Author: 14

  • Solana Melonjak 10%, Target $110 Terbuka, Apakah SOL Tembus $100?

    Harga Solana (SOL) memimpin pemulihan pasar kripto dengan lonjakan 10% dalam 24 jam terakhir, memicu spekulasi bahwa level US$100 bisa segera tercapai. Sejumlah indikator teknikal dan data on-chain menunjukkan potensi kenaikan lanjutan menuju area US$110–US$115.

    Pada perdagangan Rabu, SOL sempat menyentuh level intraday US$86, naik dari posisi terendah dua minggu di US$75 sehari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring pemulihan pasar kripto secara keseluruhan.

    Open Interest dan Likuidasi Short Meningkat

    Reli harga SOL dibarengi lonjakan aktivitas derivatif. Open interest futures Solana naik lebih dari 5% menjadi US$5,27 miliar, mencerminkan meningkatnya partisipasi pasar.

    Dalam 24 jam terakhir, likuidasi posisi short SOL tercatat mencapai US$15,4 juta. Tekanan likuidasi ini mengindikasikan dorongan beli yang kuat dari sisi permintaan.

    Selain itu, ETF spot Solana berbasis Amerika Serikat mencatat arus masuk bersih sebesar US$40 juta sejak 9 Februari. Arus dana ini dinilai memperkuat sentimen positif terhadap SOL di tengah pemulihan pasar.

    Secara umum, kapitalisasi pasar kripto global naik 4% menjadi US$2,28 triliun. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$66.800 atau naik 5% dalam 24 jam, sementara Ether menguat sekitar 8% ke area US$1.990.

    Baca juga: Solana ETF Masuk US$30 Juta Tertinggi 2,5 Bulan, Tapi Harga SOL Lemah?

    Breakout Pola Segitiga Arahkan ke US$110

    Dari sisi teknikal, grafik enam jam SOL/USD menunjukkan breakout dari pola symmetrical triangle. Pola ini sering diartikan sebagai sinyal kelanjutan tren setelah fase konsolidasi.

    Dilaporkan Cointelegraph, untuk menjaga momentum kenaikan, harga perlu ditutup di atas simple moving average (SMA) 100-hari di sekitar US$86. Jika level ini mampu dipertahankan, target pengukuran pola mengarah ke US$110, yang bertepatan dengan SMA 50-hari. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 28% dari level saat ini.

    Penutupan harian di atas exponential moving average (EMA) 20-hari di sekitar US$88 dapat membuka ruang menuju US$95 dan selanjutnya US$117.

    Data distribusi harga realisasi dari Glassnode menunjukkan aktivitas beli historis di atas US$85 relatif terbatas. Artinya, hanya sedikit pemegang SOL yang memiliki harga pokok di atas area tersebut, sehingga potensi tekanan jual jangka pendek dinilai lebih rendah.

    Level resistensi signifikan berikutnya berada di sekitar US$115, di mana sebelumnya sekitar 22 juta SOL sempat diakumulasi.

    Dengan kombinasi breakout teknikal, arus masuk ETF, serta tekanan likuidasi short, Solana kini menjadi salah satu altcoin dengan momentum pemulihan paling kuat. Namun, keberlanjutan tren naik akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area di atas US$86–US$88 dalam waktu dekat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, SOL kembali menunjukkan kekuatannya sebagai aset ‘high-beta’ yang paling responsif saat market rebound.

    “Inflow ETF yang konsisten meskipun market sedang ‘Fear’ menandakan adanya akumulasi institusional yang kuat di ekosistem Solana. Secara teknikal, jalan menuju 10 terbuka lebar karena minimnya resistensi historis di area 5-15,” ungkapnya.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cardano Breakdown, Whales Angkat Kaki, Target US$0,23 Kian Dekat?

    Harga Cardano (ADA) memasuki fase kritis setelah mengonfirmasi breakdown bearish dari pola head and shoulders. Di tengah tekanan tersebut, data on-chain menunjukkan kontras tajam: investor besar atau whales justru melepas kepemilikan sebelum penurunan terjadi, sementara investor ritel agresif membeli saat harga turun.

    Dalam tujuh hari terakhir, harga ADA turun hampir 5% dan kehilangan level support penting di area US$0,266. Saat ini, Cardano diperdagangkan di kisaran US$0,265 dan belum menunjukkan pemulihan signifikan.

    Whales Lepas 120 Juta ADA Sebelum Breakdown

    Kelompok whale yang memegang antara 100 juta hingga 1 miliar ADA mulai mengurangi eksposur bahkan sebelum pola breakdown terkonfirmasi pada 22 Februari. Pada 19 Februari, kelompok ini tercatat memegang sekitar 2,54 miliar ADA. Namun pada 23 Februari, jumlah tersebut turun menjadi 2,42 miliar ADA.

    Artinya, sekitar 120 juta ADA dilepas dalam beberapa hari, dengan nilai mendekati US$30 juta. Penjualan ini terjadi saat pola teknikal masih dalam proses pembentukan, mengindikasikan bahwa investor besar telah mengantisipasi potensi penurunan lebih lanjut.

    Yang menjadi sorotan bukan hanya aksi jual tersebut, tetapi juga absennya aksi beli kembali. Biasanya, jika whale memperkirakan pemulihan harga, mereka mulai melakukan akumulasi di area support. Namun hingga kini, belum terlihat tanda-tanda akumulasi baru dari kelompok ini.

