Author: 08

  • 3 Kasus Gelembung Aset dalam Sejarah Investasi yang Perlu Kamu Tahu!

    Asset bubble atau gelembung aset terjadi ketika terjadi peningkatan harga aset secara ekstrem berdasarkan harapan kenaikan harga pada masa depan dan tanpa dukungan fundamental ekonomi. Penyebabnya masih menjadi tantangan untuk diteliti.

    Gelembung aset tampak ketika harga suatu aset, seperti perumahan, saham, atau emas jadi terlalu tinggi. Harga naik dengan cepat dalam waktu singkat. Situasi ini tidak didukung permintaan mendasar atas produk itu sendiri.

    Gelembung ini lantas diikuti oleh situasi ketika investor terus menawar harga di luar nilai nyata dan berkelanjutan. Mereka akan berbondong-bondong membeli aset yang harganya tiba-tiba menjulang tinggi ini.

    Memang, hadirnya asset bubble ini mendorong para investor untuk tidak tunggu waktu lagi untuk berspekulasi, mereka cepat borong aset yang nilainya diperkirakan akan naik itu demi mengamankannya untuk jangka panjang.

    Lonjakan harga ini terjadi ketika investor berduyun-duyun memilih kelas aset tertentu, seperti saham, real estat, atau komoditas. Gelembung ini juga dikenal sebagai inflasi aset.

    Baca juga: 4 Pilihan Investasi Jangka Panjang, Mana yang Terbaik?

    Beberapa contoh terjadinya gelembung

    #1 Pada 2017, Gelembung Aset Bitcoin

    Pada 2017, nilai Bitcoin naik 955 persen, melampaui kenaikan gelembung aset sebelumnya. Nilai total pasarnya adalah 16 miliar USD pada awal tahun. Sementara jadi 171 miliar USD pada pertengahan Desember.

    Lalu pada 29 November 2017, harga satu Bitcoin mencapai rekor tertinggi 11.000 USD. Beberapa jam kemudian, harga ini turun jadi 9.500 USD. Padahal pada awal 2017, nilainya 968,23 USD.

    #2 Pada 2014 dan 2015, Gelembung Aset Dolar AS

    Pedagang valas mengamankan USD, yang naik 25% antara Juli 2014 hingga pertengahan 2015. Ini terjadi karena ketika Federal Reserve AS mengumumkan bahwa pelonggaran biaya akan berakhir pada Oktober.

    Pada saat bersamaan, Bank Sentral Eropa menyatakan akan memulai QE dan PDB AS meningkat secara dramatis. Semua ini mencerminkan kekuatan ekonomi Amerika dikombinasikan dengan kelemahan di Uni Eropa dan pasar negara berkembang, terutama Tiongkok.

    #3 Pada 2013, Kasus Gelembung Pasar Saham

    Pada Juli 2013, pasar saham menunjukkan poin lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya. Pada 11 Maret, Dow Jones Industrial Average ditutup pada 14.254,38, memecahkan rekor sebelumnya dari 14.164,43 yang ditetapkan pada 9 Oktober 2007.

    Hingga 7 Mei, rekor pecah hingga 15.000, ditutup pada 15.056,20, dan hingga 16.000 pada 21 November. Dow menetapkan harga tertinggi hingga 16.576 pada 31 Desember 2013.

    Tiga penyebab terjadinya asset bubble

    gelembung aset

    Suku bunga rendah adalah penyebab paling sering dari asset bubble. Keadaan ini menciptakan pasokan uang yang berlebih. Karena itu, investor dapat meminjam dengan murah tapi tidak dapat menerima pengembalian yang baik atas obligasi mereka. Jadi, mereka mencari kelas aset lain.

    Penyebab terbesar kedua adalah inflasi tarikan permintaan. Saat itulah kelas aset tiba-tiba jadi populer. Ketika harga aset naik, semua orang ingin mendapatkan keuntungan. Namun, indeks harga konsumen tidak selalu secara akurat menangkap jenis inflasi ini. Jadi, pembuat kebijakan kerap mengabaikannya.

    Ketiga, kekurangan pasokan akan memperparah gelembung aset. Saat itulah para investor berpikir bahwa tidak ada cukup aset untuk dibagikan. Mereka panik dan mulai membeli lebih banyak sebelum habis.

    Baca juga: Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya?

    Cara melindungi aset dari lonjakan gelembung aset

    Ciri khas dari gelembung aset adalah melonjaknya harga yang tidak rasional. Ini mendorong hampir semua orang membeli aset itu. Untuk waktu lama, membeli aset yang “menggelembung” ini akan tampak menguntungkan. Kerap kali, harga terus naik bertahun-tahun.

    Masalahnya adalah sulit untuk menentukan periode waktu gelembung ini. Akibatnya, sebagian besar perencana keuangan merekomendasikan portofolio investasi yang terdiversifikasi dengan baik.

    Diversifikasi berarti campuran yang seimbang antara saham, obligasi, komoditas, dan bahkan ekuitas properti rumahmu. Lihat kembali alokasi asetmu dari waktu ke waktu untuk memastikannya tetap seimbang.

    Jika ada gelembung aset di emas atau bahkan perumahan, ini akan menaikkan persentase yang kamu miliki di kelas aset itu, dan itulah saatnya menjualnya.

    Sumber: The Balance

    Simak juga:

    Pelemahan KPK Jadikan Indonesia sebagai Surga Pajak Koruptor?

    Demi Nawacita, Jokowi Kembangkan Tol Laut untuk Pengembangan Daerah Terpencil

    Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia



    Sumber : pluang.com

  • Mau Coba Investasi Reksadana? Berikut Panduan Mudahnya untuk Pemula

    Investasi reksadana adalah salah satu cara investasi yang populer di tengah kalangan investor. Investasi reksadana adalah wadah bagi sekumpulan saham atau obligasi. Umumnya kita dapat info tentang cara investasi reksadana atau tips investasi reksadana dari manajer keuangan atau manajer investasi.

    Reksadana (mutual fund) bisa dipandang sebagai kolam berbagai jenis investasi, wadah ini mengumpulkan dana sekelompok orang. Mereka menginvestasikan uang dalam bentuk saham, obligasi, dan jenis sekuritas lain.

    tips investasi reksadana

    Sasaran investasi reksadana berbeda. Tiap jenis ditentukan oleh aset reksadana, wilayah investasi, dan strategi investasi. Tiga varietas investasi reksadana adalah: reksadana ekuitas (saham), reksadana tetap/fixed (obligasi), reksadana pasar uang (instrumen utang jangka pendek).

    Cara investasi reksadana yang menantang adalah dengan perpaduan variasi dari tiga kelompok aset itu dan penjualannya biasa ditangani oleh manajer keuangan yang mengaturnya untuk perusahaan tertentu.

    Reksadana ekuitas diinvestasikan di perusahaan dengan pertumbuhan cepat, sementara reksadana khusus adalah reksadana yang diinvestasikan hanya pada perusahaan di sektor yang sama.

    Baca juga: 5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari!

    Cara Investasi Reksadana

    Mulailah dari menentukan cita-cita memiliki reksadana. Tujuan dari pemilikan reksadana ini akan mempengaruhi jangka waktu investasi dan jenis reksadana yang tepat untukmu.

    Platform investasi reksadana beragam macamnya. Platform reksadana online telah menyediakan berbagai produk reksadana dari manajer investasi.

    Beberapa contohnya adalah Bareksa.com, Ipotfund (PT Indo Premier Securities), Bukalapak, dan Tokopedia.

    Berbagai reksadana berdasarkan jenis alokasinya di antaranya:

    1. Reksadana pasar uang, di mana seluruh aset ditempatkan pada instrumen pasar uang antara lain deposito berjangka, sertifikat Bank Indonesia (SBI), surat berharga pasar uang (SBPU), dan obligasi (yang jatuh temponya kurang dari satu tahun).
    2. Jenis reksadana pendapatan tetap, di mana pendapatan dana pada efek utang atau obligasi dengan komposisi minimal 80%, obligasi bisa berupa obligasi pemerintah atau korporasi (perusahaan).
    3. Reksadana saham, menempatkan dana minimal 80% ke berbagai efek saham dan sisanya, 20% dialokasikan ke pasar uang.
    4. Jenis reksadana campuran, mengalokasikan dana di berbagai instrumen keuangan sekaligus, seperti deposito, surat utang (obligasi), pasar uang, dan saham.

