All posts by 03

Kini Anda bisa Jual – Beli Bitcoin melalui Doku Wallet via Smartphone Android Anda!

 

Halo, Bitcoiners!

Kabar baik bagi para pengguna Android diluar sana. Selain lewat aplikasi Dompet Bitcoin Indonesia, kini Anda juga bisa melakukan jual-beli Bitcoin secara instan dengan Rupiah melalui aplikasi Doku Wallet yang bisa diinstal di smartphone Anda.

Untuk melakukannya, Anda hanya perlu mendownload aplikasi Doku Wallet di Google Play Store terlebih dahulu. Ketik “Doku Wallet” di kotak pencarian atau klik disini untuk mendownloadnya.

Setelah Anda terdaftar di Doku Wallet dan mengisi saldo Rupiah di akun tersebut, Anda bisa melakukan pembelian Bitcoin pertama Anda dengan cara memilih menu “Investasi” di dalam aplikasi tersebut. Klik “Trading Bitcoin” untuk melanjutkan.

Anda akan menemukan menu seperti yang tampak dalam screenshot terlampir. Disinilah Anda dapat membeli/menjual Bitcoin secara instan tanpa potongan biaya.

 

Anda bisa mendapatkan profit dengan cara membeli Bitcoin saat harga Bitcoin murah, dan menjualnya kembali saat harganya naik dan lebih mahal dari harga beli Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa membaca FAQ yang tersedia di aplikasi.

Nikmati profit dari trading Bitcoin sekarang juga hanya di aplikasi Doku Wallet! Download sekarang!

 





Sumber : blog.indodax.com

Sewa Properti Bisa Pakai Bitcoin Di London

DuniaFintech.com – Kabar baik untuk Anda pengguna Bitcoin, dan mungkin sedang atau ingin berlibur di London. The Collective, sebuah hotel di London, kini menerima Bitcoin untuk pembayaran deposit sewa.

Untuk pertama kalinya negara Inggris telah mengaktifkan pembayaran Bitcoin di pasar perumahan Inggris. The Collective mengatakan bahwa hal itu sebagai respons terhadap banyaknya permintaan untuk menerima cryptocurreny yang sebagian besar berasal dari pelanggan internasional.

Calon penyewa dapat membayar deposit dengan Bitcoin mulai Senin kemarin. Pada akhir tahun ini rencananya juga akan menerima pembayaran sewa full dengan cryptocurrency.

Harga bitcoin mencapai rekor tertinggi $ 4.700 (£ 3,627) pada minggu lalu, meningkat 350% sejak awal tahun. Bitcoin adalah mata uang terdesentralisasi pertama di dunia dan tidak dikendalikan oleh pemerintah atau bank manapun.

Kenaikan dan penerapan cryptocurrency secara global, khususnya Bitcoin, adalah perkembangan yang menarik dalam bagaimana orang menyimpan nilai dan bertransaksi untuk barang dan jasa di seluruh dunia,” kata kepala eksekutif dan pendiri The Collective, Reza Merchant. “Dengan banyak penabung dan investor yang sekarang memilih dan menjadi lebih nyaman dengan cryptocurrency, orang akan berharap untuk dapat menggunakannya untuk membayar kebutuhan hidup, termasuk simpanan perumahan dan uang sewa.”

Namun Asosiasi Agen Pembelanjaan Residensial (Arla) sempat menyatakan keberatannya.

“Mungkin ada bagian pasar yang mau menerima Bitcoin sebagai imbalan pendapatan sewa tradisional,” kata David Cox, chief executive Arla Propertymark, tapi saya pikir pasar mata uang elektronik dan Bitcoin masih dalam tahap awal dan pasar perlu dikembangkan lebih dulu sebelum menjadi metode pembayaran utama untuk penyewaan.”

Sebanyak 550 kamar diluncurkan dengan harga sewa mulai dari £ 178 per minggu untuk ruang seluas 10 meter persegi, yang kini menerima deposit sewa dengan Bitcoin. Deposit standar adalah £ 500, untuk semua jenis unit dan ukuran. The Collective menjanjikan “konversi spot”, yang berarti akan menanggung risiko finansial sambil menahan deposit, dan akan mengembalikannya pada nilai semula saat masa sewa selesai.

The Collective didesain untuk tempat tinggal mahasiswa, namun bisa juga untuk mereka yang memulai karir di London. Fasilitasnya yang luas menawarkan konsep abad ke-21, dan hewan peliharaan tidak diijinkan tinggal di gedung tersebut.

Kepala teknologi kolektif, Jon Taylor, mengatakan:

“Salah satu penghalang terbesar popularitas Bitcoin membuatnya lebih ramah konsumen, dan kami yakin ini akan menjadi mapan sebagai cara mudah untuk membayar deposit.”

Source : DuniaFintech





Sumber : blog.indodax.com

Sepak Terjang Teknologi Blockchain di Negara-Negara Maju

Teknologi Blockchain kini semakin mendunia. Blockchain yang disebut sebagai teknologi yang bergerak di balik keberhasilan cryptocurrency seperti Bitcoin, memiliki metode unik untuk mencatat semua transaksi keuangan yang terjadi tanpa perlu mengandalkan sistem perbankan yang ada. Teknologi yang disebut-sebut sebagai penemuan terbesar kedua setelah internet ini semakin dipercaya untuk diaplikasikan pada berbagai sektor penting di negara-negara maju.

