All posts by 03

Bergabunglah dalam Bandung Digital Meetup di Harris Hotel tanggal 18 Maret 2017!

 

Halo, Bitcoiners!

Mari bergabung dalam acara Digital Meetup di Bandung, Jawa Barat! Event ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 18 Maret 2017 di Harris Hotel and Conventions (Festival Citylink Bandung) dari pukul 09.00 WIB.

Dalam seminar ini, kita akan bersama-sama membahas tentang monetisasi digital, dan bagaimana caranya menghasilkan profit jutaan Rupiah dengan memanfaatkan mobile traffic. Acara ini akan dihadiri oleh pembicara-pembicara yang sudah berpengalaman penuh dalam bidang affiliate marketing seperti Benjamin Yong, Thanh Truong, Rully Kustandar, dan Ajay BlazBluz. CEO Bitcoin Indonesia, Bapak Oscar Darmawan, juga akan menjadi pembicara utama dalam seminar ini jadi jangan lupa untuk hadir ya!

Acara ini terbuka untuk umum, tanpa pungutan biaya sedikitpun! Segera daftarkan diri Anda di situs mereka: bandungdigitalmeetup.com

Sampai jumpa di Bandung, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Pemerintah Amerika Serikat Memperluas Penggunaan Teknologi Blockchain

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di negara Amerika Serikat, masa pemerintahan Donald Trump terus melakukan terobosan-terobosan baru yang mencengangkan. Salah satunya adalah memperluas pemakaian teknologi Blockchain di berbagai sistem pemerintahan dan sektor swasta. Dengan serius Regulator dan para pejabat negara tersebut menyoroti potensi teknologi Blockchain dan mendukung untuk mengadopsi teknologi itu di berbagai bidang, khususnya untuk merampingkan birokrasi, memberdayakan konsumen, dan mendorong kemajuan ekonomi negara.

Mark Calabria, Kepala Ekonom di negara tersebut menyatakan bahwa progres masa pemerintahan presiden Trump didukung oleh perkembangan teknologi Blockchain. Dia mengatakan bahwa adanya peluang yang memungkinkan pengaplikasian teknologi Blockchain lebih jauh digunakan dalam sistem pemerintahan, keuangan dan pada tempat lainnya, terutama karena departemen keuangan melakukan review secara keseluruhan pada sistem keuangan yang telah berjalan. David Schweikert dari the Republican Cochair, Arizona, lebih lanjut menekankan bahwa salah satu tujuan utama dibuatnya kebijakan ini adalah untuk mengimplikasikan potensi teknologi informasi ini sebagai utusan yang bisa bertindak antara pemerintah, industri, dan akademisi.

Debbie Bucci, seorang arsitek Teknologi Informasi di Department of Health and Human juga mengemukakan tentang usahanya untuk mendorong eksplorasi teknologi Blockchain dalam departemennya. Pada tahun lalu departemennya itu pertama kali menerbitkan pernyataan bagaimana teknologi Blockchain bisa diterapkan dalam pengaturan kesehatan. Pada kesempatan lain, David Treat seorang Direktur Manajer dari Financial Services at Accenture, memperhitungkan penerimaan teknologi Blockchain bukan sekedar untuk kepentingan politik, melainkan sebagai bukti berlangsungnya pergeseran dari cara konservatif yang selama ini berjalan. Pendukung Blockchain mengatakan bahwa adopsi teknologi Blockchain oleh pemerintah akan membantu berjalannya sistem yang lebih baik pada berbagai sektor, dan terdapat bukti proses kejadian yang sedang terjadi.

 

Sumber:

http://www.coindesk.com/the-trump-administration-is-buying-into-blockchain-tech/

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 





Sumber : blog.indodax.com

Bergabunglah dalam seminar “Bitcoin and Blockchain Technology” di Universitas Muhammadiyah Prof. DR.HAMKA (UHAMKA), Jakarta!

 

Halo, Bitcoiners!

Mari bergabung dalam seminar iFest 2017 yang bertemakan “Cloud Computing” di Jakarta Timur! Seminar yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 08 April 2017 di Universitas Muhammadiyah Prof.DR.HAMKA (UHAMKA) ini akan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Seminar yang juga akan membahas tentang Bitcoin ini dihadiri oleh CEO PHP Indonesia, Peter Jack Kambey, dan Audience Evangelism Manager Microsoft, Irving Hutagalung. CEO Indodax.com, Oscar Darmawan, akan membawakan seminar bertajuk “Bitcoin and The Blockchain Technology: The Future of Money” yang tentunya menarik untuk diikuti bila Anda ingin mengetahui perkembangan-perkembangan baru seputar dunia Bitcoin dan teknologi Blockchain.

