Author: 12

  • Berikut Ini Alasan Banyak Orang Mengoleksi Karya Seni Digital NFT

    Beberapa waktu belakangan ini publik diramaikan oleh kehadiran karya seni digital kripto atau NFT art. Mudahnya, NFT atau Non Fungible Token ini dapat diartikan sebagai sebuah token yang tidak bisa tergantikan maupun dibuat ulang. NFT art sendiri bisa dipahami sebagai karya seni digital yang sudah melalui proses tokenisasi di blockchain dan memiliki kode unik tersendiri yang menandai bahwa karya seni tersebut terjamin keasliannya. 

    Kehadiran NFT art seakan membawa angin segar bagi para seniman yang mengalami kebuntuan karena tak bisa melangsungkan pameran secara langsung dikarenakan pandemi COVID-19. Seiring makin banyaknya seniman yang berpindah haluan untuk tokenisasi karya seni mereka menjadi sebuah NFT art, para kolektor pun turut meramaikan ekosistem ini.

    Alasan NFT Art cocok untuk investasi jangka panjang

    Lantas, apakah yang menyebabkan kolektor pun seakan turut meramaikan ekosistem NFT art? Tentu saja alasan untuk investasi pun diyakini oleh para kolektor selain hanya untuk mengoleksinya. 

    Berikut kami hadirkan beberapa alasan mengapa NFT art cocok digunakan sebagai investasi jangka panjang Anda: 

    1. NFT Art Punya Value yang Tinggi

    Layaknya seperti yang terjadi pada karya seni konvensional, para kolektor tentunya akan memilih sebuah karya yang mereka anggap memiliki value yang tinggi. Nah, hal ini tentunya terjadi pula pada NFT art. Value yang tinggi ini bisa dilihat dari beberapa faktor, misalnya nilai historis atau bisa dari ketenaran kreator yang membuat NFT art tersebut. 

    Mari kita ambil contoh dengan NFT termahal Everydays: The First 500 Days milik “Beeple” Winkelmann seorang seniman digital terkenal. Karena ia sudah memiliki popularitas dan tentunya kredibilitas di kalangannya, tak ayal membuat orang memperebutkan untuk memiliki karyanya. Tak tanggung-tanggung, karya dari Winkelmann ini terjual seharga US$69.3 atau setara Rp 1,009 triliun di rumah lelang seni Christie’s, lho!

    2. Kualitas Karya yang Tidak Diragukan Lagi

    Alasan seorang kolektor dalam memilih karya seni yang ingin dikoleksinya pastinya tak lepas dari kualitas dari karya itu sendiri. Karya yang memiliki value yang tinggi tentunya membutuhkan proses yang panjang dalam pembuatannya. 

    Proses ketika menghasilkan NFT art yang tak mudah inilah yang juga mempengaruhi harga yang ada. Nah, mahalnya harga yang dipengaruhi dari kualitas karya dan value yang ada itulah yang menjadikan NFT art sangat diminati para kolektor. 

    3. Memiliki Potensi di Masa Depan

    Makin banyaknya investor aset kripto tentunya mempengaruhi semakin mahalnya harga-harga dari koin yang ada. Selain itu, ditambah meluasnya adaptasi aset kripto di berbagai lini tentunya menjadikan NFT art memiliki potensi yang baik di masa depan. 

    Mari kita ambil contoh dari NFT pertama “Crypto Kitty”, NFT gambar kucing yang senilai 600 ETH ini menjadi cikal bakal kepopuleran NFT di tahun 2017 silam. Di tahun itu, harga NFT tersebut hanyalah senilai sekitar US$170 ribu. Tak tanggung-tanggung, jika menggunakan rate ETH saat ini harganya mampu mencapai US$ 2,3 juta atau setara hampir 30 miliar! Fantastis, kan

    Cara Mudah Beli Nft Art Di Tokomall untuk Investasi Jangka Panjang

    Kini, Anda tak perlu bersusah payah mencari marketplace terpercaya untuk melihat dan membeli koleksi NFT art dari creators yang ada di Indonesia! TokoMall dari Tokocrypto hadir untuk memudahkan Anda dalam membeli NFT art-nya.

    Caranya mudah, Anda tinggal mengunjungi https://mall.tokoscape.com/  dan klik User pada bar dan halaman Log In akan muncul. Oh iya, sebelumnya pastikan Anda telah mempunyai wallet terlebih dahulu di Metamask. Setelah Anda berhasil menghubungkan wallet milik Anda, maka akan muncul pilihan role dan pilih Kolektor. Isi form profil Anda dan selesaikan registrasi. 

    Setelah berhasil, Anda bisa langsung berselancar untuk melihat-lihat hasil karya dari creators di Indonesia. Yuk, daftarkan diri Anda dan segera koleksi karya seni digital kripto sebagai salah satu sarana investasi Anda sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perbedaan Mengoleksi Seni Konvensional dan Seni Digital NFT

    Pandemi COVID-19 tidak hanya mengubah sektor perekonomian, bidang kesenian pun mengalami perubahan dari segi profil penikmatnya. Dilansir dari Medcom, awalnya kolektor seni didominasi oleh masyarakat yang berusia 60 tahun ke atas. Sedangkan saat pandemi melanda, kolektor seni banyak datang dari kalangan berusia 40 tahun. Tidak hanya itu, pandemi juga memberi kesempatan bagi para kolektor melalui seni digital NFT.

    Beberapa Alasan Orang Mengoleksi Seni

    Pada umumnya, para kolektor memiliki kepentingan yang berbeda-beda dalam mengoleksi karya seni, beberapa di antaranya terangkum dalam dua poin berikut:

    Bisa dibilang poin pertama ini adalah alasan terbanyak dari para kolektor. Punya hobi dalam mengoleksi barang dan seni mampu memberikan kepuasan batin tersendiri. Semasa hidupnya, seseorang memiliki kebutuhan untuk mengekspresikan diri melalui berbagai hal yang disenanginya, salah satunya dengan mengoleksi karya seni dan barang unik.

    Dari segi psikologis dan emosional, kegiatan mengoleksi karya seni dan barang ini mampu memberikan rasa nyaman. Makanya, tidak heran kalau di luar sana banyak para kolektor yang mengoleksi berbagai hal unik, seperti action figure, miniatur, lukisan, hingga barang pecah belah.

    • Melatih Kemampuan Finansial

    Selain bertujuan untuk memberi kepuasan batin, mengoleksi barang dapat melatih kemampuan seseorang dalam mengalokasikan keuangannya.

    Kok bisa?

    Yep. Selain berlandaskan hobi, tidak jarang kolektor menjadikan barang kumpulan mereka sebagai alat investasi. Para kolektor percaya bahwa barang yang dikoleksinya memiliki prospek harga yang sangat baik di masa depan, terlebih untuk barang antik dan barang dengan edisi terbatas (limited edition).

    Sebelum pandemi COVID-19, banyak pameran karya seni yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum maupun kolektor. Akan tetapi, keadaan memaksa para seniman untuk mengubah cara dalam memamerkan karyanya. Salah satu terobosan dalam bidang seni yang menjadi angin segar bagi seniman maupun kolektor adalah hadirnya seni digital NFT.

    Perbedaan Mengoleksi Seni Konvensional dan NFT

    Ketika NFT hadir, banyak kolektor yang memanfaatkan momentum ini untuk menyalurkan hobinya dengan berselancar ke dalam sistem blockchain dan membeli karya seni digital NFT.