Pernyataan tersebut dapat dibuktikan dengan pengumuman dari Bank Sentral Rusia yang memercayakan Blockchain sebagai teknologi yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi transaksi perbankan di sektor keuangan negaranya. Bank-bank besar di Rusia seperti Alfa Bank, Sberbank dan VTB, mulai memusatkan perhatian untuk lebih mendalami teknologi tersebut. Keputusan ini memberikan sinyal bahwa Bank Sentral Rusia bermaksud untuk menjadi sosok pemimpin yang berperan penting dalam rangka bereksperimen dan mengaplikasikan teknologi Blockchain dalam sektor keuangan negara.

Pimpinan Bank Sentral Rusia, Olga Skorobogatova mengemukakan bahwa: “Tujuan utama asosiasi FinTech ini mencakup pengembangan dan pengenalan teknologi Blockchain sebagai solusi untuk memastikan perkembangan pasar keuangan Rusia. Hal ini juga merupakan langkah untuk mempromosikan digitalisasi ekonomi di Rusia.”

Selain dalam sektor keuangan, pemerintah Rusia juga mengeksplorasi konsep-konsep teknologi Blockchain untuk digunakan dalam menghitung suara masyarakat saat pemilihan umum dan juga untuk menyimpan surat-surat berharga. Konsep teknologi penyimpanan surat-surat berharga dalam teknologi Blockchain ini akan direalisasikan pula di Swedia dimana mereka akan menggunakan Blockchain untuk menyimpan sertifikat tanah penduduknya. Rencana tersebut dipelopori oleh lembaga Swedish National Land Survey dan startup Blockchain¸ Chromaway, yang didukung oleh perusahaan konsultan Kairos Future dan penyedia layanan telepon Telia. Hingga kini, proyek tersebut terus bergerak maju dan akan dijadwalkan akan launching pada awal Maret, 2017.

Tak hanya di Rusia dan Swedia, perkembangan pesat teknologi Blockchain juga menarik perhatian pemerintah India. Dalam rangka mendorong kemajuan negaranya, sebuah rencana kontroversial akan direalisasikan, dimana negara tersebut akan memindahkan sistem keuangan negara dari kas fisik ke sistem digital. Institute For Development and Research in Banking Technology (IDRBT), yang didirikan oleh Reserve Bank Of India (RBI), telah menyerukan investigasi bagaimana teknologi Blockchain bisa mencapai tujuan tersebut, dan bagaimana teknologi ini tidak hanya membantu sebuah lembaga dalam melatih sumber daya manusianya di bidang teknologi, tapi juga bermanfaat untuk pengelolaan aset yang lebih efisien. Di samping itu, Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengimbau masyarakatnya untuk merangkul uang digital bersamaan dengan dibuatnya undang-undang untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

Berita baik terkait sepak terjang teknologi Blockchain terdengar pula dari negara superpower Amerika Serikat, dimana The US Food and Drug Administration (FDA), sebagai instansi yang bertanggung-jawab untuk menyetujui dan mengatur produk medis di negara itu, mencanangkan program pengolahan data medis dengan menggunakan teknologi Blockchain. FDA bekerja sama dengan IBM Watson Health akan mengeksplorasi bagaimana data dari catatan medis secara elektronik, uji klinis, dan data kesehatan lainnya dapat diolah dengan lebih baik dan diaudit menggunakan teknologi Blockchain. Dalam laporannya tertulis, “Untuk menjaga adanya jejak audit dari semua transaksi yang terjadi pada buku besar, teknologi Blockchain akan memberikan akuntabilitas dan transparansi dalam proses pertukaran data.”

Pada kesempatan lain, Pimpinan Federal Reserve AS, Janet Yellen berpendapat bahwa, “Blockchain adalah teknologi penting yang bisa berdampak pada transaksi yang terjadi di seluruh sistem keuangan. Kini sudah ada banyak lembaga keuangan yang melihat potensinya dan berusaha mengaplikasikan teknologi ini ke dalam sistem mereka sendiri. Blockchain bisa menjadi jalan untuk membuat perubahan besar khususnya di bagian transparansi suatu transaksi dan bagaimana transaksi itu dapat terjadi secara efisien.”

 

Sumber:

Russia’s Central Bank Adds Blockchain-Friendly Firm to FinTech Working Group

As India Goes Cashless, its Central Bank Researches Blockchain

US Food and Drug Administration to Study Blockchain Healthcare Applications

Sweden’s Blockchain Land Registry to Begin Testing in March

Fed Chair Yellen: Blockchain is an ‘Important Technology’

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

PERHATIAN Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.





Sumber : blog.indodax.com

Selamat Tahun Baru Imlek 28 Januari 2017!

 

Halo, Bitcoiners!

Kami segenap manajemen dan karyawan Indodax.com mengucapkan selamat merayakan tahun baru Imlek pada tanggal 28 Januari 2017 ini. Gong Xi Fat Cai! Semoga hubungan kita bisa semakin erat di tahun ini, mendapatkan rejeki dan rahmat yang berlimpah, dan Anda bisa merasa semakin puas dengan layanan yang kami berikan.