Acara ini terbuka untuk umum dengan harga tiket masuk sebesar Rp 50,000. Untuk registrasi dan info lebih lanjut, kunjungi situs mereka di ifestuhamka.com atau kontak Fahmi Rais (089649338089) dan Syukron (089520836552).

Sampai ketemu di Jakarta, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Bergabunglah dalam seminar “Bitcoin Technology, Cloud Computing, and Internet of Things” di Lampung!

 

Halo, Bitcoiners!

Bergabunglah dalam seminar nasional bertajuk “Bitcoin Technology, Cloud Computing, and Internet of Things” di Lampung! Acara ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 25 Maret 2017 di Gedung Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Lampung. Acara yang juga dihadiri oleh CEO Bitcoin Indonesia, Bapak Oscar Darmawan, akan berlangsung dari pukul 07.00 – 14.30 WIB. Dalam acara ini, Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai dunia IT seputar Cloud Computing, Internet of Things, dan tentunya Bitcoin dan Teknologi Blockchain.

Acara ini terbuka untuk umum namun jumlah kursinya terbatas. Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, hubungi Mujahid (082281092269) atau Nurhaida (083170923856)

See you in Lampung, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Penetrasi Penggunaan Teknologi Blockchain untuk Bank-Bank di Asia

Dalam Konferensi Keuangan di Singapura pada tanggal 20-21 Juni 2017 mendatang, telah diagendakan pembahasan penting terkait penetapan strategi penggunaan teknologi Blockchain dalam sistem perbankan di Asia. Beberapa Bank yang akan terlibat dalam konferensi tersebut di antaranya Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, China Construction Bank, Mizuho, dan OCBC Bank, yang tengah bersiap-siap untuk mengumumkan bagaimana keterlibatan mereka dengan teknologi Blockhain di masa depan.

Konferensi ini diselenggarakan oleh FinTech Network, sebuah kelompok advokasi yang berbasis di Inggris. Dimana mereka hadir untuk memfasilitasi dan mendukung adopsi teknologi keuangan yang inovatif  seperti Blokchain. Teknologi Blockchain dalam sektor keuangan akan membantu perusahaan untuk mengevaluasi dan membantu menilai kelayakan teknologi buku besar yang didistribusikan.

Pada konferensi tersebut juga akan melihat bersama-sama bagaimana partisipasi dari otoritas pemerintah Singapura dengan Monetary Authority di Singapura dalam membahas bagaimana pengajuan hak paten yang berkaitan dengan masuknya teknologi Blockchain dan dampak positifnya pada industri jasa keuangan secara lebih luas.

 

 

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/blockchain-strategy-for-asian-banks-to-be-presented-at-singapore-conference

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 





Sumber : blog.indodax.com

Bitcoin VS Emas: Mana yang lebih baik?

 

Sebagai seorang konsultan, saya sering dihadapi dengan pertanyaan “Apa sih sebenarnya Bitcoin itu?” Untuk menjawabnya, mari kita hilangkan segala konsep digital yang ada di Bitcoin. Anggaplah Bitcoin itu sesuatu yang nyata seperti emas, misalnya, dan bayangkan kini Anda menggenggam sebongkah emas di tangan Anda. Mudah, bukan?

Sekarang saya tanya, siapa yang menciptakan emas? Tidak ada, Tuhan-lah penciptanya dan kita tidak bisa membuktikan eksistensi-Nya maupun identitas asli-Nya bila memang ada. Sejauh ini, belum ada satu individual atau perusahaan manapun yang dapat menciptakan emas. Untuk mendapatkan emas, kita harus menambangnya terlebih dahulu atau membelinya dari toko emas terdekat. Logam mulia ini tersebar di seluruh penjuru dunia, berlaku dan dapat diperjualbelikan di negara manapun, meskipun tidak diciptakan oleh satu sosok yang nyata. Emas tersedia dalam jumlah yang terbatas, dan inilah yang menyebabkan harganya semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Bitcoin sama persis seperti itu, namun bedanya, dia bersifat digital atau tidak terlihat. Jadi sekarang bayangkan Anda sudah menyulap emas tersebut menjadi sesuatu yang virtual dan disimpan di komputer atau smartphone Anda. Bitcoin memiliki semua aspek-aspek penting yang dimiliki emas, namun bentuknya seperti pulsa. Menakjubkan, bukan?

