Author: 14

  • 3 Altcoin Terancam Likuidasi Besar Awal Maret, SOL Masuk Zona Rawan

    Pasar altcoin menunjukkan tanda-tanda keseimbangan harga di tengah ketegangan geopolitik global. Namun, kondisi ini justru meningkatkan risiko terjadinya likuidasi besar pada posisi leveraged di awal Maret. Sejumlah analis menyoroti Solana (SOL), XRP, dan Tether Gold (XAUT) sebagai tiga aset yang berpotensi memicu gelombang likuidasi baik di posisi long maupun short.

    Secara umum, total open interest pasar kripto turun dari lebih dari US$120 miliar di awal tahun menjadi sekitar US$94 miliar saat ini. Trader derivatif jangka pendek tampak mengurangi leverage dan lebih berhati-hati, sembari menunggu arah tren yang lebih jelas.

    Solana (SOL): Breakout Bisa Picu Likuidasi Ratusan Juta Dolar

    Dilaporkan BeInCrypto, SOL bergerak sideways di sekitar US$84 sejak awal Februari, mencerminkan fase kompresi volatilitas. Pola seperti ini sering kali mendahului pergerakan harga besar.

    Indikator Buy/Sell Pressure Delta untuk Solana berubah negatif dan turun tajam. Secara historis, sinyal ini dapat menandai dua skenario: pembentukan dasar sebelum reli kuat, atau awal tren bearish signifikan seperti pada 2022.

    Peta likuidasi tujuh hari dari Coinglass menunjukkan jika SOL turun ke US$74, potensi likuidasi posisi long bisa mencapai US$376 juta. Sebaliknya, jika harga melonjak ke US$95, likuidasi posisi short dapat menyentuh US$450 juta.

    Baca juga: Whale Diam-Diam Borong 3 Altcoin Ini Jelang Maret 2026, Sinyal Reli?

    XRP: Tekanan Jual dan Musim Kuat Bertabrakan

    XRP saat ini bertahan di sekitar US$1,35 meskipun ada sentimen negatif dari ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Data historis menunjukkan Maret rata-rata memberikan imbal hasil 18% bagi XRP selama 12 tahun terakhir, menjadikannya bulan terkuat di kuartal pertama.

    Namun, data on-chain mencatat 472 juta XRP senilai sekitar US$652 juta dipindahkan ke Binance dalam sepekan terakhir. Cadangan XRP di bursa menunjukkan tanda-tanda kenaikan setelah berbulan-bulan menurun.

    Peta likuidasi menunjukkan jika XRP turun ke US$1,20, posisi long berpotensi dilikuidasi lebih dari US$125 juta. Sebaliknya, jika naik ke US$1,50, posisi short berisiko likuidasi lebih dari US$157 juta.

    Tether Gold (XAUT): Lonjakan Emas Tingkatkan Risiko

    Tether Gold (XAUT), token berbasis emas fisik, juga menjadi sorotan seiring kenaikan harga emas global. Total open interest XAUT baru-baru ini melampaui US$800 juta.

    Karena harga XAUT sangat bergantung pada harga emas, peningkatan leverage di tengah reli emas meningkatkan potensi likuidasi. Di Bybit saja, jika XAUT menembus US$5.600 dan mencetak rekor baru, posisi short bisa menghadapi likuidasi lebih dari US$61 juta. Sebaliknya, jika harga turun ke US$5.000, posisi long berpotensi kehilangan lebih dari US$90 juta.

    Jika data dari Binance turut diperhitungkan, nilai likuidasi bisa lebih besar lagi. XAUT bahkan telah masuk dalam 10 besar pasangan kontrak perpetual terpopuler di Binance.

    Menanti Arah Tren Selanjutnya

    Menurut Tim Research Tokocrypto, ini bukan prediksi arah, tapi peringatan bahwa break dari range sempit bisa memicu cascade dan slippage tinggi. Strateginya sizing/hedge dan waspada area “liquidation magnet” yang sering dituju harga jangka pendek.

    Meskipun altcoin tidak mengalami arus keluar besar akibat ketegangan geopolitik akhir pekan lalu, kondisi harga yang berada di titik keseimbangan justru meningkatkan potensi pergerakan tajam berikutnya.

    Dengan leverage yang terkonsentrasi pada aset kapitalisasi besar dan token berbasis aset nyata seperti emas, pasar tampak berada di ambang fase volatilitas baru. Pergerakan harga signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi memicu likuidasi besar di kedua sisi pasar.

    Baca juga: Waspada! 3 Altcoin Ini Bisa Picu Likuidasi Rp50 Triliun Lebih Minggu Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Magic Eden Tutup Pasar NFT Ethereum dan Bitcoin, Ada Apa?

    Marketplace NFT ternama, Magic Eden, resmi menghentikan dukungan untuk pasar NFT berbasis EVM seperti Ethereum serta NFT berbasis Bitcoin.

    Keputusan ini diambil demi mengalihkan fokus bisnis ke platform kasino dan sportsbook online milik mereka, Dicey.

    Langkah drastis ini mencerminkan tekanan berat yang tengah dialami industri NFT global.

    Magic Eden menyebutkan bahwa sekitar 80% biaya operasional perusahaan terserap untuk produk yang hanya menyumbang 20% dari total pendapatan.

