Author: 13

  • XRP Nyaris Tembus US$2! Arus Dana ETF Terus Mengalir, Sinyal Bangkit?

    Ripple (XRP) bergerak di dekat level psikologis US$2,00 pada perdagangan Senin (15/12/2025), di tengah pemulihan terbatas pasar kripto global. Meski masih berada di bawah level kunci tersebut, arus masuk dana ke Exchange Traded Fund (ETF) berbasis XRP yang berkelanjutan menjadi sorotan utama pasar.

    Berdasarkan data terbaru, ETF XRP yang terdaftar di Amerika Serikat mencatat arus masuk selama 20 hari berturut-turut. Pada Jumat lalu, dana segar yang masuk mencapai sekitar US$20 juta. ETF XRPZ milik Franklin Templeton memimpin dengan arus masuk sebesar US$8,7 juta, disusul ETF XRP dari Bitwise hampir US$8 juta, serta XRPC dari Canary Capital sebesar US$3,6 juta.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 3 Fakta Penting di Balik XRP yang Turun ke $2, Investor Wajib Tahu

    Total Arus ETF XRP

    Secara kumulatif, total arus masuk ETF XRP kini mendekati US$1 miliar, tepatnya US$991 juta, dengan rata-rata aset bersih mencapai US$1,18 miliar. Penembusan level US$1 miliar dinilai berpotensi meningkatkan minat investor terhadap produk investasi berbasis XRP.

    Di sisi lain, permintaan ritel masih menunjukkan pemulihan terbatas. Open Interest (OI) kontrak berjangka XRP naik tipis menjadi US$3,71 miliar dari US$3,57 miliar sehari sebelumnya. Namun, angka ini masih jauh dari puncak OI sebesar US$10,94 miliar yang tercatat pada Juli lalu, sebelum peristiwa deleveraging besar pada 10 Oktober yang melikuidasi lebih dari US$19 miliar aset kripto, termasuk US$610 juta posisi beli XRP.

    Dari sisi teknikal, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,98 dan masih berada di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50, 100, dan 200 hari, yang menandakan bias bearish masih dominan. Indikator MACD dan RSI juga menunjukkan momentum kenaikan yang lemah, dengan RSI berada di area bearish di level 40.

    Analisis Teknikal XRP

    Dilaporkan FXStreet, tekanan teknikal membatasi potensi kenaikan XRP dalam jangka pendek. Resistance terdekat berada di kisaran US$2,12 hingga US$2,21, sementara resistance kuat berikutnya terlihat di sekitar US$2,54. Di sisi bawah, support jangka pendek berada di dekat US$1,96. Jika XRP gagal bertahan di atas US$2,00, harga berpotensi kembali melemah menuju level terendah November di US$1,82.

    Meski demikian, arus masuk ETF yang konsisten menunjukkan minat institusional terhadap XRP tetap kuat. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan harga menembus level teknikal kunci dan pulihnya minat ritel dalam beberapa hari ke depan.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Hari Ini Turun 4,6%, Tekanan Teknis dan Token Unlock

    Harga Pi Network (PI) kembali melemah signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga PI tercatat turun sekitar 4,6%, sekaligus memperpanjang tren penurunan dalam 30 hari terakhir hingga 11,4%.

    Pelemahan ini menegaskan bahwa tekanan bearish masih mendominasi pergerakan harga Pi Network, meskipun indikator teknikal telah memasuki area jenuh jual (oversold).

    Penurunan harga PI terjadi di tengah kombinasi faktor internal dan eksternal, mulai dari struktur teknikal yang rapuh, tekanan token unlock harian, hingga sentimen risk-off di pasar kripto global yang membuat altcoin cenderung underperform.

    Baca Juga: Harga Pi Network Tertekan ke Level $0,207, Isu Gugatan Jadi Beban

    Tekanan Teknikal: Support Gagal Bertahan

    Dari sisi teknikal, Pi Network menunjukkan sinyal pelemahan lanjutan. Harga PI tercatat menembus level support Fibonacci krusial di $0,205, yang merupakan area retracement 23,6%.

    Selain itu, PI saat ini diperdagangkan sekitar 12% di bawah Simple Moving Average (SMA) 30 hari di level $0,23, mengindikasikan dominasi tren turun.

    Indikator RSI 7-hari berada di level 15,8, menandakan kondisi oversold ekstrem. Namun, hingga saat ini belum muncul sinyal pembalikan harga yang meyakinkan.

    MACD histogram di -0,0032 turut mengonfirmasi momentum bearish yang masih kuat. Rendahnya volume perdagangan, sekitar $18,5 juta dalam 24 jam, menunjukkan lemahnya minat beli untuk menahan tekanan jual.