Bisa kita rangkumkan bahwa Bitcoin memiliki karakteristik mirip emas sebagai berikut:

  1. Suplainya terbatas, dimana hanya akan ada 21 juta Bitcoin yang tersebar di dunia;
  2. Tidak diciptakan oleh Bank Sentral/pemerintah, melainkan oleh suatu pihak yang tidak diketahui identitas aslinya;
  3. Tidak diproduksi maupun dikontrol oleh suatu individu, grup atau perusahaan;
  4. Mustahil untuk diduplikasi atau dipalsu;
  5. Bersifat tahan lama dan tidak mudah hancur;
  6. Diperoleh dengan cara ditambang, namun menggunakan program mining dan algoritma matematika;
  7. Dapat ditransaksikan di seluruh dunia;
  8. Transaksi bersifat irreversible, artinya sekali Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali;
  9. Dapat ditukar dan diperjualbelikan dengan berbagai mata uang di dunia.

Karakteristik-karakteristik diatas membuktikan bahwa selain bentuknya yang digital, Bitcoin kurang lebih mirip dengan emas. Namun perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan Bitcoin lebih baik dari emas.

Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Terus pantau blog kami untuk mendapatkan informasi terbaru!

 

 

 

 

 

 

 

Written by Suasti Atmastuti Astaman

Business Development Manager of Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.





Sumber : blog.indodax.com

Perdana Menteri Rusia Melakukan Penelitian terhadap Teknologi Blockchain

Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev telah memberikan mandatnya kepada dua kementerian negara Rusia untuk melakukan penelitian terhadap penggunaan teknologi Blockchain dalam pemerintahan.

Dikutip dari surat kabar lokal Lenta, kedua kementerian itu diperintah untuk meneliti sejauh mana teknologi Blockchain bisa diimplikasikan ke dalam sistem pemerintahan mereka. Dalam penelitian tersebut yang merupakan bagian dari perkembangan proyek “Ekonomi Digital”, pihak yang ikut terlibat adalah Minkomsvyaz, Kementerian Komunikasi dan Pelayanan Pertumbuhan Ekonomi Minekonomrazvitie.

          “Ini adalah topik baru dan populer. Saya sudah memberikan isyarat kepada kementerian terkait untuk mengamati kemungkinan penerapan teknologi Blockchain sebagai bagian dari persiapan proyek Ekonomi Digital,”ujar Medvedev.

Pimpinan Sberbank Herman Gref mengatakan bahwa pada bulan Februari 2019 ia meramalkan akan terjadi pelaksanaan Blockchain komersial. Sementara itu Nikita Smirnov, selaku Wakil Direktur Vnesheconombank menganalogikan Bitcoin sebagai “bakteri positif.”

Pada awal tahun ini Deputi bank sentral, Olga Skorobogatova, mengindikasikan Regulator tidak akan berusaha  melarang penggunaan Bitcoin di masa depan, tetapi justru akan mengadopsi pendekatan observasional dengan mengembangkan regulasi yang sesuai.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/russian-pm-orders-research-on-blockchain-implementation-in-government

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 

 





Sumber : blog.indodax.com

Blockchain Membantu Kita Memberi Makan Penderita Kelaparan di Dunia

Blockchain kini menjadi berita utama di berbagai media. Mulai dari pasar trading bahkan sampai pada arena sumber penghasilan dasar secara menyeluruh. Sekarang ini jaringan desentralisasi yang super aman tersebut juga terbukti bisa membantu memberi makan penderita kelaparan di dunia. Dalam World Food Programme (WFP) dengan menggunakan proyek Blockchain Ethereum, teknologi ini mampu membantu merealisasikan kegiatan tersebut. Disamping itu WFP juga membuka program bantuan tunai Building Blocks.

Farman Ali dari kantor provinsi WFP Karachi mengatakan dalam siaran pers WFP, bahwa Blockchain dapat merevolusi cara WFP memberikan bantuan kepada keluarga miskin di seluruh penjuru dunia. Hal tersebut dapat membawa kita lebih dekat kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan dan memungkinkan pihak WFP untuk memberikan respon lebih cepat.

Tahap pengujian pertama dari program Building Blocks dilakukan di Pakistan pada bulan Januari 2017. Melalui pengalaman pertama penerapan teknologi Blockchain Ethereum sebagai teknologi yang banyak dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis secara global, WFP telah siap mengimplikasikan program mereka sepenuhnya. Building Blocks dilaksanakan sebagai bagian dari WFP’s Innovation Accelerator.