    Sebagaimana dilansir Cointelegraph pada Selasa (3/3), ketimpangan inilah yang memicu keputusan pivot strategis.

    Baca Juga: Harga Magic Eden (ME) Menguat 12%, Awal Tren Baru?

    Fokus Kembali ke Akar: Solana dan iGaming

    Magic Eden awalnya dikenal sebagai marketplace NFT terbesar di ekosistem Solana.

    Platform ini sempat menikmati masa kejayaan ketika volume perdagangan NFT memuncak pada 2021–2022.

    Namun, seiring mendinginnya hype NFT dan menurunnya volume transaksi di berbagai jaringan, model bisnis marketplace NFT murni semakin tertekan.

    Biaya infrastruktur, pengembangan produk lintas chain, serta operasional tim global tidak lagi sebanding dengan pendapatan yang dihasilkan.

    Kini, Magic Eden memilih untuk kembali fokus pada Solana sebagai basis utama NFT mereka, sekaligus mempercepat ekspansi ke sektor iGaming melalui Dicey—platform kasino dan sportsbook online yang dinilai memiliki arus kas lebih stabil.

    Industri NFT Sedang “Berdarah”

    Keputusan Magic Eden dinilai sebagai sinyal kuat bahwa sektor NFT tengah menghadapi fase sulit.

    Sementara itu, tim Research Tokocrypto melihat pivot ini sebagai refleksi realita industri kripto saat ini yang menggerus segmen NFT.

    “Sektor NFT lagi bener-bener berdarah. Magic Eden yang dulunya raksasa NFT milih buat ‘pivot’ ke judi (iGaming) yang profitabilitasnya jauh lebih pasti di tengah market yang lesu. Ini sinyal kalau marketplace NFT murni lagi berjuang keras buat cari model bisnis yang berkelanjutan,” tegas Tim Research Tokocrypto.

    Volume perdagangan NFT global memang telah turun drastis dibanding puncaknya.

    Banyak koleksi kehilangan likuiditas, floor price merosot, dan minat investor ritel menyusut seiring pergeseran fokus ke sektor lain seperti DeFi, AI crypto, dan memecoin.

    Mengapa iGaming Lebih Menjanjikan?

    Sektor iGaming menawarkan model bisnis yang lebih jelas dan terukur.

    Tidak seperti NFT yang bergantung pada hype, tren, dan spekulasi koleksi, kasino dan sportsbook online menghasilkan pendapatan berbasis aktivitas pengguna yang konsisten.

    Dalam kondisi pasar kripto yang volatil dan cenderung lesu, diversifikasi ke iGaming dinilai sebagai langkah defensif untuk menjaga profitabilitas perusahaan.

    Selain itu, integrasi blockchain dalam industri perjudian online juga membuka peluang baru, seperti transparansi transaksi, sistem reward berbasis token, dan interoperabilitas aset digital.

    Dampak bagi Ekosistem NFT

    Penutupan pasar NFT Ethereum dan Bitcoin oleh Magic Eden dapat berdampak pada likuiditas di kedua ekosistem tersebut, meski kemungkinan tidak signifikan dalam skala global.

    Namun secara simbolis, langkah ini memperkuat narasi bahwa model marketplace NFT lintas chain membutuhkan efisiensi tinggi agar tetap berkelanjutan.

    Bagi Solana, keputusan ini bisa menjadi angin segar karena Magic Eden akan kembali memusatkan sumber daya dan inovasi pada ekosistem tersebut.

    Akhir Era Marketplace NFT?

    Tidak sepenuhnya. NFT masih memiliki utilitas potensial di sektor gaming, ticketing, dan identitas digital.

    Namun, model spekulatif berbasis koleksi profil picture (PFP) tampaknya semakin sulit dipertahankan sebagai sumber pendapatan utama.

    Marketplace NFT kini dituntut untuk berevolusi—baik melalui integrasi DeFi, model revenue sharing, atau ekspansi ke sektor lain seperti yang dilakukan Magic Eden.

    Baca Juga: Token Magic Eden Melejit 28% dalam Sehari: Apa Kuncinya?

    Keputusan Magic Eden menghentikan dukungan NFT Ethereum dan Bitcoin demi fokus ke Dicey menandai babak baru dalam strategi bisnis mereka.

    Dengan 80% biaya operasional terkunci pada produk yang hanya menghasilkan 20% pendapatan, pivot ke iGaming dinilai sebagai langkah rasional.

    Di tengah lesunya pasar NFT, langkah ini menjadi sinyal bahwa pemain besar pun harus beradaptasi untuk bertahan.

    Bagi industri kripto, perubahan arah Magic Eden menjadi pengingat bahwa inovasi dan fleksibilitas model bisnis adalah kunci keberlanjutan di pasar yang terus berubah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vibe Coding AI Bisa Percepat Roadmap Ethereum

    Founder Ethereum Vitalik Buterin kembali memantik diskusi hangat di komunitas kripto setelah menyatakan bahwa konsep “vibe coding” dengan kecerdasan buatan (AI) berpotensi mempercepat roadmap pengembangan Ethereum secara signifikan.