    Secara teknikal, level $0,18 kini dipandang sebagai support berikutnya sekaligus level terendah tahun 2025.

    Untuk pemulihan jangka pendek, PI setidaknya perlu kembali menutup harga di atas $0,205, sementara pemulihan yang lebih sehat membutuhkan penembusan area $0,238, yang merupakan level Fibonacci 50%.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Token Unlock Harian Tekan Harga PI

    Faktor fundamental yang terus membebani harga Pi Network adalah token unlock harian.

    Saat ini, sekitar 6,02 juta token PI dilepas ke pasar setiap hari, setara dengan nilai sekitar $1,18 juta pada harga $0,196. Dalam skala bulanan, total token yang berpotensi masuk ke sirkulasi mencapai 182 juta PI.

    Hingga kini, lebih dari 8,36 miliar PI telah beredar, atau sekitar 8,36% dari suplai maksimum.

    Meski persentase ini terlihat kecil, laju unlock yang konsisten menciptakan tekanan jual struktural, terutama ketika permintaan pasar tidak mampu menyerap suplai tambahan tersebut.

    Rendahnya likuiditas pasar juga memperparah situasi. Dengan turnover ratio hanya 1,13%, pasar PI tergolong tipis, sehingga aksi jual dalam jumlah relatif kecil dapat memicu pergerakan harga yang signifikan.

    Ekosistem Tumbuh, Harga Tetap Tertekan

    Di sisi lain, Pi Network terus mencatatkan perkembangan ekosistem.

    Sepanjang 2025, tercatat 215 aplikasi baru bergabung ke dalam jaringan Pi, termasuk platform privasi seperti Blind_Lounge dan berbagai peningkatan sistem AI-KYC.

    Namun, perkembangan ini belum mampu diterjemahkan menjadi peningkatan permintaan token. Sejak puncak harga pada Oktober lalu, harga PI justru telah turun sekitar 45%.

    Hal ini menunjukkan adanya kelelahan spekulatif, di mana pasar lebih fokus pada isu tokenomics dan risiko eksternal dibandingkan potensi adopsi jangka panjang.

    Aplikasi dunia nyata, seperti program loyalitas Starmax, sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan suplai beredar.

    Sentimen Pasar Global Perburuk Tekanan

    Tekanan pada PI juga terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang sedang risk-off.

    Kapitalisasi pasar kripto global dilaporkan turun sekitar 4,1%, sementara dominasi Bitcoin naik ke 58,4%, menandakan pergeseran modal dari altcoin ke aset utama.

    Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun ke $0,205, Tekanan Bearish Mendominasi

    Penurunan harga Pi Network mencerminkan kombinasi tekanan teknikal, token unlock berkelanjutan, serta lemahnya sentimen pasar altcoin.

    Meski kondisi RSI yang ekstrem berpotensi memicu fase konsolidasi, pengujian support di area $0,18–$0,19 kini terlihat semakin mungkin tanpa adanya katalis bullish yang kuat.

    Fokus utama pasar tertuju pada kemampuan PI bertahan di atas $0,19 menjelang perkembangan hukum pada 23 Desember, yang berpotensi menjadi penentu arah harga selanjutnya.

    Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan memantau arus token unlock serta pergerakan harga secara disiplin di tengah volatilitas yang tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga ACE Hari Ini Melonjak 24%, Fusionist Kembali Disorot Trader

    Harga Fusionist (ACE) mencatatkan reli kuat dalam 24 jam terakhir dan kembali menjadi sorotan pelaku pasar kripto.

    Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga ACE hari ini berada di level $0,279155 per token, menguat sekitar 24,07% dibandingkan hari sebelumnya.

    Lonjakan harga ini terjadi di tengah peningkatan signifikan volume perdagangan, yang mengindikasikan masuknya minat spekulatif jangka pendek.

    Dengan kenaikan tersebut, kapitalisasi pasar ACE kini berada di kisaran $23,48 juta, menempatkannya di peringkat ke-658 aset kripto global.

    Meski kapitalisasi pasar relatif kecil, volume perdagangan 24 jam ACE menembus $103,04 juta, jauh melampaui market cap-nya, sebuah indikasi volatilitas tinggi dan aktivitas trading yang agresif.

    Baca Juga: Mengenal Aset Kripto Fusionist (ACE) dengan Lebih Sederhana

    Pergerakan Harga ACE dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, harga ACE bergerak sangat dinamis di rentang $0,212428 (terendah) hingga $0,400904 (tertinggi).

    Lonjakan hingga mendekati $0,40 menunjukkan adanya dorongan beli yang kuat, meskipun harga kemudian terkoreksi ke area $0,27–$0,28.