Di weekend yang panjang ini, seluruh transaksi jual-beli, deposit dan penarikan di Indodax.com tetap diproses seperti biasa. Untuk kemudahan Anda, kami menyediakan mobile app (Android) Dompet Bitcoin yang bisa membantu Anda menjual/membeli Bitcoin tanpa perlu login ke browser. Baca detailnya disini.

Happy trading dan semoga profit Anda berlimpah tahun ini.

Salam profit,

Indodax.com





Sumber : blog.indodax.com

Pengumuman terkait penarikan Rupiah di Indodax.com menyambut PILKADA 2017

 

Halo, Bitcoiners!

Pada hari Rabu tanggal 15 Februari 2017 nanti, akan diadakan acara Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) secara serentak di 101 daerah berbeda di Indonesia. Mari kita sukseskan PILKADA 2017 dan pastikan suara kita terhitung demi membangun masa depan Indonesia yang lebih baik!

Berhubung pada tanggal tersebut jam kerja bank lokal ditiadakan, dengan ini kami umumkan kepada seluruh member VIP bahwa penarikan rupiah yang berada diatas nominal satu juta Rupiah ke rekening bank selain CIMB Niaga dan BRI akan diproses pada tanggal 16 Februari 2017 mengikuti jadwal kerja bank. Penarikan yang dilakukan oleh member dengan rekening bank CIMB Niaga dan BRI, tetap diproses seperti biasa, begitu juga dengan semua proses deposit, jual dan beli Bitcoin dan Rupiah.

Terimakasih banyak karena sudah setia menggunakan layanan kami, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Turunnya Harga Bitcoin Timbulkan Peluang Besar Bagi Penggunanya

Kabar kurang baik datang secara tiba-tiba dari dua bursa Bitcoin terbesar di China, Huobi dan OKCoin, tentang dinonaktifkannya fitur penarikan digital asset berupa Bitcoin dan Litecoin yang sebelumnya dapat dilakukan tanpa jeda oleh para penggunanya. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, para trader di market Huobi dan OKCoin dipaksa harus mengendapkan saldo Bitcoin dan Litecoinnya di kedua bursa tersebut dalam kurun waktu 1 bulan dan hanya diperbolehkan untuk menarik saldo Chinese Yuan saja hingga kedua bursa ini secara resmi mengeluarkan prosedur Anti Pencucian Uang yang sejalan dengan regulasi pemerintah lokal.

Terkejut, para trader secara seketika menjual Bitcoin dan Litecoin yang mereka miliki kembali ke Chinese Yuan, dan faktor inilah yang diindikasi sebagai penyebab merosotnya harga Bitcoin sebesar 9% dimana harga tersebut mengalami penurunan dari $1.060 ke $959 di seluruh pasar Bitcoin di dunia. Aksi penghentian withdrawal ini dilakukan pada tanggal 9 Januari 2017, setelah berlangsungnya pertemuan antara 9 bursa Bitcoin di Cina dengan People’s Bank of China (PBoC).

Huobi dan OKCoin adalah dua bursa terbesar di China yang mengendalikan sekitar 25% dari total volume perdagangan Bitcoin di seluruh bursa yang ada di dunia. Kedua bursa tersebut memproses transaksi Bitcoin dan Litecoin senilai kurang lebih $ 55 juta setiap harinya. Kini mereka mengumumkan bahwa PBoC meminta mereka untuk meng-upgrade sistem anti pencucian uang yang mereka aplikasikan, dalam rangka memastikan bahwa mereka telah sejalan dengan undang-undang keuangan lokal dan regulasi seputar transaksi keuangan.

Media lokal, Shanghai Observer melaporkan bahwa: “Pada pemeriksaan awal yang dilakukan pada OKCoin dan Huobi, terbukti bahwa mereka menyediakan platform margin trading yang melanggar aturan, sehingga terjadi fluktuasi harga yang tidak lazim di pasar. Selama pemeriksaan, telah ditemukan juga bahwa platform tersebut belum menjalankan prosedur Anti Pencucian Uang yang sesuai dengan peraturan.”

Para pelanggan OKCoin dan Huobi tidak menerima surat pemberitahuan ataupun peringatan apapun sebelum keputusan itu diumumkan. Penghentian penarikan dana Bitcoin dan Litecoin ini mengakibatkan seluruh bursa Bitcoin global menjadi panik, sehingga berdampak pada terjunnya harga Bitcoin yang sedang dalam tahap pemulihan harga dari penurunan harga sebelumnya. Kendati demikian, OKCoin dan Huobi berusaha memberikan ketenangan kepada para pelanggan mereka dengan cara menyatakan bahwa penarikan saldo bisa dilakukan oleh para pelanggan jika upgrade telah selesai sesuai yang direncanakan, yaitu hanya sekitar 1 bulan.

Terkait pemberitaan tersebut, Akin Fernandez, seorang Sofware Engineer dan pemilik dari Bitcoin Startup Azteco, memprediksikan bahwa China tidak akan bisa lagi menikmati keuntungan dari Bitcoin, dan sebagai gantinya, negara-negara di Barat-lah yang akan mendominasi Bitcoin. Dia menyatakan bahwa, “Keputusan dilarangnya melakukan penarikan selama 30 hari di China ini adalah aksi bunuh diri dan pada akhir periode nanti diprediksikan akan terjadi kejutan dengan banyaknya orang yang beralih dari bursa-bursa di China ke perusahaan-perusahaan lain dengan jurisdiksi yang lebih baik di wilayahnya.”

