Author: 08

  • Menabung Asyik dengan 5 Cara Fun Ini, Coba, yuk!

    Memang, menabung itu terkadang sangat sulit dilakukan. Konflik antara menabung dan pengeluaran menjadi penghalang utama. Godaan selalu muncul padahal kebutuhan untuk simpanan masa tua juga tak bisa dihindari. Lalu bagaimana cara menabung asyik tanpa terasa terbebani?

    Cara Menabung Asyik Tanpa Merasa Terbebani, Bagaimana Triknya?

    Cara menabung #1 Tentukan tujuanmu

    Salah satu cara terbaik untuk tetap konsisten menabung adalah dengan mengingatkan diri sendiri akan tujuanmu menabung. Hal ini juga bisa dijadikan sebagai motivasi untuk kendala apapun yang mengadang dalam perjalananmu menabung.

    Tanyakan kepada dirimu sendiri; Mengapa saya menabung?

    Meskipun tujuan utamanya adalah untuk mempersiapkan masa tua kelak, namun perlu diakui, membayangkan diri ini menjadi tua dan pensiun memang sulit. Inilah mengapa kamu harus memiliki mini goal sebagai pijakan mencapai tujuan yang lebih besar lagi.

    Mini goal ini bisa jadi sesederhana untuk tidak tergoda belanja baju-baju baru untuk menyimpan sejumlah kecil uang dalam jangka waktu yang kamu tentukan sendiri. Tujuan kecil akan lebih mudah untuk diingat dan diimplementasikan.

    Jadi, apa tujuan kecilmu untuk menabung?

    Berikan reward untuk diri sendiri sesekali

    Ketika berhasil menaklukkan tujuan kecilmu, tak ada salahnya untuk memberikan sedikit reward terhadap konsistensi dirimu menabung. Jangan sampai motivasimu melemah hanya karena kamu tak memberi apresiasi terhadap kedisiplinanmu menabung.

    Cara menabung yang satu ini memang penting dilakukan. Bukan perkara menjadi egois; memberi apresiasi terhadap keberhasilan menabung sangat tepat untuk dilakukan. Dan apabila hal ini secara konstan dilakukan, motivasi terus meningkat, menabung pun menjadi kebiasaan seru yang asyik dilakukan!

    Artikel terkait: Jadi ‘Cewek Keren’ dengan Menghapus Gaya Hidup Boros

    Gunakan aplikasi

    Satu hal yang membuat cara menabung sangat sulit dilakukan adalah ketika menentukan anggaran. Meski demikian, kamu tidak dapat melewatinya. Sebab, jika kamu menabung tanpa anggaran, pada akhirnya akan selalu muncul pertanyaan yang sama; “Ke mana semua uang saya habiskan?”

    Kabar baiknya, kamu tak perlu lagi menggunakan pena, kertas dan kalkulator untuk menentukan anggaran pengeluaranmu. Bersyukurlah, sebab, teknologi hadir untuk mempermudah urusanmu. Termasuk juga saat kamu ingin menabung.

    Banyak sekali aplikasi yang dapat mempermudah kebutuhanmu menentukan anggaran pengeluaran. Jangan lupa untuk melakukan update budget-mu setiap hari. Dengan demikian, kamu dapat memantau pengeluaranmu dalam genggaman tangan.

    Lebih hemat dengan DIY

    Apabila kamu merupakan seorang yang cukup artsy, coba deh, buat sendiri barang-barang yang bisa kamu gunakan sehari-hari dengan mendaur ulang dari barang-barang di sekitarmu.

    Nggak perlu beli dekorasi dinding atau lukisan jika kamu dapat membuatnya sendiri. Yang paling asyik dari DIY (do-it-yourself) adalah kamu bisa membuatnya sesuai kebutuhanmu sendiri.

    Cari inspirasimu melalui Pinterest atau YouTube dan mulai sekarang juga!

    Buat lebih fun!

    Daripada membuat rencana anggaran yang membosankan di atas lembar kertas putih polos, mengapa tak coba membuatnya terlihat lebih fun dengan memberikan warna-warna menarik!

    Kamu bisa menuliskan daftar tujuan finansial jangka pendek maupun jangka panjang dengan warna yang berbeda.

    Dengan cara menabung ini, kamu tak akan bosan-bosan melihat catatan keuangan dan anggaran pengeluaranmu, bukan?

    Investasi emas paling cuan cuma di Pluang, unduh aplikasinya sekarang, yuk!

    Baca juga:

    Selain Menikah, Ini 3 Momen Penting Hidup yang Akan Menyadarkanmu Pentingnya Investasi

    Newbie di Bursa Saham? Ini 4 Cara Aman Berinvestasi Bagi Pemula



    Sumber : pluang.com

  • Tetap Cuan dengan Menabung Emas Online Kekinian, Bagaimana Caranya?

    Dahulu, orang tua kita membeli emas dan menyimpannya di rumah. Emas lazim dikenal dengan berbagai kelebihannya, di antaranya kebal inflasi, risiko minim, modal relatif kecil, dan barangnya yang mudah diperjualbelikan kembali. Tujuan menabung emas pada umumnya memang untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.

    Sayangnya, yang menyulitkan adalah membeli emas ke toko. Bagi sebagian besar dari kita, mengeluarkan effort untuk ke toko membeli emas merupakan pekerjaan kompleks, merepotkan, dan bahkan mungkin berbahaya dalam perjalanan pulang membawa emas fisik.

    Mengikuti Perkembangan Zaman, Jadi Investor Cerdas dengan Menabung Emas Lebih Fleksibel dan Aman

    Saat ini, industri keuangan berkembang pesat. Berbagai teknologi finansial (tekfin) menyediakan dompet digital dan bahkan saat ini menawarkan cara menabung emas dengan lebih mudah.

    Bukan saja menyediakan fitur aplikasi untuk membeli emas, informasi tentang perkembangan harga emas pun tersedia dan mudah diakses hanya dengan klik aplikasi online.

    Baca juga: Kenali Empat Jenis Emas Ini Sebelum Menabung Emas

    Menabung Emas di Era Kontemporer

    Saat ini, membeli emas bisa dilakukan semudah menabung uang. Dengan berbagai layanan aplikasi digital dari perusahaan startup yang berkembang saat ini, menabung emas bisa dilakukan hanya dengan mengunduh aplikasinya.

    Emas bahkan bisa dibeli dengan angsuran. Nasabah yang telah membuka akun bisa menyediakan uang muka dengan besaran bergantung pada masing-masing aplikasi tekfin. Umumnya, dikenakan biaya sebesar 20% dari harga emas.

    Setelahnya, nasabah bisa mulai mencicil setiap bulan dalam jangka waktu tertentu, apabila sudah memiliki rencana jangka panjang dari target investasi yang dikehendaki. Pluang adalah aplikasi yang juga menawarkan sarana mudah untuk menabung emas.

    Produk emas dari Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang berlisensi dan diawasi oleh Bappebti sehingga transaksi yang dilakukan nasabah aman. Kamu bisa mulai menabung emas dengan mencicil dan terus mengawasi informasi harga emas harian dari grafik yang disediakan.

    Emas Online dan Emas Fisik, Mana Lebih Baik?

    Bank pada umumnya hanya membiayai cicilan emas yang diproduksi oleh negara atau emas yang diproduksi oleh lembaga yang bekerja sama dengan bank tersebut. Emas yang dibeli oleh nasabah perlu disimpan dalam jangka waktu tertentu. Ini ditujukan sebagai jaminan, disimpan oleh bank hingga waktu cicilan nasabah berakhir.

    Demikian juga pembelian emas melalui pegadaian ataupun bank syariah. Tiga jenis fasilitas pembiayaan yang tersedia di antaranya perorangan, kelompok, dan arisan. Emas bisa dicicil dari 1 gram hingga 1 kilogram.

    Selain itu, ada juga e-commerce yang memberikan voucher untuk memudahkan pembelian emas. Ada pula yang menyediakan fasilitas cicilan untuk tiap pembelian.

    Menabung emas di masa sekarang memang jauh lebih mudah daripada di waktu lampau. Para nasabah dimungkinkan untuk menyelidiki tiap fasilitas yang ditawarkan oleh wadah menabung emas tadi, baik melalui aplikasi, mencicil di bank ataupun membeli emas di pegadaian.