    Secara intraday, ACE masih mencatatkan kenaikan 2,55% dalam satu jam terakhir, menandakan momentum beli belum sepenuhnya mereda.

    Sementara itu, dalam skala mingguan, harga ACE telah menguat 15,38%, memperkuat narasi pemulihan jangka pendek setelah periode tekanan harga sebelumnya.

    Pergerakan harga Fusionist (ACE/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Fusionist (ACE/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja ACE Jangka Pendek hingga Menengah

    Jika dilihat dari kinerja historis, reli harian ACE memberikan kontras dengan performa jangka menengahnya.

    Dalam 30 hari terakhir, harga ACE masih mencatatkan kenaikan sekitar 5%, namun dalam 60 hari, harga terkoreksi 9,96%.

    Tekanan lebih besar terlihat dalam 90 hari terakhir, di mana harga ACE anjlok hingga 53,47%. Data ini menunjukkan bahwa lonjakan saat ini lebih bersifat rebound teknikal dan belum sepenuhnya menghapus tren penurunan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

    Data Pasar dan Fundamental Fusionist

    Dari sisi suplai, jumlah token ACE yang beredar saat ini mencapai 84,11 juta token, atau sekitar 57,22% dari total suplai maksimum 147 juta token. Artinya, masih terdapat potensi token tambahan yang dapat masuk ke pasar di masa depan, yang berpotensi memengaruhi keseimbangan suplai dan permintaan.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) ACE tercatat sekitar $41,06 juta, mencerminkan valuasi aset ini jika seluruh suplai maksimum telah beredar. Perbandingan antara volume perdagangan dan kapitalisasi pasar yang sangat tinggi mengindikasikan bahwa pergerakan harga ACE saat ini didominasi oleh aktivitas trading jangka pendek.

    Jarak Harga dari Rekor Tertinggi

    Harga ACE saat ini masih berada sangat jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $17,95.

    Jarak yang ekstrem ini menggambarkan besarnya koreksi yang telah dialami token Fusionist sejak puncaknya, sekaligus mencerminkan risiko volatilitas yang tinggi bagi investor.

    Meski demikian, jarak yang lebar dari ATH juga sering kali menjadi daya tarik bagi trader spekulatif yang mencari potensi rebound tajam dalam jangka pendek.

    Analisis Singkat dan Level Penting ACE

    Secara teknikal, area $0,25–$0,26 diperkirakan menjadi support jangka pendek ACE.

    Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang konsolidasi atau lanjutan reli tetap terbuka. Sementara itu, area $0,32–$0,35 berpotensi menjadi resistance terdekat.

    Namun, mengingat volume perdagangan yang sangat tinggi dibandingkan kapitalisasi pasar, risiko pergerakan harga ekstrem juga perlu diantisipasi. Aksi ambil untung cepat dapat memicu koreksi tajam dalam waktu singkat.

    Baca Juga: Harga Fusionist (ACE) Naik 31%, Volume Meledak 400% dari Market Cap

    Harga ACE hari ini yang melonjak lebih dari 24% menegaskan tingginya volatilitas dan minat spekulatif terhadap token Fusionist.

    Didukung volume perdagangan yang sangat besar, ACE menjadi salah satu aset kripto yang paling aktif diperdagangkan saat ini.

    Meski peluang lanjutan reli masih terbuka, investor dan trader disarankan untuk tetap waspada dan menerapkan manajemen risiko yang ketat, mengingat tren jangka menengah ACE masih berada dalam tekanan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Somnia (SOMI) Meledak 14%, Volume $138 Juta Picu Pergerakan

    Harga Somnia (SOMI) mencatatkan penguatan signifikan dalam perdagangan terbaru. Berdasarkan data pasar terkini, harga SOMI hari ini berada di level $0,328198 per token, naik sekitar 14,56% dalam 24 jam terakhir.

    Kenaikan ini membuat SOMI kembali menarik perhatian pelaku pasar kripto, terutama trader jangka pendek yang memburu momentum di tengah volatilitas tinggi.

    Seiring kenaikan harga tersebut, kapitalisasi pasar Somnia tercatat sekitar $52,58 juta, menempatkannya di peringkat ke-393 aset kripto terpopuler secara global.

    Aktivitas perdagangan SOMI juga melonjak tajam, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $138,28 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasarnya.

    Kondisi ini menunjukkan tingginya aktivitas spekulatif serta likuiditas yang sangat aktif dalam jangka pendek.

    Baca Juga: SOMI Merangkak di Tengah Volume Fantastis $1.41 Miliar

    Pergerakan Harga SOMI dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, harga SOMI bergerak di kisaran $0,279115 hingga $0,338089.