Sebagai seorang trader Bitcoin yang telah sekian lama mengenal Bitcoin, tentu kita sudah memahami dengan baik bahwa naik dan turunnya pergerakan harga Bitcoin karena faktor fundamental dari pemberitaan yang tersebar di media bukanlah hal yang mengejutkan. Biasanya, apabila terjadi penurunan harga, kondisinya tidak akan berlangsung lama atau bersifat sementara. Seiring berjalannya waktu, ketika muncul pemberitaan baik terkait Bitcoin, harga biasanya akan cenderung naik kembali. Ditambah lagi, Bitcoin merupakan digital asset yang diperdagangkan secara global, bukan hanya di China saja. Mungkin berita ini membuat harga Bitcoin di China jatuh dan menimbulkan efek domino ke bursa-bursa yang lain, namun perlu kita ingat bahwa status permintaan terhadap Bitcoin dari masyarakat dunia tetap tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak cepat panik. Peluang yang bisa kita ambil dari penurunan harga Bitcoin untuk mendatangkan keuntungan adalah, dengan membeli Bitcoin pada saat harganya rendah untuk dijual kembali ketika harga melonjak naik.

Fakta lain yang bisa kita lihat adalah, ketika pasar Bitcoin di China sedang mengalami kemunduran karena permasalahan sistem Anti Money Laundering di dua bursa Bitcoin tersebut, Akin Fernandez justru berpikir bahwa negara-negara Barat memiliki peluang besar untuk mendominasi pasar Bitcoin. Ia berasumsi demikian karena seorang pengguna bisa dengan mudahnya memindahkan Bitcoin yang ada di dompetnya dari satu bursa Bitcoin ke bursa lainnya dan bermain di pasar yang lebih menguntungkan baginya. Kini, status harga Bitcoin berada kurang lebih 200-500 ribu Rupiah lebih mahal di pasar-pasar Barat seperti BitStamp dan CoinBase dibandingkan bursa Bitcoin di China. Hal ini menandakan bahwa kecenderungan masyarakat untuk membeli Bitcoin masih tinggi meskipun tidak dipicu oleh para trader di China yang kerap melakukan spekulasi harga.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/bitcoin-price-falls-9-overnight-as-2-chinese-exchanges-stop-withdrawals

https://cointelegraph.com/news/bitcoin-will-be-dominated-by-western-nations-china-will-be-vassal-nation-again

 

 

 

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

PERHATIAN Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.





Sumber : blog.indodax.com

Empat Strategi Trading Terbaik Menggunakan Bollinger Bands

Bollinger Band (secara harfiah, diartikan sebagai Garis Bollinger) merupakan sebuah indikator teknikal yang sangat bagus untuk digunakan dalam trading, dan banyak trader yang mengaku bahwa Bollinger Band ini merupakan kunci dasar agar trading mereka selalu berbuah profit. Bollinger Band merupakan garis yang ditarik di dalam dan di sekitar struktur pergerakan harga suatu komoditas/saham yang diperdagangkan. Bollinger Band akan menunjukkan batas relatif dari kenaikan atau penurunan harga. Titik penting dari indikator Bollinger Band sebenarnya terletak pada pergerakan rata-rata harga yang menunjukkan tren jangka menengah dari suatu komoditas/atau saham, berdasarkan pada jangka waktu trading yang sedang Anda pantau. Indikator tren ini dikenal sebagai middle band. Kebanyakan aplikasi yang memaparkan grafik stock trading menitikkan garis tengah (middle band) pada pergerakan harga rata-rata dalam 20 periode. Garis atas (upper band) dan garis bawah (lower band) merupakan alat ukur untuk fluktuasi kenaikan dan penurunan harga. Kedua garis ini dihitung sebagai dua penyimpangan/deviasi standar dari garis tengah.

Grafik dibawah ini menunjukkan garis atas dan garis bawah untuk Bollinger Band.

Strategi Trading menggunakan Bollinger Band

Mungkin Anda sudah sering mendengar tentang pola-pola umum yang muncul dalam analisis teknikal seperti double tops, double bottoms, ascending triangles, symmetrical triangles, head and shoulders top atau head and shoulders bottom, dan lainnya. Indikator Bollinger Band bisa membantu Anda menganalisa lebih jauh dan membuat Anda mengerti karakteristik-karakteristik pergerakan harga saham seperti titik puncak dan titik terendah per harinya, apakah saham itu memiliki tren, dan apakah harganya fluktuatif atau tidak. Bisa jadi ketika Anda trading menggunakan Bollinger Band, Anda menemukan bahwa jarak antara satu garis Bollinger dengan garis lainnya terlihat sangat dekat. Hal ini menandakan bahwa saham tersebut sedang diperdagangkan dalam kisaran yang sempit. Titik inilah yang merupakan titik pemicu yang harus Anda pantau dan analisa apakah harga akan meningkat secara drastis, atau sebaliknya, anjlok. Kebanyakan, pergerakan harga yang drastis bermula dari tingkat fluktuasi yang rendah. Keadaan seperti ini disebut dengan “building cause” . Pernah mendengar peribahasa “calm before the storm”? Inilah saat-saat tenang sebelum ‘badai’ datang.