    Selanjutnya, yang perlu diperhatikan dalam menabung emas adalah syarat-syarat pembelian, persentase uang muka, pengenaan bunga, risiko gagal bayar, dll, karena fasilitas-fasilitas tertentu mestinya memerlukan kesesuaian dengan nasabah yang bersangkutan. Kamu perlu mengecek kembali risiko dari masing-masing fasilitas yang disediakan.

    Baca juga: Investasi Emas atau Saham dalam Situasi Sekarang?

    Langkah demi Langkah Mencicil Emas

    Jadilah investor cerdas, dan telitilah dalam melakukan pembelian emas. Setelah punya tujuan investasi, kamu bisa cek harga emas batangan di pasaran, ataupun mengecek harga di internet. Beberapa situs seperti PT Antam, PT Pegadaian dan Orori.com menyediakan informasi ini.

    Setelah menemukan harga pasaran yang pas, kamu dapat membuat rencana target mencicil emas. Dengan asumsi harga per gram emas sekitar Rp 700.000, maka untuk berinvestasi minimal 5 gram emas sebulan, maka kamu perlu mengeluarkan dana sebesar Rp 3.500.000 untuk investasi satu keping emas 5 gram tersebut.

    Setelah kamu merencanakan jangka waktu, sekarang saatnya menentukan tempat pembelian emas. Seperti yang dijelaskan, kamu dapat memilih membeli emas dari kantor pusat Antam, membeli di bank atau PT Pos Indonesia, mencicil di pegadaian, atau membeli melalui aplikasi digital.

    Kemudahan yang ditawarkan oleh aplikasi digital (pembelian emas online) adalah informasi yang dapat diakses kapan saja, sertifikat emas yang dapat diperoleh dengan mudah. Pluang, misalnya, menawarkan emas produksi Antam dengan sertifikat yang memungkinkan emas tersebut untuk dijual di luar negeri.

    Rencana investasi emas dapat dijadwalkan misalnya selama 10 tahun (120 bulan), tergantung tujuan investasi tersebut. Jadi, dengan asumsi kamu menabung emas selama 120 bulan, nilai dari investasi emasmu akan sebesar Rp 420.000 dalam 10 tahun secara flat, ini belum menghitung dari nilai kenaikan harga emas. Nilai investasimu tentu akan menyesuaikan dengan harga emas terbaru.

    Selamat menabung emas, semoga keuntungan investasi 10 tahun mendatang memberimu kemudahan-kemudahan untuk mencapai tujuan utamamu. Jangan lupa untuk unduh aplikasi pluang untuk info promo dan harga emas termurah setiap harinya!

    Simak juga:

    Yuk, Mengenal Produk-produk Investasi

    Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

    Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial



    Sumber : pluang.com

  • Tertarik Membeli Saham Google? Ketahui Dulu Risikonya di Sini!

    Pada era perusahaan teknologi bertumbuh dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, daya tarik berinvestasi saham di perusahaan-perusahaan teknologi ini kian kuat. Pembelian saham di perusahan-perusahaan teknologi ini semakin menjanjikan. Membeli saham google, Tencent, Alibaba, Facebook, Apple, atau Amazon, misalnya.

    Beli saham google dan perusahaan teknologi raksasa lainnya

    Sejumlah perusahaan di bidang teknologi digital kian berkembang. Dari start-up hingga e-commerce mulai membuka sahamnya untuk publik dan melantai di bursa saham. Emiten perusahaan-perusahaan ini dapat diakses melalui pialang. Banyak analisis dari berbagai pialang sekuritas memberi informasi tentang ekspansi bisnis dan keadaan perusahaan-perusahaan ini.

    Tapi, karena kamu ingin fokus memasang target membeli saham di perusahaan-perusahaan besar, mari kita cari tahu… Bagaimana, sih, caranya membeli saham google dan perusahaan-perusahaan teknologi yang sudah mapan ini?

    Berikut ini hal-hal yang bisa kamu pelajari.

    saham google

    Mengenal FAANG (Facebook, Apple, Amazon, Netflix, Google). Bagaimana cara beli saham google dan kawanannya ini?

    FAANG terdiri dari lima perusahaan teknologi terbesar di dunia. Bila kamu terbiasa dengan pembelian saham di SGX, kamu mungkin akan mendapati investasi saham FAANG agak sedikit berbeda.

    Kelima korporasi FAANG ini terdaftar di bursa saham Nasdaq. Nasdaq adalah kependekan dari National Association of Securities Dealers Automated Quotations, dan merupakan bursa saham terbesar di Amerika Serikat setelah New York Stock Exchange (NYSE).

    Berikut ini kode Nasdaq untuk perusahaan FAANG.

    • Saham Facebook Inc – FB
    • Apple Inc – APPL
    • Amazon – AMZN
    • Netflix – NFLX
    • Google – GOOGL

    Untuk trading saham-saham perusahaan di atas, kamu perlu berkomunikasi dengan pialang (broker) yang melayani akses ke Nasdaq. Kebanyakan pialang yang memungkinkan trading mesti memiliki Nasdaq dalam daftar layanan mereka. Perlu dicatat, Nasdaq adalah salah satu bursa saham terbesar di dunia.

    Tapi, bila kamu tidak berminat membeli saham dari masing-masing perusahaan, banyak ETF tersedia untuk perusahaan ini. Membeli ETF memungkinkanmu untuk melakukan diversifikasi kepemilikan saham dengan lebih sedikit pengeluaran. ETF FAANG biasanya menawarkan eksposur ke saham FAANG. Biasanya untuk bisa dianggap sebagai ETF FAANG, diperlukan masing-masing eksposur 1% untuk minimal pembelian saham FAANG.

    Ada banyak ETF FAANG di bursa Amerika Serikat. Berikut ini ETF yang tersedia:

    • Invesco QQQ (QQQ) pada Nasdaq
    • iShares Russell 1000 Growth ETF (IWF) pada NYSE Arca
    • Vanguard Growth ETF (VUG) pada NYSE Arca
    • iShares S&P 500 Growth ETF (IVW) pada NYSE Arca
    • Schwab U.U. Large-Ca Growth ETF (SCHG) pada NYSE Arca

    Baca juga: Newbie di Bursa Saham? Ini 4 Cara Aman Berinvestasi bagi Pemula

    Bagaimana dengan Saham BAT (Baidu, Alibaba, Tencent)?

    Di luar perusahaan-perusahaan teknologi Amerika Serikat itu, perusahaan-perusahaan Tiongkok juga sedang berkembang pesat.

    Perusahaan-perusahaan teknologi seperti Baidu, Alibaba, dan Tencent adalah kekuatan baru yang harus diperhitungkan dan potensi mereka juga semakin mencengangkan.  BAT adalah perusahaan teknologi Tiongkok yang paling terkemuka saat ini.

    Meski harus dicatat, prospek waktu dekat tidak pasti karena ada perlambatan ekonomi di Tiongkok.

    Kabar baiknya adalah BAT memperdagangkan saham mereka di bursa saham yang memungkinkan nasabah saham baru untuk membeli saham dari pialang. Pialang ini menawarkan akses ke berbagai bursa saham.

    Untuk memperoleh saham BAT, kamu bisa akses ke:

    • Saham Baidu Inc (BIDU) diperdagangkan di Nasdaq
    • Alibaba Group holding Ltd – ADR (BABA)  di NYSE
    • Tencent Holdings Ltd (0700) di Hong Kong Stock Exchange

    Pialang Investasi Teratas untuk Berinvestasi di Perusahaan Teknologi

    Untuk berinvestasi di FAANG (beli saham google, misalnya) dan BAT (beli saham Alibaba, misalnya), kamu perlu memastikan bahwa pialang yang kamu gunakan menawarkan akses ke bursa saham itu. Di antaranya, Nasdaq (Untuk saham FAANG dan Baidu), NYSE (untuk saham Alibaba), dan Hong Kong Stock Exchange (untuk saham Tencent).

