Author: 13

  • Solana Stagnan di $130, Level $147 Jadi Penentu Nasib Tren

    Harga Solana (SOL) bergerak dalam kisaran sempit seiring pelaku pasar mengevaluasi ulang risiko setelah reli sebelumnya gagal berlanjut. Hingga Senin (15/12/2025), SOL diperdagangkan stabil di area sekitar USD 130, mencerminkan kondisi pasar yang masih ragu, bukan panik.

    Data pasar menunjukkan tekanan jangka pendek mulai terasa, namun struktur menengah belum sepenuhnya rusak. Penjual belum menguasai pasar secara penuh, sementara pembeli juga belum menunjukkan keberanian untuk masuk agresif. Kondisi ini membuat perhatian tertuju pada area support utama dan perubahan perilaku leverage serta arus spot.

    Tekanan Jangka Pendek, Tapi Belum Runtuh

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: SOL Turun 55% dari Puncak, tapi ETF Solana Justru Panen Inflow

    SOL memasuki fase koreksi setelah gagal bertahan di atas area USD 147. Pada grafik empat jam, harga membentuk lower high dan kini bergerak di bawah exponential moving average (EMA) 20, 50, dan 100. Pola ini menegaskan adanya tekanan bearish jangka pendek.

    Meski begitu, harga masih bertahan di atas zona USD 121 yang sebelumnya menjadi dasar pantulan kuat. Oleh karena itu, prospek jangka menengah tetap netral dan belum berubah menjadi bearish penuh. Aktivitas jual melambat, namun minat beli juga masih terbatas.

    Dilaporkan Coinedition, indikator momentum mendukung pandangan tersebut. Chaikin Money Flow berada sedikit di wilayah negatif, menandakan arus keluar ringan tanpa adanya aksi jual besar-besaran. Investor cenderung mengurangi eksposur secara bertahap, bukan melakukan distribusi agresif.

    Level Teknis Jadi Penentu Arah

    Dalam jangka pendek, area USD 133,80–135,45 menjadi resistance awal yang krusial karena bertepatan dengan EMA utama dan zona pasokan sebelumnya. Di atasnya, area USD 142 menjadi hambatan yang lebih kuat setelah breakdown sebelumnya.

    Penembusan kembali ke atas USD 147 berpotensi mengubah sentimen secara signifikan dan menghidupkan kembali struktur bullish. Namun, sebelum itu, SOL harus mampu menembus resistance terdekat secara meyakinkan.

    Di sisi bawah, support awal berada di kisaran USD 131,40–130,90. Jika level ini jebol, harga berpotensi turun ke USD 127,70, sebelum menguji support utama di USD 121,70. Kehilangan area tersebut akan mengubah tren menengah menjadi bearish.

    Leverage Mendingin, Arus Spot Lebih Tenang

    Data derivatif menunjukkan leverage meningkat saat harga naik dan menyusut saat terjadi koreksi. Open interest sempat memuncak di dekat puncak harga lokal, menandakan posisi yang padat. Saat harga turun, open interest ikut menurun, mengindikasikan penutupan posisi, bukan pembukaan short baru.

    Belakangan, open interest stabil di sekitar USD 7,3 miliar ketika harga bergerak datar di area USD 130. Ini menandakan pendinginan leverage setelah volatilitas, meski minat trader masih terjaga.

    Arus spot menunjukkan pola serupa. Tekanan outflow mendominasi selama fase penurunan tajam, namun belakangan arus keluar mengecil. Hal ini mengindikasikan tekanan jual mulai mereda, meski belum terlihat akumulasi kuat.

    Outlook Harga Solana

    Pergerakan harga Solana masih terkonsolidasi ketat setelah penolakan di dekat USD 147. Kompresi harga antara support dan resistance utama membuka peluang terjadinya pergerakan besar saat salah satu level kunci ditembus.

    Level kunci:

    • Resistance: USD 133,80–135,45, lalu USD 141,95–142,00, dan puncak range di USD 147.
    • Support: USD 131,40–130,90, kemudian USD 127,70, dan support struktural utama di USD 121,70.
    • Pivot jangka pendek: USD 135,50. Penutupan kuat di atas level ini dapat memicu momentum naik, sementara penolakan berisiko mendorong harga kembali menguji support bawah.

    Ke Mana Arah SOL Selanjutnya?

    Arah harga Solana dalam waktu dekat bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan zona USD 130 dan merebut kembali resistance EMA. Konsolidasi saat ini mencerminkan kebimbangan pasar, bukan distribusi besar.

    Jika volume meningkat bersamaan dengan penembusan di atas USD 135,50, SOL berpeluang menguji kembali USD 142 hingga mendekati USD 147. Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas USD 130 membuka risiko penurunan lebih dalam menuju USD 127,70 atau bahkan USD 121,70.

    Untuk saat ini, Solana berada di fase krusial, dengan leverage yang mendingin dan arus spot yang lebih stabil, sementara trader menunggu konfirmasi arah berikutnya.

    Baca juga: JP Morgan dan Coinbase: Kripto Lebih Mudah dengan Kartu Kredit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indonesia Blockchain Week 2025 Catat Rekor Kehadiran 10.000+ Peserta

    Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2025 resmi menutup rangkaian acara pada 10–11 Desember 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) dengan partisipasi lebih dari 10.000 peserta dari dalam dan luar negeri. Pencapaian ini menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan blockchain dan Web3 paling aktif di Asia Tenggara.