    Setelah menentukan jenis reksadana, pilih jangka waktu investasi reksadana. Ada jangka waktu kurang dari setahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, hingga lebih dari 5 tahun.

    Pastikan pilih reksadana yang memperoleh izin OJK, perizinan ini memberi keamanan bagi layanan finansial yang kamu gunakan.

    Untuk jangka waktu kurang dari setahun, kamu bisa pilih reksadana pasar uang. Sementara untuk 1-3 tahun, reksadana pendapatan tetap memberi peluang lebih.

    Dan untuk jangka waktu 3-5 tahun, bisa gunakan reksadana campuran. Sementara, bila lebih panjang lagi, dengan tujuan investasi jangka panjang, kamu bisa pilih reksadana saham.

    Baca juga: Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya?

    Tips Investasi Reksadana

    Selanjutnya, adalah langkah-langkah investasi reksadana. Cara investasi reksadana paling aman adalah dengan menyesuaikan pada kebutuhan. Bila ingin uang aman dengan keuntungan terbatas, reksadana pasar uang bisa jadi jawaban.

    Pendapatan cenderung tetap dan terproteksi. Sementara bila ingin keuntungan tinggi dengan risiko lebih tinggi, bisa coba reksa dana campuran atau reksa dana saham.

    Setelah itu, lihat rekam jejak keuntungan selama 3 tahun terakhir. Bila tingkat keuntungan cenderung konsisten, maka memilih reksadana itu bisa jadi pertimbangan.

    Bila langkah-langkah berinvestasi reksadana itu sudah ditempuh dan berhasil, maka ini saatnya untuk memahami lebih dalam tentang investasi reksadana. Untuk mengetahui perizinan suatu produk reksadana, kamu perlu memahami prospektus reksadana.

    Prospektus reksadana adalah semacam manual untuk berinvestasi reksadana. Segala macam informasi diterangkan, mulai dari perizinan, manajer investasi, kebijakan investasi, biaya-biaya investasi, hingga tata cara pembelian dan penjualan reksadana.

    Ingat, investasi bodong umumnya tidak memiliki prospektus. Ciri dari investasi yang sehat dan aman adalah adanya transparansi. Dan perihal tips investasi reksadana, memegang prospektus reksadana dan memahaminya adalah kunci sukses dalam berinvestasi.

    Dapat membaca prospektus reksadana akan memberimu keuntungan terlepas kamu dibantu oleh manajer investasi atau tidak. Selain itu, lebih baik lagi bila kamu menggunakan sistem reksadana yang sudah berbasis online.

    Informasi yang bisa diperbarui dari genggaman tangan tentu akan memberimu rasa aman dan nyaman dalam berinvestasi.

    Sumber: The Balance, Cermati

    Simak juga:

    Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya

    Newbie di Bursa Saham? Ini 4 Cara Aman Berinvestasi bagi Pemula

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Tertarik Membeli Saham Google? Ketahui Dulu Risikonya di Sini!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Jangan Ditunda Lagi! Begini 7 Cara Kilat Terbebas dari Utang

    Ada banyak macam utang yang siap melilit kamu? Seperti cicilan kartu kredit, KTA, KPR ataupun biaya cicilan kendaraan pribadi. Namun, siapa yang ingin terus terbelit hutang? Semakin cepat tahu cara melunasi hutang dengan cepat akan semakin baik.

    Memiliki utang saja membawa banyak dampak buruk. Apalagi, bila mengulur waktu untuk melunasinya. Selain itu, utang bisa merusak kesehatan mentalmu seperti stres dan depresi.

    Hati-hati juga utang bisa merusak kesehatan fisikmu seperti banyak penyakit yang bisa bermunculan karena memiliki banyak utang. Bagaimana cara melunasi hutang dengan cepat agar bisa bernafas dengan lega segera?

    Cara cepat melunasi hutang – coba yuk!

    cara melunasi hutang dengan cepat

    #1 Ingat Alasan yang Membuat Kamu Berhutang

    Ada banyak alasan yang membuat orang berutang. Misal, ketika membutuhkan modal untuk usaha atau ingin memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga dengan membeli rumah.

    Dengan begitu, inilah kunci motivasi kamu sebagai cara melunasi hutang dengan cepat. Berpikir bahwa dengan terbebas dari utang, impian akan segera tercapai. Cita-cita memiliki bisnis restaurant atau coffee shop sendiri ataupun memberikan rumah yang nyaman ditinggali bersama keluarga tercinta membuatmu semangat melunasinya.

    #2 Konsisten!

    Setelah mengingat apa alasan kamu, teruslah fokus dan konsisten untuk melunasi utang dengan cepat. Kalau hanya diawali dengan niat teguh saja tidaklah cukup. Tunjukkan dengan tindakan nyata yang konsisten untuk memprioritaskan adalah cara melunasi hutang dengan cepat.

    Meski dengan nominal minim namun periodik maka beban hutang pun akan berkurang. 

    #3 Hitung seluruh utang yang harus dibayar dan tentukan prioritas!

    Buat perencanaan adalah cara melunasi hutang dengan cepat. Catat berapa utang yang harus dilunasi, kemudian hitung berapa seluruh total pendapatan yang kamu raih. Tujuannya agar kamu bisa tahu berapa alokasi pengeluaran yang dibutuhkan setiap bulannya. 

    Terakhir, urutkan utang mana yang memiliki bunga tertinggi. Maka lunasi terlebih dahulu utang tersebut agar tidak membengkak karena bunga. Usahakan lunasi sebelum jatuh tempo agar terhindar dari denda yang justru malah memberatkan kamu. 

    #4 Kelola semua pendapatan

    Cara melunasi hutang dengan cepat lainnya adalah kelola seluruh pendapatan kamu. Setelah tahu berapa banyak yang harus dikeluarkan untuk membayar semua utang setiap bulannya. Catat berapa banyak pendapatan yang bisa kamu raih setiap bulannya.

    Sehingga kamu bisa tahu berapa proporsi uang yang harus kamu sisihkan untuk memprioritaskan pelunasan utang dengan cepat. Usahakan sisihkan 30% dari penghasilan untuk melunasi utang. Kalau lebih besar lebih baik.

    Sedangkan, kalau nominalnya lebih kecil tidak masalah selama dicicil secara konsisten. Kalau perlu, gunakan dana darurat atau tabungan. Jangan gunakan cara: “berutang untuk melunasi utang”. Ini sama halnya dengan kalimat ‘gali lubang, tutup lubang’.

    Selain menyisihkan pendapatan untuk pelunasan utang, pisahkan untuk pengeluaran kebutuhan pokok dan investasi. Kalau proporsi pendapatan untuk melunasi utang lebih besar dibanding untuk pengeluaran kebutuhan dan investasi akan lebih bagus.

    Misal 50% untuk membayar utang, 40% untuk kebutuhan pokok dan sisanya 10% untuk investasi. Ingat, selain butuh tekad juga butuh pengorbanan agar terbebas segera dari jeratan utang. 

    #5 Cari penghasilan tambahan

    Kalau dirasa pendapatan bulanan tidaklah cukup, maka kamu bisa mengorbankan waktu luang/akhir pekan untuk mencari pendapatan tambahan. Bisa dengan menjual barang/aset milikmu yang masih bernilai dan kualitas baik.

    Tak hanya itu, banyak juga cara mendapatkan penghasilan tambahan secara online seperti menjadi freelance writer, berbisnis online dan sebagainya. Cek inspirasinya di artikel-artikel “Inspirasi” yang ada di Pluang. Inipun bisa membantu kamu melunasi utang dengan cepat. Tapi tanggung jawab pekerjaan utama jangan sampai terabaikan yah!

    #6 Kendalikan pengeluaran dengan berhemat

    Kalau mendapat penghasilan yang lebih banyak, kontrol juga pengeluaran kamu dengan berhemat. Pahami mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Utamakan kebutuhan seperti biaya makan, transportasi dan sebagainya dibanding keinginan berbelanja barang yang masih bagus kamu pakai.