Langkah yang diambil oleh WFP ini merupakan bagian dari upaya untuk mengeksplorasi program berjalan lebih baik, lebih efisien, dan mengurangi risiko dalam memberikan bantuan secara tunai berbasis transfer. Teknologi Blockchain bersifat aman dan cepat pada saat yang bersamaan. Blockchain sebagai buku digital desentralisasi merupakan pilihan yang paling layak, dimana teknologi itu menawarkan transparansi, ditambah dengan keamanan berbasis kriptografi sehingga setiap transaksi bisa terpantau.

Transparansi dan keamanan dalam teknologi Blockchain menghilangkan kekhawatiran terjadinya penyelewengan dana atau gangguan transaksi. WFP melaporkan bahwa peluncuran Building Block’s tahap pertama, keluarga miskin di Pakistan bisa menerima bantuan makanan dan uang tunai, dimana personil WFP bisa mengotentikasi dan merekam dengan smartphone menggunakan teknologi Blockchain Ethereum. WFP juga dapat melacak dan memverifikasi cara keluarga menggunakan dana bantuan tersebut.

Blockchain memiliki potensi untuk merevolusi bantuan kemanusiaan, terutama di beberapa lingkungan yang belum berkembang di dunia. Ketika terjadi bencana yang melanda sebuah daerah, dimana masyarakatnya tidak memiliki akses ke infrastruktur keuangan, organisasi kemanusiaan bisa memanfaatkan Blockchain sebagai cara untuk menyebarkan bantuan tunai. Alexi Lane selaku CEO dari Ethereum Everex Wallet menyatakan bahwa pengiriman bantuan dengan metode ini juga membantu upaya mengatasi pertolongan bagi korban bencana secara transaparan.

.

Sumber:

https://futurism.com/blockchain-is-helping-us-feed-the-worlds-hungriest-families/

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 





Sumber : blog.indodax.com

ZCoin sudah bisa dijualbelikan dengan Rupiah di Indodax.com! Proses Deposit dan Penarikan ZCoin Ditunda 1-2 Hari

 

Halo, Bitcoiners!

Market ZCOIN – RUPIAH sudah dibuka di www.indodax.com namun wallet temporary yang kami sediakan untuk proses deposit dan penarikan masih dalam maintenance. Tapi tidak perlu khawatir, Anda masih bisa trading Zcoin dengan lancar di indodax.com!

Untuk deposit dan withdraw ZCoin diperkirakan mengalami penundaan sekitar satu hari, karena masih terdapat bug pada wallet Zcoin versi terbaru, dimana wallet berhenti sync pada block ke 52040 (beberapa saat setelah launching XZC-IDR). Kami telah berkonsultasi dengan developer Zcoin terkait hal ini dan kami diminta untuk downgrade ke wallet versi sebelumnya. Dikarenakan wallet yang baru tidak backward compatible, maka proses migrasi ini akan sedikit memakan waktu. Kami mungkin membutuhkan waktu hingga 1-2 hari ke depan. Sementara itu fungsi deposit dan withdraw ZCoin tidak akan bisa digunakan.

Bila ada yang hendak ditanyakan, silakan kontak kami di [email protected].

Happy trading, Bitcoiners!

 


 

Hello, Bitcoiners!

Market ZCOIN – RUPIAH is now available to access at Indodax.com but the temporary wallet we provide to process your deposit and withdrawal is still under maintenance. But don’t worry, you can still trade Zcoin smoothly at indodax.com!

ZCoin’s deposit and withdrawal is expected to be under maintenance at least one day.  We located some bugs in the latest Zcoin wallet, where the wallet stops syncing automatically on block number 52040 (shortly after launching XZC-IDR). We have spoken with Zcoin developers regarding this and we were asked to downgrade to the previous version of the wallet. Since the new wallet is not backward compatible, the migration process will take a little bit more time. You may have to wait 1-2 days for this. During this process, the ZCoin deposit and withdrawal function will not work properly.

For more info, please contact us at [email protected].

Happy trading, Bitcoiners!





Sumber : blog.indodax.com

Teknologi Blockchain Kerabat Para Artis

Setiap kali menuliskan tentang teknologi Blockchain, setiap kali itu juga saya merasa teknologi ini akan turut berperan dalam kemajuan dunia. Tak hanya dinilai dari banyaknya perusahaan raksasa yang telah mengadopsi teknologi ini di berbagai bidang industri, pariwisata, sektor keuangan, dan lain-lain. Bahkan teknologi ini merambah ke dunia pendidikan yang dijadikan sebagai salah satu akademi yang layak diteliti secara khusus di India. Baru-baru ini pun sebuah organisasi kemanusiaan menjadikan teknologi ini sebagai sarana untuk menyalurkan bantuan kepada penduduk miskin dalam World Food Programme (WFP).