    Mengusung tema “Indonesia 4.0: AI, Blockchain, and Tokenized Solutions for Inclusive Growth”, IDBW 2025 menghadirkan 75+ pembicara, 15 side events, partisipasi dari 25+ negara, serta dukungan 250+ sponsor dan mitra. Skala penyelenggaraan tahun ini menjadi yang terbesar sejak IDBW pertama kali digelar pada 2019.

    IDBW 2025 terselenggara melalui kolaborasi strategis empat co-host, yaitu D3 Labs, Tokocrypto, Saison Capital, dan Arktivak, yang memiliki visi bersama untuk mendorong adopsi blockchain dan Web3 secara berkelanjutan di Indonesia dan kawasan regional.

    Chairman IDBW 2025, Aditya Raflein.
    Chairman IDBW 2025, Aditya Raflein.

    Chairman IDBW 2025, Aditya Raflein, menilai pencapaian ini sebagai refleksi kematangan ekosistem. “IDBW bermula dari pertemuan kecil dengan visi besar. Hari ini, kehadiran lebih dari 10.000 peserta menunjukkan bahwa ekosistem blockchain Indonesia semakin matang, solid, dan kolaboratif. IDBW bukan sekadar konferensi, tetapi sebuah gerakan yang mempertemukan energi, tujuan, dan keyakinan yang sama,” ujar Raflein.

    Kolaborasi Dorong Ekosistem yang Lebih Terintegrasi

    Dari sisi teknologi dan pengembangan ekosistem, Lai Chung Ying, Co-Founder & Co-CEO D3 Labs, menekankan peran IDBW sebagai penghubung antara inovasi dan kebutuhan ekonomi nyata. “IDBW 2025 menjadi titik temu antara Web3 dan real economy. Indonesia memiliki potensi besar, dan konferensi ini mempertemukan founder, regulator, serta investor untuk membangun solusi yang relevan dan berkelanjutan,” jelas Chung Ying.

    Pandangan serupa disampaikan Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, yang menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi di luar sekadar perdagangan aset digital. “Melalui IDBW, kami ingin menegaskan bahwa blockchain dan AI bukan hanya tren jangka pendek. Teknologi ini dapat digunakan untuk menciptakan solusi nyata, mulai dari sistem pembayaran, pendanaan, hingga efisiensi bisnis,” kata Calvin.

    Dari perspektif investasi regional, Looi Qin En, Partner Saison Capital, menilai Indonesia memiliki keunggulan dari sisi talenta dan komunitas. “Indonesia memiliki komunitas dan talenta Web3 yang sangat kuat. IDBW membuka koneksi strategis antara builder lokal dan ekosistem global, khususnya dalam pengembangan infrastruktur dan tokenisasi aset,” ungkap Qin En.

    Sementara itu, Kevin Susanto, Co-Founder dan Partner Arktivak, menyoroti peran IDBW sebagai ruang kolaborasi yang mempercepat realisasi inovasi. “IDBW menyatukan builder, investor, dan regulator dalam satu percakapan agar inovasi Web3 tidak berhenti di konsep, tetapi berkembang menjadi use case nyata yang mendorong ekonomi digital yang lebih inklusif,” ujar Kevin.

    Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2025 digelar pada 10–11 Desember 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC)
    Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2025 digelar pada 10–11 Desember 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC)

    Dukungan regulator menjadi salah satu perhatian IDBW 2025, terutama bagaimana inovasi bisa tumbuh secara bertanggung jawab dan memberi dampak nyata. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Bapak Hasan Fawzi, menyoroti pentingnya penguatan tata kelola serta kesiapan ekosistem untuk memasuki fase adopsi yang lebih institusional.

    “Fokus kami adalah memastikan inovasi berjalan seiring dengan integritas pasar, perlindungan konsumen, dan stabilitas sistem keuangan. Dengan ekosistem berizin, mulai dari bursa, kustodian, hingga penyelenggara pasar, Indonesia punya landasan untuk mendorong pengembangan tokenisasi dan aset keuangan digital yang lebih kredibel dan terukur,” kata beliau.

    Ia menambahkan, tahap berikutnya adalah memperkuat kolaborasi lintas pelaku, industri, institusi keuangan, dan mitra global agar peluang penerbitan aset keuangan digital bisa dipahami, diuji, dan diadopsi melalui mekanisme yang tepat.

    “Targetnya bukan sekadar pertumbuhan, tetapi kualitas: use case yang jelas, tata kelola yang kuat, dan kolaborasi yang konsisten. Dengan kombinasi pasar domestik yang besar dan meningkatnya minat institusi, Indonesia berpeluang membangun jalur menuju hub regional penerbitan aset keuangan digital,” ujarnya.

    Panel Strategis dan Partisipasi Global

    Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2025 digelar pada 10–11 Desember 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC)
    Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2025 digelar pada 10–11 Desember 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC)

    Selama dua hari penyelenggaraan, IDBW 2025 menghadirkan puluhan panel dan keynote yang membahas masa depan investasi Web3 di Asia, pengembangan infrastruktur blockchain, tokenisasi aset dunia nyata, serta arah regulasi industri kripto di Indonesia. Sejumlah tokoh global dan regional turut hadir sebagai pembicara, termasuk Justin Sun (TRON), Samuel Christian (OKX), Eddy Christian Ng (Tether), Neha Mittal (AWS), Charles Kok (UOB Venture Management), dan Takashi Hayashida (Taisu Ventures), bersama perwakilan dari berbagai proyek Web3 terkemuka.