    Sedangkan pengeluaran pokok pun bisa dikendalikan loh seperti mengurangi makan di restaurant dan memilih masak di rumah, lebih memilih transportasi umum untuk berangkat ke kantor, manfaatkan diskon untuk berbelanja kebutuhan pokok, dan sebagainya.

    Di samping itu, hentikan dulu penggunaan kartu kredit untuk berbelanja namun gunakan apabila ada promo diskon menarik yang bisa digunakan untuk kebutuhan pribadi.

    #7 Komitmen untuk berkorban

    Untuk mencapai sesuatu biasanya diperlukan pengorbanan yang tidaklah kecil. Misalkan untuk terbebas dari utang, kamu harus banyak rela untuk berhemat ataupun bekerja lebih keras agar segera terbebas dari semua cicilan. Yuk, segera lunasi utang dengan cepat!

    Sumber: MoneySmart, Liputan6, Nerdwallet

    Baca juga:

    Sepekan Travel ke Vietnam? Ini 3 Destinasi Terbaik yang Tak Boleh Terlewatkan

    Mau Jadi Warga Tertib Pajak? Ikuti 5 Langkah Lapor SPT Online Ini

    5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari!



    Sumber : pluang.com

  • Mulai Investasi dengan Risiko Kecil, Sudah Coba 5 Jenis Investasi Ini Belum?

    Ada berbagai jenis investasi yang bisa kamu pilih. Sebelum memilih investasi mana yang cocok untukmu, tentukan dahulu apa tujuan kamu berinvestasi. Apabila ingin berinvestasi untuk mendapatkan dana dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, kamu bisa pilih investasi jangka pendek paling menguntungkan.

    Keuntungan lainnya, investasi jenis ini mudah dicairkan/diuangkan dan bisa dimulai dengan modal kecil. Risikonya pun tidak terlalu besar. Keuntungannya pun lebih tinggi dibanding menabung yang kisaran bunganya 4-6% per tahun.

    Namun, investasi jangka pendek memiliki keuntungan yang lebih kecil dibanding investasi tipe lain yaitu investasi jangka menengah (jangka waktu 1-5 tahun) dan jangka panjang (kurun waktu lebih dari 5 tahun). 

    Investasi jangka pendek paling menguntungkan yang bisa kamu coba!

     

    #1 Deposito

     

    Jenis investasi jangka pendek yang paling menguntungkan pertama adalah deposito. Investasi ini berbentuk produk simpanan di bank dengan penyetoran dan penarikan dengan jangka waktu tertentu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 1 tahun.

    Keuntungan invesitasi ini adalah suku bunga yang ditawarkan cukup tinggi hingga 4-8%, dana aman karena dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dari pemerintah, dan risiko investasi kecil karena tidak terasa langsung oleh investor.

    Namun, kelemahan investasi ini adalah bunga depositonya bisa menurun karena inflasi. Deposito terbilang investasi cukup populer di Indonesia. Yang perlu kamu perhatikan adalah, cermati saat memilih jangka waktu karena kalau kamu mengambil dana sebelum jatuh tempo maka akan dikenakan penalti. Pilihlah tenor yang sesuai dengan kemampuanmu. 

     

    Investasi jangka pendek paling menguntungkan #2 Tabungan berjangka

     

    Tabungan jenis ini tepat bagi kamu yang mau investasi jangka pendek yang paling menguntungkan.

    Caranya, kamu bisa menabung dengan jumlah setoran tertentu mulai dari Rp100-500 ribu.  Kemudian setiap bulannya, tabungan utama kamu akan ditarik otomatis oleh bank untuk menabung di tabungan berjangka.

    Biasanya ada beberapa bank yang juga menyediakan fasilitas asuransi jiwa ketika kamu menjalankan tabungan berjangka. Persamaannya dengan deposito, kamu bisa memilih jangka waktu tertentu untuk menarik dana. Kalau manarik dana sebelum jangka waktu tenor tersebut, maka kamu akan dikenakan penalti.

    Keuntungannya kamu memiliki ‘asisten pengingat’ yang mendorong kamu menabung sehingga membuat kamu tidak lupa dan kesulitan menyisihkan tabungan. Suku bunganya bisa sampai 5% tergantung ketentuan dari masing-masing bank terkait.

     

    #3 Peer to peer landing

     

    Investasi jangka pendek berikutnya yang sedang banyak yang digandrungi oleh para anak muda adalah peer to peer landing. Investasi ini cocok untuk para pemula.

    Konsep investasi adalah sistem pinjam-meminjam, peer to peer landing ini sebagai perantara, di mana pertemuan antara peminjam dan penerima pinjaman.

    Kalau kamu investor berarti merupakan pemberi pinjaman. Keuntungan investasi ini bisa dimulai dengan modal kecil seperti 100 ribu rupiah dan mendapat bunga yang cukup tinggi dibanding deposito maupun tabungan berjangka.

    Bisa dimulai dari belasan persen hingga 30% per tahun. Namun, nilai risikonya pun berbanding lurus dengan keuntungan yang didapat. Namun, perlu diperhatikan mana peer to peer lending yang tidak dijamin oleh LPS sehingga risikonya menjadi tanggungan investor sendiri. 

     

    Investasi jangka pendek paling menguntungkan #4 Reksadana 

     

    Investasi jangka pendek ini sama halnya dengan peer to peer landing yang sedang ramai digandrungi para anak muda. Modalnya pun kecil bisa mulai dari 100 ribu. Untuk mengelolanya pun ada manager investor yang paham seluk beluk investasi reksadana.

    Rata-rata keuntungannya mencapai 8,27%. Adapula jenis reksadana pasar uang (RDPU) yang memberikan metode investasi yang cukup sederhana sehingga bisa dijalankan investornya sendiri. Tak hanya itu, investasi inipun tidak dikenakan pajak. 

     

    #5 Logam mulia

    Investasi ini sudah dilakukan turun temurun dari para pendahulu kita. Banyak kelebihan investasi ini seperti nilainya yang terus meningkat, kebal inflasi dan awet.

    Kamu juga bisa berinvestasi dalam bentuk emas online yang bisa dimulai dari modal yang sangat kecil seperti halnya di Pluang. Di sini, kamu bisa juga mengecek pergerakan harga emas dari waktu ke waktu dan harga jual-beli emas terbaru setiap harinya.

    Keuntungan lain, kamu juga bisa berhemat karena tidak perlu membeli wadah penyimpanan emas dalam bentuk fisik. 

    Sumber: MoneySmart, Kompas

    Baca juga:

    4 Pilihan Investasi Jangka Panjang, Mana yang Terbaik?

    Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya?

    Dari 6 Pilihan Investasi Ini, Mana Sih yang Paling Tepat Untuk Pemula?



    Sumber : pluang.com

  • Emas Antam dan UBS, Apa Sih Perbedaan 2 Jenis Emas Fisik Ini?

    Investasi emas terbilang menjanjikan karena harga emas cenderung naik setiap tahunnya. Tapi, saat membeli, eh malah kita ditawari banyak jenis emas. Mau bertanya, tapi kepada siapa? Misal, apa itu emas UBS? Dan, apa perbedaan emas antam dan UBS?

    Dua emas ini, Antam dan UBS, memang adalah jenis emas yang paling lazim diperdagangkan.

    PT Aneka Tambang Tbk adalah salah satu perusahaan pertambangan milik negara. Emas Antam bersaing ketat dengan emas UBS yang diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) Surabaya.

    Perbedaan emas antam dan UBS pada umumnya adalah soal harga, bentuk, sertifikasi, lama masa pengiriman, hingga ketersediaan. Apa itu emas UBS dan Antam? Yuk, cek sama-sama dari artikel ini.

    Di situs pegadaian, emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dijual Rp773.000/gram sementara harga emas UBS dijual Rp738.000/gram hari ini. Perbedaan emas antam dan UBS memang pada harga, harga emas Antam relatif lebih tinggi daripada emas UBS.

    Emas antam memproduksi ukuran 1 gram, 2 gram, 2,5 gram, hingga 100 gram. Sementara emas UBS juga memproduksi 1 gram, 2 gram, 2 gram, hingga 100 gram.