    Lantas, apa perbedaan dari mengoleksi karya seni konvensional dengan seni digital NFT?

    Nah, berikut jawaban yang sudah kami siapkan untuk Anda:

    Karya seni konvensional pada umumnya berkarakteristik 2 dimensi dan 3 dimensi. Bentuk fisik karya seni yang dapat digenggam, dibawa, dan diletakan bisa memengaruhi keamanan dan ketahanan karya seni itu sendiri.

    Karya seni konvensional memiliki risiko kerusakan fisik dan pencurian lebih tinggi, terlebih apabila karya seni tersebut memiliki nilai fantastis. 

    Hal ini berbeda dengan NFT, di mana semua karya seni digital NFT disimpan di dalam sistem blockchain yang memiliki standar keamanan tinggi karena setiap transaksi akan tercatat dan terverifikasi oleh semua pengguna dalam blockchain. Selain itu, seni digital pada NFT sudah secara otomatis dilengkapi oleh kode unik, sehingga terjaga keasliannya.

    Banyak kolektor di luar sana yang rela merogoh kocek untuk mengunjungi berbagai pameran seni di luar negeri. Belum lagi pameran seni sering diadakan saat peak season di mana turis banyak berdatangan membuat biaya akomodasi seperti pesawat dan penginapan semakin membengkak.

    Jika berbicara dari segi biaya, seni digital NFT mampu mengikis biaya tambahan seperti akomodasi. Ini dikarenakan Anda bisa membeli dan mengoleksi seni digital NFT yang tersedia dalam marketplace hanya dengan bermodalkan smartphone maupun laptop kesayangan. 

    Pada umumnya sebuah pameran seni berlangsung dengan periode waktu tertentu. Bagi kolektor yang memiliki kesibukan lain tentu menjadi penghambat, karena para kolektor bisa kehilangan kesempatan untuk memiliki karya seni yang bernilai.

    Tentu hal di atas dapat diminimalisir dengan kehadiran seni digital NFT, karena kolektor bisa mengakses marketplace NFT kapanpun dan di manapun selama 24/7. Hal ini bisa menjadi solusi bagi kolektor yang tidak ingin ketinggalan berbagai seni digital NFT yang potensial.

    Melihat beberapa poin di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kehadiran seni digital NFT tidak hanya dapat memberikan solusi bagi kolektor, tetapi juga bagi para seniman dan kreator yang terdampak karena pandemi COVID-19. 

    Bagi Anda yang ingin membeli seni digital NFT, kini Tokocrypto menghadirkan Tokomall yang dapat menjawab kebutuhan para kolektor. Kunjungi https://mall.tokoscape.com/ dan segera dapatkan seni digital NFT favorit Anda!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Solana Meningkat Lebih Dari 400% dalam 2 Bulan Terakhir

    Bagi kamu yang hold Solana pasti sudah banyak sekali profit yang dihasilkan. Solana merupakan salah satu koin kripto yang mengalami kenaikan harga yang cukup cepat. Harga Solana mulai naik pada awal bulan Agustus 2021 dengan harga 34,25 US Dollar pada tanggal 1 Agustus 2021 dan terus meningkat hingga tanggal 20 Agustus 2021 di harga 79 US Dollar. Setelah itu sedikit mengalami koreksi pada tanggal 21 agustus hingga 25 agustus ke harga 69 USD Dollar. 

    Setelah koreksi sekitar 10 US Dollar, harga Solana mengalami peningkatan yang sangat cepat mulai dari tanggal 26 Agustus 2021 hingga tanggal 8 September 2021 ke harga 216 USD Dollar dan mengalami koreksi ke harga 168 USD Dollar pada tanggal 9 September 2021. Koreksi harga berlangsung hingga tanggal 21 September 2021 ke harga 115,8 US Dollar  dan harga Solana kembali meningkat pada hari selanjutnya 29 September 2021 hingga tanggal 3 Oktober 2021 pada harga 177 US Dollar. 

     

    Jika di hitung dari awal bulan Agustus 2021 hingga 3 Okotber 2021 harga Solana meningkat sekitar 410 persen. Pada bulan Oktober ini harga Solana tetap bertahan diatas harga 130 US Dollar. Bagi kamu yang membeli Solana sejak awal Agustus pastinya sudah mendapatkan untuk yang sangat berlimpah. Peningkatan harga Solana yang begitu cepat pastinya sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu seperti project yang berhasil diluncurkan oleh Solana. 

    Baca Juga: Solana, Altcoin Potensial untuk Para Trader dan Investor

    4 Alasan Kenapa Harga Solana Terus Naik

    Banyak sekali faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga kripto, seperti ADA yang naik saat peluncuran Cardano Smart Contract, begitu juga Solana naik karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Berikut ini adalah faktor kenapa harga Solana terus mengalami kenaikan. 

    Solana Terjun Ke NFT

    Degenerate Apes merupakan sebuah terobosan besar pertama Solana ke dalam NFT. Koleksi NFT dengan kera berkostum ini menampilkan banyak ciri mulai dari kera berkostum yang sedang makan sandwich hingga kera yang sedang meniup permen karet yang memiliki tingkat kelangkaan tertentu. 

    Walaupun peluncuran mengalami beberapa masalah teknis seperti tim yang kewalahan menangani jumlah permintaan akan NFT tersebut akan tetapi hal ini bukanlah masalah yang besar. Koleksi NFT 10.000 Degenerate Apes terjual habis dalam waktu kurang dari 10 menit. Volume perdagangan mencapapi lebih dari 600.000 SOL (atau lebih dari 66 juta US Dollar). Penjualan NFT ini semuanya menggunakan SOL yang mana berpengaruh besar terhadap kenaikan harga Solana. 

    Berhasil Meluncurkan Project Wormhole

    Wormhole atau Lubang Cacing mungkin terdengar seperti salah satu bagian yang ada di luar angkasa. Akan tetapi bagi Solana, Wormhole Project merupakan sebuah cara untuk menjembatani jaringan yang berbeda dengan mudah. Sebuah jaringan blockchain tidak dapat bekerja dengan baik satu sama lain, seperti halnya seperti dua penyedia nirkabel yang tidak bisa melakukan komunikasi satu sama lain. 

    Project Wormhole ini dapat memindahkan aset antara Ethereum dan Solana dengan cepat dan murah. Solana juga selanjutnya akan membuat langkah untuk menghubungkan jaringan BSC (Binance Smart Chain) dan Terra (LUNA). 

    Transaksi Tercepat

    Solana merupakan salah satu kripto dengan transaksi tercepat di blockchain saat ini. Solana dapat memproses sekitar 50.000 transaksi dalam waktu satu detik dengan biaya kurang dari 0,01 US Dollar setiap transaksi. Hal ini tidak hanya bersaing dengan kecepatan transaksi pembayaran Visa akan tetapi Solana akan menjadi lebih cepat seiring dengan peningkatan hardware yang memiliki potensi 700.000 transaksi per detiknya. Kecepatan merupakan sebuah hal yang penting, dan sudah menjadi kendala bagi banyak mata uang kripto yang saat ini sedang berkembang. 