    Pialang terbaik yang kamu butuhkan tergantung pada beberapa faktor, tetapi biaya komisi pasti akan menjadi salah satu alasan. Berikut adalah beberapa pialang yang paling hemat biaya:

    • Bursa Saxo – biaya dagang 0,08% (hingga 50.000 dolar AS) dan biaya minimum 10 dolar AS
    • Maybank Kim Eng – biaya dagang 0,12% (hingga 50.000 dolar AS) dan biaya minum 10 dolar AS
    • Philip Securities (POEMS) – biaya dagang 0,12% (hingga 50.000 dolar AS) dan biaya minimum 10 dolar AS
    • UOB KayHian – biaya dagang 0,12% (hingga 50.000 dolar AS) dan biaya minimum 10 dolar AS
    • CGS-CIMB Securities – biaya dagang 0,18% (hingga 50.000 dolar AS) dan biaya minimum 18 dolar AS

    Baca juga: Perkara Saham hingga Krisis Ekonomi, Ini 7 Rekomendasi Film Terbaik Soal Keuangan

    Saham Goggle dan kawan-kawan, mengapa berinvestasi di perusahaan teknologi?

    Sektor teknologi saat ini menjadi segmen pasar terbesar dan kemungkinan akan semakin besar ke depannya. Teknologi sekarang menembus setiap aspek kehidupan kita serta setiap sektor dalam perekonomian. Jadi, potensi pertumbuhan perusahaan teknologi akan semakin luas.

    Perusahaan teknologi juga dianggap sebagai sektor yang bergerak sangat cepat dan fluktuatif, dengan perusahaan-perusahan baru yang dapat muncul dalam semalam. Itu berarti ada potensi besar untuk menghasilkan uang dengan memperdagangkan saham di perusahaan teknologi, seperti saham Google, Facebok, dan kawanannya ini.

    Apa risiko dari investasi saham di perusahaan teknologi?

    Sama seperti kita dapat mengambil keuntungan dari kenaikan saham perusahaan teknologi ini, begitu pula mereka dapat menjadi usang dengan cepat. Ini karena ada pertumbuhan perusahaan teknologi yang semakin cepat. Bahkan dengan kehadiran perusahaan-perusahaan teknologi yang muncul dalam semalam.

    Volatilitas ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi investor yang tidak berpengalaman, atau mereka yang tidak begitu memperhatikan pergerakan bursa saham.

    Cepatnya fluktuasi saham google dan kawanannya ini memang mengharuskan investor industri teknologi untuk siap memantau pasar. Tetap mengikuti berita terkini, dan terutama tidak takut untuk memotong kerugian mereka dengan menarik saham ketika terjadi fluktuasi yang mengejutkan.

    Secara keseluruhan, saham google dan kawanannya ini sekarang cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi daripada kategori saham di sektor lain.

    Beberapa perusahaan teknologi yang terbuka (Tbk) dan dijual untuk umum baru dapat izin menjual saham ketika mereka telah memperoleh untung. Namun, apakah perusahaan-perusahaan tersebut benar-benar untung hanyalah prediksi dan spekulasi publik.

    Oleh karena itu, bukan berarti pedagang saham perusahaan teknologi harus terus bergantung pada penilaian publik. Investor dapat mengamati langsung bagaimana keadaan perusahaan dari saham yang dibelinya untuk mengetahui nilai dari saham mereka.

    Sumber: Money Smart

    Simak juga:

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Memperkenalkan Bitcoin, Mata Uang Elektronik Sebagai Investasi Alternatif

    Bitcoin mencapai nilai 400 dolar AS pada November 2015. Artikel dari Bloomberg melaporkan harga ini meningkat positif dan cenderung naik signifikan. Bitcoin adalah aset digital (uang elektronik, cryptocurrency) yang dikembangkan pada 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto.

    Artikel itu menyatakan, “Bitcoin sedang maju. Awal minggu ini, kami menemukan mata uang virtual sedang beruntun naik. Hampir 40% dalam tiga hari terakhir.”

    Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebagai mata uang yang terdesentralisasi. Database yang didistribusikan menyebar ke node-node jaringan P2P. Ini memungkinkan kepemilikan tanpa identitas dan pemindahan kekayaan lebih efisien.

    Artikel Bloomberg itu menyatakan analis Gil Luria dari Wedbush Securities menulis pada 2014, “Kami percaya bitcoin dan teknologi blockchain sejenis memiliki potensi mengganggu infrastruktur keuangan selama beberapa tahun ke depan. Kami percaya nilai mata uang bitcoin mendapat manfaat dari tren ini.”

    Bitcoin adalah mata uang elektronik yang mengandalkan transaksi terbuka untuk umum dengan sistem teknologi blockchain

    Masih pada November 2015, Paul Vigna dari Wall Street Journal menulis untuk kolomnya, “Harga bitcoin melonjak, melewati batas 400 dolar AS untuk kali pertama sejak November lalu, di tengah lonjakan aktivitas dagang dan ketertarikan yang meningkat atas teknologi yang mendasari uang elektronik.”

    bitcoin adalah

    Kurs tertinggi bitcoin pada Juni 2016 adalah 768 dolar AS. Kemudian, bitcoin menghadapi periode fluktuatif. Ini karena terjadi peretasan pertukaran bitcoin. Harga bitcoin pun turun. Apakah kamu perlu mempertimbangkan untuk investasi bitcoin?

    Apakah kamu dapat melipatgandakan keuntungan dengan Bitcoin?

    Bitcoin adalah mata uang digital yang paling terkenal saat ini. Semua transaksi bitcoin dilakukan dengan terbuka dan disimpan dalam database. Ini memudahkan bitcoin didistribusikan. Untuk mencegah terjadinya pengeluaran ganda, jaringan peer ke peer memastikan keamanan penggunaan bitcoin.

    Baca juga: Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya

    Sebelumnya, tak banyak e-commerce yang melayani pembelian dengan bitcoin. Tapi, kini banyak pembelian yang menawarkan opsi ini. Overstock.com, Dell, Microsoft, Reeds Jewelers, dan bahkan Sacramento Kings memungkinkan pembelian dengan kartu kredit yang secara otomatis didebet ke dompet bitcoin.

    Bitcoin adalah mata uang yang dapat diperbandingkan kursnya dengan mata uang lain di forex, baik dolar AS ataupun yen. Kurs bitcoin bahkan menunjukkan performa terbaik pada 2010, 2011, 2012, 2013, dan 2015.

    Apa yang terjadi pada 2014? Bitcoin pernah jatuh. Yuk, kita ketahui apa saja yang membuat terjadinya volatilitas bitcoin ini.

    Bitcoin adalah investasi alternatif

    Karena nilai bitcoin dapat didenominasikan dalam nilai dolar dan pasar menentukan fluktuasi nilainya, maka bitcoin dapat pula menjadi sarana investasi. Bitcoin diperdagangkan di bursa seluruh dunia 24 jam sehari. Kita akan selalu tahu nilai bitcoin dalam dolar AS atau mata uang lokal.

    Tapi sebelum kamu terjun dan memutuskan membeli bitcoin, dan menganggapnya sebagai investasi, kamu perlu membuat rencana dan strategi keuangan yang didasarkan pada situasimu saat ini. Pikirkan tujuan, sasaran, dan alokasi asetmu saat ini dengan lebih bijak.

    Ini saatnya para investor melihat bitcoin adalah mata uang elektronik yang dapat dipertimbangkan sebagai porto folio. Sebagai investasi alternatif, bitcoin dapat menjadi salah satu pilihan jika ingin melakukan diversifikasi investasi.

    Investasi alternatif pada umumnya tidak berkorelasi dengan jenis investasi lain. Artinya, bitcoin adalah investasi alternatif yang tidak terkait dengan saham dan obligasi. Ini menyebabkan nilai mereka berbeda dengan investasi lainnya.

    Selama bertahun-tahun, perusahaan investasi telah menyarankan untuk mengambil sedikit risiko pada aset bernilai tinggi, demi investasi hari tua.

    Mereka umumnya menyarankan dana lindung nilai (hedge fund), ekuitas pribadi, emas, forex, dan properti sebagai jenis investasi yang perlu diambil. Bitcoin adalah investasi alternatif yang perlu juga dipertimbangkan karena kamu dapat memantau harganya secara langsung dan pertukarannya dapat dilakukan via daring.

