Author: 13

  • OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?

    Berdasarkan laporan terbaru dari OJK, jumlah investor aset kripto kini telah mencapai 19,08 juta pada akhir November 2025, naik dari 18,61 juta pada Oktober 2025. Peningkatan ini sebesar 2,5% dalam satu bulan, menunjukkan tren positif yang konsisten sepanjang tahun. Dari segi transaksi aset kripto secara kumulatif, sepanjang 2025 (YTD) mencapai Rp446,77 triliun, meskipun nilai transaksi bulanan pada November turun 24,53% menjadi Rp37,20 triliun dibandingkan Oktober (Rp49,29 triliun).

    Selain itu, kapitalisasi pasar aset kripto di Indonesia pada akhir November 2025 tercatat Rp39,34 triliun, sedikit menurun dari bulan sebelumnya (Rp39,38 triliun). Penurunan ini dipengaruhi oleh volatilitas pasar global, seperti fluktuasi harga Bitcoin dan Ethereum.

    Namun, OJK menilai bahwa kepercayaan konsumen tetap tinggi, terbukti dari penambahan investor baru yang mencapai ratusan ribu orang setiap bulannya. Dengan total investor yang kini mencapai 19,08 juta, investor kripto di Indonesia kini lebih banyak daripada investor saham, bahkan hampir menyalip total investor pasar modal secara keseluruhan dengan total 19,32 juta per November 2025.

    Faktor Pendorong Pertumbuhan Investor Kripto

    Pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia tidak lepas dari beberapa faktor utama. Pertama, kemudahan akses melalui aplikasi mobile dan platform exchanger lokal seperti Tokocrypto yang memudahkan investor pemula untuk melakukan investasi, bahkan hanya dengan modal awal Rp50.000.

    Data OJK mencatat bahwa hingga November 2025, terdapat 1.347 aset kripto yang dapat diperdagangkan, dan aktivitas jual/beli bisa dilakukan kapan saja selama 24 jam, termasuk tanggal merah dan hari libur.

    Kedua, pengaruh generasi muda yang tech-savvy. Dari data OJK, lebih dari 54% investor kripto berusia di bawah 30 tahun. Selain itu, pandemi COVID-19 telah mempercepat adopsi digital, di mana banyak orang beralih ke investasi online untuk diversifikasi portofolio.

    Ketiga, dukungan regulasi dari OJK, seperti POJK Nomor 23 Tahun 2025 yang memperkuat pengaturan aset digital. Regulasi ini memberikan rasa aman bagi investor, sehingga jumlah konsumen dapat terus bertumbuh meskipun pasar global mengalami koreksi.

    Perbandingan Jumlah Investor Kripto vs Jumlah Investor Saham di Indonesia

    Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor saham telah mencapai sekitar 8,08 juta Single Investor Identification (SID) pada akhir Oktober 2025. Angka ini naik signifikan sepanjang tahun, dengan penambahan 1,7 juta investor saham baru, atau pertumbuhan 51,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

    Namun, jika dibandingkan dengan investor kripto yang mencapai 19,08 juta, jumlah investor saham tampak lebih kecil. Ini menarik karena total SID di pasar modal secara keseluruhan (termasuk saham, reksa dana, dan SBN) mencapai 19,32 juta pada November 2025. Artinya, investor kripto hampir setara dengan total investor pasar modal tradisional, tetapi jauh melebihi investor saham.

    Aspek  Investor Kripto  Investor Saham
    Jumlah Total 19,08 juta 8,08 juta
    Pertumbuhan Bulanan 2,5% (dari September) Sekitar 2-3% (berdasarkan tren)
    Usia Dominan Di bawah 30 tahun (mayoritas) Campuran, tapi ritel muda meningkat

    Perbandingan ini menunjukkan bahwa kripto lebih menarik bagi investor ritel karena biaya masuk rendah dan akses mudah, sementara saham sering memerlukan modal lebih besar dan proses verifikasi yang lebih ketat. Namun, saham menawarkan stabilitas jangka panjang melalui dividen dan pertumbuhan perusahaan, sedangkan kripto lebih fluktuatif bagi para investor yang moderat. 

    Jika kamu tertarik untuk mencoba melakukan investasi di aset kripto seperti Bitcoin, kamu bisa menggunakan exchange resmi dan terpercaya seperti Tokocrypto — mulai dengan deposit Rp50.000 saja kamu bisa memiliki aset digital masa depan lho! Ayo daftar di sini dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan kode TEMUTOKO!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:

    Siaran Pers OJK. Diakses 14 Desember 2025

    Siaran Pers PT Bursa Efek Indonesia. Diakses 14 Desember 2025



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan fase konsolidasi setelah volatilitas tinggi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

    Di Tokocrypto, Bitcoin tercatat diperdagangkan di level $90.289,20, menguat tipis sekitar 0,09% dalam 24 jam terakhir.