    Banyaknya Project Solana

    Sudah ada kurang lebih 400 proyek yang dibangun didalam jaringan Solana, termasuk berbagai aplikasi DeFi (Decentralized finance). Decentralized finance merupakan sebuah istilah yang sangat umum untuk beberapa proyek yang mengeluarkan perantara (seperti bank) dari transaksi keuangan. Sistem keuangan DeFi sangat memungkinkan transaksi antara pembeli, peminjam dan pemberi pinjaman. Sistem DeFi ini sangat mirip seperti bank. 

    Peringkat kapitalisasi pasar Solana saat ini berada di peringkat 7 dengan kapitalisasi pasar sebesar 3 miliar US Dollar dan berada diatas Polkadot. Banyak juga faktor lain yang dapat berpengaruh akan kemungkinan harga Solana meningkat. Pada akhir September juga harga Solana mengalami peningkatan setelah koreksi dari harga 128 USD Dollar dan meningkat ke harga 177 USD dollar pada tanggal 3 Oktober 2021 kemarin. 

    Bagi kamu yang baru mengenal dunia kripto dan ingin memiliki aset kripto kamu dapat melakukan pembelian dan penjualan di Tokocrypto. Tokocrypto sendiri juga memiliki token TKO yang saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar 200 an juta US Dollar. Kamu juga bisa lebih mudah melakukan trading di Tokocrypto dengan menggunakan CryptoHero, yang mana CryptoHero ini merupakan aplikasi bot yang dapat membantu kamu dalam trading kripto. Kamu bisa membeli berbagai aset kripto yang tersedia banyak di market Tokocrypto. Selain itu kamu juga bisa mendapatkan TKO gratis dengan staking TKO di Pancakeswap. 

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Departemen Kehakiman Amerika Serikat Membentuk Tim Penegakan Kripto Nasional

    Pada tanggal 6 Oktober 2021 Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice USA) mengumumkan peluncuran National Cryptocurrency Enforcement Team (NCET) atau dalam bahasa Indonesia berarti Tim Penegakan Mata Uang Kripto Nasional. Tim ini dibentuk untuk untuk menangani penyelidikan atas penyalahgunaan cryptocurrency dan kejahatan yang dilakukan dalam mata uang virtual. 

    Aksi kejahatan yang terjadi di dalam pertukaran mata uang kripto seperti pencucian uang, pencampuran Bitcoin berbasis Darknet Helix agar tidak terlacak dan mengaburkan sumber dana yang sering digunakan dalam transaksi pasar gelap, obat-obatan terlarang, jual beli senjata, malware dan transaksi lainnya yang bersifat kriminal. 

    Baca Juga: Sri Lanka Membentuk Komite Untuk Merancang Kebijakan Mata Uang Kripto

    Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) juga mengatakan bahwa NCET (National Cryptocurrency Enforcement Team) akan fokus menangani kasus seperti transaksi keuangan yang terkait dengan kejahatan, pencucian uang, pencurian yang secara langsung berimplikasi di platform cryptocurrency. 

    NCET sendiri dibentuk untuk memanfaatkan keahlian cyber dan departemen pencucian uang dalam memperkuat kapasitas NCET untuk membongkar entitas keuangan yang mungkin merupakan pelaku kriminal yang menyalahgunakan platform cryptocurrency. Wakil Jaksa Agung Amarika Serikat Lisa Monako juga mengatakan bahwa seiring kemajuan teknologi, Depertemen Kehakiman (DOJ) juga harus berevolusi sehingga kami siap untuk membasmi penyalahgunaan pada platform cryptocurrency dan memastikan kepercayaan pengguna pada sistem cryptocurrency. Langkah Departemen Kehakiman AS ini juga dapat dilihat sebagai indikasi pengakuannya terhadap legitimasi yang lebih luas dari industri kripto secara keseluruhan. 

    Tujuan Dibentuknya Tim Penegakan Kripto Nasional AS

    Departemen Kehakiman AS juga menjelaskan bahwa Tim Penegakan Kripto akan bekerja sama dengan lembaga federal lainnya, seperti Komisi Sekuritas dan Bursa, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas, dan Departemen Keuangan, agar mencapai tujuan sebagai berikut:

    • Menyelidiki dan menuntut kasus terkait cryptocurrency yang mana merupakan bagian utama dari penegakan nasional dalam memerangi penggunaan kripto sebagai alat terlarang. 
    • Mengenmbangkan prioritas strategis untuk investigasi dan penuntutan yang melibatkan cryptocurrency, dengan berkonsultasi bersama USAO (United States Attorneys), komponen Departemen, dan Lembaga Investigasi yang terlibat dalam investigasi cryptocurrency.
    • Mengidentifikasi area untuk meningkatkan fokus investigasi termasuk pencucian uang, skema ransomware, perdagangan manusia, perdagangan narkotika dan lembaga keungan yang bekerja dengan cryptocurrency
    • Membangun dan meningkatkan hubungan dengan AUSA (Association of United States Army) atau Asosiasi Tentara Amerika Serikat yang berfokus pada cryptocurrency dan jaksa, kantor litigasi departemen lain untuk mengejar penyelidikan terkait cryptocurrency. 
    • Mengembangkan dan mempertahankan hubungan dengan lembaga penegak hukum federal, negara bagian, lokal, dan internasional yang menyelidiki dan menuntut kasus cryptocurrency.
    • Melatih dan memberikan saran kepada jaksa federal dan lembaga penegak hukum dalam mengembangkan strategi investigasi dan penuntutan. Pelatihan dan saran tersebut akan mencakup pemberian panduan mengenai surat perintah penggeledahan dan penyitaan, perintah penahanan, tuduhan penyitaan pidana dan perdata, dakwaan, dan pembelaan lainnya.
    • Berkoordinasi dan berbagi informasi dan bukti di antara kantor penegak hukum untuk memaksimalkan efektivitas penyelidikan, penuntutan, dan penyitaan departemen yang melibatkan cryptocurrency.
    • Berkolaborasi dan membangun hubungan dengan sektor swasta yang memiliki keahlian dalam masalah cryptocurrency untuk memajukan misi penegakan hukum.

     

    Pengumuman pembentukan NCET (National Cryptocurrency Enforcement Team) merupakan upaya untuk meningkatkan penegakan hukum terkait dengan mata uang kripto. Pada bulan juni 2021 kemarin Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyita Bitcoin dengan nilai sekitar 2,3 Juta US Dollar setelah terjadi serangan Cyber Crime Ransomware. Pada bulan September 2021 kemarin Departemen Keuangan Amerika Seriakt juga mengeluarkan sanksi pertama kalinya terhadap pertukaran mata uang kripto dikarenakan memberikan fasilitas transaksi keuangan bagi pelaku Cyber Crime Ransomware. 

    Pengaruh Terhadap Perusahaan Industri Kripto

    Dibentuknya tim NCET ini juga merupakan sebuah pengingat untuk perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam industri kripto untuk membenahi berbagai kebutuhan seperti berikut ini:

    • Meninjau dan mempertimbangkan pembaruan program dan protokol
    • Melatih personil dan menerapkan alat pelacakan untuk mengidentifikasi transaksi yang mencurigakan
    • Menerapkan langkah-langkah pemantauan untuk KYC, AML dan Sanksi
    • Memastikan pengajuan pajak dan informasi yang akurat
    • Membuat rencana tindakan dengan membentuk tim triase untuk menangani berbagai pertanyaan dari DOJ (Departemen Kehakiman) dan penegak hukum yang lainnya. 