#1 – Double Bottoms dan Bollinger Band

Strategi Bollinger Band pada umumnya meliputi situasi double bottom. Bagian bawah (“bottom“) pertama yang muncul di formasi ini biasanya ditunjukkan dengan adanya volume perdagangan yang kuat dan penurunan harga yang tajam hingga melewati garis bawah Bollinger.  Contoh pergerakan ini biasanya menuju ke “automatic rally” (perlombaan harga yang terjadi secara natural). Puncak dari sebuah automatic rally biasanya muncul menjadi level pertama dari titik resistance yang berada di dasar “building process” yang terjadi sebelum harga saham tersebut bergerak naik. Ketika rally dimulai, harga cenderung untuk beberapa kali bergerak turun menyentuh harga rendah yang telah ditetapkan sebelumnya untuk menguji kuatnya tekanan permintaan yang muncul ketika harga berada di titik terendah sebelumnya. Para analis yang menggunakan strategi Bollinger Band biasanya mencari kondisi seperti ini, khususnya yang tidak melewati garis bawah Bollinger. Hal ini menandakan bahwa kekuatan penawaran yang menekan harga saham terus ke bawah sudah berkurang, dan sekarang kondisi market sudah berubah dari yang awalnya dipenuhi oleh para penjual, menjadi kini dipenuhi oleh pihak pembeli. Anda juga perlu memperhatikan volume market, dan di kondisi ini, Anda akan melihat bahwa volume perdagangan sudah turun drastis.

Dibawah ini adalah contoh dari situasi double bottom yang melewati garis bawah Bollinger dan akhirnya berujung pada automatic rally. Grafik ini menunjukkan pergerakan harga saham perusahaan First Solar Inc. pada tanggal 30 Juni 2011. Harga saham anjlok dan mencetak titik terendah baru dimana volume perdagangan mengalami penurunan 40% bila dibandingkan dengan situasi ‘swing low‘ terakhir. Ditambah lagi, terlihat bahwa candlestick sedang berjuang keras untuk tidak melewati garis bawah dan atas Bollinger. Keadaan ini berujung pada sebuah rally yang menyebabkan harga meningkat 12% dalam waktu dua haribollinger-bands-double-bottom1

#2 – Pemutarbalikan dengan Bollinger Bands

Satu lagi metode trading yang sederhana namun efektif adalah memantau harga saham yang semakin tidak terlihat ketika melewati garis atas atau bawah Bollinger. Anda hanya perlu menambahkan sedikit analisis candlestick ke dalam strategi ini. Contohnya, daripada Anda menjual saham pada saat harganya melewati garis atas Bollinger, sebaiknya Anda menunggu dan memantau pergerakan harga saham itu secara lebih jauh. Jika harga buka saham semakin meningkat dan harga tutupnya masih mendekati harga terendah pada periode tersebut, dan masih tetap secara keseluruhan berada diluar garis-garis Bollinger, biasanya situasi ini menjadi indikator yang baik untuk memprediksi bahwa harga saham akan turun dalam waktu dekat. Anda bisa mulai mengambil posisi untuk menjual saham dengan target exit di 3 area: (1) garis atas, (2) garis tengah dan (3) garis bawah. Dalam contoh di grafik dibawah ini, Anda dapat melihat pergerakan harga saham Direxion Daily Small Cap Bull 3x Shares (TNA) yang mengalami jarak harga yang menarik pada pagi hari dimana harga melewati garis-garis Bollinger namun ditutup pada harga 1 penny dibawah garis bawah. Seperti yang dapat Anda lihat di dalam grafik, candlestick terlihat cukup mengerikan. Harga saham tiba-tiba menurun dan anjlok hingga hampir 2% dalam waktu 30 menit saja, yang tentunya menjadi kesempatan yang bagus untuk menggali profit bagi para trader.

bollinger-band-reversal

#3 – Berjalan seiring dengan garis-garis Bollinger

Kesalahan terbesar yang biasa dilakukan oleh para analis-analis baru ketika menggunakan Bollinger Band adalah situasi dimana mereka menjual saham ketika harganya menyentuh garis atas, atau sebaliknya, membeli saham ketika harganya menyentuh garis bawah. Bapak Bollinger sendiri menyatakan bahwa ketika harga menyentuh garis atas atau garis bawah, belum tentu keadaan ini adalah saat yang tepat untuk membeli atau menjual saham. Tidak hanya menganalisa, saya juga pernah trading langsung menggunakan strategi Bollinger Band ini secara berlanjut. Dengan menggunakan indikator-indikator teknikal lain dan membaca pola-pola yang ditunjukkan grafik, Anda justru bisa trading ketika harga saham ditutup di posisi atas/bawah garis atas dan bawah Bollinger.

Lihatlah contoh dibawah ini dan perhatikan ketatnya garis atas dan garis bawah Bollinger yang muncul sebelum harga menembus titik penting di dalam grafik. Sesuai perkataan saya diatas, ketika harga melewati atau menyentuh garis atas/bawah Bollinger, bukan berarti itu pertanda mutlak dimana Anda harus membeli/menjual saham. Coba perhatikan bagaimana volume perdagangan langsung meningkat pesat ketika harga menembus titik kritikal di dalam grafik dan mulai bergerak melewati garis Bollinger. Kondisi seperti ini bisa menjadi kesempatan Anda untuk menggali profit.

