Author: 15

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tembus $111.000, Sinyal Bullish?

    Bitcoin (BTC) kembali memimpin reli pasar kripto global. Berdasarkan data terbaru, harga BTC hari ini mencapai $111.199,86, naik +1,18% dalam 24 jam terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar senilai $2,22 triliun USD dan volume perdagangan 24 jam mencapai $52,98 miliar, Bitcoin terus mempertahankan dominasinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

    Kenaikan ini menandai momentum baru setelah sempat terkoreksi di bawah $109.000 minggu lalu. Kini, Bitcoin mulai menunjukkan kekuatan teknikal yang solid dan kepercayaan investor yang meningkat.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tembus $109K, Kembalinya Momen Bullish?

    Performa Harga Bitcoin: Kembali ke Jalur Positif

    Data pergerakan harga menunjukkan dinamika menarik:

    • Hari ini: +$1.205,46 (+1,1%)
    • 30 hari terakhir: -$1.362,48 (-1,21%)
    • 60 hari terakhir: -$946,32 (-0,84%)
    • 90 hari terakhir: -$6.143,66 (-5,23%)

    Meskipun secara jangka menengah masih ada tekanan dari koreksi pasar, reli harian ini menunjukkan adanya rebound alami di sekitar zona support kuat $108.000–$109.000.

    Dalam 24 jam terakhir, harga bergerak antara $108.771 (terendah) dan $111.450 (tertinggi), menunjukkan volatilitas yang mulai menurun, tanda bahwa pasar mulai stabil sebelum potensi breakout baru.

    Rekor tertinggi (ATH) Bitcoin masih berada di $126.198,07, dan dengan kenaikan baru ini, BTC kini hanya terpaut sekitar 12% dari puncak sepanjang masa tersebut.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga Bitcoin Hari Ini

    Beberapa faktor utama diyakini menjadi pendorong pergerakan positif BTC saat ini:

    1. Minat Institusional Kembali Menguat

    Data dari beberapa penyedia ETF Bitcoin menunjukkan peningkatan aliran dana masuk (inflow) ke produk berbasis BTC selama dua pekan terakhir.

    Hal ini menandakan kembalinya minat investor institusional di tengah keyakinan bahwa suku bunga global mulai stabil.

    2. Kondisi Makro yang Lebih Bersahabat

    Pasar global mulai menilai ulang ekspektasi kebijakan The Federal Reserve (Fed). Sinyal penurunan suku bunga pada kuartal pertama 2026 meningkatkan daya tarik aset berisiko seperti kripto.

    Investor kini melihat Bitcoin sebagai aset lindung nilai (digital gold) terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

    3. Halving Effect Masih Terasa

    Setelah peristiwa Bitcoin Halving 2024, suplai koin baru menurun signifikan. Dengan permintaan tetap tinggi, tekanan beli cenderung meningkat secara struktural.

    Sejarah menunjukkan bahwa 6–12 bulan pasca-halving sering menjadi fase awal reli besar Bitcoin, dan data on-chain mendukung pola tersebut.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisa Teknikal: BTC Siap Uji $112.000 – $115.000

    Dari sisi teknikal, Bitcoin menunjukkan momentum bullish yang semakin kuat.
    Beberapa indikator penting yang diamati analis:

    • RSI (Relative Strength Index) kini berada di kisaran 62, menunjukkan momentum beli yang sehat tanpa tanda overbought.
    • Moving Average (MA 50 & 200) mulai menyempit, berpotensi membentuk golden cross — sinyal klasik untuk reli lanjutan.
    • Volume perdagangan 24 jam meningkat sekitar 10% dibanding rata-rata mingguan, menunjukkan masuknya likuiditas baru.

    Level support utama berada di $108.000, sementara zona resistensi kuat terlihat di $111.500–$112.200.

    Jika BTC mampu menembus area tersebut dengan volume besar, target jangka pendek berikutnya berada di $114.500 hingga $115.000.

    Namun, bila tekanan jual muncul kembali di atas $111.000, koreksi ringan ke $109.500 masih mungkin terjadi — area yang bisa dimanfaatkan trader sebagai entry point potensial.

    Fundamental Kuat: Dominasi Pasar dan Sentimen Positif

    Bitcoin tetap menjadi aset paling dominan di pasar kripto, menguasai lebih dari 50% total kapitalisasi pasar global.

    Sentimen publik juga mulai membaik, terutama setelah beberapa negara mulai mengatur ETF dan perdagangan aset digital dengan kerangka hukum yang lebih jelas.

    Selain itu, laporan on-chain menunjukkan peningkatan jumlah wallet jangka panjang (HODLers), menandakan bahwa investor semakin yakin terhadap prospek BTC dalam jangka panjang.

    Bitcoin kini memasuki fase konsolidasi sehat sebelum potensi breakout baru. Selama harga bertahan di atas $108.000, tren jangka menengah tetap bullish.

    Baca Juga: Bitcoin Comeback! Dominasi Naik ke 59%, Pasar Kripto Bakal Bullish?

    Bitcoin di Jalur Bullish, Tapi Waspadai Resistensi Kunci

    Kenaikan harga Bitcoin hari ini menandakan awal fase optimisme baru setelah periode volatilitas tinggi.