    Baca juga: Cardano Anjlok ke US$0,25, Siap Tembus US$0,22?

    Ritel Borong Dip, Outflow Melonjak 640%

    Di sisi lain, data arus keluar dari bursa menunjukkan lonjakan signifikan aktivitas beli oleh investor ritel. Pada 21 Februari, total outflow ADA dari bursa tercatat sekitar US$344.450. Dua hari kemudian, angka tersebut melonjak menjadi US$2,55 juta, atau naik sekitar 640%.

    Outflow dari bursa umumnya menandakan investor memindahkan aset ke dompet pribadi untuk disimpan, bukan untuk dijual. Ini mengindikasikan bahwa investor ritel tengah memanfaatkan penurunan harga untuk akumulasi.

    Namun indikator lain menunjukkan risiko penurunan belum sepenuhnya selesai. Persentase total suplai yang berada dalam posisi profit sempat turun ke 6,06% pada 12 Februari, level terendah dalam tiga bulan. Angka tersebut kini berada di sekitar 8,45%, masih sekitar 40% lebih tinggi dari titik kapitulasi terakhir.

    Secara historis, pasar sering kali masih melanjutkan penurunan selama tingkat profitabilitas belum mencapai level kapitulasi ekstrem.

    Target US$0,23 Mengintai

    Secara teknikal, breakdown dari pola head and shoulders pada grafik 8 jam memperkuat bias bearish. Indeks Smart Money (SMI), yang melacak pergerakan investor berpengalaman, juga menunjukkan divergensi negatif saat harga menembus support.

    Support terdekat kini berada di area US$0,259. Jika level ini gagal dipertahankan, ADA berpotensi turun menuju US$0,233, atau sekitar 12% lebih rendah dari harga saat ini. Target tersebut sejalan dengan proyeksi penuh dari pola breakdown yang telah terkonfirmasi.

    Sinyal pemulihan awal baru akan terlihat jika ADA mampu kembali menembus US$0,276. Namun pembatalan skenario bearish secara teknikal membutuhkan pergerakan di atas US$0,293.

    Untuk saat ini, pasar Cardano menunjukkan perpecahan jelas antara strategi whale dan ritel. Ketika investor besar memilih menepi, investor kecil justru masuk agresif. Pertanyaannya, apakah ini momen akumulasi terbaik, atau justru awal dari leg penurunan berikutnya.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, terjadi pembelahan pasar yang berbahaya di mana ritel agresif membeli ‘dip’ yang justru sedang dijauhi oleh smart money. Tanpa dukungan Whale, akumulasi ritel biasanya hanya bersifat sementara dan berisiko menjadi exit liquidity bagi distribusi besar berikutnya.

    “Target tetap menjadi risiko nyata selama indikator Smart Money Index (SMI) belum menunjukkan pembalikan arah yang meyakinkan,” jelasnya.

    Baca Juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Tertekan, Analis Prediksi Harga Bisa Sideway Beberapa Pekan

    Harga Ethereum (ETH) diperkirakan masih bergerak terbatas dalam beberapa pekan ke depan setelah berbagai risiko jangka pendek dinilai sudah tercermin dalam harga. Analis menyebut, tanpa katalis baru yang kuat, aset kripto terbesar kedua ini berpotensi diperdagangkan sideways.

    Dilaporkan Cointelegraph, analis utama Swyftx, Pav Hundal, mengatakan bahwa banyak ketidakpastian jangka pendek sudah diperhitungkan pasar. “Banyak ketidakpastian dalam waktu dekat sudah tercermin di harga Ethereum. Saya tidak akan terkejut jika ETH tetap relatif lesu dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya.

    Menurut Hundal, faktor geopolitik seperti ketegangan terkait Iran serta perkembangan regulasi di Amerika Serikat melalui CLARITY Act telah sebagian besar diantisipasi pelaku pasar. Kondisi ini membuat ruang pergerakan harga dalam waktu dekat menjadi terbatas.

    Likuidasi 19 Miliar Dolar AS Masih Membayangi

    Baca juga: Ethereum Target $2.000! Sinyal On-Chain Isyaratkan Bottom Terbentuk

    Ethereum saat ini diperdagangkan di kisaran 2.021 dolar AS, jauh dari puncaknya pada Oktober lalu di sekitar 4.687 dolar AS. Sejak saat itu, ETH telah terkoreksi sekitar 56,8%. Dalam 30 hari terakhir saja, Ether turun 31,65%, menurut data CoinMarketCap.

    Hundal menilai pasar masih dalam fase pemulihan pasca peristiwa likuidasi besar pada Oktober yang menghapus sekitar 19 miliar dolar AS dari pasar. “Ethereum menghadapi tekanan ganda dalam jangka pendek. Kaskade likuidasi Oktober menghapus 19 miliar dolar AS dari pasar, dan kini sentimen konsumen turun ke level yang belum terlihat sejak 2022,” katanya.

    Indeks Crypto Fear & Greed yang mengukur sentimen pasar kripto menunjukkan skor 13 atau kategori “extreme fear”, mencerminkan kehati-hatian tinggi di kalangan investor ritel.

    Sentimen Jadi Faktor Penentu

    Di tengah fokus pelaku pasar terhadap potensi masuknya likuiditas baru, Hundal menilai sentimen justru menjadi faktor yang kurang mendapat perhatian. “Bagi saya, sentimen konsumen adalah cerita besar yang tidak banyak dibahas,” ujarnya.