    Level tertinggi harian tersebut mendekati area resistance psikologis di sekitar $0,34, yang memicu aksi ambil untung ringan setelah lonjakan cepat.

    Secara intraday, pergerakan harga SOMI relatif stabil dengan penurunan tipis 0,04% dalam satu jam terakhir, menandakan fase konsolidasi setelah reli tajam.

    Sementara itu, dalam skala mingguan, performa SOMI terbilang impresif dengan kenaikan 48,80% dalam tujuh hari terakhir, memperkuat tren pemulihan jangka pendek.

    Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Somnia (SOMI/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja SOMI Jangka Pendek hingga Menengah

    Meski performa jangka pendek terlihat positif, gambaran jangka menengah SOMI masih menunjukkan tekanan.

    Dalam 30 hari terakhir, harga SOMI naik sekitar 6,01%, namun dalam 60 hari, harga tercatat turun 37,21%. Tekanan semakin besar terlihat dalam 90 hari terakhir, di mana harga SOMI merosot hingga 73,12%.

    Data ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi saat ini lebih bersifat rebound teknikal dibandingkan pembalikan tren jangka menengah yang solid.

    Investor cenderung masih berhati-hati, menanti konfirmasi lanjutan sebelum mengambil posisi lebih agresif.

    Data Pasar dan Fundamental Somnia

    Dari sisi suplai, jumlah token Domi yang beredar saat ini mencapai 160,20 juta token, atau sekitar 16,02% dari total suplai maksimum 1 miliar token.

    Artinya, sebagian besar token masih belum beredar, sehingga terdapat potensi tekanan suplai di masa depan apabila terjadi unlock atau distribusi token tambahan.

    Kondisi ini tercermin pada kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) Somnia yang mencapai sekitar $333,81 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan kapitalisasi pasar saat ini.

    Rasio ini menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan investor, karena berkaitan langsung dengan risiko dilusi nilai.

    Posisi Harga terhadap Rekor Tertinggi

    Harga SOMI saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $1,921492.

    Jarak yang signifikan ini menggambarkan besarnya koreksi yang telah dialami Somnia sejak puncaknya, sekaligus mencerminkan tingginya volatilitas token ini.

    Namun, bagi trader spekulatif, jarak yang lebar dari ATH kerap dipandang sebagai peluang untuk memanfaatkan reli jangka pendek, meskipun risikonya tetap tinggi.

    Analisis Singkat dan Level Penting SOMI

    Secara teknikal, area $0,28–$0,30 diperkirakan menjadi support jangka pendek SOMI.

    Selama harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang konsolidasi atau kelanjutan tren naik tetap terbuka. Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran $0,34–$0,36.

    Namun, tingginya volume perdagangan dibandingkan kapitalisasi pasar mengindikasikan potensi fluktuasi harga yang ekstrem. Aksi ambil untung secara tiba-tiba dapat memicu koreksi cepat dalam waktu singkat.

    Baca Juga: SOMI Merangkak di Tengah Volume Fantastis $1.41 Miliar

    Harga SOMI hari ini yang melonjak lebih dari 14% menandakan kuatnya momentum jangka pendek di tengah pasar kripto yang masih bergejolak.

    Didukung volume perdagangan yang sangat tinggi, Somnia menjadi salah satu token yang aktif diperdagangkan saat ini.

    Meski peluang lanjutan reli masih terbuka, investor dan trader tetap disarankan untuk berhati-hati, mengingat tekanan jangka menengah dan potensi dilusi suplai yang masih cukup besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $85.600, Tekanan Pendek

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini mengalami tekanan cukup signifikan.

    Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $85,600.96 per BTC/USD, melemah -4,5% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini turut menekan kapitalisasi pasar Bitcoin ke sekitar $1,708.83 triliun, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $43.99 miliar.

    Angka tersebut menunjukkan aktivitas transaksi masih relatif tinggi meskipun sentimen pasar sedang berhati-hati.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $89.318, Tekanan Koreksi Berlanjut

    Pergerakan Harga BTC Hari Ini

    Dalam rentang 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $85,304.08 hingga $89,982.65. Tekanan jual terlihat cukup dominan setelah BTC gagal mempertahankan area psikologis di atas $90.000.

    Penurunan harian sebesar -$4,133.44 (-4,61%) mengindikasikan adanya aksi ambil untung (profit taking) sekaligus respons pasar terhadap ketidakpastian jangka pendek.

    Jika dilihat dalam timeframe yang lebih luas, tren koreksi masih terasa kuat. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC telah turun -$10,225.97 (-10,68%).

    Sementara itu, penurunan lebih dalam terlihat pada periode 60 hari (-21,49%) dan 90 hari (-26,43%), menandakan fase konsolidasi panjang setelah sebelumnya Bitcoin mencetak rekor tertinggi di $126,198.07.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sentimen Pasar dan Likuiditas

    Dari sisi pasar, Bitcoin masih menempati peringkat pertama aset kripto paling populer dengan kapitalisasi pasar $1,706.95 miliar.

    Volume perdagangan harian yang mencapai $44.19 miliar mencerminkan likuiditas yang tetap kuat, sehingga pergerakan harga cenderung responsif terhadap sentimen global.

    Pasokan beredar Bitcoin saat ini berada di angka 19.96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) Bitcoin dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek harga masih sangat dipengaruhi oleh faktor teknikal dan sentimen makro.

    Analisa Teknikal Singkat

    Secara teknikal, pelemahan -0,39% dalam 1 jam terakhir menunjukkan tekanan jual belum sepenuhnya mereda.

    Jika BTC tidak mampu bertahan di atas support terdekat $85.000, potensi penurunan lanjutan menuju area support berikutnya bisa terjadi.

    Sebaliknya, jika terjadi pantulan (rebound) dengan volume yang meningkat, area $90.000 akan menjadi resistance penting yang perlu ditembus untuk memulihkan sentimen bullish.

    Perubahan harga -4,91% dalam 7 hari terakhir juga mengindikasikan tren mingguan masih cenderung bearish.

    Namun, volatilitas ini bukan hal baru bagi Bitcoin, yang secara historis kerap mengalami koreksi tajam sebelum kembali melanjutkan tren naik jangka panjang.

    Prospek Bitcoin ke Depan

    Meski tekanan jangka pendek masih terasa, fundamental Bitcoin relatif tetap kuat.

    Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sebesar $1,795.65 triliun, BTC masih menjadi aset kripto dengan dominasi tertinggi di pasar.

    Investor jangka panjang umumnya memandang fase koreksi seperti ini sebagai periode akumulasi, sementara trader jangka pendek cenderung lebih berhati-hati menunggu konfirmasi arah harga.

    Ke depan, pergerakan harga Bitcoin akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global, kebijakan moneter, serta arus dana institusional.

    Selama Bitcoin mampu mempertahankan struktur pasar jangka panjangnya, volatilitas saat ini dapat menjadi bagian dari siklus sehat dalam perjalanan harga BTC.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin sedang berada dalam fase koreksi dengan tekanan jual yang cukup kuat.

    Meski demikian, volume perdagangan dan fundamental pasar masih solid. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan manajemen risiko dan mengikuti perkembangan pasar secara berkala.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum (ETH) Terkoreksi ke $2.919, Tekanan Jual Mendominasi Pasar

    Harga Ethereum (ETH) hari ini mengalami koreksi cukup tajam seiring meningkatnya tekanan jual di pasar kripto.

    Berdasarkan data terbaru, Ethereum diperdagangkan di level $2,919.61 per ETH/USD, turun sekitar -6,47% dalam 24 jam terakhir.

    Pelemahan ini berdampak langsung pada kapitalisasi pasar Ethereum yang kini berada di kisaran $352,38 miliar, menempatkan ETH tetap sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

    Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam terakhir tercatat cukup tinggi, mencapai $28,27 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas transaksi masih ramai, meskipun sentimen pasar cenderung berhati-hati.

    Dengan jumlah pasokan beredar sebesar 120,70 juta ETH, pergerakan harga Ethereum saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika penawaran dan permintaan jangka pendek.

    Baca Juga: Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Melemah ke $3.111, Masih Tertekan

    Pergerakan Harga ETH Hari Ini

    Dalam rentang perdagangan 24 jam terakhir, Ethereum bergerak di kisaran $2,890.01 hingga $3,175.12. Level tertinggi harian sempat mendekati $3.200, namun gagal bertahan akibat tekanan jual yang semakin kuat.

    Penurunan harian sebesar -$201.70 atau -6,46% mencerminkan dominasi aksi jual, baik dari trader jangka pendek maupun investor yang melakukan profit taking.

    Jika ditinjau dari performa historis, tren koreksi Ethereum masih terlihat cukup dalam. Dalam 30 hari terakhir, harga ETH telah turun -$286.60 (-8,94%).

    Tekanan semakin besar pada periode 60 hari (-25,49%) dan 90 hari (-34,91%), menandakan Ethereum sedang berada dalam fase konsolidasi panjang setelah sebelumnya mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di $4,953.73.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 16 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sentimen Pasar dan Likuiditas

    Dari sisi pasar, Ethereum masih berada di peringkat ke-2 aset kripto paling populer dengan kapitalisasi pasar $352,39 miliar.

    Kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) juga berada di angka yang sama, mengingat Ethereum tidak memiliki batas maksimum pasokan seperti Bitcoin.

    Hal ini menjadikan ETH unik, karena valuasinya sangat bergantung pada utilitas jaringan dan tingkat adopsi ekosistemnya.

    Volume perdagangan harian sebesar $28,29 miliar mencerminkan likuiditas yang solid.

    Meski harga sedang tertekan, tingginya volume menandakan minat pasar terhadap Ethereum masih kuat, terutama dari pelaku yang memanfaatkan volatilitas untuk trading jangka pendek.

    Analisa Teknikal Singkat Ethereum

    Secara teknikal, pergerakan -0,14% dalam 1 jam terakhir menunjukkan tekanan jual masih berlangsung, meskipun mulai melambat.

    Dalam jangka pendek, area $2.900 menjadi level support penting yang perlu diperhatikan.

    Jika level ini ditembus secara meyakinkan, potensi penurunan lanjutan menuju area support berikutnya bisa terjadi.

    Sebaliknya, untuk memulihkan sentimen bullish, Ethereum perlu kembali menembus area resistance di kisaran $3.100–$3.200 dengan dukungan volume yang kuat.

    Perubahan harga -5,98% dalam 7 hari terakhir mengindikasikan tren mingguan masih cenderung bearish, namun tidak menutup peluang terjadinya technical rebound dalam waktu dekat.

    Prospek Ethereum ke Depan

    Meski sedang mengalami koreksi, fundamental Ethereum tetap relatif kuat. Ethereum masih menjadi tulang punggung berbagai aplikasi terdesentralisasi (DeFi), NFT, dan smart contract.

    Aktivitas jaringan serta pengembangan ekosistem terus berlanjut, yang menjadi faktor pendukung dalam jangka menengah hingga panjang.

    Dalam jangka pendek, pergerakan harga ETH kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh sentimen pasar global dan pergerakan Bitcoin sebagai acuan utama pasar kripto.

    Namun, bagi investor jangka panjang, fase koreksi seperti saat ini kerap dipandang sebagai periode evaluasi dan potensi akumulasi dengan manajemen risiko yang ketat.

    Baca Juga: Tom Lee: Ethereum Dalam Momentum 1971, Apa Maksudnya?

    Harga ETH hari ini menunjukkan Ethereum sedang berada di bawah tekanan dengan penurunan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Meski tren jangka pendek masih bearish, likuiditas dan fundamental Ethereum tetap solid.

    Investor dan trader disarankan untuk terus memantau level support dan resistance penting, serta mengikuti perkembangan pasar secara berkala sebelum mengambil keputusan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 16 Desember 2025: Bitcoin Terus Tertekan, Ada Apa?

    Di tengah tekanan pasar kripto hari ini, Selasa (16/12), sejumlah altcoin justru mampu mencatatkan penguatan signifikan, PYR melonjak 23%, ACE naik 21%, dan DGB menguat 9%, menunjukkan adanya rotasi minat trader ke aset berisiko tertentu. Memasuki minggu ketiga Desember 2025, perhatian pasar tertuju pada SEI yang berpotensi pulih meski dibayangi token unlock besar, TAO yang mendekati fase halving dengan level $301 sebagai titik krusial, serta ASTER yang mulai diakumulasi investor besar di tengah aksi jual ritel.

    Sementara itu, Bitcoin sempat tertekan hingga area $85.000 akibat sikap risk-off global, kekhawatiran kenaikan suku bunga BOJ, serta likuidasi leverage di tengah likuiditas akhir pekan yang tipis. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Tekanan Pasar Kripto

    • PYR mengalami kenaikan 23%, dengan harga mencapai $0,605.
    • ACE catat penguatan harian 21%, harganya naik $0,275.
    • Harga DGB melonjak 9%, saat ini diperdagangkan di level $0,00635.

    3 Altcoin yang Patut Diperhatikan di Minggu Ketiga Desember 2025

    • SEI: Ada potensi pemulihan SEI meskipun ada token unlock 55,56 juta, didukung oleh divergensi RSI.
    • TAO: TAO menurun jelang halving. Perhatikan level $301 sebagai kunci pemulihan.
    • ASTER: Investor besar ASTER mengakumulasi 42,7 juta token (ritel menjual), membuka peluang kenaikan 16%.

    LAUNCH-DROP DRX Token Raih Total Hadiah Rp80Juta*

    Alasan Penurunan Harga Bitcoin ke $85.000

    • Bitcoin anjlok akibat pengurangan risiko karena ancaman likuiditas global dari potensi kenaikan suku bunga BOJ.
    • Likuidasi leverage dan likuiditas rendah akhir pekan memperparah penurunan.
    • Penjualan besar oleh pemain kunci memperkuat sentimen bearish.