    Menurut Vitalik sebagaimana dikutip dari Cointelegraph pada Selasa (3/3), pemanfaatan AI dalam proses penulisan kode memungkinkan pengembang bergerak jauh lebih cepat dibanding metode konvensional.

    Meski demikian, ia mengakui bahwa kode yang dihasilkan AI saat ini masih rentan terhadap bug kritis dan memerlukan pengawasan ketat.

    Apa Itu ‘Vibe Coding’?

    Istilah “vibe coding” merujuk pada pendekatan pengembangan perangkat lunak yang memanfaatkan AI untuk menghasilkan kode secara cepat berdasarkan instruksi atau konteks tertentu.

    Alih-alih menulis kode baris demi baris secara manual, pengembang dapat memanfaatkan model AI untuk mempercepat proses pembangunan fitur.

    Dalam konteks Ethereum, hal ini berarti percepatan dalam pengembangan fitur-fitur penting seperti smart accounts, peningkatan skalabilitas, serta optimasi layer-2.

    Namun, percepatan ini datang dengan konsekuensi. Vitalik menekankan bahwa kualitas dan keamanan tetap menjadi tantangan utama.

    AI Percepat, Tapi Risiko Bug Masih Tinggi

    Vitalik secara terbuka mengakui bahwa banyak kode yang dihasilkan AI saat ini masih mengandung bug serius, terutama dalam sistem kompleks seperti blockchain yang tidak mentoleransi kesalahan kecil sekalipun.

    Karena itu, ia menyarankan agar komunitas pengembang mengalihkan fokus AI bukan hanya untuk menulis kode, tetapi juga untuk memperkuat keamanan melalui pembuatan test-case dalam jumlah besar serta verifikasi formal.

    Pendekatan ini dinilai lebih strategis: AI digunakan untuk mempercepat pengujian dan meningkatkan ketahanan sistem sebelum implementasi ke mainnet.

    Dampak pada Roadmap Ethereum

    Jika tren percepatan ini berlanjut, roadmap Ethereum berpotensi melaju lebih cepat dari jadwal awal. Artinya, fitur-fitur canggih yang selama ini ditunggu pasar bisa hadir lebih cepat dari ekspektasi.

    Tim Research Tokocrypto melihat perkembangan ini sebagai katalis besar bagi ekosistem Ethereum.

    “AI bukan lagi sekadar alat bantu, tapi mesin utama yang bakal ngerubah fundamental pengembangan blockchain. Percepatan roadmap Ethereum berarti adopsi fitur-fitur canggih (kayak smart accounts) bakal dateng lebih cepet dari ekspektasi pasar. Ini katalis besar buat efisiensi jaringan di masa depan,” kata Tim Research Tokocrypto.

    Smart accounts, misalnya, berpotensi menyederhanakan pengalaman pengguna melalui fitur seperti pemulihan akun tanpa seed phrase, pembayaran gas dengan token selain ETH, hingga sistem keamanan berbasis logika kustom.

    Efisiensi dan Kompetisi Blockchain

    Dalam lanskap blockchain yang sangat kompetitif, kecepatan inovasi menjadi faktor krusial.

    Ethereum selama ini dikenal sebagai jaringan dengan keamanan tinggi, tetapi terkadang dianggap lambat dalam implementasi pembaruan besar karena proses audit yang ketat.

    Dengan dukungan AI, proses pengembangan bisa menjadi lebih efisien tanpa harus mengorbankan keamanan, selama mekanisme pengujian dan verifikasi tetap diperkuat.

    Jika Ethereum berhasil mengintegrasikan AI secara efektif dalam pipeline pengembangannya, hal ini dapat memperkuat posisinya sebagai infrastruktur utama Web3, sekaligus meningkatkan daya saing terhadap jaringan layer-1 lain.

    Tantangan Keamanan Tetap Jadi Fokus

    Meski optimistis, Vitalik tetap menekankan bahwa keamanan tidak boleh dikompromikan.

    Blockchain adalah sistem keuangan terbuka yang mengelola miliaran dolar aset digital, sehingga kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

    Penggunaan AI untuk membuat lebih banyak skenario uji (stress test), simulasi serangan, dan verifikasi formal dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko tersebut.

    Pendekatan ini juga sejalan dengan tren global di industri teknologi, di mana AI tidak hanya digunakan untuk produktivitas, tetapi juga untuk meningkatkan keamanan sistem.

    Baca Juga: Vitalik Jual ETH Rp100 Miliar Saat Harga Anjlok 30%, Sinyal Bahaya?

    Pernyataan Vitalik Buterin tentang “vibe coding” menegaskan bahwa AI akan memainkan peran sentral dalam masa depan pengembangan blockchain.

    Meski kode AI saat ini belum sempurna, potensi percepatan roadmap Ethereum sangat nyata.

    Dengan strategi yang tepat untuk menggabungkan percepatan pengembangan dan penguatan keamanan, Ethereum berpeluang menghadirkan inovasi lebih cepat dari ekspektasi pasar.

    Bagi investor dan pelaku industri, perkembangan ini menjadi sinyal bahwa integrasi AI dalam blockchain bukan lagi sekadar wacana, melainkan bagian dari transformasi fundamental yang sedang berlangsung.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Vitalik Buterin Perkenalkan EIP-8141, Siap Ubah UX Ethereum

    Pendiri Ethereum Vitalik Buterin kembali mengguncang ekosistem kripto dengan proposal terbaru bertajuk EIP-8141.