    Meski investor ritel cenderung berhati-hati, akumulasi oleh institusi masih berlangsung. BitMine Immersion Technologies, perusahaan treasury Ether terbesar, baru-baru ini menambah 45.759 ETH ke dalam portofolionya. Total kepemilikan perusahaan tersebut kini mencapai 4.371.497 ETH atau sekitar 3,62% dari total 120,7 juta ETH yang beredar.

    Uji Kesabaran Investor

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Sementara itu, Bitcoin justru mencetak rekor tertinggi baru di level 126.100 dolar AS, memperlebar jarak performa dengan Ether. Namun dalam tujuh hari terakhir, rasio ETH/BTC naik 3,58%, mengindikasikan sedikit penguatan relatif Ether terhadap Bitcoin.

    Dalam jangka menengah, Hundal memperkirakan pergerakan Ether dapat menjadi ujian bahkan bagi investor berpengalaman. Ia menambahkan bahwa pasar perlu mencermati tanda-tanda awal jika Ether mulai mengungguli Bitcoin.

    “Di titik itulah pergerakan bisa menjadi sangat agresif,” kata Hundal.

    Untuk saat ini, tanpa katalis baru yang signifikan, Ether diperkirakan masih akan bergerak terbatas sembari menunggu pemulihan sentimen dan arah likuiditas pasar selanjutnya.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun sentimen ritel di zona ‘Extreme Fear’ (Indeks 13), BitMine justru nambah muatan 45.759 ETH.

    “Ada dikotomi: Ritel takut, institusi akumulasi. G-Protocol Filter: Pantau rasio ETH/BTC yang naik 3,58%, sinyal kekuatan relatif ETH mulai bangkit,” analisanya.

    Baca Juga: Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inggris Pertimbangkan Izinkan Kripto untuk Judi Online

    Otoritas Perjudian Inggris (UK Gambling Commission) tengah mempertimbangkan kemungkinan mengizinkan penggunaan kripto sebagai metode pembayaran di kasino online berlisensi. Langkah ini muncul di tengah persiapan Inggris menerapkan rezim regulasi kripto baru yang dipimpin oleh Financial Conduct Authority (FCA).

    Dilaporkan Cointelegraph, Direktur Eksekutif Riset dan Kebijakan UK Gambling Commission, Tim Miller, mengatakan pihaknya ingin mengeksplorasi “jalur potensial ke depan” agar aset kripto dapat digunakan sebagai opsi pembayaran konsumen untuk aktivitas perjudian online yang legal dan terdaftar di Inggris Raya.

    Pernyataan tersebut disampaikan Miller dalam rapat umum tahunan Betting and Gaming Council di London. Menurutnya, meningkatnya minat pengguna terhadap kripto menjadi salah satu alasan regulator mulai membuka diskusi tersebut.

    Tetap Wajib Lolos Uji Kelayakan

    Miller menegaskan bahwa setiap implementasi nantinya tetap akan mewajibkan pemeriksaan ketat terkait kemampuan finansial (affordability) dan kesesuaian pelanggan. Selain itu, perusahaan yang menjalankan aktivitas kripto yang diatur harus memperoleh otorisasi dari FCA berdasarkan Financial Services and Markets Act 2000 (FSMA) ketika rezim baru mulai berlaku.

    “Perusahaan yang melakukan aktivitas kripto yang diatur akan memerlukan otorisasi FCA,” ujar Miller.

    Ia menambahkan bahwa meningkatnya minat penjudi terhadap kripto mendorong regulator untuk mulai memetakan kemungkinan skema yang aman dan sesuai regulasi.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, langkah ini menandai normalisasi utilitas kripto sebagai alat bayar di industri hiburan masif.

    “Inggris memilih pendekatan regulasi proaktif daripada pelarangan total untuk menjamin keamanan konsumen. G-Protocol Filter: Kripto jadi standar baru pembayaran di sektor betting UK,” jelasnya.

    Baca juga: Standard Chartered Peringatkan Bitcoin Bisa Anjlok ke $50.000!

    Industri Diminta Petakan Opsi

    Dalam kesempatan tersebut, Miller mengungkapkan bahwa ia telah meminta Industry Forum — kelompok penasihat yang mewakili pelaku industri perjudian — untuk mengeksplorasi opsi terbaik dalam menerima pembayaran kripto. Namun, belum ada tenggat waktu yang ditetapkan untuk kajian tersebut.

    Menurut Miller, salah satu alasan penting mempertimbangkan kripto adalah perlindungan konsumen. Riset pasar ilegal yang dilakukan regulator menunjukkan bahwa pencarian terkait kripto menjadi salah satu dari dua kata kunci terbesar yang mengarahkan penjudi Inggris ke situs ilegal.

    Meski demikian, Miller menekankan bahwa membuka opsi pembayaran kripto tidak berarti kasino otomatis akan terhindar dari pengawasan ketat. Operator tetap harus memenuhi standar regulasi dan lulus pemeriksaan kesesuaian pelanggan.

    FCA Targetkan Implementasi Penuh 2027

    Langkah ini sejalan dengan perkembangan regulasi kripto di Inggris. FCA baru-baru ini merilis konsultasi final yang mencakup 10 proposal untuk pengaturan pasar kripto. Proses tersebut diperkirakan rampung pada Maret 2026, dengan implementasi penuh ditargetkan pada Oktober 2027.