    Baca juga: Sepenjak Anjlok, Harga Emas Antam Mulai Menguai Tipis

    Produksi Emas di Indonesia

    apa itu emas ubs

    Emas di Indonesia memang beraneka jenisnya. Indonesia memproduksi 4% dari produksi emas global, sebagian besar berasal dari pertambangan Grasberg di Papua. Tambang ini diyakini memiliki cadangan emas terbesar dunia mencapai hingga 67,4 juta ons, mayoritas dimiliki oleh Freeport-McMoran Copper & Gold Inc, AS.

    Pertambangan emas terbesar di Indonesia terletak di Papua, Sumbawa, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Produksi emas sejauh ini melebihi permintaan emas domestik, karenanya produksi lebih banyak diekspor.

    Namun demikian, pemerintah Indonesia terus menstimulasi berdirinya industri-industri pengolahan emas ini demi rencana “nasionalisme sumberdaya”.

    Perbedaaan emas antam dan ubs, dengan begitu, adalah pada perusahaan yang memproduksi dan sertifikasi yang diperoleh perusahaan. Sertifikasi Antam dari LBMA (London Bullion Market Association)

    Sertifikasi ini membedakan Antam dengan UBS. Kalau soal sertifikasi dan ditanyai apa itu UBS, maka UBS adalah perusahaan emas yang memperoleh sertifikasi nasional keluaran UBS sendiri.

    Baca juga: Emas atau Perak, Pilihan Investasi Logam Manakah yang Lebih Menguntungkan?

    Untuk Tahu Perbedaan Emas Antam dan UBS, Ketahui Dulu Soal Emas Antam

    Sebesar 65% saham Antam dimiliki oleh Pemerintah Indonesia dan sisanya diperdagangkan di publik. Emas Antam dikeluarkan oleh perusahaan ini sejak 1968. Hingga 2018, volume penjualan emas ini mencapai 28.258 kilogram.

    Daftar anak perusahaan PT Antam di antaranya: PT Indonesia Coal Resources (Indonesia), PT Cibaliung Sumberdaya (Indonesia), PT Gag Nikel (Indonesia), Asia Pacific Nickel Pty. Ltd. (Australia), PT Antam Resourcindo (Indonesia), PT Borneo Edo International (Indonesia), PT Mega Citra Utama (Indonesia).

    Selain itu, ada pula PT Indonesia Chemical Alumina (Indonesia), PT Antam Jindal Stainless Indonesia (Indonesia), dan PT Logam Mulia (Indonesia).

    PT Logam Mulia adalah salah satu unit bisnis PT Antam Tbk. Perusahaan ini menjadi satu-satunya usaha pemurnian emas dan perak di Indonesia yang memperoleh pengakuan dari LBMA (London Bullion Market Association).

    Antam juga termasuk dalam Good Delivery List of Acceptable Refiners of Gold Bars sejak 1 Januari 1999. Perusahaan ini menghasilkan emas murni standar 99,99% cast bar yang menjadi bahan baku pembuatan emas perhiasan (emas 14 karat hingga 24 karat).

    Sejauh ini, Antam juga melakukan kerja sama dengan platform digital, salah satunya dengan Pluang, sebagai mitra penyedia emas.

    Baca juga: Investasi Emas Non-Fisik dalam Bentuk Emas ETF vs Emas berjangka, Apa Bedanya?

    Terus, Apa Itu Emas UBS?

    perbedaan emas antam dan ubs

    Berdiri pada 1981 di Surabaya, UBS memperoleh sertifikasi nasional keluaran UBS sendiri. Dibandingkan dengan Antam, bentuk fisik emas ini juga berbeda. Emas Antam memiliki dimensi lebih kecil dibanding UBS dengan berat yang sama. Harga emas UBS pun relatif lebih murah.

    Selain soal sertifikat dan perusahaan yang memproduksi, perbedaan emas antam dan UBS adalah masa pemesanannya. Emas Antam membutuhkan waktu 1 bulan, sementara UBS relatif lebih singkat. Sama seperti Antam, perusahaan ini memproduksi emas murni standar 99,99%.

    Sejauh ini, PT UBS mengandalkan penjualan emas perhiasan untuk pasar ekspor. Kontribusi pasar ini hingga 70% cari total penjualan UBS. Sementara untuk emas batangan, UBS baru memperdagangkannya di pasar dalam negeri.

    Saat ini UBS bermitra dengan 15.000 gerai emas ritel di Indonesia karena tidak memiliki toko ritel sendiri. Mereka melakukan kerja sama juga dengan platform aplikasi digital Treasury sebagai mitra penyedia emas.

    Sumber: Indonesia Investments, Seputar Forex, Pegadaian

    Simak juga:



    Sumber : pluang.com

  • Silaturahmi Sekaligus Nabung, Ini 5 Cara Asyik Arisan Emas Sama Teman!

    Konsep arisan sebagai cara silaturahmi sudah tak asing lagi di Indonesia. Mulai dari arisan biasa (arisan uang), arisan RT/keluarga, arisan barang, hingga arisan emas sudah jamak di tengah masyarakat. Dari semua jenis arisan itu, kamu mungkin bertanya, bagaimana sistem atau cara arisan emas?

    Seiring waktu, arisan memang tidak hanya berbentuk uang saja. Asalkan ada komoditas yang bisa ditabung atau dikumpulkan dalam arisan, barang atau emas pun bisa digunakan untuk arisan.

    Metode arisan umumnya adalah dengan mengumpulkan barang/uang/emas, lalu setelah uang dikumpulkan, undian diterapkan. Nama yang muncul pada sesi kocokan berhak memperoleh kumpulan barang/uang/emas itu.

    Begitu pula yang perlu diterapkan untuk cara arisan emas. Untuk menjalankan arisan emas ini, kamu perlu anggota minimal enam orang.

    Setiap bulan, para peserta berkumpul dan yang menang undian akan memperoleh kepingan emas dengan berat yang sudah disepakati.

    arisan emas

    Meski kamu menggunakan cara arisan emas untuk berinvestasi emas, jangan lupakan sertifikat emasnya, ya. Ini demi keamanan bersama para peserta arisan. Ini beberapa hal yang perlu kamu lakukan:

    #1 Kumpulkan anggota untuk arisan emas

    Suatu arisan baru bisa dimulai ketika anggtoa arisan sudah terkumpul. Jumlah anggota semestinya sama dengan lama periode arisan.

    Setidaknya anggota arisan biasanya terdiri atas enam orang, ini untuk menjamin “undian” arisan itu akan terdistribusi merata dalam enam bulan pertemuan.

    Agar undian tidak lama, perlu juga diterapkan pembatasan peserta arisan hingga 36 orang. Jadi, 36 orang ini akan menghadapi undian selama 36 bulan.

    #2 Pastikan kalian saling mengenal

    Jumlah anggota yang besar tentu akan tampak lebih menantang, tapi pastikan kalian mengenal dengan baik satu sama lain. Urusan arisan ini akan melibatkan urusan kepercayaan.

    Demi menghindari masalah yang mungkin terjadi, seperti penipuan, atau kawan yang kabur begitu telah memenangkan undian dst, pastikan anggota arisan bisa dipercaya. Kalau perlu, minta anggota arisan untuk menyertakan rekam jejaknya dalam urusan finansial.

    Baca juga: Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya?

    #3 Buat kesepakatan awal tentang cara arisan emas

    Karena melibatkan banyak orang dan dalam periode waktu yang panjang, kamu tentu perlu menyusun kesepakatan di awal. Ini bisa tentang cara arisan emas, hingga hal-hal yang lebih detail dan rinci seperti data dari setiap anggota, jumlah besaran emas yang mau dipakai arisan, timeline arisan emas, dst.

    Buat perjanjian terkait berat emas yang akan diundi dalam arisan. Misal, 10 gram dengan perhitungan emas Rp700.000/gram. Jadi, totalnya Rp7 juta. Total harga emas ini lantas dibagi dengan jumlah peserta. Sebutlah peserta 36 orang, maka 7 juta dibagi 36, sekitar Rp195.000 yang perlu dibayarkan rutin oleh tiap anggota setiap bulannya.