    Kesuksesan IDBW 2025 juga didukung oleh 250+ sponsor dan mitra, termasuk OKX Wallet, Binance Academy, GRVT, Tether, Mobee, AWS, ATT, Durianpay, Numine, Sumsub, Rapidz, Blu by BCA Digital, Koinsayang, Venus, Bitget VIP, dan MEXC Ventures. Dukungan ini mencerminkan tingginya kepercayaan industri global terhadap potensi Indonesia sebagai pasar strategis blockchain dan Web3.

    Dengan partisipasi lintas sektor dan dukungan regulator, IDBW 2025 dinilai menjadi momentum penting untuk mempercepat adopsi blockchain yang berdampak nyata bagi ekonomi dan masyarakat. “Tantangan ke depan adalah memastikan inovasi yang lahir dari forum ini benar-benar diterjemahkan menjadi solusi nyata,” tutup Raflein.

    Baca juga: Indonesia Blockchain Week 2025 Siap Digelar, Percepat Ekonomi Digital


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Fakta Penting di Balik XRP yang Turun ke $2, Investor Wajib Tahu

    Harga XRP masih berada dalam tekanan setelah kehilangan miliaran dolar nilai pasar dalam beberapa bulan terakhir. Meski begitu, sejumlah kabar positif dari Ripple Labs serta sinyal teknikal terbaru memunculkan spekulasi bahwa pembalikan arah harga berpotensi terjadi dalam waktu dekat.

    Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran USD 2, turun lebih dari 40% dari level tertingginya tahun ini. Performa ini tertinggal dibandingkan aset kripto utama lain seperti Bitcoin dan Ethereum yang relatif lebih stabil.

    Tekanan Harga XRP

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan Crypto News, tekanan harga XRP terjadi meskipun Ripple Labs baru saja mencetak pencapaian besar. Pekan lalu, perusahaan tersebut resmi memperoleh izin bank nasional dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) di Amerika Serikat. Dengan izin ini, Ripple dapat memindahkan pengelolaan aset Ripple USD (RLUSD) dari BNY dan memperluas layanan kustodian untuk perusahaan lain.

    RLUSD sendiri kini telah mengelola aset senilai USD 1,3 miliar, dan diperkirakan terus bertumbuh seiring meningkatnya permintaan stablecoin global. Selain itu, Ripple juga tengah memperluas jangkauan regulasi RLUSD ke berbagai negara, termasuk kawasan Timur Tengah.

    Di sisi lain, ETF berbasis XRP terus mencatat arus dana masuk. Sepanjang bulan ini, total inflow telah melampaui USD 950 juta, sehingga total aset ETF XRP menembus USD 1,1 miliar. Angka ini melampaui pencapaian ETF Solana, meski produk tersebut diluncurkan lebih awal.

    Dari sisi korporasi, Ripple Labs kini dikabarkan memiliki valuasi lebih dari USD 40 miliar setelah menerima investasi dari institusi besar Wall Street seperti Citadel dan Fortress. Ripple juga berencana memperluas ekosistemnya dengan meluncurkan RLUSD di jaringan lain seperti Solana dan Ethereum melalui jembatan Hex Trust.

    Sinyal Teknikal Mulai Berubah

    Analisis grafik harian menunjukkan harga XRP bergerak sideways dan masih berada di bawah seluruh rata-rata pergerakan, menandakan dominasi penjual belum sepenuhnya berakhir. Indikator Relative Strength Index (RSI) juga masih bertahan di bawah level netral 50.

    Namun, di balik tekanan tersebut, terbentuk pola inverse head and shoulders, yang dikenal sebagai sinyal pembalikan bullish. Jika harga mampu menembus garis leher (neckline) menurun, struktur tren turun sebelumnya akan terpatahkan.

    Apabila skenario bullish ini terkonfirmasi, XRP berpotensi menguat menuju level psikologis USD 3, atau sekitar 50% lebih tinggi dari harga saat ini. Sebaliknya, proyeksi positif ini akan gugur jika harga turun menembus area support penting di USD 1,18.

    Dengan kombinasi sentimen fundamental dan teknikal yang mulai menguat, pergerakan XRP ke depan kini menjadi sorotan pelaku pasar kripto global.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $89.318, Tekanan Koreksi Berlanjut

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin (BTC) masih berada dalam tekanan koreksi.

    Berdasarkan data pasar terbaru, harga Bitcoin tercatat di level $89.318,05 per BTC, melemah 1,15% dalam 24 jam terakhir.

    Penurunan ini menandakan sentimen pasar kripto yang cenderung berhati-hati, seiring belum adanya katalis kuat untuk mendorong pemulihan harga dalam jangka pendek.

    Meski terkoreksi, Bitcoin tetap mendominasi pasar kripto global dengan kapitalisasi pasar sebesar $1.782,99 miliar, menempatkannya di peringkat pertama sebagai aset kripto terbesar di dunia.

    Aktivitas perdagangan masih tergolong aktif, tercermin dari volume transaksi 24 jam mencapai $47,82 miliar.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Level $90.289

    Pergerakan Harga BTC dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $87.634,94 hingga $90.345,57. Level tersebut menunjukkan adanya area support jangka pendek di bawah $88.000, sementara zona $90.000 masih menjadi area psikologis yang sulit ditembus.

    Secara intraday, BTC tercatat melemah 0,44% dalam satu jam terakhir, menandakan tekanan jual masih mendominasi pasar.