    Baca juga: Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Bagaimana cara berinvestasi Bitcoin?

    Cara langsung paling mudah untuk mendapatkan bitcoin adalah dengan menggunakan aplikasi Coinbase atau Lawnmower. Coinbase adalah salah satu bursa yang terpercaya–didukung oleh para investor yang juga menanam modal di NYSE. Kamu dapat membuat “wallet” atau dompet di sana dan membeli bitcoin atau ether (ethereum).

    Lawnmower adalah aplikasi seluler baru yang memungkinkan pembelian bitcoin secara berulang dan menyediakan analisis mendalam serta data pergerakan bitcoin. Bukan hanya bitcoin, aplikasi ini juga mengawasi semua mata uang elektronik lain, seperti ethereum, dash, dan ripple.

    Aplikasi ini bekerja sama dengan Coinbase (dompetmu sebenarnya ada di Coinbase). Ini memungkinkanmu untuk melacak indeks cryptocurrency teratas, yang disebut sebagai Lawnmower Blockchain Index (Indeks Blockchain Lawnmower).

    Selain itu, kamu dapat membelinya melalui bursa saham, Bitcoin Investment Trust memperdagangkannya dengan kode GBTC di OTCQX. Nilai underlying saham GBTC adalah 1/10 dari nilai sesungguhnya bitcoin. Bila bitcoin dijual dengan harga 300 dolar AS, maka nilai underlying saham GBTC sekitar 30 dolar AS.

    Berinvestasi di teknologi blockchain

    Bila kamu masih skeptis untuk secara langsung berinvestasi bitcoin atau mata uang elektronik (cryptocurrency) lainnya, tetapi kamu percaya pada potensi teknologi blockchain–instrastuktur yang memungkinkan adanya bitcoin–maka kamu dapat mempertimbangkan untuk investasi saham di perusahaan yang meibatkan teknologi blockchain dalam bisnis mereka.

    R3 Consortium adalah salah satu kelompok usaha yang menggunakan teknologi blockchain. Mereka adalah gabungan sembilan investasi bank yang secara aktif mengujicobakan teknologi ini. Tujuannya adalah memperoleh infrastruktur dan sistem yang lebih baik untuk pengelolaan aset.

    Grup ini meliputi JP Morgan Chase, Goldman Sachs, Credit Suisse, State Street, UBS, Commonwealth Bank of Australia, BBVA, Barclays, dan Royal Bank of Scotland. Kini, ini sudah meliputi 40 bank dan mereka mencari rekanan non-bank.

    IBM adalah salah satu perusahaan besar yang sangat intens menerapkan teknologi blockchain. Mereka menyadari keamanan yang ditawarkan oleh sistem teknologi ini.

    Jadi, bila kamu adalah investor yang tertarik pada disrupsi yang terjadi akibat bitcoin dan teknologi blockchain ini, tidak ada salahnya untuk ikut menanam modal.

    Selain tersedianya bitcoin sebagai mata uang dan adanya saham Bitcoin Investment Trust di bursa saham, kamu bisa pertimbangkan berinvestasi di perusahaan dengan teknologi blockchain.

    Sumber: The Balance

    Simak juga:

    Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

    Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!



    Sumber : pluang.com

  • 3 Tips Investasi untuk Pasangan Baru Menikah, Sudah Coba Belum?

    Membangun rumah tangga baru tentu juga mendatangkan tanggung jawab finansial yang baru juga. Oleh karena itu, penting sekali bagi pasangan menikah untuk memiliki strategi investasi yang baik untuk mencapai tujuan jangka pendek maupun jangka panjang finansial keluarga.

    Mengatur keuangan dan investasi yang baik untuk pasangan menikah, seperti apa?

    investasi yang baik

    Mengatur keuangan dan mengambil keputusan finansial terkait investasi sebagai seorang pasangan menikah bukanlah merupakan hal yang mudah. Terkadang, dua kepala ini memiliki cara dan tujuan yang berbeda juga dalam mencapai impiannya masing-masing.

    Dalam Fidelity Investments Survey yang dilaksanakan pada tahun 2018, setidaknya 4 dari 10 pasangan mengalami perbedaan pendapat mengenai usia ideal untuk pensiun. 54% dari mereka berbeda pendapat soal berapa jumlah dana pensiun yang harus disiapkan untuk menunjang gaya hidupnya kelak di masa tua.

    Agar pengaturan keuangan dan investasi yang baik bagi pasangan menikah, tentu dibutuhkan saling pengertian dan timbal-balik. Coba deh, implementasikan tips berikut untuk keluarga kecilmu.

    #1 Terbuka untuk tujuan keuangan dan investasi yang baik bagi keluarga

    Sebuah survey dari PolicyGenius yang dilakukan pada 2018 lalu, menemukan bahwa 20% pasangan menikah tidak mengelola keuangannya bersama.

    Meskipun tak selamanya kamu harus mencampurkan rekening bank, investasi yang baik, bahkan perhitungan finansial lainnya. Setidaknya kalian seharusnya masih bisa membicarakan soal kondisi keuangan masing-masing, lho!

    #2 Jelaskan tujuan dan harapanmu dalam berinvestasi

    Mungkin kamu mengharapkan pensiun saat mencapai usia 50 tahun dengan dana pensiun sebesar Rp 50 Miliar dalam tabunganmu. Namun, jika pasanganmu berencana untuk bekerja hingga usia 65 tahun, artinya hal ini akan mengacaukan rencana investasi yang baik bagi kalian berdua.

    Menjelaskan secara terbuka dan detail mengenai tujuan dan harapanmu akan kondisi keuangan keluarga di masa depan, akan membantu kalian untuk tetap realistis dan merencanakan strategi untuk mencapai tujuan yang sama.

    Artikel terkait: Cari Pacar Baru? Ini 7 Alasan Kenapa Pengusaha Cocok Jadi Pendamping Hidupmu

    #3 Diskusikan toleransi risikomu

    Toleransi risiko berperan penting untuk menentukan bagaimanakah investasi yang baik sebagai pasangan menikah. Apabila ada salah satu di antara kalian yang nyaman dengan mengambil risiko lebih sementara pasanganmu tidak, tentu hal ini akan menjadi petaka.

    Daripada mencemplungkan rekening investasimu bersama-sama dengan toleransi risiko yang berbeda, mengapa tidak mencoba untuk membuat portofolio investasi yang terpisah. Asal selalu bicarakan dengan pasanganmu, ya!

    Investasi yang baik bagi pasangan menikah

    Membicarakan investasi sebagai passangan menikah sangatlah penting. Kamu harus memulainya sejak dini jika ingin membawa keluarga kecilmu menuju kebebasan finansial.

    Ketika berinvestasi sebagai pasangan, pertimbangkanlah persentase penghasilan dari masing-masing pihak. Pada dasarnya, aturan umum untuk berinvestasi adalah semakin muda usia kalian, semakin tinggi pula toleransi risiko yang harusnya bisa diterima.

    Namun, kamu juga harus mempertimbangkan diversifikasi portofolio investasi sebagai pasangan. Termasuk di antaranya kombinasi aset untuk mencapai tujuan dengan risiko yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

    Bagaimana untuk pasangan menikah yang sudah memiliki anak?

    investasi yang baik

    Kehadiran anak di dalam pernikahan dapat mengubah rencana finansialmu hingga tahapan di mana kalian harus menyesuaikan anggaran keluarga untuk mengakomodasi pengeluaran tak terduga untuk si kecil.

    Bisa saja kamu harus menambahkan anggaran untuk biaya pengasuh, atau bahkan biaya kegiatan ekstrakurikuler untuk si kecil kelak. Namun yang terpenting, kalian harus menambahkan persentase alokasi dana dadakan untuk menutupi pengeluaran-pengeluaran tak terduga.

    Utamanya, kebersamaan dalam mengatur keuangan dan investasi yang baik bagi pasangan menikah akan membangun rencana keuangan yang solid untuk masa depan keluargamu.

    Jangan lupa untuk selalu mengecek perencanaan keuanganmu secara teratur dan menyesuaikan dengan kondisi-kondisi tertentu, tergantung dinamika masing-masing keluarga. Selamat berinvestasi!