    Dengan mekanisme sesimpel ini, kamu bisa pastikan pada undian si pemenang akan memperoleh 10 gram, yang sebenarnya dicicil bersama selama 36 bulan. Seru, ya?

    cara arisan emas

    #4 Terapkan uang muka arisan emas

    Sebelum memulai arisan, untuk membangun kepercayaan antara sesama peserta arisan, kamu tentu perlu memberi kepastian dengan menyetor uang muka (DP, down payment) sebesar 10-15 persen dari total nilai arisan.

    Bisa juga terapkan biaya administrasi Rp50.000 bagi pengelolaan. Uang DP maupun iuran bulanan arisan ini bisa dibayar dengan transfer atau tunai ketika arisan.

    #5 Lakukan arisan dengan bijak

    Jenis arisan emas memang mulai populer di Indonesia dan dilirik banyak orang belakangan ini. Ada lembaga yang menawarkan fasilitas arisan emas ini, bila kamu perlu pihak “pemberi jasa” untuk memastikan arisanmu aman, yakni Pegadaian.

    Tidak perlu takut kena penipuan karena arisan emasmu akan dikelola langsung oleh Pegadaian. Bahkan para peserta memperoleh sertifikat. Namun, arisan emas di Pegadaian ini mensyaratkan minimal 6 orang hingga maksimal 36 orang dengan kurun waktu undian setiap bulan sekali.

    Apabila kamu bisa mengelola arisan emasmu sendiri dengan para anggota arisan, pastikan dokumen setiap peserta arisan lengkap, ada kesepakatan di awal, juga menyertakan DP 10-15% untuk memastikan kesanggupan peserta arisan, dan bijak-bijaklah melihat keadaan teman arisanmu.

    Siapa tahu, ada di antara kalian yang butuh dana lebih cepat dan perlu didahulukan dengan “pinjaman instan”? Kembali lagi ke tujuan awal arisan: ini adalah cara membangun keakraban dan tali silaturahmi dengan orang-orang yang dekat denganmu atau kamu percaya.

    Semoga tips ini berguna, ya, untuk menghangatkan pertemananmu dengan rekan-rekanmu demi menguatkan finansial bersama.

    Sumber: Moneysmart, Cekaja.com

    Simak juga:

    4 Pilihan Investasi Jangka Panjang, Mana yang Terbaik?

    Menikah vs Beli Rumah, Mana yang Harus Didahulukan?

    Jangan Ditunda Lagi! Begini 7 Cara Kilat Terbebas dari Utang



    Sumber : pluang.com

  • Amit-amit! Ini 5 Pertanda Kamu Ketemu Jalan Buntu untuk Bayar Utang

    Pusing banyak hutang karena tumpukan utangmu, kok, seolah tak kunjung habis? Tenang, cara mengatasi hutang banyak itu tidak mustahil dilakukan.

    Kamu tentu pernah merasa, seandainya kamu pintar mengelola uang dengan lebih baik, kamu akan merdeka secara finansial dan bebas melakukan lebih banyak hal. Pegang terus niatan itu dan cobalah untuk lebih disiplin mengatur keuangan.

    Dunia toh belum berakhir ketika kamu pusing banyak hutang. Yang penting kamu lakukan saat ini sebagai cara mengatasi hutang banyak adalah tidak menambah utang lagi.

    Tapi, yuk dicek dulu, apa kamu benar-benar sudah sebegitu pusingnya menghadapi banyak utang?

    Jangan sampai kamu mengalami hal-hal berikut ini karena kelilit utang, ya?

    Ciri-ciri Kamu Pusing Banyak Hutang

    1. Pasrah dan Percaya pada Nasib, Semua Akan Selesai dengan Sendirinya

    Ada orang yang ingin langsung menyelesaikan masalahnya, tapi ada juga yang membiarkan masalahnya larut begitu saja. Kalau kamu salah satu tipe yang menunda-nunda masalah dan percaya utangmu akan dilunasi, sebaiknya kamu waspada.

    Untuk menyelesaikan utang, kamu mesti benar-benar berniat menyelesaikan masalahmu.

    Cek tagihan yang belum dibayar dan bandingkan dengan penghasilanmu setiap bulan. Rincikan pengeluaran dari yang besar sampai yang terkecil. Ini meliputi semua transaksi finansialmu. Jangan kaget, ya, melihat betapa banyaknya pengeluaran yang selama ini kamu luputkan.

    Dengan mencatat, kamu akan tahu porsi biaya yang besar dan memangkasnya dari daftar anggaranmu bulan-bulan mendatang. Turunkan standar gaya hidupmu demi bisa lepas dari jerat pusing banyak hutang.

    Bayangkan seandainya kamu dapat memotong pengeluaranmu untuk nongkrong dan lihat betapa signifikannya perubahan ini ke isi kantongmu. Kamu enggak harus sering-sering nongkrong dengan temanmu, kan?

    2. Terlalu Sering Menghibur Diri Karena Stres Mengadapi utang

    Nah, ini hal lainnya yang biasanya dihadapi orang yang pusing karena terlilit utang lantaran merasa semuanya tinggal jalan buntu saja. Biasanya, mereka yang sudah stres karena utang akan melampiaskan frustrasinya dengan mencari hiburan. Namun, bukannya masalah selesai, kamu malah bisa semakin menambah utang demi menutupi keinginanmu tersebut.

    3. Bikin Ribut Sama Siapa Saja, Termasuk Orang-orang Terdekatmu

    Kalau kamu lagi ada masalah, biasanya bawaannya hanya ingin marah dan marah. Meluapkan emosi kepada siapa pun, tanpa membicarakan kalau ternyata masalahmu adalah utang yang menumpuk. Hal ini wajar saja, Sobat Cuan, karena saat beban hidupmu bertambah, yang kamu butuhkan adalah pelarian semata.

    Tapi, jika kamu bikin ribut terus, maka hal itu tak akan menyelesaikan masalah utangmu yang menumpuk.

    4. Pusing Banyak Utang? Jangan Sampai Kamu Gali Lubang Tutup Lubang!

    Ini jalan lain lagi yang biasanya diambil kalau sudah merasa buntu. Beberapa waktu belakangan ini, banyak fintech tanah air yang menghadapi masalah kredit macet karena ada tunggakan-tunggakan “tambal sulam” seperti begini.

    Mengambil utang lain untuk melunasi utangmu sebelumnya adalah tindakan yang sekadar menunda pembayaran utang. Artinya, ini bukan cara efektif untuk melunasi utang.

    Misalnya, kamu meminjam uang ke teman atau keluarga demi melunasi utang di pinjaman online. Ini tidak salah, tapi juga tidak dibenarkan karena hanya bersifat menunda saja.

    5. Terlalu Sering Menyalahkan Diri Sendiri

    Setelah menimbun banyak utang, kamu pasti akan merasa menyesal. Bisa jadi, kamu menyesal karena akhirnya keputusanmu mengambil utang membawa petaka. Atau, bisa jadi juga bahwa kamu menyesal tidak memanfaatkan utangmu dengan sebaik-baiknya.

    Ketahuilah bahwa kamu sudah terhimpit di tumpukan utang ketika kamu sudah sering menyalahkan diri sendiri. Itulah sinyal utama bagimu untuk segera bergerak dan mengambil langkah serius dalam menyelesaikan utang-utangmu.

    Cara Mengatasi Utang Banyak

    Oke, kamu depresi gara-gara punya utang banyak. Tapi, ketahuilah bahwa hal itu bukanlah akhir dunia. Ada beberapa cara bagimu untuk segera melunasi tumpukan utang, tentunya dengan cara yang positif!

    1. Cari Pekerjaan Tambahan

    Daripada bengong dan berpangku tangan sementara bunga utangmu menumpuk terus, mending kamu cari pekerjaan tambahan saja. Apalagi, di era serba modern seperti saat ini, kamu bisa mendapatkan pekerjaan tambahan dari berbagai platform.

    Banyak, kok, pekerja kantoran yang juga jadi driver ojol. Ada juga orang kantoran yang buka shopping online dan di saat weekend mereka beli barang grosiran untuk dijual.

    Selain itu, kamu juga mengembangkan skill-mu, misal menjual paketan masakanmu bila kamu hobi memasak, atau menjual sketsa rekues wajah temanmu kaalu kamu piawai menggambar.

