Author: 09

  • 3. Cara Kerja Stop-Loss, Position Sizing dan Take-Profit

    3.1 Latar Belakang

    Untuk mengelola posisi trading secara efektif, Sobat Cuan perlu mempertimbangkan penggunaan alat manajemen risiko seperti stop-loss, position sizing, dan take-profit. Hal ini mengingat risiko dari investasi.

    Artikel ini akan menyederhanakan konsep-konsep tersebut agar lebih mudah dipahami.

    3.1.1 Definisi Stop Loss dan Take-Profit

    Stop-loss adalah alat untuk menetapkan batas kerugian pada suatu trade. Stop-loss membantu menetapkan rasio risiko dan batas kerugian yang dapat ditoleransi oleh trader.

    Sementara take-profit merupakan alat untuk menentukan level di mana trader ingin mengamankan keuntungan.  Take-profit digunakan untuk menghindari godaan untuk terus berinvestasi semua keuntungan, dengan mengunci profit pada pergerakan harga tertentu.

    Dengan keduanya, trader dapat menetapkan rasio risiko yang sesuai dengan investasi jangka panjang, menjaga agar potensi penurunan tidak melebihi potensi keuntungan.

    3.2 Bagaimana Cara Kerja Stop Loss dan Take-Profit

    Jika merujuk pada kegunaanya, Stop Loss digunakan untuk membatasi rugi maksimum yang dapat terjadi pada posisi trade. Sedangkan Take Profit menentukan level profit yang diinginkan trader

    3.2.1 Cara Kerja Stop Loss

    Stop loss ditujukan untuk melindungi investasi. Jika harga aset melemah hingga di bawah harga stop yang ditentukan trader, order stop loss akan terpicu.

    Market Order akan dieksekusi, sehingga aset akan dijual pada harga berikutnya yang tersedia di bawah level stop loss.

    Contohnya, jika Anda membeli lembar saham Apple Inc. pada harga US$1800 per saham, dengan total investasi US$1800, Anda bisa menetapkan stop loss limit pada US$171 (5% loss). 

    Jika sehari setelahnya harga saham AAPL melemah di bawah level stop loss, misalnya menyentuh US$170 order akan dieksekusi dan trade ditutup dengan rugi US$100.

    3.2.2 Cara Kerja Take Profit

    Take profit disebut juga “limit order“. Order ini menjamin posisi trading Anda ditutup pada atau di atas batas harga yang ditentukan.

    Apabila harga aset bergerak naik mencapai level take profit, order akan ditutup untuk mengamankan profit

    Order take profit populer dalam trading jangka pendek. Untuk memantau pergerakan harga per jam atau harian, trader menggunakan take profit untuk mengeksekusi trade tanpa perlu intervensi manusia.

    Dengan kedua order ini, trader dapat mengatur rasio keuntungan vs risiko semua trade yang mereka buat.

    3.2.3 Bagaimana Strategi Stop Loss dan Take Profit?

    Trader harus memperdalam pemahaman tentang kedua jenis order ini untuk mengurangi risiko. 

    Strategi yang melibatkan penggunaan stop loss dan take profit sangat penting untuk menjalankan posisi trading secara profesional. 

    3.3 Cara Kerja Strategi Stop Loss

    Dengan adanya stop loss, Anda dapat menghindari kebutuhan untuk terlalu terperinci dalam pengelolaan investasi Anda.

    Setelah menentukan level stop loss, Anda hanya perlu menempatkan order dan menunggu hingga order tersebut tereksekusi.

    Namun, perlu diingat bahwa order stop loss memiliki kelemahan, seperti ketika terjadi lonjakan pasar jangka pendek atau ketika trading jangka menengah/panjang menghasilkan keuntungan. 

    Order ini dapat diterapkan dalam situasi berikut:

    1. Ketika aset mengalami tren turun bearish atau mengalami koreksi dalam pasar saham, berdasarkan analisis teknikal.
    2. Pada mata uang kripto atau saham yang sedang mengalami tren naik bullish tanpa adanya risiko yang terlihat dalam waktu dekat.
    3. Saat pasar tidak menentu, tetapi perusahaan memiliki dasar yang kuat.
    4. Dalam peluang trading apa pun yang melibatkan analisis fundamental, seperti rilis berita atau saran pers dengan leverage tinggi.

    3.3.1 Menerapkan Teknik Stop Loss

    Penggunaan stop loss order dapat berperan dalam melindungi keuntungan bagi trader. Sebagai alternatif dari penggunaan stop loss konvensional, trader dapat memanfaatkan trailing stop.

    Dalam strategi ini, trader memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan order berdasarkan nilai moneter atau persentase tertentu dari nilai aset saat ini di pasar.

    Untuk trader yang melakukan pembelian atau mengambil posisi long, trailing stop ditempatkan di bawah nilai pasar aset.

    Sementara itu, bagi trader yang melakukan penjualan atau mengambil posisi short, trailing stop ditempatkan di atas nilai pasar. 

    Ketika harga bergerak sesuai dengan prediksi trader, trailing stop akan mengikuti pergerakan nilai pasar saat ini, dan posisi akan ditutup ketika harga aset mencapai kenaikan atau penurunan tertentu sesuai yang telah ditentukan.

    3.3.2 Menghitung Rasio Risiko dalam Trading Online

    Menghitung rasio risiko dalam trading online menjadi mungkin setelah trader memahami prinsip-prinsip stop loss dan take profit. 

    Baik Anda seorang trader pemula maupun berpengalaman, kedua konsep ini dapat dimanfaatkan untuk mengelola risiko dan merancang transaksi yang sukses.

    Sebagai contoh, trader dapat membagi target profit bersih dengan harga risiko maksimum (level stop loss order) untuk memperoleh rasio hasil terhadap risiko.

    Sebagian trader lebih memilih rasio hasil risiko di bawah 2:1 (mengambil risiko US$1 untuk mendapatkan US$2) untuk menjaga kesehatan keuangan mereka. Pendekatan ini juga memungkinkan mereka untuk menghadapi tantangan dan fluktuasi pasar dengan lebih baik selama kegiatan trading.

    Penting untuk diingat bahwa strategi manajemen keuangan yang kurang baik dapat menyebabkan kerugian modal yang signifikan.

    Dalam menentukan target stop loss, penting bagi trader untuk memperhitungkan batas risiko yang dapat mereka tanggung.

    Mereka perlu mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap skenario terburuk yang dapat menunjukkan kesalahan penilaian terhadap harga saham, dengan tujuan meminimalkan kerugian. 

    Setelah menetapkan rasio hasil minimum atau risiko yang dapat diterima, proses membuat order stop loss menjadi lebih sederhana.

    3.3.3 Manfaat Stop Loss Order

    1. Stop loss order membantu mengotomatiskan proses jual saham atau aset, meminimalkan intervensi manusia dalam portofolio trading Anda. Order ini otomatis diaktifkan begitu harga mencapai level yang ditentukan.
    2. Melindungi trader dari rugi berlebihan di pasar. Bahkan jika harga anjlok jauh di bawah harga yang ditentukan, trader hanya terkena rugi yang sanggup ia tanggung.
    3. Stop-loss mendukung disiplin diri saat trading. Ini membantu trader mematuhi strategi dan metode finansial, sehingga tidak ada keterlibatan emosional yang berlebihan.
    4. Membantu menyeimbangkan hasil dan risiko saat trading di pasar modal..

    3.4 Kekurangan Stop Loss Order

    1. Sebagian broker mengenakan biaya untuk layanan ini, sehingga Anda harus membayar biaya tambahan.
    2. Trader harus menentukan level stop loss, dan itu terkadang tidak mudah. Untuk itu, Anda bisa meminta saran dari ahli finansial, namun biasanya ada biaya yang harus dibayar.
    3. Fluktuasi harga jangka pendek dapat memicu stop loss order, sehingga menghambat tujuan Anda. 
    4. Terkadang trader terpaksa menjual aset terlalu cepat atau mendadak. Ini membatasi profit atau memotong tren yang seharusnya dapat memberi potensi profit apabila trader memilih level risiko lebih tinggi.

    3.4 Cara Kerja Strategi Take Profit

    Trader jangka pendek cenderung memfavoritkan penggunaan order take profit, sebuah strategi yang digunakan untuk mengantisipasi fluktuasi dan volatilitas harga aset selama periode investasi.

    Bagian yang paling menantang bagi banyak trader adalah menentukan kapan sebaiknya mengambil keuntungan. Menunggu terlalu lama dapat membuat trader melewatkan peluang level keluar yang optimal.

    Take profit order berfungsi untuk menutup posisi terbuka dan mengamankan keuntungan begitu trade mencapai harga atau nilai profit yang telah ditetapkan.

    Pendekatan ini efektif dalam menghindari keterikatan emosional saat trader mengeksekusi trade, mengurangi rasa takut, kegembiraan berlebihan, atau tekanan saat menjual atau memegang aset.

    3.4.1 Penerapan Take Profit

    Penerapan take profit order harus disesuaikan dengan setiap trade, mempertimbangkan kapan dan bagaimana keluar dari posisi tersebut. 

    Sebagai contoh, jika seorang trader membeli aset pada harga US$10.5 dan menetapkan target profit sebesar US$10.65, trader tersebut akan menetapkan take profit order pada level US$10.65.

    Meskipun penting, target atau margin profit memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan.

    Keberhasilan penggunaan take profit terletak pada pemahaman kapan sebaiknya keluar dari suatu trade bahkan sebelum memulai. 

    Dengan demikian, trader dapat menghitung rasio hasil terhadap risiko. Namun, perlu dicatat bahwa tidak ada jaminan kesuksesan atau kegagalan dalam investasi atau trading.

    3.4.2 Mengapa Take Profit Penting? 

    Membuat beberapa posisi trading dapat meningkatkan peluang profit, dan target profit dapat berfungsi sebagai kriteria penyaringan untuk mengevaluasi apakah suatu trade layak dilakukan.

    Jika hasil yang diharapkan lebih rendah dari risiko yang diambil, trader disarankan untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka sebelum membuka trade tersebut.

    3.4.3 Cara Menentukan Level Take Profit 

    Trader dapat menggunakan beberapa strategi untuk mengatur take profit order. Berikut metode yang telah teruji:

    1. Menggunakan moving average

    Trader dapat membuat take profit order saat pasar sedang mengalami tren. Trader lainnya menentukan level berdasarkan atau di dekat harga rata-rata bergerak, terutama saat aset berada di bawah pertengahan rata-rata bergerak.

    1. Pergerakan harga mengisyaratkan perubahan sentimen pasar: Contohnya, menggunakan sinyal yang hanya mengandalkan pergerakan harga untuk menentukan sentimen pasar. Menggunakan bar dan penolakan pada level puncak atau lembah adalah contoh bagus mengenai skenario di atas.
    2. Menggunakan puncak dan lembah: Trader bisa menggunakan ekstensi Fibonacci untuk mendapatkan gambaran mengenai potensi hasil suatu aset saat perpanjangan tren.
    3. Level support dan resistance: Trader dapat menggunakan analisis teknikal untuk menyoroti level support dan resistance, mempertimbangkan level puncak dan lembah terdahulu untuk menentukan order take profit.

    3.4.4 Manfaat dan kekurangan order take profit

    3.4.4.1 Manfaat

    1. Trader dapat mengetahui hasil atau risiko trade sebelum membuat posisi. Dengan informasi ini, trader dapat mengambil keputusan yang lebih yakin apakah ia ingin membuka trade tersebut.
    2. Membantu meniadakan keterlibatan emosional, karena trader dapat melihat atau menilai berdasarkan grafik atau data nyata.
    3. Mempersiapkan trader secara psikologis mengenai hasil trade. Ketika trader merugi, ia tidak terkejut berlebihan.