    Sementara itu, secara mingguan, harga Bitcoin sudah turun 2,05%, memperkuat indikasi tren koreksi yang belum sepenuhnya berakhir.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja BTC Jangka Menengah

    Jika ditinjau dari performa historis, tekanan pada harga Bitcoin semakin terlihat. Dalam 30 hari terakhir, BTC mengalami penurunan sebesar $6.966,14 atau 7,24%.

    Koreksi berlanjut dalam rentang waktu yang lebih panjang, dengan penurunan 20,02% dalam 60 hari dan 22,65% dalam 90 hari terakhir.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level $126.198,07.

    Jarak yang cukup lebar dari level all-time high membuat investor cenderung menahan diri sambil menunggu konfirmasi arah tren berikutnya.

    Data Fundamental dan Pasar Bitcoin

    Dari sisi fundamental, pasokan Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,96 juta BTC, atau sekitar 95,06% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Keterbatasan suplai ini tetap menjadi fondasi utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang, meskipun dalam jangka pendek harga masih sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar global.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) Bitcoin berada di kisaran $1.874,48 miliar, mencerminkan potensi valuasi BTC jika seluruh suplai maksimum telah beredar.

    Analisa Teknikal: Support dan Resistance BTC

    Dari perspektif teknikal, support terdekat BTC berada di area $87.000–$88.000. Jika level ini jebol, potensi penurunan lanjutan menuju zona $85.000 terbuka lebar.

    Sebaliknya, resistance kuat berada di kisaran $90.500–$92.000. Penembusan di atas area tersebut dapat membuka peluang rebound jangka pendek.

    Baca Juga: Jepang Naikkan Suku Bunga Tertinggi 30 Tahun, Bitcoin Terancam

    Analisa harga BTC hari ini mengindikasikan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase koreksi dengan tekanan jual yang cukup kuat.

    Meski begitu, volume perdagangan yang tinggi dan fundamental yang solid menunjukkan bahwa minat pasar terhadap BTC belum sepenuhnya melemah.

    Investor dan trader disarankan untuk mencermati level support dan resistance penting serta mengelola risiko dengan bijak di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Hari Ini Turun ke $0,205, Tekanan Bearish Mendominasi

    Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga PI turun 1,07% ke level $0,205, memperpanjang tren penurunan selama tujuh hari berturut-turut dengan akumulasi koreksi mencapai 8,48%.

    Kondisi ini menegaskan bahwa sentimen bearish masih mendominasi pergerakan harga Pi Network di pasar kripto.

    Pelemahan harga PI tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah faktor utama seperti kerusakan struktur teknikal, token unlock harian dalam jumlah besar, ketidakpastian hukum, serta minimnya peningkatan permintaan meski ekosistem berkembang, menjadi kombinasi tekanan yang sulit diabaikan oleh investor.

    Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok! Tiga Ancaman Besar Ini Bisa Seret PI

    Tekanan Teknikal: Struktur Bearish Belum Pulih

    Dari sisi teknikal, Pi Network menunjukkan sinyal pelemahan yang cukup serius.

    Harga PI dilaporkan menembus level support penting di $0,205, yang merupakan area Fibonacci retracement 23,6%.

    Selain itu, grafik harian membentuk pola double top, yang secara teknikal mengindikasikan potensi penurunan lanjutan dengan target di kisaran $0,1357.

    Indikator RSI 7-hari (RSI-7D) saat ini berada di level 17,82, yang menandakan kondisi oversold ekstrem. Namun, belum adanya sinyal pembalikan harga membuat peluang rebound masih bersifat spekulatif.

    Rendahnya likuiditas, tercermin dari turnover ratio hanya 0,8%, turut memperbesar risiko volatilitas ke bawah.

    Banyak trader memilih menunggu hingga harga PI kembali stabil di atas $0,21 sebelum masuk kembali ke pasar.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Token Unlock Harian Membebani Harga PI

    Faktor lain yang menekan harga Pi Network adalah token unlock harian.

    Lebih dari 6 juta token PI dilepas ke pasar setiap hari, dengan estimasi sekitar 182 juta PI akan masuk ke sirkulasi dalam 30 hari ke depan. Kondisi ini meningkatkan suplai secara signifikan, terutama di tengah permintaan yang masih lemah.

    Data terbaru menunjukkan jumlah PI yang tersimpan di bursa telah mencapai 426 juta token, mencerminkan potensi tekanan jual yang terus berlanjut.

    Sejak November, suplai beredar PI meningkat sekitar 12%, yang secara langsung berdampak pada stabilitas harga dan memperbesar risiko dilusi nilai.

    Risiko Hukum Tekan Sentimen Pasar

    Sentimen negatif terhadap Pi Network semakin diperparah oleh ketidakpastian hukum.

    Pada 10 Desember, muncul gugatan hukum yang menuduh pendiri Pi Network melakukan penjualan token dalam jumlah besar secara diam-diam serta dugaan manipulasi harga. Sidang perdana kasus ini dijadwalkan berlangsung pada 23 Desember 2025.

    Sejak gugatan tersebut diumumkan, harga PI tercatat telah turun sekitar 14%, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap potensi dampak hukum yang lebih luas.

    Jika hasil persidangan merugikan Pi Network, tekanan jual diperkirakan dapat meningkat tajam dalam jangka pendek.

    Ekosistem Berkembang, Namun Belum Dongkrak Permintaan

    Di sisi lain, Pi Network terus menunjukkan perkembangan ekosistem. Proyek ini baru saja mengumumkan pemenang hackathon, termasuk aplikasi berbasis privasi seperti Blind_Lounge, serta peningkatan sistem KYC berbasis AI.