    Dengan dukungan teknikal, makroekonomi yang lebih stabil, dan meningkatnya minat institusional, BTC tampak siap melanjutkan perjalanan menuju zona $115.000 dalam waktu dekat.

    Namun, investor disarankan untuk tetap mewaspadai resistensi psikologis di $112.000 dan memantau volume perdagangan sebagai indikator kekuatan tren.

    Untuk saat ini, Bitcoin tetap raja pasar kripto, dan reli ke atas $111.000 bisa jadi pertanda awal kembalinya bull run besar di 2025.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ethereum Cetak Kenaikan Tajam! Update Jaringan Dorong ETH ke $3.9K

    Ethereum (ETH) kembali menunjukkan taringnya di pasar kripto.

    Berdasarkan data terkini via Tokocrypto pada Jumat (24/10), harga ETH hari ini berada di level $3.967,02, naik +3,21% dalam 24 jam terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $478,81 miliar dan volume perdagangan 24 jam sebesar $37,07 miliar, Ethereum tetap menjadi aset digital terbesar kedua di dunia, hanya kalah dari Bitcoin (BTC).

    Kenaikan ini juga menandai potensi pemulihan setelah periode koreksi yang cukup panjang pada September dan awal Oktober.

    Banyak analis melihat momentum ini sebagai sinyal awal kebangkitan Ethereum di tengah optimisme seputar adopsi blockchain dan peningkatan aktivitas DeFi.

    Baca Juga: Perkuat Keamanan, Ethereum Foundation Pindahkan $610 Juta ke Wallet

    Performa Harga Ethereum: Dari Tekanan ke Pemulihan

    Riwayat harga menunjukkan dinamika menarik dalam beberapa bulan terakhir:

    • Hari ini: +$123,32 (+3,21%)
    • 30 hari terakhir: -$194,80 (-4,68%)
    • 60 hari terakhir: -$756,93 (-16,03%)
    • 90 hari terakhir: +$215,70 (+5,75%)

    Meski masih tertinggal dari puncak 2024, ETH berhasil memantul dari level terendah 24 jam di $3.811,90, dan kini mendekati batas atas $3.977,96.

    Level ini menjadi batas psikologis penting. Jika berhasil ditembus, potensi menuju zona $4.000–$4.200 semakin terbuka.

    Ethereum sendiri mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level $4.953,73, yang pernah dicapai pada akhir 2021.

    Dengan momentum dan dukungan ekosistem yang semakin kuat, banyak pihak mulai memperkirakan retesting level ATH bisa terjadi kembali pada paruh pertama 2026.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga ETH

    Beberapa faktor utama diyakini berkontribusi terhadap kenaikan harga Ethereum baru-baru ini:

    Optimisme Pasca-Peningkatan Jaringan (Ethereum 2.0 & Dencun Upgrade)

    Ethereum telah memasuki fase penting dalam roadmap scalability-nya.

    Setelah Merge dan Shanghai Upgrade, komunitas kini menantikan Dencun Upgrade, yang menjanjikan biaya transaksi lebih murah serta efisiensi lebih tinggi di jaringan Layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism.

    Langkah ini meningkatkan kepercayaan investor terhadap kelangsungan teknologi Ethereum sebagai tulang punggung ekosistem DeFi dan NFT.

    Lonjakan Aktivitas DeFi dan Staking ETH

    Jumlah ETH yang terkunci (staked) di jaringan telah melampaui 31 juta ETH, atau sekitar 25% dari total suplai beredar.

    Ini berarti pasokan yang tersedia di pasar semakin menipis, sehingga menekan tekanan jual.

    Selain itu, aplikasi DeFi seperti Lido, Uniswap, dan Aave menunjukkan lonjakan volume transaksi, mendukung permintaan alami untuk ETH sebagai bahan bakar (gas fee) di ekosistemnya.

    Korelasi Positif dengan Bitcoin dan Pasar Global

    Reli Bitcoin yang menembus level $110.000 pekan ini juga memberikan efek domino bagi altcoin besar, termasuk Ethereum.

    Dalam banyak siklus pasar, ETH dikenal mengikuti tren BTC dengan jeda waktu 1–2 minggu, yang bisa berarti bahwa momentum kenaikan Ethereum baru saja dimulai.

    Analisa Teknikal: ETH Siap Menembus $4.000?

    Dari sisi teknikal, Ethereum menunjukkan pola bullish continuation dengan beberapa indikator utama mendukung tren positif:

    • RSI (Relative Strength Index) naik ke kisaran 58, menandakan momentum beli yang sehat.
    • EMA 20 & 50 mulai menunjukkan sinyal persilangan positif (bullish crossover).
    • Volume perdagangan 24 jam meningkat 15% dibanding rata-rata mingguan, menandakan adanya minat baru dari pelaku pasar institusional.

    Selama ETH mampu bertahan di atas support $3.850, target jangka pendek berada di $4.050 – $4.200. Namun, jika gagal menembus zona resistensi tersebut, harga berpotensi terkoreksi ke $3.750 – $3.800.

    Prospek Fundamental: Ethereum Masih “Raja DeFi”

    Ethereum tetap menjadi jantung dari industri kripto, dengan lebih dari 65% total nilai terkunci (TVL) di sektor DeFi berasal dari jaringannya.