    2. Jual Barang yang Dimiliki

    Kalau kamu merasa masih membutuhkan penghasilan tambahan demi cara mengatasi hutang banyakmu karena saking banyaknya, mengapa tidak mencoba memperoleh penghasilan dengan jual barang-barangmu yang sudah tidak diperlukan?

    Kamu pasti memiliki beberapa barang yang kamu anggap biasa, namun sejatinya punya daya tarik khusus di pasaran. Sebagai contoh, kamu memiliki kaos band original dan menganggap barang itu bernilai biasa saja. Tetapi, nilai barang tersebut sebetulnya cukup tinggi di kalangan penggemar merchandise-merchandise band.

    Nah, untuk itu, tak ada salahnya kamu mengais-ngais peluang cuan dari barang-barangmu yang sudah tidak dibutuhkan.Tapi ingat, kamu harus tetap menggunakan keuntungannya untuk melunasi utang-utangmu, ya.

    3. Berhemat dan Menyesuaikan Gaya Hidup

    Kalau kamu menghadapi masalah utang, daripada mengeluh dan marah-marah, coba deh mulai cerdas memenuhi kebutuhanmu dalam berbelanja.

    Coba kurangi bujet biaya hidupmu agar tidak pusing banyak hutang. Kamu tidak mau berhutang terus, kan? Lihat pengeluaran bulananmu dan seleksi apakah itu termasuk kebutuhan primermu, bila tidak maka kamu dapat mengesampingkannya.

    Kalau kamu tinggal di apartemen mahal, kenapa tidak coba untuk memotong bujet ini dengan memilih kamar kos yang terjangkau? Memang fasilitasnya tidak sama, tapi asalkan kamu dapat menemukan kamar yang nyaman, mengapa tidak?

    Ini juga berlaku untuk kebutuhanmu yang lain. Kamu bisa kurangi pergi ke restoran dan mulai memasak sendiri di rumah pada waktu-waktu tertentu. Atau, bisa mendengar musik di Spotify dan tidak perlu ke konser bila tidak sedang ada bujetnya.

    Saat melakukan ini, kamu bisa bertanya ke dirimu sendiri: Apa pos pengeluaran yang paling besar dalam keseharianmu? Lebih baik mengurangi pengeluaran daripada mesti meminjam utang lain.

    4. Konsisten dalam Melunasi Utang

    Baiklah, kamu sudah mengantongi penghasilan tambahan. Selain itu, kamu pun sudah mengecangkan ikat pinggangmu. Kini, yang kamu perlu lakukan adalah disiplin dalam melunasi utang.

    Nah, untuk disiplin melunasi utang, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuat anggaran. Saat ini, ada banyak aplikasi yang bisa membantumu menyusun anggaran, jadi hal tersebut seharusnya bukanlah perkara besar.

    Selain itu, cara mengatasi hutang banyak tentu dengan memastikan ada yang mengingatkanmu untuk melunasinya. Bikin agenda atau jadwal melunasi utang pada tanggal tertentu dan pastikan kamu memenuhinya.

    Oh ya, ingat prioritaskan melunasi utang dengan bunga yang lebih tinggi terlebih dahulu, ya. Ini tentu demi menghindarkanmu dari bunga-bunga berlebih yang tidak perlu dipertahankan.

    Baca juga: Jangan Dibiarkan, Stres di Tempat Kerja Harus Segera

    Kamu bisa menerapkan keempat cara mengatasi hutang banyak ini sekaligus, atau memilih yang mana yang paling cocok untukmu.

    Sekarang sebaiknya kamu memahami cara terlepas dari pusing banyak hutang. Sikapi dengan positif keadaanmu saat ini dan ingat untuk kuatkan disiplin dalam melunasi utangmu, ya! Selamat mencoba!

    Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta ratusan aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

    Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

    Download Aplikasi Pluang di Sini!

    Sumber: Cermati, Moneysmart

    Simak juga:

    Pengin Jalan-jalan ke Luar Negeri? Ini Caranya Bikin Paspor Online

    Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia

    Pengin Akali Biaya Transfer Antar Bank, Sudah Coba 5 Aplikasi Ini Belum?

    5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari

    Bantu Atasi Defisit Anggaran, Iuran BPJS Alami Kenaikan 100%



    Sumber : pluang.com

  • Lagi BU Banget, Lebih Baik Jual atau Gadaikan Emas, Ya?

    Perhatikan Harga Sebelum Jual Emas Antam

    Emas adalah aset investasi terbaik untuk jangka panjang. Tinggal google “toko emas” atau “gadai emas” maka akan muncul daftar panjang yang bisa jadi pilihan. Tapi, lebih oke jual emas antam atau tahu cara gadai emas antam, nih, kalau lagi kepepet butuh duit?

    Sebagian besar toko emas akan membeli emasmu dengan jujur, demikian juga lembaga pegadaian akan menyesuaikan nilai emas yang kamu gadaikan. Nilai emas, seperti halnya nilai saham, akan selalu berfluktuasi mengikuti harga pasar.

    Emas diperdagangkan 24/7 di pasar terbuka. Bahkan, saat ini harga emas antam per gramnya dan harga buyback-nya cukup tersedia di pasaran. Kamu dapat menjadikan harga emas yang terbuka untuk publik ini sebagai patokannya.

    Penawaran dan permintaan, nilai mata uang, serta daya beli masyarakat juga akan mempengaruhi nilai emas. Ini akan berhubungan dengan apakah lebih baik kamu jual emas antam atau cari tahu cara gadai emas antam.

    Kamu juga perlu memahami patokan toko emas atau pegadaian menentukan nilai emasmu. Peristiwa tertentu akan mempengaruhi juga nilainya, seperti pemilihan presiden misalnya.

    Sebelum kamu memutuskan untuk jual emasmu atau menggadaikannya, yuk pertimbangkan hal-hal berikut ini.

    Baca juga: Emas atau Perak, Pilihan Investasi Logam Manakah yang Lebih Menguntungkan?

    Lebih Baik Jual Emas Antam atau Gadaikan?

    jual emas antam

    Toko gadai, toko perhiasan, atau toko emas pada umumnya membeli emas sesuai dengan nilai emas yang sama dengan yang ditentukan pasar. Untungnya, nilai emas saat ini tersedia secara terbuka bagi publik.

    Ini berarti, kamu dapat secara mandiri mencari tahu berapa banyak yang akan kamu peroleh ketika menjual atau menggadaikan emasmu.

    Jika kamu tahu nilai emas hari ini, sebelum menjual atau menggadaikannya, kamu perlu tahu seberapa murni emasmu. Keaslian produk dan kemurnian emas antam batangan 99,99%,  jadi untuk yang satu ini kamu tidak perlu terlalu khawatir.

    Sebelum kita bahas secara terpisah tentang jual emas antam atau menggadaikannya, yuk ketahui secara umum kelebihan masing-masing:

    1. Kelebihan Jual Emas

    Harganya lebih tinggi (mengikuti harga standar Antam), meski fluktuatif dan tergantung pada di mana kamu membeli emas itu. Banyak toko emas yang membuat standar harga buyback 4% dari harga saat ini. Proses pencairan uangnya cepat, uang diterima saat itu juga saat emas diserahkan. Untuk lokasi penjualan, kamu bisa melakukannya di toko tempat membeli emas atau di mana pun toko termuka di kotamu.

    2. Kelebihan Gadai Emas

    Dibandingkan jual emas antam, untuk penggadaian, nilai pencairannya lebih rendah dibandingkan jika kamu menjualnya langsung. Nilai gadai biasanya 85-95% dari nilai taksir untuk bank syariah. Menggadai emas dirancang untuk nasabah yang butuh dana darurat karenanya bisa memproses dana dengan cepat, bahkan tak lebih dari 30 menit di Pegadaian atau paling lama 3 jam di Bank Syariah. Pegadaian bisa dilakukan di Pegadaian Syariah dan Bank Syariah, contohnya di BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Danamon Syariah, dll.

    Baca juga: 7 Alasan Nabung Emas di Pluang Paling Aman

    Jika Kamu Memilih Menjualnya, Maka…

    Ketika kamu memutuskan jual emas antam, maka kamu mesti tahu lembaga penyedia jual beli emas atau toko emas, serta harga taksiran dari emasmu di hari kamu melakukan penjualan.