    Pada awal Januari, FCA menetapkan bahwa perusahaan harus mengajukan otorisasi penuh sebelum rezim baru berlaku pada 25 Oktober 2027. Periode pengajuan diperkirakan dibuka pada September 2026.

    Penyedia layanan aset kripto (Crypto Asset Service Providers/CASPs) yang melewatkan periode pengajuan akan masuk dalam aturan transisi. Mereka masih dapat mempertahankan produk yang sudah ada, tetapi tidak diizinkan menawarkan produk baru.

    Jika rencana ini terealisasi, Inggris berpotensi menjadi salah satu yurisdiksi besar pertama yang secara resmi mengintegrasikan kripto sebagai metode pembayaran dalam industri perjudian online yang diatur ketat.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Korea Selatan Wajibkan Influencer Kripto Bongkar Portofolio

    Pemerintah Korea Selatan mengusulkan aturan baru yang mewajibkan influencer kripto mengungkap kepemilikan aset pribadi mereka, termasuk kompensasi yang diterima saat mempromosikan aset digital. Kebijakan ini disebut sebagai langkah tegas untuk meningkatkan transparansi dan melindungi investor dari potensi konflik kepentingan.

    Mengutip laporan Herald Business, anggota parlemen dari Partai Demokrat sekaligus anggota Komite Kebijakan Nasional, Kim Seung-won, mengajukan amandemen terhadap Capital Markets Act dan Virtual Asset User Protection Act. Rancangan aturan tersebut menargetkan para “finfluencer” yang secara rutin memberikan rekomendasi investasi terkait kripto dan aset keuangan lainnya melalui media sosial, publikasi, maupun siaran.

    Influencer Wajib Beberkan Kompensasi

    Dalam proposal tersebut, influencer diwajibkan mengungkapkan segala bentuk kompensasi yang berkaitan dengan rekomendasi investasi yang mereka sampaikan. Selain itu, mereka juga harus membeberkan jenis serta jumlah aset kripto dan produk keuangan yang mereka miliki secara pribadi. Detail teknis mengenai mekanisme pelaporan akan diatur lebih lanjut melalui dekret presiden.

    Pelanggaran terhadap ketentuan ini akan dikenai sanksi yang setara dengan pelanggaran di pasar modal, seperti manipulasi harga dan praktik front-running. Artinya, konsekuensi hukum bagi influencer yang tidak patuh dapat tergolong serius.

    Baca juga: Warga Korea Selatan Kini Boleh Investasi Aset Kripto Luar Negeri

    Kim Seung-won menyatakan bahwa inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas konflik kepentingan dan penyebaran informasi menyesatkan oleh figur media sosial yang belum berada di bawah pengawasan ketat regulator. Ia menilai sebagian influencer menyebarkan informasi tidak akurat dan melakukan transaksi untuk kepentingan pribadi yang berpotensi merugikan investor.

    Atur Promosi Produk Keuangan

    Langkah Korea Selatan ini sejalan dengan tren global dalam mengatur promosi produk keuangan oleh influencer. Otoritas Jasa Keuangan Inggris (FCA) sebelumnya telah membatasi promosi produk keuangan hanya kepada pihak yang memiliki persetujuan resmi, termasuk menerapkan aturan promosi khusus untuk aset kripto pada 2023 guna melarang iklan yang dianggap menyesatkan.

    Di Amerika Serikat, Securities and Exchange Commission (SEC) juga telah menjatuhkan denda kepada sejumlah selebritas dan influencer yang mempromosikan aset kripto tanpa mengungkapkan pembayaran yang mereka terima. Beberapa kasus besar melibatkan figur publik seperti Kim Kardashian dan mantan bintang NBA Shaquille O’Neal.

    Jika disahkan, aturan di Korea Selatan ini berpotensi menjadi salah satu regulasi paling ketat terhadap influencer kripto di Asia, sekaligus menandai peningkatan pengawasan terhadap aktivitas promosi di era media sosial.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, Korea Selatan makin ketat. Setelah bursa, sekarang giliran influencer yang dibidik.

    “Ini bakal nge-filter influencer sampah yang cuma nyari exit liquidity dari follower-nya. Standar global buat ‘Finfluencer’ makin naik, transparansi bukan lagi pilihan tapi kewajiban hukum,” ungkapnya.

    Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Naik 5%, Tapi Risiko Likuidasi Besar Mengintai di Pasar Futures

    Perdagangan Bitcoin futures dilaporkan memasuki “zona bahaya” seiring meningkatnya frekuensi transaksi ritel dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memunculkan potensi squeeze di dua arah, baik short squeeze maupun long squeeze, di tengah volatilitas harga yang masih tinggi.

    Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di kisaran 66.794,95 dolar AS per BTC atau sekitar 67.010,46 dolar AS, menguat lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sebesar 1.335 miliar dolar AS dengan volume perdagangan harian mencapai 45,70 miliar dolar AS.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, market lagi ‘over-leveraged’ oleh ritel. Secara historis, kondisi ini adalah bahan bakar sempurna buat ‘Short/Long Squeeze’ yang brutal.

    “Volatilitas bakal meledak dalam waktu dekat. G-Protocol Filter: Waspada sapuan harga dua arah (wipeout), jangan trading pake leverage tinggi saat ritel lagi fomo di futures,” ungkapnya.