    16.4.4.2 Kekurangan

    1. Tidak setiap trader membuat take profit order karena memerlukan pengetahuan. Oleh sebab itu, trader perlu berinvestasi pada sumber edukasi dan berjejaring dengan trader berpengalaman lainnya. 
    2. Begitu harga take profit tercapai, trade tidak bisa bergerak lebih jauh lagi. Jika trade menggunakan take profit pada level $10.25, trader kehilangan profit di atas target yang ditentukan yaitu di atas $10.25. Namun, trader bisa membuat trade baru jika harga terus bergerak ke arah yang menguntungkan. 
    3. Terakhir, ada kemungkinan target tidak tercapai, yaitu ketika take profit order tidak tereksekusi. Ini terjadi ketika harga bergerak menuju target yang diinginkan tetapi kemudian berbalik arah dan menyentuh level stop loss. Singkatnya, target profit yang terlalu tinggi tidak akan menghasilkan banyak trade yang sukses. Namun, jika target terlalu dekat, trader mungkin tidak mendapat kompensasi atas risiko yang ia tanggung.

    3.5  Kesimpulan

    Salah satu cara termudah untuk memahami order pasar dan menerapkannya dengan yakin adalah dengan mengikuti trader yang lebih berpengalaman untuk mempelajari apa yang mereka lakukan dan cara mereka melakukannya. Pluang menyediakan Platform Trading yang ramah pengguna yang mempermudah pemula untuk trading tanpa banyak kendala dan tanpa biaya tambahan. serta kamu bisa membaca lebih lanjut tentang advanced orders di sini, menjelaskan lebih lanjut tentang stop order, limit order, dan stop-limit order. Pluang membuat pengalaman trading semakin menarik dan efisien.



    Sumber : pluang.com

  • 4. Strategi Diversifikasi dalam Investasi

    4.1 Latar Belakang

    Strategi diversifikasi dalam investasi menjadi landasan bagi banyak investor yang ingin mengelola risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan.

    Artikel ini akan membahas konsep diversifikasi, mengapa itu penting, dan berbagai strategi yang dapat diadopsi untuk mencapai portofolio yang seimbang.

    4.2 Apa itu Strategi Diversifikasi?

    Strategi diversifikasi dalam investasi adalah pendekatan yang digunakan untuk mengurangi risiko. Hal ini dilakukan dengan menempatkan dana pada berbagai aset atau instrumen investasi yang berbeda.

    Tujuannya adalah untuk menghindari kerugian besar jika salah satu investasi mengalami performa buruk atau gagal sepenuhnya. Dengan memiliki portofolio yang terdiversifikasi, investor dapat mengimbangi potensi kerugian dengan potensi keuntungan dari berbagai investasi.

    Prinsip utama dari diversifikasi investasi adalah menghindari menaruh semua telur dalam satu keranjang. Dengan memiliki beragam aset dengan karakteristik risiko dan imbal hasil yang berbeda, investor dapat mengurangi dampak kinerja buruk pada satu investasi terhadap portofolio secara keseluruhan.

    Dengan kata lain, diversifikasi bertujuan untuk menciptakan portofolio yang stabil dan kokoh, bahkan dalam kondisi pasar yang fluktuatif.

    4.2.1 Mengapa Diversifikasi Penting?

    Ada beberapa alasan mengapa strategi diversifikasi perlu dilakukan. Di antaranya: 

    1. Pengurangan Risiko: Diversifikasi membantu mengurangi risiko karena keuntungan atau kerugian dari satu investasi dapat seimbang oleh kinerja positif atau negatif investasi lainnya. Dengan melakukan diversifikasi, Anda dapat mengurangi dampak dari investasi yang berkinerja buruk terhadap portofolio Anda secara keseluruhan, sehingga menurunkan risiko secara keseluruhan
    2. Peluang Pertumbuhan: Portofolio yang terdiversifikasi dapat menawarkan peluang pertumbuhan yang lebih baik dengan meng-expose investor pada berbagai sektor atau kelas aset yang memiliki potensi kenaikan nilai. Selain itu, dengan berinvestasi pada aset yang berbeda, ada kemungkinan beberapa investasi akan berkinerja baik meskipun yang lain berkinerja buruk.
    3. Perlindungan Terhadap Kondisi Pasar Yang Tidak Pasti: Diversifikasi dapat membantu memberikan imbal hasil yang lebih stabil dan konsisten dari waktu ke waktu. Saat kondisi pasar berubah-ubah, portofolio yang terdiversifikasi dapat memberikan perlindungan terhadap ketidakpastian dan volatilitas.
    4. Mengoptimalkan sumber daya: Diversifikasi bisa menjadi metode untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perusahaan. Hal ini bisa dilakukan entah melalui penyaluran arus kas berlebih, peningkatan penggunaan infrastruktur yang ada, atau peningkatan dalam pengambilan keputusan perusahaan.

    4.2.2 Metode Diversifikasi

    Beberapa metode diversifikasi dalam investasi meliputi:

    1. Diversifikasi Aset: Menempatkan dana pada berbagai kelas aset, seperti saham, obligasi, properti, dan komoditas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko terkait dengan satu jenis aset tertentu.
    2. Diversifikasi Sektor: Menempatkan dana pada berbagai sektor industri, seperti teknologi, kesehatan, energi, dan konsumen, untuk mengimbangi fluktuasi yang mungkin terjadi di sektor tertentu.
    3. Diversifikasi Geografis: Berinvestasi di berbagai wilayah geografis atau negara untuk mengurangi risiko yang terkait dengan ketidakstabilan ekonomi atau politik di satu wilayah tertentu.
    4. Diversifikasi Valuta: Memiliki aset dalam berbagai mata uang untuk melindungi portofolio dari fluktuasi nilai tukar mata uang.
    5. Diversifikasi Produk: Menginvestasikan dana dalam berbagai jenis produk keuangan, seperti reksa dana, obligasi, saham individual, dan instrumen derivatif.
    6. Diversifikasi Waktu: Memasukkan dana secara bertahap ke dalam investasi selama periode waktu tertentu untuk mengurangi risiko terkait dengan volatilitas pasar.

    4.2.3 Siapa yang dapat memberi saran tentang diversifikasi investasi?

    1. Financial Advisors:

    Penasihat keuangan profesional, termasuk certified financial planners (CFP) dan registered investment advisors (RIA), dapat memberikan saran yang dipersonalisasi mengenai diversifikasi investasi berdasarkan tujuan keuangan, toleransi risiko, dan jangka waktu individu.

    1. Wealth Managers:

    Wealth Managers adalah jasa profesional keuangan yang berspesialisasi dalam mengelola kekayaan individu berpenghasilan tinggi. Mereka sering memberikan layanan perencanaan keuangan yang komprehensif, termasuk strategi diversifikasi investasi.

    1. Asset Managers:

    Perusahaan dan para profesional dalam bidang manajemen aset dapat menawarkan panduan untuk membangun portofolio yang terdiversifikasi. Para ahli ini menganalisis tren pasar dan kelas aset untuk membuat rekomendasi investasi yang tepat.

    1. Portfolio Managers:

    Portfolio managers membuat keputusan tentang bagaimana mengalokasikan aset dalam portofolio untuk mencapai diversifikasi yang optimal.

    1. Investment Consultants:

    Investor institusi dan organisasi besar biasanya meminta saran dari investment consultants yang berspesialisasi dalam mengoptimalkan portofolio investasi, termasuk strategi diversifikasi.

    1. Online Investment Platforms:

    Banyak platform investasi online dan robo-advisors menyediakan nasihat investasi yang terotomatisasi berdasarkan algoritma yang mempertimbangkan profil risiko dan preferensi investasi individu.



    Sumber : pluang.com

  • 6. Risk Reward Ratio dalam Investasi

    6.1 Latar Belakang

    Berinvestasi secara inheren melibatkan risiko. Salah satu alat kunci dalam manajemen risiko adalah mengevaluasi risk-reward ratio sebelum membuat keputusan investasi apa pun.

    Rasio ini menilai potensi keuntungan terhadap potensi kerugian, memberikan pengukuran kuantitatif kepada investor untuk membuat pilihan yang terinformasi.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas signifikansi dari risk-reward ratio dan bagaimana investor dapat menggunakannya untuk meningkatkan proses pengambilan keputusan mereka.

    6.2 Apa Itu Risk-Reward Ratio?

    Risk-reward ratio menunjukkan potensi imbalan/return yang dapat diperoleh seorang investor untuk setiap dolar yang mereka gunakan pada suatu investasi. Banyak investor menggunakan rasio ini untuk membandingkan hasil yang diharapkan dari suatu investasi dengan jumlah risiko yang harus mereka ambil untuk memperoleh hasil tersebut.

    Risk-reward ratio yang lebih rendah seringkali lebih diinginkan karena menandakan risiko yang lebih kecil untuk imbalan yang setara. Pertimbangkan contoh berikut: suatu investasi dengan risk-reward ratio 1:7 menunjukkan bahwa seorang investor bersedia merisikokan US$1, dengan prospek untuk memperoleh US$7.

    Trader sering menggunakan pendekatan ini untuk merencanakan trade mana yang akan diambil, dan rasio ini dihitung dengan membagi jumlah yang dapat hilang oleh seorang trader jika harga aset bergerak ke arah yang tidak terduga (risiko) dengan jumlah keuntungan yang diharapkan oleh pedagang ketika sebuah trade ditutup (imbal hasil).

    Oleh karena itu rasio ini dapat dihitung menggunakan rumus berikut:  Risk/Reward Ratio = Potential Loss / Potential Gain

    6.2.1 Contoh Risk-Reward Ratio

    Sebagai ilustrasi, anggaplah seorang Anda memiliki rasio risiko-imbalan 1:2 dalam suatu perdagangan. Ini mengindikasikan bahwa Anda bersedia menanggung satu unit risiko untuk mendapatkan dua unit imbalan. 

    Berikut adalah contoh penerapannya dalam beberapa skenario:

    1. Transaksi A: Anda menetapkan stop-loss (tingkat kerugian maksimum yang Anda tetapkan) sebesar US$100 dan menetapkan target keuntungan sebesar US$200. Jika trade ini berhasil, Anda akan memperoleh imbalan dua kali lipat dari risiko yang diambil.
    2. Transaksi B: Anda menetapkan stop-loss sebesar US$50 dan menetapkan target keuntungan sebesar US$100. Dalam trade ini, imbalan yang diharapkan tetap dua kali lipat dari risiko yang diambil.
    3. Transaksi C: Anda menetapkan stop-loss sebesar US$200 dan menetapkan target keuntungan sebesar US$400. Meskipun risiko yang diambil lebih tinggi dalam transaksi ini, imbalan yang diharapkan tetap dua kali lipat dari risiko.

    Dalam ketiga contoh di atas, Sobat Cuan menggunakan risk-reward ratio 1:2.

    Meskipun besaran risiko dan imbalan dapat bervariasi dalam setiap perdagangan, prinsipnya tetap sama, yaitu mencari peluang yang memberikan potensi keuntungan minimal dua kali lipat dari risiko yang diambil.

    6.3 Bagaimana Cara Kerjanya?

    Dalam banyak kasus, para ahli strategi pasar menemukan risk-reward ratio yang ideal untuk investasi mereka berada pada sekitar 1:3, atau tiga unit pengembalian yang diharapkan untuk setiap satu unit risiko tambahan. 