    Selain itu, adopsi Layer-2 solutions dan peningkatan aktivitas institusional memperkuat posisinya sebagai platform smart contract paling dominan.

    Ke depan, integrasi dengan tokenisasi aset dunia nyata (RWA), CBDC berbasis Ethereum, dan kerjasama lintas rantai (interoperability) diprediksi menjadi katalis pertumbuhan berikutnya.

    Dengan roadmap yang kuat dan dukungan komunitas yang besar, Ethereum tetap menjadi aset pilihan utama bagi investor jangka panjang yang mencari kombinasi antara stabilitas dan inovasi.

    Baca Juga: Ethereum (ETH) Bertahan di Atas $3.800, Tertekan Koreksi Pasar Kripto

    ETH Menatap Level $4.000 dengan Penuh Optimisme

    Kenaikan harga Ethereum hari ini menandai fase pemulihan yang solid setelah koreksi panjang.

    Dengan dukungan teknikal yang kuat, inovasi jaringan yang berkelanjutan, dan tren positif di pasar kripto global, ETH berpotensi menembus level psikologis $4.000 dalam waktu dekat.

    Namun, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan sentimen makroekonomi global yang dapat memengaruhi harga kripto secara keseluruhan.

    Bagi komunitas kripto, langkah Ethereum hari ini bisa jadi awal dari reli besar baru menjelang akhir tahun 2025.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Siap Tersambung ke ISO 20022! Harga PI Naik 1,3%

    Harga Pi Network (PI) naik 1,30% dalam 24 jam terakhir, mengikuti penguatan pasar kripto secara umum yang mencatat kenaikan rata-rata +1,69%.

    Namun, tren jangka panjang masih menunjukkan tekanan, dengan penurunan 27,87% dalam 30 hari dan 54,06% dalam 90 hari terakhir.

    Kenaikan singkat ini disebut-sebut dipicu oleh tiga faktor utama: integrasi standar pembayaran global ISO 20022, peluncuran fitur P2P lending, dan indikator teknikal yang menunjukkan potensi rebound.

    Integrasi ISO 20022: Langkah Strategis Menuju Ekosistem Finansial Global

    Pi Network baru-baru ini mengonfirmasi rencana integrasi dengan ISO 20022, standar global untuk komunikasi pesan keuangan yang juga digunakan oleh SWIFT, jaringan pembayaran internasional terbesar di dunia.
    Integrasi ini dijadwalkan selesai pada 22 November 2025, bertepatan dengan tenggat migrasi sistem SWIFT secara global.

    Langkah tersebut berpotensi menempatkan Pi Network sejajar dengan proyek besar seperti XRP (Ripple) dan XLM (Stellar Lumens), dua kripto yang lebih dulu mematuhi standar ini.

    Menurut laporan Coinmarketcap pada Jumat (24/10), kesesuaian dengan ISO 20022 dapat membuka peluang kerja sama dengan lembaga keuangan dan mitra pembayaran lintas negara.

    Namun, analis memperingatkan bahwa meskipun Pi Network memiliki ambisi besar, proyek ini belum memiliki infrastruktur perbankan mapan seperti XRP.

    Keberhasilan integrasi akan sangat bergantung pada eksekusi roadmap teknis dan kemampuan tim inti untuk menjalin kemitraan strategis.

    Analisis Harga Pi Network. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga Pi Network. Sumber: TradingView.

    P2P Lending & Fitur Hasil (Yield): Inovasi DeFi dari Ekosistem Pi

    Langkah lain yang menarik perhatian komunitas adalah peluncuran layanan P2P lending oleh PiBridge pada 23 Oktober 2025.

    Fitur ini memungkinkan pengguna menggadaikan token PI untuk meminjam stablecoin atau memperoleh hasil (yield) dari staking.

    Dalam 24 jam setelah peluncuran, tercatat lebih dari 1 juta token PI ditarik dari bursa, yang menandakan berkurangnya tekanan jual (sell pressure) di pasar.

    Secara fundamental, hal ini dapat membantu menurunkan suplai yang beredar dan memberikan dukungan harga jangka pendek.

    Namun, keberhasilan jangka panjang bergantung pada tingkat adopsi pengguna dan kepercayaan komunitas.

    Sementara itu, sebagian pelaku pasar masih skeptis, terutama terkait laporan penjualan token besar oleh tim inti.

    Tanpa kejelasan lebih lanjut, persepsi pasar terhadap transparansi proyek ini masih menjadi faktor penentu.

    Maka dari itu, peluncuran PiBridge Neobank dan data keterlibatan pengguna (user engagement) akan menjadi indikator utama keberhasilan fitur ini.

    Indikator Teknikal: Sinyal Rebound di Zona Oversold

    Dari sisi teknikal, Pi (PI) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

    Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 32,48, menunjukkan kondisi oversold, sementara indikator Chaikin Money Flow (CMF) menandakan adanya divergensi bullish — harga terus menurun, tetapi momentum beli perlahan meningkat.

    Dukungan kuat di level $0,20 terbukti bertahan, memicu potensi pantulan harga. Jika Pi mampu menembus level $0,21 (Fibonacci 0,382), target berikutnya diperkirakan berada di kisaran $0,24–$0,26.

    Namun, token ini masih bergerak di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama (SMA 7 hari di $0,20335), menandakan tren jangka menengah masih bearish.