    Lembaga keuangan dapat mengurangi kekhawatiran regulator dengan memperbarui dan meningkatkan program kepatuhan anti pencucian uang (Anti Money Laundering) berbasis risiko yang ada dan program kepatuhan kejahatan keuangan untuk memasukkan pemantauan dan pelaporan cryptocurrency. Namun, perusahaan baru harus mempertimbangkan untuk menerapkan program protokol kepatuhan AML dan kejahatan keuangan, termasuk pemantauan transaksi.

    Baca Juga: Cara Mudah Memulai Trading Kripto Untuk Pemula

    Perusahaan fintech yang bermitra dengan bank dapat mengandalkan program kepatuhan mitra bank mereka, tetapi perlu bekerja sama dengan bank untuk memastikan infrastruktur kepatuhan yang ada cukup mengatasi risiko yang berkaitan dengan produk dan layanan cryptocurrency yang ditawarkan perusahaan fintech.

    Dengan adanya pembentukan Tim Penegakan Kripto Nasional Amerika Serikat diharapkan dapat membasmi tindakan kejahatan yang sering terjadi didalam pertukaran mata uang kripto, seperti pencucian uang yang kerap terjadi sehingga membuat harga Bitcoin mengalami fluktuasi yang signifikan dan juga transaksi bersifat kriminal lainnya yang merugikan banyak orang. Selain itu diharapkan dapat memberikan citra yang positif terhadap mata uang kripto. 

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sri Lanka Membentuk Komite Untuk Merancang Kebijakan Mata Uang Kripto

    Pemerintah Sri Lanka telah mengumumkan pembentukan komite untuk merancang kebijakan mata uang digital, blockchain dan kripto di negaranya. Komite ini dibentuk untuk mempelajari bagaimana aturan dan kebijakan terkait mata uang digital di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Uni Eropa, Uni Emirat Arab dan Filipina. Komite ini pertama kali diusulkan oleh Namal Rajapaksa salah satu anggota kabinet Sri Lanka. 

    Komite ini juga akan memeriksa undang-undang dan peraturan yang berkaitan dengan anti pencucian uang, pendanaan terorisme, kegiatan kriminal, dan kebijakan yang berkaitan. Anggota dari komite ini berasal dari lembaga fintech termasuk Sujeewa Mudalige dari PricewaterhouseCoopers dan Sandun Hapugoda dari Mastercard serta perwakilan dari Bank Sentral Sri Lanka dan Bursa Efek Kolombo. 

    Baca Juga: Mengenal Siapa Itu Leonardo Pisano Fibonacci

    Menurut laporan terbaru dari perusahaan analisis blockchain Chainalysis, Asia Tengah dan Tenggara telah muncul sebagai salah satu pengadopsi kripto tercepat di dunia. Sri Lanka, negara kepulauan di selatan India, telah tertinggal di belakang negara-negara Asia lainnya dalam hal adopsi cryptocurrency. 

    Untuk saat ini Sri Lanka hanya memiliki satu perusahaan saja yang menerima cryptocurrency sebaga alat pembayaran. Salah satu perusahaan toko online Kapruka.com akan menjadi kedua setelah Kapruka.com mengumumkan bahwa mereka akan mengadopsi Cryptocurrency sebagai alat pembayaran di toko online mereka. 

    Banyak juga para ahli yang mewakili lembaga pemerintahan dan perusahaan swasta akan membantu Sri Lanka dalam menyusun kebijakan, aturan, dan peraturan agar Sri Lanka lebih memungkinkan untuk menarik investasi ke dalam sektor perbankan digital dan teknologi blockchain. Selain itu juga agar menciptakan kondisi untuk perusahaan pertambangan kripto di Negara Sri Lanka. 

    GemPay, Alat Pembayaran Bitcoin Pertama Di Sri Lanka

    Setelah munculnya komite yang akan mengatur kebijakan terkait dengan Cryptocurrency di Sri Lanka. Salah satu perusahaan di Sri Lanka, GemVault Fintech (PVT) Ltd. meluncurkan aplikasi bernama GemPay dengan tujuan agar pedagang dapat menerima Bitcoin dan kripto yang lain sebagai alat pembayaran toko online dan toko ritel para pedagang di Sri Lanka.  

    GemPay memungkinkan para pedagang untuk menerima pembayaran Bitcoin dan kripto yang lain dengan aman tanpa harus mempelajari pengetahuan teknis di balik jaringan blockchain atau khawatir tentang fluktuasi harga yang cepat di pasar kripto. GemPay menangani seluruh transaksi dan hanya memasukkan pedagang dalam Rupee Sri Lanka (LKR) ke rekening bank lokal mereka seperti pembayaran kartu kredit/debit. 

    GemPay juga memiliki potensi untuk menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Sri Lanka. Karena pasar pariwisata global saat ini sudah sangat umum menggunakan crypto sebagai alat pembayaran liburan. Dalam fase uji coba GemPay awalnya hanya menerima Bitcoin, Ethereum dan USDT (ERC-20) serta akan ada penambahan kripto lainnya dalam waktu dekat. 

    Baca Juga: Kabar Baik, Bitcoin Kembali Bangkit Ke 60.000 USD Setelah 6 Bulan Terpuruk

    Kondisi Perekonomian Sri Lanka

    Krisis COVID-19 memberikan dampak yang mendalam dan tahan lama pada kesejahteraan Sri Lanka. Ekonomi berkontraksi sebesar 3,6 persen pada 2020 di tengah kondisi saat negara berusaha mengendalikan penyebaran virus. Penerimaan yang rendah dikarenakan stimulus fiskal pra pandemi, dampak pasca pandemi terhadap kegiatan ekonomi, dan peningkatan pengeluaran memperluas defisit fiskal serta peningkatan utang. 

    Negara tersebut telah berjuang untuk menahan penyebaran virus pada tahun 2021 karena varian Delta telah menyebar dengan cepat sejak bulan Juni. Pemerintah Sri Lanka memfokuskan pada proses vaksinasi yang cepat. Sudah sekitar 50 persen dari populasi rakyat Sri Lanka telah divaksinasi penuh pada pertengahan September kemarin.

    Perekonomian sudah menunjukkan tanda-tanda pelemahan sebelum pandemi COVID-19. Pertumbuhan rata-rata hanya 3,1 persen antara 2017 dan 2019. Reformasi struktural untuk menggeser model pertumbuhan menuju partisipasi sektor swasta yang lebih luas, orientasi ekspor, dan integrasi ke dalam rantai nilai global berjalan lambat. Selain itu, aktivitas ekonomi juga terganggu oleh guncangan makro ekonomi yang sering terjadi, termasuk dari krisis politik pada 2018 dan serangan Minggu Paskah pada 2019. Sri Lanka sangat rentan terhadap sentimen pasar keuangan global karena profil pembayaran utangnya membutuhkan akses yang sering ke pasar keuangan.

    Neraca fiskal memburuk dalam empat bulan pertama tahun 2021. Peningkatan pengeluaran (karena pembayaran bunga yang lebih tinggi dan pembayaran gaji yang lebih tinggi) mengimbangi peningkatan marjinal dalam pengumpulan pendapatan, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Bank Sentral dan perbankan masing-masing membiayai 38,7 persen dan 41,4 persen pembiayaan defisit anggaran, sedangkan sisanya dibiayai oleh nonbank dalam negeri dan sumber luar negeri. 

    Dengan mulainya perdagangan kripto di Sri Lanka diharapkan dapat mengubah pola ekonomi perdagangan lama yang berbasis otoritas negara menjadi otoritas pasar dan komunitas. Dapat menciptakan perdagangan produk digital. Selain itu transaksi berbasis blockchain juga termasuk transaksi yang aman dan cepat. Dengan hal ini maka perekonomian Sri Lanka diharapkan dapat tumbuh menjadi lebih baik. 

    Adanya pionir yang mulai berkembang dan menggunakan basis kripto di Sri Lanka seperti Kapruka.com sebagai toko online yang akan menerapkan kripto untuk alat transaksi pembayaran dan GemPay yang merupakan alat pembayaran bitcoin pertama dari Sri Lanka dapat mengubah pola ekonomi menjadi semakin modern dan berbasis teknologi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Alasan Investor Baru Pilih ADA Daripada Bitcoin dan Ethereum

    Trader dan analis Crypto popular, Alex Krüger, baru-baru ini menulis sebuah komentar di laman Twitter pribadinya mengenai alasan aset Cardano (ADA) yang mungkin menjadi aset paling dicari para investor baru.

    Alex Krüger juga menghubungkan popularitas Cardano dengan podcast. Meskipun ada banyak podcast kripto yang populer, Krüger lebih merujuk pada podcast yang dipandu oleh Charles Hoskinson.

    Krüger mengakui taktik jitu ala Hoskinson selaku salah satu pendiri dan CEO IOHK, perusahaan di belakang Cardano, memang pintar mempromosikan asetnya melalui media sosial.

    Sementara pencipta Bitcoin saja dirahasiakan identitasnya.

    Hoskinson sendiri diketahui cukup aktif di platform media sosial. Di laman pribadinya, ia menjelaskan konsep yang mencakup proposal pembaruan Cardano, tantangan kripto global, serta melakukan sesi AMA reguler atau ‘ask me anything‘.

    Dengan kata lain, investor pemula yang baru ingin coba-coba investasi akan lebih yakin untuk membeli ADA sebagai pilihannya karena sang CEO yang rutin memberikan update dan kejelasan tentang aset mereka.

    Baca JugaAnalisis Teknikal Menunjukkan Cardano Segera Ungguli Bitcoin

    Namun selain faktor external tersebut, sebenarnya apa sih yang membuat Cardano menjadi naik daun?

    Cardano Memiliki Banyak Pembaharuan

    Cardano berada di bagian depan soal pemutakhiran dan pembaharuan.

    Komunitas mereka merilis pembaruan statusnear-term pada 8 Oktober. Disebutkan bahwa tim sedang mengerjakan pemutakhiran dan pemeliharaan tersebut bersama dengan beberapa penerapan ERC20 lagi.

    Namun sebelum itu, Cardano telah resmi merilis smart contract miliknya pada tanggal 12 September 2021, dan menyiptakan stablecoin yang akan diterbitkan oleh COTI. Koin stabil tersebut bernama Djed.

    Sang pemilik juga telah mencatat bahwa untuk peningkatan desentralisasi. Mereka telah memperbarui dependensi node milik Cardano yang diikuti dengan menerapkan kembali modal konfirmasi transaksi.

    Selain itu, tim Cardano sedang meninjau beberapa testnet seperti Daedalus testnet v.4.3.2 dan berfokus pada debugging (proses menghapus bug di dalam code). Guna men-support peningkatan lainnya.

    Baca jugaPentingnya Strategi Fibonacci Dalam Trading Crypto

    Pandangan Positif Yang Dibangun

    Menurut laporan terbaru dari Grayscale Investments, mereka memperkirakan bahwa jaringan Cardano kerap kali menunjukkan tren fundamental yang positif.

    Lebih lanjut dalam waktu dekat, laporan tersebut menyatakan bahwa peluncuran Dapp, NFT, dan token baru dapat menyebabkan pemegang ADA mengalihkan alokasi mereka ke aset ini.

    Sementara itu, jaringan apapun memang tidak pernah lepas dari ancaman persaingan.

    Laporan tersebut menyebutkan bahwa pesaing terbesar ADA adalah blockchain Layer 1 dengan kemampuan smart contract yang juga dimiliki Ethereum, Solana, Internet Computer Protocol, Avalanche, dan lainnya.

    Namun perlu dicatat, bahwa Cardano Foundation baru-baru ini mengumumkan beberapa kemitraan strategis dengan nama-nama seperti COTI, Chainlink, Rival, dll. di Cardano Summit 2021.

    Kemitraan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan adopsi dan penggunaan jaringan Cardano dalam beberapa hari mendatang.

    “Mitra ekosistem baru kami mencakup berbagai tantangan dan peluang di garis depan masyarakat global saat ini, termasuk perubahan iklim, NFT, keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan identitas digital, dan mereka akan memainkan peran penting dalam membantu kami mewujudkan visi kami. ” Ungkap Frederik Gregaard, CEO Cardano Foundation.

    Terlepas dari momentum perkembangannya, akhir bulan lalu memanglah bukan waktu yang tepat bagi Cardano.

    Karena rata-rata jumlah transaksi besar secara on-chain telah menunjukkan penurunan yang tajam.

    Laporan arus dana mingguan CoinShares, untuk periode hingga 1 Oktober, menunjukkan bahwa Cardano hanya menerima $1,1 juta dalam arus masuk modal.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Siapa Itu Leonardo Pisano Fibonacci

    Fibonacci juga dikenal sebagai Leonardo Pisano atau Leonardo dari Pisa, Italia. Memiliki nama asli Leonardo Fibonacci yang merupakan seorang matematikawan dari Italia. Fibonacci memperkenalkan kepada dunia tentang konsep matematika yang sangat luas. Konsep matematika yang Fibonacci perkenalkan antara lainnya seperti penomoran arab, konsep akar kuadrat, pengurutan angkan dan bahkan masalah kata matematika. 

    Kehidupan dan Pendidikan

    Fibonacci lahir di Italia, akan tetapi Fibonacci menjalani pendidikannya di Afrika Utara, hal ini dikarenakan ayah Fibonacci yang bernama Guilielmo merupakan seorang diplomat di Afrika Utara. Pekerjaan ayahnya yaitu mewakili para saudagar Pisa yang sedang berdagang di Bugia, Afrika Utara. Saat ini daerah Bugia dikenal sebagai Bejaia salah satu kota di negara Algeria. 

    Fibonacci mendalami matematika di Bugia, serta sering melakukan perjalanan dengan ayahnya di berbagai negara, yang mana mendapatkan banyak keuntungan dari sistem matematika negara-negara yang mereka kunjungi.  

    Fibonacci mulai mengakhiri perjalanannya sekitar tahun 1200 an dan kembali ke kampung halamannya Pisa, Italia. Di Kota Pisa Fibonacci mulai menulis beberapa teks penting yang sangat berperan dalam menghidupkan kembali keterampilan matematika kuno, dia juga membuat kontribusi yang sangat signifikan. 

    Kaisar Romawi Frederick II mengetahui pekerjaan Fibonacci melalui para cendekiawan di istananya yang sudah berkorespondensi dengan Fibonacci saat Kembali ke pisa sekitar tahun 1200 an. Para cendekiawan ini antara lainnya Michael Scotus yang merupakan astrolog istana, kemudian Theodorus Physicus sang filsuf istana dan Dominicus Hispanus yang menyarankan Kaisar Romawi Frederick II untuk bertemu dengan Fibonacci dan keduanya bertemu di Pisa sekitar tahun 1225.Selain itu Fibonacci juga mendapatkan penghormatan yang diberikan oleh Republik Pisa karena memberikan nasihat kepada kota dan warganya tentang permasalahan akuntansi. 