BSCBollingerBandExample

Saya ingin harga menyentuh garis tengah kembali. Garis tengah ditarik dari pergerakan harga rata-rata dalam 20 periode dan biasanya garis ini banyak Anda temukan di berbagai aplikasi grafik. Setiap saham memiliki pergerakan harga yang berbeda dan mungkin ada yang memprediksi harga dari 20 periode terakhir, ada juga yang tidak. Di beberapa kasus, Anda perlu mengubah harga rata-rata menjadi harga yang kira-kira bisa dijadikan penentu untuk harga berikutnya. Kurva ini merupakan pilihan yang tepat dan tentunya kita ingin mendapatkan lebih banyak peluang yang menguntungkan kita. Anda dapat menggunakan garis ini untuk merepresentasikan titik-titik support ketika harga turun dan di saat harga saham bergerak seiringan dengan garis-garis Bollinger. Anda bahkan bisa memasukkan posisi tambahan dalam trading saham ini bila menggunakan teknik ini.

Sebaliknya, kegagalan suatu saham dalam mengalami pergerakan harga di atas garis Bollinger menandakan bahwa kekuatan saham tersebut melemah. Ini adalah kesempatan bagi Anda untuk berpikir lebih lanjut dalam mengambil posisi atau mungkin ini saatnya Anda berhenti bermain dengan saham ini. Sebagai tambahan, kita harus melihat titik puncak dan titik terendah terbaru saat harga bergerak seiringan dengan garis-garis Bollinger.

#4 – Menekan Garis Bollinger

Strategi Bollinger band yang lain adalah dengan cara mengukur kapan akan terjadi situasi squeezekeadaan dimana tingkat penawaran atau permintaan menipis. Bapak Bollinger menciptakan sebuah indikator yang dikenal dengan “Band Width” (lebarnya jarak antara garis atas dan bawah). Rumus formula ini sangat sederhana yaitu (Nilai Garis Atas Bollinger – Nilai Garis Bawah Bollinger) / Nilai Garis Tengah Bollinger (pergerakan harga rata-rata). Ide dasarnya adalah, dengan menggunakan grafik sehari-hari, kita bisa melihat bahwa ketika indikator menyentuh titik terendah dalam 6 bulan terakhir, maka fluktuasi harga bisa diprediksi akan meningkat. Hal ini kembali lagi pada ketatnya jarak antara garis-garis Bollinger seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Aksi penekanan, atau squeeze terhadap garis indikator Bollinger ini bisa menandakan suatu bentuk pergerakan harga yang besar. Anda bisa menggunakan indikator tambahan seperti meningkatnya volume perdagangan, atau melihat apakah indikator akumulasi distribusi muncul atau tidak, atau apakah kisaran harga semakin sempit di hari-hari yang tingkat perdagangannya cukup sepi. Indikasi-indikasi tambahan ini bisa menambahkan bukti-bukti kuat untuk memprediksi potensi terjadi squeeze di garis-garis Bollinger ini.

Kita tetap harus memiliki batasan ketika trading menggunakan strategi ini karena kondisi seperti ini bisa saja menipu kita. Coba perhatikan grafik BSC dan lihat bagaimana harga saham meningkat pada pembukaan tanggal 26 September. Namun ternyata harga saham malah berputarbalik dan semua trader tertipu. Anda tidak perlu mendapatkan profit yang begitu besar dari trading, sehingga tidak perlu terburu-buru. Tunggu saja sampai ada kepastian jelas bahwa harga akan bergerak secara drastis, baru Anda membuat keputusan. Jika Anda benar, harga akan semakin bergerak ke arah yang telah Anda prediksikan. Coba perhatikan bagaimana harga dan volume perdagangan meningkat drastis ketika harga bergerak mendekati titik puncak yang sangat menipu (garis kuning).

Untuk poin saya yang “menunggu kepastian”, coba kita perhatikan bagaimana caranya menggunakan strategi Bollinger Band Squeeze untuk keuntungan kita. Dibawah ini adalah grafik Research in Motion Limited (RIMM) yang pergerakan harganya dimunculkan dalam periode 5-menit pada tanggal 17 Juni 2011. Coba perhatikan bagaimana jarak antara garis Bollinger sangat sempit menyambut morning gap.

tight-bollinger-bands

Saat ini, trader dapat mengambil pendekatan dasar dalam trading dengan cara menjual saham secara terbuka dengan asumsi bahwa tekanan penawaran yang muncul dari ketatnya jarak antar garis Bollinger bisa membuat harga saham semakin rendah. Pendekatan lain adalah dengan cara menunggu adanya kepastian bahwa hal tersebut akan terjadi. Jadi, cara yang tepat untuk diambil ketika situasinya seperti ini adalah (1) menunggu hingga candlestick bergerak masuk kembali ke dalam garis-garis Bollinger dan (2) pastikan bahwa ada beberapa bar yang tidak melewati titik terendah pada bar sebelumnya dan (3) jual pada saat harga turun menembus titik rendah dari candlestick yang pertama. Tiga persyaratan ini tidak sering Anda temukan di dalam market, namun ketika muncul, memprediksi harga menjadi sangat mudah. Dalam grafik dibawah ini, Anda dapat melihat pergerakan harga yang memenuhi persyaratan pendekatan ini.