    Sumber: PolicyGenius, The Balance, Fidelity

    Baca juga:

    Ramai Bisnis Kedai Kopi, Seberapa Menguntungkannya, sih, Model Bisnis Ini?



    Sumber : pluang.com

  • Atur Risiko Investasi Melalui Reksadana, Ini 5 Hal Dasar yang Wajib Kamu Pahami!

    Investasi reksadana adalah salah satu cara investasi yang populer di tengah kalangan investor. Investasi reksadana tidak lebih dari sekumpulan saham atau obligasi.

    Kamu dapat membayangkan reksadana (mutual fund) sebagaimana halnya kolam berbagai jenis investasi, yakni seperti perusahaan yang mengumpulkan sekelompok orang dan menginvestasikan uang mereka dalam bentuk saham, obligasi, dan jenis sekuritas lain.

    Sasaran investasi reksadana berbeda. Tiap jenis ditentukan oleh aset reksadana, wilayah investasi, dan strategi investasi. Tiga varietas investasi reksadana adalah: reksadana ekuitas (saham), reksadana tetap/fixed (obligasi), reksadana pasar uang (instrumen utang jangka pendek).

    investasi reksadana adalah
    Aerial view of business data analysis graph

    Investasi reksadana adalah perpaduan variasi dari tiga kelompok aset itu dan penjualannya biasa ditangani oleh manajer keuangan yang mengaturnya untuk perusahaan tertentu

    Reksadana ekuitas diinvestasikan di perusahaan dengan pertumbuhan cepat, sementara reksadana khusus adalah reksadana yang diinvestasikan hanya pada perusahaan di sektor yang sama.

    #1 Reksadana adalah jalan termudah untuk berinvestasi

    investasi reksadana adalah

    Investasi reksadana adalah kolam uang yang disediakan oleh investor per individu, perusahaan, dan organisasi terkait mereka. Manajer pengelola dana direkrut untuk mengatur investasi dari investor. Tujuan manajer keuangan ini bergantung pada jenis dananya; manajer pengelola penghasilan bulanan, pengelola dana dalam jangka panjang, dsb.

    Reksadana ini terbagi ke dalam empat kategori: dana closed-end (reksadana tertutup) dan open-ended (reksadana terbuka), yang terbagi lagi menjadi load (dengan upah untuk penjual) dan no load (tanpa upah untuk penjual).

    Pembelian reksadana sangat mudah. Banyak perusahaan sekuritas dengan layanan khusus tersedia, dengan nilai minimum investasi yang tidak terlalu membebani.

    #2 Bagaimana reksadana bekerja?

    Pembelian reksadana ini memungkinkanmu untuk menyebarkan risiko investasi. Diversifikasi investasi ini diwujudkan dengan menyebarkan sejumlah besar aset sehingga kerugian investasi tertentu akan terminimalisasi.

    Berbagai jenis investasi ini di antaranya reksadana pasar uang, reksadana pasar saham, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana campuran.

    Dengan jual-beli sejumlah besar sekuritas secara bersamaan, biaya transaksi akan jadi lebih rendah.

    Baca juga: Tujuh Tips Keuangan untuk Milenial

    #3 Bagaimana cara membeli reksadana untuk kali pertama?

    Kamu bisa membeli reksadana dengan menghubungi perusahaan reksadana secara langsung. Broker, bank, perencana keuangan, atau agen asuransi menyediakan layanan ini. Pihak ketiga ini meminta bayaran atau biaya penjualan (load).

    Namun, reksadana juga bisa dibeli dengan tanpa biaya transaksi (no load). Ini memungkinkanmu membeli reksadana dari banyak perusahaan berbeda.

    Nilai aset neto (net asset value, NAV) bisa diperoleh dari nilai aset reksadana dikurangi kewajiban. NAV per saham adalah nilai dari satu saham reksadana. Angka ini berfluktuasi seiring dengan nilai dari varietas investasi reksadana yang kamu ambil.

    #4 Apa yang perlu dipikirkan sebelum memulai investasi reksadana?

    Investasi reksadana adalah investasi yang dikelola oleh profesional, ada diversifikasi jenis investasi, dengan pertimbangan skala ekonomi, sederhana, dan bersifat likuid. Berbagai keuntungan ini tentu membawamu pada keputusan untuk mengambil reksadana.

    Sebelum mengambil investasi, perlu dipertimbangkan apakah kamu ingin keuntungan jangka panjang atau lebih menginginkan keuntungan jangka pendek? Tujuan dari investasi ini akan menentukan toleransi risiko yang perlu dipikirkan sebelum mengambil reksadana.

    Berbagai tipe reksadana akan cocok jika sesuai dengan tujuanmu. Karena ada pula reksadana yang dibebani biaya (load), kamu juga perlu memilih apakah kamu memerlukan manajer keuangan dengan biaya tambahan itu untuk membantu mengelola reksadana tersebut.

    Selain itu, terkadang, pastikan iklan reksadana tidak menyesatkanmu. Untuk memperoleh informasi yang tepat mengenai reksadana perusahaan tertentu, kamu perlu melakukan perbandingan kinerja reksadana kelompok-kelompok sejenis.

    Baca juga: Perkara Saham hingga Krisis Ekonomi, Ini 7 Rekomendasi Film Terbaik Soal Keuangan

    #5 Bagaimana reksadana dapat memberimu keuntungan?

    Uang dalam reksadana diputar dengan tiga cara:

    1) Pendapatan yang dihasilkan dari dividen saham dan bunga obligasi;

    2) Jika reksadana menjual sekuritas dengan nilai yang meningkat, maka diperoleh keuntungan. Keuntungan ini disalurkan kepada investor;

    3) Jika kepemilikan reksadana meningkat tetapi tidak dijual ke pengelola dana (fund manager), maka harga itu akan meningkat.

    Pada reksadana terbuka, keuntungan berupa dividen income, capital gain, dan net change NAV. Dividen income adalah dividen per saham yang diberikan kepada pemegang saham reksadana, sementara net change NAV adalah perubahan bersih NAV yang terjadi pada hari tersebut.

    Sementara itu, pada reksadana tertutup, keuntungan diperoleh investor sama seperti pemegang saham, yakni melalui dividen, saham bonus, dan capital gain.

    Sumber: The Balance, Money Smart, Ipotnews

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Perusahaan Incaranmu Melantai di Bursa Saham? Ini Tips dan Trik Membeli Saham IPO

    Saham IPO (initial public offering) adalah penawaran saham perdana kepada publik yang dilakukan perusahaan terbuka. Ini berarti saham mulai dibuka di pasar modal. Pada Bursa Efek Indonesia (BEI), saham-saham perusahaan terbuka (emiten) ini bertambah gelar Tbk.

    Tujuan perusahaan melepas atau menjual sahamnya untuk publik umumnya adalah memperoleh kinerja keuangan perusahaan yang lebih baik, potensi pertumbuhan perusahaan lebih cepat, peningkatan citra perusahaan. Ini tentu meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.

    Saham IPO yang dilepas ke publik biasanya hanyalah sebagian kecil dari total saham. Misalnya, suatu perusahaan menjual 10% sahamnya. Ini dapat berarti perusahaan itu melepas 1 juta lembar sahamnya, dengan harga perdana saham misalnya Rp 20.000 per lembar. Dengan demikian, nilai perusahaan secara keseluruhan adalah 10% dikali harga saham dan jumlah saham.

    Pada awal 2019, 42 perusahaan mencatatkan saham mereka di bursa. Di antara emiten baru ini, 22 emiten telah mencatatkan performa yang baik di antara saham IPO yang terdaftar di BEI.

    saham IPO

    Saham IPO laris manis pada masa penawaran umum kepada publik, banyak perusahaan baru yang potensial untuk investasimu

    Sejumlah saham IPO laris manis pada masa penawaran umum, misalnya PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI). Mereka mengalami kelebihan penawaran (oversubscribed) pada masa penawaran umum. Telefast, misalnya, melepas 416 juta saham baru atau sekitar 25% dari modalnya.