    Jual emas tergolong mudah. Kamu cuma perlu bawa bentuk fisik emasmu disertai sertifikatnya. Tunggu beberapa saat untuk tahu kisaran harga emas dan peroleh bayarannya kemudian.

    Sebelum memutuskan jual emas, sebaiknya kamu sudah lakukan perbandingan harga dari satu toko ke toko yang lain. Juga, ketahui kapan harga emas naik dan kapan turun. Harga emas bisa dipantau dari update toko-toko emas di internet.

    Jangan sampai kamu jual emas antam di saat harga emas sedang turun. Meski, kalau memang butuh dana segar cepat, kamu bisa saja melakukannya. Hanya saja, pastikan jangan sampai kamu rugi banyak. Kalau memang tidak mau rugi, daripada buru-buru menjual, mungkin kamu bisa pertimbangkan untuk menggadaikannya saja.

    Baca juga: Emas Antam dan UBS, Apa Sih Perbedaan 2 Jenis Emas Fisik Ini?

    Ketahui Cara Gadai Emas Antam

    cara gadai emas antam

    Kalau memang kamu tidak mau rugi karena khawatir menjual emas antam di masa yang tidak tepat, cobalah menggadaikannya saja. Sama dengan jual emas, prosedurnya mudah dan tidak ribet.

    Datang saja ke lembaga yang menawarkan fasilitas gadai emas, seperti Pegadaian atau berbagai bank syariah yang menawarkan jasa gadai. Ingat untuk bawa identitas diri beserta surat-surat yang dibutuhkan. Tunggu beberapa menit dan kamu sudah bisa mengantongi uang hasil kamu menggadaikan emas.

    Pegadaian adalah lembaga pemerintah, jadi emasmu pasti akan disimpan dengan aman. Jadi kamu tidak perlu cemas bila emas akan hilang atau dibawa kabur.

    Jatuh tempo yang dikenakan penggadaian, dibandingkan jual emas antam, akan sesuai dengan lembaga penyedia. Umumnya Pegadaian memberi batas waktu hingga empat bulan untuk pelunasan. Jika kamu dapat tebus lunas, emasmu akan kembali padamu.

    Bila dalam waktu empat bulan kamu belum bisa melunasi, kamu masih bisa mengajukan perpanjangan waktu jatuh tempo dengan hanya membayar biaya administrasi.

    Harga pegadaian cukup tinggi, sekitar 92 hingga 95% dari harga emas di hari itu. Saat menggadaikan emas, kamu akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp2.000 hingga Rp125 ribu dengan pinjaman mulai dari Rp50 ribu hingga Rp5 miliar.

    Menarik, ya? Sekarang kamu sudah tahu, kan, bedanya jual emas antam dan menggadaikannya? Keduanya sama-sama bisa jadi solusi bila kamu butuh dana cepat dengan proses yang sedikit berbeda.

    Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

    Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

    Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

    Sumber: Antam, PawnGuru, Cermati, Moneysmart

    Simak juga:

    Memperkenalkan Bitcoin, Mata Uang Elektronik sebagai Investasi Alternatif

    Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya?

    Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

    Wah! Ternyata Selain Jagoan Konten, Ini 3 Pekerjaan yang Akan ‘Laku’ di Masa Depan!

    Jualan Drone, Frank Wang Berhasil Raup Keuntungan Hingga Rp27 Triliun



    Sumber : pluang.com

  • Mau Coba Investasi Reksadana? Berikut 5 Manajer Investasi yang Bisa Kamu Pertimbangkan

    Umumnya, orang yang menggunakan jenis investasi reksadana, memercayakannya kepada ahlinya yakni manajer investasi. Manajer investasi ini yang akan membantu mengelola dana yang akan kamu tanamkan pada investasi reksadana terbaik yang memberi imbal hasil maksimal.

    Reksadana memang umumnya membutuhkan agen penjual, bisa dilayani oleh perbankan, fintech, atau manajer investasi. Orang yang bekerja pada perusahaan manajer investasi ini akan disebut sebagai wakil manajer investasi (WMI) dan wajib memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

    Kegiatan usaha manajer investasi umumnya adalah mengelola portofolio efek (surat berharga) nasabah baik bersifat bilateral maupun individual. Mereka juga mengelola investasi kolektif untuk kepentingan sekelompok nasabah lewat produk-produk dalam pengaturan pengawasan pasar modal.

    Berdasarkan data OJK, ada 99 manajer investasi yang terdaftar dan berizin dengan jenis investasi reksadana. Mereka menawarkan investasi reksadana terbaik.

    Berikut ini adalah manajer investasi reksadana terbaik:

    #1 Investasi Reksadana Terbaik, PT Danareksa Investment Management (DIM)

    Perusahaan ini adalah anak usaha PT Danareksa (Persero) dengan izin OJK pada 1992. DIM adalah manajer investasi pertama yang meluncurkan reksadana di Indonesia pada Juli 1996. Produk yang kali pertama dirilis adalah Danareksa Melati, Danareksa Anggrek, dan Danareksa Mawar. Mereka mengelola lebih dari 30 reksadana.

    Dana kelola mereka pada 2018 hingga Rp19,16 triliun. Beberapa produk reksadana yang dijual di antaranya: Danareksa Seruni Pasar Uang II, Danareksa Syariah Berimbang, dan Danareksa Gebyar Indonesia II.

    jenis investasi reksadana

    #2 PT Schroder Investment Management Indonesia

    Salah satu manajer investasi reksadana terbaik ini berdiri pada 1991 dan mengantongi izin OJK sejak 1997. Perusahaan ini memperoleh dana kelola investasi reksadana sebesar Rp46,29 triliun hingga 2018.

    Beberapa produk reksadana yang ditawarkan jenis investasi reksadana ini adalah: schroder dana prestasi, schroder dana prestasi plus, dan schroder syariah balanced fund.

    #3 PT Mandiri Manajemen Indonesia (MMI)

    Mandiri Manajemen Investasi adalah salah satu manajer investasi reksadana terbaik dengan dana kelola sebesar Rp42,03 triliun pada 2018. Terbentuk pada 2004, perusahaan ini memisahkan diri dari PT Mandiri Sekuritas dan menjadi aliansi dari PT Bank Mandiri yang tercatat sebagai manajer investasi nasional terbesar di OJK.

    Beberapa produk reksadana yang ditawarkannya adalah mandiri investasi cerdas bangsa (MICB), mandiri pasar uang syariah (MPUS), dan mandiri investa dana utama (MIDU).

    Baca juga: Mau Coba Investasi Reksadana? Berikut Panduan Mudahnya untuk Pemula

    #4 PT Bahana TCW Investment Management

    Perusahaan ini telah beroperasi lebih dari 24 tahun, masuk sebagai jajaran industri jenis investasi reksadana terbaik di Indonesia. Dana kelolanya hingga Rp40,34 triliun pada 2018.

    Beberapa produk reksadana yang ditawarkannya antara lain Bahana Dana Likuid (BDL), Bahana MES Syariah Fund, dan Bahana Pendapatan Tetap Makara Prima (MP), serta Kehati Lestari (KL).

    #5 Investasi Reksadana Terbaik, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM)

    Salah satu manajer investasi reksadana terbaik ini bergerak di industri ini sejak 1996, berbekal izin OJK sejak saat itu. Mereka telah membukukan total dana kelola sebesar Rp40,34 triliun dengan beberapa produk yang ditawarkan.

    Produk jenis investasi reksadana yang dikelola adalah Batavia Dana Kas Maxima, Batavia Dana Obligasi Ultima, dan Batavia Dana Saham Syariah.

    Di atas adalah lima manajer investasi reksadana yang terpercaya di Indonesia. Tentunya, sebelum kamu memilih untuk berinvestasi, ada baiknya kamu mengenal produk reksadana yang ditawarkan.

    Mereka umumnya memberikan prospektus atau fund fact sheet yang menyajikan produk yang ditawarkan oleh manajer investasi masing-masing. Setelah kamu membacanya dan mempelajarinya, kamu akan melihat kinerja produk reksadana mereka, termasuk nilai aktiva bersih, bank kustodian, izin OJK, hingga biaya-biaya investasi yang dikenakan.