    Meski kenaikannya terbatas, pergerakan ini mencerminkan upaya pasar untuk mencari keseimbangan di tengah tekanan koreksi jangka menengah.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.802,34 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $64,60 miliar, menandakan aktivitas transaksi yang masih cukup tinggi meskipun sentimen pasar cenderung berhati-hati.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.321, Tekanan Kembali

    Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang perdagangan harian, Bitcoin bergerak relatif sempit dengan harga terendah $89.800,99 dan harga tertinggi $90.647,57.

    Rentang yang terbatas ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih menunggu katalis kuat untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.

    Kenaikan harian sebesar $82,32 atau +0,09% mencerminkan dominasi kekuatan beli yang tipis.

    Bahkan dalam timeframe satu jam, BTC hanya mencatat perubahan di bawah 0,01%, menandakan pasar sedang berada dalam fase konsolidasi jangka pendek.

    Tekanan Koreksi Masih Terlihat di Timeframe Panjang

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meski stabil secara harian, data historis menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tren koreksi jika dilihat dari timeframe yang lebih panjang:

    • 30 hari: turun 9,31%
    • 60 hari: terkoreksi 19,99%
    • 90 hari: melemah 21,73%

    Koreksi ini menandakan adanya aksi ambil untung pasca reli besar sebelumnya, terutama setelah Bitcoin mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07.

    Tekanan tersebut membuat investor jangka menengah dan panjang cenderung bersikap lebih selektif dalam mengambil posisi.

    Struktur Pasokan Masih Jadi Faktor Pendukung

    Dari sisi suplai, jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin, yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor.

    Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDMC) di kisaran $1.896,80 triliun, potensi inflasi pasokan Bitcoin relatif sangat terbatas.

    Faktor ini menjadi penopang fundamental jangka panjang, terutama saat tekanan jual mulai mereda.

    Volume Perdagangan Masih Relatif Sehat

    Meskipun harga bergerak datar, volume perdagangan harian di atas $64 miliar menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin belum surut.

    Likuiditas yang tinggi membuat pergerakan harga BTC tetap terjaga dan tidak mudah mengalami lonjakan atau penurunan ekstrem tanpa katalis yang signifikan.

    Secara historis, fase volume tinggi dengan pergerakan harga sempit sering kali menjadi indikasi akumulasi sebelum terjadinya pergerakan besar berikutnya, baik ke atas maupun ke bawah.

    Level Teknis Penting yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, beberapa level krusial menjadi perhatian pelaku pasar:

    • Support terdekat: $89.500
    • Support kuat: $87.000
    • Resistance jangka pendek: $91.000
    • Resistance utama: $93.500

    Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas area $91.000, peluang penguatan lanjutan terbuka. Sebaliknya, kegagalan menjaga support di bawah $89.500 berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 3%, Sinyal Bullish Mulai Terbuka

    Harga BTC hari ini menunjukkan stabilitas di tengah tekanan koreksi jangka menengah.

    Pergerakan datar di kisaran $90 ribu mencerminkan sikap wait and see dari investor, sambil menunggu katalis baru yang mampu mendorong arah pasar berikutnya.

    Dengan fundamental suplai yang kuat dan volume perdagangan yang tetap tinggi, Bitcoin masih memiliki daya tarik jangka panjang.

    Namun, volatilitas tetap menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan oleh investor dan trader dalam mengambil keputusan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jepang Naikkan Suku Bunga Tertinggi 30 Tahun, Bitcoin Terancam

    Bitcoin berpotensi menghadapi tekanan besar seiring rencana Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan 18–19 Desember 2025. Kenaikan ini diperkirakan menjadi yang tertinggi dalam hampir 30 tahun terakhir dan berisiko memicu gejolak di pasar aset berisiko global, termasuk kripto.

    Pasar memperkirakan BoJ akan menaikkan suku bunga dari 0,5% menjadi sekitar 0,75%. Kebijakan tersebut diambil untuk merespons tekanan inflasi domestik dan pelemahan nilai tukar yen. Meski berfokus pada kondisi ekonomi Jepang, dampaknya diprediksi meluas ke pasar keuangan global.

    Risiko Bitcoin

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu risiko utama bagi Bitcoin berasal dari potensi berakhirnya yen carry trade, strategi lama di mana investor meminjam yen dengan bunga rendah untuk diinvestasikan ke aset berimbal hasil lebih tinggi seperti saham teknologi, pasar negara berkembang, dan kripto. Kenaikan suku bunga membuat biaya pinjaman meningkat, sehingga investor cenderung menutup posisi dan menjual aset berisiko.

    Pengetatan likuiditas akibat pembongkaran carry trade dapat menjadikan Bitcoin sebagai sumber likuiditas, bukan aset lindung nilai. Kondisi ini berpotensi melemahkan daya beli global dan meningkatkan volatilitas, terutama di sektor spekulatif.