    Pantauan pentingn bagi trader, penutupan harga di atas $0,21 dan korelasi dengan sentimen pasar meme coin seperti DOGE dan BONK, yang belakangan menjadi indikator psikologis bagi trader ritel.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,23%, Investor Cemaskan Token Unlock

    Optimisme Baru, Tapi Risiko Masih Mengintai

    Kenaikan singkat harga PI mencerminkan optimisme seputar adopsi ISO 20022 dan penurunan suplai di bursa, namun tantangan struktural masih besar.

    Token ini masih menghadapi likuiditas rendah, risiko pelepasan token (unlock), serta utilitas yang belum terbukti secara nyata.

    Pertanyaan besar bagi investor saat ini adalah:

    Apakah Pi Network mampu mempertahankan dukungan di level $0,20 di tengah defisit volume perdagangan bulanan lebih dari $1,2 miliar dibanding kapitalisasi pasarnya?

    Jawaban dari pertanyaan tersebut kemungkinan akan bergantung pada kemajuan integrasi ISO 20022 pada November dan adopsi ekosistem P2P lending dalam beberapa minggu ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Membeli Avantis (AVNT) di Indonesia

    Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Avantis (AVNT)? Tenang, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan kok!

    Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli AVNT di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX).

    Baca juga: Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

    Membeli Lewat Bursa Kripto Resmi

    Cara paling mudah untuk membeli token AVNT adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:

    • Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
    • Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
    • Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.

    Pastikan kamu membeli token AVNT hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.

    Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan AVNT/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.

    Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli Avantis (AVNT) di Tokocrypto:

    1. Download aplikasi Tokocrypto
    2. Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
    3. Pada halaman dashboard, cari AVNT/IDR pada kolom pencarian
    4. Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
    5. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan

    Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token AVNT → masukkan nominal pembelian.

    Baca juga: Avantis Melejit 28% dalam 24 Jam, AVNT Kembali Masuk Radar Investor

    Membeli Lewat Decentralized Exchange (DEX)

    Tether Lakukan Chain Swap Besar Besaran

    Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian AVNT juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Uniswap, Aerodrome atau PancakeSwap, tergantung jaringan tempat AVNT diluncurkan (saat ini berbasis Ethereum ERC-20).

    Karena AVNT ini merupakan token Ethereum yang berada di jaringan Base, maka untuk membeli melalui DEX, kamu hanya perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Binance Wallet, atau Trust Wallet dan melakukan swap token Ethereum menjadi AVNT, lalu konfirmasi transaksi.

    Cara untuk membeli AVNT di decentralized exchange:

    1. Buka aplikasi Tokocrypto
    2. Pada halaman dashboard, cari ETH/IDR pada kolom pencarian
    3. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
    4. Kirim ETH ke dompet yang kamu miliki melalui jaringan Base dengan mengikuti tutorialnya di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

    Biaya Transaksi 

    Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.

    Sedangkan jika kamu membeli AVNT mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.

    Kesimpulan

    Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.

    Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 24 Oktober 2025

    Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Jumat, 24 Oktober 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

    Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

    Topik Penting dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

    1. BNB Naik 3,6% Usai CZ Mendapat Pengampunan dari Trump
      BNB melonjak 3,6% ke level $1.121 hanya beberapa jam setelah Presiden Trump memberikan pengampunan kepada pendiri Binance, CZ. Langkah politik ini meningkatkan sentimen positif terhadap Binance dan pasar altcoin.
      Token terdampak: $BNB.
    2. Spark Pindahkan $100 Juta ke Dana Kripto Superstate
      Spark memindahkan $100 juta dari US Treasurys ke dana kripto teregulasi milik Superstate, menandai pergeseran sektor DeFi menuju yield on-chain yang diatur secara legal.
      Token terdampak: $SPARK, DeFi-related tokens.
    3. Aave Labs Akuisisi GetStable untuk Perluas Onchain Finance
      Aave Labs mengumumkan akuisisi GetStable, memperkuat posisi mereka dalam mengembangkan solusi onchain finance agar lebih mainstream.
      Token terdampak: $AAVE.
    4. Robinhood Listing Token HYPE untuk Spot Trading
      Robinhood resmi menambahkan $HYPE untuk perdagangan spot, sejalan dengan meningkatnya minat terhadap token berbasis likuiditas tinggi.
      Token terdampak: $HYPE.
    5. Suku Bunga Hipotek AS Turun ke Level Terendah 2025
      Freddie Mac melaporkan suku bunga hipotek AS turun ke 6,19%, level terendah tahun 2025 sejauh ini.
      Token terdampak: $BTC, $ETH, aset kripto utama.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    LPT/USDT (🔼 +4.86%)

    Ilustrasi kripto Livepeer (LPT).
    • Entry: $4.954
    • Stop Loss: $4.871
    • Take Profit: $5.195

    LPT/USDT berhasil menembus area konsolidasi sempit dan menunjukkan momentum bullish kuat setelah volume beli melonjak tajam sinyal bahwa minat pasar mulai pulih. Area $4.95 kini berperan sebagai support baru sekaligus zona ideal untuk retest entry, sementara target kenaikan berikutnya berada di sekitar $5.19 dengan potensi gain sekitar 4,5%.