    3 Data Ekonomi AS Penentu Sentimen Bitcoin Pekan Ini

    • Bitcoin di $90.000, menunggu data NFP/klaim/CPI untuk ekspektasi The Fed.
    • Data lemah/CPI rendah peluang kenaikan BTC ke $95.000 (spekulasi dovish).
    • Data kuat, risiko penurunan BTC ke $85.000 (sensitif makro).

    Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun, Para Raja Crypto Ramai Terbang ke Abu Dhabi, Ada Apa?

    Sejumlah tokoh besar industri kripto dunia ramai-ramai mendatangi Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), untuk mencari suntikan dana besar dari investor kaya Timur Tengah. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan pasar kripto yang melemah selama dua bulan terakhir.

    Sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebutkan, para eksekutif kripto tertarik datang setelah beredar kabar bahwa investor besar, termasuk perwakilan dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) senilai sekitar US$330 miliar, berada di Abu Dhabi bertepatan dengan penyelenggaraan konferensi kripto. Meski demikian, para investor kelas kakap tersebut disebut sulit dilacak keberadaannya.

    Para pemimpin industri kripto diketahui berpindah dari satu konferensi ke konferensi lain, menghadiri jamuan makan malam tertutup, serta berupaya menjalin koneksi dengan kalangan elite dan keluarga kerajaan setempat. UEA sendiri kini semakin dipandang sebagai pusat baru investasi kripto global.

    Michael Saylor ke Abu Dhabi

    Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor Kehadiran 10.000+ Peserta

    Salah satu figur yang terlihat di Abu Dhabi adalah Michael Saylor, pendiri sekaligus Executive Chairman Strategy. Ia hadir dalam ajang Bitcoin MENA Conference. Kepada wartawan, Saylor mengakui harga saham perusahaannya telah turun lebih dari 50 persen sejak pertengahan tahun.

    Untuk mengatasi tekanan tersebut, Saylor mengatakan dirinya mempresentasikan strategi perusahaan kepada ratusan calon investor, termasuk dari sovereign wealth fund. Strategi itu digambarkan sebagai upaya menjadikan Strategy “roket berbahan bakar Bitcoin” dengan visi investasi senilai US$20 triliun. Demi menjangkau para investor tersebut, Saylor menyebut kawasan Teluk sebagai tujuan utama.

    Upaya serupa juga dilakukan perusahaan lain. Presiden Metaplanet, operator hotel asal Jepang yang bertransformasi menjadi investor Bitcoin, mengungkapkan rencana penggalangan dana melalui proyek saham preferen baru bernama “MARS”, setelah saham perusahaannya turut tertekan.

    Selain itu, beberapa calon investor potensial yang disebut aktif di Abu Dhabi antara lain Dominari Holdings, bank investasi yang kerap dikaitkan dengan keluarga Trump, serta divisi investasi dan sekuritas Hanwha Group dari Korea Selatan. Hanwha secara terbuka menyatakan ambisinya menjadikan Abu Dhabi sebagai pusat utama pengembangan produk kripto.

    Situasi Bitcoin Lagi Turun

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Di sisi lain, kondisi pasar kripto global masih menimbulkan kekhawatiran. Penurunan harga Bitcoin dan aksi jual di berbagai pasar mengejutkan banyak pelaku industri, terutama setelah sebelumnya ada ekspektasi bahwa sikap pro-kripto Presiden AS Donald Trump akan mendorong pertumbuhan pesat sektor ini.

    Meski pasar saham AS masih berada dekat level tertinggi, Bitcoin justru melambat sejak Oktober. Selain itu, rencana legislasi kripto di AS juga menghadapi hambatan, menyusul kritik dan perlambatan pembahasan dari sejumlah legislator Partai Demokrat.

    Namun demikian, minat terhadap kripto di kawasan UEA justru menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini menjadikan Abu Dhabi magnet baru bagi para raksasa kripto dunia yang tengah berburu modal besar untuk menopang strategi mereka di tengah pasar yang bergejolak.

    Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Internet Capital Markets Ini Bikin Pasar Kripto Panas!

    Pasar kripto kategori Internet Capital Markets kembali mencuri perhatian dalam 7 hari terakhir. Sejumlah altcoin mencatat lonjakan harga signifikan dengan volume transaksi tinggi, menandakan meningkatnya minat investor pada sektor ini.

    Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 top altcoin internet capital markets yang paling menonjol dilaporkan CoinMarketCap.