    Selain itu, penguatan yen sering kali diartikan sebagai sinyal “risk-off” di pasar global. Dalam situasi tersebut, investor biasanya mengurangi eksposur terhadap aset volatil, termasuk kripto. Bitcoin dikenal sensitif terhadap arus likuiditas global, sehingga penguatan yen dapat menghilangkan salah satu faktor pendukung utama reli kripto dalam beberapa tahun terakhir.

    Secara historis, reaksi Bitcoin terhadap kebijakan BoJ cenderung tajam. Pada Juli 2024, ketika BoJ terakhir kali menaikkan suku bunga menjadi 0,5%, harga Bitcoin tercatat turun signifikan pada awal Agustus seiring menguatnya yen dan mengetatnya pasar pendanaan Jepang.

    Baca juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289, Pasar Masuk Fase Konsolidasi

    Faktor Kunci Bank of Japan

    Meski pasar telah memperhitungkan kenaikan 0,25%, perhatian investor kini tertuju pada dua faktor kunci. Pertama, panduan ke depan (forward guidance) dari Gubernur BoJ Kazuo Ueda. Sinyal mengenai kenaikan lanjutan atau normalisasi kebijakan yang lebih cepat berpotensi memicu reaksi cepat di pasar global. Kedua, pergerakan nilai tukar yen. Apresiasi yen yang tajam sering menjadi indikator awal pembongkaran carry trade.

    Sejumlah analis menilai sebagian investor telah mengurangi risiko menjelang pertemuan BoJ, sehingga dampak langsung mungkin lebih terbatas. Namun, risiko pergerakan tajam tetap terbuka, terutama jika pernyataan BoJ lebih agresif dari perkiraan.

    Kebijakan BoJ ini juga terjadi di tengah dinamika global yang kompleks, ketika bank sentral Amerika Serikat diperkirakan bersiap memasuki siklus pemangkasan suku bunga pada 2026. Perbedaan arah kebijakan moneter tersebut berpotensi menciptakan tekanan tambahan bagi pasar kripto dalam jangka pendek.

    Baca juga: Lonjakan 32% Open Interest Futures XRP: Sinyal Bullish atau Bearish?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Privacy Blockchain Ini Punya Market Cap Fantastis

    Pasar kripto sektor privacy blockchain terus menunjukkan geliat positif. Sejumlah altcoin mencatatkan kapitalisasi pasar besar dengan pergerakan harga yang relatif stabil dalam 7 hari terakhir. Berdasarkan data terbaru, berikut 3 top altcoin kategori privacy blockchain dengan market cap terbesar saat ini.

    1. Canton (CC) Pimpin Kategori Privacy Blockchain

    Canton (CC) menempati posisi teratas sebagai aset privacy blockchain dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,592,975,820. Harga CC saat ini berada di level $0.07178, naik 15.44% dalam 7 hari terakhir.

    Volume perdagangan 24 jam CC tercatat sebesar $7,765,738 dengan suplai beredar 36.11B CC. Kinerja ini menempatkan Canton sebagai pemain dominan di sektor privacy blockchain.

    2. Tezos (XTZ) Masuk 3 Besar

    Di posisi kedua ada Tezos (XTZ) dengan market cap $526,990,547. Harga XTZ saat ini berada di $0.4931, menguat 3.71% dalam 7 hari.

    Volume transaksi harian XTZ mencapai $15,458,934 dengan suplai beredar sekitar 1.06B XTZ. Tezos masih menjadi salah satu blockchain yang konsisten digunakan untuk solusi privasi dan smart contract.

    3. Starknet (STRK Tutup Posisi Top 3

    Starknet (STRK) menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $499,657,553. Harga STRK berada di $0.1040, naik 5.89% dalam 7 hari terakhir.

    Volume perdagangan 24 jam tercatat $33,630,378, dengan suplai beredar mencapai 4.8B STRK. Starknet terus menarik perhatian sebagai solusi privacy dan scaling berbasis zero-knowledge.

    Canton, Tezos, dan Starknet saat ini menjadi 3 altcoin privacy blockchain terbesar berdasarkan market cap. Dengan tren privasi yang semakin relevan di industri kripto, ketiga aset ini dinilai masih menjadi sorotan utama pelaku pasar.

    Baca juga: Update Harga Zcash (ZEC) Terbaru: Lonjakan Harian 16%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin di Ujung Tanduk? Harga DOGE Bertahan Tipis

    Dogecoin (DOGE) masih bergerak terbatas dan bertahan di dekat level support krusial pada perdagangan Sabtu, 14 Desember 2025. Harga DOGE tercatat berada di kisaran US$0,1375, hanya sedikit di atas level terendah bulanan US$0,1324. Sepanjang hari, DOGE juga kesulitan menembus harga pembukaan intraday di sekitar US$0,1403.

    Pelaku pasar kini mencermati area support penting di US$0,1321, yang sejauh ini masih mampu bertahan sejak 20 November. Level ini dinilai menjadi penentu arah pergerakan DOGE dalam waktu dekat.