    Investor dapat mengelola risiko/imbalan secara lebih langsung melalui penggunaan stop-loss order dan/atau derivatif seperti put options.

    Rasio ini sering digunakan sebagai ukuran saat melakukan trading aset individual. Risk-reward ratio optimal mungkin berbeda-beda antara strategi trading.

    Beberapa metode uji coba dan kesalahan biasanya diperlukan untuk menentukan rasio mana yang terbaik untuk suatu strategi perdagangan tertentu, dan banyak investor memiliki risk-reward ratio yang telah ditentukan sebelumnya untuk investasi mereka.

    Perlu dicatat bahwa rasio risiko-imbalan dapat dihitung sebagai toleransi risiko pribadi seseorang terhadap suatu investasi, atau sebagai perhitungan objektif profil risiko/hasil investasi.

    Pengembalian yang diharapkan dapat dihitung dengan beberapa cara, termasuk memproyeksikan pengembalian historis ke masa depan, mengestimasi probabilitas terbobot dari hasil masa depan, atau menggunakan model seperti Capital Asset Pricing Model (CAPM).

    6.3.1 Memprediksi Potensi Kerugian

    Untuk memperkirakan kerugian potensial, investor dapat menggunakan berbagai metode, seperti menganalisis data harga historis dengan analisis teknikal, menggunakan deviasi standar historis dari pergerakan harga, menilai laporan keuangan perusahaan dengan analisis fundamental, dan model seperti value-at-risk (VaR).

    Metode-metode ini dapat membantu investor mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi nilai investasi dan memperkirakan potensi penurunan nilainya.

    6.4 Tujuannya

    Tujuan Rasio Risiko-Imbalan dalam trading adalah membantu trader mengelola risiko secara bijaksana sambil maksimalkan potensi keuntungan. 

    Berikut adalah beberapa tujuan utama dari penggunaan rasio risiko-imbalan:

    6.4.1 Menentukan Ukuran Posisi yang Tepat

    Dengan memperhatikan risk-reward ratio, trader dapat menentukan ukuran posisi yang sesuai untuk setiap transaksi dan menghindari kerugian besar.

    6.4.2 Mengidentifikasi Peluang Trading yang Menguntungkan

    Risk-reward ratio membantu trader memilih peluang trading dengan potensi keuntungan yang lebih besar daripada risiko yang diambil. Hal ini memungkinkan trader untuk fokus pada transaksi dengan probabilitas keuntungan yang lebih tinggi.

    6.4.3 Meningkatkan Disiplin dalam Pengambilan Keputusan

    Risk-reward ratio membantu meningkatkan kedisiplinan trader dengan memberikan aturan jelas. Hal ini menghindari godaan untuk terlibat dalam transaksi tanpa pertimbangan risk-reward ratio yang seimbang.

    6.4.4 Evaluasi dan Perbaikan Strategi Trading

    Dengan memantau rasio risiko imbalan setiap transaksi, trader dapat mengevaluasi dan memperbaiki strategi trading, mengidentifikasi pola yang menguntungkan atau kekurangan yang perlu disesuaikan.

    Secara keseluruhan, risk-reward ratio berfungsi sebagai alat penting untuk membantu trader mengelola risiko, memilih peluang trading yang optimal, menjaga kedisiplinan, dan terus meningkatkan kualitas strategi trading mereka. 

    Menerapkan prinsip yang sehat, trader dapat meningkatkan kesuksesan jangka panjang mereka.

    6.5 Kesimpulan

    Dalam dunia investasi, risk-reward ratio berfungsi sebagai prinsip panduan untuk pengambilan keputusan yang bijak.

    Evaluasi menyeluruh terhadap potensi risiko dan imbalan memberdayakan investor untuk menjelajahi lanskap keuangan yang kompleks dengan lebih percaya diri. 

    Dengan menggabungkan risk-reward ratio ke dalam strategi mereka, investor dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk membuat pilihan yang rasional, mengelola risiko secara efektif, dan berusaha mencapai kesuksesan jangka panjang yang berkelanjutan di dunia keuangan.



    Sumber : pluang.com

  • 18. Memahami Trading Plan, Definisi dan Cara Kerjanya 

    18.1 Latar Belakang

    Dalam pasar keuangan, trading menjadi kegiatan yang menguntungkan meski cukup berisiko. Sebab itu, Sobat Cuan perlu memiliki rencana trading yang terstruktur dan terukur untuk meningkatkan peluang kesuksesan dan mengelola risiko. 

    Dalam artikel ini, Sobat Cuan akan memahami pentingnya rencana trading, unsur-unsur yang perlu dimasukkan, dan bagaimana membuat rencana trading yang efektif.

    18.1.1 Sekilas tentang Trading Plan

    Trading plan atau rencana trading adalah dokumen tertulis yang menggambarkan pendekatan dan strategi seorang trader dalam beroperasi di pasar keuangan. 

    Ini mencakup berbagai aspek, mulai dari analisis pasar hingga manajemen risiko dan target keuntungan. Rencana trading membantu trader tetap disiplin dan fokus, sehingga dapat mengurangi unsur emosi yang dapat mempengaruhi keputusan trading.

    18.2 Menyusun Rencana Trading (Trading Plan

    Menyusun trading plan harus menggunakan metode yang sistematis untuk mengidentifikasi dan melakukan perdagangan aset yang mempertimbangkan sejumlah variabel, termasuk waktu, risiko, dan tujuan investor. 

    Idealnya, trading plan menguraikan bagaimana seorang trader akan menemukan dan melakukan perdagangan, termasuk dalam kondisi apa mereka akan membeli dan menjual suatu aset. Berikut langkah-langkah untuk menyusun sebuah trading plan:

    18.2.1 Memahami Asset Universe

    Langkah pertama dalam pembuatan rencana trading adalah memahami asset universe. Ini merujuk pada kumpulan saham/koin yang akan diperdagangkan atau disimpan dalam portofolio jangka panjang. 

    Dengan banyaknya bursa aset yang tersedia, disarankan untuk memilih dengan bijak. Sebagai contoh, trading plan bisa dibuat dengan memonitor 30 saham dengan performa tahunan terbaik dan mengelompokkannya berdasarkan kategori, seperti industri, syariah, dan lain lain.

    18.2.2 Tentukan Tujuan dan Toleransi Risiko

    Dalam menentukan tujuan kamu dalam berinvestasi, tentukanlah dengan jelas tujuan keuangan kamu. Apakah kamu ingin menghasilkan pendapatan, membangun kekayaan dalam jangka panjang, atau mencapai milestone finansial tertentu? Tujuan akan memengaruhi strategi trading kamu. 

    Kemudian tentukan target return yang ingin dicapai. Penting untuk menetapkan ekspektasi yang realistis berdasarkan kondisi pasar dan toleransi risiko. Setelah menentukkan target return dari investasi, penting untuk menentukan pula tingkat toleransi risikomu. Pertimbangkan seberapa besar volatilitas dan potensi kerugian yang kamu rasa nyaman. Evaluasi ini akan membantu menentukan agresivitas strategi trading dan ukuran transaksimu.

    Contoh: Kamu ingin berinvestasi pada saham AS untuk digunakan sebagai dana pensiun. Tingkat return yang kamu tentukan adalah sebesar 9% per tahun. Kamu memiliki perhitungan bahwa risk-reward ratio yang ideal bagi-muadalah 1:3, sehingga tingkat risiko yang dapat kamu tolerir adalah sebesar 3%. Maka, apabila saham kamu turun lebih dari 3%, kamu bisa mulai melakukan solusi cut-loss.

    18.2.3 Money Management

    Money management adalah aspek penting dari personal finance dan investasi yang melibatkan alokasi strategis, budgeting, dan pengendalian sumber daya keuangan. Hal ini mencakup berbagai praktik dan prinsip yang bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan uang untuk mencapai tujuan keuangan, memastikan keamanan finansial, dan mengurangi risiko. Salah satu pendekatan money management dalam investasi adalah penggunaan metode lump sum dan dollar cost averaging. Berikut ini penjelasan singkatnya:

    Lump Sum: Lump sum mengacu pada uang dalam jumlah besar yang diinvestasikan atau diterima sekaligus. Dalam konteks strategi trading, investor dapat menerima lump sum melalui berbagai sumber, seperti warisan, bonus, atau penjualan aset penting. Lump sum dapat diinvestasikan dengan berbagai cara, seperti saham, obligasi, reksa dana, atau properti. Strategi investasi tergantung pada toleransi risiko, tujuan keuangan, dan jangka waktu individu. Lump sum menawarkan fleksibilitas, sehingga memungkinkan individu untuk memilih investasi yang sesuai dengan preferensi dan tujuan mereka.

    Dollar cost averaging: Konsep ini mirip dengan konsep annuity atau anuitas yang adalah sejumlah uang yang didistribusikan selama periode tertentu dan bukan diberikan sebagai pembayaran tunggal di muka. Konsep ini pada dasarnya merupakan serangkaian pembayaran yang dilakukan pada interval yang sama. Dalam konteks strategi trading, investor menggunakan konsep ini untuk menginvestasikan uangnya secara periodik. 

    Keputusan antara lump sum dan dollar cost averaging tergantung pada berbagai faktor seperti tujuan keuangan, toleransi risiko, dan keadaan individu.

    18.2.4 Riset dan Analisis Pasar

    Riset dan analisis pasar melibatkan pengumpulan informasi dan evaluasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi pasar. Berikut ini penjelasannya:

    Analisis Fundamental: Memeriksa faktor-faktor dasar yang dapat memengaruhi nilai aset. Ini termasuk mempelajari laporan keuangan, indikator ekonomi, pendapatan perusahaan, dan berita terbaru.

    Analisis Teknikal: Melibatkan analisis data historis, grafik, dan volume trading untuk mengidentifikasi pola dan tren. Analis teknikal menggunakan berbagai perangkat dan indikator untuk membuat prediksi yang tepat mengenai pergerakan harga di masa mendatang.

    Berita dan Sentimen Pasar: Sangat penting bagi investor dan trader untuk tetap update terhadap peristiwa terkini, laporan ekonomi, dan sentimen pasar. Berita dapat memengaruhi volatilitas pasar, dan memahami sentimen dapat membantu mengantisipasi reaksi pasar.

    Faktor Global: Memahami bagaimana peristiwa dan tren global dapat memengaruhi pasar keuangan. Kondisi ekonomi global, perkembangan politik, dan hubungan dagang dapat berdampak luas.

    Contoh: Kamu ingin meneliti dan menganalisis saham AS dengan menggunakan kombinasi analisis fundamental dan teknikal. Dalam analisi ini, kamu memilih perusahaan terkenal seperti Nvidia Corporation (NVDA):

    1. Analisis Fundamental

    Fundmantal NVDA, Sumber: Tradingview.com
      EPS P/E Ratio
    NVDA $11.94 71.63
    AMD $0.52 389.18
    INTC $0.39 112.86

    Sumber: Nasdaq.com per tanggal 5 Maret 2024

    Contoh: Dalam 4 kuartal berturut-turut selama Q1 tahun 2023 – Q4 tahun 2023, earning per share (EPS) dari NVDA selalu mengalami kenaikan dan bahkan melampaui estimasi analis. Jika dibandingkan dengan kompetitornya yang bergerak dalam industri semikonduktor seperti AMD dan INTC, price to earning ratio (P/E Ratio) dari NVDA  jauh di bawah kompetitornya, sedangkan EPS nya paling tinggi. Untuk itu Kamu yakin bahwa harga NVDA memiliki potensi untuk mengalami apresiasi karena harga NVDA terhitung relatif rendah apalagi dengan memperhitungkan nilai earning yang didapatkan oleh NVDA.