    Potensi keuntungan di antara 22 perusahaan itu sekitar 1-1,7%, sementara 20 perusahaan mencatat performa saham IPO yang tidak begitu baik dengan koreksi dari 1% hingga lebih dari 70%. Dengan koreksi ini, tentu membeli saham IPO cenderung berisiko.

    Akses informasi pembelian saham IPO dapat dilakukan melalui broker ataupun membuka langsung situs web perusahaan, menelusuri Bursa Efek Indonesia (IDX), atau dari berita ekonomi dan keuangan.

    Baca juga: Tertarik Membeli Saham Google? Ketahui Dulu Risikonya di Sini!

    Risiko saham IPO

    Saham IPO lebih berisiko dibandingkan saham-saham yang sudah lama masuk di bursa. Saham-saham ini memang high risk high return, keuntungan bisa ribuan persen, dan rugi bisa besar juga.

    Pembeli saham IPO memang melibatkan banyak pertimbangan. Ini akan menunjukkan apakah investor tersebut risk taker (suka mengambil risiko) atau risk averse (takut dengan risiko). Bila kamu cenderung takut dengan risiko, sebaiknya menghindari saham-saham dengan risiko tinggi dan mencari alternatif investasi saham lain.

    Kendati harga saham terus bergerak, kamu perlu menetapkan tujuan return yang ingin dicapai. Jangka waktu investasi juga perlu dipertimbangkan.

    Tips dan trik membeli saham IPO

    Selain mempertimbangkan jangka waktu investasi, kamu perlu menyesuaikan mode investasi. Mode investasi tergolong ke dua kategori, yakni investasi jangka panjang dan trading jangka pendek.

    Faktor teknis akan jadi fokus utama membeli saham dalam mode trading, sementara untuk mode jangka panjang yang diperlukan adalah memahami faktor fundamentalnya.

    Saham yang dibeli dengan mode trading jangka pendek juga melibatkan faktor sentimen pasar, fundamental dan tujuan fundraising, jumlah saham yang dilepas dan likuiditas, sekuritas/broker/penjamin emisi yang membantu proses IPO dan kinerjanya, serta momen masuk dan keluar dari bursa saham.

    Untuk sentimen pasar, kamu perlu memperhatikan bagaimana pasar menilai perusahaan maupun sektor industri saham dari perusahaan tersebut. Hari ini, saham dari perusahaan teknologi punya sentimen positif.

    Sementara faktor fundamental dan tujuan fundraising melibatkan apakah perusahaan cenderung mengekspansi usahanya. Ekspansi perusahaan cenderung memberi sentimen positif karena uang dialokasikan untuk investasi produktif perusahaan.

    Trading jangka pendek mempertimbangkan apakah saham bersifat likuid untuk ditransaksikan. Semakin sedikit lembar saham yang dilepas, semakin rendah likuiditasnya. Selain itu, dalam trading saham, kamu perlu melihat rekam jejak penjamin emisi yang membantu proses IPO.

    Terutama, untuk momen masuk dan keluar bursa saham, kamu perlu melakukan riset mengenai momen yang tepat untuk membeli dan menjual saham. Saham IPO baru ditransaksikan likuid umumnya setelah hari ketiga dan harganya cenderung melambung di minggu pertama.

    Baca juga: Newbie di Bursa Saham? Ini 4 Cara Aman Berinvestasi bagi Pemula

    Jika kamu ingin membeli saham untuk investasi jangka panjang

    Saham IPO yang dibeli dengan mode investasi jangka panjang melibatkan faktor tren industri dan lanskap kompetitif, faktor fundamental keuangan dan kinerja perusahaan, valuasi emiten, tujuan IPO dan rencana penggunaan dana hasil IPO, serta bisnis model dan portofolio perusahaan.

    Karena terkait penanaman saham jangka panjang, kamu perlu mempertimbangkan rencana periode waktu kepemilikan sahammu. Ini termasuk tujuan dan rencana penggunaannya, apakah untuk membiayai pendidikan anak, rencana perjalanan, atau jaminan hari tua.

    Kamu perlu meriset tren industri perusahaan/emiten, apakah industrinya sedang tumbuh atau terkontraksi. Lakukan juga studi tentang persaingan bisnis industri ini, serta potensi saham perusahaan tersebut, apakah perusahaan itu berpotensi untuk memimpin harga saham.

    Untuk faktor fundamental dan kinerja perusahaan, kamu perlu lihat kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Selidiki semua rekam jejaknya, mengenai aliran kas, operasional perusahaan, hingga apakah perusahaan pernah terlilit utang. Analisis proyeksi jangka panjang kinerja perusahaan dengan pemodelan juga perlu dilakukan.

    Model bisnis perusahaan dan portofolionya relevan untuk ditelusuri karena kamu dapat mengetahui perkembangan perusahaan tersebut. Ini juga berkaitan dengan apakah perusahaan tersebut memiliki diversifikasi produk.

    Terkait valuasi emiten, kamu perlu lihat bagaimana valuasi saham suatu perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lainnya di sektor sejenis.

    Jadi, sudah siap untuk membeli saham IPO perdanamu?

    Sumber: CNBC Indonesia, Jurus Cuan, Kontan – Investasi

    Simak juga:

    Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

    Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

    Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Mulai dari Zaman Mesir Kuno, Telusuri yuk Sejarah Emas Hingga Hari Ini!

    Emas telah lama menjadi komoditas bernilai tinggi. Tapi, emas baru menjadi alat pertukaran pada 643 SM. Pada mulanya, orang mempertukarkannya dalam bentuk koin. Karena nilai dan kegunaannya sebagai alat tukar, dalam sejarah emas perubahan nilai emas ini dapat dilacak paling tidak hingga tahun 30 SM.

    Emas dipandang sebagai penentu status sosial seseorang selama lebih dari sekian milenium. Dari masa Mesir Kuno hingga hadirnya Departemen Keuangan di negara-negara modern, hanya emas yang punya peran sangat berpengaruh dalam sejarah keuangan.

    Dalam sejarah emas, emas jadi komoditas penting bahkan dari zaman Mesir Kuno dan ini terus berlanjut sampai ke rezimnya negara modern…

    Tapi, kenapa, sih, emas segitu berpengaruh? Yuk, simak sejarah emas dari masa ke masa:

    Sejarah Emas Masa Kuno

    Tidak bisa diketahui dengan pasti kapan jejak mula manusia mengenal emas. Namun, beberapa bukti arkeologis mencatat bahwa bahkan manusia pertama yang bersentuhan dengan emas sudah dibuat terkagum-kagum akan logam satu ini. Lantaran emas dapat ditemukan di ladang-ladang emas seluruh dunia, berbagai teks sejarah klasik mencatat kehadiran emas ini.

    Catatan pertama persentuhan emas dengan manusia adalah pada masa Mesir kuno sekitar 3.000 tahun sebelum masehi. Emas berperan penting dalam mitologi Mesir kuno dan amat dihargai oleh firaun dan pendeta kuil.

    sejarah emas

    Bahkan, masyarakat Mesir kuno telah membuat peta lokasi emas, yang menjelaskan lokasi ladang emas juga lokasi penyimpanan emas di berbagai kerajaan awal Mesir kuno. Namun, meski peradaban ini begitu mencintai emas, mereka tidak pernah menggunakannya sebagai alat tukar.

    Dalam sejarah emas, peradaban pertama yang menggunakan emas sebagai pertukaran adalah Kerajaan Lydia, sebuah peradaban kuno yang berpusat di sebelah barat Turki.

    Baca juga: Kenali Empat Jenis Emas Ini Sebelum Menabung Emas

    Kekaisaran Romawi

    Kaisar Augustus, yang memerintah di Romawi kuno sejak 30 SM-14 M, menentukan harga emas sekitar 45 koin untuk 1 pound. Perubahan nilai terjadi pada periode 211-217 M pada masa pemerintahan Marcus Aurelius Antoninus. Dia menetapkan nilai emas menjadi 50 koin untuk 1 pound. Ini membuat nilai emas naik.

    Pada 284-305 M, Diocletian kembali meningkatkan nilai emas menjadi 60 koin untuk 1 pound. Konstatinus Agung menetapkan 70 koin emas sama dengan 1 pound pada periode 306-337 M. Mereka melakukan ini untuk membiayai perang sehingga kekuasaan dapat dipertahankan. Secara bersamaan, mereka juga meningkatkan pajak.