    Sayangnya, perkembangan tersebut belum mampu mendorong peningkatan permintaan token PI di pasar.

    Hal ini mengindikasikan bahwa, meskipun adopsi jangka panjang berpotensi meningkat, fokus investor saat ini masih tertuju pada tekanan suplai dan risiko hukum yang membayangi.

    Baca Juga: Turun Tipis 0,7%, Pi Network di Persimpangan: Ada Apa?

    Penurunan harga Pi Network ke level $0,205 merupakan hasil dari kombinasi tekanan teknikal, inflasi suplai akibat token unlock, serta guncangan sentimen akibat isu hukum.

    Meski kondisi oversold berpotensi memicu rebound teknikal, zona $0,18–$0,19 kini menjadi area support krusial yang perlu diperhatikan.

    Fokus utama pasar saat ini adalah apakah PI mampu bertahan di atas level psikologis $0,20 menjelang sidang 23 Desember, atau justru tekanan suplai akan mendorong harga mencetak level terendah baru.

    Investor disarankan untuk tetap waspada dan mengelola risiko secara ketat di tengah volatilitas yang masih tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Curi Perhatian Pasar Kripto, Harga JELLYJELLY Melesat 39%

    Harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) mencuri perhatian pelaku pasar kripto setelah mencatatkan lonjakan harga signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, harga JELLYJELLY hari ini berada di level $0,116833 per token, menguat tajam sekitar 39,73% dibandingkan hari sebelumnya.

    Kenaikan agresif ini menempatkan JELLYJELLY sebagai salah satu aset kripto dengan performa harian terbaik di pasar.

    Seiring lonjakan harga tersebut, kapitalisasi pasar JELLYJELLY kini mencapai sekitar $116,83 juta, menempatkannya di peringkat ke-244 aset kripto terpopuler secara global.

    Aktivitas perdagangan juga melonjak signifikan, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $93,13 juta, mencerminkan meningkatnya minat beli dari trader dan investor jangka pendek.

    Baca Juga: Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY) Melonjak 221%, Ini Faktor Pendorongnya

    Pergerakan Harga JELLYJELLY dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, harga JELLYJELLY bergerak di rentang $0,073522 hingga $0,11964. Level tertinggi harian tersebut nyaris menyentuh resistance psikologis di area $0,12, menunjukkan kuatnya momentum bullish yang mendorong harga secara cepat.

    Secara intraday, JELLYJELLY juga mencatatkan kenaikan 9,52% dalam satu jam terakhir, menandakan dorongan beli yang masih berlanjut.

    Sementara itu, dalam rentang 7 hari terakhir, harga token ini telah melesat hingga 193,86%, sebuah reli luar biasa yang menempatkannya dalam radar spekulan dan trader momentum.

    Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Jelly-My-Jelly (JELLYJELLY/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja JELLYJELLY Jangka Menengah

    Jika ditinjau dari performa jangka menengah, tren positif JELLYJELLY semakin terlihat.

    Dalam 30 hari terakhir, harga token ini naik sekitar 75,55%, sementara dalam 60 hari menguat 63,05%. Bahkan dalam 90 hari terakhir, JELLYJELLY mencatatkan lonjakan impresif hingga 130,93%.

    Meski demikian, harga saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $0,494135.

    Kondisi ini membuka ruang spekulasi di kalangan investor terkait potensi kelanjutan reli, sekaligus menjadi pengingat akan risiko volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto dengan kapitalisasi menengah.

    Data Pasar dan Fundamental JELLYJELLY

    Dari sisi suplai, jumlah token JELLYJELLY yang beredar saat ini mencapai 1 miliar token, dengan total suplai maksimum yang belum ditentukan.

    Karena seluruh pasokan telah beredar, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) tercatat sama dengan kapitalisasi pasar saat ini, yakni sekitar $116,25 juta.

    Rasio antara volume perdagangan dan kapitalisasi pasar yang tergolong tinggi menunjukkan likuiditas yang cukup aktif.

    Namun, kondisi ini juga menandakan bahwa pergerakan harga JELLYJELLY sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar, baik positif maupun negatif.

    Analisis Singkat dan Potensi Risiko

    Lonjakan harga JELLYJELLY yang sangat cepat dalam waktu singkat mengindikasikan dominasi trader jangka pendek dan spekulan.

    Dalam kondisi seperti ini, potensi koreksi teknikal tetap terbuka, terutama jika terjadi aksi ambil untung (profit taking) di area resistance terdekat.

    Support jangka pendek diperkirakan berada di kisaran $0,09–$0,10, sementara resistance terdekat berada di area $0,12–$0,13.

    Jika momentum beli mampu dipertahankan, tidak menutup kemungkinan harga akan melanjutkan reli. Namun, jika tekanan jual meningkat, koreksi cepat juga perlu diantisipasi.

    Baca Juga: Harga JELLYJELLY Melonjak 14%, Oase di Tengah Bullish Bulanan

    Harga JELLYJELLY hari ini yang melonjak hampir 40% menegaskan kuatnya momentum bullish yang sedang berlangsung.

    Didukung volume perdagangan tinggi dan performa mingguan yang impresif, Jelly-My-Jelly menjadi salah satu token yang paling banyak diperbincangkan di pasar kripto saat ini.