    Proposal ini disebut-sebut sebagai langkah besar menuju implementasi account abstraction penuh di jaringan Ethereum.

    Melalui konsep baru bernama “Frame Transactions”, dompet kripto tak lagi sekadar alat penyimpanan private key, melainkan dapat berfungsi sebagai program yang mampu melakukan batching atau penggabungan beberapa transaksi sekaligus dalam satu eksekusi.

    Langkah ini dinilai sebagai revolusi pengalaman pengguna (user experience/UX) terbesar dalam sejarah Ethereum.

    Baca Juga: Vitalik Usul Fitur Baru untuk Amankan Wallet Ethereum

    Apa Itu EIP-8141 dan Frame Transactions?

    EIP-8141 merupakan pengembangan lanjutan dari visi account abstraction, yaitu konsep yang memisahkan logika akun dari mekanisme bawaan jaringan.

    Dalam model tradisional Ethereum, akun pengguna (Externally Owned Account/EOA) bergantung pada private key dan wajib membayar gas fee menggunakan ETH.

    Melalui proposal ini, dompet dapat diprogram layaknya smart contract.

    Artinya, pengguna bisa mengatur logika transaksi sesuai kebutuhan—mulai dari limit spending, otorisasi multi-tanda tangan, hingga batching beberapa aksi dalam satu klik.

    Menurut laporan BeInCrypto, konsep “Frame Transactions” memungkinkan serangkaian aksi, seperti swap token, staking, dan transfer, dilakukan sekaligus tanpa perlu menandatangani setiap transaksi secara terpisah.

    Hal ini berpotensi memangkas kompleksitas interaksi dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps).

    Bayar Gas Tak Harus Pakai ETH

    Salah satu fitur paling menarik dari EIP-8141 adalah dukungan terhadap mekanisme “paymaster contracts”. Dengan fitur ini, pengguna dapat membayar biaya gas menggunakan token selain ETH.

    Tim Research Tokocrypto menilai pembaruan ini sebagai langkah revolusioner bagi adopsi ritel.

    “Ini perombakan UX terbesar Ethereum. Dengan ‘paymaster’ contracts, user bisa bayar gas pake token lain. Ethereum mau hapus kerumitan private key & gas fee ETH buat retail,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Jika diterapkan secara luas, mekanisme ini akan menghilangkan salah satu hambatan terbesar bagi pengguna baru: kebutuhan memiliki ETH hanya untuk membayar biaya transaksi.

    Dampak bagi Adopsi dan Ekosistem DeFi

    Account abstraction penuh dapat menjadi katalis besar bagi pertumbuhan ekosistem Ethereum, khususnya sektor DeFi, NFT, dan Web3 secara umum.

    Selama ini, kompleksitas pengelolaan private key dan gas fee menjadi tantangan utama adopsi massal. Banyak pengguna awam kesulitan memahami konsep seed phrase, signing transaction, hingga manajemen gas.

    Dengan dompet yang lebih fleksibel dan programable, Ethereum berupaya menghadirkan pengalaman yang lebih mendekati aplikasi Web2, di mana pengguna cukup berinteraksi tanpa perlu memahami detail teknis di balik layar.

    Selain itu, batching transaksi juga berpotensi meningkatkan efisiensi biaya dan waktu eksekusi, terutama di jaringan layer-2 yang sudah mengadopsi solusi skalabilitas.

    Persaingan Blockchain dan Strategi Ethereum

    Langkah ini juga mencerminkan strategi Ethereum untuk tetap kompetitif di tengah persaingan ketat dengan jaringan layer-1 lain yang menawarkan UX lebih sederhana.

    Beberapa blockchain alternatif telah lama mengusung kemudahan transaksi tanpa kompleksitas gas seperti di Ethereum.

    Dengan EIP-8141, Ethereum menunjukkan komitmennya untuk berevolusi tanpa mengorbankan desentralisasi dan keamanan.

    Jika proposal ini diimplementasikan, Ethereum dapat memperkuat posisinya sebagai infrastruktur utama Web3 yang ramah pengguna sekaligus tetap modular dan fleksibel.

    Tantangan Implementasi

    Meski menjanjikan, implementasi account abstraction penuh bukan tanpa tantangan. Perubahan mendasar pada struktur akun membutuhkan pengujian keamanan ketat agar tidak membuka celah eksploitasi baru.

    Selain itu, integrasi dengan wallet provider, bursa, serta protokol DeFi juga memerlukan adaptasi bertahap.

    Namun, dengan rekam jejak Ethereum dalam melakukan upgrade besar seperti The Merge dan pembaruan skalabilitas lainnya, komunitas optimistis bahwa transisi ini dapat berjalan mulus.

    Baca Juga: ETH Naik ke $2.092, Vitalik Tegaskan L2 Bukan Sekadar Solusi Scaling

    Outlook Jangka Panjang

    EIP-8141 berpotensi menjadi tonggak sejarah dalam evolusi Ethereum.

    Dengan menghadirkan fleksibilitas dompet, pembayaran gas lintas token, dan batching transaksi, Ethereum semakin mendekati visi sebagai platform global untuk aplikasi terdesentralisasi yang mudah digunakan.