    Kenaikan nilai emas ini juga mempengaruhi harga komoditas lainnya. Masyarakat kelas menengah tidak dapat memenuhi biaya hidupnya. Ini menjadi salah satu alasan Kekaisaran Romawi mulai runtuh.

    Britania Raya

    Pada 1257, Britania Raya menentukan harga per ons emas sama dengan 0,89 pound. Harga naik secara konstan 1 pound setiap abad:

    • 1351 – 1,34 pound
    • 1465 – 2,01 pound
    • 1546 – 3,02 pound
    • 1664 – 4,05 pound
    • 1717 – 4,25 pound

    Pada 1800-an, sebagian besar negara mencetak alat tukar uang kertas yang nilainya ditentukan oleh nilai emas. Dalam sejarah emas, metode penentuan ini dikenal sebagai “standar emas” (gold standard). Sejak saat itu, negara-negara di dunia menyimpan cadangan emasnya untuk mendukung stabilnya nilai emas di pasar dunia. Sejarah emas dengan standar ini di Amerika Serikat baru bermula pada tahun 1900. Emas dijadikan tolak ukur alat tukar dan mata uang. Ketika itu, 100 gram emas senilai 20,67 dolar AS.

    Britania Raya mempertahankan harga emas 4,25 pound per 100 gram, hingga adanya Kesepakatan Bretton-Woods. Ketika itu beberapa negara maju bersepakat untuk memperbaiki nilai alat tukar mereka dalam menghadapi laju dolar AS lantaran Amerika Serikat memiliki sebanyak 75% komoditas emas global.

    Baca juga: Investasi Emas atau Saham dalam Situasi Sekarang?

    Amerika Serikat

    Sebelum adanya Hukum Standar Emas, Amerika Serikat menggunakan standar emas Britania Raya. Pada 1791, harga emas ditentukan 19,49 dolar AS per 100 gram. Pada 1834, angka ini meningkat hingga 20,69 dolar AS per 100 gram.

    Bertahannya kedua kubu standar emas ini menyebabkan masa malaise Depresi Besar bagi Amerika Serikat. Penurunan ini terjadi pada Agustus 1929, begitu Federal Reserve menaikkan suku bunga pada 1928. Setelah pasar saham pada 1929 jatuh, banyak investor mulai menukar mata uang kertas dengan emas.

    Departemen Keuangan AS khawatir apabila Amerika Serikat kehabisan emas. Kenaikan suhu bunga meningkatkan nilai dolar dan membuatnya lebih berharga daripada emas dan ini sukses pada 1931.

    Suku bunga yang lebih tinggi membuat pinjaman menjadi terlalu mahal. Ini memaksa banyak perusahaan gulung tikar. Mereka menyebabkan deflasi karena membutuhkan nilai dolar lebih kuat. Perusahaan memangkas biaya demi menjaga harga tetap rendah dan kompetitif. Ini memperburuk keadaan dengan tingkat pengangguran, mengubah resesi menjadi depresi.

    Rezim Pelarangan Kepemilikan Pribadi atas Emas

    Pada rezimnya, Roosevelt melarang kepemilikan pribadi atas koin emas, emas batangan, dan sertifikat kepemilikan emas pada April 1933. Penduduk Amerika menjual emas mereka ke The Fed.

    Pada 1934, dalam sejarah emas, Kongres AS meloloskan Undang-undang Cadangan Emas (the Gold Reserve Act). Undang-undang ini melarang kepemilikan pribadi emas di Amerika Serikat dan memungkinkan Roosevelt menaikkan harga emas menjadi 35 dolar AS per 100 gram. Ini menurunkan nilai dolar dan membantu menciptakan inflasi yang sehat.

    Pada 1939, FDR meningkatkan pertahanan negara dengan pengeluaran yang ditujukan untuk Perang Dunia II. Ini mendukung pula perkembangan ekonomi dalam negeri. Negosiasi yang alot pada kesepakatan Bretton-Woods meresmikan dolar AS sebagai nilai tukar global terkuat.

    Harga emas melonjak hingga 869,75 dolar AS per 100 gram selama krisis keuangan 2008. Harga satu ons emas mencapai rekor sepanjang masa, sekitar 1.895 dolar AS pada 5 September 2011, sebagai tanggapan atas kekhawatiran bahwa Amerika Serikat akan gagal membayar utangnya. Sejak itu, ekonomi AS membaik dan inflasi tetap rendah.

    Sejarah Emas Kini

    Selain sejarah emas di berbagai negara dengan standar emasnya, tercatat bahwa secara global emas mengalami perubahan nilai berdasarkan berbagai faktor.

    Dari resesi, deflasi, depresi ekonomi, ekspansi keuangan global, perang, hingga harga saham di bursa saham menentukan perubahan nilai emas ini.

    Tercatat bahwa harga emas pada 1929 senilai 20,63 dolar AS per 100 gram, pada krisis ekonomi 2008 sebesar 869,75 dolar AS per 100 gram, dan pada 2018 nilai emas telah mencapai 1.281 dolar AS per 100 gram.

    Sumber: The Balance, Be Businessed

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Investasi Emas Non-Fisik dalam Bentuk Emas ETF vs Emas Berjangka, Apa Bedanya?

    Saat ini, karena dimungkinkan untuk berinvestasi emas tanpa memiliki fisiknya, jual beli emas dapat dilakukan dalam dua bentuk, yakni emas ETF dan emas berjangka. Kedua jenis emas ini memungkinkan investor membeli emas tanpa ribet menyimpan aset fisiknya.

    Emas ETF adalah komoditas yang diperdagangkan seperti saham. Meski terdiri dari aset berupa emas, investor sebenarnya tidak memiliki komoditas fisiknya. Investasi emas ETF dikenakan biaya tambahan baik biaya broker dan penebusan ETF.

    Para investor hanya memiliki sejumlah kecil aset terkait emas. Ini memberi opsi diversifikasi portofolio bagi investor. Harganya lebih murah daripada komoditas atau futures yang sebenarnya.

    Baca juga: Investasi Emas atau Saham dalam Situasi Sekarang?

    Emas ETF dan emas berjangka sama-sama merupakan aset emas non-fisik, tetapi emas ETF mengandung pula bentuk investasi lain selain emas dan juga memerlukan pemenuhan biaya-biaya lain

    emas berjangka

    Emas berjangka, di sisi lain, adalah kontrak yang diperdagangkan di bursa. Kedua pihak sepakat bahwa pembeli akan memperoleh komoditas dengan harga yang telah ditentukan dan waktu yang ditentukan di masa depan.

    Investor dapat memasukkan dana mereka ke dalam komoditas tanpa harus membayar di muka sepenuhnya. Ini memberi fleksibilitas mengenai kapan dan bagaimana kesepakatan berjangka ini berjalan.

    Emas ETF

    ETF diperdagangkan kali pertama untuk melacak harga emas di Amerika Serikat pada 2004. SPDR Gold Trust ETF disebut-sebut sebagai alternatif yang murah untuk memperoleh emas fisik atau membeli emas berjangka. Emas ETF kali pertama diluncurkan di Australia pada 2003. Sejak diperkenalkan, emas ETF semakin dikenal luas.

    Dengan berinvestasi di emas ETF, investor dapat menaruh uang mereka dalam pasar emas tanpa kebingungan dengan cara penyimpanan komoditas fisiknya.

    Untuk investor dengan dana terbatas, emas ETF memberi alternatif lebih murah daripada stok emas pada umumnya. Dan karena juga mengandung sejumlah aset berbeda, investor dapat memperoleh eksposur ke beragam kepemilikan hanya dengan memiliki ETF ini.

    Hal yang perlu dipertimbangkan bila membeli emas ETF adalah biaya terkait pengelolaan emas. Karena emas itu menghasilkan keuntungan maka ada biaya yang harus ditanggung, manajer ETF diizinkan untuk menjual emas dengan catatan mereka dapat pula menutup biaya-biaya tanggungan ini.