    RSI yang sudah menanjak ke 64 menandakan adanya dorongan beli aktif, namun belum terlalu overbought, sehingga peluang lanjut naik masih terbuka. MACD juga baru saja membentuk bullish crossover, memperkuat sinyal positif ini.

    COMP/USDT (🔼 +1.80%)

    • Entry: $37.30
    • Stop Loss: $37.00
    • Take Profit: $37.98

    COMP/USDT saat ini bergerak dalam pola ascending channel, menandakan tekanan beli mulai mendominasi secara bertahap. Harga tengah mendekati area resistance di $37.98, dengan target kenaikan tipis sekitar 1.8% sebelum potensi koreksi sehat terjadi. Selama harga mampu bertahan di atas area $37.30-$37.00, tren naik jangka pendek masih aman.

    Indikator RSI yang kini di level 69 mengisyaratkan momentum beli cukup kuat, namun mulai mendekati zona overbought, sedangkan MACD masih menunjukkan sinyal positif dengan jarak yang melebar antara garis biru dan oranye.

    BIO/USDT (🔼 +4.56%)

    cara kerja bio protocol
    Bio Protocol (BIO)
    • Entry: $0.0847
    • Stop Loss: $0.0829
    • Take Profit: $0.0885

    BIO/USDT sedang menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat mengalami tekanan jual cukup dalam. Saat ini harga bergerak stabil di atas area support $0.0847, yang menjadi pijakan penting untuk potensi rebound ke area resistance $0.0885 dengan peluang kenaikan sekitar 4-5%.

    Indikator RSI mulai naik ke level 55, mengindikasikan momentum beli mulai menguat, sementara MACD sudah membentuk bullish crossover yang menandakan potensi lanjutan tren positif.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Panas Lagi! Target $0,205 Jadi Awal Lonjakan Menuju $1

    Setelah flash crash brutal yang mengguncang pasar kripto pada 10 Oktober lalu, suasana “Uptober” tampaknya mulai terasa kembali. Aset-aset digital mulai pulih, dan mata para investor kini tertuju pada salah satu koin paling legendaris di dunia kripto, Dogecoin (DOGE).

    Meskipun sektor meme coin sempat tertekan, dengan valuasi kolektif sekitar $55 miliar, Dogecoin tampaknya sedang memimpin kebangkitan. Kenaikan terbarunya dinilai bisa menjadi sinyal awal dari reli besar-besaran yang telah lama dinantikan oleh komunitas “Doge Army”.

    Dilaporkan Cryptodnes, menariknya, ETF Dogecoin REX-Osprey, produk spot pertama berbasis DOGE di Wall Street, kini mencoba membentuk level harga bawahnya sendiri. Langkah ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa investor institusional mulai melirik DOGE sebagai aset alternatif yang potensial.

    Di sisi lain, bintang baru di jagat meme coin, Maxi Doge (MAXI), tengah mencuri perhatian. Berkat utilitas kreatif dan konsepnya yang segar, proyek ini berhasil mengumpulkan $3,7 juta dalam pra-penjualan. Dengan statusnya sebagai token berkapitalisasi mikro, MAXI dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang jauh lebih besar dibanding DOGE, mirip dengan bagaimana Shiba Inu (SHIB) dulu melonjak jutaan persen sejak 2020.

    Baca juga: Dogecoin Stabil di $0,19–$0,20, Potensi Pemulihan Cepat

    DOGE Menuju $1? Analis Percaya “Bull Run” Sudah di Depan Mata

    Dogecoin bukan sekadar lelucon internet. Diluncurkan pada 2013 dari meme ikonik “Doge”, koin ini kini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $29 miliar, menjadikannya kripto terbesar kesembilan di dunia. Penggunaannya untuk pembayaran, tip, dan transaksi mikro membuktikan bahwa DOGE telah melampaui status meme menjadi aset dengan nilai utilitas.

    Sejumlah analis optimistis DOGE bisa kembali menguat, terutama jika berhasil menembus resistensi penting di $0,205. Level ini diyakini menjadi pintu gerbang menuju fase bullish di kuartal IV 2025. Jika berhasil menembus hingga $0,30, analis memperkirakan DOGE bisa melesat menuju $0,50, bahkan mungkin menembus rekor tertinggi sebelumnya di $0,73.

    Salah satu analis populer, Chimp of the North (memiliki lebih dari 33.700 pengikut di X), mengatakan ia masih “menunggu Dogecoin $1 dengan sabar”, dan memprediksi kenaikan parabola akan terjadi pada paruh pertama tahun 2026.

    Maxi Doge (MAXI): Penantang Baru di Dunia Meme Coin

    Sementara Dogecoin bersiap menuju babak baru di Wall Street lewat ETF-nya, Maxi Doge (MAXI) justru mencuri sorotan sebagai pesaing potensial dengan peluang keuntungan yang lebih besar. Dengan utilitas unik dan komunitas yang berkembang cepat, beberapa analis menilai MAXI bisa menjadi “Dogecoin berikutnya” yang mencetak pertumbuhan eksplosif setelah peluncuran di DEX akhir tahun ini.

    Bila target DOGE di $1 hanya berarti kenaikan sekitar 5x dari level sekarang, potensi MAXI dinilai bisa jauh lebih besar — terutama jika hype meme coin kembali memanas di 2026.