    Jika berhasil diimplementasikan, upgrade ini bisa membuka gelombang adopsi baru, terutama dari pengguna ritel yang sebelumnya terhambat kompleksitas teknis.

    Bagi investor dan pelaku industri, perkembangan ini patut dipantau sebagai indikator arah inovasi Ethereum dalam mempertahankan dominasinya di dunia blockchain.






    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Naik ke $68.110, Momentum Bullish?

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini menguat ke level $68.110,56 per koin, naik 2,03% dalam 24 jam terakhir menurut data dari Tokocrypto pada Selasa (3/3).

    Kenaikan ini memperpanjang tren positif mingguan yang kini mencatatkan apresiasi 7,65% dalam tujuh hari terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,36 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $54,8 miliar, Bitcoin kembali menunjukkan dominasi kuat sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

    Pergerakan 24 Jam: Uji Level US$70.000

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga $65.303,14 hingga $70.044,00.

    Level tertinggi harian tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin sempat menembus area psikologis $70.000 sebelum mengalami sedikit koreksi.

    Kenaikan harian hampir 2% menandakan adanya minat beli yang cukup solid, meskipun dalam satu jam terakhir harga terkoreksi tipis sebesar 0,48%.

    Fluktuasi ini mencerminkan aksi ambil untung jangka pendek setelah reli cepat mendekati resistance kunci. Secara teknikal, area $70.000 kini menjadi resistance penting.

    Jika mampu ditembus dengan volume besar, BTC berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area $72.000–$75.000. Sebaliknya, support terdekat berada di kisaran $65.000.

    Tren Jangka Menengah Masih Dalam Fase Pemulihan

    Meski performa harian dan mingguan terlihat positif, data jangka menengah menunjukkan Bitcoin masih dalam fase pemulihan dari koreksi sebelumnya.

    Dalam 30 hari terakhir, BTC masih tercatat turun 13,50%. Bahkan dalam 60 hari dan 90 hari terakhir, penurunan masing-masing mencapai 23,09% dan 27,03%.

    Hal ini menandakan bahwa reli saat ini berpotensi menjadi fase recovery rally setelah tekanan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

    Sebagai pengingat, rekor harga tertinggi Bitcoin berada di level $126.198,07.

    Dibandingkan dengan level tersebut, harga saat ini masih berada jauh di bawah puncaknya, sehingga ruang pemulihan jangka panjang masih terbuka.

    Fundamental Tetap Kuat

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dari sisi fundamental, struktur pasokan Bitcoin tetap menjadi daya tarik utama. Saat ini, suplai beredar telah mencapai 20 juta BTC atau sekitar 95,22% dari total maksimum 21 juta BTC.

    Dengan sisa kurang dari 1 juta BTC yang belum ditambang, narasi kelangkaan (scarcity) semakin menguat. Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) tercatat di $1,43 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh suplai telah beredar.

    Likuiditas yang tinggi, tercermin dari volume transaksi $54,7 miliar dalam 24 jam, juga menunjukkan partisipasi pasar yang aktif.

    Sentimen Pasar dan Outlook

    Kenaikan 7,65% dalam tujuh hari terakhir mengindikasikan pergeseran sentimen jangka pendek ke arah yang lebih positif. Investor mulai kembali masuk setelah fase koreksi panjang.

    Namun, volatilitas tetap menjadi faktor utama. Koreksi intraday setelah menyentuh $70.000 menandakan adanya tekanan jual di area resistance.

    Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam waktu dekat antara lain:

    • Kemampuan BTC menembus dan bertahan di atas $70.000
    • Volume beli yang konsisten di atas rata-rata
    • Stabilitas sentimen pasar makro dan arus dana institusional

    Jika momentum bullish berlanjut, Bitcoin berpotensi membentuk struktur higher high baru dalam jangka pendek.

    Namun jika gagal mempertahankan level saat ini, konsolidasi di kisaran US$65.000–US$68.000 kemungkinan terjadi sebelum arah selanjutnya ditentukan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound ke $67.141, Bisa Bertahan?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin kembali menunjukkan kekuatan dengan kenaikan 2,03% ke $68.110.

    Dengan kapitalisasi pasar $1,36 triliun dan volume perdagangan tinggi, minat pasar terlihat kembali meningkat.

    Meski tren jangka menengah masih dalam fase pemulihan, momentum mingguan yang positif membuka peluang bagi BTC untuk menguji kembali area US$70.000 dan melanjutkan reli.

    Bagi investor, level support $65.000 dan resistance $70.000 menjadi titik krusial yang perlu dipantau dalam beberapa hari ke depan. Manajemen risiko tetap penting mengingat volatilitas pasar kripto yang tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Hari Ini Naik 1,33% ke $0,171, Ikuti Reli Pasar Kripto

    Harga Pi Network (PI) menguat 1,33% dalam 24 jam terakhir ke level $0,171 berdasarkan data Coinmarketcap pada Selasa (3/3).

    Kenaikan ini terjadi seiring membaiknya sentimen pasar kripto secara keseluruhan, dipimpin oleh penguatan Bitcoin yang naik 1,96% dalam periode yang sama.