    Dari sisi makroekonomi, pasar kripto masih dipengaruhi kebijakan global. Bank Sentral AS (The Fed) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu lalu. Namun, investor tetap bersikap hati-hati dan memproyeksikan jalur kebijakan yang ketat menuju 2026. Data inflasi dan tenaga kerja AS juga terus dipantau untuk mencari sinyal jeda pelonggaran. Kondisi ini membuat aset berisiko, termasuk kripto, bergerak tidak merata.

    Minat ETF Dogecoin Masih Terbatas

    Sejak diluncurkan pada November, ETF spot Dogecoin yang terdaftar di AS mencatat arus dana masuk yang relatif kecil. Data SoSoValue menunjukkan total inflow kumulatif mendekati US$2 juta, dengan total aset bersih sekitar US$5,7 juta. Produk Grayscale GDOG mengelola sekitar US$4,2 juta, sementara Bitwise BWOW sekitar US$1,3 juta.

    Dilaporkan Analystics Insight, angka tersebut tergolong kecil jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar Dogecoin yang mencapai US$23 miliar. Selain itu, masing-masing ETF Dogecoin mengenakan biaya manajemen 0,35%, yang dinilai cukup tinggi mengingat aset kelolaan masih terbatas. Aktivitas perdagangan yang tipis juga membuat ETF ini kurang menarik di tengah kondisi pasar yang cenderung risk-off.

    Kondisi serupa juga terlihat pada ETF Litecoin (LTCC), yang memiliki aset sekitar US$7,67 juta dan terakhir mencatat inflow pada 28 November. Volume perdagangannya bahkan dilaporkan nol sepanjang Desember, menandakan minimnya partisipasi investor.

    Sebaliknya, beberapa ETF kripto lain justru menunjukkan performa lebih kuat. ETF XRP tercatat memiliki aset bersih lebih dari US$1,18 miliar, ETF spot Solana di atas US$907 juta, dan ETF Chainlink terbaru telah melampaui US$74 juta.

    Baca juga: Turun Mendadak! Dogecoin Anjlok Meski Suku Bunga Dipangkas The Fed

    Open Interest DOGE Menyusut, Tekanan Teknis Menguat

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dari pasar derivatif, open interest futures Dogecoin terus menurun. Pada Jumat, angkanya berada di sekitar US$1,5 miliar, jauh turun dari puncak US$4,4 miliar pada 10 Oktober. Penurunan ini dikaitkan dengan ketidakpastian makro serta aksi jual besar yang terjadi pada Oktober.

    Menyusutnya open interest biasanya mencerminkan berkurangnya minat trader ritel dan dapat membatasi potensi rebound harga, terutama saat permintaan di pasar spot masih lemah. Tekanan juga terlihat pada aset meme coin lain seperti Shiba Inu, Bonk, dan Dogwifhat yang mencatatkan penurunan dua digit dalam beberapa periode terakhir.

    Secara teknikal, tren harian DOGE masih berada dalam fase negatif. Harga membentuk pola lower highs dan lower lows, turun dari sekitar US$0,3072 pada 13 September ke area US$0,1360 saat ini. DOGE juga masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama, sementara indikator Supertrend tetap berada di zona merah.

    Area US$0,1320–US$0,1321 kini menjadi level kunci yang harus dipertahankan. Jika support ini jebol, DOGE berpotensi melanjutkan penurunan menuju area US$0,10 berdasarkan proyeksi teknikal. Namun, jika pembeli mampu mempertahankan level tersebut, harga DOGE berpeluang bergerak konsolidatif sambil menunggu perbaikan sentimen pasar secara keseluruhan.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SOL Turun 55% dari Puncak, tapi ETF Solana Justru Panen Inflow

    Solana-linked exchange-traded funds (ETF) mencatat arus masuk dana selama tujuh hari berturut-turut, meski harga token SOL terus melemah dan pasar kripto secara umum berada dalam tekanan. Data Farside Investors menunjukkan sekitar US$16,6 juta mengalir ke ETF Solana pada Selasa lalu, menjadi hari terkuat dalam rangkaian inflow tersebut. Secara total, net inflow mencapai US$674 juta dalam tujuh hari.

    Dilaporkan Financial Feeds, ETF Solana mulai diluncurkan awal tahun ini. Produk pertama adalah ETF SOL staking milik REX-Osprey pada Juli, disusul ETF Bitwise BSOL yang meluncur pada Oktober. Analis ETF Bloomberg, James Seyffart, menyebut produk Bitwise sebagai salah satu peluncuran ETF paling menonjol sepanjang 2025.

    Arus Dana ETF Solana

    Arus dana yang berlanjut ini mencerminkan permintaan yang tetap kuat dari investor institusional dan keuangan tradisional, meski aktivitas onchain Solana dan performa harga tokennya melemah. Total value locked (TVL) di jaringan Solana tercatat menurun seiring koreksi pasar, sementara harga SOL masih jauh di bawah puncak awal 2025.