    Dogecoin tampaknya siap memimpin kebangkitan sektor meme coin setelah masa sulit di awal Oktober. Dengan dukungan ETF baru di Wall Street dan minat investor yang kembali meningkat, peluang DOGE untuk menembus $1 semakin terbuka. Namun, bagi investor yang mencari peluang pertumbuhan ekstrem, proyek seperti Maxi Doge (MAXI) mungkin menjadi alternatif menarik, karena di dunia meme coin, terkadang yang baru justru paling menggigit

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token AI Select Hari Ini: JASMY, CELO, FET, Siapa Pemenangnya?

    Pasar crypto kembali bergerak cepat, dan analisis AI terbaru memilih beberapa token yang diprediksi menunjukkan potensi kenaikan signifikan hari ini. Dengan kombinasi indikator teknikal dan tren momentum, inilah 5 token yang pantas diperhatikan:

    1. JASMY: Siap Gas di $0,0108

    Apa Itu Jasmy (JASMY)? Sumber: Binance Academy.
    Apa Itu Jasmy (JASMY)? Sumber: Binance Academy.

    AI memberi peringkat positif untuk JASMY hari ini. Harga berada di $0,0108 dengan sinyal Weak Bullish di MA50/MA200, Strong Bullish pada MACD, namun RSI menunjukkan Overbought, artinya momentum kuat tapi perlu hati-hati terhadap koreksi singkat.

    2. CELO: Momentum Kuat di $0,2586

    CELO juga mendapat sentimen positif AI. Dengan Weak Bullish MA50/MA200 dan MACD yang Strong Bullish, harga $0,2586 terlihat siap melanjutkan tren naik. RSI menunjukkan Overbought, jadi aksi ambil untung sebentar mungkin terjadi.

    3. FET: Golden Cross!

    Ilustrasi Fetch.AI (FET). Sumber: Business Sales Report.
    Ilustrasi Fetch.AI (FET). Sumber: Business Sales Report.

    FET menunjukkan pola Golden Cross, indikasi klasik tren bullish yang baru muncul. MACD menunjukkan kekuatan yang kuat, sementara RSI berada di area Netral hingga Bearish, memberi peluang masuk dengan risiko lebih terkendali di $0,2506.

    4. PUNDIX: Konsisten Bullish di $0,3664

    PUNDIX menonjol dengan Strong Bullish di MACD dan momentum RSI yang Mild Bullish. Meskipun sedang ranging dalam tren jangka menengah, AI menilai peluang kenaikan tetap tinggi.

    5. METIS: Siap Tembus Level Psikologis $10

    Ilustrasi Metis (METIS). Sumber: Metis.
    Ilustrasi Metis (METIS). Sumber: Metis.

    METIS mendapatkan sinyal positif di semua indikator utama. Dengan Weak Bullish MA50/MA200, Emerging Trend di ADX, dan Strong Bullish pada MACD, momentum harga $10,03 bisa menjadi titik masuk menarik untuk trader agresif.

    Kesimpulan AI: Hari ini, JASMY, CELO, FET, PUNDIX, dan METIS menjadi sorotan utama. Beberapa token berada di area overbought, menandakan momentum kuat tapi juga potensi koreksi. Trader pintar bisa memanfaatkan sinyal ini untuk posisi cepat.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Skandal Kripto MELANIA Diduga Tipu Investor Hingga Ratusan Juta Dolar!

    Dunia kripto kembali diguncang! Memecoin yang diklaim “resmi” milik Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump ($MELANIA), kini terseret dalam gugatan hukum yang menuduhnya sebagai bagian dari skema penipuan “pump-and-dump” besar-besaran.

    Ironisnya, gugatan itu menyebut Melania tidak terlibat langsung, namun tanpa sadar menjadi “wajah” dari operasi manipulatif yang menipu investor di seluruh dunia.

    Dugaan Skema Penipuan di Balik Koin $MELANIA

    Menurut berkas pengadilan terbaru yang diajukan pekan ini, para pengembang kripto dan pemasar yang berada di balik sejumlah memecoin seperti $M3M3, $LIBRA, $ENRON, dan $TRUST diduga menjalankan skema yang memanfaatkan nama besar dan pengaruh publik untuk menarik investor.

    Mereka dituduh menggelembungkan harga token secara artifisial, lalu menjual kepemilikan mereka saat harga melonjak, meninggalkan investor lain dengan kerugian besar ketika harga ambruk.

    Dilaporkan Forbes, $MELANIA disebut menjadi bagian dari pola tersebut. Token ini diluncurkan pada Januari 2025, bertepatan dengan pelantikan kembali Donald Trump sebagai presiden. Dalam waktu singkat, koin tersebut mencapai kapitalisasi pasar lebih dari US$2 miliar, sebelum anjlok lebih dari 50% hanya dalam beberapa hari.

    “$MELANIA bukan token sah atau didukung resmi, melainkan penipuan yang memanfaatkan kepercayaan publik untuk menciptakan ilusi integritas sambil melakukan pencurian,” tulis gugatan tersebut.

    Melania Trump Diduga Jadi ‘Kedok’ Penipuan

    Baca juga: Melania Trump Comeback, Meme Coin MELANIA Menggeliat

    Meski namanya digunakan secara luas untuk mempromosikan koin tersebut, gugatan menegaskan Melania Trump tidak mengetahui adanya skema curang ini. Timnya disebut tidak akan pernah memberikan izin jika tahu proyek itu bagian dari “operasi kriminal terkoordinasi”.