    Setiap penjualan emas ETF oleh perantara ini dikenai pajak bagi pemegang saham. Ini berarti emas ETF menarik biaya manajemen, juga sponsor dan biaya pemasaran, yang harus dibayar dengan melikuidasi aset. Ini mengurangi keseluruhan aset dasar per saham yang dapat menyebabkan tertinggalnya investor dengan nilai saham representatif kurang dari sepersepuluh ons emas dari waktu ke waktu.

    Dengan begitu, emas ETF menyebabkan terjadinya perbedaan nilai aktual dari aset emas yang mendasarinya dengan nilai ETF yang terdaftar.

    Baca juga: Kenali Empat Jenis Emas Ini Sebelum Menabung Emas

    Emas Berjangka

    Emas berjangka sebagai kontrak yang diperdagangkan di bursa adalah bentuk lain dari investasi non-fisik atas emas. Pembeli setuju untuk membeli sejumlah komoditas dengan harga yang telah ditentukan pada periode tertentu.

    Banyak manajer lindung nilai menggunakan kontrak berjangka sebagai cara mengelola dan meminimalkan risiko harga terkait komoditas. Spekulan juga dapat menggunakan kontrak berjangka untuk ambil bagian di pasar tanpa adanya komoditas fisik.

    Investor dapat mengambil posisi kontrak berjangka panjang atau pendek. Dalam kontrak jangka panjang, investor membeli emas dengan harapan agar harga emas naik. Dalam kontrak jangka pendek, investor menjual komoditas tetapi bermaksud menutupinya dengan harga lebih rendah.

    Karena mereka berdagang di bursa, kontrak berjangka memberi investor lebih banyak pengaruh keuangan, fleksibilitas, dan integritas keuangan daripada memperdagangkan komoditas fisik sebenarnya.

    Kepemilikan emas berjangka, dibandingkan dengan emas ETF, pun sangat mudah dalam pengelolaan. Investor bisa membeli atau menjual emas atas kebijakan mereka sendiri.

    Tidak ada biaya manajemen, pajak dibagi antara keuntungan modal jangka pendek dan jangka panjang, dan tidak ada pihak ketiga yang mengambil keputusan atas nama investor, serta kapan saja investor dapat memiliki emas. Sebagai gambaran, karena marginnya, setiap 1 dolar emas berjangka yang dimiliki mewakili 20 dolar emas dalam bentuk fisik.

    Mau cuan investasi emas, unduh dulu aplikasi Pluang, yuk!

    Sumber: Investopedia, Seputar Forex

    Simak juga:

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • S.O.S Tanggal Tua? Ini 7 Trik Hemat yang Menyelamatkanmu dari Sikap Boros

    Gajian baru tanggal 25 untuk karyawan swasta dan baru awal bulan untuk karyawan pemerintah. Isi dompet biasanya sudah menguap apalagi kalau sudah mendekati tanggal tua. Tanggal tua adalah sebenar-benarnya bencana atau mimpi buruk bagi mereka yang sulit mengatur uang.

    Saat tanggal muda, banyak di antara kita masih tidak terlalu bijak menggunakan duit. Serasa bisa menikmati hidup dengan foya-foya, dan tiba-tiba saja kantong kosong begitu rupa.

    Di awal bulan pula, gaji sudah ludes untuk bayar utang kartu kredit, tagihan bulanan dari bayar air dan listrik, langganan tv digital, paket data internet, dsb.

    Tanggal tua adalah hari yang biasa saja jika kamu berhasil melakukan beberapa hal ini!

    Anggap saja, tanggal tua adalah alasanmu untuk merencanakan hidup yang lebih baik.

    tanggal tua adalah

    Kencangkan ikat pinggangmu! Jangan sampai sikap borosmu hari ini menentukan apa yang terjadi di hidupmu di masa mendatang!

    Simak hal-hal ini untuk menyemangatimu menghadapi tanggal tua:

    #1 Bikin rencana pengeluaran

    Atur pengeluaranmu sedari awal. Lebih baik lagi kalau ini bisa dilakukan sebelum pergantian bulan. Kamu perlu ini untuk mengatur sisa gaji sebaik mungkin.

    Pastikan kamu bisa menyisihkan sekitar 40% pendapatanmu untuk tabungan. Setelah itu, bikin stok kebutuhanmu sejak awal bulan. Bisa bikin daftar biaya makan, biaya transportasi, internet, pulsa, dll.

    Tanggal tua adalah salah satu alasanmu perlu lebih ketat merancang rencana pengeluaran.

    Kalau sudah merasa daftar pengeluaran itu lebih dari apa yang bisa kamu sisihkan untuk tabungan, coba pikirkan cara pangkas sebagian biaya itu.

    Baca juga: Jadi “Cewek Keren” dengan Menghapus Gaya Hidup Boros

    #2 Konsisten dengan bujet

    Perencanaan keuangan yang baik membutuhkan eksekusi yang lebih baik lagi. Kamu harus serius dengan komitmenmu untuk memastikan bujetmu memadai untuk bulan ini.

    Berpikirlah kreatif untuk memastikan belanjaan bulananmu lebih efisien dan ekonomis. Andalkan promo saat belanja atau tawaran swalayan untuk kebutuhan dasarmu.

    Beberapa fintech menawarkan cashback yang juga dapat kamu manfaatkan.

    Kalau perlu, tinggalkan kartu ATM debit dan kartu kreditmu di rumah dan bekali dirimu uang bekal yang cukup selama satu hari saja demi menghindari pengeluaran berlebih.

    #3 Kurangi jajan dan bawa bekal makanan

    Ini tentu membuatmu perlu mengubah kebiasaan makan siang di luar atau beli jajanan.

    Kamu bisa bangun lebih pagi untuk belanja ke pasar dan masak sendiri di rumah atau di kos. Ini tentu membuatmu perlu mengatur waktu istirahat dengan baik agar bisa bangun lebih pagi.

    Demi menghindari jadi qismin di tanggal tua, kamu perlu menyiapkan menu sarapan dan makan siang untuk di kantor. Tanggal tua adalah tanggal biasa saja kalau kamu bisa konsisten melakukan penghematan soal makanan.

    Selain menyiapkan bekal, kamu juga bisa memanfaatkan waktu luang di pagi hari untuk olahraga. Dua hal ini bisa membantumu menjaga kebugaran tubuh.

    #4 Hemat penggunaan kuota internet

    Belilah paket data internet yang paling sesuai denganmu, dan sebisa mungkin gunakan WiFi di tempat-tempat publik. Kamu juga bisa manfaatkan internet di kantor untuk mengunduh film favoritmu dari Netflix untuk ditonton di rumah.

    Baca juga: Punya Kartu Kredit Pertama? Hindari 5 Kesalahan Umum Ini demi Keuangan Sehat!

    #5 Kurangi atau cari alternatif dari hang out

    Ini mungkin agak berat, tapi kamu harus berani bilang tidak ke ajakan temanmu untuk hang out.

    Tentu ini bukan berarti kamu menghindari semuanya. Cuma, kamu perlu jadwalkan bila ingin mengeksplorasi tempat baru atau wisata kuliner dengan temanmu.

    Demi kantongmu, kamu mesti memberi prioritas bagi dirimu. Ajakan untuk jalan tentu datang dari berbagai penjuru dan kamu perlu memilah yang mana yang memang penting. Dan pastikan bukan sekadar agenda untuk mengajakmu bersikap boros.

    #6 Tanggal tua adalah alasanmu untuk cari kerja sampingan demi penghasilan tambahan

    Jika gajimu rasanya belum mencukupi untuk memenuhi semua pengeluaran, ada baiknya dirimu cari juga kerja sampingan yang bisa menambah pemasukan.

    Cari kerja sampingan yang sesuai dengan minatmu akan banyak membantu meningkatkan skill.

    #7 Tanggal tua adalah alasanmu menulis jurnal pengeluaran

    Setelah kamu memastikan rencana pengeluaranmu tereksekusi dengan baik, juga kamu telah mengupayakan berbagai cara kreatif untuk dapat penghasilan tambahan, kamu perlu memberi apresiasi bagi dirimu dengan membuat catatan pengeluaranmu.

    Sumber: Money Smart, Pomona

    Simak juga:

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

    Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!



    Sumber : pluang.com