    Baca Juga : Pentingnya Strategi Fibonacci Dalam Trading Crypto

    Kontribusi Di Dunia Matematika

    Fibonacci dikenal sebagai salah satu matematikawan yang sangat berbakat pada abad pertengahan. Hanya saja sedikit orang yang mengetahui bahwa Fibonacci lah yang memberikan kepada dunia tentang system angka decimal (system penomoran Hindu Arab) yang juga menggantikan sistem angka Romawi yang mana tidak memiliki angka nol dan juga tidak memiliki nilai tempat.  

    Bahwa saat menggunakan sistem angka Romawi sangat memerlukan sempoa. Maka tidak ada keraguan lagi bahwa Fibonacci melihat keunggalan yang dimiliki sistem angka Hindu Arab atas angka Romawi. 

    Liber Abaci

    Liber Abaci merupakan salah satu karya Fibonacci yang diterbitkan pada tahun 1202. Buku ini memberikan kontribusi pada dunia dalam sistem penomoran saat ini. Judul buku ini diterjemahkan sebagai “The Book of Calculation”. Ada sebuah kutipan di dalam buku Liber Abaci yaitu : 

    “Seseorang menempatkan sepasang kelinci di suatu tempat yang semua sisinya dikelilingi oleh dinding. Berapa banyak pasang kelinci yang dapat dihasilkan dari pasangan itu dalam setahun jika diandaikan setiap bulan setiap pasangan menghasilkan pasangan baru, yang mana dari bulan kedua menjadi produktif?”

    Tulisan tersebut membawa Fibonacci memperkenalkan Angka Fibonacci dan Deret Fibonacci yang kita kenal sekarang. Urutan angka Fibonacci yaitu 1,1,2,3,5,8,13,21,34,55, dan seterusnya. Urutan angka ini menunjukan bahwa setiap hasil angka berikutnya merupakan hasil dari penjumlahan dua angka sebelumnya. 

    Deret Fibonacci juga dikenal sebagai angka alam karena memiliki kesesuaian dengan komposisi tubuh manusia, sebagai kiblat arsitektur dan seni, dan juga dapat merumuskan pusat dunia. 

    Deret angka ini juga masih menjadi perdebatan dibanyak kalangan ilmuwan. Walaupun sudah banyak fakta bahwa yang dibuktikan oleh deret Fibonacci sebagai golden ratio (rasio emas), akan tetapi selalu ada orang yang tetap skeptis terkait fakta-fakta yang dihasilkan dari angka fibonacci dan menganggap bahwa segala keseuaian itu hanya dibuat-buat dan nilai estetika yang dihasilkan hanya sebuah ilusi belaka. 

    Selain Liber Abaci, Fibonacci juga menulis karya seperti Practica Geometriae atau bisa diterjemahkan sebagai Praktek Geometri yang mana karya ini diterbitkan sekitar tahun 1220an. Karya Practica Geometriae dibuka dengan sebuah surat yang didedikasikan untuk Domenico Ispano, seorang tokoh penting di istana Frederick II. Surat itu diikuti dengan pengantar yang mencantumkan beberapa definisi yang diambil dari Elemen Euclid yang menggambarkan satuan pengukuran yang berlaku di Pisa pada waktu itu.

    Ada juga karya lainnya seperti Filos yang terbit tahun 1225, Quadratorum (Kitab Bilangan Persegi) terbit sekitar tahun 1225 dan beberapa karyanya yang hilang seperti Di Minor Guisa yang berisi tentang aritmatika komersial dan Commentary on Book X of Euclid’s Elements. 

    Baca Juga : 4 Kategori Unik di NFT Marketplace TokoMall yang Wajib Kamu Cek!

    Penggunaan Fibonacci Di Dunia Kripto

    Deret angka Fibonacci juga bermanfaat di dunia perdagangan kripto karena digunakan sebagai salah satu alat untuk melihat tingkat support dan resisten harga. Banyak trader kripto yang menggunakan indikator Fibonacci untuk menyusun strategi untuk membeli dan menjual aset kripto. 

    Alat Fibonacci Retracement digunakan untuk mengetahui trend harga yang sedang berlangsung, melihat swing high dan swing low harga, Pada saat uptrend dan downtrend dengan menggunakan alat Fibonacci Retracement maka akan memunculkan garis level Fibonacci yang bisa menjadi acuan para trader untuk melakukan order buy maupun sell. Urutan deret Fibonaci sangat penting karena urutan ini merupakan rasio emas, rasio emas dari deret Fibonacci diyakini dapat memberikan petunjuk kearah mana pasar akan bergerak.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kabar Baik, Bitcoin Kembali Bangkit Ke 60.000 USD Setelah 6 Bulan Terpuruk

    Sejak bulan April 2021 harga bitcoin mencapai ATH nya di harga 64.895 US Dollar. Setelah ATH tersebut harga Bitcoin mengalami penurunan yang cukup signifikan dengan range harga sebesar 50 % dari 64.000 turun hingga 30.000 US Dollar pada tanggal 19 Juli 2021. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pelarangan penambangan Bitcoin di China, hancurnya harga token Titan serta faktor pengaruh lainnya. 

    Ada juga faktor lain yang sangat mempengaruhi jatuhnya harga Bitcoin antara lainnya yaitu seperti cuitan Elon Musk setelah acara SNL (Saturday Night Live) dan juga tentang penggunaan energi penambangan Bitcoin yang dikhawatirkan oleh Elon Musk. 

    Setelah tanggal 19 Juli 2021 harga Bitcoin mulai bangkit menuju ke harga 40.000 US Dollar pada akhir Juli 2021. Pada awal Agustus 2021 harga bitcoin hanya mengalami sedikit koreksi ke harga 37.500 US Dollar. 

    Setelah koreksi, harga mengalami trend kenaikan hingga harga 52.800 US Dollar pada tanggal 9 September 2021. Setelah mencapai harga 50.000 US Dollar harga Bitcoin mengalami koreksi sebesar 25 persen ke harga 39.500 an US Dollar dan setelah koreksi mengalami kenaikan mulai tanggal 29 September 2021 dari harga 40.000 US Dollar menuju ke harga 62.000 US Dollar pada tanggal 15 Oktober 2021 kemarin. 

    Faktor Kenaikan Harga BTC

    Banyak sekali faktor yang mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin akhir-akhir ini, salah satunya yaitu ETF Bitcoin. ETF (Exchane-trade Fund) Bitcoin  merupakan sebuah sarana untuk investasi layaknya saham yang bergerak berdasarkan nilai aset dasar. ETF dapat membuat calon investor untuk masuk kedalam pasar tanpa ada resiko pada saat membeli aset tersebut. 

    Adanya ETF, dapat memungkinkan kenaikan harga yang cukup signifikan karena minimnya risiko saat melakukan investasi. ETF sendiri memiliki beberapa keunggulan antara lainnya yaitu kemudahan diversifikasi, lebih likuid dan fleksibel, dan pastinya lebih transparan. 

    Selain itu ada beberapa faktor lain seperti penerapan regulasi kripto di beberapa negara seperti Sri Lanka yang mulai membentuk komite untuk mengatur kebijakan keuangan digital, dan Ukraina yang telah mengesahkan kripto sebagai komoditas di Ukraina dan akhir-akhir ini Vladimir Putin (Presiden Rusia) mulai membicarakan tentang kripto. Pengaruh kebijakan suatu negara terhadap harga kripto sangatlah sensitif, hal ini karena kripto sendiri merupakan sebuah aset yang terdesentralisasi dan lebih transparan dalam hal transaksi dan juga termasuk mata uang digital yang aman dan cepat. 

    Selain regulasi kebijakan, faktor lain yang mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin yaitu semakin bertambahnya penambang Bitcoin. El Salvador membeli 200 Bitcoin sehingga sangat berpengaruh terhadap sentimen positif tentang Bitcoin. Adopsi besar-besaran bitcoin di El Salvador menurut presiden El Salvador, Nayib Bukele bahwa penerapan mata uang kripto di negaranya sudah berhasil secara optimal. Hal ini dapat memungkinkan negara lain untuk mengadopsi kripto sebagai mata uang. 

    Tips Trading Kripto

    Setelah mengetahui kabar baik tentang Bitcoin, maka berikut ini adalah beberapa tips dari kami untuk kamu yang baru pertama kali trading kripto di Tokocrypto. 

    1. Siapkan Strategi Dagang

    Bagi kamu yang baru saja terjun ke dunia perdagangan kripto alangkah baiknya kamu mempersiapkan strategi yang matang sebelum mulai membeli dan menjual. Banyak strategi yang bisa kamu terapkan seperti Strategi Fibonacci, Strategi RSI dan Bollinger Band yang bisa kamu gunakan untuk menentukan peluang perdagangan kripto. 

    Banyak sekali fitur fitur yang bisa kamu manfaatkan di aplikasi Tokocrypto seperti indikator EMA, MA dan Bollinger Band. Selain itu ada juga fitur lainnya seperti MACD dan RSI untuk mengetahui tingkat fluktuasi dan volume perdagangan. 

    2. Mengelola Risiko

    Kamu juga harus bisa mengelola risiko saat melakukan pembelian kripto. Banyak sekali trader yang terjebak FOMO atau yang sering kita sebut beli di pucuk. Hal ini membuat kamu harus menunggu agar harga berada diatas harga waktu kamu beli atau banyak trader juga yang sering cutloss (jual rugi), tentunya hal ini sangat tidak diinginkan. 

    Maka dari itu dalam mengelola risiko kamu harus mengetahui terlebih dahulu karakteristik jenis koin atau token yang kamu beli. Dengan mengetahui karakteristik koin kamu dapat mengetahui peluang kedepannya. 

    3. Diversifikasi Portofolio Anda

    Tidak ada gunanya jika kamu berinvestasi ke banyak kripto, karena jika kamu berinvestasi ke banyak kripto maka risiko yang akan kamu tanggung juga semakin tinggi. Walaupun terkesan bagus dan menguntungkan tapi alangkah baiknya kamu berinvestasi pada kripto yang memiliki fundamental yang berkualitas. Kamu juga harus bisa mengelola keuangan kamu pada setiap kripto yang kamu investasikan. 

    4. Berinvestasi Jangka Panjang

    Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, lebih baik kamu berinvestasi dalam kripto untuk jangka panjang. Kripto memiliki harga yang fluktuatif, akan tetapi jika kamu memilih berinvestasi pada kripto yang memiliki fundamental yang bagus lebih baik kamu berinvestasi secara jangka panjang dengan jangka waktu sekitar satu tahun hingga dua tahun. Seperti saat ini harga Bitcoin dari tahun 2019 hingga 2021 mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan. Jadi jika kamu berinvestasi jangka panjang kamu bisa mendapatkan untung berkali-kali lipat.  

    5. Penggunaan Bot

    Buat kamu nih yang sering mengaami Fomo, alangkah baiknya kamu menggunakan bot untuk membantu kamu dalam menjalankan perdagangan kripto. Tokocrypto saat ini juga sudah bekerjasama dengan CryptoHero, yang mana CryptoHero merupakan aplikasi bot yang dapat mempermudah trading kripto. 

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Intip Fitur Twitter Terbaru, Bisa Beri Tip Pakai Bitcoin!

    Masa ini, aset kripto Bitcoin masih terus menjadi pilihan banyak investor dan juga trader. Melihat popularitasnya yang tidak pernah padam, Twitter ikut melibatkan Bitcoin dalam fitur terbarunya yang dirilis dalam beberapa waktu lalu. Dengan fitur Twitter terbaru ini, pengguna dapat memberi tip dalam bentuk uang dan juga Bitcoin, lho. Penasaran? Simak selengkapnya berikut ini!

    Twitter, Sumber Informasi Seputar Cryptocurrency

    Bagi dunia blockchain dan cryptocurrency, Twitter berperan penting sebagai wadah bagi investor dan trader untuk saling bertukar informasi. Mulai dari berita, promosi, hingga event seputar kripto tersedia di Twitter. Dari sana, Twitter jadi melahirkan banyak influencer kripto yang memegang andil dalam naik dan turunnya harga suatu proyek kripto, nih.

    Salah satu influencer yang sudah pasti dikenal luas oleh masyarakat dan pegiat kripto adalah CEO Tesla, Elon Musk. Beberapa kali cuitan yang berkaitan dengan aset kripto miliknya selalu menuai fenomena, baik membuat harga koin menjadi naik hingga menjadi turun drastis. Hal tersebut lebih dikenal dengan istilah “penggorengan” proyek cryptocurrency.

    Dikutip dari Entrepreneur dan CoinGecko, baru-baru ini harga memecoin Shiba Inu (SHIB) meningkat 220% setelah Elon Musk membagikan foto anjing peliharaan berjenis Shiba Inu di akun Twitter miliknya pada 4 Oktober 2021 lalu. Selain berdampak pada harga SHIB, fenomena ini juga berdampak pada harga Dogecoin (DOGE) yang ikut meningkat sebesar 32% dalam seminggu terakhir, lho.

    Terdapat pula influencer kripto lain yang tidak kalah berpengaruh dan profesional dalam memberikan tips seputar investasi dan trading, serta prediksi harga aset kripto yang akan terjadi. Di antaranya yaitu CEO Twitter Jack Dorsey, Andreas Antonopoulos, WhalePanda, dan masih banyak lagi.

    Fitur Twitter “Tips” untuk Beri Tip Antar Pengguna

    Pada 23 September 2021 lalu, Twitter mengumumkan melalui blog pada situs resminya bahwa mereka telah meluncurkan sebuah fitur baru yang diberi nama “Tips” dan dapat digunakan oleh seluruh pengguna Twitter. Sesuai namanya, fitur ini berguna untuk memberikan tip antar pengguna. 

    Melalui fitur ini, Twitter ingin mempermudah proses pemberian tip sebagai bentuk dukungan dan bantuan seorang pengguna terhadap pengguna lainnya, seperti content creator hingga akun bisnis. Dalam pemberian tip, Twitter juga tidak mengambil untung sehingga hanya menyesuaikan dengan protokol platform pihak ketiga saja.

    Fitur Tips ini terletak pada bagian profil pengguna yang kemudian disambungkan dengan rekening pengguna pada platform pembayaran pihak ketiga. Saat ini, baru tersedia sembilan platform pembayaran yang di antaranya adalah Venmo, Bandcamp, GoFundMe, dan beberapa platform lainnya.