    2. Analisis Teknikal

    Teknikal NVDA Fibonacci, Sumber: Tradingview.com

    Kamu melakukan analisis teknikal pada saham NVDA menggunakan Fibonacci Retracement. Dapat diihat bahwa harga saham NVDA saat ini akan menyentuh level resistance-nya pada harga $880. Kamu menentukan target harga untuk melakukan pembelian saham NVDA pada harga US$774 (Target Price 1) bila harga sahamnya terdepresiasi, dimana level harga ini berada pada level 0.786 dalam rasio Fibonacci. 

    Kamu juga menentukan target harga pembelian kedua untuk menangkap momentum resistance breakout, namun Kamu menentukan target harga pembelian di atas resistance nya yang ada pada level US$880 (Target Price 2), yang apabila dibulatkan ke angka psikologis terdekat adalah US$900. Hal ini didasari bahwa Kamu yakin apabila harganya melewati level resistance-nya dan juga melewati angka psikologis, maka dorongan naiknya akan lebih kuat.

    3. Berita dan Sentimen Pasar

    Saat ini, NVDA adalah perusahaan yang memimpin industri chip yang mendukung pengembangan AI melalui sebuah model algoritma bernama deep learning. Dalam pengembangannya, deep learning membutuhkan data dalam jumlah yang sangat besar untuk dijadikan sebagai ‘bahan belajar’ oleh model AI sehingga model tersebut dapat memecahkan masalah yang kompleks dan melakukan berbagai tugas. Kecepatan pemrosesan komputer sangat penting untuk mendorong proses training AI. GPU buatan NVDA diakui sebagai yang tercepat di pasar sejauh ini, sehingga perusahaan teknologi besar dunia yang membangun model AI menjadikannya pilihan utama. 

    Merujuk ke hasil analisis fundamental di atas, NVDA mempertahankan laju pertumbuhan pendapatan yang luar biasa seperti yang telah kita lihat dalam beberapa kuartal terakhir. Pada kuartal keempat, pendapatan dan laba bersih meningkat tiga digit, kemungkinan besar berkat meningkatnya permintaan terhadap AI.

    18.2.5 Manajemen risiko

    Risk Management NVDA, Sumber: Tradingview.com

    Manajemen risiko adalah sebuah upaya langkah preventif untuk melindungi aset dari kerugian atau bisa juga sebagai upaya untuk mengamankan keuntungan. Tanpa adanya manajemen risiko, seorang investor bisa saja memiliki risiko margin call dan tidak melakukan apa-apa dalam rangka melindungi asetnya. Metode dalam manajemen risiko setiap orang bisa saja berbeda-beda. Hal ini bergantung pada gaya investasi seseorang, namun semua metode manajemen risiko memiliki inti yang sama, menghindari kerugian. Berikut merupakan hal-hal yang umumnya ditemukan dalam manajemen risiko sebuah investasi:

    1. Exit Plan

    Exit plan merupakan perencanaan untuk menentukan kapan sebuah open position dapat ditutup. Umumnya terdapat 2 jenis exit plan yang paling umum dijumpai, yaitu adalah take profit dan stop loss

    Take profit adalah sebuah level harga dimana trader ingin menutup sebuah trade dengan kondisi profit. Kebalikan dari take profit, stop loss adalah sebuah level harga dimana trader ingin menutup sebuah trade dengan kondisi merugi dalam rangka mencegah kerugian yang lebih besar.

    2. Leverage atau Tanpa Leverage

    Rencana trading harus menguraikan apakah leverage dapat digunakan atau tidak, dan seberapa besar jika diperbolehkan. Sesuai namanya, penggunaan leverage dalam trading digunakan untuk ‘mendongkrak’ potensi keuntungan, namun efek ‘dongkrak’ tidak hanya berlaku pada potensi keuntungan tetapi juga pada potensi kerugian. 

    Pada dasarnya leverage adalah berhutang kepada broker untuk digunakan pada sebuah aktivitas trading. 

    Penggunaan leverage biasanya ditulis sebagai rasio seperti 1:2 atau 2x, dua-duanya sama-sama memiliki arti bahwa trader hanya perlu menggunakan modal sebesar 1 untuk sebuah trade yang memiliki nilai 2, dimana sisa modal yang diperlukan untuk aktivitas trading ini memakai modal yang dipinjamkan oleh broker. Penggunaan leverage 2x memiliki arti bahwa potensi keuntungan dan kerugian menjadi 2x pula. Perlu diketahui bahwa penggunaan leverage memiliki risiko margin call, dimana apabila sebuah trade pada sebuah aset mengalami penurunan sejumlah modal yang dipakai dalam trade tersebut. Contohnya bila Anda menggunakan leverage 50x dan aset yang anda gunakan untuk trading mengalami penurunan sebesar 2%, ini berarti secara total kamu mengalami kerugian sebesar 100% dan aktivitas trade yang sedang kamu jalankan secara otomatis akan ditutup oleh broker. 

    1. Hedging

    Hedging adalah istilah yang berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti “lindung nilai.” Dalam konteks investasi, hedging adalah strategi yang dimanfaatkan oleh investor atau trader untuk menghilangkan atau mengurangi risiko kerugian. Dengan menggunakan hedging, meskipun terjadi perubahan yang tidak terduga, risiko yang dihadapi dapat diminimalisir. Namun, perlu dicatat bahwa penggunaan hedging tidak bertujuan untuk menghilangkan seluruh kemungkinan risiko. Jenis-jenis hedging yang umum ditemui di kalangan trader antara lain adalah penggunaan future contract, forward contract, & option contract.

    2. Hanya Merisikokan 1% Modal per Perdagangan

    Artinya, jarak antara titik masuk dan titik stop-loss, dikalikan dengan ukuran posisi, tidak boleh lebih dari 1% dari saldo akun.

    Aturan ini mengatur ukuran posisi, karena ukuran posisi adalah satu-satunya yang tidak diketahui dan perlu dihitung. Trader dapat memilih untuk merisikokan 2%, 5%, atau 1.5%.

    Sebagai contoh, jika seorang trader memiliki akun sebesar US$50 ribu. Ini berarti mereka dapat merisikokan US$500 per perdagangan (1% dari US$50 ribu). Jika mereka mendapatkan sinyal yang menyatakan untuk membeli suatu aset pada US$35 dan menempatkan stop-loss pada US$34, selisih antara titik masuk dan stop-loss adalah US$1.

    Bagi total jumlah yang dapat mereka risikokan dengan selisih ini: US$500 / US$1 = 500 unit aset. Jika mereka membeli 500 unit dan kehilangan US$1, mereka kehilangan US$500, yang merupakan risiko maksimum mereka. Oleh karena itu, jika mereka ingin merisikokan 1%, mereka dapat membeli 500 unit aset tersebut senilai US$17,500.

    18.2.6 Batasan Perdagangan

    Rencana trading dapat mencakup pembatasan yang menghentikan perdagangan ketika kondisi tidak baik. 

    Sebagai contoh, seorang trader harian mungkin memiliki aturan untuk berhenti berdagang jika mereka mengalami tiga kerugian berturut-turut, atau kehilangan sejumlah uang tertentu.

    Mereka berhenti berdagang untuk hari itu dan dapat melanjutkan keesokan harinya. 

    Pembatasan perdagangan lainnya mungkin mencakup mengurangi ukuran posisi sebesar tingkat tertentu ketika kondisi tidak baik, dan meningkatkan ukuran posisi sebesar jumlah tertentu ketika kondisi baik.

    Bagian manajemen risiko dari rencana trading dapat mencakup semua aturan ini, disesuaikan oleh trader

    Ini juga dapat mencakup aturan lain yang membantu trader mengelola risiko sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko mereka.

    18.3 Rencana Trading Sederhana

    Platform broker saat ini telah memungkinkan investor untuk membuat sebuah langkah investasi secara otomatis yang dieksekusi pada waktu yang terjadwal, misalnya kamu membuat sebuah pesanan investasi otomatis untuk membeli saham MSFT senilai US$500 setiap tanggal 25. 

    Banyak investor menggunakan investasi otomatis untuk menginvestasikan sejumlah uang setiap bulan ke dalam reksa dana atau aset lainnya.

    Meskipun prosesnya otomatis, seharusnya aktivitas trading tersebut tetap didasarkan pada rencana yang tertulis. Rencana trading juga harus menguraikan kapan seseorang akan trading aset tertentu dan kapan orang tersebut harus keluar.

    Dengan begitu, investor lebih siap menghadapi apa yang akan terjadi setiap bulan, dan proses perencanaan kemungkinan juga akan memaksa mereka untuk mempertimbangkan apa yang harus dilakukan jika pasar tidak berjalan sesuai keinginan.

    Sebagai contoh, seorang yang berusia 30 tahun mungkin telah memutuskan untuk menginvestasikan US$500 setiap bulan pada saham AMZN.

    Tahun Modal yang diinvestasikan PnL% (p.a.) Total Jumlah Investasi
    1 $6,000 3% $6,180
    2 $6,000 -11% $10,840
    3 $6,000 -10% $15,156

    Setelah tiga tahun, ia memeriksa saldonya dan ternyata ia telah mengalami kerugian. Ia telah menyetor US$18 ribu dan nilai kepemilikannya hanya senilai US$15 ribu di tahun ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak memperhitungkan strategi investasi otomatisnya secara matang dan belum menentukan titik take profit/stop loss yang tepat pada investasinya.

    18.3.1 Beberapa Tipe Investor dengan Rencana Trading Sederhana

    1. Buy-and-hold

    Investor dengan tipe buy and hold memiliki metode untuk menggunakan investasi sebagai tabungan mereka, dimana mereka hanya akan ‘mengisi tabungan’ mereka dan meninggalkannya sampai waktu atau jumlah tertentu tercapai. Fitur investasi otomatis adalah salah satu penerapan dari metode buy and hold, dimana trader/investor sudah memesan kepada broker untuk membeli aset tertentu dengan jumlah tertentu secara periodik. 

    Beberapa investor jenis buy and hold bahkan memiliki aturan untuk tidak memedulikan performa investasi mereka pada sebuah aset dan terus menginvestasikan uang mereka pada aset tersebut. Hal ini disebut juga DCA atau dollar cost averaging, dimana trader/investor akan tetap berinvestasi pada sebuat aset atau instrumen tanpa melihat performa dan fluktuasi harga aset tersebut. Secara teoritis, investasi mereka akan berada di tengah-tengah antara harga tertinggi dan terendah dalam jangka panjang.

    2. Swing Traders

    Trader jenis ini biasanya mengidentifikasi dan memanfaatkan tren harga jangka pendek dan menengah. Swing traders biasanya melakukan sebuah trader berdasarkan sinyal dari analisa teknikal, seperti trendline, moving average dan pola grafik. Swing traders biasanya menahan posisi mereka selama beberapa hari hingga beberapa minggu.

    3. Day Traders

    Day traders memperjual-belikan sebuah aset dalam hari trading yang sama. Day traders memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek dan tidak menahan posisi lebih dari sehari (overnight trade). Trader harian sering kali mengandalkan analisis teknikal dan grafik intraday untuk mengambil keputusan cepat.

    4. Trend Followers

    Seperti namanya, trader jenis ini biasanya hanya mengikuti tren pasar dan melakukan trade sesuai arah trend tersebut. Trader jenis ini biasanya menggunakan indikator teknikal seperti moving average atau osilator yang mengidentifikasi arah tren.