    Para pengembang yang disebut dalam gugatan, termasuk Benjamin Chow dan tim di Kelsier Ventures, dituduh menjalankan sistem terencana di jaringan Solana untuk mengontrol pasokan token dan menentukan waktu pelepasan saham, memungkinkan mereka membeli di harga rendah dan menjual di puncak harga.

    Selain manipulasi harga, mereka juga membayar influencer dan akun media sosial untuk menciptakan kesan seolah ada antusiasme alami terhadap koin tersebut. Penggunaan nama Melania disebut sebagai upaya menambah kredibilitas agar menjangkau investor non-kripto yang mengaitkan “brand Melania Trump” dengan kemewahan dan kepercayaan.

    Nilai $MELANIA Masih Ratusan Juta, Tapi…

    Meski nilainya sempat jatuh tajam, token $MELANIA masih memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$85 juta (Rp1,4 triliun) per Rabu sore dengan harga US$0,09346 per koin. Namun, penggugat menilai fluktuasi ekstrem itu menjadi bukti bahwa harga token dimanipulasi oleh segelintir orang dalam.

    Apa Selanjutnya?

    Belum ada tanggapan resmi dari pihak Gedung Putih maupun pengacara para terdakwa. Gugatan ini menuntut pengadilan untuk:

    • Menyita seluruh keuntungan yang diperoleh dari skema tersebut,
    • Melarang para terdakwa melakukan aktivitas serupa di masa depan, dan
    • Menunjuk pengelola independen untuk mengambil alih sistem Meteora, jaringan dalam ekosistem Solana yang diduga digunakan dalam manipulasi harga.

    Kekayaan Keluarga Trump dan Dunia Kripto

    Menurut Forbes, kekayaan Melania Trump diperkirakan mencapai US$20 juta pada September 2025 — sebagian besar berasal dari $MELANIA, buku, dan film dokumenternya. Sementara itu, Presiden Donald Trump kini memiliki kekayaan lebih dari US$7,1 miliar, di mana aset kripto menjadi porsi besar kekayaannya.

    Bahkan, Eric Trump kini disebut sebagai miliarder berkat bisnis kriptonya, dan Barron Trump yang baru berusia 19 tahun sudah memiliki kekayaan sekitar US$150 juta melalui proyek World Liberty Financial.

    Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi antara figur publik, kripto, dan kepercayaan investor. Jika tuduhan ini terbukti, $MELANIA bisa menjadi simbol jatuhnya era “meme coin selebritas”, di mana ketenaran bukan lagi jaminan keamanan di dunia aset digital.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana Pertama Resmi Disetujui Hong Kong, Awal Bull Run SOL?

    Hong Kong kembali membuat gebrakan di dunia kripto. Otoritas setempat resmi menyetujui ETF Solana (SOL) pertama di kawasan Asia, menandai langkah besar menuju adopsi aset digital yang lebih luas.

    ETF tersebut dijadwalkan terdaftar pada 27 Oktober 2025, dengan 100 unit per lot dan entri minimum sekitar US$100. Produk ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Solana tanpa perlu memiliki token SOL secara langsung, langkah yang dinilai memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi aset digital di Asia.

    Detail dan Potensi ETF Solana

    ETF Solana ini akan bergabung dengan ETF spot Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) milik ChinaAMC, menjadikan Hong Kong salah satu yurisdiksi dengan regulasi paling progresif di dunia aset kripto.

    Sesuai pengajuan resmi, ETF ini akan mengenakan biaya manajemen sebesar 0,99%, sementara total rasio biaya tahunan (TER) termasuk biaya kustodian dan administrasi bisa mencapai sekitar 1,99%.

    Langkah ini memperluas peluang investasi bagi institusi dan investor ritel yang ingin menambah diversifikasi di aset kripto dengan eksposur yang diatur secara legal.

    Baca juga: Baru 2 Tahun Dirilis, Ponsel Kripto Solana Saga Resmi Pensiun, Kenapa?

    SOL Masih di Zona Manis, Target Naik hingga $400

    Menariknya, kabar persetujuan ETF ini datang ketika harga Solana (SOL) berada di US$186,24, turun tipis 0,25% dalam 24 jam terakhir menurut CoinMarketCap. Namun, analis justru melihat koreksi ini sebagai peluang emas.

    Dilaporkan AMBcrypto, seorang analis kripto menggambarkan situasi ini sebagai “zona manis” untuk SOL, dengan area beli ideal di bawah $200 dan target harga antara $300 hingga $400 dalam waktu dekat.

    “Harga masih berada di zona manis, tetapi tidak lama, minggu ini adalah waktu Anda sebelum pergerakan eksplosif berikutnya,” ujarnya.

    Optimisme ini muncul seiring momentum positif pasar kripto secara keseluruhan dan meningkatnya minat institusional terhadap aset berbasis blockchain.

    ETF Kripto Makin Ramai: VanEck dan Fidelity Ikut Panaskan Persaingan

    Persetujuan ETF Solana oleh Hong Kong terjadi di tengah aktivitas intens di sektor ETF global. Raksasa manajer aset VanEck baru saja mengajukan amandemen kelima untuk ETF Spot Solana, menandakan keseriusan mereka memasuki pasar ini.