    Secara umum, pergerakan PI mencerminkan korelasi kuat terhadap pasar, bukan karena adanya katalis spesifik dari proyek itu sendiri.

    Total kapitalisasi pasar kripto juga naik 1,46%, memperkuat indikasi bahwa reli ini bersifat broad-based atau menyeluruh.

    Baca Juga: Harga Pi Network Hari Ini Turun 1,37% ke $0,169, Ini Faktor Penyebabnya

    Mengikuti Beta Positif Pasar

    Kenaikan harga PI dalam 24 jam terakhir menunjukkan karakter sebagai aset dengan beta tinggi, yakni bergerak searah dengan sentimen pasar yang lebih luas.

    Perubahan sentimen dari “Extreme Fear” ke “Fear” pada indeks Fear & Greed turut memberikan dorongan psikologis bagi pelaku pasar.

    Meski belum masuk kategori netral atau greed, pergeseran ini cukup untuk memicu aksi beli jangka pendek di sejumlah altcoin, termasuk PI.

    Dengan kata lain, kenaikan 1,33% pada PI lebih dipicu arus modal yang kembali masuk ke pasar kripto secara umum, bukan oleh pengumuman kemitraan, upgrade jaringan, atau perkembangan fundamental baru.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Tidak Ada Katalis Spesifik

    Berdasarkan data yang tersedia, tidak terdapat berita signifikan, aktivitas derivatif mencolok, maupun rotasi sektor tertentu yang dapat menjelaskan pergerakan independen PI.

    Absennya katalis tambahan ini menegaskan bahwa reli PI masih sangat bergantung pada arah pergerakan Bitcoin dan sentimen global kripto.

    Dalam situasi seperti ini, altcoin cenderung mengikuti arah BTC dengan volatilitas yang sedikit lebih besar. Jika Bitcoin stabil atau melanjutkan kenaikan, PI berpotensi ikut terdorong.

    Namun jika BTC berbalik arah, tekanan jual dapat dengan cepat kembali mendominasi.

    Level Teknis Penting: US$0,168 dan US$0,175

    Secara teknikal, PI saat ini bergerak dalam rentang sempit antara $0,168 hingga $0,175. Area $0,168 menjadi support jangka pendek yang sudah diuji beberapa kali dalam beberapa hari terakhir.

    Jika harga mampu bertahan di atas level ini, peluang untuk menguji resistance di $0,175 tetap terbuka.

    Breakout di atas $0,175 dengan volume yang meningkat dapat menjadi sinyal bullish lanjutan dan membuka ruang kenaikan lebih tinggi.

    Sebaliknya, jika support $0,168 gagal dipertahankan, PI berisiko turun kembali ke area $0,162 sebagai target support berikutnya.

    Pergerakan Bitcoin di atas level $68.500 menjadi salah satu pemicu eksternal yang perlu diperhatikan. Stabilitas BTC di atas area tersebut berpotensi memberikan tailwind tambahan bagi altcoin seperti PI.

    Outlook Jangka Pendek: Netral Cenderung Bullish

    Dengan kenaikan moderat dan struktur harga yang masih dalam fase konsolidasi, bias jangka pendek PI dapat dikategorikan netral hingga sedikit bullish.

    Namun, karena tidak ada katalis independen yang mendorong pergerakan, arah harga tetap sangat bergantung pada kondisi pasar makro kripto.

    Faktor yang perlu dipantau oleh investor antara lain ketahanan support $0,168, breakout valid di atas $0,175, volume transaksi yang meningkat sebagai konfirmasi tren, dan pergerakan harga Bitcoin sebagai indikator utama

    Tanpa dukungan volume yang kuat, reli berpotensi menjadi sekadar pantulan teknikal dalam fase sideways.

    Baca Juga: Ironis, Harga Pi Network Melemah 0,32% Saat Pasar Kripto Menguat

    Analisa harga Pi Network hari ini menunjukkan bahwa kenaikan 1,33% ke $0,171 merupakan refleksi dari beta positif terhadap pasar kripto yang sedang menguat. Tidak ada katalis spesifik yang mendorong pergerakan independen PI.

    Selama harga bertahan di atas $0,168, peluang menguji resistance $0,175 tetap terbuka. Namun jika sentimen pasar kembali melemah, risiko penurunan ke $0,162 harus diwaspadai.

    Untuk saat ini, PI masih bergerak dalam range konsolidasi yang jelas, dengan arah selanjutnya sangat bergantung pada momentum Bitcoin dan sentimen pasar global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 3 Maret 2026: Kembali ke Zona Hijau!

    Pasar kripto hari ini, Selasa (3/3) kembali menunjukkan tanda rebound dengan sejumlah altcoin mencatat penguatan signifikan. FORM melonjak 28% ke level $0,278383, disusul NEAR yang naik 18% ke $1,385 dan AIXBT yang menguat 16% ke $0,0239. Kenaikan ini mencerminkan kembalinya minat risiko di tengah sentimen pasar yang mulai stabil.

    Di saat yang sama, reli emas turut merambah pasar kripto. Lonjakan harga emas akibat ketegangan geopolitik mendorong sebagian whale mengalihkan dana ke token berbasis emas seperti XAUT dan PAXG, dengan volume transaksi keduanya menembus US$1 miliar. Pergerakan ini menunjukkan investor mencari lindung nilai (hedging) namun tetap dalam ekosistem aset digital. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Saat Pasar Kembali Rebound

    • FORM melonjak 28% ke level $0,278383.
    • NEAR melesat 18% menyentuh $1,385.
    • AIXBT naik 16%, kini di harga $0,0239.

    Reli Emas Merambah Kripto: Simak Penjelasannya

    • Emas melonjak akibat ketegangan geopolitik
    • Whale alihkan dana ke token berbasis emas
    • Volume XAUT dan PAXG tembus 1 miliar dolar AS

    Spesial Ramadan, Kesempatan Dapat Total Hadiah Rp 250JUTA!*

    3 Altcoin Potensial di Awal Maret 2026

    • Hardfork Polygon berpotensi picu volatilitas POL
    • Buyback Chiliz angkat harga di Tengah tren bearish
    • Unlock SUI $50 juta berisiko picu volatilitas.

    Data Ekonomi AS Penentu Sentimen Bitcoin Minggu Ini

    • Data PMI berpotensi ubah proyeksi suku bunga AS.
    • Laporan tenaga kerja (ADP/NFP) uji ketahanan pasar kripto.
    • Ekonomi kuat tekan Bitcoin, ekonomi lemah picu reli.

    Baca juga: Riset Kripto 23-27 Feb 2026: Bitcoin Menghijau!, We Are So Back?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Hari Ini 2 Maret 2026: Waspada Tekanan Perang Iran-Israel

    Memasuki awal pekan, sejumlah altcoin menunjukkan performa positif di tengah pasar kripto hari ini, Senin (2/3) yang masih sensitif terhadap sentimen global. KNC memimpin kenaikan dengan lonjakan 18% ke $0,1653, diikuti ALICE yang naik 15% ke $0,1482 dan FORM yang menguat 12% ke level yang sama. Penguatan ini mencerminkan minat beli selektif meski kondisi makro masih dibayangi ketidakpastian.

    Risiko geopolitik kembali menjadi perhatian setelah meningkatnya ketegangan AS–Iran. Potensi eskalasi konflik, termasuk serangan yang melibatkan AS dan Israel, dapat memicu aksi jual Bitcoin pada awal pekan. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

    Daftar Altcoin Potensial di Awal Pekan Ini

    • KNC melonjak 18% ke level $0,1653.
    • ALICE melesat 15% menyentuh $0,1482.
    • FORM naik 12%, kini di harga $0,1482.

    Konflik AS-Iran: Risiko Kripto Anjlok Senin Depan Meningkat

    • Serangan AS-Israel picu potensi aksi jual Bitcoin.
    • Ketegangan di Iran pacu volatilitas pasar kripto.
    • ETF dan dukungan teknis tahan kejatuhan kripto.

    Cashback Spesial Beduk Ramadan Total Hadiah Rp 50 JUTA*

    Apa Buruan Whale Kripto demi Profit Maret 2026?

    • Whale Uniswap borong $1 juta UNI jelang penyelesaian transaksi.
    • Muncul pola bullish, whale BCH tambah dana $50 juta.
    • Harga melonjak, whale borong LINK senilai $3,5 Juta.

    Perhatian! Agenda Kripto Utama Pekan Ini

    • Reli kripto dipicu redanya konflik dan arus modal institusi.
    • Putusan Clarity Act Minggu ini tentukan masa depan regulasi AS.
    • Data ekonomi mendatang bakal pacu volatilitas pasar kripto.

    Baca juga: Riset Kripto 23-27 Feb 2026: Bitcoin Menghijau!, We Are So Back?!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketegangan AS–Iran Guncang Kripto, XRP Turun 4%: Potensi Naik?

    XRP menghadapi potensi tekanan jual besar setelah lebih dari 472 juta token senilai sekitar US$652 juta dipindahkan ke Binance dalam sepekan terakhir. Lonjakan arus masuk ke bursa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memicu aksi jual di pasar kripto.

    Dilaporkan BeInCrypto, data on-chain menunjukkan perpindahan dana tersebut menjadi periode inflow terbesar sepanjang Februari. Masuknya token dalam jumlah besar ke bursa kerap diartikan sebagai sinyal potensi tekanan jual, karena aset biasanya harus berada di platform perdagangan sebelum dapat dilepas ke pasar.

    Ketegangan Geopolitik Picu Aksi Defensif

    Eskalasi konflik di Timur Tengah disebut menjadi pemicu perubahan posisi investor. Laporan menyebut serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke Iran terjadi tak lama setelah penutupan pasar keuangan tradisional, memperbesar ketidakpastian di aset berisiko termasuk kripto.

    Situasi memanas setelah muncul laporan mengenai kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang diikuti peningkatan serangan balasan Iran ke Israel dan sejumlah negara Teluk. Kondisi ini menekan sentimen investor global.

    Pasar kripto bergerak melemah seiring aset berisiko lainnya, sementara emas menguat sebagai aset lindung nilai. XRP turut terdampak dan tercatat turun lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran US$1,37 saat artikel ini ditulis.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, arus masuk masif ke bursa biasanya menandakan kesiapan untuk likuidasi.

    “Di tengah ketidakpastian perang di Timur Tengah, whale lebih milih posisi likuid. Waspada tekanan jual jika tensi nggak mereda,” ucapnya.

    Baca juga: ETF XRP Catat Inflow tinggi, Kenapa Harga Mandek di Bawah US$1,50?

    Sinyal Distribusi atau Sekadar Reposisi?

    Analis on-chain Darkfost menyebut arus masuk besar ke Binance mencerminkan sikap defensif pemegang XRP. “Ketika token dalam jumlah besar masuk ke bursa, itu sering kali mengindikasikan kesiapan untuk menjual atau setidaknya memposisikan likuiditas lebih dekat ke pasar,” ujarnya.

    Meski demikian, inflow tidak selalu berarti aksi jual langsung. Perpindahan dana juga bisa mencerminkan reposisi likuiditas, strategi arbitrase, pengelolaan jaminan, atau langkah antisipatif di tengah volatilitas tinggi.

    Data CryptoQuant menunjukkan cadangan XRP di bursa sebenarnya telah menurun secara umum sejak Oktober 2025. Arus masuk terbaru ini menjadi pembalikan moderat dari tren penurunan tersebut.

    Pelaku pasar kini menanti apakah perpindahan US$652 juta XRP ini merupakan respons sementara terhadap krisis geopolitik atau awal dari fase distribusi yang lebih panjang. Dalam kondisi risiko global yang meningkat, volatilitas jangka pendek diperkirakan masih akan mendominasi pergerakan harga XRP.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hacker Kripto Mendadak Sepi, Kerugian Anjlok 90% di Februari

    Aktivitas peretasan kripto tercatat turun drastis pada Februari 2026. Total kerugian akibat eksploitasi hanya mencapai US$35,7 juta, merosot lebih dari 90% dibandingkan bulan sebelumnya dan menjadi bulan paling tenang bagi sektor keamanan kripto sejak Maret 2025.

    Dilaporkan BeInCrypto, data dari firma keamanan blockchain CertiK menunjukkan penurunan tajam secara bulanan maupun tahunan. Sebagai perbandingan, Februari tahun lalu diwarnai peretasan besar senilai US$1,5 miliar terhadap bursa Bybit yang mendistorsi statistik keamanan tahunan.

    Meski angka total menurun signifikan, serangan terarah tetap menguras jutaan dolar dari sejumlah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi).

    Serangan Oracle dan Private Key Jadi Sorotan

    Baca juga: Bitcoin US$21 Juta Kembali ke Pemerintah Korsel, Hacker Panik

    Insiden terbesar bulan ini terjadi pada 22 Februari di jaringan Stellar. Menurut Quill Audits, peretas mengeksploitasi pool YieldBlox Blend dan mencuri lebih dari US$10 juta melalui manipulasi oracle berbasis likuiditas tipis.

    Pelaku melakukan satu transaksi abnormal di pasar USTRY/USDC yang sangat tidak likuid, sehingga harga token melonjak hingga 100 kali lipat. Manipulasi ini menipu sistem valuasi protokol dan memungkinkan pelaku melakukan pinjaman besar dengan jaminan yang tidak memadai.

    Sehari sebelumnya, proyek blockchain Internet-of-Things IoTeX juga mengalami pelanggaran keamanan setelah private key dikompromikan. CertiK memperkirakan kerugian hampir US$9 juta, namun tim IoTeX menyebut angka yang terverifikasi mendekati US$2 juta.

    Peneliti keamanan mencatat bahwa pelaku menggunakan private key tersebut untuk mengakses token safe, menukar aset curian menjadi ETH, lalu memindahkannya ke Bitcoin melalui bridge lintas jaringan guna menyulitkan pelacakan.

    Insiden besar lainnya adalah eksploitasi senilai US$2,2 juta terhadap protokol privasi Foom.Cash. Dalam kasus ini, peretas memanfaatkan celah kriptografi untuk memalsukan bukti zkSNARK, sehingga dapat membuat kredensial digital palsu dan menarik token dalam jumlah besar.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, Penurunan hack kemungkinan besar karena volatilitas market yang bikin hacker ‘tiarap’. Jangan kendor pas market sepi, ‘drainer-as-a-service’ tetep ngincer wallet lo yang nggak dijaga ketat.

    Phishing Masih Mengintai

    Selain eksploitasi kontrak pintar, serangan phishing tetap menjadi ancaman utama dengan total kerugian US$8,5 juta sepanjang Februari.

    Fenomena “drainer-as-a-service” turut mendorong maraknya phishing. Platform seperti Angel Drainer dan Inferno Drainer menyediakan perangkat lengkap bagi pelaku, mulai dari situs tiruan, akun media sosial palsu, hingga skrip kontrak pintar otomatis.

    Model ini memungkinkan pelaku dengan keahlian teknis minim untuk menjalankan operasi penipuan skala besar. Operator layanan tersebut biasanya mengambil persentase dari dana yang berhasil dicuri.

    Meskipun Februari menjadi bulan paling tenang dalam hampir setahun, para analis keamanan menilai ancaman belum sepenuhnya mereda. Serangan kini cenderung lebih terarah dan canggih, menandakan bahwa risiko di ekosistem kripto tetap perlu diwaspadai.

    Baca juga: Bhutan Resmi Tokenisasi Cadangan Emas Negara di Blockchain Solana


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com