    Bitcoin Bergerak Naik

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang 63.388,87 dolar AS hingga 68.162,82 dolar AS. Secara mingguan, harga tercatat turun 1,7%, sementara dalam 30 hari terakhir Bitcoin masih terkoreksi 19,19%. Dalam periode 60 dan 90 hari, pelemahan masing-masing mencapai 24,34% dan 22,38%.

    Dilaporkan Crypto Quant, lonjakan aktivitas ritel di pasar futures menjadi perhatian utama pelaku pasar. Meningkatnya frekuensi trading biasanya mencerminkan tingginya spekulasi jangka pendek, terutama saat harga bergerak agresif. Kondisi ini kerap memicu likuidasi massal ketika harga bergerak berlawanan dengan posisi mayoritas trader.

    Analis menilai risiko squeeze saat ini terbuka di dua sisi. Jika mayoritas pelaku pasar membuka posisi short dan harga terus menguat, potensi short squeeze dapat mendorong harga naik lebih tinggi dalam waktu singkat. Sebaliknya, jika dominasi terjadi pada posisi long dan harga tiba-tiba berbalik turun, long squeeze bisa mempercepat tekanan jual.

    Baca Juga: Bitcoin Koreksi Dalam, Pola 2019 Terulang: Awal Reli Baru?

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dari sisi fundamental pasar, Bitcoin masih menjadi aset kripto paling populer dengan peringkat pertama berdasarkan kapitalisasi pasar. Saat ini, suplai yang beredar telah mencapai 20 juta BTC atau sekitar 95,22% dari total maksimum 21 juta BTC. Kapitalisasi pasar terdilusi penuh tercatat sebesar 1.404 miliar dolar AS.

    Perhatikan Fundamental

    Meskipun harga mencatat kenaikan harian yang signifikan, tren jangka menengah masih menunjukkan tekanan. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC turun lebih dari 15.800 dolar AS, mencerminkan fase konsolidasi yang belum sepenuhnya pulih dari koreksi sebelumnya.

    Pelaku pasar kini mencermati apakah penguatan 24 jam terakhir menjadi awal pembalikan tren atau sekadar rebound teknikal di tengah sentimen derivatif yang memanas. Dengan frekuensi trading futures yang tinggi, volatilitas diperkirakan tetap dominan dalam waktu dekat.

    Investor dan trader disarankan untuk memperhatikan manajemen risiko, terutama di tengah potensi pergerakan tajam akibat likuidasi beruntun di pasar futures.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit 4,28% ke $68.206


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Likuiditas Kripto Lemah? Cadangan Stablecoin Bursa Kripto Anjlok 19%

    CryptoQuant menyebut cadangan stablecoin di Binance turun 18,6% sejak November dan kini berada di level yang terakhir terlihat pada Oktober. Menurut analis CryptoQuant Darkfost, cadangan stablecoin di bursa biasanya bergerak mengikuti permintaan investor, sehingga arus stablecoin dapat menjadi proksi untuk membaca dinamika likuiditas di pasar kripto.

    Walau cadangan menurun, Binance disebut masih memegang sekitar 64% dari total cadangan stablecoin di seluruh bursa. Namun, karena skala Binance yang besar, perubahan perilaku di platform ini dinilai menjadi sinyal yang penting untuk dipantau. Darkfost menilai pasar membutuhkan arus masuk stablecoin yang kembali menguat agar tren likuiditas saat ini bisa berbalik dan kondisi pasar lebih stabil.

    Apa Arti Penurunan Cadangan Stablecoin di Bursa

    Baca juga: Cadangan Bitcoin Binance Tembus Level Tertinggi Sejak 2024

    Dilaporkan Cointelegraph, kontraksi cadangan stablecoin di bursa umumnya diartikan sebagai penarikan likuiditas dari pasar kripto, misalnya ketika investor menukar stablecoin kembali ke fiat alih-alih menyimpannya di bursa untuk re-entry. Darkfost menambahkan, salah satu tekanan utama yang membebani pasar saat ini adalah minimnya likuiditas baru yang masuk, dan dari perspektif lintas pasar, kondisi dinilai tidak mudah membaik dalam waktu dekat.

    Data DeFiLlama menunjukkan kapitalisasi pasar stablecoin global cenderung mendatar di kisaran sedikit di atas US$300 miliar sejak Oktober. Setelah dua tahun bertumbuh kuat—dengan sirkulasi stablecoin naik sekitar 150%—pasar kini masuk fase datar. Periode penurunan besar terakhir disebut terjadi pada pertengahan 2022 pasca runtuhnya Terra/Luna, dan pemulihannya baru terlihat kembali pada November 2023, sekitar 18 bulan kemudian.

    Faktor Suku Bunga AS Masih Menahan Likuiditas

    Likuiditas juga dipengaruhi oleh suku bunga AS. Dalam laporan tersebut, Federal Reserve Governor Christopher Waller disebut membuka kemungkinan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret jika data tenaga kerja Februari menunjukkan kondisi yang “lebih solid”.

    Sementara itu, pasar futures CME memproyeksikan probabilitas 95,5% suku bunga tetap tidak berubah pada Maret, yang dinilai menambah hambatan bagi pemulihan likuiditas pasar kripto.

    kalau kamu mau, aku bisa bikinkan 5–7 opsi judul alternatif yang lebih “tajam” dengan gaya media yang kamu pakai (misal lebih dramatis, lebih data-driven, atau lebih netral).