    1. Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) Pimpin Pasar

    Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) menjadi token dengan kapitalisasi pasar terbesar di kategori ini. Harga JELLYJELLY tercatat di level $0.09659, naik 20.81% dalam 24 jam dan melonjak 141.43% dalam 7 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasarnya mencapai $96,597,135 dengan volume transaksi harian sebesar $106,329,933. Saat ini, jumlah suplai beredar berada di angka 999.99M JELLYJELLY dari total 1.12B token.

    2. Creator Buddy (BUDDY) Stabil dengan Kenaikan Bertahap

    Di posisi berikutnya ada Creator Buddy (BUDDY). Token ini diperdagangkan di harga $0.0001693, naik 11.18% dalam 24 jam dan menguat 14.64% dalam 7 hari.

    Kapitalisasi pasar BUDDY tercatat $157,320, dengan volume transaksi 24 jam sebesar $2,382. Suplai beredar saat ini berada di angka 999.98M BUDDY dari total 15.14M yang tercatat di pasar.

    3. Hyperpigmentation (HYPER) Cetak Lonjakan Ekstrem

    Hyperpigmentation (HYPER) menjadi altcoin dengan performa paling agresif dalam sepekan. Harga HYPER berada di level $0.0001273, naik 10.94% dalam 24 jam dan meroket 412.84% dalam 7 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasarnya mencapai $126,892 dengan volume transaksi harian sebesar $96,804. Jumlah suplai beredar tercatat 996.64M HYPER dari total 768.00M.

    Lonjakan harga dan volume pada ketiga altcoin ini menunjukkan bahwa sektor internal capital markets masih menjadi salah satu area paling aktif dan spekulatif di pasar kripto saat ini. Investor disarankan tetap mencermati volatilitas sebelum mengambil keputusan.

    Baca juga: Internet Capital Markets, Inovasi Pendanaan Terbuka di Dunia Kripto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Rebound dari $0,133, Target $0,15 atau Jatuh ke $0,12?

    Dogecoin (DOGE) mencatat kenaikan hampir 2% pada perdagangan Senin setelah bertahan di level support $0,1332. Penguatan ini terjadi usai DOGE terkoreksi 3,57% sehari sebelumnya, di tengah kondisi pasar yang masih bergerak dalam fase konsolidasi.

    Dilaporkan FXStreet, data pasar derivatif menunjukkan meningkatnya minat beli dari trader ritel. Berdasarkan data CoinGlass, Open Interest (OI) futures Dogecoin naik 4,88% dalam 24 jam terakhir menjadi US$1,49 miliar. Kenaikan ini mencerminkan bertambahnya eksposur modal dan penggunaan leverage pada kontrak DOGE.

    Posisi Harga DOGE

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin di Ujung Tanduk? Harga DOGE Bertahan Tipis

    Meski demikian, tekanan jual masih terlihat. Likuidasi posisi long mencapai US$3,33 juta, lebih besar dibanding likuidasi short sebesar US$799.590. Hal ini mengindikasikan dominasi aksi jual dalam jangka pendek.

    Di sisi lain, rasio long-to-short mengalami peningkatan. Posisi long tercatat naik menjadi 51,05% pada Senin, dari 45,83% pada Minggu. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan pelaku pasar terhadap potensi rebound harga DOGE.

    Sementara itu, minat institusional masih terbatas. Data Sosovalue mencatat arus masuk (inflow) ke ETF Dogecoin sebesar US$171.920 dalam sepekan terakhir. Inflow tersebut hanya terjadi pada hari Rabu, sementara hari lainnya mencatat arus nol, menandakan minat institusi yang cenderung melemah.

    Analisis Teknikal Dogecoin

    Secara teknikal, Dogecoin masih bergerak dalam rentang konsolidasi antara level terendah 21 November di $0,13321 dan level tertinggi 26 November di $0,15681. Jika tekanan beli menguat, DOGE berpotensi menguji resistance di $0,15681, dengan target lanjutan di R1 Pivot Point $0,17882.

    Namun, indikator teknikal menunjukkan sinyal yang beragam. Relative Strength Index (RSI) berada di level 40 dan bergerak mendatar, mencerminkan kecenderungan bearish. Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mendekati garis sinyal dan berpotensi membentuk crossover bearish.

    Apabila DOGE gagal bertahan di atas support $0,13321, harga berisiko turun menembus level terendah April di $0,12986, dengan potensi pelemahan lanjutan menuju S1 Pivot Point di $0,12319.

    Dengan kombinasi sentimen positif dari pasar derivatif dan tekanan teknikal yang masih kuat, pergerakan Dogecoin dalam waktu dekat diperkirakan tetap volatil.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com