    Jadilah investor cerdas dan pastikan kamu memilih manajer investasi yang paling memberimu kenyamanan dan keamanan dalam berinvestasi.

    Sumber: CNBC, Cermati

    Simak juga:

    Kaum Milenial, Berapa Banyak Investasi yang Mesti Kamu Punya

    Newbie di Bursa Saham? Ini 4 Cara Aman Berinvestasi bagi Pemula

    Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

    Tertarik Membeli Saham Google? Ketahui Dulu Risikonya di Sini!

    Mau Cuan Investasi Saham untuk Pemula? Intip Dulu Panduannya di Sini!



    Sumber : pluang.com

  • Dari Melahirkan Hingga Pendidikan, Berapa Biaya Membesarkan Anak di Indonesia?

    Biaya melahirkan hingga membesarkan anak dari tahun ke tahun terus meningkat. Banyak pasangan lantas memutuskan untuk memiliki sedikit anak atau bahkan tidak sama sekali.

    Perkiraan biaya ini terkadang tidak termasuk pengeluaran yang sesungguhnya karena berbagai faktor ekonomi yang mengikuti tumbuh kembang si anak. Selain uang, pasangan yang hendak memiliki anak juga perlu “berinvestasi” waktu untuk memperhatikan anaknya.

    Punya anak memang jadi pilihan simalakama. Riset menunjukkan bahwa meski biaya melahirkan hingga membesarkan anak tergolong tinggi, dan memberi tingkat stres yang tinggi pada pasangan, tetapi rasa bahagia karena memiliki anak terkadang mampu melampaui semua keraguan itu.

    Bagi yang punya rencana menikah dan punya anak, selain menghitung ongkos resepsi pernikahan, yuk cermati ongkos membesarkan anak juga.

    Baca juga: Silaturahmi Sekaligus Nabung, Ini 5 Cara Asyik Arisan Emas Sama Teman!

    Gambaran tentang biaya membesarkan anak secara umum

    Menurut survei di Jakarta pada 2009, setidaknya estimasi yang perlu dikeluarkan bagi anak adalah Rp25.588.000 selama setahun atau setara Rp2,13 juta per bulan, sementara untuk biaya susu formula dan pendamping bayi mengasumsikan pengeluaran Rp31.596.000 sebulan.

    Jika memiliki anak pada 2016, biaya yang perlu dikeluarkan hingga si anak dapat mandiri pada usia 21 tahun adalah sebesar Rp2.945.102 sebulan dengan asumsi keperluan makanan pokok, biaya pendidikan, kebutuhan tempat tinggal, transportasi, dan biaya kesehatan.

    Penyesuaian harga dengan present/future value pada 2010-2015 dengan inflasi sementara 2015-2020 dengan inflasi forecast 2020 yang berkisar 3,81% rata-rata dalam lima tahun.

    Bagi mereka dengan penghasilan UMR berkisar Rp3,9 juta per bulan, untuk membiayai kebutuhan membesarkan anak dari biaya melahirkan, pendidikan, hingga dapat mandiri tentu bukan perkara mudah.

    Baca juga: Biar Gaji Kecil, Kamu Tetap Harus Bisa Hemat dengan 7 Cara Ini!

    Dari biaya melahirkan sampai membesarkan bayi

    Impian membesarkan bayi tentu tidak murah. Sebelum si anak kelak perlu memperoleh pendidikan dan tumbuh mandiri, ada ongkos mutlak yang perlu dipenuhi orang tua yang membesarkan momongannya.

    Biaya melahirkan atau persalinan di wilayah Jakarta per data Maret 2016 untuk kelas III adalah berkisar pada Rp10.000.000-Rp15.000.000 (normal) dan Rp20.000.000 (sectio), kelas I adalah Rp13.000.000-Rp20.000.000 (normal).

    Sementara itu, setelah persalinan, beberapa hal ini adalah kebutuhan yang perlu dianggarkan:

    #1 Susu formula

    Harganya berkisar dari Rp300.000-800.000 per bulan

    Tentu, idealnya si anak memperoleh ASI eksklusif. Namun bila dibutuhkan sebagai nutrisi tambahan, orangtua perlu mempersiapkan anggaran untuk susu formula. Dan apabila ingin menguatkan kemampuan menghasilkan ASI, anggaran untuk susu formula ini bisa diganti menjadi anggaran konsultasi laktasi dengan dokter, membeli breast pump untuk memompa ASI, dan obat-obatan atau makanan untuk memperlancar ASI.

    #2 Popok

    Biaya berkisar pada Rp180.000-Rp225.000 per bulan

    Untuk berhemat, bisa juga pakai popok kain modern (clodi) yang dijual di pasaran dengan harga paling murah Rp60.000. Dengan asumsi popok kain dapat digunakan selama 2 tahun, orang tua bisa beli 24 popok kain untuk digunakan bergantian setiap hari demi menghemat pengeluaran bulanan yang cukup besar. Untuk menghemat, mungkin dapat pertimbangkan membeli popok secara grosir.

    #3 Perlengkapan bayi

    Dengan harga bervariasi

    Perlengkapan ini meliputi stroller, car seat, high chair, freezer ASI, sampai mainan bayi. Jika ingin berhemat, perlengkapan bayi tertentu bisa disewa, atau sekalian beli secondhand saja dari komunitas perkumpulan ibu atau kenalan.

    #4 Pakaian

    Harga Rp200.000-Rp500.000 per bulan

    Baju bayi adalah kebutuhan pokok yang perlu dianggarkan setiap bulan. Meski umumnya kolega akan memberi hadiah pakaian, jika ingin hemat membeli sendiri, mungkin bisa beli pakaian dalam jumlah grosir. Bisa juga memakai pakaian lungsuran dari saudaranya.

    #5 Makanan bayi

    Biaya sekitar Rp170.000-Rp270.000 per bulan

    Ini salah satu ongkos mutlak biaya membesarkan anak. Dari makanan cair hingga makanan padat, tiap orang tua akan mengalami fase mempersiapkan asupan bergizi dan nutrisi yang memadai untuk si anak. Jika ingin menekan pengeluaran, bisa mengganti kotak-kotak bubur instan dengan adonan bahan makanan yang disiapkan sendiri dengan menghaluskan atau memblender bahan-bahan tersebut.

    Baca juga: Tiga Sebab Tingginya Anggaran Pendidikan Indonesia

    Biaya membesarkan anak setelah urusan biaya melahirkan dan merawat bayi

    biaya melahirkan | membesarkan anak

    Pada usia-usia selanjutnya, tiap orang tua masih perlu berjibaku untuk membiayai tumbuh kembang anak.

    Dari urusan membelikannya pakaian dan mengikuti seleranya terhadap gaya fashion tertentu, mengikuti keinginannya mencoba makanan-makanan di resto baru, hingga hitung-hitungan ketat pada niat untuk menyekolahkannya di sekolah favorit.

    Total biaya pendidikan anak dari PAUD hingga lulus S1 di masa mendatang berkisar dari angka minimum Rp292.750.000. Mempersiapkan biaya pendidikan anak menjadi PR lagi bagi orang tua yang ingin membesarkan anak dengan kualitas pendidikan yang mumpuni.

    Menurut BPS, kenaikan rata-rata biaya pendidikan di Indonesia sebesar 10% per tahun. Ini artinya, demi mempersiapkan untuk biaya sekolah yang makin mahal, orang tua sudah semestinya menyiapkan anggaran pendidikan dengan mulai menabung biaya pendidikan anak bahkan pada awal tahun mereka memiliki anak.

    Persiapan untuk masa depan yang cerah bagi si anak memang mengisyaratkan begitu banyak pengorbanan dan juga persiapan orangtua.

    Sudah siapkah kamu menjadi orangtua teladan yang mempertimbangkan anggaran memiliki anak, dari urusan biaya melahirkan hingga membesarkan anak?

    Sumber: CNBC Indonesia, Tirto, Ibupedia, Cermati, TheAsianParent

    Simak juga:

    9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

    Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patungan Rp10.000 Aja, Mau?

    Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

    Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

    Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui



    Sumber : pluang.com