    Meski peluang lanjutan reli masih terbuka, investor tetap disarankan untuk berhati-hati dan mengelola risiko secara disiplin mengingat volatilitas yang sangat tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Four (FORM) Bangkit di Tengah Tren Koreksi, Naik 17%!

    Harga Four (FORM) di Tokocrypto pada hari ini, Senin (15/12), mencatatkan pergerakan positif dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data pasar terbaru, harga FORM hari ini berada di level $0,343461 per token, menguat sekitar 17,60% dibandingkan hari sebelumnya.

    Kenaikan ini memberikan sinyal pemulihan jangka pendek, meskipun tekanan koreksi dalam jangka menengah masih membayangi pergerakan harga.

    Dengan lonjakan tersebut, kapitalisasi pasar FORM kini mencapai sekitar $131,16 juta, menempatkannya di peringkat ke-193 aset kripto terpopuler secara global.

    Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup aktif, tercermin dari volume transaksi 24 jam sebesar $39,87 juta, yang menunjukkan meningkatnya minat beli dari trader jangka pendek.

    Baca Juga: Four (FORM) Melonjak 23%, Akankah Reli Berlanjut?

    Pergerakan Harga FORM dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, harga FORM bergerak fluktuatif dengan kenaikan signifikan secara harian.

    Meski mencatat penguatan harian yang solid, FORM sempat mengalami tekanan dalam jangka sangat pendek, tercermin dari penurunan 2,45% dalam satu jam terakhir.

    Hal ini mengindikasikan adanya aksi ambil untung (profit taking) setelah lonjakan harga yang cepat. Secara mingguan, performa FORM relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,65% dalam tujuh hari terakhir.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa reli harian belum sepenuhnya mengubah struktur tren jangka pendek, namun cukup untuk mengurangi tekanan jual yang sebelumnya mendominasi pasar.

    Pergerakan harga Four (FORM/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Four (FORM/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja FORM dalam 30 hingga 90 Hari

    Jika dilihat dari performa historis, harga FORM masih berada dalam fase koreksi yang cukup dalam.

    Dalam 30 hari terakhir, harga token ini tercatat turun sekitar 15,57%, sementara dalam 60 hari, penurunan semakin tajam mencapai 65,50%.

    Tekanan semakin terlihat dalam rentang 90 hari terakhir, di mana harga FORM anjlok hingga 83,87%.

    Data ini menunjukkan bahwa kenaikan harian saat ini lebih bersifat pemulihan teknikal dibandingkan perubahan tren jangka menengah secara keseluruhan.

    Investor masih cenderung berhati-hati menantikan konfirmasi arah pergerakan berikutnya.

    Data Pasar dan Fundamental FORM

    Dari sisi suplai, jumlah token FORM yang beredar saat ini mencapai 381,87 juta token, atau sekitar 65,84% dari total pasokan maksimum 580 juta token.

    Artinya, masih terdapat potensi penambahan suplai ke pasar di masa mendatang, yang dapat memengaruhi dinamika harga jika tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) FORM tercatat sekitar $199,32 juta, mencerminkan valuasi aset ini apabila seluruh suplai maksimum telah beredar di pasar.

    Posisi Harga terhadap Rekor Tertinggi

    FORM saat ini masih bergerak jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $0,037934 berdasarkan data historis yang tersedia.

    Jarak ini menggambarkan besarnya tekanan yang sempat dialami harga dalam beberapa bulan terakhir, sekaligus menjadi tolok ukur bagi investor untuk menilai potensi pemulihan ke depan.

    Tingginya volatilitas harga FORM menunjukkan bahwa token ini masih sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan aktivitas spekulatif.

    Volume perdagangan yang relatif besar dibandingkan kapitalisasi pasar menandakan likuiditas yang cukup aktif, namun juga memperbesar risiko pergerakan harga yang tajam.

    Analisis Singkat dan Prospek FORM

    Kenaikan harga FORM sebesar 17% dalam sehari memberikan napas segar bagi pelaku pasar. Namun, tanpa dukungan tren naik yang konsisten, potensi koreksi lanjutan masih perlu diantisipasi.

    Level psikologis di sekitar $0,30 diperkirakan menjadi area support penting, sementara area $0,36–$0,38 berpotensi menjadi resistance jangka pendek.

    Jika momentum beli mampu bertahan dan didukung volume yang stabil, peluang kelanjutan pemulihan tetap terbuka.

    Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat, FORM berisiko melanjutkan fase konsolidasi atau koreksi.

    Baca Juga: Comeback Fantastis! FOUR (FORM) Roket 37% Sehari

    Harga FORM hari ini yang melonjak 17,60% menunjukkan adanya upaya pemulihan di tengah tren penurunan jangka menengah yang masih kuat.

    Dengan volume perdagangan yang aktif dan kapitalisasi pasar di atas $130 juta, Four tetap menjadi salah satu aset kripto yang menarik untuk dipantau.

    Meski peluang rebound jangka pendek terbuka, investor disarankan tetap berhati-hati dan menerapkan manajemen risiko yang ketat mengingat volatilitas harga yang masih tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum (ETH) Hari Ini Melemah ke $3.111, Masih Tertekan

    Harga Ethereum (ETH) di Tokocrypto pada hari ini, Senin (15/12) bergerak melemah di tengah kondisi pasar kripto yang cenderung stagnan.

    Berdasarkan data terbaru, harga ETH tercatat di level $3.111,78 per ETH, mengalami penurunan sekitar 0,29% dalam 24 jam terakhir.