    5. Momentum Traders

    Momentum Traders memanfaatkan momentum di pasar. Mereka mengeksekusi sebuah trade saat aset menunjukkan momentum naik atau turun yang kuat, yang sering kali dikonfirmasi oleh volume perdagangan yang tinggi. Momentum Traders biasanya akan terus membuka posisinya mengikuti tren hingga ada tanda-tanda reversal.

    18.4 Rencana Trading Taktis atau Aktif

    Investor jangka pendek maupun jangka panjang juga dapat memilih untuk menggunakan rencana trading taktis, selain investasi otomatis. 

    Berbeda dengan investasi otomatis di mana investor membeli aset dengan interval reguler, trader taktis umumnya berusaha untuk masuk dan keluar dari posisi pada level harga yang tepat, atau hanya ketika persyaratan sangat spesifik terpenuhi.

    Oleh karena itu, rencana trading taktis jauh lebih rinci. Dalam trading taktis, seorang trader perlu membuat aturan-aturan tentang kapan mereka akan memasuki suatu perdagangan. Hal ini bisa berdasarkan pola grafik, harga mencapai level tertentu, sinyal indikator teknis, kecenderungan statistik, atau faktor lainnya.

    Rencana trading taktis juga harus menyatakan bagaimana cara keluar dari trade yang sedang berlangsung, termasuk bagaimana untuk menutup sebuah trade dengan keuntungan, atau bagaimana dan kapan untuk keluar dengan kerugian. Trader taktis seringkali menggunakan limit order untuk mengambil keuntungan (take profit) dan stop order untuk keluar dari kerugian (stop loss).

    Rencana trading juga seharusnya menguraikan seberapa banyak modal yang dipertaruhkan pada setiap aktivitas trade, dan bagaimana ukuran trade ditentukan. Aturan tambahan juga dapat ditambahkan yang menentukan kapan diperbolehkan untuk berdagang dan kapan tidak. 

    Sebagai contoh, seorang day trader mungkin memiliki aturan di mana mereka tidak berdagang jika volatilitas berada di bawah tingkat tertentu, karena mungkin tidak ada gerakan atau peluang yang cukup. 

    18.5 Mengubah Rencana Trading

    Rencana trading dimaksudkan untuk menjadi dokumen yang dipikirkan dan diteliti dengan baik, ditulis oleh trader atau investor sebagai panduan tentang apa yang perlu mereka lakukan agar bisa mendapatkan keuntungan dari pasar. 

    Rencana tidak boleh berubah setiap kali terjadi kerugian atau masa sulit. Riset yang dilakukan dalam membuat rencana seharusnya membantu persiapan trader menghadapi naik turunnya investasi dan perdagangan.

    Rencana trading hanya seharusnya diubah jika ditemukan cara yang lebih baik untuk berdagang atau berinvestasi.

    Jika ternyata rencana trading tidak berhasil, sebaiknya didokumentasikan sehingga kamu dapat mengevaluasi trading plan  tersebut. Perlu diingat bahwa Kamu dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas trading sampai rencana baru dibuat. 

    18.6 Kesimpulan

    Rencana trading adalah kunci kesuksesan dalam trading. Dengan memiliki rencana yang terstruktur, Sobat Cuan dapat mengelola risiko dengan bijaksana, menghindari keputusan impulsif, dan menciptakan konsistensi dalam pendekatan mereka. 



    Sumber : pluang.com

  • 1. Panduan Dasar UI Pluang Web Trading

    Catatan: Aplikasi dalam video menggunakan tampilan yang lama

    Yuk, kenali lebih jauh fitur dan UI web Pluang untuk memudahkan aktivitas investasimu!

    1.1 Basic UI Guide

    1.1.1 Bar Navigasi 

    pluang web trading - navigation bar

    Bar navigasi terletak di bagian atas pada halaman utama web trading Pluang. Bar ini menyediakan akses cepat ke halaman utama seperti Trade, Portofolio, Saldo dan Riwayat Transaksi.

    Di bawah bar navigasi terdapat screeners bar yang menunjukan aset-aset yang dapat Sobat Cuan pantau sesuai dengan kategori yang ditentukan di bagian kiri bar. Kamu bisa melihat Top Gainers, Top Losers, dan juga Top Market Cap.

    1.1.2 Halaman Trade

    pluang web trading - trade page

    Halaman Trade menampilkan harga dan data real-time untuk saham, kripto, maupun aset yang dapat diperdagangkan lainnya. Kamu dapat memilih aset mana yang akan ditampilkan pada halaman ‘Trade’ untuk melakukan analisis teknikal sebelum bertransaksi.

    1.1.3 Halaman Portofolio

    Halaman portofolio memberikan informasi yang komprehensif tentang kinerja dan komposisi portofolio kamu. Kamu dapat menggunakan informasi ini untuk melacak progres portofolio investasi kamu di Pluang Web Trading. 

    Pada bagian atas fitur ini terdapat bagian ringkasan untuk menampilkan data grafis mengenai portofolio investasi keseluruhan. Terdapat juga bagian ‘Aset’ pada bagian bawah yang menampilkan performa terkini dari aset-aset di dalam portofolio investasimu.

    Pluang menyediakan update dari berbagai kelas aset yang ada di platform kami, yakni Saham AS, Kripto, Reksadana dan Emas.

    1.1.4 Halaman Saldo

    Halaman saldo merupakan fitur yang menampilkan nominal saldo yang dapat kamu transaksikan di platform ini. Pluang Web Trading menyediakan informasi saldo dalam rupiah (IDR) dan dolar Amerika Serikat (USD). 

    1.1.5 Halaman Riwayat Transaksi

    Terakhir, kamu dapat mengakses riwayat transaksi. Halaman riwayat transaksi ini memungkinkan kamu untuk melacak semua aktivitas trading kamu di Pluang. Kamu dapat menggunakan informasi ini untuk memantau kinerja tradingmu, juga melacak keuntungan dan kerugian di portofoliomu.

     

    1.2 Time Frames dan Time Intervals

    pluang web trading - timeframe

    Time frame adalah satuan waktu yang kamu gunakan untuk melihat pergerakan harga di chart.  Sedangkan time intervals adalah periode waktu yang ingin kamu lihat di chart. Manfaatkan fitur ini dengan baik sehingga kamu dapat menyesuaikan chart dengan gaya tradingmu, memudahkan dalam identifikasi peluang, dan mengkonfirmasi sinyal dari pola pergerakan harga.

    1.3 Multiple Charts

    Pluang menawarkan fitur multiple charts yang memungkinkan pengguna melihat beberapa grafik di layar yang sama dan membandingkan pergerakan harga mereka. Hal ini dapat berguna bagi trader yang ingin menganalisis hubungan antara aset yang berbeda atau mengkonfirmasi sinyal dengan melihat beberapa time frames secara bersamaan.

     

    Multiple charts layout dapat diatur pada simbol ( ⃞ ) yang terletak di kanan atas.

    pluang web trading - multiple charts

    Kamu dapat memanfaatkan fitur ini untuk menampilkan dua atau lebih chart aset yang kamu pilih. Kamu juga dapat melakukan personalisasi pada masing-masing chart aset sesuai keinginanmu. 

    pluang web trading - multiple charts

    1.4 Watchlist

    Membuat watchlist adalah praktik yang sangat direkomendasikan bagi para trader dan investor. Fitur ini dapat menghemat waktu, mengorganisasikan aset favorit, dan membantu Sobat Cuan membuat keputusan trading yang lebih disiplin dan strategis.

     

    Pluang web trading menawarkan fitur watchlist yang bisa menyimpan hingga 50 aset dalam 1 watchlist. Default watchlist dapat dilihat pada panel “Default Watchlist” di panel kanan atas.

    Selain itu, kamu juga bisa membuat customized watchlist sesuai keinginan mu. Berikut ini panduan untuk mempermudah kamu dalam membuat watchlist aset-aset incaran.

     

    1. Klik opsi ‘Create new list’ yang tersedia pada dropdown di bagian ‘Watchlist’ kamu.
    2. Berikan nama untuk watchlist yang akan kamu buat.
    3. Kamu dapat memilih aset-aset mana saja yang kamu ingin tambahkan dalam daftar ‘Watchlist’ kamu pada pop up yang muncul. Pilih aset yang kamu inginkan dengan ‘klik’ tanda plus pada ’ aset-aset pilihanmu.
    4. Lakukan pencarian kode aset untuk mempermudah kamu menemukan aset dalam daftar yang tersedia. 
    5. Aset-aset yang sudah kamu pilih akan langsung tampil pada daftar ‘Watchlist’.
    6. Kamu bisa menambahkan aset-aset baru pada daftar ini dengan opsi ‘Manage watchlist’

     

    1.4.2 Predefined Watchlist

     

    Apa itu Predefined Watchlist? Bisakah saya memodifikasinya? Predefined Watchlist adalah daftar yang dikurasi oleh Pluang berdasarkan logic yang telah ditentukan. Watchlist ini bersifat dinamis dan akan terus diperbaharui secara berkala. Watchlist ini adalah tools yang praktis, mudah digunakan, dan menghemat waktu. 

     

    Berikut ini daftar watchlist terkurasi yang tersedia saat ini. 

    • Top Gainers/Losers: Berisi aset-aset dengan persentase kenaikan tertinggi/terendah yang di-refresh setiap 5 menit
    • Volume Shockers: Berisi aset-aset kripto dengan tingkat aktivitas perdagangan tertinggi berdasarkan volume kemarin
    • 52-Week High/Low: Berisi aset-aset yang sedang berada pada harga tertingginya selama 52 minggu yang di-refresh setiap hari
    • Newly-listed Coins: Berisi aset-aset kripto yang baru listing di Pluang
    • Fundamental Picks: Berisi aset-aset pilihan analyst diperbaharui setiap hari
    • China Bulls: Berisi aset-aset saham China pilihan analyst

     

    Pluang akan menambahkan daftar-daftar watchlist di masa mendatang untuk memudahkan kamu memantau aset-aset di Pluang Web Trading.

    Sebagai catatan, berikut ini hal-hal yang tidak dapat kamu lakukan pada daftar watchlist dalam Predefined watchlist:

    • Tidak dapat menambah/menghapus aset dari daftar watchlist
    • Tidak dapat mengganti nama watchlist
    • Tidak dapat memilah-milah aset

     

    1.5 News Section

    News section atau Berita memberikan insight berharga pada keputusan investasi Sobat Cuan. Selain berbagai instrumen analisis teknikal yang tersedia pada UI web, kamu dapat melakukan analisis fundamental dan sentimen pasar dari berita-berita yang terkait dengan aset-aset pada portofolio investasi melalui fitur ini. Berikut panduan untuk mengakses berita:

    1. Klik kode aset yang ingin kamu lihat 
    2. Fitur berita terdapat pada bagian bawah ‘Gambaran’ aset pilihanmu.
    3. News Section di Pluang Web trading terhubung ke beberapa portal berita seperti Pluang Insight, Pluang Crypto News,  Pluang US Stocks News, CNBC, Benziga, Investing.com, dan lainnya.

