata dengan pemandangan indah dan hawa sejuk. Tidak heran, berbagai destinasi piknik di Ciwidey selalu ramai dikunjungi masyarakat termasuk yang berasal dari Jakarta.

    Perjalanan Jakarta-Ciwidey bisa ditempuh dengan berbagai pilihan kendaraan. Buat traveler yang ingin piknik dengan kendaraan umum, berikut urutannya


    Rute Perjalanan Jakarta-Ciwidey

    Saat ini belum tersedia transportasi umum dengan akses langsung Jakarta-Ciwidey tanpa transit. Perjalanan diawali dengan perjalanan Jakarta-Bandung dilanjutkan rute menuju Ciwidey yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    1. Jakarta-Bandung Naik Kereta

    Perjalanan diawali naik kereta menuju Stasiun Bandung atau Kiaracondong. Dikutip dari aplikasi KAI, berikut pilihan kereta yang bisa digunakan

    Gambir-Bandung

    • Papandayan: Rp 145 ribu
    • Parahyangan: Rp 195 ribu
    • Parahyangan Luxury: Rp 530 ribu
    • Pangandaran: Rp 145 ribu
    • Pangandaran Panoramic: Rp 425 ribu
    • Parahyangan: Rp 195 ribu
    • Parahyangan Priority: Rp 385 ribu
    • Parahyangan: Rp 145 ribu
    • Pangandaran Fakultatif: Rp 195 ribu.

    Gambir-Kiaracondong

    • Papandayan: Rp 145 ribu
    • Pangandaran: Rp 145 ribu
    • Pangandaran Panoramic: Rp 425 ribu
    • Papandayan Panoramic: Rp 425 ribu.

    Pasarsenen-Bandung

    Pasarsenen-Kiaracondong

    • Serayu: Rp 63 ribu
    • Cikuray: Rp 45 ribu.

    Traveler bisa menggunakan transportasi online menuju Terminal Leuwipanjang dari Stasiun Bandung atau Kiaracondong. Beberapa situs menyebutkan ada pilihan angkot menuju Leuwipanjang, tapi traveler wajib update informasi lebih dulu.

    Traveler bisa menggunakan angkutan umum Colt L300 menuju Terminal Cibeureum di Ciwidey. Tarifnya adalah Rp 20 ribu dengan waktu tempuh sekitar 40-50 menit. Jika ragu, traveler bisa bertanya lebih dulu pada petugas terminal atau pihak lain yang kompeten.

    Setelah turun di Terminal Cibeureum, traveler bisa memilih angkutan umum selanjutnya menuju kawasan wisata pilihan. Traveler juga bisa memilih jasa traveling yang memudahkan perjalanan wisata selama di Ciwidey.

    Sebelum piknik Jakarta-Ciwidey, traveler sebaiknya menyusun perencanaan dan membawa uang cash secukupnya. Sehingga, traveler tidak perlu khawatir jika jasa angkutan umum hanya menerima uang cash. Perencanaan juga memungkinkan traveler berwisata aman, nyaman, dengan pilihan angkutan umum terbaik.

    Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Ciwidey

    Pemerintah berencana mengaktifkan kembali jalur kereta Cikudapateuh (Bandung)-Ciwidey sepanjang 37,8 kilometer. Rencana ini diawali dengan sejumlah kajian untuk memastikan ketersediaan lahan, biaya, serta dampak dengan adanya reaktivasi jalur kereta Bandung Ciwidey.

    Pengaktifan kembali jalur kereta Bandung-Ciwidey diharapkan bisa mempermudah akses kawasan wisata, distribusi logistik, dan mobilisasi warga. Hasil akhirnya adalah perekonomian masyarakat yang makin kuat dengan transportasi mudah dan murah.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara ke Geopark Karangsambung di Kebumen, Jawa Tengah dari Jakarta


    Jakarta

    Geopark Karangsambung di Kebumen, Jawa Tengah, resmi menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark pada Juni 2025. Penetapan ini diharapkan bisa membawa perbaikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Tentunya dibarengi usaha untuk menjaga lingkungan tetap lestari.

