Tag: universitas

  • 11 Hal yang Ditanyakan Saat Wawancara Beasiswa dan Tipsnya


    Jakarta

    Untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi, salah satu tahap yang harus dilewati adalah wawancara. Wawancara beasiswa ini mirip dengan wawancara kerja, tetapi ada hal-hal yang sedikit berbeda.

    Di bawah ini kita ulas 11 hal yang ditanyakan saat wawancara beasiswa dan cara menjawabnya, lengkap dengan tips agar wawancara bisa berlangsung dengan lancar.

    11 Pertanyaan Wawancara Beasiswa

    Berikut 11 pertanyaan yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, dikutip dari situs Universitas Multimedia Nusantara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara:


    1. Ceritakan Tentang Diri Kamu

    Hal paling umum saat wawancara adalah perkenalan diri. Detikers pasti akan diminta menceritakan tentang diri kamu.

    Jangan membuang waktu untuk menjelaskan hal-hal yang sudah ada di CV. Jelaskan keunikan kamu yang tidak disebutkan di dalam CV.

    2. Motivasi Mengikuti Program Beasiswa

    Selanjutnya, pewawancara ingin menguji motivasi kamu mengikuti program beasiswa ini. Ceritakan tentang pengalaman, mimpi, atau cita-cita yang mendorong kamu mengambil kesempatan ini.

    3. Alasan Memilih Universitas

    Kamu juga akan ditanya alasan memilih perguruan tinggi tersebut. Kamu bisa menjawab, misalnya karena berkaitan dengan bidang yang ingin kamu tekuni.

    4. Gambaran Rencana Penelitian

    Jika beasiswa ditujukan untuk jenjang magister atau doktor, biasanya pewawancara akan menanyakan gambaran rencana penelitian yang akan dilakukan nanti. Pertanyaan ini penting untuk mengetahui kesiapan calon mahasiswa. Pastikan jawaban kamu rasional dan beralasan.

    5. Tantangan Terbesar yang Pernah Dihadapi

    Selanjutnya, detikers juga mungkin ditanya mengenai tantangan terbesar dalam hidup dan cara menanganinya. Ini adalah kesempatan kamu menunjukkan ketangguhan dan kemampuan kamu dalam menghadapi tantangan atau kegagalan.

    6. Pengalaman Kepemimpinan atau Pengabdian Masyarakat

    Sampaikan mengenai peran kamu dalam organisasi, proyek, atau kegiatan di masyarakat. Akan semakin baik jika peran kamu menunjukkan kemampuan kepemimpinan. Sampaikan contoh konkret yang menunjukkan dampak positif bagi masyarakat.

    7. Orang yang Menjadi Inspirasi

    Pewawancara juga mungkin menanyakan siapa orang yang inspiratif dalam hidupmu. Jawabannya bisa siapa pun, misalnya ayah, ibu, keluarga, atau idola kamu. Yang terpenting, sampaikan hal apa saja yang bisa dicontoh.

    8. Pencapaian Terbesar dalam Hidup

    Sampaikan pencapaian terbesar dalam hidupmu yang relevan dengan bidang studi atau tujuan kamu. Sampaikan cara kamu mencapainya, hambatan, dan dampaknya.

    9. Rencana Setelah Lulus

    Ceritakan rencana kamu selanjutnya setelah menyelesaikan pendidikan kamu di universitas tersebut. Sampaikan visi dan ambisi yang bermanfaat untuk berkembang lebih jauh.

    10. Apa yang Membuat kamu Layak?

    Pertanyaan yang pasti ditanyakan adalah apa yang membuat kamu layak menerima beasiswa. Jawab dengan cara menyoroti pencapaian, keterampilan, atau kontribusi yang relevan dengan bidang studi, dan berikan contoh konkret.

    11. Adakah yang Ingin Ditanyakan?

    Terakhir, biasanya kandidat ditanyai apakah ingin menanyakan sesuatu. Hal ini untuk mengetes apakah kandidat benar-benar antusias atau tidak. Jadi kamu harus menanyakan, seperti tentang program atau fasilitas di sana.

    Tips Wawancara Beasiswa

    Dikutip dari situs Kemdikbud, berikut ini sejumlah tips wawancara beasiswa agar prosesnya berjalan lancar.

    1. Simulasi Wawancara

    Tips pertama adalah detikers bisa mencoba simulasi wawancara dengan teman atau keluargamu. Hal ini bisa memberi gambaran kira-kira respons apa yang akan diberikan pewawancara, sehingga kita bisa memperkirakan respons balik yang akan kita berikan.

    2. Riset tentang Beasiswa

    Kalian harus riset terlebih dahulu tentang beasiswa yang ingin dilamar, mulai dari visi, misi, tujuan, lembaga pemberi beasiswa, dan sebagainya.

    3. Riset tentang Jurusan dan Kampus

    Riset juga mengenai program studi dan kampus yang kamu tuju. Riset juga mengenai budaya negara lain jika kamu memilih kampus luar negeri.

    4. Mengenali Diri Sendiri

    Kenali dirimu sendiri secara mendalam. Hal ini bisa berkaitan tentang pencapaian, masalah terbesar, dan pengalaman lain. Jangan mengarang jawaban, karena kamu akan kesulitan jika pewawancara terus mengejar jawaban kamu.

    5. Berpakaian Rapi

    Penting untuk berpakaian rapi saat wawancara beasiswa. Penampilan memberi kesan di awal pertemuan. Terkadang pakaian ini sudah diatur warna atau jenisnya, sehingga harus dipersiapkan.

    6. Datang Tepat Waktu

    Datang tepat waktu adalah hal penting yang wajib dilakukan kandidat. Sebab jika kalian datang terlambat, hal ini akan memberikan kesan buruk bagi pewawancara.

    7. Usahakan Berjabat Tangan

    Usahakan untuk berjabat tangan dengan pewawancara. Ini menunjukkan kepercayaan diri kalian. Jangan bersalaman terlalu longgar maupun terlalu kuat.

    8. Gestur Tubuh

    Gestur tubuh juga harus diperhatikan selama wawancara. Duduklah dengan tegak tetapi tidak terlalu kaku. Jangan bertopang dagu dan hindari meletakkan tangan di meja. Lakukan kontak mata dengan pewawancara agar terkesan antusias.

    9. Siapkan Pertanyaan

    Siapkan pertanyaan yang kira-kira penting ditanyakan untuk menunjukkan bahwa kamu antusias.

    10. Siapkan Dokumen Pendukung

    Jangan lupa untuk membawa dokumen-dokumen penting yang barang kali dibutuhkan saat wawancara, misalnya CV, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan portofolio yang relevan.

    Nah, itulah tadi 11 hal yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, lengkap dengan tips agar wawancara berlangsung lebih lancar.

    (bai/row)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Paragon 2024 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Rp 6 Juta Sampai Lulus!



    Jakarta

    Beasiswa Paragon 2024 telah dibuka mulai 28 Juni lalu. Beasiswa dari Paragon Corp ini menyediakan bantuan hingga Rp 6,25 juta per semester.

    Program Beasiswa Paragon merupakan program dukungan kepada mahasiswa di 15 kampus terpilih berupa bantuan dana pendidikan serta pelatihan dasar kepemimpinan, kontribusi sosial, dan dorongan untuk berinovasi. Program ini diluncurkan sejak 2016 dan telah memberikan bantuan kepada ribuan mahasiswa.

    Hanya mahasiswa dari 15 kampus mitra yang dapat mengikuti Beasiswa Paragon 2024. Melansir dari Guideline Paragon Scholarship Program 2024, berikut informasi lengkapnya.


    15 Kampus Mitra Beasiswa Paragon 2024

    Pendaftar Beasiswa Paragon 2024 wajib berasal dari universitas berikut:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    2. Universitas Indonesia (UI)
    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    4. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    5. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    6. Politeknik Negeri Bandung (Polban)
    7. Universitas Sumatera Utara (USU)
    8. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    10. Telkom University
    11. Universitas Diponegoro (Undip)
    12. Universitas Airlangga (Unair)
    13. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    14. Universitas Andalas
    15. Universitas Brawijaya (UB)

    Cakupan Beasiswa Paragon 2024

    Penerima beasiswa akan mendapat bantuan sebagai berikut:

    1. Bantuan UKT hingga tahun ke-4 sebesar Rp 6,25 juta per semester
    2. Development Program
    3. Leadership Class
    4. Social Project Challenge
    5. Paragon Factory Visit (Grantee Prestasi)*
    6. Scholarship Camp (Grantee Prestasi)*
    7. Community Project Fund maksimal Rp 50 juta per kampus
    8. Paragon Close Recruitment

    Syarat Beasiswa Paragon 2024

    1. Mahasiswa semester 3 bagi jenjang D3 atau mahasiswa semester 5 bagi D4/S1 per Agustus 2024
    2. IPK > 3,30, menunjukkan kepemimpinan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kampus
    3. Tidak sedang dan berkomitmen untuk tidak menerima beasiswa lain
    4. Bersedia mewakili sebagai Duta Paragon untuk kampusnya
    5. Berkomitmen untuk berpartisipasi dalam program pengembangan (termasuk Novo Club & ekosistem Paragon Educational lainnya)

    Dokumen Beasiswa Paragon 2024

    1. Curriculum Vitae (Format ATS)
    2. Transkrip nilai semester 1-4
    3. Salinan KTP
    4. Salinan Kartu Tanda Mahasiswa
    5. Salinan Kartu Keluarga
    6. Salinan Rekening Bank atau Mobile Banking
    7. Letter of Recommendation/Confirmation of Non-Recipient Scholarships (Surat Keterangan Tidak Menerima Beasiswa)
    8. Sertifikat prestasi akademik dan non akademik

    Jadwal Beasiswa Paragon 2024

    Pendaftaran: 28 Juni-29 Juli 2024
    Seleksi: Juli-September 2024
    Pengumuman: September 2024
    Program Beasiswa September 2024-April 2026

    Pendaftaran Beasiswa Paragon 2024 dilakukan gratis secara online DI SINI. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 10 PTN dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak, Ada Kampusmu?



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan merupakan salah satu beasiswa yang banyak jadi incaran mahasiswa karena bermitra dengan banyak kampus negeri maupun swasta. Tahun ini, ada sebanyak 104 perguruan tinggi tujuan beasiswa ini.

    Selama empat tahun terakhir ini (2020-2023), Beasiswa Unggulan telah melayani penerima sebanyak 6.384 orang. Adapun jumlah mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan di akhir semester tahun akademik 2023-2024 terhitung sebanyak 4.259 orang.

    Rinciannya antara lain 2.275 penerima jenjang S1/D4, 1.715 penerima jenjang S2, dan 269 penerima jenjang S3, demikian dijelaskan dalam Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024.


    Jumlah tersebut terdiri dari 3.946 penerima masyarakat berprestasi, 77 penerima beasiswa pegawai Kemendikbudristek, dan 3 penerima beasiswa penyandang disabilitas.

    Mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan saat ini tersebar di 260 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang terdiri dari 96 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 166 perguruan tinggi swasta (PTS).

    Adapun kampus dengan penerima aktif Beasiswa Unggulan terbanyak di tahun ajaran 2023/2024 adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni berjumlah 352 mahasiswa. Sementara dalam rentang 2020-2023, kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak dipegang oleh Universitas Indonesia (UI) yakni berjumlah 503 mahasiswa.

    Jumlah tersebut bisa dijadikan referensi bagi pendaftar tahun ini untuk menimbang peluang kelolosan ataupun lainnya. Kampus mana lagi yang mahasiswanya banyak menerima Beasiswa Unggulan? Berikut daftarnya:

    Kampus dengan Mahasiswa Penerima BU Terbanyak (2020-2023)

    1. Universitas Indonesia (UI): 503 orang
    2. Universitas Gadjah Mada (UGM): 499 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 289 orang
    4. Institut Teknologi Bandung (ITB): 278 orang
    5. Universitas Negeri Makassar (UNM): 238 orang
    6. Universitas Brawijaya (UB): 195 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 153 orang
    8. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): 141 orang
    9. Institut Pertanian Bogor (IPB): 137 orang
    10. Universitas Negeri Jakarta (UNJ): 131 orang

    Kampus dengan Jumlah Mahasiswa Aktif Penerima BU Terbanyak (2023/2024)

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM): 352 orang
    2. Universitas Indonesia (UI): 306 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 225 orang
    4. Universitas Brawijaya (UB): 169 orang
    5. Institut Teknologi Bandung (ITB): 166 orang
    6. Universitas Negeri Makassar (UNM): 163 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 162 orang
    8. Institut Pertanian Bogor (IPB): 147 orang
    9. Universitas Diponegoro (Undip): 139 orang
    10. Universitas Airlangga (Unair): 123 orang

    Provinsi Terbanyak Mahasiswanya Menerima BU

    1. Jawa Barat: 1.031 orang
    2. Jawa Timur: 671 orang
    3. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): 601 orang
    4. Sulawesi Selatan: 446 orang
    5. Jawa Tengah: 386 orang
    6. DKI Jakarta: 385 orang
    7. Sumatera Utara: 106 orang
    8. Sumatera Barat: 92 orang
    9. Bali: 73 orang
    10. Sumatera Selatan: 67 orang

    Demikian informasi kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak. Semoga bermanfaat ya

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Sawit 2024 Kementan Dibuka, Kuliah Gratis Plus Magang untuk 3 Ribu Orang



    Jakarta

    Kementerian Pertanian segera membuka Beasiswa Sawit 2024 pada 5 April mendatang. Beasiswa ini ditujukan untuk 3.000 orang dan tidak memungut biaya pendaftaran apapun.

    Program ini merupakan beasiswa kuliah di jenjang D1, D2, D3, D4, dan S1. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan berupa biaya kuliah, magang, hingga biaya wisuda.

    Bagi peminat, bisa mendaftarkan diri melalui https://www.beasiswasdmsawit.id/ mulai 5 April hingga 24 Mei 2024. Adapun sasaran penerima beasiswa adalah:


    1. Pekebun Kelapa Sawit
    2. Keluarga (anak/suami/istri) dari pekebun kelapa sawit
    3. Karyawan/Pekerja pada usaha budi daya dan/atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit
    4. Keluarga (anak/suami/istri) dari karyawan/pekerja pada usaha budi daya dan/atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit
    5. Pengurus, anggota koperasi atau lembaga yang bergerak di bidang usaha, budidaya, pengolahan, dan/atau jasa perkebunan kelapa sawit
    6. ASN yang bertugas pada bidang perkebunan kelapa sawit

    Komponen Beasiswa Sawit 2024

    Melansir dari Surat Pemberitahuan Beasiswa, komponen beasiswa yang akan didapat mencakup:

    • Biaya Pendidikan (Penuh)
    • Uang Saku dan Uang Buku
    • Sertifikat Kompetensi
    • Transport PP Rumah ke Kampus
    • Magang di Perkebunan Besar
    • Biaya Wisuda

    Sebelum mendaftar, detikers perlu memperhatikan daftar universitas dan jurusan yang menyediakan beasiswa ini. Berikut daftar universitas dan jurusan yang menyediakan Beasiswa Sawit 2024.

    Daftar Universitas dan Jurusan Beasiswa Sawit 2024

    1. Politeknik Aceh Selatan
    D3 Teknik Industri (Teknologi Pengolahan Hasil Kelapa Sawit)

    2. Politeknik Aceh
    D3 Mekatronika
    D3 Teknologi Elektronika

    3. Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY)
    D1 Pembibitan Kelapa Sawit
    D1 Pemeliharaan Kelapa Sawit

    4. Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
    D4 Budidaya Perkebunan
    D4 Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    S1 Agribisnis
    S1 Proteksi Tanaman
    S1 Sistem dan Teknologi Informasi
    S1 Teknik Kimia

    5. Politeknik Ati Padang
    D3 Teknik Kimia Bahan Nabati
    D3 Manajemen Logistik Industri Agro
    D3 Analisis Kimia
    D4 Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan
    D3 Teknik Industri Agro

    6. Politeknik ATI Makassar
    D3 Otomasi Sistem Permesinan

    7. Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB)
    D3 Teknologi Pengolahan Sawit

    8. Politeknik Jambi
    D3 Teknik Mesin

    9. Politeknik Pembangunan Pertanian Medan
    D4 Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan

    10. Politeknik Citra Widya Edukasi (CWE)
    D3 Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit
    D3 Teknologi Hasil Perkebunan Kelapa Sawit
    D3 Manajemen Logistik
    D4 Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
    D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak

    11. Politeknik LPP Yogyakarta
    D2 Perawatan Mesin Pengolah Hasil Perkebunan
    D3 Budidaya Tanaman Perkebunan
    D3 Akuntansi
    D4 Pengelolaan Perkebunan
    D4 Teknologi Rekayasa Kimia Industri
    D4 Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan

    12. Ikopin University
    S1 Agribisnis

    13. Politeknik Kampar
    D2 Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit
    D3 Teknologi Pengolahan Sawit
    D3 Perawatan dan Perbaikan Mesin
    D3 Teknik Informatika
    D4 Pengelolaan Perkebunan

    14. Universitas Islam Sumatera Utara
    S1 Agroteknologi
    S1 Agribisnis

    15. Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia
    S1 Agroteknologi
    S1 Teknologi Pascapanen

    16. Universitas Prima Indonesia
    S1 Agroteknologi

    17. Politeknik Teknologi Kimia Industri
    D3 Teknik Kimia
    D3 Teknik Mekanika
    D3 Agribisnis Kelapa Sawit

    18. Politeknik Caltex Riau
    D4 Akuntansi Perpajakan
    D4 Teknik Informatika

    19. Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
    D4 Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan

    20. Politeknik Indonesia Venezuela
    D3 Pengelolaan Perkebunan

    21. Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro
    D4 Rekayasa Perancangan Mekanik
    D4 Teknologi Rekayasa Kimia Industri

    22. Universitas Pasir Pengaraian
    S1 Agroteknologi

    23. Instiper
    S1 Agroteknologi
    S1 Agribisnis
    S1 Teknik Pertanian
    S1 Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Sawit 2024

    Pendaftaran: 5 April-24 Mei 2024
    Tes Seleksi: 3 Juni-4 Juli 2024
    Pengumuman: 16 Agustus 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Sawit 2024 dapat kamu cek di https://www.beasiswasdmsawit.id/. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Ada Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan-Kelautan Undip, Daftar di Sini



    Jakarta

    Universitas Diponegoro (Undip) membuka beasiswa untuk jurusan S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan. Terbatas, beasiswa hanya dibuka untuk 30 mahasiswa.

    Syarat untuk mendaftar beasiswa adalah pendaftar yang memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang. Bagi 30 peserta yang lolos ujian dan memenuhi persyaratan beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, biaya makan dan biaya penginapan selama kuliah.

    Rektor Undip, Prof Dr Suharnomo, menyampaikan bahwa Undip adalah kampus berkualitas dan menjunjung tinggi martabat sebagai institusi yang mengayomi dan bermanfaat. Kendati demikian, Undip memastikan jika masyarakat bisa memperoleh akses pendidikan.


    “Undip terus berkompetisi dalam perangkingan nasional maupun internasional, namun demikian Undip juga memberikan kesempatan dan dukungan bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan,” ucap Prof Suharnomo dalam laman Undip dikutip Selasa (16/7/2024).

    Mahasiswa jurusan S1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Undip akan mempelajari inovasi teknologi, manajemen industri, strategi bisnis, bioteknologi dan teknologi AIoT untuk menciptakan bisnis perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

    Adapun pendaftaran dibuka melalui UM Terbatas Undip mulai 12 hingga 16 Juli 2024.

    Tertarik mendaftar? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Syarat Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan dan UM Terbatas Undip 2024

    • Siswa laki-laki yang telah lulus SMA/SMK/MA atau sederajat, lulus ujian persamaan, atau setara lainnya (paket C) tahun 2022, 2023 dan siswa yang lulus tahun 2024
    • Usia saat mendaftar maksimal 22 tahun
    • Memiliki KIPK atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang

    Materi Tes UM Terbatas Undip 2024

    Potensi Skolastik: penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, dan pengetahuan kuantitatif.

    Tes Literasi: literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

    Tata Cara Pendaftaran UM Terbatas Undip 2024

    1. Membuat user pendaftaran menggunakan email
    2. Mengisi data diri
    3. Memilih jalur pilihan UM S1 Terbatas dan mengisi form isian
    4. Membayar biaya pendaftaran pada bank yang ditunjuk
    5. Mengunggah berkas administrasi dengan format pdf
    6. Mencetak kartu peserta dan mengikuti ujian sesuai jadwal

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan bisa dicek melalui pmb.undip.ac.id

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Diperpanjang di 6 PTN, Catat Jadwalnya!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 skema dalam negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diperpanjang untuk 6 perguruan tinggi negeri (PTN) berikut ini. Seleksi masih bisa dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Kominfo di tautan https://beasiswa.kominfo.go.id/.

    Beasiswa Kominfo ini bisa diikuti oleh PNS, anggota TNI/Polri dan masyarakat umum non-PNS khusus bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Calon awardee bisa memilih salah satu dari 10 kampus top Indonesia yang menjadi mitra sebagai PTN tujuan.

    Dari seluruh jumlah kampus mitra ini, 6 di antaranya melakukan perpanjangan pendaftaran. Sedangkan sisanya sudah menutup proses seleksi.


    Awardee nantinya akan mendapat komponen dana pendidikan (UKT dan Tunjangan Buku) dan biaya pendukung (Biaya operasional bulanan, bantuan seminar, biaya pendaftaran) jika dinyatakan sebagai penerima beasiswa.

    Untuk itu, yuk simak jadwal terbaru pendaftaran beasiswa Kominfo dikutip dari postingan media sosial resminya, Rabu (10/7/2024).

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Dalam Negeri Kominfo 2024

    Seperti beasiswa S2 lainnya, pendaftaran bantuan biaya pendidikan ini dilakukan secara paralel. Baik pada perguruan tinggi dan Beasiswa Kominfo. Adapun kampus yang memperpanjang masa pendaftaran beserta program studi (prodi) yang tersedia yakni:

    1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Teknik Elektro Konsentrasi Telematika (Pengelola TIK)

    2. Universitas Hasanuddin (Unhas)

    • Pendaftaran: hingga 11 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    3. Universitas Syiah Kuala (USK)

    • Pendaftaran: hingga 15 Juli 2024
    • Prodi: Magister Kecerdasan Buatan

    4. Universitas Sumatera Utara (USU)

    • Pendaftaran: hingga 16 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    5. Institut Teknologi Bandung (ITB)

    • Pendaftaran: hingga 18 Juli 2024
    • Prodi: Magister Layanan Teknologi Informasi, Magister Teknik Elektro Rekayasa, dan Manajemen Keamanan Informasi

    6. Universitas Sebelas Maret (UNS)

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Prodi: Magister Ilmu Komunikasi

    Sedangkan empat kampus mitra lain yang sudah menutup pendaftaran yakni:

    • Universitas Andalas
    • Universitas Airlangga
    • Universitas Gadjah Mada
    • Universitas Indonesia

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar

    3. Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen

    4. Usia maksimal pada saat mendaftar:

    • Maksimal 35 tahun bagi masyarakat umum
    • Maksimal 37 tahun bagi PNS/TNI/Polri

    5. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2

    6. Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00

    7. Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    8. Menyusun Essay yang berisi Personal statement dan Rencana kontribusi pasca studi khususnya bagi pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    9. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

    10. Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

    11. Diutamakan bagi yang sudah memiliki LoA dari Perguruan Tinggi mitra Kominfo.

    12. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi diharapkan melampirkan dokumen yang telah ditentukan.

    13. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh mitra perguruan tinggi yang dipilih.

    Itulah informasi terkait perpanjangan masa pendaftaran beasiswa Kominfo. Yuk buruan selesaikan pendaftaran milikmu detikers!

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Kuota Beasiswa Al Azhar Kairo Ditambah untuk Pelajar RI



    Jakarta

    Jumlah mahasiswa asal Indonesia yang menjadi penerima beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo pada 2023 mencapai 200. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan kuota beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir bagi pelajar RI untuk tahun 2024 akan ditambah.

    Retno menjelaskan, kabar tersebut disampaikan dalam dialog antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Grand Syekh Universitas Al-Azhar as-Syarif Mesir, Ahmad Muhammad Ahmed Al Tayeb di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/7/2024).

    “Beliau mengatakan, untuk 2024, berarti tahun ini, Al Azhar akan menambah jumlah beasiswa yang akan diberikan kepada pelajar Indonesia,” kata Retno Marsudi, dikutip dari Antara News.


    Mahasiswa RI di Mesir Mencapai 13 Ribu

    Berdasarkan pernyataan Al Tayeb, ia menambahkan mahasiswa RI di perguruan tinggi Mesir tersebut hingga saat ini telah mencapai 13.000 mahasiswa.

    Jumlah tersebut dipandang besar, dibandingkan dengan jumlah mahasiswa asal negara lainnya. Para mahasiswa juga merupakan kelompok mayoritas Warga Negara Indonesia (95%) di Mesir.

    “Grand Syekh pada saat menyebut angka 13 ribu mahasiswa Indonesia itu, adalah persentase yang sangat besar dibanding secara total mahasiswa-mahasiswa yang belajar di Al Azhar,” ucapnya.

    “Grand Syekh mendapat pelajar Indonesia lebih dari 13 ribu orang dan beliau tidak pernah menerima keluhan dari mahasiswa Indonesia. Berarti, beliau mengatakan karakter mahasiswa Indonesia adalah baik,” sambungnya.

    Komitmen Indonesia-Mesir

    Retno mengatakan, Jokowi berkomitmen mendorong pembentukan Markaz Thathwair atau pusat pengembangan untuk cabang Al Azhar di Indonesia sebagai timbal-balik hubungan RI-Mesir.

    Sebelumnya pada Mei 204, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar uji kompetensi bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir asal MA dan pondok pesantren untuk kuliah tahun akademik 2024/2025.

    Placement test dan matrikulasi bahasa yang digelar pada 14-24 Mei 2024 tersebut merupakan syarat ikut kuliah dan ujian di kampus tersebut, dikutip dari laman Kemenag.

    Universitas Al-Azhar Mesir melalui Kedutaan Besar Mesir di Jakarta sebelumnya menyatakan setiap tahun menyediakan 20 kuota beasiswa untuk Indonesia.

    Sebanyak 20 penerima beasiswa penuh diajukan dari peraih hasil uji kompetensi terbaik. Kementerian Agama RI berwenang menyelenggarakan seleksi, baik untuk penerima beasiswa maupun nonbeasiswa.

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • 11 Prodi Paling Diminati Mahasiswa Beasiswa Unggulan, Pendaftaran Tutup 14 Juli



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Unggulan (BU) 2024 ditutup Minggu, 14 Juli mendatang. Untuk itu, masih ada waktu empat hari dalam menyelesaikan proses pendaftaran melalui tautan https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    Seperti yang diketahui, Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang diberikan untuk masyarakat berprestasi baik umum ataupun disabilitas. Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswa jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3).

    Berbeda dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), BU mengutamakan perguruan tinggi dalam negeri baik negeri maupun swasta yang berada di bawah binaan Kemendikbudristek sebagai tujuan awardee. Sejak empat tahun terakhir, perguruan tinggi negeri (PTN) masih dijadikan tujuan utama dibanding perguruan tinggi swasta (PTS).


    Hal ini terlihat dari data 10 besar penerima terbanyak mahasiswa BU adalah PTN. Di urutan pertama ada Universitas Indonesia (UI) dengan jumlah 530 orang diikuti Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

    Tidak hanya PTN favorit, tim BU juga membagikan data program studi (prodi) yang paling diminati mahasiswa BU lo. Berikut ini datanya dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, Rabu (10/7/2024).

    11 Prodi Paling Diminati Mahasiswa Beasiswa Unggulan

    Diketahui BU sudah ada sejak tahun 2006, pada awal 2024 jumlah mahasiswa aktif penerima bantuan pendidikan ini berjumlah 4.259 orang, dengan perincian:

    • Jenjang S1/D-4 sebanyak 2.275 orang
    • Jenjang S2 sebanyak 1.715 orang
    • Jenjang S3 sebanyak 269 orang.

    Mereka terdiri atas penerima beasiswa Masyarakat Berprestasi (Mapres) sebanyak 3.946 orang yang 3 orang di antaranya adalah mahasiswa penyandang disabilitas dan 77 orang mahasiswa penerima beasiswa Pegawai Kemendikbudristek.

    Seluruhnya tersebar di 260 perguruan tinggi di dalam negeri yang terdiri atas 94 PTN dan 166 PTS. Dalam 4 tahun terakhir (2020-2023) data menunjukkan bila prodi Ilmu Hukum dan Manajemen adalah dua bidang studi terfavorit dan menjadi pilihan terbanyak yang diambil mahasiswa Beasiswa Unggulan. Berikut data lengkapnya:

    1. Ilmu Hukum: 331 mahasiswa
    2. Manajemen: 328 mahasiswa
    3. Ilmu Komunikasi: 155 mahasiswa
    4. Akuntansi: 125 mahasiswa
    5. Pendidikan Matematika: 118 mahasiswa
    6. Kedokteran: 86 mahasiswa
    7. Pendidikan Bahasa Inggris: 66 mahasiswa
    8. Pendidikan Dokter: 49 mahasiswa
    9. Ilmu Komputer: 46 mahasiswa
    10. Ilmu Keperawatan: 44 mahasiswa
    11. Psikologi: 44 mahasiswa

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Unggulan

    Meski waktu penutupan pendaftaran semakin dekat, masih ada kesempatan untuk detikers mendaftar Beasiswa Unggulan. Yuk simak lagi berbagai syarat umumnya:

    1. Diutamakan mempunyai sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat nasional dan/atau internasional
    2. Memperoleh rekomendasi minimal dari guru BK sekolah asal untuk pendaftar S1 dan dari pimpinan kampus asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar S2/S3
    3. Tidak tengah mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun, termasuk APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama
    4. Belum pernah menempuh jenjang yang sama
    5. Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang sudah terakreditasi minimal B atau baik sekali dan masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui Ditjen Diktiristek
    6. Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, ataupun pelaku budaya
    7. Beasiswa hanya untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, kelas internasional, dan kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    8. Berkomitmen mempertahankan indeks prestasi semester minimal 3,00 pada program S1 atau IPS minimal 3,25 pada program S2 dan S3 selama menjadi penerima beasiswa.

    Sekali lagi, pendaftaran Beasiswa Unggulan ditutup 14 Juli 2024 yuk segara kunjungi https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/ dan buruan daftar detikers!

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah Gratis di Universitas Terbuka? Coba Daftar 4 Beasiwa Ini



    Jakarta

    Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) masih dibuka hingga 7 Agustus 2024. Selain punya banyak cabang kampus, UT juga memiliki beragam beasiswa bagi mahasiswa baru.

    UT mempunyai jenis beasiswa baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Pada beberapa tahun sebelumnya, alumni UT juga turut memberikan beasiswa bagi adik-adik mahasiswa.

    Tahun 2022, UT telah menyalurkan beragam beasiswa kepada 11.473 mahasiswa. Jumlah tersebut meningkat 16% karena pada 2021 jumlah penerima beasiswa hanya 9.825 orang.


    Mengutip laman UT, berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang disediakan UT bagi mahasiswa baru:

    Jenis Beasiswa di UT bagi Mahasiswa Baru

    1. KIP Kuliah

    Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. KIP Kuliah tersedia di beberapa PTN juga PTS termasuk UT.

    Dulu, nama lain dari bantuan ini adalah Bidikmisi. Dana yang diperoleh mahasiswa lewat beasiswa ini berupa pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup per bulan.

    Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri PTS masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Bagi yang ingin mendapatkan KIP Kuliah di UT, maka bisa mendaftarkan diri pada saat registrasi kampus.

    2. Beasiswa CSR

    Beasiswa CSR atau Corporate Social Responsibility adalah bantuan yang berasal dari perusahaan bank mitra dari UT. Adapun beberapa bank mitra UT antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

    Penerima beasiswa ini akan memperoleh pembebasan UKT dan dana untuk bahan ajar atau modul. Untuk biaya hidup, beasiswa ini tidak meng-covernya.

    Syarat bagi calon mahasiswa UT yang ingin dapat beasiswa CSR yakni masuk 10 besar kelas saat SMA/sederajat, mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan surat keterangan tidak mampu ekonomi dari pemerintah kelurahan/desa.

    3. Beasiswa PPA

    Jenis beasiswa lain di UT adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Bantuan ini ditujukan kepada mahasiswa D3, D4, dan S1 yang disediakan oleh Kemendikbudristek.

    Besaran beasiswa PPA ini Rp 400 ribu per bulan. Pemberian dana dilakukan per semester atau enam bulan sekali.

    Sama seperti dua beasiswa sebelumnya, beasiswa PPA mensyaratkan mahasiswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini bisa dicoba bagi mahasiswa dengan kondisi demikian, tetapi memiliki IPK yang cukup bagus.

    4. Bantuan UKT

    Jika detikers punya prestasi nonakademik di bidang olahraga atau seni, bisa mencoba bantuan UKT ini. Mahasiswa yang baru menorehkan prestasi bidang tersebut di kancah nasional, bisa mengajukan bantuan UKT.

    Bagi peraih juara 1 tingkat nasional, akan diberikan pembebasan UKT selama tiga semester. Kemudian untuk juara 2 selama dua semester, dan juara 1 selama satu semester.

    Cara Daftar Beasiswa di Universitas Terbuka

    1. Cari tahu syarat lengkap beasiswa yang ingin dicoba pada laman https://www.ut.ac.id/ atau lewat postingan media sosial UT
    2. Siapkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
    3. Bagi pendaftar KIP Kuliah, pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftarkan diri di jalur mandiri UT
    4. Ketentuan daftar beasiswa setiap cabang UT berbeda sehingga informasi lengkapnya harus ditanyakan langsung ke bagian kemahasiswaan UT daerah masing-masing
    5. Pendaftar KIP Kuliah akan diverifikasi oleh UT pusat, lalu akan disampaikan kepada UT daerah

    Demikian informasi seputar beasiswa yang disediakan Universitas Terbuka bagi mahasiswa baru. Coba yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Universitas Al Azhar Mesir dari PBNU, Cek Syaratnya di Sini



    Jakarta

    Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membuka pendaftaran beasiswa S1 ke Universitas Al-Azhar Mesir. Program beasiswa ini merupakan beasiswa fully funded atau pembiayaan pendidikan secara penuh hingga akhir masa studi.

    Selain biaya pendidikan, beasiswa ini juga mencakup biaya transportasi dan biaya tempat tinggal. Adapun seluruh rangkaian pendaftaran beasiswa ke Mesir ini gratis alias tidak dipungut biaya apapun.

    Penanggung jawab seleksi beasiswa Al-Azhar PBNU, Mukhlis Yusuf Arbi, mengatakan program beasiswa ini mengakomodasi baik ilmu keagamaan (Adabi) maupun jurusan non-ilmu keagamaan seperti kedokteran, psikologi, dan teknik.

    “Ada dua penjurusan. Kuliah adabi untuk agama seperti ushuluddin, syariah, aqidah, dakwah dan lughah. Juga ada kuliah ilmu untuk jurusan umum seperti kedokteran, psikologi, kimia, fisika, teknik,” kata Arbi dalam NU Online, Kamis (4/7/2024).

    “Seluruh proses pendaftaran adalah free,” ujar Wakil Ketua Badan Khusus Pengembangan Administrasi Keorganisasian dan Kader PBNU itu.

    Tahapan Seleksi Beasiswa S1 Universitas Al Azhar Mesir dari PBNU

    Seleksi beasiswa akan terbagi menjadi tiga tahap, yakni seleksi administrasi, tahap seleksi tertulis, dan tahap seleksi wawancara. Semua rangkaian mulai dari pendaftaran hingga seleksi akan dilaksanakan secara daring (online).

    Kemudian rangkaian seleksi beasiswa akan dimulai pada tanggal 1 Juli 2024 sebagai masa sosialisasi. Barulah pendaftaran beasiswa dibuka pada Jumat, 5 Juli 2024.


    Setelah pendaftaran ditutup, berkas pendaftaran akan melalui seleksi administrasi pada 8 Juli hingga 12 Juli 2024. Hasil seleksi berkas akan diumumkan pada tanggal 13 Juli 2024.

    Peserta yang dinyatakan lolos pada tahap seleksi administrasi, akan diminta mengikuti seleksi tertulis yang akan dilakukan secara online pada tanggal 16 Juli 2024.

    Selanjutnya, bagi peserta yang dinyatakan lolos tahap seleksi tertulis, akan mengikuti tahap ketiga yaitu wawancara pada tanggal 21 Juli 2024. Nama-nama 30 santri penerima beasiswa akan diumumkan pada 23 Juli 2024.

    Syarat Beasiswa S1 Universitas Al Azhar Mesir dari PBNU

    Peminat beasiswa wajib memenuhi ketentuan pendaftaran seleksi sebagai berikut:

    1. Pendaftaran dilakukan oleh pesantren
    2. Memiliki ijazah Madrasah Diniyah Ulya/Madrasah Aliyah/Pendidikan Diniyah Formal/Surat keterangan lulus. Umur ijazah maksimal 3 tahun (2022)
    3. Berumur 18-25 tahun
    4. Menandatangani surat pernyataan bersedia mengabdi kepada NU
    5. Bersedia mengikuti tahapan seleksi dan segala ketentuan yang berlaku

    Informasi lebih lengkap mengenai beasiswa S1 Universitas Al Azhar Mesir bisa dicek dalam laman NU Online.

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com