     

    1.6 Order Window

    Order Window adalah fitur yang membantu kamu mengeksekusi transaksi jual/beli aset di Pluang Web Trading. Sobat Cuan dapat mengatur seluruh ketentuan order yang kamu mau dalam Order Window. Kamu hanya perlu memilih tab Beli/Jual sesuai dengan kebutuhanmu. 

    pluang web trading - order buy

    Pada tab Beli,
    1. Tentukan tipe order yang kamu mau. Pluang Web Trading memiliki pilihan Market, Limit, Stop, dan Stop-Limit Order.
    2. “Daya Beli” atau “Buying Power” menunjukkan modal maksimal yang bisa kamu pakai untuk membeli aset yang dipilih.
    3. Tentukan jumlah satuan beli yang kamu mau. Kamu bisa menentukkan untuk bertransaksi dalam satuan Token/Rupiah pada aset kripto.
    4. Masukkan jumlah nilai aset yang mau kamu beli.
    5. Kamu juga bisa menentukan jumlah aset yang ingin dibeli berdasarkan persentase daya beli. 
    6. Tentukan harga Limit bila kamu ingin menggunakan Limit, Stop, dan Stop Limit Order.
    7. Masukkan juga Take Profit dan Stop Loss bila kamu menggunakan exit strategy. Kamu dapat dengan mudah memasukkan persentasi profit/loss yang kamu inginkan atau kamu juga bisa langsung memasukkan harga aset saat kamu take profit/stop loss.
    8. Bagian estimasi di bawah akan menunjukkan estimasi aset yang akan kamu dapatkan, biaya tambahan, dan juga nilai akhir yang perlu dibayarkan.
    9. Klik “Beli” untuk mengeksekusi order.

     

    pluang web trading - order sell

    Pada tab Jual,
    1. tentukan tipe order yang kamu mau. Pluang Web Trading memiliki pilihan Market, Limit, Stop, dan Stop-Limit Order.
    2. “Tersedia” atau “Available” menunjukan jumlah aset yang bisa kamu jual untuk aset yang dipilih.
    3. Tentukan jumlah satuan jual yang kamu mau. Kamu bisa menentukkan untuk bertransaksi dalam satuan Token/Rupiah pada aset kripto.
    4. Masukkan jumlah nilai aset yang mau kamu jual.
    5. Kamu juga bisa menentukan jumlah aset yang ingin dijual berdasarkan persentase aset yang tersedia (yang kamu miliki).
    6.
    Bagian estimasi akan menunjukkan estimasi aset yang akan kamu jual, biaya tambahan, dan juga nilai akhir yang akan kamu dapatkan.
    7. Klik “Jual” untuk mengeksekusi order. 

    Baca juga Mengenal Advanced Order

    1.7 Order Book

    Order book merupakan fitur yang menampilkan volume dan harga jual/beli aset di market. Fitur ini terbagi menjadi 3 bagian, yaitu, bid atau antrian order beli di bagian atas, harga aset di tengah, dan offer/ask atau antrian order jual di bagian bawah. Pada bagian bid/offer, terlihat volume unit yang ‘mengantri’ pada harga tertentu

    pluang web trading - order book

    Kamu dapat mengakses fitur order book lewat opsi ‘Order Book’ di tab bar bagian kanan.

    pluang web trading - order book navigation

      • Kolom Bid berada pada sisi atas, menampilkan volume bid yang sekaligus menjadi panel order beli. ‘Klik’ salah satu harga di Order Book Bid untuk diarahkan ke Order Windows dan membeli aset dengan harga terpilih.
      • Kolom Offer/Ask berada pada sisi bawah, menampilkan volume offer/ask yang sekaligus menjadi panel order jual. ‘Klik’ salah satu harga di Order Book Ask untuk diarahkan ke Order Windows dan menjual aset dengan harga terpilih.

    Baca juga Apa itu order book?

    1.8 Take Profit dan Stop Loss

    pluang web trading - take profit and stop loss

    Memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian kini lebih mudah dengan fitur Take Profit dan Stop Loss (TPSL). Kamu dapat menggunakan fitur ini untuk menentukan posisi trading dengan mudah. Caranya dengan memasukkan level harga atau persentase Take Profit dan Stop Loss saat memasukkan order.

    Ketika order-mu telah terpenuhi dan aset dimiliki, Limit dan Stop-Limit Order akan otomatis diaktifkan untuk aset-mu sesuai dengan nilai Take Profit dan Stop Loss yang kamu pasang. Dengan demikian, kamu tidak perlu lagi terus-terusan memantau pergerakan harga dan maksimalkan keuntunganmu! 

     

    1.9 Trade on Chart

    Eksekusi, pantau, dan tutup trade langsung dengan mudah melalui trade on chart.

    Cara menggunakan Trade On Chart: 

    1. Pilih Aset.
    2. Tentukan titik masuk dan keluar pasar.
    3. Klik tanda “+” pada Bar harga di bagian kanan chart.
    4. Pilih ‘Sell’ atau ‘Buy’ untuk membuka Order Window Sell atau Buy dengan harga yang terpilih. Lanjutkan proses konfirmasi order seperti yang telah dijelaskan pada bagian Order Window.
    5. Kamu bisa pilih ‘Set Price Alert’ untuk memasang Price Alert pada harga yang terpilih 
    6. Kamu bisa pilih ‘Create new order…” untuk membuat order baru
    7. Kamu bisa pilih ‘Trade settings..’ untuk membuat pengaturan trading dan Chart
    8. Kamu bisa pilih ‘Draw Horizontal Line’ untuk menggambar garis horizontal pada harga yang terpilih. 

    1.10 FAQ

    US Stocks Extended Hours dan Verifikasi Dasar: Tanya Jawab

    1. Apa itu US Stocks Extended Hours?

    US Stocks Extended Hours adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk melakukan trading aset tertentu di luar jam perdagangan reguler.  Sehingga, kamu berpotensi untuk memasang order jual dan beli sebelum pasar aset buka atau setelah pasar tutup.

    1. Bagaimana Cara Kerja Extended Hours?

    Ada dua sesi utama dalam extended hours trading:

    • Pre-market trading: Periode sebelum jam buka pasar reguler, pukul 20.00 (hari trading sebelumnya)-09.00 waktu Eastern Standard Time. kamu bisa memasang order yang akan dieksekusi saat pasar saham dibuka.
    • Post-market trading: Periode setelah jam tutup pasar reguler, pukul 16.00-20.00 waktu Eastern Standard Time. Order yang dipasang selama ini akan dieksekusi secara elektronik dan mungkin bisa cocok dengan order lain di extended hours, atau ditunda hingga hari perdagangan berikutnya.
    1. Apakah Ada Minimum Order Selama Extended Hours?

    Persyaratan minimum order untuk extended hours berbeda dengan jam perdagangan reguler, dimana Sobat Cuan harus melakukan order minimal sebanyak 1 lembar Saham AS yang diinginkan. 

    1. Dapatkah Saya Menggunakan Market Order Selama Extended Hours?

    Tidak, kamu hanya bisa menggunakan limit order selama extended hours. Limit order memungkinkan kamu untuk menentukan harga maksimum yang kamu bersedia bayar untuk membeli aset (buy order) atau harga minimum yang kamu harapkan saat menjual aset (sell order).

    1. Di Mana Saya Dapat Melakukan Verifikasi Dasar?

    Saat ini, verifikasi KYC hanya tersedia melalui aplikasi mobile Pluang. kamu bisa mengunduh aplikasi Pluang dari App Store (iOS) atau Google Play (Android).



    Sumber : pluang.com

  • 4. Price Alerts

    Catatan: Aplikasi dalam video menggunakan tampilan yang lama

    4.1 Apa Itu Price Alerts?

    Price Alerts adalah fitur yang berguna di Pluang Web Trading untuk membantu kamu memantau pergerakan harga dan mendapatkan notifikasi saat kondisi tertentu terpenuhi. Gunakan fitur ini dengan bijak dan terapkan strategi trading yang sesuai dengan profil risiko kamu.

    4.2 Cara Menggunakan Price Alerts

    Price Alerts merupakan fitur yang sangat mudah penggunaanya. Berikut ini panduan menggunakan fitur price alerts di Pluang Web Trading.

    1. Pilih kondisi yang kamu inginkan untuk dipasang alert. Kamu dapat memilih kondisi harga naik maupun turun dengan target tertentu. Kamu bisa memilih satu di antara empat kondisi:

      1. Harga naik ke
      2. Harga turun ke
      3. Dalam 24 jam naik (>%)
      4. Dalam 24 jam turun (<%)

     

    2. Pilih target nilai. Target nilai dapat berupa persentase maupun level harga.

    3. Pilih frekuensi alert. Kamu dapat memilih frekuensi ‘sekali saja’, ‘sehari sekali’ maupun ‘selalu’.

    4. Klik ‘Buat Pengingat’

     

    4.3 Contoh Penerapan Price Alerts

    Berikut ini salah satu contoh penerapan price alerts pada strategi trading scalping.

    1. Buat alert untuk Harga naik ke level resistance untuk sinyal buy.
    2. Buat alert untuk Harga turun ke level support untuk sinyal sell.
    3. Gunakan frekuensi ‘Selalu’ untuk mendapatkan notifikasi real-time.

     

    Kamu juga dapat memanfaatkan fitur ini untuk strategi trading lainnya seperti day trading maupun swing trading. Saat kondisi terpenuhi, price alerts akan mengirimkan notifikasi pada aplikasi kamu. Selamat mencoba!

     



    Sumber : pluang.com

  • 2. Account Management

    Catatan: Aplikasi dalam video menggunakan tampilan yang lama

    2.1 Halaman Trade

    Halaman utama Pluang web trading kamu adalah pusat untuk semua hal yang terkait dengan pelaksanaan dan pengelolaan aktivitas trading-mu. Layaknya pusat kendali untuk menjelajahi pasar aset, panduan ini akan memudahkan kamu dalam mengenali  bagian-bagian penting di halaman utama Pluang web trading.

    ‘Account Manager’ merupakan salah satu fitur dalam Pluang web trading yang bertujuan untuk memudahkan kamu saat trading. Fitur ini terdiri atas dua bagian, yakni ‘positions’, dan ‘orders’.

    2.1.2 Positions

    pluang web trading - trade position

    Bagian ‘Positions’ menampilkan ringkasan aset yang kamu miliki saat ini. Setiap baris mewakili kepemilikan aset yang berbeda. Berikut rincian informasi yang ditampilkan di setiap kolom:

     

    1. Symbol: Kolom ini menunjukkan simbol ticker aset (misalnya AAPL untuk saham Apple).
    2. Side : Kolom ini menunjukkan apakah posisi kamu merupakan posisi buy (long) atau sell (short).
    3. Leverage: Kolom ini menunjukkan apakah posisi kamu menggunakan leverage atau tidak.
    4. Quantity: Kolom ini menunjukkan jumlah saham, kontrak, atau unit aset yang Anda miliki saat ini.
    5. Average Fill Price: Kolom ini menampilkan harga rata-rata yang kamu bayarkan per unit saat kamu memperoleh aset.
    6. Current Value: Kolom ini menunjukkan harga aset kamu saat ini sesuai dengan harga pasar.
    7. PnL:  Kolom ini menampilkan perubahan nilai posisi kamu secara absolut sejak pembelian awal. Angka positif menunjukkan keuntungan yang belum direalisasi, sedangkan angka negatif menunjukkan kerugian yang belum direalisasi.
    8. PnL (%): Kolom ini menampilkan persentase perubahan nilai posisi kamu sejak pembelian awal. Angka positif menunjukkan keuntungan yang belum direalisasi, sedangkan angka negatif menunjukkan kerugian yang belum direalisasi.

     

    Pada akhir setiap baris, kamu dapat melihat tombol “Protect Position…” dan “Close”.