    Meski pelemahan tergolong tipis, pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih membayangi Ethereum, khususnya dalam tren jangka menengah.

    Sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia, Ethereum masih mempertahankan dominasinya dengan kapitalisasi pasar sebesar $375,58 miliar, menempatkannya di peringkat ke-2 aset kripto global.

    Aktivitas perdagangan juga terpantau stabil, dengan volume transaksi 24 jam mencapai $18,60 miliar, mencerminkan likuiditas yang tetap kuat meski volatilitas harga relatif terbatas.

    Baca Juga: Harga Ethereum Menguat Tipis, ETH Bertahan di Atas $3.100

    Pergerakan Harga ETH dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang 24 jam terakhir, harga Ethereum bergerak di kisaran $3.034,69 hingga $3.148,03.

    Rentang pergerakan yang relatif sempit ini mengindikasikan fase konsolidasi, di mana pasar masih menunggu katalis baru untuk menentukan arah pergerakan berikutnya.

    Secara intraday, ETH tercatat turun 0,26% dalam satu jam terakhir, sementara secara mingguan, penurunan hanya sebesar 0,08%.

    Data ini menunjukkan bahwa tekanan jual saat ini belum terlalu agresif, namun belum cukup kuat untuk mendorong terjadinya rebound yang signifikan.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 15 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kinerja Ethereum Jangka Menengah dan Panjang

    Jika ditinjau dari kinerja historis, Ethereum masih berada dalam fase koreksi. Dalam 30 hari terakhir, harga ETH turun sekitar 1,97%, relatif ringan dibandingkan penurunan pada periode yang lebih panjang.

    Dalam 60 hari, ETH turut terkoreksi 22,66%, sementara dalam 90 hari terakhir, penurunan yang mencapai 31,19%.

    Koreksi ini membuat harga Ethereum saat ini masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level $4.953,73.

    Jarak yang signifikan dari ATH tersebut mencerminkan kehati-hatian investor, khususnya setelah reli besar yang terjadi pada periode sebelumnya.

    Fundamental dan Data Pasar Ethereum

    Dari sisi fundamental, Ethereum memiliki pasokan beredar sekitar 120,70 juta ETH.

    Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum tidak memiliki batas pasokan maksimum, namun mekanisme burning fee (EIP-1559) berperan dalam mengendalikan laju inflasi ETH, terutama saat aktivitas jaringan meningkat.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) Ethereum tercatat sama dengan kapitalisasi pasar saat ini, yakni sekitar $375,50 miliar, menandakan bahwa valuasi pasar telah sepenuhnya mencerminkan suplai yang beredar.

    Sentimen Pasar dan Faktor Penekan

    Tekanan harga ETH dalam beberapa bulan terakhir tidak lepas dari sentimen makro global, termasuk kebijakan moneter, pergerakan suku bunga, serta dinamika pasar aset berisiko.

    Selain itu, arus dana investor cenderung lebih selektif, sehingga reli besar pada altcoin, termasuk Ethereum, masih terbatas.

    Meski demikian, Ethereum tetap menjadi tulang punggung ekosistem DeFi, NFT, dan smart contract, yang menjadikannya salah satu aset kripto dengan fundamental terkuat.

    Hal ini membuat banyak investor jangka panjang masih memandang koreksi harga sebagai fase konsolidasi, bukan perubahan tren struktural.

    Prospek dan Level Penting ETH

    Dalam jangka pendek, area support ETH berada di kisaran $3.000–$3.030, sementara resistance terdekat berada di area $3.150–$3.200.

    Jika ETH mampu bertahan di atas support psikologis $3.000, peluang rebound teknikal tetap terbuka. Sebaliknya, penembusan ke bawah level tersebut dapat membuka ruang penurunan lanjutan.

    Baca Juga: Harga Ethereum Hari Ini Terkoreksi 4,5%, ETH di Area Psikologis $3.000

    Harga ETH hari ini yang berada di level $3.111 menunjukkan bahwa Ethereum masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan koreksi jangka menengah.

    Meski tekanan jual belum terlalu kuat, investor disarankan tetap mencermati pergerakan harga, volume perdagangan, serta sentimen pasar global.

    Dengan fundamental yang solid, Ethereum masih memiliki prospek jangka panjang yang menarik, namun volatilitas jangka pendek tetap perlu diwaspadai.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 15 Desember 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 15 Desember 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir :

    1. AS Beri Lampu Hijau Awal untuk Bank Kripto

    Regulator AS memberikan persetujuan awal kepada Ripple, Circle, dan perusahaan kripto lain untuk meluncurkan national trust banks. Ini sinyal kuat bahwa kripto mulai diintegrasikan ke sistem keuangan formal AS. Positif untuk XRP, USDC, dan ekosistem institusional kripto secara umum.
    Sentimen: Bullish (jangka menengah–panjang)

    1. ETF Solana Catat Inflow 7 Hari Berturut-turut

    ETF berbasis Solana ($SOL) mengalami inflow konsisten selama 7 hari berturut-turut. Minat investor institusional ke SOL terus meningkat, menandakan kepercayaan terhadap ekosistem Solana pasca dominasi sektor DeFi & memecoin.
    Sentimen: Bullish untuk SOL & ekosistemnya

    1. Jepang Rencana Pangkas Pajak Kripto Jadi 20%

    Pemerintah Jepang berencana memangkas pajak kripto menjadi 20%, jauh lebih rendah dari skema sebelumnya. Potensi lonjakan partisipasi investor ritel dan kembalinya talenta kripto ke Jepang. Sentimen: Bullish untuk adopsi kripto Asia