    Sementara itu, ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk mencapai US$477,2 juta, dengan IBIT milik BlackRock memimpin. ETF spot Ethereum juga mencatat arus masuk US$141,7 juta, dipimpin oleh Fidelity (FETH), menurut data dari Farside Investors.

    Arus masuk besar ini mencerminkan minat institusional yang terus meningkat terhadap instrumen investasi berbasis kripto, meskipun masih diwarnai ketidakpastian regulasi di beberapa negara.

    Sinyal Bullish untuk Solana

    Dengan ETF Solana resmi disetujui di Hong Kong dan potensi ETF Spot VanEck di ambang persetujuan, banyak analis percaya SOL sedang memasuki fase akumulasi besar-besaran.

    Jika momentum ini berlanjut, Solana bisa menjadi bintang altcoin berikutnya di siklus pasar kripto 2025, apalagi dengan dukungan ekosistem DeFi dan NFT yang terus berkembang di jaringannya.

    “ETF Solana bukan hanya produk baru, tapi katalis besar untuk legitimasi Solana di mata investor global,” tulis salah satu analis pasar.

    Dengan semua sinyal ini, satu pertanyaan besar muncul: Apakah ETF Solana akan menjadi pemicu bull run berikutnya di pasar kripto?

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Tersandung di $2,4, Analisis Ungkap Sinyal Arah Berikutnya!

    Aset kripto XRP dari Ripple kembali berada di persimpangan penting. Setelah menutup perdagangan harian di level US$2,41, harga masih tertahan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20, 50, dan 200 hari, yang masing-masing berada di US$2,54, US$2,71, dan US$2,67. Kondisi ini menandakan tekanan dari kerangka waktu yang lebih tinggi masih berlanjut.

    Tekanan Masih Terasa di Grafik Harian

    Dilaporkan Cryptonomist, secara teknikal, RSI pada level 40,65 dan histogram MACD yang datar di sekitar nol mengindikasikan momentum pasar yang lemah, dengan dominasi penjual yang masih terasa. Harga juga bergerak di bawah pita tengah Bollinger Bands (US$2,57) dan masih cukup jauh dari batas bawah US$2,09, menunjukkan tren sideways dengan kecenderungan menurun.

    Dengan volatilitas menengah (ATR14: 0,26), fluktuasi sekitar seperempat dolar dalam satu sesi bisa terjadi, menjadi sinyal bagi trader untuk berhati-hati dalam mengatur risiko.

    Sinyal Bullish Muncul di Intraday

    Menariknya, di grafik H1 dan M15, sinyal teknikal mulai menunjukkan perbaikan. RSI di 57,10 (H1) dan 66,56 (M15) menandakan adanya momentum positif jangka pendek. Penutupan harga di atas EMA 20/50 (US$2,39–2,40) dan sejajar dengan EMA 200 (US$2,41) memberi ruang bagi potensi kenaikan menuju US$2,43 (R1) dan US$2,54 (EMA20 D1).

    Namun, para analis memperingatkan bahwa zona US$2,43–2,54 adalah area resistensi berat yang dapat memicu pullback cepat jika tidak ditembus dengan volume kuat.

    Level Kunci XRP:

    Level Jenis Catatan
    2.54 EMA20 (D1) Resistensi awal
    2.71 EMA50 (D1) Penghalang utama
    2.67 EMA200 (D1) Resistance tren jangka panjang
    2.40 Pivot Point (D1) Titik infleksi
    2.43 R1 (D1) Pemicu kenaikan pertama
    2.38 S1 (D1) Dukungan pertama
    2.09 Bollinger bawah (D1) Target koreksi ekstrem

    Baca juga: XRP Siap Terbang Lagi? Harga Sentuh $2,40 Setelah Whale Serok

    Skenario Pergerakan XRP

    • Bullish: Penutupan di atas 2,43 (R1) membuka peluang menuju 2,54–2,57, bahkan hingga klaster EMA 2,67–2,71.
    • Bearish: Penembusan di bawah 2,38 (S1) bisa memperpanjang koreksi hingga 2,09.
    • Netral: Rentang perdagangan antara 2,38–2,43 menandakan pasar masih menunggu arah baru.

    Konteks Pasar Kripto

    Secara makro, kapitalisasi pasar kripto global tercatat sebesar US$3,79 triliun dengan kenaikan harian 1,23%, sementara dominasi Bitcoin mencapai 57,61%. Indeks Ketakutan & Keserakahan di level 27 (Ketakutan) menandakan suasana pasar yang berhati-hati, terutama bagi altcoin seperti XRP.

    Kondisi ini membuat rebound XRP masih dibayangi risiko, kecuali terjadi peningkatan sentimen dan aliran modal ke altcoin secara lebih luas.

    Struktur teknikal XRP menunjukkan kombinasi netral hingga bearish di timeframe harian, namun bullish jangka pendek di intraday. Dengan volatilitas yang mulai meningkat dan tekanan dari dominasi Bitcoin, arah berikutnya XRP kemungkinan akan ditentukan oleh apakah harga mampu menembus zona resistensi US$2,43–2,54 atau kembali tergelincir di bawah US$2,38.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com