    1. Klik tombol “Protect Position…” untuk menambahkan Take Profit dan Stop Loss pada aset yang terpilih. 
      pluang web trading - protect trade position
    2. Klik tombol “Close” untuk membuka halaman jual aset yang terpilih.
      pluang web trading - close position button

    2.1.1 Orders

    pluang web trading - orders

    Bagian ‘Orders’ menampilkan pesanan yang kamu buat dalam platform Pluang Web Trading. Bagian ini terdiri atas beberapa tab, yaitu:

    Tab ini menampilkan pesanan yang telah diinput namun belum diselesaikan.

    Tab ini memuat daftar pesanan yang telah diselesaikan.

    Tab ini menguraikan pesanan-pesanan yang kamu batalkan.

    Tab ini menguraikan pesanan yang ditolak.

    Tab ini menampilkan order yang sudah diajukan tetapi belum aktif (contoh: order TP/SL pada order pembelian aset yang belum terpenuhi).

    Pada bagian bawah juga terdapat informasi detail mengenai setiap order/trade kamu. Berikut rincian informasi yang ditampilkan di setiap kolom:

    1. Symbol: Ini menunjukkan simbol ticker aset yang ingin kamu beli atau jual. Symbol menampilkan aset tertentu (misalnya, ETH untuk Ethereum, NVDA untuk NVIDIA).
    2. Side: Ini menunjukkan apakah kamu memasang order beli atau jual. Side menampilkan keterangan  “buy” atau “sell” pada gambar
    3. Leverage: Ini menunjukkan jumlah leverage  yang diterapkan pada order kamu, jika ada. 
    4. Type: Ini menentukan jenis order yang kamu pasang.
    5. Qty: Ini menunjukkan jumlah (kuantitas) aset yang kamu beli atau jual.
    6. Limit Price: Ini menunjukkan harga spesifik di mana order limit kamu akan dieksekusi. Hanya ditampilkan untuk order dengan limit
    7. Stop Price: Ini menunjukkan harga dimana order stop kamu di-trigger untuk  mengubahnya menjadi market order
    8. Take Profit: Ini menunjukkan harga target dimana order take profit kamu akan dipicu untuk menjual asetmu.
    9. Stop Loss: Ini menunjukkan harga target dimana order take profit kamu akan dieksekusi.
    10. Filled Price: Ini menampilkan harga rata-rata di mana order kamu dieksekusi, hanya terlihat setelah order terpenuhi.
    11. Total Price: Ini menunjukkan total biaya order, termasuk biaya apa pun. Hanya terlihat setelah order terpenuhi.
    12. Status: Ini menunjukkan status order kamu saat ini.
    13. Order ID: Ini adalah kode pengenal unik yang ditetapkan untuk setiap order kamu agar mudah terlacak.
    14. Order Time: Ini menunjukkan waktu saat kamu memasang order

    2.1.2 Amended Orders

    pluang web trading - amend order

    Bagian ‘Amended Order’ menampilkan order yang kamu ubah dalam platform Pluang. Bagian ini terdiri atas beberapa tab, yaitu:

    1. Symbol: Kolom ini menunjukkan simbol ticker aset (misalnya AAPL untuk saham Apple).
    2. Leverage: Kolom ini menunjukkan apakah posisi kamu menggunakan leverage atau tidak.
    3. Limit Price: Kolom ini menunjukkan harga aset bila menggunakan Limit Order.
    4. Stop Price: Kolom ini menunjukkan harga aset bila menggunakan Stop Order.
    5. Take Profit: Kolom ini menunjukkan harga Take Profit yang dipasang untuk order kamu.
    6. Stop Loss: Kolom ini menunjukkan harga Stop Loss yang dipasang untuk order kamu.
    7. Order ID: Kolom ini menunjukkan kode order
    8. Status: Kolom ini menunjukkan status perubahan order.
    9. Order Time: Kolom ini menunjukkan waktu order dipasang.

    2.2 Halaman Saldo

    2.2.1 Balance

    Pluang Web Trading halaman saldo

    Halaman Saldo (Balance)  memuat saldo yang kamu miliki di Pluang. Balance atau saldo merinci nominal yang tersedia untuk trading. 

     

    1. Total Saldo

     

    Terletak di bagian atas menunjukkan total nilai seluruh aset yang Anda miliki di akun Pluang. Saldo ini termasuk saldo dalam rupiah dan dalam dolar. Saldo ini dapat digunakan untuk membeli aset kripto, melakukan transfer, dan/atau ditarik ke rekening bank Anda.

     

    1. Saldo IDR:

     

    Saldo IDR menunjukkan saldo yang kamu miliki dalam denominasi Rupiah. Kamu dapat mengonversi saldo rupiah ke dalam mata uang dolar Amerika Serikat dengan klik fitur ‘pindah’. Selain itu, fitur ‘top up’ dan ‘tarik’ juga tersedia dalam bentuk rupiah.

     

    1. Saldo USD:

     

    Terletak di bawah “Saldo IDR” untuk menunjukkan jumlah saldo  yang kamu miliki dalam denominasi USD. Saldo ini dapat berubah tergantung pada nilai tukar rupiah terhadap USD.

    pluang web trading konversi usdidr

    Kamu dapat melakukan konversi  dolar AS ke rupiah melalui fitur ‘pindah’ pada kolom ‘Saldo USD’. Pengguna Pluang+ dapat melakukan top up  langsung dari rekening dolarnya melalui perantara relationship manager (RM).

     

    Kamu juga bisa mendapatkan bunga sebesar 4.38% p.a. Dengan mengaktifkan fitur USD Yield. Pelajari lebih lanjut: Dapatkan Yield di Saldo USD

    1. USD Margin 

    Terletak di bagian paling bawah untuk menunjukkan tingkat margin akun Anda untuk perdagangan aset dalam USD dengan margin (leverage).

     

    2.2.2 Top Up

    Halaman Top Up  menyediakan fitur top up lewat virtual account dari Bank Permata, Bank BNI, Bank BCA, Bank BRI, dan Bank Mandiri. 

     

    Kamu dapat melakukan top up saldo dengan mengikuti petunjuk top up dari bank penyedia layanan pilihanmu.  

     

    2.3 Halaman Riwayat Transaksi

    Halaman Transaction History atau riwayat transaksi terbagi atas dua bagian, yakni ‘Saldo/Balance’ dan ‘Aset/Asset’. ‘Saldo’ menampilkan riwayat transaksi berdasarkan nominal saldo. Sedangkan ‘Aset’ menampilkan riwayat transaksi berdasarkan aset yang dibeli. 

     

    Pada tab Saldo, kamu dapat memilih tampilan riwayat transaksi berdasarkan: 

    1. Tanggal
    2. Tipe Saldo
    3. Tipe Transaksi 
    4. Status

    Sedangkan pada tab Aset, kamu dapat memilih tampilan riwayat transaksi berdasarkan: 

    1. Tanggal
    2. Kelas Aset
    3. Tipe Transaksi 
    4. Status

    2.4 Portofolio 

    Portofolio terbagi atas ‘Overview’ dan ‘Holdings’, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai keduanya

    2.4.1 Overview

    Posisimu memuat informasi portofolio investasi secara keseluruhan. Termasuk di dalamnya nilai aset bersih, jumlah investasi, laba dan rugi, hingga saldo yang tersedia saat ini.

    2.4.2 Holdings

    1. Alokasi Kelas Aset

    Alokasi kelas aset memuat persentase kelas aset pada portofolio kamu. Pie chart memudahkan kamu untuk membaca alokasi kelas aset yang dominan maupun yang terkecil yang kamu miliki saat ini.

     

    2. Aset

    Aset menampilkan daftar aset kripto dan saham AS dalam portofolio kamu. Kamu dapat melihat jumlah unit, total nilai ekuitas, harga beli rata-rata, laba dan rugi hari ini, hingga laba dan rugi yang belum terealisasi.

     

    1. Pocket

     

    Pocket menampilkan daftar pocket dalam portofolio investasimu, berikut dengan nilai ekuitasnya begitu juga dengan laba dan rugi yang belum terealisasi.

     



    Sumber : pluang.com

  • 3. Indikator dan Chart Drawing

    Catatan: Aplikasi dalam video menggunakan tampilan yang lama

    3.1 Indikator

    pluang web trading - technical indicators

    Kamu dapat mengakses indikator teknikal melalui Pluang web trading lewat fitur ‘indicators’ pada chart. Fitur ini menyediakan berbagai pilihan instrumen analisis teknikal yang cukup beragam. Beberapa diantaranya adalah moving average (MA), MACD, dan RSI. 

    Pelajari lebih lanjut: Analisis Teknikal

    3.1.1 Moving Averages

    Moving Average (MA) adalah salah satu indikator analisis teknikal paling populer dan mudah digunakan. Indikator ini menghitung rata-rata harga suatu aset dalam periode waktu tertentu, menghasilkan garis halus pada grafik yang menunjukkan tren harga secara keseluruhan. 

    pluang web trading - moving average indicator

    Kamu dapat mengaplikasikan MA pada chart trading kamu melalui platform Pluang Web Trading. Pluang Web Trading menyediakan berbagai jenis MA yang dapat kamu atur periode, style dan visibilitasnya sesuai dengan kebutuhan kamu.

    3.1.2 MACD

    Moving Average Convergence Divergence (MACD) adalah indikator analisis teknikal populer yang digunakan untuk mengukur momentum tren dan mengidentifikasi kemungkinan pembalikan arah. MACD dihitung dengan menggabungkan tiga Moving Average (MA) dan menampilkan dua garis:

     

    1. MACD Line: Garis utama yang menunjukkan perbedaan antara dua Exponential Moving Average (EMA).
    2. Signal Line: EMA dari MACD Line yang membantu mengidentifikasi sinyal trading.

    MACD bermanfaat dalam mengukur momentum melalui analisis kekuatan trend. Indikator ini juga mampu mengidentifikasi divergensi dan menentukan sinyal trading. Namun, penting untuk menggunakan MACD bersama dengan indikator lain dan strategi yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal.

    3.1.3 RSI

    Relative Strength Index (RSI) adalah indikator analisis teknikal yang populer untuk mengukur momentum pergerakan harga suatu aset. RSI dihitung dengan membandingkan kekuatan kenaikan harga dengan kekuatan penurunan harga, dan menghasilkan nilai antara 0 dan 100.

     

    Kamu dapat memanfaatkan RSI saat ingin mengidentifikasi area overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual), mengukur momentum tren dan menentukan sinyal trading. Biasanya, area overbought berada di atas 70, sementara area oversold di bawah area 30.

     

    Indikator ini merupakan indikator yang mengikuti pergerakan harga, alih-alih memprediksinya. Karena itu akurasinya perlu didukung oleh indikator teknikal lain seperti MA dan MACD.

    3.2 Chart Drawing

    Chart drawing adalah fitur penting dalam platform web trading yang memungkinkan kamu menambahkan elemen visual ke chart kamu untuk meningkatkan kemampuan analisis-mu. Elemen-elemen ini membantu kamu mengidentifikasi tren, pola harga, level support dan resistance, serta area potensial untuk entry dan exit trading.

    3.2.1 Chart Drawing Tools

    Berikut ini sejumlah chart drawing tools  yang tersedia di platform Pluang:

    • Trendlines: Garis lurus yang ditarik untuk menggambarkan arah tren harga secara keseluruhan. Trendlines dapat berupa tren naik (diagonal ke atas), tren turun (diagonal ke bawah), atau sideways (horizontal).
    • Garis Horizontal: Garis horizontal yang digunakan untuk perbandingan harga di level tertentu.
    • Garis Vertikal: Garis vertikal yang digunakan untuk menandai periode waktu tertentu pada grafik.
    • Channel: Dua trendlines paralel yang ditarik untuk mengidentifikasi area dimana harga cenderung bergerak. Channel dapat berupa channel naik (expanding) atau channel turun (contracting).
    • Fibonacci retracements: Serangkaian level horizontal yang ditarik berdasarkan rasio Fibonacci, gunanya untuk membantu mengidentifikasi area potensial  retracement harga setelah pergerakan yang kuat.
    • Add Text: Tambahkan teks untuk memberikan catatan pada chart yang digambar.