    1. Bank Terbesar Brasil Rekomendasikan Alokasi BTC

    Bank swasta terbesar di Brasil menyarankan alokasi 1%–3% Bitcoin ($BTC) dalam portofolio investasi. BTC semakin diakui sebagai aset diversifikasi resmi, bukan sekadar aset spekulatif.
    Sentimen: Bullish untuk BTC & legitimasi institusional

    1. Pyth Network Mulai Buyback Token PYTH

    Pyth Network mengumumkan buyback bulanan PYTH menggunakan 33% treasury DAO, seiring Pyth Pro menembus $1 juta ARR. Fundamental proyek menguat, ada mekanisme pengurangan suplai + pendapatan nyata.
    Sentimen: Bullish untuk PYTH (fundamental-driven)

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    PEPE/USDT (🔼 +4.89%)

    • Entry: $0.00000428
    • Stop Loss: $0.00000416
    • Take Profit: $0.00000449

    PEPE/USDT terlihat memantul dari area support kuat $0.00000416 – $0.00000428 dan kini mencoba menuju resistance $0.00000449. RSI yang beranjak ke atas dari area netral menunjukkan momentum beli mulai hidup kembali, sementara MACD perlahan merapat ke zona positif tanda tekanan jual mulai melemah.

    Selama harga mampu bertahan di atas area entry dan tidak kembali menembus support bawah, peluang teknikal mengarah ke retest resistance dengan skenario naik bertahap.

    PENGU/USDT (🔼 +6.28%)

    • Entry: $0.010583
    • Stop Loss: $0.010189
    • Take Profit: $0.011248

    PENGU/USDT terlihat sedang mencoba bangun dari area support kuat setelah tekanan jual mereda, ditandai dengan harga yang mulai bergerak lebih rapi dan membentuk pantulan kecil ke atas. Zona support sekitar $0.0108 – $0.0109 berperan seperti “lantai” yang sejauh ini masih mampu menahan penurunan, sementara resistance terdekat di $0.0112 – $0.0113 menjadi pintu utama jika harga ingin melanjutkan kenaikan.

    Dari sisi momentum, RSI yang kembali naik dari area rendah menunjukkan buyer mulai masuk secara bertahap, dan MACD yang mendekati fase pembalikan.

    ACT/USDT (🔼 +7.28%)

    • Entry: $0.0207
    • Stop Loss: $0.0198
    • Take Profit: $0.0222

    ACT/USDT pada timeframe 1 jam sedang berada di fase rebound setelah memantul dari area support kuat di sekitar $0.0198 – $0.0200, yang terlihat beberapa kali mampu menahan penurunan harga. Harga kini bergerak di atas area entry $0.0209 dan mencoba membangun momentum naik menuju resistance $0.0222 sebagai target terdekat.

    Dari sisi indikator, RSI di kisaran 57 menunjukkan momentum mulai menguat namun belum overbought sementara MACD mendatar mendekati garis nol mengindikasikan potensi lanjutan naik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 15 Desember 2025:Bitcoin Koreksi di Bawah $90K

    Di tengah koreksi pasar kripto hari ini pada Senin (15/12) , sejumlah altcoin justru mencuri perhatian dengan reli kuat, FORM melonjak 31%, JELLYJELLY naik 27%, dan FIS menguat 13%, menunjukkan minat spekulatif yang masih aktif.

    Ke depan, optimisme mulai mengarah ke Q1 2026 yang dinilai berpotensi memicu lonjakan besar harga kripto seiring berakhirnya QT The Fed, penurunan suku bunga, serta membaiknya likuiditas dan sentimen politik. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Pimpin Kenaikan di Tengah Koreksi Pasar Kripto

    • JELLYJELLY catat penguatan harian 27%, harganya naik $0,1006.
    • FORM mengalami kenaikan 31%, dengan harga mencapai $0,3974.
    • Harga FIS melonjak 13%, saat ini diperdagangkan di level $0,0295.

    5 Alasan Q1 2026 Bisa Picu Lonjakan Harga Kripto Terbesar

    • The Fed hentikan QT, suku bunga turun, likuiditas kripto meningkat.
    • Likuiditas pendek dan politik dukung stabilitas pasar hingga paruh masa jabatan.
    • Data kerja lemah kebijakan longgar potensi kenaikan harga saham Q1 2026.

    Kado Akhir Tahun Khusus VIP Traders Total Hadiah 100 Juta*

    Bitcoin Terancam Koreksi, Peluang Kenaikan Suku Bunga Jepang?

    • Kenaikan suku bunga Jepang, dapat menurunkan harga BTC lebih lanjut.
    • Trader fokus pada pertemuan kebijakan Desember; posisi jual investor besar menambah ketidakpastian.
    • Namun, analis lain prediksi Bitcoin pulih setelah ketidakpastian makro berakhir.

    Michael Saylor Sinyal Beli Bitcoin Saat Sentimen Pasar Takut Ekstrem

    • Saylor isyaratkan beli Bitcoin di tengah benturan ketakutan ekstrem dan momentum harga.
    • Analis Bitwise: Penjualan batasi kenaikan Bitcoin meski arus masuk ETF stabil.
    • Data derivatif: Volume turun dan minat naik buat harga BTC stagnan.

    Baca juga: OJK: Investor Kripto Tembus 19 Juta, Siap Salip Investor Pasar Modal?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com