    Cara ke Geopark Karangsambung di Kebumen

    Transportasi umum menuju Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dari Jakarta tidak sulit. Berikut pilihannya

    Jakarta-Kebumen Naik Kereta

    Dikutip dari aplikasi KAI Access, ada berbagai pilihan stasiun di Kabupaten Kebumen yang bisa diakses pengguna kereta. Stasiun tersebut antara lain Gombong, Karanganyar, Kebumen, dan Kutowinangun. Pilihan kereta yang tersedia adalah:


    Pasarsenen-Karanganyar Rp 400 ribu

    Argo Semeru

    • Gambir-Kebumen Rp 640 ribu

    Argo Semeru Compartment

    Sawunggalih

    • Pasarsenen-Kebumen Rp 250 ribu
    • Pasarsenen-Karanganyar Rp 250 ribu
    • Pasarsenen-Gombong Rp 250 ribu.

    PT KAI sebetulnya menyediakan banyak pilihan kereta menuju Kabupaten Kebumen. Ketersediaan tiket bergantung pada perencanaan traveling misal waktu pulang pergi, biaya, dan total akomodasi. Perencanaan yang dilakukan jauh-jauh hari memungkinkan pilihan tiket kereta yang lebih banyak

    Jakarta-Kebumen Naik Pesawat

    Detikers yang ingin menuju Kabupaten Kebumen, bisa memilih pesawat menuju Bandara Jenderal Sudirman (JBS) di Purbalingga dan Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Namun hasil pencarian di situs traveling menyatakan tidak tersedia penerbangan menuju Bandara JBS.

    Artinya, hanya tersedia akses penerbangan menuju bandara YIA menuju Kebumen. Beberapa tiket yang tersedia adalah

    Soekarno-Hatta (CGK)-YIA

    • TransNusa Rp 729.400
    • Batik Air Rp 781.400.

    Halim Perdanakusuma (HLP)-YIA

    • Citilink Rp 903 ribu
    • Batik Air Rp 913.900.

    Selanjutnya, traveler bisa naik bis DAMRI menuju Terminal Kebumen atau KA Bandara sampai Stasiun Kebumen. Traveler bisa memilih opsi transportasi selanjutnya menuju destinasi wisata.

    Hasil penelusuran situs dan media sosial Geopark Karangsambung, pemerintahan terkait, dan traveling belum menunjukkan pilihan transportasi umum menuju pesona alam tersebut. Karena itu, traveler wajib merencanakan perjalanannya dengan baik agar bisa berwisata dengan aman dan nyaman.

    Tentunya ketersediaan transportasi umum bisa berubah seiring waktu. Detikers wajib update info lebih dulu sebelum berkunjung ke Geopark Karangsambung di Kebumen, Jawa Tengah.

    Ada Apa di Geopark Karangsambung?

    Kawasan Geopark Karangsambung terdiri dari

    Kawasan Karangsambung

    Areal ini terletak di bagian utara yang kaya batuan beku dan metamorf derajat tinggi.

    Kawasan Sempor

    Wilayah ini terdiri dari hamparan perbukitan hasil proses geomorfologi kompleks.

    Kawasan Pesisir Ayah

    Daerah di bagian selatan ini identik dengan batuan karst dan vulkanik tua. Batuan dan bentuk lahan wilayah ini adalah hasil proses vulkanisme dan sedimentasi jutaan tahun.

    Secara keseluruhan, Geopark Karangsambung punya 41 situs geologi, 8 situs biologi, dan 10 situs budaya.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Rekomendasi Liburan Singkat Akhir Pekan Budget di Bawah Rp 500 Ribu



    Jakarta

    Akhir pekan ini saatnya mencoba rekomendasi liburan yang singkat namun berkesan dengan budget di bawah Rp 500 ribuan. Bisa ke mana saja nih kira-kira?

    Liburan tidak perlu mahal. Dengan budget di bawah Rp 500 ribuan, traveler sudah bisa liburan kok. Tentunya destinasi yang dituju tidak jauh-jauh, masih di sekitar Jakarta saja.