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan cadangan stablecoin sebesar 0 miliar di Binance adalah indikator makro on-chain yang mengkhawatirkan bagi kelanjutan reli pasar.

    “Binance menguasai 64% total cadangan stablecoin global, sehingga pergeseran perilaku investor di sana menjadi sinyal ‘early warning’ akan adanya krisis likuiditas. Selama arus masuk (inflow) stablecoin baru belum terlihat, volatilitas harga aset kripto cenderung tetap tinggi dengan risiko penurunan lanjutan,” jelasnya.

    Baca Juga: Pasokan Ethereum di Binance Langka, Sinyal Harga Bakal Meroket?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Shentu (CTK) Siap Upgrade Mainnet, Perkuat Stabilitas Harga?

    Jaringan Shentu (CTK) dijadwalkan melakukan upgrade mainnet ke versi 2.17.0 pada ketinggian blok 28.124.200.

    Pembaruan infrastruktur ini difokuskan pada peningkatan ketahanan teknis dan optimalisasi performa sistem, tanpa adanya perubahan signifikan pada mekanisme tokenomics.

    Sebagai blockchain berbasis Cosmos, Shentu dikenal mengusung pendekatan keamanan (security-focused chain) dalam pengembangan infrastrukturnya.

    Upgrade berkala seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas jaringan jangka panjang.

    Baca Juga: Harga Shentu (CTK) Naik 18% Usai Diumumkan Listing di BitMart

    Upgrade Infrastruktur

    Menurut laporan Coinmarketcal, Mainnet upgrade v2.17.0 lebih bersifat teknis dibandingkan fundamental.

    Artinya, pembaruan ini menitikberatkan pada peningkatan performa node, efisiensi sistem, serta penguatan keamanan jaringan.

    Ini berarti, tidak ada perubahan pada struktur suplai token CTK, mekanisme staking, distribusi reward, dan model ekonomi jaringan.

    Langkah ini menunjukkan bahwa Shentu lebih fokus pada penguatan fondasi teknis dibandingkan ekspansi fitur baru dalam jangka pendek.

    Sebagai blockchain yang berada dalam ekosistem Cosmos, interoperabilitas dan stabilitas jaringan menjadi faktor penting.

    Upgrade seperti ini biasanya mencakup pembaruan kompatibilitas modul, peningkatan keamanan protokol, serta optimalisasi konsensus.

    Dampak Terhadap Harga CTK

    Menjelang agenda upgrade jaringan, aset kripto sering kali mengalami peningkatan volatilitas akibat spekulasi pasar.

    Namun dalam kasus Shentu, tidak adanya perubahan tokenomics membuat potensi dampak harga cenderung terbatas.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa upgrade ini lebih bersifat pemeliharaan strategis daripada katalis fundamental besar.

    “Sebagai rantai berbasis Cosmos yang berfokus pada keamanan, upgrade berkala ini penting untuk stabilitas jangka panjang. Namun, karena tidak ada fitur baru yang bombastis atau perubahan ekonomi, dampak harga biasanya terbatas pada spekulasi teknis menjelang upgrade,” kata Tim Research Tokocrypto.

    Maksudnya, pergerakan harga CTK kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, bukan perubahan fundamental yang drastis.

    Mengapa Upgrade Rutin Penting bagi Blockchain?

    Dalam industri kripto, pembaruan mainnet bukanlah hal yang jarang terjadi. Upgrade rutin memiliki beberapa fungsi utama:

    1. Menutup celah keamanan
      Patch dan peningkatan keamanan penting untuk mencegah potensi eksploitasi.
    2. Meningkatkan efisiensi jaringan
      Optimalisasi performa dapat mempercepat validasi transaksi dan mengurangi risiko bottleneck.
    3. Menjaga kompatibilitas ekosistem
      Terutama bagi jaringan berbasis Cosmos, sinkronisasi dengan perkembangan ekosistem menjadi kunci interoperabilitas.

    Bagi investor jangka panjang, upgrade semacam ini sering dipandang sebagai sinyal komitmen tim pengembang terhadap keberlanjutan proyek.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Investor

    Menjelang ketinggian blok 28.124.200, beberapa hal yang perlu dipantau, antara lain:

    • Respons validator terhadap upgrade
    • Stabilitas jaringan pasca implementasi
    • Volume perdagangan CTK menjelang dan setelah upgrade
    • Sentimen pasar secara umum

    Jika upgrade berjalan lancar tanpa gangguan teknis, hal ini dapat memperkuat kepercayaan komunitas terhadap kapabilitas teknis Shentu.

    Sebaliknya, jika terjadi kendala teknis atau penundaan, volatilitas harga bisa meningkat dalam jangka pendek.

    Prospek Jangka Pendek dan Panjang

    Pergerakan harga Shentu (CTK/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shentu (CTK/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam jangka pendek, potensi pergerakan harga CTK lebih dipengaruhi oleh dinamika pasar dan sentimen spekulatif.

    Tanpa perubahan tokenomics atau peluncuran fitur besar, reli signifikan cenderung membutuhkan katalis tambahan.

    Namun dalam jangka panjang, peningkatan stabilitas dan ketahanan jaringan merupakan fondasi penting untuk pertumbuhan ekosistem.

    Blockchain yang konsisten melakukan pemeliharaan teknis cenderung memiliki daya tahan lebih baik dalam siklus pasar kripto yang fluktuatif.