bollinger-bands-gap-down-strategy

Sekarang mari kita lihat situasi yang mirip tapi dalam jangka panjang. Dibawah ini adalah grafik pergerakan saham Google pada tanggal 26 April 2016. Perhatikan bagaimana GOOG meningkat melebihi garis atas Bollinger dan turun kembali sampai masuk ke dalam area diantara garis-garis Bollinger, sampai akhirnya meningkat kembali melebihi harga puncak candlestick yang pertama. Situasi seperti ini bisa terbukti sangat kuat bila harganya berjalan seiringan dengan garis-garis Bollinger.

bollinger-bands-gap-up-strategy

Kesimpulan

Empat metode ini adalah metode yang sangat bagus untuk trading menggunakan garis-garis Bollinger. Saya tidak sering menggunakan banyak indikator di dalam grafik saya karena saya cenderung sering gelisah. Saya hanya menyimpan harga, volume dan garis-garis Bollinger di dalam grafik supaya lebih simple. Jika Anda merasa membutuhkan lebih banyak indikator di dalam analisis Anda, pastikan Anda mengujinya terlebih dahulu sebelum mulai trading.

 

Artikel diambil dan diterjemahkan dari “Top 4 Bollinger Bands Trading Strategies” karya Alton Hill yang bisa Anda akses disini: http://tradingsim.com/blog/bollinger-bands/





Sumber : blog.indodax.com

Harga Bitcoin Diprediksi akan Tembus Angka $1,645 pada Maret 2017

Terkait melonjaknya harga Bitcoin pada minggu pertama di bulan Maret 2017, muncul spekulasi bahwa harga Bitcoin akan tembus pada angka $1.645, yang turut dipicu dengan keputusan dari Securities and Exchange Commision nanti apabila menyetujui peraturan terkait penelitian Winklevoss Bitcoin ETF setelah hampir empat tahun menunggu. Adapun efek dari keputusan positif tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja Bitcoin, yakni sebagai berikut:

  1. Keuntungan Meningkat Hingga 68%

            Perusahaan analisis Needham & Company sempat menegaskan sebelumnya bahwa kemungkinan disetujuinya Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin milik Winklevoss bersaudara adalah 25%. Dengan disetujuinya ETF, masyarakat bisa lebih mudah berinvestasi atau berdagang Bitcoin, sehingga akan ada 300 juta dolar AS mengalir ke dalam bursa Bitcoin dalam 1 minggu pertama saja. Willy Woo, selaku analis pasar cryptocurrency, juga menyatakan tingkat probabilitas persetujuan Bitcoin ETF sekitar 25%. Analisis kuantitatif dan perusahaan riset, Emerita Capital, ikut pula menyuarakan pendapatnya bahwa kesempatan Bitcoin ETF disetujui adalah 35%, selebihnya 65% adalah kemungkinan penolakan. Kondisi tersebut membangun prediksi harga Bitcoin akan mencapai $1.645,45 atau meningkat sekitar 67,8 persen.

  1. Kemungkinan Ketidaksiapan Pasar di Cina

            Bitcoin ETF pertama yang berbasis di AS bisa disetujui, diasumsikan terjadi ketika dua Bitcoin Exchange besar di dunia (Huobi dan OKCoin) kembali membuka pelayanan kepada pengguna dalam melakukan penarikan Bitcoin mereka, yaitu setelah pengaplikasian sistem yang sejalan dengan prosedur KYC dan AML berhasil diterapkan. Menurut Spencer Bogart dari Needham & Company, peningkatan pelayanan yang dilakukan secara berkala tersebut merupakan nilai tambah untuk persetujuan Bitcoin ETF dalam rangka menyebarluaskan layanan trading Bitcoin agar lebih merata secara geografis di seluruh dunia. Namun, mengingat ETF memiliki sejarah panjang dalam menembus daerah baru untuk investasi Bitcoin, dan teknologi Bitcoin belum dimanfaatkan secara maksimal, kondisi ini akan tampak jelas bagi para user di Cina bahwa mereka tidak siap menjadi penggerak utama yang akan mendatangkan keuntungan dalam penggunaan teknologi Bitcoin.

  1. Dolar Menguat

Tak bisa dipungkiri bahwa transaksi Bitcoin dalam dolar AS telah meroket akhir-akhir ini, bahkan sebelum serangkaian regulasi diterapkan oleh bursa di Cina, dan harga jual relatif stabil di angka $1.000 meskipun tidak sepenuhnya bursa besar di Cina berpartisipasi. Awal keuntungan para pengguna Bitcoin akan terus berlanjut dengan transaksi dolar AS pada saat dimulainya operasi ETF, yang diimbangi dengan pengalaman para user dan seberapa lama mereka fokus pada pasar Bitcoin.

  1. Shorting Bitcoin

Shorting Bitcoin merupakan praktek umum. Dengan sekian banyak ETF yang beroperasi di seputar dunia Bitcoin, bisa mencegah atau memudahkan praktek tersebut dilanjutkan. Hal tersebut juga bisa memengaruhi harga Bitcoin. Needham & Company mengamati akan terjadi sedikit kerugian terhadap harga Bitcoin apabila ETF ditolak, sementara Emerita Capital menargetkan harga Bitcoin mencapai $3.678 jika ETF disetujui pada tahun 2017.