    Berdasarkan data Nansen, kapitalisasi pasar SOL turun lebih dari 2% dalam sepekan terakhir. Open interest pada perpetual futures berada di kisaran US$447 juta, menandakan partisipasi derivatif yang relatif stabil meskipun harga spot turun. Secara keseluruhan, SOL telah anjlok hampir 55% dari all-time high sekitar US$295 yang tercapai pada Januari, reli yang kala itu turut dipicu peluncuran memecoin Trump di jaringan Solana.

    Secara teknikal, SOL diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 365 hari sejak November dan masih sekitar 47% di bawah puncak lokal US$253 pada September. Sepanjang Desember, penjual konsisten mempertahankan area resistensi US$140–US$145, membuat harga berulang kali gagal menembus zona tersebut meski ETF AS telah hadir dan diskusi soal adopsi blockchain oleh regulator semakin intens.

    Analisis Harga Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analis menilai, arus dana ETF tidak selalu mencerminkan sentimen jangka pendek. Untuk Solana, inflow ini menunjukkan bahwa institusi membangun eksposur jangka panjang melalui produk teregulasi, alih-alih berspekulasi pada pergerakan harga harian. ETF memungkinkan investor mendapatkan eksposur SOL tanpa harus berurusan langsung dengan bursa kripto, kustodi, atau dompet mandiri.

    Momentum ini juga beriringan dengan meningkatnya perhatian terhadap integrasi blockchain dalam sistem keuangan. Pada Kamis lalu, Ketua SEC Paul Atkins menyatakan bahwa “pasar keuangan AS siap bergerak ke onchain,” mengindikasikan potensi adopsi infrastruktur berbasis blockchain dalam penyelesaian transaksi dan tokenisasi aset.

    Menjelang akhir 2025, Solana berada di persimpangan sinyal yang berlawanan. Di satu sisi, investasi melalui ETF terus meningkat. Di sisi lain, harga token dan aktivitas onchain masih melemah. Ketidakmampuan SOL menembus resistensi utama menjaga tekanan sentimen pasar.

    Namun, derasnya inflow ETF menunjukkan bahwa sebagian investor institusional memandang level harga saat ini sebagai peluang akumulasi jangka panjang. Dalam jangka dekat, pergerakan SOL akan sangat bergantung pada kemampuannya bertahan di area support serta pemulihan aktivitas DeFi, NFT, dan aplikasi konsumen di jaringan Solana. Untuk saat ini, ETF menjadi salah satu sedikit indikator positif di tengah fase pasar yang lemah.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terancam Anjlok 69% Lagi? Pola 2016 Kembali Muncul

    Harga XRP masih kesulitan menemukan momentum kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Setelah sempat ditolak di atas level USD 2,15 pada pertengahan pekan, XRP kembali melemah dan bergerak stagnan di kisaran USD 2.

    Analisis teknikal jangka panjang terbaru yang dibagikan analis kripto ChartNerd menunjukkan bahwa pergerakan harga XRP saat ini memiliki kemiripan kuat dengan fase pasar pada 2016, sebuah periode yang sempat diawali dengan penurunan tajam sebelum berujung pada reli besar.

    Struktur Harga XRP

    Menurut ChartNerd, struktur harga XRP sejak mencetak all-time high (ATH) di USD 3,65 pada Juli lalu mencerminkan pola penolakan harga yang serupa dengan akhir 2016. Saat itu, XRP gagal menembus area suplai akumulasi dan kemudian memasuki fase koreksi berbentuk pola ABC.

    Dilaporkan Trading View, koreksi tersebut pada 2016 berujung pada penurunan tajam hingga 69% yang berlangsung selama beberapa bulan dan mencapai titik terendah di USD 0,00240 pada kuartal pertama 2017. Meski terlihat ekstrem, penurunan tersebut justru menandai akhir fase koreksi, bukan akhir dari tren bullish.

    Pola serupa kini kembali terlihat pada grafik bulanan XRP. Sejak penolakan di ATH terbaru, candle bulanan XRP terus mencetak warna merah dengan penutupan harga yang konsisten berada di bawah harga pembukaan. Hingga saat ini, XRP telah terkoreksi sekitar 44% dari puncaknya.

    ChartNerd menilai koreksi tersebut belum sepenuhnya selesai. Jika sejarah kembali berulang, XRP masih berpotensi mengalami penurunan lanjutan hingga total koreksi mencapai 69%. Dalam skenario tersebut, harga XRP diproyeksikan turun ke bawah USD 1, bahkan mendekati area USD 0,8, dengan waktu realisasi hingga kuartal pertama 2026.