    Berikut 5 rekomendasi liburan singkat akhir pekan budget di bawah Rp 500 ribu:

    1. Kebun Raya Bogor dan Jalan Suryakencana


    Cara ke Kebun Raya Bogor naik KRL bisa dilakukan dari Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Tangerang. Yuk, simak langkah-langkahnya di sini.Kebun Raya Bogor Foto: Kebun Raya Bogor

    Pertama, traveler bisa main-main ke Kebun Raya Bogor. Harga tiket masuk ke destinasi ini di akhir pekan cuma Rp 25 ribu per orang. Dengan anggaran di bawah Rp 100 ribu, kalian bisa masuk ke Kebun Raya Bogor sekeluarga.

    Setelah puas jalan-jalan di Kebun Raya Bogor, traveler bisa menuju ke Jalan Suryakencana Bogor buat wisata kuliner. Kalian bisa kulineran sampai puas dengan budget yang tidak terlalu mahal.

    2. Museum Hopping

    Museum Nasional ramai dikunjungi warga selama libur panjang akhir Mei. Suasana edukatif jadi pilihan keluarga untuk menyelami sejarah bangsa.Museum Nasional Foto: Pradita Utama

    Buat yang suka sejarah, di akhir pekan kalian bisa coba wisata Museum Hopping alias berpindah dari satu museum ke museum lainnya. Perjalanan bisa dimulai dari Museum Nasional atau dikenal juga sebagai Museum Gajah.

    Sama seperti Kebun Raya Bogor, harga tiket Museum Nasional juga Rp 25 ribu per orang. Setelah puas melihat pameran dan koleksi di Museum Nasional, traveler bisa berpindah ke Monas karena di sana ada Museum Sejarah Nasional.

    Museum ini menampilkan 51 buah diorama yang menggambarkan perjalanan sejarah dan budaya Indonesia. Mencakup periode prasejarah, kerajaan kuno, masa kolonial, perjuangan kemerdekaan hingga periode modern.

    3. Kawasan Puncak

    Wisatawan menikmati suasana alam Agrowisata Kebun Teh, Warpat, Puncak Pass, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2022). Kebun teh merupakan salah satu tujuan wisata di kawasan Puncak bagi warga dalam mengisi libur panjang Lebaran. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom.Agrowisata Kebun Teh, Puncak Pass Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA

    Kawasan Puncak juga masih jadi favorit buat liburan akhir pekan. Supaya lebih murah dan tidak stress dengan kemacetan, naik motor saja sambil menikmati udara segar pegunungan Puncak.

    Budget juga bisa ditekan karena tidak perlu membayar tol, cukup siapkan budget buat jajan atau wisata kulineran di restoran favorit sepanjang jalan menuju Puncak.

    4. Taman-taman Jakarta

    Kawasan Tebet Eco Park di Jakarta Selatan menjadi destinasi favorit warga untuk bersantai dan berolahraga setiap hari. Dengan akses gratis, taman ini ramai dikunjungi masyarakat.Kawasan Tebet Eco Park Foto: Hilalia Kani Juliana

    Pilihan destinasi lain yang hemat budget adalah berkunjung ke taman-taman cantik di Jakarta. Ada banyak pilihannya, dari Tebet Eco Park hingga Taman Literasi.

    Untuk bisa masuk ke taman-taman tersebut traveler tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis. Cukup siapkan budget buat wisata kulineran saja di sekitar lokasi taman. Pastinya tidak terlalu mahal.

    5. Kota Tua Jakarta

    Sejumlah pengunjung menikmati Museum Wayang di kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (14/5/2025).Sejumlah pengunjung menikmati Museum Wayang Foto: Pradita Utama

    Terakhir, traveler bisa liburan singkat di akhir pekan dengan budget di bawah Rp 500 Ribu ke kawasan Kota Tua Jakarta. Kalian bisa naik transportasi umum berupa KRL untuk sampai ke sini.

    Di Kota Tua Jakarta, traveler bisa juga Museum Hopping dari Museum Fatahillah hingga Museum Wayang. Bisa juga sewa sepeda dan foto dengan para cosplayer. Mau wisata kuliner juga bisa, tentunya dengan budget di bawah Rp 500 ribu.

    (wsw/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker