Tag: vitalik buterin

  • Dogecoin Foundation Angkat Elon Musk dan Vitalik Buterin Sebagai Penasehat

    Dogecoin Foundation nampak mulai serius mengembangkan proyeknya untuk menjadi metode pembayaran global. Meme coin tersebut baru saja membuat pengumuman yang cukup penting dalam sejarah coin dengan lambang anjing shiba inu ini.

    Dogecoin Foundation baru saja mengumumkan pengangkatan Elon Musk dan Vitalik Buterin sebagai penasehat mereka. Hal ini merupakan langkah penting bagi kelangsungan coin tersebut untuk bersaing sebagai metode pembayaran global.

    Baca Juga: Microsoft dan Alibaba Kerja Sama Adopsi Ethereum, Ini Penjelasannya

    Dalam pengumuman resmi yang dirilis di situs Dogecoin Foundation, mereka mengatakan pihaknya sedang dalam upaya untuk mendukung pengembangan komunitas Dogecoin ( DOGE ) serta mempromosikan masa depan blockchain.

    Mereka pun mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendorong adopsi dan utilitas DOGE untuk menjangkau komunitas di akar rumput.

    “Foundation memegang tanda Dogecoin dan Logo Dogecoin dan akan mempertahankannya untuk komunitas,” tulis pengumuman itu. “Ini berarti Yayasan dapat terus melindungi Merek Dogecoin dan mengizinkan (di bawah lisensi yang sangat liberal) kemampuan untuk menggunakannya untuk meme, proyek, dan kesenangan terkait Dogecoin.”

    Baca Juga: Kepala SEC AS Gary Gensler: “Inovasi Satoshi Nakamoto Itu Nyata”

    Dogecoin didirikan pada tahun 2014 oleh Jackson Palmer. Saat itu, Jackson mengumumkan proyeknya tersebut dalam utas di Twitter. Ia mencitrakan Dogecoin sebagai lelucon atau meme. Namun, di balik lelucon tersebut, Dogecoin memiliki yayasan yang cukup banyak berkontribusi dalam kegiatan amal.

    Namun, yayasan tersebut vakum setelah para pendirinya: Ben Doernberg dan Eric Nakagawa, meninggalkan yayasan tersebut.

    Dogecoin (DOGE) menjelma sebagai salah satu koin elit setelah harganya melambung 10.000% pada tahun lalu. Sebelumnya koin itu praktis tidak berharga, namun dengan dukungan dari Elon Musk, DOGE menjelma menjadi koin paling menguntungkan.

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    Semua informasi di artikel bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah Ethereum 2.0 Akan Tetap Rilis pada Juli 2020 Nanti?

    Peluncuran Ethereum 2.0 diantisipasi akan berlangsung seperti yang direncanakan sebelumnya. Peluncuran dijadwalkan akan rilis pada bulan Juli 2020 nanti.  Vitalik Buterin, co-founder platform telah menepis rumor yang mengatakan perilisan tersebut akan ditunda. Ia menambahkan bahwa tidak akan ada perubahan pada jadwal. Namun, pengembang Ethereum menolak sentimen itu dan mengatakan itu adalah miskomunikasi.

    Co-founder itu juga menambahkan platform 2.0 testnet telah beroperasi dan fase implementasi pertamanya sudah mulai dilakukan. Setelah implementasi tersebut selesai, anggota jaringan Ethereum akan bermigrasi ke protokol Proof-of-Stake (PoS). Hal ini  diantisipasi untuk mengantarkan era baru bagi altcoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Baca juga: Hasil Audit Ungkap Potensi Kelemahan Ethereum 2.0

    Tanggal Rilis ETH Serenity Dikaitkan dengan Buterin

    Seluruh rumor tentang peluncuran Ethereum 2.0 dimulai ketika Afri Schoeden, salah satu pengembang inti Ethereum diduga mengungkapkan keadaan yang sebenarnya dari testnet “Schlesi”. Kemudian, rumor mulai menyebar dengan kemungkinan-kemungkinan kapan peluncuran mainnet dan merujuk pada pertengahan Juli 2020 nanti.

    Spekulasi dipicu oleh pernyataan dari salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, baru-baru ini. Selama konferensi virtual Konsensus 2020, terdapat laporan-laporan yang berspekulasi bahwa Buterin memberikan jawaban ‘ya’ untuk jawaban apakah Ethereum 2.0 akan diluncurkan pada bulan Juli.

    Baca juga: Hasil Audit Ungkap Potensi Kelemahan Ethereum 2.0

    Spekulasi Waktu Perilisan ETH Serenity Sama Sekali Tidak Membantu

    Dalam sebuah tweet, Schoeden menepis spekulasi ini dengan mengatakan bahwa ini adalah sebuah miskomunikasi. Merujuk pada berita yang dikeluarkan Buterin, pengembang Ethereum mengatakan perilisan tanggal (peluncuran Ethereum 2.0) dengan panel atau mengatakannya di atas panggung sama sekali tidak membantu. Meskipun Schoeden mengklaim dia belum melihat tweet dari Buterin, ia masih tidak bisa berpikir bahwa Buterin benar-benar menyebutkan bulan Juli.

    Buterin juga mengkonfirmasi pernyataan Schoeden. Dia menanggapi tweet tersebut dengan mengatakan dia tidak menyebutkan bulan Juli. Meskipun terdapat konfirmasi dari para jurnalis yang menyebutkan pertanyaan peluncuran ini di bulan Juli, salah satu pendiri Ethereum tersebut berkomentar, dia bahkan tidak mendengar pertanyaan itu.

    Kenapa Ditunda?

    Sebagian dari masalah yang diangkat oleh pengembang ini ditunjukan untuk pengembangan testnet, yang belum diluncurkan. Schoeden mengatakan testnet belum siap, dan masih akan membutuhkan periode kurang lebih dua bulan untuk menggunakannya tanpa cacat sebelum diteruskan ke Mainnet.

    Kerangka kerja testnet multi-klien dianggap sebagai jalur kritis menuju Serenity. Oleh karena itu, tidak bisa ditentukan peluncuran Ethereum 2.0 akan terlaksana pada bulan Juli 2020 nanti.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin Pindahkan Ethereum Ke Exchange, Harga ETH Jadi Turun?

    Di tengah skenario yang bergejolak di pasar mata uang kripto, Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum (ETH), telah membuat langkah penting dengan menyetor sejumlah besar Ethereum, setara dengan sekitar US$ 0,63 juta, ke Coinbase.

    Keputusan ini menimbulkan pertanyaan mengenai niat dan strategi Buterin. Selain itu, transaksi baru-baru ini yang melibatkan kepemilikan ETH miliknya telah menambah intrik pada pergerakan aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin ini.

    Vitalik Buterin, adalah salah satu tokoh paling terkemuka di dunia kripto, telah mengambil langkah signifikan terkait kepemilikan aset digital miliknya baru-baru ini. Saat pasar kripto bergulat dengan ketidakpastian, tindakan Buterin telah menarik perhatian dan spekulasi.

    Strategi Vitalik Buterin

    Menurut data yang bersumber dari Etherscan, Buterin menyetor 400 ETH, senilai sekitar US$ 0.63 juta, ke Coinbase dalam langkah terbaru pada hari Senin (25/9). Perpindahan ini telah membuat banyak komunitas kripto memikirkan implikasinya.

    Sementara itu, deposit tersebut mengikuti tren transfer kripto Buterin terkini, yang semakin memicu rasa ingin tahu tentang strategi dan niatnya. Selama seminggu terakhir, alamat dompetnya melihat banyak transaksi yang melibatkan ETH dalam jumlah besar.

    Pola tersebut menimbulkan pertanyaan apakah langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih besar atau sekadar manajemen portofolio. Intrik seputar aktivitas transfer Buterin semakin dalam ketika kita mempertimbangkan transaksi terbarunya.

    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Pasar Kripto dan Bitcoin Melemah, Ada Kenaikan di Akhir September?

    Selain 400 ETH yang disimpan di Coinbase, alamat dompetnya mengirimkan 300 ETH ke Kraken, exchange kripto terkemuka lainnya. Selanjutnya, sekitar 200 ETH dari dompetnya diubah menjadi USDC, sebuah stablecoin yang dipatok ke dolar AS.

    Potensi Dampak Pada Pasar Kripto

    Aktivitas Vitalik Buterin baru-baru ini, terutama pada saat terjadi gejolak pasar, telah menarik perhatian yang signifikan. Mengingat perannya sebagai salah satu pendiri Ethereum, tindakannya berpotensi memengaruhi sentimen pasar dan kepercayaan investor. Namun, kurangnya transparansi mengenai niatnya menimbulkan ketidakpastian.

    Pasar kripto sangat fluktuatif akhir-akhir ini, dengan Ethereum, kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, mengalami penurunan sekitar 3,5% selama seminggu terakhir. Dalam kondisi seperti ini, setiap pergerakan signifikan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh penting dapat berkontribusi pada narasi pasar secara keseluruhan.

    Pelaku pasar dan peminatnya memantau dengan cermat tindakan dan transaksinya, mencoba mengevaluasi potensi dampak transfer terhadap Ethereum dan pasar kripto yang lebih luas.

    Sementara itu, transfer Buterin baru-baru ini telah memicu rasa ingin tahu dalam komunitas kripto. Meskipun niat dan strateginya masih belum jelas, langkah-langkah ini terjadi bersamaan dengan periode ketidakpastian pasar. Khususnya, pada saat penulisan, harga Ethereum turun 1,12% menjadi US$ 1,577.47, dan volume satu harinya melonjak menjadi US$ 3,88 miliar.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apa pun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas berisiko tinggi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin Transfer US$ 1 Juta dalam ETH ke Coinbase, Sinyal Apa?

    Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin mentransfer 600 ETH senilai US$ 1 juta ke Coinbase, memicu spekulasi di media sosial. Pengalihan ETH oleh Buterin atau Ethereum Foundation biasanya diikuti dengan penurunan harga ETH.

    Dilaporkan Ambcrypto, pada 20 Agustus, Buterin telah melunasi 251.000 RAI dan menarik US$ 1,6 juta dalam bentuk ETH. RAI adalah stablecoin yang didukung ETH. Langkah ini mengejutkan karena pasar kripto kembali mengalami perlambatan besar.

    Harga Bitcoin (BTC) dan ETH turun lebih dari 10% selama seminggu terakhir. Pada saat berita ini dimuat, BTC diperdagangkan sedikit di atas US$ 25.900 dan ETH diperdagangkan sedikit di atas US$ 1.660.

    Apa Arti Transfer Ethereum oleh Buterin?

    Transfer token ETH oleh Vitalik Buterin atau Ethereum Foundation biasanya diikuti dengan penurunan harga ETH. Meskipun kami belum mengetahui alasan di balik transfer baru-baru ini, ada kemungkinan Buterin melakukan aksi jual besar-besaran lainnya.

    Namun, ada juga kemungkinan dia melakukan transfer untuk penjualan satu kali saja. Media sosial penuh dengan spekulasi.

    Investor Menanti Pengaruh The Merge Ethereum. Foto: Getty Images.
    Ilustrasi Ethereum. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Pasar Kripto Masih Bergerak Terbatas, Ada Potensi Turun Lagi?

    Analis dan pakar pasar sekarang memperkirakan bahwa Ethereum akan jatuh drastis, jika nilainya turun di bawah level dukungan utama US$ 1.550-US$ 1.600. Total kapitalisasi pasar industri kripto turun lebih dari 10% selama tujuh hari terakhir. Pada saat berita ini dimuat, total kapitalisasi pasar kripto mencapai US$ 1,05 triliun.

    Aksi Buterin

    Pendiri Ethereum itu telah menarik perhatian tahun ini di tengah serangkaian transaksi on-chain.

    Pada bulan Maret, Buterin memindahkan 200 ETH senilai lebih dari US$ 323,000 ke dompet yang tidak diketahui asalnya. Harta karun ETH kemudian dipindahkan ke bursa kripto Kraken yang berpotensi dijual di pasar terbuka.

    Pada 11 Maret, firma keamanan blockchain, Peckshield juga mendeteksi aktivitas dari wallet Buterin setelah mengirim 500 ETH ke Reflexer protokol keuangan desentralisasi (DeFi) yang berfokus pada stablecoin. Peckshield menunjukkan bahwa Buterin menggunakan 500 ETH sebagai jaminan untuk mengumpulkan stablecoin hingga 378.500 USD Coin (USDC) dan 50.000 Dai (DAI).

    Awal bulan ini, perusahaan pemantau blockchain terkemuka, Lookonchain, melihat Buterin membongkar kumpulan token meme. Menurut Lookonchain, Buterin menjual Mops (MOPS), Cult DAO (CULT) dan Shikoku (SHIK) senilai US$ 693.000, yang dia terima sebagai hadiah.

    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga SOL Naik 15% Saat Solana Terima Dukungan dari Pendiri Ethereum

    Jika berbicara harga kripto Solana (SOL) akhir-akhir ini, memang memiliki performa yang kurang baik. SOL telah sepenuhnya diliputi Fear, Uncertainty, dan Doubt (FUD) sejak kecelakaan FTX.

    Hal tersebut yang mengakibatkan harga token SOL menurun jauh lebih cepat daripada kripto lainnya. Bahkan, pada akhir Desember 2022 lalu, SOL menyentuh nilai satu digit untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun. Namun, tampaknya ada perubahan pada aset digital karena mendapat dukungan dari Vitalik Buterin.

    Vitalik Buterin Tawarkan Dukungan kepada Solana

    Melalui Twitter, pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, menyatakan dukungannya kepada Solana untuk pertama kalinya. Solana yang telah menjadi pesaing terberat Ethereum, mengalami pukulan yang keras terhadap performa perusahaan akibat kebangkrutan bursa kripto, FTX.

    Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.
    Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin.

    Baca juga: Investor Kripto Global Dilaporkan Tumbuh Berlipat Ganda di Tahun 2023

    Dikutip Newsbtc, Buterin tampak tidak senang bahwa pesaingnya tersebut ikut mengalami kesusahan. Dalam tweetnya, pendiri Ethereum menjelaskan bahwa “beberapa orang pintar” telah mengatakan masih ada komunitas pengembang yang baik di blockchain yang bersungguh-sungguh dan cerdas.

    Selain itu, mereka menambahkan bahwa karena orang oportunis yang mencoba menghasilkan uang dengan cepat, sekarang telah terdesak, mereka berharap jaringan Solana memiliki masa depan yang cerah.

    Buterin sendiri menjelaskan bahwa dia tidak tahu apakah yang dilakukannya ini benar. Dia berharap “masyarakat mendapat kesempatan yang adil untuk berkembang.” Tweet tersebut dibuat untuk memberikan dampak yang sangat positif bagi Solana.

    Kenaikan Harga Solana

    Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).
    Ilustrasi aset kripto Solana (SOL).

    Baca juga: Beli Kripto di Binance Bisa Bayar Pakai Apple Pay dan Google Pay

    Harga Solana (SOL) melihat tren naik mengikuti tweet dari pendiri Ethereum. Meskipun Solana masih jauh dari hari-hari kejayaannya, tweet Buterin telah memberikan dorongan moral yang mereka butuhkan dan pada hari Senin (2/1), harga SOL telah melonjak setinggi US$ 12 sebelum terkoreksi kembali.

    Saat ini, harga aset digital berada di atas US$ 11, naik lebih dari 15% dalam 24 jam terakhir. Pemulihan ini juga telah membantu menghapus sebagian besar kerugian yang dicatat selama seminggu terakhir, dan sekarang turun hanya 1,81% dalam 7 hari terakhir dibandingkan dengan lebih dari 20% kerugian yang dicatat minggu lalu.

    Adapun apakah SOL akan mampu mempertahankan harga saat ini dan naik lebih tinggi, tergantung pada momentum di pasar.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin: Fokus Teknologi, Bukan Pergerakan Harga Kripto

    Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin telah berbicara tentang keadaan industri kripto dan bagaimana menghindari kebosanan. Menurutnya saat ini banyak orang yang hanya fokus pada pergerakan harga saja.

    Dikutip Crypto Potato, Buterin mengingatkan untuk menghindari kebosanan akan situasi industri kripto saat ini, pengguna harus fokus pada teknologi yang berkembang, bukan sekadar memantau pergerakan harga aset.

    Saat ini, kripto digunakan sebagai sarana untuk spekulasi harga, dan di situlah para penipu berkembang. Kehancuran FTX disebabkan oleh bank run yang dikatalisis oleh overleveraging dan pinjaman besar.

    Saran Buterin

    Buterin menyarankan untuk menjauhkan diri dari perdagangan dan investasi, pengguna harus fokus pada teknologi dan aplikasi.

    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Kenal Kripto Neblio (NEBL), Project Bantu Perusahaan Bikin dApps

    “Saya akan merekomendasikan untuk meningkatkan jarak Anda dari lingkaran perdagangan/investasi, dan lebih dekat dengan ekosistem teknologi dan aplikasi,” katanya.

    Vitalik Buterin menambahkan bahwa mereka yang kelelahan memantau harga kripto harus mempelajari lebih lanjut tentang beberapa teknologi yang mendasarinya, seperti zk-SNARK.

    Zk-SNARK adalah singkatan dari “Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge.” Ini adalah bukti kriptografi yang memungkinkan satu pihak membuktikan bahwa ia memiliki informasi tertentu tanpa mengungkapkan apa informasinya.

    Salah satu pendiri Ethereum juga menyarankan untuk menghadiri pertemuan crypto dan pengembang, mendengarkan panggilan pengembang inti, dan bahkan menghafal semua nomor EIP (Ethereum Improvement Protocol).

    Outlook Harga Ethereum

    Investor Menanti Pengaruh The Merge Ethereum. Foto: Getty Images.
    Ilustrasi Ethereum. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Melihat Proyeksi Market Aset Kripto di Akhir Tahun 2022

    Fokus pada teknologi datang saat harga aset kripto berada di kedalaman siklus musim dingin yang memanjang. Harga mereka yang sudah terpukul semakin terpukul oleh jatuhnya platform besar seperti FTX dan Terra/Luna tahun ini.

    Ethereum telah naik 2,6% pada hari itu hingga mencapai US$ 1.290 pada saat penulisan, menurut CoinGecko. ETH mendekati level harga tertingginya selama hampir sebulan, tetapi ada banyak resistensi di US$ 1.300.

    Aset tetap turun 73,5% dari level tertinggi sepanjang masa, tetapi itu tidak sedalam beberapa altcoin lainnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kabar Vitalik Buterin dan Elon Musk Kerja Bareng Bikin Dogecoin Reli

    Harga Dogecoin (DOGE) terpantau melambung tinggi pada perdagangan Senin (28/11) pagi di tengah market yang masih terkoreksi. Kenaikan ini disebut-sebut berhubungan dengan pendiri Ethereum, Vitalik Buterin dan Elon Musk.

    Menurut data CoinMarketCap pada Senin (28/11) pukul 11.00 WIB, koin meme Dogecoin (DOGE) naik hampir 7% dalam 24 jam terakhir atau 26% selama sepekan. Kini DOGE diperdagangkan di harga US$ 0,09519. Namun, Dogecoin masih turun 91% dari all time high (ATH) pada Mei 2021 di level US$ 0,73.

    Dogecoin (DOGE) juga terpantau satu-satunya aset kripto yang bullish dibanding aset big cap lainnya, seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), BNB dan lainnya. DOGE mengalahkan mereka semua dari segi kenaikan harga.

    Sentimen Positif

    Baca juga: Kelas Kripto: Apa Itu Airdrop?

    Salah satu pendukung sentimen positif untuk Dogecoin adalah David Gokhshtien, pendiri Gokhshtien Media yang juga aktif di komunitas DOGE. Dalam sebuah tweet, Gokhshtien menyatakan bahwa dia merasa Buterin dan Musk akan bekerja sama untuk meningkatkan DOGE.

    Dia menambahkan bahwa kolaborasi mereka jika itu terjadi, tidak akan mengarah pada peningkatan Bitcoin (BTC). Menurut Gokhshtien, Buterin telah melakukan upaya yang gagal untuk membantu peningkatan Bitcoin. Motif Musk adalah keinginan yang dia ungkapkan untuk mengubah koin lelucon menjadi sesuatu yang serius yang diperhatikan Gokhshtien.

    Oleh karena itu Gokhshtien yang setia kepada DOGE berspekulasi bahwa Vitalik Buterin dan Musk dapat meningkatkan Dogecoin. Diyakini kolaborasi oleh keduanya akan sangat bullish untuk harga DOGE.

    Vitalik Buterin dan Dogecoin

    Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin bicara soal ETH 2.0..
    Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin bicara soal ETH 2.0.

    Baca juga: Alasan Kenapa Kripto Huobi Token dan Klaytn Bisa Meroket

    Sebelum kabar ini beredar, Buterin dilaporkan menyumbangkan 20 juta Dogecoin (DOGE) ke Dogecoin Foundation. Meski sebagai pendiri Ethereum, ini bukanlah kontribusi pertama yang diberikan Buterin.

    Agustus lalu, Buterin bergabung dengan dewan penasihat yayasan bersama dengan CEO Neuralink, Jared Birchall. Organisasi nirlaba yang awalnya didirikan pada tahun 2014 ini diluncurkan kembali tahun lalu setelah DOGE mengalami peningkatan popularitas yang besar.

    Pada bulan September, setelah Ethereum berhasil mengimplementasikan peningkatan Merge yang sangat dinanti-nantikan, Buterin menyarankan bahwa Dogecoin harus menjadi aset kripto berikutnya untuk pindah ke algoritma konsensus bukti kepemilikan atau proof-of-stake (PoS).





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin Berbagi Pikiran Tentang Sam Bankman-Fried dan FTX

    Jatuhnya FTX secara tiba-tiba banyak mengejutkan semua pihak di industri aset kripto. Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, buka suara dampak dari runtuhnya FTX dan reaksi terhadap Sam Bankman-Fried.

    Buterin mengungkapkan belajar dari kasus FTX saat ini perlu reformasi baru yang bertujuan melindungi dana investor dari manipulasi dan penyesatan. Ia percaya apa yang dilakukan FTX adalah penipuan yang lebih besar, jika dibandingkan dengan runtuhnya Mt. Gox dan Terra.

    Menurut Buterin, Mt Gox dan Luna memiliki kesamaan kasus serupa karena keduanya tampak samar sejak awal dan tidak pernah mencoba menutupi diri mereka sendiri sepenuhnya.

    “FTX adalah kebalikannya dan melakukan pensinyalan kebajikan kepatuhan penuh (tidak sama dengan kepatuhan),” kata Vitalik Buterin.

    Dia menambahkan bahwa jenis “penipuan” FTX lebih dalam daripada apa pun yang bisa disebabkan oleh Luna atau Mt. Gox.

    Pandangan soal CEX

    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.
    Crypto exchange, FTX. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Tokocrypto Prioritaskan Keamanan Nasabah dan Sinergi Strategi Bisnis

    Kasus FTX ini membuka pandangan soal CEX (centralized exchange). Buterin lebih lanjut berpendapat bahwa percakapan seputar CEX dan DEX (decentralized exchange) kehilangan masalah utama.

    Dia mencatat bahwa DEX sementara dapat digunakan untuk perdagangan lintas-kripto, penyimpanan, dan bahkan leverage. Tapi platform tersebut saat ini tidak dapat “berfungsi sebagai gateway fiat-kripto.”

    Buterin juga berpendapat bahwa CEX masih memiliki fungsi dalam industri kripto saat ini. Beberapa pemangku kepentingan industri lainnya mencatat bahwa kehancuran FTX telah membuat industri mundur.

    Soal Sam Bankman-Fried

    Tampaknya komunitas aset kripto seluruh dunia sepakat dalam sikap menentang tindakan mantan CEO FTX, Sam Bankman-Fried (SBF). Sebagian besar reaksi sepenuhnya negatif, dengan banyak yang menyerukan hukuman yang paling berat.

    Namun, Buterin memilih berkomentar netral. Ia percaya bahwa sebagai figur publik, SBF pantas mendapatkan semua yang dia dapatkan. Ia bahkan mengatakan ini sehat dalam upaya untuk menegaskan kembali nilai-nilai penting bagi masyarakat.

    Sam Bankman-Fried, CEO FTX. Foto: FTX.
    Sam Bankman-Fried, mantan CEO FTX. Foto: FTX.

    Baca juga: Sam Bankman-Fried, CEO FTX Kehilangan 94% Kekayaan dalam Sehari

    Di sisi lain, “Sam the human being” layak mendapat dukungan dan cinta, menurut Buterin.

    “SBF figur publik pantas mendapatkan apa yang didapat dan bahkan sehat untuk melakukan sesi dunking yang bagus untuk menegaskan kembali nilai-nilai komunitas yang penting. Sam manusia layak mendapatkan cinta, dan saya berharap dia memiliki teman dan keluarga yang dapat memberikannya kepadanya,” ucap Buterin.

    Sebagian besar orang di komunitas tidak setuju dengan Buterin, dengan alasan bahwa SBF bertindak curang dan jahat sampai akhir, bahkan setelah itu.

    Sebelum mengundurkan diri sebagai CEO, Bankman-Fried meyakinkan pengguna bahwa FTX yang berbasis di AS benar-benar likuid dan tidak terjebak dalam kekacauan. Sehari kemudian, ia mengajukan kebangkrutan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin Ungkap Roadmap Baru Ethereum Setelah The Merge

    Vitalik Buterin, telah menambahkan tahapan baru ke roadmap teknis Ethereum. Salah satu pendiri Ethereum itu berujar tujuan roadmap baru ini untuk meningkatkan ketahanan sensor dan desentralisasi jaringan Ethereum.

    Rencana pembaruan jaringan Ethereum diungkapkan oleh Buterin dalam posting Twitter hari Sabtu (5/11), yang memperkenalkan bagian yang disebut The Scourge dalam roadmap enam tahapan yang sekarang diperluas.

    Roadmap teknis yang diperbarui sekarang memasukkan The Scourge sebagai tahapan baru, dan disertai dengan segmen lain yang dikenal sebelumnya — The Merge, The Surge, The Verge, The Purge, dan The Splurge.

    Tujuan Roadmap Baru

    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Harga Chiliz (CHZ) Melonjak 34% dalam Seminggu, Pola Bullish?

    Menurut roadmap Ethereum, tujuan The Scourge adalah untuk “memastikan penyertaan transaksi yang andal dan dapat dipercaya netral dan untuk menghindari sentralisasi dan risiko protokol lainnya dari MEV (Miner Extractable Value).”

    Seruan salah satu pendiri Ethereum untuk lapisan konsensus yang lebih “netral” muncul karena para penambang diketahui mengeksploitasi transaksi di jaringan Ethereum untuk kepentingan mereka.

    Buterin sebelumnya menggambarkan mekanisme netral yang kredibel sebagai satu, yang “tidak mendiskriminasi atau melawan orang tertentu.”

    MEV terjadi ketika penambang menjalankan peserta lain di jaringan dengan memutuskan transaksi mana yang akan ditempatkan di blok dan dalam urutan apa.

    Ini memungkinkan penambang untuk menduplikasi semua transaksi yang menang dari mengumpulkan dan mengeksekusi transaksi mereka di depan pencari arbitrase atau siapa pun yang mencoba menghasilkan keuntungan.

    Akibatnya, Ethereum telah dikaitkan dengan tingkat sentralisasi dan sensor yang lebih tinggi setelah transisinya ke proof-of-stake (PoS).

    Detail Rahasia

    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Analisa: Market Kripto Anjlok Imbas Aksi Binance Akuisisi FTX

    Sementara rincian lengkap The Scourge belum diungkapkan, Buterin baru-baru ini mengusulkan solusi “Partial Block Auction” di mana pembuat blok hanya diberikan hak untuk memutuskan beberapa konten blok.

    Proposal lain untuk memerangi penyensoran pada lapisan konsensus telah diajukan — seperti solusi Single Unifying Auctions for Value Expression (SUAVE) perusahaan penelitian dan pengembangan Ethereum Flashbots.

    Buterin juga mengkonfirmasi pembaruan ke The Verge – yang sekarang akan melibatkan integrasi teknologi Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge (SNARK) ke Ethereum.

    Penambahan SNARK akan menambahkan fitur perlindungan privasi yang sangat dibutuhkan ke jaringan Ethereum sambil tetap memungkinkan transaksi anonim dapat dilacak.

    Buterin juga mencatat bahwa “peran yang lebih eksplisit untuk pembuktian kuantum” akan diimplementasikan pada berbagai tahap peta jalan Ethereum sebagai komponen penting dari protokol “permainan akhir”.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin Ungkap Ethereum Bakal Gagal Tanpa 3 Perubahan Vital Ini

    Salah satu pendiri jaringan Ethereum, Vitalik Buterin mengatakan bahwa Ethereum akan gagal tanpa tiga perubahan penting. Apa saja?

    Secara khusus, Buterin telah memperkenalkan apa yang dia sebut sebagai “Tiga Transisi” di postingannya baru-baru ini. Selain itu, dia berbicara tentang pentingnya untuk pengembangan lanjutan blockchain.

    Buterin berbicara tentang masa depan blockchain, dan bagaimana Ethereum dapat memperluas pemanfaatannya. Namun, agar hal itu terjadi, dia telah menyoroti penskalaan Layer-2 (LS), keamanan dompet, dan privasi, sebagai transisi penting untuk jaringan.

    Dalam industri aset digital, hanya ada sedikit nama yang dihormati seperti Ethereum. Jaringan blockchain yang telah menjadi salah satu yang paling populer di dunia telah dengan jelas memantapkan dirinya sebagai bagian penting dari masa depan industri. Namun, salah satu pendirinya baru-baru ini mengungkapkan apa yang bisa menghalangi masa depan itu.

    Tiga Transisi Penting

    Ilustrasi Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Harga Bitcoin Berhasil Lewati US$ 26.200, Apakah saatnya untuk Reli?

    Dalam posting blog baru-baru ini, Buterin mengatakan Ethereum akan gagal tanpa tiga perubahan penting. Secara khusus disebut sebagai “Tiga Transisi” membahas perlunya pertumbuhan platform. Selain itu, Buterin mengatakan mereka sangat penting “karena Ethereum bertransisi dari teknologi eksperimental, menjadi teknologi yang matang,” dan berusaha untuk tumbuh.

    Dari ketiga transisi tersebut, Buterin pertama kali menyebutkan penskalaan L2. Buterin menulis bahwa “Ethereum gagal karena setiap transaksi berharga US$ 3,75,” dengan itu hanya meningkat jika bull run. Selain itu, dia mencatat, “Setiap produk yang ditujukan untuk pasar massal pasti melupakan rantai dan mengadopsi solusi terpusat untuk semuanya.”

    Selain itu, Buterin mereferensikan keamanan dompet. Secara khusus, menyatakan bahwa “Ethereum gagal karena pengguna merasa tidak nyaman menyimpan dana mereka,” dan akan terlalu sering menggunakan pertukaran terpusat.

    Dukungan Ethereum

    Terakhir, Buterin membahas transisi privasi, membahas kebutuhan untuk pengembangannya. Buterin berkomentar bahwa ketersediaan publik untuk transisi “adalah pengorbanan privasi yang terlalu tinggi bagi banyak pengguna, dan semua orang beralih ke solusi terpusat yang setidaknya menyembunyikan data Anda.”

    Ilustrasi Ethereum. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Ethereum. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Michael Saylor Prediksi Dominasi Bitcoin Akan Berlipat Ganda

    “Ketiga transisi ini sangat penting,” kata Buterin dengan meyakinkan. Selain itu, meskipun menantang, jaringan membutuhkan “perubahan mendalam dari aplikasi dan dompet”. Pada akhirnya, menyerukan transisi yang disebutkan untuk “secara radikal membentuk kembali hubungan antara pengguna dan alamat.”

    Pada saat yang sama, ketiga tujuan tersebut harus ditangani secara bersamaan dan tidak dapat fokus pada satu atau dua di antaranya. Tanpa transisi penskalaan, biaya Ethereum (ETH) akan terlalu tinggi, dan produk akan mencari alternatif terpusat untuk memindahkan uang secara on-chain.

    Tanpa keamanan dompet tingkat lanjut, akan tidak nyaman bagi pengguna untuk menyimpan token berbasis Ethereum di dompet non-custodial sehingga mereka akan membutuhkan penjagaan terpusat lagi. Mengenai peta jalan ketiga, situasinya terlihat sama untuk Vitalik, pengguna Ethereum (ETH) di masa depan tidak akan senang, jika semua aktivitas mereka diekspos ke pihak ketiga tanpa kebingungan.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com