    Baca juga: XRP di Ujung Tanduk? Sinyal Teknis Buka Jalan Anjlok ke $1,20

    Analisis XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran USD 2,04. Penurunan ke bawah USD 1 berarti penurunan lebih dari 50% dari level harga saat ini. Skenario ini dinilai berat bagi pelaku pasar, terlebih di tengah masuknya dana ke ETF Spot XRP yang selama ini dianggap sebagai faktor pendukung harga.

    Meski demikian, analisis teknikal tersebut memandang potensi penurunan ini sebagai fase “reset struktural”. Pada siklus sebelumnya, fase konsolidasi pasca-kejatuhan justru menjadi fondasi bagi reli besar XRP di 2017, yang mencatatkan kenaikan lebih dari 110.000%.

    Jika pola historis kembali terulang, peluang kenaikan signifikan diperkirakan baru akan terbuka pada 2026. Dari zona reset tersebut, grafik proyeksi menunjukkan potensi pergerakan menuju level ekstensi Fibonacci 1.618, dengan target jangka panjang di sekitar USD 27 atau setara kenaikan sekitar 2.300% setelah fase koreksi berakhir.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Tertekan ke Level $0,207, Isu Gugatan Jadi Beban

    Harga Pi Network (PI) kembali melemah dan mencerminkan kondisi pasar kripto yang belum sepenuhnya pulih.

    Dalam 24 jam terakhir, harga PI tercatat turun 0,78% ke level $0,207, memperpanjang tren koreksi mingguan hingga sekitar 8%.

    Pelemahan ini terjadi seiring dominasi Bitcoin yang meningkat ke kisaran 58,6%, menandakan aliran modal masih terpusat pada aset kripto utama dan menjauhi altcoin berisiko tinggi seperti PI.

    Namun, tekanan harga Pi Network tidak hanya disebabkan oleh faktor makro pasar. Sejumlah risiko internal proyek justru memperbesar volatilitas dan menekan sentimen investor.

    Baca Juga: Turun Tipis 0,7%, Pi Network di Persimpangan: Ada Apa?

    Tekanan Token Unlock Membanjiri Pasar

    Salah satu faktor utama penurunan harga PI adalah jadwal token unlock besar-besaran sepanjang Desember.

    Sekitar 82 juta token PI, senilai kurang lebih $17 juta, dijadwalkan dilepas ke pasar. Artinya, rata-rata lebih dari 6 juta PI berpotensi masuk ke sirkulasi setiap hari.

    Peningkatan suplai ini terjadi di saat permintaan relatif lemah. Volume perdagangan harian PI dilaporkan turun lebih dari 25% menjadi sekitar $9 juta, mencerminkan minimnya minat beli baru.

    Secara historis, Pi Network kerap mengalami penurunan harga 5–10% selama periode unlock besar, sehingga kekhawatiran investor pun meningkat.

    Breakdown Teknikal Perkuat Sinyal Bearish

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Dari sisi analisis teknikal, pergerakan harga PI juga menunjukkan sinyal negatif. Harga tercatat menembus level support penting $0,22, yang sebelumnya menjadi area pertahanan kuat.

    Penembusan ini mengonfirmasi pola head and shoulders, sebuah formasi klasik yang sering menandai pembalikan ke arah bearish.

    Saat ini, harga PI menguji area support Fibonacci di sekitar $0,204. Indikator RSI jangka pendek berada di level 22, menandakan kondisi oversold, namun belum disertai sinyal pembalikan yang meyakinkan.

    Sementara itu, MACD histogram negatif mengindikasikan momentum turun masih dominan. Jika tekanan berlanjut, area $0,17–$0,19 berpotensi menjadi target penurunan berikutnya.

    Isu Gugatan dan Tata Kelola Proyek

    Sentimen negatif juga datang dari sisi non-teknikal. Pada pertengahan Desember, muncul gugatan hukum yang menuduh tim inti Pi Network melakukan penjualan token secara diam-diam dan menunda peluncuran Open Mainnet.

    Meski klaim tersebut belum terbukti di pengadilan, kabar ini cukup mengguncang kepercayaan komunitas.

    Dampaknya terlihat pada penurunan dominasi percakapan Pi Network di media sosial, yang dilaporkan merosot signifikan dalam sepekan terakhir.

    Investor cenderung menunggu kejelasan, terutama menjelang agenda persidangan yang dijadwalkan pada akhir Desember.

    Keputusan atau klarifikasi resmi berpotensi menjadi katalis, baik positif maupun negatif.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 1,48%, Terkatrol Rebound Teknis

    Likuiditas Tipis, Risiko Volatilitas Tinggi

    Masalah lain yang tak kalah penting adalah likuiditas rendah. Rasio perputaran (turnover ratio) PI berada di kisaran 0,5%, mencerminkan pasar yang rapuh.

    Dalam kondisi seperti ini, sedikit tekanan jual saja dapat memicu pergerakan harga yang tajam, baik ke bawah maupun ke atas.

    Penurunan harga Pi Network saat ini merupakan hasil kombinasi inflasi suplai akibat token unlock, sinyal teknikal bearish, serta kekhawatiran tata kelola proyek.