Terkait pemberitaan di atas, kenaikan harga Bitcoin merupakan nilai positif dari teknologi Bitcoin, dan bukti bahwa Bitcoin semakin diminati masyarakat di dunia. Pandangan tersebut bertolak pada salah satu sifat harga Bitcoin yang juga bergantung pada hukum permintaan dan penawaran. Dimana semakin banyak permintaan maka harga juga semakin meningkat. Bitcoin memiliki kekuatan tersendiri untuk bertahan pada setiap faktor fundamental yang beredar, yaitu saat harga menurun karena pemberitaan negatif, kita bisa memanfaatkannya dengan membeli, dan saat harga naik karena pemberitaan yang positif, kita bisa memanfaatkan momen itu dengan menjual. Dengan demikian keuntungan menggunakan Bitcoin bisa dinikmati dalam setiap kondisi. Bagi Anda yang mungkin baru mengenal Bitcoin di saat harga sedang tinggi dan merasa berat untuk membelinya, Anda bisa segera menepis kekhawatiran tidak bisa membeli Bitcoin. Di www.Indodax.com kita bisa membeli Bitcoin dengan harga minimal Rp. 1.000 saja. Anda tidak perlu bingung mengeluarkan kocek yang banyak untuk bisa memiliki Bitcoin ketika harga melonjak naik.

Teknologi Blockchain yang terkandung dalam Bitcoin juga terbukti memiliki kekuatan tersendiri, sehingga beberapa teknologi dikembangkan dengan menggunakan platform Bitcoin. Sebagai contoh yang terjadi di tahun 2016, dimana  MIT Media Lab meluncurkan perangkat lunak berlisensi open source yang dapat digunakan untuk membuat, menampilkan, dan memverifikasi sertifikat elektronik dengan memanfaatkan teknologi Bitcoin.

 

 

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/bitcoin-price-will-surge-to-1645-in-march-if-winklevoss-etf-gets-green-light-research

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 





Sumber : blog.indodax.com

Indodax.com akan hadir dalam TechnoFair 2017 di Universitas Gunadarma, Depok!

Halo, Bitcoiners!

Tertarik untuk mengetahui tentang Bitcoin dan teknologi Blockchain secara lebih lanjut? Ini kesempatan Anda untuk mendapatkan informasi terkini mengenai digital asset terbesar di dunia karena Indodax.com akan hadir di acara TechnoFair 2017 di Depok! Acara ini diselenggarakan di Universitas Gunadarma Kampus E yang terletak pada Jalan Komjen. Pol .M. Jasin No.9, Tugu, Cimanggis, pada tanggal 10 – 11 Maret 2017. Kami akan membuka booth disana,  jadi bila Anda ingin mendapatkan merchandise menarik dari kami, jangan lupa untuk mampir ya!

Bagi Anda yang tertarik untuk menghadiri sesi seminar bersama Indodax.com yang bertemakan “Bitcoin and Blockchain: Progressive Technology Investment and Innovation”, datanglah ke Auditorium L25, Kampus L Universitas Gunadarma (Cengkareng City Resort Boulevard No. 75 Jl. Raya Kamal, Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta) pada pukul 13.00 WIB hari Jum’at, tanggal 10 Maret 2017.

Acara seminar dan pameran ini terbuka untuk umum dan tanpa biaya. Untuk info lebih lanjut, hubungi Jibril Hartri (085781601196) atau Fanny Ardiansyah (089646952557).

See you there, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Ingin beli Pulsa, Voucher Game, Token Listrik dan Merchandise Bitcoin? Dapatkan semuanya di TokoBitcoin!

 

Halo, Bitcoiners!

Bila Anda ingin membeli pulsa, token listrik atau voucher game online secara instan menggunakan Bitcoin, rasanya Anda sudah pernah mendengar nama TokoBitcoin. Tapi tahu tidak, TokoBitcoin kini juga menghadirkan berbagai jenis merchandise Bitcoin yang tentunya sangat keren untuk dijadikan koleksi Anda!

Tokobitcoin.com hadir untuk memberikan layanan pembelian pulsa, token listrik, voucher game online dan merchandise Bitcoin menggunakan teknologi Bitcoin. Tentu saja semua transaksi tetap dilakukan dengan berbasis pada mata uang Rupiah, tapi Anda cukup membayar dengan meng-scan QR Code di layar saja. Transaksi pembelian pulsa, token listrik dan voucher game online akan terproses secara instan, dan merchandise Bitcoin Anda akan diproduksi pada hari yang sama!

pulsa

Provider yang didukung untuk pembelian pulsa dan paket internet meliputi: KartuHALO, SimPATI, Mentari, XL, Kartu AS, AXIS, IM3, Smartfren, 3, FLEXI, ESIA, dan BOLT. Klik disini untuk membeli pulsa.

token listrik

Untuk membeli token listrik (PLN), klik disini.

voucher game

Untuk membeli voucher game online, klik disini. Kami menjual berbagai voucher seperti: COC, DigiCash, FastBlack, GameWave, GARENA, Gemscool, GOGAME, GooglePlay, Lyto, Mainkan, Megaxus, MOBIUS, MOGPLAY, MOLPOINTS, MyCard, ORANGEGAME, PlayPoint, Steam Wallet, VTC.

Ingin mendapatkan merchandise Bitcoin yang super stylish? Klik disini, Bitcoiners!

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi langsung situs Tokobitcoin.com atau kontak tim kami di [email protected].

Happy shopping, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com