    Nah, keunikan dari fitur Tips ini, pengguna tidak hanya bisa menggunakan uang fiat sebagai pembayaran, tetapi juga bisa menggunakan Bitcoin. Bekerja sama dengan sebuah platform bernama Strike, aplikasi yang dibentuk dalam Bitcoin Lighting Network, Twitter memungkinkan para penggunanya untuk saling mengirim dan menerima tip berupa Bitcoin. 

    Hal ini tentu membuat keberadaan Bitcoin dan cryptocurrency secara umum menjadi lebih dekat dengan masyarakat awam. Selain dengan menjadikan Bitcoin sebagai salah satu aset dalam pemberian tip, Twitter juga berencana mendukung autentikasi NFT yang memungkinkan pengguna untuk menyambungkan akun Twitter ke wallet kripto masing-masing.

    Cara Kerja Fitur Tips pada Twitter

    Dalam menggunakan fitur Tips, para kreator yang ingin menerima tip dapat memunculkan ikon uang pada profil mereka dengan memilih menu Edit Profile yang terdapat pada profil akun mereka. Setelah itu, mereka dapat memilih Allow Tips dan memasukkan username atau nomor akun pembayaran yang dimiliki, sesuai dengan platform pembayaran yang dipilih.

    Di sisi lain, para pengguna yang ingin memberikan tip juga bisa langsung menekan ikon uang yang terdapat pada profil akun kreator yang ingin diberi dukungan. Selanjutnya, pengguna akan disambungkan ke platform pembayaran yang sesuai, termasuk platform Strike. Dengan Strike, pengguna dapat memilih ingin memberi tip dalam satuan Bitcoin atau Satoshi (Sats).

    Para kreator yang membuka dukungan tip berupa Bitcoin juga akan menyantumkan address dari wallet Bitcoin yang ia miliki. Dengan begitu, jika Anda tidak memiliki platform Strike, Anda masih bisa menyalin address wallet Bitcoin tersebut ke platform yang Anda miliki untuk selanjutnya langsung memberi tip untuk kreator favorit Anda di Twitter. Saat seseorang memperoleh sejumlah tip, Twitter akan mengirimkan pemberitahuan lewat notifikasi.

    Oh, iya, saat ini fitur Tips dengan Bitcoin yang difasilitasi oleh platform Strike baru bisa diakses oleh negara El Salvador dan sebagian besar negara bagian Amerika Serikat, ya. Fitur ini juga baru tersedia di iOS saja, dan akan tersedia bagi Android dalam beberapa waktu ke depan. Selain itu, pastikan Anda sudah berusia 18 tahun ke atas saat akan menggunakan fitur ini.

    Ternyata, fitur Twitter terbaru mampu membawa Bitcoin dan cryptocurrency lebih dekat dengan kehidupan kita. Nah, untuk mengetahui informasi lain mengenai berita, tips and trick, dan segala hal seputar Bitcoin dan aset kripto lainnya yang tak kalah menguntungkan, kunjungi website Tokonews sekarang!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Aset Kripto yang Berpotensi untuk Investasi di Masa Pandemi

    Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga sekarang membuat semua aspek kehidupan berubah. Salah satunya kini banyak orang yang sudah memulai investasi. Belajar dari situasi yang tidak pasti, investasi di masa pandemi menjadi salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk memiliki aset safe haven lainnya. 

    Aset Kripto Diminati di Masa Pandemi

    Dilansir dari Antara News, investor kripto di Indonesia selama pandemi COVID-19 mengalami peningkatan yang amat pesat, khususnya di tahun 2021 ini. Jumlahnya mencapai 8,2 juta investor dan total nilai transaksi menyentuh angka Rp 370 triliun. Ternyata hal ini juga tak hanya terjadi di Indonesia saja, lho! Meningkatnya minat investasi kripto juga terjadi di berbagai belahan dunia. Adapun rata-rata volume perdagangan yang terjadi per harinya mencapai US$109.

    Bagi Anda yang ingin memulai investasi aset kripto di masa pandemi ini, yuk, simak aset kripto mana saja yang bisa Anda pilih!

    4 Aset Kripto yang Meningkat saat Pandemi

    Berikut beberapa aset kripto yang tengah meningkat di masa pandemi dan bisa Anda jadikan investasi di bulan Oktober 2021 ini:

    Aset kripto pertama yang bisa Anda pilih untuk berinvestasi adalah Bitcoin karena ia memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$821 miliar. Bitcoin sendiri pertama kali oleh Satoshi Nakamoto dan diperkenalkan di tahun 2009 dengan harga awal hanya kurang dari US$1. Namun, karena jumlahnya yang terbatas yaitu hanya ada 21 juta koin di dunia membuat harga Bitcoin menjadi terus melonjak. 

    Kini per 30 September 2021, harga satu Bitcoin mampu menyentuh lebih dari US$43.000. Padahal jika kita melihatnya lima tahun yang lalu, harga satu Bitcoin hanya sekitar US$500. Dengan begitu, kini harga Bitcoin bertumbuh hingga 8.600%. 

    Selanjutnya yang menjadi primadona tak lain adalah Ethereum dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$353 miliar. Sama seperti aset kripto lainnya, Ethereum pun juga berjalan di suatu sistem yang bernama blockchain. Alasan lain yang menjadikan Ethereum ini memiliki potensi karena hadirnya NFT atau Non Fungible Token yang berjalan di atas blockchain Ethereum. 

    Nah, Ethereum ini turut mengalami pertumbuhan yang luar biasa, lho! Dengan waktu lima tahun, harganya naik lebih dari 27.000% dari US$11 menjadi US$3.000.

    Selanjutnya ada Tether dengan nilai kapitalisasi pasar lebih dari US$ 68 miliar. Tether sendiri diciptakan oleh Jan Ludovicus van der Velde dan berjalan di blockchain Bitcoin dengan Protokol Layer Omni. Tether merupakan stablecoin, yang berarti nilainya didukung oleh mata uang fiat, yakni Dollar AS.

    Dengan demikian, Tether hadir dengan nilai yang lebih konsisten dibandingkan dengan aset kripto lainnya. Makanya hal inilah yang menjadikan Tether disukai oleh para investor yang waspada dengan volatilitas ekstrim yang terjadi pada koin lain.

    Terakhir, Cardano dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$67 miliar menjadi pilihan aset kripto yang bisa Anda pilih. Cardano dirilis pada tahun 2015 dan tergolong ke dalam generasi ketiga aset kripto, sehingga ia digadang-gadang menjadi aset kripto termutakhir saat ini. 

    Adapun pertumbuhan yang dimiliki oleh token Cardano ini relatif sederhana dibanding dengan aset kripto lainnya. Setidaknya pada 20 September 2021 harga Cardano berada di US$2.10 dan memiliki peningkatan harga lebih dari 10.500% dibandingkan 5 tahun lalu yang hanya memiliki harga US$0.02.

    Jadi, gimana? Apakah Anda sudah menetapkan aset kripto mana yang akan dijadikan investasi di masa pandemi ini? Namun, satu yang tetap harus digarisbawahi adalah investasi harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda sendiri. Yuk, daftarkan diri Anda dan selesaikan KYC Anda segera di www.tokocrypto.com!



    Sumber : news.tokocrypto.com