    Baca Juga: Harga Shentu (CTK) Melonjak 33%, Apa yang Jadi Katalis Utama?

    Upgrade mainnet Shentu v2.17.0 merupakan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur dan menjaga stabilitas jaringan.

    Meski tidak menghadirkan perubahan ekonomi atau fitur revolusioner, pembaruan ini tetap relevan bagi keberlanjutan proyek.

    Bagi investor, momentum upgrade bisa memicu volatilitas jangka pendek. Namun, nilai jangka panjang Shentu tetap bergantung pada perkembangan ekosistem, adopsi, dan inovasi ke depan.

    Dengan pendekatan berbasis keamanan dan dukungan teknologi Cosmos, Shentu menunjukkan komitmen untuk menjaga kualitas jaringan di tengah kompetisi ketat industri blockchain global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 25 November 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Selasa, 25 November 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir : 

    1. Regulator Jepang Wajibkan Bursa Pegang Dana Cadangan

    Japan Financial Services Agency (FSA) mewajibkan semua bursa kripto memiliki liability reserves untuk kompensasi apabila terjadi hack atau breach. Bullish jangka panjang mendorong kepercayaan publik, meningkatkan standar keamanan industri.
    Token terdampak: Token exchange Jepang, sentimen umum industri.

    1. Circle & Tether Telah Mencetak $16 Miliar Stablecoin Sejak Crash 10 Oktober

    Circle (USDC) dan Tether (USDT) telah mencetak total $16 miliar stablecoin sejak crash 10 Oktober, termasuk $500 juta USDC baru hari ini. Meningkatnya suplai stablecoin biasanya menandakan likuiditas segar yang siap masuk pasar kripto.
    Token terdampak: $USDC, $USDT, serta likuiditas pasar secara keseluruhan.

    1. SeQura Luncurkan Aplikasi Belanja Dengan Cashback Bitcoin

    SeQura meluncurkan aplikasi “Smart Shopping” yang menawarkan hingga 10% cashback dalam Bitcoin untuk 500+ brand premium. Adopsi retail Bitcoin terus berkembang, memperluas penggunaan BTC sebagai insentif transaksi.
    Token terdampak: $BTC.

    1. Bitkub Thailand Pertimbangkan IPO Hong Kong Senilai $200 Juta

    Bitkub, salah satu exchange terbesar Thailand, sedang mempertimbangkan IPO di Hong Kong untuk mengumpulkan dana $200 juta.
    Bullish regional meningkatkan posisi Thailand sebagai hub kripto Asia Tenggara.
    Token terdampak: Ekosistem Bitkub & sentimen pasar Asia.

    1. NYSE Resmi Menerima Pendaftaran Franklin XRP ETF

    NYSE menyetujui pendaftaran dan listing Franklin Templeton’s XRP ETF ($XRP). Memperkuat status XRP sebagai aset institusional legal-friendly di AS.
    Token terdampak: $XRP.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    BONK/USDT (🔼 +13.67%)

    • Entry: $0.00000972
    • Stop Loss: $0.00000921
    • Take Profit: $0.00001105

    BONK saat ini mulai menunjukkan tanda “titik balik pendek” setelah memantul kuat dari area demand 0.00000921-0.00000950, ditambah lonjakan volume yang cukup besar sebagai bahan bakar awal tren pendek. Harga masih berada di zona entry ideal 0.00000972, di mana struktur higher low baru mulai terbentuk.

    Selama BONK mampu bertahan di atas support tersebut, peluang perjalanan menuju area take profit 0.00001105, terutama karena RSI yang sempat menyentuh overbought menunjukkan adanya minat beli yang kembali hidup.

    IOTX/USDT (🔼 +7.73%)

    • Entry: $0.00949
    • Stop Loss: $0.00905
    • Take Profit: $0.01023

    IOTX sedang menunjukkan fase recovery yang cukup sehat setelah memantul kuat dari area support 0.00905, sebuah level yang sebelumnya sudah tiga kali menjadi zona pertahanan penting. Harga kini bergerak naik mendekati area entry 0.00949, yang sekaligus menjadi batas awal untuk melihat apakah momentum bullish ini cukup kuat untuk berlanjut.

    Volume mulai meningkat tipispertanda adanya akumulasi halus dari pelaku pasar. Selama harga tetap bertahan di atas area support terdekat dan RSI yang kini berada di zona 59 tidak membentuk divergence bearish

    PLUME/USDT (🔼 +8.72%)

    • Entry: $0.02536
    • Stop Loss: $0.02411
    • Take Profit: $0.02753

    PLUME mulai menunjukkan tanda-tanda rebound sehat setelah memantul dari area support kuat 0.0241- 0.0253, di mana volume beli juga mulai meningkat sebagai sinyal pasar mulai “berani ambil risiko” lagi.

    Struktur harga saat ini membentuk pola naik bertahap (step-up pattern) menuju zona mid-range, dan RSI yang kembali ke atas level 50 mengonfirmasi bahwa momentum bullish perlahan mengambil alih. Selama harga tetap bertahan di atas area Entry 0.0253 – 0.0255, peluang kenaikan ke zona Take Profit 0.0275


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aturan Baru OJK: Rekening Nganggur 5 Tahun Jadi Dormant, Begini Cara Cegahnya

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah secara resmi menerbitkan peraturan yang menegaskan bahwa rekening bank tanpa aktivitas selama lima tahun berturut-turut akan berstatus dormant. Aturan ini diterbitkan melalui POJK Nomor 24 Tahun 2025 tentang pengelolaan rekening bank.