     

    3.2.2 Tips Menggunakan Chart Drawing

    Menggunakan chart drawing memang sangat memudahkan kamu saat trading. Berikut ini beberapa tips menggunakan chart drawing di platform trading Pluang:

    1. Gunakan beberapa alat analisis teknikal. Kombinasikan beberapa alat untuk mendapatkan analisis yang lebih lengkap.
    2. Pertimbangkan periode waktu grafik Anda saat menggunakan alat chart drawing.
    3. Terlalu banyak garis pada grafik dapat membuatnya berantakan dan sulit dibaca. Gunakan alat chart drawing secara strategis dan secukupnya.
    4. Chart drawing adalah alat bantu analisis, bukan alat prediksi pasti. Gunakan chart drawing bersama dengan indikator teknis lain dan analisis fundamental untuk membuat keputusan trading yang tepat.
    5. Jangan lupa menyimpan setting chart drawing yang sudah kamu buat di platform Pluang!



    Sumber : pluang.com

  • 6. Laporan

    Laporan dapat kamu akses melalui halaman akun/profil yang dapat kamu temukan pada bagian pojok kanan atas Pluang Web Trading.

    pluang web trading - report

     

    Kemudian kamu bisa memilih jenis laporan yang ingin kamu unduh dan tentukan rentang tanggal laporan dan klik “Kirim ke Email”. Laporan akan dikirim ke email yang terdaftar di Pluang. 

    pluang web trading - download reports

    6.1 Transaction History Reports

    Transaction History Reports menampilkan daftar seluruh transaksi melalui akun Pluang Web Trading milikmu. File yang terunduh nantinya berformat .csv dengan menampilkan informasi lengkap seperti tanggal order, tipe transaksi, nama produk, tipe order, detail harga dan informasi lengkap lainnya. 

    6.2 Tax Reports

    Tax report menampilkan pajak baik ppn maupun pph dari seluruh transaksi yang kamu lakukan di Pluang selama 1 tahun. (Baca juga: Fitur Baru di Pluang, Lapor Pajak Jadi Gampang!)

    Tampilan laporan pajak yang akan kamu dapatkan akan terlihat seperti gambar di bawah ini



    Sumber : pluang.com

  • 5. Membuat Order dan Eksekusi

    5.1 Market Order 

     

    Market order  memfasilitasi kamu untuk membeli atau menjual aset dengan harga terbaik yang tersedia di pasar. Fitur ini membuat kamu diprioritaskan saat eksekusi trading.  Berikut cara melakukan market order untuk Binance Coin (BNB) di Pluang Web Trading:

    1. Buka Trading Chart

    Buka laman ‘trade’ dan cari “BNB” di Pluang Web Trading. Di sana, kamu akan menemukan grafik harga untuk Bitcoin yang dipasangkan dengan IDR

    2. Tentukan Posisi Entry/Exit dengan Instrumen Analisis Teknikal

    Manfaatkan fitur chart drawing dan indikator teknikal dalam Pluang Web Trading untuk menganalisis aset sebelum menginput order. Analisis singkat ini akan membantu kamu menentukan target profit, posisi masuk dan keluar pasar, hingga level stop loss.

    3. Temukan Order Window

    Di halaman Trade, Order Window berada di sebelah kanan layar. Kamu bisa klik tab Buy atau Sell untuk memilih order sesuai kebutuhan.

    order window pada pluang web trading

    Kamu juga bisa klik tanda + di chart dan langsung memilih untuk Buy atau Sell untuk melakukan order di level yang kamu tentukan dengan cepat. Cara melakukan Trade on Chart:

    Trade on chart pluang web trading

    4. Pilih Tipe Order dan Masukkan Jumlah Order

    Pilih order dengan tipe ‘Market’. Di kolom yang ditentukan, masukkan jumlah unit atau nilai aset yang ingin Anda investasikan (contoh di bawah menggunakan IDR 100.000).

    5. Periksa dan Eksekusi Order

    Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY BNB’ pada panel yang tersedia. Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat. Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.

    5.2 Advanced Order

    Advanced order dirancang untuk mengotomasi trading berdasarkan trading plan yang kamu buat (Baca juga: Memahami Trading Plan, Definisi dan Cara Kerjanya). Kamu dapat menggunakan fitur ini untuk membeli atau menjual aset pada level harga yang lebih spesifik. 

    Advanced order yang tersedia pada platform Pluang Web Trading ialah ‘Limit’, ‘Stop’ dan perpaduan keduanya, yakni ‘Stop Limit’. Berikut ini demonstrasi penggunaan Advanced order pada Pluang web Trading.

    5.2.1 Limit Order

      1. Pada Order Window, klik tab Buy/Sell yang kamu inginkan
        Pluang menyediakan fitur market order dan advanced order. Gunakan advanced order saat kamu ingin mengeksekusi trading plan kamu secara akurat.
      2. Pilih Jenis Advanced Order
        Pastikan jenis order diatur pada jenis advanced order  yang kamu inginkan. Kali  ini, kita akan menggunakan order ‘Limit’.
      3. Masukkan Jumlah Unit atau Nominal yang Kamu Inginkan 
        Input jumlah unit yang kamu ingin transaksikan pada kolom yang tersedia.
      4. Masukkan harga ‘limit’
        Input harga limit yang kamu targetkan. Fitur ini memungkinkan kamu memasang order pada level harga di bawah harga pasar. Pluang Web Trading akan mengeksekusi transaksi kamu saat target harga tersebut tercapai.
      5. Masukkan level harga ‘take profit’
        Kamu dapat menggunakan fitur ‘take profit’ pada fitur ini untuk menargetkan margin keuntungan. Masukkan level harga yang kamu targetkan pada kolom yang tersedia. 
      6. Masukkan level harga ‘stop loss’
        Gunakan fitur ‘stop loss’ untuk meminimalisir risiko. Masukkan level harga ‘stop loss’ yang sesuai dengan profil risiko dan rencana trading kamu pada kolom yang tersedia. 
      7. Periksa dan eksekusi ordermu
        Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY’ pada panel yang tersedia. 
      8. Notifikasi order telah dibuat
        Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat. Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.

     

    5.2.2 Stop Order

    1. Pada Order Window, klik tab Buy/Sell yang kamu inginkan
      Pluang menyediakan fitur market order dan advanced order. Gunakan advanced order saat kamu ingin mengeksekusi trading plan kamu secara akurat.
    2. Pilih Jenis Advanced Order
      Pastikan jenis order diatur pada jenis advanced order  yang kamu inginkan. Kali  ini, kita akan menggunakan order ‘Stop’.
    3. Masukkan Jumlah Unit atau Nominal yang Kamu Inginkan
      Input jumlah unit aset yang kamu inginkan pada kolom yang tersedia.
    4. Masukkan harga ‘Stop’
      Masukkan level harga ‘stop’ pada kolom yang tersedia. Order ini digunakan untuk masuk ketika harga pasar mencapai harga tertentu.
    5. Masukkan level harga ‘take profit’
      Kamu dapat menggunakan opsi ‘take profit’ dalam Advanced order untuk menentukan target harga. Masukkan level harga yang sesuai dengan target profit kamu pada kolom ‘Take Profit” yang tersedia.
    6. Masukkan level harga ‘stop loss’
      Kamu juga dapat memanfaatkan fitur ‘stop loss’  pada Advanced order untuk meminimalisir potensi kerugian dengan skenario keluar dari pasar di level harga yang sesuai dengan profil risiko. Masukkan harga ‘stop loss’ pada kolom yang tersedia. Lalu klik ‘buy’ untuk melakukan finalisasi order.
    7. Periksa dan eksekusi ordermu
      Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY’ pada panel yang tersedia. Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat. Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.
    8. Notifikasi order telah dibuat

      Pluang Web Trading akan mengeksekusi order trading kamu jika harga stop sudah tercapai. Notifikasi akan terbit dari bagian kiri bawah layar saat order placed dan saat order telah dieksekusi

    5.2.3 Stop Limit Order

    1. Pada Order Window, klik tab Buy/Sell yang kamu inginkan
      Pluang menyediakan fitur market order dan advanced order. Gunakan advanced order saat kamu ingin mengeksekusi trading plan kamu secara akurat.
    2. Pilih Jenis Advanced Order
      Pastikan jenis order diatur pada jenis advanced order  yang kamu inginkan. Kali  ini, kita akan menggunakan order ‘Stop Limit’.
    3. Masukkan Jumlah Unit atau Nominal yang Kamu Inginkan
      Pertama-tama, input jumlah unit aset yang ingin kamu jual/beli pada kolom yang tersedia.
    4. Masukkan ‘Stop Price’
      Gunakan fitur ‘Stop Price’ untuk memasuki posisi baru dengan harga yang berpotensi menguntungkan. Kamu menetapkan harga stop di atas harga pasar saat ini. Jika harga naik ke harga stop atau bahkan lebih tinggi, stop order akan terpicu dan menjadi market order, membeli aset yang kamu minati.
    5. Masukkan ‘Limit Price’
      Fitur ‘Limit Price’ mengacu pada harga spesifik yang kamu toleransi saat membeli atau menjual aset. Limit menetapkan batas berapa banyak kamu bersedia membayar atau menerima aset tersebut. Order kamu akan  dipenuhi jika harga turun ke harga limit atau bahkan lebih rendah lagi. Ini memastikan kamu tidak membayar lebih dari yang kamu tolerir.
    6. Masukkan Level  Harga ‘Take Profit’
      Manfaatkan fitur ini untuk mematok level ‘exit’ pada level profit yang kamu inginkan.
    7. Masukkan Level Harga ‘Stop Loss’
      Manfaatkan fitur ini untuk mematok level ‘exit’ saat harga bergerak ke arah yang tidak terduga. ‘Stop Loss’  meminimalisir potensi kerugian jika trading tidak berjalan seperti rencana.
    8. Periksa dan eksekusi ordermu
      Periksa kembali detail (jumlah, jenis order) dan konfirmasikan order dengan klik ‘BUY’ pada panel yang tersedia. Kamu akan menerima dua notifikasi, yakni notifikasi order ‘placed’ yang berarti order kamu sudah dibuat.
    9. Notifikasi order telah dibuat

      Platform akan kembali memberi notifikasi setelah order tersebut berhasil dieksekusi.Setelah dikonfirmasi, platform akan mencoba membeli aset sesuai dengan perintah order yang telah kamu input sebelumnya. Notifikasi akan terbit dari bagian kiri bawah layar saat order placed dan saat order telah dieksekusi

    5.3 Account Manager

    Kamu dapat melacak order yang telah kamu lakukan pada ‘Account Manager’. Segmen ini merinci tiap order berdasarkan tipe, kuantitas, nilai hingga status ordernya. “Positions’ merupakan daftar order yang telah terlaksana. Sedangkan ‘Orders’ menampilkan order yang masih berlangsung. 

    Sebagai informasi, order minimum untuk advanced order yang berlaku pada jenis aset US Stock ialah 1 unit. Sedangkan order minimum untuk advanced order pada aset kripto ialah senilai Rp75.000.



    Sumber : pluang.com