    Meski indikator oversold membuka peluang pantulan jangka pendek, level psikologis $0,20 menjadi area krusial yang harus dipertahankan untuk menghindari tekanan jual lanjutan.

    Bagi investor dan trader, fokus utama ke depan adalah apakah PI mampu stabil di atas $0,20 sebelum tekanan token unlock harian semakin intens.

    Tanpa katalis positif yang kuat, pergerakan harga Pi Network masih berisiko menghadapi volatilitas tinggi dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga GUNZ Melonjak Tajam, Volume Tinggi Dorong Optimisme

    Pergerakan harga GUNZ (GUN) hari ini mencuri perhatian pelaku pasar kripto. Token GUN tercatat diperdagangkan di level $0,017413 per koin, naik sekitar 18,33% dalam 24 jam terakhir.

    Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan, dengan volume transaksi harian mencapai $62,65 juta, jauh melampaui kapitalisasi pasar yang berada di kisaran $24 juta.

    Kondisi tersebut menunjukkan adanya minat spekulatif yang cukup tinggi terhadap GUNZ, terutama dalam jangka pendek.

    Namun, di balik kenaikan harga yang impresif, investor tetap perlu mencermati faktor fundamental dan struktur suplai token yang berpotensi memengaruhi pergerakan selanjutnya.

    Baca Juga: Harga GUNZ Melonjak Tajam, Volume Tinggi Dorong Optimisme Pasar Kripto

    Kinerja Harga GUNZ: Rebound Kuat Jangka Pendek

    Secara harian, GUN mencatat kenaikan +18,42% atau setara $0,002711. Dalam rentang 7 hari terakhir, harga GUN bahkan telah melonjak lebih dari 40%, menandakan adanya momentum bullish jangka pendek.

    Jika ditarik lebih luas, performa GUNZ terlihat beragam. Dalam 30 hari terakhir, harga masih mencatat kenaikan solid sebesar 38,15%, mengindikasikan fase pemulihan setelah tekanan sebelumnya.

    Namun, secara 60 hari dan 90 hari, GUN masih berada dalam tren koreksi dengan penurunan masing-masing 22,98% dan 32,36%.

    Hal ini menunjukkan bahwa reli saat ini lebih bersifat rebound teknikal ketimbang pembalikan tren jangka panjang.

    Rentang Perdagangan dan Level Teknis Penting

    Pergerakan harga Gunz (GUNZ/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Gunz (GUNZ/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam 24 jam terakhir, harga GUN bergerak di kisaran $0,014648 hingga $0,018771. Area $0,018–0,019 kini menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus agar tren naik dapat berlanjut.

    Sementara itu, level $0,014–0,015 berpotensi menjadi support penting jika terjadi koreksi.

    Menariknya, harga GUN saat ini masih sangat jauh dari rekor tertingginya di $0,115, yang berarti token ini masih turun lebih dari 80% dari puncak historis.

    Kondisi tersebut sering kali menarik minat trader yang mencari aset dengan potensi rebound tinggi, meskipun risikonya juga tidak kecil.

    Lonjakan Volume, Sinyal Minat Pasar

    Salah satu aspek paling menonjol dari pergerakan GUNZ hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang sangat tinggi.

    Dengan volume harian lebih dari dua kali lipat market cap, pasar GUNZ menunjukkan likuiditas yang aktif dan volatilitas yang tinggi.

    Situasi ini biasanya mencerminkan dua hal: masuknya trader jangka pendek yang agresif, serta potensi pergerakan harga yang cepat, baik naik maupun turun.

    Bagi investor ritel, kondisi seperti ini bisa memberikan peluang, tetapi juga meningkatkan risiko jika sentimen pasar tiba-tiba berbalik.

    Struktur Suplai dan Risiko Dilusi

    Dari sisi tokenomics, GUNZ memiliki pasokan beredar sekitar 1,38 miliar token, atau baru sekitar 13,8% dari total maksimum 10 miliar token. Artinya, masih ada potensi suplai tambahan yang cukup besar di masa depan.

    Hal ini tercermin pada kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) yang mencapai $174 juta, jauh di atas market cap saat ini.

    Jika pelepasan token baru tidak diimbangi dengan pertumbuhan ekosistem dan permintaan nyata, tekanan jual bisa meningkat dalam jangka menengah hingga panjang.

    Baca Juga: JELLYJELLY Meroket 34%, Altcoin Paling Bersinar Hari Ini

    Kenaikan harga GUNZ (GUN) hari ini menandai fase rebound kuat yang didorong oleh lonjakan volume dan sentimen pasar yang membaik. Dalam jangka pendek, momentum bullish masih terbuka, terutama jika harga mampu bertahan di atas area support terdekat.

    Namun, investor perlu tetap waspada terhadap risiko volatilitas tinggi, potensi koreksi cepat, serta ancaman dilusi suplai dari total pasokan yang besar.