Sehubungan dengan banyaknya manfaat dalam teknologi Blockchain tersebut, ada yang juga menarik perhatian saya terkait orang-orang yang bekerja dalam industri hiburan, seperti seni dan budaya, musik, penerbitan, teater, dan lain-lain. Mereka adalah orang-orang yang memenuhi kebutuhan hidup melalui bakat yang mereka miliki sendiri. Biasanya para pekerja seni punya rantai proses pengurusan pembuatan karya yang panjang. Misalnya dalam pembuatan film, yang akan berkaitan dengan pemegang hak lisensi, distributor film, para pemain film, agensi penyalur bakat, dan lain-lain yang membutuhkan kontrak masing-masing dan pembayaran dengan sistem akuntasi. Ada pula pihak perantara yang mengambil pendapatan dengan memotong dari pembayaran para artis sesuai dengan surat kontrak yang dibuat sebelumnya.

Bagaimana teknologi Blockchain bisa mengubah semua bentuk transaksi tersebut menjadi lebih mudah dan aman? Dengan berfokus pada kekuatan teknologi ini, banyak artis yang telah ikut mengadopsi teknologi Blockchain dengan model yang sudah ada. Hal serupa juga berlaku dalam dunia musik. Misalnya Grammy memenangkan penghargaan penyanyi sekaligus penulis lagu Imogen Heap yang telah merintis peluncuran Mycelia dengan konsep think-and-do-tank yang bertujuan untuk memberdayakan ekosistem industri musik yang ideal, berkelanjutan, dan melibatkan semua layanan interaksi musik berbasis online menggunakan teknologi Blockchain. Artlery, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan artis mencoba hal serupa untuk seni fisik seperti patung dan lukisan.

Langkah memasukkan program platform berbasis Blockchain ini disebut dengan kontrak pintar. Blockchain adalah platform teknologi baru yang berjalan pada jutaan perangkat dan terbuka untuk siapa saja, yang tidak hanya memberikan kita berupa informasi tetapi bisa menyimpan banyak sesuatu yang berharga seperti uang, judul karya, tindakan, seni, penemuan-penemuan ilmiah dan kekayaan intelektual lainnya dapat dipindahkan dan disimpan dengan aman dan privasi, dimana letak kepercayaan tidak hanya berada pada satu pihak melainkan di semua pihak yang bersangkutan.

Menggabungkan teknologi baru ini dengan komunitas pekerja seni akan lebih menghargai inklusi, integritas, transparansi dalam pembuatan suatu kerja sama, menghormati hak-hak satu sama lain, aman, dan kita bisa mendapatkan ekosistem baru untuk karya film, video game, dan kegiatan kreatif  lainnya.

Zach LeBeau, CEO dari Singular DTV yang merupakan sebuah manajemen dan distribusi konten digital berbasis platform Blockchain sempat menuliskan bahwa banyak energi kreatif yang belum dimanfaatkan dan terbuang karena pola sentralisasi. Visinya adalah mendesentralisasikan industri hiburan sehingga industri kreatif dapat membantu para pekerja seni memperoleh keuntungan dari film, video game, dan seni lainnya yang mereka buat. Lebih lanjut LeBeau berharap desentralisasi bisa mewujudkan dunia yang memanfaatkan potensi terbesar dari setiap individu.

Mengagumkan bukan? Ketika  sebuah teknologi bisa memberikan kemudahan tidak hanya untuk sebuah lembaga tetapi juga untuk orang-orang yang bekerja dengan talentanya sendiri.

Sumber:

https://hbr.org/2017/03/blockchain-could-help-artists-profit-more-from-their-creative-works

 

Written by Sintha Rosse

Writer and Journalist from Indodax.com

 

PERHATIAN: Perdagangan Bitcoin merupakan aktivitas berisiko tinggi. Harga Bitcoin fluktuatif, dimana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. harap menggunakan pertimbangan ekstra dalam membuat keputusan untuk membeli atau menjual Bitcoin. Indodax.com tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Bitcoin, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Bitcoin merupakan keputusan independen oleh pengguna.

 





Sumber : blog.indodax.com