    Apa itu Rekening Dormant?

    Dikutip dari rilis resmi OJK, rekening dormant adalah rekening bank yang tidak menunjukkan aktivitas apa pun, baik pemasukan, penarikan, maupun pengecekan saldo selama lebih dari 1.800 hari atau lima tahun berturut-turut.

    Status ini ditetapkan OJK untuk meningkatkan pengawasan, mencegah penyalahgunaan, serta memastikan perlindungan nasabah sesuai prinsip tata kelola perbankan.

    Lebih lengkap, OJK membagi klasifikasi rekening menjadi tiga bagian, yakni:

    1. Rekening Aktif → rekening dengan aktivitas seperti pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo.
    2. Rekening Tidak Aktif → rekening tanpa aktivitas seperti pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo lebih dari 360 hari (satu tahun).
    3. Rekening Dormant → rekening tanpa aktivitas seperti pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo lebih dari 1.800 hari (lima tahun).

    Apa yang Akan Terjadi Pada Rekening Dormant?

    • Status rekening berubah: Rekening yang tidak beraktivitas selama lebih dari lima tahun akan otomatis berstatus dormant, bukan lagi rekening aktif.
    • Pembatasan transaksi: Rekening dormant tidak bisa digunakan untuk transaksi finansial seperti transfer, pembayaran, atau penarikan sebelum diaktifkan kembali.
    • Biaya administrasi: Bank berhak mengenakan biaya tertentu pada rekening dormant sesuai kebijakan masing-masing.
    • Potensi penutupan: Jika rekening terus tidak digunakan, bank dapat menutup rekening dormant untuk menjaga efisiensi pengelolaan.
    • Hak nasabah: Nasabah tetap memiliki opsi untuk mengaktifkan kembali rekening dormant dengan menghubungi bank, baik melalui cabang maupun kanal digital.

    Tips Agar Rekening Tidak Menjadi Dormant

    • Lakukan transaksi rutin: Minimal lakukan aktivitas sederhana seperti setor tunai, tarik tunai, atau transfer setiap beberapa bulan.
    • Gunakan untuk pembayaran: Hubungkan rekening dengan pembayaran tagihan bulanan, seperti tagihan listrik, internet, atau langganan digital agar tetap aktif.
    • Cek saldo secara berkala: Pengecekan saldo melalui ATM, mobile banking, atau internet banking juga dihitung sebagai aktivitas rekening.
    • Manfaatkan fitur autodebet: Aktifkan autodebet untuk cicilan atau tabungan rutin sehingga rekening selalu tercatat aktif.
    • Pantau notifikasi bank: Jangan abaikan pesan atau email dari bank terkait status rekening, agar bisa segera melakukan tindakan bila mendekati masa tidak aktif.
    • Aktifkan kembali jika perlu: Jika rekening sudah tidak aktif, segera hubungi bank untuk reaktivasi sebelum mencapai status dormant.
    • Investasikan uang di instrumen investasi: Jangan biarkan uang hanya diam di rekening sampai menjadi dormant, kamu bisa lakukan transaksi investasi seperti aset kripto di aplikasi Tokocrypto, tanpa biaya transaksi.

    Dampak Peraturan POJK Nomor 24 Tahun 2025 Bagi Nasabah

    Bagi nasabah, sesuai dengan peraturan di Pasal 11 ayat (5), status dormant berarti fitur deposit dan penarikan dinonaktifkan sementara yang dapat membuat nasabah yang tidak terlalu memperhatikan rekeningnya akan cukup merepotkan ketika rekening tersebut digunakan untuk keperluan mendadak.

    Namun, meskipun begitu, bank disebut akan tetap memberikan bunga atau imbal hasil atas dana yang tersimpan (Pasal 11 ayat (6)), sehingga jika bank tersebut memberikan imbal hasil cukup tinggi, nilai dana tidak akan terlalu berkurang karena inflasi.

    Dana dalam rekening dormant dikelola oleh bank hingga 30 tahun, setelah itu diselesaikan sesuai regulasi terkait, tetapi dana tidak menjadi milik bank (Pasal 13). Ini berbeda dengan praktik di beberapa negara di mana dana dormant bisa dialihkan ke pemerintah setelah periode tertentu.

    Dari perspektif ekonomi yang lebih luas, aturan ini diharapkan mengurangi “dana mengendap” yang tidak produktif, mendorong nasabah untuk lebih aktif dalam mengelola keuangan.

    Bagaimana Cara Mengaktifkan Rekening Dormant?

    Untuk mengaktifkan kembali rekening yang telah berstatus dormant, nasabah harus mengajukan permohonan melalui saluran bank yang tersedia, seperti cabang, online banking, atau call center.

    Jika lolos, rekening dikembalikan ke status aktif. Namun, permohonan bisa ditolak jika terdeteksi transaksi mencurigakan, informasi palsu, penolakan penyediaan dokumen pendukung, atau alasan lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Proses ini biasanya gratis, tapi bisa juga berbayar sesuai dengan ketentuan masing-masing bank. Nasabah disarankan membawa dokumen seperti KTP, buku tabungan, atau bukti kepemilikan untuk mempercepat proses pengajuan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com