    Seperti banyak altcoin berkapitalisasi menengah, GUNZ menawarkan peluang menarik, tetapi menuntut manajemen risiko yang disiplin.

    Bagi pelaku pasar, memantau pergerakan volume, level teknikal kunci, serta perkembangan fundamental GUNZ akan menjadi faktor penting untuk menentukan arah harga selanjutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum Menguat Tipis, ETH Bertahan di Atas $3.100

    Pergerakan harga Ethereum (ETH) hari ini menunjukkan sinyal stabilisasi setelah melewati fase tekanan yang cukup dalam beberapa bulan terakhir.

    Di Tokocrypto, ETH tercatat diperdagangkan di level $3.111,81 per koin, menguat sekitar 0,65% dalam 24 jam terakhir.

    Kenaikan ini memang relatif tipis, namun cukup untuk menjaga Ethereum tetap bertahan di atas level psikologis $3.100, sebuah zona yang kini menjadi perhatian pelaku pasar.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $375,58 miliar, Ethereum masih kokoh di posisi aset kripto terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Bitcoin.

    Namun, di balik stabilitas harga harian, dinamika jangka menengah ETH masih menyisakan tantangan yang perlu dicermati investor.

    Baca Juga: BlackRock Kejutkan Pasar Kripto, Ajukan ETF Ethereum Staking ke SEC!

    Stabil Harian, Lemah Menengah

    Secara intraday, ETH bergerak di rentang $3.083,80 hingga $3.134,85, mencerminkan volatilitas yang relatif sempit.

    Kenaikan harian sebesar +0,61% atau sekitar $18,80 menunjukkan adanya minat beli yang cukup untuk menahan tekanan jual.

    Namun, jika ditarik ke rentang waktu yang lebih panjang, gambaran yang muncul masih bercampur. Dalam 30 hari terakhir, ETH hanya terkoreksi tipis 1,66%, mengindikasikan fase konsolidasi.

    Akan tetapi, dalam 60 hari, Ethereum telah turun lebih dari 24%, dan dalam 90 hari bahkan terkoreksi hingga 33%.

    Data ini menegaskan bahwa tren jangka menengah Ethereum masih berada dalam fase pemulihan, belum sepenuhnya keluar dari tekanan bearish.

    Volume Perdagangan Menurun, Sinyal Hati-Hati

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu faktor penting yang patut diperhatikan adalah volume perdagangan 24 jam Ethereum yang berada di kisaran $9,79 miliar.

    Angka ini relatif rendah dibandingkan periode volatil sebelumnya, menandakan sikap wait and see dari pasar.

    Volume yang menurun sering kali mencerminkan kehati-hatian investor, terutama di tengah ketidakpastian arah pasar kripto secara keseluruhan.

    Meski demikian, rendahnya volume juga bisa menjadi sinyal bahwa tekanan jual besar mulai mereda, membuka peluang bagi ETH untuk membangun basis harga yang lebih stabil.

    Posisi Teknis dan Level Kunci

    Dari sisi teknikal, area $3.080–$3.100 kini menjadi support jangka pendek yang krusial. Selama ETH mampu bertahan di atas zona ini, peluang untuk melanjutkan konsolidasi atau rebound terbuka lebar.

    Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran $3.150–$3.200. Penembusan level ini dengan volume yang meningkat dapat menjadi sinyal awal pemulihan tren, setidaknya dalam jangka pendek.

    Namun, jika ETH kembali melemah di bawah $3.080, risiko pengujian level yang lebih rendah tetap terbuka.

    Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

    Perlu dicatat, harga Ethereum saat ini masih sekitar 37% lebih rendah dibandingkan rekor tertingginya di $4.953,73.

    Jarak ini menunjukkan bahwa meski ETH masih menjadi tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan smart contract, sentimen pasar belum sepenuhnya pulih seperti pada fase bullish sebelumnya.

    Bagi investor jangka panjang, kondisi ini sering dipandang sebagai fase akumulasi bertahap. Namun bagi trader jangka pendek, pergerakan ETH yang cenderung sideways menuntut strategi yang lebih disiplin dan selektif.

    Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Terkoreksi 4,5%, ETH di Area Psikologis $3.000

    Harga Ethereum hari ini mencerminkan keseimbangan rapuh antara optimisme dan kehati-hatian.

    Kenaikan tipis harian memberi sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda, tetapi tren jangka menengah masih membutuhkan katalis yang lebih kuat untuk benar-benar berbalik arah.

    Dengan volume perdagangan yang relatif rendah dan pergerakan harga yang sempit, ETH tampaknya sedang membangun fondasi baru.

    Investor dan trader disarankan untuk terus memantau level teknikal kunci serta perkembangan sentimen pasar global, karena arah selanjutnya Ethereum sangat bergantung pada kombinasi faktor makro, adopsi ekosistem, dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com